TripTrus.Com - Pantai Banyu Tibo di Pacitan bisa dibilang salah satu hidden gem yang wajib banget lo masukin ke wishlist liburan. Di tengah banyaknya pantai keren di Indonesia, tempat ini punya daya tarik yang beda karena menghadirkan kombinasi unik antara laut dan air terjun dalam satu lokasi. Terletak di selatan Jawa Timur, tepatnya di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, pantai ini memang belum sepopuler destinasi lain seperti Pantai Klayar, tapi justru di situlah letak pesonanya—masih alami dan belum terlalu ramai.
Lihat postingan ini di Instagram
Kalau lo berangkat dari pusat Pacitan, jaraknya sekitar 40 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam. Sementara kalau dari Solo, perjalanan bisa memakan waktu 3 sampai 4 jam dengan jarak sekitar 100 kilometer. Perjalanan yang cukup jauh ini memang butuh effort, tapi tenang aja, semua bakal kebayar lunas begitu lo sampai di lokasi. Akses jalannya sekarang sudah cukup bagus, meskipun di beberapa titik, terutama menjelang area pantai, jalannya masih sempit dan perlu ekstra hati-hati, apalagi kalau lo bawa mobil. Makanya, banyak yang lebih nyaranin pakai motor biar lebih fleksibel.
Soal biaya, lo nggak perlu khawatir karena tiket masuk ke Pantai Banyu Tibo ini super ramah di kantong. Di hari biasa, anak-anak cuma dikenakan tarif sekitar dua ribu rupiah, sementara orang dewasa tiga ribu rupiah. Kalau weekend atau hari libur, harganya sedikit naik jadi tiga ribu untuk anak-anak dan lima ribu untuk dewasa. Parkir kendaraan juga murah, jadi nggak bakal bikin dompet lo jebol. Dengan harga segitu, lo udah bisa menikmati pemandangan yang nggak biasa dan pastinya Instagramable banget.
[Baca juga : "Bro-Sis Traveler: Surf Dan Chill Di Batu Karas, Bali-Nya Jawa Barat!"]
Hal paling ikonik dari Pantai Banyu Tibo adalah air terjunnya yang langsung jatuh ke arah pantai. Nama “Banyu Tibo” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti “air jatuh”, sesuai dengan ciri khasnya. Air terjun ini berasal dari aliran sungai kecil dengan air yang jernih dan tetap mengalir meskipun musim kemarau. Buat sampai ke bawah, lo harus menuruni tangga yang cukup curam, tapi tenang, pemandangan yang nunggu di bawah bakal bikin lo lupa sama capeknya perjalanan.
Sesampainya di pantai, lo bisa langsung ngerasain sensasi mandi di bawah air terjun sambil ditemani suara deburan ombak khas pantai selatan yang cukup besar. Tapi inget ya, lo tetap harus waspada karena jarak antara air terjun dan bibir laut itu dekat banget. Kalau kondisi ombak lagi pasang, sebaiknya jangan nekat turun ke bawah dan cukup nikmati pemandangan dari atas tebing aja, yang nggak kalah keren buat foto-foto. Selain itu, buat lo yang hobi mancing, area sekitar karang juga cocok banget buat rock fishing karena banyak biota laut yang hidup di sana.
Meskipun pantai ini sebenarnya buka 24 jam, disarankan buat datang di pagi atau sore hari supaya lo bisa menikmati keindahannya dengan maksimal. Malam hari cenderung sepi dan minim penerangan, jadi kurang aman dan kurang seru juga. Secara keseluruhan, Pantai Banyu Tibo menawarkan pengalaman wisata yang beda dari pantai pada umumnya. Kombinasi air terjun, pasir putih, dan tebing yang mengelilingi area pantai bikin tempat ini terasa spesial dan layak banget buat lo eksplor. Jadi, kalau lo lagi cari destinasi yang anti-mainstream tapi tetap keren, Pantai Banyu Tibo ini jawabannya. (Sumber Foto @globe_gyspy)