shop-triptrus



6 Taman Makam Pahlawan yang bisa jadi tempat wisata alternatif buat ngerayain Kemerdekaan RI

TripTrus.Com - TMP alias Taman Makam Pahlawan, bukan sekadar tempat kuburan biasa lho. Ini tempat buat nguburin pahlawan kemerdekaan, pejuang, anggota militer, sama pejabat tinggi negara. Nggak cuma jadi tempat peristirahatan terakhir, TMP juga sering dipakai buat upacara penting kayak hari kemerdekaan atau peringatan hari bersejarah lainnya. Jadi, kalau lo pengen jalan-jalan dengan vibes yang beda pas hari kemerdekaan, mampir aja ke TMP buat inget-inget jasa para pahlawan yang udah berjuang buat negeri ini. Mantul banget kan? 1.  TMP Nasional Kalibata, Jl. Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan TMP Nasional Kalibata ini udah berdiri dari tahun 1953, terus diresmikan sama Presiden Soekarno pada 10 November 1954. Awalnya lokasi TMP ini di Ancol, tapi 121 pahlawan dipindahin ke Kalibata, dan jadi TMP Nasional sejak 10 November 1974 dengan persetujuan Presiden Soeharto. Pahlawan pertama yang dikubur di sini adalah Agus Salim, dan lokasinya deket pintu masuk. Di sini juga ada dinding yang berisi profil dan info singkat tentang pahlawan nasional serta pahlawan revolusi. Kalau lo ke sana, lo bakal lihat helm-helm sama lampu-lampu di setiap makam yang biasanya dinyalain deket-deket 17 Agustusan. TMP ini rutin dipakai buat upacara penghormatan dan peringatan nasional, kayak Hari Pahlawan pada 10 November atau 17 Agustus. 2. TMP Cikutra, Jl. Cikutra, Cibeunying, Bandung       View this post on Instagram A post shared by miftahudin mulfi 🇮🇩 (@miftahudin.mulfi) Awalnya tanah TMP Cikutra ini milik Odje, luasnya 13.670 meter persegi. Pemkot Bandung akhirnya barter tanah sama Odje, dan dibangun dari tahun 1958. Ada dua tugu yang menjulang tinggi sebagai ciri khas TMP ini, lengkap dengan nama-nama pahlawan serta monumen “Esa Hilang Dua Terbilang”. Di sini, ada tiga pahlawan nasional yang dimakamkan, yaitu Abdul Muis, Dr. Danudirja Setiabudi alias Ernest Douwes Dekker, dan Prof. Dr. Moestopo. Selain itu, ada enam pahlawan lain yang juga terkenal, kayak H. Niti Sumarintri, Ny. Emma Puradiredja, Ny. Ema Sumanegara, Sunarjo Gondokusumo, Domitian Aritohang, dan Lambret Palupessy. 3. TMP Kusuma Negara, Jl. Kusumanegara, Umbulharjo, Yogyakarta Tanggal 4 Juni 1964, TMP ini diresmikan sama Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Ada ribuan pejuang kemerdekaan RI yang dikubur di sini, termasuk 1.065 makam TNI AD, 156 makam TNI AU, 56 makam TNI AL, dan 79 makam lainnya. Sembilan warga sipil juga dimakamkan di sini, plus 131 makam pejuang yang identitasnya belum tercatat. Biasanya pas acara kenegaraan, sering ada tabur bunga, ziarah ke makam Jendral TNI, dan upacara bendera, apalagi waktu Hari Pahlawan. Jadi pilihan keren buat jalan-jalan bareng temen-temen atau keluarga sambil belajar sejarah perjuangan bangsa. 4. TMP Sepuluh November, Jl. Mayjen Sungkono, Surabaya TMP Sepuluh November di Surabaya ini punya kompleks pemakaman yang lengkap dengan perpustakaan, museum, dan taman bunga yang cantik. Di sini, lo bisa nemuin dua tokoh keren dari aksi heroik 10 November 1945, yaitu Dul Arnowo dan Haryo Kecik, yang jasadnya dimakamkan di sini. Ada juga prasasti yang nyebutin nama-nama pahlawan yang dimakamkan di kompleks pemakaman ini. [Baca juga : "Tradisi Unik 17 Agustus-an Di Berbagai Daerah Di Indonesia"] 5. TMP Giri Tunggal, Jl. Sriwijaya, Semarang “Giri Tunggal” itu artinya “Gunung Tunggal”, yang jadi simbol kebersamaan dan kesatuan dalam perjuangan. Salah satu pahlawan yang dimakamkan di sini adalah seorang uskup nasionalis, Mgr. A. Soegijapranata. Total ada 1.843 jenazah pahlawan yang dimakamkan di TMP Giri Tunggal. Banyak monumen keren di sini yang nunjukin semangat juang dan pengorbanan para pahlawan. 6. TMP Tanjung Karang, Jl. Teuku Umar, Bandar Lampung TMP Tanjung Karang diresmikan sama Presiden Soekarno pada tahun 1948, sementara tugu buat bendera diresmikan oleh Mantan Gubernur Lampung, Yasir Hadisubroto. Selain jadi tempat pemakaman, TMP ini juga bakal jadi spot wisata sejarah. Beberapa tokoh yang dimakamkan di sini antara lain Samaun Bakri, Mr. Gele Harun, Abdoel Moeloek, dan Raden Muhammad Mangundiprojo. Jadi, selain enam TMP di atas, masih banyak taman makam pahlawan lain di Indonesia yang bisa lo kunjungi buat napak tilas perjuangan pahlawan-pahlawan kita. Mantap, kan? (Sumber Foto @kemhanri) 
...more

11 Museum di Jakarta yang Wajib Dikunjungi

TripTrus.Com - Dengan segala hiruk-pikuknya, ternyata Jakarta masih memiliki banyak lokasi yang sangat erat dengan Sejarah Indonesia. Dan bagi warga Jakarta dengan segala kesibukannya yang padat, liburan waktu singkat di Ibukota menjadi salah satu alternatif untuk mengisi hari libur mereka. Di Jakarta banyak museum-museum yang wajib dikunjungi, selain sebagai tempat liburan yang menyenangkan, Museum juga dapat memberikan edukasi lebih bagi anak-anak sekolah. Jadi, Museum apa saja yang wajib dikunjungi di Kota Jakarta? 1.      Museum Sejarah Jakarta Museum Sejarah Jakarta atau yang lebih dikenal sebagai Museum Fatahillah atau Museum Batavia adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat dengan luas lebih dari 1.300 meter persegi. Gedung ini dulu adalah sebuah Stadhuis (bahasa Belanda untuk Balai Kota) yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah Gubernur Jendral Johan van Hoorn. Bangunannya menyerupai Istana Dam di Amsterdam, terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara.  Pada tanggal 30 Maret 1974, gedung ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah. Museum ini memiliki luas lebih dari 1.300 meter persegi. Pekarangan dengan susunan konblok, dan sebuah kolam dihiasi beberapa pohon tua. Baca selengkapnya di link ini. 2.      Museum Wayang Museum Wayang adalah sebuah museum yang berlokasi di Jalan Pintu Besar Utara Nomor 27, Jakarta Barat. Gedung yang tampak unik dan menarik ini telah beberapa kali mengalami perombakan. Pada awalnya bangunan ini bernama De Oude Hollandsche Kerk (Gereja Lama Belanda) dan dibangun pertamakali pada tahun 1640. Tahun 1732 diperbaiki dan berganti nama De Nieuwe Hollandse Kerk (Gereja Baru Belanda) hingga tahun 1808 akibat hancur oleh gempa bumi pada tahun yang sama. Di atas tanah bekas reruntuhan inilah dibangun gedung Museum Wayang dan diresmikan pemakaiannya sebagai museum pada 13 Agustus 1975. Meskipun telah dipugar, beberapa bagian gereja lama dan baru masih terlihat pada bangunan ini. Baca selengkapnya di link ini. 3.      Museum Nasional Republik Indonesia   Museum Nasional Republik Indonesia atau lebih dikenal Museum Gajah, adalah sebuah museum yang terletak di Jakarta Pusat dan persisnya di Jalan Merdeka Barat Nomor 12. Museum ini merupakan museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara. Cikal bakal museum ini lahir tahun 1778, tepatnya tanggal 24 April, pada saat pembentukan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (Ikatan Kesenian dan Ilmu Batavia). J.C.M. Radermacher, ketua perkumpulan itu, menyumbang sebuah gedung yang bertempat di Jalan Kalibesar beserta dengan koleksi buku dan benda-benda budaya yang nanti menjadi dasar untuk pendirian museum. Baca selengkapnya di link ini. 4.      Museum Seni Rupa dan Keramik Museum Seni Rupa dan Keramik terletak di Jalan Pos Kota No 2, Kotamadya Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Indonesia. Museum yang tepatnya berada di seberang Museum Sejarah Jakarta itu memajang keramik lokal dari berbagai daerah di Tanah Air, dari era Kerajaan Majapahit abad ke-14, dan dari berbagai negara di dunia. Gedung yang dibangun pada 12 Januari 1870 itu awalnya digunakan oleh Pemerintah Hindia-Belanda untuk Kantor Dewan Kehakiman pada Benteng Batavia (Ordinaris Raad van Justitie Binnen Het Kasteel Batavia). Saat pendudukan Jepang dan perjuangan kemerdekaan sekitar tahun 1944, tempat itu dimanfaatkan oleh tentara KNIL dan selanjutnya untuk asrama militer TNI. Baca selengkapnya di link ini. 5.      Museum Taman Prasasti Museum Taman Prasasti Berada di Jalan Tanah Abang No. 1, Jakarta Pusat. Museum seluas 1,2 ha ini merupakan museum terbuka yang menampilkan karya seni dari masa lampau tentang kecanggihan para pematung, pemahat, kaligrafer dan sastrawan. Museum ini merupakan sebuah museum cagar budaya peninggalan masa kolonial Belanda yang memiliki koleksi prasasti nisan kuno serta miniatur makam khas dari 27 provinsi di Indonesia, beserta koleksi kereta jenazah antik. Beberapa koleksi di mesium ini adalah prasasti dari zaman Belanda dan akam beberapa tokoh Belanda, Inggris dan Indonesia atau Hindia Belanda Seperti A.V. Michiels (tokoh belanda di perang Buleleng), Dr. H.F. Roll (pendiri STOVIA) dan J.H.R. Kohler (Tokoh Operasi Belanda di Aceh). Baca selengkapnya di link ini. 6.      Museum Tekstil Meseum Tekstil Bertempat di Jalan Aipda K.S. Tubun No.4, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Museum ini secara resmi dibuka pada tanggal 28 Juli 1976 dan berdiri dengan menempati gedung tua di atas areal seluas 16.410 meter persegi. useum Tekstil merupakan sebuah cagar budaya yang secara khusus mengumpulkan, mengawetkan, serta memamerkan karya-karya seni yang berkaitan dengan pertekstilan Indonesia. Meseum ini merupakan yang terbesar di Indonesia useum ini mempunyai koleksi-koleksi sekitar 1.000 buah. Keistimewaan museum ini terletak pada koleksi-koleksinya yang kebanyakan merupakan koleksi tekstil tradisional Indonesia. Baca selengkapnya di link ini. 7.      Museum Satria Mandala Museum Satria Mandala terletak di Jalan Jenderal Gatot Subroto no.14, Jakarta Selatan. Museum Satria Mandala adalah museum sejarah perjuangan Tentara Nasional Indonesia. Museum yang diresmikan pada tahun 1972 oleh mantan Presiden Indonesia, Soeharto ini awalnya adalah rumah dari salah satu istri mantan Presiden Indonesia, Soekarno, yaitu istrinya yang bernama Ratna Sari Dewi Soekarno. di dalam mesium terdapat beberapa benda unik peninggalan perang seperti koleksi ranjau, rudal, torpedo, tank, meriam bahkan helikopter dan pesawat terbang. Baca selengkapnya di link ini. 8.      Museum Kebangkitan Nasional Museum Kebangkitan Nasional terletak di jalan Abdurrahman Saleh No.26, sebelum RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Museum Kebangkitan Nasional adalah sebuah gedung yang dibangun sebagai monumen tempat lahir dan berkembangnya kesadaran nasional dan juga ditemukannya organisasi pergerakan modern pertama kali dengan nama Boedi Oetomo. Dalam perjalanannya, gedung tersebut selalu beralih fungsi, sempat menjadi sekolah kedokteran yang didirikan oleh Belanda dengan nama School tot Opleiding van Inlandsche Artsen disingkat STOVIA. Di dalam museum terdapat beberapa koleksi sebanyak 2.042 buah anatara lain oto, lukisan, patung, diorama, peta/maket/sketsa, angunan, mebel, jam dinding, gantungan lonceng, perlengkapan kesehatan, pakaian dan senjata. Baca selengkapnya di link ini. 9.      Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution terletak di jalan Teuku Umar No. 40, Jakarta Pusat. Museum Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution juga dikenal sebagai Museum Sasmitaloka Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution merupakan salah satu museum pahlawan nasional yang terbuka untuk umum dari hari Selasa hingga hari Minggu, dari pukul 08:00 hingga pukul 14:00 WIB. Museum ini semula adalah kediaman pribadi dari Pak Nasution yang ditempati bersama dengan keluarganya sejak menjabat sebagai KSAD tahun 1949 hingga wafatnya pada tanggal 6 September 2000. Baca selengkapnya di link ini. 10.  Museum Bahari Museum Bahari terletak di Jalan Pasar Ikan No. 1 Sunda Kelapa, Jakarta Utara. Buka dari 09.00 - 15.00 WIB, dari Selasa hingga Minggu. Pada hari libur sekolah, museum tetap dibuka. Museum Bahari adalah museum yang menyimpan koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia. Di dalam museum terdapat beberapa koleksi antara lain jenis perahu tradisional dengan aneka bentuk, gaya dan ragam hias, hingga kapal zaman VOC. Selain itu ada pula berbagai model dan miniatur kapal modern dan perlengkapan penunjang kegiatan pelayaran. Sedikitnya ada 126 koleksi benda-benda sejarah kelautan. Baca selengkapnya di link ini. 11.  Museum Adam Malik Museum Adam Malik terletak di Jalan Diponegoro No.29 Jakarta Pusat. Mulanya merupakan tempat tinggal Mantan Wakil Presiden RI Adam Malik. Diresmikan tanggal 5 September 1985 (satu tahun setelah Adam Malik wafat) oleh Ibu Tien Soeharto. Dalam rumah yang kini telah dijadikan museum ini tersimpan berbagai benda bersejarah, terdiri dari 13 jenis koleksi yaitu lukisan, ikon Rusia, lukisan Cina, keramik, buku-buku, senjata tradisional, patung batu dan perunggu, ukiran kayu, batu permata, emas, tekstil, kristal, dan alat fotografi. di dalam terdapat terdapat seperangkat kursi gaya Eropa dan lemari Cina, seekor harimau yang sudah diawetkan serta dilengkapi pula dengan tiga buah lonceng antik. Baca selengkapnya di link ini. =================================================================     Amieykha – Jejaka kelahiran Jakarta ini merupakan founder dari JKTjalanjalan, komunitas traveling. Dia adalah seorang Traveler Kelas Pekerja yang jadwal travelingnya tidak menentu. 
...more

Batik Air Ke Labuan Bajo, Pelaku Pariwisata Antusias

TripTrus.Com - Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur menyambut baik rencana Batik Air membuka rute baru ke Labuan Bajo. Hendrik Abur, salah satu tour operator di Labuan Bajo mengatakan, kehadiran maskapai Batik Air memberi pilihan bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Labuan Bajo dan Komodo. "Tentu ini sangat positif. Kehadiran Batik Air diharapkan dapar memberikan pilihan bagi wisatawan dan meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo" kata Hendrik Abur, yang dihubungi melalui telepon, Selasa (20/6). Hal senada disampaikan oleh Richard, tour operator di Flores. Menurut Richard, kehadiran Batik Air ini diharapkan mampu menekan harga ticket pesawat yang masih terbilang mahal. "Semoga semakin banyak pesawat yang terbang ke Bandara Komodo, harga ticket juga ikut turun, sehingga semakin banyak wisatawan yang datang," kata Richard. Seperti diberitakan sebelumnya, Batik Air yang merupakan anak perusahaan dari Lion Air Group terbang perdana ke dari Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng ke Bandara Komodo Labuan Bajo, hari ini Rabu, 21 Juni 2017 Ayo ke Labuan Bajo! (Sumber: Artikel indonesiakoran.com Foto flickr.com/TracyHunter)
...more

6 Barang-Barang ini Mungkin Berguna Saat Traveling

TripTrus.Com - Saat traveling banyak sekali peralatan yang kita bawa. Terkadang kegiatan packing bisa menjadi sesuatu yang mebingungkan serta memusingkan, karena terlalu banyaknya banyak barang-barang yang tidak muat untuk dibawa ke dalam carrier atau ransel. Mungkin barang-barang di bawah ini bisa sangat berguna saat kamu berpergian. 1. Kanebo Sumber: Foto tokopedia.com Pasti kalian tahu kalau handuk saat keadaan basah bisa membuat menjadi lembab dan berbau. Untuk pejalan seperti kita, Kanebo bisa menjadi alternative pengganti handuk. Selain ukurannya yang kecil sehingga tidak memakan tempat, daya serap Kanebo juga sangat cepat dibandingkan handuk. Tapi ada yang perlu diperhatikan, agar Kanebo tidak bau maka sebelum dan sesudah pemakaian sebaiknya direndam lauran air berisi sabun atau shampoo. 2. Peniti Sumber: Foto aliexpress.com Peniti? Ya benda kecil ini identik dengan kaum perempuan. Tapi jangan salah, kalau peniti ini mempunya fungsi darurat ketika kita sedang mengalami: mengaitkan tali tas terputus, menutup tas yang resletingnya rusak hingga mengaitkan tali sandal yang terputus. 3. Penjepit Kertas Besar Sumber: Foto amazon.com Penjepit kertas merupakan salah satu alat sederhana yang tanpa diduga memiliki banyak kegunaan. Dengan kemampuan serbagunya, tidak ada salahnya jika benda satu ini menjadi benda yang harus kita bawa saat berpergian, karena bisa berfungsi sebagai: menjepit uang kertas, mengaitkan kunci dan bisa sebagai sarana menggantung pakaian saat hendak dijemur. 4. Penjepit Kertas Kecil Sumber: Foto sweetclipart.com Kalau penjepit kertas kecil ini tidak kalah mutifungsi. Ibarat kata “kecil-kecil si cabe rawit”. Berbentuk kecil melingkar yang fleksibel untuk dirubah bentuknya, penjepit ini tidak hanya berfungsi sebagai penjempit kertas. Berguna saat perbaikan darutat selama perjalanan atau fungsi-fungsi lainnya seperti: Manjadi tarikan resleting yang rusak sementara waktu, pangganti kepala kancing yang terlepas juga menjadi pengait buatan untuk menggantungkan pakaian dan benda lainnya. 5. Selotip Sumber: Foto alibaba.com Selotip akan menjadi penyelamat kita disaat barang-barang bawaan kita medadak rusak seperti: sandal terputus, resleting rusak, membersihkan debu dan pasir yang menempel di pakaian dan juga bisa sebagai plester luka (tambahkan tissue). Atau mungkin sebagai perekat pembungkus oleh-oleh. 6. Kantong Plastik Sumber: Foto kaskus.co.id Benda yang satu ini adalah benda terkahir yang patut kita pertimbangkan untuk dibawa. Berfungsi sebagai pengganti dry bag, kantong plastik bisa untuk menyimpan pakaian kotor, tempat menyimpan gadget dikala hujan juga menjadi penyelamat dokumen- dokumen kertas yang kita bawa. Ya, 6 benda-benda diatas memang terlihat sepele tapi mempunya fungsi yang serbaguna dan menjadi penyelamat kita disaat darurat. Jadi, jangan lupa sisipkan benda- benda tersebut didalam carrier atau ransel anda. (Sumber: Artikel Amieykha)
...more

Ada Sederet Potensi Wisata di Seberang Waduk Jatiluhur

Wilayah Kecamatan Sukasari yang berada di seberang Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, selama 50 tahun lalu nyaris tak pernah dilirik investor untuk menanamkan modal di bidang apa pun.Sebab, lokasinya tak bisa dijangkau kendaraan roda empat akibat tak tersedianya jaringan jalan yang memadai. Salah satu moda transportasi yang ada hanya lewat jalur Waduk Jatiluhur dengan ojek perahu. Itu pun ongkosnya sangat mahal.Tapi, sejak 2015, ketika Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi membuka jalan kabupaten dengan betonisasi, Sukasari ternyata menyimpan potensi pariwisata yang memukau. Dan investor pun satu per satu mulai berdatangan dan menyatakan siap menanamkan modalnya, terutama di bidang pariwisata.Pemantauan Tempo, Jumat, 2 September 2016, menunjukkan sejumlah potensi wisata yang bisa dijadikan destinasi wisata oleh para investor dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, yakni Tanggul Kutamanah, tebing Gunung Buleud, Gunung Manik, Pantai Paranggombong, serta panorama eksotik kawasan Gunung Pasirmuncang.Tanggul Kutamanah, yang berfungsi membendung bagian barat daya Waduk Jatiluhur, memiliki ciri khas panorama indah yang menjorok ke perairan lepas waduk, sangat pas jika dijadikan obyek wisata rumah peristirahatan terapung lengkap dengan kuliner cobek ikan betutu, ikat khas waduk Jatiluhur yang konon punya daya tahan seksual.Lalu tebing Gunung Buleud serta Manik yang menjulang ke langit dan masih perawan bisa dieksplorasi buat destinasi petualangan panjat tebing serta pendakian. Pantai Paranggombong cocok buat wisata pantai dengan ojek perahu menuju perairan lepas waduk dan kuliner seafood. Adapun kawasan gunung Pasirmuncang bisa disulap menjadi kawasan wisata alam dan petualangan.Menurut Bupati Dedi, saat ini sudah ada satu investor yang siap membangun kawasan wisata rumah terapung dengan mengadaptasi destinasi wisata Sampireun di Garut. "Izinnya sudah saya teken dan akan mulai melakukan pekerjaan medio awal 2017," katanya.Dedi berujar, Kecamatan Sukasari, yang terdiri atas Desa Kutamanah, Kertamanah, Sukasari, Tajur Sidang, Parung Banteng, dan Ciririp, memang disiapkan untuk pengembangan pariwisata, perikanan, dan peternakan. "Tapi semuanya harus berkonsepkan alam dan budaya lokal," ucapnya.Bupati yang konsen terhadap persoalan budaya, terutama budaya Sunda, itu menuturkan, dua tiga tahun mendatang, daerah sendang Waduk Jatiluhur yang sebelumnya terisolasi selama 50 tahunan pasca-pembangunan Waduk Djuanda itu akan menjelma menjadi sebuah kawasan pariwisata yang menggiurkan dan menjanjikan serta dipastikan bisa mengalahkan kawasan wisata seperti Pasawahan-Wanayasa-Bojong.Sebab, setelah dibangunnya jalan lingkar barat sejauh 63 kilometer dengan lebar 8 meter, lokasinya akan menjadi sangat strategis. Sebab, jalur jalannya akan terkoneksi dengan jalur Karawang, Jonggol, dan Cianjur. Jadi para pelancong yang datang dari Jabodetabek, Cianjur, dan Bandung akan dengan mudah menjangkaunya.Camat Sukasari Fauzi mengatakan, sejak ada jalan lingkar barat, di sejumlah titik lokasi sudah bermunculan vila, tempat wisata kuliner, dan pemancingan. "Berderet, mulai Desa Kutamanah hingga Ciririp. "Kami bersyukur, selain menghidupkan denyut pergaulan sosial, hal itu mulai mendongkrak perekonomian warga," ujarnya. (Sumber: Artikel traveli.tempo.co Foto piknikasik.com)
...more

5 Event Seru Dari November Sampe Desember Bikin Gebrakan di Tangerang

TripTrus.Com - Ada lima acara keren yang bakal menggelegar dari sekarang sampe Desember akhir di Kota Tangerang, guys! Infonya, nih!       View this post on Instagram A post shared by KOTRET (@komunitastamanpotret) Banyak acara seru yang bakal bikin gempar dunia pariwisata, keagamaan, dan olahraga di kota ini. Ada lima acara keren yang pastinya bikin Kota Tangerang makin asik. Nah, buat kalian yang di sini, diharap mampir dan ikutan ramein setiap acaranya. Bos Disbudpar, Rizal Ridolloh, ngomong kalo empat acara ini diharapkan bisa nambahin pundi-pundi ekonomi dan wisata di Kota Tangerang, lho. Gak cuma itu, diharapkan juga bisa nambahin jumlah pengunjung yang datang ke Kota Tangerang. Dia juga ngebocorin kalo semua acara ini bisa dihadiri semua orang, alias terbuka untuk umum dan gratis! Buat warga Kota Tangerang dan yang di luar kota, jangan lupa dateng ya, bawa keluarga, teman, sahabat, atau pacar biar makin rame! [Baca juga : "Event Pariwisata Sulawesi Selatan Di Desember 2023"] Oke, ini dia empat acara keren yang bakal digelar di Kota Tangerang: Festival Cisadane: 22-26 November di Bantaran Sungai Cisadane. Ada seni, budaya, kuliner, sampe olahraga. Kejuaraan Jantung Sehat Tingkat Nasional: 2-3 Desember di GOR Dimyati Kecamatan Tangerang. Pesertanya dari seluruh Indonesia, loh! Kejurnas Panjat Tebing: 14-17 Desember di Tangerang City Sport Climbing Center. Bakal ada atlet panjat tebing top dari seluruh Indonesia. Cullinary Day: Desember 2023 di Taman Elektrik. Kuliner khas Kota Tangerang nongol semua, guys! Kejurnas Balap Motor: Desember 2023 di Selapajang. Pembalap motor keren dari seluruh Indonesia bakal ngegas di sini. Buat yang mau dateng, cari info lebih lanjut di sosial media resmi Pemkot Tangerang, misalnya @tangerangkota, @tangerangtv, atau @humas_kota_tangerang. Kabarnya, bisa aja nih acara makin nambah. Kalo ada yang baru, pasti diumumin terus, jadi stay tuned aja terus, guys. (Sumber Foto @tempo.co) 
...more

Lokasi Wisata Bogor dengan Spot Underwater yang Keren Abis

TripTrus.Com - Bogor memang memiliki banyak tempat wisata yang bisa kamu eksplore, apalagi jarak Kota Hujan ini tidak jauh dengan ibukota. Berbicara tentang wisata Bogor, Curug memang menjadi primadona. Salah satunya yakni Curug Ciampea dan Green Lagoon. Dua lokasi wisata di Bogor ini memang tak bisa dipisahkan, lokasinya sendiri berada di lereng barat laut Gunung Salak dengan alamat Desa Tapos I, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Mungkin banyak diantara kalian yang belum mengetahui, lokasi ini sebenarnya berdekatan dengan Curug Luhur, Curug Cipeuteuy, serta Curug Sawer.       View this post on Instagram Ingatan tak seperti memory card yg bisa kita pilih bagian baik dan kita hapus bagian buruknya. Ingatan adalah rangkaian kenangan manis,asam,asin&pahit. Ikhlas kan karena itu konsekuensi atas pilihan2 kita di masa lalu, &sebagai cermin pembanding untuk lebih baik lagi di masa yg akan datang. #greenlagoon #greenlagoonbogor #halfunderwater #underwater #underwaterphotography #gopro #domeport #wisatabogor #curugbogor #indoflashlight #indoflashlightbogor #zonafotografi #keluarbentar #indotravellers #explorebogor #instagram #instagood #instapic #instalike #like4likes #like4follow #followforfollowback A post shared by Deri Sukmagar E.P (@deri_sukmagar) onAug 1, 2018 at 7:38pm PDT Dan yang menjadi terkenal salah satunya curug Ciampea yang akan kita bahas ini. Airnya super segar dan super bening di kolam sangat pas untuk dilakukan underwater photography. Kolam atau disebut juga dengan Green Lagoon ini memiliki kedalaman sekitar 3 meter. Anda bisa bebas melalukan freediving tanpa takut terantuk bebatuan di bawahnya. Apalagi kesejukan airnya sudah bukan rahasia lagi. Airnya memang terlihat berwarna hijau, padahal ini hanyalah pantulan warna dari daun-daun yang berada di pohon sekitar lokasi. Green Lagoon sebenarnya adalah bongkahan lava membeku dari letusan Gunung Salak. [Baca juga : "Spot Favorit Menikmati Keindahan Kota Bogor Dari Gunung Kapur Ciampea"] Kalau ingin menyelam atau berkunjung ke sini, pastikan saat cuaca sedang bagus. Debit air akan normal dan arus air masih bisa terkendali. Namun jika datang saat cuaca buruk atau curah hujan tinggi, ada baiknya tidak melakukan penyelaman. Ini karena ancaman air bah bisa saja muncul. Nah buat kalian yang ingin menyelam dan mendapatkan foto keren jangan lupa membawa kamera underwater kamu. Untuk harga tiket sendiri kalian akan dikenakan biaya sebesar Rp20.000. (Sumber: Artikel bogor.pojoksatu.id Foto rumahmimpi05.blogspot.com)
...more

Jabodetabek Desember 2025: Bazar, Live Music & Holiday Vibes On!

TripTrus.Com - Yo gaes, Desember 2025 udah tinggal ngintip di kalender, dan kota-kota di Jabodetabek siap banget nge-hype akhir tahun lo! Dari Depok, Bogor, Bekasi, Tangerang, sampe Jakarta, semua kota punya event kece yang bakal bikin holiday lo colorful banget. Dari bazar, festival kuliner, live music, sampe lomba unik, semua ready buat bikin lo chill bareng squad atau keluarga. So, siapin kamera, sneakers kece, dan mood on, karena ini bakal jadi Desember yang memorable! Depok jelas gak mau kalah nih. Ada UI Ultra 2025 tanggal 6–7 Desember buat para runner, dari ultra marathon sampe kategori santai 7K. Buat lo yang foodie banget, Minangkabau Culinary Heritage Festival 10–21 Desember siap ngenalin lo sama rendang, dendeng balado, plus kesenian Minangkabau yang epic abis. Belum lagi Depok 24 Jam Festival tanggal 5–7 Desember—nonstop fun mulai dari food fest, talkshow, live music, lomba anak-anak, sampe noraebang yang bikin lo pengen stay lebih lama.       View this post on Instagram A post shared by Ella Herlany (@ellaherlany) Kalau lo nyari vibes romantis atau classy, Bogor punya Lovestival ID 20 Desember plus Jakarta International Jazz Festival tanggal yang sama. Buat yang suka adventure, Isekai Run Ancol 21 Desember bakal ngajak keluarga explore underwater fantasy world. Dan buat festival musik plus parade kostum kreatif, CIGWA Festival 21 Desember bakal nge-hype anak-anak sekaligus ngenalin kreativitas ramah lingkungan. [Baca juga : "Hidden Gem Vibes: Pantar, The Real Off-Grid Paradise"] Tangerang & Bekasi juga gak kalah seru. Festival Budaya 5–7 Desember di Metropolis Town Square, Tangerang, bakal bikin lo terkagum sama barongsai, tarian tradisional, musik modern, plus lomba seni tingkat nasional. Sementara Bekasi punya 90s Run Festival 14 Desember buat lo yang pengen nostalgia, dan Adventure Run 5K 7 Desember buat petualangan alam plus edukasi satwa. Semua event gampang diakses pake transport umum, jadi lo bisa move dari kota ke kota tanpa ribet. Jakarta? Masih jadi pusat event hits, bro-sis. Big Bang Festival 24 Desember–4 Januari ngegabungin cuci gudang plus konser hits Weird Genius, Kunto Aji, Whisnu Santika, plus JakJazz yang classy banget buat musik live lovers. Pokoknya, dari olahraga, musik, kuliner, sampe festival budaya, semua experience full vibes udah menanti lo. So, jangan cuma countdown doang, tapi nikmatin Desember 2025 full mode: hangout, kulineran, dengerin musik live, sampe hunting barang unyu di bazar. Keep your calendar open, squad ready, dan outfit on point—karena akhir tahun ini bakal jadi cerita epic yang lo nggak bakal lupain!  (Sumber Foto @tan.akimoto)
...more

Inilah Delapan Tren Wisata Dunia Tahun 2018

TripTrus.Com - Berbeda dengan bidang usaha lain yang mengalami kelesuan, usaha wisata justru makin moncer saja. Begitu tingginya minat berwisata masyarakat di seluruh dunia saat ini sehingga bahkan sampai merubah daya beli masyarakat. Kini orang lebih suka berwisata daripada menghabiskan uang untuk belanja. Pertanyaannya, tren wisata dunia apa saja yang akan ditahun 2018? Ini adalah hasil survey independen booking.com, sebuah website wisata asal Belanda. Perusahaan layanan wisata ini melakukan survey kepada 18.500 wisatawan dari berbagai negara yakni Inggris, Amerika Serikat, Brasil, China, Jerman, Italia, Spanyol, Prancis, India dan Rusia dengan responden lebih dari 1.000 dari masing-masing negara. Bukan hanya itu, para responden juga berasal dari Australia, Argentina, Belgia, Kanada, Denmark, Hong Kong, Kroasia, Indonesia, Jepang, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Swedia, Thailand dan Taiwan (masing-masing sekitar 500 responden). Responden menyelesaikan survei online pada Agustus 2017. Hasilnya, inilah delapan tren wisata dunia dan bakal booming pada 2018: Mewujudkan impian yang terpendam Mengunjungi tempat-tempat yang masuk dalam daftar keajaiban dunia adalah pilihan yang paling banyak disuka. Sebanyak 47 persen responden memilih tempat-tempat ini dalam daftar perjalanan mereka tahun 2018. Pelancong yang lain memilih kelezatan lokal, pulau yang indah, dan ada lagi yang memburu obyek wisata menegangkan di seluruh dunia. Nostalgia masa lalu Mengenang masa lalu adalah kesenangan semua orang. Sebagian wisatawan selalu ingin mengunjungi tempat masa kecil mereka. Dalam hal ini wisatawan sangat suka mengunjungi tempat wisata yang pernah mereka kunjungi di masa lalu dan menikmati perubahan detail yang ada di tempat wisata itu. Sebanyak 60 persen responden memilih wisata ini untuk mengisi liburan mereka pada 2018 dan membagikan postingan mereka melalui media social setelanya. Datang ke tempat-tempat budaya popular Banyaknya informasi melalui internet seperti website, blog, media sosial dan berbagai tempat shooting film adalah tujuan wisata yang bakal banyak didatangi orang pada 2018 nanti. Lebih dari 39 persen wisatawan memilih sebuah tempat untuk dikunjungi karena melihat melalui Youtube, dan 22 persen memilih mengunjungi tempat penyelenggaraan olahraga besar dan terutama tempat-tempat yang menjadi setting film-film terkenal. Jalan-jalan untuk kesehatan Wisata untuk kesehatan juga masuk sebagai tren wisata dunia di tahun 2018 nanti. Sebanyak 33 persen orang ingin bepergian ke tempat yang membuat mereka menjadi sehat. Tempat yang dimaksud adalah tempat yang memungkinkan mereka bisa berjalan kaki menikmati suasana, hiking, trekking dan kegiatan menyehatkan lainnya. Termasuk dalam golongan ini adalah wisata yang menawarkan berbagai hiburan sekaligus olahraga seperti bersepeda, olahraga air dan tempat-tempat untuk meditasi. Intuisi ekonomi Tahun 2018 akan banyak wisatawan yang lebih suka bepergian sendiri, menciptakan peta perjalanan sendiri dan merancang rencana perjalanan sendiri dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi seperti website yang menjual jasa ticketing, booking hotel, pesawat dan sebagainya. Melancong bersama teman Jika tidak sendirian maka teman adalah orang yang paling banyak diinginkan untuk berwisata. Tahun 2018 banyak orang memilih pergi wisata dengan teman-temannya. Ini berarti mereka lebih mementingkan mendapatkan kesenangan ketimbang tempat yang dituju. Mereka bakal memilih tempat yang membuat mereka bisa bersenang-senang, mengurangi stress dan membangun hubungan pertemanan yang lebih baik melalui wisata. Hidup seperti penduduk setempat Banyak orang mulai suka menginap di Homestay atau rumah sewa yang memungkinkan mereka bisa menikmati situasi seadanya tempat itu. Wisatawan 2018 juga sangat ingin menikmati makanan local, kisah hidup orang local dan berinteraksi dengan para pemilik rumah dan warga lokal di tempat mereka menginap. Maka tahun 2018 para pemilik homestay harus bersiap-siap meladeni keingintahuan mereka mengenai segala sesuatu yang bersifat lokal. Itulah delapan tren wisata dunia yang bakal meledak di 2018 nanti. Indonesia adalah salah satu negeri yang menjadi incaran para wisatawan dunia. Sudah siapkan Anda menerima kedatangan orang-orang dari berbagai negara menginap dan menikmati suasana desa Anda? (Sumber: dasun.desa.id Foto Simon Sees)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...