shop-triptrus



Suku Polahi Tidak Lagi Menutup Diri

TRIPTRUS - Di belantara hutan Gunung Boliyohuto, terdapat sekelompok orang yang hidup terpisah dengan masyarakat di kaki gunung itu. Mereka dijuluki sebagai Suku Polahi. Kabarnya, anggota Suku Polahi dahulu adalah pelarian dari Belanda yang menjajah Gorontalo di abad ke-17. Meski sudah ratusan tahun berlalu, tetapi mereka tetap tidak mau meninggalkan hutan. Suku Polahi pun menutup dirinya dari dunia luar. Mereka hidup berpindah-pindah di dalam hutan. Namun kini Suku Polahi berada di daerah Paguyaman, Suwawa, dan Sumalata di Gorontalo. Karena hidup di hutan, Suku Polahi pun hidup dari apa yang dihasilkan hutan. Untuk itu, mereka hidup berpindah-pindah mencari lokasi tanah untuk bercocok tanam dan sumber air yang mudah dijangkau. Hutan belantara pun sudah seperti halaman depan rumah mereka. Pemerintah Gorontalo pernah mencoba memberikan rumah untuk merelokasi suku Polahi. Sembilan rumah layak huni (Mahayani) yang dibangun di Desa Bina Jaya untuk ditempati kini malah terbengkalai karena menurut suku Polahi rumah itu tidak nyaman untuk dihuni. Semua yang ada di hutan digunakan oleh suku Polahi untuk mendukung kehidupan mereka. Mereka bahkan tidak memercayai obat-obatan dari dokter, dan lebih memilih ramuan dari tumbuhan yang ada di hutan. Namun, sebagian kelompok suku Polahi mulai membuka diri mereka kepada dunia luar. Akibat maraknya pertambangan liar dan pencari rotan, para penambang dan pencari rotan yang beristirahat di hutan bisa menumpang menginap di rumah suku Polahi. Sebagian suku Polahi juga mulai bercocok tanam dan memperdagangkan hasil kebun mereka setiap kali hari pasar. Para petambang juga yang mulai mengenalkan nilai uang kepada suku Polahi, dengan mempekerjakan mereka sebagai buruh angkut. Dengan uang yang diperoleh sebagai buruh angkut, suku Polahi bisa membeli makanan dan tidak hanya makanan yang dihasilkan oleh hutan. Suku Polahi yang dahulu dikenal tidak mengenakan busana, mulai mengenakan pakaian, bahkan kini beberapa orang telah memiliki telepon seluler. Satu tradisi unik suku Polahi adalah mereka bisa menikah dengan anggota keluarga sendiri. Misalnya seorang anak laki-laki bisa saja menikahi adiknya, ataupun ibunya sendiri. Menurut mereka, tindakan inses itu adalah sesuatu yang wajar karena mereka hidup terisolir sehingga tidak banyak orang yang ada di suku mereka. Suku Polahi juga tidak memiliki agama tertentu. Mereka hanya mengenal alam dan percaya kepada alam. Meski hidup dengan penuh keterbatasan dan kesederhanaan di dalam hutan, suku Polahi enggan tinggal dan hidup di tengah-tengah masyarakat. Namun demikian, ada sebagian kecil anggota suku Polahi yang hidup dengan berbaur dengan masyarakat. Sementara, yang lainnya tetap memilih berada di hutan karena nenek moyang mereka memperingati agar jangan pernah ada suku Polahi yang meninggalkan hutan, agar mereka tidak ditimpa bencana. Photos & Sources taken from: Kompas.com, Indopos.co.id, Tribunnews.com
...more

Menelusuri Kearifan Lokal Suku Baduy Yang Tetap Bertahan!

TripTrus.Com - Kalau lo belum tahu, di Kanekes, Lebak, Banten, ada suku asli Indonesia yang masih ngejaga tradisi dan budaya super ketat: Suku Baduy. Mereka hidup serasi banget sama alam, jadi gak heran deh kalau gaya hidup mereka beda dari kebanyakan orang luar. Nah, biar gak salah kaprah pas main ke sana, lo wajib paham dulu tentang kebiasaan unik mereka!       View this post on Instagram A post shared by Ethnic Vibes (@ethnicvibes.id) Sebelum nginjekin kaki di sana, yang harus lo tau pertama adalah: Suku Baduy ini terbagi dua, ada Baduy Luar sama Baduy Dalam. Banyak yang kira dua-duanya sama aja, padahal beda banget, bro! Baduy Luar lebih "gaul", mereka udah kenal sama hal-hal dari luar kayak sekolah, sosialisasi sama pendatang, bahkan menerima turis. Sementara, Baduy Dalam itu jauh lebih tertutup dan ketat ngikutin aturan leluhur mereka yang udah turun-temurun. Kalau lo mau lihat Baduy Dalam, siap-siap trekking sekitar 12 km dari Baduy Luar, ngelewatin kebun, sungai, bahkan ada Jembatan Akar yang keren banget karena dibuat dari akar pohon sekitar sungai, plus bambu di bawahnya. Bener-bener natural dan mereka gak pake teknologi buat bikin semua itu! [Baca juga : "Jalan Santuy Keliling Museum Di Kota Tua, Gak Butuh Ongkos Tapi Tetap Seru!"] Di Baduy Dalam, teknologi dilarang keras, bro. Jadi gak ada tuh HP, radio, speaker, atau gadget lainnya. Mereka cuma komunikasi pake Bahasa Sunda dan aksara Hanacaraka. Yang menarik, dari cara berpakaian pun kelihatan bedanya: Baduy Dalam wajib pake baju putih atau biru tanpa kancing atau kerah, dan gak boleh pake alas kaki. Baduy Luar biasanya pake baju hitam atau biru tua. Walaupun wisata ke desa Baduy diizinin, gak semua tempat bisa sembarang dimasukin. Ada area khusus yang cuma buat masyarakat Baduy aja. Plus, ada larangan buat teknologi, kayak HP, kamera, dan sejenisnya. Lo bahkan gak boleh sembarangan motret di sana tanpa izin, karena mereka punya kepercayaan soal menolak teknologi demi ngejaga keseimbangan alam. Suku Baduy juga anti banget sama produk kimia. Jadi gak ada tuh sabun, pasta gigi, atau detergen. Intinya, kalo ke sana, lo harus ikut adat mereka, jaga kebersihan, bawa pulang sampah plastik, dan jangan sembarangan nebang pohon atau mencabut tanaman. Itu dia, sedikit gambaran soal Suku Baduy dan aturan-aturannya. Jadi, udah siap berpetualang sambil ngehormatin kearifan lokal yang bikin mereka bertahan sampe sekarang? (Sumber Foto @world_traveler29) 
...more

Tinjil Vibes: Maldives-nya Banten yang Penuh Monyet & Sunset Goals

TripTrus.Com - Bro, lo pasti udah sering denger istilah “Maldives-nya Indonesia” atau “Maldives-nya Banten”, kan? Tapi serius deh, kalau lo pengen yang lowkey tapi tetep dreamy vibes, lo harus kenalan sama Pulau Tinjil. Pulau kecil ini ada di Pandeglang, Banten, dan cuma selangkah dari daratan Jawa, tapi langsung nyemplung ke Samudra Hindia. Luasnya emang mini, sekitar 5,9 km² aja, tapi jangan salah — pesonanya out of this world, Bro.       View this post on Instagram A post shared by M U F T I (@m_aprizan) Dari pantai ke laut, Tinjil tuh udah kayak postcard hidup. Pasir putih bersih, air biru kehijauan, dan lautnya bening parah. Banyak yang bilang, “Bro, ini Maldives banget, bukan di Banten!” Lo bisa snorkelling, diving, atau sekadar chill rebahan sambil nikmatin sunset. Instagrammable parah, no cap. Kalau lo mau feed medsos lo hits, sini tempatnya. Tapi, wait — Pulau Tinjil nggak cuma soal pantai & laut kece. Pulau ini juga rumah buat ribuan monyet ekor panjang alias Macaca fascicularis. Sejak 1988, pulau ini dijadiin area breeding semi-natural sama PSSP IPB University. Tujuannya? Edukasi, research, plus conservation. Jadi, selain liburan, lo juga bisa belajar cara alam & satwa coexist dengan aman. [Baca juga : "Hidden Gem Vibes: Pantar, The Real Off-Grid Paradise"] Makanan monyet-monyet di Tinjil juga dapet perhatian serius. Vegetasi pulau ini lengkap banget — banyak pohon yang buahnya bisa jadi makanan, tempat berlindung, dan pastinya bikin monyet-monyet bisa survive dengan nyaman tanpa gangguan. Jadi vibes-nya tuh eco-friendly & chill, bro. Tapi hey, sebelum lo gas ke Tinjil, ada hal penting yang kudu lo tau: karena ini area konservasi & penelitian, pengunjung nggak bisa asal dateng. Lo mesti izin dulu, termasuk pemeriksaan kesehatan, biar monyet-monyet aman dari penyakit kayak TBC atau virus. Plus, transportasinya juga nggak via jalur umum — lo kudu naik perahu nelayan dari Banten. Plan well + respect nature, itu kuncinya. Jadi buat lo yang tinggal di Jakarta, Bandung, atau mana aja deket Banten, Pulau Tinjil bisa jadi getaway beda banget. Lo nggak cuma dapet pantai kece & laut jernih, tapi juga pengalaman dekat sama alam & satwa. As long as lo bener-bener ngehargain, Tinjil bakal kasih lo memories yang susah dilupain. Next trip? Bisa kita bahas cara izin + travel plan biar liburan tetap fun & eco-conscious.  (Sumber Foto @ga.yuusuf)
...more

Pariwisata Jadi Primadona Baru Perekonomian Indonesia

TripTrus.Com - Deputi III Kantor Staf Kepresidenan Denni Purbasari mengatakan sektor pariwisata bisa menjadi primadona baru bagi perekonomian Indonesia. Sektor tersebut terus memberikan kontribusi positif. "Dalam banyak aspek, pariwisata bisa menjadi harapan Indonesia," katanya di KSP, Jakarta, Senin, 16 Oktober 2017.  Denni mengatakan indeks daya saing pariwisata Indonesia terus meningkat sejak 2013. Saat itu Indonesia berada di peringkat ke-70. Pada 2015, posisinya meningkatkan ke posisi ke-50 dan tahun ini berada di peringkat ke-42. (Sumber: Artikel disbudpar.acehprov.go.id) Dia menuturkan pemerintah melakukan beragam cara untuk mendorong sektor tersebut. Salah satunya meningkatkan pelayanan dan melakukan promosi destinasi wisata baru.  Pemerintah telah menetapkan 10 daerah wisata baru. Kesepuluh destinasi tersebut di antaranya Danau Toba di Sumatera Utara, Tanjung Kelayang di Bangka Belitung, Tanjung Lesung di Banten, Kepulauan Seribu di DKI Jakarta, dan Candi Borobudur di Jawa Tengah. Selain itu, Bromo-Tengger-Semeru di Jawa Timur, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, dan Wakatobi di Sulawesi Tenggara. Dari sisi devisa, sektor pariwisata menyumbang US$ 12 miliar pada 2016. Sebanyak 11 juta orang bekerja di sektor tersebut pada tahun yang sama. Jumlahnya kini tercatat meningkat menjadi 12 juta orang.  Kontribusi sektor pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional tahun lalu sebesar 4,03 persen dan pada 2015 sebesar 4,25 persen. "Tahun ini kontribusinya 5,5 persen," ujar Denni.  Wisatawan mancanegara tercatat melakukan 10 juta kunjungan pada 2015 dan 12 juta kunjungan pada 2016. Sedangkan untuk wisatawan Nusantara tercatat melakukan 256 juta kunjungan pada 2015 dan 264 juta kunjungan pada tahun berikutnya.  (Sumber: Artikel tempo.co)
...more

Pengaruh Pertandingan FIFA Matchday Indonesia Vs Argentina Terhadap Pariwisata Menurut Sandiaga

TripTrus.Com -   Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan bahwa pertandingan uji coba FIFA match day antara timnas Indonesia melawan Argentina akan berdampak positif terhadap pariwisata dan ekonomi kreatif. Laga antara Indonesia dan Argentina akan diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta pada tanggal 19 Juni 2023. Dalam Weekly Brief with Sandi Uno secara virtual, Sandiaga mengungkapkan, "Kita melihat bahwa pergerakan wisatawan nusantara pasti akan sangat tinggi karena minat terhadap sepakbola sangat besar." Sandiaga berharap bahwa acara olahraga bergengsi ini dapat membantu mencapai target pemerintah untuk mencapai 1,4 miliar pergerakan wisatawan Nusantara. Selain itu, pihaknya telah menyiapkan lima destinasi wisata super prioritas yang akan dikunjungi oleh tim juara dunia tersebut, antara lain Danau Toba, Bali, dan Labuan Bajo. Sandiaga menambahkan, "Ini adalah destinasi baru yang banyak menarik perhatian dunia." Selain pariwisata, sektor kuliner juga akan menjadi daya tarik bagi wisatawan, terutama dari mancanegara. Makanan khas Indonesia, seperti sate dan nasi goreng, sudah dikenal di seluruh dunia. Sandiaga juga menyatakan bahwa selain timnas Argentina, wisatawan mancanegara lainnya juga akan datang ke Indonesia untuk menonton pertandingan sepak bola antara Argentina dan Indonesia. Hal ini juga akan berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Nusantara. [Baca juga : "Daftar Acara Menarik Untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan Juni 2023 - Part 2"] Sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan bahwa Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan uji coba melawan Argentina dalam FIFA Match Day pada tanggal 19 Juni 2023. Sandiaga mengucapkan selamat kepada Erick Thohir dan timnya yang berhasil menghadirkan Messi dan rekan-rekannya dalam pertandingan tersebut. (Sumber Foto @cityzens_reports) 
...more

Agustusan Seru di Tanah Datar, Lima Event Wisata Keren Buat Kamu yang Gak Mau Ketinggalan!

TripTrus.Com -   Bro, bulan Agustus nanti, Tanah Datar bakal diramein dengan lima event keren banget! Kabarnya sih, menurut Kadis Kominfo Tanah Datar, si Yusrizal, dia udah cerita ke media jurnalsumbar, tepatnya hari Rabu tanggal 2 Agustus di Batusangkar. Nah, event wisata ini bakal digelar di beberapa tempat asyik, loh. Cekidot ya: Ada Pacu Jawi di Jorong Koto Tuo Nagari Simabua Kecamatan Pariangan. Jadi, tanggal 5, 12, 19, dan 26 Agustus 2023, catet deh! Ada juga Semarak Tanjung Barulak di Nagari Tanjung Barulak Kecamatan Batipuh, tepatnya tanggal 8 dan 9 Agustus 2023. Pasti seru nih! Nah, yang ketiga ada Tabek Ganggam Festival di Nagari Cubadak Kecamatan Lima Kaum. Kamu bisa dateng tanggal 12, 13, dan 14 Agustus 2023. Jangan sampe ketinggalan Situmbuk Art and Culture di Nagari Situmbuk Kecamatan Salimpaung ya. Tanggal 19, 20, dan 21 Agustus 2023, catet bro! Terakhir, ada Salasoa Festival di Nagari Pasia Laweh Kecamatan Sungai Tarab. Bisa kamu datengin tanggal 26, 27, dan 28 Agustus 2023. [Baca juga : "Mantap! Ini Dia Libur Lima Hari Di Agustus 2023 Yang Bisa Kamu Nikmati!"] Nah, si Yusrizal ini juga ngingetin kita yang doyan jalan-jalan, jangan sampe lupa deh tanggal dan tempat event-event keren ini. Jadi, jangan ketinggalan kesempatan buat ngerasain momen bersejarah yang kece abis! (Sumber Foto topsatu.com) 
...more

Kaltara Rilis Kalender Wisata 2024 Dengan 30 Event Keren Yang Bakal Bikin Liburan Makin Seru!

TripTrus.Com - Nih, bro, kabar terkini dari Kaltara! Dinas Pariwisata Kalimantan Utara nyelenggarain acara seru banget, loh, di Penta City Shopping Venue, Balikpapan, Minggu kemaren. Mereka rilis kalender wisata 2024 alias Calendar of Event (CoE) yang keren abis! Ada 30 event keren yang bakalan bikin Kaltara makin asyik tahun depan, guys! Kepala Dinas Pariwisata Kaltara, Dr Njau Anau, bilang, "Ada 30 kegiatan keren di CoE 2024, dan ada yang masuk level nasional nih, seperti Top 100 Kharisma Event Nusantara dari Kemenparekraf RI, gitu." Dia cerita juga, tahun ini ada tiga event Kaltara yang masuk dalam Top 100 Kharisma Event Nusantara, geng! Mulai dari Musik Alam Fest 2K23 di Bulungan, Irau Tengkayu, sampe Gelar Adat Budaya Dumud di Tarakan. "Ini positif banget, harus kita tingkatkan terus biar Pariwisata Kaltara makin dikenal," ujar Njau Anau semangat.       View this post on Instagram A post shared by Amadea Theresia • MAMIMO (@amadeatheresia) Ini dia beberapa event seru yang masuk dalam CoE Kaltara 2024, bro: Ziarah Akbar 22 Wali Allah, Open Trail Gunung Rian, Karnival Budaya Malinau Kota, Festival Dedur Bulungan, sampe Kicau Mania Kaltara dan Irau Tana Tidung. Beneran, banyak pilihan seru abis! [Baca juga : "Target Makin Gede, NTB Incar Lima Juta Wisatawan Di 2024 Dengan Serangkaian Event Keren!"] Gak cuma itu, dalam acara peluncuran CoE Kaltara 2024, ada juga pameran UMKM dari Kaltara, guys! Mereka nunjukin produk keren daerahnya masing-masing biar makin banyak turis yang mampir ke Kaltara. Ada 24 booth UMKM dan agen travel yang ikutan nampilin produk dan destinasi keren dari Kaltara. Njau Anau berharap, kehadiran Top 30 CoE Kaltara 2024 bisa ngeboost ekonomi daerah, jadi masyarakat juga bisa merasakan langsung dampak positifnya. Buat mewujudkan harapan ini, Pemprov Kaltara bakal terus ngembangin potensi pariwisatanya. Mereka bakal kolaborasi sama pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat. "Gue yakin, dengan kerjasama yang oke, Kaltara bisa jadi destinasi pariwisata yang keren abis!" seru Njau Anau semangat. Yuk, kita tunggu aja kehadiran event keren di Kaltara tahun depan! (Sumber Foto @aping10.08) 
...more

Pengertian Jet Lag dan Cara Mengatasinya

TRIPTRUS - Jet lag atau pengar udara adalah kelainan waktu tidur sementara atau merasa lelah dan kebingungan setelah perjalanan panjang dengan melintasi beberapa zona waktu menggunakan pesawat terbang. Akibat dari jet lag, gejala yang umumnya terjadi adalah gangguan pada pola tidur Anda dan membuat Anda merasa selalu mengantuk dan kelelahan. Foto: klikhotel.com Gejala-gejala Jet Lag Jet lag memiliki gejala yang berbeda-beda antara orang satu dengan orang lainnya. Jarak dan jumlah zona waktu yang dilintasi akan berpengaruh kepada tingkat keparahan gejala yang muncul.   Kasus jet lag biasanya mulai dirasakan setelah melintasi setidaknya tiga zona waktu. Jika Anda melakukan penerbangan pendek dan melintasi kurang dari tiga zona waktu, Anda hanya akan merasakan gejala ringan dari jet lag. Gejala yang terjadi biasanya membaik dalam dua hari, tergantung kepada kecepatan tubuh Anda dalam menyesuaikan diri dengan zona waktu yang baru, gejala-gejalanya antara lain: Gangguan tidur. Ini adalah gejala yang paling umum dari jet lag, misalnya insomnia, tidur berlebihan, bangun terlalu cepat. Gangguan pencernaan seperti konstipasi atau diare. Merasa kelelahan dan kehabisan energi. Merasa tidak enak badan. Kebingungan, sulit untuk konsentrasi, atau berpikir seperti biasanya. Gangguan menstruasi pada wanita. Kehilangan selera makan. Mual dan muntah. Gangguan ingatan. Cemas dan mudah marah. Pusing dan sakit kepala. Otot-otot terasa sakit. Jika Anda sering melakukan perjalanan antar zona waktu, baik untuk urusan bisnis atau berlibur, disarankan bagi Anda untuk menemui dokter spesialis gangguan tidur.   Foto: kabarimbocom Apa yang Menyebabkan Terjadinya Jet Lag? Jet lag adalah dampak dari perjalanan jarak jauh dengan pesawat hingga melintasi beberapa zona waktu. Akibatnya, kebiasaan fisik tubuh menjadi terganggu. Di bawah ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi risiko Anda mengalami jet lag: Jam internal Jam internal atau ritme sirkadian adalah jam biologis yang mengatur siklus tubuh selama 24 jam. Jika jam internal terganggu, tubuh dapat mengalami jet lag. Jam biologis sendiri tersebar di seluruh tubuh dan terdiri dari kelompok-kelompok sel yang saling berinteraksi. Seluruh kelompok sel ini dikendalikan oleh jam utama di dalam otak yang bertugas menyelaraskan seluruh jam internal tubuh. Secara berkelanjutan, tubuh memiliki respons tersendiri terhadap cahaya dan kegelapan, yaitu kondisi yang juga menentukan waktu bangun dan tidur. Rutinitas ini akan terganggu ketika seseorang melakukan perjalanan jauh menuju zona waktu yang berbeda. Hanya dalam penerbangan selama beberapa jam, tubuh sudah bisa berada di zona waktu yang berbeda. Perjalanan yang cukup cepat ini membuat tubuh harus menyelaraskan dan menyusun ulang ritme sirkadian. Beberapa penyesuaian yang harus dilakukan tubuh antara lain: Perbedaan kemunculan cahaya. Perbedaan datangnya gelap atau malam. Perbedaan waktu makan. Perbedaan suhu udara. Arah perjalanan Arah perjalanan Anda juga akan menentukan tingkat keparahan jet lag yang dialami. Saat bepergian ke arah barat, gejala jet lag yang dialami biasanya juga lebih ringan. Hal ini disebabkan tubuh lebih mudah menyesuaikan diri dengan hari yang lebih panjang. Dengan kata lain, waktu yang dijalani akan bertambah saat bepergian ke barat dan begitu pula sebaliknya. Lebih mudah untuk menunda waktu tidur beberapa jam daripada memaksakan untuk tidur lebih cepat. Faktor risiko Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko Anda mengalami jet lag atau memperparah kondisi jet lag yang Anda alami: Jumlah zona waktu yang dilintasi cukup banyak. Usia yang sudah senja. Sering bepergian menggunakan pesawat, terutama bagi seorang pilot, awak pesawat, dan pebisnis yang sering ke luar negeri. Mengalami dehidrasi. Mengonsumsi minuman keras dan kopi selama penerbangan. Kurang tidur. Mengalami stres. Pengobatan Jet Lag Jet lag bukanlah kondisi medis yang serius dan berkelanjutan. Kondisi ini akan membaik dengan sendirinya dalam jangka waktu sekitar dua hari. Untuk mengurangi dampak dari jet lag, Anda bisa berusaha membuat penyesuaian pada jam biologis di zona waktu yang baru, terutama dalam hal: Makan. Usahakan makan sesuai dengan jam makan di zona waktu yang baru. Tidur. Ikuti jam tidur pada zona waktu yang baru. Beraktivitas. Lakukan aktivitas di luar ruangan agar tubuh lebih mudah menyesuaikan dengan rutinitas yang baru. Jika Anda diharuskan mengonsumsi obat ketika bepergian jauh dan melintasi beberapa zona waktu, tanyakan kepada dokter sebelum Anda pergi. Dokter akan memberi tahu waktu yang tepat untuk mengonsumsi obat setelah Anda tiba di lokasi tujuan. Melatonin Melatonin adalah hormon yang dikeluarkan tubuh pada malam hari dan berfungsi memberi tahu otak jika tubuh membutuhkan tidur. Selain melatonin, jam internal di dalam tubuh juga dipengaruhi oleh cahaya alami. Hormon melatonin akan berhenti diproduksi saat cahaya menyinari tubuh dan membantu Anda untuk bangun. Saat Anda kesulitan untuk tidur di malam hari setelah tiba di zona waktu yang baru, Anda mungkin akan diberikan obat yang mengandung melatonin untuk memudahkan tidur. Obat yang mengandung melatonin sangat efektif jika dikonsumsi tiga jam sebelum waktu tidur Anda. Tapi kepastian apakah obat ini efektif untuk mengatasi jet lag masih belum bisa dibuktikan secara pasti. Bicarakan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi atau membeli obat-obatan jenis apa pun untuk mengatasi jet lag. Pil tidur Obat ini sangat membantu bagi beberapa orang yang mengalami jet lag. Tapi karena obat ini bisa membuat kecanduan, maka dokter jarang menganjurkan konsumsi obat  ini lebih dari beberapa hari. Obat ini juga menimbulkan efek samping, seperti sakit kepala, diare, dan hidung berair. Mencegah Jet Lag Tidak ada cara yang bisa digunakan untuk mencegah jet lag, terlebih jika Anda bepergian melintas beberapa zona waktu. Tapi Anda bisa menurunkan efek dari jet lag itu sendiri. Jika perjalanan yang Anda lakukan tidak terlalu lama, misalnya sekitar 3 hari, Anda bisa tetap menjalani zona waktu daerah asal agar jam biologis tubuh tidak terganggu. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan efek dari jet lag: Mengubah rutinitas tidur. Sesuaikan waktu tidur dengan waktu tempat tujuan Anda beberapa hari sebelum berangkat. Tidur yang cukup. Usahakan untuk tidur secukupnya sebelum Anda melakukan penerbangan. Kelelahan bisa memperburuk gejala jet lag yang Anda alami. Check in secara daring. Hindari stres dengan melakukan check in secara daring. Keramaian di bandara bisa menimbulkan stres, suatu kondisi yang akan memperparah jet lag. Menghindari dehidrasi. Pastikan untuk mengonsumsi banyak air putih ketika dalam perjalanan dan setelah Anda sampai di tujuan. Hal ini bertujuan melawan efek dari udara kering di dalam kabin pesawat dan mencegah dehidrasi. Batasi konsumsi kafein dan minuman keras. Sebaiknya hindari minuman yang mengandung alkohol dan kafein. Kedua bahan ini bisa meningkatkan risiko dehidrasi dan memperparah gejala jet lag yang dialami. Istirahat selama perjalanan. Lakukan tidur beberapa waktu selama Anda dalam perjalanan. Sampai di tujuan lebih awal. Jika Anda bepergian jauh misalnya untuk sebuah rapat yang penting, Anda bisa tiba di tujuan beberapa hari lebih awal. Ini untuk memberikan tubuh waktu untuk beradaptasi dengan perubahan pola tidur yang terjadi. (Sumber: Artikel alodokter.com Foto jogja.semberani.com)
...more

Pesona Indonesia Bikin Pesohor Dunia Kepincut Liburan!

TripTrus.Com -  Gak diragukan lagi, keindahan Indonesia selalu bikin banyak orang, termasuk selebriti dan pesohor dunia, ngiler abis. Nggak cuma buat turis biasa, tapi juga buat para seleb global yang nggak tahan sama pesonanya Indonesia.       View this post on Instagram A post shared by Job Wind (@_monkeystation) Ini nggak cuma jadi pundi-pundi duit buat pariwisata Indonesia, tapi juga buat ekonomi kreatif di sana. Makanya, para pesohor dunia ini suka mampir ke tempat-tempat keren di Indonesia. Ini dia destinasi-destinasi keren yang pernah disambangi pesohor dunia: 1. Pulau Moyo Ini tuh pulau eksklusif di Nusa Tenggara Barat yang sering jadi tempat persembunyian para seleb dunia. Ada Lady Diana, Mick Jagger, David Bowie, sampe David Beckham yang pernah mampir. Ada Air Terjun Mata Jitu yang keren banget, dijuluki "Queen Waterfall" gara-gara Lady Diana pernah dateng kesini. Bener-bener bikin kamu speechless! 2. Gunung Merapi Nicole Kidman, si Ratu Atlantis di film Aquaman, dateng ke sini loh! Dia ikutan Lava Tour Merapi pas liburan di Yogyakarta. Kamu bisa lihat sisa-sisa letusan Gunung Merapi langsung dari Merapi Lava Tour ini. Gak cuma itu, di sekitar Gunung Merapi juga ada Museum Gunung Merapi, The World Landmark Merapi Park, dan The Lost World Castle buat kamu jelajahi. 3. Bali Siapa yang gak kenal Bali? Tempat ini terkenal banget di mata pesohor dunia. Tempat-tempat keren di Bali sempet jadi lokasi syuting film Hollywood, Eat, Pray, Love yang dibintangi Julia Roberts. Pesohor macem Paris Hilton, Justin Bieber, Selena Gomez, sampe Katy Perry juga pernah mampir ke sini! 4. Candi Borobudur Ini candi Buddha terbesar di Indonesia yang terkenal banget di dunia. Barack Obama, Mark Zuckerberg, Richard Gere, David Beckham, sampe Maria Sharapova pernah datang ke sini. Candi ini memang nggak main-main, diakui sebagai salah satu Tujuh Keajaiban Dunia, lho! 5. Pulau Komodo Keindahan Pulau Komodo berhasil memikat Gwyneth Paltrow dan Valentino Rossi. Mereka gak cuma lihat komodo, tapi juga cobain living on board alias tinggal di atas kapal di sekitar Pulau Komodo. Bener-bener petualangan seru! [Baca juga : "Lebak Outfest Sawarna Karst Festival 2023, Pesta Pantai Karang Bokor Yang Seru Abis!"] 6. Taman Nasional Gunung Leuser Leonardo DiCaprio aja terpesona sama keindahan flora dan fauna di sini. Taman Nasional Gunung Leuser di Provinsi Aceh punya lebih dari 4.000 jenis tumbuhan hidup, 84 jenis mamalia, dan 380 burung. Masuk UNESCO, lho! 7. Kepulauan Mentawai Pemeran di Fast Furious, Paul Walker, suka surfing di Kepulauan Mentawai. Tempat ini surganya peselancar dunia dengan ombak indah di Samudera Hindia. Ada Pulau Masokut, Pulau Siberut, Pulau Sipora, dan Pulau Sikakap buat kamu explore. Nah, itu dia 7 tempat keren di Indonesia yang udah dijajahi pesohor dunia. Udah pernah ke mana aja nih? Kalau belum, buruan ke sana, siapa tahu kamu ketemu pesohor dunia lagi! (Sumber Foto @genpi.co) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...