shop-triptrus



Inilah Seven Summits Banten Yang Harus Kamu Daki

TripTrus.Com -  Pas ke Banten, nggak lengkap rasanya kalau nggak nyoba wisata gunung yang keren abis. Buat para pendaki, ini bisa jadi tantangan seru yang harus dicoba. Di Banten memang nggak banyak gunung, tapi ada beberapa yang worth it banget buat dijelajahi, baik buat refreshing atau menyalurin hobi mendaki.        View this post on Instagram A post shared by Fall (@falahaksal) Mau tahu lebih lanjut? Yuk, simak 7 rekomendasi gunung kece di Banten ini. 1. Gunung Luhur (1.920 mdlp) Tingginya sekitar 1.920 meter di atas permukaan laut dan cuma 80 km dari Jakarta. Aksesnya gampang, bisa pakai mobil sampai puncak. Daya tarik utamanya itu samudra awan yang bisa dinikmati dari jam 05.00 sampai 07.00 pagi. Kalau mau lihat, mending nginep di puncak. Sewa lahan buat tenda cuma Rp30.000, atau bisa sewa tenda mulai dari Rp100.000 kalau nggak bawa sendiri. 2. Gunung Honje (620 mdpl) Lebih tepat disebut bukit karena tingginya cuma 620 meter di atas permukaan laut. Mendaki Honje nggak butuh tenaga ekstra. Ini adalah pintu masuk Taman Nasional Ujung Kulon dan rumah bagi flora dan fauna langka seperti Owa Jawa dan Badak Cula Satu. Bisa juga kunjungi Goa Lalai dan Curug Lauk. Alam di sini terjaga banget, jadi udaranya segar. 3. Gunung Kencana (1.802 mdpl) Ada dua akses masuk, dari Kabupaten Lebak dan Kabupaten Bogor. Tingginya 1.802 meter di atas permukaan laut dengan medan yang terjal dan ekstrem. Spot paling menantang itu Tanjakan Sambalado dengan kemiringan 45 derajat. Pemandangannya indah banget, ada kebun teh dan udara pegunungan yang segar. Ada juga situs bersejarah seperti Batu Lingga dan Makam Nyai Surya Kencana. 4. Gunung Halimun (1.925 mdpl) Gunung tertinggi di Banten dengan tinggi 1.925 meter dari permukaan laut. Akses ke puncaknya nggak gampang, butuh sekitar 8 jam pulang-pergi. Gunung ini ada di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), yang mencakup tiga kabupaten: Sukabumi, Bogor, dan Lebak. Perlu izin dari TNGHS buat mendaki, perlengkapan mendaki yang cukup, dan harus didampingi orang berpengalaman. 5. Gunung Aseupan (1.174 mdpl) Tingginya cuma 1.174 meter di atas permukaan laut, tapi jalurnya cukup terjal dan ekstrem. Nggak sepopuler gunung lain di Banten, jadi lebih sepi. Butuh waktu sekitar 6 jam buat sampai puncak lewat jalan setapak yang penuh tanaman liar. Di sepanjang jalan nggak ada pos penjagaan, tapi banyak rumah penduduk di kaki gunung. Pemandangan dari puncak Pandeglang keren banget, apalagi saat malam. [Baca juga : "Inilah Seven Summits Jawa Timur Yang Harus Kamu Daki"] 6. Gunung Karang (1.778 mdpl) Salah satu gunung aktif di Banten, tingginya 1.778 meter di atas permukaan laut. Puncaknya bernama Sumur Tujuh dengan dua jalur pendakian: lewat Desa Kaduengang atau Pagerwatu (Ciekek). Jalur Kaduengang sering dilewati, butuh waktu 4-6 jam. Kalau lewat Pagerwatu, butuh 7-8 jam. Disarankan ziarah dulu ke makam Pangeran TB. Jaya Raksa di jalur Kaduengang buat permudah pendakian. 7. Gunung Pulosari (1.364 mdpl) Tingginya 1.364 meter dari permukaan laut, berada di Kabupaten Pandeglang. Salah satu spot pendakian favorit dengan dua jalur yang bisa dipilih, masing-masing landai dan menantang. Sama seperti Gunung Karang, Pulosari masih aktif tapi belum pernah meletus. Daya tariknya adalah kawah yang dikelilingi tanah datar, tempat pendaki mendirikan tenda dan menikmati panorama. Itu dia 7 gunung keren di Banten yang wajib kamu coba. Siapin diri dan perlengkapan, terus langsung gas ke sana buat petualangan seru! (Sumber Foto @wnffldksk90)   
...more

Aturan Traveling Bersama Kekasih

TRIPTRUS - Bepergian ke sebuah tempat yang baru bersama pasangan yang belum menikah konon diyakini sebagai cara ampuh untuk saling mengenal karakter asli. Siapa yang tak ingin menikmati sensasi seru jalan-jalan di tempat yang indah dan romantis serta mencoba hal-hal seru bersama.Namun, menghabiskan waktu dengan pasangan lebih dari 24 jam, sekaligus menyesuaikan diri dalam lingkungan asing, ternyata tak mudah. Jika tak pandai-pandai berkompromi, liburan yang awalnya menyenangkan bisa berubah jadi mengerikan. Jangan sampai niat pergi berlibur dan bersenang-senang berduaan, malah membuat hubungan jadi runyam. Agar liburan Anda bersama kekasih lancar dan menyenangkan, ikuti beberapa tip berikut ini:1. Jangan bilang, “Terserah kamu, deh!”Pria umumnya lebih suka jika pasangannya memiliki sikap, apalagi ketika sedang berlibur bersama. Kedua belah pihak harus sama-sama senang. 2. Jangan memaksa traveling bersama kekasih, kalau belum terlalu yakin.Jika usia hubungan Anda masih seumur jagung, lebih baik tidak memaksakan untuk pergi ke tempat yang terlalu jauh selama berhari-hari. Kenali dulu kepribadiannya luar dan dalam, serta sifat dan kebiasaannya.3. Usahakan mengatur uang yang dititipkan pasangan dengan baik. Ini adalah salah satu usahanya untuk menguji apakah Anda pintar mengelola keuangan atau tidak. 4. Sebisa mungkin tidak membawa laptop dan pekerjaan.Kekasih pasti tak akan mau   kalau Anda tetap sibuk di depan laptop. Kalau tak bisa karena mendadak mendapat pekerjaan tambahan sebelum cuti, komunikasikan dulu sebelum pergi kepada pasangan.5. Cari daerah wisata dan hiburan yang bisa dinikmati berdua.Hal ini untuk menghindari ada salah satu pihak yang merasa bosan atau tidak nyaman.6. Masing-masing harus membawa barang bawaan sendiri.Pria terkadang pusing melihat wanita yang menghambat pergerakannya dengan membawa terlalu banyak barang yang pada akhirnya tidak terlalu dibutuhkan.7. Ngambek itu tabu!Rugi besar jika berada di tempat yang menyenangkan, tapi tak bisa menikmatinya gara-gara ada salah satu pihak yang tak bisa menahan emosi. (Sumber: Artikel femina.co.id Foto kapanlagi.com)
...more

Jakarta, Gass Poll, Masuk List Destinasi Must-Visit 2024 Versi Lonely Planet!

TripTrus.Com - Nih, berita terkini nih! Jakarta masuk jadi salah satu kota wajib buat dikunjungi di tahun 2024. Keren banget kan! Loncat dari urutan ke-7 menurut majalah perjalanan asal Amerika, 'Lonely Planet'. Bikin Jakarta melibas Praha dan Izmir gitu. Kabarnya, Jakarta dapet gelar 'Best Cities to Visit in 2024'. Makin kece, Jakarta diakui sebagai destinasi wisata kelas dunia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, ngegombalin, "Ini momentum penting, guys, buat Jakarta jadi destinasi wajib buat para pencinta jalan-jalan."       View this post on Instagram A post shared by Siti Nurohni (@siti.nurohni) Dikutip dari si Sandiaga, Jakarta pada semester pertama 2023 udah dikunjungi 798.163 turis asing, loh. Ini bukti banget kalo Jakarta emang oke buat jadi spot liburan. Apalagi, ini seiring rencana pindah Ibu Kota baru. Katanya, Jakarta punya banyak spot seru, mulai dari belanja di Tanah Abang, Sarinah, Pasar Baru, sampe ngejar produk ekonomi kreatif khas Jakarta. Udah gitu, bisa mampir ke Monumen Nasional atau jalan-jalan di kawasan Mangrove di Jakarta Utara. Tapi, nih, Jakarta punya trik seru buat kita, yang kadang-kadang terlupakan. Gak cuma Bali yang jadi bintang, Jakarta juga bisa, loh! Masa iya Bali terus yang paling ngetop? Nah, versi Lonely Planet, Jakarta berhasil ngegeser Bali, guys! Jakarta merajai sebagai kota pilihan wisata terbaik 2024. Menurut Sandiaga Uno, tahun lalu kita juara lewat Raja Ampat sebagai tempat pelarian terbaik. Sekarang, Jakarta berhasil ngegulirin gelar Best Cities to Travel. Sandiaga langsung terima penghargaannya di London. Keren, kan? [Baca juga : "27 Hari Libur Nasional 2024, Cek Jadwalmu Untuk Petualangan Seru!"] Jakarta emang padat, tapi banyak banget atraksi pariwisatanya. Dari belanja budget di Tanah Abang sampe hura-hura di mal mewah kayak Grand Indonesia. Kalo malam, bisa jalan-jalan di Jakarta Selatan yang asik banget. Gak cuma itu, Jakarta juga punya produk kreatif yang legendaris di Sarinah, plus kuliner enak di Blok M, Pecenongan, Pasar Baru, Mangga Dua, sampe Kelapa Gading. Coba aja rasain, sensasi metropolitan Jakarta bakal nempel banget pas jalan-jalan. Selain makanan enak, Jakarta juga punya potensi buat pengembangan pariwisata sejarah, budaya, dan alam. Bisa mampir ke museum-museum keren atau Monumen Nasional buat ngecek sejarah Indonesia. Pengen alam? Dateng aja ke kawasan mangrove di Angke Kapuk, Jakarta Utara. Keren, kan, Jakarta emang gak kalah seru dari Bali! #JakartaKeren #Wisata2024 (Sumber Foto @dyahlistyowardhani) 
...more

Danau Satonda, Keajaiban Danau Air Asin di Nusa Tenggara Barat

Mendengar Nusa Tenggara, sebagian besar orang pasti langsung membayangkan hamparan koral warna-warni, lengkap dengan ragam biota laut yang jarang didapati di tempat lain. Karenanya, meski perairan Nusa Tenggara terbilang berarus kuat, menyelam dan snorkeling tetap jadi agenda wajib. Namun, eksotisme Nusa Tenggara tak hanya soal panorama memukau di bawah permukaan laut. Berjarak tiga kilometer dari semenanjung Sanggar, Sumbawa, bisa kamu dapati satu lagi keajaiban di bumi Nusa Tenggara. Danau Satonda berada di pulau tak berpenghuni dengan nama yang sama. Sumber: Foto @nura_jo Menjejakkan kaki di dermaga Satonda, langsung bisa kamu nikmati hangatnya pasir putih, serta buaian angin laut yang menerpa wajah tanpa ampun. Demi mencapai danau air asin ini, kamu harus trekking selama kurang lebih 20 hingga 30 menit. Lelah selama pendakian terbayar seketika dengan pemandangan kawah berbentuk angka delapan. Sumber: Foto @adimulato Terlihat tenang di tengah kaldera yang terkukung pepohonan hijau, godaan untuk mencicip asin air danau menyeruak seketika. Tak punya jalur ke laut, membuat kadar asin di danau ini tetap jadi misteri. Padahal, sudah banyak ilmuwan dalam maupun luar negeri yang singgah untuk meneliti danau bertemperatur air 28 hingga 39 derajat ini. Satu lagi pemandangan unik yang ada di Satonda. Di tepian danau, bisa kamu temukan pohon dengan "buah" batu. Sengaja digantungkan oleh para pelancong, batu ini dianggap mewakili doa dan harapan yang dipercaya akan terkabul. Kala bertandang ke Nusa Tenggara, tak ada salahnya menjelajah danau purba demi merasakan nuansa berbeda di timur Indonesia.  Sumber: Artikel bintang.com Foto alilapurnama.com
...more

Mengenal 5 Klenteng dan Vihara Tua di Tangerang

TripTrus.Com - Menurut kitab sejarah Sunda yang berjudul Tina Layang Parahyang (Catatan dari Parahyangan), keberadaan komunitas Tionghoa di Tangerang dan Batavia sudah ada setidak-tidaknya sejak 1407 NI.  Kitab itu menceritakan tentang mendaratnya rombongan pertama dari dataran Tiongkok yang dipimpin Tjen Tjie Lung alias Halung di muara Sungai Cisadane, yang sekarang berubah nama menjadi Teluk Naga. "Oleh karena itu, Tangerang tidak mungkin dapat dipisahkan dengan kebudaya Tionghoa-nya. Kebudayaan yang berkembang di sana sejak berabad-abad lalu." Maka tidak mengherankan jika wilayah Tangerang Raya (Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang) memiliki beberapa klenteng dan vihara tua yang bersejarah. 1. Klenteng Beon Hay Bio   Chinese New Year 270117 A post shared by Kemala D. Larasati (@k_larasati) onJan 27, 2017 at 9:46am PST Klenteng Boen Hay Bio yang terletak di Jl. Pasar Lama Serpong, Desa Cilenggang, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Berdasarkan informasi dari pengurus, Klenteng tertua di Serpong ini berdiri tahun 1694 atau sudah berusia tiga ratus tahun. Pada saat hari jadi Klenteng yang diperingati tanggal 24 bulan keenam penanggalan Cina, biasanya Klenteng dipadati pengunjung yang datang untuk berdoa. Selain itu untuk memeriahkan acara hari jadi, Klenteng Boen Hay Bio juga sering dimeriahkan dengan berbagai atraksi pertunjukan barongsai, gambang kromong, serta lenong. 2. Vihara Boen Tek Bio   #VIHARABOENTEKBIO #VIHARA #PASARLAMA #PEI76ETC A post shared by Sri Rezeki Tjandra (@tjansriki) onNov 26, 2016 at 6:56am PST Vihara Boen Tek Bio diperkirakan mulai dibuat pada akhir abad ke-17, hal tersebut berasalan dikarenakan ukiran kayu yang terdapat pada langit-langit dibuat awal tahun 1800. Vihara yang terletak di Jl. Bhakti No. 14, Pasar Lama, Kota Tangerang ini memiliki pengaruh besar pada perkembangan budaya Cina di Tangerang. Yang menasrik dari Vihara Boen Tek Bio adalah beberapa artfeak kuno yang dimiliki oleh Vihara, seperti: patung singa penjaga klenteng (Ciok-say), lonceng tua yang berasal dari tanah Tiongkok tahun 1835, tempat batang hio yang terbuat tahun 1805 dan juga tempat pembakaran yang berasal dari abad ke-19. 3. Vihara Boen San Bio   Vihara boen san bio๐Ÿ™ note : viharaboensanbio atau Klenteng Boen San Bio dibangun oleh pedagang asal Tiongkok yang bernama Lim Tau Koen. Klenteng ini dibangun sebagai tempat untuk menempatkan patung Dewa Bumi (Kim Sin Khongco Hok Tek Tjeng Sin) yang dibawa pedagang tersebut dari Banten. Secara harfiah, “boen san bio” berarti kebajikan setinggi gunung. #viharaboensanbio #viharatangerang #vihara #viharadewikwanim #kelenteng A post shared by Enjoy Your Life๐Ÿ—ฝ (@travelmania7550) onOct 19, 2017 at 11:30pm PDT Vihara Boen San Bio atau yang dikenal juga sebagai Vihara Nimmala. Vihara yang berasitektur mewah ini dibuat tahun 1689. Vihara yang terletak di Jl. Pasar Baru, Kelurahan Kranjaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang ini digunakan sebagai tempat ibadah baik oleh penganut Kong Hu Chu, Taoisme dan Budha (Tri Dharma). Selain memiliki nilai sejarah, Vihara Boen San Bio juga terkenal dengan keindahan arsitekturnya. Di bagian atap terdapat patung sepasang burung fenghuang atau hong (phoenix) yang mengapit sebuah mutiara jagat, di bagian depan pengunjung disambut oleh megahnya patung dewa bumi yang dahulu dibawa Lim Tau Koen dari Banten dan banyak lagi oranamen-orname lain yang menjadi daya tarik lain untuk dikunjungi. 4. Klenteng Sampo Tay Jin   #temple #dragonandliondance #semarang #centraljava #sampotayjin #culturalfestival #2017 A post shared by Tio Januar (@januartio) onJul 23, 2017 at 6:55am PDT Tempat ibadah etnis Tionghoa yang terletak di salah satu Gang Jl. Otto Iskandardinata, Kota Tangerang ini bernama Klenteng Sampo Tay Jin. Konon keberadaan klenteng ini erat kaitannya dengan laksamana besar Cina yang memimpin pelayaran pada abad ke-15 dengan kekuatan 300 kapal, yaitu Laksamana Ceng Ho (Sampo Tay Jin). Meskipun bertolak belakang dengan fakta, bahwa Laksamana Ceng Ho adalah seorang muslim, di Klenteng Sampo Tay Jin terdapat altar utama yang menjadikan Laksamana Ceng Ho sebagai dewa utama Klenteng tersebut. Dan uniknya lagi, meskipun tidak memeluk agama Islam, pemuja Laksamana Ceng Ho juga tidak mengkonsumsi daging babi. 5. Klenteng Tjo Soe Kong   ๐Ÿ‘ผ๐Ÿ‘ผ๐Ÿ‘ผ . . . . . #temple #vihara #tjosoekong #tanjungkait #tangerang #indonesia #pray A post shared by Aldieka | #sydika #sydikastore (@sy.dika) onDec 10, 2016 at 8:02pm PST Terletak di pesisir utara Kabupaten Tangerang, terdapat bangunan bersejarah etnis Tioanghoa. M asyarakat sekitar klenteng percaya bahwa klenteng itu dibuat tahun 1792 atau berusia tiga abad. Klenteng tersebut bernama Tjo Soe Kong. Pada musibah tsunami akibat letusan Gunung Krakatau tahun 1883, Klenteng ini berhasil selamat meskioun terletak di bibir pantai. Klenteng yang berlokasi di Dusun Tanjung Anom, Desa Tanjung Kait, Mauk, Kabupaten Tangerang merupakan salah satu cagar budaya di Kabupaten Tangerang juga dikenal dengan nama Klenteng Tanjung Kait atau Klenteng Qing Shui Zhu Sui. Untuk memperingati tradisi Cina sekaligus menghibur masyarakat sekitar, Klenteng Tjo Soe Kong kerap menggelar event tahunan dengan berbagai pertunjukan, seperti: pertunjukan wayang Po Te Hi, Tari Naga, dan kesenian barongsai. Tertarik mengenal lebih jauh Klenteng dan Vihara tua bersejarah di Tangerang? Silakan ajak teman-teman kalian untuk menjelajahinya! (Sumber: Artikel-Foto Amieykha)
...more

Tiga Trofi Keren! Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi di World Leisure Award 2023

TripTrus.Com - Nih, gank! Indo bawa pulang tiga trophy keren di World Leisure Award (WLA) 2023, yang diadain sama majalah tur China. Indo jadi "Destinasi Kepulauan Terbaik," Hotel Mulia Nusa Dua Bali diakui jadi "Hotel Mewah Tahun Ini," sama Viceroy Bali jadi "Resort Liburan Terbaik," kabar ini dateng dari KBRI Beijing, guys. WLA 2023 ini adalah penghargaan dari Majalah Travel and Leisure China buat negara-negara sama industri pariwisata top dunia. Mereka bagiin penghargaannya di Bibo Island, Jinhai Lake, Pinggu, Beijing, tanggal 21 September lalu. Ada 72 kategori penghargaan, dan 172 negara atau bisnis pariwisata dapet piala. Dulu, WLA namanya "Travel & Leisure Industry Awards" (TLIA) dan udah 20 tahun lebih ngasih penghargaan buat industri pariwisata. Dalam keterangannya, Dewi Avilila, Koordinator Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Beijing, bilang momen ini pas banget karena besoknya adalah libur panjang Hari Nasional China. "Mudah-mudahan, selama liburan itu, makin banyak turis China yang pilih Indo jadi destinasi utama liburan mereka," kata Dewi. [Baca juga : "5 Tempat Keren Buat Diving Di Indonesia Yang Bikin Kamu Terpesona!"] TLIA selama 20 tahun ini nentuin merek-merek keren di industri pariwisata global, kayak hotel, restoran, dan kapal pesiar, jadi acuan buat turis, khususnya turis China, buat milih tempat wisata mereka. Indo sendiri targetnya 253 ribu turis dari Negeri Tirai Bambu di 2023. Berdasarkan data BPS, sebelum pandemi COVID-19, di 2019, turis China ke Indo paling banyak, mencapai 2 juta kunjungan. Di 2020, angkanya drop jauh banget, cuma 239,768 turis. Di 2021, waktu Indo masih ketat banget soal wisman, China cuma kasih 54,713 kunjungan. Tapi di 2022, ada peningkatan, dari Januari sampai November, ada 114,513 kunjungan dari China. Mantap, Indo! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐ŸŽ‰ (Sumber Foto @cnnindonesia.com) 
...more

Menelusuri Keajaiban dan Keangkeran Budaya Lokal

TripTrus.Com - Jawa Barat, salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan sejarah dan budaya, juga memiliki berbagai destinasi mistis yang menarik perhatian para pencinta petualangan yang mencari pengalaman yang lebih dari sekadar liburan biasa. Destinasi mistis di Jawa Barat menawarkan kemisteriusan, keindahan alam, dan cerita-cerita legenda yang memikat. Mari kita jelajahi beberapa destinasi mistis di Jawa Barat yang dapat menggetarkan jiwa Anda.       View this post on Instagram A post shared by News & Traveling (@bogor24_id) 1. Gunung Padang Gunung Padang, terletak di Cianjur, Jawa Barat, adalah salah satu situs arkeologi yang mengundang keajaiban dan misteri. Situs ini dianggap sebagai salah satu piramida tertua di dunia dan telah menjadi objek penelitian dan spekulasi yang intens. Diyakini oleh beberapa orang bahwa Gunung Padang memiliki energi mistis dan memiliki kaitan dengan kekuatan gaib. Pengunjung dapat menjelajahi situs ini dan menyaksikan pemandangan yang menakjubkan sambil terpesona oleh aura mistisnya. 2. Situ Patenggang Tersembunyi di kawasan Bandung Selatan, Situ Patenggang adalah sebuah danau yang dikelilingi oleh keindahan alam yang memesona. Namun, cerita mistis terkait dengan danau ini menambah daya tariknya. Konon, ada legenda tragis tentang sepasang kekasih yang dilarang bersatu dan kemudian berubah menjadi batu di sekitar danau. Pengunjung dapat menikmati keindahan dan ketenangan Situ Patenggang sambil mendengarkan kisah-kisah mistis yang beredar di sekitar danau. 3. Kampung Naga Kampung Naga, sebuah desa tradisional yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya, merupakan tempat yang sarat dengan kebudayaan dan adat istiadat Sunda. Desa ini dihuni oleh masyarakat yang masih menjalankan kehidupan sesuai dengan nilai-nilai tradisional mereka. Kampung Naga juga dikenal sebagai tempat yang sarat dengan keberadaan energi mistis. Pengunjung dapat merasakan suasana magis desa ini, mengagumi arsitektur rumah tradisional, dan belajar tentang tradisi mistis yang dijaga dengan ketat oleh penduduk setempat. 4. Goa Jepang Terletak di Ciletuh, Sukabumi, Goa Jepang adalah kompleks gua yang digunakan sebagai tempat persembunyian selama Perang Dunia II. Selain nilai sejarahnya, goa ini juga dikaitkan dengan cerita mistis dan keberadaan makhluk gaib. Beberapa pengunjung melaporkan pengalaman supranatural saat menjelajahi goa ini. Pengunjung yang berani dapat memasuki goa dan merasakan suasana mistis yang memikat hati. [Baca juga : "Menikmati Keindahan Dan Kenyamanan Kota Puncak"] 5. Situs Batu Tulis Situs Batu Tulis, terletak di Sukabumi, adalah kompleks prasasti kuno yang berasal dari abad ke-7 hingga ke-14. Selain nilai sejarahnya, situs ini juga diyakini memiliki energi mistis. Legenda setempat menyebutkan bahwa tempat ini sering dikunjungi oleh makhluk halus dan sering terjadi aktivitas supranatural. Pengunjung dapat menjelajahi situs ini sambil merasakan suasana magis yang melingkupinya. Destinasi mistis di Jawa Barat menawarkan pengalaman yang menggugah rasa ingin tahu dan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kebudayaan dan sejarah lokal. Namun, perlu diingat bahwa menghormati dan menjaga adat istiadat serta kepercayaan setempat adalah hal yang penting ketika mengunjungi destinasi mistis. Bersiaplah untuk merasakan keajaiban dan keangkeran yang tersembunyi di balik keindahan alam dan warisan budaya Jawa Barat. (Sumber Foto @susanfauzana) 
...more

Mei di Surabaya? Banyak Event Gokil + Oleh-Oleh Wajib Borong Nih

TripTrus.Com - Buat lo yang doyan keluyuran, Surabaya bulan ini bener-bener rame kayak pasar malam. Acara dari ujung ke ujung kota ada semua—dari festival, konser, sampe lomba lari juga ada. Pokoknya kalau lo stay di Surabaya atau sekadar mampir, kudu banget catet tanggal-tanggal penting ini. Jangan sampe lo cuma rebahan di hotel, rugi banget sih. Event-nya nggak cuma buat yang tua doang, yang muda, anak gaul, sampe emak-emak juga bisa ikutan. Lo bakal nemu yang seru, lucu, bahkan yang edukatif juga ada. Jadi siapin kalender lo, siapin outfit kece, dan siapin tenaga buat muter-muter kota! 1–31 Mei: Surabaya Shopping Festival – Surga Para Dompet Hunter! Siap-siap, ini bukan belanja biasa coy, ini mah marathon belanja sebulan penuh! Dari mall elit sampe pusat grosir, semua diskonan tumpah ruah. Lo bisa dapet gadget, baju, sampe makanan dengan harga sadis. Buat lo yang suka ngerusak dompet sendiri (atau dompet gebetan, ups!), bulan ini waktunya balas dendam. Yang penting jangan sampe kartu ATM lo nangis. 4 Mei: Medic Air Run FK Unair – Lari Dapet Keringat & Jodoh? Bukan cuma olahraga, ini tuh ajang cari jodoh juga bisa! Ada rute 5K, 10K, sampe Half Marathon. Start-nya di FK Unair, finish-nya? Bisa aja di hati dia. Sambil lari, sambil cuci mata, siapa tau nemu partner sefrekuensi. Abis finish, bisa healing dikit sambil stretching bareng stranger yang mendadak akrab. 6–10 Mei: Munaslub Apeksi VII – Pejabat Kumpul, Lo Bisa Numpang Narsis! Oke, ini agak seriusan. Tapi serius bukan berarti boring. Di sini semua kepala daerah ngumpul buat bahas masa depan kota-kota di Indo. Lo dateng aja, siapa tau bisa selfie bareng walikota atau minimal numpang eksis di story temen. 8–10 Mei: Festival Kuliner Legendaris + Indonesia City Expo – Makan Enak, Liat Pembangunan! Gaspol buat para perut lapar dan mata penasaran. Lo bisa nikmatin makanan khas Surabaya dari yang klasik sampe yang jarang ada. Rawon? Ada. Rujak cingur? Wajib. Plus sambil ngintip-ngintip perkembangan kota-kota di expo, siapa tau dapet ide buka bisnis di kampung lo. 9 Mei: Karnaval Budaya Apeksi – Tontonan yang Bikin Merinding Keren! Lo suka budaya dan warna-warni? Wajib mampir ke parade ini. Kostum nyentrik, tarian daerah dari Sabang sampe Merauke, semuanya numplek jadi satu. Berasa nonton pembukaan Asian Games versi lokal, tapi vibes-nya tetep gokil. 9–11 Mei: Event Bertubi-tubi! – Dari Nikah, Komunitas, Sampai Healing Bareng Keluarga! Weekend lo nggak bakal nganggur. Lo bisa ke Wedding Fair (buat yang baper atau nyari vendor), mampir ke Creative Community Days (buat cari inspirasi), atau ngajak bocil-bocil ke Dream Lake Graha Natura. Pilih aja sesuai mood lo, semuanya fun abis! 14 Mei: Cross Musea – Gabut Pintar di Museum Dr. Soetomo! Lo yang ngerasa otaknya perlu di-charge budaya, cocok banget kesini. Museum dari berbagai daerah gabung jadi satu. Koleksi-koleksi sejarah, seni, sampe artefak unik bisa lo nikmatin sambil sok-sokan jadi anak artsy buat konten IG lo. 17–18 Mei: Festival Rujak Uleg + Lomba Perahu Layar – Tradisi & Kuliner dalam Sekali Gas! Bayangin lo uleg rujak rame-rame sambil ketawa bareng stranger, terus lanjut nonton lomba perahu layar tradisional. Ini vibes-nya beneran Suroboyoan banget. Lo bakal ngerasain sensasi jadi bagian dari budaya asli kota ini. 21–23 Mei: Hospital Expo’25 – Medis, Tapi Tetep Estetik! Buat lo yang ada di dunia medis, atau sekadar pengen liat alat-alat kesehatan canggih, ini ajang wajib. Lokasinya di Grand City Mall & Convex, jadi habis liat alat CT Scan, bisa langsung hunting kopi cantik buat istirahat otak. 24 Mei: Festival Musik Surabaya Hebat – Musik Lokal, Joget Total! Musisi lokal naik panggung, lo tinggal dateng bawa badan dan mood asik. Dari genre akustik sampe beat kenceng, lo bisa party ringan tapi hati senang. Sambil joget, sambil dukung musisi lokal yang makin keren. 25 Mei: Surabaya Vaganza – Parade Kece di Jalanan Kota! Tugu Pahlawan sampe Balai Pemuda jadi runway buat parade budaya dan kendaraan hias yang epic. Ini semacam fashion show tapi versi budaya Indonesia. Lo yang suka konten, siapin HP dan tripod lo, feed Instagram lo bakal naik level. 28 Mei – 1 Juni: Surabaya Pestapora – Anak Senja Merapat!       View this post on Instagram A post shared by Surabaya Pestapora (@surabayapestapora) Di THP Kenjeran, lo bakal nemuin vibes festival anak indie: musik chill, instalasi seni, dan crowd yang estetik. Dateng bareng temen, gebetan, atau sendiri juga oke—yang penting feel-nya dapet banget. 31 Mei: Penutup Spektakuler – Tiga Event, Satu Tanggal, Nggak Bisa Gak Dateng! Di tanggal ini, lo bisa dapet tiga event sekaligus: Surabaya Tourism Awards (ngasih penghargaan buat pejuang pariwisata), Ruwatan & Wayang Kulit di Tugu Pahlawan (buat yang kangen nuansa tradisional), dan konser Hari Jadi Surabaya bareng NDX Aka—fix, nostalgia vibes-nya bikin mewek tipis-tipis. [Baca juga : "Mei Gak Boleh Rebahan Doang! Ini Deretan Event Keren Buat Healing & Eksis"] Abis puas keliling event, waktunya lo mikirin orang rumah. Surabaya punya banyak oleh-oleh yang wajib lo bawa, dari yang klasik sampe kekinian: Spikoe Kuno – Lapis legit nostalgia, lembut dan manisnya pas. Sambal Bu Rudy – Sambel legenda yang wajib dibawa pulang, cocok buat semua nasi. Kue Kacang – Cemilan jadul tapi nagih, cocok buat ngopi. Ikan Asap – Aroma khas dan rasa gurihnya nempel di lidah! Kerupuk Ikan Kenjeran – Kriuknya parah, cocok buat ngunyah sambil Netflix-an. Almond Crispy – Snack modern yang crunchy-nya bikin ketagihan. Lapis Kukus Pahlawan – Oleh-oleh pemenang award, cocok buat semua kalangan. Mei 2025 di Surabaya tuh bukan cuma rame, tapi juga berwarna. Lo bisa eksplor budaya, belanja gila-gilaan, nonton konser, sampe makan kuliner legend. Terus jangan balik ke kota lo tangan kosong—oleh-oleh khas Surabaya banyak yang wajib banget dibawa pulang. Jadi, siapin diri lo buat full experience di Kota Pahlawan. Let’s go jalan-jalan gaya lo, gaya gue, gaya kita semua! (Sumber Foto @kingcula)
...more

5 Destinasi Wisata Sejarah Murah Meriah di Jakarta

TripTrus.Com - Punya hobi menikmati wisata sejarah? Tak perlu jauh-jauh pergi ke luar kota untuk bisa memuaskan minat Anda. Sebab, Jakarta punya banyak sekali destinasi menarik yang bisa dikunjungi untuk melakukan trip tersebut. "Selain bersejarah, tempat wisata Jakarta ini pun terkenal sebagai destinasi murah meriah. Jadi, tak perlu takut isi dompet akan terkuras saat ingin mengunjungi destinasi wisata ini." Berikut daftar tempat wisata sejarah murah meriah yang bisa Anda kunjungi di waktu liburan akhir pekan, seperti: 1. Kawasan Kota Tua   History of Djakarta #batavia #jakarta #old #kotatua #oldcity #bw #black #history #2018 #camera # A post shared by Freelense Photography (@old_lense) onJan 7, 2018 at 7:47pm PST Kalau yang satu ini tentulah sudah tahu. Ya, Kawasan Kota Tua Jakarta memang jadi peninggalan kolonial Belanda yang masih bertahan hingga saat ini. Jejak-jejak masa lampau sangat terasa ketika Anda melihat berbagai macam bangunan tua yang berdiri kokoh di sana. Arsitektur bernuansa Eropa klasik yang kental bisa membuat Anda seperti berada di masa lampau. Berwisata sejarah makin seru karena di tempat ini terdapat berbagai atraksi wisata menarik, mulai dari trip museum, sewa sepeda ontel, tempat wisata kuliner, hingga beragam keseruan lainnya. 2. Kepulauan Seribu   Berwisata ke pulau kelor, cipir, dan onrust. Pulau2 yang menjadi saksi sejarah perjalanan panjang dari Batavia sampai Jakarta. Pulau yang menjadi garda terdepan pertahanan Batavia sekaligus pengasingan bagi narapidana bahkan yang terjangkit penyakit. Tempat yang terkesan mengisolasi manusia ini pun pernah digunakan sebagai asrama haji bagi mereka kaum muslim yang akan pergi haji dengan kapal. Pertanyaan yang menarik yang kemudian muncul adalah, mengapa Belanda mengurusi haji? Padahal kita tau Belanda adalah kerajaan kristen. A post shared by kholidzam (@kholidzaim) onNov 26, 2017 at 5:00am PST Selain menikmati keindahan pulau dan pantai yang cantik, Anda pun bisa berwisata sejarah saat masuk ke kawasan Kepulauan Seribu dengan mendatangi Pulau Kelor, Pulau Cipir, dan Pulau Onrust yang dijadikan sebagai cagar budaya. Di pulau-pulau ini terdapat bangunan bersejarah seperti Benteng Martello, reruntuhan gedung tua, museum, hingga makam Kartosuwirjo. Kalau ingin datang ke sana, Anda bisa ikut  open trip yang diselenggarakan jasa agen travel. Rata-rata biaya yang diperlukan berkisar Rp 150-300 ribu untuk tur sejarah satu hari penuh.   3. Monumen Nasional   Jangan hanya suka dengan profesi mu, cintai profesi mu semua yang terasa ringan seberat apapun cobaannya. . . . #HappyMonday #GoodMorning #Jakarta #ThePowerOfSilent #MancungDikit A post shared by Surya Darma (@suryaceh) onJan 7, 2018 at 3:41pm PST Monumen Nasional atau biasa disebut Monas adalah salah satu ikon wisata Indonesia yang sudah dikenal dunia. Monumen ini didirikan untuk mengenang perjuangan rakyat melawan penjajahan Belanda. Saat berada di Monas jangan lupa kunjungi Museum Sejarah Nasional dan Ruang Kemerdekaan untuk melihat beragam diorama yang bercerita tentang gigihnya para pahlawan mengusir bangsa kolonial.  4. Monumen Pancasila Sakti   Sabtu belajar sejarah. #Jakarta #museum #ayokemuseum #history A post shared by travellie (@travellie__) onSep 9, 2017 at 8:03am PDT Monumen Pancasila Sakti dibangun untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi yang wafat dalam tragedi G30S/PKI. Selain monumen, daya tarik utama di sini tentunya adalah Sumur Lubang Buaya, tempat jenazah tujuh pahlawan revolusi dibuang dulu. Ada juga Museum Pengkhianatan PKI, Museum Paseban, rumah sederhana yang dulu dijadikan dapur umum, pos komando, dan rumah penyiksaan. 5. Museum Bahari   Selamat pagi, cuaca mendung diiringi rintik hujan yang turun dari langit yang menandakan berkah di pagi hari ... tetap semangat kawan-kawan ... #museumbahari #menara #syahbandar #enjoyjakarta #newyear2018 #ayokemuseum A post shared by Museum Kebaharian Jakarta (@museumkebaharianjkt) onJan 3, 2018 at 5:02pm PST Museum Bahari dulunya adalah gudang rempah-rempah VOC yang berada di tepi Teluk Jakarta yang merupakan pusat perniagaan penting pada masanya. Nuansa sejarah sangat terasa saat berada di dalam museum ini. Pasalnya, arsitektur yang digunakan masih mempertahankan keaslian bangunannya. Bisa dilihat dari tiang penyangga gedung yang terbuat dari kayu ulin berdiri kokoh hingga saat ini. Anda bisa mendapatkan banyak informasi menarik tentang dunia bahari Indonesia di sini. (Sumber: Artikel liputan6.com, Foto Amieykha)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Treaking Gunung Papandayan
31 Jul - 01 Aug 2026
Open Trip Dieng Plateau
31 Jul - 02 Aug 2026
Open Trip Pulau Pahawang Lampung
31 Jul - 02 Aug 2026
×

...