shop-triptrus



Hidden Gem Vibes: Pantar, the Real Off-Grid Paradise

TripTrus.Com - Kayak gini, guys — bayangin lo cabut sebentar dari vibes hectic Jakarta, terus nge-fly ke timur Indonesia, ke Pulau Pantar. Begitu nyampe, lo bakal langsung ngerasa kayak masuk dunia lain: laut biru jernih banget, pasir putih yang kayak powder, plus sunset yang literally chef’s kiss. Bukan cuma cantik doang, tapi Pantar itu punya energy yang beda — semacam hidden paradise yang masih “pure”, jauh dari kesan turis-turis mainstream.       View this post on Instagram A post shared by Wenang (@bung_bili) Di Pantar, semuanya tuh kayak nyatu dalam satu paket liburan yang vibes-nya natural abis. Lo bisa snorkeling atau diving di Selat Pantar yang airnya bening kayak kaca, terumbu karangnya masih fresh, dan kehidupan lautnya tuh vibrant banget — dari ikan warna-warni, biota laut unik, sampai reef yang bentuknya artsy banget. Pinggiran pantainya juga adem, penuh pepohonan tropis plus nuansa desa tradisional yang bikin lo ngerasa Indonesia tuh luas dan keren banget kalau lo mau sedikit keluar dari comfort zone. Abis puas main air, lo bisa pindah ke “level darat” dan trekking ke Gunung Sirung. Bro, ini gunung api aktif dengan vibe adventure yang next level. Ketinggiannya emang nggak mind-blowing banget, sekitar 862 mdpl, tapi begitu lo nyampe puncak? View-nya literally insane. Lo bisa ngeliat laut, daratan, pulau-pulau di sekitar Pantar — semuanya terbentang kayak lukisan panorama 360°. Trekking-nya sendiri juga asyik, menanjak, berdebu, tapi seru karena lo beneran jalan di landscape vulkanik yang raw dan aesthetic. [Baca juga : "Petualangan Gokil Ala Lo-Gue Di Pulau Sabu Yang Bikin Nagih"] Kalau lo tipe yang suka tempat yang “nggak biasa”, Pulau Rusa wajib masuk list. Pulau kecil ini punya vibe misterius, dengan cerita lokal tentang kerajaan dan suku-suku zaman dulu. Sekarang, pulau ini lebih dikenal dengan savana, bukit-bukit, dan padang rumput luas yang kadang dihuni rusa liar. Atmosfernya tuh kayak lo lagi syuting film petualangan indie — sepi, wild, dan super memorable. No fancy resort, no curated experience — cuma lo dan alam. So yeah, Pantar dan sekitarnya itu kayak paket komplit buat lo yang bosen sama itinerary ala kota besar. Dari underwater paradise, pantai chill, gunung berapi aktif, sampai pulau misterius — semuanya merge jadi satu destinasi yang literally unbeatable. Kalau lo pengen liburan yang bukan cuma “jalan-jalan santai”, tapi sesuatu yang ngasih kick baru, yang authentic dan raw — Pantar is your place. So, ready to escape the city and embrace the wild? Let’s go, dude.  (Sumber Foto @bajaklaut_id)
...more

5 Destinasi Wisata Bahari Terbaik di Indonesia yang Wajib Lo Kunjungi pada Bulan Juli

TripTrus.Com - Kalau lo lagi cari destinasi liburan yang bisa bikin pikiran fresh sekaligus memanjakan mata, wisata bahari di Indonesia jelas nggak pernah gagal. Sebagai negara kepulauan dengan ribuan pulau yang membentang dari Sabang sampai Merauke, Indonesia punya deretan pantai, pulau eksotis, hingga surga bawah laut yang diakui dunia. Nah, bulan Juli jadi salah satu waktu paling ideal buat menjelajahi keindahan tersebut. Memasuki puncak musim kemarau, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia cenderung cerah, ombak lebih bersahabat, dan air laut terlihat jauh lebih jernih. Jadi, buat lo yang hobi snorkeling, diving, island hopping, atau sekadar rebahan santai di pantai, sekarang saatnya mulai menyusun rencana liburan.       View this post on Instagram A post shared by Alvin Bromo™ (@alvinalhuda) 1. Kepulauan Derawan Salah satu destinasi yang wajib masuk bucket list adalah Kepulauan Derawan di Kalimantan Timur. Gugusan pulau ini terkenal sebagai salah satu surga bawah laut terbaik di Indonesia. Saat Juli tiba, kondisi laut biasanya sedang prima dengan visibilitas yang sangat baik sehingga aktivitas snorkeling maupun diving terasa makin maksimal. Salah satu pengalaman yang paling unik adalah berenang bersama ubur-ubur tanpa sengat di Danau Kakaban. Selain itu, Pulau Maratua dan Pulau Sangalaki juga menawarkan panorama bawah laut yang penuh warna dengan terumbu karang yang masih terjaga. Buat penyelam berpengalaman, Barracuda Point menjadi lokasi favorit karena sering menghadirkan fenomena barracuda tornado yang spektakuler. 2. Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air Kalau lo lebih suka suasana tropis yang lengkap dengan kafe, pantai cantik, dan kehidupan malam yang seru, trio Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air di Lombok bisa jadi pilihan yang tepat. Ketiga pulau ini punya karakter yang berbeda. Gili Trawangan cocok buat lo yang ingin menikmati suasana ramai dan berbagai aktivitas seru. Sebaliknya, Gili Meno menawarkan atmosfer yang tenang sehingga pas untuk honeymoon atau healing tipis-tipis. Sementara itu, Gili Air berada di tengah-tengah, memadukan suasana santai dengan sentuhan kehidupan lokal yang masih terasa kental. Selama Juli, air laut di kawasan ini begitu jernih sehingga snorkeling bersama penyu di Turtle Point atau menyelam di berbagai dive site menjadi pengalaman yang sayang untuk dilewatkan. Kalau lagi santai, lo juga bisa mengelilingi pulau menggunakan sepeda karena kendaraan bermotor hampir tidak ada. 3. Pulau Weh Di ujung paling barat Indonesia, Pulau Weh di Sabang juga menyimpan pesona bahari yang luar biasa. Banyak orang mengenalnya sebagai lokasi Titik Nol Kilometer Indonesia, padahal keindahan bawah lautnya nggak kalah memikat. Saat musim kemarau, kondisi laut di sekitar Pulau Weh sangat tenang sehingga cocok untuk snorkeling maupun diving. Pantai Iboih dan Pulau Rubiah menjadi lokasi favorit bagi wisatawan yang baru pertama kali menyelam karena airnya tenang dan biota lautnya sangat beragam. Sementara itu, penyelam berpengalaman bisa mencoba tantangan drift dive di Arus Balee atau mengeksplorasi bangkai kapal bersejarah Sophie Rickmers yang kini menjadi habitat berbagai jenis ikan dan terumbu karang. Setelah puas bermain air, jangan lupa mampir ke Monumen Nol Kilometer untuk mengabadikan momen di titik paling barat Indonesia. [Baca juga : "Nggak Cuma Healing, Di Sini Bisa Ngerasain Kisah Cinta Paling Tragis Yang Pernah Ada Di Tanah Lebak"] 4. Pulau Karimunjawa Kalau lo tinggal di Pulau Jawa dan ingin liburan tanpa harus terbang terlalu jauh, Karimunjawa di Jawa Tengah bisa menjadi destinasi yang nggak kalah menarik. Gugusan pulau ini menawarkan kombinasi pantai berpasir putih, laut biru yang bening, serta kehidupan bawah laut yang masih alami. Bulan Juli menjadi waktu terbaik untuk berkunjung karena ombak relatif tenang sehingga perjalanan antarpulau terasa lebih nyaman. Aktivitas island hopping menjadi agenda wajib, terutama menuju Pulau Menjangan Kecil dan Pantai Tanjung Gelam yang terkenal dengan panorama matahari terbenamnya. Selain snorkeling dan diving, Karimunjawa juga memiliki penangkaran hiu yang memungkinkan wisatawan berinteraksi langsung dari jarak dekat. Kabar baiknya lagi, destinasi ini masih ramah di kantong sehingga cocok buat lo yang ingin menikmati liburan berkualitas tanpa harus menguras tabungan. 5. Pulau Belitung Pilihan berikutnya adalah Belitung, destinasi yang memiliki ciri khas berupa batu-batu granit raksasa yang berpadu indah dengan air laut berwarna biru kehijauan. Pemandangan seperti ini sulit ditemukan di tempat lain sehingga Belitung punya daya tarik tersendiri. Pantai Tanjung Tinggi menjadi salah satu ikon wisata yang semakin populer setelah muncul dalam film Laskar Pelangi. Sementara itu, Pantai Tanjung Kelayang menjadi titik awal favorit untuk menjelajahi pulau-pulau kecil di sekitarnya. Lo bisa mampir ke Pulau Lengkuas yang memiliki mercusuar tua peninggalan kolonial atau singgah di Pulau Pasir yang hanya muncul ketika air laut surut. Setelah puas menjelajah, jangan lupa mencicipi aneka hidangan laut segar khas Belitung yang terkenal lezat dan cocok dinikmati sambil melihat panorama pantai. Bukan tanpa alasan Juli disebut sebagai salah satu musim terbaik untuk wisata bahari di Indonesia. Cuaca yang lebih stabil membuat perjalanan laut menjadi lebih nyaman, sementara air yang jernih menghadirkan pengalaman menyelam dan snorkeling yang jauh lebih memuaskan. Pemandangan bawah laut terlihat semakin jelas, warna terumbu karang tampak lebih hidup, dan kesempatan bertemu berbagai biota laut juga lebih besar dibandingkan saat musim hujan. Jadi, kalau lo masih bingung mau liburan ke mana bulan Juli nanti, lima destinasi bahari ini layak banget masuk daftar perjalanan. Mulai dari Derawan yang eksotis, trio Gili yang selalu bikin rindu, Pulau Weh dengan keindahan bawah lautnya, Karimunjawa yang tenang, hingga Belitung yang terkenal dengan batu granit ikoniknya, semuanya menawarkan pengalaman berbeda yang sama-sama berkesan. Tinggal pilih destinasi yang paling sesuai dengan gaya liburan lo, ajak keluarga atau sahabat, lalu siap-siap menikmati pesona laut Indonesia yang nggak pernah gagal bikin gue dan lo pengin balik lagi. (Sumber Foto @baliautrement)
...more

Ini Daftar Hari Libur2017, Siap-Siap Ambil Cuti!

TRIPTRUS - Tahun 2017 memang masih 8 bulan lagi, namun traveler mesti ancang-ancang dari sekarang. Siapkan jatah cuti dari kantor karena ada 5 hari kejepit yang sudah menanti!Pemerintah sudah menetapkan Surat Keputusan Bersama terkait libur nasional dan cuti bersama tahun 2017. Total ada 19 Hari Libur Nasional. Rinciannya yaitu 15 hari libur nasional, 3 hari cuti bersama Idul Fitri, dan 1 hari cuti bersama Natal.Jika dilihat di kalender, dari 19 hari libur ini ada beberapa yang jatuh di hari masuk kantor dan sekolah. Ini tandanya, ada beberapa hari yang kejepit di antara hari libur tersebut.Nah, traveler bisa memanfaatkan hari kejepit ini untuk mengajukan cuti ke kantor. Mumpung masih lama, jadi bisa disiapkan dari sekarang. Dijamin makin asyik kalau bisa liburan 1-2 hari lebih panjang dari jadwal.Dihimpun detikTravel Kamis (21/4/2016), hari kejepit pertama tahun depan jatuh di bulan Maret. Tepatnya Senin 27 Maret, keesokan harinya Selasa 28 Maret ada libur Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939. Jika traveler mengajukan cuti di hari Senin, traveler bisa menikmati libur panjang dari Sabtu tanggal 25 Maret sampai Nyepi di tanggal 28 Maret.Hari kejepit kedua ada di bulan Mei 2017. Tepatnya di hari Jumat 12 Mei. Jumat menjadi hari yang bisa kalian ajukan cuti, karena hari sebelumnya yaitu Kamis 11 Mei, libur dalam rangka Hari Raya Waisak 2561. Jika traveler mengambil cuti di hari Jumat, maka traveler bisa libur 4 hari, dari mulai Kamis tanggal 11, hingga Minggu tanggal 14 Mei 2017. Asyik bukan?Masih di bulan Mei 2017, ada hari yang bagus untuk cuti lagi. Kali ini dalam rangka Kenaikan Isa Al Masih yang jatuh pada hari Kamis 25 Mei. Pengajuan cuti bisa di hari Jumat 26 Mei 2017. Traveler yang mengambil cuti di hari Jumat akan menikmati long weekend dari tanggal 25 hingga 28 Mei. Mantap!Beranjak ke bulan Agustus, traveler bisa mengunakan kembali jatah cuti kerja. Lagi-lagi jatuh di hari Jumat, tepatnya tanggal 18 Agustus 2017. Sebelumnya, Kamis 17 Agustus 2017 merupakan hari libur Kemerdekaan RI yang ke-72. Jika traveler cuti di tanggal 18 Agustus, traveler akan menikmati long weekend lagi dari hari Kamis hingga Minggu.Terakhir di tahun 2017 ada di bulan September. Lagi-lagi sama seperti sebelumnya, hari untuk mengajukan cuti jatuh di hari Jumat. Tepatnya Jumat 22 September 2017.Hari Jumat dianggap kejepit karena sebelumnya, Kamis 21 September 2017 adalah hari libur Tahun Baru Islam 1439 Hijriah. Kalau traveler mengajukan cuti ke kantor di hari Jumat 22 September, bisa dipastikan traveler akan menikmati long weekend lagi dari hari Kamis hingga Minggu. Asyiknya! Mengingat mengajukan cuti ke kantor sedikit tricky dan gampang-gampang susah, sebaiknya dari sekarang mulai diincar tanggal-tanggal yang sudah detikTravel sebutkan tadi. Nah, untuk lebih memahami waktu liburan tahun depan, sekaligus merancang kegiatan traveling, detikTravel sudah menyiapkan infografis Kalender Liburan 2017. Silakan save gambarnya dan sebarkan untuk teman-teman dan kerabat kamu. Selamat merencanakan liburan untuk tahun depan ya traveler! (Sumber: Artikel travel.detik.com Foto belanjaalkes.com)
...more

April Saatnya ke Cirebon, Ada Festival Pesona Cirebon

TRIPTRUS.COM - Cirebon, Jawa Barat, segera menggelar festival "pesona Cirebon" pada bulan April mendatang yang bertujuan mengenalkan potensi wisata daerah tersebut ke publik. "Kami akan adakan festival 'pesona Cirebon' bulan April, ini bertujuan untuk mengangkat wisata, budaya dan juga sejarah Cirebon," kata Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Arief Natadiningrat, di Cirebon, Sanin. Festival yang semula direncanakan dengan nama festival "pesona bahari Cirebon" kemudian diganti, karena untuk memperkenalkan keseluruhan Cirebon ke Publik bukan hanya baharinya saja. Cirebon merupakan salah satu kota yang kaya akan budaya, sejarah dan peninggalan atau artevak kuno, untuk itu perlu dipamerkan dan juga dipublikasikan kepada masyarakat luas. "Pesona Cirebon itu lebih menyeluruh, mengingat Cirebon begitu banyak sejarah dan budaya yang perlu diletahui khalayak," ujarnya. Dalam festival itu akan ditampilkan semua kesenian Cirebon juga makanan khas Cirebon, karena temanya adalah Cirebon. Sultan berharap, dengan adanya festival Cirebon bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas dan juga pariwisata yang ada bisa semakin maju. "Kami ingin mengenalkan dan mengangkat pariwisata Cirebon, karena dengan berkembangnya pariwisata, maka perekonomianpun akan mengikutinya," ujarnya. (Sumber: Artikel dan Foto kompas.com)
...more

Cagar Alam Rawa Danau, Hutan Rawa Air Tawar Terbesar di Jawa

TripTrus.Com - Kawasan Cagar Alam Rawa Danau atau disebut juga Rawa Dano ini digadang-gadang sebagai hutan air tawar terbesar di Pulau Jawa. Semula merupakan kepundan gunung berapi tak aktif yang kemudian berubah menjadi danau dan akhirnya menjadi rawa-rawa. Terletak di Kampung Panenjoan, Desa Luwuk, Serang. Rawa Danau yang berstatus cagar alam seluas 2.000 hektar ini mulai muncul ke permukaan sebagai salah satu destinasi wisata yang unik. Ia berada di wilayah yang termasuk 3 kecamatan, yaitu Padarincang, Pabuaran, atau Mancak. Untuk mencapai Rawa Danau, kita harus trekking sekitar 1 jam dengan rute yang kerap licin dan berlintah di musim hujan.       View this post on Instagram A post shared by Dean Puji Firmansyah (@deanpujifirmansyah) onSep 26, 2016 at 8:53am PDT Karakter objek wisata ini adalah hutan yang dikelilingi oleh rawa-rawa dan danau. Mata akan dimanjakan oleh dominasi warna hijau yang teduh dari warna dedaunan. Konon, Cagar Alam Rawa Danau atau Rawa Dano semula merupakan kepundan gunung berapi tak aktif yang kemudian berubah menjadi danau dan akhirnya menjadi rawa-rawa. Yang unik, rawa ini berair tawar. Karena itu, ia juga berperan sebagai sumber cadangan air untuk masyarakat sekitar. Keindahan Rawa Danau begitu kentara ketika kita berada di kaki bukit pegunungan. Perpaduan antara kabut, semburat matahari, dan padang hijau seluas kita memandang, sangat indah. Tak hanya menikmati keindahan alam, kita juga melakukan aktivitas lain yang seru. Mulai dari mengenal flora dan fauna lebih dekat, menyusuri rawa dengan sampan, sampai menginap di villa yang terletak di ketinggian dengan pemandangan danau. [Baca juga : "Menelusuri Lembah Hijau Rawa Dano"] Kini, terdapat sekitar 250 jenis burung hidup di wilayah ini, serta tak lupa aneka reptil, seperti buaya dan ular. Berbagai jenis tanaman dan hewan yang dilindungi, seperti burung bangau tongtong, elang jawa, dan gelatik jawa, juga hidup di sini. Untuk mencapai Rawa Dano, salah satu rutenya kita bisa berangkat menuju arah Cinangka, Anyer. Lalu, setelah bertemu Pasar Padarincang, kita menuju Desa Citasuk. Namun, karena statusnya sebagai cagar alam, untuk dapat memasuki kawasan Rawa Dano, kita harus mengantongi izin terlebih dulu dari Balai Besar KSDA Jawa Barat. (Sumber: Artikel-Foto pesona.travel)
...more

Tak Hanya Jakarta dan Semarang, 6 Kota Tua di Indonesia Ini Juga Patut Kamu Kunjungi!

TripTrus.Com - Mendengar kata Kota Tua pasti kita langsung terbayang Jakarta atau Semarang. Padahal di Indonesia ini banyak Kota Tua tak hanya di dua ibu kota tersebut. Nyatanya Kota Tua juga ada di Surabaya Hingga Banten. Di Kota Tua Jakarta misalnya, di sana traveler bisa lepaskan penat dengan berfoto dan kelilingi bangunan lawasnya. Satu di antaranya adalah Museum Fatahillah. Museum tersebut ternyata juga mengandung sejarah cukup unik yang tidak banyak diketahui orang. Pada zaman penjajahan Belanda, museum ini jadi pusat aktivitas rakyat pada abad ke-17-19. Saban sore, masyarakat berkumpul dan mengambil air bersih dari satu-satunya mata air di halaman depan balai kota. Rupanya, ada fungsi lain dari balai kota, yaitu tempat pelaksanaan hukuman mati dan pembantaian massal pemerintahan Belanda. "Nah, yuk sekarang kita tengok keunikan dan sejarah singkat Kota Tua di berbagai wilayah Indonesia." 1. Kota Tua Surabaya   Morning🏃🏾🏃🏾🏃🏾Surabaya Old city . . #jembatanmerahsurabaya #jembatanmerah #bangunantua #oldbulding #oldbuildinglover #kotatua #kotatuasurabaya #surabayaoldcity #oldwindow #oldwindows #oldwindowsframe #surabayaheritage #myheritagetrip A post shared by Yogi Irawanto🇲🇨🏃🏾🚴🏼📷 (@yogiirawanto) onNov 9, 2017 at 5:14am PST Tak kalah unik dari Jakarta, wisata Kota Tua Surabaya juga memiliki bangunan kuno yang cukup unik. Jalan-jalan di Kota Tua Surabaya, traveler bisa merasakan sensai Ibu Kota Jawa Timur ini pada masa lampau. Banyak bangunan bersejarah yang hingga kini masih terawat dan cukup instagram able jika dijadikan latar berfoto. Gedung-gedung tua di Surabaya juga sudah berdiri sejak ratusan tahun yang lalu. Misalnya saja Gedung Grahadi yang ada di Jalan Subernur Suryo. Gedung tersebut kini menjadi kantor Gubernur. Selain itu masih banyak pula bangunan lawas yang dialih fungsikan sebagai hotel, museum, dan kantor. 2. Kota Tua Bandung   Di suatu sudut kota tua Bandung . . #kotatuabandung A post shared by Mir'atul Azizah (@miratul.azizah) onOct 13, 2017 at 7:19pm PDT Disebut Paris Vas Java, Bandung juga menyimpan beragam destinasi indah yang sayang jika treveler lewatkan. Kota penuh sejarah ini juga memiliki sati bangunan tua yang jadi sejarah tonggak kemerdekaan Indonesia. Terlebih jik atraveler berjalan di Jalan Braga, Bandung. Bangunan-banguann tua nan kokoh akan menghiasi setiap mata memandang. Tahukah kamu traveler, jika di sana kamu juga bisa menjumpai roti khas Belanda. Selain Braga, nikmati pula Jalan Asia Afrika. Inilah jalan paling bersejarah di Bandung. Pasca peringatan ke-60 Konfrensi Asia-Afrika, Jalan Asia Afrika semakin cantik 3. Kota Tua Yogyakarta   #bankindonesiayogyakarta #oldbuildinglover #myheritagetrip #wheninyogyakarta #funrunheritage #kotatuayogyakarta #heritageyogyakarta #tricycle #becakjogja #becak A post shared by Yogi Irawanto🇲🇨🏃🏾🚴🏼📷 (@yogiirawanto) onAug 21, 2017 at 8:55am PDT Jogja merupakan kawasan bersejarah yang merupakan The Old Capital City yang menyimpan banyak cerita tentang lahirnya Mataram Islam. Tak sulit untuk menemukan bangunan tua di Jogja. Traveler hanya perlu lerjakan hingga unjung Malioboro. Di sana terlah berdiri kokoh beberapa bangunan tua, satu di antaranya digunakan sebagai kantor. Jangan lupa berfoto saat berkunjung di sana ya. 4. Kota Tua Banten Lama   Just stranger with some stories. . . . . #istanakaibon #BantenLama #serang #banten #sevenwanders #eksplorBanten #situssejarahindonesia #situssejarahbanten #peninggalansejarah #kaibon #bentengkaibonbanten #hijabtraveler #canoneosm3 #eksplorserang #ceritaSerang #genpibanten #instagrammble #museum #like #likes #follow #travelerblogger #writerfreelance #travelerWriter #blogger #missririn #writingarticle #storiesgram #visitbanten #wonderfulindonesia A post shared by Ririn Munawarah (@ririn20) onDec 18, 2017 at 7:49am PST Provinsi Banten tak hanya memiliki pantai-pantai indah di pesisir barat Pulau Jawa, namun juga wisata religi dan sejarah. Satu destinasi wisata sejarah yang cukup terkenal di Banten adalah Kawasan Kota Tua Banten Lama. Di kawasan ini, terdapat banyak situs peninggalan sejarah Kesultanan Banten. Wisatawan yang berkunjung ke sini akan dibawa nostalgia dengan suasana lawas Banten pada masa kesultanan. Berbagai destinasi wisata sebut saja Masjid Agung Banten, Keraton Surosowan, Benteng Spellwijk, Museum Kepurbakalaan Banten, Keraton Kaibon dan Vihara Avalokitesvara bisa kamu nikmati sekaligus di kawasan ini. 5. Kota Tua Medan   .. . . Old town . . #kotatuamedan #jlnhindu #kesawan #medanheritage A post shared by _ercege (@romigirsang) onDec 27, 2017 at 5:45am PST Pada zaman dahulu Kota Medan dikenal dengan nama Tanah Deli dan keadaan tanahnya berawa-rawa kurang lebih seluas 4000 Ha di Tanah Deli, traveler tak boleh melewatkan berjalan-jalan di kawasan Kota Lama. Bangunan ini berdiri sejak tahun 1900 dan telah menjadi saksi perkembangan Kota Medan. Selain itu traveler juga bisa mengunjungi satu bangunan tua yaitu Gedung London Sumatera. Gedung yang ini dibangun sejak tahun 1906 dan begitu mirip dengan bagunan Belanda. London Sumatera merupakan gedung pertama berlantai 5 yang mempunyai lift kala itu. Tertarik mengunjunginya? 6. Kota Tua Solo   Matahari pun mulai terbenam, mengiringi langkah ku di sebuah jalan panjang di sudut kota solo #spiritofjava#kotatuasurakarta#tantaman# A post shared by muhaemin89 (@muhaemin89) onOct 25, 2016 at 3:36am PDT Tak kalah bersejarah dari Jogja, solo juga menyimpan sisa-sia kejayaan peradaban kerajaan Mataram Jawa. Bangunan tua pun banyak kita jumpai di Solo. Sebut saja saat berjalan di kawasan Keraton Surakarta, banyak spot foto berlatar bangunan kuno yang epik. Jika kurang puas cobalah berkunjung ke Omah Lowo. Disebut demikian karena bangunan lawas bekas Belanda ini kini ditinggali oleh ratusan kelelawar. Rumah ini begitu iconik dan cukup menantang jika dijadikan latar fotomu. (Sumber:  Artikel msn.com, Foto Amieykha)
...more

Ini 7 Lokasi Pengamatan Gerhana Bulan Total di Jakarta

TripTrus.Com - Wilayah DKI Jakarta dan beberapa daerah di Indonesia akan disuguhkan sebuah fenomena alam yang sangat jarang terjadi. Tepatnya pada malam hari ini, Rabu 31 Januari 2018, masyarakat Tanah Air bakal bisa menyaksikan gerhana bulan total yang disebut-sebut membuat tatanan langit menjadi lebih "cantik". Berdasarkan data Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DKI Jakarta, Rabu 31 Januari 2018, gerhana bulan total akan berbarengan dengan fenomena supermoon dan blue moon yang terjadi mulai pukul 19.51 hingga 21.07 WIB. Ketika itu posisi bumi berada di antara matahari dan bulan di satu garis lurus yang sama.   Jangan lewatkan fenomena langka ‘Super Blue Blood Moon’ Rabu (31/1/2018) malam. Super Blue Blood Moon pernah terjadi 152 tahun lalu (13 Maret 1866). Saksikan secara Live Streaming hanya di Okezone.com, pukul 18.15 WIB. #okezone #okezonedotcom #infographic A post shared by Okezone.com (@okezonecom) onJan 30, 2018 at 4:35pm PST   Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tinia Budiati mengatakan, guna menindaklanjuti instruksi Gubernur Anies Rasyid Baswedan, pihaknya telah menyiapkan tujuh lokasi pengamatan untuk warga Ibu Kota yang ingin menyaksikan secara langsung fenomena alam yang terakhir terjadi 150 tahun lalu itu. Tempat-tempat itu berada di Planetarium Taman Ismail Marzuki, Monumen Nasional, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Taman Fatahillah Kota Tua, Kepulauan Seribu, Taman Mini Indonesia Indah, dan Taman Impian Ancol. Ia menambahkan, dari setiap lokasi pengamatan gerhana bulan total tersebut, pihaknya telah menyiapkan sebuah penanggung jawab untuk melayani warga yang hendak berdatangan ke lokasi. Masyarakat bisa datang ke sana guna menyaksikan kejadian alam itu sejak pukul 17.00 hingga pukul 23.00 WIB. Berikut ini ketujuh lokasi pengamatan gerhana bulan total di DKI Jakarta disertai nama penanggung jawabnya: 1. Planetarium Taman Ismail Marzuki dan Plaza Teater Jakarta (gratis) Kontak: Pak Eko (08128563352) 2. Monumen Nasional, Kawasan Monas (gratis) dan Tugu Monas (membayar tiket masuk) Kontak: Bu Ratih (0817876862) dan Pak Budi (0811984200) 3. Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan (gratis) Kontak: Bu Rofiqoh (081282354360) 4. Taman Fatahillah Kota Tua (gratis) Kontak: Pak Norvi (08159929011) 5. Kepulauan Seribu (gratis) Kontak: Bu Neneng (082298765661) 6. Taman Mini Indonesia Indah (membayar tiket masuk) Kontak Protokol TMII: Ibu Lis (0813 982 691 91) Kontak Anjungan dan Graha Wisata: Fitri (021-8400418) 7. Taman Impian Ancol (membayar tiket masuk) Kontak: Ancol Contact Center (021-29222222) Demikianlah 7 lokasi di Jakarta untuk warga Ibu Kota yang ingin menyaksikan secara langsung fenomena alam yang terakhir terjadi 150 tahun lalu itu. (Sumber: Artikel okezone.com)
...more

Perbedaan Open Trip, Private Trip dan Paket Wisata Grup

TripTrus.Com - Kendati banyak sekali orang yang suka berpergian tentu sering dipusingkan dengan berbagai pilihan perjalanan yang mana belum semuanya mengerti tentang macam-macam perjalanan yang mereka pilih. Tentu ada 3 macam paket perjalanan yang biasanya ditawarkan oleh pihak agen travel kepada kalian ketika ingin pergi berlibur seperti Open Trip, Private Trip dan juga Paket Wisata Grup.   Dari ketiga macam paket perjalanan tersebut, berikut adalah Perbedaan Open Trip, Private Trip dan Paket Wisata Grup :   1.    Open Trip Untuk yang satu ini tentunya nanti kalia sebagai peserta akan melakukan liburan bersama dengan peserta yang lainnya digabungkan menjadi 1 dengan jadwal tour yang nantinya sudah ditentukan oleh panitia. Tentunya untuk paket perjalanan yang satu ini akan menggunakan kuota maksimal yang mana bisa menentukan kapan keberangkatannya jika kuota sudah memadai .  Jika kuota tidak memenuhi target yang ditentukan biasa nya peserta akan dihadapkan dengan 2 macam pilihan seperti yang pertama jadwal akan direschedule kembali dan yang kedua akan tetap berangkat namun ongkos atau biaya para peserta akan dinaikan harganya hingga sesuai dengan target kuota. Dan untuk tanggal keberangkatannya tentu untuk paket yang satu ini tidak bisa kalian tentukan sendiri karena semuanya akan diatur oleh admin atau agen travelnya.   2.    Private Trip Berbeda dengan Open trip untuk paket perjalanan yang satu ini dikhususkan untuk kebutuhan pribadi atau untuk 1 keluarga besar yang mana ingin pergi berlibur bersama-sama hanya dengan keluarga saja. Tentu untuk biaya yang dikenakan akan cukup tinggi, namun kalian bisa mengatur jadwal keberangkatan, tempat tujuan wisata, hingga fasilitas yang ingin kalian dapatkan. Jadi, untuk paket yang satu ini kalian dimanjakan sekali dan memang disesuaikan dengan kemauan kalian.   3.    Paket Wisata Grup Yang terakhir yakni paket wisata grup, tentu ini berbeda dengan kedua paket diatas, dimana untuk yang satu ini biasanya paket wisata yang peserta nya berasal dari 1 rombongan organisasi. Dimana paket wisata ini berbeda dengan open trip yang juga diikuti oleh rombongan peserta namun berasal dari tempat yang berbeda dan bisa jadi tidak mengenal satu sama lainnya. Untuk paket ini tujuan wisata pun bisa ditentukan oleh peserta rombongan dan biaya perjalanan nya ditanggung oleh 1 pihak organisasi.   Bagaimana sudah cukup jelas bukan? Tentunya jika kalian ingin melakukan perjalanan dengan memilih salah satu paket yang sudah dijelaskan diatas bisa mengerti dengan jelas paket yang mana yang cocok dengan kalian. Oke? Okelah sobat, kami akhiri dulu seputar Perbedaan Open Trip, Private Trip, dan Paket Wisata Grup, jika kalian ingin cari paket wisata open trip, silakan klik disini untuk meilihat informasi selengkapnya. (Sumber: Artikel paketwisatatour.net Foto vakansinesia.com)
...more

Traveling Dengan Batita

TRIPTRUS - Berlibur dengan batita bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Apalagi jika Ibu telah menyiapkan segalanya dengan baik. Tapi bagaimana agar liburan jadi lebih menyenangkan? Banyak hal yang perlu disiapkan ketika akan berlibur dengan si Kecil. Dari mulai menentukan tempat tujuan berlibur, mengecek penginapan, transportasi dan berbagai hal penting lainnya. Tapi tentu saja hal terpenting yang perlu Ibu persiapkan adalah mental Ibu dan Ayah siap untuk membawa si Kecil menikmati waktu liburan.Persiapkan rencana berlibur sejak jauh hari. Sehingga Ibu dan Ayah bisa membuat jadwal liburan dengan matang. Ketika berlibur dengan anak usia 12-24 bulan, Ibu bisa membawanya pergi ke berbagai tempat yang dapat menambah wawasannya, misalnya ke kebun binatang atau pantai. Ingat bahwa Ibu membawa si Kecil jalan-jalan, sehingga jangan sampai ia tertidur atau kelelahan mengikuti jadwal liburan. Pastikan untuk mengecek jarak tempat wisata atau lokasinya, agar si Kecil tidak bosan dalam perjalanan.Kerjasama antara Ibu dan Ayah selama berlibur juga sangat penting. Pastikan Ibu membagi tugas menggendong, menyiapkan makanan, memandikan anak, dan lainnyaApa saja yang harus disiapkan?Keuntungan traveling dengan batita adalah ia sudah bisa mengonsumsi makanan orang dewasa, sehingga Ibu tidak perlu repot menyiapkan makanan untuknya. Dengan demikian, Ibu tidak perlu membawa seluruh peralatan makan si Kecil. Sebaiknya setiap akan pergi ke restoran, cek menu terlebih dahulu, pastikan ada menu makanan yang bisa disantap si Kecil. Apa saja yang harus disiapkan jika bepergian dengan menggunakan mobil, kereta api atau pesawat terbang bersama batita? Simak tip berikut: Traveling dengan pesawat terbang :- Bawa makanan kecil, minuman atau permen untuk bekal di pesawat. Permen/minuman dapat diberikan pada saat take off dan landing untuk mengurangi tekanan udara. - Siapkan ear plug agar telinganya tidak sakit saat mengalami tekanan udara di kabin.- Bawa mainan favoritnya. Beberapa penerbangan selalu menyediakangoody-bag untuk anak kecil. Namun ada baiknya Ibu menyiapkan mainan favorit untuk membuatnya sibuk.- Siapkan tas khusus untuk keperluan si Kecil, agar Ibu tidak repot.-Jika bepergian ke luar negeri, pastikan si Kecil telah mendapatkan imunisasi standarnya.  -Bawa stroller yang ringan dan baby sling (gendongan bayi) agar tidak merepotkan Ibu. - Pastikan Ibu telah mengecek cuaca di tempat tujuan.Traveling dengan mobil/ kendaraan di darat- Jika bepergian dengan mobil, pastikan untuk berhenti setelah 2 jam untuk pergi ke toilet, memberi makan dan mengajak si Kecil untuk bermain sebentar.- Jika memungkinkan, sebaiknya perjalanan dilakukan menjelang waktu tidurnya agar ia tidak rewel atau kelelahan.- Siapkan tas berisi mainan favoritnya. Berikan mainan satu demi satu agar ia tidak bosan.- Siapkan CD lagu kesukaannya, jangan ragu untuk menyanyikan lagu tersebut agar ia tidak bosan.- Siapkan bantal kecil dan selimut kecil.- Jika bepergian dengan mobil, siapkan car seat.- Jika pergi dengan kereta, pastikan Ibu membawa tas perlengkapan si Kecil yang berisi makanan, popok, tisu basah, dan lainnya.Daftar barang untuk dibawa saat berlibur:- Jaket- Sepatu dan kaus kaki- Piyama- Selimut kecil- Topi- Popok- Krim popok- Obat-obatan- Tabir surya- Celemek makan- Mainan- Botol minum- 1 set peralatan makan- Sabun pencuci alat makan- CemilanJaga kesehatan tubuh si Kecil dengan asupan Nutrisi. Nutrisi adalah zat dalam makanan yang dibutuhkan organisme. Klik di sini untuk informasi menariknya.   Sumber: Artikel nutriclub.co.id Foto wisatain.com
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Pulau Pari
01 - 02 Aug 2026
Treaking Gunung Papandayan
07 - 08 Aug 2026
Open Trip Dieng Plateau
07 - 09 Aug 2026
×

...