TripTrus.Com - Lagi rame nih, lima gunung di Indonesia resmi ditutup buat pendakian. Lo pasti penasaran, kan? Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, ngumumin penutupan ini karena cuaca lagi ngambek, alias ekstrem banget akhir-akhir ini. Nih, lima gunung yang ditutup: Gunung Gede Pangrango, Merbabu, Halimun Salak, Merapi, sama Rinjani.
View this post on Instagram
A post shared by Boyke Jaguar (@bjaguars)
"Gue kasih tau ya, pendakian ke lima gunung itu ditutup demi keamanan. Masukan dari BMKG, PVMBG, dan pengelola taman nasional bikin keputusan ini makin mantap," kata Raja Juli waktu inspeksi ke TWA Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar, Jumat (27/12).
Jadi, lo jangan maksa naik gunung deh, soalnya cuaca ekstrem ini beneran bahaya. Belom ada tanggal pasti kapan jalur pendakian dibuka lagi. "Nanti kita umumkan kalau BMKG sama PVMBG udah kasih lampu hijau," tambahnya.
Tenang, penutupan ini nggak cuma diem aja. Selama jalur ditutup, Balai Taman Nasional bakal sibuk benerin ekosistem dan fasilitas. Jadi pas dibuka lagi nanti, pendakian makin asik!
[Baca juga : "Pendakian Semeru Tutup Sementara, Lo Jangan Nekat!"]
Eh, tapi Gunung Lawu nggak kena aturan ini ya. Kata Raja Juli, pengelolaan Lawu tuh di bawah Perhutani, bukan Kementerian Kehutanan. Jadi buat lo yang ngebet mendaki, mungkin bisa coba ke sana. Tapi inget, tetap waspada cuaca ya!
Ada kabar baik juga nih. Jalur pendakian ke Gunung Semeru udah dibuka lagi, tapi cuma sampai Ranu Kumbolo. "Dari puncak masih ada batas jarak aman 3,5 km," jelasnya. Jadi buat lo yang mau naik Semeru, siap-siap aja nikmatin Ranu Kumbolo.
Penutupan ini juga pas banget momennya sama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Presiden Prabowo katanya mau momen ini jadi damai, aman, nyaman, dan tentunya seru! Menteri Raja Juli sendiri lagi muter-muter ngecek total 134 TWA dan 57 taman nasional biar semua siap nerima pengunjung. "Gue pastiin, semuanya harus ready buat lo semua yang mau liburan," ujarnya.
Jadi, buat lo yang udah planning naik gunung akhir tahun ini, coba deh cek ulang lokasi pendakian lo. Kalau masuk daftar lima gunung yang ditutup, ya mending tunda dulu. Lo juga bisa manfaatin waktu buat explore gunung atau destinasi lain yang aman.
Inget, keselamatan itu yang utama. Jangan sampe lo nekat dan malah kenapa-kenapa. Cuaca bisa berubah kapan aja, dan kita harus respect sama alam. Keep safe dan selamat berpetualang! (Sumber Foto @annissa.fauziah)
...moreTripTrus.Com - Sepanjang wilayah Pantai Utara Timur dari Demak-Kudus hingga ke Jawa Timur dikenal sebagai daerah-daerah persinggahan para Walisongo untuk menyebarkan agama Islam. Tak heran, jika budaya dan sisa-sisa peninggalan sejarah Islam masih melekat di daerah tersebut.
Seperti di Kota Kudus, terdapat makam Sunan Muria dan Sunan Kudus, sebagai penyebar agama Islam yang sampai sekarang makamnya banyak dikunjungi peziarah. Dengan kehadiran dua tokoh tersebut, banyak meninggalkan kisah dan artefak kebudayaan Islam yang masih dapat dijumpai di sejumlah tempat. Salah satunya peninggalan masjid-masjid yang memiliki sejarah panjang. Berikut 5 masjid tua bersejarah di Kudus yang bisa menjadi pengingat dan bahan pelajaran generasi saat ini.
1. Masjid At Taqwa Sunan Kedu
Pada tahun 1576 M Sunan Kedu sudah berada di Kudus dan sangat gigih menyebarkan syiar Islam dan pemerintahan mengingat pada saat itu Sunan Kedu dipercaya Kesultanan Demak menjadi Tumenggung/Wedono. Tahun 1599 M, Sunan Kedu mendirikan Masjid At–Taqwa bertepatan dengan hari Jumat Pahing dengan dibantu para santri dan juga Kanjeng Sunan Kudus selama 3 minggu. Dilengkapi batu alam yang dikenal ” Watu Kenong ” khusus bermunajat dan berdoa khusus Syeih Abdul Basir. Saat ini batu tersebut berada di belakang masjid. Sebagai tempat ibadah tempat itu juga dilengkapi sumber mata air kehidupan dan sebagai tempat berwudhlu yang dinamakan “Mbelik Sumber Joyo” atau menurut masyarakat sekitar disebut Mbelik Pundung. Keberadaan Sunan Kedu akhirnya beliau wafat pada tahun 1612 M dan dimakamkan di area masjid yang terletak di sebelah Barat. Lalu di sebelah Barat dari makam beliau adalah makan Siti Nadhiroh dan Dewi Maryam yang merupakan putri beliau.
2. Masjid Sunan Muria
View this post on Instagram
A post shared by KUDUS JOURNEY🇮🇩 (@kudusjourney) onOct 31, 2019 at 10:43pm PDT
Tidak banyak sumber yang menjelaskan tentang kapan Sunan Muria yang bernama asli Raden Umar Said ini lahir dan membangun masjidnya tersebut, karena di antara para Walisongo. Sunan Muria adalah wali yang paling sedikit penjelesan biografinya dalam catatan sejarah. Masjid ini diperkirakan dibangun pada masa hidup Sunan Muria yaitu sekira abad ke-15 hingga 16 M. Masjid menjadi simbol dakwah Sunan Muria di lereng Gunung Muria, dalam mendakwahkan Islam kepada masyarakat sekitar yang pada waktu itu banyak yang memeluk Hindu dan Budha. Pemilihan Gunung Muria sendiri disebut sebagai salah satu bagian dari identitas dan sifat Sunan Muria, yang tidak suka dengan popularitas, sehingga beliau memilih berdakwah di lereng Gunung Muria. Masjid yang menjadi salah satu situs penting sejarah Islam di Indonesia ini, berada di ketinggian 1.600 meter. Masjid ini telah dipugar beberapa kali, sehingga sudah tidak terlihat sebagai bangunan tua dan asli. Hanya beberapa bagian saja yang masih nampak asli sampai sekarang.
3. Masjid Wali Jepang (Al Makmur)
View this post on Instagram
A post shared by edy kurniawan (@idiwaekey) onJul 8, 2016 at 5:15pm PDT
Dahulu Desa Jepang adalah sebuah rawa yang besar, di rawa itu Aryo Penangsang sering menambatkan perahunya, setelah menempuh perjalanan dari Kadipaten Jipang (sekarang wilayah Kabupaten Blora) untuk menuju Pondok Pesantren Sunan Kudus untuk menimba ilmu agama. Sunan Kudus yang mengetahui kebiasaan dari muridnya tersebut, membuat Sunan Kudus iba dan kemudian mendirikan sebuah Masjid di lokasi itu, sebagai tempat ibadah dan istirahat sang murid. Proses pembangunan Masjid yang dilakukan Sunan Kudus, akhirnya dilanjutkan oleh Aryo Penagsang sekitar abada ke-16 M. Selanjutnya, Masjid yang dikerjakan guru dan murid itu diberi nama Masjid Wali karena memiliki Soko Papat (terbuat dari kayu utuh) seperti masjid-masjid yang dibangun oleh para wali. Selain itu, masjid Wali Al Makmur ini memiliki gapura seperti Masjid Menara Kudus. Berdasarkan prasasti yang ada, pemberian imbuhan nama Al Makmur oleh seorang Ulama dari Desa Karangmalang, yang benama Sayyid Dloro Ali pada tahun 1917 M.
[Baca juga : "5 Masjid Tertua Dan Bersejarah Di Kudus - Part 1"]
4. Masjid Jami' Manarul Huda
Masjid Jami’ Manarul Huda adalah masjid tertua yang berdiri di Dukuh Baran-Kiringan Desa Samirejo Dawe. Sebuah warisan nenek moyang yang dibangun pada masa hidup Mbah Kyai Abdullah ‘Asyiq bin Abdussyakur atau lebih akrab masyarakat menyebutnya dengan julukan ‘Mbah Kyai Udan Panas’. Beliau diyakini sebagai orang pertama yang singgah di Desa Baran, pada waktu itu Beliua 'babat alas' tak kenal lelah walau saat teriknya panas matahari dan hujan sekalipun Beliau tetap tegar demi misinya menyebarkan agama islam diwilayah tersebut. Masjid Manarul Huda sendiri mempunyai icon menara yang khas tampak seperti bangunan kuno menyerupai menara pada Masjid Menara Kudus. Masjid ini berkali-kali mengalami pemugaran,dimana renovasi terahir dilakukan pada tahun 1993-1994 yang dicanangkan oleh KH. A. Musa Maulani MA dan diresmikan pada tahun 1995. Masjid ini mempunyai management yang cukup solid dan mengalami kemajuan pesat di era moderen ini.
5. Masjid Baitul Azis Hadiwarno
Desa Hadiwarno memiliki cagar budaya berupa masjid peninggalan Walisongo yaitu Masjid Baitul Aziz. Kebaradaan Masjid ini menjadi bukti akan perjalan dakwah Walisongo dalam mensyiarkan agama Islam di tanah Jawa. Masjid tersebut dibangun pada abad ke-16 M zaman wali, terbuat dari batu bata merah kuno dengan luas bangunannya yaitu 150m persegi. Masjid ini termasuk peninggalan masa sunan Kudus ketika beliau sedang berada di Kudus. Pada masjid ini terdapat Gapuro Padurekso dengan panjang 3 m, lebar 176 cm, dan tinggi 270 cm. Ditengah gapuro terdapat pintu jati dan bagian atas pintu terukir Tri Sula Naga, Tri Sula Naga merupakan bahasa Sansekerta, dimana Tri berarti tiga, Sula berarti enam dan Naga berarti delapan atau secara keseluruhan diartikan sebagai tahun 836 Hijriah dalam kalender Islam. Gaya bangunan Padurekso merupakan campuran dari dua kebudayaan yaitu antara Hindu dan Islam. Arsitekturnya seperti Masjid Agung Demak, dimana tiap penyangga terdiri dari 4 soko dilandasi dengan umpak batu. (Sumber: Artikel isknews.com, alif.id, irmamadagroup.wordpress.com, hadiwarnokudus.blogspot.com Foto betanews.id)
...moreTripTrus.Com - Cagar Alam Geologi (CAG) Karangsambung merupakan laboratorium geologi alam yang wajib dikunjungi bagi peneliti, mahasiswa geologi hingga wisatawan umum untuk mengetahui proses terbentuknya alam semesta dimasa silam. Berikut Lintas Kebumen rangkum 10 fakta menarik dari Cagar Alam Geologi Karangsambung, Minggu (7/12):
1. CAG Karangsambung ditetapkan sebagai Cagar Alam Geologi berdasarkan Kepmen ESDM No.2817K/40/MEM/2006 yang diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 14 November 2006.
2. CAG Karangsambung memiliki luas sekira 22.000 Hektar meliputi Kecamatan Sadang, Karangsambung, Karanggayam, Alian, dan Pejagoan di Kabupaten Kebumen. Kecamatan Pagedongan dan Bawang di Kabupaten Banjarnegara. Kecamatan Kaliwiro dan Wadaslintang di Kabupaten Wonosobo.
3. CAG Karangsambung dijadikan Kampus Lapangan Geologi pada tahun 1964. Pencetusnya adalah Prof. Dr. Sukendar Asikin, (Guru Besar Departemen Teknik Geologi ITB). Beliau adalah geolog Indonesia pertama yang mengulas geologi daerah Karangsambung berdasarkan teori tektonik lempeng.
4. Verbeek adalah geolog Belanda sekaligus orang yang pertama kali melakukan penelitiaan di CAG Karangsambung pada tahun 1891 . Akan tetapi hasil penelitian ini baru dipetakan secara geologi oleh Harlof pada tahun tahun 1933.
5. Geolog Indonesia dan Mancanegara (Katili, Hamilton dan khususnya Sukendar Asikin) menunjukkan bahwa CAG Karangsambung merupakan titik pertemuan antarlempeng yang terjadi pada suatu zaman geologi yang disebut Kapur Akhir (100-65 juta tahun yang lalu).
6. CAG Karangsambung memiliki batuan metamorf sekis mika di Kali Brengkok. Batuan tertua ini tersingkap dan menjadi pembentuk fondasi Pulau Jawa. Pengukuran dengan radioaktif menunjukkan batuan ini berumur 121 juta tahun, dari zaman kapur. Batuan ini hanya bisa ditemui di CAG Karangsambung di seluruh Indonesia.
7. CAG Karangsambung juga memiliki situs batu rijang dan lava basal berbentuk bantal di Kali Muncar. Batuan sedimen ini terbentuk di dasar samudera purba 80 juta tahun lampau. Hanya ada dua tempat di Indonesia yang memiliki Lava Basal di permukaan, salah satunya CAG Karangsambung.
8. Terdapat 32 situs singkapan geologi dan 18 situs di antaranya merupakan singkapan inti yang berharga bagi ilmu pengetahuan, pendidikan, dan wisata di CAG Karangsambung.
9. Pada situs Bukit/Wagir Sambeng di CAG Karangsambung ditemukan batuan peselingan rijang dan gamping merah. Batuan tersebut merupakan batuan yang terbentuk di dasar laut dengan kedalaman antara 4000 meter hingga lebih. Dalam batuan ini juga ditemukan fosil dari radiolaria yang jika dilihat umurnya berkisar antara 65 juta tahun.
10. CAG Karangsambung memiliki Batuan Serpentinit. Batu ini adalah batuan dari batuan ultra basa berwarna gelap. Merupakan hasil dari pembekuan magma pada kerak samudera.
Aktivitas penambangan pasir dan batu di sepanjang Sungai Luk Ulo kian mengancam cagar alam geologi Karangsambung. Beberapa titik singkapan geologi berumur hingga ratusan juta tahun yang selama ini menjadi sumber pengetahuan dan pendidikan dikhawatirkan tergerus penambangan liar masif. (Sumber: Artike-Foto lintaskebumen.wordpress.com)
...moreTripTrus.Com - Indonesia emang punya banyak banget tempat seru dan alam yang aduhai. Beberapa tempat eksotis ini udah cukup tenar di dunia maya, tapi belum banyak yang nyamperin karena letaknya masih pada tempat tersembunyi. Nah, buat lo yang lagi liburan tengah tahun 2022, waktunya nih mampir ke tempat-tempat keren yang belum banyak orang tahu.
View this post on Instagram
A post shared by INDONESIA TRAVEL & EXPEDITIONS (@come2indonesia)
Kesel banget kan kalo selalu liburan ke destinasi yang mainstream? Makanya, buat momen liburan akhir tahun ini beda dari yang lain, coba dateng ke tempat-tempat unik yang masih jarang dijamah, keren banget, dan blom banyak yang kenal. Soalnya, pasti pada rame ke tempat wisata yang udah tenar.
Jadi, berikut nih beberapa destinasi keren yang worth it tapi masih low-key:
1. Pulau Kakaban
Pulau Kakaban, bagian dari kepulauan Derawan di Kalimantan Timur. Salah satu hal keren tentang pulau ini adalah Danau Kakaban, danau unik yang ada di tengah pulau. Danau ini udah eksis sejak jaman prasejarah, punya dinding karang setinggi 50 meter yang bikin air lautnya enggak bisa keluar. Di danau ini, kamu bisa nemuin ubur-ubur yang enggak nyengat dan bisa fotosintesis. Keren banget kan? Terus, ada juga Kehe Daeng alias Lubang Ikan yang muncul saat air laut surut.
2. Kepulauan Kei
Kepulauan Kei itu gugusan pulau yang ada di Maluku. Kalo lihat di peta, dia ada di selatan Kepala Burung Irian Jaya. Ada banyak pantai keren di sana, kayak Pantai Ngurbloat dan Pantai Ngurtafur yang punya pasir putih panjang. Pantai Ngurtafur juga jadi tempat migrasi burung pelikan dari Australia. Di samping itu, ada Snake Island yang muncul pas air laut surut.
3. Kepulauan Widi
Kepulauan Widi juga ada di Maluku, dekat Kepulauan Kei. Kepulauan ini bisa dibilang kayak Maldives-nya Indonesia. Pasir putih, laut jernih, terumbu karang, dan ikan-ikan cantik bisa kamu temuin di sana. Di samping itu, kamu juga bisa memancing. Jangan lupa bawa tenda karena belum ada hotel di sana.
4. Pulau Weh
Pulau Weh atau Pulau Sabang ada di Aceh. Pulau ini terkenal karena hutan tropisnya yang bagus. Kamu bisa mampir ke Monumen 0 KM Indonesia buat lihat pemandangan laut yang keren. Selain itu, ada pantai-pantai lain kayak Pantai Sumur Tiga, Pantai Iboih, Danau Aneuk Laot, Gua Sarang, dan Taman Laut Pulau Rubiah buat yang suka diving dan snorkeling.
5. Pantai Ngetun
Pantai Ngetun adalah pantai berpasir putih yang masih tersembunyi di Gunungkidul, Yogyakarta. Kesulitan buat sampe ke sana jadi bikin tempat ini sepi dari wisatawan. Pantainya diapit oleh dua bukit atau tebing karang. Selain pemandangan yang masih alami, kamu juga bisa mencoba mancing lobster dan lihat penyu bertelur kalo lagi berkemah.
[Baca juga : "10 Spot Keren Dan Ide Liburan Seru Di 10 Destinasi Pariwisata Andalan!"]
6. Danau Labuan Cermin
Danau Labuan Cermin ada di Kalimantan Timur. Danau ini punya air yang jernih banget, sampe kamu bisa lihat dasarnya. Anehnya, di permukaan air asin, tapi di dasar airnya tawar. Buat kesana, kamu perlu perjalanan darat sekitar 6-7 jam dari Tanjung Redeb, Kalimantan Timur.
7. Danau Napabale
Danau Napabale ada di Sulawesi Tenggara. Airnya asin karena bersebelahan ama laut yang terhubung sama terowongan alam. Kalo air laut surut, terowongan ini bisa dilalui. Di sekitar danau ini, kamu bisa nikmatin pemandangan keren, batu karang, hutan hijau, dan pantai berpasir putih yang indah.
8. Air Terjun Sipiso-piso
Air Terjun Sipiso-piso ada deket Danau Toba, Sumatera Utara. Ini namanya Sipiso-piso karena air terjunnya tinggi banget, sampe mirip pisau. Air terjun ini ada di daerah berhawa sejuk dan bisa lihat Danau Toba, serta Pulau Samosir dari sini.
Jadi, itu dia daftar tempat-tempat keren yang belum banyak orang tahu. Jangan lupa asuransi perjalanan sebelum jalan-jalan ya! (Sumber Foto @adriamarti_)
...moreTripTrus.Com - Akhir tahun tidak sampai satu bulan lagi. Pada momen ini, biasanya kamu akan mulai mencari destinasi-destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Bagi kamu yang berjiwa petualang dan menyukai sesuatu yang baru, pilihan tempat untuk liburan akhir tahun boleh jadi adalah destinasi yang baru atau tidak biasa.Liburan ke destinasi anti mainstream bisa membuat kamu merasakan pengalaman yang baru dan berbeda. Tapi, kamu tentu perlu mempersiapkan diri lebih, karena destinasi-destinasi anti mainstream itu dapat memberikan kamu suasana atau kondisi yang berbeda dari biasanya.Berikut rekomendasi 5 destinasi anti mainstream di Indonesia untuk liburan akhir tahun, seperti dilansir Pegipegi.
1. Pantai Pulau Merah, Banyuwangi
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Sinta Waty (@sinta_waty.1570)
Kamu bisa menikmati pemandangan laut lepas yang cantik dan memesona di Pantai Pulau Merah, Banyuwangi, Jawa Timur. Daya tarik pantai ini adalah panorama matahari terbenamnya yang berwarna merah. Kamu juga bisa surfing dan camping di area Pantai Pulau Merah.Lokasi pantai ini masih sekitar 67 kilometer dari Kota Banyuwangi dan lewat jalur darat biasanya ditempuh selama 90 menit. Namun akses jalannya sudah cukup baik, sehingga memudahkan perjalanan menuju ke Pantai Pulau Merah.2. Desa Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Martin Juan (@martinjuan645)
Jika kamu pernah mendengar sebutan 'Negeri di Atas Awan dari Timur Indonesia', Desa Wae Rebo ini lah tempatnya. Lokasinya berada di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Di sini kamu bisa merasakan pemandangan yang begitu asri dengan udara sejuk dan segar,.Kabut akan menyelimuti desa ini setiap pagi dan sore. Kamu juga bisa melihat rumah khas Desa Wae Rebo berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang yang tampak berjejer. Kamu juga bisa merasakan menginap di rumah tersebut. Untuk sampai ke Desa Wae Rebo, kamu perlu menyewa motor atau mobil dari Labuan Bajo dan waktu tempuhnya sekitar 5-11 jam, tergantung kendaraan dan rute jalan yang dipilih.3. Kawah Putih Tinggi Raja, Simalungun
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Oky Syeiful Harahap (@oky.harahap)
Kota Medan bisa jadi pilihan liburan akhir tahun kamu, dengan berkunjung ke Kawah Putih Tinggi Raja yang terletak di Dolok Marawa, Silau Kahean, Kabupaten Simalungun. Kamu bisa menyaksikan kombinasi panorama indah antara bukit kapur berwarna putih dengan danau berwarna biru kehijauan.Air danaunya berasal dari sumber mata air panas yang ada di sekitar bukit tersebut. Kawah Putih Tinggi Raja menghadirkan ketenangan berkat nuansanya yang sangat alami dan udaranya yang segar. Seperti surga tersembunyi, kawah yang berada di dalam hutan pohon ini sekaligus menjadi bentuk keaslian sejarah dan kemurnian alam selama ratusan tahun.Terdapat tiga rute yang biasa dilalui pengunjung untuk sampai ke area ini. Pertama, rute Medan-Lubuk Pakam-Galang-Banun Purba-Dolok Tinggi Raja. Kedua, rute Medan-Lubuk Pakam-Galang-Dolok Tinggi Raja. Dan ketiga, rute Masihul-Nagori Dolok-Dolok Tinggi Raja.4. Bukit Tanarara, Sumba Timur, NTT
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Rensia Erlyana Majid (@rensimajid)
Bukit Tanarara di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, pernah menjadi lokasi syuting film Marlia Si Pembunuh dalam Empat Babak. Jika sudah pernah menonton film itu, kamu pasti sadar betapa indahnya Bukit Tanarara. Hamparan savana yang begitu luar serta warnanya yang dapat berubah sesuai musim akan membuat wisatawan terkagum-kagum.Kamu bisa duduk sejenak di suatu titik dan saksikanlah perpaduan bukit-bukit yang membentuk pola kesatuan yang sangat indah. Karena letaknya juga di ketinggian, kamu bisa menikmati proses matahari terbit dan terbenam. Berkunjung ke Bukit Tanarara ketika akhir tahun juga pilihan yang tepat.Jarak bukit ini dari Kabupaten Sumba Timur sekitar 19 kilometer. Perjalanan Anda tidak akan membosankan karena melewati hamparan savana yang indah dan sesekali bertemu dengan gerombolan hewan yang sedang menyeberangi jalan.
[Baca juga : "5 Destinasi Wisata Horor Di Indonesia, Mana Yang Paling Seram?"]
5. Desa Pinggan, Kintamani
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Alex.wm (@alex.wm20)
Kalau kamu tetap memilih Bali sebagai destinasi liburan akhir tahun, bisa menjajal berkunjung ke Desa Pinggan, Kintamani untuk wisata anti mainstream. Dijamin kamu akan memperoleh suasana Bali dari sudut pandang yang berbeda. Pemandangan Desa Pinggan yang berkabut dikarenakan lokasinya di ketinggian.Desa ini juga berlatar pengunungan indah. Kamu bisa juga mengabadikan foto dengan latar matahari terbit yang mengagumkan. Apabila kamu melihat ke bawah, akan tampak area persawahan yang begitu asri meski berbalut kabut. Oleh karena itu, pastikan Anda memakai baju atau jaket tebal karena suhu di desa ini sangat dingin.Untuk bisa sampai ke Desa Pinggan, kamu bisa berkendara lewat jalur darat selama 2 jam 15 menit dari Denpasar. Di Desa Pinggan juga masih beoum ramai didatangi wisatawan. (Sumber: Artikel cnnindonesia.com Foto @harsgarden)
...moreTripTrus.Com - Desa Poopoh terletak di Kabupaten Minahasa, tepatnya di Kecamatan Tombariri. Desa tersebut pernah dikukuhkan sebagai role model Desa Ekowisata pada 17 Agustus 2018 silam. Namun desa ini seakan tenggelam oleh ingar bingar Taman Laut Bunaken di ranah pariwisata lokal maupun internasional.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Desa Poopoh Kec. Tombariri (@desa_poopoh)
Padahal, bagian pesisir wilayah penyangga di Taman Nasional Bunaken, khususnya Poopoh seharusnya diproyeksikan sebagai Desa Ekowisata. Inilah yang menjadi salah satu agenda dari Asosiasi Pariwisata DPD IPI Sulut & GenPI Sulut untuk kembali mengangkat pariwisata Sulut, khususnya Poopoh sebagai Desa Ekowisata.
Berbagai macam kegiatan dilaksanakan pada 19 Februari 2022 lalu. Mulai dari kegiatan pembersihan pantai bersama-sama dengan para pejabat desa, juga dilakukan kegiatan promosi melalui akun-akun sosial media para anggota DPD IPI Sulut & GenPI Sulut maupun akun resmi dari GenPI sendiri. Tak ketinggalan, dalam kegiatan ini juga termasuk di dalamnya diving dan snorkeling di pantai Tanjung Kelapa yang juga terkenal akan spot diving dan snorkeling yang tak kalah dengan Taman Laut Bunaken.
[Baca juga : "5 Wisata Paralayang Terbaik Di Indonesia, Wajib Dikunjungi"]"Dengan adanya kegiatan ini bisa membangkitkan pariwisata di daerah Minahasa yang belum tersentuh seperti potensi wisata yang ada di Desa Poopoh agar lebih dikenal oleh masyarakat luas," harap Kepala Seksi 2 BTNB, Hendriks A Rundengan yang turun langsung bersama dengan DPD IPI Sulut dan GenPI Sulut pada acara tersebut.
Bahkan, kata Hendriks, Poopoh akan didukung penuh oleh BTNB untuk mengikuti Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 yang dicanangkan oleh Menparekraf Sandiaga Uno. "Semangat Poopoh, semangat kita semua. Mari kita bersama-sama mewujudkan Poopoh sebagai sustainable ecotourism yang bisa mengangkat pariwisata Desa Poopoh dan bisa memberdayakan masyarakat pesisir," ucap Hendrik. (Sumber: Artikel sulut.inews.id Foto @debrytiwow)
...moreTRIPTRUS -- Bagi kamu yang ingin menikmati snorkeling di air yang biru dan pemandangan laut yang tidak kalah indah dengan Kepulauan Karimun Jawa, gak usah jauh-jauh ke luar Jakarta. Kamu bisa snorkeling seru di Pulau Harapan di Kabupaten Kepulauan Seribu yang dapat dicapai dalam waktu kurang lebih tiga jam dari pelabuhan Muara Angke. Pulau Harapan adalah pusat dari kelurahan Pulau Harapan -- bagian dari Kecamatan Kepulauan Seribu Utara -- yang di dalamnya terdapat 30 pulau dan dulunya memiliki nama Pulau Pelemparan, karena dijadikan tempat pengasingan bagi masyarakat suku Bugis dari Sulawesi.
Untuk mencapai Pulau Harapan, kamu harus berjalan kaki dari dermaga di Pulau Kelapa, yang letaknya bersebelahan dengan Pulau Harapan dan terhubung dengan satu jembatan. Warna air hijau kebiruan yang jernih membuat kamu makin tidak sabar untuk segera mengenakan goggle, fin dan snorkel lalu menikmati snorkeling seru di Pulau Harapan.
Di sekitar Pulau Harapan ada banyak sekali titik snorkel yang bisa kamu kunjungi, sehingga satu atau dua hari saja rasanya tidak cukup untuk memuaskan diri menikmati semua titik bermain air yang menyenangkan itu. Titik-titik snorkeling seru di Pulau Harapan adalah di Pulau Genteng, Pulau Bira, Pulau Perak, Pulau Macan dan beberapa gosong (pulau pasir) di sekitar Pulau Harapan.
Keindahan alam bawah laut yang ada di sekitar Pulau Harapan sangat bertolak belakang dengan kondisi ibukota Jakarta. Terumbu karang yang masih terjaga dan pantai pasir putih yang begitu indah, menjadi hiburan bagi mata yang penat melihat kemacetan dan keruwetan Ibukota. Ikan-ikan yang berkeliaran pun tidak takut menghampiri tangan yang memegang roti. Tapi hati-hati, banyak sekali
Menurut salah seorang penduduk Pulau Harapan, dibutuhkan waktu satu tahun lebih untuk membiasakan ikan-ikan dengan kehadiran manusia yang menyelam atau snorkeling. Dulu setelah terumbu karang di Kepulauan Seribu mulai pulih, ikan-ikan yang tinggal di sekitar terumbu karang tidak mau mendekati manusia. Tapi perlahan-lahan ikan-ikan itu mulai terbiasa dengan kehadiran manusia. Mereka bahkan langsung menghampiri tangan yang ditepukkan di permukaan air.
Setelah puas snorkeling seru di Pulau Harapan, jangan lupa untuk segera menuju ke Pulau Bulat. Pulau yang jika dilihat dari atas memiliki garis pantai yang berbentuk lingkaran ini, adalah tempat paling oke buat kamu yang suka duduk termenung sambil menikmati sunset.
Tidak hanya itu saja, di sekitar Pulau Harapan kamu juga bisa mengunjungi pusat penangkaran penyu sisik di Pulau Kelapa Dua dan pusat penangkaran dan rehabilitasi elang bondol di Pulau Kotok Besar. Buat kamu yang belum tahu, Elang Bondol adalah maskot kota Jakarta. Sayangnya banyak Elang yang ada di pusat rehabilitasi ini adalah burung yang tidak bisa terbang karena bulunya dicabuti oleh pemilik atau orang yang menangkapnya. Selain Elang Bondol, di pulau itu juga jadi tempat penangkaran Elang Laut.
Jadi, gak usah bingung kalau mau snorkeling seru di Pulau Harapan. Tinggal pilih aja trip yang ada di TripTrus terus langsung cuss deh ke sana.
...moreTripTrus.Com - Nih, berita terkini nih! Jakarta masuk jadi salah satu kota wajib buat dikunjungi di tahun 2024. Keren banget kan! Loncat dari urutan ke-7 menurut majalah perjalanan asal Amerika, 'Lonely Planet'. Bikin Jakarta melibas Praha dan Izmir gitu.
Kabarnya, Jakarta dapet gelar 'Best Cities to Visit in 2024'. Makin kece, Jakarta diakui sebagai destinasi wisata kelas dunia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, ngegombalin, "Ini momentum penting, guys, buat Jakarta jadi destinasi wajib buat para pencinta jalan-jalan."
View this post on Instagram
A post shared by Siti Nurohni (@siti.nurohni)
Dikutip dari si Sandiaga, Jakarta pada semester pertama 2023 udah dikunjungi 798.163 turis asing, loh. Ini bukti banget kalo Jakarta emang oke buat jadi spot liburan. Apalagi, ini seiring rencana pindah Ibu Kota baru.
Katanya, Jakarta punya banyak spot seru, mulai dari belanja di Tanah Abang, Sarinah, Pasar Baru, sampe ngejar produk ekonomi kreatif khas Jakarta. Udah gitu, bisa mampir ke Monumen Nasional atau jalan-jalan di kawasan Mangrove di Jakarta Utara.
Tapi, nih, Jakarta punya trik seru buat kita, yang kadang-kadang terlupakan. Gak cuma Bali yang jadi bintang, Jakarta juga bisa, loh! Masa iya Bali terus yang paling ngetop? Nah, versi Lonely Planet, Jakarta berhasil ngegeser Bali, guys! Jakarta merajai sebagai kota pilihan wisata terbaik 2024.
Menurut Sandiaga Uno, tahun lalu kita juara lewat Raja Ampat sebagai tempat pelarian terbaik. Sekarang, Jakarta berhasil ngegulirin gelar Best Cities to Travel. Sandiaga langsung terima penghargaannya di London. Keren, kan?
[Baca juga : "27 Hari Libur Nasional 2024, Cek Jadwalmu Untuk Petualangan Seru!"]
Jakarta emang padat, tapi banyak banget atraksi pariwisatanya. Dari belanja budget di Tanah Abang sampe hura-hura di mal mewah kayak Grand Indonesia. Kalo malam, bisa jalan-jalan di Jakarta Selatan yang asik banget.
Gak cuma itu, Jakarta juga punya produk kreatif yang legendaris di Sarinah, plus kuliner enak di Blok M, Pecenongan, Pasar Baru, Mangga Dua, sampe Kelapa Gading. Coba aja rasain, sensasi metropolitan Jakarta bakal nempel banget pas jalan-jalan.
Selain makanan enak, Jakarta juga punya potensi buat pengembangan pariwisata sejarah, budaya, dan alam. Bisa mampir ke museum-museum keren atau Monumen Nasional buat ngecek sejarah Indonesia. Pengen alam? Dateng aja ke kawasan mangrove di Angke Kapuk, Jakarta Utara. Keren, kan, Jakarta emang gak kalah seru dari Bali! #JakartaKeren #Wisata2024 (Sumber Foto @dyahlistyowardhani)
...moreTripTrus.Com - Yo, teman-teman, lagi cari tempat liburan yang kece, banyak spot foto, dan makanan enak? Malang bisa banget jadi opsi buat kalian, guys! Selain dinginnya udara, Malang juga bisa bikin hati kalian adem sendiri, nih.
View this post on Instagram
A post shared by amazingindonesiafood (@amazingindonesiafood)
Siap-siap kejebak sama pesona dan kesejukan kota Malang, ya! Jangan lupa mampir ke 5 tempat seru ini, guys.
1. Malang Night Paradise
Dengan lampu LED dan lampion yang bersinar, Malang Night Paradise adalah surganya teman-teman yang suka foto malam! Ini adalah tempat wisata malam terbesar di Jawa Timur, lho. Banyak spot foto yang unik dan menarik, cocok buat kalian yang suka bikin konten.
Ada beragam wahana di Malang Night Paradise, kayak Magic Journey 2, Roemah 147, Adventure land, dan Museum Ganesya. Harganya mulai dari Rp95.000,-, udah bisa dapetin gemerlap lampu yang bakal menerangi malam kalian, guys! Buka dari jam 5:45 sore sampe 11 malam.
2. Flora Wisata San Terra
Nggak perlu jauh-jauh ke luar negeri buat lihat taman bunga, guys. Di Flora Wisata San Terra Pujon, Malang, ada 700 jenis bunga cantik yang bisa bikin mata dan hati kalian senang!
Selain bunga, ada juga bangunan ala Korea dan Belanda yang oke banget buat spot foto Instagrammable. Harganya mulai dari Rp25.000,- buat anak-anak dan Rp30.000,- buat dewasa, buat kalian yang pengen lihat bunga sepuasnya. Buka dari jam 8 pagi sampe 5 sore, guys!
3. Kampung Warna-Warni Jodipan
Kampung Warna-Warni Jodipan udah jadi ikon wisata terkenal di Malang. Lokasinya juga gampang dicapai karena di tengah kota. Warna-warni bangunan di sini bisa bikin foto kalian jadi lebih seru dan estetik. Siapin outfit terbaik buat foto-foto di sini, ya!
Buka dari jam 7 pagi sampe 5 sore dengan biaya masuk Rp5.000,-. Tapi, inget ya, karena dekat sama pemukiman warga, tetep jaga perilaku yang baik, guys!
[Baca juga : "15 Tempat Instagrammable Di Bali Yang Harus Banget Dikunjungi!"]
4. Taman Rekreasi Selecta
Ada di Batu, Malang, Taman Rekreasi Selecta punya banyak wahana dan fasilitas buat kalian yang liburan sama keluarga. Mulai dari lihat taman bunga, main di wahana seru, sampe renang atau pemandian air panas, semuanya ada di sini! Cocok buat hangout di tengah cuaca sejuknya Batu.
Nggak perlu repot cari hotel, karena di Taman Rekreasi Selecta juga ada hotel. Buka dari jam 6 pagi sampe 5 sore dengan harga tiket Rp40.000,-.
5. Batu Flower Garden
Batu punya banyak taman bunga keren, salah satunya Batu Flower Garden! Cukup 30 menit dari pusat kota, kalian udah bisa lihat bunga-bunga cantik di sini.
Kalian suka bikin konten? Santai aja! Batu Flower Garden punya lebih dari 10 spot foto Instagrammable buat kalian. Selain taman bunga, kalian juga bisa mampir ke Air Terjun Coban Rais yang dekat dari Batu Flower Garden. Buka dari jam 8 pagi sampe 4 sore, dengan tiket mulai dari Rp37.500,-.
Jangan nyesel deh liburan di Malang, Jawa Timur! Banyak tempat keren, harganya juga pas di kantong. Cuacanya yang sejuk pasti bikin liburan kalian makin seru dan nyaman. Cek juga info destinasi #DiIndonesiaAja di Instagram @pesona.indonesia, guys! (Sumber Foto @adikhas27)
...more