shop-triptrus



Jakarta Enggak Hanya Mall, Tapi di Jakarta Ada Ini!

TripTrus.Com - Jakarta merupakan Ibu Kota Negara Indonesia. Kota Metropolitan Ini katanya Jakarta menjadi Kota dengan Mall terbanyak di Dunia. Tapi perlu diingat, Jakarta enggak hanya Mall dan gedung-gedung pencakar langit, banyak tempat-tempat menarik yang ada di Kota ini. Jadi jangan keliling Jakarta hanya singgah di Mall, kalian wajib mengunjungi tempat ini: 1. Museum di Tengah Kebun Pada mulanya Museum di Tengah Kebun merupakan sebuah rumah tinggal yang akhirnya digunakan sebagai ruang pameran koleksi sang pemilik. Museum yang berada di tengah keramaian Kota Jakarta tepatnya di Jl, Kemang Timur Raya No. 66, Jakarta Selatan ini menyimpan +-4.000 koleksi seni dan sejarah Indonesia dan Luar Negeri. Tedapat 17 ruangan penyimpanan sesuai dengan jenis koleksi. Secara pribadi museum ini dimiliki oleh Sjahrial Djalil salah satu tokoh periklanan Indonesia. 2. Art Mon Decor Museum yang terletak di Jl. Rajawali Selatan Raya No. 3, Sawah Besar – Jakarta Pusat ini awal mulanya adalah sebuah galeri seni yang didirikan pada tahun 1983 oleh Martha Gunawan. Sempat berlokasi di Plaza Senayan, Wisma Mulia hingga Grand Indonesia Shopping Town. Dengan bertambahnya koleksi dan untuk memamerkan karya seni yang lebih banyak maka pada tahun 2011 maka dibukalah Art Mon Décor yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama 8 menit dari Stasiun Rajawali. Jika anda penikmat karya seni, Art Mon Décor wajib masuk daftar kunjungan anda. 3. Yayasan Buddha Tzu Chi Bangunan megah bewarna keabu-abuan tampak jelas di Kawasan Pantai Indah Kapuk merupakan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Bergerak dalam amal dan social ini berasal dari Taiwan, hingga kini telah memiliki ribuan relawan di Indonesia. Berdiri diatas lahan 10 ha ini terdiri dari 3 gedung utama yaitu: Gan En Lou (Gedung Gan En), Aula Jing Si, dan Daai Lou (Gedung Daai). Masih banyak lagi sisi indah dari Yayasan Buddha Tzu Chi ini. Kalian bisa datang langsung ke Yayasan Buddha Tzu, Setiap harinya, relawan Yayasan Buddha Tzu Chi siap membawa anda tour keliling. Sumber: Foto panoramio.com 4. Galeri Nasional Indonesia Cikal bakal berdirinya Galeri Nasional Indonesia sudah dirintis tahun 1960an, tapi baru pada tahun 1995 Ibu Prof. Edi Sedyawati (Direktur Jendral Kebudayaan, pada masa itu) memperjuangkan berdirinya Galeri Nasional Indonesia. Dan pada tanggal 8 Mei 1999 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Bpk. Yuwono Sudharsono meresmikan operasionalnya. Di Galeri Nasional Indonesia, kalian bisa menjumpai karya seni rupa seperti lukisan,sketsa ,grafis,patung,keramik,fotografi,seni kriya dan seni instalasi. Ada sekitar 1785 koleksi karya seniman baik dari Indonesia maupan Mancanegara. Kegiatan lainnya Galeri Nasional Indonesia yaitu: melaksanakan pameran (permanen, temporer, keliling), melaksanakan preservasi (konservasi, restorasi), akuisisi dan dokumentasi, seminar, diskusi, workshop, performance art, pemutaran film / video ( screening) , festival, lomba, dan lain-lain yang berkenan dengan peningkatan pemahaman, keterampilan dan apresiasi seni rupa. Sumber: Foto museumindonesia.com Mungkin 4 tempat diatas cukup menggambarkan kalau Jakarta enggak hanya Mall. Masih banyak tempat yang bisa membuat kamu keliling Jakarta bukan hanya untuk belanja. Tertarik untuk dating dan mengunjungi salah satu tempat diatas? Jadwalkanlah bersama orang-orang tersayang (Sumber: Artikel-Foto Amieykha)  
...more

Destinasi Seru dan Aman Buat Solo Traveler Perempuan di Indonesia!

TripTrus.Com -  Traveling memang seru banget buat kamu yang pengen nikmatin suasana baru. Biasanya, traveling dilakuin sama temen atau keluarga. Tapi, ada juga yang suka jalan sendirian, alias solo traveler. Nah, khususnya buat para cewek, kamu juga bisa loh jadi solo traveler tanpa takut! Di negara kita, banyak banget destinasi keren yang cocok buat solo traveler. Nah, solo traveling ini bisa jadi cara seru buat eksplor tempat baru dan temuin jati diri sendiri. Tapi ya, sebagai cewek, yang namanya keamanan emang penting banget diutamain. Makanya, kamu perlu banget pilih kota yang aman dan terjamin. Nih, berikut beberapa rekomendasi kota yang aman di Indonesia buat solo traveler perempuan: 1. Seru Banget! Semarang, Kota Asik untuk Solo Traveler Perempuan! Kalo kamu lagi cari destinasi solo traveling yang oke, cobain deh ke Semarang! Kota ibu kota Jawa Tengah ini terkenal banget dengan arsitektur kolonial dan sejarahnya yang kaya. Bukan cuma itu, Semarang juga punya banyak museum keren, seperti Museum Lawang Sewu dan Galeri Seni Kontemporer Semarang. Yang paling keren, Semarang ini adalah kota yang aman buat kamu solo traveler perempuan. Penduduknya tuh ramah dan bersahabat banget. Jadi, kamu nggak perlu khawatir soal keamanan dan bisa betah menikmati perjalananmu dengan tenang. Jangan lupa juga cobain kuliner Semarang yang legendaris, seperti lumpia semarang, wingko babat, dan nasi ayam. Pasti bikin lidah kamu bergoyang dan perut kenyang! Jadi, buat kamu yang pengen solo traveling tapi masih mikir soal keamanan, Semarang adalah pilihan yang tepat. Nikmatin suasana kota yang kaya sejarah, eksplor museum-museum keren, dan menikmati kuliner lezat. Semarang, siap untuk petualanganmu! 2. Asyik Banget! Solo, Kota Kekinian buat Solo Traveler Perempuan! Hayo, ada yang mau ke Solo? Nah, Solo itu loh, salah satu kota di Jawa Tengah yang oke banget buat kamu yang suka solo traveling. Kota ini terkenal banget dengan budaya tradisional Jawanya, seperti batik dan wayang kulit. Seru banget bisa merasakan nuansa kentalnya! Di Solo juga banyak tempat bersejarah yang keren abis, contohnya Keraton Kasunanan dan Keraton Mangkunegaran. Nah, buat kamu solo traveler perempuan, jangan khawatir ya, Solo ini adalah kota yang aman banget. Penduduknya ramah-ramah dan welcoming banget. Gimana, seru kan? Jadi, Solo adalah destinasi yang ideal buat kamu yang mau solo traveling. Bisa merasakan budaya tradisional, explore tempat-tempat sejarah yang menarik, dan tentunya dapet pengalaman seru tanpa khawatir soal keamanan. Jangan lupa juga cobain kuliner khas Solo yang enak-enak, seperti nasi liwet, soto, dan serabi solo. Pasti bikin lidah kamu bergoyang! Jadi, buat kamu yang lagi nyari destinasi solo traveling yang kekinian dan aman, Solo adalah pilihan yang pas. Jelajahi budaya tradisional, kunjungi tempat-tempat bersejarah, dan rasakan serunya solo traveling di Kota Solo! 3. Wow, Yogyakarta Keren Buat Solo Traveler Perempuan! Siapa yang nggak kenal sama Yogya? Nah, Yogya itu tujuan yang super populer buat wisatawan, termasuk buat kamu yang suka berlibur sendirian. Kota ini keren banget, deh! Budayanya kaya, sejarahnya bikin terpukau, dan wisata alamnya indah banget. Nggak heran banyak yang suka ke sini! Yogya juga adalah kota yang aman banget buat solo traveler perempuan. Jadi, kamu nggak perlu khawatir soal keamanan deh. Penduduknya juga ramah-ramah dan welcoming banget, jadi kamu pasti bakal nyaman dan dapet pengalaman seru di sini. Di Yogya, kamu bisa menjelajahi berbagai tempat wisata yang keren, misalnya candi Prambanan. Seru banget, kan? Kamu bisa merasakan nuansa sejarah yang kental dan keindahan alamnya yang bikin hati tenang. Nggak cuma itu, Yogya juga punya kuliner enak banget yang wajib kamu cobain. Ada gudeg, bakpia, wedang ronde, dan masih banyak lagi. Pasti bikin perut kamu bahagia! Jadi, buat kamu yang lagi nyari destinasi solo traveling yang keren, aman, dan penuh petualangan, Yogya adalah pilihan yang nggak bakal ngecewain. Nikmati kekayaan budaya, jelajahi tempat-tempat wisata yang epic, dan rasakan serunya solo traveling di Kota Yogya! Nggak sabar mau ke sini, kan? Yuk, persiapkan diri kamu dan rasakan serunya Yogya sekarang juga! 4. Denpasar, Serunya Solo Travel di Pusat Pulau Bali! Siapa yang nggak kenal sama Denpasar? Pusat Pulau Bali ini punya pesona yang bikin kamu nggak bisa berhenti jatuh cinta! Pantainya yang indah, puranya yang memukau, dan atraksi budayanya yang keren, semuanya ada di Denpasar! Kota ini juga punya banyak museum seru, seperti Museum Bali dan Museum Le Mayeur. Kamu bisa melihat koleksi-koleksi keren dan mengeksplorasi kekayaan budaya Bali yang memukau di sini. Nggak cuma itu, Denpasar juga termasuk kota yang aman banget buat solo traveler perempuan. Kamu bisa menjelajahi kota ini dengan tenang dan nyaman tanpa harus khawatir soal keamanan. Penduduknya ramah-ramah dan senang membantu, jadi kamu pasti akan merasa welcome dan dijaga di sini. Tapi ingat, meskipun kota-kota ini aman, tetaplah berhati-hati dan waspada ya. Jangan ragu untuk meminta bantuan jika kamu butuh, dan selalu berpegang pada instingmu sendiri. [Baca juga : "Nikmati Liburan Seru Tanpa Bikin Kantong Jebol! Yuk, Staycation Ala Anak Muda!"] 5. Bandung, Kota Keren Buat Solo Travel dengan View dan Kuliner Mantap! Siapa yang nggak suka Bandung? Kota di Jawa Barat ini punya segudang keindahan yang bikin betah berlama-lama. Mulai dari iklimnya yang sejuk, pemandangan yang indah, sampai makanan-makanannya yang enak banget! Nggak cuma itu, Bandung juga punya banyak pusat perbelanjaan keren buat kamu yang suka shopping. Paris Van Java Mall dan Cihampelas Walk adalah beberapa tempat yang wajib dikunjungi. Di sini kamu bisa belanja sepuasnya dan menemukan berbagai barang kece yang nggak bisa kamu lewatkan. Yang paling penting, Bandung juga termasuk kota yang aman untuk solo traveler perempuan. Kamu bisa menjelajahi Bandung dengan tenang dan nyaman tanpa harus khawatir soal keamanan. Penduduknya ramah-ramah dan suka membantu, jadi kamu pasti akan merasa welcome dan dijaga dengan baik. Jadi, jangan ragu buat menjadikan Bandung sebagai destinasi solo travelmu. Di sini kamu bisa menikmati suasana sejuk, menikmati pemandangan yang indah, mencicipi kuliner-kuliner lezat, dan merasakan keramahan penduduk setempat. Siapkan backpackmu, siapkan kamera, dan siapkan perutmu buat menjelajahi Bandung yang seru dan menarik! Nah, jadi buat kamu yang suka solo traveling, Yogyakarta, Solo, Semarang, Bandung, dan Denpasar adalah pilihan kota yang aman dan seru buat kamu. Di sini kamu bisa menikmati kekayaan budaya, menjelajahi tempat-tempat wisata yang indah, dan merasakan keramahan penduduk setempat. Jadi, persiapkan dirimu dan jangan ragu untuk merencanakan solo travel ke kota-kota ini. Serunya petualangan menanti di Denpasar dan kota-kota lainnya! (Sumber Foto @shintaarfany26) 
...more

Tanah Lot

Setiap tahun, Tanah Lot dikunjungi oleh sekitar satu juta wisatawan domestik dan mancanegara. Bisa dikatakan tempat ini menjadi salah satu ikon kepariwisataan Provinsi Bali. Erosi yang disebabkan oleh air laut telah membentuk sejumlah gua di sekitarnya, yang menjadi tempat hidup ular-ular laut. Masyarakat setempat percaya kalau ular-ular itu merupakan hewan milik Dewa yang mendiami Pura Tanah Lot sehingga tidak boleh diganggu.Yang membuat tempat ini semakin indah tentu saja dengan adanya bangunan pura yang terletak di bibir pantai yang curam, bernama Pura Tanah Lot. Ketika air laut pasang, Pura Tanah Lot akan terlihat seperti daratan yang mengambang di tengah pantai. Para wisatawan baru bisa menginjakkan kaki di tempat ini saat air laut mulai surut.  Pura ini dibangun pada abad ke-15 oleh Danghyang Nirartha atau Pedanda Bawu Rawuh yang berasal dari Kerajaan Majapahit. Pada masa itu Tanah Lot dikuasai oleh Bendesa Beraben yang konon iri pada kesaktian Danghyang Nirartha yang mampu merebut simpati masyarakat Bali untuk memeluk agama Hindu. Lalu, Bandesa Beraben memaksa Danghyang Nirartha untuk segera meninggalkan Tanah Lot. Namun sebelum pergi, Danghyang Nirartha menggunakan kekuatan serta kesaktiannya untuk memindahkan sebuah batu berukuran sangat besar ke tengah pantai, lalu membangun sebuah pura di atasnya. Danghyang Nirartha juga mengubah selendangnya menjadi ular yang menjadi penjaga pura.Pura Tanah Lot ini sangat disukai oleh para fotografer yang ingin mengabadikan pura dengan latar matahari terbenam. Di dekat Pura Tanah Lot yang sangat indah ini, terdapat juga pura-pura lain yang berukuran lebih kecil, seperti: Pura Pakendungan, Pura Penataran, Pura Penyawang, dan lain-lain. Area wisata Tanah Lot berada di Desa Beraban, berjarak sekitar 13 kilometer dari Tabanan, atau sekitar 22 kilometer dari Kota Denpasar. Sementara dari Bandara Ngurah Rai, lokasi ini berjarak sekitar 25 kilometer dan bisa ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit.Tarif tiket masuk yang ditetapkan bagi wisatawan domestik yang ingin menikmati keindahan Tanah Lot adalah Rp 5.000,00 untuk anak-anak dan Rp 7.500,00 untuk orang dewasa. Sementara harga tiket masuk untuk wisatawan mancanegara sebesar Rp 10.000 untuk anak-anak dan orang dewasa. Dan biaya parkir kendaraan Rp 2.000,00 untuk motor, Rp 5.000,00 untuk mobil, dan Rp 10.000,00 untuk bus. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

9 Spot Keren di Ujung Kulon yang Wajib Lo Jelajahi!

TripTrus.Com - Yo bro-sis traveler! Siapa yang nggak mupeng jalan-jalan ke alam yang masih asli, jauh dari hiruk pikuk kota? Ujung Kulon tuh surga tersembunyi di ujung barat Pulau Jawa yang penuh kejutan: pantai putih, hutan hujan, pulau-pulau kecil, bahkan fauna langka kayak badak Jawa dan owa Jawa. Kalau lo bosen sama liburan ala kota, Ujung Kulon bisa jadi opsi paling pas. Di sini gue rangkumin sembilan spot kece yang harus lo datengin, dari snorkel sampai trekking, biar liburan lo nggak cuma foto bagus tapi pengalaman yang nempel di hati. 1. Pulau Peucang Bro dan sis, Pulau Peucang itu wajib masuk list lo kalo lagi di Ujung Kulon. Keindahan alam bawah lautnya juara, karang-karangnya cantik banget buat snorkeling atau diving. Di darat, lo bisa ketemu rusa sama monyet ekor panjang yang santai nongkrong di sekitar pulau. Belum lagi Karang Copong di bagian utara, sunset nila-nila lo dapet banget dari sana. Fasilitas juga udah lumayan komplit: ada penginapan, visitor centre, jadi lo bisa betah tidur malam sambil denger suara alam. 2. Padang Penggembalaan Cidaon Kalau lo suka yang agak klasik, trekking ringan, sama suasana sabana dipadu pantai, Cidaon cocok banget. Lo bisa nyebrang pakai boat ke Cidaon, terus tinggal kaki jalan dikit ke padang penggembalaan. Pagi atau sore hari, puas-puasin lihat banteng yang merumput dan burung merak kalo beruntung. Tapi inget yah, jangan deket-deket banget sama satwa, biar lo aman dan jangan ganggu mereka. 3. Padang Penggembalaan Cibunar       View this post on Instagram A post shared by Dinink Sonia (@gamileh_sluman_moemyint) Masih di jalur trekking yang agak sedikit menantang dibanding Cidaon, Cibunar punya hutan pantai + hutan hujan dataran rendah yang super asri. Bro-sis bakal nemu banyak burung, tanaman unik, dan pemandangan natural yang beda dari yang selama ini lo lihat di kota. Tebing, pepohonan rindang, suara hutan, semuanya bikin mood lo reset banget. 4. Gua Sanghyang Sirah Buat lo yang suka sejarah, mistis, sama budaya lokal, Gua Sanghyang Sirah jangan sampai terlewat. Kalo lo lagi bulan Maulid atau Muharram, masyarakat lokal suka ngadain peziarahan di situ. Ada kisah legenda Kiansantang dari Kerajaan Pajajaran yang nyambung ke gua ini. Jadi lebih dari sekadar wisata alam, ini juga wisata budaya yang lo bisa nikmatin sambil introspeksi. 5. Kepulauan Handeuleum Kalau lo pengen island hopping tapi nggak mau yang macet, Kepulauan Handeuleum (Besar, Tengah, Kecil) bisa jadi opsi kece. Ada hutan mangrove, burung-burung liar, reptil, flora khas pulau tropis. Sungai Cigenter di situ asyik juga buat susur perahu kano pagi hari setelah lo nge-camp semalam. Udara seger, pemandangan hijau, suara alam… semua komplit. [Baca juga : "Bintan Vibes, Dari Pantai Hits Sampe Spot Hidden Gem Yang Bikin Lo Auto Healing"] 6. Pulau Panaitan       View this post on Instagram A post shared by Ibnu Rusd Asyakir (@mas_zero) Surfing lovers mana suaranya? Pulau Panaitan punya spot hit kayak Legon Lentah, Legon Kadam, Legon Samadang, Karang Jajar yang cocok buat lo yang pengen ombak menantang. Selain itu juga pemandangan laut dan pantai yang juara. Jadi, kalau lo cari spot surfing & diving plus suasana pulau yang masih liar, Panaitan bakal ngasih lo feel petualangan yang asli. 7. Sumber Air Panas Cibiuk Sesudah puas trekking & berenang, lo bisa relaksasi di sumber air panas Cibiuk. Letaknya agak masuk, sekitar 2 km dari Taman Jaya. Banyak traveler bilang air panasnya bisa bantu meredakan capek capek, bahkan dipercaya bisa bantu masalah kulit. Jadi ini semacam bonus healing setelah aktivitas berat atau eksplor alam. 8. Habitat Owa Jawa di Curug Cikacang Lo suka primata dan suasana hutan? Curug Cikacang tempatnya. Disini lo bisa nemu owa Jawa, di sekitar hutan primer & sekunder yang asri. Air terjun kecilnya juga adem, jadi cocok buat lo yang pengen gabungin trekking ringan + satu incaran binatang langka di habitatnya. Beneran nggak cuma selfie, tapi juga belajar soal alam & konservasi. 9. Pantai Selatan (rute Cegog ke Cibunar) Kalau lo siap untuk trekking panjang + petualangan, rute Pantai Selatan dari Cegog ke Cibunar mesti lo coba. Jalurnya variatif, ada tantangan fisik juga tapi pemandangannya juara: pantai pasang surut, hutan, udara laut, ombak, suasana kampung yang tenang saat malam hari. Sambil bermalam di Cegog lo bakal dapet pengalaman lokal yang otentik, dari cerita tentang budaya sampai dapet makan sederhana yang enak banget rasanya. Oke bro-sis, setelah lo tau sembilan spot keren itu, lo tinggal atur waktu & rencana aja. Ujung Kulon tuh bukan cuma soal selfie & food shots, tapi soal petualangan yang bener-bener ngasih pengalaman: mendaki lebih dekat sama alam, ketemu satwa langka, nikmatin sunset & sunrise di pulau terpencil, bahkan healing di air panas alami. Pastikan lo siap fisik & logistiknya: bawa gear trekking, baju ganti, obat nyamuk, dan mental petualang. Jangan lupa juga jaga alamnya biar spot-spot ini tetap asri & bisa dinikmati generasi sekarang & nanti. Liburan lo bakal makin berkesan kalau bukan cuma dijelajahi, tapi juga dihormati oleh lo sendiri. Selamat jalan, bro-sis! (Sumber Foto @rfauzian)
...more

5 Tren Wisata yang Berubah di Masa New Normal Pandemi Covid-19

TripTrus.Com - Aktivitas wisata mulai kembali menggeliat di masa new normal pandemi Covid-19. Kendati wabah corona masih terjadi, roda perekonomian tetap harus bergerak, meski belum sekencang dulu. Pengelola destinasi wisata dan wisatawan wajib menerapkan berbagai protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona, sekaligus menggeliatkan usaha mereka. Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah, I Nyoman Sriadijaya menyatakan setidaknya ada lima tren wisata yang berubah di masa new normal pandemi Covid-19 ini. Tren wisata tersebut, menurut dia, diubah oleh pemerintah, pengelola destinasi wisata, ataupun wisatawan itu sendiri. Berikut 5 tren wisata yang berubah di masa kebiasaan baru wabah corona ini: 1. Wisata ramai-ramai menjadi individual I Nyoman Sriadijaya mengatakan sudah jarang agen travel yang menawarkan paket wisata rombongan, kecuali untuk keluarga atau komunitas, di mana setiap anggotanya saling mengenal satu sama lain. Wisatawan, menurut dia, kini cenderung memilih jalan-jalan sendiri, berdua, atau dalam kelompok kecil. "Ini dilakukan untuk menghindari potensi penularan dan penyebaran Covid-19," kata I Nyoman Siradijaya dalam diskusi daring bertajuk Hasil Hutan Bukan Kayu dan Pengembangan Sektor Wisata Berbasis Lingkungan di Landscape Lariang Taman Nasional Lore Lindu di Palu, Kamis 30 Juli 2020. 2. Wisata alam jadi tujuan Wisatawan sekarang lebih memilih destinasi wisata alam untuk menyegarkan pikiran dan menghilangkan kepenatan setelah selama beberapa bulan di rumah saja. Mereka juga memilih destinasi wisata alam untuk menghirup udara segar dan meningkatkan imunitas tubuh. 3. Pedoman kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan lingkungan Wisatawan harus lebih memperhatikan pedoman kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan lingkungan atau Clean, Healty, Safety, Environment CHSE) di destinasi wisata. Sebelum tiba di objek wisata tertentu, mereka tentu ingin memastikan seberapa siap dan patuhnya pengelola akan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. [Baca juga : "Pelaku Industri Wisata Siap Terapkan Protokol Kesehatan"] 4. Wisatawan domestik Dinas pariwisata kabupaten/kota dan pelaku usaha pariwisata menyasar wisatawan lokal atau regional di masa new normal wabah corona. Sebagian daerah juga belum mengizinkan mancanegara untuk datang. Bahkan wisatawan domestik yang berasal dari zona merah Covid-19 juga harus memenuhi berbagai persyaratan untuk memastikan dia dalam kondisi sehat. 5. Pembukaan destinasi wisata bertahap Desatinasi wisata di sejumlah daerah mulai dibuka secara bertahap sesuai dengan kesiapan pengelolanya dalam menerapkan protokol kesehatan. Kategori wisatawan yang disasar juga secara perlahan mulai meluas. Mulai dari wisatawan lokal yang satu area, kemudian wisatawan lokal antar-daerah, dan wisatawan domestik antar-provinsi. (Sumber: Artikel travel.tempo.co Foto freepik.com)   
...more

Gombong Memang Kota Pendidikan, Ini Buktinya!

TripTrus.Com - Di Kota Gombong sedikitnya terdapat sembilan sekolan dasar pada periode 1901-1945. Sekolah tersebut belum termasuk sekolah-sekolah desa (volksschool) yang ada di pelosok. Hal itu menujukan bahwa Gombong merupakan Kota yang maju akan pendidikan. Dari penelitian yang dilakukan Komunitas Pusaka Gombong (Kopong) bekerjasama dengan Roemah Martha Tilaar Majunya pendidikan di Gombong pada jaman itu, dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi yang cukup tinggi. Selain itu kehadiran komunitas militer Belanda, peran komunitas suku dan agama serta adanya tokoh-tokoh masyarakat yang berkiprah di dunia pendidikan. Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator (Kopong) Sabur Herdian Raamin SPd, dalam Perbincangan Minggu yang diadakan di Roemah Martha Tilaar Hari Minggu (20/12/2015). Sabur Herdian Raamin mengatakan, Sebagai kelompok yang peduli pada berbagai bentuk warisan budaya, Komunitas Pusaka Gombong terus menggali berbagai fakta sejarah tentang Kota Gombong. Sejak beberapa waktu lalu, kelompok itu, intens menggali informasi mengenai sejarah pendidikan di Kota Gombong. Hasil eksplorasi tersebut diantaranya adalah sembilan sekolah yang pernah ada di kota Gombong. “Dipilihnya topik pendidikan mengingat Gombong memiliki sejarah pendidikan yang dinamis untuk ukuran sebuah kota kecamatan,” katanya. Sekolah-sekolah yang dibedah dalam perbincangan Minggu Pon tersebut diantaranya Neutrale Lagere School, Sekolah Ongko Loro (tweede School), Schaalkel School, Chinese School, Europeesche Lagere School, Pupillen School, Kartini School dan Christelijke Hollands-Javaanse School. “Sebagian sekolah masih dapat kita telusur keberadaan gedungnya meskipun sudah beralih fungsi. Namun beberapa sudah berubah menjadi rumah penduduk. Saat ini kami masih berusaha mendapatkan foto-foto dari sekolah tersebut”, ujar Bagian riset KOPONG Sigit Tri Prabowo. Hal menarik lain yang terungkap adalah bahwa dunia pendidikan di Gombong ternyata tak hanya dikelola oleh pemerintah Belanda. Beberapa sekolah swasta didirikan oleh perorangan atau lembaga, baik yang bersifat kesukuan maupun keagamaan. Sebagai contoh Neutrale School yang terletak di sebelah Timur Stasiun Gombong didirikan oleh seorang pengusaha terkemuka bernama H. Tahir. Kemudian ada juga Sekolah Kartini, sebuah sekolah ketrampilan putri yang justru didirikan oleh seorang Belanda bernama Conrad Daventer. Konon dia mendirikan sekolah tersebut karena terinspirasi oleh buku RA Kartini “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Namun yang paling fenomenal, terutama bagi para peneliti sejarah dari Eropa adalah Pupillen School. Ini adalah sebuah sekolah semi-militer yang dikhususkan bagi anak-anak blasteran Euroasia, hasil perkawinan tak resmi para serdadu Belanda dengan para wanita Indonesia. Sekolah ini terletak di sebuah beteng yang sekarang terkenal dengan nama Beteng Van der Wijck. Lebih jauh Sigit mengakui bahwa penelitian ini masih bersifat sangat awal. Banyak fakta yang masih harus diperkaya dan diperdalam.“Bagaimanapun kami berharap langkah awal yang kecil ini akan mendapatkan tanggapan dan dukungan positif dari masyarakat Gombong sehingga lewat kerja banyak pihak akan didapatkan hasil yang jauh lebih mendalam,” kata Sigit. (Sumber: Artikel kebumenekspres.com Foto kemdikbud.go.id)    
...more

Nih, 3 Event Asik di Kepri Bulan November - Desember 2023

TripTrus.Com - Gak kalah seru, bulan November sampai Desember tahun 2023 bakal jadi momen penuh event keren di Kepri. Ada 3 event pariwisata yang bakal hebohkan dunia pariwisata sini. Si Plt Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Luki Zaiman Prawira, ngasih tau kalau 3 event pariwisata ini bakal digelar di beberapa tempat di Kepri. "Kita bakal bikin heboh di Tanjungpinang, Bintan, Batam, Natuna, dan daerah lainnya," katanya, Jumat (15/9).       View this post on Instagram A post shared by Ini Karimun (@inikarimun) Di event-event ini, menurut Luki, bakal ada expo, bazaar, jalan-jalan sehat, dan macem-macem hiburan seru seperti permainan tradisional, pertunjukan teater keren, barongsai, pawai lampion, dan masih banyak lagi. Gak cuma itu, juga ada artis ibukota Grup Band Gigi dan Fiersa Besari yang bakal meramaikan acaranya. "Harapannya, event ini bisa nambahin pundi-pundi ekonomi dan wisata kita. Pastinya juga nambah jumlah wisatawan yang datang ke Kepri," ujar Luki. Nah, event-event pariwisata ini bisa terlaksana berkat kerjasama Dinas Pariwisata Kepri, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Dinas Pariwisata daerah di Kepri, dan juga dukungan dari pihak swasta seperti Asosiasi Pariwisata di Kepri. [Baca juga : "Info Keren, Kemenparekraf Pastikan Ada Beberapa Event Keren Di Indonesia"] Yuk, kita intip 3 Event Pariwisata Kepri yang bakal bikin bulan November - Desember 2023 makin asyik: 1. Pranala Festival Bagi yang suka banget sama Fiersa Besari, wajib dateng nih ke Pranala Fest tanggal 11 November 2023 di Trans Convention Center Tanjungpinang. Belum beli tiket? Cepetan beli di sini linktr.ee/pranalafest. Selain penampilan Fiersa Besari, juga bakal ada band lokal buat pemanasan. 2. Rakyat Festival Slankers, persiapkan diri! Slank bakal ngadain konser di Rakyat Fest tanggal 18 November 2023. Mereka akan manggung di Lapangan Parkir Temenggung Abdul Jamal bareng idol grup JKT48. Gak boleh ketinggalan! 3. Bintan Culture Festival Bintan Culture Festival bakal bikin gebrakan lagi tanggal 1 Desember 2023 di Gedung Ex Astaka MTQ Trikora, Teluk Bakau, Kabupaten Bintan. Acaranya bakal seru dengan Festival Tari Melayu, Pertandingan Tari Melayu Kreasi, Pertunjukan Kesenian Nusantara, Karnaval Budaya, dan Bazar Ekraf/UMKM se-Kabupaten Bintan. Temanya? "Pariwisata Maju, Budaya Lestari (Growing Tourism with Cultural Sustainability)". Gak boleh sampe ketinggalan! Jadi, catet tanggalnya dan pastiin kamu gak kelewatan acara seru ini! (Sumber Foto @nda4.20) 
...more

Kalender Event Bali 2024, Ada Nusa Penida Festival, UWRF, dan Denpasar Film Festival

TripTrus.Com - Bro, Dinas Pariwisata Bali baru aja ngeluarin Kalender Event 2024. Tahun depan, Bali bakal punya 58 event keren yang bisa bikin liburan kamu makin seru! Tjok Bagus Pemayun, Kepala Dinas Pariwisata, bilang ada 48 festival seni dan budaya, 4 event olahraga, dan 6 MICE. Semua ini bakal tersebar di 9 kabupaten/kota se-Bali sepanjang tahun. “Ini bakal jadi pilihan asyik buat wisatawan yang mau liburan ke Bali,” kata Tjok Bagus saat peluncuran Selasa, 22 Januari 2024. Dia nambahin, tujuan kalender ini biar semua orang bisa tau event-event kece di Bali tahun depan. “Harapan kita, banyaknya event ini bikin wisatawan makin banyak yang datang ke Bali sesuai dengan slogan kita #marikeBaliaja. Makasih banyak buat semua yang udah bantu nyusun kalender event 2024,” lanjutnya. Tjok Bagus juga bilang, pariwisata Bali udah bangkit lagi setelah pandemi. Kunjungan wisatawan ke Bali tahun 2023 udah hampir balik kayak sebelum pandemi, dengan 10 juta wisatawan domestik dan 5,3 juta wisatawan asing. “Kami ajak semua masyarakat buat bareng-bareng jaga dan perkuat pariwisata Bali supaya makin maju,” ajaknya. Ini dia event-event seru di Bali bulan September dan Oktober 2024:       View this post on Instagram A post shared by Scared of Bums (Official) (@scaredofbums_official) Sanur Motor Show III Bakal ada event keren nih di Sanur tanggal 7-8 September 2024, jadi catet deh di kalender! Komunitas motor siap-siap ramein acara ini sebagai bagian dari Road to Sanur Festival. Buat lo yang doyan motor, pasti acara ini nggak bisa dilewatin gitu aja. Banyak banget jenis motor bakal dipamerin, mulai dari yang klasik sampe motor keluaran terbaru yang bikin ngiler. Nggak cuma liat-liat motor aja, ada juga kontes modif yang bikin motor lo makin keren, plus atraksi stunt yang bakalan bikin jantung deg-degan. Fest Gokil Petitenget Tanggal 14 - 16 September 2024, bakal ada festival seru abis buat ngerayain seni, budaya, kuliner, sama spot-spot eksotis di Petitenget, Badung. Selama tiga hari penuh, lo bisa puas nikmatin pertunjukan seni yang keren, kuliner Bali yang khas, plus eksplor tempat-tempat kece yang mungkin belum banyak orang tau. Selain seru-seruan, acara ini juga bantu banget buat naikin Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badung, biar makin banyak wisatawan yang datang. Bali Hockey Festival Tanggal 16-17 September 2024, bakal ada event gede banget buat komunitas hockey, nggak cuma dari Indo aja, tapi juga internasional. Diadainnya di Lapangan Banteng, Badung, event ini jadi ajang ngumpul buat para pemain hockey buat tanding dan pamer skill. Nggak cuma pertandingan, ada juga berbagai kegiatan seru yang bikin suasana makin rame. Barong Festival Superstar Tanggal 21-22 September 2024, bakalan ada festival yang ngerayain dan ngejaga budaya Bali, khususnya Tari Barong sama Pura Taman Ayun yang udah diakui UNESCO. Selama dua hari itu, lo bisa nikmatin pertunjukan Tari Barong yang keren abis dan juga acara-acara budaya lainnya yang nunjukin indahnya tradisi Bali. Buat lo yang pengen lebih paham budaya Bali, ini kesempatan yang oke banget! Royal Creative Market Event ini adalah platform kreatif yang mengumpulkan berbagai visioner dan pelaku industri untuk berkolaborasi dan bertukar ide. Di sini, kamu bisa menemukan produk-produk keren dari berbagai industri, mulai dari makanan dan minuman, kerajinan tangan, sampai fashion. Ini adalah tempat yang tepat buat kamu yang suka dengan inovasi dan kreativitas. [Baca juga : "Banda Neira, Pulau Pala Dan Jejak 4 Rumah Pengasingan Dalam Sejarah Indonesia"] Nusa Penida Festival Dari tanggal 5 sampai 7 Oktober 2024, festival ini bakal ngerayain kekayaan sama keindahan budayanya Nusa Penida, bro! Fokusnya tuh ke cara bijak dan berkelanjutan buat ngelola wilayah pesisir. Selama tiga hari, lo bakal disuguhin pertunjukan seni, budaya, plus ada juga kegiatan seru yang ngasih edukasi tentang pelestarian lingkungan dan kearifan lokal di Nusa Penida. Seraya Culture Festival Tanggal 6-8 Oktober 2024 bakal ada festival buat ngerayain tradisi dari Seraya yang udah turun-temurun, buat minta hujan biar tanah jadi subur. Di event ini, ada banyak upacara adat dan ritual yang jadi bagian penting dari budaya lokal. Buat lo yang pengen lihat tradisi unik yang masih dilestarikan sama orang Bali, ini kesempatan yang nggak boleh dilewatin. Denpasar Film Festival Sejak 2010, festival ini sudah jadi ajang bagi para sineas muda di Denpasar untuk menunjukkan karya mereka. Dengan melibatkan siswa-siswi SMP dan SMA se-Kota Denpasar, festival ini bertujuan untuk merangsang kreativitas anak muda di bidang perfilman. Acara ini bakal menampilkan berbagai film pendek dan dokumenter yang bikin kamu terinspirasi. Makepung Jembrana Cup Tanggal 15 Oktober 2024, Event ini seru banget buat ngerayain tradisi Makepung di Jembrana. Selain ada lomba yang gokil abis, juga ada pertunjukan budaya lokal yang asik parah. Ini jadi cara keren buat ngerawat warisan budaya Jembrana sambil ngajak masyarakat buat terus ngejaga tradisi ini. D’Youth Festival 20 - 21 Oktober 2024 Event tahunan ini emang keren banget buat anak-anak muda Kota Denpasar. Selama dua hari, bakal ada banyak aktivitas kreatif yang seru, mulai dari lomba-lomba, UMKM, sampai hiburan yang gokil. Ini kesempatan yang pas banget buat generasi muda unjuk gigi dan ikutan kompetisi yang mantap! Kuta Beach Festival Dari tanggal 22 - 24 Oktober 2024, Pantai Kuta bakal jadi rame banget. Rangkaian acara seru bakal ada, mulai dari seni budaya, olahraga, sampe UMKM. Tujuannya biar Pantai Kuta makin hits dan makin banyak yang dateng. Bakal ada banyak kegiatan keren, dari pertunjukan seni yang bikin terpesona sampai lomba olahraga yang pastinya seru abis. Ubud Writers and Reader Festival Festival Internasional 23 - 27 Oktober 2024 bakal jadi momen seru banget, gengs! Ini adalah kesempatan langka buat lo semua yang pengen kenal sastrawan dan seniman keren dari seluruh dunia. Dalam lima hari itu, lo bisa ikut diskusi, dengerin pembacaan puisi, sama nonton pertunjukan seni yang bikin lo mikir. Jangan lupa, ini juga ajang buat nyambungin relasi sama kreator internasional, dan dapetin insight dalam tentang dunia sastra dan seni yang mengangkat isu-isu global. Dengan deretan event seru yang bakal digelar, tahun 2024 bakal jadi tahun yang penuh warna untuk Bali. Dari festival seni yang memukau hingga acara olahraga yang menghibur, semua ini pastinya bakal bikin pengalaman liburanmu semakin berkesan. Jangan sampai kelewatan dan siap-siap aja untuk ngerasain serunya setiap event di Pulau Dewata! (Sumber Foto @wincibola)   
...more

Rekomendasi Wisata Heritage 2024, Petualangan Legendaris 'Gadis Kretek' Rokok Klembak Menyan

TripTrus.Com - Ceritanya nih, ada serial terbaru di Netflix yang lagi hits abis, judulnya "Gadis Kretek." Eh, ramai dibicarain lho di medsos semenjak muncul tanggal 2 November kemarin. Nah, ini ceritanya fokus ke industri kretek gitu. Jadi, di Gombong, ada pabrik rokok keren banget yang punya "Gadis Kretek" zaman old sampe sekarang masih berjuang, meski udah masuk umur senja. Kalo lo penasaran sama kisah para mbah-mbah yang bikin rokok ini, bisa jadi tujuan wisata heritage, loh. Gombong, guys! Sebuah kota keren di Kebumen, Jawa Tengah, yang sayangnya banyak yang belum pada tau. Padahal, Gombong itu punya cerita budaya seru banget, nggak kalah sama daerah-daerah lain. Salah satunya, ada rokok klembak menyan khas Gombong yang legendaris banget, mereknya Sintren. Udah jualan sejak zaman 1950-an, lo, dan sampe sekarang masih ada! Pabrik rokok keren ini punya pendiri, yaitu pasangan suami istri The Tjoan (Agus Subianto) dan Tjo Goe Nio (Setiawati). Mereka berdua pengusaha Tionghoa yang meneruskan tradisi keluarga. Nah, sekarang, anaknya, Edi Hartanto, yang jadi bos. Generasi kedua yang tetep berjuang di dunia rokok. Bangunan pabriknya masih berdiri megah di Jl. Puring, Kel. Wonokriyo, Kec. Gombong. Mantap, kan?       View this post on Instagram A post shared by Frisco Marendra (@friscomarendra) Lu tau nggak, bro, pabrik rokok ini bikin rokok siong. Rokok siong ini sebenernya rokok klembak menyan. Bahannya tembakau jadi bahan utama, dicampur klembak dan sejimpit menyan. Terus dibalut pake kertas (papir), jadilah rokok keren. Klembak ini katanya jagoan, bisa ngurangin risiko kanker. Edi Hartanto, bosnya, bilang gitu. Dan klembak ini juga jadi bahan penting di pengobatan ala Tionghoa. Nah, si Edi biasanya ambil bahan dari mana aja, klembak dari Wonosobo sama Magelang, menyan dari Tapanuli, dan tembakau dari Mutilan, Magelang. Kertas buat lilit-lilit rokoknya biasanya dari Malang. Keren, ya? Gak cuma Sintren, pabrik rokok ini juga bikin merk keren lainnya, kayak Togog dan Bangjo. Setiap merk punya pasar sendiri. Togog biasa dijual di Purbalingga, Magelang, Wonosobo, sama Jawa Barat. Nah, Bangjo dijual di Purwokerto, Banyumas, Cilacap, Sidareja, Majenang, Aji barang, sama Sumatra, terutama Jambi. Harganya Rp 52.000,- buat 200 batang rokok. Asyik, kan? Ceritanya di tahun 1987, Edi Hendrawanto lulus kuliah dari Fakultas Ekonomi di Untar Jakarta. Trus, dia disuruh nge-handle Pabrik Rokok Sintren. Ditarbiyahin sama bokapnya selama 2 tahun, baru setelah itu dia beneran pegang kendali Pabrik Rokok Sintren. Edi ini punya dua adek, Budi Susanto yang urus bahan bakunya dan Adi Hartanto yang urus kertas rokok plus saus rokoknya. Bertiga mereka brainstorming buat tetep jalanin pabrik ini biar tetep bisa bikin rokok klembak menyan. Yang bikin deg-degan bukan cuma gulung tikar, tapi karena udah susah nyari pekerja muda yang mau ngurusin produksi rokok ini. Banyak yang udah pensiun karena tua bahkan meninggal dunia. [Baca juga : "Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Makin Ngegas Di 2024"] Pabrik Rokok Sintren Gombong dulu ngehits banget, bro, sekitar 1970-an sampe 1980-an. Waktu itu, karyawannya sampe 1200 orang, dan pasar rokoknya nggak cuma di Jawa, tapi sampe pelosok lainnya. Tapi, zaman terus berubah, ya. Rokok juga ikutan alur zaman, dari kretek sekarang sampe vapor. Jadi, produksinya agak merosot karena zaman yang makin ke depan. Meski banyak yang bilang rokok klembak menyan ini ada nuansa mistisnya, tapi ternyata banyak yang suka. Mungkin karena wanginya yang khas dan rasanya yang nendang banget. Pas lagi ngerokok, bau kemenyan yang keluar kayak manggil makhluk halus gitu, bro. Di beberapa daerah, misalnya Kebumen, rokok klembak menyan ini bahkan jadi bagian dari kesenian Ebleg, loh. Bungkusnya simpel, cuma kertas minyak yang dilipat-lipat plus rokok yang ujungnya kayak pengeras suara. Ukurannya lebih panjang dari rokok pabrikan biasa, dan buat ngisep satu batang bisa sampe 15 menit, bro. Menarik, kan? Yang kerja di pabrik ini bukan anak muda-muda, tapi nenek-nenek dan kakek-kakek usia 65-90 tahun. Mereka bekerja dari zaman rokok Sintren berdiri sampe sekarang, gak pensiun, yang penting sehat terus dan masih bisa bekerja. Pake baju kebaya, jarit, dan penutup rambut khas nenek-nenek jaman dulu, tanpa seragam kaya di pabrik modern. Karyawan kurang dari 50 orang, dan jumlahnya makin berkurang karena ada yang meninggal dan gak pernah ada rekrutan baru. Yang bikin kagum, yang pegang alat potong kertas, urus bahan baku, keuangan, sampe yang ngerokok udah bungkuk-bungkuk, kulit kriput, rambut udah putih semua. Kerja dari pagi jam 6 pagi sampe jam 1 siang. Gak ada target kerja harian atau bulanan, boleh pulang kalo udah lelah, sesuai kemampuan masing-masing. Wasiat dari Ortu Pak Edi bilang, jangan pecat para karyawan di sini. Katanya, udah banyak bantuan dari mereka. Legend, kan? (Sumber Foto @vakansinesia) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...