shop-triptrus



Menikmati Hijaunya Green Canyon

Untuk trip ke Green Canyon dan Pangandaran, klik di: http://triptr.us/Bb TRIPTRUS - Terletak di dekat Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Green Canyon jadi salah satu primadona wisata Provinsi Jawa Barat. Sejak mulai dibuka sebagai obyek wisata pada tahun 1991, Green Canyon tidak pernah sepi dari pengunjung. Green Canyon sendiri bukanlah nama asli daerah itu, melainkan Cukang Taneuh (jembatan tanah). Wisatawan asing yang berkunjung mempopulerkan nama lembah yang hijau ini menjadi Green Canyon. Untuk mencapai Pantai Pangandaran, Anda dapat menggunakan bus dari Bandung dan menghabiskan waktu perjalanan selama kurang lebih empat jam. Dari Pantai Pangandaran, Anda dapat menyewa perahu yang akan membawa Anda menuju Green Canyon. Perjalanan 20 menit menuju Green Canyon tidak akan membosankan. Pemandangan Sungai Cilujang yang bisa dinikmati sepanjang perjalanan perahu akan membuat Anda berdecak kagum.   Beberapa tempat yang bisa dikunjungi saat berwisata di Green Canyon adalah Gua Kelelawar, yang oleh masyarakat setempat diberi nama Gua Lalay atau Gua Bau. Gua ini adalah tempat beristirahat para kelelawar yang akan beterbangan keluar saat malam hari tiba. Selain itu ada juga Kolam Putri, yang terletak di atas salah satu tebing Green Canyon. Airnya yang berwarna biru kehijauan kabarnya bisa membuat orang yang mandi di situ cepat mendapatkan jodoh. Dan yang paling tidak boleh dilewatkan adalah serunya lompat dari atas Batu Payung. Batu yang tingginya sekitar 5 meter ini jadi tempat yang seru untuk para wisatawan yang berkunjung ke Green Canyon.   Photos taken from: imgur.com
...more

Desa Wisata Batulayang Berjaya ke Delapan Besar UNWTO, Keren Banget, Geng!

TripTrus.Com - Desa Wisata Batulayang, geng, di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, beneran masuk dalam delapan besar nominasi desa wisata terbaik dunia versi UN World Tourism Organization (UNWTO), loh. Desa Wisata Batulayang ini bukan main-main, berhasil nggak tahu diri di delapan besar dari total 4.573 desa wisata di Indo. Bahkan, dia satu-satunya desa yang mewakili Jawa Barat, guys.       View this post on Instagram A post shared by DESA WISATA BATULAYANG (Keaneka Ragaman Hayati) (@desawisata.batulayang) Kepala Bidang Destinasi Pariwisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, si Yogi Tri Tugastiyo, ngebuktiin hal itu pas diwawancara sama tim Diskominfo Kabupaten Bogor tanggal 4 Agustus 2023. Nah, dari tujuh ribuan lebih desa wisata itu, Kemparakraf RI pilih 47 desa buat dicalonin di ajang UNWTO. Terus, dari 47 desa itu, tim Kemparakraf nyaringin lagi dan pilih delapan besar, salah satunya emang Desa Wisata Batulayang buat mewakili Indo. Si Yogi Tri Tugastiyo, orangnya dari Bidang Destinasi Disbudpar Kabupaten Bogor, nyeritain kalo Desa Wisata Batulayang ini udah diincar sejak tahun 2014, guys. Udah lama banget, dari segi organisasi dan manajemen, jadi sumber daya manusianya terjaga terus. Ini syaratnya kerasa serius banget, ya. Biar masuk delapan besar, pertama Desa Wisata Batulayang kudu dapet penghargaan Indonesia Nasionalisme Award, lalu harus punya Sertifikat Desa Wisata Berkelanjutan dari Kemparakraf RI. "Puji Tuhan, Desa Wisata Batulayang memenuhi kriteria-kriteria itu. Terus yang bikin makin unik, dia punya kehebatan lain. Dia jagain alamnya dengan serius, ada hutan yang diawasin, tanam-tanam pohon, jaga lingkungan, lalu juga dorong warga dan promosiin produk lokal dari usaha kecil-kecilan," jelas Yogi. [Baca juga : "Ini Deretan Event Keren Buat Kamu Yang Mau Nge-Trip Ke Sumatra Barat Pas Bulan Agustus 2023"] Terus, Yogi ngomongin prosesnya, loh. Mulai 6 Juni 2023, Desa Batulayang udah diberitahu kalo dia masuk nominasi 47 besar UNWTO. Terus, tanggal 7 Juni 2023 ada tahapan sosialisasi. Lanjut lagi tanggal 8-15 Juni 2023, mereka isi formulir dan jawab 12 pertanyaan plus 200 dokumen dalam Bahasa Inggris yang dikirim lewat situs UNWTO. Si Yogi ini, dia enggak sendirian. Tim pengelola Desa Wisata Batulayang ditemenin sama tim dari Disbudpar Kabupaten Bogor. Tanggal 25 Oktober 2023, kita bakal tahu hasilnya, siapa yang bakal jadi yang terbaik tingkat dunia. (Sumber Foto @desawisata.batulayang) 
...more

Masjid Tertua Di Indonesia Yang Bikin Terasa Adem

TripTrus.Com - Kita tau Indo punya banyak masjid yang memikat, dari yang canggih modern sampe yang jadul banget, tapi punya arti sejarah gede buat Islam di sini.       View this post on Instagram A post shared by John Santosa (@johnsantosa) Yuk, langsung cek daftarnya: 1. Masjid Saka Tunggal Banyumas, 1288 Masjid pertama yang direkam sejarahnya di Indo ada di Maluku, nih. Masjid Saka Tunggal Banyumas, lahir tahun 1288. Bangunannya sederhana, ukuran 10x10 meter, pake bahan gaba-gaba alias pelepah sagu, dan atapnya dari rumbia. Masjid ini legendaris banget, jadi saksi sejarah Islam di Maluku, katanya di sana juga nyimpan Mushaf Alquran paling kuno di Indo. 2. Masjid Wapauwe Maluku, 1414 Di urutan kedua, ada Masjid Wapauwe di Maluku Timur, yang berdiri sejak 1414. Ukurannya sama kaya Masjid Saka Tunggal, pake bahan gaba-gaba dan atap rumbia. Juga jadi saksi perkembangan Islam di Maluku, lho! 3. Masjid Sunan Ampel, 1421 Masjid kuno dari Surabaya ini udah berdiri sejak 1421, jadi udah 602 tahun lamanya. Sunan Ampel, salah satu wali yang terkenal, jadi yang nginisiasi pembangunan masjid ini. Di belakang masjid, ada kompleks makam Sunan Ampel yang selalu rame pengunjung, khususnya pas Ramadhan. 4. Masjid Mantingan, 1481 Masjid yang satu ini ada di Desa Mantingan, Jepara. Dibangun tahun 1481, oleh Ratu Kalinyamat untuk mengenang suaminya, Sultan Hadiri yang meninggal gara-gara konflik. Luas kompleksnya sekitar 7 hektar, ada masjid, makam, sama museum. Masjid ini juga punya 114 relief di dindingnya, keren kan? 5. Masjid Kuno Bayan Beleq, Abad ke-15 Masjid kuno dari Lombok ini diperkirakan dibangun sekitar 500 tahun lalu. Lokasinya di Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Tapi, belum pasti siapa yang ngebangunnya. Ada yang bilang Syeh Gus Abdul Razak, ada juga yang ngomong Sunan Prapen yang bikin. 6. Masjid Agung Sang Cipta Rasa, 1498 Masjid tua yang satu ini juga punya nama lain, Masjid Agung Cirebon. Dibangun tahun 1498, jadi udah berdiri dari jaman Sunan Gunung Jati. Arsitekturnya kental banget nuansa Jawa dan Arab. Ada satu tiang utama yang katanya dibuat dari pecahan kayu kecil-kecil yang disatukan. Konon, itu lambang kegotong-royongan. [Baca juga : "Nih, 5 Pantai Keren Banget Di Likupang Yang Harus Dikunjungi!"] 7. Masjid Agung Demak, 1500-an Masjid legendaris ini didirikan di Demak pada 1500-an, oleh Raden Patah, sultan pertama Kesultanan Demak. Katanya, tempat pertemuan para Wali Songo. Ini masjid yang punya peran penting banget dalam sejarah Islam di Nusantara. 8. Masjid Sultan Suriansyah, 1525-1550 Masjid tua dari Kalimantan ini dibangun antara 1525-1550. Lokasinya di Banjarmasin, tepatnya di tepi Sungai Kuin. Sultan Suriansyah, yang jadi raja Banjar pertama yang masuk Islam, juga punya makam deket sini. 9. Masjid Menara Kudus , 1549 Masjid kuno lagi dari Kalimantan, didirikan sekitar 1549. Masjid ini juga deket Sungai Kuin di Banjarmasin. Ada makam Sultan Suriansyah juga di sekitar situ, lho. 10. Masjid Raya Baiturrahman, 1612 Masjid Raya Baiturrahman, atau dikenal juga sebagai Masjid Kesultanan Aceh, berdiri di Banda Aceh sejak 1612. Bangunannya udah dirombak ulang sama Belanda tahun 1879. Masjid ini jadi simbol keislaman, budaya, dan nasionalisme Aceh. Itulah deretan masjid-masjid kuno di Indonesia yang bikin adem iman! (Sumber Foto @fa_amelia) 
...more

5 Tempat Liburan Akhir Tahun Murah di Indonesia

TripTrus.Com - Menikmati liburan akhir tahun tidak selalu harus menghabiskan banyak uang kok! Bagi Anda yang berkantong tipis masih tetap bisa berlibur dengan budget yang minim. Buang jauh harapan untuk berwisata ke luar negeri, sebab jika Anda tidak merencanakannya sejak jauh-jauh hari serta baru mulai melakukan pemesanan tiket kereta atau pesawat dan reservasi hotel bulan ini, maka dijamin Anda hanya akan dikenai tarif yang sangat mahal. Nah, daripada jauh-jauh ke luar negeri, tak ada salahnya untuk menjelajahi pesona yang dimiliki oleh negara kita sendiri. Di Indonesia ada banyak sekali destinasi liburan yang murah dan cocok untuk menyambut tahun baru 2017. Di mana saja? Simak ulasannya berikut ini! Yogyakarta   #explorejogja photo today by @nicanorgarcia taken at Taman Sari Yogyakarta. A post shared by YOGYAKARTA (@explorejogja) onOct 19, 2017 at 3:26am PDT Anda semua pasti setuju jika Jogja adalah kota paling eksotis dengan beragam tradisi dan kebudayaannya. Untuk menikmati pesona di Yogya, Anda mungkin hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 400 ribuan saja untuk makan serta jalan-jalan 3 hari 2 malam. Namun tentunya budget itu di luar pengeluaran untuk transportasi dan juga akomodasi ya! Bila ingin murah, Anda bisa berburu promo tiket kereta api atau pesawat dan juga memesan hotel kelas melati liwat agen-agen travel online. Bila sudah sampai di Yogyakarta, Anda dapat menghabiskan waktu di pusat keramaian seperti kawasan Tugu Yogya, Jl. Malioboro, Titik 0 Km, hingga Alun-Alun Utara dan Kidul. Biasanya ada juga konser musik dan pesta kembang api di sana. Malang   #exploremalang photo today by @ady_april taken at Selorejo, Malang A post shared by MALANG (@exploremalang) onDec 5, 2017 at 3:24pm PST Malang adalah salah satu kota yang paling banyak dikunjungi di Provinsi Jawa Timur. Di sana ada beragam objek wisata menarik seperti Batu Night Spectacular, Jatim Park, Eco Green Park, dan masih banyak lagi. Selain itu fasilitas penginapan  kuliner, dan transportasi di Malang pun tarifnya begitu terjangkau di kantong. Bandung   Let @laderricks takes you to the journey of the most compelling and magical place of Kawah Putih. #explorebandung A post shared by BANDUNG (@explorebandung) onDec 4, 2017 at 7:11pm PST Bandung menjadi pilihan tempat terdekat bagi warga Ibu Kota yang ingin refreshing sejenak dari rutinitas. Ada banyak sekali destinasi yang bisa Anda kunjungi di Bandung mulai dari kawasan Puncak, Bukit Bintang, Tangkuban Perahu, Floating Market, dan lain-lain. Tak hanya itu, wisata kuliner di Bandung juga terkenal enak-enak! Bali   Looking to get close to Mt. Agung but not too close? 🙈. @sweetescapebali is a new resort outside the danger zone that offers beautiful views of the volcano in its intermediate area 😍. Drink wine from palm trees. Watch the volcano from the restaurant. Enjoy an outdoor cinema. Experience the REAL balinese culture. Contact ➡@sweetescapebali ⬅ for more info. A post shared by BALI (@explorebali) onDec 8, 2017 at 4:01am PST Pesona Pulau Dewata memang tak perlu dipertanyakan. Saat tahun baru, Bali tidak hanya dipenuhi oleh turis dalam negeri saja, tapi juga mancanegara. Bagi Anda yang berdana minim, setidaknya perlu menyediakan uang saku sekitar Rp 700 ribuan untuk melihat pesta kembang api di Ubud, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua, atau lainnya. Lombok   BNPB pastikan Bali tetap aman, walaupun Gunung Agung kembali terjadi erupsi. Namun, erupsi terjadi hanya sesaat, tidak terus menerus, dan volume abu vulkanik yang keluar dari kawah masih sangat sedikit. Lumpuhnya Bali akibat erupsi Gunung Agung mengungkap realita bahwa sektor pariwisata di Bali terganggu dan berimbas ke Lombok. Jadi bagi kalian yang sudah punya planning berakhir tahun di Lombok ga perlu khawatir karena aktivitas vulkanik Gunung Agung. Suasana Lombok tetap oke dan menyenangkan. Pelabuhan sudah normal, bandara pun demikian, penyebrangan dari Bali ke Gili juga sudah kembali normal. Isu-isu hoax yang beredar di media terkait dampak erupsi Gunung Agung di Lombok harus dilawan. Please share the truth. So, tidak ada alasan lagi untuk tidak berlibur ke Lombok. #lombokaman #baliaman The beautiful photo by @andreas_adventuring taken at Malimbu Hill. A post shared by Lombok (@explorelombok) onDec 11, 2017 at 3:28am PST Pulau Lombok memiliki keindahan yang tak kalah memukau dari Bali. Salah satu lokasi ang patut Anda kunjungi ketika libur tahun baru adalah Gili Trawangan. Di sana Anda bisa menikmati pemandangan pantai yang indah sembari diving atau snorkeling. Untuk sekadar atau belanja souvenir di sana memang terjangkau, namun yang cukup mahal adalah transportasi. Maklum saja, sebagian besar wilayah di sana tertutup oleh laut, jadi transportasinya pun cukup terbatas. Namun setidaknya Anda bakal terpuaskan oleh pemandangan indah saat sunset di sana. (Sumber: Artikel penginapan.net Foto pexel.com)
...more

7 Destinasi Healing ala 'Eat, Pray, Love' yang Wajib Dikunjungi di Bali

TripTrus.Com - Kalo lo lagi nyari tempat buat healing dengan gaya ala film ‘Eat, Pray, Love’ yang dibintangi Julia Roberts, Bali bisa jadi pilihan yang pas banget. Film ini bikin Bali jadi magnet wisata gratis yang bikin orang-orang kepincut buat berkunjung. Lo juga bisa niru gaya Gilbert di film itu dengan mengunjungi tempat-tempat kece di Bali. Nah, ini dia 7 spot yang bisa jadi referensi healing lo di Pulau Dewata! 1. Eksplor Pantai Pantai Padang-padang di Uluwatu jadi lokasi pertama Gilbert party di Bali. Pantai ini terkenal dengan pemandangan yang dramatis, dikelilingi oleh tebing-tebing curam dan laut biru yang luas. Sayangnya, bar yang ada di film itu cuma dibangun untuk syuting aja, jadi lo gak bakal nemuin bar beneran di sini. Namun, di sekitar Uluwatu banyak tempat kongko lainnya yang bisa lo coba, dengan pemandangan lautan yang gak kalah keren. Kalau lo mau nikmatin suasana pantai, siap-siap aja capek karena banyak anak tangga yang harus lo naiki untuk sampai ke pesisir. Jangan lupa bawa alas kaki yang nyaman! 2. Gowes Santai       View this post on Instagram A post shared by 🎥🎬 Sarai (@saraispain) Di film ‘Eat, Pray, Love’, Gilbert sering terlihat bersepeda menjelajahi Ubud. Aktivitas ini bukan cuma seru, tapi juga cara yang asyik untuk menikmati pemandangan hijau di sekitar Ubud. Lo bisa menjelajahi area persawahan Tegallalang yang terkenal atau mencari lokasi persawahan lain yang juga menawarkan pemandangan yang mempesona. Pastikan sepedanya dalam kondisi baik dan nyaman untuk digunakan, karena lo bakal banyak berputar-putar. Ingat, meskipun jalanan di Ubud sering kali sepi, tetap waspada terhadap kendaraan yang melintas, terutama di jalan-jalan utama. 3. Vila Santai di Sawah Kalau lo pengen merasakan pengalaman menginap ala Gilbert, coba deh sewa vila di Ubud yang dikelilingi sawah. Vila ini punya desain khas rumah Bali yang bikin lo berasa bener-bener nyemplung dalam suasana lokal. Lo bisa cek tempat ini di AirBnB. Perlu diingat, vila ini telah didandani khusus untuk film, jadi jangan kaget kalau penampilannya agak berbeda dari yang lo lihat di layar. Tapi tenang aja, Ubud juga punya banyak pilihan penginapan lainnya yang menyajikan pemandangan sawah atau sungai, dengan fasilitas yang nyaman seperti dapur dan bar 24 jam. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan lo, apakah lo mau tinggal di tempat yang sepi atau yang dekat dengan keramaian Ubud. 4. Jelajah Pasar Lokal Pasar Ubud adalah tempat yang wajib dikunjungi buat lo yang mau merasakan suasana lokal. Setiap hari pasar ini dipenuhi dengan warga lokal dan wisatawan yang berburu barang unik. Lo bisa menemukan berbagai kerajinan tangan Bali, mulai dari perhiasan hingga tekstil yang berwarna-warni. Jangan lupa bawa duit tunai yang cukup, karena meskipun beberapa toko menerima tawar-menawar, tetap lebih baik untuk bandingkan harga dari satu toko ke toko lainnya. Kalau lo malas bawa-bawa oleh-oleh berat, minta aja penjual untuk mengemas barang yang lo beli dan mengirimkannya ke rumah lo. 5. Trekking di Gunung Mendaki gunung bisa jadi pengalaman yang bikin lo tak terlupakan. Dalam film, Gilbert mendaki Gunung Batur untuk menikmati matahari terbit. Gunung ini terkenal dengan pemandangan sunrise-nya yang menakjubkan, jadi pastikan lo siap bangun pagi-pagi banget untuk menikmati keindahan alam ini. Selain Gunung Batur, lo juga bisa coba trekking di tempat lain seperti Taman Nasional Bali Barat atau Campuhan Ridge Walk. Banyak agen perjalanan yang menawarkan paket trekking dengan pemandu, jadi lo bisa pilih sesuai kemampuan fisik lo. Trekking adalah cara yang asik buat menghilangkan penat dan menikmati keindahan alam Bali dari sudut pandang yang berbeda. [Baca juga : "Kalender Event Bali 2024, Ada Nusa Penida Festival, UWRF, Dan Denpasar Film Festival"] 6. Temukan Tempat "Penyembuhan" Bali, terutama Ubud, dikenal dengan berbagai tempat spa dan yoga yang menawarkan pengalaman penyembuhan holistik. Di film tersebut, Gilbert mengunjungi rumah Ketut Liyer dan klinik herbal Wayan Nuriasih. Meskipun Ketut Liyer sudah meninggal, masih banyak tempat penyembuhan tradisional lainnya yang bisa lo kunjungi, seperti Cokorda Rai atau Ibu Jero. Sebelum pergi, pastikan lo booking tempat terlebih dahulu dan tanyakan soal tarifnya agar gak ada kejutan saat tiba. Lo juga bisa bertanya kepada penduduk lokal mengenai tempat-tempat penyembuhan terbaik yang mereka rekomendasikan. 7. Kuliner Khas Bali Liburan ke Bali rasanya belum lengkap kalau lo gak mencicipi makanan khasnya. Selain restoran dan kafe internasional, coba deh lo makan di tempat makan tradisional Bali yang menyajikan hidangan autentik. Ada banyak tempat makan legendaris yang bisa lo temukan, dan beberapa di antaranya bahkan bisa lo pesan lewat layanan antar. Kalau lo malas keluar, buka aja aplikasi ojek online untuk menemukan restoran lokal yang populer di kalangan warga. Selain itu, jangan lupa untuk mencoba buah-buahan lokal yang segar dan eksotis yang banyak dijual di pasar-pasar tradisional saat musim panen. Jadi, siap-siap deh buat healing dan bersenang-senang ala Gilbert di Bali. Dengan spot-spot kece ini, lo bisa ngerasain langsung pengalaman seru yang bikin lo makin betah di Pulau Dewata. Selamat liburan dan semoga healing lo makin maksimal! (Sumber Foto @filmdudeau) 
...more

Kemenpar Dan Ekraf Ambisius Di 2024! Serta Disparbud Jabar Siap Geber Destinasi Baru

TripTrus.Com - Bro, nih kabar dari Kemenpar dan Ekraf. Mereka ngincer 12-14 juta turis asing tahun 2024, loh! Beda jauh dari target 2023 yang cuma 8,5 juta. Turis lokal dijagain juga, targetnya 1,2 miliar - 1,4 miliar orang tahun 2024. Duh, makin rame aja. Disparbud Jawa Barat juga siap-siap, nge-gebet program pariwisata dan bakal bangun tempat baru di 2024. Apalagi, libur nasional dan cuti bersama tahun depan lebih banyak, 17 hari libur nasional dan 10 hari cuti bersama. Enak, kan?       View this post on Instagram A post shared by Agesta B. Pratama (@lee_ghestaemin) Kepala Disparbud Jabar, Benny Bachtiar, bilang harus ngambil kesempatan itu buat ngejer jumlah turis yang masuk Jabar kayak 2022, yang tembus 74 juta orang. Katanya, dari sekarang mesti cari dan kembangin tempat wisata baru atau yang udah ada. Dia juga mau ngadain rapat sama penyelenggara pariwisata, termasuk buat kembangin destinasi di Cirebon Raya dan Jabar Selatan. Ada rencana bikin event pas libur nasional juga. Akhir bulan ini mau survey lokasi. Kayaknya bakal rame nih. [Baca juga : "Cek This Out, Bro! 10 Acara Keren Di Bandung Buat Tahun 2024, Jangan Ketinggalan!"] Benny juga ngomong, harus perbaiki fasilitas pariwisata, biar orang seneng dan betah. Akomodasi, kebersihan, sampe masalah sampah harus diatasi. Disparbud Jabar bakal terus kejar potensi wisata Jabar dan ngegandeng investor buat bikin yang baru. Kalo cerita The Lodge di Bandung Barat yang sering ngeluarin atraksi baru, bikin pengunjungnya selalu rame deh. Mantap, kan? Traveling ke Jabar tahun depan kayaknya seru nih! (Sumber Foto @intanlutf) 
...more

Bingung Tamasya Long Weekend? Coba Wisata Tembakau di 2 Tempat Ini

TripTrus.Com - Selama ini tembakau diketahui sebagai bahan utama pembuat rokok. Tidak heran bila banyak orang yang berpandangan negatif terhadap tanaman tersebut, karena rokok dapat menyebabkan berbagai penyakit. Akan tetapi, lebih dari itu, tembakau sebenarnya memiliki banyak manfaat. [Baca juga : "Peunayong, Kampung Pecinan Di Aceh Yang Berbenah"] Tembakau sering digunakan dalam bidang medis untuk mengobati penyakit tertentu. Sebut saja penyakit kulit, sakit gigi, gigitan serangga, ular berbisa, pilek, dan pasta gigi. Oleh karenanya, penting bagi masyarakat untuk mengetahui manfaat tembakau. Dengan begitu tanaman tersebut bisa diolah lebih positif. Apabila Anda ingin mencari tahu lebih lanjut tentang tembakau, Anda bisa mengunjungi objek wisata yang berkaitan dengan tanaman tersebut. Berikut tempat wisata tembakau yang telah Okezone rangkum: 1. Wisata Kebun Tembakau, Jember       View this post on Instagram Menurut sejarah tembakau produksi Jember memilki kualitas tinggi sehingga tidak kalah dari tembakau Amerika bahkan Kuba sekalipun. Sejak dahulu tembakau produksi Jember ini diekspor ke Jerman. Bahan baku yang diekspor tersebut digunakan sebagai bahan pembalut, pengikat, hingga sebagai pengisi bagian dalam dari cerutu berkualitas tinggi. _______________________________________________ Lokasi Foto Ambulu Jember Taken By @nikonindonesia D3300 Nyawah Bareng @yovi_prasetyo _______________________________________________ #dunphomalang #malangrayalandscaper #ci_malang #instamalang #geomalang #natgeo #nature #sawah #tembakau #jember #jemberpunya #jemberbanget #explorejember #pesonajember #tembakaujember #mbonglembongjember #fyi #indophoto_landscape #indonesia_photography #iamindonesia #nikonindonesia #d3300 #landscape #landscaperid #landscapelover #lanscape_captures #landscape_photography #daylight #pesonaindonesia A post shared by Thohir Al Bahar (@thohir_albahar) onJul 17, 2018 at 4:17am PDT Sejak zaman penjajahan, Jember sudah menjadi salah satu daerah penghasil tembakau. Perkebunan tembakau pertama kali didirikan oleh George Bernie di Jenggawah. Saat itu tembakau yang ditanam adalah BNO (Besuki Na Oogst). Pada 1996 usaha perkebunan tembakau semakin maju dan tanaman itu seakan menjadi ikon kota Jember. Saat ini, daun tembakau dari hasil PT Perkebunan Nusantara X menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Bahkan tembakau dari kebun tersebut telah diekspor hingga ke Eropa. Di Kota Tembakau itu masyarakat bisa mengunjungi perkebunan tembakau untuk melihat secara langsung rupa daun tersebut. 2. Museum Tembakau, Jember       View this post on Instagram Yuk selagi masih libur sekolah, sempatkan berkunjung ke @museumtembakau 🍂 . Satu-satunya museum tembakau di dunia, siapapun pasti betah dan mendapatkan ilmu yang tak terkira. Terima kasih bapak @sunitonito yg dg ramah menyambut kita, memberikan penjelasan yg menarik dan menyediakan video tentang tembakau. Ternyata asap rokok bisa dijadikan obat lho. Berkesan sekali pengalaman hari ini. Tiap sudut museum ini patut diabadikan dan menakjubkan. Dijamin betah dan nyaman di dalamnya. Besok2 pasti akan kembali lagi ke sana. Oia, di dalamnya jg ada perpustakaan lho,, it's so much fun #museumtembakau #lembagatembakau #tembakau #jember #museumtembakaujember #banggajadiwargajember A post shared by @ niafia11 onJul 1, 2018 at 11:39pm PDT Selain terkenal dengan perkebunan tembakaunya, di Jember juga terdapat Museum Tembakau. Museum ini dikelola oleh UPT Pengujian Sertifikasi Mutu Barang dan Lembaga Tembakau (PSMB-LT) Jember sejak 2014. Museum ini terletak di Jalan Kalimantan No.1, Jember, Jawa Timur dan buka setiap hari Senin - Jumat. Tak hanya untuk sekadar memamerkan jenis-jenis tembakau, museum ini juga diperuntukkan menguji kualitas tembakau agar menjadi komoditas unggulan. Museum Tembakau ini terdiri dari dua lantai. Lantai pertama berisi koleksi daun tembakau jenis VO (Voor-Oogst) dan NO (Na-Oogst) yang telah dikeringkan, koleksi alat-alat pembuat rokok atau cerutu kuno, mesin ketik, serta berbagai perlengkapan yang digunakan oleh petani. Lalu ada pameran yang memperlihatkan bila tembakau bisa dijadikan sebagai bahan baku pembuatan parfum, antibiotik, pestisida, pupuk, sabun, dan kosmetik. Sedangkan di lantai dua merupakan perpustakaan yang berisi informasi lebih lanjut mengenai tembakau.  (Sumber: Artikel okezone.com Foto sunsetonbali.blogspot.com)
...more

Lembah Harau Tempat Bidadari Turun ke Bumi

Tebing-tebing cadas setinggi 100 hingga 500 meter itu berdiri tegak laksana benteng pelindung bagi warga yang tinggal di sekitarnya. Warnanya coklat kemerahan dengan sejumlah tumbuhan menggantung di beberapa bagian tebing. Di antara tebing-tebing yang berdiri kokoh itu terdapat celah berupa daratan dengan hamparan sawah menghijau. Warna hijau padi ibarat permadani di tengah bentangan batu-batu cadas yang menjulang menantang langit. Inilah Lembah Harau, satu tempat eksotik untuk menikmati panorama alam di Kabupaten 50 Kota. Apalagi dasar lembah ini juga dihuni sejumlah jenis binatang dan burung liar yang menambah suasana alami. Saya tidak takjub begitu megah karunia Tuhan untuk daerah ini.  Berada di Taman Wisata Lembah Harau, saya serasa terkepung oleh benteng alam yang kokoh. Apalagi jika berada di dasar lembah tidak lama setelah hujan turun. Pelangi yang diyakini banyak orang sebagai selendang bidadari akan melintas membentung satu garis melengkung di sekitar lembah. Suasana ini makin menakjubkan jika kita berada di sekitar air terjun yang banyak terdapat di lembah ini. Paling tidak ada sekitar lima air terjun yang menarik untuk dikunjungi sebagai bagian dari cara menikmati Lembah Harau. Dari cerita yang beredar di tengah penduduk, serombongan bidadari berbusana putih pernah turun ke Air Terjun Sarasah Bunta di tahun 2008. Selain Sarasah Bunta, air terjun lain yang cukup terkenal adalah Akar Berayun, Sarasah Murai, dan Air Terjun Sarasa Luluh. Kita bisa memilih mana yang kita suka untuk dinikmati. Air Terjun Aka Berayun terletak di kawasan Aka Barayun yang cocok untuk wisata keluarga. Di sini sudah tersedia kolam renang dan bagian tebing-tebingnya menarik untuk olahraga panjat tebing. Empat air terjun lain yang berada di kawasan Sarasah Bunta juga tidak kalah menarik untuk didatangi. Kawasan ini paling dikenal memiliki nilai historis dan hal-hal yang penuh mitos. Tidak sedikit yang meyakini masing-masing air terjun memiliki khasiat. Bila anda ingin membaca lebih detail tentang artikel ini silahkan klik website dibawah ini. Sumber: AMBOYINDONESIA pasaharau.com/lembah-harau-tempat-bidadari-turun-ke-bumi Foto:http://pasaharau.com
...more

Gaskeun Napak Tilas dari Rengasdengklok sampe Tugu Proklamasi, Jejak Heroik Menuju 17 Agustus!

TripTrus.Com - Bro sis traveler, lo tau gak sih kalau sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945 dibacain, ada drama sejarah yang seru banget kayak film action tapi versi nyata? Nah, gue ajak lo buat ikutin jejaknya langsung dari Karawang sampe Jakarta. Kita bakal mulai dari Rumah Rengasdengklok, lanjut ke Museum Perumusan Naskah Proklamasi, dan finish di Tugu Proklamasi—persis kayak alur sejarah aslinya. Perjalanannya gak cuma bikin lo lebih ngerti perjuangan, tapi juga ngasih vibes heroik yang gak bakal lo dapet di tempat lain. Yuk, siapin mental, ini trip sejarah yang bikin lo makin respect sama para pejuang! 1. Rumah Rengasdengklok       View this post on Instagram A post shared by @my_ate Oke, kita mulai dari sini bro sis! Tahun 1945, para pemuda kayak Wikana dan kawan-kawan punya misi penting—“menculik” Bung Karno dan Bung Hatta ke rumah milik Djiaw Kie Siong di Rengasdengklok. Tujuannya? Biar mereka cepet ngumumin kemerdekaan tanpa pengaruh Jepang. Rumahnya sederhana banget, tapi lo bakal ngerasain aura tegang dan deg-degan kayak lagi nonton adegan klimaks film sejarah. Spot ini cocok banget buat lo yang mau foto sambil ngebayangin momen heroik sebelum bangsa ini resmi merdeka. 2. Museum Perumusan Naskah Proklamasi Abis dari Rengasdengklok, kita lanjut ke Jakarta ke bekas rumah Laksamana Maeda. Nah bro sis, di sinilah para tokoh kayak Bung Karno, Bung Hatta, dan Achmad Soebardjo ngerumuskan teks proklamasi tengah malam. Bayangin aja, mereka kerja dikejar waktu sambil mikirin kata demi kata yang bakal mengubah nasib satu bangsa. Interiornya masih mempertahankan nuansa aslinya, jadi lo bener-bener bisa kebawa suasananya. Spot ini gak cuma bersejarah, tapi juga fotogenik banget buat lo yang suka ambience vintage. [Baca juga : "Agustus Full Vibes: Festival Lokal Gak Main-Main, Bro-Sis Traveler Wajib Cek!"] 3. Tugu Proklamasi Nah, ini dia titik klimaksnya bro sis! Di lapangan Pegangsaan Timur 56, Bung Karno ngebacain teks proklamasi di depan rakyat. Sekarang lokasinya udah jadi Tugu Proklamasi yang megah, lengkap dengan patung Soekarno–Hatta, Tugu Petir, dan Tugu Wanita. Berdiri di sini tuh bikin lo merinding, ngerasain momen bersejarah itu kayak bener-bener lagi terjadi. Foto di sini sambil kasih caption nasionalis? Auto keren dan penuh makna, cuy! Nah bro sis traveler, itu tadi perjalanan sejarah dari Rengasdengklok sampe Tugu Proklamasi—napak tilas perjuangan yang jaraknya emang cuma puluhan kilometer, tapi nilai sejarahnya gak ternilai. Dari suasana tegang di rumah kecil, obrolan serius tengah malam di rumah Maeda, sampe teriakan kemerdekaan di Pegangsaan Timur—semuanya ngebentuk satu cerita yang bikin lo sadar kalau kemerdekaan itu hasil perjuangan dan keberanian nyata. Jadi, kalau mau liburan yang bikin bangga sekaligus nambah wawasan, cobain deh trip sejarah ini. Gaskeun, bro sis! (Sumber Foto @digitamagabumon)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...