shop-triptrus



5 Destinasi Wisata Sejarah Murah Meriah di Jakarta

TripTrus.Com - Punya hobi menikmati wisata sejarah? Tak perlu jauh-jauh pergi ke luar kota untuk bisa memuaskan minat Anda. Sebab, Jakarta punya banyak sekali destinasi menarik yang bisa dikunjungi untuk melakukan trip tersebut. "Selain bersejarah, tempat wisata Jakarta ini pun terkenal sebagai destinasi murah meriah. Jadi, tak perlu takut isi dompet akan terkuras saat ingin mengunjungi destinasi wisata ini." Berikut daftar tempat wisata sejarah murah meriah yang bisa Anda kunjungi di waktu liburan akhir pekan, seperti: 1. Kawasan Kota Tua   History of Djakarta #batavia #jakarta #old #kotatua #oldcity #bw #black #history #2018 #camera # A post shared by Freelense Photography (@old_lense) onJan 7, 2018 at 7:47pm PST Kalau yang satu ini tentulah sudah tahu. Ya, Kawasan Kota Tua Jakarta memang jadi peninggalan kolonial Belanda yang masih bertahan hingga saat ini. Jejak-jejak masa lampau sangat terasa ketika Anda melihat berbagai macam bangunan tua yang berdiri kokoh di sana. Arsitektur bernuansa Eropa klasik yang kental bisa membuat Anda seperti berada di masa lampau. Berwisata sejarah makin seru karena di tempat ini terdapat berbagai atraksi wisata menarik, mulai dari trip museum, sewa sepeda ontel, tempat wisata kuliner, hingga beragam keseruan lainnya. 2. Kepulauan Seribu   Berwisata ke pulau kelor, cipir, dan onrust. Pulau2 yang menjadi saksi sejarah perjalanan panjang dari Batavia sampai Jakarta. Pulau yang menjadi garda terdepan pertahanan Batavia sekaligus pengasingan bagi narapidana bahkan yang terjangkit penyakit. Tempat yang terkesan mengisolasi manusia ini pun pernah digunakan sebagai asrama haji bagi mereka kaum muslim yang akan pergi haji dengan kapal. Pertanyaan yang menarik yang kemudian muncul adalah, mengapa Belanda mengurusi haji? Padahal kita tau Belanda adalah kerajaan kristen. A post shared by kholidzam (@kholidzaim) onNov 26, 2017 at 5:00am PST Selain menikmati keindahan pulau dan pantai yang cantik, Anda pun bisa berwisata sejarah saat masuk ke kawasan Kepulauan Seribu dengan mendatangi Pulau Kelor, Pulau Cipir, dan Pulau Onrust yang dijadikan sebagai cagar budaya. Di pulau-pulau ini terdapat bangunan bersejarah seperti Benteng Martello, reruntuhan gedung tua, museum, hingga makam Kartosuwirjo. Kalau ingin datang ke sana, Anda bisa ikut  open trip yang diselenggarakan jasa agen travel. Rata-rata biaya yang diperlukan berkisar Rp 150-300 ribu untuk tur sejarah satu hari penuh.   3. Monumen Nasional   Jangan hanya suka dengan profesi mu, cintai profesi mu semua yang terasa ringan seberat apapun cobaannya. . . . #HappyMonday #GoodMorning #Jakarta #ThePowerOfSilent #MancungDikit A post shared by Surya Darma (@suryaceh) onJan 7, 2018 at 3:41pm PST Monumen Nasional atau biasa disebut Monas adalah salah satu ikon wisata Indonesia yang sudah dikenal dunia. Monumen ini didirikan untuk mengenang perjuangan rakyat melawan penjajahan Belanda. Saat berada di Monas jangan lupa kunjungi Museum Sejarah Nasional dan Ruang Kemerdekaan untuk melihat beragam diorama yang bercerita tentang gigihnya para pahlawan mengusir bangsa kolonial.  4. Monumen Pancasila Sakti   Sabtu belajar sejarah. #Jakarta #museum #ayokemuseum #history A post shared by travellie (@travellie__) onSep 9, 2017 at 8:03am PDT Monumen Pancasila Sakti dibangun untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi yang wafat dalam tragedi G30S/PKI. Selain monumen, daya tarik utama di sini tentunya adalah Sumur Lubang Buaya, tempat jenazah tujuh pahlawan revolusi dibuang dulu. Ada juga Museum Pengkhianatan PKI, Museum Paseban, rumah sederhana yang dulu dijadikan dapur umum, pos komando, dan rumah penyiksaan. 5. Museum Bahari   Selamat pagi, cuaca mendung diiringi rintik hujan yang turun dari langit yang menandakan berkah di pagi hari ... tetap semangat kawan-kawan ... #museumbahari #menara #syahbandar #enjoyjakarta #newyear2018 #ayokemuseum A post shared by Museum Kebaharian Jakarta (@museumkebaharianjkt) onJan 3, 2018 at 5:02pm PST Museum Bahari dulunya adalah gudang rempah-rempah VOC yang berada di tepi Teluk Jakarta yang merupakan pusat perniagaan penting pada masanya. Nuansa sejarah sangat terasa saat berada di dalam museum ini. Pasalnya, arsitektur yang digunakan masih mempertahankan keaslian bangunannya. Bisa dilihat dari tiang penyangga gedung yang terbuat dari kayu ulin berdiri kokoh hingga saat ini. Anda bisa mendapatkan banyak informasi menarik tentang dunia bahari Indonesia di sini. (Sumber: Artikel liputan6.com, Foto Amieykha)
...more

Rekomendasi Wisata Yang Bisa Dikunjungi Selama Libur Lebaran Di Kota Medan

TripTrus.Com - Kota Medan menempati urutan keempat sebagai kota terbesar di Indonesia setelah DKI Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Selain itu, sebagai kota terbesar di luar Pulau Jawa dan di Pulau Sumatera, destinasi Kota Medan menjadi pilihan populer bagi pengunjung saat libur Lebaran, terutama untuk liburan keluarga. Berikut adalah beberapa tempat yang bisa dikunjungi bersama keluarga saat libur Lebaran di Kota Medan.       View this post on Instagram A post shared by Richie Kevin (@richie_kevin) 1. Istana Maimun Salah satu destinasi wisata yang terkenal di Kota Medan adalah Istana Maimun. Dalam situs Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, bangunan yang selesai dibangun pada tahun 1988 tersebut dikategorikan sebagai peninggalan Kerajaan Deli pada masa pemerintahan Sultan Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Struktur bangunan Istana Maimun menggabungkan unsur arsitektur dari Eropa, Persia, dan Indonesia. Sebaliknya, bangunan di Desa Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun, memiliki corak arsitektur Melayu dan Islami. Karena letaknya yang strategis dan mudah dijangkau, Istana Maimun hanya berjarak beberapa kilometer dari pusat Kota Medan. 2. Masjid Agung Al Mashun Wisatawan dapat mengunjungi tempat wisata religi seperti Masjid Agung Al Mashun yang terletak sekitar 1 km dari Istana Maimun. Menurut Jakarta Islamic Center, masjid ini dibangun pada tahun 1906 dan merupakan peninggalan Kesultanan Deli. Masjid ini berfungsi sebagai tempat ibadah sekaligus objek wisata budaya dan sejarah. Arsitektur Masjid Al Mashun menggabungkan unsur-unsur arsitektur dari Timur Tengah, India, dan Spanyol. Bangunan Masjid Agung Al Mashun memiliki bentuk segi delapan dan memiliki sayap di sisi selatan, timur, utara, dan barat. 3. Gereja Maria Annai Velangkanni Gereja Maria Annai Velangkanni merupakan tempat selanjutnya yang dapat dikunjungi untuk merasakan pengalaman religi dan budaya di Kota Medan. Gereja ini terkenal dengan bangunannya yang unik dan menyerupai candi. Menurut situs resminya, kata "graha" berarti rumah, pura, atau tempat suci. Bunda Maria dikenal sebagai Annai Velangkanni Arokia Matha di India. Gereja Maria Annai Velangkanni terletak di Jalan Sakura III 7-10, Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan. 4. Tjong A Fie Mansion Bagi pecinta budaya dan sejarah, perjalanan ke Tjong A Fie Mansion merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan saat berada di Kota Medan. Tjong A Fie, seorang pengusaha dan dermawan keturunan Tionghoa, terkenal karena membangun toko-toko di sepanjang Jalan Kesawan (kini Jalan Ahmad Yani) dan memberikan kontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi Kota Medan. Menurut informasi yang terdapat di situs resminya, gedung Tjong A Fie Mansion memiliki 35 kamar yang terletak di dua lantai. Bangunan yang berasal dari tahun 1895 ini telah dijadikan museum dan diakui sebagai bangunan bersejarah dan budaya yang penting. Fitur arsitekturnya mencakup pengaruh gaya Cina, Melayu, dan Art Deco. Tjong A Fie Mansion terletak di Kesawan, Kota Medan, di sebelah Jalan Ahmad Yani Nomor 105, dengan luas keseluruhan 8.000 meter persegi. 5. Mangrove Sicanang Ekowisata Mangrove Sicanang adalah salah satu objek wisata alam di Kota Medan yang terletak di Jalan Pulau Sicanang, Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Pengunjung dapat menjelajahi kawasan hutan bakau dari jembatan kayu. Menurut situs Dinas Pariwisata Kota Medan, Mangrove Sicanang menjadi salah satu destinasi wisata alam populer di Kota Medan selain berfungsi sebagai sarana pengaman pantai. Setelah menikmati pemandangan hutan bakau, pengunjung dapat menikmati makanan di Pondok Lesehan yang tersedia di lokasi. 6. Taman Cadika Pramuka Taman Cadika Pramuka adalah salah satu taman yang dapat dikunjungi oleh wisatawan di Kota Medan. Terletak di Jalan Karya Wisata, Kecamatan Johor, di kawasan Desa Pangkalan Masyhur, Kota Medan. Pengunjung dapat mengakses informasi dan beberapa lokasi foto Instagramable Taman Cadika Pramuka melalui website Pesona Indonesia. Taman ini memiliki danau buatan seluas 5.000 meter persegi yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Nama taman ini menunjukkan bahwa ada fasilitas perkemahan di sana, serta dilengkapi dengan fasilitas taman bermain, mushola, gazebo, dan kamar mandi. 7. Taman Avros Taman Avros merupakan salah satu ruang terbuka hijau di Kota Medan. Menurut situs Dinas Pariwisata Kota Medan, pengalaman unik dapat dirasakan oleh pengunjung yang menyusuri Sungai Deli di taman ini. Pengunjung dapat menikmati keindahan Kota Medan sambil berjalan-jalan di sepanjang Sungai Deli, dan menggunakan perahu panjang atau speed boat dengan akses pemandu wisata untuk melintasi sungai. Taman Avros juga dilengkapi dengan fasilitas flying fox, outbone, dan panahan. Awalnya, tempat rekreasi air ini dikenal dengan nama Taman Pendidikan Avros dan terletak di Jalan Avros, lingkungan Medan Polonia, Kota Medan. 8. Penangkaran Buaya Asam Kumbang Salah satu objek wisata khas Kota Medan yang terkenal. Menurut Tribun Medan, penangkaran buaya ini merupakan penangkaran buaya terbesar di Asia Tenggara. Tempat ini terletak di Jalan Bunga Raya II, di kawasan Asam Kumbang, Kecamatan Selayang, Kota Medan. Di lahan seluas 2 hektar, lebih dari 2.800 buaya ditempatkan di penangkaran ini. Ada dua jenis buaya yang dapat dilihat di sana, yaitu buaya muara dan buaya sinyulung. Menariknya, Penangkaran Buaya Asam Kumbang menampung buaya tertua yang berusia 60 tahun dengan panjang 5 hingga 6 meter. [Baca juga : "5 Destinasi Wisata Tasikmalaya Yang Cocok Untuk Dikunjungi Saat Liburan Lebaran Bersama Keluarga"] 9. Wisata Merci Themepark and Restaurant Merupakan taman hiburan populer di Kota Medan yang terletak di Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang. Dibutuhkan waktu sekitar 37 menit untuk menempuh jarak 13 kilometer menuju pusat Kota Medan. Wisata Merci Themepark and Restaurant memiliki semua fasilitas taman hiburan serta tempat wisata kuliner. Pengunjung dapat bersenang-senang di Waterpark di Taman Wisata Merci dan menikmati berbagai wahana selain permainan seluncuran air. Setelah puas bermain, pengunjung dapat menikmati keajaiban kuliner di restoran. Objek wisata ini juga menyediakan toko oleh-oleh dan suvenir. 10. Hairos Waterpark Terletak di Jalan Jamin Ginting Km. 14.5, Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Wisata ini adalah taman bermain air yang populer dan dapat dicapai dalam waktu sekitar 36 menit dengan menempuh jarak 15 kilometer ke pusat Kota Medan. Pengunjung dapat bersenang-senang dengan berbagai permainan air. Menurut informasi di situs resminya, wisata ini memiliki kolam renang dengan ombak buatan, kolam bermain anak-anak, dan wahana perosotan air. Selain itu, wisata ini juga menyediakan fasilitas restoran dan area parkir. Jadi, sudah siap untuk menentukan destinasi liburan lebaran tahun ini? Ayo, tunggu apalagi, atur jadwal dan selamat bersenang-senang! (Sumber Foto @alfiqqi_fiky) 
...more

Kaltara Rilis Kalender Wisata 2024 Dengan 30 Event Keren Yang Bakal Bikin Liburan Makin Seru!

TripTrus.Com - Nih, bro, kabar terkini dari Kaltara! Dinas Pariwisata Kalimantan Utara nyelenggarain acara seru banget, loh, di Penta City Shopping Venue, Balikpapan, Minggu kemaren. Mereka rilis kalender wisata 2024 alias Calendar of Event (CoE) yang keren abis! Ada 30 event keren yang bakalan bikin Kaltara makin asyik tahun depan, guys! Kepala Dinas Pariwisata Kaltara, Dr Njau Anau, bilang, "Ada 30 kegiatan keren di CoE 2024, dan ada yang masuk level nasional nih, seperti Top 100 Kharisma Event Nusantara dari Kemenparekraf RI, gitu." Dia cerita juga, tahun ini ada tiga event Kaltara yang masuk dalam Top 100 Kharisma Event Nusantara, geng! Mulai dari Musik Alam Fest 2K23 di Bulungan, Irau Tengkayu, sampe Gelar Adat Budaya Dumud di Tarakan. "Ini positif banget, harus kita tingkatkan terus biar Pariwisata Kaltara makin dikenal," ujar Njau Anau semangat.       View this post on Instagram A post shared by Amadea Theresia • MAMIMO (@amadeatheresia) Ini dia beberapa event seru yang masuk dalam CoE Kaltara 2024, bro: Ziarah Akbar 22 Wali Allah, Open Trail Gunung Rian, Karnival Budaya Malinau Kota, Festival Dedur Bulungan, sampe Kicau Mania Kaltara dan Irau Tana Tidung. Beneran, banyak pilihan seru abis! [Baca juga : "Target Makin Gede, NTB Incar Lima Juta Wisatawan Di 2024 Dengan Serangkaian Event Keren!"] Gak cuma itu, dalam acara peluncuran CoE Kaltara 2024, ada juga pameran UMKM dari Kaltara, guys! Mereka nunjukin produk keren daerahnya masing-masing biar makin banyak turis yang mampir ke Kaltara. Ada 24 booth UMKM dan agen travel yang ikutan nampilin produk dan destinasi keren dari Kaltara. Njau Anau berharap, kehadiran Top 30 CoE Kaltara 2024 bisa ngeboost ekonomi daerah, jadi masyarakat juga bisa merasakan langsung dampak positifnya. Buat mewujudkan harapan ini, Pemprov Kaltara bakal terus ngembangin potensi pariwisatanya. Mereka bakal kolaborasi sama pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat. "Gue yakin, dengan kerjasama yang oke, Kaltara bisa jadi destinasi pariwisata yang keren abis!" seru Njau Anau semangat. Yuk, kita tunggu aja kehadiran event keren di Kaltara tahun depan! (Sumber Foto @aping10.08) 
...more

Gombong, Kota Pusaka Yang Terlupakan!

TripTrus.Com - Gombong merupakan sebuah kota kecamatan di wilayah Kabupaten Kebumen. Dalam tata ruang dan kota, Gombong masuk dalam kawasan perkotaan karena sebagian besar penghidupan masyarakatnya dari sumber-sumber sekunder (usaha dan jasa). Dalam sejarahnya, memang Gombong dikenal sebagai pusat perdagangan. Berdasarkan catatan keluarga Liem Siauw Lam, sejak tahun 1830an di wilayah Gombong sudah terbentuk komunitas Tionghoa. Selain itu juga ada komunitas saudagar dari para Bangsawan Kalang. Kedua elemen kelompok ini membentuk karakter Gombong yang kental dengan suasana perniagaan. Dalam segi budaya, Gombong merupakan tempat berbagai unsur budaya bersatupadu. Pertama unsur budaya Banyumasan yang berpadu dengan budaya Yogyakarta, kedua unsur Tionghoa dan ketiga unsur-unsur asli dari Gombong. Semua hal tersebut menjadikan Gombong sebuah daerah yang unik, khas dan memiliki berbagai potensi menarik untuk dijelajahi. Berikut ini beberapa destinasi yang wajib kamu kunjungi ketika di Gombong: 1. Benteng Van Der Wijck (Sumber: telusurindonesia.com) Benteng yang terletak di Desa Sidayu, Kecamatan Gombong merupakan benteng peninggalan kolonial Belanda pada abad 19 yang berbentuk hexagonal. Jika diperhatikan dari bentuk bangunannya, benteng ini lebih difungsikan sebagai pos logistik daripada sebuah benteng pertahanan. Dalam perjalanan waktu, benteng ini sempat menjadi sekolah anak-anak Euroasia, interniran tawanan perang dan markas beberapa kesatuan militer. Masih banyak fakta sejarah tentang Benteng Van Der Wijck yang belum terungkap, termasuk tahun pendiriannya yang masih menimbulkan polemik, namun terlepas dari itu benteng ini merupakan aset pusaka budaya penting yang dimiliki oleh Gombong dan wajib dijaga kelestariannya. 2. Waduk Sempor (Sumber: tripadvisor.com) Berlokasi hanya 7km dari sebelah utara Kecamatan Gombong, waduk ini merupakan bendungan serbaguna yang mendukung aktifitas sungai Cincingguling atau yang lebih dikenal sungai Sempor, yang mengalir dari utara di kaki Gunung Serayu Selatan. Air dari Waduk Sempor banyak digunakan untuk irigasi pertanian penduduk dan juga pembangkit listrik tenaga air. Dengan potensi pemandangan yang bagus dan suasana yang tenang, maka Waduk Sempor dijadikan destinasi wisata baik bagi masyarakat lokal ataupun luar daerah. Pada tahun 1967, pernah terjadi tragedi memilukan, di mana Waduk Sempor jebol dan memakan korban hingga 127 jiwa dan nama-nama para korban lantas diabadikan dalam monumen Sempor. 3. Legenda Rokok Klembek Menyan (Sumber: iqbalkautsar.com) Gombong sebagai sebuah kota perdagangan pada masanya, memiliki beberapa komoditi unggulan. Salah satunya tembakau yang diolah menjadi rokok siong di berbagai industri pabrik kecil ataupun rumahan. Yang menjadi ciri khas dari rokok siong Gombong adalah campuran klembak dan kemenyan. Hal tersebut membuat rokok siong Gombong memiliki aroma khas yang sangat kuat, bahkan kerapkali dihubung-hubungkan dengan aura mistis. Masa kejayaan rokok klembak menyan berlangsung dari tahun 40 hingga 60an, dan secara perlahan tergusur oleh rokok kretek yang datang dari luar daerah. Pada era kejayaan rokok klembek menyan bermunculan berbagai merk rokok klembek menyan yang terkenal, diantaranya: Togog, Sinden, Bangjo dan Sintren. Pada saat ini kejayaan rokok klembek menyan telah berlalu, yang tersisa hanya rokok bermerk Sintren. Masih diproduksi di pabrik berperalatan kuno dan dikerjakan oleh pekerja yang berusia lansia. 4. Gedung Cung Hwa Tsung Hwi (Sumber: @kebumenmuda) Sejak awal abad 19 pendatang Tionghoa diperkirakan sudah ada di Gombong. Ketika pendatang Tionghoa mulai banyak, mereka membentuk perkumpulan yang bernama Cung Hwa Tsung Hwi. Atsa dasar itu dibangunlah gedung perkumpulan yang berlokasi di kawasan pecinan Gombong yaitu di Jalan Sempor Lama. Sempat dijadikan sebuah sekolah Tionghoa pada tahun 40 hingga 60an. Meskipun fisik gedung ini banyak mengalami perubahan, masih banyak kisah menarik yang terkandung di dalamnya. Gedung ini merupakan saksi sejarah dinamika Tionghoa di tanah Gombong. Presiden Soekarno sempat mengeluarkan PP 10 tahun 1950 tentang pengaturan domisili etnis Tionghoa di Indonesia, gedung ini sempat dijadikan tempat penampungan. Saat ini gedung ini berfungsi sebagai sekertariat Yayasan AGH yang memberikan pelayanan kematian bagi masyarakat Tionghoa di Gombong. Di gedung tersebut juga kita bisa belajar aspek budaya Tionghoa dalam kematian dan proses pemakaman. Bahkan kita masih bisa melihat “peti kembang cengkeh” yang berharga mahal. 5. Roemah Martha Tilaar (Sumber: tribunnews.com) Inisiatif membangun Roemah Martha Tilaar ini dimulai berawal dari keinginan Ibu Martha Tilaar untuk memberikan kontribusi bagi Kota kelahirannya Gombong. Beralamat di Jalan Sempor Lama no. 28, Roemah Martha Tilaar menempatkan museum sebagai konteks dan aktivitas sebagai konten dan berinformasi tentang perjalanan hidup Ibu Martha Tilaar saat di Gombong. Roemah Martha Tilaar Gombong diperkirakan sudah berdiri sejak tahun 1920-an. Merupakan rumah keluarga Liem yang dikenal sebagai keluarga Tionghoa kaya pada waktu itu. Liem Siaw Lan kepala keluarga Liem merupakan seorang pengusaha dan mempunyai bisnis yang beragam, salah satunya adalah mengelola peternakan yang mensupply daging dan susu ke tangsi Belanda Van Der Wijk. Pada masa revolusi Indonesia rumah keluarga Liem digunakan sebagai dapur umum dan tempat perawatan tentara Indonesia yang terluka akibat pertempuran dengan tentara NICA. (Sumber: Artikel Rumah Martha Tilaar dan  Amieykha Foto Amieykha)
...more

Tari Jaipong

Tari Jaipong lahir dari kreatifitas seorang seniman Bandung bernama Gugum Gumbira yang menaruh perhatian besar pada kesenian rakyat seperti tari pergaulan Ketuk Tilu. Gugum Gumbira memang sangat mengenal pola-pola gerak tari tradisional Ketuk Tilu, seperti gerak bukaan, pencugan, nibakeun, dan gerakan-gerakan lainnya. Pada awal kemunculannya, Tari Jaipong disebut dengan Ketuk Tilu Perkembangan karena tarian ini memang dikembangkan dari tari Ketuk Tilu.Karya Gugum Gumbira yang pertama kali dikenal masyarakat adalah Tari Jaipong "Daun Pulus Keser Bojong" dan "Rendeng Bojong". Dari kedua jenis tarian itu, muncullah sejumlah nama penari Jaipong yang terkenal seperti Tati Saleh, Eli Somali, Yeti Mamat, dan Pepen Dedi Kurniadi. Kemudian pada tahun 1980-1990-an, Gugum Gumbira kembali menciptakan tari lainnya seperti Toka-toka, Setra Sari, Sonteng, Pencug, dan lain-lain. Kembali lagi muncul penari-penari Jaipong yang handal seperti Ine Dinar, Aa Suryabrata, Yumiati Mandiri, Asep Safaat, Iceu Effendi, dan beberapa penari lainnya.Bisa dikatakan, Tari Jaipong sudah menjadi salah satu ikon keseniaan Jawa Barat, dan sering dipertontonkan pada acara-acara penting untuk menghibur tamu dari negara asing yang datang ke Jawa Barat. Juga, saat melakukan misi kesenian ke mancanegara. Padahal di awal kemunculannya, tarian ini sempat menjadi perbincangan hangat, terlebih karena gerakan-gerakannya yang dianggap erotis dan vulgar. Tapi hal itu justru membuat Tari Jaipong mendapatkan perhatian dari media, termasuk ditayangkannya Tari Jaipong pada tahun 1980 di TVRI Stasiun Pusat Jakarta. Semenjak itu, Tari Jaipong semakin populer dan frekuensi pementasannya pun semakin bertambah.Kelahiran Tari Jaipong pun menginspirasi para penggerak seni tari tradisional untuk lebih aktif lagi menggali jenis tarian rakyat yang sebelumnya kurang mendapat perhatian. Kemunculan jenis tarian ini juga membuka lahan usaha bagi para penggiat seni yang membuka kursus untuk belajar Tari Jaipong. Sementara pengusaha hiburan malam memanfaatkan Tari Jaipong untuk memikat pengunjung tempat usahanya. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Meriahnya Perayaan Imlek di Berbagai Penjuru Nusantara

TripTrus.Com -  Februari selalu menjadi momen yang istimewa bagi banyak orang. Bukan hanya berkat kehadiran Hari Kasih Sayang atau Valentine, bulan depan kamu juga mesti bersiap buat merayakan Tahun Baru Imlek! Yup, budaya yang berasal dari Tiongkok ini telah menjelma menjadi bagian penting masyarakat Indonesia. Nggak heran jika di momen Imlek 2018 ini nanti, KLovers akan menjumpai aksesoris dan pernak-pernik berwarna merah yang menghiasi beberapa pusat perbelanjaan dan fasilitas umum.   warna warni hiburan rakyat festival imlek solo _ #streetphotography #everybodystreet #serikat_sp #serikat_fi #kotasolo #soloevent #festivalimlek A post shared by Bogi Ardana (@mase_boogie) onJan 23, 2017 at 8:52am PST "Menariknya, berkat keanekaragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia, perayaan Imlek tiap daerah pun memiliki kekhasan tersendiri. Penasaran seperti apa? Ketahui lebih jauh, yuk!" 1. Solo Solo dikenal sebagai salah satu kota yang amat kental menjunjung tinggi budaya Jawa. Hal yang menarik terjadi tiap peringatan Imlek, di mana nuansa Jawa yang amat kental itu akan dipadukan dengan kemeriahan adat Tionghoa! Dalam acara yang bertajuk Grebeg Sudiro tersebut, kamu dapat menyaksikan gunungan kue keranjang dan aneka hasil bumi yang diarak oleh bapak-bapak berbusana lurik. Kemudian di belakangnya menyusul karnaval barongsai dan pertunjukkan dari berbagai komunitas dari berbagai suku bangsa di Indonesia. 2. Semarang Semarak perayaan Imlek di Semarang berpusat di kawasan Pecinan bernama Pasar Semawis. Di sini, kemeriahan Imlek dijamin bisa bikin kamu terharu. Jalanan dihiasi dengan lampion dan aksesori Imlek warna-warni. Ada pula sebuah panggung yang disediakan untuk aneka pertunjukkan seperti wayang potehi, barongsai, wushu, tambur, dan lain sebagainya. Makin menyenangkan karena di sana pun kamu bisa wisata kuliner! Puas-puasin deh menikmati aneka penganan khas Tionghoa yang dipadu dengan kuliner asli Semarang! 3. Singkawang Singkawang adalah sebuah kota yang berada di provinsi Kalimantan Barat. Meskipun wilayahnya tak lebih besar dari kota-kota di pulau Jawa, tapi daerah yang berada sejauh 145 kilometer dari Pontianak itu dikenal sebagai penyelenggara Cap Go Meh terbesar di Asia Tenggara. Tak mengherankan bila selama periode perayaannya, Singkawang bakal didatangi oleh ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara. Yang menarik, Cap Go Meh di Singkawang telah berakulturasi dengan kebudayaan setempat. Penasaran kan, gimana jadinya?  4. Jogja Jogja selalu menghadirkan keistimewaan dalam momen apapun, tak terkecuali saat Imlek. Untuk merayakan tahun baru etnis Tionghoa itu, di Kampung Ketandan Malioboro bakal diselenggarakan Pekan Budaya Tionghoa. Konten acaranya juga menarik banget. Beberapa yang nggak boleh kamu lewatkan di antaranya atraksi budya dan pameran kuliner Tionghoa, serta pawai puluhan barongsai! Jadi, kalau ingin traveling di Jogja yang ‘berbeda' di Jogja, datang pas perayaan Imlek, deh! (Sumber: Artikel kapanlagi.com, Foto Bennylin)
...more

Kolam Susu di Perbatasan

Sekitar setengah jam dari Atambua, ibukota Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Desa Junelu, Kecamatan Kakuluk Mesak, terdapat sebuah kolam alami yang bernama Kolam Susuk. Kabarnya, kolam ini adalah yang menginspirasi grup legendaris Koes Plus untuk menciptakan lagu Kolam Susu. Lagu itu juga mengingatkan Timor Timur yang menyatakan integrasi dengan Republik Indonesia pada tahun 1975.Kata "Susuk" sebenarnya berarti sarang nyamuk. Selain karena memang di Kolam Susuk terdapat banyak nyamuk, nama itu didapat saat Raja Lifao dari Oecusse mengirimkan tujuh putrinya untuk membersihkan diri di kolam itu. Untuk menjaga agar para putrinya tetap waspada dan tidak tertidur di pinggiran kolam, sang raja mengirimkan nyamuk untuk mengganggu mereka jika tertidur. Kolam Susuk memang dipenuh dengan nyamuk. Ini pula yang menginspirasikan masyarakat setempat untuk memulai budidaya ikan bandeng dan udang. Ikan bandeng yang dipelihara di Kolam Susuk akan menjaga populasi nyamuk di kolam itu dengan memakan larva nyamuk. Sampai saat ini, di Kolam Susuk para pengunjung dapat menikmati ikan bandeng bakar yang baru ditangkap. Mungkin ini pula yang menginspirasi Koes Plus untuk bercerita tentang ikan dan udang yang datang menghampiri kail.Sebuah sekolah dasar (SD) bahkan dibangun di tepian kolam itu sebagai tanda mata dari Koes Plus. Sekolah itu dibangun agar para anak di wilayah Kecamatan Kakuluk Mesak dapat mengenyam pendidikan dasar. Kini, kolam yang terletak di atas bukit itu dikenal sebagai salah satu tujuan wisata masyarakat setempat pada tiap akhir pekan dan hari libur.Tapi Kakuluk Mesak tidak cuma punya Kolam Susuk saja. Tidak jauh dari Kolam Susuk, sekitar 3 kilometer, terdapat sebuah pelabuhan bernama Teluk Gurita. Teluk ini sejak zaman dahulu kala merupakan pelabuhan alam. Para pedagang dari berbagai negara menyandarkan kapalnya di teluk itu untuk mendapatkan cendana dan damar. Teluk ini juga mempunyai nama lain, yaitu Kuit Namon. Konon, ketika sebuah kapal pedagang Spanyol berlabuh di teluk itu, sebuah Kuit atau gurita raksasa melilit dan menenggelamkan kapal beserta awak kapalnya. Sampai saat ini reruntuhan kapal itu beserta isinya-yang telah menjadi fosil-masih dapat ditemukan di dasar Teluk Gurita. Pada masa Perang Dunia II, tentara Jepang menggunakan Teluk Namon sebagai pelabuhan untuk kepentingan perang. Ketika Jepang menyatakan menyerah dari tentara sekutu, semua peralatan perang Jepang dimusnahkan di Teluk Gurita. Di Teluk Gurita, wisatawan dapat memancing di sekitar teluk atau dari pinggiran pantainya. Bisa juga menggunakan perahu untuk memancing di Danau Konkas yang berhubungan dengan Teluk Gurita.Kabupaten Belu, yang berbatasan dengan Timor Leste ini juga punya beberapa destinasi wisata yang indah berupa tiga pantai, yaitu Pantai Pasir Putih yang terletak di jalur Atambua-Mota'ain (kota perbatasan dengan Timor Leste), Pantai Moladikin yang berada di Kecamatan Malaka Tengah-sekitar 80 kilometer dari Atambua-dengan pemandangan yang hijau dan sejuknya, dan Pantai Sukaer Laran dengan pasir putih serta air yang jernih dan ombak yang tenang. Photos courtesy of: commons.wikimedia.org, belouan.wordpress.com, picassa
...more

7 Rahasia Booking Tiket Pesawat dengan Harga Murah!

TRIPTRUS - Traveling saat ini menjadi lebih terjangkau dengan adanya tiket pesawat murah yang ditawarkan banyak maskapai. Bahkan jika beruntung, Anda bisa mendapatkan tiket pesawat dengan harga yang relatif sangat murah ke destinasi favorit anda. Meski demikian, sudah berulang kali mencoba kok nggak pernah dapat tiket murah ya? Yang ada malah teman-teman anda yang berulang kali sukses mendapat tiket murah dan jalan-jalan terus kerjanya. Kalau mengalami hal seperti itu, jangan cuma bisa iri! Lakukan 7 tips untuk mendapat tiket pesawat murah ini, dan anda bisa pergi kemanapun yang anda mau! 1. Pilih Mode Incognito Saat Menggunakan Browser Anda. Mode incognito adalah suatu opsi yang dapat digunakan untuk menyembunyikan aktifitas browsing seseorang sehingga setiap kunjungan ke sebuah website akan dihitung sebagai kunjungan pertama. Apa hubungannya dengan tiket murah? Dipercaya jika anda mengunjungi sebuah situs maskapai berulang-ulang, maka website tersebut akan menampilkan harga tiket yang lebih tinggi seiring dengan kunjungan berulang anda. Nah, dengan mode incognito, setiap kunjungan anda akan dianggap sebagai kunjungan pertama, sehingga harga tiket yang ditampilkan diyakini akan lebih murah. 2.  Mencari Tiket Sekali Jalan. Seperti banyak diketahui, harga tiket pulang-pergi terkadang lebih malah daripada tiket sekali jalan. Solusinya cobalah untuk membeli tiket dengan maskapai berbeda. Misalnya, pada saat keberangkatan Anda menggunakan maskapai A, lalu saat pulang menggunakan maskapai B. Jadi tak ada salahnya mengombinasikan dua maskapai berbeda untuk perjalanan pulang-pergi Anda 3. Maksimalkan Fungsi Smartphone dan Social Media Anda. Jaman sekarang, smartphone anda adalah travel agent anda dan social media adalah platform utama anda untuk berburu tiket murah. Demikian pula dengan pihak maskapai. Mereka juga menggunakan social media untuk menjangkau dan menyebarkan periode promo yang biasanya berlangsung singkat. Untuk itu, jangan ragu untuk menjadi fans maskapai penerbangan, bahkan travel agent di social media. Bahkan anda juga bisa bergabung dengan Facebook Groups para backpacker untuk mendapatkan bocoran promo tiket murah. 4. Booking Tiket 6 Minggu Sebelum Berangkat. Studi dari Airlines Reporting Corporation menemukan bahwa waktu terbaik untuk membeli tiket pesawat adalah 6 minggu sebelum keberangkatan. Mengapa? Saat inilah harga tiket jatuh di bawah harga tiket rata-rata yang berlaku normal. 5. Jangan Ragu Untuk Memesan Tiket dari Travel Agent. Banyak travel agent atau penyedia online booking yang menawarkan harga tiket pesawat yang lebih murah. Tapi adakah yang tahu mengapa? Jawabannya, perusahaan online booking atau travel agent tersebut telah menjual lebih banyak tiket setiap hari dan lalu profitnya mereka kembalikan lagi ke konsumen dalam bentuk potongan harga! Jadi tidak ada salahnya anda membeli tiket via travel agent atau Online Booking. 6. Ubah Lokasi Saat Anda Memesan Tiket Pesawat. Saat ingin liburan ke luar negeri, cobalah cari tiket promo dengan sedikit memanipulasi lokasi anda jadi seakan-akan anda memesan dari negara lain. Contohnya tujuan dari dan ke Singapura dan Malaysia biasanya akan lebih murah dibanding dari dan ke Indonesia. Menggunakan ‘fake locations’ seperti ini sebenarnya sudah menjadi rahasia umum yang diketahui para backpackers lho. 7. Ubah Mindset Anda: Kejar Harga Murah dan Bukan Tujuan Perginya. Ada beberapa platform seperti website atau aplikasi yang bisa anda gunakan untuk menemukan destinasi tertentu berdasarkan anggaran yang anda miliki. Jadi di sini, tujuan pergi bukan yang utama, melainkan kemana anda bisa traveling dengan budget yang anda miliki. (Sumber: Artikel Raisa/blog.8share.com Foto oomph.co.id)
...more

5 Wisata Mini Eropa yang Bisa Kamu Kunjungi di Indonesia

TripTrus.Com - Deretan destinasi wisata mini Eropa yang bisa dikunjungi yang terletak di berbagai daerah di Indonesia. Di tempat-tempat ini kamu bisa melihat miniatur landmark-landmark terkenal di dunia seperti miniatur menara Eiffel, Arc de Triompe hingga kawasan Venice. Dilansir berbagai sumber, Tribun Travel merangkum 5 destinasi wisata mini Eropa yang bisa ditemukan di berbagai tempat di Indonesia. 1. Merapi Park, Yogyakarta       View this post on Instagram Belanda cabang Jogja 😊 . #Merapipark #Sleman #Yogyakarta . #Yogyakartacity Credit to @anitamae11 : Jogja have it all 😍 A post shared by YOGYAKARTA CITY (@yogyakartacity) onJun 23, 2018 at 10:32pm PDT Di Merapi Park, Yogyakarta kamu bisa melihat replika sejumlah landmark ternama Eropa, mulai dari menara Eiffel di Paris, menara Pisa hingga kincir angin khas Belanda. Lokasi: Jalan Kaliurang KM. 22, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Jam buka: Dari Rabu-Senin, mulai 09.00-17.00. Harga tiket: 15,000 IDR per orang. 2. Little Venice, Bogor       View this post on Instagram Tempat yang lagi hits niih. Ajak keluarga, sahabat, atau mantan kamu kesini πŸ˜€ #destinasinusantara today by @deejase at Little Venice, Kota Bunga, Cianjur #littlevenicebogor #littlevenicecianjur A post shared by NUSANTARA DESTINATION (@destinasinusantara) onDec 2, 2016 at 4:21pm PST Di Little Venice, Bogor kamu bisa bergondola menyusuri kanal-kanal seperti berada Kota Venezia, Italia. Lokasi: Batulawang, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat Jam buka: Setiap hari, mulai dari 08.30-18.00. Harga Tiket: 25,000 IDR untuk dewasa dan 20,000 IDR untuk anak-anak di hari biasa, 40,000 IDR untuk dewasa dan 30,000 IDR untuk anak-anak di hari libur. [Baca juga : "Lima Sub Event Dirilis Dalam Cap Go Meh Singkawang 2019"] 3. Little Europe, Lampung       View this post on Instagram Jika kehidupan adalah suatu sajak yang berirama, aku hidup pada bait ketiga di mana tak banyak orang yang bisa membacanya. Mereka hanya menerka tanpa tahu seperti apa aku sebenarnya. . . . #quotesoftheday #alonequotes #quotesaboutlife #strongman #distance #myself #romantic #life #lifestory #happyquotes #life #smile #streetstyle #str #son #littleeurope #citragarden #citragardenlampung A post shared by RA Ferza Rusdiansyah Isuades (@ferzarusdiansyahisuades) onApr 6, 2018 at 10:55pm PDT Little Europe di Lampung mempunyai gaya arsitektur seperti berada di Eropa yang juga mempunyai banyak spot untuk berfoto yang apik. Lokasi: Perumahan Citra Garden, Negeri Olok Gading, Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung, Lampung Jam buka: Setiap hari, mulai 08.00-23.00. Harga tiket: Gratis. 4. Kota Mini Lembang, Bandung       View this post on Instagram Life move so fast, so stop and look around or you could just miss it 🎑 Here’s a snap of one of my favorite spots in Bandung, just because I’m missing this beautiful city already. Gotta say hello in the upcoming month πŸ‘‹πŸ» Couldn’t wait to explore more and immerse in the beauty of nature . . . . . #placetogo #explorebandung #wonderfulindonesia #travel #artofvisuals #bandungphotography #hellonusantara #kotaminilembang #floatingmarket #traveldestination #bandung #fujifilmid #bandunginframe #beautybloggerindonesia #styleblogger #whatiwore #fashion #beauty #clozetteid #ulzzang #summerstyle #μΈμŠ€νƒ€νŒ¨μ…˜ #μ–ΌμŠ€νƒ€κ·Έλž¨ #νŒ¨μ…˜μŠ€νƒ€κ·Έλž¨ #μ…€μŠ€νƒ€κ·Έλž¨ #νŒ”λ‘œμš° #μ˜€μ˜€ν‹°λ”” #νŒ¨μ…˜ A post shared by Ghina Aulia Megaputri (@ghinaaulia) onJan 8, 2019 at 2:52am PST Kota Mini Lembang, Bandung juga mempunyai pemandangan seperti kota-kota yang ada di Eropa dengan nuansa khas Eropa yang mirip. Lokasi: Jl. Grand Hotel No.33, Lembang, Bandung, Jawa Barat Jam buka: Setiap hari, mulai dari 08.00-20.00. Tiket: 15,000 IDR per orang untuk hari biasa, 20,000 IDR per orang untuk akhir pekan dan hari libur. 5. Farmhouse Lembang, Bandung       View this post on Instagram Kali ini kita jalan2 ke @farmhouselembang bersama keluarga di bandung. Alhamdulillah anak2 seneng bgt muter2 disana, walaupun lokasi menuju farmhouse lumayan macet padat merayap. Bisa make baju ala2 none belanda keliling farmhouse skalian foto2 cantik di spot2 yg kueceee. . . #bandung #farmhouselembang #farmhouselembangbandung #bandungdestination #bandungdestinations A post shared by Zulhan Hanafiah aka Dehan (@dehancolding) onFeb 14, 2019 at 3:13am PST Sama-sama di Lembang, Bandungm Farmhouse juga menjadi satu destinasi dengan nuansa Eropa yang khas. Kamu bisa melalukan selfie di banyak spot seperti bangunan dengan gaya Art Deco, kamu juga bisa mencoba mengenakan kostum khas Belanda. Lokasi: Jl. Raya Lembang No.108, Gudangkahuripan, Lembang, Bandung Barat Jam buka: Setiap hari, mulai dari 08.00-20.00. Tiket: 25,000 IDR per orang, kamu akan mendapatkan welcome drink susu dengan rasa pilihan. (Sumber: Artikel travel.tribunnews.com Foto cybertokoh.com)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...