TripTrus.Com - Menurut kitab sejarah Sunda yang berjudul Tina Layang Parahyang (Catatan dari Parahyangan), keberadaan komunitas Tionghoa di Tangerang dan Batavia sudah ada setidak-tidaknya sejak 1407 NI. Kitab itu menceritakan tentang mendaratnya rombongan pertama dari dataran Tiongkok yang dipimpin Tjen Tjie Lung alias Halung di muara Sungai Cisadane, yang sekarang berubah nama menjadi Teluk Naga.
"Oleh karena itu, Tangerang tidak mungkin dapat dipisahkan dengan kebudaya Tionghoa-nya. Kebudayaan yang berkembang di sana sejak berabad-abad lalu."
Maka tidak mengherankan jika wilayah Tangerang Raya (Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang) memiliki beberapa klenteng dan vihara tua yang bersejarah.
1. Klenteng Beon Hay Bio
Chinese New Year 270117
A post shared by Kemala D. Larasati (@k_larasati) onJan 27, 2017 at 9:46am PST
Klenteng Boen Hay Bio yang terletak di Jl. Pasar Lama Serpong, Desa Cilenggang, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Berdasarkan informasi dari pengurus, Klenteng tertua di Serpong ini berdiri tahun 1694 atau sudah berusia tiga ratus tahun.
Pada saat hari jadi Klenteng yang diperingati tanggal 24 bulan keenam penanggalan Cina, biasanya Klenteng dipadati pengunjung yang datang untuk berdoa. Selain itu untuk memeriahkan acara hari jadi, Klenteng Boen Hay Bio juga sering dimeriahkan dengan berbagai atraksi pertunjukan barongsai, gambang kromong, serta lenong.
2. Vihara Boen Tek Bio
#VIHARABOENTEKBIO #VIHARA #PASARLAMA #PEI76ETC
A post shared by Sri Rezeki Tjandra (@tjansriki) onNov 26, 2016 at 6:56am PST
Vihara Boen Tek Bio diperkirakan mulai dibuat pada akhir abad ke-17, hal tersebut berasalan dikarenakan ukiran kayu yang terdapat pada langit-langit dibuat awal tahun 1800. Vihara yang terletak di Jl. Bhakti No. 14, Pasar Lama, Kota Tangerang ini memiliki pengaruh besar pada perkembangan budaya Cina di Tangerang.
Yang menasrik dari Vihara Boen Tek Bio adalah beberapa artfeak kuno yang dimiliki oleh Vihara, seperti: patung singa penjaga klenteng (Ciok-say), lonceng tua yang berasal dari tanah Tiongkok tahun 1835, tempat batang hio yang terbuat tahun 1805 dan juga tempat pembakaran yang berasal dari abad ke-19.
3. Vihara Boen San Bio
Vihara boen san bio๐ note : viharaboensanbio atau Klenteng Boen San Bio dibangun oleh pedagang asal Tiongkok yang bernama Lim Tau Koen. Klenteng ini dibangun sebagai tempat untuk menempatkan patung Dewa Bumi (Kim Sin Khongco Hok Tek Tjeng Sin) yang dibawa pedagang tersebut dari Banten. Secara harfiah, “boen san bio” berarti kebajikan setinggi gunung. #viharaboensanbio #viharatangerang #vihara #viharadewikwanim #kelenteng
A post shared by Enjoy Your Life๐ฝ (@travelmania7550) onOct 19, 2017 at 11:30pm PDT
Vihara Boen San Bio atau yang dikenal juga sebagai Vihara Nimmala. Vihara yang berasitektur mewah ini dibuat tahun 1689. Vihara yang terletak di Jl. Pasar Baru, Kelurahan Kranjaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang ini digunakan sebagai tempat ibadah baik oleh penganut Kong Hu Chu, Taoisme dan Budha (Tri Dharma).
Selain memiliki nilai sejarah, Vihara Boen San Bio juga terkenal dengan keindahan arsitekturnya. Di bagian atap terdapat patung sepasang burung fenghuang atau hong (phoenix) yang mengapit sebuah mutiara jagat, di bagian depan pengunjung disambut oleh megahnya patung dewa bumi yang dahulu dibawa Lim Tau Koen dari Banten dan banyak lagi oranamen-orname lain yang menjadi daya tarik lain untuk dikunjungi.
4. Klenteng Sampo Tay Jin
#temple #dragonandliondance #semarang #centraljava #sampotayjin #culturalfestival #2017
A post shared by Tio Januar (@januartio) onJul 23, 2017 at 6:55am PDT
Tempat ibadah etnis Tionghoa yang terletak di salah satu Gang Jl. Otto Iskandardinata, Kota Tangerang ini bernama Klenteng Sampo Tay Jin. Konon keberadaan klenteng ini erat kaitannya dengan laksamana besar Cina yang memimpin pelayaran pada abad ke-15 dengan kekuatan 300 kapal, yaitu Laksamana Ceng Ho (Sampo Tay Jin).
Meskipun bertolak belakang dengan fakta, bahwa Laksamana Ceng Ho adalah seorang muslim, di Klenteng Sampo Tay Jin terdapat altar utama yang menjadikan Laksamana Ceng Ho sebagai dewa utama Klenteng tersebut. Dan uniknya lagi, meskipun tidak memeluk agama Islam, pemuja Laksamana Ceng Ho juga tidak mengkonsumsi daging babi.
5. Klenteng Tjo Soe Kong
๐ผ๐ผ๐ผ . . . . . #temple #vihara #tjosoekong #tanjungkait #tangerang #indonesia #pray
A post shared by Aldieka | #sydika #sydikastore (@sy.dika) onDec 10, 2016 at 8:02pm PST
Terletak di pesisir utara Kabupaten Tangerang, terdapat bangunan bersejarah etnis Tioanghoa. M asyarakat sekitar klenteng percaya bahwa klenteng itu dibuat tahun 1792 atau berusia tiga abad. Klenteng tersebut bernama Tjo Soe Kong. Pada musibah tsunami akibat letusan Gunung Krakatau tahun 1883, Klenteng ini berhasil selamat meskioun terletak di bibir pantai.
Klenteng yang berlokasi di Dusun Tanjung Anom, Desa Tanjung Kait, Mauk, Kabupaten Tangerang merupakan salah satu cagar budaya di Kabupaten Tangerang juga dikenal dengan nama Klenteng Tanjung Kait atau Klenteng Qing Shui Zhu Sui. Untuk memperingati tradisi Cina sekaligus menghibur masyarakat sekitar, Klenteng Tjo Soe Kong kerap menggelar event tahunan dengan berbagai pertunjukan, seperti: pertunjukan wayang Po Te Hi, Tari Naga, dan kesenian barongsai.
Tertarik mengenal lebih jauh Klenteng dan Vihara tua bersejarah di Tangerang? Silakan ajak teman-teman kalian untuk menjelajahinya! (Sumber: Artikel-Foto Amieykha)
...moreTripTrus.Com - Berpergian jauh memang seringkali menjadi aktivitas yang dilakukan oleh sebagian besar orang, bahkan ketika sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Islam memberikan keringanan bagi orang yang sedang dalam perjalanan jauh untuk tidak berpuasa dan dapat meng-qadha' puasa tersebut di luar bulan Ramadan.
View this post on Instagram
A post shared by Mr.H (@mr.kc_3563)
Meskipun begitu, masih banyak umat muslim yang tetap berniat untuk berpuasa selama perjalanan jauh seperti saat mudik, silaturahmi, atau berlibur ke tempat wisata, baik sendirian maupun bersama keluarga menggunakan kendaraan pribadi. Agar perjalananmu menjadi lebih menyenangkan dan tidak melelahkan, berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu bawa ketika berpergian selama bulan Ramadan:
1. Makanan dan minuman untuk berbuka dan sahur
Sebelum memulai perjalanan yang memakan waktu yang lama selama bulan Ramadan, penting untuk memastikan bahwa Anda membawa persediaan yang cukup untuk berbuka puasa dan sahur. Oleh karena itu, pastikan untuk mempersiapkan makanan dan minuman yang mudah disimpan dan dimakan selama perjalanan, seperti roti, kue, kurma, dan air minum yang aman dan cukup.
Dengan membawa persediaan yang cukup, Anda dapat memastikan bahwa Anda memiliki energi dan kekuatan yang cukup untuk menjalankan kegiatan dan tugas sehari-hari tanpa merasa lapar atau kelelahan karena tidak makan atau minum yang cukup. Dalam hal ini, selalu ingat bahwa kesehatan dan keamanan Anda selama bulan suci Ramadan harus menjadi prioritas utama, dan membawa persediaan yang tepat dapat membantu Anda mencapai tujuan ini dengan mudah dan nyaman.
2. Obat-obatan
Sebelum memulai ibadah puasa di bulan Ramadan, sangat penting bagi Anda untuk memastikan bahwa Anda membawa obat-obatan yang biasa Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan Anda. Pastikan untuk membawa persediaan obat-obatan yang dapat meredakan sakit kepala, obat flu, atau obat untuk kondisi medis tertentu yang mungkin Anda alami selama berpuasa.
Selain itu, penting juga untuk membawa obat-obatan yang dapat membantu mengatasi masalah pencernaan atau kondisi kesehatan lainnya yang mungkin timbul selama bulan Ramadan, seperti obat maag atau obat untuk mengatasi gangguan lambung. Dengan membawa persediaan obat-obatan yang cukup, Anda dapat memastikan bahwa Anda tetap sehat dan nyaman selama berpuasa tanpa mengganggu ibadah puasa Anda. Selain itu, pastikan juga untuk membawa obat-obatan dengan dosis yang tepat dan bawa dokumen medis yang relevan jika diperlukan. Dengan demikian, Anda dapat merasa aman dan siap menghadapi tantangan kesehatan apa pun yang mungkin Anda alami selama bulan suci Ramadan.
3. Pakaian yang sesuai
Sangat penting untuk memilih dengan teliti pakaian yang akan Anda pakai untuk perjalanan Anda, terutama jika Anda berencana untuk menghabiskan waktu yang lama dalam perjalanan tersebut. Oleh karena itu, sangat dianjurkan agar Anda memilih pakaian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga sesuai dengan iklim tempat tujuan yang akan Anda kunjungi.
Memilih pakaian yang tepat dapat memberikan manfaat besar bagi kenyamanan dan kesehatan Anda selama perjalanan, karena pakaian yang cocok dapat membantu Anda menghindari masalah seperti dehidrasi atau kelelahan yang disebabkan oleh cuaca yang tidak sesuai. Karenanya, pastikan untuk mempertimbangkan dengan matang jenis pakaian yang akan Anda bawa serta kondisi cuaca yang akan Anda hadapi selama perjalanan.
4. Al-Quran dan perlengkapan ibadah
Sangat disarankan untuk membawa Al-Quran serta perlengkapan ibadah seperti sajadah dan tasbih selama perjalanan Anda. Hal ini akan memudahkan Anda untuk melaksanakan ibadah shalat dan membaca Al-Quran di mana saja, terutama ketika Anda sedang berada di tempat yang sulit untuk mencari tempat ibadah atau tidak ada tempat ibadah yang tersedia. Dengan membawa perlengkapan ibadah, Anda tidak perlu khawatir tentang mencari tempat ibadah yang sesuai atau terganggu oleh keadaan sekitar ketika melakukan ibadah.
Selain itu, membawa Al-Quran dan perlengkapan ibadah juga dapat membantu Anda mempertahankan rutinitas ibadah Anda selama perjalanan. Oleh karena itu, pastikan untuk menyediakan dan membawa perlengkapan ibadah yang diperlukan agar Anda dapat dengan mudah melaksanakan ibadah shalat dan membaca Al-Quran di mana saja dan kapan saja selama perjalanan.
5. Power bank atau charger
Sebelum memulai perjalanan selama bulan suci Ramadan, sangat penting untuk memastikan bahwa Anda membawa peralatan yang diperlukan untuk menjaga ponsel Anda tetap terisi daya. Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah membawa power bank atau charger agar Anda dapat mengisi daya ponsel Anda selama perjalanan. Terutama jika Anda mengandalkan ponsel untuk membaca Al-Quran atau menemukan jadwal shalat selama bulan Ramadan, Anda akan membutuhkan daya baterai yang cukup untuk menjalankan aplikasi dan fungsi ponsel Anda.
Dalam hal ini, pastikan untuk memilih power bank atau charger yang dapat mengisi daya ponsel Anda dengan cepat dan efisien. Selain itu, pastikan juga untuk membawa kabel USB yang kompatibel dengan ponsel Anda. Dengan membawa peralatan pengisian daya yang cukup, Anda dapat memastikan bahwa ponsel Anda selalu siap digunakan saat Anda membutuhkannya selama perjalanan Anda. Dalam kesimpulannya, membawa peralatan pengisian daya yang cukup adalah suatu hal yang sangat penting selama perjalanan, terutama jika Anda bergantung pada ponsel untuk berbagai keperluan selama ibadah di bulan Ramadan.
6. Uang tunai dan kartu kredit
Sebelum memulai perjalanan selama bulan suci Ramadan, sangat penting untuk memastikan bahwa Anda membawa uang tunai dan kartu kredit yang cukup untuk memenuhi kebutuhan selama perjalanan. Pastikan untuk membawa jumlah uang tunai yang cukup untuk membeli makanan dan minuman selama berpuasa atau kebutuhan lainnya yang mungkin Anda butuhkan selama perjalanan. Selain itu, pastikan juga untuk membawa kartu kredit atau kartu debit yang dapat digunakan untuk transaksi keuangan lainnya yang mungkin Anda perlukan, seperti membeli tiket transportasi atau menginap di hotel.
Dalam hal ini, pastikan untuk memeriksa saldo rekening bank Anda dan batas transaksi kartu kredit sebelum perjalanan, dan pastikan bahwa Anda membawa kartu dengan batas yang cukup untuk kebutuhan selama perjalanan. Selain itu, pastikan juga untuk menyimpan uang tunai dan kartu Anda di tempat yang aman dan terpisah untuk menghindari risiko kehilangan atau pencurian. Dengan membawa uang tunai dan kartu kredit yang cukup dan disimpan dengan aman, Anda dapat merasa tenang dan nyaman selama perjalanan dan dapat memenuhi kebutuhan finansial Anda dengan mudah dan efisien.
7. Dokumen penting
Sebelum memulai perjalanan selama bulan suci Ramadan, sangat penting untuk memastikan bahwa Anda membawa dokumen-dokumen penting yang dibutuhkan selama perjalanan. Pastikan untuk membawa tiket perjalanan Anda, baik tiket pesawat, kereta api, atau bus, dan simpan di tempat yang aman agar tidak hilang. Selain itu, pastikan juga untuk membawa paspor atau kartu identitas yang masih berlaku, terutama jika Anda berencana untuk melakukan perjalanan internasional. Pastikan untuk memeriksa tanggal kadaluwarsa dokumen Anda sebelum perjalanan, dan pastikan untuk memperpanjang atau memperbarui jika diperlukan.
Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau perlu menjalani perawatan medis selama perjalanan, pastikan untuk membawa surat keterangan medis atau resep obat dari dokter Anda. Ini akan membantu memudahkan jika ada situasi darurat atau jika Anda membutuhkan perawatan medis selama perjalanan.
Dalam hal ini, pastikan untuk membawa dokumen-dokumen tersebut dalam tas atau dompet yang mudah diakses, namun tetap aman dan terlindungi dari kerusakan atau kehilangan. Selain itu, pastikan juga untuk membuat salinan dokumen penting Anda dan simpan di tempat yang terpisah, seperti di email atau di cloud storage, untuk menghindari risiko kehilangan atau pencurian.
Dengan membawa dokumen-dokumen penting yang diperlukan selama perjalanan, Anda dapat memastikan bahwa perjalanan Anda berjalan dengan lancar dan Anda siap menghadapi situasi darurat atau keadaan yang tidak terduga selama perjalanan.
[Baca juga : "Tips Berpergian Ketika Ramadhan"]
Setelah membaca beberapa tips penting yang harus dibawa ketika berpergian selama bulan suci Ramadan, diharapkan dapat membantu Anda mempersiapkan diri secara optimal sebelum berangkat. Meskipun demikian, perlu diingat bahwa daftar perlengkapan yang diperlukan dapat berbeda-beda tergantung pada tujuan perjalanan dan kebutuhan individu.
Namun, dengan mempersiapkan diri dengan baik dan membawa perlengkapan yang diperlukan selama perjalanan, Anda dapat menikmati bulan suci Ramadan dengan tenang dan nyaman, serta menjalankan ibadah dengan optimal. Terakhir, semoga tips dan informasi yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat bagi Anda dan membantu Anda dalam merencanakan perjalanan selama bulan suci Ramadan. Kurang lebihnya kami mohon maaf, sampai jumpa di artikel-artikel lainnya. (Sumber: Artikel Shalahudin Hikam Al Ayubi Foto @alaniadita)
...moreTripTrus.Com - Buat lo yang lagi cari alternatif liburan ga jauh-jauh dari Jakarta, Pantai Indah Kapuk (PIK) bisa jadi pilihan pas banget! Bukan cuma tempat nongkrong hits, PIK juga punya segudang aktivitas seru buat lo dan keluarga. Udah terkenal sebagai kawasan elite di Jakarta, PIK juga gampang banget dijangkau karena akses transportasinya lengkap, dari tol sampai TransJakarta. Bahkan, tahun ini PIK masuk Proyek Strategis Nasional lho! Langsung aja, ini dia beberapa aktivitas yang bisa lo cobain di PIK buat ngisi liburan.
1. Main Seru di Aloha PIK
Kalau lo suka tempat yang vibes-nya tropical, Aloha PIK wajib banget didatengin! Tempat ini punya playground seru buat anak-anak, pantai pasir putih buat santai, dan food court buat lo yang mau kulineran. Dengan konsep ala Hawaii, spot ini super instagramable. Plus, yang paling penting, masuknya gratis dan buka tiap hari dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam.
2. Nyantai di Pantai Pasir Putih PIK 2
Lo yang mau chill bisa ke Pantai Pasir Putih PIK 2. Pemandangannya keren banget, ada pasir putih yang bersih dan gedung-gedung megah di sekitar. Lo bisa jalan santai, sepedaan, atau sekadar nikmatin kuliner bareng keluarga di sini. Lokasinya di daerah Kamal Muara, Jakarta Utara, dan deket sama banyak spot hits lainnya di PIK 2.
3. Kulineran ala Chinatown di Pantjoran PIK
View this post on Instagram
A post shared by @bubumaika
Nah, kalau lo suka wisata kuliner, mampir ke Pantjoran PIK! Di sini ada banyak banget tenant makanan, baik yang halal maupun non-halal. Suasana dan dekorasi ala Tionghoa bikin lo serasa lagi di Chinatown asli, apalagi dengan dominasi warna merah dan adanya pagoda tertinggi di Jakarta yang jadi ikon tempat ini.
[Baca juga : "Destinasi Seru Dan Anti Mainstream Di Jember Yang Mungkin Belum Lo Tau!"]
4. Main Skuter di Pantai San Antonio
Lo suka aktivitas yang seru tapi santai? Coba main skuter di Pantai San Antonio! Ada lintasan panjang buat lo jalan-jalan atau main skuter, sepeda, bahkan mobil listrik kecil buat anak-anak sampai dewasa. Sambil jalan, lo bisa liat pemandangan laut dan mampir ke kafe-kafe di sekitar buat nyantai.
5. Nongkrong Keren di Cove at Batavia PIK
Ini dia spot hits buat nongkrong ala anak muda, Cove at Batavia. Tempatnya didesain mirip area di Los Angeles, keren banget buat foto-foto! Di sini ada banyak tenant makanan dari pizza, burger, gelato, sampai seafood. Mending dateng sore-sore biar dapet view sunset yang epic banget langsung ke arah laut.
Gimana, udah ada bayangan mau ngapain aja di PIK? Jangan lupa siapin outfit yang kece dan kamera buat foto-foto, karena setiap sudut di sini worth it banget buat diabadikan. Jadi, tunggu apa lagi? Langsung deh ajak temen, pacar, atau keluarga buat seru-seruan bareng di PIK! (Sumber Foto @jkt.spot)
...moreKalau kamu ikut trip ke Medan dan Sumatera Utara di http://triptr.us/Bk, kamu juga bisa langsung menikmati kerennya Bandara Kuala Namu.
TRIPTRUS - Setelah beroperasi selama lebih dari 70 tahun, Bandara Internasional Polonia pensiun dari tugasnya melayani berbagai jalur penerbangan ke/dari atau sekadar transit di Sumatera Utara. Mulai tanggal 25 Juli 2013, semua maskapai penerbangan harus mengarahkan pendaratan ke Bandar Udara Internasional Kuala Namu (Kuala Namu International Airport/KNIA).
Bandara Kuala Namu berlokasi di areal bekas perkebunan PT Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa. Bandara baru ini terletak di Kabupaten Deli Serdang dan berjarak kurang lebih 22 kilometer dari kota Medan. Setelah selesai pembangunannya, bandara ini diharapkan dapat jadi bandara transit internasional untuk kawasan Sumatera dan sekitarnya. Kuala Namu juga menjadi bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Banten.
Untuk mencapai Bandara Kuala Namu, selain moda transportasi seperti mobil atau bus Damri, terdapat pula sebuah stasiun kereta di bandara yang terhubung dengan Stasiun Medan. Stasiun kereta api dan jalur kereta api di bandara ini adalah kali pertama bagi Indonesia. Untuk menaiki jalur kereta ini, penumpang harus membayar sekitar Rp80 ribu untuk perjalanan kereta api Kuala Namu-Medan PP. Kereta yang digunakan nantinya akan memiliki fasilitas wi-fi.
Bandara Kuala Namu dapat menjadi tempat pergerakan 10.000 pesawat pertahun, dan dapat menampung tujuh hingga 10 juta penumpang dari hasil pembangunan Tahap I. Di tahap II nanti, Kuala Namu diperkirakan dapat menampung 25 juta penumpang per tahun. Bandara dengan kode lokasi KNO ini juga punya fasilitas check-in paling canggih di Indonesia. Bandara Kuala Namu mempunyai sistem Automatic Handling System dan check-in di 4 tempat. Satu lagi yang keren, KNIA bisa menampung pesawat terbesar di dunia - yang sebelumnya tidak bisa mendarat di Indonesia - pesawat jumbo Airbus A380. Wow!
Photos courtesy of: Wikipedia
...moreTripTrus.Com - Pesona nuansa heritage Islami muslim Tionghoa di Masjid Lautze yang merupakan masjid unik dan bersejarah yang berlokasi di Jakarta Pusat.
Jakarta tidak hanya memiliki obyek wisata yang berisikan waha permainan, namun kawasan Ibukota indonesia ini memiliki obyek wisata heritage yang menarik dikunjungi yang menyebar di beberapa kawasan daerah bilangan sawah besar Pasar Baru Kota Jakarta.
Menurut catatan sejarah, Pasar Baru merupakan suatu area pusat perbelanjaan di Jakarta, dan sebuah kawasan yang memiliki bangunan yang berdiri kokoh sejak jaman Belanda dengan nuansa khas Eropa dan Tiongko tempat wisata heritage yang berlokasi di kecamatan Sawah besar jakarta Pusat ini bukan hanya menjadi central perekonomian masyarakat Jakarta saja, namun memiliki kisah catatan sejarah panjang dari sisi-sisi keunikan bangunan yang menjadi saksi bisu perkembangan Kota Jakarta
Konon, sejak dulu kala masyarakat Tionghoa terkenal dengan keuletannya. maka tidaklah heran jika usaha gula dan tebu semakin berkembang pada waktu itu masih bernama Batavia membuat masyarakat etnis Tionghoa lainnya untuk datang dan mengadu nasib di Batavia yang kini disebut dengan nama jakarta.
View this post on Instagram
Pengalaman yg menarik sembahyang disini. Mereka putih putih, gw item. Mereka sipit sipit, gw belo.
A post shared by @ daanandraan onMay 26, 2018 at 4:49am PDT
Perbauran masyarakat membuat muslim Tionghoa kian hari kian bertambah dengan salah satu buktinya kita bisa melihat sebuah bangunan Masjid Lautze yang merupakan masjid muslim Tionghoa pertama di Jakarta yang berlokasi di Jalan lautze Sawah Besar, Jakarta
Jejak muslim Tionghoa kini dapat kita temukan di kawasan Sawah Besar Jakarta yaitu Masjid Lautze yang menjadi pusat aktifitas muslim Tionghoa ini berdiri sejak tahun 1991 dan berada di bawah Yayasan Karim Oei yaitu seorang muslim Tionghoa yang berperan mengenalkan ajaran agama Islam di kalangan masyarakat etnis Tionghoa.
Nama masjid ini merujuk pada alamat lokasi berdirinya bangunan masjid itu sendiri yaitu di jalan Lautze yang merupakan sebuah kawasan pecinan di jakarta Pusat. Nama Masjid Lautze ini juga mengingatkan kepada kita akan sebuah nama seorang tokoh yang bernama Lautze yaitu seorang yang bijak dari negeri Tiongko.
Tidak hanya nama masjidnya yang unik, namun kegiatan di Masjid Lautze ini pun juga terbilang unik, karena masjid ini hanya dibuka pada waktu tertentu saja. Sekilas bangunan ini tidak terlihat seperti tampaknya bangunan masjid pada umumnya. Keberadaan masjid ini tidak lepas dari keteguhan pengelola untuk menegakan syiar Islam khususnya bagi warga keturunan Tionghoa yang tidak pernah tersentuh oleh para ustad atau kiyai.
Nama “Lautze” dalam bahas Tiongkok yang berarti guru bagai penerang jiwa, sosok inspirasi penyebar dakwah Islam hdair dibawah naungan masjid. Beragam aktifitas keagamaan seperti tilawah berada di masjid ini.Mulai dari tilawah anak hingga tilawah biasa. Namun Masjid Lautze Pasa Baru jakarta ini berbeda dari masjid pada umum dimana masjid ini hanya beroperasi hingga pukul 17.00 WIB hal ini menyesuaikan dengan katifitas jemaahnya dan kondisi lingkungan sekitar. Karena jemaah masjid ini sebagian berprofesi sebagai pedagang yang tidak lagi berkegiatan diatas pukul 17.00 sore hari. Kegiatan rutin positif di masjid ini biasa dimulai seusai kegiatan tilawah pada akhir pekan.
Konon, informasi yang Direktori Wisata terima, tidak terhitung warga Tionghoa yang datang dan belajar tentang agama Islam di masjid ini. Selama bulan Ramadhan akhir pekan dipilih sebagai waktu silaturahmi jamaah masjid. Mulai dari kegiatan buka puasa bersama hingga sholat tarawih berjamaahyang dilakukan di masjid ini.
[Baca juga : "9 Inilah Tempat Bersejarah Di Kudus"]
Bagi sahabat dan pembaca setia Direktori Wisata indonesia yang akan merasakan nuansa Islami sambil silturahmi dengan jamaah di sini bisa langsung datang menuju lokasi yang berada di dekatPasar Baru Jakarta yang dapat ditempuh dengan mengunakan kendaraan bermotor dan mobil menuju lokasi.
Dari perjalanan wisata religi Islam di Masjid Lautze jakarta ini, kita bisa mengambil pembelajaran tentang arti kerukunan, kebersamaan bawa di mata Alloh SWT semua makhluk ciptaanNya adalah sama, dan yang hanya membedakannya hanya nilai ketaqwaannya saja. (Sumber: Artikel direktori-wisata.com Foto nusantaranews.co)
...moreTRIPTRUS - Ini dia yang dinanti – nanti, setelah sekian lama sejak kehadiran AdiPutro Jetbus 2+ SDD di ajang GIIAS 2015 lalu, kini kembali Adi Putro merilis SDD yang merupakan pesanan dari PO Efisiensi. Ya, sebelumnya kita mengetahui bahwa Adi Putro berhasil menjual varian bus Double Deck ini ke PO asal Aceh yang sempat menghebohkan dunia per-bus-an Indonesia, Sempati Star.
Sumber: Taufik Iksan Wicaksono
Untuk unit yang dipesan oleh Efisiensi ini saat ini kabarnya sedang menjalani roadtest sebelum akhirnya diserah terima secara penuh kepada PO Efisiensi sebagai pemilik. Bus ini juga dikabarkan memiliki beberapa perbedaan dibandingkan SDD yang dibuat sebelumnya, di bagian mana sajakah?
Sumber: Rizky Ma’at
Sepintas, bila melihat dari detail, ini berbeda dengan bus milik Sempati Star yang penulis sempat review saat dipamerkan di ajang GIIAS. SDD milik Efisiensi ini memiliki letak pintu tengah yang posisinya berbeda dengan milik Sempati Star, pintu tengahnya lebih diposisikan ke depan untuk milik Efisiensi ini.
Sumber: Edgar S Mannopo
Dan sekilas bila dilihat secara detail, sepertinya ini agak sedikit lebih tinggi dari penampilan bus AP Jetbus SDD milik Sempati Star. Dan mengenai Chassis yang digunakan, apakah ini menggunakan Mercedes-Benz 2542 OC 500 RF, Scania K410 atau Golden Dragon XML6145D13 serta detail kedepannya apakah armada ini digunakan secara regular atau hanya sebagai bus pariwisata kita tunggu saja info dari media sosial dan komunitas yang berkembang. (Sumber: Artikel imotorium.com Foto Fandy Wira Hendra)
...moreTripTrus.Com - Buat lo yang udah ngidam trip ke Baduy Dalam, santai dulu! Mulai 1 Februari sampai 3 Maret 2025, kawasan ini resmi ditutup buat wisatawan. Bukan tanpa alasan, mereka lagi masuk masa Kawalu, ritual sakral yang wajib dihormatin.
View this post on Instagram
A post shared by Isanty Maina Ignatea (@antynotaunty)
"Kawalu ini waktu kita buat puasa adat, bersihin diri, dan bersyukur atas hasil panen," kata Imam Rismahayadin, Kepala Disbudpar Lebak. Makanya, jangan nekat masuk, ya! Baduy Dalam full tertutup buat orang luar.
Jangan sedih dulu! Lo masih bisa mampir ke Baduy Luar, kayak Kampung Kaduketug, Lebak Jeruk, atau Gajeboh. Masih bisa ngerasain vibes budaya Baduy tanpa harus ngelanggar aturan adat mereka.
[Baca juga : "Calendar Of Events 2025 Bali, 56 Acara Keren Bikin Turis Betah Nongkrong Di Pulau Dewata!"]
Pemerintah Kabupaten Lebak juga udah ngumumin soal penutupan ini lewat surat resmi dari Pemerintah Desa Kanekes, yang ditandatangani langsung sama Jaro Oom, Kepala Kanekes sekaligus Tetua Adat. Jadi, info ini resmi dan gak bisa ditawar-tawar!
FYI, Kawalu ini bukan sekadar ritual sehari dua hari doang. Ada tahapan panjang, mulai dari Ngalanjakan, Kawalu, sampe Ngalaksa, sebelum akhirnya ditutup sama upacara Seba Baduy. Nah, pas Seba Baduy, masyarakat adat bakal turun gunung buat silaturahmi ke Bupati Lebak di Rangkasbitung dan Gubernur Banten di Serang.
Jadi, buat lo yang pengen main ke sana, tahan dulu, ya! Hormatin adat mereka, jangan sotoy maksain masuk ke Baduy Dalam. Kalau masih mau explore, Baduy Luar tetap bisa lo kunjungin kok! โ๏ธ๐ (Sumber Foto @a.4rapp)
...moreTripTrus.Com - Lagi rame nih, lima gunung di Indonesia resmi ditutup buat pendakian. Lo pasti penasaran, kan? Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, ngumumin penutupan ini karena cuaca lagi ngambek, alias ekstrem banget akhir-akhir ini. Nih, lima gunung yang ditutup: Gunung Gede Pangrango, Merbabu, Halimun Salak, Merapi, sama Rinjani.
View this post on Instagram
A post shared by Boyke Jaguar (@bjaguars)
"Gue kasih tau ya, pendakian ke lima gunung itu ditutup demi keamanan. Masukan dari BMKG, PVMBG, dan pengelola taman nasional bikin keputusan ini makin mantap," kata Raja Juli waktu inspeksi ke TWA Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar, Jumat (27/12).
Jadi, lo jangan maksa naik gunung deh, soalnya cuaca ekstrem ini beneran bahaya. Belom ada tanggal pasti kapan jalur pendakian dibuka lagi. "Nanti kita umumkan kalau BMKG sama PVMBG udah kasih lampu hijau," tambahnya.
Tenang, penutupan ini nggak cuma diem aja. Selama jalur ditutup, Balai Taman Nasional bakal sibuk benerin ekosistem dan fasilitas. Jadi pas dibuka lagi nanti, pendakian makin asik!
[Baca juga : "Pendakian Semeru Tutup Sementara, Lo Jangan Nekat!"]
Eh, tapi Gunung Lawu nggak kena aturan ini ya. Kata Raja Juli, pengelolaan Lawu tuh di bawah Perhutani, bukan Kementerian Kehutanan. Jadi buat lo yang ngebet mendaki, mungkin bisa coba ke sana. Tapi inget, tetap waspada cuaca ya!
Ada kabar baik juga nih. Jalur pendakian ke Gunung Semeru udah dibuka lagi, tapi cuma sampai Ranu Kumbolo. "Dari puncak masih ada batas jarak aman 3,5 km," jelasnya. Jadi buat lo yang mau naik Semeru, siap-siap aja nikmatin Ranu Kumbolo.
Penutupan ini juga pas banget momennya sama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Presiden Prabowo katanya mau momen ini jadi damai, aman, nyaman, dan tentunya seru! Menteri Raja Juli sendiri lagi muter-muter ngecek total 134 TWA dan 57 taman nasional biar semua siap nerima pengunjung. "Gue pastiin, semuanya harus ready buat lo semua yang mau liburan," ujarnya.
Jadi, buat lo yang udah planning naik gunung akhir tahun ini, coba deh cek ulang lokasi pendakian lo. Kalau masuk daftar lima gunung yang ditutup, ya mending tunda dulu. Lo juga bisa manfaatin waktu buat explore gunung atau destinasi lain yang aman.
Inget, keselamatan itu yang utama. Jangan sampe lo nekat dan malah kenapa-kenapa. Cuaca bisa berubah kapan aja, dan kita harus respect sama alam. Keep safe dan selamat berpetualang! (Sumber Foto @annissa.fauziah)
...moreTripTrus.Com - Riset-riset yang dilakukan di luar negeri menunjukkan bahwa bagi generasi milenial, jumlah "likes" merupakan mata uang sosial yang mendefinisikan status pergaulan di media sosial.
"Salah satu syarat untuk memperoleh banyak "likes" adalah foto yang memukau, sehingga banyak milenial berlomba memajang foto terbaik."
Kemarin kau campak aku, hari ini kau ludahi aku, esok mungkin kau akan memohon padaku. Kemarin kau puja aku, hari ini kau banggakan aku, esok mungkin kau akan memjatuhkanku. ูุงู
ููุจ ุงููููุจ ุซุจุช ููุจู ุนูู ุฏููู "Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.” [HR.Tirmidzi 3522, Ahmad 4/302, al-Hakim 1/525, Lihat Shohih Sunan Tirmidzi III no.2792] . . . ๐Ranggon Hills, Taman Nasional Halimun Salak, Bogor. . . . #explorebogor #visitbogor #bogorpisan #bogohkabogor #welovebogor #gallerybogor #wonderfulindonesia #instabogor #instasunda #bogorzone #jalanjalan #keluarbentar #nature #ngabolang #bogor #surgabogor
A post shared by N I S A L U T F I A N A (@nisalutfianaa) onDec 27, 2017 at 9:41pm PST
Frame A Trip, perusahaan rintisan Indonesia di bidang fotografi liburan, melakukan riset tren "likes" dan perilaku konsumen Indonesia dari layanan fotografi liburan selama 2017. Mereka menemukan hasil yang serupa dengan riset global dengan demografi orang Indonesia."Data kami menunjukkan 50 persen pelanggan Frame A Trip ternyata berusia 25-34 tahun yang merupakan kaum milenial Indonesia," kata Dian Sastrowardoyo, pendiri Frame A Trip, dalam siaran pers. "Dari sampling kami juga menemukan jumlah 'likes' akan bertambah 96,9 persen jika unggahan foto di Instagram diambil oleh fotografer profesional," tambah dia. Selain itu, jasa fotografi untuk berlibur di Indonesia lebih diminati oleh kaum perempuan (86 persen). Jasa itu 67 persen digunakan untuk foto bersama keluarga, di mana 77 persen adalah foto keluarga dengan anak. Layanan ini juga digunakan untuk foto dengan teman (17 persen), dengan pasangan (13 persen) dan sisanya untuk foto sendiri (tiga persen). Hasil riset ini mengindikasikan kaum milenial Indonesia yang berkeluarga dominan menggunakan jasa fotografer profesional saat berlibur.Selama 2017, Frame A Trip melayani pasar wisatawan asal Indonesia dengan perjalanan liburan yang tujuannya didominasi wilayah benua Asia (71 persen). Tiga negara tujuan liburan terpopuler mereka Indonesia, Jepang dan Singapura.Secara lebih spesifik di tingkat kota, Bali menduduki urutan pertama, diikuti oleh Paris, Tokyo, London, serta Kyoto sebagai 5 kota destinasi paling favorit. Dari segi lokasi foto, foto luar ruangan di perkotaan paling disukai.Ketika dipotret oleh fotografer profesional, wisatawan Indonesia cenderung memilih foto luar ruangan dengan latar perkotaan (68 persen), di mana mayoritas mengambil latar perkotaan dengan obyek ciri khas dari kota destinasi wisata, seperti Menara Eiffel di Paris atau Big Ben di London. Hanya sepertiga yang suka foto luar ruangan berlatar suasana alam, di mana pantai (83 persen) jadi pilihan utama foto liburan, dalam hal ini yang terkenal pantai Melasti di Bali. (Sumber: Artikel antaranews.com Foto freepik.com)
...more