shop-triptrus



Museum Multatuli Rangkasbitung, Destinasi Wisata Sejarah yang Keren Abis!

TripTrus.Com - Museum Multatuli Rangkasbitung di Rangkasbitung, Lebak, Banten tuh museum keren banget buat belajar sejarah, juga tempat wisata sejarah yang gampang dijangkau, deket banget dari ibu kota, dan gratis tiket masuknya. Di museum ini ada 34 artefak asli atau replika yang bisa bikin kita kenal sama sejarah. Buat para wisatawan yang naik Kereta Api atau Commuterline, aksesnya gampang banget, lokasinya deket Stasiun Kereta Api Rangkasbitung, di Jalan RM. Nata Atmaja, Rangkasbitung, Lebak, Banten. Museum Multatuli itu tempat wisata yang keren banget buat sejarah. Ada beberapa hal menarik di bawah ini! Akses masuknya yang Instagramable, pas mau masuk Museum Multatuli, kita bisa foto-foto dengan pintu masuknya yang bisa diunggah di Instagram buat para wisatawan. Patung tokoh-tokoh roman Max Havelaar Multatuli, Saijah, dan Adinda, pas masuk kawasan museum, kita disambut sama patung Multatuli yang lagi baca buku. Di sampingnya ada rak buku juga. [Baca juga : "Cerita Awal Mula Pulau Pahawang, Dari Nokoda Sampai Jadi Desa Wisata Seru!"] Sementara itu, patung Saijah lagi berdiri tegak. Nah, Adinda lagi duduk di kursi panjang sambil lihat-lihat rak buku. Saijah dan Adinda itu dua tokoh yang ada di bab buku Max Havelaar. Patung-patung karya Dolorosa Sinaga itu dari tembaga. Pesan pendek dari Multatuli, pas masuk ruang museum, ada wajah Multatuli dari kaca sama kalimat "Tugas Manusia Adalah Menjadi Manusia" yang bakal menyambut kita. Sebelum masuk lebih jauh, Sejarah awal Belanda datang ke Indonesia, pas masuk ruang teater, kita bisa nonton video dan diorama kapal layar Eropa yang ceritain gimana Belanda kolonial datang ke Indonesia. Mereka datang lewat perdagangan rempah-rempah kayak cengkeh, pala, kopi, lada, dan kayu manis. Dari ruangan ini, kita bisa tau juga tentang tanam paksa di selatan Banten atau Cultuurstelsel yang lahir dari situ. (Sumber Foto @inderaisme91) 
...more

Inilah Seven Summits Jawa Barat yang Harus Kamu Daki

TripTrus.Com -  Indonesia punya banyak banget keindahan alam yang keren, dan Jawa Barat nggak kalah hits. Karena alamnya yang cakep, Jawa Barat jadi salah satu spot favorit buat pendakian. Pendaki dari mana-mana pada datang, deh! Kalo kamu pendaki, pasti tau dong istilah "Seven Summit"? Nah, kita bakal rangkumin seven summit Jawa Barat nih, siapa tau bisa jadi referensi kamu yang mau taklukin puncak-puncak tertinggi di sana. Langsung aja cek daftarnya!       View this post on Instagram A post shared by MDPL Indonesia (@mdplindonesia) 1. Gunung Ciremai (3.078 mdpl) Gunung ini jadi puncak tertinggi di Jawa Barat dan masih aktif! Lokasinya di Majalengka, Cirebon, dan Kuningan. Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai yang luasnya 15.000 hektar ini punya kawah ganda yang keren banget. Selama pendakian, kamu bakal dimanjain sama panorama alam yang menakjubkan: hutan, air terjun, sungai, dan bunga edelweis. Ada lima jalur resmi yang bisa kamu lewati: Palutungan, Linggarjati, Apuy, Trisakti Sadarehe, dan Linggasana. Setiap jalur punya tantangan dan keindahannya sendiri. Salah satu spot paling ekstrem di Gunung Ciremai itu Tanjakan Bapa Tere, trek curam dengan kemiringan hampir 90 derajat dan tinggi 10-15 meter. Jangan lupa selalu cek aktivitas vulkanis di situs resmi PVMBG sebelum mendaki, ya. 2. Gunung Pangrango (3.019 mdpl) Gunung Pangrango ini ketinggiannya 3.019 mdpl dan termasuk dalam seven summit Jawa Barat. Lokasinya deket sama Gunung Gede, ada di Sukabumi, Cianjur, dan Bogor. Jalur pendakiannya bisa lewat Cianjur dan Cibodas, tapi kalo mau tantangan lebih bisa coba jalur Selabintana di Sukabumi dan Desa Gunung Putri di Cianjur. Cuma, waktu tempuhnya lebih lama karena mesti lewatin Gunung Gede dulu. 3. Gunung Gede (2.958 mdpl) Gunung Gede ini juga nggak kalah populer di kalangan pendaki. Pemandangan alamnya luar biasa dan medan pendakiannya lumayan menantang. Gunung ini ada di Bogor, Sukabumi, dan Cianjur. Sepanjang perjalanan, kamu bakal lewatin hutan tropis, jalan berbatu, air terjun, danau, dan jembatan ikonik Gunung Gede. Ada tiga jalur pendakian yang bisa kamu pilih: Gunung Putri, Cibodas, dan Selabintana. Jalur Cibodas biasanya jadi favorit pendaki pemula karena treknya lebih aman. 4. Gunung Cikuray (2.818 mdpl) Gunung Cikuray ini ada di Garut, tinggi banget sampai 2.818 mdpl. Ada beberapa jalur pendakian yang bisa kamu pilih: Desa Dangiang, Tapak Geurot, Carik, dan Kebonsatu. Setiap jalur punya karakteristik dan tantangannya masing-masing. Sampai di puncak, kamu bisa nikmatin pemandangan Kota Garut, Gunung Guntur, Gunung Malabar, Gunung Papandayan, dan Samudra Hindia! 5. Gunung Papandayan (2.665 mdpl) Buat pendaki pemula, Gunung Papandayan ini cocok banget. Letaknya di Kecamatan Cisurupan, Garut, dengan ketinggian 2.665 mdpl. Jalur pendakiannya bisa lewat Cisurupan, Garut, atau Pangalengan, Bandung. Keindahan gunung ini nggak cuma di puncaknya, tapi juga di Tegal Alun, Pondok Seladah, Hutan Mati, dan kawahnya. Di ketinggian 2.300 mdpl aja kamu udah bisa lihat pemandangan yang luar biasa. [Baca juga : "Inilah Seven Summits Jawa Tengah Yang Harus Kamu Daki"] 6. Gunung Patuha (2.386 mdpl) Gunung Patuha terkenal banget dengan kawah putihnya yang bisa dikunjungi wisatawan. Letaknya di Bandung Selatan, tinggi 2.386 mdpl. Dinding dan air kawahnya putih, unik banget! Selain itu, ada juga hutan Ericaceous, hutan Dipterokarp Atas, hutan Dipterokarp Bukit, dan hutan Montana di sini. 7. Gunung Malabar (2.343 mdpl) Di selatan Bandung, ada Gunung Malabar dengan ketinggian 2.343 mdpl. Puncak lainnya di gunung ini adalah Puncak Haruman, Puncak Puntang, dan Puncak Mega. Gunung Malabar juga punya hamparan perkebunan teh yang dimiliki oleh Bosscha. Selain itu, ada hutan Ericaceous, hutan Dipterokarp Atas, hutan Dipterokarp Bukit, dan hutan Montana di sini. Itu dia daftar seven summit Jawa Barat yang bisa jadi tujuan kamu buat mendaki. Siapin fisik, mental, dan perlengkapanmu dengan baik, ya! (Sumber Foto @rian_root) 
...more

6 Event Keren Buat Liburan di Indonesia Sampe Akhir Oktober 2023. Jangan Sampai Ketinggalan!

TripTrus.Com - Indonesia, negeri keren banget, gak hanya punya alam bagus, tapi juga budaya yang seru banget. Nah, biar makin banyak orang yang tahu, mereka sering bikin acara-acara keren di seluruh penjuru Indonesia. Mulai dari Sabang sampai Merauke, tiap bulan pasti ada yang asyik. Berdasarkan info dari Instagram, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dan sumber-sumber kece lainnya, ini dia 6 event wisata seru di Indonesia yang bakal berlangsung sampe Oktober 2023. Check it out, bro!       View this post on Instagram A post shared by KOMUNITAS SANGGAR SENI RAJA MUDA (@sanggar_tari_musik_raja_muda) 1. Festival Kataloka Di Maluku, tepatnya di Kabupaten Seram Bagian Timur, ada desa keren banget namanya Petuanan Negeri Kataloka. Tiap tahun, mereka bikin Festival Kataloka yang keren banget. Acaranya mulai tanggal 15 sampe 20 Oktober. Tujuannya simpel, mereka mau lestarikan budaya nenek moyang mereka. Bakal ada pawai keren, acara snorkeling, lomba seru, dan makan-makan rame-rame. Bakal asyik banget, deh! 2. Festival Gendang Melayu Di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, tanggal 17-23 Oktober, mereka bikin Festival Gendang Melayu. Acaranya ngeliat banget budaya Melayu. Ada konser musik gendang Melayu, pameran seni dari etnis-etnis di Sumatera Selatan, lomba nyanyi, dan bazar buat jualan produk lokal. Keren banget, bro! 3. Festival Pesona Raja Ampat Raja Ampat, si surga bawah laut di Papua Barat Daya. Nah, dari tanggal 18-23 Oktober 2023, mereka bakal ada Festival Pesona Raja Ampat dengan tema "Miracle Raja Ampat: Embrace Culture Preserve Nature." Ini acara bagus buat yang suka laut dan alam. Bisa diving, lihat pertunjukan seni tradisional, ikut perlombaan, dan beli oleh-oleh lokal. 4. Festival Tanjung Waka Gak kalah cantik dari Raja Ampat, Kabupaten Kepulauan Sula di Maluku Utara juga punya acara seru, Festival Tanjung Waka tanggal 21-24 Oktober. Mereka fokus banget buat lestarikan lingkungan dan budaya lokal. Ada tarian tradisional, kampanye pelestarian lingkungan, dan atraksi atraktif lainnya. Keren! [Baca juga : "Asyiknya Jalan-jalan Wisata Budaya, Cek Destinasi Keren Ini, Bro!"] 5. Likupang Tourism Festival Festival ini udah mulai dari Juli, tapi puncaknya bakal diadakan tanggal 26-28 Oktober di Minahasa Utara. Ada banyak acara seni, lomba, konser musik, pameran makanan lokal, dan juga hal-hal tentang pelestarian alam. Seru banget, bro! 6. Ubud Writers Festival Buat yang suka baca atau nulis, coba dateng ke Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) di Ubud, Bali tanggal 18-22 Oktober 2023. Acara ini udah jalan selama 20 tahun! Bakal ada lebih dari 150 penulis, pemikir, dan seniman dari berbagai negara. Bisa diskusi ide, ngeliat pertunjukan seni, dan masih banyak lagi. Mantap! Nah, itu dia 6 rekomendasi event wisata seru di Indonesia sampe akhir Oktober 2023. Gak usah bingung mau liburan ke mana, cukup dateng ke yang paling dekat dari rumah, ya! Gak bakal nyesel deh. Safe travels, bro! (Sumber Foto @spektakel.id) 
...more

Tips Mantap Buat Nge-Explore Bukit Kapur Ciampea Yang Asik Dan Gak Bikin Jebol Kocek!

TripTrus.Com - Bukit Kapur Ciampea, Bosen liburan yang gitu-gitu aja? Nah, buat lo yang di Jakarta atau sekitarnya, coba deh mampir ke Bukit Kapur Ciampea di Bogor. Gak cuman seru, tapi juga hemat, bro! Lokasinya sekitar 17 km dari pusat Kota Bogor, di kawasan Cibadak, kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Dijamin, pemandangan Bogor dan gunung Salak dari sini keren abis. Pemandangan Bogor dan gunung Salak yang gagah banget bisa lo nikmatin dari sini. Tingginya juga pas buat semua usia, jadi ga perlu khawatir.       View this post on Instagram A post shared by BOGOR TOURISM | Enjoy Bogor | Eat, Play & Relax (@enjoybogor) Oke, sebelum lo pada nyoba, dengerin dulu nih 7 tips ke Bukit Kapur Ciampea: 1. Gak punya kendaraan? Santai aja, transportasi umum gampang di sini. Naik angkot atau ojek aja, bisa banget! Ga usah khawatir buat lo yang gak punya kendaraan sendiri. Lo bisa naik angkot dari Stasiun Bogor, pilih aja nomor 02 atau 03 menuju Terminal Laladon (Rp4.000), terus dari situ naik lagi angkot ke arah Leuwiliang (Rp5.000). Nah, tergantung tujuan lo, kalo lo mau ke Puncak Batu Roti atau Goa AC, turun aja di Pertigaan Cibadak. Kalo ke Puncak Lalana, turun aja di 300 meter dari Pertigaan Cibadak, deket Gang Ashshibyan. Kalo Puncak Galau, turun aja di SMK Pandu. Ojek? Turun di basecamp Batu Roti, Lalana, atau Galau aja. 2. Mulai perjalanan di pagi hari atau camping aja di malam sebelumnya. Destinasi pertama cuma 15 menit treking doang, kok! Bikin perjalanan lo lebih seru, mulai deh pagi-pagi atau camping di Puncak Batu Roti buat nungguin sunrise. Jalur pendakian dari basecamp ke Puncak Batu Roti ada dua, yang landai dan yang terjal. Sekitar 15 menit aja dari basecamp, tapi hati-hati kalo malam karena jalurnya agak terjal. Bisa pasang tenda di area camping ground buat nikmatin lampu Bogor dan gunung Salak yang keren. Sinyal buat nelpon temen atau keluarga juga masih oke, jadi ga usah khawatir. 3. Nikmatin sunrise di Puncak Batu Roti sambil liatin Gunung Salak yang gagah. Ini dia spot paling oke buat nikmatin pagi di Bukit Kapur Ciampea. Puncak Batu Roti punya pemandangan yang keren banget ke arah timur. Kalo lagi beruntung dan ga berkabut, lo bisa liat Gunung Salak yang indah banget dari puncak ini. Harganya? Cuma Rp5.000 per orang, atau Rp10.000 kalo mau stay. Parkir motor cuma Rp5.000. 4. Jelajah Goa AC, tapi hati-hati barang lo, banyak monyet! Abis nikmatin sunrise, waktunya jalan-jalan ke hutan di sisi barat menuju Goa AC. Goa ini unik banget, ada monyetnya juga. Ga perlu bayar tiket lagi kalo lo udah bayar buat Puncak Batu Roti. Buat yang pengen turun ke dasar Goa AC, harus bareng pengelola dan pake perlengkapan keselamatan yang cukup. Jalan setapak ke Goa AC gampang dan jelas arahnya, sekitar 15-20 menit dari camping ground. Di area Goa AC, lo bisa nemuin sisa-sisa batuan berukir yang ngasih petunjuk sejarah. 5. Ke Puncak Lalana, rasain sensasi berbeda! Dari basecamp Puncak Batu Roti, kalo bawa kendaraan bisa lewat Raya Bogor Leuwiliang, kalo jalan kaki bisa lewat jalan setapak ke arah barat sampe di basecamp Puncak Lalana. Kalo ga bawa peralatan camping, lo bisa sewa di basecamp. Mereka juga punya guide buat bantu lo ke Puncak Galau tanpa turun ke bawah dan mendaki lagi. Puncak Lalana ini puncak tertinggi, ketinggian 385 mdpl. Harganya cuma Rp5.000. [Baca juga : "Gunung Kapur Ciampea, Liburan Alternatif 2024 Di Bogor Yang Makin Kece Dan Low Budget, Bro!"] 6. Terakhir, jangan lewatkan sunset di Puncak Galau! Destinasi terakhir nih, Puncak Galau. Ketinggian 354 mdpl, dan punya heli pad di puncaknya. Bisa diakses langsung dari Puncak Lalana atau dari basecamp Puncak Galau. Buat yang lanjut dari Puncak Lalana, disarankan mulai perjalanan saat matahari udah tinggi karena masih ada hewan berbahaya kayak ular hijau di semak-semak. Puncak Galau bisa jadi penutup hari lo yang udah jelajah Bukit Kapur Ciampea. Harganya Rp5.000 kalo start dari basecamp. 7. Ingat, pake pakaian outdoor dan sepatu yang nyaman! Meski gak tinggi-tinggi amat, medannya lumayan licin dan terjal. Walau Bukit Kapur ini ga sampe 500 mdpl, jalurnya tetep agak terjal, jadi tetep cocok buat pemula. Buat keselamatan, pastiin lo pake sepatu atau sandal yang pas buat mendaki, khususnya yang ga licin karena bakalan lewat beberapa batuan. Baju yang nyaman penting banget, dan ga disaranin pake bahan jeans. Nah, itu dia 7 tips buat lo yang mau menjelajahi Bukit Kapur Ciampea. Ayo, rencanain liburan lo sekarang, bisa one day trip atau cuma mampir ke salah satu destinasi, sesuai sama waktu dan kebutuhan lo. Jadi, kapan lo mau ke Bukit Kapur Ciampea, bro? Langsung ajak temen-temen lo buat liburan seru! (Sumber Foto @yourjourney_96) 
...more

Explore Banten Lama: Surga Sejarah & Religi buat Lo yang Mau Healing Plus Belajar!

TripTrus.Com -  Bro-sis traveler, lo udah pernah denger soal kawasan Banten Lama belum? Kalau belum, fix lo harus catet destinasi ini di bucket list lo! Tempat ini bukan cuma spot healing yang adem dan tenang, tapi juga sarat banget sama nilai sejarah era Kesultanan Banten. Jadi lo bisa liburan sambil nambah insight, apalagi buat lo yang demen vibes klasik dan budaya lokal yang kental. Yuk kita bahas spot-spot kece di sini! 1. Masjid Agung Banten: Ikonik Banget, Bro!       View this post on Instagram A post shared by Rangga El Haris Fatin (@rangga_elharis) Lo bakal langsung ngerasa vibes kesultanan pas nginjekin kaki di Masjid Agung Banten. Arsitekturnya tuh klasik Jawa banget, tapi ada sentuhan Belanda dan Tiongkok juga, hasil kolaborasi multikultur zaman dulu. Didirikan tahun 1566, masjid ini jadi saksi sejarah penting Kesultanan Banten. Menaranya ikonik dan bisa lo panjat buat liat view sekitar yang bikin hati adem. Wajib foto-foto di sini buat feed lo makin classy. 2. Benteng Speelwijk: Sisa Kolonial yang Masih Berdiri Gagah Buat lo yang suka hunting foto dengan nuansa vintage, Benteng Speelwijk ini surganya! Dulu benteng ini dibangun sama Belanda buat ngadepin Kesultanan Banten, tapi sekarang jadi spot keren buat belajar sejarah dan nikmatin arsitektur kolonial yang megah. Lo bakal nemuin sisa-sisa bangunan bata merah yang makin estetik kalau difoto pas sunset. Bawa outfit vintage lo, terus explore deh! 3. Keraton Surosowan: Bekas Istana Raja, Sekarang Jadi Tempat Ngedate Sejarah Nah ini dia, bro-sis, bekas pusat pemerintahan Kesultanan Banten yang vibe-nya masih kerasa sampe sekarang. Walaupun cuma tinggal puing-puing fondasi, Keraton Surosowan tetap punya daya tarik misterius yang kuat. Lo bisa bayangin gimana megahnya kerajaan ini dulu. Cocok juga buat lo yang pengin ngedate sambil ngobrolin sejarah, romantis plus intelek gitu deh. 4. Vihara Avalokitesvara: Toleransi Itu Nyata, Bro! Lo kira kawasan Banten Lama cuma buat religi Islam doang? Nope! Di sini juga ada Vihara Avalokitesvara yang kece banget dan vibe-nya tenang parah. Vihara ini jadi bukti nyata toleransi dan keberagaman sejak zaman dulu. Banyak patung-patung keren dan arsitektur ala Tiongkok yang bikin lo ngerasa kayak lagi di film kolosal Asia. Respect banget buat nilai keberagaman di sini. [Baca juga : "Trip Nostalgia Sejarah Dan Mistis: Jelajah Tiga Pulau, Tiga Cerita, Tiga Vibes!"] 5. Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama: Belajar Tanpa Bosan Buat lo yang pengin dapet konteks sejarah lebih deep, mampir ke museum ini deh. Di sini lo bisa liat koleksi benda-benda peninggalan zaman Kesultanan, mulai dari keramik, senjata, sampe artefak yang bikin lo amazed. Jangan takut bosen, bro-sis, karena penataannya udah cukup modern dan informatif. Worth it banget buat lo yang demen sejarah atau pengin ngerti akar budaya lokal. 6. Danau Tasikardi: Nyantai Sambil Flashback ke Zaman Sultan Danau Tasikardi tuh dulunya dipakai buat tempat penampungan air buat keluarga Kesultanan. Tapi sekarang jadi spot piknik yang super chill. Lo bisa sewa perahu, duduk di tepi danau sambil nyemil dan ngobrol-ngobrol santai. Sambil menikmati pemandangan, lo juga bisa ngebayangin gimana kehidupan bangsawan Banten zaman old. Healing sambil belajar sejarah? Gaskan aja! 7. Makam Sultan Maulana Hasanuddin: Wisata Religi Bikin Hati Tenang Ini nih, spot yang cocok banget buat lo yang pengin dapet ketenangan batin. Makam Sultan Maulana Hasanuddin, pendiri Kesultanan Banten, selalu ramai didatengin buat ziarah. Tempat ini dijaga banget kesuciannya, dan suasananya bikin lo refleksi diri. Jalan-jalan religi emang beda feels-nya, bro-sis. Selain wisata hati, lo juga bisa belajar banyak soal perjuangan dakwah Islam di Nusantara. 8. Menara Masjid Agung: Panjat Dikit, View-nya Goks! Menara masjid ini tuh ikonik banget dan jadi spot wajib buat lo yang mau dapet view kota tua dari ketinggian. Desainnya unik, mirip mercusuar, dan lo bisa naik ke atas buat ngeliat keseluruhan area Banten Lama. Wajib bawa kamera atau HP lo full baterai, karena spot ini fotogenik abis. Dijamin story lo makin keren dan edukatif! Bro-sis traveler, jangan cuma jadi penonton di sosmed liat orang healing ke tempat-tempat bersejarah. Sekali-kali, lo juga harus ngerasain vibes keren di Banten Lama. Selain dapet konten kece, lo juga bisa nambah ilmu dan rasa cinta ke sejarah negeri sendiri. Seru, mendidik, plus bisa jadi ajang quality time bareng keluarga atau temen. Yuk, ajak yang lain juga buat explore bareng! (Sumber Foto @tmidaliu_)
...more

Event Seru Akhir Tahun di Jakarta yang Wajib Lo Kunjungi!

TripTrus.Com - Eits, siapa bilang akhir tahun cuma buat nunggu libur panjang doang? Jakarta lagi penuh banget dengan event seru yang bakal bikin lo betah keluar rumah! Mulai dari festival, konser, hingga pameran yang sayang banget kalo sampe kelewatan. Jadi, kalau lo lagi nyari kegiatan seru buat ngehabisin waktu di bulan November dan Desember, lo harus baca daftar event kece ini. Dijamin, akhir tahun lo bakal penuh keseruan! 1. Pokémon Festival 2024, 5 Desember 2024 - 5 Januari 2025 di Central Park & Neo Soho Mall       View this post on Instagram A post shared by Surianto, S.I.Kom., M.I.Kom (Surianto Cunk) (@suriantocunk_mc) Lo masih inget Pokémon? Kalo iya, festival ini wajib banget lo datengin! Di sini lo bisa main kartu Pokémon, foto-foto di Pokémon Illumination Park yang instagramable banget, sampe ketemu karakter Pokémon favorit lo langsung! 2. Jakarta Pet Expo 2024, 27-30 November 2024 di JIExpo, Kemayoran Lo pecinta binatang? Wajib banget dateng ke Jakarta Pet Expo! Semua yang lo butuhin buat hewan peliharaan lo ada di sini, mulai dari makanan, aksesoris, sampe obat-obatan. Seru abis buat lo yang hobi dunia pet! 3. Rockaroma Festival 2024, 21 Desember 2024 di Gambir Expo, Kemayoran Lo anak rock? Jangan sampe kelewatan Rockaroma Festival! Ada band-band kece kayak Real Friends, Superman Is Dead, dan Deadsquad yang siap bikin lo headbang abis. Tiketnya mulai Rp150.000, jadi buruan beli sebelum kehabisan! 4. Motion IME Festival 2024, 7-8 Desember 2024 di Gambir Expo, Kemayoran Festival ini bakal seru banget! Ada musik, budaya pop, sampe fashion show. Bikin lo makin gaul dan kece, plus ada event charity yang sayang banget buat dilewatin! 5. Big Bang Festival 2024, 21 Desember 2024 - 1 Januari 2025 di JIExpo, Kemayoran Gak cuma buat belanja, Big Bang Festival juga jadi ajang pameran yang penuh dengan diskon besar-besaran! Dari fashion, elektronik, sampe produk kecantikan, semua ada di sini. Jangan sampe kehabisan! [Baca juga : "5 Hal Keren Yang Wajib Lo Lakuin Kalo Ke Banyuwangi"] 6. Everblast Festival 2024, 30 November 2024 di Gambir Expo, Kemayoran Buat lo yang kangen sama band-band hits jaman dulu, Everblast Festival ini tempat yang pas buat nostalgia. Line-up internasional kayak Two Door Cinema Club, Sleeping with Sirens, dan JET siap bikin lo teriak-teriak! 7. WONDERLOVE New Year Eve Concert, 31 Desember 2024 di La Piazza Kelapa Gading Mau ngerayain tahun baru dengan gaya? WONDERLOVE New Year Eve Concert bisa jadi pilihan tepat. Lo bisa nonton konser penyanyi hits kayak Mahalini, Rizky Febian, Juicy Luicy, sambil nonton kembang api yang keren banget! 8. Pameran Furnitur Bertutur, 4 Oktober - 27 Desember 2024 di Museum Sejarah Jakarta, Kota Tua Buat lo yang suka desain interior, jangan sampe kelewatan Pameran Furnitur Bertutur. Banyak banget pilihan furnitur kece yang bisa bikin rumah lo makin aesthetic. 9. Sunset di Kebun, 15 Desember 2024 di Istana Anak-Anak Indonesia, TMII Acara yang cocok banget buat lo yang bawa keluarga atau anak kecil. Dengerin musik enak sambil piknik bareng Tulus, Nadin Amizah, Fiersa Besari, dan musisi lainnya. Balita juga bisa nonton gratis! 10. Misao Art Exhibition 2024, 7-15 Desember 2024 di Outsider Art JKT, Hadiprana Boutique Mall Buat lo yang suka seni, Misao Art Exhibition bakal kasih lo pengalaman unik banget. Wajib banget datang buat liat karya seni yang keren abis! So, udah siap ngeramein akhir tahun lo di Jakarta? Jangan sampe ketinggalan event-event keren ini, ya! Segera siapin diri, beli tiket, dan ajak temen-temen lo buat barengan ngerasain serunya setiap acara. Tahun baru bakal jadi lebih spesial kalo lo isi dengan hal-hal seru, kan? Yuk, jangan sampai FOMO, dan pastiin lo jadi bagian dari keseruan Jakarta di akhir tahun ini! (Sumber Foto @zoetwodots) 
...more

Indahnya Telaga Saat, Danau Eksotis di Puncak Tertinggi Bogor

TripTrus.Com - Wisata ke Bogor, kurang lengkap tanpa mengunjungi kawasan puncaknya. Berada di sini, traveler akan dimanjakan dengan berbagai keindahan alam pegunungan dan pepohonan hijau. Salah satu destinasi yang harus dikunjungi ketika berada di puncak Bogor adalah Telaga Saat yang berada di Tugu Utara, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor. Namanya memang belum begitu populer di kalangan wisatawan, sebab memang letaknya yang tersembunyi.       View this post on Instagram “ Bahagia itu “ letaknya di hati , bukan sejauh mana mata mendang , atau sekedar kenikmatan dunia ☘️ so always be gradeful in any circumstance and say alhamdulillah ☺️❤️ #qoutesindonesia #blosehijab #telagasaat #hijabstyle A post shared by hrachmahwati (@ammrachwwh) onOct 24, 2018 at 8:33pm PDT Telaga Saat letaknya tidak jauh dari objek wisata Telaga Warna. Telaga ini memiliki luas 1.500 hektare. Berada di kawasan Gunung Kencana yang letaknya diapit perkebunan teh dan bukit terjal. Objek wisata ini masih asri, karena memiliki udara yang sejuk, airnya jernih dan ditumbuhi pepohonan rindang. Jika berwisata ke Telaga Saat, Anda akan melihat air danau yang jernih seperti kaca. Jika diperhatikan, bayangan di sekelilingnya akan tampak jelas di permukaan air. Bagi wisatawan yang ingin menuju Telaga Saat, Anda bisa melewati pos Telaga Warna terlebih dahulu. Dari pos tersebut, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk sampai. Sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhi pemandangan hijau perkebunan teh, Gunung Pangrango, dan Gunung Kencana. [Baca juga : "Panorama Pabangbon, Lokasi Wisata Yang Lagi Hits Di Bogor"] Jika ingin merasakan sensasi berbeda, bisa mencoba berwisata sambil berkemah. Telaga Saat memiliki pemandangan indah, tempat ini cocok dijadikan spot bagi Anda yang suka berburu foto untuk berselfie. (Sumber: Artikel inews.id Foto merahputih.com)
...more

Peunayong, Kampung Pecinan Di Aceh Yang Berbenah

TripTrus.Com - Di Aceh daerah yang berjuluk  “Serambi Mekah” ini , ternyata ada juga kampung Pecinan. Ini menunjukan kalau masyarakat Aceh juga toleran. Kampung Cina alias Pecinan di Aceh terdapat di kawasan Peunayong. Begitu memasuki jalan Panglima Polem, kita akan menemukan  Vihara Dharma Bhakti, tengara tempat ibadah warga etnis Tionghoa.       View this post on Instagram Cliché A post shared by Rei (@rraishagebrina) onMar 24, 2018 at 11:04pm PDT Di kawasan yang terletak di pinggir Krueng,  Aceh, hidup beragam etnis dengan berbagai agama dan kepercayaan. Di Peunayong, selain Vihara Dharma Bhakti, juga ada Vihara Buddha Sakyamuni, Vihara Maitri, dan Vihara Dewi Samudera. [Baca juga : "Mirip Gunung Fuji, Waduk Embung Kledung Tereksotis Di Temanggung"] Ketiga vihara ini berdampingan dengan  Gereja Protestan Indonesia bagian Barat. Di dekatnya lagi ada Gereja Methodist. Lalu, tak jauh dari situ, di ujung Jalan Panglima Polem, berdiri megah sebuah masjid. "Toleransi dalam ibadah di Peunayong ini sangat baik. Satu sama lain saling menghargai,” ujar Kho Khie Siong,  salah satu tokoh Tionghoa, beberapa waktu lalu. Konon, menurut sejarah hubungan antara Aceh dan Cina sudah terjalin sejak abad ke-17 Masehi. Para pedagang Cina datang silih berganti ke Aceh. ”Mereka tinggal di perkampungan Cina dekat pelabuhan,” papar Kho Khie Siong.  Kawasan ini, lanjutnya, dikenal dengan nama Peunayong. Kata Peunayong sendiri berarti memayungi atau melindungi. Dalam sejarah disebutkan, di kawasan inilah penguasa Aceh Sultan Iskandar Muda memberikan perlindungan dan menjamu tamu kerajaan yang datang darei Eropa dan Cina. Warga Cina yang tinggal di Banda Aceh merupakan generasi ke-4 atau ke-5. Merupakan suku Khek, yang berasal dari Provinsi Kwantung, Cina. Mereka belum bercampur dengan suku Kong Hu Cu, Hai Nan, dan HokKian. "Warga  Cina paling banyak tinggal di Peunayong," pungkas pria  yang akrab disapa Aky ini.  (Sumber: Artikel hindochinatown.com Foto tribunnews.com)
...more

Pesona Kelembutan Pasir Putih Pantai Bandengan

Selain dikenal sebagai kota ukiran, Jepara juga dikenal dengan wisata pantainya. Ada beberapa pantai indah nan eksotis di kota kelahiran R.A. Kartini ini. Salah satunya adalah Pantai Bandengan yang memiliki pesona pasir putih yang lembut. Pantai Bandengan berada dekat dengan pusat Kota Jepara. Diperlukan sekitar 30 menit dari pusat kota untuk bisa merasakan nikmatnya suasana Pantai Bandengan. Hembusan angin pantai yang sejuk, mendengar suara deburan ombak, dan memandang laut lepas yang indah merupakan pesona yang bisa Anda dapatkan di sini. Putihnya pasir dengan teksturnya yang lembut membuat Anda betah berlama-lama bermain dengan hamparan pasir di pantai yang terletak di Desa Bandengan, Kecamatan Jepara.Selain menikmati pemandangan pantai, Anda dapat pula mencoba olahraga air seperti jetski. Kapal karet yang biasa digunakan untuk berarum jeram di sungai juga dapat Anda coba untuk bersenang-senang menikmati arus ombak di pantai ini. Keasyikan bermain perahu karet di laut lepas dengan deburan ombak yang menghantam perahu akan memberikan kesenangan yang berbeda ketika Anda menghabiskan waktu di Pantai Bandengan. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Treaking Gunung Papandayan
31 Jul - 01 Aug 2026
Open Trip Dieng Plateau
31 Jul - 02 Aug 2026
Open Trip Pulau Pahawang Lampung
31 Jul - 02 Aug 2026
×

...