shop-triptrus



5 Tren Wisata yang Berubah di Masa New Normal Pandemi Covid-19

TripTrus.Com - Aktivitas wisata mulai kembali menggeliat di masa new normal pandemi Covid-19. Kendati wabah corona masih terjadi, roda perekonomian tetap harus bergerak, meski belum sekencang dulu. Pengelola destinasi wisata dan wisatawan wajib menerapkan berbagai protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona, sekaligus menggeliatkan usaha mereka. Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah, I Nyoman Sriadijaya menyatakan setidaknya ada lima tren wisata yang berubah di masa new normal pandemi Covid-19 ini. Tren wisata tersebut, menurut dia, diubah oleh pemerintah, pengelola destinasi wisata, ataupun wisatawan itu sendiri. Berikut 5 tren wisata yang berubah di masa kebiasaan baru wabah corona ini: 1. Wisata ramai-ramai menjadi individual I Nyoman Sriadijaya mengatakan sudah jarang agen travel yang menawarkan paket wisata rombongan, kecuali untuk keluarga atau komunitas, di mana setiap anggotanya saling mengenal satu sama lain. Wisatawan, menurut dia, kini cenderung memilih jalan-jalan sendiri, berdua, atau dalam kelompok kecil. "Ini dilakukan untuk menghindari potensi penularan dan penyebaran Covid-19," kata I Nyoman Siradijaya dalam diskusi daring bertajuk Hasil Hutan Bukan Kayu dan Pengembangan Sektor Wisata Berbasis Lingkungan di Landscape Lariang Taman Nasional Lore Lindu di Palu, Kamis 30 Juli 2020. 2. Wisata alam jadi tujuan Wisatawan sekarang lebih memilih destinasi wisata alam untuk menyegarkan pikiran dan menghilangkan kepenatan setelah selama beberapa bulan di rumah saja. Mereka juga memilih destinasi wisata alam untuk menghirup udara segar dan meningkatkan imunitas tubuh. 3. Pedoman kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan lingkungan Wisatawan harus lebih memperhatikan pedoman kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan lingkungan atau Clean, Healty, Safety, Environment CHSE) di destinasi wisata. Sebelum tiba di objek wisata tertentu, mereka tentu ingin memastikan seberapa siap dan patuhnya pengelola akan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. [Baca juga : "Pelaku Industri Wisata Siap Terapkan Protokol Kesehatan"] 4. Wisatawan domestik Dinas pariwisata kabupaten/kota dan pelaku usaha pariwisata menyasar wisatawan lokal atau regional di masa new normal wabah corona. Sebagian daerah juga belum mengizinkan mancanegara untuk datang. Bahkan wisatawan domestik yang berasal dari zona merah Covid-19 juga harus memenuhi berbagai persyaratan untuk memastikan dia dalam kondisi sehat. 5. Pembukaan destinasi wisata bertahap Desatinasi wisata di sejumlah daerah mulai dibuka secara bertahap sesuai dengan kesiapan pengelolanya dalam menerapkan protokol kesehatan. Kategori wisatawan yang disasar juga secara perlahan mulai meluas. Mulai dari wisatawan lokal yang satu area, kemudian wisatawan lokal antar-daerah, dan wisatawan domestik antar-provinsi. (Sumber: Artikel travel.tempo.co Foto freepik.com)   
...more

Tips Kekinian Biar Staycation di Hotel Makin Hemat dan Seru

TripTrus.Com -  Liburan singkat dengan staycation sekarang jadi trend yang asyik banget buat kamu yang butuh refreshing. Biar nggak kantong jebol, jangan khawatir, kita punya beberapa tips staycation yang pasti bikin suasana makin seru dan nggak bikin kantong bolong. Nah, buat tetap mengendalikan budget, kamu perlu bikin daftar kegiatan dan estimasi biaya untuk setiap kegiatan. Dengan begitu, staycation hemat bisa jadi solusi andalan biar nggak khawatir kehabisan uang. Bagi kamu yang lagi merencanakan liburan, nggak ada salahnya nih buat staycation bareng keluarga atau sahabat dekat dalam waktu singkat. Nah, supaya nggak bikin kantong jebol, ini dia tips staycation hemat yang cocok banget buat kamu: 1. Anggaran Seru Buat Staycation Pertama-tama, kamu harus bikin anggaran staycation supaya duitmu nggak keluar terlalu banyak. Gampang kok, kamu bisa siapin anggaran buat staycationmu dengan bikin list kegiatan seru yang mau kamu lakuin dan estimasi biayanya tiap kegiatan. Jadi, kamu udah siap mengatur keuanganmu dengan baik sebelum staycation dimulai. 2. Bawa Barang Seru Buat Kegiatan Tips berikutnya nih, biar lebih hemat, bawa aja barang-barang pendukung kegiatan dari rumah pas staycation. Misalnya, mainan kesayanganmu, camilan kesukaanmu, atau barang lain yang kamu butuhin. Dengan memanfaatkan barang-barang yang udah kamu punya, pasti nggak bakal keluar duit lebih dari yang udah kamu siapin. Seru kan staycationmu dengan barang-barang favorit yang udah kamu bawa dari rumah! 3. Promo Hotel Kekinian Buat Staycationmu Ini nih tips selanjutnya buat kamu yang mau staycation, cari aja promo hotel yang oke buat kantongmu. Bandingin antara satu hotel sama yang lainnya, dari segi promo, kualitas, dan fasilitas yang mereka tawarin. Jangan lupa, pastiin hotel yang kamu pilih punya fasilitas yang lengkap dan seru, biar staycation kamu sama keluarga makin asik dan nggak bikin bosen. Pokoknya, cari promo hotel yang keren dan bikin staycationmu jadi makin istimewa! 4. Pilih Waktu Liburan yang Oke Buat Staycation Seru Oke, tips selanjutnya buat staycation-mu adalah: pilih waktu liburan yang pas banget! Jadi, jangan lupa untuk milih waktu liburan yang tepat supaya nggak bikin kantongmu jebol. Nah, caranya gampang, pilih aja bulan-bulan liburan yang lagi sepi pengunjung atau coba staycation di weekday. Kan kamu udah pada tahu, pas musim liburan atau weekend, susah banget dapet promo hotel atau kamar yang sesuai sama kamu. Jadi, pastiin kamu pilih waktu liburan yang cocok biar staycation-mu makin seru dan hemat! [Baca juga : "Menelusuri Sejarah Di Mausoleum Van Motman, Destinasi Wisata Bersejarah"] 5. Nikmati Staycation Lebih Bebas dengan Bawa Kendaraan Sendiri Eits, buat kamu yang udah punya keluarga, jangan lupa bawa kendaraan sendiri ya biar makin nyaman! Dengan bawa kendaraan sendiri, perjalanan kamu bakal makin seru dan nyaman banget, apalagi kalo kamu bawa mobil pribadi buat keluarga kamu. Jadi, nggak ada hambatan deh buat kamu nikmatin staycation seru bareng keluarga! Tinggal gas polll! Itulah beberapa tips keren buat staycation hemat yang bisa kamu lakuin setelah pandemi usai, bro! Jadi, kamu bisa tetep nikmatin liburan seru tanpa bikin kantong jebol. Staycation dijamin makin asik deh setelah segala keterbatasan akhirnya berakhir. So, siap-siap buat merencanakan staycation seru bareng temen-temen atau keluarga tercinta! (Sumber Foto @manninglee1) 
...more

Ribuan Lampion Hiasi Singkawang

TripTrus.Com  - Menjelang perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2018, ribuan lampion sudah mulai menghiasi Kota Singkawang. Ketua panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Tjhai Leonardi mengaku akan memasang 10.000 lampion di Kota Singkawang.  "Saat ini kami sudah memulai menghias Kota Singkawang dengan lampion," katanya, Minggu.  Dia memastikan, Imlek dan Cap Go Meh tahun ini ada perbedaan pada hiasan seperti tahun-tahun sebelumnya di mana salah satu ikon Kota Singkawang yaitu Gapura Cap Go Meh yang akan didirikan dekat simpang BNI.    Lampu nya udah nyala... semakin cantik #lampion nya... ใ€Š01.02.2016ใ€‹ #lampioncantik #imleksingkawang #ChineseNewYear2016 #nuansamerah A post shared by Multi Juniar Siahaan (@multisiahaan) onFeb 1, 2016 at 6:59am PST "Kemudian, di jalan-jalan protokol seperti di sepanjang jalan Pangeran Diponegoro ada hiasan 12 Shiau dengan lampion seni ukuran 2,5 - 3 Meter di mana pada malam hari lampunya akan menyala," ujarnya.  Imlek dan Cap Go Meh tahun ini juga akan diramaikan dengan pawai Kilin binatang langit yang paling tinggi setelah liong.  "Kemudian, ada reflika 9 liong naga dari kawan-kawan St Yosep Singkawang Group," ungkap dia.  Pengelola Rumah Makan Kampung Rawit tepi sawah ini juga memastikan Festival Cap Go Meh akan diikuti para tatung.  "Mereka (tatung) akan kita tata dengan rapi sehingga punya seni, indah dan enak ditonton," katanya.  Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan, berdasarkan hasil audiensi dia dengan Kementerian Pariwisata, bahwa pemerintah pusat sangat peduli dan mendukung kegiatan ini, bahkan akan mempromosikan event ini sampai tingkat nasional dan internasional. (Sumber: Artikel antaranews.com, Foto Paul Hessels)
...more

Kolam Susu di Perbatasan

Sekitar setengah jam dari Atambua, ibukota Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Desa Junelu, Kecamatan Kakuluk Mesak, terdapat sebuah kolam alami yang bernama Kolam Susuk. Kabarnya, kolam ini adalah yang menginspirasi grup legendaris Koes Plus untuk menciptakan lagu Kolam Susu. Lagu itu juga mengingatkan Timor Timur yang menyatakan integrasi dengan Republik Indonesia pada tahun 1975.Kata "Susuk" sebenarnya berarti sarang nyamuk. Selain karena memang di Kolam Susuk terdapat banyak nyamuk, nama itu didapat saat Raja Lifao dari Oecusse mengirimkan tujuh putrinya untuk membersihkan diri di kolam itu. Untuk menjaga agar para putrinya tetap waspada dan tidak tertidur di pinggiran kolam, sang raja mengirimkan nyamuk untuk mengganggu mereka jika tertidur. Kolam Susuk memang dipenuh dengan nyamuk. Ini pula yang menginspirasikan masyarakat setempat untuk memulai budidaya ikan bandeng dan udang. Ikan bandeng yang dipelihara di Kolam Susuk akan menjaga populasi nyamuk di kolam itu dengan memakan larva nyamuk. Sampai saat ini, di Kolam Susuk para pengunjung dapat menikmati ikan bandeng bakar yang baru ditangkap. Mungkin ini pula yang menginspirasi Koes Plus untuk bercerita tentang ikan dan udang yang datang menghampiri kail.Sebuah sekolah dasar (SD) bahkan dibangun di tepian kolam itu sebagai tanda mata dari Koes Plus. Sekolah itu dibangun agar para anak di wilayah Kecamatan Kakuluk Mesak dapat mengenyam pendidikan dasar. Kini, kolam yang terletak di atas bukit itu dikenal sebagai salah satu tujuan wisata masyarakat setempat pada tiap akhir pekan dan hari libur.Tapi Kakuluk Mesak tidak cuma punya Kolam Susuk saja. Tidak jauh dari Kolam Susuk, sekitar 3 kilometer, terdapat sebuah pelabuhan bernama Teluk Gurita. Teluk ini sejak zaman dahulu kala merupakan pelabuhan alam. Para pedagang dari berbagai negara menyandarkan kapalnya di teluk itu untuk mendapatkan cendana dan damar. Teluk ini juga mempunyai nama lain, yaitu Kuit Namon. Konon, ketika sebuah kapal pedagang Spanyol berlabuh di teluk itu, sebuah Kuit atau gurita raksasa melilit dan menenggelamkan kapal beserta awak kapalnya. Sampai saat ini reruntuhan kapal itu beserta isinya-yang telah menjadi fosil-masih dapat ditemukan di dasar Teluk Gurita. Pada masa Perang Dunia II, tentara Jepang menggunakan Teluk Namon sebagai pelabuhan untuk kepentingan perang. Ketika Jepang menyatakan menyerah dari tentara sekutu, semua peralatan perang Jepang dimusnahkan di Teluk Gurita. Di Teluk Gurita, wisatawan dapat memancing di sekitar teluk atau dari pinggiran pantainya. Bisa juga menggunakan perahu untuk memancing di Danau Konkas yang berhubungan dengan Teluk Gurita.Kabupaten Belu, yang berbatasan dengan Timor Leste ini juga punya beberapa destinasi wisata yang indah berupa tiga pantai, yaitu Pantai Pasir Putih yang terletak di jalur Atambua-Mota'ain (kota perbatasan dengan Timor Leste), Pantai Moladikin yang berada di Kecamatan Malaka Tengah-sekitar 80 kilometer dari Atambua-dengan pemandangan yang hijau dan sejuknya, dan Pantai Sukaer Laran dengan pasir putih serta air yang jernih dan ombak yang tenang. Photos courtesy of: commons.wikimedia.org, belouan.wordpress.com, picassa
...more

Calendar of Events 2025 Bali, 56 Acara Keren Bikin Turis Betah Nongkrong di Pulau Dewata!

TripTrus.Com - Bali gak ada matinya, bro! Dinas Pariwisata Bali baru aja nge-launch Calendar of Events 2025 yang bakal nge-hype banget. Ada 56 acara kece yang bakal bikin turis, baik lokal maupun asing, makin betah dan pengen lama-lama di Bali. Event-event ini bakal diselenggarain dari Februari sampai Desember 2025, mulai dari 5th Multilateral Naval Conference di Pelabuhan Benoa, Pawai Ogoh-ogoh di Denpasar, sampai Mekotek di Desa Munggu, Badung. Ada juga Pesta Kesenian Bali XLVII di Denpasar, Penglipuran Village Festival di Desa Penglipuran, dan Festival Taman Sukasada Ujung di Karangasem.       View this post on Instagram A post shared by Adi Prayogo (@adi_py) Tjok Bagus Pemayun, Kepala Dinas Pariwisata Bali, bilang kalau acara-acara ini tujuannya biar wisatawan bisa stay lebih lama. Soalnya, Bali tuh nggak cuma terkenal karena wisata budaya, tapi juga event-event keren yang bakal selalu rame. "Kami harap acara-acara ini bisa bikin wisatawan betah dan ingin datang lagi," ujarnya. [Baca juga : "Sumut Gaskeun! Kalender Event 2025 Siap Bikin Wisatawan Ketagihan"] Meskipun beberapa event udah ada sebelumnya, tahun ini bakal ada beberapa yang baru, dan Tjok berharap dampaknya lebih besar dari sebelumnya. Tjok juga bilang kalau event-event ini selalu laku banget di kalangan turis, baik yang datang dari luar negeri maupun dalam negeri. "Kami minta pengelola acara buat nyatet gak cuma jumlah transaksi, tapi juga seberapa banyak orang asing yang dateng dan pengen balik lagi. ASITA juga jadi andalan buat jualin event-event ini ke calon wisatawan," lanjutnya. Tjok percaya banget kalau Calendar of Events 2025 bisa ningkatin kunjungan turis ke Bali. Targetnya sih, 6-6,5 juta turis asing dan 10-10,5 juta turis domestik datang ke Bali sepanjang tahun ini. Tapi, ada tantangan juga nih. Masalah jalan macet, sampah, dan alih fungsi lahan masih jadi PR, tapi Dispar Bali udah siap nge-solve itu. "Kami udah punya peta masalah, tinggal ditindaklanjuti," kata Tjok. Ngomong-ngomong, Wakil Ketua PHRI Bali, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, bilang buat capai target kunjungan turis 2025, perlu strategi. Salah satunya dengan nambahin direct flight bareng airline dan promosi bareng buat ngenalin event-event internasional yang bakal rame banget! (Sumber Foto @dekz_chotz11)
...more

Cara Menjaga Kesehatan Selama Liburan

Cara menjaga kesehatan selama liburan. Momen liburan selalu dipakai oleh orang untuk bersenang-senang. Berkumpul dengan keluarga, makan-makan sepuasnya, mengunjungi tempat wisata, serta melakukan segudang aktivitas yang lainnya demi memanjakan diri. Akhirnya, banyak orang yang percaya jika ketika liburan sangat sulit untuk menerapkan pola hidup yang sehat. Tetapi beberapa hal yang umumnya Anda lakukan ketika liburan justru dengan tidak Anda sadari sangat menyumbang nilai sehat yang tak terduga. Berikut ini beberapa aktivitas sehat yang Anda lakukan ketika liburan yang dapat menjaga kesehatan selama liburan yang mungkin tak Anda sadari. Menghabiskan waktu dengan orang terkasih menambah panjang umur AndaStatistik mengatakan bahwa memiliki hubungan bersama orang-orang di sekitar Anda serta menghabiskan waktu dengan mereka secara reguler mampu memperpanjang hidup sampai kira-kira dua tahun. Selain daripada itu, berkumpul bersama orang-orang dekat juga diyakini mampu menurunkan risiko penyakit jantung juga kanker. Kembali menjadi anak kecilSaat Anda berumur enam tahun pastinya Anda tak begitu peduli tentang seberapa banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh Anda. Sebaliknya, ketika liburan Anda justru sibuk berlarian, bermain, memanjat pohon dengan tidak mengkhawatirkan itu semua. Manjakan diri AndaMenghindari makanan dan juga melewatkan makan demi menghindari kalori, keduanya dapat menyebabkan konsumsi kalori lebih banyak di kemudian waktu. Biarkanlah diri Anda untuk cheating dan juga Anda akan menyadari jika tetap diet ketika liburan tidak akan bermanfaat. Bernyanyi atau menariBernyanyi bisa menurunkan tingkat kecemasan dan juga depresi. Sementara menari mampu memperpanjang hidup dan juga memungkinkan untuk mengurangi risiko terkena penyakit alzheimer. Nah, itulah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan selama liburan. Semoga bermanfaat dan Selamat Berlibur!   Sumber: Artikel rancahpost.co.id Foto menjamah.info
...more

Menparekraf Sebut Wisata Alam RI Risikonya Rendah Covid-19

TripTrus.Com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengklaim Indonesia yang mengandalkan pariwisata alam bakal lebih 'aman' dalam penyebaran Covid-19. Utamanya jika dibandingkan dengan negara-negara yang mengandalkan pariwisata dari sisi modernitas. "Di era pandemi covid-19 ini. Ke depan salah satu yang paling diuntungkan adalah wisata alam. Karena wisata alam risikonya sangat rendah dan kebetulan Indonesia dalam hal ini dibandingkan negara-negara lain, kita memang kekuatannya adalah salah satu dalam wisata alam. Seperti kita lihat di Danau Toba, di Bali dan tempat-tempat lain," kata Wishnutama diskusi virtual Reaktivasi Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru, Rabu. Dengan karakteristik wisata alam yang melimpah ruah dari ujung timur ke barat, Indonesia diklaim bakal diuntungkan. Nasib berbeda disebut Wishnutama justru berpotensi akan dialami oleh negara-negara lain. "Kalau wisata yang sifatnya kota itu kurang diuntungkan dalam kondisi pandemi Covid-19, misalnya seperti Hong Kong, Singapura atau Sydney atau itu kota-kota tersebut cenderung beresiko tinggi untuk dikunjungi oleh wisatawan dalam kondisi covid-19," jelasnya. Dengan keyakinan Indonesia memiliki peluang lebih aman dalam karakteristik berwisata, maka pemerintah ke depan bakal lebih mengutamakan quality tourism dibanding pariwisata. Namun, Wishnutama mengaku banyak masyarakat yang salah persepsi dengan pariwisata berkualitas. Alhasil, stigma yang ada justru mengarah kepada hal yang negatif. Padahal, menurut Wishnutama, pariwisata ini akan menjadi tren baru usai pandemi covid-19. [Baca juga : "5 Masjid Tertua Dan Bersejarah Di Kudus - Part 3"] "Persepsi orang-orang pada saat kita bicara quality tourism itu seperti Dubai, Singapura, yang gedung bertingkat tinggi dan lain sebagainya. Sebetulnya menurut kami quality tourism yang tidak melulu harus seperti tidak melulu harus seperti gedung pencakar langit hotel dan lain sebagainya," katanya. Ia mengambil contoh beberapa lokasi seperti Bhutan, Maldives, Ko Samui, Halong Bay. Semua lokasi itu menawarkan pengalaman yang berbeda. Indonesia sangat mempunyai potensi yang luar biasa ke arah quality tourism. (Sumber: Artikel cnbcindonesia.com Foto instagram.com/ghofiru.rifqi12) 
...more

Event Pariwisata Sulawesi Selatan di Desember 2023

TripTrus.Com - Desember udah deket, guys! Banyak event keren pariwisata Sulawesi Selatan yang bakal digelar nih. Info lengkapnya udah diumumin sama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sulawesi Selatan dalam Calender of Event Sulawesi Selatan 2023.       View this post on Instagram A post shared by RUNTORAJA (@runtoraja) Dalem kalender itu dijelasin ada 20 event seru yang bakal diadain di beberapa kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Ada Tana Toraja, Parepare, Enrekang, Bulukumba, Toraja Utara, sampe Maros. Jangan sampe gak kebagian ya, catet tanggal dan lokasinya buat event pariwisata di Sulsel menjelang akhir tahun 2023 ini. [Baca juga : "Nih, 3 Event Asik Di Kepri Bulan November - Desember 2023"] Agenda Event Pariwisata Tana Toraja: Hias Pohon Natal 1 Desember, Panduan Suara (Toraya Mala'bi Coir Competition) 2 Desember, Toraja Run Maraton 3 Desember, Jelajah Sepeda Wisata 4 Desember, Sepeda Gunung 4 Desember, Lomba Foto Wisata 7 Desember, Pameran Ekraf (Pasar UMKM), 7 Desember, Gelar Kuliner/Pangan Lokal 7 Desember, Rafting (Arum Jeram) 9 Desember, Panjat Tebing10 Desember, Tenun & Fashion 11 Desember, Pesona Kopi Toraja 11 Desember dan Puncak Lovely (Artraksi Budaya) 14 Desember Agenda Event Pariwisata Parepare: Event Lokal Mingguan 10-24 Desember. Agenda Event Pariwisata Enrekang: Maccerang Manurung (Desa Wisata Pasang) 18 Desember Agenda Event Pariwisata Bulukumba: Pesta Musik 30-31 Desember dan Festival Sejuta Kembang Api 30-31 Desember Agenda Event Pariwisata Toraja Utara: Festival Panduan Suara 31 Desember Agenda Event Pariwisata Maros: Festival Koleksi Museum 31 Desember dan Kejuaraan Renang 31 Desember 2023 Nah, itu dia rangkuman acara keren di Sulawesi Selatan buat bulan Desember 2023. Sayangnya, Makassar belum ada jadwal event. Semoga info ini membantu kalian!๐ŸŒŸ(Sumber Foto @tempo.co) 
...more

Tak Hanya Jakarta dan Semarang, 6 Kota Tua di Indonesia Ini Juga Patut Kamu Kunjungi!

TripTrus.Com - Mendengar kata Kota Tua pasti kita langsung terbayang Jakarta atau Semarang. Padahal di Indonesia ini banyak Kota Tua tak hanya di dua ibu kota tersebut. Nyatanya Kota Tua juga ada di Surabaya Hingga Banten. Di Kota Tua Jakarta misalnya, di sana traveler bisa lepaskan penat dengan berfoto dan kelilingi bangunan lawasnya. Satu di antaranya adalah Museum Fatahillah. Museum tersebut ternyata juga mengandung sejarah cukup unik yang tidak banyak diketahui orang. Pada zaman penjajahan Belanda, museum ini jadi pusat aktivitas rakyat pada abad ke-17-19. Saban sore, masyarakat berkumpul dan mengambil air bersih dari satu-satunya mata air di halaman depan balai kota. Rupanya, ada fungsi lain dari balai kota, yaitu tempat pelaksanaan hukuman mati dan pembantaian massal pemerintahan Belanda. "Nah, yuk sekarang kita tengok keunikan dan sejarah singkat Kota Tua di berbagai wilayah Indonesia." 1. Kota Tua Surabaya   Morning๐Ÿƒ๐Ÿพ๐Ÿƒ๐Ÿพ๐Ÿƒ๐ŸพSurabaya Old city . . #jembatanmerahsurabaya #jembatanmerah #bangunantua #oldbulding #oldbuildinglover #kotatua #kotatuasurabaya #surabayaoldcity #oldwindow #oldwindows #oldwindowsframe #surabayaheritage #myheritagetrip A post shared by Yogi Irawanto๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿƒ๐Ÿพ๐Ÿšด๐Ÿผ๐Ÿ“ท (@yogiirawanto) onNov 9, 2017 at 5:14am PST Tak kalah unik dari Jakarta, wisata Kota Tua Surabaya juga memiliki bangunan kuno yang cukup unik. Jalan-jalan di Kota Tua Surabaya, traveler bisa merasakan sensai Ibu Kota Jawa Timur ini pada masa lampau. Banyak bangunan bersejarah yang hingga kini masih terawat dan cukup instagram able jika dijadikan latar berfoto. Gedung-gedung tua di Surabaya juga sudah berdiri sejak ratusan tahun yang lalu. Misalnya saja Gedung Grahadi yang ada di Jalan Subernur Suryo. Gedung tersebut kini menjadi kantor Gubernur. Selain itu masih banyak pula bangunan lawas yang dialih fungsikan sebagai hotel, museum, dan kantor. 2. Kota Tua Bandung   Di suatu sudut kota tua Bandung . . #kotatuabandung A post shared by Mir'atul Azizah (@miratul.azizah) onOct 13, 2017 at 7:19pm PDT Disebut Paris Vas Java, Bandung juga menyimpan beragam destinasi indah yang sayang jika treveler lewatkan. Kota penuh sejarah ini juga memiliki sati bangunan tua yang jadi sejarah tonggak kemerdekaan Indonesia. Terlebih jik atraveler berjalan di Jalan Braga, Bandung. Bangunan-banguann tua nan kokoh akan menghiasi setiap mata memandang. Tahukah kamu traveler, jika di sana kamu juga bisa menjumpai roti khas Belanda. Selain Braga, nikmati pula Jalan Asia Afrika. Inilah jalan paling bersejarah di Bandung. Pasca peringatan ke-60 Konfrensi Asia-Afrika, Jalan Asia Afrika semakin cantik 3. Kota Tua Yogyakarta   #bankindonesiayogyakarta #oldbuildinglover #myheritagetrip #wheninyogyakarta #funrunheritage #kotatuayogyakarta #heritageyogyakarta #tricycle #becakjogja #becak A post shared by Yogi Irawanto๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿƒ๐Ÿพ๐Ÿšด๐Ÿผ๐Ÿ“ท (@yogiirawanto) onAug 21, 2017 at 8:55am PDT Jogja merupakan kawasan bersejarah yang merupakan The Old Capital City yang menyimpan banyak cerita tentang lahirnya Mataram Islam. Tak sulit untuk menemukan bangunan tua di Jogja. Traveler hanya perlu lerjakan hingga unjung Malioboro. Di sana terlah berdiri kokoh beberapa bangunan tua, satu di antaranya digunakan sebagai kantor. Jangan lupa berfoto saat berkunjung di sana ya. 4. Kota Tua Banten Lama   Just stranger with some stories. . . . . #istanakaibon #BantenLama #serang #banten #sevenwanders #eksplorBanten #situssejarahindonesia #situssejarahbanten #peninggalansejarah #kaibon #bentengkaibonbanten #hijabtraveler #canoneosm3 #eksplorserang #ceritaSerang #genpibanten #instagrammble #museum #like #likes #follow #travelerblogger #writerfreelance #travelerWriter #blogger #missririn #writingarticle #storiesgram #visitbanten #wonderfulindonesia A post shared by Ririn Munawarah (@ririn20) onDec 18, 2017 at 7:49am PST Provinsi Banten tak hanya memiliki pantai-pantai indah di pesisir barat Pulau Jawa, namun juga wisata religi dan sejarah. Satu destinasi wisata sejarah yang cukup terkenal di Banten adalah Kawasan Kota Tua Banten Lama. Di kawasan ini, terdapat banyak situs peninggalan sejarah Kesultanan Banten. Wisatawan yang berkunjung ke sini akan dibawa nostalgia dengan suasana lawas Banten pada masa kesultanan. Berbagai destinasi wisata sebut saja Masjid Agung Banten, Keraton Surosowan, Benteng Spellwijk, Museum Kepurbakalaan Banten, Keraton Kaibon dan Vihara Avalokitesvara bisa kamu nikmati sekaligus di kawasan ini. 5. Kota Tua Medan   .. . . Old town . . #kotatuamedan #jlnhindu #kesawan #medanheritage A post shared by _ercege (@romigirsang) onDec 27, 2017 at 5:45am PST Pada zaman dahulu Kota Medan dikenal dengan nama Tanah Deli dan keadaan tanahnya berawa-rawa kurang lebih seluas 4000 Ha di Tanah Deli, traveler tak boleh melewatkan berjalan-jalan di kawasan Kota Lama. Bangunan ini berdiri sejak tahun 1900 dan telah menjadi saksi perkembangan Kota Medan. Selain itu traveler juga bisa mengunjungi satu bangunan tua yaitu Gedung London Sumatera. Gedung yang ini dibangun sejak tahun 1906 dan begitu mirip dengan bagunan Belanda. London Sumatera merupakan gedung pertama berlantai 5 yang mempunyai lift kala itu. Tertarik mengunjunginya? 6. Kota Tua Solo   Matahari pun mulai terbenam, mengiringi langkah ku di sebuah jalan panjang di sudut kota solo #spiritofjava#kotatuasurakarta#tantaman# A post shared by muhaemin89 (@muhaemin89) onOct 25, 2016 at 3:36am PDT Tak kalah bersejarah dari Jogja, solo juga menyimpan sisa-sia kejayaan peradaban kerajaan Mataram Jawa. Bangunan tua pun banyak kita jumpai di Solo. Sebut saja saat berjalan di kawasan Keraton Surakarta, banyak spot foto berlatar bangunan kuno yang epik. Jika kurang puas cobalah berkunjung ke Omah Lowo. Disebut demikian karena bangunan lawas bekas Belanda ini kini ditinggali oleh ratusan kelelawar. Rumah ini begitu iconik dan cukup menantang jika dijadikan latar fotomu. (Sumber:  Artikel msn.com, Foto Amieykha)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...