TripTrus.Com - Dulu Banda Neira dan pulau-pulau di kepulauan Banda mengundang Bangsa Eropa dengan rempah-rempah. Tapi kini dengan wisata sejarah.
Persis seperti yang tertera di buku sejarah, Bangsa Eropa datang ke Indonesia untuk mencari rempah-rempah. Dimulai ekspedisi Portugis dan Spanyol, sampai pendudukan Belanda yang menyebabkan pertumpahan darah.
Salah satu tempat penghasil rempah yang menjadi rebutan yaitu Kepulauan Banda di Maluku tengah. Tempat di mana pohon-pohon pala berkualitas tinggi tumbuh sebagai primadona.
Banda Neira merupakan salah satu pulau di Kepulauan Banda. Secara administratif, Banda Neira terbagi dalam 6 desa, yakni Dwiwarna, Kampung Baru, Merdeka, Nusantara, Rajawali, dan Tanah Rata. Banda Neira pernah menjadi pusat perdagangan pala dan fuli dunia. Pada 1621, Kongsi Dagang atau Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC) membangun kota di sana dengan membantai penduduk Banda untuk mendapatkan pala.
Hingga saat ini, banyak bangunan bersejarah sisa pendudukan Bangsa Eropa di Banda. Seperti Benteng Belgica di Neira dan Benteng Hollandia di Lonthoir, Banda Besar. Tidak hanya dua benteng tersebut, beberapa peninggalan seperti Benteng Concordia, Benteng Nassau dan Benteng Revengie juga siap membawa Sahabat Sporto kembali ke abad 17an.
Selain itu, di Neira juga terdapat Istana Mini yang pernah ditempati gubernur jenderal pertama di Indonesia, yaitu Joen Pieterszoen Coen. Istana tersebut konon dibangun Belanda satu tahun sebelum didirikan Istana Merdeka dan Gedung Putih di Bogor.
Di sekitar Neira, ada pulau-pulau kecil yang juga memendam sejarah dan menarik untuk ditelisik. Seperti Pulau Hatta yang pernah menjadi tempat pengasingan Wakil Presiden pertama Indonesia Mohammad Hatta dan Pulau Syahrir, tempat yang begitu sunyi bagi tokoh kemerdekaan Sutan Syahrir.
Jadi, Jika dulu Bangsa Eropa datang Banda Neira untuk mencari rempah-rempah, sudah selayaknya saat ini Bangsa Indonesia melancong untuk berwisata sejarah. Penasaran merasakan sensasi kembali ke abad ke-17? (Sumber: Artikel sportourism.id/Suki Asmarandana Foto pesonaindonesia)
...moreTripTrus.Com - Liburan akhir tahun 2024 udah di depan mata, bro! Gue tau banget, lo pasti udah ga sabar buat jalan-jalan, pulang kampung, atau nyantai di destinasi favorit buat ngerayain Natal dan Tahun Baru. Tapi, gimana caranya biar perjalanan lo aman, nyaman, dan ga ganggu mood liburan lo? Tenang aja, gue kasih nih 5 tips yang wajib lo tahu sebelum ngedumel di jalan!
1. Jangan Lupa Rencanain Rute Lo, Bro!
View this post on Instagram
A post shared by BATU FUNOFFROAD -BROMO TRIP EVERYDAY (@batu_offroad)
Sebelum gas, lo harus siapin rute dulu. Pakai aplikasi navigasi, biar lo bisa tau jalan tercepat dan teraman. Jangan lupa cek juga kondisi jalan sama cuaca, ya! Kalo ada jalan rusak atau macet, siapin jalur alternatif, biar lo nggak stuck di tengah jalan.
2. Cek Kendaraan Lo Dulu!
Jangan asal jalan aja, cek kendaraan lo! Cek ban, rem, lampu, oli, dan cairan lainnya. Lo nggak mau kan tiba-tiba mogok di tengah perjalanan? Apalagi kalo lagi jauh-jauh, kudu banget pastiin kendaraan lo dalam kondisi terbaik!
3. Istirahat, Jangan Sampai Kelelahan!
Tidur yang cukup sebelum perjalanan, penting banget. Kelelahan bisa bikin lo ngantuk dan konsentrasi lo turun. Kalo perjalanan lebih dari dua jam, berhenti dulu, ambil nap, makan, dan rileksin badan lo. Biar perjalanan lo makin smooth dan fokus.
[Baca juga : "Liburan Akhir Tahun Di Jakarta? Cek 8 Tempat Hits Yang Wajib Lo Kunjungi!"]
4. Utamakan Safety, Jangan Buru-Buru!
Santai aja, ga usah buru-buru! Patuhi batas kecepatan dan aturan lalu lintas. Kalo lo naik motor, pastiin pake helm, dan kalo naik mobil, sabuk pengaman wajib! Jangan sekali-sekali nyetir sambil main HP, ya. Kalo lo perlu telepon, berhenti dulu di tempat yang aman. Jaga jarak sama kendaraan lain, dan jangan bawa emosi pas nyetir.
5. Bawa Perlengkapan Darurat!
Siapin perlengkapan darurat kayak kotak P3K, segitiga pengaman, senter, dan alat bantu lainnya. Jangan lupa simpan juga nomor darurat yang bisa lo hubungin kalo ada masalah. Bawa cadangan air minum, makanan ringan, sama obat pribadi juga. Siapa tau lo butuh di tengah jalan, kan?
Pokoknya, siapin semuanya dengan matang biar liburan lo tetep asik dan bebas masalah di jalan. Dengan tips ini, perjalanan lo bakal aman, nyaman, dan pastinya, lebih seru. Selamat liburan akhir tahun, bro! Jangan lupa nikmatin setiap momennya! (Sumber Foto @betin_bali)
...moreTripTrus.Com - Waduh, bro! Indonesia lagi ngebet banget, nih, buat ngegandeng 1,5 juta turis Tiongkok di 2024! Di tahun lalu, targetnya cuma 361 ribu, eh malah tembus 707 ribu, bro! Nah, sekarang kita lagi naikin targetnya jadi 1 juta sampai 1,5 juta wisatawan. Wah, bakal diiringin sama 13 penerbangan, loh!
View this post on Instagram
A post shared by Siti Holipah Asnawi (@sitiholipah89)
Wisnu Sindhutrisno, Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bilang nih, kehadiran turis Tiongkok ini bakal bantu banget nge-rasain pariwisata di Indo. Katanya sih, "Tahun lalu kita target 361 ribu wisman Tiongkok, tercapai 707 ribu. Tahun ini dinaikkan targetnya menjadi 1 juta-1,5 juta, ini akan dibawa oleh 13 penerbangan dengan sejauh ini kapasitas kursi kita hitung sampai 1,1 juta."
Alasan mereka ngelakuin ini juga, bro, karena model wisata anak muda Tiongkok sekarang udah beda. Katanya sih, 65 persen dari mereka itu anak muda yang suka wisata lebih lama, terutama yang demen petualangan, alam, dan budaya. Makanya, Kemenparekraf lagi dorong nih konsep desa wisata, homestay, dan tempat-tempat yang nyambung sama komunitas di desa-desa. Yogyakarta contohnya, bikin cokelat dan mandiin kerbau, gitu.
[Baca juga : "Bali Kembali Gaspol Jadi Destinasi Paling Asyik Di Dunia 2024 Versi Tripadvisor!"]
Wisnu juga bilang, karena bantuan internet, sekarang wisatawan Tiongkok lebih betah buat jalan-jalan ke tempat pendakian, petualangan alam, dan menyelam. Ini nggak cuma di Bali, tapi di mana-mana, bro! Mereka juga nggak cuma datang pas musim liburan aja, tapi sepanjang tahun, loh.
Nah, kalo soal penerbangan, yang paling potensial menurut Wisnu itu dari Shanghai, Guangzhou, dan Beijing. Lalu ada juga dari Hong Kong sama Taiwan. Makanya, mereka lagi usaha keras buat tambah konektivitas penerbangan. Pokoknya, Indo lagi ngincer keras nih turis Tiongkok, katanya sih masih keempat setelah Australia dan India, tapi pasti bisa naikin peringkat. Semangat terus, Indo! (Sumber Foto @anastasiakosasih)
...moreTripTrus.Com - Traveling bersama keluarga tentunya keinginan semua orang. Terutama untuk Anda yang tinggal di kota besar, rutinitas pekerjaan pasti membuat Anda penat dan jenuh. Selain berlibur menikmati wisata, traveling bersama keluarga juga bisa dijadikan moment untuk mendekatkan anggota keluarga satu sama lain.
Hari sabtu nya kitahhhh.... 😜 . . #thelodgemaribaya#liburankita #liburankeluargabesar #ibusayanganak #ibukekinian #anak #sayangkeluarga #lembangbandung#nissan
A post shared by Desy Napilah (@desynapilah) onAug 7, 2017 at 6:46am PDT
Tapi, ada hal yang perlu dipikirkan sebelum Anda berangkat traveling, yakni uang. Tidak mau kan setelah Anda berlibur, Anda kehabisan uang?
Untuk mencegah hal tersebut, berikut ini SCOOP akan menginformasikan “7 Tips Merencanakan Traveling Hemat Bersama Keluarga”.
1. Beli Tiket Promo
Banyak cara mendapatkan tiket promo, misalnya Anda membelinya saat travel fair, early bird, atau promo–promo lain dari maskapai penerbangan.
2. Cari Akomodasi Dengan Harga Miring
Menginaplah di budget hotel, service apartment, atau guest house. Pastikan penginapan yang Anda pilih bisa menerima tamu anak–anak, karena ada beberapa penginapan yang memberlakukan batasan usia.
3. Makan Makanan Lokal atau di Restoran Fast Food
Makanlah apa yang dimakan penduduk setempat, jika tidak cocok lebih disarankan untuk makan di restoran fast food. Jangan mencari makanan Indonesia ketika traveling di luar negeri kecuali di Singapura dan Malaysia, karena harga makanan Indonesia di luar negeri cukup mahal.
4. Ajari Anak Traveling, Bukan Shopping
Hindarkan anak–anak menjadi konsumtif dengan membatasi apa yang mereka beli selama traveling. Banyak ilmu yang bisa diambil ketika traveling, bukan hanya berkeliling dari satu mal ke mal lain di sepanjang perjalanan.
5. Naik Transportasi Lokal atau Jalan Kaki
Selain menghemat biaya, mengajak keluarga naik transportasi lokal atau berjalan kaki akan menciptakan kesan tersendiri sekaligus mengajari anak belajar berinteraksi dengan penduduk setempat. Membiarkan anak membeli tiket sendiri dan mengantre akan membuat anak belajar mandiri dan disiplin.
6. Diskusi Keluarga Sebelum Berangkat
Diskusi sebelum berangkat traveling amatlah penting. Dalam diskusi tersebut, Anda bisa menentukan biaya yang akan dikeluarkan selama berpergian, seperti alokasi belanja, tempat–tempat yang akan dikunjungi, sampai perlu tidaknya Anda membawa stroller. Diskusi di awal akan menghindarkan kesalahpahaman saat traveling. Jangan sampai family travel yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi ajang perselisihan.
7. Buat Itinerary, Budget Planning, dan Packing Yang Teliti
Setelah selesai berdiskusi, susunlah itinerary dan perkiraan budget. Jadwal perjalanan dan perkiraan pengeluaran akan membuat traveling lebih terencana dalam hal waktu dan uang. Ketelitian packing juga penting agar tidak ada barang bawaan yang tertinggal, terutama perlengkapan untuk anak.
Ayo, segera ajukan cuti! Dan, selamat menikmati liburan hemat bersama keluarga! Enjoy your trip! (Sumber: Artikel gramedia.com, Foto freepik.com)
...moreTripTrus.Com - Libur panjang pergantian tahun, selalu menjadi waktu yang paling diburu oleh masyarakat untuk menikmati waktu relaksasi. Tak sedikit dari mereka memilih untuk berlibur, dengan tujuan agar mereka lebih releks dalam menghadapi padatnya pekerjaan yang mendera selama setahun ke depan.
Liburan pun kini masih berlangsung, itu berarti Anda masih memiliki waktu untuk relaksasi dengan mengunjungi beberapa destinasi baik di dalam maupun di luar negeri.
Jika Anda ingin menikmati waktu relaksasi yang tidak terlalu lama dan memakan waktu lama dalam perjalanan. Ada baiknya kalian mengunjungi beberapa destinasi domestik.
"Jika bosan dengan Bali, kami pun memiliki beberapa rekomendasi liburan di kawasan timur Indonesia yang menarik untuk dikunjungi."
Berikut ini, lima destinasi di Indonesia Timur dari travel blogger Satya Winnie yang dilansir dari laman seasia:
1. Banda Neira
Kapan kesini? @adiikhsan07 @phyand_mn @91raka @rumoninjb @deessss12 @zhaly03 #explorebanda #bandaneira #exploreindonesia #i
A post shared by Taufan tianotak " Umasugi " (@badai_t) onJan 4, 2018 at 12:50am PST
Terletak di Kepulauan Banda Kabupaten Maluku Tengah, Banda Neira, dulu dikenal sebagai pusat perdagangan pala saat penjajahan Belanda. Jika Anda tertarik mengunjungi lokasi ini, Anda bisa mendatangi beberapa lokasi sisa-sisa reruntuhan zaman penjajahan Belanda seperti Belgica Fortress.
Tak hanya itu, bagi Anda para pecinta laut sempatkanlah untuk mengunjungi beberapa pulau cantik di Banada Neira seperti pulau Hatta, Nailaka dan Rhon yang diketahui memiliki pantai berpasir putih yang indah. Tak hanya itu, ketiga pulau tersebut pun diketahui sebagai lokasi snorkling dan diving terbaik di Banda Neira.
Selain menikmati kegiatan di pantai, Anda pun bisa menikmati keindahan panorama pulau tersebut dari ketinggian 650 meter dengan mendaki Gunung Banda.
2. Raja Ampat
🌎 Wayag Island - Raja Ampat, Indonesia 📷@goingepicplaces «Raja Ampat is a group of islands on the western tip of Papua in Indonesia, famous for its diving experience.» - See more: Backpackerstory.org Videos: @backpackerstory_org Contribute: Facebook.com/backpackerstory Travel blogger/Instagrammer: backpackerstory.org/contribute
A post shared by Backpacker (@backpackerstory) onJan 1, 2018 at 8:01am PST
Destinasi yang terletak di Papua Barat ini menjadi salah satu destinasi yang populer di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Ini tak lain, karena keindahan bawah lautnya yang menakjubkan dan masuk sebagai salah sati dari 10 tempat menyelam terbaik di dunia.
Bagi kalian yang ingin mengunjungi lokasi ini disarankan untuk datang secara berkelompok mengingat biaya transportasinya yang cukup mahal. Jika Anda datang secara berkelompok, setidaknya Anda akan memangkas sedikit biaya transportasi menuju Raja Ampat.
3. Ternate
Laguna hill ⛰🌋 #tarnate #explore #swing #laguna #northmaluku #ibelieveinthegoodthingscoming
A post shared by Megan Tinius (@saltyseadogg) onDec 18, 2017 at 12:16am PST
Terkenal dengan pemandangan Maitara dan Kepulaaun Tidore yang berada di uang kertas Rp1.000 Ternate menjadi salah satu destinasi yang bisa Anda kunjungi di kawasan Indonesia Timur. Banyak hal yang bisa Anda lakukan di pulau ini, mulai dari menikmati pemandangan dari lereng gunung Gamalama, menikmati keindahan Danau Tolire dan snorkling di perairan sekitar pulau.
Tak hanya itu, bagi Anda pecinta sejarah bisa mengunjungi beberapa benteng era kolonial seperti Kastela, Kota Janji dan Benteng Oranje.
4. Togean
Pulau Kabalutan, salah satu pulau di Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, yang dihuni oleh masyarakat Bajau. Mereka praktis tinggal di atas laut, rumah-rumah papannya dibangun di atas batu-batu karang. Masyarakat di Kabalutan masih menyelam bebas menggunakan kacamata selam dari kayu untuk berburu ikan dan gurita. . Suku Bajau atau Suku Sama adalah suku bangsa yang tanah asalnya Kepulauan Sulu, Filipina Selatan. Suku ini merupakan suku nomaden yang hidup di atas laut, sehingga disebut gipsi laut. Penjelajahan melalui lautan ratusan silam membawa suku Bajau ke lautan Sulawesi hingga Lombok dengan mendirikan kampung yang kini terkenal dengan nama Labuanbajo. Mengenai asal-usul suku Bajau sangat sedikit informasi yang didapat terutama dari orang tua dari suku tersebut mengingat kebiasannya yang selalu berpindah tempat. . Foto oleh Didi Kaspi Kasim @didikasim #natgeoindonesia #natgeotravelerid #natgeotraveler #kabalutan #bajau #togean #sulteng
A post shared by National Geographic Indonesia (@natgeoindonesia) onNov 4, 2017 at 5:59am PDT
Kepulauan Togean di Teluk Tomini, Sulawesi Tengah ini menjadi lokasi snorkling dan diving terbaik, karena Togean merupakan rumah bagi taman laut indah yang dilengkapi dengan keanekaragaman terumbu karang dan biota laut yang dilindungi seperti paus raksasa, penyu hijau hingga pari manta.
5. Kepulauan Kei
Bunglon 🦎🦎 . . Re : dimanapun berada aku tetap bahagia 😂🙈 . . . . 📷 @joshentorlain 📍 adranan island, south east moluccas # # # # # # #kei #pulaukei #keiisland #tanahkei #vscokei #malukupunya #malukutenggara #explorekei #exploreindonesia #indonesiatimur #keiisland #kepulauankei #malukutenggara
A post shared by intan widya nanda (@intanwidyananda) onJan 3, 2018 at 4:16am PST
Terletak di sebelah tenggara Kabupaten Maluku, Kepulauan Kei memiliki pantai berpasir putih yang cantik. Selain menyelam dan snorkeling, wisatawan juga bisa memilih menyelam di Gua Hawang, yang terhubung dengan mata air alami bernama Evu.
Pulau-pulau ini juga merupakan rumah bagi pelikan yang bermigrasi dari Australia dan Papua Nugini. Bagi Anda pecinta sejarah, Anda bisa mengunjungi Gua Luvat yang merupakan gua dengan dinding yang dihiasi dengan lukisan prasejarah. (Sumber: Artikel viva.co.id, Foto butiktrip.com)
...moreSelain dikenal dengan objek wisata jam gadang, Sumatera Barat juga ternyata memiliki satu destinasi eko-wisata yakni Pusat Konservasi Penyu di Kota Pariaman. Di sini, kita dapat melihat bagaimana penyu-penyu yang hidup di kawasan Pariaman dipelihara dalam sebuah penangkaran.
Untuk bisa menuju pusat konservasi yang terletak di Jalan Syeh Abdul Arif, Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara, Sumatera Barat, tidaklah begitu sulit. Dari Pusat Kota Pariaman hanya memerlukan waktu 10 menit untuk sampai ke destinasi ini.
Begitu sampai di pusat konservasi ini, aneka jenis tukik seperti menyambut keberadaan kita. Ada beberapa jenis tukik yang bisa kita lihat di sini seperti penyu lekang, penyu hijau dan penyu sisik. Sejak 2009 tempat penangkaran penyu ini telah melakukan penangkaran kurang lebih 30.000 ekor tukik. Setelah melewati masa penangkaran, sebagian besar tukik-tukik tersebut kemudian dilepaskan ke laut.
Untuk dapat lebih dekat dan bahkan ingin menyentuh tukik-tukik ini, UPTD Pusat Konservasi Penyu Pariaman ini memiliki beberapa fasilitas yang dapat dikunjungi pengunjung seperti, ruang inkubasi peneluran penyu, hacthery, dan ruang karantina. Pengelola juga menyediakan ruang informasi untuk pengunjung yang ingin mengetahui lebih banyak informasi mengenai tukik-tukik yang ada di pusat konservasi ini.
Selain berfungsi sebagai pusat konservasi, saat ini UPTD Pusat Konservasi Penyu Pariaman juga menjadi salah satu objek eko-wisata. Tidak hanya wisatawan dari Pariaman dan Padang pada umumnya, namun wisatawan mancanegara juga menjadikan destinasi wisata ini sebagai salah satu tempat yang mereka kunjungi ketika berada di Pariaman.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTRIPTRUS.COM - Oriental yang didirikan oleh Njoo Giok Lien sekitar tahun 1920. Oriental merupakan pelopor pabrik rumahan yang memproduksi minuman bersoda yang khas. Fakta yang unik pabrik rumahan Limun Oriental ini lebih tua dibanding minuman terkenal Amerika Serikat Coca Cola atau Sprite yang baru berdiri tahun 1944 silam.
Njoo Giok Lien bersama sang istri mendirikan pabrik Limun Oriental, Di zaman dulu minuman ini hanya diminum oleh orang-orang kaya zaman itu. Limun Oriental memproduksi 9 varian rasa yaitu rasa nanas, kopi, moka, jeruk, framboze, sirsak sitrun, anggur dan leci, limun-limun ini dipasarkan di wilayah Semarang.
Kita bisa menikmati kesegaran soft drinks ini langsung dari pabriknya yang terletak di belakang lapas Pekalongan kota atau masuk dari jalan antara Batik TV dan Museum Batik 50 meter di kiri jalan. Limun Oriental lebih memproduksi dalam jumlah terbatas karena kalah saing dengan minuman softdrinks lainya, Oriental ini lebih menjual air sodanya ke penduduk lokal Pekalongan dengan cara pembuatannya yang masih tradisional.
Limun Oriental ini berbentuk rumah yang bernuansa jadul dengan pajangan-pajangan jaman dulu di rumah itu juga menyediakan tempat duduk untuk menikmati minuman limun tersebut dan didalam rumahnya itu ada pabriknya langsung, Anda bisa melihat proses pembuatanya antara lain seperti mengolah gula sendiri direbus dengan kayu bakar menggunakan loyang yang besar, mesin untuk cuci nya manual direndam botolnya di suhu yang tinggi, untuk produksinya ada mesin pencampuran air dan gas, mesin pencampuran rasa,dan penutupan botol dilakukan dengan mesin tradisonal. Resep untuk membuat minuman soda itu awalnya pemiliknya diajari oleh orang Belanda dan kalau rasanya itu mereka mencoba-coba sendiri hingga menjadi nikmat.
...moreTripTrus.Com - Wilayah DKI Jakarta dan beberapa daerah di Indonesia akan disuguhkan sebuah fenomena alam yang sangat jarang terjadi. Tepatnya pada malam hari ini, Rabu 31 Januari 2018, masyarakat Tanah Air bakal bisa menyaksikan gerhana bulan total yang disebut-sebut membuat tatanan langit menjadi lebih "cantik".
Berdasarkan data Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DKI Jakarta, Rabu 31 Januari 2018, gerhana bulan total akan berbarengan dengan fenomena supermoon dan blue moon yang terjadi mulai pukul 19.51 hingga 21.07 WIB. Ketika itu posisi bumi berada di antara matahari dan bulan di satu garis lurus yang sama.
Jangan lewatkan fenomena langka ‘Super Blue Blood Moon’ Rabu (31/1/2018) malam. Super Blue Blood Moon pernah terjadi 152 tahun lalu (13 Maret 1866). Saksikan secara Live Streaming hanya di Okezone.com, pukul 18.15 WIB. #okezone #okezonedotcom #infographic
A post shared by Okezone.com (@okezonecom) onJan 30, 2018 at 4:35pm PST
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tinia Budiati mengatakan, guna menindaklanjuti instruksi Gubernur Anies Rasyid Baswedan, pihaknya telah menyiapkan tujuh lokasi pengamatan untuk warga Ibu Kota yang ingin menyaksikan secara langsung fenomena alam yang terakhir terjadi 150 tahun lalu itu.
Tempat-tempat itu berada di Planetarium Taman Ismail Marzuki, Monumen Nasional, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Taman Fatahillah Kota Tua, Kepulauan Seribu, Taman Mini Indonesia Indah, dan Taman Impian Ancol.
Ia menambahkan, dari setiap lokasi pengamatan gerhana bulan total tersebut, pihaknya telah menyiapkan sebuah penanggung jawab untuk melayani warga yang hendak berdatangan ke lokasi. Masyarakat bisa datang ke sana guna menyaksikan kejadian alam itu sejak pukul 17.00 hingga pukul 23.00 WIB.
Berikut ini ketujuh lokasi pengamatan gerhana bulan total di DKI Jakarta disertai nama penanggung jawabnya:
1. Planetarium Taman Ismail Marzuki dan Plaza Teater Jakarta (gratis)
Kontak: Pak Eko (08128563352)
2. Monumen Nasional, Kawasan Monas (gratis) dan Tugu Monas (membayar tiket masuk)
Kontak: Bu Ratih (0817876862) dan Pak Budi (0811984200)
3. Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan (gratis)
Kontak: Bu Rofiqoh (081282354360)
4. Taman Fatahillah Kota Tua (gratis)
Kontak: Pak Norvi (08159929011)
5. Kepulauan Seribu (gratis)
Kontak: Bu Neneng (082298765661)
6. Taman Mini Indonesia Indah (membayar tiket masuk)
Kontak Protokol TMII: Ibu Lis (0813 982 691 91)
Kontak Anjungan dan Graha Wisata: Fitri (021-8400418)
7. Taman Impian Ancol (membayar tiket masuk)
Kontak: Ancol Contact Center (021-29222222)
Demikianlah 7 lokasi di Jakarta untuk warga Ibu Kota yang ingin menyaksikan secara langsung fenomena alam yang terakhir terjadi 150 tahun lalu itu. (Sumber: Artikel okezone.com)
...moreTripTrus.Com - Bro-sis traveler, siap-siap nih Juli 2025 bakal ramai event kece di seantero Indo! Ada festival budaya, lari pagi sehat, kuliner nostalgia, sampai konser malam di taman bumi—semuanya hits banget buat lo anak Gen Z atau milenial yang butuh konten fresh dan vibes liburan yang gak mainstream. Lo tinggal pilih: pingin jalan bareng topeng di Lampung, nostalgia kuliner Jogja, party lokal di Kaltim, seru-seruan gratis di Sukabumi, atau nonton gemerlap Geopark Night Specta di Gunungkidul. Siapkan DSLR, sneakers, dan dirimu yang hyped!
1. K-Fest Lampung – Festival Budaya & Olahraga (1–6 Juli)
K-Fest ke-34 di Lampung ini menggila banget: ada Karnaval Topeng Lampung (5 Juli), Krakatau Run pagi-pagi (6 Juli), dan UMKM bazar penuh kuliner & kreasi lokal (1–6 Juli). Malam puncak-nya? Ada Mr. JONOJONI bikin ketawa plus pengumuman kontes topeng—pas banget buat lo yang pingin healing budaya sambil ngerasa Indonesia banget!
2. Kangen Dolan Teras Malioboro – Festival Kuliner Nostalgia Jogja (19–23 Juni)
Lo yang kangen sama vibe Jogja, siap-siap balik ke masa lalu! “Kangen Dolan Teras Malioboro” hadir lagi—sajian gudeg, cenil, wedang uwuh, musik keroncong dan akustik, semua gratis! Ajak squad lo buat kulineran sore sampe malam, sambil baca spot Instagramable seantero Teras Malioboro. Nostalgia maksimal!
3. Sebuntal Fest 2.0 – Party & Kreativitas Lokal di Kutai Kartanegara (15–19 Juli)
Sebuntal Fest kembali lagi di Marangkayu, Kutai Kartanegara. Ada musik, tarian, fashion show, lomba mewarnai, zumba party, plus 30+ tenant UMKM yang jualan jajanan dan produk lokal viral. Cocok buat lo yang pingin explore festival lokal yang fun, penuh warna, dan support bisnis kecil wilayah!
[Baca juga : "Pulau Sangiang, Liburan Lo Gak Cuma Healing, Tapi Juga Nambah Cerita Mistis & Seru!"]
4. Geofest Sukabumi – Geopark Festival Gratis (5 Juli)
Sukabumi juga gak mau ketinggalan nih! GeoFest 2025 free event di Geopark Ciletuh-Palabuhanratu terjadwal puncak 5 Juli. Acara ini dikemas edukatif banget: ada talkshow, edukamp, pameran, dan sambutan resmi Bupati Sukabumi. Cocok buat lo yang butuh liburan murah meriah plus belajar tentang kelestarian alam!
5. Gunungkidul Geopark Night Specta Vol. 7.0 – Simfoni Taman Bumi (18–19 Juli)
View this post on Instagram
A post shared by JASA JAHIT GUNUNGKIDUL JOGJA (@elfata.fashion)
Event malam spektakuler di Amphitheater Embung Nglanggeran, Gunungkidul. Dimulai dengan lomba poster untuk pelajar DIY, tari tayub kolosal, bazar UMKM, talkshow coklat Nglanggeran, hingga konser gamelan orkestra plus bintang tamu. Masukannya gratis, atmosfernya epic, rekomended untuk culture-seeker!
Bro-sis, lo liat gak? Juli 2025 ini bakal penuh event seru dan edukatif dari ujung barat ke timur Indo. Tinggal pilih vibes-nya—budaya, lari pagi, kuliner nostalgia, kreativitas lokal, atau keajaiban geopark malam hari. Semua low budget, sekali jalan bisa dapet konten & experience Instagram-worthy. Jadi, lo tim yang mana? Jangan tunggu “viral”, mending jalan duluan! (Sumber Foto @sanggarpakem)
...more