TripTrus.Com - Pulau Bintan? Mungkin di antara kita masih belum terlalu familiar dengan pulau ini. Pulau Bintan berada di Provinsi Kepulauan Riau. Beribukota di Tanjung Pinang, keindahan Pulau Bintan membuatnya menjadi salah satu destinasi wisata yang tidak boleh terlewatkan jika berlibur ke Kepulauan Riau. Pulau Bintan juga memiliki Bandara Internasional yang diberi nama Bandara Raja Haji Fisabilillah yang sebelumnya bernama Bandara Kijang. Asal nama Bandara ini diambil dari nama tokoh pahlawan nasional kelahiran Riau.
Dengan kehadiran bandara bertaraf internasional, bisa dibilang bahwa Pulau Bintan menjadi pesaing Pulau Batam. Bukan tanpa alasan, Pulau Bintan juga dipenuhi dengan banyak tempat wisata keren dan juga resort mewah. Bahkan di sekitar Pulau Bintan terdapat kurang-lebih 3ribuan pulau-pulau kecil lainnya. Jadi, Pulau Bintan bisa dijadikan daftar tempat liburan kalian.
Berikut ini tempat-tempat menarik di Pulau Bintan yang bisa kalian jelajahi:
1. Pulau Penyengat
Pulau ini dulunya bagian dari Kesultanan Johor. Di Pulau ini berdiri dengan megah Masjid Raya Sultan Riau. Menurut mitos, Masjid ini mampu menampung berapapun jamaah yang akan beribadah. Sebelum perahu bersandar, Masjid ini sudah terlihat jelas karena bewarna kuning dan hijau. Pembangunan Masjid memakan waktu hingga 40tahun dan menggunakan perekat yang terbuat dari putih telur.
Selain terdapat masjid Raya Sultan Riau, di Pulau Penyengat juga terdapat makam-makam para raja, makam dari pahlawan nasional Raja Ali Haji, gudang mesiu, kompleks Istana Kantor dan benteng pertahanan di Bukit Kursi.
2. Pantai Trikora
Bisa dibilang Pantai Trikora mirip dengan pantai-pantai di Pulau Belitung dengan bebatuan besarnya. Pantai Trikora merupakan pantai dengan garis terpanjang di pesisir timur Pulau Bintan. Batu-batu granit yang terhampar bisa menjadi objek foto yang bagus. Sejumlah pondok-pondok kecil bisa menjadi tempat melepas lelah sembari memandangi keindahan Pantai Trikora.
3. Treasure Bay
Kalau ada yang bertanya di mana kolam renang terbesar di Asia Tenggara, kalian boleh menjawab dengan bangga “di Bintan”. Ya, kolam renang seluas 6.3hektar ini didesain tidak menyerupai kolam renang biasanya. Lebih mirip dengan lanskap tepi pantai dengan tepian yang landai. Dan tak sedikit yang bilang bahwa kolam renang ini adalah pantai buatan karena diisi dengan air laut.
Selain berenang, kalian juga bisa menikmati aktifitas lain di Treasure bay seperti: Kayaking, Paddle Boarding, Speed Boat, Flyboard, Segway, Skuter Listrik dan masih banyak yang bisa dinikmati di sini. Treasure Bay juga memiliki petugas penyelamat yang siap siaga ketika dibutuhkan.
4. Vihara Avalokitesvara
Selain memiliki kolam renang terbesar se-Asia Tenggara, Pulau Bintan juga memiliki Vihara terbesar se-Asia Tenggara loh. Katanya Pulau Bintan memiliki warga keturunan Tionghoa terbesar di Indonesia, jadi maklum kalau di Pulau Bintan sangat mudah dijumpai Vihara-vihara.
Belasan patung Buddha akan menyambut ketika memasuki halaman Vihara. Selain itu, yang membuat Vihara ini istemewa adalah adanya patung Dewi Kuan Yin Phu Sha di dalam ruangan, berlapis emas dan diperkirakan seberat 40ton. Infonya, Vihara ini menjadi pusat belajar para Biksu yang datang dari Negara tetangga Malaysia dan SIngapura bahkan dari China.
5. Komplek Vihara Dharma Sasana
Komplek Vihara yang dulunya dibangun oleh imigran dari China ini memiliki empat banguna utama. Ada 3 bangunan yang merupakan klenteng (Klenteng Fu De Zheng Shen, Kllenteng Tian Hou Sheng Mu, Klenteng Yuan Tien Shang) menghadap laut, dan bangunan ke-4 adalah Vihara Dharma Sasana itu sendiri.
Selain patung Buddha, Dewi Kuan Im dan patung naga, yang unik dari Komplek Vihara Dharma Sasana adalah terdapatnya diorama Biksu Tong Samcong beserta murid-muridnya, Sun Go Kong (Kera Sakti), Wu Jing dan Cu Pat Kay. Kebanyakan pengunjung Komplek Vihara Dharma Sasana berasal dari Malaysia dan Singapura.
6. Tugu Pensil
Sebuah tugu yang dibuat sebagai simbol pemberantasan buta huruf dan penghargaan untuk Kepulauan Riau yang berhasil membebaskan daerahnya dari buta huruf. Untuk mempercantik Tugu Pensil, Pemerintah Kota Tanjung Pinang menyediakan berbagai fasilitas seperti: lapangan voli, jogging track, arena fitness, arena olahraga, kios kuliner, tulisan 'Tugu Pensil' besar dengan prasasti Gurindam 12 karya Raja Ali Haji, gazebo, dermaga kecil, arena bermain, toilet, akses langsung menuju pantai, dan taman. Tugu Pensil terletak di Jalan Haji Agus Salim ini berada di tepian pantai. Meskipun tidak memiliki tepian pantai berpasir, Tugu Pensil merupakan spot terbaik menikmati sunset di Kota Tanjung Pinang.
7. Akau Potong Lembu
Banyak orang bilang, berkunjung ke kota lain tidak lengkap tanpa mengunjungi pusat kuliner dan menikmati kulinernya. Pulau Bintan memiliki Akau Potong Lembu, menjadi tujuan kuliner warga lokal maupun wisatawan luar kota. Entah untuk sekedar nongkrong minum kopi atau makan berat. Di Akau Potong Lembu tersedia beraneka ragam kuliner, dari yang halal dan tidak halal. Akau Potong Lembu memiliki ciri khas yakni menawarkan sajian makanan seafood segar, seperti ikan bakar, sop ikan, cumi-cumi dan Gong Gong. Jam operasionalnyapun terbilang singkat, dari jam 5 sore hingga 11 malam, dan disarankan tidak berkunjung pada saat hujan, karena area kuliner ini terbuka, tidak di dalam gedung.
Menarikkan ke Pulau Bintan? Tunggu apalagi, jadikan Pulau Bintan sebagai destinasi liburan kalian selanjutnya!(Sumber: Artikel-Foto @Amieykha)
...moreTripTrus.Com - Sebagai pasangan, ada kalanya suatu hubungan mengalami kondisi naik dan turun. Tak bisa dipungkiri kesibukan sehari-hari, padatnya rutinitas, dan kehadiran anak-anak akan membuat setiap pasangan lupa akan romantisme awal pernikahan.
Meskipun hubungan berjalan baik tanpa ada suatu hambatan, para pasangan lama kelamaan akan merasakan sedikit kebosanan dan kadang kala rentan terlibat perselisihan kecil.
Untuk mengatasi hal semacam ini, nampaknya api cinta perlu disulut kembali. Ada banyak cara untuk menghangatkan kembali hubungan kamu dan pasangan, salah satunya ialah liburan bersama.
Sebagaimana dilansir dari Travel and Leisure, mengutip study dari Travelocity, sebanyak 56 persen pasangan yang sering melakukan perjalanan wisata memiliki hubungan percintaan yang lebih romantis dan kehidupan seks yang menggairahkan.
Hasil studi ini menjelaskan bahwa melakukan perjalanan wisata membuat dua orang yang menjalin hubungan lebih sering berkomunikasi dalam suasana yang lebih menenangkan.
Kunjungilah lokasi yang belum pernah kamu datangi bersama pasangan. Bangun kembali chemistry yang telah hilang. Perbedaan suasana tempat baru akan membuat kamu dan pasangan saling berkomunikasi dan makin intim.
Datangi tempat-tempat wisata yang romantis bersama pasangan. Buatlah suasana hati pasangan kamu menjadi nyaman dan bahagia. Jangan lupa pula untuk menggandeng tangan pasangan ke mana pun Kamu pergi. Kebiasaan ini akan membuat hubungan semakin dekat dan terikat. (Sumber: Artikel arah.com Foto pixabay.com)
...moreTripTrus.Com - Pada masa penjajahan Belanda, wilayah ini masuk ke dalam Karesidenan Batavia dan mempertahankan karakteristik tiga etnis, yaitu suku Sunda, suku Betawi, dan Tionghoa.
Pembentukan wilayah ini sebagai kota otonom berawal dari keinginan warga di kawasan Tangerang Selatan untuk menyejahterakan masyarakat. Pada tahun 2000, beberapa tokoh dari kecamatan-kecamatan mulai menyebut-nyebut Cipasera sebagai wilayah otonom. Warga merasa kurang diperhatikan Pemerintah Kabupaten Tangerang sehingga banyak fasilitas terabaikan.
Pada 27 Desember 2006, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menyetujui terbentuknya Kota Tangerang Selatan. Calon kota otonom ini terdiri atas tujuh kecamatan, yakni, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Pondok Aren, Serpong, Serpong Utara dan Setu.
Pada 29 Oktober 2008, pembentukan Kota Tangerang Selatan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto, dengan tujuh kecamatan hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang yang telah disetujui oleh DPRD Kabupaten Tangerang pada 27 Desember 2006.
1. Situ Gintung
View this post on Instagram
Bersandar melepas mentari, tanda tlah tiba saatnya kita ngopi :) . Lokasi: Situ Gintung, lewat pintu masuk kuburan lurus terus, ketemu lapangan tempat adu burung lurus, belokan ke dua setelah warung. . #dolanae #situgintung #tangsel #danausitugintung #tangerangselatan #kelanapesonaindonesia #senja #ngopi #tempatngopi #wisata #banten #jelajahbanten #visitbanten #ciputat #siluet #indonesia_photography #danau #jalanjalansore #mancingmania #mancing #pariwisata #pesonaindonesia #wonderfulindonesia #wonderfulplaces #travelphoto #travelphotography #indotravellers #instanusantarajakarta #enjoyjakarta #geonusantara
A post shared by Febri Amar (@febriamar) onDec 11, 2018 at 11:19pm PST
Pada masa penjajahan Belanda, wilayah ini masuk ke dalam Karesidenan Batavia dan mempertahankan karakteristik tiga etnis, yaitu suku Sunda, suku Betawi, dan Tionghoa.
Pembentukan wilayah ini sebagai kota otonom berawal dari keinginan warga di kawasan Tangerang Selatan untuk menyejahterakan masyarakat. Pada tahun 2000, beberapa tokoh dari kecamatan-kecamatan mulai menyebut-nyebut Cipasera sebagai wilayah otonom. Warga merasa kurang diperhatikan Pemerintah Kabupaten Tangerang sehingga banyak fasilitas terabaikan.
Pada 27 Desember 2006, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menyetujui terbentuknya Kota Tangerang Selatan. Calon kota otonom ini terdiri atas tujuh kecamatan, yakni, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Pondok Aren, Serpong, Serpong Utara dan Setu.
Pada 29 Oktober 2008, pembentukan Kota Tangerang Selatan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto, dengan tujuh kecamatan hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang yang telah disetujui oleh DPRD Kabupaten Tangerang pada 27 Desember 2006.
Awal pembentukan situ (danau) ini adalah sebagai waduk yang berfungsi sebagai tempat penampungan air hujan dan untuk perairan ladang pertanian di sekitarnya, dibuat antara tahun 1932-1933 dengan luas awal 31 ha. Kapasitas penyimpanannya mencapai 2,1 juta meter kubik. Situ ini adalah bagian dari Daerah Aliran Ci Sadane merupakan salah satu sungai utama Provinsi Banten dan Jawa Barat sumber berasal dari Gunung Salak dan Gunung Pangrango di (Kabupaten Bogor, sebelah selatan Kabupaten Tangerang) yang mengalir ke Laut Jawa panjang sungai ini sekitar 80 km dan bendungan aliran Kali Pesanggrahan. Di tengah-tengah situ terdapat sebuah pulau kecil yang menyambung sampai ke tepi daratan seluas kurang lebih 1,5 ha yang bernama Pulau Situ Gintung beserta hutan tanaman yang berada sekitarnya.
Semenjak tahun 1970-an kawasan pulau dan salah satu tepi Situ Gintung dimanfaatkan sebagai tempat wisata alam dan perairan di mana terdapat restoran,kolam renang,dan outbond.
Terhitung tahun 2011 Situ Gintung berubah nama menjadi Bendungan Gintung (sesuai dengan PP No. 37 Tentang Bendungan Tahun 2010).
2. Stasiun Sudimara
View this post on Instagram
Jangan berharap akan menjadi pemenang jika tidak pernah kalah, taklukan apa yang ingin kamu taklukan dengan perjuangan! . Foto : @jonasiagianmoto #stasiunsudimara #ciputat #tangsellife #guetangsel #ilovetangsel #initangsel #tangsel #tangerangselatan
A post shared by Tangsel Life (@tangsel.life) onOct 23, 2018 at 6:20pm PDT
Stasiun Kereta Api Sudimara (SDM) atau yang selanjutnya disebut dengan Stasiun Sudimara, merupakan salah satu stasiun kereta api yang berada di bawah manajemen PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta yang berada pada ketinggian + 28 m di atas permukaan lain, dan merupakan stasiun kereta api kelas III. Stasiun Sudimara terletak di Jalan Raya Jombang, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Lokasi stasiun ini berada di sebelah selatan Pasar Jombang.
Bangunan Stasiun Sudimara yang lama merupakan bangunan peninggalan masa Hindia Belanda meski fasade bangunan ini sedikit mengalami perubahan dengan penambahan ruangan di sebelah kanan bagian depan. Pembangunan stasiun ini bersamaan dengan pembangunan jalur kereta api Duri-Rangkasbitung sepanjang 76 kilometer. Pengerjaan jalur kereta api ini dilakukan oleh Staatsspoorwegen (SS), perusahaan kereta api milik Pemerintah Hindia Belanda, pada tahun 1899 berbarengan dengan pengerjaan jalur kereta api Duri-Tangerang. Peresmian stasiun ini dilakukan pada 1 Oktober 1899.
Proyek jalur kereta api Duri-Rangkasbitung ini merupakan bagian dari proyek besar jalur kereta api jalur Barat jilid 2 (Westerlijnen-2) hingga Merak. Pengerjaan proyek jalur kereta api ini dilaksanakan searah. Setelah jalur rel Duri-Rangkasbitung selesai, maka dilanjutkan jalur rel Rangkasbitung-Serang-Cilegon (1900), dan Cilegon-Merak (1914).
Pada awal mulanya, Stasiun Sudimara ini berfungsi sebagai stasiun lintasan kereta api saja (Stopplaats), namun kemudian berubah menjadi stasiun kecil (halte) untuk melayani warga sekitar yang menjual hasil perkebunannya ke Batavia Zuid (sekarang Jakarta Kota) maupun Tanah Abang. Pada 16 Maret 1954, Direksi Djawatan Kereta Api menaikkan Stasiun Sudimara menjadi stasiun kelas IV.
Sekarang, stasiun ini menjadi stasiun kelas III. Akan tetapi sejak dioperasikan KRL (Kereta Listrik), atau dalam bahasa menterengnya disebut Commuter Line hingga Stasiun Maja di Tangerang, Stasiun Sudimara ini menjadi stasiun yang tergolong ramai, sibuk dan padat jadwal lintasannya. Hal ini juga tak terlepas dari perkembangan hunian yang ada di sekitar stasiun tersebut, karena Ciputat merupakan daerah penyangga Kota Jakarta.
[Baca juga : "13 Bangunan Bersejarah Di Pandeglang"]
3. Monumen Palagan Lengkong
View this post on Instagram
MONUMEN PALAGAN LENGKONG. Monumen yang terletak di wilayah Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten, untuk sampai ke lokasi diperlukan usaha yang lebih karena letaknya tidak di jalur utama penghubung Kota Tangerang dengan Serpong, masuk dalam kawasan perumahan Bumi Serpong Damai. Sesampainya di lokasi yang pertama dijumpai adalah sebuah rumah dengan papan informasi di halaman depan, isinya menyatakan bahwa lokasi tersebut merupakan kawasan cagar budaya. Di rumah tersebut pada 25 Januari 1946 terjadi pertemuan antara Mayor Daan Mogot, Direktur Akademi Militer Tangerang, dengan tentara Jepang yang bertujuan untuk melucuti persenjataan tentara Jepang agar tidak jatuh ke tangan tentara Belanda. Perundingan dengan pihak Tentara Jepang dibawah pimpinan Kapten Abe dilakukan oleh Mayor Daan Mogot, Mayor Wibowo dan Taruna Alex Sajoeti, taruna Akademi Militer Tangerang. Letusan senjata dan rentetan mitraliur yang terjadi secara tiba-tiba ketika perundingan tengah berlangsung dan berujung pada terjadinya pertempuran tak seimbang yang berakhir dengan tewasnya 34 taruna dan 3 perwira TRI, yaitu Mayor Daan Mogot, Letnan Soebianto, dan Letnan Soetopo. Sedangkan Mayor Wibowo dan lebih dari 20 Taruna lainnya ditawan oleh Tentara Jepang. Sayangnya, saat ini rumah tersebut tidak digunakan sebagai museum hanya sebagai penanda lokasi saja. Lalu bergerak ke arah belakang rumah baru lah nampak terdapat monumen yang terletak di sisi kanan dari rumah. Monumen yang berbentuk bidang cekung setinggi lebih dari 2 meter berlapiskan marmer hitam dan tiang bendera yang terdapat di bagian atas dinding. Pada dinding monumen terdapat tulisan tinta emas yang berisikan catatan sejarah singkat terjadinya Peristiwa Lengkong dan nama-nama mereka yang gugur dalam peristiwa tersebut serta diapit oleh dinding-dinding rumput yang memunggungi jalan masuk yang membuat lokasinya jadi tersembunyi dari pandangan mata. . #monumenperistiwalengkong #monumenpalaganlengkong #lengkongwetan #tangerangselatan #bsd #wisatasejarah #sejarahkemerdekaan #gowessejarah #mayordaanmogot
A post shared by azwar muhlis (@azwar_muhlis) onDec 24, 2016 at 7:20pm PST
Monumen Palagan Lengkong terletak di Jl. Bukit Golf Utara No.2, Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Daan Mogot adalah tentara PETA dengan pangkat mayor. Pada tanggal 25 Januari 1946, mayor bernama lengkap Elias Daniel Mogot itu ditugaskan untuk melucuti senjata tentara Jepang di Tangerang. Ketika itu Jepang telah resmi dinyatakan kalah dari Sekutu dalam Perang Dunia II. Misi pasukan Mayor Daan Mogot adalah untuk mencegah senjata Jepang jatuh ke tangan Belanda.
Mayor Daan Mogot memimpin 70 taruna tentara menuju tempat bermukim tentara Jepang di daerah Lengkong. Sampai di sana, Mayor Daan Mogot mengutarakan tujuan kedatangannya kepada Kapten Abe yang merupakan pimpinan pasukan Jepang. Proses pelucutan senjata yang mulanya berjalan damai menjadi pertempuran. Dalam baku tembak di Hutan Lengkong tersebut pasukan Mayor Daan Mogot terdesak dan kalah. Mayor Daan Mogot beserta dua perwira dan 34 taruna gugur.
Untuk mengenang perjuangan Daan Mogot, di bekas lokasi pertempuran didirikan Monumen Palagan Lengkong. Bangunan yang kerap disebut Monumen Lengkong tersebut berada di bagian depan Perumahan BSD. Tugu peringatan di daerah Lengkong tersebut berbentuk persegi panjang dengan tinggi lebih dari dua meter. Seluruh bangunan didominasi warna gelap.
Permukaan depan Monumen Lengkong berupa bidang lengkung dari marmer hitam. Di atasnya tertulis rangkaian kata menggunakan tinta emas yang berbunyi : “Pada Hari Jumat petang tanggal 25 Januari 1946, telah terjadi peristiwa berdarah di Lengkong / Serpong, dimana pasukan dari Akademi Militer Tangerang yang dipimpin oleh Mayor Daan Mogot yang tengah merundingkan penyerahan senjata dari Pasukan Jepang di Lengkong kepada Pasukan TRI secara tiba-tiba sekali telah dihujani tembakan dan diserbu oleh Pasukan Jepang, sehingga mengakibatkan gugurnya 34 Taruna Akademi Militer Tangerang dan 3 Perwira TRI, diantaranya Mayor Daan Mogot sendiri”. (Sumber: Artikel gpswisataindonesia.info Foto tangselmedia.com)
...moreTripTrus.Com - Sebagai pendongkrak perekonomian dari masa kolonial Belanda, warga keturunan Cina di Cianjur memiliki berbagai kegiatan usaha. Beberapa di antaranya tetap bertahan dari masa kolonial. Dalam bidang kuliner, terdapat tiga jenis penganan yang cukup dominan dan khas di sekitar kota Cianjur.
Warga Cianjur sudah tentu kenal dengan makanan tauco. Makanan ini berawal dari resep warga Cina yang datang ke Cianjur pada masa kolonial. Hingga sekarang, jenis makanan ini tetap bertahan dan mampu berkembang, bahkan telah diakui sebagai makanan khas kabupaten Cianjur. Produk tauco Cianjur resep warga Cina yang eksis hingga sekarang di antaranya yaitu Tauco Cap Meong. Salah satu varian olahan tauco yang menjadi khas Cianjur lainnya adalah Geco (tauge-tauco), hingga kini masih dapat di temukan di beberapa sudut jalan di Cianjur.
#geco #gecocianjur #kulinercianjur #kuliner #kentang #tahu #toge #tauco Geco nini ๐๐๐
A post shared by Limited Edition 'kuliner' (@kulinerlimitededition) onFeb 16, 2018 at 8:38pm PST
[Baca juga : Bangunan Bersejarah Pecinan Di Cianjur]
Selanjutnya terdapat manisan buah-buahan, yang merupakan salah satu olahan makanan dengan tujuan untuk membuat buah mampu bertahan lama. Resepnya diperoleh sejak jaman dahulu. Manisan buah juga telah dinobatkan sebagai makanan khas Cianjur. Kemudian, warga Cianjur sangat mengenal olahan roti. Salah satu yang terkenal yaitu pabrik roti Tan Keng Cu. Mengenai olahan ini, cukup unik bila ditelusuri sejarahnya. Pada awalnya roti diproduksi untuk memenuhi permintaan penduduk Eropa di Cianjur. Hingga kini, produksi roti Tan Keng Cu tetap bertahan dan telah mengalami perkembangan.
#tankengcu #rotitankengcu #roti #bread #kuliner #kulinercianjur #kulinerlegendaris #kulinerlegendariscianjur
A post shared by Limited Edition 'kuliner' (@kulinerlimitededition) onDec 24, 2017 at 1:35am PST
Selain tiga olahan khas yang cukup dominan, di Cianjur juga banyak ditemukan kuliner khas Cina seperti capcay, kwetiaw, siomay, bakso, bakpau, bacang, dll. Untuk mendapatkannya, cukup mendatangi toko-toko kue dan restoran Cina yang ada di sekitar Cianjur kota. (Sumber: Artikel cianjur-heritage.blogspot.com, Foto vakansinesia.com)
...moreTRIPTRUS - Meski lelah dan payah, mendaki gunung memiliki kenikmatan yang lengkap. Setiap hal kecil selama pendakian, masing-masing memiliki seni tersendiri yang ada sisi nikmatnya. Lumrah saja kalau banyak pendaki yang baru saja turun dari puncak masih terlihat lesu, dekil, dan berantakan, namun, jika ditanya pasti suatu saat akan mengulangi pendakiannya lagi. Andai bisa, dalam waktu yang dekat.Ngopi misalnya. Ngopi di rumah beda nikmatnya dengan ngopi di atas matras sembari menghirup hawa sejuk pegunungan dan memandang dengan bebas samudera awan yang mengumpal-gumpal. Makan juga sama. Sembarang makanan asal dimakannya di gunung bersama teman-teman semuanya akan terasa nikmat.Sensasi makan dan minum yang enak itu semestinya diimbangi denga kandungan nutrisi yang mumpuni. Mengingat naik gunung tak cuma butuh enak, tapi juga butuh sehat, seger, dan waras. Makanan-makanan berikut adalah makanan yang cocok untuk bekal mendaki yang omahpetualang.com rangkum dari pelbagai sumber:1. BiskuitSelain praktis, biskuit juga memiliki nutirisi yang seimbang sebagai cadangan energi selama pendakian. Biskuit adalah logistik paling tidak ribet dan bisa kapan saja dinikmati di jalur pendakian.2. MaduMadu sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuhmu. Nutrisi yang terkandung dalam madu sangat berguna bagi tubuh yang bekerja keras saat mendaki. Stamina yang kuat harus selalu dipertahankan untuk menghadapi situasi tak menentu di jalur pendakian. Untuk itulah madu ada.3. SerealSereal mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin, zat-zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Membuatnya sangat mudah, hanya perlu diseduh dengan air panas sereal sudah siap dinikmati. S3real juga ringan dibawa.4. RotiRoti adalah pengganjal perut paling manjur ketika perut keroncongan saat mendaki. Roti bisa bermacam-macam yang dibawa bekal. Bergantung selera masing-masing. Bisa roti tawar, roti sisir, roti gandum, dll, dll, dll.5. Cokelat BarCoklat mengandung senyawa phenethylamine yang bisa meningkatkan hormon endorfin dalam tubuh sehingga tubuh menjadi lebih tenang dan rileks. Coklat juga mengandung cukup kalori dan mudah mengenyangkan perut. Tapi jika Anda memiliki sakit maag, coklat tidak direkomendasikan karena coklat justru akan memancing asam lambung makin naik.6. Bubur InstanBubur instan mudah ditemui di warung-warung. Harganya juga terjangkau. Bubur instan hampir serupa dengan sereal. Cara membikinnya juga sama. Cukup diseduh air panas.7. Mi InstanMi instan adaalah makanan paling populer di gunung. Rasanya enak, membuatnya mudah, dan harganya murah.8. BuahBuah memiliki kandungan vitamin yang sangat dibutuhkan tubuh. Buah juga dapat menyegarkan badan. Sebaiknya memilih buah yang tidak mudah busuk.Selain beberapa makanan yang disebutkan di atas, sebenarnya masih ada beberapa makanan sehat yang lain seperti telor, sayuran, beras, dan makanan kaleng. Namun beberapa pendaki mengaku teralu ribet dan membutuhkan manajemen tersendiri ketika memutuskan untuk memasak nasi dan sayur. (Sumber: Artikel omahpetualang.com Foto jalanpendaki.com)
...moreTripTrus.Com - Pemerintah Indo udah setujuin 27 hari libur nasional dan cuti bersama di tahun 2024, geng! Cek jadwal liburmu, siapa tau bisa ngejalanin solo trip atau kumpul-kumpul sama bestie! Ada 17 hari libur nasional dan 10 hari cuti bersama nih. Masa yang pas buat merencanakan petualangan ke tempat baru.
View this post on Instagram
A post shared by Hendra Bangkit Pramana๐ฎ๐ฉ (@hendraar)
Keputusan ini diumumin lewat Keputusan Bersama No. 855/2023, No. 3/2023, dan No. 4/2023. Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja, dan Menteri PANRB udah tanda tanganin keputusan ini di Jakarta. Mereka bilang, ini jadi pedoman buat instansi pemerintah dan swasta buat atur hari libur dan cuti bersama tahun 2024.
Waktunya libur nasional 2024 juga oke banget buat ngejalin silaturahmi sama keluarga yang beda provinsi sambil jalan-jalan.
[Baca juga : "5 Event Seru Dari November Sampe Desember Bikin Gebrakan Di Tangerang"]
Jadi, catet tanggalnya, guys:
Libur Nasional Tahun 2024:
Januari: 1 Januari (Tahun Baru 2024)
Februari: 8 Februari (Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW), 10 Februari (Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili)
Maret: 11 Maret (Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946), 29 Maret (Wafat Isa Al Masih) dan 31 Maret (Hari Paskah)
April: 10-11 April (Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah)
Mei: 1 Mei (Hari Buruh Internasional) 9 Mei (Kenaikan Isa Al Masih) dan 23 Mei (Hari Raya Waisak 2568 BE)
Juni: 1 Juni (Hari Lahir Pancasila), 17 Juni (Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah)
Juli: 7 Juli (Tahun Baru Islam 1446 Hijriah)
Agustus: 17 Agustus (Hari Kemerdekaan Republik Indonesia)
September: 16 September (Maulid Nabi Muhammad SAW)
Desember: 25 Desember (Hari Raya Natal)
Libur Cuti Bersama 2024:
Februari: 9 Februari (Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili)
Maret: 12 Maret (Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946)
April: 8, 9, 12, 15 April (Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah)
Mei: 10 Mei (Kenaikan Isa Al Masih) dan 24 Mei (Hari Raya Waisak)
Juni: 18 Juni (Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah)
Desember: 26 Desember (Hari Raya Natal)
Ayuk, mulai rencanakan perjalanan kalian sekarang, teman-teman! Biar nggak kelewatan kesempatan liburan panjang ini. Semoga perjalanan kalian menyenangkan dan aman! ๐ดโ๏ธ (Sumber Foto @hkusmanto)
...moreTripTrus.Com - Bulan Juni akan segera tiba, apakah Anda memiliki rencana liburan dalam 30 hari mendatang? Jika iya, ada beberapa acara menarik yang bisa Anda kunjungi untuk mengisi tanggal merah bulan Juni 2023.
Pada bulan Juni 2023, terdapat tiga tanggal merah dan satu cuti bersama yang bisa dimanfaatkan untuk berlibur. Meskipun libur Waisak dan Iduladha akan diisi dengan ibadah bagi umat Buddha dan Muslim, Anda yang tidak merayakan keduanya juga bisa merencanakan kunjungan ke beberapa acara menarik. Berikut ini beberapa rekomendasinya, dikutip dari berbagai sumber.
View this post on Instagram
A post shared by Muhammad Safii (@mhd_syafii90)
1. Gelar Melayu Serumpun
Gelar Melayu Serumpun, yang diadakan sebagai upaya promosi pariwisata Kota Medan, merupakan acara yang mempertemukan Etnis Melayu dari berbagai wilayah dan negara dengan budaya lain. Kegiatan ini, seperti yang dilansir oleh situs web Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), berfungsi sebagai sarana silaturahmi dan menghadirkan atraksi seni kearifan lokal.
Event ini melibatkan negara-negara tetangga yang memiliki kedekatan budaya dengan Etnis Melayu, serta diikuti oleh hampir seluruh Kabupaten/Kota se-Sumatra Utara dan beberapa provinsi di Indonesia. Dalam tahun ini, yang merupakan penyelenggaraan ke-6, tema yang diangkat adalah "Takkan Melayu Hilang di Bumi". Acara ini akan berlangsung pada momen tanggal merah bulan Juni 2023.
2. Festival Salo Karajae
Festival Salo Karajae adalah acara tahunan yang diadakan untuk mempromosikan pariwisata Sulawesi Selatan, terutama di Kota Parepare. Acara ini menjadi festival pesisir sungai terbesar di wilayah tersebut, yang mengeksplorasi kearifan lokal masyarakat sekitar pesisir Sungai Karajae.
Festival ini berlangsung di kawasan wisata Tonrangeng River Side, dan menampilkan berbagai lomba unik, seperti lomba perahu hias, lomba perahu naga, perahu kayak, lomba memancing, dan lomba tangkap bebek. Tahun ini, lomba tarik tambang perahu juga akan menjadi bagian dari serangkaian lomba yang diselenggarakan.
Selain itu, festival ini juga menyelenggarakan lomba tari kreasi, lomba tari mappadendang, lomba tari gandrang bulo, serta lomba masak makanan laut untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Lomba-lomba tersebut dihadirkan sebagai bentuk dukungan terhadap para pelaku UMKM.
3. Pesona Belitung Beach Festival
Pesona Belitung Beach Festival Tahun 2023 akan menampilkan keragaman seni budaya yang berkembang di Kabupaten Belitung dengan sentuhan kebaharian. Festival ini juga akan memadukan pesona alam pantai yang memukau dan keberlanjutan geopark Belitong.
Rangkaian kegiatan festival ini akan diawali dengan parade budaya yang memukau, fun walk yang menyenangkan, serta berbagai lomba dengan nuansa kebaharian. Selain itu, festival ini juga akan menyelenggarakan pameran pelaku ekonomi kreatif dan menampilkan produk kuliner yang khas.
Event dengan Tema "Kotabaru Gerbang Nusantara" Mendorong Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Kotabaru
Di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, akan diselenggarakan event yang mengangkat tema "Kotabaru Gerbang Nusantara". Event ini bertujuan untuk mengembangkan sektor pariwisata di Kabupaten Kotabaru dalam rangka menyambut peranannya sebagai gerbang menuju ibu kota Nusantara. Acara ini akan mengedepankan seni pertunjukan sebagai landasan pengembangan pariwisata.
4. Festival Bunga dan Buah "The Beauty of Karo"
Tahun 2023 akan menyaksikan kembalinya Festival Bunga dan Buah dengan tema "The Beauty of Karo". Festival ini bertujuan untuk memperlihatkan keindahan Kabupaten Karo melalui Karnaval Mobil Hias yang akan berlangsung di sepanjang jalan arteri Kota Berastagi. Karnaval ini akan dihiasi dengan beragam bunga yang berasal dari Kabupaten Karo.
Selama berlangsungnya festival, para pengunjung akan diberikan kesempatan untuk menikmati buah-buahan secara gratis dengan total berat mencapai satu ton. Festival ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati keindahan alam Kabupaten Karo sambil menikmati buah-buahan segar.
[Baca juga : "Menyingkap 5 Destinasi Wisata Yang Jarang Diketahui Di Sumatera Utara"]
5. Semasa Piknik
Semasa Piknik merupakan event tahunan yang diadakan oleh Semasa dengan tujuan mengajak warga Jakarta untuk mendukung ekonomi kreatif dan UMKM lokal sambil menikmati kegiatan outdoor melalui piknik bersama. Tahun ini, acara tersebut akan dilaksanakan di Taman Lapangan Banteng Jakarta. Festival ini menjadi kesempatan bagi para pengunjung untuk menikmati suasana piknik yang menyenangkan sambil mendukung dan membeli produk-produk dari pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam Semasa Piknik dan nikmati serunya kegiatan piknik di tengah kota Jakarta. (Sumber Foto @manateasoftserve)
...moreTripTrus.Com - Pandemi Covid-19 mengubah banyak hal dalam kehidupan. Termasuk pilihan destinasi wisata banyak orang ketika berlibur. Wisatawan kini lebih suka berlibur dan mencari tempat terbuka dan destinasi yang menawarkan pemandangan alam terbuka.
Andhini Putri, VP Marketing Transport & Financial Services Traveloka mengatakan wisatawan domestik lebih memilih destinasi wisata yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Dikutip dari ANTARA, minat masyarakat untuk berwisata pun semakin tinggi. Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh kerinduan akan bepergian.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Nehemia Evan Gavrilla (@youka_and_picko_dog)
"Kita kan ada banyak banget ya di Indonesia yang menawarkan keindahan alam. Jadi memang secara minat lebih tinggi dan trennya selain destinasi yang menawarkan banyak kegiatan outdoor, orang juga banyak yang roadtrip," kata Andhini dalam peluncuran program "#PromoTengahTahun Traveloka" pada Rabu.
Selama satu tahun belakangan, ada perubahan tren kenaikan wisatawan untuk melakukan roadtrip. Ini karena dengan roadtrip wisatawan bisa berhenti ke sejumlah destinasi dalam satu kali jalan. "Dari sisi akomodasi ada tren staycation, jadi berlibur dalam kota tuh jadi sesuatu yang kita lihat di 2021. Kalau kita bandingin di 2019, tren ini naiknya dua kali lipat," ujar Andhini.
Sementara itu, Amalia Yaksa, Vice President Marketing & Distribution Channel, PT Citilink Indonesia mengatakan rute penerbangan menuju Bali dan Yogyakarta masih menjadi primadona untuk orang berlibur, khususnya selama pandemi COVID-19.
"Terus sekarang yang lagi naik daun itu Labuan Bajo, orang pengin lihat pulau, pengin ngerasain pantai di tempat lain," ujar Amalia.
Seperti diketahui, Citilink, maskapai bertarif rendah (low-cost carrier) yang juga merupakan anak perusahaan maskapai BUMN Garuda Indonesia menggandeng Traveloka dengan memberikan promosi tengah tahun di lima kota Indonesia guna memulihkan geliat industri pariwisata Tanah Air yang terdisrupsi pandemi COVID-19.
[Baca juga : "Libur Lebaran 2021, Tempat Wisata Boleh Beroperasi Dengan Prokes"]
Program tersebut dapat ditemukan melalui produk Tiket Pesawat yang ada di aplikasi Traveloka. #PromoTengahTahun menawarkan harga khusus untuk "regular zone section" dengan potongan harga 20 persen untuk periode booking dari tanggal 16-27 Juni 2021.
Promo ini berlaku untuk rute keberangkatan dari Jakarta, Medan, Yogyakarta, Surabaya atau Makassar ke seluruh destinasi domestik. (Sumber: Artikel suara.com Foto @sukawisata )
...moreTRIPTRUS - Keindahan Indonesia sebagai tujuan wisata tidak diragukan lagi. Bahkan, destinasi wisata Indonesia menguasai lima terbaik wisata di Asia-Australia versi Air Asia.Peringkat tersebut disampaikan maskapai asal Malaysia tersebut dalam ajang Air Asia Travel Fair (AATF) di Miri, Malaysia yang berlangsung dua hari sejak Sabtu (23/4). Destinasi Indonesia menempati tiga dari empat nominasi yang diberikan Air Asia.Lima terbaik wisata adrenalinWisata menaklukan ombak atau surfing di Mentawai, Sumatera Barat berada di peringkat tiga. Mendaki gunung Bromo yang merupakan salah satu gunung berapi aktif dan terletak di Malang, Jawa Timur berada di posisi kedua.Lima terbaik wisata budayaCandi Borobudur dan Prambanan di Yogyakarta masuk ke dalam situs warisan budaya UNESCO. Dua candi bersejararah tersebut ditambah masyarakat yang ramah menjadi daya tarik bagi penikmat wisata budaya.Lima terbaik destinasi pantaiMenyelam di pulau Weh, Aceh. Pulau paling ujung barat Indonesia ini menyajikan pemandangan bawah laut menakjubkan bagi pecinta wisata air. Dari bandara Banda Aceh, wisatawan dapat menaiki taksi selama 20 menit menuju pelabuhan Ulee Lheu. Dari pelabuhan, wisatawan kemudian menaiki ferry menuju pulau Balohan. (Sumber: Artikel republika.co.id Foto daftarmenarik.com)
...more