Rumah tradisional bukan semata warisan budaya dalam bentuk material yang tersusun berupa elemen-elemen bangunan saja. Lebih dari wujud fisiknya, rumah tradisional mempunyai peran penting dalam membentuk ruang-ruang sosial dan simbolik, sekaligus sebagai representasi budaya bagi penghuninya. Indonesia sebagai negara kesatuan yang kaya akan kebudayaan mempunyai begitu banyak warisan rumah tradisional, salah satunya adalah rumah ulu di Sumatera Selatan. Rumah Ulu merupakan rumah tradisional masyarakat yang bermukim di kawasan hulu Sungai Musi, Sumatera Selatan. Nama rumah ulu berasal dari kata uluan yang bermakna pedesaan, uluan juga sebutan bagi masyarakat yang tinggal di bagian hulu Sungai Musi. Semua bagian rumah ulu terbuat dari kayu, dengan bagian bawah ditopang oleh batang pohon unglen. Pemilihan batang pohon unglen bukan tanpa sebab, batang pohon ini diyakini bisa bertahan hingga ratusan tahun.Pembangunan rumah ulu harus mengikuti beberapa peraturan yang sudah disepakati, peraturan tersebut antara lain seperti, pembangunannya harus menghadap ke depan garis aliran air. Hal ini dimaksudkan supaya rumah yang dibangun bisa terbebas dari banjir bandang yang sewaktu-waktu bisa datang. Selain itu, pembangunan rumah ulu juga harus mengikuti sistem ulu-ulak (ilir), yaitu jika lahan yang akan dibangun rumah masih luas dan berencana ingin membangun rumah ulu berikutnya, maka pembangunan rumah harus dilakukan dari bagian yang paling hulu.
Sistem ulu-ulak (ilir) bukan sekadar pengaturan pembangunan rumah, tetapi juga menjadi pengaturan ruang secara sosial. Rumah di bagian ulu diperuntukkan bagi mereka yang mempunyai usia lebih tua dalam garis keluarga, begitu seterusnya hingga ke rumah paling hilir yang ditempati oleh keturunan yang paling muda. Sistem ini juga berlaku di dalam pembagian ruang di dalam rumah.Secara umum, rumah ulu dibagi menjadi tiga bagian yaitu, ruang depan, ruang tengah, dan ruang belakang. Ketiga bagian tersebut terbagi menjadi beberapa bagian, seperti garang atau lintut, haluan dan kakudan, ruang gedongan atau ambin, dan ruangan dapur. Garang atau lintut merupakan ruangan yang difungsikan sebagai tempat untuk bercengkrama para pemilik rumah, yang biasa dilakukan setiap sore hari setelah melakukan rutinitas kerja.Sementara haluan dan kakudan merupakan ruangan khusus yang digunakan sebagai tempat istirahat. Haluan diperuntukkan bagi laki-laki, sedangkan kakudan diperuntukkan bagi para perempuan. Di bagian lain terdapat gedongan atau ambin, ruangan ini terdapat di bagian tengah rumah ulu yang lantainya lebih tinggi di antara bagian yang lain. Tempat ini difungsikan oleh orang yang dianggap paling tua di dalam rumah untuk memberikan wejangan kepada para anak dan cucu, nasihat tersebut juga bisa dalam bentuk dongengan sebelum tidur.Seiring perkembangan zaman, rumah ulu makin jarang ditemukan. Meski demikian, salah satu bentuk rumah tradisional ini masih bisa ditemukan di halaman belakang Museum Balaputera Dewa, dan menjadi salah satu koleksi terbesar museum. Menurut catatan museum, rumah ulu tersebut berusia 200 tahun dan diambil dari Desa Asemkelat, Kecamatan Pangandonan, Kabupaten Ogan Komering Ilir.Menjaga dan melestarikan rumah ulu bukan berarti setiap masyarakat saat ini harus membangun rumah ulu sebagai tempat tinggal, melainkan lebih kepada melestarikan nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam rumah tradisional tersebut. Mengingat dalam rumah ulu terdapat nilai-nilai adiluhung seperti menghormati orang yang lebih tua, menyayangi orang yang lebih muda, dan membangun keluarga yang harmonis.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Dalam melakukan perjalanan wisata, umumnya akan memakan biaya sedikit lebih mahal apabila dilakukan seorang diri. Namun, tidak demikian jika dilakukan bersama rombongan.
Hal tersebut menjadi salah satu alasan Dhayan Amiey membentuk JKTjalanjalan pada 29 Maret 2012, bersama seorang teman semasa masih duduk di bangku sekolah menengah. “Kami bentuk komunitas supaya jika mau ke mana-mana itu sudah terjadwal. Tujuannya jelas, bisa arrange sendiri atau kalau pakai trip operator tidak bingung memilihnya, dan budget bisa ditekan,” kata Dhayan. Saat ini, JKTjalanjalan (Triple-J) telah memiliki 50-an anggota yang kebanyakan berasal dari kaum pekerja. Syarat untuk menjadi anggota sangatlah mudah. Dalam setahun, Triple-J memiliki agenda empat kali trip. Dengan ikut minimal dua kali saja, maka sudah dianggap sebagai anggota. “Kalau sekarang cukup dengan sering ikut kegiatan selain jalan-jalan, seperti ngopi bareng atau kegiatan charity sudah bisa dianggap anggota,” kata pria lajang kelahiran Jakarta, 3 Oktober 1990 itu. Dhayan menjelaskan, dalam satu kali trip terdapat kuota minimal sebanyak 5-10 orang. Setiap trip bersifat terbuka, tidak hanya untuk member . Ada beberapa partisipan non-member yang rajin mengikuti trip Triple-J. Tak hanya itu, Triple-J juga aktif dalam kegiatan #1Traveler1Book , sebuah kampanye sosial di mana para traveler membawa minimal satu buah buku untuk dibagikan ke masyarakat sekitar destinasi wisata mereka. Buku-buku tersebut tentu saja buku bertema edukasi dengan target usia taman kanakkanak hingga SMP. Ada misi penting yang dibawa oleh komunitas ini. Mereka ingin mengajak masyarakat bukan hanya mengenal potensi wisata di Indonesia, juga memberi arti di setiap destinasi yang dikunjungi. “Tidak sekadar foto-foto lalu upload di media sosial,” kata Dhayan.
Sumber: Artikel dan Foto infonitas.com
...moreTripTrus.Com - Buat lo yang doyan event kece, Kementerian Pariwisata baru aja ngumumin 110 event yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2025! Ini ajang buat ngenalin event-event terbaik dari berbagai daerah biar pariwisata makin rame, ekonomi naik, dan pastinya lapangan kerja makin luas.
Program ini bukan sekadar event biasa, tapi hasil kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah buat bikin acara yang nggak cuma keren, tapi juga bisa ngebantu ekonomi lokal. Seleksi eventnya ketat banget, mulai dari administrasi, presentasi, sampe wawancara oleh tim kurator yang profesional. Dari hasil seleksi itu, 10 event terbaik alias Top 10 KEN 2025 akhirnya terpilih berdasarkan lima kriteria utama: ide dan inovasi, strategi pemasaran, manajemen acara, keuangan, dan analisis dampak. Nah, dari 110 event kece, berikut ini 10 event paling epic dan wajib lo tandain di kalender!
1. Cap Go Meh Kota Singkawang (Kalimantan Barat)
Kalau ngomongin Cap Go Meh, Singkawang nggak ada lawannya! Event ini bukan cuma sekadar perayaan biasa, tapi udah jadi ikon budaya yang dikenal sampai internasional. Tahun ini, puncak acaranya bakal jatuh di 12 Februari 2025, di mana lo bisa ngeliat parade tatung, barongsai, dan festival lampion yang super meriah. Singkawang sendiri dikenal sebagai "Kota Seribu Klenteng", jadi suasana Cap Go Meh di sini bener-bener totalitas!
2. Pesta Kesenian Bali (Bali)
Kalau lo mau ngerasain budaya Bali yang sesungguhnya, jangan skip Pesta Kesenian Bali (PKB) 2025 yang bakal berlangsung dari 21 Juni - 19 Juli 2025. Dengan tema "Jagat Kerthi: Lokahita Samudaya", event ini bakal menghadirkan seni tari, drama gong, pawai budaya, hingga pertunjukan musik tradisional Bali. Bukan cuma itu, event ini juga jadi ajang buat ngeliat langsung gimana budaya Bali terus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya.
3. Semasa Piknik (DKI Jakarta)
Buat lo yang tinggal di Jakarta, Semasa Piknik harus masuk bucket list! Event ini bukan cuma sekadar piknik, tapi juga tempat buat hunting barang-barang dari UMKM lokal, mulai dari fashion, kerajinan tangan, sampe kuliner khas Jakarta. Biasanya digelar di bulan Juni buat ngerayain HUT Jakarta, acara ini juga bakal diisi sama pentas budaya, pertunjukan musik, dan bazar kreatif. Tempatnya yang outdoor bikin vibes makin seru dan pastinya instagramable banget!
4. F8 Makassar (Sulawesi Selatan)
Makassar nggak cuma punya Pantai Losari, tapi juga salah satu festival paling inovatif di Indonesia, yaitu F8 Makassar! Event ini bakal digelar 23-27 Juli 2025 dan ngangkat 8 elemen utama: fashion, film, food, fiction writers & font, folks, fine arts, fusion music, dan flora fauna. Lo bakal nemuin fashion show dengan desain unik, festival kuliner khas Makassar, pameran seni modern, dan konser musik keren yang pastinya seru abis!
5. Jember Fashion Carnaval (Jawa Timur)
View this post on Instagram
A post shared by Ivan Fhanany (@fhanany_ivan)
Siapa sih yang nggak kenal Jember Fashion Carnaval (JFC)? Salah satu karnaval fashion terbesar di dunia ini bakal hadir 8-10 Agustus 2025 dengan tema "Evoluxion". Lo bakal ngeliat parade kostum yang super megah dengan desain yang terinspirasi dari budaya Indonesia. Gak heran kalau event ini selalu menarik perhatian dunia dan jadi kebanggaan Indonesia!
[Baca juga : "Masjid Jogokariyan, Bukan Cuma Tempat Ibadah, Tapi Juga Mesin Penggerak Ekonomi Umat!"]
6. Festival Golo Koe Labuan Bajo (NTT)
Labuan Bajo nggak cuma terkenal karena Komodo doang! Festival Golo Koe 2025 yang bakal berlangsung 10-15 Agustus 2025 ini bakal ngerayain keberagaman budaya di Manggarai Barat. Yang bikin unik, event ini melibatkan umat lintas agama dan berbagai latar belakang suku, dengan karnaval budaya dan bazar UMKM yang menyajikan produk dari berbagai komunitas.
7. Festival Payung Indonesia (Jawa Tengah)
Lo nggak nyangka kan kalau payung bisa dijadiin festival? Festival Payung Indonesia 2025 yang bakal digelar 5-7 September 2025 di Pamedan Pura Mangkunegaran, Kota Surakarta ini bakal menyuguhkan berbagai karya seni dari payung, mulai dari tari, musik, fashion show, sampe instalasi seni. Selain itu, ada juga pasar kuliner dan pameran UMKM yang makin bikin festival ini worth it buat didatengin!
8. Wayang Jogja Night Carnival (DI Yogyakarta)
Buat lo yang pengen ngerasain karnaval dengan vibes mistis dan magis, Wayang Jogja Night Carnival yang bakal diadain 7 Oktober 2025 harus ada di list lo! Karnaval jalanan ini diadakan buat merayakan HUT Kota Yogyakarta, dengan parade wayang raksasa, kendaraan hias, dan pertunjukan seni yang diadakan di malam hari. Bakal jadi pengalaman yang nggak bakal lo lupain!
9. Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD) (DKI Jakarta)
Suka seni modern? ICAD 2025 adalah surganya para pencinta seni kontemporer! Pameran yang melibatkan desainer, fotografer, pelukis, pematung, hingga sutradara film ini udah lebih dari 10 tahun jadi ajang eksplorasi seni di Indonesia. Dengan lebih dari 500 karya seni dan desain, ICAD jadi tempat yang wajib banget lo kunjungin buat liat perkembangan dunia seni yang makin canggih dan inovatif.
10. Ngayogjazz (DI Yogyakarta)
Pecinta jazz pasti nggak asing sama event satu ini! Ngayogjazz 2025 bakal diadain 15 November 2025 dan yang bikin beda dari konser jazz lain adalah lokasinya di tengah desa! Event ini ngajak lo buat menikmati alunan jazz dalam suasana yang lebih merakyat, sambil dikelilingi komunitas seni seperti fotografer, perupa, dan musisi indie. Vibesnya dijamin cozy dan intimate banget!
Jadi, Lo Mau Datang ke Event yang Mana?
Dari 10 event paling hype di atas, mana yang paling bikin lo penasaran? Setiap event punya keunikannya masing-masing, mulai dari festival budaya, konser musik, fashion show, sampe pameran seni. Daripada cuma nonton dari layar HP, yuk langsung datengin dan rasain keseruannya langsung! Jangan lupa ajak temen-temen lo biar makin seru! 🚀🔥 (Sumber Foto @indra_purnomo)
...moreTripTrus.Com - Banyuwangi tuh emang nggak ada matinya! Buat lo yang suka jalan-jalan sambil nikmatin pantai-pantai kece, Banyuwangi wajib banget masuk list! Di sini ada banyak pantai tersembunyi yang nggak kalah keren sama yang udah terkenal. Selain Ijen yang hits, lo bakal dikejutkan sama keindahan alam yang jarang orang tahu. Check this out, 7 pantai rahasia yang bisa bikin lo speechless!
1. Pantai Pulau Merah (Red Island)
Lo doyan sunset? Pantai Pulau Merah wajib banget di-check! Lokasinya di Desa Sumberagung, Pesanggaran, sekitar 2,5 jam dari pusat kota Banyuwangi. Pasir pantainya unik, merah bercampur putih, dan ada pulau kecil yang bisa lo jelajahi pas air laut lagi surut. Buat yang suka surfing, ombaknya pas banget buat latihan, tapi hati-hati, ombaknya kenceng!
2. Pantai Wedi Ireng
Pantai yang satu ini punya pasir hitam vulkanik yang khas, ditambah dengan pasir putih yang bikin lo betah lama-lama di sini. Lokasinya di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, sekitar 2-3 jam perjalanan dari Banyuwangi. Bisa berenang atau snorkeling di sini, tapi jangan lupa hati-hati sama ombaknya yang kadang cukup besar. Lo juga bisa naik perahu lokal ke pulau dekat situ, lo harus coba deh!
3. Pantai Sukamade
View this post on Instagram
A post shared by BANYUWANGI PUNYA (@banyuwangipunya)
Mau liat penyu bertelur? Di Pantai Sukamade, lo bisa banget nemuin penyu-penyu hijau bertelur di malam hari! Lokasinya di Sarongan Village, Meru Betiri National Park, sekitar 3-4 jam perjalanan dari Banyuwangi. Jangan lupa, lo bisa nginep di penginapan lokal dan bantu penyu kecil ke laut. Dijamin pengalaman yang nggak bisa lo lupain!
4. Pantai Teluk Hijau
Kalo lo suka pantai yang asri dengan pemandangan menawan, Teluk Hijau jawabannya. Pasir putih, air laut biru toska, dan hutan hijau di sekitar pantai bikin lo bener-bener serasa di surga. Bisa dikelilingi monyet juga lho, yang kadang nongol di sekitar pantai. Akses ke sini bisa lewat darat pakai kendaraan off-road, atau naik perahu tradisional dari Rajegwesi Beach.
[Baca juga : "Pantai Banyuwangi Buat Semua Jenis Peselancar!"]
5. Pantai Senggrong
Suka snorkeling? Senggrong di Alas Purwo National Park wajib dicoba. Banyak banget terumbu karang dan ikan warna-warni yang bakal bikin lo betah di dalam air. Tapi, pantainya agak terpencil, jadi lo harus berangkat pagi banget buat ngeburu sunrise dan menikmati keindahan bawah laut sebelum ombak tinggi datang.
6. Pantai Parang Ireng
Pantai ini punya pemandangan yang unik banget. Di sebelah kiri ada pasir kasar kayak merica, sebelah kanan ada batu karang hitam hijau, dan di tengah ombak biru yang gila banget! Lokasinya di Alas Purwo National Park, dan karena tempatnya tersembunyi, lo bisa nanya sama warga lokal atau petugas taman nasional buat sampai ke sana.
7. Pantai Plengkung (G-Land)
Untuk lo yang suka surfing, G-Land pasti udah nggak asing lagi. Pantai yang ada di Alas Purwo National Park ini terkenal dengan ombaknya yang besar banget, sampai jadi tempat favorit para surfer internasional. Bisa diakses lewat Bali atau lewat darat, perjalanan agak berat tapi sebanding sama ombak dan pemandangan yang bakal lo dapetin.
Jadi, siap-siapin kamera dan packing barang lo! Banyuwangi siap buat lo jelajahi, dan lo bakal ngerasain petualangan yang nggak bakal lo lupain. Jangan lupa jaga kebersihan ya, biar pantai-pantai kece ini tetap bisa dinikmati generasi berikutnya! (Sumber Foto @riiieen_)
...moreTripTrus.Com - Untuk mengajarkan nilai luhur, maka anak muda dari berbagai daerah diajak untuk ikut telusuri keberagaman di Lasem. Setidaknya ada 10 anak muda dari berbagai daerah, akan ikut telusuri keberagaman di lasem, Jawa Tengah. Bagian dari pengenalan tentang harmonisnya kehidupan antar etnis, kepada generasi penerus.
Program yang dibuat dengan nama “Lasem Pluralism Trail”, berlangsung dari 12–15 Oktober 2017, di Semarang dan Lasem. Para peserta yang lolos yang diadakan Ein Institut Semarang ini di antaranya Antonio Winatian, dari Medan; Dedy Ibmar dari Riau; Fajar Tumanggor, dari Medan; Jenny Anggita dari Jakarta; Ni Luh Putu Juli Wirawati dari Yogyakarta.
Selain itu ada anam Lintang Ayu Saputri daro Purwokerto; M Dalhar Sobri dari Jepara; Maria Nofianti perwakilan Purwokerto; Muhammad Arief Rahadian dari Jakarta dan Zulyan Epi perwakilan Surakarta. Direktur Ein Institut Ellen Nugroho mengatakan, program yang dijalankan itu untuk mempromosikan praktek hidup berdampingan dan keberagaman di kalangan anak muda. Agar bisa ditularkan ke penjuru negeri.
“Setelah mencermati dan mendialogkan ratusan aplikasi yang masuk Komite Seleksi Bea Siswa Lasem Pluralism Trail, akhirnya sepakat memilih sepuluh anak muda sebagai penerima beasiswa. Mereka akan mengikuti kegiatan ini, ” ujarnya, Rabu, 11 Oktober 2017.
Lebih lanjut, Ellen memaparkan,program ini menyediakan kesempatan bagi anak-anak muda untuk menimba pengalaman dan pengetahuan, mengasah keterampilan, berinteraksi serta membuka peluang berjejaring. “Diharapkan dengan kegiatan positif ini anak-anak muda dapat menjadi ujung tombak pemupus prasangka,” harap Ellen.
Foto: youtube.com
Selama mengikuti kegiatan “Lasem Pluralism Trail”, mereka akan terlibat secara aktif dalam lokakarya, diskusi dan juga tur mengelilingi Lasem, kota yang terkenal sebagai laboratorium kebhinekaan.
Tempat berbaurnya berbagai etnis dan budaya, mengunjungi Klenteng Gie Yong Bio, Klenteng Cun An Kiong, pantai Bangun, Karang Jahe, Rumah Batik Sekar Kencana, Pabrik Tegel LZ, Susur Sungai Dasun–Pulau Gosong,Pabrik Roti Indonesia, Museum Batik Nyah Lasem dan wisata kuliner ke Kampung Tuyuhan.
“Kami akan memfasilitasi anak-anak muda ini untuk beriteraksi dengan para tokoh agama, sejarawan, dan budayawan setempat. Kami juga menghadirkan pakar kajian agama dan peneliti sosial budaya.” (Sumber: Artikel indochinatown.com Foto pgsp.big.go.id)
...moreTRIPTRUS - Semua orang perlu santai, perlu piknik istilah kerennya. Tetapi kadang pekerjaan yang padat serta jadwal aktivitas tidak dapat dihindari dan jadikan harimu sulit untuk tiba-tiba melaksanakan piknik. Padahal, kamu juga perlu mengistirahatkan otak juga tubuhmu.
Apabila sudah begini, umumnya tubuh kamu akan protes sendiri dengan tidak kamu sadari. Ada beberapa tanda yang umumnya tubuh kamu berikan supaya kamu menyadari jika ternyata kamu perlu liburan.
Tidak ingat kapan terakhir liburanSaat kamu telah lupa kapan terakhir liburan dan nampaknya telah lama sekali kamu tidak melakukannya, maka itu merupakan tanda pertama yang haris kamu perhatikan.
Terasa buntuPikiranmu tidak lagi dapat diajak bekerja sama guna memikirkan ide baru yang segar juga unik. Kamu merasa sungguh stuck dan tidak dapat bekerja dengan benar.
Kamu memaksa tersenyumsaat kamu merasakan stres, kamu tak akan tulus memberikan senyum. Saat kamu bahagia, senyum menjadi lebih mudah. Nah, makan saat kamu telah merasa lebih sering cemberut dan juga sulit senyum, mungkin kamu perlu liburan.
Kamu stresKamu menyadari tuntutan kerja sangat mencekik dan menjadikanmu tidak tenang. Hal ini dapat memicu stres ataupun rasa tertekan yang malah bisa memperburuk kesehatan serta kinerja otak.
Kamu lupa caranya bersenang-senangSeberapa pentingnya pekerjaan, jangan sampai kamu kehilangan kesempatan untuk bersenang-senang. Ini telah menjadi tahap yang memprihatinkan saat kamu terlalu serius dan tidak dapat menikmati hidup.
Kurang kena sinar matahariTahukah kamu bahwa sinar matahari sangatlah berperan penting di dalam kesehatan fisik juga mental kamu? Sinar matahari dapat meningkatkan vitamin D di dalam tubuh dan menjadikanmu tetap waras.
Kamu rindu kamu yang duluSaat kamu merasa tubuh kamu kuyu, tidak bertenaga dan juga bosan dengan rutinitas, kamu akan merasa sangat benci pada diri sendiri dan kondisi ketika ini. Kamu mau pergi atau lari dari semua ini, dan itu merupakan tanda kamu perlu berhenti sejenak.
Nah, itulah beberapa tanda kamu sangat memerlukan hiburan. Jangan terlalu menyiksa diri Ladies. Manjakanlah dirimu! semoga bermanfaat!
Sumber: Artikel rancahpost.co.id Foto @JKTjalanjalan
...moreTripTrus.Com - Pemkot Bandung baru aja umumkan Bandung Calender of Event (COE) 2024. Ada 42 acara seru yang bakal digelar, lo, dan 10 di antaranya bakal jadi yang paling keren!
Bambang Tirtoyuliono, si Pj Wali Kota Bandung, ngejelasin kalo acara-acara ini bisa jadi magnet buat wisatawan lokal atau mancanegara. "Kita ini kota jasa, harus kreatif, bro. COE bisa bikin Bandung makin kece buat turis. Data Oktober 2023, hotel di Bandung udah 75 persen full, ini momentum bagus banget," ucapnya kayak yang dilansir detikJabar, Sabtu (5/11/2023).
View this post on Instagram
A post shared by SDN 246 Margacinta (@bdg.sdn246margacinta)
Bambang juga ngeyakinin kalo acara seru ini bisa dorong investor masuk ke Bandung. Di 2022 aja, investasi di kota ini tembus Rp7,78 triliun, bro! Gak cuma itu, ini bisa bikin lapangan kerja nambah dan pengangguran turun.
COE 2024 juga katanya bisa jadi energizer ekonomi buat semua pihak, termasuk UMKM. Data bilang, di semester 1 tahun 2023, UMKM di Bandung udah ada 10.107 dan usaha mikro 9.627.
Arief Syaifudin, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, bilang COE 2024 ini bukan cuma buat promosi doang. Temanya "Be Sparkling and Colorful with Us", tujuannya buat jadi destinasi wisata keren. Acara-acara ini nanti bakal direkomendasikan ke tingkat provinsi dan mungkin masuk West Java Calendar of Event.
Lalu Dinas Pariwisata dan Budaya Jawa Barat bakal rekomendasiin ke Karisma Event Nusantara (KEN), program event kece dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.
[Baca juga : "Rekomendasi Wisata Heritage 2024, Petualangan Legendaris 'Gadis Kretek' Rokok Klembak Menyan"]
Arief berharap banget, COE 2024 bisa ngebawa dampak positif buat pariwisata dan ekonomi, termasuk buat UMKM, pebisnis, dan partner di sektor pariwisata. "Semoga acara-acara di tahun depan bisa jalan lancar sesuai rencana dan tetep aman, tertib, dan bersih," tambahnya.
Gak ketinggalan, ada 42 event keren di 2024. Dari itu, 10 yang paling kece adalah:
Trade Mark 2024, Maret 2024
Festival Bakso Juara, Maret 2024
Now Playing Festival, Mei 2024
Bandung Angklung Festival, Mei 2024
Asia Afrika festival, Mei 2024
Bandung Orchestra Festival, Juni 2024
Bandung Art Month, Agustus 2024
Lomba Kereta Peti Sabun, Agustus 2024
Bandung Great Sale & Calendar of Event, September 2024
Playlist Live Festival, Oktober 2024
Bambang Tirtoyuliono berharap banget, sebagai kota jasa, acara keren di COE 2024 bisa ngeramein Bandung, bro! Ini dia, jadi pastiin buat catet tanggalnya, jangan sampe kelewat! 🎉 (Sumber Foto @dee_moell)
...moreDanau Linow memiliki luas sekitar 34 hektare, terletak di Kelurahan Lahendong, Tomohon. Danau berpanorama indah ini memiliki ciri khas tersendiri yaitu kadar belerangnya yang tergolong tinggi. Dilihat dari berbagai sudut pandang, dan ditambah dengan pengaruh cahaya, warna airnya akan terlihat berubah-ubah. Pada siang hari, air danau akan memantulkan warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Pantulan sinar matahari menimbulkan kilauan cahaya mirip lukisan pelangi di permukaan danau.Air Danau Linow merupakan air panas yang mengandung sulfur dan magnesium sulfat, yang konon dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Namun, pengunjung harus berhati-hati dengan kubangan lumpur panas mendidih yang berada di tepi danau.Sementara di sekitar danau, hidup satwa endemik berupa burung belibis dan serangga. Oleh penduduk setempat, serangga unik yang hidup di air, bersayap dan bisa terbang ini dinamakan "sayok" atau "komo". Serangga ini juga dikonsumsi penduduk. Burung-burung dari berbagai spesies juga membangun sarang di tepi danau, sehingga kadang-kadang kicauan burung kecil dan besar yang sedang melintasi danau. Aneka ragam tumbuh-tumbuhan juga hidup di sana. Sebuah hamparan rumput hijau di tepi danau menjadi tempat yang cocok untuk duduk-duduk sambil berteduh di bawah pohon. Hembusan angin yang sejuk akan memberikan kenikmatan.Lokasi Danau Lindow memang cukup strategis, bisa dicapai dengan menggunakan angkutan umum atau mikrolet dari terminal bus Kota Tomohon. Perjalanan lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 700 meter menuju Danau Linow.Letak Danau Linow memang cukup strategis sehingga mudah dijangkau dengan kendaraan beroda empat. Atau menggunakan angkutan umum dari terminal Kota Tomohon, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 700 meter.Tiket masuk ke danau ini sebesar Rp 25.000, dan dibuka untuk umum mulai jam 08:00 – 17:00 waktu setempat. Buat pengunjung yang ingin menginap, tersedia bungalo-bungalo yang lokasinya tidak begitu jauh dari danau.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Kita semua ingin trip yang sempurna. Apalagi, dengan waktu dan uang yang kita habiskan, liburan yang enggak bisa dinikmati membuat ngetrip jadi terasa sia-sia. TripTrus dan ZAP punya solusi untuk 5 hal kecil yang bikin ngetrip kurang oke jadi mengesankan.
1. Cuaca Tidak Mendukung
Pasti pada enggak mau kan kalo sampai di tempat ngetrip terus seharian hujan, atau ada badai yang bikin kita gak bisa ke mana-mana? Sebenarnya tidak susah buat menghindari kejadian ini. Sebelum ngetrip, cek dulu ramalan cuaca daerah yang mau dikunjungi. Bikin juga tujuan alternatif yang bisa dikunjungi meskipun hujan. Jangan lupa bawa payung dan jas hujan untuk menghindari tubuh dari air hujan.
2. Kondisi Badan Tidak Fit
Bayangkan begini, kamu ngetrip ke destinasi impian tapi begitu di sana kondisi badan ngedrop. Wah, jadi percuma repot-repot nabung dan bikin jadwal kunjungan ke sana-sini. Untuk itu, persiapkan kondisi tubuh sebelum ngetrip. Hindari deh yang namanya kurang tidur, beraktivitas yang berlebihan, makan-makanan yang bisa bikin pencernaan bermasalah. Bawa juga suplemen penambah tenaga dan cemilan sehat buat isi perut selama ngetrip. Jangan lupa minum air putih yang cukup ya.
3. Foto Ngetrip Kurang Oke
Kamu pasti gak mau dong kalau foto-foto ngetrip kamu ternyata buram, tidak fokus, atau kena photobomb (ada penampakan yang tidak diinginkan di foto). Kalau yang ini bisa diatasi dengan cari tahu terlebih dulu cara menggunakan kamera kamu, baca berbagai tips dari para fotografer kawakan buat cara ambil foto-foto yang keren. Sebelum ambil foto, lihat juga keadaan sekeliling, untuk menghindari kejadian kayak gambar di atas.
4. Kurang Informasi Tujuan Ngetrip
Pernah sampai di tempat ngetrip tapi enggak tahu mau ke mana atau apa yang mau dilakukan di sana? Kalau yang ini bisa diatasi dengan mengumpulkan informasi sebelum ngetrip. Cari tahu obyek-obyek yang bisa dikunjungi, tanya ke penduduk setempat dan traveler lain mengenai apa yang bisa dilakukan di sana. Atau, kalau mau nekad, langsung saja jalan. Kadang, sedikit nyasar malah bisa memberikan kita pengalaman ngetrip yang tak terlupakan. Kalau mau lebih gampang, ikutan ngetrip yang diadakan oleh trip operator yang handal.
5. Tumbuh Bulu di Area yang Tidak Diinginkan
Tumbuhnya bulu di area yang tidak diinginkan adalah masalah umum yang hampir dimiliki oleh semua orang, apalagi wanita. Banyak cara untuk menghilangkan bulu yang tidak diinginkan tersebut, namun, mana yang terbaik. Selama ini kaum wanita menghilangkan bulu dengan cara mencukur atau waxing, bahkan ada yang mencabut bulu. Tapi dengan Treatment Hair Removal dari ZAP bulu-bulu yang tidak diinginkan bisa hilang secara permanen. Bandingkan saja dengan teknik mencukur atau waxing yang hanya bersifat sementara dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Dengan Permanent Hair Removal dari ZAP, bulu-bulu akan tercabut sampai ke akarnya dan iritasi sangat jarang terjadi. Ini bisa dimungkinkan karena teknologi yang digunakan oleh ZAP telah memiliki sertifikasi nasional dan ZAP sendiri sudah sangat berpengalaman.
Jadi, sebelum ngetrip, datang deh ke ZAP yang ada di sembilan lokasi (Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Tangerang, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta). Atau, telepon ke 08 7878 927 927 untuk layanan ZAP Home Service di Jabodetabek dan Bandung yang memungkinkan kamu melakukan treatment di rumah.
...more