Setiap wilayah di Indonesia memiliki senjata tradisional yang menjadi ciri khas dari daerah tersebut. Jika Aceh memiliki rencong dan Jawa Barat memiliki kujang maka Sulawesi Utara memiliki salah satu senjata tradisionalnya yang bernama pedang bara Sangihe.
Pedang bara Sangihe dahulu dikenal sebagai salah satu senjata yang digunakan oleh salah satu Pahlawan Sulawesi Utara bernama Hengkeng U Nang. Sejak kecil Hengkeng U Nang diketahui rajin mengasah keahliannya bergulat dan juga ketangkasannya dalam bermain pedang bara.
Hengkeng U Nang yang berasal dari Timeno Kiawang Siau ini dikenal mahir memainkan pedang bara. Bahkan ketika berperang dia tidak jarang menggunakan pedang bara untuk melawan musuh-musuhnya. Pahlawan yang lahir pada tahun 1590 ini bahkan pernah diangkat menjadi Kontraktor Proyek Pembangunan Armada Angkatan Laut pada tahun 1612.
Pedang bara Sangihe memiliki gagang dua cabang. Tidak hanya pada gagang, pada ujung pedang bara juga memiliki dua cabang yang diantara dua cabang tersebut terdapat gerigi-gerigi. Pedang bara Sangihe menjadi salah satu senjata tradisional kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara dan menjadi salah satu kekayaan kebudayaan yang dimiliki Indonesia.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan puasa di mana banyak cara bagi kita untuk menikmati perjalanan wisata, banyak tempat wisata yang mudah dijangkau untuk kita untuk menikmati liburan sambil berpuasa.
Bulan Ramadhan mungkin dapat mengurangi beberapa aktivitas yang biasa kita lakukan, dan salah satunya adalah jalan-jalan atau pun liburan. Namun, bukan berrti pada saat kita melakukan ibdah puasa kita tidak melakukan segala aktivitas sampai dengan waktu buka puasa.
Ada banyak kegiatan aktivitas wisata di bulan Ramadhan yang bisa kita lakukan, seperti wisata rohani dilingkungan rumah atau pun kantor dan rumah-rumah ibadah masjid, dan bila sore hari kita bisa melakukan wisata ngabuburit di lokasi yang bisa kita pilih
[Baca juga : 6 Tempat Wisata Jejak-Jejak Kartini]
Adapun tempat wisata yang bisa dikunjungi pada bulan puasa Ramadhan adalah;1. Tempat Wisata Belanja Di Bulan Ramadhan
#bazarramadhan
A post shared by NUG (@nugrah.id) onMay 17, 2018 at 5:00am PDT
Tempat wisata belanja seperti pasar atau supermarket yang menyediakan berbagai macam kuliner sajian untuk menu buka puasa baik jajanan pasar tradrisional hingga bahan kebutuhan lainnya untuk dipersiapkan buka dan sahur atau pun belanja untuk keperluan mejelang hari raya Idul Fitri yang dapat dicicil.
2. Tempat Wisata Rohani Di Bulan Ramadhan
Masjid Agung Banten #mosque #moslem #sunset #silhouette #iphonesia #iphonesiaoftheday #napaktilas #islam #indonesia
A post shared by Angga Nova MV™ (@angga_nova) onMay 20, 2018 at 6:15am PDT
Salah satu cara untuk mengisi kegiatan di bulan suci Ramadhan , kita bisa melakukan aktivitas kegiatan rohani seperti mengunjungi masjid untuk melakukan ibadaha dan itikaf, seain itu kita bisa menambah pengetahuan agama atau pun sejarah tentang masjid. Atau kita bisa mengunjungi sebuah rumah penampungan anak-anak yatim piatu dan dhuafa yang bisa kita kunjungi untuk melakukan suatu kegiatan bersama dengan mereka.
3. Tempat Wisata Kuliner Ramadhan
Sampurasun, ada cerita istimewa dari masyarakat Lakbok - Tatar Galuh Ciamis tentang gelaran Pasar Pematang Sawah yang hanya bisa kamu temui dilingkungan ramainya masyarakat di Blok Kuntul, Desa Baregbeg-Sidaharja, Kecamatan Lakbok ketika sore menjelang. Kamu sudah jajan kesana belum? 😀 Visit our official account @layanglakbok.fest #PesonaGaluh #PesonaGaluhSociety #PesonaJawaBaratKu #PesonaIndonesia #WonderfulIndonesia #Galuh #Ciamis #Lakbok #LayangLakbokFest #TatarGaluh #TatarGaluhCiamis #Ciamistimewa #CiamisDinamis #PasarPematangSawah #PasarRamadhan #IndonesiaJuara
A post shared by LANDSCAPE OF GALUH PAKUAN (@pesonagaluh) onMay 20, 2018 at 3:17pm PDT
Waktu menjelang bulan suci Ramadhan, biasanya akan benyak timbul tempat wisata kuliner ang menyajikan beragam jenis kuliner. Dari jenis jajanan pasar tradisional meupun modern. Pasar ini biasanya dibuka menjelang sore hari hingga malam. Banyak lokasi pasar kuiiner yang menyediakan paket harga Ramadhan untuk ditawarkan kepada para pelanggannya. Sambil menikati jalan-jalan sore di bulan suci Ramadhan atau yang dikenal dengan nama ngabuburit, kita bisa memilih banyak menu untuk santapan hidangan untuk bebuka puasa.
Banyak cara untuk membuat dan menikmati wisata di bulan ramadhan, baik di dalam kota maupun di luar kota. Yang terpenting segala suatu kegiatannya liburan yang bersifat positif dan bernilai ibadah di bulan suci Ramadhan itu akan dibalas berlipat ganda. Yuk, buat kegiatan jalan-jalan di ramadhan ini untuk saling berbagi dan bermanfaat. Happy travelling! (Sumber: Artikel direktori-wisata.com, Foto vakansinesia.com)
...moreTripTrus.Com - Semarang menjadi salah satu kota di Indonesia yang menjadi saksi perjuangan rakyat melawan penjajah. Tidak heran, di kota lumpia ini banyak ditemui bangunan bekas zaman kolonial yang masih berdiri kokoh.
"Tak jarang pula, kawasan bersejarah di Semarang menjadi objek wisata yang kerap dikunjungi turis lokal maupun mancanegara yang ingin mengetahui soal sejarah bangsa Indonesia."
Jika Anda berkesempatan mengunjungi Semarang, jangan lewatkan tempat wisata bersejarah berikut ini:
1. Lawang Sewu
Upload foto lama... #kangen #semarang #lawangsewu #fotolama
A post shared by bibilombok (@bibibolang) onJan 3, 2018 at 6:40am PST
Cerita tentang kisah-kisah mistis yang terjadi di Lawang Sewu justru menjadi daya tarik tersendiri. Tempat ini dulunya dibangun saat Belanda masih menduduki Indonesia, dan difungsikan sebagai kantor pusat perusahaan kereta api saat itu. Disebut Lawang Sewu karena bangunan ini memiliki jumlah pintu yang sangat banyak – sewu dalam bahasa Jawa berarti seribu. Jika tertarik merasakan nuansa yang lebih mencekam, Anda bisa menjelajahi Lawang Sewu di malam hari dengan dampingan pemandu.
2. Masjid Besar Kauman
"Gerbang Masjid Agung Kauman Semarang" #smg470 #semaranghebat #semarang #oudestad #oldtown #kotalamasemarang #arsitekturindonesia #arsitektur #architecture #architecturephotography #masjidindonesia #masjid #masjidagungsemarang #masjidkaumansemarang #mosque #mosqueindonesia
A post shared by Suwito (@suwitowito21) onMay 28, 2017 at 11:00pm PDT
Dilihat dari bentuk bangunanya, Masjid Besar Kauman memang tidak lagi memiliki rupa yang sama dengan saat awal didirikan. Namun, masjid ini masih menjaga cerita sejarah sebagai masjid tertua yang ada di Pulau Jawa. Berdasarkan prasasti yang tertulis dalam bahasa Belanda di gerbang masuk, Masjid Besar Kauman dibangun pada abad ke-18, tepatnya di tahun 1750.
3. Kota Lama Semarang
"Walk" . Tentang pejalan . . . . #streetphotography#photography#photohunt#mind#street#streetphoto#streetphotographyindonesia#hunting#ig_street#snapseed#street#mobilephotography#urbanlife#photograph#insta_pic#instagood#instaphoto#dimension#humaninterest#humaninterestphotography#portrait#urban#semarang#jawatengah
A post shared by angga (@noviannuliangga) onAug 14, 2017 at 5:21am PDT
Sama seperti di beberapa kota besar di Indonesia lainnya, Semarang juga memiliki wisata kota tua yang menarik untuk dikunjungi. Di kawasan Kota Lama, Anda akan menjumpai puluhan gedung-gedung kuno dengan arsitektur khas Eropa klasik yang dibangun pada zaman kolonial Belanda. Di sekitarnya juga terdapat kanal-kanal air yang sampai sekarang masih terjaga kondisinya. Turis yang datang lebih sering berfoto dengan latar bangunan kuno tersebut.
4. Gereja Blenduk
Jon Cuan Quotes: "Karena hidup butuh cuan dan liburan!"
A post shared by Dhayan Amiey (@amieykha) onAug 1, 2017 at 4:09am PDT
Salah satu landmark di kawasan Kota Lama Semarang adalah Gereja Blenduk. Uniknya, tempat ibadah umat Kristiani ini tidak dibangun dengan menara-menara yang menjulang seperti gereja lain pada umumnya. Sebaliknya, bangunannya memiliki kontur fisik yang memiliki kubah, dan sangat menonjol. Dengan gaya artsitektur neo-klasik, gereja yang dibangun pada tahun 1753 ini masih difungsikan sebagai tempat ibadah sampai saat ini.
5. Gedung Kesenian Sobokartti
Blue hour #bluehour #sobokartti #eos #eosm #canon📷
A post shared by Tjahjono Rahardjo (@tjahjonorahardjo) onSep 27, 2017 at 2:48pm PDT
Bagi pencinta seni dan sejarah, tempat ini wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda di Semarang. Gedung Kesenian Sobokartti didirikan oleh Herman Thomas Karsten di tahun 1929 karena kecintaannya terhadap budaya Jawa. Sampai saat ini, gedung teater masih sering menampilkan pertunjukan kesenian berupa pedalangan, tari tradisional, membatik, membuat wayang, serta pentas karawitan.
6. Kelenteng Sam Poo Kong
Panas bener . . . . #vsco #sampookong
A post shared by qonita izza (@kntazza) onJan 3, 2018 at 8:09pm PST
Dibangun di atas lahan seluas 3,7 hektare, Klenteng Sam Poo Kong menjadi magnet wisata di kota Semarang. Bangunan kuno ini pertama kali didirikan pada tahun 1724 oleh masyarakat Tionghoa di Semarang. Meski telah banyak mengalami perubahan bentuk bangunan, masih banyak turis yang datang untuk melakukan wisata religi.
Itulah beberapa tempat wisata bersejarah yang bisa Anda kunjungi di Semarang. Untuk menjelajahinya, tentu dibutuhkan waktu lebih dari sehari. Karena itulah, memilih akomodasi terbaik saat berwisata menjadi prioritas untuk kenyamanan liburan Anda. (Sumber: Artikel bisnis.com, Foto vakansinesia.com)
...moreTripTrus.Com - Desember udah dekat, tanggal merah terakhir 2024 udah siap disambut, bro! Daripada bengong di rumah, mending gas liburan ke Bali bareng temen atau keluarga. Walau musim hujan, banyak banget hal seru yang bisa lo explore di sana.
View this post on Instagram
A post shared by Uluwatu Temple & LBS Beach (@uluwatu.temple)
Nih, 5 destinasi yang wajib banget lo coba buat ngeramein akhir tahun di Bali:
1. Eksplor Pantai-Pantai Keren di Bali
Musim hujan gak berarti pantai di Bali sepi pesona! Lo bisa mampir ke Pantai Padang Padang yang punya vibes hidden gem banget atau Pantai Pandawa dengan tebing-tebing epic di sekitarnya. Kalau pengen suasana yang lebih chill, Pantai Jimbaran bisa jadi pilihan pas buat liat sunset sambil nikmatin seafood langsung di tepi pantai. Dan buat lo yang demen aktivitas lebih menantang, Benoa Harbor udah siap dengan pilihan olahraga air yang bikin jantung lo deg-degan! Mulai dari jet ski, parasailing, sampai banana boat, dijamin bikin liburan lo makin seru.
2. Jelajahi Kuil-Kuil Mistis dengan Vibes Magis
Bali dikenal dengan kuil-kuilnya yang punya aura magis dan nuansa yang kental banget sama budaya lokal. Tanah Lot, misalnya, letaknya di atas batu karang di tengah laut, jadi spot yang pas buat lo yang suka nuansa alam dan mistis. Apalagi kalau cuaca lagi mendung, suasana magis makin terasa! Atau lo bisa ke Pura Uluwatu yang ada di tebing tinggi, cocok buat lo yang suka hunting foto dengan latar sunset dan ombak besar. Di beberapa kuil juga ada pertunjukan tari tradisional, kayak tari Kecak di Uluwatu, yang bakal nambah pengalaman budaya lo selama di Bali.
3. Belanja Seru di Pasar-Pasar Lokal Bali
Ubud Market dan Seminyak Square adalah surganya belanja buat lo yang suka hunting barang unik. Dari baju surfing yang kekinian, perhiasan perak handmade, sampe kopi Luwak yang khas banget Bali, semua ada di sini. Lo juga bisa nemuin barang-barang kerajinan tangan yang bikin dompet auto tipis! Buat yang suka nyari oleh-oleh atau barang unik buat dekorasi rumah, tempat-tempat ini wajib masuk daftar kunjungan lo. Dan enaknya lagi, pasar lokal ini bisa jadi pilihan pas hujan turun—jadi lo tetap bisa belanja dengan nyaman sambil nunggu cuaca cerah.
4. Petualangan Seru di Bali Safari & Marine Park
Pengen liburan yang beda dan bosen sama pantai? Coba deh mampir ke Bali Safari & Marine Park. Di sini lo bisa liat hewan-hewan eksotis kayak macan, gajah, sampai burung hantu dari jarak dekat. Bukan cuma lihat-lihat, tapi juga ada safari tour yang bakal ngajak lo keliling area dengan mobil khusus. Ada juga pertunjukan teater dengan tema alam dan budaya Bali yang bikin pengalaman liburan lo makin berkesan. Cocok banget buat lo yang liburan bareng keluarga, karena anak-anak pasti juga bakal enjoy banget di sini.
[Baca juga : "Bau Nyale, Dari Cinta Putri Mandalika Sampai Festival Seru Di Pantai Seger"]
5. Party Tahun Baru yang Gak Ada Duanya!
Bali terkenal banget sama perayaan malam tahun barunya yang heboh abis! Lo bisa mulai malam dengan dinner di beach club kayak Potato Head atau Finns Beach Club, yang biasanya punya acara DJ internasional dan fireworks yang keren banget. Atau kalo lo pengen suasana lebih monumental, dateng aja ke Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, di mana lo bisa nikmatin vibes party sambil ditemani patung megah GWK yang ikonik. Seru banget buat nutup tahun dengan gaya yang unforgettable!
Gak lengkap rasanya kalau liburan ke Bali tanpa tau tips menghadapi musim hujan. Biar liburan lo tetep jalan tanpa ribet, nih ada beberapa tips yang bisa lo ikutin:
1. Cek Ramalan Cuaca – Sebelum pergi atau tiap pagi pas liburan, coba cek ramalan cuaca dulu biar itinerary lo gak berantakan. Ini penting banget biar lo bisa atur rencana dengan fleksibel.
2. Selalu Siapin Payung atau Jas Hujan – Musim hujan itu unpredictable banget, jadi jangan lupa bawa payung atau jas hujan biar gak basah kuyup tiba-tiba. Simple, tapi wajib!
3. Rencanakan Aktivitas Indoor – Kalau cuaca gak mendukung buat aktivitas outdoor, coba cari alternatif aktivitas indoor yang tetep asik. Lo bisa coba kelas masak masakan Bali atau bikin parfum yang unik banget di beberapa tempat workshop di Bali.
4. Pilih Pantai yang Aman di Musim Hujan – Beberapa pantai di Bali kayak Kuta kadang ombaknya lebih tinggi pas Desember. Coba pilih pantai yang ombaknya lebih kalem kayak di Nusa Dua atau Pandawa buat liburan yang lebih aman.
5. Fleksibilitas Itinerary – Musim hujan itu unpredictable banget, jadi jangan terlalu strict sama rencana outdoor. Fleksibel aja, biar lo bisa adjust sesuai kondisi cuaca pas hari H.
Siapin koper lo, bro! Bali udah nunggu buat tanggal merah terakhir yang penuh kenangan seru. Pantai, kuil, belanja, safari, sampe party tahun baru—Bali punya semua buat bikin liburan akhir tahun lo epic banget! (Sumber Foto @beautyfong1023)
...moreTRIPTRUS- Di tengah Teluk Tomini, Sulawesi Tengah, terhampar puluhan pulau indah yang membentuk gugus Kepulauan Togean. Pesona Kepulauan Togean tersebut membuat pemerintah menetapkan kawasan Togean sebagai taman nasional pada tahun 2004. Togean dikenal kaya akan keindahan alam bawah laut dan hamparan datarannya yang menakjubkan.
Jika selama ini traveler dari seluruh dunia terpesona dengan keindahan Raja Ampat (Papua Barat) dan Derawan (Kalimantan Timur), kini mata dunia mulai menatap Togean sebagai destinasi wisata bahari yang mulai jadi favorit para pejalan -- baik dari mancanegara maupun domestik.
Kepulauan Togean berada di bawah daerah administrasi Kabupaten Tojo Una-una dan merupakan bagian dari Taman Laut Kepulau Togean. Dari 66 pulau yang menjadi bagian dari rangkaiannya, Pulau Una-una, Batudaka, Togean, Talatakoh, Waleakodi dan Waleabahi merupakan beberapa pulau besar di Togean.
Sebagian besar pulau di Togean memiliki suasana yang teduh akibat lebatnya pepohonan yang tumbuh. Ini disebabkan oleh aktivitas vulkanis yang dulu membentuk kepulauan ini. Hal ini juga membuat Togean jadi bagian dari coral triangle - yang meliputi wilayah Indonesia, Filipina, Malaysia, Papua Nugini, Jepang, dan Australia -- dengan keanekaragaman berupa empat terumbu karang: karang tepi, karang penghalang, karang tompok, dan karang cincin.
Pasir putih yang mengkilat di pinggir pantainya menggoda para pejalan untuk berjemur dan bermain tanpa merasa bosan. Lalu bagi yang ingin menikmati keindahan alam bawah lautnya, beningnya air Togean dengan karang yang berwarna-warni membuat siapapun tak sabar ingin segera melompat masuk ke dalamnya.
Jika selama ini orang hanya mengenal Danau Kakaban yang memiliki keunikan berupa ubur-ubur yang tidak menyengat, ternyata di Togean juga ada. Tepatnya di Pulau Togean, pulau terbesar kedua di kepulauan ini. Di Danau Mariona ini, kamu bisa berenang di antara ribuan ubur-ubur tanpa harus takut tersengat. Dan sama seperti Danau Kakaban, Mariona juga memiliki air yang asin. Danau ini tidak seperti Kakaban yang mudah ditemukan, untuk mencapainya ada baiknya menggunakan pemandu lokal.
...moreTripTrus.Com - MotoGP di Mandalika akhirnya hadir di Indonesia, dan lo gak cuma bisa nikmatin suara bising motor aja, tapi juga keindahan Lombok yang punya segudang destinasi wisata keren. Dari pantai yang kece badai, perbukitan hijau, sampai desa adat yang kental budaya, semua bisa lo explore gak jauh dari sirkuit. Jadi, sambil nonton MotoGP, sekalian healing tipis-tipis dong di Lombok! Nih, 10 spot wisata di Lombok yang wajib lo kunjungi:
1. Bukit Merese
Mau sunrise atau sunset vibes yang keren abis? Bukit Merese jawabannya! Dari sini, lo bisa nikmatin pemandangan perbukitan hijau yang langsung nge-blend sama birunya pantai. Jaraknya juga deket, cuma 13 menit dari Sirkuit Mandalika.
2. Pantai Kuta Mandalika
View this post on Instagram
A post shared by Dessy Herwanti (@dessyherwanti)
Pantai hits ini gak boleh lo lewatkan. Dengan pasir putihnya yang halus dan bukit-bukit hijau yang kece, Pantai Kuta Mandalika bisa lo jangkau dalam 16 menit aja dari sirkuit. Bener-bener tempat buat chill maksimal!
3. Pantai Seger
Di sini lo gak cuma bisa nikmatin indahnya pantai, tapi juga bisa ikutan seru-seruan main air kayak snorkeling dan surfing. Dan pas bulan tertentu, ada tradisi Bau Nyale ala Suku Sasak yang seru abis!
4. Pantai Gerupuk
Pecinta surfing, ini pantai wajib buat lo! Ombaknya yang mantep banget bakal bikin lo ketagihan. Gak cuma itu, lo juga bisa lihat area konservasi atau sekadar chill sambil nikmatin angin pantai yang kencang.
5. Pantai Tanjung Aan
Hanya 2,8 km dari Sirkuit Mandalika, Pantai Tanjung Aan punya pasir putih dan terumbu karang yang asri. Mau snorkeling? Cocok banget, tinggal nyebur dan liat langsung terumbu karang yang masih terjaga.
[Baca juga : "Liburan Seru Dan Kece Di Pantai Indah Kapuk, Yuk Cek Aktivitasnya!"]
6. Pantai Mawun
Ini pantai buat lo yang nyari spot tenang dan adem. 30 menit aja dari sirkuit, lo bakal ketemu Pantai Mawun dengan air laut jernih plus pasir putih bersih. Bener-bener view yang gak akan bikin lo kecewa!
7. Pantai Batu Berang
Ini pantai beda dari yang lain, ada hutan bakau yang rapi banget berjajar di bibir pantai. Jaraknya cuma 15 menit dari Sirkuit Mandalika, cocok buat lo yang pengen suasana pantai dengan vibes alam liar.
8. Desa Adat Sade
Kalo lo pengen tau budaya lokal Lombok, Desa Adat Sade kudu lo datengin. Rumah-rumah adat yang masih autentik dan tradisi menenun bikin lo berasa balik ke masa lalu yang penuh budaya.
9. Desa Wisata Ende
Di Desa Ende, lo bisa ngeliat langsung tradisi adat kayak tari Presean atau ritual minta hujan. Nuansa tradisional yang kental bikin tempat ini worth it banget buat dikunjungi, jaraknya pun gak jauh, sekitar 30 menit dari Mandalika.
10. Desa Mertak
Desa ini juga gak kalah seru! Dari ekowisata sampai atraksi bahari, Desa Mertak ngasih lo pengalaman wisata yang beda. Perjalanan cuma sekitar 30 menit dari sirkuit, udah bisa dapet view dan vibes kece.
Nah, daripada cuma nonton MotoGP doang, mending explore juga spot-spot kece di Lombok ini. Dijamin, pengalaman nonton lo makin afdol sambil nikmatin pesona alam dan budaya Lombok. Gak cuma jadi kenangan, tapi bisa bikin lo pengen balik lagi ke sini! (Sumber Foto @fajarchandraaa)
...moreTripTrus.Com - Paduan pesona alam dan budaya kelas dunia. Memasuki tahun 2022 masyarakat masih harus dihadapkan hidup berdampingan dengan virus corona. Status pandemi Covid-19 masih belum dicabut WHO, karena tren penyebarannya yang masih naik turun. Kondisi ini pun memaksa masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keadaan.
Tak hanya soal kebiasaan sehari-hari yang berubah, kini tren wisata masyarakat juga mulai berubah. Masyarakat yang sudah bosan di dalam rumah memilih berwisata ke tempat-tempat yang menjamin penerapan protokol kesehatannya. Salah satunya berwisata di alam terbuka.
"Dari pemantauan kami, wisatawan nusantara saat ini tetap mengutamakan destinasi wisata yang memiliki protokol kesehatan terutama di destinasi wisata alam terbuka," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno di Jakarta.
Mencari sesuatu yang berbeda untuk memulai liburan di masa pandemik? Cobalah mengunjungi beberapa desa tradisional. Rasakan sensasi liburan baru yang menawarkan pengalaman kehidupan tradisional dan berbaur dengan penduduk setempat.
Indonesia yang kaya akan budaya memiliki desa wisata erbaiknya, lho. Bahkan, banyak yang keindahan dan kekayaan budayanya sudah diakui oleh dunia.
1. Desa Pemuteran, Bali
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Dedy Saputra (@dedylet)
Berbeda dari banyak desa wisata yang menawarkan pelarian budaya dari hiruk pikuk kota metropolitan, Desa Pemuteran juga menjadi tujuan menyelam dan snorkeling. Hal ini gak bakal kamu dapat di desa mana pun.
Di desa ini, kamu dapat menemukan clownfish, parrotfish, pari manta, dan hiu paus melewati perairan. Pada 2018, Lonely Planet memasukkan Desa Pemuteran sebagai salah satu 10 Destinasi Terbaik Asia yang direkomendasikan. Keren banget, kan?
2. Desa Penglipuran, Bali
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Yanuar Joko (@yanuarjp21)
Desa Penglipuran merupakan desa wisata yang dibangun secara tradisional dengan melestarikan arsitektur bambu dari Bali. Di sini, hampir segala sesuatu terbuat dari tanaman, mulai dari dapur, gerbang rumah, ambang pintu, furnitur, hingga atap.
Desa ini terletak di Kintamani, tepatnya di sepanjang pedesaan yang terletak di antara perbukitan. Lebih dari sekadar desa wisata yang menyuguhkan banyak sajian budaya, daya tarik Desa Penglipuran juga terpancar dari kebersihannya.
Pada 2018, Desa Penglipuran dinobatkan sebagai tiga desa terbersih di dunia menurut pilihan pembaca di majalah perjalanan CN Traveler. Bangga banget!
3. Desa Nglanggeran, Yogyakarta
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Adit (@dhiee_traveller)
Daya tarik utama desa ini tentu saja Gunung Api Purba Nglanggeran. Kagumi pemandangan Yogyakarta dari atas dan hirup udara segar begitu tiba di puncak.
Selain itu, kamu juga dapat menjelajahi Kolam Nglanggeran, Air Terjun Kedung Kandang, dan berbagai aktivitas budaya, seperti karawitan, jatilan, batik topeng, dan lainnya. Desa ini pernah mendapatkan Penghargaan dari ASEAN Community Based Tourism (CBT) Awards pada Januari 2017, lho.
4. Desa Pentingsari, Yogyakarta
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno)
Terletak 700 meter di atas permukaan laut dekat Gunung Merapi di Jawa Tengah, Desa Wisata Pentingsari baru-baru ini mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari Bupati Sleman atas sistem ekonomi kerakyatan mereka.
Masyarakat setempat masih melestarikan penggunaan alat tradisional dari alam. Menawarkan banyak perspektif tentang alam, budaya, dan pertanian yang terkait dengan lingkungan, Desa Pentingsari membawa pemahaman yang lebih dalam tentang alam, budaya tradisional, seni, dan kearifan lokal kepada pengunjungnya.
[Baca juga : "Melihat Tren Wisata Masyarakat Di Tahun 2022"]
5. Desa Tamansari, Banyuwangi
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh DESA WISATA TAMANSARI (@desawisatatamansari)
Meraih predikat Pemanfaatan Desa Wisata Terbaik dalam kategori jejaring usaha, desa ini menjadi pionir pengembangan potensi desa wisata. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengembangkan sejumlah usahanya dari sekadar potensi, seperti usaha peternakan madu, kendaraan wisata, jasa pemandu, dan beberapa UKM lainnya.
Desa Tamansari juga terkenal dengan penghasil karet, cengkih, biji kopi, dan cokelat. Selain itu, ada juga sejumlah peternak sapi perah di sekitar daerah yang terlatih untuk menghasilkan produk susu berkualitas tinggi.
Berlibur ke Desa Wisata yang kaya akan budaya dan alam indah tentu bakal jadi pengalaman berkesan. Berbaur dengan masyarakat setempat pun akan terasa menyenangkan. Desa wisata mana yang pengin kamu kunjungi terlebih dahulu? (Sumber: Artikel idntimes.com Foto @desawisatatamansari)
...moreTripTrus.Com - Bro-sis traveler! Tahun 2025 ini tuh vibes-nya gak main-main, bro-sis! Dari ujung barat sampe timur, banyak festival kece yang siap lo sambangin buat healing, cari konten estetik, nambah insight budaya, sampe explore hal baru yang pastinya gak zonk! Lo bisa nikmatin parade, musik, kuliner, seni, sampe bazar handmade—all in one package! Jadi, dari sekarang mending lo tandain kalender, siapin outfit kece, dan gas bareng bestie buat eksplor festival hits ini. Cek deh, list paling kece tahun ini yang udah gue acak-acak tapi tetep gokil buat lo!
1. Tong Tong Night Market – Malang, 24–27 Juli 2025
Lo suka vibes pasar malam yang nostalgic tapi pengen versi glow up? Tong Tong Night Market di Malang ini jawabannya, bro-sis! Empat malam penuh lampion lucu, live music indie, booth jajanan lokal kekinian, sampe street food yang packaging-nya Instagramable banget. Bayangin aja lo nyicipin dessert viral sambil chill bareng DJ set low-key—suasana taman jadi magical dan cozy parah!
Mulai dari penganan tradisional yang dibikin aesthetic, sampe spot foto temaram buat konten story lo yang dreamy abis. Terus, tiap malam ada live performance, musisi muda nongol satu-satu bawa vibe yang slow tapi nagih. Dan nih ya, sesi akhir acara ada workshop DIY & mini talk soal upcycle barang bekas—lo bakal pulang gak cuma kenyang, tapi juga makin sustainable mindset-nya. Gas gak tuh?
2. Solo Keroncong Festival – Solo, 25–26 Juli 2025
Nah buat lo yang mau ngerasain kombinasi musik tradisional tapi tetap nempel di lidah Gen Z, Solo Keroncong Festival ini destinasi lo, sis bro! Diadain dua hari di area Gladag sampe Puro Mangkunegaran yang epic abis, event ini bukan sekadar konser, tapi juga cultural healing spot.
Paduan antara keroncong klasik + hip hop fusion bikin telinga lo happy dan hati lo adem. Ada juga workshop bareng musisi muda, diskusi musik santai, sampe spot bazar makanan tradisional yang dikemas dengan vibe cafe kekinian. Jangan skip juga experience “Becik Ketitik” yang dalam tapi catchy banget—kayak quote kehidupan yang lo bawa pulang. Lo bakal makin cinta budaya tapi tetap relevan sama zaman.
3. Asia Africa Festival – Bandung, 25–27 Juli 2025
View this post on Instagram
A post shared by bdg.humas (@humas_bandung)
Siap-siap, Bandung bakal geger sama event satu ini, bro-sis traveler! Asia Africa Festival balik lagi dan kali ini vibes-nya makin rame, makin niat! Bayangin lo nyusurin jalan Braga sampe Cikapundung Barat, sambil jajan kuliner lokal, hunting barang UMKM kekinian, dan cari angle buat feed IG lo yang on point.
Acara full tiga hari ini ada parade budaya, fashion show, sampe penampilan komunitas lokal dan internasional yang bikin lo merasa kayak lagi di festival luar negeri—padahal lokal pride, bro! Jangan lupa mampir ke Asia Africa Corner, tempat nongki sambil cicip makanan khas, fashion bazar, sampe barang limited edition yang punya story. Tips gue: dateng hari kedua atau ketiga biar dapet vibes paling maksimal dan food stall yang lebih chill!
[Baca juga : "Juli Full Gaya! 5 Festival Paling Kece Buat Lo Yang Doyan Healing Plus Budaya"]
4. Alunan Budaya Pringgasela Raya – Lombok Timur, 20–26 Juli 2025
Mau dapet experience budaya yang autentik tapi tetap kekinian? Cuss ke Desa Pringgasela Raya, Lombok Timur. Selama tujuh hari penuh, lo bakal disuguhin tenun Sasak asli, upacara adat, musik tradisional, dan talkshow seru seputar pelestarian budaya.
Highlight-nya? Demo langsung dari para penenun, workshop bikin motif tenun lo sendiri (yes, bikin bukan cuma beli!), plus pertunjukan tari dan musik adat yang dikurasi biar tetap cocok sama selera Gen Z. Jangan heran kalo malem terakhir lo bakal baper gara-gara staging-nya yang megah dan nuansa budaya Lombok yang deep banget. Siap-siap bawa pulang bukan cuma oleh-oleh, tapi juga pengalaman yang soulful abis!
5. Kenduri Seni Melayu – Batam, 16–18 Mei 2025
Bro-sis, ini nih festival yang cocok buat lo yang cinta budaya Melayu tapi pengen tampil modern. Kenduri Seni Melayu di Batam bawa suasana Melayu serumpun—dari Indonesia, Brunei, Malaysia, sampe Singapura—semua tumplek blek dalam satu panggung kece di Harbourbay!
Mulai dari fashion show etnik, bazar kuliner khas Melayu modern, live music lintas negara, sampe workshop batik dan kriya, semua bisa lo temuin di sini. Jangan lupa juga ada kompetisi seni tradisional ala Gen Z yang fresh. Dan penutupnya? Panggung kolosal plus kembang api yang bakal bikin malem terakhir lo pecah banget. Cocok buat lo yang suka vibes internasional tapi rooted ke budaya lokal.
Tahun 2025 tuh bukan sekadar nyari liburan doang, tapi soal bikin momen yang memorable, meaningful, dan pastinya penuh warna! Dari festival keroncong sampe night market, dari vibes Melayu sampai parade budaya internasional—semuanya bisa jadi story kece buat lo share di medsos. Jadi jangan cuma wacana, yuk atur waktu, ajak bestie lo, dan eksplor festival-festival ini bareng. Karena hidup tuh terlalu singkat buat liburan yang biasa aja. Let’s make 2025 your most colorful journey ever! (Sumber Foto @nanang_malik)
...moreTripTrus.Com - Liburan singkat dengan staycation sekarang jadi trend yang asyik banget buat kamu yang butuh refreshing. Biar nggak kantong jebol, jangan khawatir, kita punya beberapa tips staycation yang pasti bikin suasana makin seru dan nggak bikin kantong bolong.
Nah, buat tetap mengendalikan budget, kamu perlu bikin daftar kegiatan dan estimasi biaya untuk setiap kegiatan. Dengan begitu, staycation hemat bisa jadi solusi andalan biar nggak khawatir kehabisan uang.
Bagi kamu yang lagi merencanakan liburan, nggak ada salahnya nih buat staycation bareng keluarga atau sahabat dekat dalam waktu singkat. Nah, supaya nggak bikin kantong jebol, ini dia tips staycation hemat yang cocok banget buat kamu:
1. Anggaran Seru Buat Staycation
Pertama-tama, kamu harus bikin anggaran staycation supaya duitmu nggak keluar terlalu banyak. Gampang kok, kamu bisa siapin anggaran buat staycationmu dengan bikin list kegiatan seru yang mau kamu lakuin dan estimasi biayanya tiap kegiatan. Jadi, kamu udah siap mengatur keuanganmu dengan baik sebelum staycation dimulai.
2. Bawa Barang Seru Buat Kegiatan
Tips berikutnya nih, biar lebih hemat, bawa aja barang-barang pendukung kegiatan dari rumah pas staycation. Misalnya, mainan kesayanganmu, camilan kesukaanmu, atau barang lain yang kamu butuhin. Dengan memanfaatkan barang-barang yang udah kamu punya, pasti nggak bakal keluar duit lebih dari yang udah kamu siapin. Seru kan staycationmu dengan barang-barang favorit yang udah kamu bawa dari rumah!
3. Promo Hotel Kekinian Buat Staycationmu
Ini nih tips selanjutnya buat kamu yang mau staycation, cari aja promo hotel yang oke buat kantongmu. Bandingin antara satu hotel sama yang lainnya, dari segi promo, kualitas, dan fasilitas yang mereka tawarin. Jangan lupa, pastiin hotel yang kamu pilih punya fasilitas yang lengkap dan seru, biar staycation kamu sama keluarga makin asik dan nggak bikin bosen. Pokoknya, cari promo hotel yang keren dan bikin staycationmu jadi makin istimewa!
4. Pilih Waktu Liburan yang Oke Buat Staycation Seru
Oke, tips selanjutnya buat staycation-mu adalah: pilih waktu liburan yang pas banget! Jadi, jangan lupa untuk milih waktu liburan yang tepat supaya nggak bikin kantongmu jebol. Nah, caranya gampang, pilih aja bulan-bulan liburan yang lagi sepi pengunjung atau coba staycation di weekday. Kan kamu udah pada tahu, pas musim liburan atau weekend, susah banget dapet promo hotel atau kamar yang sesuai sama kamu. Jadi, pastiin kamu pilih waktu liburan yang cocok biar staycation-mu makin seru dan hemat!
[Baca juga : "Menelusuri Sejarah Di Mausoleum Van Motman, Destinasi Wisata Bersejarah"]
5. Nikmati Staycation Lebih Bebas dengan Bawa Kendaraan Sendiri
Eits, buat kamu yang udah punya keluarga, jangan lupa bawa kendaraan sendiri ya biar makin nyaman! Dengan bawa kendaraan sendiri, perjalanan kamu bakal makin seru dan nyaman banget, apalagi kalo kamu bawa mobil pribadi buat keluarga kamu. Jadi, nggak ada hambatan deh buat kamu nikmatin staycation seru bareng keluarga! Tinggal gas polll!
Itulah beberapa tips keren buat staycation hemat yang bisa kamu lakuin setelah pandemi usai, bro! Jadi, kamu bisa tetep nikmatin liburan seru tanpa bikin kantong jebol. Staycation dijamin makin asik deh setelah segala keterbatasan akhirnya berakhir. So, siap-siap buat merencanakan staycation seru bareng temen-temen atau keluarga tercinta! (Sumber Foto @manninglee1)
...more