TripTrus.Com - Mendengar kata Kota Tua pasti kita langsung terbayang Jakarta atau Semarang. Padahal di Indonesia ini banyak Kota Tua tak hanya di dua ibu kota tersebut. Nyatanya Kota Tua juga ada di Surabaya Hingga Banten.
Di Kota Tua Jakarta misalnya, di sana traveler bisa lepaskan penat dengan berfoto dan kelilingi bangunan lawasnya. Satu di antaranya adalah Museum Fatahillah. Museum tersebut ternyata juga mengandung sejarah cukup unik yang tidak banyak diketahui orang.
Pada zaman penjajahan Belanda, museum ini jadi pusat aktivitas rakyat pada abad ke-17-19. Saban sore, masyarakat berkumpul dan mengambil air bersih dari satu-satunya mata air di halaman depan balai kota. Rupanya, ada fungsi lain dari balai kota, yaitu tempat pelaksanaan hukuman mati dan pembantaian massal pemerintahan Belanda.
"Nah, yuk sekarang kita tengok keunikan dan sejarah singkat Kota Tua di berbagai wilayah Indonesia."
1. Kota Tua Surabaya
Morning🏃🏾🏃🏾🏃🏾Surabaya Old city . . #jembatanmerahsurabaya #jembatanmerah #bangunantua #oldbulding #oldbuildinglover #kotatua #kotatuasurabaya #surabayaoldcity #oldwindow #oldwindows #oldwindowsframe #surabayaheritage #myheritagetrip
A post shared by Yogi Irawanto🇲🇨🏃🏾🚴🏼📷 (@yogiirawanto) onNov 9, 2017 at 5:14am PST
Tak kalah unik dari Jakarta, wisata Kota Tua Surabaya juga memiliki bangunan kuno yang cukup unik. Jalan-jalan di Kota Tua Surabaya, traveler bisa merasakan sensai Ibu Kota Jawa Timur ini pada masa lampau.
Banyak bangunan bersejarah yang hingga kini masih terawat dan cukup instagram able jika dijadikan latar berfoto. Gedung-gedung tua di Surabaya juga sudah berdiri sejak ratusan tahun yang lalu. Misalnya saja Gedung Grahadi yang ada di Jalan Subernur Suryo. Gedung tersebut kini menjadi kantor Gubernur.
Selain itu masih banyak pula bangunan lawas yang dialih fungsikan sebagai hotel, museum, dan kantor.
2. Kota Tua Bandung
Di suatu sudut kota tua Bandung . . #kotatuabandung
A post shared by Mir'atul Azizah (@miratul.azizah) onOct 13, 2017 at 7:19pm PDT
Disebut Paris Vas Java, Bandung juga menyimpan beragam destinasi indah yang sayang jika treveler lewatkan. Kota penuh sejarah ini juga memiliki sati bangunan tua yang jadi sejarah tonggak kemerdekaan Indonesia.
Terlebih jik atraveler berjalan di Jalan Braga, Bandung. Bangunan-banguann tua nan kokoh akan menghiasi setiap mata memandang. Tahukah kamu traveler, jika di sana kamu juga bisa menjumpai roti khas Belanda. Selain Braga, nikmati pula Jalan Asia Afrika. Inilah jalan paling bersejarah di Bandung. Pasca peringatan ke-60 Konfrensi Asia-Afrika, Jalan Asia Afrika semakin cantik
3. Kota Tua Yogyakarta
#bankindonesiayogyakarta #oldbuildinglover #myheritagetrip #wheninyogyakarta #funrunheritage #kotatuayogyakarta #heritageyogyakarta #tricycle #becakjogja #becak
A post shared by Yogi Irawanto🇲🇨🏃🏾🚴🏼📷 (@yogiirawanto) onAug 21, 2017 at 8:55am PDT
Jogja merupakan kawasan bersejarah yang merupakan The Old Capital City yang menyimpan banyak cerita tentang lahirnya Mataram Islam. Tak sulit untuk menemukan bangunan tua di Jogja.
Traveler hanya perlu lerjakan hingga unjung Malioboro. Di sana terlah berdiri kokoh beberapa bangunan tua, satu di antaranya digunakan sebagai kantor. Jangan lupa berfoto saat berkunjung di sana ya.
4. Kota Tua Banten Lama
Just stranger with some stories. . . . . #istanakaibon #BantenLama #serang #banten #sevenwanders #eksplorBanten #situssejarahindonesia #situssejarahbanten #peninggalansejarah #kaibon #bentengkaibonbanten #hijabtraveler #canoneosm3 #eksplorserang #ceritaSerang #genpibanten #instagrammble #museum #like #likes #follow #travelerblogger #writerfreelance #travelerWriter #blogger #missririn #writingarticle #storiesgram #visitbanten #wonderfulindonesia
A post shared by Ririn Munawarah (@ririn20) onDec 18, 2017 at 7:49am PST
Provinsi Banten tak hanya memiliki pantai-pantai indah di pesisir barat Pulau Jawa, namun juga wisata religi dan sejarah. Satu destinasi wisata sejarah yang cukup terkenal di Banten adalah Kawasan Kota Tua Banten Lama.
Di kawasan ini, terdapat banyak situs peninggalan sejarah Kesultanan Banten. Wisatawan yang berkunjung ke sini akan dibawa nostalgia dengan suasana lawas Banten pada masa kesultanan.
Berbagai destinasi wisata sebut saja Masjid Agung Banten, Keraton Surosowan, Benteng Spellwijk, Museum Kepurbakalaan Banten, Keraton Kaibon dan Vihara Avalokitesvara bisa kamu nikmati sekaligus di kawasan ini.
5. Kota Tua Medan
.. . . Old town . . #kotatuamedan #jlnhindu #kesawan #medanheritage
A post shared by _ercege (@romigirsang) onDec 27, 2017 at 5:45am PST
Pada zaman dahulu Kota Medan dikenal dengan nama Tanah Deli dan keadaan tanahnya berawa-rawa kurang lebih seluas 4000 Ha di Tanah Deli, traveler tak boleh melewatkan berjalan-jalan di kawasan Kota Lama. Bangunan ini berdiri sejak tahun 1900 dan telah menjadi saksi perkembangan Kota Medan.
Selain itu traveler juga bisa mengunjungi satu bangunan tua yaitu Gedung London Sumatera. Gedung yang ini dibangun sejak tahun 1906 dan begitu mirip dengan bagunan Belanda. London Sumatera merupakan gedung pertama berlantai 5 yang mempunyai lift kala itu. Tertarik mengunjunginya?
6. Kota Tua Solo
Matahari pun mulai terbenam, mengiringi langkah ku di sebuah jalan panjang di sudut kota solo #spiritofjava#kotatuasurakarta#tantaman#
A post shared by muhaemin89 (@muhaemin89) onOct 25, 2016 at 3:36am PDT
Tak kalah bersejarah dari Jogja, solo juga menyimpan sisa-sia kejayaan peradaban kerajaan Mataram Jawa. Bangunan tua pun banyak kita jumpai di Solo. Sebut saja saat berjalan di kawasan Keraton Surakarta, banyak spot foto berlatar bangunan kuno yang epik.
Jika kurang puas cobalah berkunjung ke Omah Lowo. Disebut demikian karena bangunan lawas bekas Belanda ini kini ditinggali oleh ratusan kelelawar. Rumah ini begitu iconik dan cukup menantang jika dijadikan latar fotomu. (Sumber: Artikel msn.com, Foto Amieykha)
...moreTripTrus.Com - Bro‑sis traveler, Desember 2025 bakal jadi bulan yang super vibes banget buat lo yang doyan jalan-jalan, nyari pengalaman baru, atau sekadar nge-refresh otak dari rutinitas harian. Bayangin aja, dari tradisi lokal yang unik, festival musik yang enerjik, sampai event budaya penuh warna, semua siap bikin feed IG lo makin kece dan memory lo makin berkesan.
View this post on Instagram
A post shared by Lombok Sumbawa Tourism (@bppdntb)
Gak cuma buat yang hobi jalan-jalan, tapi juga buat lo yang pengen healing sambil belajar budaya baru, ketemu orang-orang seru, atau sekadar ngerasain atmosfer kota dan desa yang beda dari biasanya. Pokoknya, Desember kali ini bisa jadi momen epic buat lo kumpulin pengalaman dan vibes positif sebelum tahun berganti. Jadi siap-siap, catat kalender lo, dan jangan sampe kelewatan event kece yang bikin akhir taun lo makin memorable! 8 Agenda Kece Desember 2025:
Pasar Kangen Yogyakarta Lo yang suka nostalgia atau kepengen ngerasain vibe klasik kek kampung halaman — Pasar Kangen bisa jadi pilihan. Event ini bakal nyajikan atmosfer jadul, penuh dengan barang-barang antik, kuliner tradisional, dan suasana nostalgic yang bikin lo terenyuh sambil senyum-senyum sendiri. Cocok banget buat lo yang mau santai, ngulik sejarah lokal, sambil nostalgia bareng temen.
Perang Topat 2025 (di Lombok Barat, 4 Desember 2025) Buat lo yang tertarik budaya dan tradisi unik, Perang Topat wajib masuk bucket list. Event ini ngasih lo pengalaman mendalam soal toleransi, adat, dan komunitas asli Lombok Barat — sambil lihat keramaian dan warna‑warni tradisi yang jarang lo temuin di keseharian. Seru, bro sis!
Hello Fello City 2025 Kalau lo anak urban, suka musik dan pengen hiburan modern, Hello Fello City 2025 adalah acara yang cocok banget. Lo bisa dapet kombinasi musik, kreatifitas, dan suasana kekinian — perfect buat lo yang pengen refreshing dengan gaya hidup millennial / gen Z sambil ngerasain vibes kota yang energik.
Festival Musik Komposer Song Genai 2025 Buat para pecinta musik dan karya lokal, festival ini bakal jadi tempat lo menikmati kombinasi seni tradisional dan modern dalam satu panggung. Musik, kreativitas, dan kultur bersatu — cocok banget buat lo yang open minded dan pengen explore karya dalam negeri dengan cara yang asik.
Event Wisata & Budaya Lokal Lainnya Des 2025 (gabungan dari beberapa agenda lain yang disebut di list) Selain event besar, bakal banyak event kecil nan asik: dari komunitas, seni budaya lokal, sampai aktivitas wisata alternatif. Cocok banget buat lo yang suka spontan — bisa pilih sesuai mood, lokasi, atau waktu luang lo. Intinya ada banyak pilihan jadi gak bakal ngebosenin akhir tahun lo.
Event buat lo yang pengen healing & chill Gak wajib selalu rame — ada agenda buat lo yang pengen jalan santai, nikmatin suasana budaya, atau sekadar escape dari keramaian kota. Kadang, yang simpel malah paling berkesan; jadi jangan ragu buat milih event yang vibe-nya mellow dan adem.
[Baca juga : "Jabodetabek Desember 2025: Bazar, Live Music & Holiday Vibes On!"]
Kombinasi budaya + musik + komunitas = perfect mixBeberapa event bakal nyatuin budaya tradisional, musik modern, dan komunitas kreatif — jadi lo bisa dapet pengalaman yang beda dari biasanya. Lo gak cuma jadi penonton, tapi bisa ngerasain atmosfer, kenalan orang baru, bahkan gali inspirasi. Asik banget buat lo yang suka interaksi.
Akhir tahun 2025? Saat yang pas banget buat travelingDengan banyak event kece plus suasana liburan akhir tahun, Desember 2025 jadi waktu yang mantap buat lo jalan‑jalan. Entah lo solo traveling, sama temen, atau nyari quality time — semua bisa. Jadi manfaatin momentum, bro sis!
Gengs, setelah liat semua event kece dan budaya seru yang bakal rame di Desember 2025, jelas banget kalau bulan ini penuh peluang buat lo nge-refresh diri, ketemu orang baru, dan bikin memory epic bareng temen atau keluarga. Dari musik, tradisi, kuliner, sampai aktivitas kreatif, semua ada buat lo pilih sesuai mood dan gaya lo masing-masing. Jadi jangan ragu buat eksplor, ambil vibes positif, dan nikmatin setiap momen seru yang ada. Pokoknya, akhir tahun ini bukan cuma soal liburan biasa, tapi kesempatan buat lo upgrade pengalaman, bikin cerita seru, dan pulang bawa kenangan yang bakal terus lo inget. Jadi, siap-siap, bro-sis traveler, karena Desember 2025 bakal penuh warna, kejutan, dan adventure yang ga bakal lo lupain! (Sumber Foto @prokopimlobar)
...moreTripTrus.Com - Bogor, sebuah kota yang terletak di Jawa Barat, merupakan salah satu destinasi liburan populer di Indonesia. Dikenal dengan sejuknya udara pegunungan, keindahan alam, dan berbagai atraksi wisata menarik, Bogor menawarkan pengalaman liburan yang menyenangkan bagi pengunjung dari segala usia. Mari kita jelajahi keindahan dan daya tarik liburan di Bogor.
View this post on Instagram
A post shared by Ratna_Enemesh (@ratnanungnung)
1. Kebun Raya Bogor
Kebun Raya Bogor adalah salah satu tempat yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Bogor. Dengan luas lebih dari 87 hektar, kebun raya ini menjadi rumah bagi ribuan spesies tanaman, termasuk koleksi tanaman langka dan endemik Indonesia. Anda dapat menikmati suasana yang tenang sambil menjelajahi taman yang indah, kolam, dan jembatan kayu yang menghubungkan berbagai bagian kebun.
2. Istana Bogor
Istana Bogor, juga dikenal sebagai Istana Kepresidenan, adalah tempat tinggal resmi Presiden Indonesia saat berkunjung ke Bogor. Dikelilingi oleh taman yang indah, istana ini memiliki arsitektur yang memukau dan pemandangan yang menakjubkan. Pengunjung dapat menjelajahi bagian-bagian tertentu dari istana dan menikmati pemandangan yang mengagumkan dari kebun di sekitarnya.
3. Taman Safari Indonesia
Jika Anda mengunjungi Bogor dengan keluarga, Taman Safari Indonesia adalah destinasi yang sempurna. Taman ini menawarkan pengalaman mendebarkan dalam melihat berbagai hewan liar dari seluruh dunia. Anda dapat berkeliling dengan mobil atau bus sambil memberi makan hewan-hewan yang ramah seperti jerapah, singa, dan zebra. Selain itu, ada juga pertunjukan satwa yang menarik dan wahana permainan untuk anak-anak.
4. Gunung Salak
Bagi para pecinta alam dan pendaki, Gunung Salak adalah tempat yang ideal untuk melakukan petualangan. Dengan pemandangan alam yang memukau, trekking di Gunung Salak akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Anda dapat menikmati keindahan hutan tropis, air terjun yang menakjubkan, dan suasana yang sejuk di puncak gunung.
5. Puncak
Terletak di sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut, Puncak adalah destinasi populer bagi wisatawan yang ingin melarikan diri dari kehidupan kota yang sibuk. Dengan udara yang segar dan pemandangan yang indah, Puncak menawarkan berbagai villa, hotel, dan restoran dengan view yang menakjubkan. Anda juga dapat mengunjungi kebun teh yang tersebar di sekitar Puncak dan menikmati secangkir teh segar.
[Baca juga : "Dispar Buleleng Kembali Gelar Lovina Festival Di Juli 2023, Menjadi Daya Tarik Wisatawan Mancanegara"]
6. Taman Bunga Nusantara
Untuk para pecinta kebun bunga, Taman Bunga Nusantara adalah surga yang wajib dikunjungi. Taman ini menampilkan berbagai macam bunga indah dari seluruh Indonesia. Anda dapat berjalan-jalan di antara kebun yang luas dan menikmati keindahan berbagai jenis bunga yang mekar. Taman ini juga menyediakan fasilitas seperti restoran dan area bermain untuk anak-anak.
Itulah beberapa tempat dan atraksi wisata yang dapat Anda nikmati saat liburan di Bogor. Dari kebun raya yang menakjubkan hingga keindahan alam di Gunung Salak, Bogor memiliki sesuatu untuk semua orang. Jadi, jadikan Bogor sebagai tujuan liburan berikutnya dan rasakan pesonanya yang memikat! (Sumber Foto @ajiraga_arandai)
...moreTripTrus.Com - Sumatera Utara (Sumut) menawarkan destinasi wisata baru: Agro Wisata. Objek wisata ini berada dilintas kota Berastagi Tanah Karo. Kawasan ini memang layak menjadi agro wisata, mengingat sarana dan prasarananya sangat komplet, lengkap bahkan memuaskan berada di kawasan ini.
Mulai dari pembibitan kopi, kebun kopi, pengolahan (pengeringan sampai produksi bahan jadi), begitu juga dengan Aren, mulai dari pembibitannya, budidayanya (dikolaborasi dengan Kopi), pengolahan Air Nira jadi Gula Semut. “Juga perpaduan antara bubuk Kopi dan Gula aren Serbuk atau Gula Semut,” papar wirausahawan bidang pertanian dan pariwisata Sumut, Benson Kaban di Medan.
View this post on Instagram
Musim hujan memang berperan cukup penting dalam menghasilkan ceri kopi yang akan berbuah. Tapi jika musim hujan datang bersamaan di saat musim panen, maka itu juga berarti ancaman bagi ceri kopi yang sedang matang. Curah hujan yang tinggi bisa membuat ceri kopi berguguran ke tanah. #tanahkaro #karohighland #kopikaro #berastagi #kabanjahe #jumakacihe by: 📸 @jangkung__mjl
A post shared by Juma Kacihe (@jumakacihe) onOct 8, 2018 at 6:13am PDT
Dijelasan, kawasan Agro Industri sekaligus menjadi destinasi wisata baru di Kota Berastagi, posisi lokasi sangat strategis, dekat dengan Peternakan Sapi dan produksi Susu Segar Berastagi, Pabrik Produksi Markisa Dewi Berastagi, Pagoda tertinggi se-Asia Tenggara.
Juga ada pusat Jajanan Peceren, Kampus Quality, hotel berbintang (Sibayak, Micky Holiday, Sinabung, Mutiara, Green Ori, Horison) dan kota Berastagi, juga hanya berjarak sekitar 15 Km dari kota Kabupaten, Kota Kabanjahe dan sekitar 60 Km dari Ibu kota Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan.
[Baca juga : "Sensasi Perpaduan Kopi, Kuliner, Dan Wisata Merapi"]
“Industri Kopi Aren tersebut merupakan industri organik, tanpa bahan kimia. Proses yang diterapkan adalah proses alami yang dipadu dengan sentuhan teknologi modern. Hal tersebut akan sangat baik sebagai produk wisata edukasi, khususnya kepada anak usia dini dan anak usia pendidikan dasar,” tandasnya.
Lokasi agrowisata akan menempah mentalnya untuk lebih mencintai lingkungan hidup, punya kesadaran dalam hal pelestarian alam dan menggunakan dan mengkonsumsi produk organik, dalam hal ini khusus tentang Gula yang sehat, mengingat situasi terkini produk industri makanan anak-anak sangat banyak mengandung pemanis buatan atau bahan kimia. Tidak tertutup kemungkinan Kolaborasi Kopi Aren akan memproduksi Permen “kopi Aren” yang baik dikonsumsi anak-anak.
“Dilokasi tersebut juga akan dibangun satu Cafe bernama “Cafe Aren”. Di cafe tersebut akan ada menu mulai dari aren segar/Air Nira, Kopi Asli dan produk Kopi yang diseruput dengan Air Nira yang dipanaskan dan Juga produk Industri bubuk kopi dan serbuk Gula Aren yang sudah di mix,” ujarnya.
Bangunan cafe tersebut di dominasi dari produk turunan Aren, mulai dari Atap, Tiang dan dinding, Lantai dan Peralatan lainnya seperti Meja dan Kursi termasuk dalam perlengkapan lainnya.
“Terkait dengan pemasarannya, selain mengandalkan “market pleace” toko online dan publikasi media massa, tim pemasaran juga akan melakukan satu gerakan pemasaran yang digabung dengan semangat Pariwisata, dinamakan “aksi eksekusi lapangan,” sambungnya.
Sebagai catatan, tambah dia seperti dilansir laman Wartaekonomi.co.id, Kopi Aren masih sekedar nama Produk, sedangkan Merek Produk belum ditentukan hingga waktu agroindustri ini akan dimulai. (Sumber: Artikel-Foto bisniswisata.co.id)
...moreTripTrus.Com - Hey, para pendaki! Musim pendakian udah tiba nih. Meski cuaca kadang masih suka nggak jelas, tapi puncak-puncak gunung di Jawa Tengah udah ngundang-ngundang kamu buat didaki. Buat kamu yang ngincar seven summits tapi masih terlalu jauh buat ngejar tujuh puncak tertinggi di Indonesia atau dunia, Jawa Tengah bisa jadi start yang pas. Akses ke basecamp-nya rata-rata gampang banget dijangkau, nggak pake ribet. Paling lama, kamu bisa ngabisin dua hari satu malam buat naik turun gunung-gunung ini. Kalo mau santai atau menikmati jalur, bisa tambah sehari lagi, atau malah bisa tektok sehari aja!
View this post on Instagram
A post shared by Pejelajah gunung indonesia (@pejelajah.gunung)
1. Gunung Slamet (3.428 mdpl)
Ini dia atapnya Jawa Tengah, gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Lerengnya luas banget, sampai lima kabupaten: Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes. Di puncaknya ada kawah belerang yang masih aktif, dan medannya berbatu serta berpasir yang sering tiba-tiba berkabut. Ada enam jalur resmi yang bisa kamu pilih: Baturraden, Bambangan, Gunung Malang, Dipajaya, Guci, dan Kaliwadas. Jalur ini punya karakter dan tingkat kesulitan masing-masing. Buat yang mau nikmatin perjalanan, sebaiknya kamu alokasikan tiga hari dua malam deh biar nggak kecapekan.
2. Gunung Sumbing (3.371 mdpl)
Gunung tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Slamet. Lerengnya dipenuhi kebun tembakau, mirip kayak saudara kembarnya, Gunung Sindoro. Di dekat puncak ada kaldera yang bisa dieksplor, seperti Segoro Banjaran, Segoro Wedi, dan kawah belerang aktif. Banyak jalur menuju puncak seperti jalur Butuh, Mangli, Banaran, Cepit, dan lainnya. Jalur pendakiannya cenderung lurus dan menanjak, kadang nggak ada sumber air, jadi pastikan bawa air lebih.
3. Gunung Lawu (3.265 mdpl)
Berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, Gunung Lawu nggak cuma terkenal di kalangan pendaki, tapi juga para peziarah. Banyak jalur pendakian yang juga menyimpan situs cagar budaya, seperti Candi Cetho dan Candi Kethek. Jalur lainnya ada Cemoro Kandang dan Tambak di Karanganyar. Udara di Gunung Lawu lebih dingin dibanding gunung lain, jadi persiapkan fisik dan perlengkapan yang memadai.
4. Gunung Sindoro (3.153 mdpl)
Gunung ini punya kawah belerang aktif yang besar, dan lokasinya tepat di seberang Gunung Sumbing, hanya dipisahkan lembah dengan jalan raya Temanggung-Wonosobo di atasnya. Banyak jalur pendakian dari berbagai arah seperti Sigedang, Bansari, Ndoro Arum, Kledung, Alang-alang Sewu, dan Bedakah. Pemandangannya keren banget, dan dari puncak kamu bisa lihat gunung-gunung besar lainnya.
5. Gunung Merbabu (3.145 mdpl)
Terletak di kawasan taman nasional, Merbabu punya seven summits-nya sendiri yang bisa kamu capai lewat jalur Thekelan di Semarang. Jalur ini punya tiga titik sumber air yang bisa dimanfaatkan. Kamu harus siapin fisik, logistik, dan manajemen waktu yang baik buat bisa mencapai tujuh puncak tertingginya. Informasi panduan registrasi pendakian bisa dicek secara daring.
[Baca juga : "Petualangan Seru Di Tangkahan, Eksplorasi Surga Tersembunyi Di Sumatera Utara"]
6. Gunung Prau (2.590 mdpl)
Gunung ini udah jadi favorit para pendaki, terutama saat akhir pekan atau libur panjang. Jalur pendakian yang populer ada Patak Banteng dan Dieng di Wonosobo. Kalau mau yang agak sepi, coba jalur Wates, Igirmranak, Kalilembu, atau Dieng Kulon. Dari puncak, kamu bisa lihat pemandangan gunung-gunung besar di sekitarnya, terutama saat matahari terbit atau terbenam.
7. Gunung Merapi (2.930 mdpl)
Gunung Merapi, dengan puncak setinggi 2.930 mdpl, berada di empat kabupaten: Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten, serta dua provinsi, yaitu Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Meski aktif, gunung ini tetap jadi spot favorit buat hiking dan wisata seru!
Ada beberapa jalur pendakian yang bisa dipilih para pendaki sesuai tingkat kesulitan, preferensi, dan izin yang ada. Jalur Selo, Babadan, dan Kinahrejo jadi yang paling populer buat sampai ke puncak Gunung Merapi. Yuk, cobain serunya mendaki di sini. (Sumber Foto @haydarrmohammad)
...moreTripTrus.Com - Tahun Baru Cina atau dikenal juga dengan nama perayaan Imlek punya 6 kuliner khas perayaan Imlek yang tidak boleh ketinggalan jadi hidangan. Perayaan Imlek dirayakan oleh bangsa Cina dan keturunan Cina di seluruh dunia tiap tahunnya. Dari mulai sebelum malam tahun baru hingga 15 hari berikutnya, rumah-rumah dihiasi dengan berbagai dekorasi berwarna merah dan emas untuk mendatangkan keberuntungan, rejeki dan menolak mara bahaya.
1. Teh
Tradisi minum teh sudah dilakukan oleh bangsa Cina sejak ribuan tahun yang lalu. Menjelang Imlek, tiap pagi teh tawar tanpa gula harus disajikan oleh orang yang lebih muda kepada orang yang lebih tua. Penyajian te merupakan tanda penghormatan kepada orang tua dan leluhur.
2. Yee SangHidangan ini merupakan makanan pembuka saat jamuan makan malam Tahun Baru Cina. Yee Sang terbuat dari serutan beberapa jenis sayuran seperti beberapa jenis lobak, rebung, jahe, ketimun, wortel dan jeruk bali. Selain itu diberikan saus serta potongan daging dan ikan mentah sebagai pelengkap. Hidangan khas Imlek ini merupakan lambang berlimpahnya rejeki, kemakmuran, dan kekuatan. Untuk menikmati Yee Sang, tiap orang yang ada di meja makan harus bergotong royong mengaduk Yee Sang dengan sumpit. Tidak perlu takut jika Yee Sang tumpah dari piring saji, karena ini berarti rejeki yang datang akan tumpah ruah.
3. Mie Panjang umurMie merupakan simbol untuk panjang umur bagi yang merayakan Imlek. Untuk memakannya pun ada aturannya sendiri, yaitu mie tidak boleh terputus saat diambil dengan menggunakan sumpit. Jika mie terputus, maka dianggap rejeki dan umur akan cepat habis. Sumpit digunakan untuk melambangkan pribadi penuh kesabaran dan tidak serakah maupun iri hati. Lalu, mie yang diambil harus dimasukkan ke mulut dengan cara diseruput.
4. IkanIkan bandeng yang dikukus secara utuh mempunyai arti rejeki yang tersisa atau keberuntungan, karena ikan dalam bahasa Mandarin mempunyai bunyi yang mirip dengan kata kehidupan. Sementara, warna ikan bandeng yang mengkilap melambangkan keberuntungan. Cara menghidangkannya pun punya aturan sendiri, ikan harus disajikan sebagai hidangan terakhir, lalu bagian kepala harus menghadap orang tua atau tamu. Selain itu, ikan tidak boleh dihabiskan, terutama bagian kepala dan ekornya. Ini melambangkan rejeki yang berlimpah di awal dan akhir tahun. Ikan juga mulai dimakan dari bagian dekat kepala hingga ke bagian dekat ekor. Selain bandeng, ikan lele juga dapat dihidangkan karena dianggap melambangkan rejeki yang berlebih.
5. Kue KeranjangMeski namanya adalah Kue Keranjang (Nian Gao), tapi tekstur kue ini yang kenyal dan legit lebih mirip dengan dodol. Kue keranjang juga dijadikan sajian bagi Dewa Dapur. Kue Keranjang disajikan untuk mengundang kemakmuran dari tahun ke tahun. Kue keranjang bisa awet hinga beberapa bulan. Menikmatinya pun bisa dengan berbagai cara, baik dimakan begitu saja, dikukus terlebih dahulu agar lunak, digoreng dengan tepung atau digoreng dengan telur.
6. Pangsit Pangsit yang direbus atau digoreng disajikan untuk melambangkan kekayaan. Pangsit biasanya dibuat seperti bentuk bongkahan emas dan merupakan salah satu makanan penting yang tidak bisa ditinggalkan. Pangsit dimakan dengan kubis dan lobak, karena dipercaya dapat membuat kulit sehat.
...moreTripTrus.Com - Kamu anak milenial? Ada fakta unik soal kebiasaan generasi milenial saat pergi traveling. Hayo ngaku…
Agoda, situs pemesanan traveling online memaparkan hasil riset mereka mengenai traveler milenial. Riset dilakukan terhadap 1.000 traveler milenial yang berusia dari 23 sampai 34 tahun yang melakukan reservasi di Agoda.
Riset ini dipaparkan pada peluncuran lanjutan kampanye #agodabasecamp di Attarine Jakarta, Jl. Gunawarman, Jakarta Selatan, Rabu (17/5/2017) Gede Gunawan, Country Director Agoda Internasional memaparkan fakta-fakta menarik dari traveler millineal:
1. Tawar-menawar harga barang
Fakta pertama, 45 persen responden menyukai tawar-menawar harga dengan pemilik toko di tempat yang mereka kunjungi. Para traveler milenial juga dominan melakukan mencari barang-barang branded, belanja di pasar lokal, dan mencari makanan kaki lima yang enak.
Benar nggak?
2. Tidak takut tersasar
Terungkap, 40 persen dari responden tidak membutuhkan Google Maps dan lebih menyukai mengekplorasi jalan-jalan mereka secara spontan, tanpa recana. Sedangkan 52 persen lebih malah berani dengan sengaja memilih jalan yang salah.
Generasi milenial ingin merasakan tantangan pengalaman traveling. Nyasar, siapa takut?
3. Tidak peduli dengan baju yang sama
Adapun fakta yang ditemukan dari traveler indepen, 40 persen dari mereka tidak begitu peduli bila menggunakan pakaian yang sama dengan temannya. Karena hal yang dominan dilakukan traveler milenial adalah berfoto selfie atau foto ditmpat ikonik, check in Facebook, mengunggah foto di instagram. Jadi hal yang penting bagi mereka adalah membagikan di media sosial.
4. Sarapan malah makan pencuci mulut
Nah, ini fakta yang cukup menarik. Dessert merupakan makanan penutup tetapi bagi traveler milenial dessert malah menjadi sarapan pagi. Sebanyak 73 persen responden mengaku memakan dessert sebagai sarapan pagi mereka.
Mungkin alasan mereka sarapan dengan dessert biar bisa mengekplorasi berbagai macam kuliner di tempat mereka tuju. Karena ditemukan fakta 64 persen dari mereka juga suka jajan di kaki lima dan 90 persen senang menemukan makanan terkenal di suatu destinasi.
5. Memotret diri mereka sok-sok candid
Bagi traveler milineal, selfies dan wefies menjadi populer, tetapi yang paling penting bagi 86 persen responden adalah memposting foto sendiri tanpa melihat ke arah kamera dan fotonya diambil oleh orang lain secara artistik. Jadi ceritanya foto candid bergaya natural, hayo siapa yang suka begitu?
87 Persen responden juga berfoto di hadapan tempat ikonik dengan gaya mengukur menggunakan telapak tangan. Selain itu 57 persen dari mereka suka berfoto lucu di museum.
Selain fakta menarik di atas, Gede Gunawan juga memaparkan bahwa rata-rata traveler menyukai penginapan yang unik, yang mempunyai karakter-karakter tertentu. Destinasi yang paling banyak dituju oleh mereka adalah alam bebas. Terserah kegiatan mereka nanti akan selfie, wefie,belanja, foto lompat bersama teman atau menyendiri menikmati suasana. (Sumber: Artikel secarik.com Foto ttgasia.com)
...moreTripTrus.Com - Dulu Banda Neira dan pulau-pulau di kepulauan Banda mengundang Bangsa Eropa dengan rempah-rempah. Tapi kini dengan wisata sejarah.
Persis seperti yang tertera di buku sejarah, Bangsa Eropa datang ke Indonesia untuk mencari rempah-rempah. Dimulai ekspedisi Portugis dan Spanyol, sampai pendudukan Belanda yang menyebabkan pertumpahan darah.
Salah satu tempat penghasil rempah yang menjadi rebutan yaitu Kepulauan Banda di Maluku tengah. Tempat di mana pohon-pohon pala berkualitas tinggi tumbuh sebagai primadona.
Banda Neira merupakan salah satu pulau di Kepulauan Banda. Secara administratif, Banda Neira terbagi dalam 6 desa, yakni Dwiwarna, Kampung Baru, Merdeka, Nusantara, Rajawali, dan Tanah Rata. Banda Neira pernah menjadi pusat perdagangan pala dan fuli dunia. Pada 1621, Kongsi Dagang atau Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC) membangun kota di sana dengan membantai penduduk Banda untuk mendapatkan pala.
Hingga saat ini, banyak bangunan bersejarah sisa pendudukan Bangsa Eropa di Banda. Seperti Benteng Belgica di Neira dan Benteng Hollandia di Lonthoir, Banda Besar. Tidak hanya dua benteng tersebut, beberapa peninggalan seperti Benteng Concordia, Benteng Nassau dan Benteng Revengie juga siap membawa Sahabat Sporto kembali ke abad 17an.
Selain itu, di Neira juga terdapat Istana Mini yang pernah ditempati gubernur jenderal pertama di Indonesia, yaitu Joen Pieterszoen Coen. Istana tersebut konon dibangun Belanda satu tahun sebelum didirikan Istana Merdeka dan Gedung Putih di Bogor.
Di sekitar Neira, ada pulau-pulau kecil yang juga memendam sejarah dan menarik untuk ditelisik. Seperti Pulau Hatta yang pernah menjadi tempat pengasingan Wakil Presiden pertama Indonesia Mohammad Hatta dan Pulau Syahrir, tempat yang begitu sunyi bagi tokoh kemerdekaan Sutan Syahrir.
Jadi, Jika dulu Bangsa Eropa datang Banda Neira untuk mencari rempah-rempah, sudah selayaknya saat ini Bangsa Indonesia melancong untuk berwisata sejarah. Penasaran merasakan sensasi kembali ke abad ke-17? (Sumber: Artikel sportourism.id/Suki Asmarandana Foto pesonaindonesia)
...moreTRIPTRUS - Tahun 2017 memang masih 8 bulan lagi, namun traveler mesti ancang-ancang dari sekarang. Siapkan jatah cuti dari kantor karena ada 5 hari kejepit yang sudah menanti!Pemerintah sudah menetapkan Surat Keputusan Bersama terkait libur nasional dan cuti bersama tahun 2017. Total ada 19 Hari Libur Nasional. Rinciannya yaitu 15 hari libur nasional, 3 hari cuti bersama Idul Fitri, dan 1 hari cuti bersama Natal.Jika dilihat di kalender, dari 19 hari libur ini ada beberapa yang jatuh di hari masuk kantor dan sekolah. Ini tandanya, ada beberapa hari yang kejepit di antara hari libur tersebut.Nah, traveler bisa memanfaatkan hari kejepit ini untuk mengajukan cuti ke kantor. Mumpung masih lama, jadi bisa disiapkan dari sekarang. Dijamin makin asyik kalau bisa liburan 1-2 hari lebih panjang dari jadwal.Dihimpun detikTravel Kamis (21/4/2016), hari kejepit pertama tahun depan jatuh di bulan Maret. Tepatnya Senin 27 Maret, keesokan harinya Selasa 28 Maret ada libur Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939. Jika traveler mengajukan cuti di hari Senin, traveler bisa menikmati libur panjang dari Sabtu tanggal 25 Maret sampai Nyepi di tanggal 28 Maret.Hari kejepit kedua ada di bulan Mei 2017. Tepatnya di hari Jumat 12 Mei. Jumat menjadi hari yang bisa kalian ajukan cuti, karena hari sebelumnya yaitu Kamis 11 Mei, libur dalam rangka Hari Raya Waisak 2561. Jika traveler mengambil cuti di hari Jumat, maka traveler bisa libur 4 hari, dari mulai Kamis tanggal 11, hingga Minggu tanggal 14 Mei 2017. Asyik bukan?Masih di bulan Mei 2017, ada hari yang bagus untuk cuti lagi. Kali ini dalam rangka Kenaikan Isa Al Masih yang jatuh pada hari Kamis 25 Mei. Pengajuan cuti bisa di hari Jumat 26 Mei 2017. Traveler yang mengambil cuti di hari Jumat akan menikmati long weekend dari tanggal 25 hingga 28 Mei. Mantap!Beranjak ke bulan Agustus, traveler bisa mengunakan kembali jatah cuti kerja. Lagi-lagi jatuh di hari Jumat, tepatnya tanggal 18 Agustus 2017. Sebelumnya, Kamis 17 Agustus 2017 merupakan hari libur Kemerdekaan RI yang ke-72. Jika traveler cuti di tanggal 18 Agustus, traveler akan menikmati long weekend lagi dari hari Kamis hingga Minggu.Terakhir di tahun 2017 ada di bulan September. Lagi-lagi sama seperti sebelumnya, hari untuk mengajukan cuti jatuh di hari Jumat. Tepatnya Jumat 22 September 2017.Hari Jumat dianggap kejepit karena sebelumnya, Kamis 21 September 2017 adalah hari libur Tahun Baru Islam 1439 Hijriah. Kalau traveler mengajukan cuti ke kantor di hari Jumat 22 September, bisa dipastikan traveler akan menikmati long weekend lagi dari hari Kamis hingga Minggu. Asyiknya!
Mengingat mengajukan cuti ke kantor sedikit tricky dan gampang-gampang susah, sebaiknya dari sekarang mulai diincar tanggal-tanggal yang sudah detikTravel sebutkan tadi. Nah, untuk lebih memahami waktu liburan tahun depan, sekaligus merancang kegiatan traveling, detikTravel sudah menyiapkan infografis Kalender Liburan 2017. Silakan save gambarnya dan sebarkan untuk teman-teman dan kerabat kamu. Selamat merencanakan liburan untuk tahun depan ya traveler! (Sumber: Artikel travel.detik.com Foto belanjaalkes.com)
...more