shop-triptrus



Desa Wisata Serangan Bakal Makin Keren Di 2024!

TripTrus.Com - Percayalah, guys, Desa Wisata Serangan di Kota Denpasar bakal jadi pusat perhatian abis direvitalisasi gede-gedean sama pemerintah tahun depan! Ngomongin dana, gak main-main nih, bakal disupport dari APBD hingga DAK Kemenparekraf, pokoknya full support deh. Biar kalian tahu, ini bukan cuma sekedar renovasi biasa, tapi untuk mendukung KEK Kura-Kura dan KEK Sanur yang lagi dibangun keras-keras. Gimana nih hasil briefing sama Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa? Katanya, Desa Wisata Serangan akan dibuat jadi spot kuliner keren banget, guys! Dia udah mulai rapihin tempatnya dengan bikin jogging track supaya wisatawan bisa joging sambil menikmati Serangan. Dan nanti, tahun 2024, Kemenparekraf udah siapkan duit sekitar Rp6 miliar buat ngerapihin Desa Serangan ini.       View this post on Instagram A post shared by Dinas Pariwisata Kota Denpasar (@denpasartourism) Berita gila lainnya, dana buat proyek ini gak cuma dari pemerintah aja, loh! Ada sumbangan dari CSR kayak LPS juga. Duit dari APBD udah di-alokasikan Rp5 miliar buat jogging track, terus DAK Kemenparekraf juga nyumbang Rp6 miliar. Mulai kelihatan seru, kan? Menurut Arya Wibawa, Desa Wisata Serangan punya potensi besar buat di-explore, guys! Udah gitu, selain pesona lautnya, di sini juga campur aduk budayanya, ada suku Bugis dan Bali. Desa Wisata Serangan ini, sebenernya, lahir dari usaha bersama warganya dan pemerintah setempat beberapa tahun lalu. Dulu Serangan tuh pulau terpisah dari Bali, tapi sejak ada jembatan, jadilah dia kampung kuliner dan desa wisata. Nah, rencananya, Desa Wisata Serangan ini bakal jadi pusat kuliner keren di Denpasar. Biar bisa mencapai target itu, ratusan pebisnis kuliner di sana udah diajarin masak sama chef-chef terkenal kayak Chef William Wongso dan Rinrin Marinka. Ini serius, guys, kerja sama LPS sama Pemerintah Kota Denpasar. Hermawan Wibowo, yang ngurusin proyek ini, berharap pelatihan ini bisa naikin kemampuan pebisnis kuliner di Serangan. Supaya nanti bisa bikin produk kulinernya yang jadi andalan dan ciri khas pulau itu. Pokoknya, targetnya sih biar Serangan ini jadi pusat kuliner yang dikenal di Indonesia dan juga luar negeri. [Baca juga : "Cerita Makam Era "N*Zi" Di Megamendung, Bogor Yang Bikin Geleng-Geleng"] Chef William Wongso dan Chef Marinka juga udah ngasih arahan langsung ke ratusan pebisnis Serangan ini. Mereka juga diskusi bareng pakar budaya Pulau Serangan buat bikin keunggulan kuliner yang ada di sana makin keliatan. Kayaknya sih, tahun depan, kita bakal dengerin lebih banyak tentang kuliner Serangan yang bikin ngiler! Semoga aja usaha ini berhasil, deh. Chef Wongso juga bilang, UMKM itu butuh dukungan, terutama soal duit. Makanya, kegiatan kayak gini bisa jadi suntikan semangat buat pebisnis kuliner di Serangan. Chef Marinka juga ngasih masukan, katanya kuliner Serangan ini punya potensi banget buat diangkat ke level internasional. Jadi, tinggal nunggu waktu aja nih, guys, kita bakal bangga sama kuliner Serangan! (Sumber Foto @glhastdwa_20) 
...more

Indonesia Destinasi Wisata Terbaik Dunia Versi Dive Magazine

TripTrus.Com - Sektor pariwisata nasional kembali mendapat pengakuan internasional. Majalah pariwisata dunia, Dive Magazine, menobatkan Indonesia sebagai destinasi wisata terbaik di dunia. Gelar prestisius itu diraih Indonesia selama dua tahun berturut-turut, yakni 2016 dan tahun ini. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi warganet (netizens) yang telah berpartisipasi memberikan suaranya dalam jajak pendapat yang dilakukan Dive Magazine. Secara khusus dia mengapresiasi anak-anak muda yang tergabung dalam Generasi Pesona Indonesia (GenPI) dan Generasi Wonderful Indonesia (GenWI), yang dianggap menjadi motor penggerak karena aktivitasnya mempromosikan pariwisara nasional melalui berbagai media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twiter, Youtube, WeChat, Weibo, Line, Path, dan lainnya. “Teruslah mempromosikan destinasi wisata Indonesia, events dalam kalender wisata nasional dan daerah, serta kebijakan kepariwisataan,” pinta Arief Yahya, Jumat (3/11). Terbit sejak 1995, Dive Magazine menjadi salah satu referensi para pelancong dari seluruh dunia. Penghargaan dari majalah tersebut menjadi promosi gratis dan efektif untuk mendongkrak nilai jual Wonderful Indonesia. Sama seperi tahun-tahun sebelumnya, Dive Magazine membagi 3 kategori penghargaan Dive Travel Award, yakni Best Destination 2017, Best Dive Centre or Resort 2017, dan Best Liveboard 2017. Pada 2016, Indonesia merebut gelar juara di kategori Best Destination. Tahun ini, penghagaan serupa berhasil dipertahankan dengan mengalahkan negara tetangga, Filipina, dan Kepulauan Azores di Portugal. Indonesia tampil sebagai juara dengan jumlah suara mencapai 13.845 berdasarkan polling yang berlangsung pada Mei lalu. Selain menjadi destinasi wisata terbaik di dunia, Indonesia merebut penghargaan kategori Best Dive Centre or Resort 2017.Siladen Resort dan Spa di Bunaken, Manado, Sulawesi Utara, terpilih menjadi juara,megalahkan Resort Oblu Heneli di Maladewa.“Tahun ini, Indonesia benar-benar menjadi favorit juara. Bahkan sejak awal voting, Indonesia sudah mengumpulkan 1.076 suara dari total 9.399 suara, atau mendapatkan 11,45 persen,” demikian keterangan tertulis Dive Magazine. Dominasi Indonesia untuk kategori tempat menyelam (diving spot) favorit belum terpatahkan. Di ketegori ini, Indonesia mendominasi dengan menempatkan tujuh diving spot di jajaran 10 besar. Di antaranya, Wakatobi di posisi ketiga, Misool Raja Ampat di posisi kelima, dan Papua Paradise di posisi keenam. Majalah tersebut juga mengulas, dengan modal mencapai 17.000 lebih pulau, Indonesia memiliki ribuan spesies dan habibat dengan repeat visitor tertinggi. Indonesia memiliki destinasi populer kekinian, yakni Taman Nasional Komodo, hingga hamparan pantai pasir hitam dan Pulau Lembeh di Bitung, Sulawesi Utara. Kemenangan Indonesia sudah bisa diprediksi karena memiliki wisata lengkap mulai dari air, daratan, sampai pengunungan. Demikian laporan Dive Magazine melalui laman mereka, Kamis(2/10). Adapun untuk kategori Best Liveboard 2017 dimenangkan oleh Sea Hunter di Cocos Island, Costa Rica. Indonesia diwakili Pelagian dari Sulawesi dan berhasil duduk di peringkat kedua. Bagi Menpar Arief, kemenangan Indonesia tersebut diyakini mendongkrak citra pariwisata Indonesia di mata dunia. “Produk wisata itu destinasi. Maka destinasi bakal mahal kalau brand itu semakin tinggi. Karena itu, penghargaan dunia dari Dive Magazine ini, sudah tentu akan mendongkrak brand value Indonesia sebagai World’s Best Destination 2017 pilihan pelancong,” ujar Menpar. Daftar lengkap pemenang Dive Travel Award: Best Destination 20171. Indonesia2. Filipina3. Azores4. Meksiko5. Maladewa6. Mesir/Laut Merah7. Bahama8. Thailand9. Fiji10. Papua Nugini Best Dive Centre or Resort 20171. Siladen Resort and Spa, Bunaken, Indonesia2. Oblu Heneli, Maladewa3. Wakatobi, Indonesia4. Lembeh Resort, Indonesia5. Atmosphere Dauin, Filipina6. Misool, Indonesia7. Papua Paradise, Indonesia8. Atlantis Diving Centre, Indonesia9. Blue Corner Dive, Indonesia10. Aiyanar, Filipina Best Live Board 20171. Sea Hunter, Cota Rica2. Pelagian, Indonesia3. Bahamas Aggresor4. FeBrina, Papua Nugini5. Nautilus Explorer, Meksiko6. M/V, Galapagor Master7. M/V Sea Spirit, Maladewa8. M/y Blue Horizon, Laut Merah9. M/V Ocean Shapire, Maladewa10. Carpe Vita, Maladewa (Sumber: Artikel beritasatu.com )
...more

10 Fakta Menarik Cagar Alam Geologi Karangsambung

TripTrus.Com - Cagar Alam Geologi (CAG) Karangsambung  merupakan laboratorium geologi alam yang wajib dikunjungi bagi peneliti, mahasiswa geologi hingga wisatawan umum untuk mengetahui proses terbentuknya alam semesta dimasa silam. Berikut Lintas Kebumen rangkum 10 fakta menarik dari Cagar Alam Geologi Karangsambung, Minggu (7/12): 1. CAG Karangsambung ditetapkan sebagai Cagar Alam Geologi berdasarkan Kepmen ESDM No.2817K/40/MEM/2006 yang diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 14 November 2006. 2. CAG Karangsambung memiliki luas sekira 22.000 Hektar meliputi Kecamatan Sadang, Karangsambung, Karanggayam, Alian, dan Pejagoan di Kabupaten Kebumen. Kecamatan Pagedongan dan Bawang di Kabupaten Banjarnegara. Kecamatan Kaliwiro dan Wadaslintang di Kabupaten Wonosobo. 3. CAG Karangsambung dijadikan Kampus Lapangan Geologi pada tahun 1964. Pencetusnya adalah Prof. Dr. Sukendar Asikin, (Guru Besar Departemen Teknik Geologi ITB). Beliau adalah geolog Indonesia pertama yang mengulas geologi daerah Karangsambung berdasarkan teori tektonik lempeng. 4. Verbeek adalah geolog Belanda sekaligus orang yang pertama kali melakukan penelitiaan di CAG Karangsambung pada tahun 1891 . Akan tetapi hasil penelitian ini baru dipetakan secara geologi oleh Harlof pada tahun tahun 1933. 5. Geolog Indonesia dan Mancanegara (Katili, Hamilton dan khususnya Sukendar Asikin) menunjukkan bahwa CAG Karangsambung merupakan titik pertemuan antarlempeng yang terjadi pada suatu zaman geologi yang disebut Kapur Akhir (100-65 juta tahun yang lalu). 6. CAG Karangsambung memiliki batuan metamorf sekis mika di Kali Brengkok. Batuan tertua ini tersingkap dan menjadi pembentuk fondasi Pulau Jawa. Pengukuran dengan radioaktif menunjukkan batuan ini berumur 121 juta tahun, dari zaman kapur. Batuan ini hanya bisa ditemui di CAG Karangsambung di seluruh Indonesia. 7. CAG Karangsambung juga memiliki situs batu rijang dan lava basal berbentuk bantal di Kali Muncar. Batuan sedimen ini terbentuk di dasar samudera purba 80 juta tahun lampau. Hanya ada dua tempat di Indonesia yang memiliki Lava Basal di permukaan, salah satunya CAG Karangsambung. 8. Terdapat 32 situs singkapan geologi dan 18 situs di antaranya merupakan singkapan inti yang berharga bagi ilmu pengetahuan, pendidikan, dan wisata di CAG Karangsambung. 9. Pada situs Bukit/Wagir Sambeng di CAG Karangsambung ditemukan batuan peselingan rijang dan gamping merah. Batuan tersebut merupakan batuan yang terbentuk di dasar laut dengan kedalaman antara 4000 meter hingga lebih. Dalam batuan ini juga ditemukan fosil dari radiolaria yang jika dilihat umurnya berkisar antara 65 juta tahun. 10. CAG Karangsambung memiliki Batuan Serpentinit. Batu ini adalah batuan dari batuan ultra basa berwarna gelap. Merupakan hasil dari pembekuan magma pada kerak samudera. Aktivitas penambangan pasir dan batu di sepanjang Sungai Luk Ulo kian mengancam cagar alam geologi Karangsambung. Beberapa titik singkapan geologi berumur hingga ratusan juta tahun yang selama ini menjadi sumber pengetahuan dan pendidikan dikhawatirkan tergerus penambangan liar masif. (Sumber: Artike-Foto lintaskebumen.wordpress.com)
...more

Imbas Corona Covid-19, Tiga Destinasi Wisata di Indonesia Ini Jadi Sepi

TripTrus.Com - Kebijakan travel ban atau larangan kunjungan dari negara-negara yang terdampak virus corona Covid-19 berdampak besar pada sektor pariwisata Tanah Air.  Hal tersebut membuat jumlah wisatawan mancanegara atau wisman juga mengalami penurunan, khususnya wisatawan dari China. Beberapa destinasi wisata merasakan imbasnya dengan berkurangnya jumlah wisman yang berkunjung dan membuat destinasi tersebut menjadi sepi. Dirangkum suara.com dari berbagai sumber, berikut tiga destinasi terdampak telak wabah virus corona Covid-19. 1. Yogyakarta       View this post on Instagram A post shared by Anton Hari Prasetio (@antonhariprasetio_) onMar 5, 2020 at 11:15pm PST Beberapa objek wisata di Yogyakarta mengalami penurunan drastis jumlah kunjungan wisatawan. Salah satunya adalah Pantai Timang, Yogyakarta. Kondisi ini tak lepas dari merebaknya kasus virus corona yang terjadi di Asia, khususnya China. Wasiman, pelaku wisata di Pantai Timang, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, mengatakan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara rata-rata per hari mencapai 600 hingga 700 orang. Namun sejak ramai kasus virus corona, jumlah kunjungan anjlok hingga 50 persen. "Penurunan kunjungan wisatawan mancanagera lebih dari 50 persen. Biro perjalanan banyak yang membatalkan agenda kunjungan. Kami hanya berharap kasus virus corona dapat ditangani, dan geliat wisata kembali pulih," kata Wasiman di Gunungkidul, Selasa (18/2/2020) seperti yang Suara.com lansir dari Antara. Ia mengatakan, wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pantai Timang berasal dari Malaysia, Korea, China, dan kawasan Asia lainnya. Mereka ingin mencoba gondola dan jembatan ke pulau karang. Selain itu, kawasan Pantai Timang juga terkenal dengan olahan lobsternya. "Saat ini yang datang sebagian dari Melayu atau Malaysia," tutup Wasiman. 2. Bandung       View this post on Instagram A post shared by Putri Rahayu🌹 (@putrhy__) onMar 5, 2020 at 9:50pm PST Tempat wisatawa di Bandung juga merasakan imbas wabah corona Covid-10 salah satuynya kawasan Glamping Lake Side, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Menurut GM Glamping Lake Side, Endang Suherman, objek wisata Glamping Lake Side banyak diminati oleh wisatawan mancanegara khususnya Tiongkok dan Singapura. Adanya wabah corona menyebabkan kunjungan wisatawan menurun sampai 30 persen, seperti dikutip AyoBandung.com--jaringan Suara.com. "Sejak ada corona, wisatawan mancanegara turun 15 persen. Sebagian besarnya dari Tiongkok," tutur Endang, Selasa (25/2/2020). Rata-rata setiap bulan sekitar 6.000 wisatawan asal Tiongkok mengunjungi objek wisata yang terkenal dengan restoran kapal pinisi tersebut. Namun, saat ini kunjungan wisatawan dari negeri tirai bambu berkurang 50 persen. "Memang wisatawan mancanegara yang ke sini kebanyakan dari Tiongkok. Setelah ada corona otomatis terjadi penurunan, kan ada pembatasan juga kunjungan dari sana ke Indonesia," ujarnya. "Total penurunan keseluruhan, antara dampak corona dengan cuaca, mencapai 30 persen," tutup Endang. 3. Bali       View this post on Instagram A post shared by Adi Gusti (@gustiadi_1993) onMar 5, 2020 at 7:45pm PST Pulau Dewata Bali yang menjadi sumbu wisata Indonesia bisa jadi merupakan salah satu yang terdampak telak kabar mengenai wabah corona Covid-19. Media Inggris Daily Mail beberapa waktu lalu bahkan membagikan foto diduga Bandara I Gusti Ngurah Rai yang sepi dan menyebut Bali berubah dari kiblatnya para turis hingga menjadi kota hantu akibata larangan penerbangan dari dan ke China. "Bali berubah dari Makkah-nya para turis menjadi kota hantu setelah turis China dilarang karena menyebarnya Virus Corona," demikian bunyi headline Daily Mail seperti dikutip Suara.com. Akan tetapi, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa membantah tudingan media asing yang menyebut Bali bak kota hantu karena sepi turis. Kata Putu Astawa, berita itu hoaks. [Baca juga : "9 Inilah Tempat Bersejarah Di Kudus"] Putu Astawa menegaskan memang terjadi penurunan jumlah wisatawan di Pulau Dewata namun hanya dari turis China saja. "Penurunan wisatawan memang terjadi, tapi itu khusus market Tiongkok saja, sekitar 25-27 persen, sementara market yang lain masin on schedule, belum ada yang cancel," kata Putu Astawa seperti dikutip dari Beritabali.com--jaringan Suara.com. Menurutnya kunjungan wisatawan ke Bali memang berkurang, karena adanya penutupan penerbangan dari dan ke Tiongkok. Dari sebanyak 6,3 juta wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali, 1,185 juta di antaranya adalah wisatawan dari Tiongkok. (Sumber: Artikel suara.com Foto pixabay.com/iqbalnuril)
...more

Stop! Pikiran inilah yang sering menghambat Anda untuk traveling.

TripTrus.Com -Traveling saat ini sudah berubah menjadi life style setiap orang. Hampir semua orang dari setiap lapisan sosial membutuhkan kegiatan bersenang-senang ini untuk memanjakan dirinya. Dengan gaya low budget atau high budget, traveling dilakukan hampir di setiap hari libur nasional dengan beragam tujuan, mulai dari dalam hingga luar negeri. Namun kadang keraguan juga datang menghampiri beberapa orang sehingga rencananya untuk traveling selalu menemui jalan buntu. Mungkin juga karena informasi yang mereka dapatkan dari beragam media akhirnya membuat mereka khawatir untuk pergi dan akhirnya munculah mitos-mitos yang selalu menghambat rencana traveling. Apa saja kira-kira mitos traveling yang sering dipikirkan oleh traveler, berikut daftarnya. Mitos 1: Traveling Itu Mahal Traveling mewah itu akan sangat bagus untuk orang-orang yang sudah pensiun, menikmati ragam fasilitas mewah, makanan serba mahal, juga berwisata dengan gaya. Beruntungnya Anda tidak harus menunggu untuk pensiun untuk melakukan itu semua. Dengan gaya low budget tentu Anda bisa traveling kemanapun dan kapanpun.   Mitos 2: Dunia Itu Berbahaya Bahkan ketika Anda berada di rumah atau kota tempat tinggal saja juga selalu ada bahaya. Namun hal-hal baik di luar sana ternyata bisa lebih banyak ditemui. Sudahlah, matikan televisi Anda yang sering memberitakan hal-hal buruk yang membuat khawatir. Asalkan dipersiapkan dengan benar dan Anda berhati-hati ketika traveling, semua akan menjadi aman-aman saja.    Mitos 3: Mustahil Mencari Kerja Di Luar Negeri Orang Indonesia memang rata-rata menginginkan Anda hadir ke kantor ketika kerja. Tapi jika Anda bisa bernegosiasi dengan atasan Anda dan bertanggung jawab dengan setiap pekerjaan Anda, harusnya pekerjaan bisa dilakukan di mana saja. Atau jika memang tidak berhasil, cari saja pekerjaan di luar negeri. Cari sebuah forum dan dapatkan kesempatan itu. Lumayan untuk menambah biaya perjalanan Anda.   Mitos 4: Orang-Orang Terlalu Khawatir Mungkin terlalu jauh dan biasanya memikirkan hal yang tidak-tidak. Larangan untuk tidak pergi dari anggota keluarga atau teman Anda ini sebenarnya wajar-wajar saja, tapi dengan memberikan pengertian kepada mereka Anda pasti akan mendapatkan restu. Atasi rasa khawatir mereka dengan memberikan jadwal dan rute perjalanan Anda, nama hotel, dan informasi lainnya agar mereka juga bisa mengontrol.   Mitos 5: Menghambat Karier Memang kadang Anda harus meninggalkan pekerjaan Anda dan segala rutinitas hidup, tapi traveling itu benar-benar memberi manfaat. Bepergian ke tempat baru tentu Anda akan mendapatkan hal-hal baru bahkan membuat Anda jadi lebih kreatif. Untuk hal ini kami berani kasih garansi.   Mitos 6: Hilang Kontak Dengan Teman Pemikiran yang salah besar, karena dengan traveling justru komunikasi Anda dengan teman akan kembali terbangun. Coba saja upload foto-foto perjalanan Anda ke sosial media, selanjutnya mereka pasti akan bertanya sedang di mana dan tentu saja “Jangan lupa oleh-oleh, ya.”   Mitos 7: Harus Mengikuti Buku Petunjuk Pada dasarnya buku petunjuka hanya digunakan untuk panduan. Pergi ke suatu destinasi yang disarankan buku bukanlah suatu kewajiban, jadi jangan terlalu kaku dan sesuaikan saja dengan perjalanan Anda. Jika Anda punya rencana lain yang lebih seru dan bermanfaat, kenapa tidak untuk dilakukan? (Sumber: Artikel maximindonesia.co.id)
...more

5 Desa Wisata Terbaik di Indonesia, Ada yang Sudah Diakui Dunia!

TripTrus.Com - Paduan pesona alam dan budaya kelas dunia. Memasuki tahun 2022 masyarakat masih harus dihadapkan hidup berdampingan dengan virus corona. Status pandemi Covid-19 masih belum dicabut WHO, karena tren penyebarannya yang masih naik turun. Kondisi ini pun memaksa masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keadaan. Tak hanya soal kebiasaan sehari-hari yang berubah, kini tren wisata masyarakat juga mulai berubah. Masyarakat yang sudah bosan di dalam rumah memilih berwisata ke tempat-tempat yang menjamin penerapan protokol kesehatannya. Salah satunya berwisata di alam terbuka. "Dari pemantauan kami, wisatawan nusantara saat ini tetap mengutamakan destinasi wisata yang memiliki protokol kesehatan terutama di destinasi wisata alam terbuka," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno di Jakarta. Mencari sesuatu yang berbeda untuk memulai liburan di masa pandemik? Cobalah mengunjungi beberapa desa tradisional. Rasakan sensasi liburan baru yang menawarkan pengalaman kehidupan tradisional dan berbaur dengan penduduk setempat. Indonesia yang kaya akan budaya memiliki desa wisata erbaiknya, lho. Bahkan, banyak yang keindahan dan kekayaan budayanya sudah diakui oleh dunia. 1. Desa Pemuteran, Bali       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Dedy Saputra (@dedylet) Berbeda dari banyak desa wisata yang menawarkan pelarian budaya dari hiruk pikuk kota metropolitan, Desa Pemuteran juga menjadi tujuan menyelam dan snorkeling. Hal ini gak bakal kamu dapat di desa mana pun. Di desa ini, kamu dapat menemukan clownfish, parrotfish, pari manta, dan hiu paus melewati perairan. Pada 2018, Lonely Planet memasukkan Desa Pemuteran sebagai salah satu 10 Destinasi Terbaik Asia yang direkomendasikan. Keren banget, kan? 2. Desa Penglipuran, Bali       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Yanuar Joko (@yanuarjp21) Desa Penglipuran merupakan desa wisata yang dibangun secara tradisional dengan melestarikan arsitektur bambu dari Bali. Di sini, hampir segala sesuatu terbuat dari tanaman, mulai dari dapur, gerbang rumah, ambang pintu, furnitur, hingga atap. Desa ini terletak di Kintamani, tepatnya di sepanjang pedesaan yang terletak di antara perbukitan. Lebih dari sekadar desa wisata yang menyuguhkan banyak sajian budaya, daya tarik Desa Penglipuran juga terpancar dari kebersihannya. Pada 2018, Desa Penglipuran dinobatkan sebagai tiga desa terbersih di dunia menurut pilihan pembaca di majalah perjalanan CN Traveler. Bangga banget! 3. Desa Nglanggeran, Yogyakarta       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Adit (@dhiee_traveller) Daya tarik utama desa ini tentu saja Gunung Api Purba Nglanggeran. Kagumi pemandangan Yogyakarta dari atas dan hirup udara segar begitu tiba di puncak. Selain itu, kamu juga dapat menjelajahi Kolam Nglanggeran, Air Terjun Kedung Kandang, dan berbagai aktivitas budaya, seperti karawitan, jatilan, batik topeng, dan lainnya. Desa ini pernah mendapatkan Penghargaan dari ASEAN Community Based Tourism (CBT) Awards pada Januari 2017, lho. 4. Desa Pentingsari, Yogyakarta       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno) Terletak 700 meter di atas permukaan laut dekat Gunung Merapi di Jawa Tengah, Desa Wisata Pentingsari baru-baru ini mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari Bupati Sleman atas sistem ekonomi kerakyatan mereka. Masyarakat setempat masih melestarikan penggunaan alat tradisional dari alam. Menawarkan banyak perspektif tentang alam, budaya, dan pertanian yang terkait dengan lingkungan, Desa Pentingsari membawa pemahaman yang lebih dalam tentang alam, budaya tradisional, seni, dan kearifan lokal kepada pengunjungnya. [Baca juga : "Melihat Tren Wisata Masyarakat Di Tahun 2022"] 5. Desa Tamansari, Banyuwangi       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh DESA WISATA TAMANSARI (@desawisatatamansari) Meraih predikat Pemanfaatan Desa Wisata Terbaik dalam kategori jejaring usaha, desa ini menjadi pionir pengembangan potensi desa wisata. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengembangkan sejumlah usahanya dari sekadar potensi, seperti usaha peternakan madu, kendaraan wisata, jasa pemandu, dan beberapa UKM lainnya. Desa Tamansari juga terkenal dengan penghasil karet, cengkih, biji kopi, dan cokelat. Selain itu, ada juga sejumlah peternak sapi perah di sekitar daerah yang terlatih untuk menghasilkan produk susu berkualitas tinggi. Berlibur ke Desa Wisata yang kaya akan budaya dan alam indah tentu bakal jadi pengalaman berkesan. Berbaur dengan masyarakat setempat pun akan terasa menyenangkan. Desa wisata mana yang pengin kamu kunjungi terlebih dahulu?  (Sumber: Artikel idntimes.com Foto @desawisatatamansari) 
...more

Rekomendasi Kuliner Legendaris 2024, Kisah 53 Tahun Persahabatan Dan Kelezatan Kuliner Di Bogor

TripTrus.Com - Woi, 53 tahun udah berlalu, tapi cerita tentang Nasi Goreng Pete Guan Tjo di Bogor tetep kenceng banget! Ada Lo Kan Tjiong, Lo Kan Wat, dan Pak Oo, ketiga sahabat jadul yang berjuang keras dalam dunia kuliner. Lu bayangin aja, di balik kelezatan nasi goreng pete legendaris ini, ada kisah seru yang sayang buat dilewatkan.       View this post on Instagram A post shared by JenzCorner | Food Blog (@jenzcorner) Yuk, kita bahas sosok-sosok utamanya: Lo Kan Tjiong: Nah, yang punya ide genial nasi goreng pete ini adalah Lo Kan Tjiong, koki berbakat yang jadi otak di balik menu legendaris itu. Lo Kan Wat: Lo Kan Wat, pakar bikin bubur kacang ijo yang bikin ketagihan, juga punya peran besar di dalam kisah kuliner mereka. Pak Oo: Jangan lupakan Pak Oo, penjual sate daging dan sumsum sapi yang punya nama besar. Dia juga jadi bagian kisah keren ini. Awalnya, mereka berjualan dari gerobak makanan kecil di sudut kota. Meski tempatnya pindah-pindah, semangat mereka gak pernah padam. Dan hasilnya? Kini Bogor punya warisan kuliner yang bikin ketagihan! Guan Tjo bukan cuma soal makanan enak, tapi juga tentang persahabatan dan semangat berwirausaha. Nama Guan Tjo buat warga Bogor bukan cuma sekadar tempat makan, tapi simbol rasa kenyang dan persahabatan yang tahan banting. [Baca juga : "Woles, Bro! Pariwisata 2024 Makin Naik, Ahli Bilang: Jangan Abaiin Waktu Endemi!"] Dan loe tau gak, selama beralih dari satu generasi ke generasi berikutnya, rasa unik nasi goreng pete Guan Tjo ini berhasil bikin hati orang-orang dari segala penjuru terpikat. Gak heran sih, kelezatan dan aromanya itu loh, beneran bikin nagih! Dan tentunya, Guan Tjo punya menu beragam buat semua selera. Mulai dari sate yang gurih sampe bubur ayam yang menghangatkan, semuanya ada di sini. Jadi, mampir ke sini bukan cuma buat nasi goreng pete, tapi buat ngelarutin semua selera kuliner loe. Kalo loe emang mau merasakan kelezatan kuliner khas Bogor, wajib banget mampir ke Nasi Goreng Guan Tjo di Jl. Suryakencana No.193, Babakan Ps., Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16123. Gimana, penasaran kan sama cerita unik dan makanan lezat dari Nasi Goreng Pete Guan Tjo di Kota Bogor? Langsung aja, dateng dan nikmati sendiri! 53 tahun gak bohong, ini emang legendaris! (Sumber Foto @vonnyeyd) 
...more

Menikmati Keindahan dan Kenyamanan Kota Puncak

TripTrus.Com -  Bogor, sebuah kota yang terletak di Jawa Barat, merupakan salah satu destinasi liburan populer di Indonesia. Dikenal dengan sejuknya udara pegunungan, keindahan alam, dan berbagai atraksi wisata menarik, Bogor menawarkan pengalaman liburan yang menyenangkan bagi pengunjung dari segala usia. Mari kita jelajahi keindahan dan daya tarik liburan di Bogor.       View this post on Instagram A post shared by Ratna_Enemesh (@ratnanungnung) 1. Kebun Raya Bogor Kebun Raya Bogor adalah salah satu tempat yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Bogor. Dengan luas lebih dari 87 hektar, kebun raya ini menjadi rumah bagi ribuan spesies tanaman, termasuk koleksi tanaman langka dan endemik Indonesia. Anda dapat menikmati suasana yang tenang sambil menjelajahi taman yang indah, kolam, dan jembatan kayu yang menghubungkan berbagai bagian kebun. 2. Istana Bogor Istana Bogor, juga dikenal sebagai Istana Kepresidenan, adalah tempat tinggal resmi Presiden Indonesia saat berkunjung ke Bogor. Dikelilingi oleh taman yang indah, istana ini memiliki arsitektur yang memukau dan pemandangan yang menakjubkan. Pengunjung dapat menjelajahi bagian-bagian tertentu dari istana dan menikmati pemandangan yang mengagumkan dari kebun di sekitarnya. 3. Taman Safari Indonesia Jika Anda mengunjungi Bogor dengan keluarga, Taman Safari Indonesia adalah destinasi yang sempurna. Taman ini menawarkan pengalaman mendebarkan dalam melihat berbagai hewan liar dari seluruh dunia. Anda dapat berkeliling dengan mobil atau bus sambil memberi makan hewan-hewan yang ramah seperti jerapah, singa, dan zebra. Selain itu, ada juga pertunjukan satwa yang menarik dan wahana permainan untuk anak-anak. 4. Gunung Salak Bagi para pecinta alam dan pendaki, Gunung Salak adalah tempat yang ideal untuk melakukan petualangan. Dengan pemandangan alam yang memukau, trekking di Gunung Salak akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Anda dapat menikmati keindahan hutan tropis, air terjun yang menakjubkan, dan suasana yang sejuk di puncak gunung. 5. Puncak Terletak di sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut, Puncak adalah destinasi populer bagi wisatawan yang ingin melarikan diri dari kehidupan kota yang sibuk. Dengan udara yang segar dan pemandangan yang indah, Puncak menawarkan berbagai villa, hotel, dan restoran dengan view yang menakjubkan. Anda juga dapat mengunjungi kebun teh yang tersebar di sekitar Puncak dan menikmati secangkir teh segar. [Baca juga : "Dispar Buleleng Kembali Gelar Lovina Festival Di Juli 2023, Menjadi Daya Tarik Wisatawan Mancanegara"] 6. Taman Bunga Nusantara Untuk para pecinta kebun bunga, Taman Bunga Nusantara adalah surga yang wajib dikunjungi. Taman ini menampilkan berbagai macam bunga indah dari seluruh Indonesia. Anda dapat berjalan-jalan di antara kebun yang luas dan menikmati keindahan berbagai jenis bunga yang mekar. Taman ini juga menyediakan fasilitas seperti restoran dan area bermain untuk anak-anak. Itulah beberapa tempat dan atraksi wisata yang dapat Anda nikmati saat liburan di Bogor. Dari kebun raya yang menakjubkan hingga keindahan alam di Gunung Salak, Bogor memiliki sesuatu untuk semua orang. Jadi, jadikan Bogor sebagai tujuan liburan berikutnya dan rasakan pesonanya yang memikat! (Sumber Foto @ajiraga_arandai) 
...more

Baduy Dalam Lagi Nutup, Jangan Ngeyel. Kawalu Lagi Jalan, Wisatawan Cuma Bisa ke Baduy Luar, Bro!

TripTrus.Com - Buat lo yang udah ngidam trip ke Baduy Dalam, santai dulu! Mulai 1 Februari sampai 3 Maret 2025, kawasan ini resmi ditutup buat wisatawan. Bukan tanpa alasan, mereka lagi masuk masa Kawalu, ritual sakral yang wajib dihormatin.       View this post on Instagram A post shared by Isanty Maina Ignatea (@antynotaunty) "Kawalu ini waktu kita buat puasa adat, bersihin diri, dan bersyukur atas hasil panen," kata Imam Rismahayadin, Kepala Disbudpar Lebak. Makanya, jangan nekat masuk, ya! Baduy Dalam full tertutup buat orang luar. Jangan sedih dulu! Lo masih bisa mampir ke Baduy Luar, kayak Kampung Kaduketug, Lebak Jeruk, atau Gajeboh. Masih bisa ngerasain vibes budaya Baduy tanpa harus ngelanggar aturan adat mereka. [Baca juga : "Calendar Of Events 2025 Bali, 56 Acara Keren Bikin Turis Betah Nongkrong Di Pulau Dewata!"] Pemerintah Kabupaten Lebak juga udah ngumumin soal penutupan ini lewat surat resmi dari Pemerintah Desa Kanekes, yang ditandatangani langsung sama Jaro Oom, Kepala Kanekes sekaligus Tetua Adat. Jadi, info ini resmi dan gak bisa ditawar-tawar! FYI, Kawalu ini bukan sekadar ritual sehari dua hari doang. Ada tahapan panjang, mulai dari Ngalanjakan, Kawalu, sampe Ngalaksa, sebelum akhirnya ditutup sama upacara Seba Baduy. Nah, pas Seba Baduy, masyarakat adat bakal turun gunung buat silaturahmi ke Bupati Lebak di Rangkasbitung dan Gubernur Banten di Serang. Jadi, buat lo yang pengen main ke sana, tahan dulu, ya! Hormatin adat mereka, jangan sotoy maksain masuk ke Baduy Dalam. Kalau masih mau explore, Baduy Luar tetap bisa lo kunjungin kok! ✌️😎 (Sumber Foto @a.4rapp)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...