TripTrus.Com - Bagi Anda yang sudah memiliki pasangan, tentu keinginan untuk pergi traveling bersama selalu ada. Selain untuk melepaskan penat dari padatnya kegiatan sehari-hari, liburan bersama pasangan juga merupakan cara terbaik untuk semakin mengenal sifat pasangan Anda.
. Tak ada yang lebih indah selain dua orang yang bertemu karena saling dipertemukan, sama-sama berhenti sebab telah selesai mencari. . . . . . . . . . . . . . . . If: @mutiarapujipangestu_ @yovinda_pratama . 📷: @jonihepi . 📌: Top selfie, hutan pinus kragilan, Magelang, Jawa tengah. ========================================================== #exploremagelang#explorenusantara#explorejawatengah#topselfiekragilan#wisatamagelang#jatengkeren#ayodolan#demendolan#keluarbentar#friendzonetraveller#jogjajateng#zonafotografi#indotraveller#parapejalan#indoflashlight#lensajawatengah#coupletraveler#pesonajawatengah#wonderfullocation#folkindonesia#lifefolkindonesia#thisisindonesia#indopejalan#pesonamagelang
A post shared by Yovinda Yoga P.F (@yovinda_pratama) onJan 2, 2018 at 7:38pm PST
Saat liburan tentu Anda dan pasangan akan berada jauh dari rumah dan memiliki ketergantungan terbatas dengan orang lain. Sehingga, mau tidak mau Anda dan pasangan akan bergantung satu sama lain dan akan semakin terlihat sifat asli kepribadian masing-masing.
"Jika Anda ingin hubungan Anda bersama pasangan semakin kuat, maka liburan bersama adalah salah satu jalan yang dapat Anda ambil untuk mengukur kecocokan sifat asli dari masing-masing individu. Berpergian jauh juga dapat membuat Anda dan pasangan menunjukkan kepribadian apa adanya."
Dilansir dari huffingtonpost, inilah alasan mengapa liburan dengan pasangan sangat penting untuk dilakukan.
1. Memperkuat Ikatan Sebagai Pasangan
Liburan adalah cara yang lebih baik untuk memperkuat ikatan antara Anda dan pasangan, dimana Anda dan pasangan benar-benar berada di luar zona aman. Anda dan pasangan akan belajar bagaimana menavigasi jalan untuk menuju tempat tujuan, lebih menghargai uang, berinteraksi dengan orang baru, melihat keragaman budaya baru, dan semua itu akan menciptakan ikatan kohesif diantara Anda dan pasangan juga hubungan asmara kalian.
2. Bersinergi dan Menjadi Pasangan Yang Kuat
Dengan traveling, Anda akan belajar bagaimana menjadi sebuah tim yang solid. Anda akan belajar mengisi kekurangan masing-masing. Kerja tim dalam sebuah hubungan asmara adalah aspek yang sangat penting untuk mengukur seberapa kuat hubungan Anda dengan pasangan. Hal ini juga diperlukan saat akan mengambil keputusan penting bersama.
3. Kompromi
Kompromi satu sama lain wajib dilakukan setiap pasangan. Terutama saat menghadapi hal-hal yang tidak sesuai dengan ekspektasi Anda. Liburan dan traveling bersama akan menunjukkan apakah pasangan Anda bersedia untuk kompromi dengan kondisi itu.
4. Tes Kesabaran Yang Sebenarnya
Saat liburan sendiri adalah sebuah ujian kesabaran ketika hal-hal yang sudah Anda persiapkan tidak bekerja sebagaimana mestinya, seperti kehilangan koper di bandara, hingga penerbangan yang tertunda. Dengan pergi bersama-sama, Anda dapat melihat seberapa baik pasangan Anda untuk menanggapi masalah-masalah dan mencari jalan keluarnya bersama.
5. Mengetahui Apa Yang Dilakukan Pasangan Saat Keluar Dari Zona Nyaman
Perbedaan bahasa, makanan, budaya akan membuat Anda dan pasangan harus beradaptasi. Anda akan melihat seberapa baik pasangan Anda, beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Saat traveling dan liburan, adaptasi adalah salah satu hal yang harus Anda dan pasangan hadapi. Anda akan melihat bagaimana cara pasangan Anda beradaptasi, dan menangani perubahan yang terjadi dengan hidupnya.
6. Melihat Bagaimana Pasangan Memperlakukan Orang Lain
Kemungkinannya adalah, Anda dan pasangan akan berinteraksi dengan banyak orang yang berbeda saat berpergian bersama-sama. Biasanya, interaksi ini mungkin tidak seperti yang biasa Anda lihat di rumah. Liburan memungkinkan Anda untuk melihat bagaimana pasangan Anda memperlakukan orang lain, terutama dalam kapasitasnya sebagai yang dilayani atau sebagai seorang pelanggan.
Melihat bagaimana pasangan Anda menghargai orang-orang tanpa melihat latar belakangnya. Jika Anda melihat pasangan Anda melakukan sesuatu yang kasar atau bersifat sombong, kemungkinan besar itu adalah sifat alami dari pasangan Anda yang sebenarnya.
7. Mengetahui Bagaimana Pasangan Memperlakukan Uang
Saat liburan dan traveling Anda dan pasangan akan lebih berhati-hati dalam mengatur keuangan yang terbatas, apalagi jika Anda dan pasangan liburan di luar negeri dan tidak memiliki siapapun yang Anda dan pasangan kenal di negara tersebut. Itu akan memperlihatkan bagaimana cara pasangan Anda mengatur keuangan, serta kemampuan mengoptimalkan keuangan dan liburan menjadi menyenangkan. (Sumber: Artikel liputan6.com, Foto freepik.com)
...moreTRIPTRUS - Tahun 2017 memang masih 8 bulan lagi, namun traveler mesti ancang-ancang dari sekarang. Siapkan jatah cuti dari kantor karena ada 5 hari kejepit yang sudah menanti!Pemerintah sudah menetapkan Surat Keputusan Bersama terkait libur nasional dan cuti bersama tahun 2017. Total ada 19 Hari Libur Nasional. Rinciannya yaitu 15 hari libur nasional, 3 hari cuti bersama Idul Fitri, dan 1 hari cuti bersama Natal.Jika dilihat di kalender, dari 19 hari libur ini ada beberapa yang jatuh di hari masuk kantor dan sekolah. Ini tandanya, ada beberapa hari yang kejepit di antara hari libur tersebut.Nah, traveler bisa memanfaatkan hari kejepit ini untuk mengajukan cuti ke kantor. Mumpung masih lama, jadi bisa disiapkan dari sekarang. Dijamin makin asyik kalau bisa liburan 1-2 hari lebih panjang dari jadwal.Dihimpun detikTravel Kamis (21/4/2016), hari kejepit pertama tahun depan jatuh di bulan Maret. Tepatnya Senin 27 Maret, keesokan harinya Selasa 28 Maret ada libur Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939. Jika traveler mengajukan cuti di hari Senin, traveler bisa menikmati libur panjang dari Sabtu tanggal 25 Maret sampai Nyepi di tanggal 28 Maret.Hari kejepit kedua ada di bulan Mei 2017. Tepatnya di hari Jumat 12 Mei. Jumat menjadi hari yang bisa kalian ajukan cuti, karena hari sebelumnya yaitu Kamis 11 Mei, libur dalam rangka Hari Raya Waisak 2561. Jika traveler mengambil cuti di hari Jumat, maka traveler bisa libur 4 hari, dari mulai Kamis tanggal 11, hingga Minggu tanggal 14 Mei 2017. Asyik bukan?Masih di bulan Mei 2017, ada hari yang bagus untuk cuti lagi. Kali ini dalam rangka Kenaikan Isa Al Masih yang jatuh pada hari Kamis 25 Mei. Pengajuan cuti bisa di hari Jumat 26 Mei 2017. Traveler yang mengambil cuti di hari Jumat akan menikmati long weekend dari tanggal 25 hingga 28 Mei. Mantap!Beranjak ke bulan Agustus, traveler bisa mengunakan kembali jatah cuti kerja. Lagi-lagi jatuh di hari Jumat, tepatnya tanggal 18 Agustus 2017. Sebelumnya, Kamis 17 Agustus 2017 merupakan hari libur Kemerdekaan RI yang ke-72. Jika traveler cuti di tanggal 18 Agustus, traveler akan menikmati long weekend lagi dari hari Kamis hingga Minggu.Terakhir di tahun 2017 ada di bulan September. Lagi-lagi sama seperti sebelumnya, hari untuk mengajukan cuti jatuh di hari Jumat. Tepatnya Jumat 22 September 2017.Hari Jumat dianggap kejepit karena sebelumnya, Kamis 21 September 2017 adalah hari libur Tahun Baru Islam 1439 Hijriah. Kalau traveler mengajukan cuti ke kantor di hari Jumat 22 September, bisa dipastikan traveler akan menikmati long weekend lagi dari hari Kamis hingga Minggu. Asyiknya!
Mengingat mengajukan cuti ke kantor sedikit tricky dan gampang-gampang susah, sebaiknya dari sekarang mulai diincar tanggal-tanggal yang sudah detikTravel sebutkan tadi. Nah, untuk lebih memahami waktu liburan tahun depan, sekaligus merancang kegiatan traveling, detikTravel sudah menyiapkan infografis Kalender Liburan 2017. Silakan save gambarnya dan sebarkan untuk teman-teman dan kerabat kamu. Selamat merencanakan liburan untuk tahun depan ya traveler! (Sumber: Artikel travel.detik.com Foto belanjaalkes.com)
...moreTripTrus.Com - Ada dua mesjid di area Batavia Tua yang dibangun pada abad 18 dan 19, yaitu Mesjid An-Nawier dan Mesjid Langgar Tinggi di Pekojan, yang sekarang dikenal dengan Kampung Arab terletak di Jakarta Barat.
Langgar Tinggi Mosque
Nama Pekojan konon adalah kependekan dari kata “Khoja” atau “Kaja” sebuah area di India. Tetapi, “Khoja” ini juga adalah nama ikat kepala yang dikenakan oleh kaum pria di prooinsi Banten. Itulah mengapa tentara Banten yang bertikai dengan Pageran Fatahillah, penemu Jakarta, aman tinggal di area ini. Tentunya, Jakarta dan Batavia menjadi pelabuhan internasional yang sibuk, penuh dengan para pedagang dari kelompok etnis yang berbeda-beda yang masing-masing membentuk komunitasnya, dan kemudian bergabung di tempat yang dinamakan “Kampung”.
An-Nawier Mosque
Mesjid An-Nawier-yang dikenal juga sebagai Mesjid Pekojan, di area Pekojan- dibangun tahun 1749 AD (atau 1880 H menurut kalender Islam), oleh Syarifa Fatimah binti Husen Al Idrus. Mesjid ini mesjid terbesar dan tertua di Jakarta Tua serta memiliki lemen-elemen yang unik. Denah mesjid ini berbentuk L dengan kapasitas 2,000 orang. Atapnya disangga oleh 33 pilar, melambangkan 33 holy verses yang biasa dilantunkan setelah shalat usai. Di luar mesjid terdapat kubah setinggi 17 meter menyerupai mercusuar.
Menurut cerita yang beredar, pada masa lalu ketika berlangsung pemberontakan melawan Kolonial, tentara pejuang Indonesia biasanya berlindung di tempat sempit ini dan merasa nyaman.
Berjalan dari mesjid ini ke mesjid Langgar Tinggi, kita akan melewati jembatan Kambing di atas sungai Angke. Jembatan ini dulunya menghubungkan kita ke tempat penjagalan kambing. Kini tempat penjagalan ini sudah tidak ada lagi, namun masyarakat Arab yang masih tinggal di sini masih memlihara kambing dan memperjualbelikannya, sebagimana mereka telah melakukannya selama 200 tahun.
Menjejak di mesjid Langgar Tinggi atau Mesjid Tinggi, orang akan mengerti mengapa mesjid ini dinamakan demikian, tak lebih karena mesjid ini terdiri dari 2 lantai, yang amat jarang ditemukan di masa ini. Mesjid Langgar Tinggi, yang treletak di sepanjang sungai Angke konon dibangun pada tahun 1829 AD (atau di 1249 H menurut kalender Islam). Lantai atas tempat orang shalat terbuat dari kayu, dan masih dalam kondisi yang baik sampai sekarang. Sementara di lantai bawah, terdapat tempat untuk penjaga mesjid
Arsitekturnya adalah perpaduan antara moroislam dan kolonial yang menggunakan elemen Cina dan Jawa. Disain pilarnya bergaya klasik Eropa, penyangga pilarnya bergaya Cina dan lantainya bergaya Jawa. Mimbarnya didatangkan dari Palembang, Sumatera Selatan. (Sumber: Artikel jakarta-tourism.go.id Foto panoramio.com)
...moreTripTrus.Com - Lo pernah gak sih kepikiran buat kabur dari hiruk pikuk kota dan nyari ketenangan di pulau terpencil? Nah, lo bisa nemuin itu di Maluku dan Raja Ampat, yang terletak di ujung timur Indonesia, tepatnya di Papua Barat. Lo bakal ngerasain suasana liar dan alami, tebing-tebing batu yang ditutupin hijau, plus pantai pasir putih yang meliuk-liuk ngikutin garis pantai.
Raja Ampat tuh surga buat lo yang suka snorkeling dan diving. Bayangin aja, lo berenang di atas terumbu karang yang katanya punya 75% dari seluruh spesies karang dunia! Lo bisa liat kuda laut kecil yang ngumpet di antara karang lunak, atau pari manta yang berenang santai di air yang lebih dalam. Bukan mewah dari sisi materi, tapi dari keindahan alam yang lo liat sama waktu yang lo punya buat menikmatinya.
View this post on Instagram
A post shared by Raja Ampat - Sorido Bay Resort | Kri Eco Resort (@papuadivingresorts)
Jalan ke sana emang gak gampang, perjalanan panjang dengan banyak transit, tapi buat lo yang punya jiwa petualang, worth it banget deh! Apalagi kalau lo penyelam yang rela jauh-jauh buat liat dunia bawah laut, atau cuma sekedar traveler yang pengen nyari pengalaman baru. Pulau-pulau ini bener-bener bikin lo lupa sama dunia nyata.
Sebelum lo sampai di Raja Ampat, pasti lo bakal mampir dulu di Sorong. Emang sih kotanya rame dan agak kotor, tapi kalau lo liat lebih dalem, ada "soul"-nya. Kalau lo lewat Makassar, jangan lupa mampir ke Fort Rotterdam yang dari abad ke-16, atau liat perahu-perahu kayu di Pelabuhan Paotere. Seru abis!
[Baca juga : "6 Spot Snorkeling Keren Di Sekitar Bali"]
Dan buat lo yang pengen bener-bener lepas dari dunia modern, resort eco di Raja Ampat jadi pilihan lo. Misalnya di Sorido Bay Resort yang punya bungalow sederhana di atas laut. Lo bisa diving sepuasnya, atau snorkeling yang gak kalah keren. Dan di sini, lo juga bisa ikutan proyek konservasi biar lo bisa ninggalin jejak yang baik buat lingkungan.
Terus, lo bisa lanjut ke Pulau Seram yang lebih liar lagi. Lo bakal liat rumah panggung tradisional, tinggal di cottage sederhana di atas air, dan naik perahu panjang buat snorkeling di Batu Supun. Kalau lo lebih berani, coba deh susuri sungai buat ketemu buaya air asin. Bener-bener pengalaman yang gak bakal lo lupain!
Pokoknya, kalo lo bener-bener mau ngelupain kehidupan kota dan nyelam ke dalam alam yang belum tersentuh, Maluku dan Raja Ampat adalah destinasi yang bakal bikin lo speechless. Siap buat petualangan lo? (Sumber Foto @rcapozzola)
...moreTrip ke Pantai Ora bisa ditemukan di: http://triptr.us/Bh
TRIPTRUS - Apa ada TripTroops yang ingin merasakan pantai di luar negeri seperti di Hawaii atau di Maladewa? Tidak harus siapkan paspor dan repot urus visa untuk datang ke pantai yang keindahannya cuma bisa dilihat media elektronik. Di Desa Saleman, Seram Utara, tepatnya di Pulau Seram, Maluku Tengah, Maluku, terdapat Pantai Ora yang keindahannya menyaingi keindahan pantai di Maladewa.
Meski untuk mencapai Pantai Ora diperlukan beberapa kali pergantian moda transportasi, tetapi sesampainya di Pantai Ora, semua kepenatan akan hilang melihat pemandangan Pantai Ora. Di tepi Pantai Ora terdapat hamparan pasir putih yang bersih dan terang. Lalu lepas dari pasir, TripTroops langsung menemukan air yang biru, jernih, dan tenang yang akan membuat TripTroops merasakan seperti sedang berada di dalam mimpi. Lalu udara yang bersih serta sinar matahari di kulit akan membuat TripTroops merasa seperti sedang berasa di Maladewa.
Yang lebih membuat trip ke Pantai Ora lebih istimewa adalah adanya tempat menginap yang berdiri di atas laut. Tidak hanya resort saja, beberapa homestay -- yang merupakan rumah penduduk -- juga dibangun di atas laut. Suara ombak berdebur dan angin laut akan membuai kita ke alam mimpi. Selesai beristirahat, pagi di Pantai Ora dipenuhi dengan kicauan burung dan hembusan udara sejuk.
Tapi kini saatnya membuka pintu kamar dan melihat hamparan laut tepat di depan mata. Lalu bergegas mengambil peralatan snorkeling dan melihat pemandangan bawah laut yang memesona. Indahnya terumbu karang Pantai Ora, yang jadi habitat bagi ratusan spesies ikan, akan membuat TripTroops tidak mau keluar dari air. Pemandangan ini juga bisa dilihat tanpa harus turun ke air, karena bisa dengan mudah disaksikan dari kamar tempat menginap, walau tidak terlalu jelas.
TripTroops juga bisa menyewa perahu dari nelayan untuk keliling melihat Taman Nasional Manusela. Dengan perahu, TripTroops bisa masuk ke sungai Salawai untuk melihat proses pembuatan sagu, atau melihat berbagai jenis burung di Teluk Sulaiman. Kalau TripTroops juga suka trekking, hutan di dekat Desa Sawai adalah pilihan yang tepat di Pulau Seram. TripTroops bisa melihat tempat penangkaran burung Kakatua Seram dan burung Nuri Seram.
Yang pasti, menikmati suasana pantai ala Maladewa lebih terjangkau di Pantai Ora. Rugi kalau belum nge-trip ke lokasi yang disebut sebagai Heaven on Earth (Surga di Dunia).
...moreTripTrus.Com - Generasi millennial, dikenal sebagai generasi yang lebih memilih menghabiskan uang untuk berlibur dibandingkan membeli rumah. Demi memperoleh pengalaman liburan yang sedang tren, mereka rela merogoh kocek yang tidak sedikit.
"Jelas bukan sembarangan destinasi liburan, generasi millennial memiliki beberapa kriteria tertentu yang dijadikan pertimbangan layak atau tidaknya mereka mengunjungi destinasi wisata."
Selain berjuta misteri masa lampau, Lasem memiliki Batik motif yang sangat khas. Dikarenakan motif Batik Lasem tercipta dari berbagai unsur, seperti: Sejarah, Alam dan Budaya perpaduan antara Jawa dengan Tionghoa. Coraknyapun menggambarkan falsafah hidup dan moral. Serta warnanya yang memiliki cirri khas serupa merah darah ayam atau dalam bahasa Jawa “abang getih pitik”. Setidaknya setelah UNESCO pada tahun 2009 mengakui batik sebagai warisan dunia, batik Lasem mengalami perkembangan. Usaha batik di Lasem memang semakin menggeliat, berbagai showroom, workshop batik baru tumbuh dan menjadi salah satu tujuan turis ke Lasem. Setidaknya ada satu hal yang mesti diperhatikan, yaitu regenerasi pembatik yang memasuki usia senja. Karena hal tersebut menjadi kunci keberlangsungan Batik Lasem. Regram 📷@iwetramadhan
A post shared by Vakansi Indonesia (@vakansinesia) onJan 8, 2018 at 5:28pm PST
Destinasi berkarakter instagramable merupapak salah satu kriteria generasi millennial menentukan destinasi liburan. Hal tersebut diperkuat oleh pernyataan travel Expedia, studi pada traveler muda usia 18-34 menemukan bahwa 2 dari 3 responden mengatakan, Instagrammability sebuah lokasi adalah faktor penting sebelum mereka memesan tiket.
Bagi generasi millennial, Lasem bisa dimasukkan ke dalam salah satu detinasi liburan mereka. Berbagai sudut Lasem sangat instagramable., dikarenakan begitu banyak bangunan tua bergaya Cina Hindia, yang masih berdiri kokoh. Aksen bangunan seperti jendela dan pintu berbagai warna menjadi pemanis dalam bingkai foto. Beberapa workshop batik dan juga beberapa klenteng bisa menjadi latar untuk berfoto.
Selain berkarakteristik instagramable, Lasem juga bisa memberikan berbagai pengetahuan bagi generasi millennial. Karena Lasem sendiri dikenal sebagai Tiongkok Kecil yang memiliki sejarah serta budaya yang menarik untuk diketahui.
Tunggu apalagi? Siapkan perlengkapan berfotomu sebelum berkunjung ke Lasem ya! (Sumber: Artikel-Foto Amieykha)
...moreTripTrus.Com - Bukit Kapur Ciampea, Bosen liburan yang gitu-gitu aja? Nah, buat lo yang di Jakarta atau sekitarnya, coba deh mampir ke Bukit Kapur Ciampea di Bogor. Gak cuman seru, tapi juga hemat, bro!
Lokasinya sekitar 17 km dari pusat Kota Bogor, di kawasan Cibadak, kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Dijamin, pemandangan Bogor dan gunung Salak dari sini keren abis.
Pemandangan Bogor dan gunung Salak yang gagah banget bisa lo nikmatin dari sini. Tingginya juga pas buat semua usia, jadi ga perlu khawatir.
View this post on Instagram
A post shared by BOGOR TOURISM | Enjoy Bogor | Eat, Play & Relax (@enjoybogor)
Oke, sebelum lo pada nyoba, dengerin dulu nih 7 tips ke Bukit Kapur Ciampea:
1. Gak punya kendaraan? Santai aja, transportasi umum gampang di sini. Naik angkot atau ojek aja, bisa banget!
Ga usah khawatir buat lo yang gak punya kendaraan sendiri. Lo bisa naik angkot dari Stasiun Bogor, pilih aja nomor 02 atau 03 menuju Terminal Laladon (Rp4.000), terus dari situ naik lagi angkot ke arah Leuwiliang (Rp5.000).
Nah, tergantung tujuan lo, kalo lo mau ke Puncak Batu Roti atau Goa AC, turun aja di Pertigaan Cibadak. Kalo ke Puncak Lalana, turun aja di 300 meter dari Pertigaan Cibadak, deket Gang Ashshibyan. Kalo Puncak Galau, turun aja di SMK Pandu. Ojek? Turun di basecamp Batu Roti, Lalana, atau Galau aja.
2. Mulai perjalanan di pagi hari atau camping aja di malam sebelumnya. Destinasi pertama cuma 15 menit treking doang, kok!
Bikin perjalanan lo lebih seru, mulai deh pagi-pagi atau camping di Puncak Batu Roti buat nungguin sunrise. Jalur pendakian dari basecamp ke Puncak Batu Roti ada dua, yang landai dan yang terjal. Sekitar 15 menit aja dari basecamp, tapi hati-hati kalo malam karena jalurnya agak terjal. Bisa pasang tenda di area camping ground buat nikmatin lampu Bogor dan gunung Salak yang keren. Sinyal buat nelpon temen atau keluarga juga masih oke, jadi ga usah khawatir.
3. Nikmatin sunrise di Puncak Batu Roti sambil liatin Gunung Salak yang gagah.
Ini dia spot paling oke buat nikmatin pagi di Bukit Kapur Ciampea. Puncak Batu Roti punya pemandangan yang keren banget ke arah timur. Kalo lagi beruntung dan ga berkabut, lo bisa liat Gunung Salak yang indah banget dari puncak ini. Harganya? Cuma Rp5.000 per orang, atau Rp10.000 kalo mau stay. Parkir motor cuma Rp5.000.
4. Jelajah Goa AC, tapi hati-hati barang lo, banyak monyet!
Abis nikmatin sunrise, waktunya jalan-jalan ke hutan di sisi barat menuju Goa AC. Goa ini unik banget, ada monyetnya juga. Ga perlu bayar tiket lagi kalo lo udah bayar buat Puncak Batu Roti. Buat yang pengen turun ke dasar Goa AC, harus bareng pengelola dan pake perlengkapan keselamatan yang cukup. Jalan setapak ke Goa AC gampang dan jelas arahnya, sekitar 15-20 menit dari camping ground. Di area Goa AC, lo bisa nemuin sisa-sisa batuan berukir yang ngasih petunjuk sejarah.
5. Ke Puncak Lalana, rasain sensasi berbeda!
Dari basecamp Puncak Batu Roti, kalo bawa kendaraan bisa lewat Raya Bogor Leuwiliang, kalo jalan kaki bisa lewat jalan setapak ke arah barat sampe di basecamp Puncak Lalana. Kalo ga bawa peralatan camping, lo bisa sewa di basecamp. Mereka juga punya guide buat bantu lo ke Puncak Galau tanpa turun ke bawah dan mendaki lagi. Puncak Lalana ini puncak tertinggi, ketinggian 385 mdpl. Harganya cuma Rp5.000.
[Baca juga : "Gunung Kapur Ciampea, Liburan Alternatif 2024 Di Bogor Yang Makin Kece Dan Low Budget, Bro!"]
6. Terakhir, jangan lewatkan sunset di Puncak Galau!
Destinasi terakhir nih, Puncak Galau. Ketinggian 354 mdpl, dan punya heli pad di puncaknya. Bisa diakses langsung dari Puncak Lalana atau dari basecamp Puncak Galau. Buat yang lanjut dari Puncak Lalana, disarankan mulai perjalanan saat matahari udah tinggi karena masih ada hewan berbahaya kayak ular hijau di semak-semak. Puncak Galau bisa jadi penutup hari lo yang udah jelajah Bukit Kapur Ciampea. Harganya Rp5.000 kalo start dari basecamp.
7. Ingat, pake pakaian outdoor dan sepatu yang nyaman! Meski gak tinggi-tinggi amat, medannya lumayan licin dan terjal.
Walau Bukit Kapur ini ga sampe 500 mdpl, jalurnya tetep agak terjal, jadi tetep cocok buat pemula. Buat keselamatan, pastiin lo pake sepatu atau sandal yang pas buat mendaki, khususnya yang ga licin karena bakalan lewat beberapa batuan. Baju yang nyaman penting banget, dan ga disaranin pake bahan jeans.
Nah, itu dia 7 tips buat lo yang mau menjelajahi Bukit Kapur Ciampea. Ayo, rencanain liburan lo sekarang, bisa one day trip atau cuma mampir ke salah satu destinasi, sesuai sama waktu dan kebutuhan lo. Jadi, kapan lo mau ke Bukit Kapur Ciampea, bro? Langsung ajak temen-temen lo buat liburan seru! (Sumber Foto @yourjourney_96)
...moreTripTrus.Com - 23 Mei 2024 di Candi Borobudur, Kab. Magelang, salah satu acara paling ditunggu dalam perayaan Waisak. Festival lampion pas Waisak tuh kece banget, bikin hati meleleh dan mata nggak bisa lepas. Tiap tahun, umat Buddha di seluruh dunia seru-seruan merayakan momen spesial ini dengan semangat yang meledak-ledak. Ribuan lampion warna-warni berhamburan di langit, bikin pemandangan makin memukau.
Lampion-lampion itu karya seni yang oke banget, desainnya rumit tapi warnanya cerah banget. Ada yang bentuknya mirip bunga lotus, simbol kesucian dan keanggunan gitu. Selama festival, banyak umat Buddha yang ziarah ke kuil dan pagoda. Biar pada tau dong arti dan fakta-fakta seru tentang tradisi festival lampion pas Waisak, yuk simak penjelasannya di bawah!
View this post on Instagram
A post shared by daniel geraldus (@dhgeraldus)
Makna Tradisi Festival Lampion Saat Waisak
Buatin kita ngomongin soal Waisak, bray! Pas hari Waisak, umat Buddha suka ngelepas lampion ke langit. Banyak banget lampion yang terbang-terbang, bikin langit malam jadi cantik banget, deh! Nah, lepasin lampion itu maksudnya sebagai tanda kita lagi usaha keras buat dapet pencerahan dan bijaksana dalam hidup, gitu loh. Selain itu, lepasin lampion juga bisa jadi pengingat bahwa kita lagi berusaha bebaskan diri dari penderitaan, lho.
Begitu lampion-lampion itu melayang tinggi, mereka simbolisasi usaha buat lepas dari ikatan dunia material dan cari kebebasan batin. Dan tentu aja, biar doa atau harapan kita bisa kekabul.
Tradisi ini juga punya makna spiritual yang dalam banget, bray. Pas lampion mulai diterbangin, itu kayak perjalanan spiritual kita, menuju keabadian dan pencerahan. Artinya, kita lagi berusaha keras buat tingkatkan kesadaran dan gali potensi kita.
Ada juga makna lain di balik festival lampion waktu Waisak ini, yakni tentang persatuan dan persaudaraan. Kita semua kan nyambung dan punya pengalaman yang sama dalam mencari kedamaian. Dan sekarang, festival ini juga udah jadi ramah lingkungan, loh! Lampionnya pake bahan alami kayak daun, kulit jerami, jadi efek negatifnya ke lingkungan dikurangi, gitu.
Filosofi Tradisi Festival Lampion Saat Waisak
Gak bisa dipungkiri, festival lampion pas Waisak tuh punya filosofi yang keren abis! Gue bakal ceritain beberapa aspek filosofinya nih.
1. Cahaya dan Pencerahan
Nah, lampion yang terbang di festival Waisak itu semacam simbol cahaya dan pencerahan, gitu loh. Maknanya, itu kaya simbol pengetahuan dan kebijaksanaan. Jadi, tiap kali kita terbangin lampion, kita diingetin buat bawa terus cahaya pencerahan dalam hidup, bray. Gak lupa, juga soal ngepahamin yang dalam dan ngebijakin hidup sehari-hari.
2. Impermanensi dan Ketidaktahuan
Kalo lampion terbang trus pelan-pelan mati, itu gambaran banget tentang sifat dunia yang gak abadi, bray. Jadi, kita diajarin buat gak ngerasa terikat sama hal-hal yang cuma sementara doang. Lebih fokus ke yang abadi dan penting dalam hidup, gitu.
3. Pembebasan dan Keterikatan
Di tradisi lampion, kita liat usaha buat melepaskan diri dari ikatan duniawi dan dapet pembebasan dari penderitaan, bray. Artinya, kita harus ngerti kalo kita gak boleh terlalu ngerasa keterikatan sama keinginan duniawi, ego, atau materi. Harus usaha buat dapetin pembebasan batin dan kedamaian, gitu.
4. Kehidupan dan Kematian
Lampion bisa jadi simbol siklus kehidupan dan kematian, bray. Kalo lampion terbang trus mati, itu mengingetin kita tentang sifat hidup dan mati. Intinya, kita diajarin buat ngerasa bersyukur sama setiap momen yang kita punya dan gak takut atau terikat sama kematian. Tapi tetep, harus ngerti gimana cara menghargai hidup dan hidupinnya dengan bijak.
5. Persatuan dan Persaudaraan
Festival lampion Waisak tuh mencerminkan banget soal nilai persatuan dan persaudaraan, bray. Pas ribuan lampion terbang bareng-bareng, itu gambaran persatuan antara individu dan kelompok. Kita juga diajarin buat selalu ngeliat kesamaan dan saling pengertian. Gabung bareng semua makhluk biar bisa dapet hubungan yang harmonis terus berkelanjutan, gitu.
[Baca juga : "Kuliner Unik Ramadhan Dari Berbagai Daerah Indonesia!"]
Fakta Unik Tradisi Festival Lampion Saat Waisak
Gue bakal kasih tau beberapa fakta keren tentang festival ini.
1. Asal Usul
Jadi, awalnya nih, kebiasaan menerbangkan lampion pas Waisak itu dari Thailand. Tapi sekarang, trend-nya udah ngehits banget di beberapa negara tetangga juga di Indonesia. Festival ini tuh hasil percampuran tradisi Buddha sama budaya lokal di tiap negara gitu loh.
2. Bahan Buat Lampion
Lampion yang dipake pas festival ini biasanya dibuat dari kertas yang dikasih rangka dari bambu atau kawat tipis. Trus, dihias dengan warna-warni cerah plus kadang ada kaligrafi atau gambar simbolis yang berhubungan ajaran Buddha.
3. Simbolisme Air
Selain diterbangin ke langit, lampion juga bisa diapungin di air pas Waisak. Ada beberapa tradisi yang lampionnya dibikin dari bahan yang bisa terapung di air, kayak kulit jerami yang dianyam gitu. Nah, ini melambangkan kita ikutin arus kehidupan dan melepasin diri dari belenggu, loh!
4. Usir Kegelapan
Festival lampion biasanya digelar pas malem hari, jadi pas lampionnya diterbangin, langit tuh jadi bercahaya banget. Maknanya, kita berusaha banget buat ngusir kegelapan dan kebodohan. Selain itu, juga bisa bawa pencerahan dan kebijaksanaan dalam hidup, gitu.
5. Momen Kontemplasi
Pas lagi siap-siap buat festival dan ngeramein lampion, banyak orang juga manfaatin kesempatan ini buat merenung dan meditasi, lho. Jadi bisa jadi momen buat liat dalam-dalam diri sendiri, nyari kedamaian batin, dan ngeluarin beban pikiran.
Nah, gitu deh, bray! Festival lampion pas Waisak itu emang salah satu perayaan yang keren banget dan penuh makna. Selain dari sisi keagamaannya yang kuat, festival ini juga jadi kesempatan buat kita semua buat kumpul, merayakan hidup, dan promosiin perdamaian serta persatuan antar manusia. Keren, kan?
Itulah makna dan fakta keren tentang festival lampion pas Waisak. Langsung sikat seat buat Open Trip Festival Lampion Waisak 2024 di TripTrus, yuk! (Sumber Foto @char.da)
...moreCari trip ke Riau di sini: http://triptr.us/CY
TRIPTRUS - Provinsi Riau punya sebuah fenomena alam unik di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Di Sungai Kampar yang melintasi lima kabupaten di Riau (Kabupaten Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, Lima Puluh Kota, dan Sijunjung) memiliki gelombang yang bernama gelombang Bono. Gelombang Bono terjadi di saat volume air sungai meningkat drastis di musim penghujan dan badan sungai yang membesar serta aliran air dari beberapa anak sungai membuat daerah hilir Sungai Kampar memiliki gelombang tinggi. Ditambah pula, arus air dari Selat Malaka dan Laut Cina Selatan bertemu dengan aliran muara Sungai Kampar. Penyempitan pertemuan arus itu membentuk gelombang besar. Gelombang Bono dapat mencapai 4-6 meter di saat bulan purnama. Meski oleh masyarakat setempat ombak Bono mempunyai nama yang mengerikan, yaitu Tujuh Hantu, tapi gelombang ini juga mengundang banyak peselancar dari luar negeri untuk menjajal liarnya ombak bono. Meski Gelombang Bono bisa dibilang berbahaya, tetapi ombak sungai terbesar dan terpanjang di dunia ini dinobatkan sebagai wahana selancar sungai terbaik di dunia.Saat terjadi puncak Bono, 21 gelombang ombak dapat muncul secara bersamaan. Gelombang ini juga bisa menciptakan kubah yang bergulung-gulung dengan waktu yang bisa mencapai dua jam. Ini tentunya jauh berbeda dengan gelombang di laut yang hanya berdurasi sekitar beberapa menit saja. Kehebatan gelombang Bono dalam memanjakan para peselancar inilah yang membuatnya jadi sangat menarik.
Tetapi, gelombang Bono besar tidak disarankan untuk ditunggangi oleh peselancar pemula. Ini disebabkan oleh karena ganasnya gelombang Bono yang kabarnya tiap tahun memakan puluhan korban dari kapal yang tenggelam akibat diterjang gelombang tinggi. Untuk memprediksi datangnya Puncak Bono, dapat diketahui lewat kalender tarikh qomariyah yaitu di pertengahan bulan (sekitar tanggal 10-20) di saat bulan purnama.Keberadaan Bono sebagai obyek wisata baru dimulai beberapa tahun lalu setelah beberapa peselancar dari Perancis dan Brazil mulai menjajal hebatnya Gelombang Bono. Kepopuleran Bono bahkan membuat seorang peselancar sungai (tidal bore surfer) dari Inggris Steve King (48) mencoba memecahkan rekornya sendiri di Guiness World of Records dengan berselancar sejauh 40 kilometer. Wow!Teluk Meranti dapat dicapai dari Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau, dengan jalan darat sekitar lima jam. Untuk mencapai gelombang Bono ada baiknya menggunakan perahu motor atau jetski, mengingat Sungai Kampar juga merupakan habitat binatang pemangsa, yaitu buaya.Untuk bertemu dengan Gelombang Bono di Teluk Meranti, disarankan pada awal dan akhir musim hujan di saat gelombang sedang tinggi-tingginya. Jadi, tandai kalender di bulan Februari, Maret, Oktober, dan November. Jika bosan berselancar di siang hari, malam hari juga adalah waktu terbaik untuk berselancar di atas gelombang Bono.
Photos taken from: indonesia.travel, flickr.com, kimasurf.com, riverbreak.com
...more