shop-triptrus



Desa Poopoh Bersolek Menuju Anugerah Desa Wisata Indonesia

TripTrus.Com - Desa Poopoh terletak di Kabupaten Minahasa, tepatnya di Kecamatan Tombariri. Desa tersebut pernah dikukuhkan sebagai role model Desa Ekowisata pada 17 Agustus 2018 silam. Namun desa ini seakan tenggelam oleh ingar bingar Taman Laut Bunaken di ranah pariwisata lokal maupun internasional.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Desa Poopoh Kec. Tombariri (@desa_poopoh) Padahal, bagian pesisir wilayah penyangga di Taman Nasional Bunaken, khususnya Poopoh seharusnya diproyeksikan sebagai Desa Ekowisata. Inilah yang menjadi salah satu agenda dari Asosiasi Pariwisata DPD IPI Sulut & GenPI Sulut untuk kembali mengangkat pariwisata Sulut, khususnya Poopoh sebagai Desa Ekowisata. Berbagai macam kegiatan dilaksanakan pada 19 Februari 2022 lalu. Mulai dari kegiatan pembersihan pantai bersama-sama dengan para pejabat desa, juga dilakukan kegiatan promosi melalui akun-akun sosial media para anggota DPD IPI Sulut & GenPI Sulut maupun akun resmi dari GenPI sendiri. Tak ketinggalan, dalam kegiatan ini juga termasuk di dalamnya diving dan snorkeling di pantai Tanjung Kelapa yang juga terkenal akan spot diving dan snorkeling yang tak kalah dengan Taman Laut Bunaken.  [Baca juga : "5 Wisata Paralayang Terbaik Di Indonesia, Wajib Dikunjungi"]"Dengan adanya kegiatan ini bisa membangkitkan pariwisata di daerah Minahasa yang belum tersentuh seperti potensi wisata yang ada di Desa Poopoh agar lebih dikenal oleh masyarakat luas," harap Kepala Seksi 2 BTNB, Hendriks A Rundengan yang turun langsung bersama dengan DPD IPI Sulut dan GenPI Sulut pada acara tersebut. Bahkan, kata Hendriks, Poopoh akan didukung penuh oleh BTNB untuk mengikuti Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 yang dicanangkan oleh Menparekraf Sandiaga Uno. "Semangat Poopoh, semangat kita semua. Mari kita bersama-sama mewujudkan Poopoh sebagai sustainable ecotourism yang bisa mengangkat pariwisata Desa Poopoh dan bisa memberdayakan masyarakat pesisir," ucap Hendrik. (Sumber: Artikel sulut.inews.id Foto @debrytiwow) 
...more

Festival Nusantara September 2025, Gaskeun Explore Budaya & Kreativitas Lo! Batch 1

TripTrus.Com - Bro-Sis traveler, September 2025 bakalan super ramai sama festival kece dari Sabang sampe Merauke (oke, versi fokus Sumatera & Jawa dulu nih!). Dari Muara Enim, Semarang, Solo, Gorontalo, Sawahlunto, sampe Wakatobi, tiap kota siap nge-boost vibes traveling lo dengan budaya, seni, kuliner, fashion, sampe adventure laut. Bayangin, lo bisa ngegas keliling Indonesia dalam satu bulan, dapet feed IG super aesthetic, sambil ngerasain tradisi autentik yang gak bakal lo nemuin di mall atau timeline sosmed biasa. Jadi, siapin kamera, outfit kece, dan open mind buat marathon festival paling hits tahun ini! Karang Asam Festival – Muara Enim (03-07 September 2025) Pertama-tama, Bro-Sis, kita mulai dari Sumsel dengan Karang Asam Festival 2025. Dengan tema “Labyrinth of Culture”, lo bakal diajak nyemplung ke perjalanan budaya yang super seru. Dari tradisi gotong royong sampe aksara lokal, semua dikemas kreatif abis. Lo gak cuma nonton, tapi ikut ngerasain vibe komunitas lokal yang hangat. Plus, festival ini mendukung UMKM dan ekonomi warga—jadi selain healing, lo juga ikut bantu masyarakat sekitar. Bayangin aja, feed IG lo auto kece sambil dapet ilmu soal budaya lokal yang jarang banget lo explore! Festival Kota Lama – Semarang (04-14 September 2025) Lanjut ke Semarang, Bro-Sis! Festival Kota Lama hadir dengan tema “Heritage in Diversity”, ngajak lo throwback ke masa lalu tapi tetep kekinian. Bayangin jalan di lorong kota tua yang hidup dengan musik jalanan, jazz performance, teater, sampai seni kontemporer. Semua gedung tua disulap jadi panggung kreatif, ditambah kuliner khas Pasar Sentiling yang bikin lo kenyang sambil ngerasain nostalgia rasa masa lalu. Dari fashion show tradisional + modern, sampe art installations, festival ini ngajarin lo kalau heritage bisa hidup bareng inovasi kekinian. Solo International Performing Arts (SIPA) – Surakarta (04-06 September 2025) Di Solo, Bro-Sis, ada SIPA 2025, festival seni internasional yang vibes-nya bener-bener global tapi rooted di budaya lokal. Di Pamedan Pura Mangkunegaran, lo bakal disuguhin musik, tari, dan teater kontemporer dari seniman lokal maupun internasional. Lo gak perlu ngerti bahasanya, karena seni itu bahasa universal—langsung nyampe ke hati. Plus, festival ini hybrid, jadi lo bisa dateng langsung atau ikutan online. SIPA bukan cuma nonton performance, tapi pengalaman seni yang bikin lo connect sama dunia dan budaya Indonesia sekaligus. Gorontalo Karnaval Karawo – Gorontalo (05-07 September 2025)       View this post on Instagram A post shared by Pesona Indonesia (@pesona.indonesia) Bro-Sis, di Gorontalo, sulaman tradisional Karawo siap jadi spotlight fashion internasional. Karnaval Karawo 2025 bikin jalanan kota jadi runway raksasa, dengan model lokal dan masyarakat setempat pamerin outfit Karawo modern. Musik, tarian, dan parade bikin kota rame abis. Selain itu, UMKM lokal tampil juga, jadi lo bisa hunting produk autentik sambil support ekonomi kreatif masyarakat. Festival ini buktiin kalau budaya lokal bisa eksis, trendy, dan Instagramable sekaligus. [Baca juga : "Napak Tilas Ke TPU Karet Bivak, Dari Kebun Karet Ke Rumah Abadi Para Pahlawan Kemerdekaan"] Festival Payung Indonesia – Surakarta (05-07 September 2025) Masih di Solo, ada Festival Payung Indonesia yang bikin ribuan payung artistik jadi panggung seni visual. Lo bisa foto puas sambil nonton pertunjukan musik, tari, teater, bahkan fashion show yang semua dikaitin sama tema payung. Ada juga workshop kreatif buat lo yang pengen turun tangan bikin karya sendiri. Festival ini mempersatukan budaya dari berbagai daerah, bahkan tamu internasional hadir. Jadi lo gak cuma cuci mata, tapi juga connect sama komunitas kreatif Indonesia dan dunia. Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) – Sawahlunto (06-07 September 2025) Bro-Sis, Sumbar gak mau kalah, karena SISSCa 2025 siap ngebawa lo ke karnaval songket sepanjang 950 meter! Dari pameran UMKM, seminar pakar songket Asia Tenggara, lomba melukis payung, sampai fashion show designer nasional & internasional, semuanya gratis dan super Instagramable. Lo bakal jadi bagian dari legacy songket Silungkang, belajar filosofi motif, teknik tenun, dan dapet pengalaman budaya yang elegan plus hits abis. Festival ini buktiin kalau heritage bisa tetep trendy dan meaningful kalau dieksplore dengan gaya kekinian. Wakatobi Wonderful Festival and Expo (Wakatobi WAVE) – Wakatobi (09-14 September 2025) Bro-Sis, siapin diri buat vibes laut yang epic! Wakatobi Wave bikin laut biru jadi panggung parade kapal hias, tarian adat pesisir, sampai lomba diving underwater. Selain healing, festival ini jadi ajang promosi budaya maritim Indonesia ke dunia. Lo juga bisa jelajahin expo kuliner seafood, kerajinan tangan, dan produk UMKM lokal. Malamnya? Ada musik, tari modern + tradisi, dan lighting show yang bikin malam Wakatobi makin hidup. Ini paket lengkap: wisata bahari, budaya, kuliner, dan adventure sekaligus! Rang Solok Baralek Gadang – Solok (10-13 September 2025) Terakhir, Bro-Sis, ke Sumbar lagi buat RSBG 2025. Sawah hijau jadi panggung megah penuh warna untuk parade budaya, fashion show etnik, kuliner khas Minang, dan hiburan musik lokal. Lo bakal ngerasain vibes kebersamaan masyarakat Solok yang hangat, throwback ke akar budaya sambil tetep fun dan kekinian. Fashion show di sawah + kuliner tradisional bikin pengalaman lo unik banget. Ini bukan sekadar festival, tapi simbol syukur, kreatifitas, dan kebersamaan yang jarang lo temuin di tempat lain. Bro-Sis traveler, September 2025 tuh bukan sekadar bulan biasa—ini paket marathon festival Indonesia! Dari budaya, seni, fashion, kuliner, sampai adventure laut, semua nyatuin pengalaman unik yang bikin feed IG lo auto estetik dan hati lo penuh cerita. Jadi jangan cuma scroll timeline, gas langsung ke event-event ini, bikin memories, dan rasain sendiri vibes budaya, kreativitas, dan kebersamaan maksimal di negeri kita! (Sumber Foto @fendhy82)
...more

Bermain Bersama Orangutan di Tanjung Puting

Untuk ke Tanjung Puting, ikuti trip di: http://triptr.us/Bc TRIPTRUS - Di tenggara Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, terdapat sebuah hamparan hutan seluas 416 ribu hektar lebih yang merupakan wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Meski dikenal di dunia sebagai tempat suaka bagi Orangutan, Tanjung Puting juga merupakan suaka bagi dua spesies primata endemik lain, yaitu Bekantan (nasalis larvatus) dan Monyet Daun Merah (pesbytis rubicunda), serta ratusan spesies lainnya. Untuk mencapai TNTP, dari Bandara Iskandar di Pangkalan Bun, ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat, Anda bisa menggunakan "Klotok" - perahu motor yang sering ditemui di sungai-sungai Kalimantan - atau dengan speedboat. Dibandingkan dengan klotok, tentu saja perjalanan menggunakan speedboat akan memakan waktu yang lebih singkat. Namun klotok punya keunggulan lain, yaitu dapat berfungsi sebagai tempat menginap selama Anda melakukan perjalanan karena di atas klotok dilengkapi dengan toilet dan tersedia listrik. Klotok awalnya digunakan sebagai alat transportasi yang membawa kayu gelondongan dari hulu sungai ke pelabuhan. Tapi kini dengan maraknya perjalanan ke TNTP, klotok banyak yang berubah fungsi sebagai alat transportasi dan sekaligus tempat makan dan menginap wisatawan. Menginap di atas klotok bukan berarti Anda bisa punya privasi, karena Anda akan tidur di atas geladak klotok. Tapi ini berarti Anda bisa tidur sambil menikmati hamparan bintang yang terlihat jelas di langit malam. Ada tiga pusat rehabilitasi orangutan di TNTP, yaitu Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, dan Camp Leakey. Di tiap pusat rehabilitasi, para pengunjung bisa memberi makan orangutan yang berkeliaran di sana dan merasakan hangatnya "sambutan" dari para orangutan. Tempat yang paling populer di Tanjung Puting adalah Camp Leakey. Didirikan pada tahun 1971 oleh Dr. Birute Galdikas dan mantan suaminya Rod Brindamour. Tempat itu mengambil nama dari Louis Leakey, guru dari Dr. Galdikas. Leakey sendiri juga merupakan guru dari Jane Goodall (yang mempelajari Simpanse) dan Dian Fossey (yang mempelajari Gorilla). Menghabiskan waktu beberapa hari di Tanjung Puting bisa membuat Anda tidak ingin pergi karena terpesona dengan keindahan alam Taman Nasional Tanjung Puting.   Photos courtesy of: ShutterStock, commons.wikimedia.org, pbase.com, himpalaunas.com
...more

Mei 2025, Liburan Panjang, Waktunya Ngebebas dan Manfaatin Semua Tanggal Merah!

TripTrus.Com - Mei 2025 bakal jadi bulan yang penuh kejutan! Tanggal merahnya banyak banget, jadi lo bisa banget ngerencanain liburan panjang yang bikin pikiran lo fresh lagi. Entah itu buat healing, ngebebas dari rutinitas, atau cari kegiatan seru, Mei ini bener-bener waktu yang pas buat lo ngerasain liburan seru dan tetep produktif. Cuaca juga katanya oke banget buat jalan-jalan keluar, jadi siapin rencana liburan lo dari sekarang, biar gak kelewatan momen seru yang ada!       View this post on Instagram A post shared by COCONUT LODGE | Feel the Peace (@coconutlodge_resort) Jangan lupa, sektor pariwisata, hotel, dan transportasi pada siap kasih promo-promo kece buat lo yang pengen liburan. Jadi, selain lo bisa ngebebas, liburan lo bisa jadi lebih hemat! Yuk, langsung aja cek tanggal merah Mei 2025 yang bakal bikin liburan lo makin panjang dan maksimal! Jadwal Tanggal Merah dan Cuti Bersama Mei 2025: Kamis, 1 Mei 2025: Hari Buruh Internasional (Libur Nasional) Senin, 12 Mei 2025: Hari Raya Waisak Selasa, 13 Mei 2025: Cuti Bersama Waisak Kamis, 29 Mei 2025: Kenaikan Isa Almasih Jumat, 30 Mei 2025: Cuti Bersama Kenaikan Isa Almasih Gimana? Seru kan? Libur panjangnya ada di awal, tengah, dan akhir bulan, jadi lo bisa pilih liburan kapan aja! Ga ada alasan buat nggak manfaatin waktu-waktu ini buat ngerasain liburan seru! [Baca juga : "Purwokerto Emang Nggak Glamor, Tapi Nyamannya Bikin Lo Males Balik!"] Rekomendasi Seru Buat Manfaatin Tanggal Merah Mei 2025: Liburan Singkat, Healing ala Lo! Dari 1-4 Mei, lo bisa ambil cuti tanggal 2 Mei dan cabut ke Bali, Yogyakarta, Labuan Bajo, atau Belitung. Mau ke puncak, pantai, atau glamping deket Jakarta? Semua bisa banget! Liburan singkat tapi banget ngebantu lo buat relax sejenak dari penatnya aktivitas. Hati tenang, pikiran fresh! Family Time atau Mudik Mini Mei itu waktu yang tepat buat mudik mini atau ketemu keluarga. Nggak cuma bisa ngobrol-ngobrol dan lepas kangen, tapi juga bisa ngerasain energi positif dari orang-orang tercinta. Ideal buat recharge energi emosional, biar bisa semangat lagi buat hadapi segala tantangan ke depan. Waktu berkualitas banget! Staycation Tapi Produktif Lo bisa banget manfaatin promo staycation dari hotel-hotel di Jakarta, Bandung, atau Surabaya. Nggak cuma buat istirahat, lo juga bisa ngelakuin hal produktif, misalnya nulis, belajar skill baru, atau sekadar me-time buat nyusun rencana hidup lo. Staycation sambil merencanakan masa depan, siapa takut? Wisata Budaya dan Festival Seru! Jangan sampai lo kelewatan festival Waisak di Borobudur, yang bakal digelar tanggal 12-13 Mei 2025. Lo juga bisa ikutan event-event lokal kayak food festival, pameran seni, atau konser musik yang sering banget ada di long weekend. Nambah pengalaman budaya sekaligus seru-seruan bareng temen atau keluarga, kenapa nggak? Tips Cerdas Biar Libur Panjang Lo Makin Keren: Booking Tiket dan Hotel dari Jauh-jauh Hari: Jangan sampe harga tiket dan hotel naik drastis pas udah deket H-7. Lebih baik lo booking dari sekarang, biar budget liburan lo tetap terjaga. Ambil Cuti Strategis: Tambahin cuti 1-2 hari di antara tanggal merah biar liburan lo jadi makin panjang! Cuti 1 hari, liburan bisa 5 hari penuh, kan enak? Cek Cuaca: Pastikan destinasi liburan lo cuacanya oke, biar gak kecewa pas udah jauh-jauh hari nyiapin liburan. Gunakan Transportasi Publik: Hindarin kemacetan yang biasa nyerang jalur-jalur populer. Naik transportasi publik bisa jadi pilihan, lebih cepat dan hemat! Dengan perencanaan yang pas, libur panjang Mei 2025 bisa jadi waktu healing, ngerangkul keluarga, nambah pengalaman budaya, dan tentunya nge-charge semangat hidup lo buat ngejalanin hari-hari ke depan! Jadi, udah siapin liburan lo? Let's go! (Sumber Foto canva.com)
...more

Rekomendasi Kuliner Legendaris 2024, Kisah 53 Tahun Persahabatan Dan Kelezatan Kuliner Di Bogor

TripTrus.Com - Woi, 53 tahun udah berlalu, tapi cerita tentang Nasi Goreng Pete Guan Tjo di Bogor tetep kenceng banget! Ada Lo Kan Tjiong, Lo Kan Wat, dan Pak Oo, ketiga sahabat jadul yang berjuang keras dalam dunia kuliner. Lu bayangin aja, di balik kelezatan nasi goreng pete legendaris ini, ada kisah seru yang sayang buat dilewatkan.       View this post on Instagram A post shared by JenzCorner | Food Blog (@jenzcorner) Yuk, kita bahas sosok-sosok utamanya: Lo Kan Tjiong: Nah, yang punya ide genial nasi goreng pete ini adalah Lo Kan Tjiong, koki berbakat yang jadi otak di balik menu legendaris itu. Lo Kan Wat: Lo Kan Wat, pakar bikin bubur kacang ijo yang bikin ketagihan, juga punya peran besar di dalam kisah kuliner mereka. Pak Oo: Jangan lupakan Pak Oo, penjual sate daging dan sumsum sapi yang punya nama besar. Dia juga jadi bagian kisah keren ini. Awalnya, mereka berjualan dari gerobak makanan kecil di sudut kota. Meski tempatnya pindah-pindah, semangat mereka gak pernah padam. Dan hasilnya? Kini Bogor punya warisan kuliner yang bikin ketagihan! Guan Tjo bukan cuma soal makanan enak, tapi juga tentang persahabatan dan semangat berwirausaha. Nama Guan Tjo buat warga Bogor bukan cuma sekadar tempat makan, tapi simbol rasa kenyang dan persahabatan yang tahan banting. [Baca juga : "Woles, Bro! Pariwisata 2024 Makin Naik, Ahli Bilang: Jangan Abaiin Waktu Endemi!"] Dan loe tau gak, selama beralih dari satu generasi ke generasi berikutnya, rasa unik nasi goreng pete Guan Tjo ini berhasil bikin hati orang-orang dari segala penjuru terpikat. Gak heran sih, kelezatan dan aromanya itu loh, beneran bikin nagih! Dan tentunya, Guan Tjo punya menu beragam buat semua selera. Mulai dari sate yang gurih sampe bubur ayam yang menghangatkan, semuanya ada di sini. Jadi, mampir ke sini bukan cuma buat nasi goreng pete, tapi buat ngelarutin semua selera kuliner loe. Kalo loe emang mau merasakan kelezatan kuliner khas Bogor, wajib banget mampir ke Nasi Goreng Guan Tjo di Jl. Suryakencana No.193, Babakan Ps., Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16123. Gimana, penasaran kan sama cerita unik dan makanan lezat dari Nasi Goreng Pete Guan Tjo di Kota Bogor? Langsung aja, dateng dan nikmati sendiri! 53 tahun gak bohong, ini emang legendaris! (Sumber Foto @vonnyeyd) 
...more

Wisatawan Indonesia Nomor 3 Paling Digital di Dunia

TripTrus.Com - Travelport merilis hasil risetnya tentang potret wisatawan dunia. Ada 19 negara yang disurvei potret wisatawannya. Dan wisatawan Indonesia menempati posisi ketiga paling digital di dunia, setelah India dan Cina. Berikut hasil lengkap hasil riset Travelport seperti dipaparkan Mark Meehan, Managing Director Asia Pasific Travelport dan Raymond Setokusumo Predir PT Galileo Indonesia Perdana yang juga di Restoran Plataran Menteng. Travelport melakukan survei pada 11 ribu responden wisatawan global dengan rentang usia 19-55 tahun, khusus melihat penggunaan alat digital dalam merencanakan, memesan dan melakukan perjalanan. Dari 19 negara wisatawan yang disurvei, salah satunya Indonesia. Hasilnya menarik, traveler Indonesia ternyata berada di posisi tiga bisa paling digital. Ada empat tahapan perjalanan wisatawan yang disurvei: planning (perencanaan), booking (pemesanan), the journey (perjalanan) dan in destination (di tempat tujuan). The Global Digital Traveler Research yang dilakukan Travelport ini merupakan survei online memanfaatkan sampel wisatawan Toluna Research pada bulan Agustus 2017. Resoponden yang disurvei setidaknya telah melakukan satu penerbangan kembali tahun lalu. Wisatawan Indonesia menjadi salah satu yang diriset dikatakan Meehan, mengingat pertumbuhan pariwisata di Indonesia tumbuh secara signifikan sekitar 25,68 persen pada tahun ini, melampaui kawasan Asia Pasifik dan pasar negara berkembang lainnya. “Kami berharap dengan paparan riset ini, bisa menjadi acuan penyedia layanan perjalanan, agar tetap relevan dalam memberikan alat dan konten digital yang tepat waktu yang merupakan sarana penting dalam menjangkau dan memuaskan wisatawan Indonesia mulai dari mereka merencanakan perjalanan hingga kembali dari perjalanan mereka,” terang Meehan. Raymond menambahkan, itulah mengapa penting bagi pelaku di bisnis perjalanan dan wisata beradaptasi dengan perkembangan digital wisawatan Indonesia. Apakah itu agen wisata maupun airlines. Ia menyebut mengutip angka IATA (The International Air Transport Association) setidaknya ada 360 juta orang Indonesia akan melakukan perjalanan pada 2036. “Tahun 2016 saja angkanya sudah mencapai 120 juta, diprediksikan akan ada tambahan sekitar 235 juta penumbang baru,” imbuhnya. Menurut Raymond, dulu dukungan digital hanya untuk transaksi saja. “Sekarang dengan dukungan digital, airlines pun terus beradaptasi. Penumpang kini bisa menentukan posisi tempat duduk, menentukan maksimal bawaan mereka. Dulu dibatasi hanya satu batasan maksimal, sekarang dengan banyak pilihan. Kita jadi lebih fleksibel,” ujarnya. Meehan menambahkan temuan Travelport menunjukkan pentingnya alat digital bagi wisatawan sepanjang perjalanan mereka. “Kami mengindentifikasi adanya kebutuhan bagi industri perjalanan dan perhotelan global nilainya 7,6 triliun dolar Amerika untuk beradaptasi secara terus menerus untuk memberikan layanan yang responsif, relevan dan tepat waktu bagi pelanggan,” ujarnya. Travelport merupakan perusahaan teknologi yang menyediakan solusi digital baik untuk agen travel maupun airlines. Di Indonesia, Travelport menjadi rekanan bagi Panorama, Dwidaya, Smilling Tour juga Traveloka dalam membangun digital platform mereka. Total ada 400 perusahaan termasuk airlines yang sudah menjadi rekanan mereka. Ketika melakukan perencanaan perjalanan (planning), 93% wisatawan Indonesia menggunakan video dan foto di media sosial yang diunggah temannya dalam menentukan tujuan wisata mereka. Angka ini sangat tinggi dibanding negara lain di Asia Pasifik yang hanya 76%. Dan 71% wisatawan yang diriset menggunakan pencarian suara ketika mencari tujuan wisata, angka ini kedua setelah Cina hanya beda 1 persen dengan 72%. “Walau demikian menariknya, mereka masih membutuhkan konsultasi dengan agen perjalanan profesional dalam memutuskan perjalanan wisata mereka. Ini ditunjukkan dengan 84 persen wisatawan menggunakan konsultasi agen perjalanan,” terangnya. Saat pemesanan perjalanan, saking digitalnya wisatawan Indonesia, mereka akan memilih hotel yang memiliki fasilitas wifi di dalam kamar mereka. “Wisatawan Indonesia akan menolak jika hotel men-charge untuk wifi, sekitar 63 persen angkanya, beda sedikit dari angka global 61 persen,” ungkap Meehan. Dan ketika booking, 68% wisatawan melakukannya melalui ponsel pintar mereka. Bahkan untuk corporate trip pun, 35% bahkan melakukannya melalui aplikasi mobile. Dan 43% responden menyatakan frustasi jika harus memesan elemen-elemen perjalanan secara terpisah, semisal booking tiket pesawat, hotel atau trip wisata mereka secara terpisah. Ketika dalam perjalanan pun demikian, wisatawan Indonesia ingin selalu terhubung dengan keluarga atau koleganya. Ini ditunjukkan dengan 84% menyatakan bahwa ingin selalu terhubung saat bepergian apakah melalui telepon internet maupun video call. “Dalam perjalanan mereka tidak ingin dibuat ribet dengan urusan print tiket, ini terlihat dari 80 persen menyatakan boarding pass digital dan e-ticket membuat perjalanan lebih mudah,” terangnya. Saat sudah tiba di tujuan, 64% wisatawan bisnis sangat menghargai layanan concierge di ponsel pintar mereka. “Lalu 57 persen pelancong lebih memilih check in hotel melalui aplikasi dan 80 persen yang disurvei menyatakan akan memberikan review pada hotel dan restoran yang mereka kunjungi, sedangkan riset global menunjukkan hanya 75 persen memberikan review,” ujarnya. (Sumber: Artikel swa.co.id)
...more

5 Surga Wisata Pulau Bintan, Rugi kalau Belum Pernah ke Sini!

TripTrus.Com - Tak perlu lagi ke Maldives untuk mencoba menginap di resort  mewah di tepi laut andalannya itu. Nyatanya, Indonesia memiliki beberapa pulau yang menyediakan resort serupa. Misalnya di Pulau Bintan. Salah satu pulau unggulan Provinsi Kepulauan Riau ini menerima ribuan wisatawan mancanegara setiap tahunnya. Berikut beberapa destinasi Pulau Bintan yang menjadi "surga" para wisatawan. 1. Lagoi Bay       View this post on Instagram There’s “I need a holiday” then there’s “I need a break”. Right now I’m feeling for both . . . . . #travel #photography #nature #love #instagood #photooftheday #sky #beautiful #art #picoftheday #like #travelphotography #shirtlessguys #sea #photo #landscape #travelgram #instagram #sunset #sun #traveling #happy #beach #life #instatravel #trip #fun #summer #wanderlust #love A post shared by Edo Septiando (@edo_septiando94) onMar 3, 2019 at 4:44pm PST Wisata ini merupakan tempat berkumpulnya resort-resort  mewah di Bintan. Meski namanya belum sepopuler Bali, tetapi Lagoi Bay telah menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara. Kamu bisa menikmati pemandangan Laut China Selatan dan mencoba berbagai aktivitas olahraga air, dari yang ringan hingga ekstrem. 2. Bukit Pasir Busung       View this post on Instagram Stunning photo by @aprizal__ijal · IF @siti_baharin . πŸ“Bukit Pasir Busung, Bintan, Kepulauan Riau ------------------- Mention your friends who want to be invited here. Share your travelling photos also by Tag & Mention to #travelleindokece as much as possible... . . πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡ Follow @hijabindotraveller Follow @ootdindokece A post shared by Indotravellers|KeluarBentar (@travellerindokece) onNov 10, 2017 at 3:50am PST Selain di Bromo, Indonesia juga memiliki gurun pasir atau bukit pasir di Pulau Bintan. Lokasi ini dulunya merupakan bekas penambangan bauksit. Kemudian penambangan tersebut dihentikan dan menjadi pemandangan yang mengundang kekaguman wisatawan. Selain bisa berfoto-foto, kamu juga bisa bermain di antara gundukan pasirnya. Tetapi sayangnya, masih belum ada atraksi wisata. Akhir-akhir ini, Bukit Pasir Busur mulai naik daun di kalangan para traveler. 3. Danau Biru       View this post on Instagram Yukk tag dan mention teman - teman kamu yang belum pernah main ke sini!! . Pulau Bintan terdapat beberapa danau yang memiliki kemiripan serta nampak identik. Airnya pun biru, dan juga indah salah satunya terletak di Desa Busung yang letaknya berdampingan dengan Bukit Pasir Bintan. Danau Biru ini memang tergolong tempat wisata baru yang diresmikan oleh pemerintah setempat pada April 2017 lalu. Terciptanya danau ini pun tergolong unik, karena ternyata danau tidak tercipta secara alami melainkan bekas penambangan pasir yang hingga kini masih beroperasi. Penambangan pasir tersebut menciptakan sebuah lubang yang cukup besar dan luas. Seiring berjalannya waktu, air hujan pun mengisi lubang tersebut dan akhirnya terbentuklah sebuah danau yang indah | #PP_Riau . 🌐 Location : Danau Biru Busung, Bintan, Kep. Riau πŸ“· Photo by : @aprizal__ijal πŸ“· In Frame : @gatiayusya . Media Partner : πŸ‘‰ @indogreatspot πŸ‘‰ @jelajah_pendaki . Yuk bagikan foto - foto petualangan terbaikmu di @pergipedia dengan hastag #pergipedia siapa tau foto kamu yang direpost berikutnya!! . #danaubiru #danaubirubintan A post shared by PERGIPEDIA (@pergipedia) onJan 7, 2018 at 5:17pm PST Danau biru di Bintan ini sebenarnya bukan tempat wisata, melainkan area penambangan pasir yang masih aktif. Cekungan dari penambangan banyak terisi air sehingga menjadi danau. Uniknya, warna air danaunya yang sangat biru jernih. Kecantikannya mampu membuat takjub. Setiap akhir pekan, banyak anak muda datang ke lokasi untuk menyaksikan keindahannya. [Baca juga : "5 Masjid Tertua Dan Bersejarah Di Jakarta - Part 4"] 4. Pantai Trikora       View this post on Instagram Photo Of The Day @dilamw Lokasi :πŸ“Pantai Trikora, Bintan . Please keep the place clean when you visit Yuk mention teman kalian disini mana tau next photo kalian di post berikutnya Bagaimana cara di repost : • Gunakan Hastag #amazingkepri • Tag akun @amazingkepri • Tulis Lokasi Ya __________________________________________________ . Ayo Jelajahi Keindahan Alam, Budaya dan Kuliner Provinsi Kepri. Follow juga partner kita : @jelajahbatam @gotokepri @wonderfulbatam __________________________________________________ . #pesonaindonesia #wonderfulindonesia #wonderfulkepri #amazingkepri #wonderfulbatam #goexplorekepri #pesonakepri #jelajahbatam #Instagram #InstaTravel #Travel #InstaDaily #Traveler #picoftheday #Travelgram #ProvinsiKepri #Kepri #Batam #Bintan #TanjungBalaiKarimun #Dabo #Tanjungpinang #Anambas #Kepulauananambas #Natuna #Tanjungbatu #Barelang #PantaiTrikora A post shared by Amazing Kepri (@amazingkepri) onOct 25, 2017 at 12:44am PDT Selain di Belitung, pantai di Bintan juga memiliki batu granit besar yang menambah kecantikan alamnya. Salah satunya yakni Pantai Trikora. Pantai Trikora dibagi menjadi kawasan resort dan umum. Kamu bakal dimanjakan pemandangan air yang jernih dan dangkal, serta dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang lengkap. 5. Crystal Lagoon       View this post on Instagram Having the crystal lagoon to myself with this silly-looking pegasus. 🀣 . . . . #crystallagoonbintan #bintan #sggetaway #treasurebay #treasurebaybintan A post shared by Shalen Aik (@shalenaik) onDec 24, 2018 at 10:14am PST Pernahkah kamu melihat pantai yang jernih dan indah? Jika bertandang ke Crystal Lagoon, kamu bakal lebih terpesona lagi! Tempat ini menjadi laguna air laut buatan pertama di Asia Tenggara. Meskipun buatan, pemandangannya gak kalah mengagumkan dibandingkan dengan pantai yang asli. Coba deh datang ke sini! Mumpung akhir pekan ini ada long weekend, bisa banget nih liburan ke Bintan. Puasa bukan halangan untuk traveling, ya kan? (Sumber: Artikel idntimes.com Foto idntimes.com)
...more

Info Keren, Kemenparekraf Pastikan Ada Beberapa Event Keren di Indonesia

TripTrus.Com - Gengs, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pastiin kita bakal diberikan sejumlah event kelas dunia yang keren banget, seperti konser Coldplay dan Piala Dunia U-17 yang bakal diselenggarain bulan November 2023 buat bangunin ekonomi kita. Vinsensius Jemadu, yang urusin urusan event dan produk wisata di Kemenparekraf, bilang di acara "The Weekly Brief with Sandi Uno" kalau mereka lagi ngobrolin semua persiapan yang perlu dijalanin buat dua event gede ini.       View this post on Instagram A post shared by Coldplay (@coldplay) Coldplay, band top asal Inggris, bakal menggebrak panggung musik Indo di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta Pusat tanggal 15 November 2023. Ini bukan main-main, gengs, konsernya bakal dibanjiri penonton. Pastinya, ini bakal nambahin kunjungan turis lokal dan mancanegara, loh! Selain ngecek hotel buat para pengunjung, kita juga harus pastiin kualitas pelayanan hotelnya oke nih, biar wisnus dan wisman yang dateng puas banget. Mereka jadi lebih lama tinggal setelah konser. [Baca juga : "Jelajahi Event Keren Di Solo, Dari Haul Habib Ali Hingga Sendratari Ramayana!"] Sementara itu, Piala Dunia FIFA U-17 bakal diselenggarain dari 10 November sampe 2 Desember 2023. Ada sekitar 52 pertandingan yang diperkirain bakal nontonin 10 hingga 18 ribu penonton tiap pertandingan. Harapannya, ini bakal nambahin permintaan tinggi buat hotel, transportasi, kuliner, sampe produk ekonomi kreatif, bro! Gak cuma itu, event-event keren ini juga bakal bantu kita memperkuat citra Indo sebagai tuan rumah event internasional, gak cuma olahraga, tapi juga MICE, dan festival. Citra yang lebih bagus ini pastiin bakal buka peluang buat investasi, kerja sama internasional, dan promosi budaya serta destinasi wisata Indo. Keren, kan? Jadi, buat temen-temen yang punya bisnis di industri pariwisata dan ekonomi kreatif, ini waktu yang pas buat kasih pelayanan terbaik di hotel, restoran, dan jualan produk ekonomi kreatif. Gaspol! (Sumber Foto @pankaj.nangia) 
...more

Menguak Tirai Pantai Sekongkang

TRIPTRUS - Nama Pantai Sekongkang mungkin belum akrab didengar oleh orang-orang di Indonesia. Tapi, pantai yang terletak di Desa Sekongkang Bawah, letaknya cukup tersembunyi maka wajar jika banyak tidak diketahui. Desa Sekongkang Bawah terletak di Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Dahulu, Sekongkang terisolir dan digunakan sebagai tempat pembuangan pemberontak atau tawanan perang. Sekongkang baru dapat diakses dengan mobil pada tahun 1984, dengan dibangunnya jembatan yang menghubungkan Sekongkang Bawah dan Sekongkang Atas. Pembangunan Sekongkang semakin pesat setelah PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) mulai beroperasi di Sumbawa. Para penduduk Sekongkang yang dulu lebih banyak bekerja sebagai petani, mulai didominasi dengan bekerja di pertambangan Newmont. Hanya kaum tua saja yang masih bercocok tanam, sementara kaum muda lebih memilih bekerja di sektor pertambangan. Ini juga alasan yang membuat potensi wisata Sekongkang jadi kurang digali oleh masyarakat setempat.  Untuk mencapai pantai Sekongkang bisa dibilang tidak mudah. Jalanan penuh kelokan sekitar 55 km, yang tidak rata dan berlubang akan membuat pengunjung bisa hampir kehilangan harapan. Tapi sesampainya di lokasi, pasir putih Pantai Sekokang seolah menjadi penghapus dahaga mata akan keindahan alam. Air yang biru kehijauan dan pemandangan bukit-bukit hijau di sekitar pantai memberikan kesan bahwa Pantai ini seperti menyembunyikan diri di balik kabut. Banyak peselancar yang tidak bisa melupakan kenikmatan mengendarai ombak di Pantai Sekongkang. Selain di situ, dua pantai lain -- Pantai Maluk dan Pantai Njlenga -- menjadi bagian dari segitiga emas yang wajib dikunjungi oleh para peselancar yang ingin menguji nyali dan kelihaian menaiki ombak. Menginap di Sekongkang tidaklah sulit. Tidak jauh dari Pantai Sekongkang ada resort indah yang bisa jadi alternatif menginap. Resort ini terletak di Pantai Tropical. Meski tidak menyediakan ombak seindah Pantai Sekongkang, di dekat Pantai Sekongkang juga ada Pantai Rantung yang juga menjadi tempat peselancar mengempos adrenalin saat mereka berburu ombak di lautan. Lalu bergeser sedikit, ada pula Pantai Lawar dan Pantai Tropical yang dikejar oleh para peselancar. Tapi jangan kecewa dulu, TripTroops. Di Sekongkang juga tidak hanya ideal untuk peselancar, PT Newmont Nusa Tenggara juga membuka beberapa area untuk dikunjungi. Di pertambangan itu terdapat tiga lubang raksasa yang digali untuk mendapatkan emas dan tembaga.Pengunjung dapat berdiri di atas platform yang disediakan dan melihat kegiatan pertambangan di Newmont. Dan di sini TripTroops juga bisa bergaya di depan truk angkut yang diameter rodanya berukuran 3 meter. Dan truk-truk pengangkut berukuran super besar ini tidak hanya dikemudikan oleh kaum pria saja, tapi juga ada beberapa perempuan yang menjadi supirnya. Wow! Di Sekongkang Bawah juga terdapat air terjun Perpas yang bisa jadi tujuan untuk trekking. Keunikan Air Terjun Perpas adalah konturnya yang mirip dengan tangga, dengan air terjun tertinggi sekitar 50 meter. TripTroops bisa bersantai menikmati pemandangan yang mengagumkan, atau lompat ke dalam air lalu berenang. Lalu sekitar 1 kilometer dari Pantai Lawar, TripTroops bisa mengunjungi Kebun Kering yang memiliki beragam tanaman dan terdapat rumah yang khusus untuk menanam jamur. Pengunjung Kebun Kering juga dapat belajar cara memanen jamur dengan panduan dari guide di kebun itu. Photos taken from: visitsekongkang.com, kookspretzel.com, panoramioo.com
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Baduy
27 - 28 May 2026
Open Trip Dieng Plateau
29 - 31 May 2026
Open Trip Sebesi Krakatau
29 - 31 May 2026
Open Trip Baduy
30 - 31 May 2026
×

...