TripTrus.Com - Bro, sis … lo siap‑siap capcus ke Kepulauan Riau (Kepri) akhir tahun ini? Karena Pemprov Kepri — lewat Dinas Pariwisata Kepulauan Riau — udah ngerilis 9 event kece yang bakal mewarnai bulan Desember 2025. Mulai dari budaya, kuliner, olahraga, sampai pesta tahun baru — semua dijamin “rame & berkesan”, cocok banget buat lo yang pengin liburan beda dari biasanya. Daftar Event “Gila Sabar” Desember di Kepri:
View this post on Instagram
A post shared by Guntur sakti (@guntursakti)
Gurindam 12 Purnama — di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, tanggal 6–7 Desember 2025. Cocok banget buat lo yang doyan suasana santai + nuansa tradisional.
Lomba Jong Indera Sakti ke-1 Penyengat — juga di Pulau Penyengat tanggal 20–21 Desember 2025. Asik buat lo yang penasaran pengalaman lokal.
A Delightful Magical Dinner — di Nongsa Resort, Batam, pada 24 Desember 2025. Dinner romantis & vibes eksklusif banget deh, bro‑sis!
BTN Kepri Moonrun — di Tanjungpinang, tanggal 27–28 Desember. Buat lo yang suka olahraga sambil liburan, ini pas!
Gerakan Wisata Bersih Kepri — di kawasan Gurindam 12, 28 Desember. Gaul & ramah lingkungan, cocok bagi lo pencinta alam dan wisata sustainable.
Festival Gonggong Bintan — di Bintan, tanggal 30–31 Desember 2025. Siap‑siap makan gonggong & nikmatin budaya lokal yang asik!
Bintan Resort Carnival — di Lagoi, Bintan, tepat di 31 Desember 2025. Party kit alis liburan plus suasana resort, pas banget buat lo yang pengen tutup tahun dengan gaya.
Dan beberapa acara lain yang juga nggak kalah seru, semua tersebar di Batam, Bintan, Tanjungpinang — bikin akhir tahun lo makin warna‑warni.
[Baca juga : "Jabodetabek Desember 2025: Bazar, Live Music & Holiday Vibes On!"]
Kenapa Lo Gak Boleh Skip Kesempatan Ini. Bro sis, event‑event ini nggak cuma sekadar ajang nongkrong doang. Menurut Kepala Dispar Kepri, tujuan utamanya bukan cuma “bikin rame”, tapi juga ngasih kesan mendalam buat pengunjung dan membantu geliat ekonomi lokal — UMKM, pelaku wisata, seniman, semua kebagian manfaat. Jadi, selain lo bakal dapat pengalaman seru, lo juga bantu tumbuhin ekonomi warga setempat.
Plus, susunan acaranya variatif banget — ada budaya, wisata alam, olahraga, kuliner, sampai pesta akhir tahun. Jadi lo bisa pilih event yang paling cocok sama mood lo: santai, petualangan, atau jalan‑jalan sambil party. Kalau lo tanya gue: “Worth it nggak?”. Jawabannya: banget layak — apalagi buat lo generasi milenial, gen Z, pencari pengalaman seru sebelum tahun baru, dan yang pengen liburan kece sambil nambah cerita. (Sumber Foto @discoverykepri)
...moreTRIPTRUS - Lumba-lumba adalah mamalia laut yang dikenal sangat ramah. Bahkan ia kerap membantu orang-orang yang kebetulan tenggelam di dalam lautan. Lumba-lumba juga memiliki suara ultrasonik yang konon bisa digunakan untuk terapi orang yang memiliki sindrom autis. Terpenting lagi, lumba-lumba juga bisa dilatih untuk melakukan atraksi-atraksi yang sangat hebat di lautan.
Barangkali anda semua sudah melihat lumba-lumba di tempat pertunjukan, atau di kebun binatang dan taman air. Tapi pernahkah anda semua menyaksikan lumba-lumba di alam terbuka? Melihat mereka berenang dan meloncat di pinggiran kapal yang melintas. Tak perlu jauh-jauh, Indonesia memiliki banyak spot yang bisa anda gunakan untuk melihat lumba-lumba. Mari simak selengkapnya.
1. Perairan Misool, Raja Ampat – Papua
Perairan di Misool, Raja Ampat memang dikenal sangat indah. Lautnya yang masih jernih dipadu dengan pulau yang masih alami membuat lokasi ini bak secuil surga di bumi Papua. Anda yang menyukai pengalaman menyelam dan menyusuri keindahan bawah laut akan menyukai Misool yang tidak ada bandingannya.
Perairan di Misool dikenal sangat kaya akan biota laut. Di kawasan ini memiliki banyak spesies hiu kecil dan juga paus. Untuk anda yang menyukai lumba-lumba yang ramah, kawasan ini memiliki 3 spesies lumba-lumba. Biasanya mereka akan keluar dan mengikuti kapal-kapal wisatawan yang melintas.
2. Teluk Kiluan – Lampung
Teluk Kiluan dapat ditempuh sekitar 3-4 jam dari pusat Bandar Lampung. Lokasi ini menjadi primadona wisatawan yang sangat menyukai petualangan bahari yang tiada batas. Pengunjung bisa menyewa kapal untuk berlayar sambil menikmati indahnya pemandangan dan jika beruntung bisa melihat atraksi lumba-lumba yang sangat memukau.
Kawasan ini memiliki dua jenis lumba-lumba yang jumlahnya diperkirakan ada ratusan. Pertama adalah lumba-lumba hidung botol dan yang kedua adalah lumba-lumba paruh panjang. Lumba-lumba jenis paruh panjang memiliki tubuh yang relatif kecil dan suka sekali melompat di udara untuk menghibur semua orang.
3. Pantai Lovina – Bali
Pantai Lovina adalah pantai yang paling dikenal di Bali meski suasananya masih sangat alami. Terletak di ujung utara Bali, pantai ini menyajikan pengalaman berharga bagi semua wisatawan yang ingin menikmati kehidupan lumba-lumba. Biasanya, saat bagi datang, mereka akan meloncat-loncat di lautan beriringan dengan kapal laut di sebelahnya.
Atraksi dari lumba-lumba di Bali bagian Buleleng ini lambat laun menjadi incaran banyak orang. Terutama mereka yang tidak menyukai suasana gegap gempita di Bali bagian selatan. Pantai dengan puluhan lumba-lumba ini bisa membuat wisatawan, bahkan anda merasa nyaman dan ingin berlama-lama di sana.
4. Kawasan Pulau Peucang – Banten
Pulau Peucang memang belum banyak diketahui oleh wisatawan di Indonesia. Meski demikian, kawasan ini menyajikan pengalaman yang sangat berharga, salah satunya adalah berenang dengan lumba-lumba di laut lepas. Ya, berenang dengan mamalia laut ini tanpa harus naik kapal laut yang kadang sangat berisik.
Di dunia ini, mungkin hanya ada dua spot wisata yang menyajikan pengalaman berenang dengan lumba-lumba. Pertama adalah di Florida, Amerika dan yang kedua di Pulau Peucang, Banten, Indonesia. Bila anda kebetulan berada di kawasan Banten, jangan lupa untuk mampir dan menikmati sensasi berenang dengan para lumba-lumba di laut lepas.
5. Perairan Taman Nasional Komodo – Nusa Tenggara Timur
Perairan di kawasan Taman Nasional Komodo juga dikenal menyajikan pengalaman bertemu dengan lumba-lumba yang mengesankan. Lumba-lumba ini biasanya keluar saat pagi hari. Kala matahari masih akan keluar di ufuk timur, lumba-lumba mulai melakukan aktivitas paginya dengan melompat-lompat di udara.
Biasanya mamalia laut ini terlihat di perairan yang menuju Pulau Padar dan Pulau Kalong. Pulau Padar adalah situs warisan budaya dunia UNESCO sejak tahun 1991. Dari pulau ini, kadang anda bisa menyaksikan lumba-lumba yang bergerak dengan bebas di lautan.
6. Perairan Pulau Siladen – Sulawesi Utara
Pulau Siladen terletak di kawasan Taman Nasional Bunaken. Turis yang datang ke sini tak lagi hanya menikmati taman bawa laut yang sangat indah itu. Tapi juga mencari peruntungan untuk bertemu dengan kawanan lumba-lumba. Biasanya mereka suka menampakkan diri permukaan laut atau berenang di dalam air.
Lumba-lumba biasanya akan muncul di pagi hari. Mereka suka sekali mengikuti kapal-kapal yang bergerak menuju Pulau Siladen. Mereka biasanya berjumlah 20-30 ekor dan akan mengawal wisatawan yang takjub menyaksikan tingkah mereka.
7. Kepulauan Derawan – Kalimantan Timur
Kepulauan Derawan adalah spot baru dalam tujuan penyelam di Indonesia. Setelah Bunaken dan raja Ampat, kawasan ini juag dikenal memiliki keindahan bawah laut yang sangat luar biasa. Bahkan bisa dibilang terbaik di kawasan Pulau Kalimantan. Di tempat ini pelancong juga bisa berenang di Danau Kakaban yang banyak menyimpan ubur-ubur tak beracun.
Selain wisata bawah laut serta ubur-ubur yang unik. Kawasan ini juga menyajikan pengalaman melihat lumba-lumba. Hewan ini biasanya suka keluar begitu mendengar suara mesin dari kapal. Mereka akan berenang di sisi kiri dan kanan kapal seperti seorang penyambut.
Inilah tujuh lautan di Indonesia yang dikenal memiliki banyak sekali lumba-lumba. Pesona laut Indonesia yang sangat mempesona. (Sumber: Artikel boombastis.com Foto dw.com)
...moreTripTrus.Com - Yo, Desember udah di depan mata nih, bulan paling rame buat jalan-jalan di Indo! Banyak banget acara seru, dari tradisi unik sampai konser musik keren, bikin akhir tahun lo makin pecah. Nah, gue udah rangkumin nih beberapa event kece yang sayang banget kalo dilewatin. Yuk, simak biar lo bisa atur liburan lo sekarang juga!
View this post on Instagram
A post shared by GenPi Sumbar (@genpisumbar)
1. Seni Budaya yang Bikin Lo Makin Cinta Indonesia
Event seni dan budaya ini bukan cuma seru, tapi juga bikin lo makin cinta sama keberagaman Indo.
Festival Tumbe (1–4 Desember, Banggai Laut, Sulsel) Lo bakal ngeliat tradisi "Tumbe," ritual adat khas Banggai buat persiapan pernikahan adat. Ada pawai perahu tradisional yang dihias super cantik, tari-tarian lokal, dan bazar makanan khas yang dijamin bikin lo betah nongkrong.
Pesona Minangkabau (5–8 Desember, Tanah Datar, Sumbar) Di sini, lo bisa liat prosesi adat Minang kayak prosesi "Manjalang Mintuo" (mengunjungi mertua) dan pacu jawi (balapan sapi di sawah). Plus, jajanan Minang otentik kayak rendang sama galamai bakal memanjakan lidah lo.
Festival Rupat (6–8 Desember, Bengkalis, Riau) Selain seni Melayu seperti tari zapin, lo juga bakal disuguhi lomba sampan layar yang seru banget. Jangan lupa mampir ke pantai pasir putih Rupat yang instagrammable abis.
Pangandaran Festival (6–7 Desember, Pangandaran, Jabar) Event ini ngasih vibes liburan all-in-one: dari lomba paddleboard, pameran seni lukis pasir, sampe konser musik pantai buat bikin malam lo makin pecah.
Sultra Tenun Karnaval (7 Desember, Kendari, Sultra) Ini parade warna-warni banget, bro! Lo bisa liat kain tenun Sultra yang di-mix jadi busana kreatif. Ada juga live demo bikin tenun, cocok buat lo yang suka seni dan kerajinan.
2. Tradisi Unik yang Cuma Ada di Indo
Event ini bakal bikin lo kagum sama tradisi lokal yang out-of-the-box.
Perang Topat (10–18 Desember, Lombok Barat, NTB) Lo bakal liat perang ketupat yang bukan cuma seru, tapi juga punya makna menjaga harmoni antara umat Hindu dan Muslim di Lombok. Selain perang simbolis, ada juga bazar makanan tradisional khas Lombok!
Pesona Selat Lembeh (11–13 Desember, Bitung, Sulut) Snorkeling dan diving di Selat Lembeh udah juara, ditambah atraksi kayak lomba perahu hias dan festival kuliner seafood segar. Lo juga bisa explore spot underwater photography yang terkenal mendunia!
Lima Danau Festival (12–15 Desember, Solok, Sumbar) Kombinasi seni tradisional seperti randai dan tari piring dengan view epik lima danau: Danau Singkarak, Danau Talang, Danau Di Atas, Danau Di Bawah, dan Danau Kembar. Sunset-nya? Juara!
[Baca juga : "Event Seru Akhir Tahun Di Jakarta Yang Wajib Lo Kunjungi!"]
3. Musik dan Hiburan yang Bikin Malam Lo Pecah
Dari konser musik sampe festival, vibe-nya dijamin bikin lo happy.
Jogjarockarta Festival (15 Desember, Jogja) Pecinta musik rock, ini surganya lo! Ada lineup musisi top dari dalam dan luar negeri. Selain konser, ada merchandise area buat lo yang mau koleksi barang-barang band kesayangan.
Denpasar Festival (22–25 Desember, Bali) Event tahunan ini menampilkan seni kontemporer dan tradisional Bali. Ada tari kecak kolosal, fashion show kain endek, sampe pertunjukan musik indie yang cozy banget.
Swara Prambanan (31 Desember, Prambanan, Jogja) Malam tahun baru lo bakal beda di sini. Lo bakal disuguhi konser musik dengan latar megah Candi Prambanan yang dihias lighting spektakuler. Ada juga fireworks show buat penutup yang epik.
4. Event Lain yang Nggak Kalah Seru
Kalo lo suka pengalaman unik, cobain event ini!
Jelajah Ruang Menoreh Geo Heritage Run & Walk (7 Desember, Kulon Progo, Jogja) Lari atau jalan santai sambil explore alam Menoreh yang penuh sejarah geologi. Rutenya lewat kebun teh, hutan pinus, dan view sunset Gunung Merapi!
Festival Tanjung Waka (13–15 Desember, Kepulauan Sula, Malut) Kombinasi lomba dayung tradisional dan upacara adat khas Sula. Ada juga pameran mutiara Maluku Utara yang kece banget.
Festival 1000 Degan (15–25 Desember, Tegal, Jateng) Event ini cocok buat pecinta kuliner. Lo bisa nyobain 1000 jenis olahan kelapa muda, dari es degan sampe makanan modern kaya pudding dan cake degan.
Desember ini Indo tuh beneran kaya sama budaya, alam, sama hiburan. Jadi, lo udah tau mau kemana? Cus, catet tanggalnya, ajak temen, keluarga, atau pacar lo buat eksplor semua event ini. Jangan sampe ketinggalan, bro! 🌟 (Sumber Foto @udaunisawahlunto)
...moreTripTrus.Com - Berkunjung ke Serang ibukota Provinsi Banten tak lengkap rasanya jika tak menginjakkan kaki ke Banten Lama. Di kawasan situs sejarah di Kecamatan Kasemen ini terdapat destinasi wisata sejarah dan ziarah yang menarik untuk disusuri di akhir pekan.
Bahkan untuk mendukung gagasan Gubernur Banten Wahidin Halim yang akan menjadikan Banten Lama sebagai ikon Provinsi Banten, Dinas Pariwisata akan melakukan pengembangan destinasi dan atraksi penunjang di sekitar Kawasan Keraton Kesultanan Banten. Saat ini yang tengah dilakukan adalah penataan kembali.
"Revitalisasi melalui pembangunan fisik masih berlangsung, belum selesai. Setelah kegiatan hari ulang tahun Banten dan Hari Santri banyak pengunjung yang ingin melihat proses perubahan yang sedang dilaksanakan," kata Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nur Cahyati, Sabtu, 10 November 2018. Rampung revitalisasi, ia yakin kunjungan wisatawan pun akan berlipat. Ayo, intip ada objek wisata apa saja di Banten Lama.
1. Keraton Sorosowan
View this post on Instagram
A post shared by Septian Riezsky Adhietya (@septianadhietya) onMar 6, 2019 at 9:17am PST
Pada masa jayanya Banten disebut pula Kota Intan. Bukti itu ditunjukan di Keraton Sorosowan yang dibangun mirip sebuah benteng Belanda yang kokoh dengan bastion (sudut benteng berbentuk intan) pada empat sudut bangunannya.
Di atas lahan 3 hektar, keraton ini dibangun sekitar 1522-1526 pada masa pemerintahan Maulana Hasanuddin, pendiri Kesultanan Banten. Saat ini, bangunan di dalam dinding keraton tak ada lagi yang utuh. Namun, masih ada sisa reruntuhan dinding dan pondasi kokoh.
2. Istana Kaibon
View this post on Instagram
Keraton kaibon didirikan tahun 1815, keraton ini adalah yang kedua di banten setelah keraton surosowan. Penjelasan lengkapnya, cari aja sendiri di gugel Terima Kasih mata kuliah studi kebantenan. karena tugasmu, aku jadi tau tempat-tempat bersejarah kayak gini 😂 #explorebanten #bantenlama #kesultananbanten
A post shared by akbar gama refarjan (@akbar_gama) onMar 9, 2019 at 6:14am PST
Keraton Kaibon dibangun untuk Ratu Aisyah. Sang ratu merupakan ibunda Sultan Syaifudin. Kaibon artinya keibuan. Kala itu Sang Sultan ke-21 itu masih belia, umurnya baru 5 tahun sehingga belum bisa memegang tampuk pemerintahan.
Arsitektur Keraton Kaibon ini unik karena dikelilingi saluran air. Keraton Kaibon ini dihancurkan oleh pemerintah Belanda pada tahun 1832, bersamaan dengan keraton Surosowan. Kini, yang masih tersisa hanya lah gerbang dan pintu-pintu besar yang dikenal dengan nama Pintu Paduraksa yang modelnya khas Bugis.
3. Benteng Speelwijk
View this post on Instagram
my first "golden-hour" sunset... #exploreserang #banten #indonesia #prayforbanten #bantenbangkit #bentengspeelwijk #pesonaindonesia #wonderfulindonesia
A post shared by 🌏 Blogger,Host,Speaker (@rivopahlevi) onDec 28, 2018 at 3:57am PST
Benteng Speelwijk terletak di sisi utara Kesultanan Surosowan. Arsitek yang membangun adalah kepercayaan Sultan Ageng Tirtayasa, seorang keturunan Tionghoa yang kelak bergelar Pangeran Cakradana. Bangunan inilah yang menjadi salah satu alasan Kesultanan Banten memiliki pertahanan yang sulit ditembus dari laut oleh para penjajah dari Eropa yang hendak memasuki nusantara.
Berdasarkan situs Kemendikbud, arsitek Belanda Hendrik Lucaszoon Cardeel juga berperan dalam pembangunan Speelwijk. Lucaszoon membangun Speelwijk pada 1682, lalu dipugar pada 1685 dan 1731. Ia melakukan perubahan atas bangunan yang dirancang arstitek Tionghoa tersebut.
Pada area kawasan Benteng Speelwijk itu terdapat Kerkhoff atau pemakaman orang-orang Belanda. Salah satu makam yang paling besar dan menarik di antara makam-makam tersebut merupakan makam Komandan Hugo Pieter Faure (1717-1763).
[Baca juga : "Jembatan Gantung Situ Gunung Primadona Baru Wisata Sukabumi"]
4. Masjid Agung
View this post on Instagram
Melompat dengan penuh harapan semoga kelak bertemu di masa depan dengan keberhasilan menggapai cita-cita bersama para sahabat tercinta.. ❤️ . . Selamat sore menjelang malam Warga Serang, selamat menantikan adzan Maghrib. . . Foto: @anisaput29 . . #infoserang #visitserang #masjidagungbanten #tourism #indonesia #Beautifulview #beautifuldestinations
A post shared by Info Serang (@infoserang) onMar 10, 2019 at 4:00am PDT
Masjid Agung Banten merupakan satu dari masjid tertua di Indonesia yang penuh dengan nilai sejarah tinggi. Setiap harinya masjid ini ramai dikunjungi para peziarah yang datang tidak hanya dari Banten dan Jawa Barat, tetapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa.
Masjid ini dikenali dari bentuk menaranya yang sangat mirip dengan bentuk sebuah bangunan mercusuar. Tempat ibadah ini dibangun pertama kali pada 1556 oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1562-1557), sultan pertama dari Kesultanan Banten. Ia adalah putra pertama Sunan Gunung Jati.
5. Vihara Avalokitesvara
View this post on Instagram
The Kingdom Of Banten -Vihara Avalokitesvara- Lumayan rame yg ibadah 😆 #vihara #viharaavalokitesvara #viharabanten #banten #kingofbanten
A post shared by Nadal YJ (@25nadalyj) onFeb 4, 2017 at 4:27am PST
Kelenteng tua ini konon dibangun sejak abad ke-16. Pembangunan vihara ini juga tidak bisa dilepaskan dari Sunan Gunung Jati, salah satu dari sembilan wali penyebar agama Islam di Indonesia.
Yang menarik gerbang Vihara Avalokitesvara pada atap berhiaskan dua naga memperebutkan mustika sang penerang (matahari). Gerbang ini seolah menyambut pengunjung di pintu masuk sebelum pengunjung masuk lebih ke dalam vihara yang memiliki nama lain kelentang Tri Darma.
6. Meriam Ki Amuk
View this post on Instagram
MERIAM KIAMUK Menurut cerita, Meriam Ki Amuk dipercaya mempunyai kekuatan gaib. Karena kekuatan suara dentumannya bisa membuat ciut hati pasukan musuh yang mendengarnya. Selain itu ketika meledak dapat membuat musuh kocar-kacir. Hal ini dibuktikan ketika melawan armada laut Portugis maupun Belanda yang akan mendarat di Pantai Banten pada abad ke-15 dan abad ke-18 Selain Kiamuk ada juga meriam si Jagur. Konon kedua meriam kembar ini Ki Amuk dan Si Jagur adalah jelmaan dari prajurit Demak yang dikutuk sehingga berubah wujud menjadi meriam. Dikisahkan, pada saat itu wilayah Pelabuhan Banten dikenal sebagai pelabuhan niaga rempah-rempah yang cukup terkenal sampai ke daratan Eropa sehingga banyak menjadi incaran bangsa asing Meriam ki amuk merupakan salah satu benda bersejarah yg berada di kawasan museum situs kepurbakalaan banten lama. Tulisan : https://daerah.sindonews.com/read/1009862/29/legenda-meriam-ki-amuk-jelmaan-prajurit-demak-yang-dikutuk-1433683186 Foto by @napriyani_ ----------- ----------- #meriamkiamuk #bantenlama #jelajah_serang #jelajahareawisata #kotaserang #kesultananbanten #bantenbagus #meriamantibelanda
A post shared by Jelajah Serang (@jelajah_serang) onAug 16, 2018 at 5:18am PDT
Meriam Ki Amuk terletak di depan Masjid Agung Banten. Meriam milik Kesultanan Banten ini konon digunakan untuk menjaga Pelabuhan Karangantu di Teluk Banten dari serangan musuh. Suaranya yang menggelegar ketika meledak disebut membuat musuh kocar-kacir. Itu dibuktikan ketika melawan armada laut Portugis maupun Belanda yang akan mendarat di Pantai Banten pada abad ke-15 dan abad ke-18. Selain Ki Amuk, ada kembaran meriam ini yakni Si Jagur. Keduanya dikisahkan adalah jelmaan dari prajurit Demak yang dikutuk sehingga berubah wujud menjadi meriam. (Sumber: Artikel travel.tempo.co Foto wacana.co)
...moreTripTrus.Com - Di antara banyak moda transportasi, kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang nyaman digunakan untuk berpergian. Terlebih PT. KAI sebagai Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang menyelenggarakan jasa angkutan kereta api beberapa tahun belakangan ini mulai berbenah untuk melengkapi berbagai fasilitas penunjang perjalanan kereta api semakin nyaman.
Selain memiliki jalur tersendiri yang membuat kereta api bisa menghemat waktu perjalanan, perjalanan dengan kereta api menyuguhkan pemandangan yang indah.
Di balik itu semua, jika dicermati, di beberapa stasiun memiliki nada tunggu kereta yang unik dan berbeda dengan stasiun-stasiun lainnya. Biasanya nada-nada tersebut merupakan instrument dari beberapa lagu keroncong di Indonesia.
Berikut ini merupakan beberapa stasiun dengan nada tunggunya:
1. Stasiun Jatinegara – Juwita Malam
2. Stasiun Cirebon – Warung Pojok
3. Stasiun Purwokerto – Di Tepi Sungai Serayu
4. Stasiun Solo Balapan – Bengawan Solo
5. Stasiun Tawang – Gambang Semarang
6. Stasiun Cepu – Suwe Ora Jamu
7. Stasiun Tugu – Sepasang Mata Bola
8. Stasiun Pasar Turi – Jembatan Merah
Itukah beberapa nada tunggu stasiun kereta di Pulau Jawa, bikin kalian jadi ingin berkertaria kembalikan? (Sumber: Artikel-Foto Amieykha)
...moreTripTrus.Com - Selain berguna untuk merekatkan kembali hubungan keluarga yang merenggang akibat rutinitas keseharian, liburan keluarga juga menjadi momen yang tepat untuk mengajarkan anak tentang segala hal yang ada di alam terbuka.
"Namun, alih-alih ingin bersenang-senang, banyak keluarga yang justru kesulitan saat traveling bersama keluarga."
Sisa kemaren.... meskipun air terjunnya setenga alami... tp bagi anak" ketemu air itu sangat mengasikan... #liburanawaltahun #liburankeluargabesar #lahat #tanggemanik
A post shared by Ayin Warika (@ayin_warika) onJan 1, 2018 at 5:57pm PST
Seperti disusun tim Liputan6.com, berikut beberapa tips agar aktivitas wisata bersama keluarga menjadi menyenangkan dan meninggalkan kesan yang mendalam.
1. Booking di AwalMembayar segala sesuatunya di awal akan membantu Anda agar tidak perlu repot saat sedang di perjalanan maupun saat sampai di lokasi tujuan wisata. Jangan sampai anak-anak Anda tidur di rumah ibadah atau di pelataran stasiun karena Anda kehabisan tempat penginapan.
2. Perhatikan IklimTerdengar sederhana memang. Namun tahu lebih awal mengenai iklim dan cuaca selama di perjalanan dan di tempat tujuan wisata, akan membantu orang tua untuk memilihkan pakaian yang tepat dan nyaman bagi anak-anak. Dengan semua perlengkapan pakaian yang tersedia, tidak ada alasan bagi anak untuk berpakaian yang sama pada cuaca dan iklim normal.
3. Libatkan AnakMelibatkan anak dalam memilih tempat wisata yang akan dituju, lebih baik ketimbang harus berlama-lama di depan monitor dengan perangkat browsing. Mengetahui lebih awal kehendak dan minat anak, dapat meminimalisasi kebosanan anak saat berada di tempat tujuan wisata, dan tentu menjadikan perjalanan wisata bersama mereka menjadi sangat menyenangkan.
4. Beri Mereka KameraIni tidak berlebihan. Bagi anak-anak setelah balita, pemberian kamera saat berwisata akan mendorong mereka mengamati lingkungan dari sudut pandang mereka sendiri. Anda akan terkejut dengan hasil jepretan mereka, sudut pandang anak-anak terhadap suatu kejadian akan memudahkan Anda untuk memetakan minat mereka saat dewasa.
5. Buat Jurnal PerjalananBiasakan untuk mengajak mereka menggambar atau menulis segala hal yang telah mereka lihat saat berwisata, baik pemandangan alam, keindahan fauna, maupun makanan yang belum pernah mereka coba sebelumnya. Ajaklah mereka untuk menulis apapun yang pernah mereka lihat, di balik kartu pos bergambar tujuan wisata yang Anda kunjungi, akan menjadi kenangan liburan keluarga yang tak akan terlupakan saat mereka dewasa kelak. (Sumber: Artikel liputan6.com, Foto freepik.com)
...moreTripTrus.Com - Indonesia memang terkenal banget sama destinasi pariwisatanya yang keren, termasuk yang bawah lautnya. Buat kalian yang suka banget sama dunia bawah laut, 5 tempat diving di Indonesia ini wajib banget dicoba, deh!
Selain bisa liat pemandangan bawah laut yang gokil, di sini juga bisa dapet sensasi seru banget yang bisa bikin adrenalin kamu naik. Kamu bakal bisa liat semua jenis biota laut langsung dari deket banget. Jadi, kalau kamu diving di 5 tempat ini, dipastikan kamu bakal nganga, guys!
Bunaken
Bunaken Pertama-tama, kita punya Bunaken, bro. Pemandangan bawah laut di sini juara banget. Bahkan walaupun udah sering dikunjungi, keindahan lautnya tetep nggak luntur, guys. Air lautnya jernih bening, banyak banget ikan warna-warni yang berenang di sini. Gak cuma itu, udaranya juga sejuk banget. Jadi, gak heran deh kalau Bunaken selalu rame pengunjung.
Wakatobi
Wakatobi Selanjutnya, ada Wakatobi di Sulawesi Tenggara. Keindahan bawah laut di sini sebanding sama Raja Ampat, guys. Terumbu karangnya cantik banget, bikin mata kamu nggak mau berkedip. Ikan-ikan warna-warni berenang di bawah laut Wakatobi kayaknya udah jadi temen wajib para penyelam. Mereka friendly banget, kayaknya mau diajak main sama kamu. Makanya, Wakatobi dijuluki sebagai tempat diving terbaik di Indonesia.
Labuan Bajo
Labuan Bajo Nah, kalau kamu suka diving dan pengen liat pemandangan bawah laut yang keren, Labuan Bajo adalah pilihan yang oke banget, guys. Terumbu karangnya bagus banget, banyak juga ikan-ikan cantik yang bisa kamu temuin di sini. Kalau lagi beruntung, kamu bisa nemuin udang karang atau lobster di sela-sela terumbu karang. Selain itu, di sekitar Labuan Bajo, ada pulau-pulau cantik juga. Kamu bahkan bisa liat Komodo, hewan endemik yang langka, dari deket.
[Baca juga : "Pendakian Keren Bakal Dibuka Lagi Setelah Dua Tahun 'Liburan'!"]
Gili Trawangan
Gili Trawangan Nggak bisa lupain Gili Trawangan kalau kita lagi ngomongin tempat diving terbaik di Indonesia, guys. Pulau kecil ini ada di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pantainya keren abis, air lautnya jernih dan pasir putihnya halus banget. Pemandangan bawah laut di sini juga nggak kalah seru.
Kep. Derawan
Kepulauan Derawan Terakhir, kita punya Kepulauan Derawan di Kalimantan Timur. Di sini ada 31 pulau dengan keindahan bawah laut yang keren banget, guys. Terumbu karangnya masih bagus banget, dan banyak banget biota laut yang bisa kamu liat. Keanekaragaman biota lautnya yang unik bikin Derawan jadi destinasi wisata bahari yang populer banget. Yang paling keren, selain snorkeling dan diving, kamu juga bisa berenang bareng ubur-ubur di Derawan. Tempat yang paling oke buat snorkeling atau diving adalah Pulau Sangalaki, yang terkenal banget sebagai tempat penyu hijau bertelur.
Jadi, itu dia 5 tempat diving terbaik di Indonesia. Semoga bisa jadi inspirasi buat liburan kamu, bro! (Sumber Foto @3will_bunaken)
...moreTripTrus.Com - Cilegon dikenal sebagai kota industri, di sana berdiri megah pabrik-pabrik industri yang menjulang tinggi. Tapi, tanpa disadari di balik kemegahan pabrik-pabrik industri, Kota Cilegon memiliki daya tarik. Keindahan tersebut bisa kita nikmati dari atas bukit Batu Lawang.
Dengan jarak tempuh kurang lebih 30-45 menit dari Kota Cilegon. Batu Lawang terletak di Kelurahan Gerem, Merak. Batu Lawang amat potensial untuk dijadikan tempat tujuan wisata karena untuk mencapai tempat itu bisa dilakukan dengan cara hiking menyusuri bukit sejauh 6 km, dapat ditempuh dalam waktu sekitar 2-3 jam. Batu Lawang menawarkan keindahan dan kesejukan bagi para pengunjung.
Asal usul nama Batu Lawang karena terdapat sebuah batu berbentuk kodok berukuran besar yang berada dipuncak bukit, posisinya membelah dua gunung yaitu: Gunung Batur dan Gunung Gede. Karena itu akhirnya tempa ini diberi nama Batu Lawang yang memiliki arti batu yang saying besar yang dijadikan pintu.
Boleh dibilang, Batu Lawang menjadi tempat tujuan wisata kalian, selain mata kita dimanjakan oleh pemandangan bukit-bukit yang disesaki pepohonan, dari atas Batu Lawang kalian bisa melihat luasnya Kota Cilegon, Kawasan Industri sepanjang bibir pantai Banten hingga birunya Selat Sunda yang dipenuhi oleh lalu lalang kapal menuju Pelabuhan Merak.
Bagi kalian Warga Cilegon atau sekitarnya dan mungkin para pejalan bisa mengunjungi Batu Lawang. Berikut foto-foto keindahan Batu Lawang dari beberapa teman pejalan yang pernah mengunjunginya, karena tempat ini Instagram-able banget!
Sumber: Artikel Amieykha dan Foto Tracking Sepeda
...moreTripTrus.Com - Bro, lo pasti udah sering denger istilah “Maldives-nya Indonesia” atau “Maldives-nya Banten”, kan? Tapi serius deh, kalau lo pengen yang lowkey tapi tetep dreamy vibes, lo harus kenalan sama Pulau Tinjil. Pulau kecil ini ada di Pandeglang, Banten, dan cuma selangkah dari daratan Jawa, tapi langsung nyemplung ke Samudra Hindia. Luasnya emang mini, sekitar 5,9 km² aja, tapi jangan salah — pesonanya out of this world, Bro.
View this post on Instagram
A post shared by M U F T I (@m_aprizan)
Dari pantai ke laut, Tinjil tuh udah kayak postcard hidup. Pasir putih bersih, air biru kehijauan, dan lautnya bening parah. Banyak yang bilang, “Bro, ini Maldives banget, bukan di Banten!” Lo bisa snorkelling, diving, atau sekadar chill rebahan sambil nikmatin sunset. Instagrammable parah, no cap. Kalau lo mau feed medsos lo hits, sini tempatnya.
Tapi, wait — Pulau Tinjil nggak cuma soal pantai & laut kece. Pulau ini juga rumah buat ribuan monyet ekor panjang alias Macaca fascicularis. Sejak 1988, pulau ini dijadiin area breeding semi-natural sama PSSP IPB University. Tujuannya? Edukasi, research, plus conservation. Jadi, selain liburan, lo juga bisa belajar cara alam & satwa coexist dengan aman.
[Baca juga : "Hidden Gem Vibes: Pantar, The Real Off-Grid Paradise"]
Makanan monyet-monyet di Tinjil juga dapet perhatian serius. Vegetasi pulau ini lengkap banget — banyak pohon yang buahnya bisa jadi makanan, tempat berlindung, dan pastinya bikin monyet-monyet bisa survive dengan nyaman tanpa gangguan. Jadi vibes-nya tuh eco-friendly & chill, bro.
Tapi hey, sebelum lo gas ke Tinjil, ada hal penting yang kudu lo tau: karena ini area konservasi & penelitian, pengunjung nggak bisa asal dateng. Lo mesti izin dulu, termasuk pemeriksaan kesehatan, biar monyet-monyet aman dari penyakit kayak TBC atau virus. Plus, transportasinya juga nggak via jalur umum — lo kudu naik perahu nelayan dari Banten. Plan well + respect nature, itu kuncinya.
Jadi buat lo yang tinggal di Jakarta, Bandung, atau mana aja deket Banten, Pulau Tinjil bisa jadi getaway beda banget. Lo nggak cuma dapet pantai kece & laut jernih, tapi juga pengalaman dekat sama alam & satwa. As long as lo bener-bener ngehargain, Tinjil bakal kasih lo memories yang susah dilupain. Next trip? Bisa kita bahas cara izin + travel plan biar liburan tetap fun & eco-conscious. (Sumber Foto @ga.yuusuf)
...more