shop-triptrus



Tarik Wisatawan, Ende Siap Gelar 3 Festival Wisata di 2022

TripTrus.Com - Pemerintah Kabupaten Ende di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, menyiapkan tiga kegiatan festival yang akan digelar pada tahun ini untuk menarik minta kunjungan wisatawan ke daerah itu.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh 江 • 🌻 (@lechiinx) "Festival yang akan kami gelar yaitu pertama Festival Budaya dan Parade Pesona Pariwisata yang dijadwalkan pada April-Juni 2022," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ende Martinus Satban ketika dihubungi dari Kupang, Sabtu. Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan kegiatan promosi pariwisata di Kabupaten Ende pada 2022. Ia menyebutkan kegiatan kedua yaitu Festival Kelimutu yang dijadwalkan akan digelar pada Agustus. Selain itu, Festival Paralayang yang akan digelar pada Oktober-November. Martinus menjelaskan kegiatan festival ini dihadirkan untuk mempromosikan kekayaan pariwisata sekaligus menarik minat kunjungan wisatawan ke Ende. Kegiatan dalam bentuk festival, kata dia, juga berlangsung lama sehingga diharapkan dapat mendorong lama tinggal wisatawan di Ende. [Baca juga : "Kalender Event Wisata Jogja Bulan April 2022, Ada Sarkem Fest!"] "Semakin lama wisatawan di Ende tentu ada belanja yang bisa berdampak pada berbagai sektor ekonomi di masyarakat," katanya. Ia mengatakan waktu pelaksanaan beberapa festival ini masih bersifat tentatif karena disesuaikan dengan situasi di lapangan, salah satunya terkait kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Martinus menambahkan selain festival pariwisata, pihaknya juga menata dan merancang destinasi wisata yang sudah dibangun pemerintah daerah setempat untuk menunjang kunjungan wisatawan. "Kami juga mendampingi desa wisata untuk berinovasi menjadi desa wisata berbasis komunitas sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan," katanya. (Sumber: Artikel okezone.com Foto @florestourism) 
...more

Permainan Anak Yang Mulai Dilupakan

TRIPTRUS - Masih ingat dengan nama-nama seperti congklak, galah asin, bentengan, dampu, gatrik, kelereng, enggrang, atau gasing? Sebagian besar TripTroops mungkin masih ingat senangnya bermain ini di masa kecil. Tapi kini sayangnya, kebanyakan anak lebih memilih permainan elektronik di gadget atau konsol gim mereka. TripTrus mengajak TripTroops untuk bernostalgia lewat beberapa permainan anak yang kini mulai dilupakan. Dan jika ada yang sudah dewasa dan mencoba permainan-permainan ini tidak harus khawatir tiba-tiba berhenti bermain akibat dipanggil orang tua untuk mandi sore atau mengerjakan pekerjaan rumah.CongklakPermainan yang punya nama lain seperti congkak, dakon dan berbagai nama lainnya ini sekilas terlihat sederhana. Dua pemain duduk berhadapan dan mengatur strategi dalam berlomba mengisi lobang besar di sisi kanan masing-masing pemain. Untuk memainkan congklak biasanya digunakan papan khusus dengan dua baris lubang yang masing-masing berjumlah tujuh dan dua lubang besar untuk masing-masing pemain. Tiap lubang, kecuali lubang besar diisi 7 biji yang terbuat dari cangkang kerang, batu-batuan, atau biji-bijian. Kedua pemain memulai dengan memilih satu lubang yang satu-persatu isinya diletakkan di lubang sebelah kanan dengan tujuan untuk mengisi lubang besar milik masing-masing pemain. Jika biji habis di sisi pemain lawan, maka pemain harus menunggu giliran sampai lawan kehabisan bijinya. Permainan selesai bila semua biji sudah masuk ke lubang besar kedua pemain. Galah AsinPermainan asli Indonesia ini punya beberapa nama seperti galasin atau gobak sodor, tapi yang pasti permainan seru ini butuh kecepatan dan kegesitan para pemainnya. Dua tim yang terdiri dari 3 sampai 5 orang harus mengundi siapa yang akan bertahan dan menyerang. Tapi permainan ini tidak menggunakan senjata atau alat. Cuma dibutuhkan sebuah lapangan seperti yang dibatasi dengan garis dari kapur jadi beberapa kotak dengan satu garis vertikal dan beberapa garis horizontal. Pemain yang bertahan harus menghalangi tim yang mencoba melewati garis yang mereka jaga. Pemain bertahan tidak boleh menginjakkan kaki di luar garis dan harus mengandalkan kegesitan dan jangkauan tangan untuk menyentuh tim yang menyerang. Pemain menyerang yang tersentuh pemain bertahan timnya akan berganti menjadi tim bertahan. Gatrik Gatrik atau Tak Kadal adalah permainan seru untuk dua tim yang bergantian memukul potongan bambu atau kayu berukuran kurang lebih 15 cm dengan tongkat berukuran sekitar 30 cm. Potongan yang pendek ditaruh melintang di antara dua batu, lalu salah satu pemain mengangkat dan memukul sejauh mungkin dengan tongkat dan tim lain mencoba menangkap potongan yang dilontarkan. Setelah itu, semua anggota tim bergantian memukul bambu atau kayu pendek lewat sela di antara kaki dengan cara menunduk sambil membelakangi kayu pendek itu. Setelah semua anggota tim selesai memukul, maka titik tempat akhir kayu itu mendarat jadi awal bagi anggota tim lain menggendong tim yang memukul kayu sampai ke titik kayu pertama kali dilontarkan. Petak Jongkok Permainan petak jongkok dimulai dengan mengundi satu pemain yang harus mengejar para pemain lainnya. Pemain yang tersentuh oleh pemain yang "jaga" harus ganti mengejar pemain lain. Agar tidak berubah peran dari yang dikejar jadi yang mengejar, pemain harus segera berjongkok sebelum sempat tersentuh oleh pemain yang mengejar. Supaya lebih seru, pemain yang mengejar tidak harus satu orang, sehingga kemungkinan tertangkap jadi lebih besar dan perlu kegesitan lebih untuk bisa lolos atau segera jongkok dari colekan dua orang yang mengejar.EgrangTidak seperti beberapa permainan yang sudah disebutkan sebelumnya, untuk bermain egrang butuh sedikit usaha dan keahlian untuk membuat alat permainan. Biasanya egrang, atau juga dikenal dengan nama jangkungan, dibuat dengan menggunakan bahan dari bambu yang harus dipotong dan dilubangi untuk membuat pijakan kaki. Untuk menaiki egrang juga dibutuhkan keseimbangan prima, terutama jika para pemain memutuskan untuk berlomba adu cepat di atas egrang, tidak cuma sekadar berjalan-jalan dengan egrang. Egrang juga terdiri dari beberapa jenis, ada yang dibuat dengan pijakan kaki serta pegangan untuk tangan pemainnya, bisa juga dibuat berupa pijakan kaki, sementara kayu atau bambu yang dijadikan egrang diikat ke kaki pemainnya. BentenganUntuk bermain bentengan, dibutuhkan dua tim yang masing-masing menggunakan satu tiang atau pohon sebagai benteng. Pemain dari kedua tim harus saling mengejar dengan sebelumnya masing-masing pemain harus menyentuh benteng mereka terlebih dahulu. Pemain yang waktu menyentuh bentengnya lebih dekat dengan pemain lawan dapat menangkap pemain itu. Pemain yang tertangkap harus menyentuh benteng lawan dan menunggu diselamatkan oleh teman timnya. Jika lebih dari satu orang yang ditangkap, pemain dapat membuat rantai manusia dengan cara saling menyentuh tangan. Sebenarnya, obyek dari permainan ini adalah menyentuh benteng lawan tanpa sampai tertangkap. Jika pemain satu tim dapat menyentuh benteng lawan tanpa tertangkap, maka pemain itu harus berteriak "Benteng!" DampuDi Indonesia, permainan ini juga dikenal dengan nama dampu bulan atau engklek. Sementara di luar negeri, permainan ini dikenal dengan nama Hopscotch. Para pemain harus melompat dengan satu kaki melewati kotak berupa garis yang digambar atau digoreskan di tanah. Masing-masing pemain harus melemparkan lempengan batu atau kayu berbentuk pipih dari garis start yang jaraknya satu kali lompatan dari garis pertama. Semakin jauh permainan berjalan, lempengan masing-masing pemain harus dilemparkan ke kotak yang lebih jauh dan pemain harus berjingkat mencapai kotak itu untuk mengambil lempengan mereka. Pemain yang menyentuh lempengan milik lawan, menginjak garis atau menjatuhkan kaki yang diangkat akan mendapatkan hukuman dari para pemain lain. GasingPermainan ini dikenal di seluruh dunia. Obyek permainannya bisa bermacam-macam, mulai dari mengadu berlama-lama memutar gasing, sampai memukul gasing yang sedang berputar di dalam lingkaran. Bentuk gasing pun bermacam-macam dan terbuat dari berbagai bahan, mulai dari kayu hingga plastik. Untuk memutar gasing, pemain harus melilitkan tali lalu melemparkan gasing untuk melepaskan lilitan tali itu. Semakin kuat lemparan dan semakin bagus keseimbangan gasing, maka gasing dapat berputar lebih lama atau bisa menolak hantaman gasing lain. Layang-layangLayang-layang adalah salah satu permainan anak yang dikenal luas di seluruh dunia. Untuk menerbangkan layang-layang diperlukan keahlian menarik benang agar dapat terbang terbawa angin. Benang yang diikatkan ke layang-layang juga merupakan faktor penting untuk menentukan keseimbangan layang-layang saat di udara. Layang-layang sederhana dapat terbuat dari dua batang kecil bambu dan kertas yang ditempelkan di rangka benang. Tapi banyak juga yang dibuat dengan berbagai bentuk dan ukuran dari berbagai bahan. Layang-layang dapat diterbangkan sambil menikmati angin yang berhembus atau bisa juga untuk berlomba dengan mengadu dengan layang-layang lain, yaitu berlomba memutuskan layang-layang lawan. Para pemain yang mengadu layang-layang seringkali bahkan membuat sendiri layang-layang jagoan mereka dan juga membuat benang khusus yang dilumuri pecahan kaca untuk memutuskan benang lawan. Pada zaman dahulu, layang-layang juga digunakan untuk menyampaikan informasi di saat perang ke pasukan yang berada di tempat jauh. Ilmuwan Benjamin Franklin bahkan membuktikan adanya energi listrik dengan cara menerbangkan layang-layang di saat sedang hampir turun hujan. BekelBekel atau bekelan dapat dimainkan oleh dua sampai empat orang yang duduk berdekatan dan bergantian memantulkan bola karet sambil mengambil satu-persatu dari biji yang terbuat dari kuningan tanpa menyentuh biji lain. Setelah itu pemain menjatuhkan kembali biji bekel yang sudah ia pegang dan mulai membalikkan biji bekel hingga berdiri pada satu sisi. Jika pemain itu gagal mendirikan biji bekel di sisi tertentu maka pemain lain yang mengambil giliran berikutnya. Nama permainan bekel ini berasal dari permainan Belanda "bikkelen" yang juga menggunakan "bikkels" atau biji dari tembaga. KelerengNama lain permainan ini adalah gundu. Permainan yang juga dikenal di banyak negara di dunia ini punya beberapa peraturan, tetapi yang paling sering dimainkan adalah dengan mengumpulkan kelereng dari beberapa pemain di dalam suatu lingkaran. Para pemain kemudian berusaha mendorong kelereng dalam lingkaran itu dengan cara melontarkan bola kaca yang disentil dengan jari. Kelereng yang keluar dari lingkaran dalam jarak satu jengkal tangan berhak diambil oleh pemain yang mengeluarkannya dari lingkaran. Tetapi, kelereng pemukul juga harus berada di luar lingkaran, karena jika berada dalam lingkaran kelereng itu juga dapat diambil oleh pemain lain yang berhasil mengeluarkannya dari lingkaran. Untuk yang satu ini, kami menyarankan agar tidak berada dekat tembok karena gaya menyentil kelereng sambil berdiri rapat menyentuh tembok dapat mengurangi akurasi dengan drastis. Lompat Karet Untuk memainkan permainan ini, hal yang paling penting adalah membuat tali dengan cara membuat rantai dari lingkaran karet gelang sehingga memanjang. Untuk membuat tali yang kuat biasanya satu mata rantai karet terdiri dari dua atau tiga karet. Kekuatan ini diperlukan karena rantai karet yang digunakan tidak mudah putus jika tersangkut tubuh pemain. Selain dapat dimainkan dengan meloncat mengikuti irama karet yang diputar, rantai karet dapat dimainkan dengan cara di mana para pemain bergantian melompati rantai karet yang ketinggiannya semakin naik seiring jalannya permainan. Di sinilah kemampuan melompat pemain diuji, terutama apabila tinggi karet telah mencapai tinggi kepala dua orang yang bertugas memegang rantai karet untuk dilompati.
...more

Cerita Perjalanan #1Traveler1Book di Waerebo

Senang juga akhirnya Flores Trip bisa mencapai Waerebo. Lebih senang lagi saat bertemu adik-adik desa adat tersebut dan membagikan buku pelajaran dalam program #1Traveler1Book.Apa itu #1Traveler1Book? Sebuah gerakan sosial dari para traveler untuk traveling sambil berbagi kecerdasan dan pengetahuan bagi anak-anak Indonesia. Dari 1traveler1book.org: #1Traveler1Book adalah gerakan sosial dimana para traveler yang bepergian dan menjelajah ke berbagai pelosok Indonesia menyebarkan atau membantu menyebarkan buku-buku kepada anak-anak usia sekolah 6-15 tahun di berbagai destinasi yang dikunjungi oleh para traveler. Gerakan ini adalah hal kecil yang dibuat untuk membantu membuat Indonesia menjadi bangsa yang besar dengan menyebarkan informasi dan pengetahuan lewat buku. Sejak awal trip Flores, saya memang mengusulkan untuk membawa minimal satu buku pelajaran. Untuk apa? Untuk diberikan kepada adik-adik yang ditemui di destinasi. Waerebo kami pilih sebagai lokasi #1Traveler1Book karena desa ini relatif sulit dijangkau. Bayangin aja, anak-anak Waerebo harus jalan kaki 8 km selama tiga jam untuk pergi sekolah. Beratnya gendongan ransel berisi puluhan buku dan rasa capek trekking 3 jam langsung hilang saat tiba di Waerebo. Guide kami, Pak Martin, jadi perantara dan mengkoordinasi anak-anak di desa ini untuk berkumpul saat pembagian buku. Beberapa di antara mereka masih belum lancar bahasa Indonesia. Anak-anak Waerebo pada main bola sebelum kumpul menerima buku Persiapan pembagian buku, dikoordinir oleh Pak Martin Kak Flo membagikan buku-buku pelajaran pada anak-anak Waerebo Satu demi satu buku dibagikan. Anak-anak ini sempat berebut. Mereka sangat antusias. Senyum dan tawa bahagia bisa dilihat dari wajah polos mereka, meski dengan tutur bahasa yang tidak saya mengerti. Kak Flo bersama dua anak Waerebo Wajah-wajah anak Waerebo antusias menerima buku pelajaran Tak ketinggalan dua anak perempuan Waerebo ini Cheers! Foto bareng anak-anak Waerebo di depan rumah adat Mbaru Niang   Selain buku pelajaran, adik-adik ini juga menerima alat tulis. Buku-buku pelajaran ini nantinya akan dikumpulkan dan di perpusatakaan desa yang letaknya tak jauh dari bangunan Mbaru Niang, rumah adat Waerebo.   Benar kata Pak Martin, Waerebo mengajarkan pada kami bahwa ada yang lebih bernilai daripada rupiah. Ilmu pengetahuan dan pendidikan. Semoga buku-buku ini bisa bermanfaat dan membawa mereka meraih masa depan yang lebih baik. Foto keluarga usai pembagian buku #1Traveler1Book di desa adat Waerebo, YOU SHOULD BE HERE! Source: ZulfikarAlex.com ======================================================================================================   Zulfikar Aleksandri, pekerja IT di sebuah perusahaan tour travel nasional. Masih studi S2 di Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya. Suka traveling dan backpacking Indonesia dan Asia Tenggara. Destinasi favorit Indonesia Timur, terutama bawah laut Flores. Untuk info sehari-hari dan interaksi, follow di Twitter, Facebook, dan Instagram.
...more

Kawasan Banten Lama Berpotensi Masuk World Heritage

TripTrus.Com - Pemerintah Provinsi Banten berencana ingin menata kawasan Banten Lama di Kasemen Kota Serang, sebagaimana telah disinggung dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) baru-baru ini. Gubernur Banten, Wahidin Halim mengakui tata kelola Banten Lama masih miss management dan harus segera dibenahi. Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Banten, Agus Nizar Vidiansyah menilai harus ada kesepakatan bersama bahwa penataan kawasan Banten Lama sebagai kebutuhan masyarakat Banten. "Kesadaran sejarah, budaya, adat istiadat, kearifan lokal, butuh artefak nyata yang mengingatkan akar masyarakat Banten," kata pria yang akrab disapa Bang Vidi. ICMI Orwil Banten pernah melakukan diskusi mengenai penataan kawasan Banten Lama. Berdasarkan diskusi tersebut, jelas Vidi, ICMI Banten berkesimpulan bahwa perbaikan artefak fisik harus menjadi langkah awal untuk menggali nilai-nilai luhur kejayaan Banten. "Misalnya kegandrungan pada ilmu, berani, toleran, ta'zhim pada orang tua dan guru, dan lain-lain," terang alumni Universitas Indonesia tersebut.  Ia mengatakan, seharusnya tidak ada masalah siapa yang akan menangani Kawasan Banten Lama, tinggal urusan koordinasi saja."Kekisruhan administratif dan manajerial itu tidak perlu terjadi jika tanggung jawab dan kesadaran awal tadi ada," tambah Vidi. Ia optimistis penataan kawasan Banten Lama bisa mendatangkan keuntungan ekonomis sebagai kawasan wisata religius. Program penataan kawasan Banten Lama, sebagaimana telah direncanakan Pemerintah Provinsi Banten, lanjut Vidi, tidak boleh berhenti pada aspek fisik, tetapi harus ada tindak lanjut secara kultural. "Kalau perlu ide ini dijual hingga nasional atau bahkan diangkat dijadikan world heritage," tutup Vidi. (Sumber: Artikel rmol.co Foto bantenwisata.com)
...more

Nih, 3 Event Asik di Kepri Bulan November - Desember 2023

TripTrus.Com - Gak kalah seru, bulan November sampai Desember tahun 2023 bakal jadi momen penuh event keren di Kepri. Ada 3 event pariwisata yang bakal hebohkan dunia pariwisata sini. Si Plt Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Luki Zaiman Prawira, ngasih tau kalau 3 event pariwisata ini bakal digelar di beberapa tempat di Kepri. "Kita bakal bikin heboh di Tanjungpinang, Bintan, Batam, Natuna, dan daerah lainnya," katanya, Jumat (15/9).       View this post on Instagram A post shared by Ini Karimun (@inikarimun) Di event-event ini, menurut Luki, bakal ada expo, bazaar, jalan-jalan sehat, dan macem-macem hiburan seru seperti permainan tradisional, pertunjukan teater keren, barongsai, pawai lampion, dan masih banyak lagi. Gak cuma itu, juga ada artis ibukota Grup Band Gigi dan Fiersa Besari yang bakal meramaikan acaranya. "Harapannya, event ini bisa nambahin pundi-pundi ekonomi dan wisata kita. Pastinya juga nambah jumlah wisatawan yang datang ke Kepri," ujar Luki. Nah, event-event pariwisata ini bisa terlaksana berkat kerjasama Dinas Pariwisata Kepri, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Dinas Pariwisata daerah di Kepri, dan juga dukungan dari pihak swasta seperti Asosiasi Pariwisata di Kepri. [Baca juga : "Info Keren, Kemenparekraf Pastikan Ada Beberapa Event Keren Di Indonesia"] Yuk, kita intip 3 Event Pariwisata Kepri yang bakal bikin bulan November - Desember 2023 makin asyik: 1. Pranala Festival Bagi yang suka banget sama Fiersa Besari, wajib dateng nih ke Pranala Fest tanggal 11 November 2023 di Trans Convention Center Tanjungpinang. Belum beli tiket? Cepetan beli di sini linktr.ee/pranalafest. Selain penampilan Fiersa Besari, juga bakal ada band lokal buat pemanasan. 2. Rakyat Festival Slankers, persiapkan diri! Slank bakal ngadain konser di Rakyat Fest tanggal 18 November 2023. Mereka akan manggung di Lapangan Parkir Temenggung Abdul Jamal bareng idol grup JKT48. Gak boleh ketinggalan! 3. Bintan Culture Festival Bintan Culture Festival bakal bikin gebrakan lagi tanggal 1 Desember 2023 di Gedung Ex Astaka MTQ Trikora, Teluk Bakau, Kabupaten Bintan. Acaranya bakal seru dengan Festival Tari Melayu, Pertandingan Tari Melayu Kreasi, Pertunjukan Kesenian Nusantara, Karnaval Budaya, dan Bazar Ekraf/UMKM se-Kabupaten Bintan. Temanya? "Pariwisata Maju, Budaya Lestari (Growing Tourism with Cultural Sustainability)". Gak boleh sampe ketinggalan! Jadi, catet tanggalnya dan pastiin kamu gak kelewatan acara seru ini! (Sumber Foto @nda4.20) 
...more

5 Alasan Kenapa Lo Harus Banget Ikutan Banda Neira Festival 2024

TripTrus.Com - Banda Neira itu punya sejarah panjang, bro! Cengkeh dan pala yang jadi komoditas super penting buat bangsa Eropa. Nah, Banda Neira Festival 2024 bakal jadi ajang nostalgia perjalanan bangsa Eropa di sana, dengan fokus ke situs-situs sejarah. Ada slogan keren “Jangan Mati Sebelum ke Banda” dari Sutan Sjahrir yang punya makna dalam banget.       View this post on Instagram A post shared by Karisma Event Nusantara (@karismaeventnusantara) Festival ini juga ngangkat lomba Belang (Kora-Kora) yang punya nilai sejarah yang tetap dilestarikan, plus ada lomba dayung belang, karnaval budaya, lomba foto bawah laut, tari kolosal di Benteng Belgica, UMKM, sampai konser artis lokal Maluku. Nih, gue kasih 5 alasan kenapa lo harus dateng ke festival ini: 1. Menyelam di Sejarah yang Unik Banda Neira bukan cuma soal alam, tapi juga sejarahnya yang luar biasa. Pulau ini dulunya jadi pusat perdagangan rempah-rempah, terutama pala dan cengkeh. Di festival ini lo bisa belajar sejarah unik Banda, mulai dari bangunan kolonial yang masih ada sampai cerita seru tentang perdagangan rempah-rempah yang jadi ajang perebutan antar bangsa Eropa. Gue sih paling inget cerita tahun 1667, waktu Belanda tuker Pulau Rhun di Banda sama Inggris buat dapetin Pulau Manhattan yang sekarang jadi New York. Gila, ya! 2. Tradisi dan Budaya yang Nggak Boleh Lo Lewatin Banda Neira Festival juga bakal bawa lo ngerasain langsung tradisi dan budaya lokal. Ada Lomba Belang alias Kora-Kora, perahu tradisional yang dulu dipake buat perang di zaman penjajahan. Perahu ini didayung sama 30-33 orang, jadi seru banget! Selain itu, bakal ada karnaval budaya, musik tradisional, dan tarian khas Maluku yang bakal bikin lo ketagihan sama vibes-nya. 3. Eksplor Alam dan Keindahan Bawah Laut Banda Neira itu punya laut biru yang ciamik banget dengan terumbu karang yang masih alami. Terumbu karangnya udah ratusan tahun umurnya, bro! Lo bisa nyemplung buat snorkeling atau diving, dan nikmatin biota laut yang super keren. Pemandangannya? Dijamin bikin lo betah banget! [Baca juga : "Ini Destinasi Bali & Tips Anti-Bosan Buat Nikmatin Tanggal Merah Terakhir"] 4. Momen Asyik Ngerayain Keberagaman Budaya Festival ini jadi tempat buat lo ketemu sama berbagai budaya Indonesia. Lo bakal bisa kenalan dan kolaborasi bareng orang dari latar belakang yang berbeda, sambil ngerasain kemeriahan budaya yang unik. Ada Benteng Belgica yang bakal jadi spot kece buat foto dan nikmatin sunset. Benteng ini dibangun sama Belanda tahun 1611, loh! 5. Kuliner Khas Banda yang Wajib Lo Coba! Lo yang suka kuliner, wajib banget nyobain makanan khas Banda Neira. Pala yang jadi komoditas utama di sini diolah jadi makanan dan minuman yang khas, kayak ikan kuah pala dan jus pala. Lo juga bisa jalan-jalan ke perkebunan pala dan langsung nyobain masakan lokal yang kaya rempah. Banda Neira Festival 2024 bakal digelar dari tanggal 14-16 November. Ini bukan cuma soal keindahan alam, tapi juga kekayaan sejarah dan budaya yang jarang lo temuin di tempat lain. Jadi, tunggu apalagi? Ayo langsung booking dan siap-siap ngerasain serunya! (Sumber Foto @kemenparekraf.go.id) 
...more

Healing Maksimal! Ini 3 Tempat Terbaik di Indonesia 2025 Menurut TripAdvisor

TripTrus.Com - Gengs, lo tau nggak sih? Indonesia tuh makin dilirik dunia, apalagi di dunia traveling! Tahun 2025 ini, TripAdvisor baru aja ngumumin tiga destinasi terbaik di Indo yang berhasil bikin dunia ngelirik—dan yes, semuanya dapet penghargaan Travelers' Choice Awards: Best of the Best! Gokil banget gak tuh? Dari yang suka healing di pantai tropis, city life yang hustle banget, sampai petualangan alam yang bikin lo speechless, semuanya lengkap. Dan tiga tempat kece itu adalah Bali, Jakarta, sama Flores. Udah siap explore lebih dalam bareng gue? 1. Bali – Surga Tropis Buat Lo yang Suka Healing + Budaya       View this post on Instagram A post shared by DJBALI TOUR (@djbalitour) Bali tuh beneran nggak ada matinya, bro! Tiap tahun masuk list top destinasi di dunia, dan 2025 pun masih eksis banget. Lo yang demen alam, budaya, plus hiburan, semua ada di sini. Bayangin aja, pagi lo bisa yoga di Ubud sambil liat sawah, siang lanjut ke pantai, dan malam nonton tari tradisional sambil makan babi guling. Kombo mantap, kan? Kalau lo pengen vibes yang lebih nyatu sama alam, coba deh jalan ke Bukit Campuhan—adem parah! Dan kalo lo main ke Nusa Penida, mampir ke Pantai Kelingking yang bentuk tebingnya tuh epic banget. Bahkan pantai ini masuk top pantai terbaik dunia 2024 lho! Jangan lupa ke Pura Luhur Uluwatu juga. Sunset-nya di tebing itu bener-bener bikin speechless. Bali tuh bukan cuma soal pantai, tapi juga soal pengalaman spiritual, kuliner lokal yang unik, sampe budaya yang super kaya. Lo bisa banget dapet semuanya di satu pulau ini doang! 2. Jakarta – Kota Sibuk Tapi Banyak Hidden Gem Buat Lo Jelajahi Siapa bilang Jakarta cuma soal macet dan gedung tinggi? Ternyata kota ini berhasil juga masuk list destinasi terbaik Asia versi TripAdvisor. Lo bisa ngeliat dua sisi Jakarta—modern yang penuh mall megah dan klasik yang penuh sejarah. Lo udah pernah naik ke puncak Monas belum? View-nya tuh mantap, apalagi kalau langit cerah. Terus, Kota Tua juga wajib banget lo kunjungin. Serasa balik ke jaman kolonial, sambil mampir ke Museum Fatahillah atau ngopi santai di sekitaran. Kalau laper, cus ke Glodok! Chinatown-nya Jakarta ini surganya kuliner—ada bakmi legendaris, kwetiau, sampe es kopi jadul yang masih eksis. Buat lo yang doyan shopping, Grand Indonesia sampe Plaza Indonesia tuh udah kayak surganya barang branded. Nggak heran kalau banyak turis juga betah di sini. Jakarta tuh paket komplit buat lo yang pengen city vibes tapi tetap bisa nikmatin budaya lokal. [Baca juga : "Tradisi Wisata Nyentrik Di Indo Yang Bikin Lo Takjub Dan Nggak Bisa Lupa!"] 3. Flores – Buat Lo yang Cari Petualangan Anti-Mainstream! Lo suka alam yang masih raw dan pengalaman yang beda dari yang lain? Flores jawabannya! Pulau ini tuh hidden gem Indo yang makin naik daun. TripAdvisor sampai rekomendasiin Labuan Bajo sebagai base camp lo buat mulai petualangan. Dari sini, lo bisa island hopping ke Taman Nasional Komodo. Serius, ngeliat komodo dari dekat tuh bikin merinding saking epic-nya! Pulau Padar juga nggak kalah cakep, dengan view bukitnya yang iconic. Flores juga punya desa-desa adat yang vibes-nya tuh kuat banget. Misalnya Kampung Bena, lo bisa liat langsung tradisi megalitik yang masih dilestarikan. Terus, Wae Rebo? Wah ini sih definisi “worth the hike”! Letaknya di atas gunung, dengan rumah-rumah kerucut yang super aesthetic. Perjalanan ke sana emang butuh effort, tapi begitu sampe, lo bakal ngerasa kayak ada di dunia lain. Yuk, Mulai Rencanain Trip Lo ke Spot Terbaik Indo! Masuknya Bali, Jakarta, dan Flores ke dalam top destinasi 2025 versi TripAdvisor buktiin kalau Indonesia tuh kaya banget akan pesona. Dari yang demen rebahan di pantai, ngulik budaya kota, sampai lo yang adventurous sejati, semuanya ada. Lo bisa mulai dari destinasi yang deket rumah dulu, atau langsung tancap gas buat roadtrip ke daerah yang belum pernah lo jamah. Pokoknya, jangan nunggu nanti-nanti, gengs! Atur jadwal liburan lo dari sekarang, siapin itinerary, dan ajak circle lo buat ikut seru-seruan bareng. Lo nggak cuma dapet foto kece buat feed IG, tapi juga pengalaman yang nggak bisa lo beli di mana-mana. Jadi, siap jelajahi Indo dan temuin keajaiban di setiap sudutnya? Let’s go! (Sumber Foto @danielkordan)
...more

4 Event Keren di Sumut Masuk Karisma Event Nusantara 2025! Gaskeun!

TripTrus.Com - Bro, sis, lo semua wajib tahu nih! Ada kabar gokil dari dunia pariwisata Sumatera Utara. Empat event kece dari Sumut resmi masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2025! Ini bukti kalau pariwisata Sumut makin diakui, nggak cuma di Indo tapi juga di level internasional. Keren, kan?       View this post on Instagram A post shared by @Morganda (@m.orgnda) Gimana nggak, event-event ini emang nggak kaleng-kaleng! Nih, daftar lengkapnya: 🎭 Gelar Melayu Serumpun – Kota Medan Festival budaya Melayu yang bakal ngeramein Medan dengan seni dan budaya dari negara serumpun kayak Malaysia, Singapura, Thailand, sampe India. Budaya Melayu bersatu, bro! 🎸 Samosir Music International – Kabupaten Samosir Lo suka musik? Event ini bakal ngasih lo pengalaman beda! Musik tradisional Batak di-mix sama band internasional. Udah kebayang kan vibes-nya? [Baca juga : "Jatim Gaspol! 11 Festival Kece Tembus Karisma Event Nusantara 2025"] 🌺 Festival Bunga dan Buah – Berastagi, Kabupaten KaroBerastagi bakal makin berwarna dengan festival ini! Pameran bunga dan buah lokal, plus parade mobil hias yang bakal bikin jalanan penuh warna. Cakep banget buat yang doyan foto-foto! ⚔️ Maniamolo Fest – Nias Selatan Ini dia event yang nunjukin budaya khas Nias! Ada tarian perang, musik tradisional, sampe atraksi lompat batu yang bikin lo merinding saking keren dan ekstremnya. Masuknya event-event ini ke KEN 2025 bukan cuma kebanggaan doang, tapi juga peluang gede buat pariwisata Sumut makin dikenal luas. So, yuk dukung dan ramaikan biar makin hits! Jangan lupa ajak bestie, keluarga, atau siapa aja buat dateng. Sumut punya segalanya, dan lo wajib jadi bagian dari keseruannya! 🚀🔥 (Sumber Foto @nurminta_13)
...more

Bertemu Bono di Sungai Kampar

Cari trip ke Riau di sini: http://triptr.us/CY TRIPTRUS - Provinsi Riau punya sebuah fenomena alam unik di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Di Sungai Kampar yang melintasi lima kabupaten di Riau (Kabupaten Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, Lima Puluh Kota, dan Sijunjung) memiliki gelombang yang bernama gelombang Bono. Gelombang Bono terjadi di saat volume air sungai meningkat drastis di musim penghujan dan badan sungai yang membesar serta aliran air dari beberapa anak sungai membuat daerah hilir Sungai Kampar memiliki gelombang tinggi. Ditambah pula, arus air dari Selat Malaka dan Laut Cina Selatan bertemu dengan aliran muara Sungai Kampar. Penyempitan pertemuan arus itu membentuk gelombang besar. Gelombang Bono dapat mencapai 4-6 meter di saat bulan purnama. Meski oleh masyarakat setempat ombak Bono mempunyai nama yang mengerikan, yaitu Tujuh Hantu, tapi gelombang ini juga mengundang banyak peselancar dari luar negeri untuk menjajal liarnya ombak bono. Meski Gelombang Bono bisa dibilang berbahaya, tetapi ombak sungai terbesar dan terpanjang di dunia ini dinobatkan sebagai wahana selancar sungai terbaik di dunia.Saat terjadi puncak Bono, 21 gelombang ombak dapat muncul secara bersamaan. Gelombang ini juga bisa menciptakan kubah yang bergulung-gulung dengan waktu yang bisa mencapai dua jam. Ini tentunya jauh berbeda dengan gelombang di laut yang hanya berdurasi sekitar beberapa menit saja. Kehebatan gelombang Bono dalam memanjakan para peselancar inilah yang membuatnya jadi sangat menarik. Tetapi, gelombang Bono besar tidak disarankan untuk ditunggangi oleh peselancar pemula. Ini disebabkan oleh karena ganasnya gelombang Bono yang kabarnya tiap tahun memakan puluhan korban dari kapal yang tenggelam akibat diterjang gelombang tinggi. Untuk memprediksi datangnya Puncak Bono, dapat diketahui lewat kalender tarikh qomariyah yaitu di pertengahan bulan (sekitar tanggal 10-20) di saat bulan purnama.Keberadaan Bono sebagai obyek wisata baru dimulai beberapa tahun lalu setelah beberapa peselancar dari Perancis dan Brazil mulai menjajal hebatnya Gelombang Bono. Kepopuleran Bono bahkan membuat seorang peselancar sungai (tidal bore surfer) dari Inggris Steve King (48) mencoba memecahkan rekornya sendiri di Guiness World of Records dengan berselancar sejauh 40 kilometer. Wow!Teluk Meranti dapat dicapai dari Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau, dengan jalan darat sekitar lima jam. Untuk mencapai gelombang Bono ada baiknya menggunakan perahu motor atau jetski, mengingat Sungai Kampar juga merupakan habitat binatang pemangsa, yaitu buaya.Untuk bertemu dengan Gelombang Bono di Teluk Meranti, disarankan pada awal dan akhir musim hujan di saat gelombang sedang tinggi-tingginya. Jadi, tandai kalender di bulan Februari, Maret, Oktober, dan November. Jika bosan berselancar di siang hari, malam hari juga adalah waktu terbaik untuk berselancar di atas gelombang Bono. Photos taken from: indonesia.travel, flickr.com, kimasurf.com, riverbreak.com
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Treaking Gunung Papandayan
31 Jul - 01 Aug 2026
Open Trip Dieng Plateau
31 Jul - 02 Aug 2026
Open Trip Pulau Pahawang Lampung
31 Jul - 02 Aug 2026
×

...