TripTrus.Com - Menjadi tour guide tidaklah mudah. Seperti yang termuat dalam artikel cara menjadi tour guide, ada banyak sekali faktor yang harus diperhatikan ketika ingin menjadi seorang tour guide atau pemandu wisata.
Namun, mengetahui hal dasar saja tidak akan membuat karir Anda berkembang pesat.
Oleh karenanya, di bawah ini kami akan menyajikan beberapa tips menjadi tour guide yang handal agar Anda selalu dicintai oleh wisatawan yang Anda dampingi dan tentu dapat membangun citra positif Anda sebagai pemandu wisata.
Tips Menjadi Tour Guide Handal
Tips yang akan disajikan dibawah terbagi menjadi 4 bagian, yaitu tips mengenai pengetahuan seorang pemandu wisata, penampilan, kesehatan dan perilaku.
1. Pengetahuan
Seorang pemandu wisata harus cerdas. Tidak hanya dapat menghapal kelebihan-kelebihan suatu destinasi wisata, tapi lebih dari itu, seorang pemandu wisata harus bisa merangkai kata agar menarik minat wisatawan untuk mendengarkan.
Keterampilan merangkai kata ini tentu membutuhkan banyak pengetahuan. Berikut beberapa tipsnya. Seperti yang telah di muat dalam tulisan cara menjadi tour guide, penguasaan terhadap informasi dari destinasi tempat kita memandu wisatawan adalah mutlak.
Informasi yang dimaksud di sini bukan hanya seputar letak obyek wisata dan toko cinderamata saja, tapi harus lebih lengkap lagi, seperti Jalur alternatif menuju ke tempat-tempat yang akan di kunjungi wisatawan.
Mengetahui jalan alternatif akan memberikan kemudahan bagi seorang pemandu wisata untuk bisa menghindarkan rombongannya dari kemacetan maupun jika suatu saat terjadi hal-hal yang membahayakan di jalan yang sering digunakan.
Selain jalan alternatif, seorang pemandu wisata juga sebaiknya mengetahui lokasi fasilitas-fasilitas umum yang penting bagi wisatawan, seperti rumah sakit, toilet umum, ATM, restoran maupun pusat kuliner, serta fasilitas transportasi umum.
1.2. Kuasai lebih dari satu bahasa asing
Seorang tour guide tentu menguasai setidaknya satu bahasa asing, yaitu bahasa inggris. Namun, jika Anda ingin menjadi pemandu wisata yang handal, satu bahasa asing tidaklah cukup.
Tidak jarang (bahkan bisa dikatakan sering) ada wisatawan mancanegara yang tidak bisa berbahasa inggris dengan lancar.Ini akan menjadi penghambat komunikasi antara Anda dengan wisatawan yang anda dampingi. Oleh karenanya, salah satu tips menjadi tour guide yang handal adalah dengan menguasai beberapa bahasa asing.
Bahasa asing yang anda prioritaskan untuk dipelajari dapat disesuaikan dengan negara asal wisatawan yang datang ke destinasi wisata tempat Anda bekerja.
Misalnya Anda adalah tour guide di Yogyakarta, maka Anda sebaiknya meguasai bahasa Belanda, Jepang, Perancis, dan Jerman karena memang mayoritas wisatawan mancanegara yang datang ke Yogyakarta berasal dari negara-negara tersebut.
Dengan menguasai bahasa asli wisatawan, Anda akan lebih mudah memberikan penjelasan serta wisatawan pun akan semakin nyaman berwisata bersama Anda.
1.3. Miliki pengetahuan selain pengetahuan mengenai wisata
Pengetahuan akan seluk beluk wisata memang merupakan hal mutlak yang harus dikuasai oleh seorang pemandu wisata. Namun, pengetahuan itu saja tidak cukup. Salah satu pengetahuan yang perlu Anda kuasai adalah pengetahuan mengenai ilmu P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan).
Sering terjadi wisatawan yang tiba-tiba mabuk perjalanan, kejang-kejang, sesak nafas bahkan sakit jantung selama dalam kegiatan wisata.
Anda sebaiknya dapat menguasai keadaan seperti ini, meskipun ada Tour Leader yang berkewajiban mendampingi wisatawan, namun jika Anda juga memiliki pengetahuan P3K, tentu akan sangat memudahkan pertolongan untuk wisatawan yang tiba-tiba sakit tersebut.
Selain itu, Anda juga sebaiknya mengetahui secara umum budaya wisatawan yang Anda dampingi. Beberapa perilaku maupun tidakan yang kita anggap sopan belum tentu dianggap demikian oleh wisatawan.
Dari pada terjadi kesalahpahaman, Anda tentu lebih baik mempelajari secara umum budaya wisatawan yang akan Anda dampingi.
2. Penampilan
Ada sebuah kata mutiara berbunyi “Pandangan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda”.
Meskipun makna dari kata mutiara tersebut sedikit bernuansa sarkasme, namun seorang pemandu wisata haruslah dapat “menggoda” pada pandangan pertama.
Menggoda dapat diartikan menarik perhatian namun namun tidak mencolok. Tentu Anda tidak ingin menjadikan wisatawan kurang nyaman dengan berdandan terlalu berlebihan atau malah tidak mempersiapkan penampilan sama sekali.
Tour guide biasanya sudah dibekali dengan seragam, sehingga Anda tinggal memastikan bahwa seragam yang Anda pakai selalu bersih dan rapi.
3. Kesehatan
Yang satu ini mungkin tidak banyak menjadi perhatian kebanyakan tour guide. Namun, jangan sampai Anda yang ingin menjadi seorang tour guide handal juga tidak memperhatikan kesehatan Anda.
Pekerjaan menjadi pemandu wisata adalah sebuah pekerjaan berat, di mana Anda dituntut untuk banyak memberikan penjelasan, bersabar menghadapi wisatawan yang kadang “menjengkelkan”, serta tentu saja mengajak wisatawan berkeliling.
Seorang pemandu wisata dituntut untuk selalu sehat dan bugar ketika bekerja. Wisatawan tidak akan nyaman mendengarkan Anda jika Anda sering batuk selama menjelaskan atau wajah Anda terlihat pucat dan lusuh.
Berolahraga dan makan-makanan sehat akan membuat kebugaran tubuh Anda terjaga. Jika sedang dalam musim ramai, Anda bisa menyempatkan olahraga selama 1 atau 2 jam beberapa hari sekali.
4. Perilaku
Poin terakhir ini mungkin merupakan poin yang paling penting. Memang dalam memandu wisatawan yang perlu dikuasai terlebih dahulu adalah pengetahuan dalam hal kepariwisataan.
Namun, kecerdasan Anda menjelaskan berbagai keindahan destinasi wisata tidak akan berarti apa-apa bagi wisatawan jika para wisatawan merasa perilaku Anda tidak menyenangkan. Banyak sekali contoh keluhan wisatawan akibat dari perilaku pemandu wisata yang tidak baik ini.
Seperti pada berita yang menyajikan informasi bahwa wisatawan mengeluhkan adanya pemandu wisata yang memaksa menggunakan jasanya meskipun wisatawan sudah menolak. Kalau sudah begini, bagaimana dengan tanggungjawab si pemadu wisata yang merupakan ujung tombak pariwisata Indonesia?
Jika banyak kejadian seperti ini, citra pariwisata Indonesia akan menjadi buruk di mata negara lain.
Kesimpulan
Pemandu wisata yang handal selalu ingin menjadi lebih baik setiap waktu. Pengetahuan yang luas, penampilan yang menarik, kesehatan prima serta perilaku yang menyenangkan akan mempercepat karir Anda menjadi pemandu wisata yang profesional.
Demikian beberapa tips menjadi tour guide atau pemandu wisata yang handal. Apakah Anda sekarang sudah menjadi tour guide? Jika iya, faktor apakah yang paling penting dikuasai oleh seorang pemandu wisata berdasarkan pengalaman Anda?
Jika Anda belum menjadi tour guide, apakah tips yang menurut Anda paling sulit dilakukan untuk menjadi tour guide? (Sumber: Artikel studipariwisata.com Foto vakansinesia.com)
...moreTripTrus.Com - Pesona nuansa heritage Islami muslim Tionghoa di Masjid Lautze yang merupakan masjid unik dan bersejarah yang berlokasi di Jakarta Pusat.
Jakarta tidak hanya memiliki obyek wisata yang berisikan waha permainan, namun kawasan Ibukota indonesia ini memiliki obyek wisata heritage yang menarik dikunjungi yang menyebar di beberapa kawasan daerah bilangan sawah besar Pasar Baru Kota Jakarta.
Menurut catatan sejarah, Pasar Baru merupakan suatu area pusat perbelanjaan di Jakarta, dan sebuah kawasan yang memiliki bangunan yang berdiri kokoh sejak jaman Belanda dengan nuansa khas Eropa dan Tiongko tempat wisata heritage yang berlokasi di kecamatan Sawah besar jakarta Pusat ini bukan hanya menjadi central perekonomian masyarakat Jakarta saja, namun memiliki kisah catatan sejarah panjang dari sisi-sisi keunikan bangunan yang menjadi saksi bisu perkembangan Kota Jakarta
Konon, sejak dulu kala masyarakat Tionghoa terkenal dengan keuletannya. maka tidaklah heran jika usaha gula dan tebu semakin berkembang pada waktu itu masih bernama Batavia membuat masyarakat etnis Tionghoa lainnya untuk datang dan mengadu nasib di Batavia yang kini disebut dengan nama jakarta.
View this post on Instagram
Pengalaman yg menarik sembahyang disini. Mereka putih putih, gw item. Mereka sipit sipit, gw belo.
A post shared by @ daanandraan onMay 26, 2018 at 4:49am PDT
Perbauran masyarakat membuat muslim Tionghoa kian hari kian bertambah dengan salah satu buktinya kita bisa melihat sebuah bangunan Masjid Lautze yang merupakan masjid muslim Tionghoa pertama di Jakarta yang berlokasi di Jalan lautze Sawah Besar, Jakarta
Jejak muslim Tionghoa kini dapat kita temukan di kawasan Sawah Besar Jakarta yaitu Masjid Lautze yang menjadi pusat aktifitas muslim Tionghoa ini berdiri sejak tahun 1991 dan berada di bawah Yayasan Karim Oei yaitu seorang muslim Tionghoa yang berperan mengenalkan ajaran agama Islam di kalangan masyarakat etnis Tionghoa.
Nama masjid ini merujuk pada alamat lokasi berdirinya bangunan masjid itu sendiri yaitu di jalan Lautze yang merupakan sebuah kawasan pecinan di jakarta Pusat. Nama Masjid Lautze ini juga mengingatkan kepada kita akan sebuah nama seorang tokoh yang bernama Lautze yaitu seorang yang bijak dari negeri Tiongko.
Tidak hanya nama masjidnya yang unik, namun kegiatan di Masjid Lautze ini pun juga terbilang unik, karena masjid ini hanya dibuka pada waktu tertentu saja. Sekilas bangunan ini tidak terlihat seperti tampaknya bangunan masjid pada umumnya. Keberadaan masjid ini tidak lepas dari keteguhan pengelola untuk menegakan syiar Islam khususnya bagi warga keturunan Tionghoa yang tidak pernah tersentuh oleh para ustad atau kiyai.
Nama “Lautze” dalam bahas Tiongkok yang berarti guru bagai penerang jiwa, sosok inspirasi penyebar dakwah Islam hdair dibawah naungan masjid. Beragam aktifitas keagamaan seperti tilawah berada di masjid ini.Mulai dari tilawah anak hingga tilawah biasa. Namun Masjid Lautze Pasa Baru jakarta ini berbeda dari masjid pada umum dimana masjid ini hanya beroperasi hingga pukul 17.00 WIB hal ini menyesuaikan dengan katifitas jemaahnya dan kondisi lingkungan sekitar. Karena jemaah masjid ini sebagian berprofesi sebagai pedagang yang tidak lagi berkegiatan diatas pukul 17.00 sore hari. Kegiatan rutin positif di masjid ini biasa dimulai seusai kegiatan tilawah pada akhir pekan.
Konon, informasi yang Direktori Wisata terima, tidak terhitung warga Tionghoa yang datang dan belajar tentang agama Islam di masjid ini. Selama bulan Ramadhan akhir pekan dipilih sebagai waktu silaturahmi jamaah masjid. Mulai dari kegiatan buka puasa bersama hingga sholat tarawih berjamaahyang dilakukan di masjid ini.
[Baca juga : "9 Inilah Tempat Bersejarah Di Kudus"]
Bagi sahabat dan pembaca setia Direktori Wisata indonesia yang akan merasakan nuansa Islami sambil silturahmi dengan jamaah di sini bisa langsung datang menuju lokasi yang berada di dekatPasar Baru Jakarta yang dapat ditempuh dengan mengunakan kendaraan bermotor dan mobil menuju lokasi.
Dari perjalanan wisata religi Islam di Masjid Lautze jakarta ini, kita bisa mengambil pembelajaran tentang arti kerukunan, kebersamaan bawa di mata Alloh SWT semua makhluk ciptaanNya adalah sama, dan yang hanya membedakannya hanya nilai ketaqwaannya saja. (Sumber: Artikel direktori-wisata.com Foto nusantaranews.co)
...moreLetaknya yang berada di kawasan perkebunan menjadikan hawa sejuk begitu terasa di kawasan air terjun ini. Gemericik air terjun yang perlahan-lahan terdengar seperti memberikan nuansa ketenangan dan kedamaian tersendiri bagi siapa saja yang mengunjunginya. Inilah Air Terjun Selogiri, air terjun yang terletak di Perkebunan PTPN XII Selogiri, Banyuwangi.Berkunjung ke air terjun yang berada di Banyuwangi ini menjadi tantangan tersendiri. Jalanan yang berbatu menjadi medan yang menantang bagi pengunjung untuk sampai ke destinasi wisata ini. Sebaiknya untuk bisa sampai ke Air Terjun Selogiri pengunjung mengendarai mobil dengan penggerak empat roda alias 4WD. Kalaupun ditempuh dengan kendaraan niaga, disarankan untuk jalan perlahan-lahan dan hati-hati dengan medan yang ada.
Pohon jati begitu mendominasi kawasan perkebunan ini. Pepohonan yang rindang berpadu dengan hijaunya dedaunan dan sesekali terdengar kicauan burung menjadi teman setia yang menemani pengunjung selama berada di kawasan ini. Suasana sejuk begitu terasa mendominasi area sekitar air terjun yang dipenuhi bebatuan ini.Pengunjung juga bisa merasakan segarnya air terjun dengan menceburkan kaki di kolam yang berada di bawah air terjun. Mendengarkan gemericik air terjun sambil bermain air menjadi terasa mengasyikan di sini. Selain itu, mengabadikan indahnya air terjun dengan kamera juga menjadi aktivitas yang menyenangkan ketika berada di air terjun ini.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta baru saja merilis jadwal event Solo Mei 2023 yang menarik dan penuh dengan beragam kegiatan di hampir setiap harinya. Sejumlah kegiatan budaya yang menarik akan dihadirkan dalam berbagai acara, mulai dari tarian, kethoprak, hingga pasar malam, yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat.
View this post on Instagram
A post shared by russell pande lemuel (@russellpanggabean)
Berikut adalah jadwal event Solo Mei 2023 berdasarkan informasi yang diunggah oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta melalui akun Instagram resminya.
Sendratari Candra Purnama (Geger Goa Kiskenda)
Sendratari Candra Purnama dengan tema Geger Goa Kiskenda akan diselenggarakan pada tanggal 5 Mei 2023 pukul 19.30 di halaman Sriwedari, Surakarta. Acara ini mengisahkan tentang legenda di era Kerajaan Majapahit yang menceritakan perjuangan putri kerajaan untuk menyelamatkan ayahnya. Penampilan para penari dengan gerakan tari yang dinamis dan musik gamelan Jawa, pastinya akan memukau penonton. Bagi para pecinta seni dan budaya di Kota Surakarta dan sekitarnya serta wisatawan dari luar kota yang ingin menikmati seni tari dan keindahan budaya Indonesia, jangan lewatkan acara ini.
Semarak Budaya Indonesia
Dinas Pariwisata Surakarta menginformasikan bahwa pada tahun 2022 acara ini menampilkan tarian dari berbagai sanggar di seluruh Indonesia. Untuk tahun ini, pemerintah setempat masih belum merilis detail resmi mengenai acaranya.
Meski begitu, masyarakat tetap dapat menikmati kegiatan ini pada tanggal 26 hingga 27 Mei 2023 di Balaikota Surakarta. Semarak Budaya Indonesia akan menyajikan berbagai penampilan tari yang menarik dari seluruh penjuru nusantara. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan keindahan dan keragaman budaya Indonesia melalui acara ini.
Atraksi Prajurit Keraton
Dilansir dari laman resmi Wonderful Indonesia, acara budaya ini diadakan sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan menjadi simbol kekeratonan Surakarta. Dalam atraksi ini, akan hadir para tokoh yang mengenakan pakaian prajurit khas Surakarta sebagai representasi dari sejarah Prajurit Keraton Surakarta yang bertugas mengawal pertahanan keraton.
Untuk tahun ini, Atraksi Prajurit Keraton akan diadakan setiap Sabtu pukul 16.00 WIB di Kora Kamandungan Keraton Surakarta.
Kethoprak Sriwedari
Pementasan Kethoprak Sriwedari, seni budaya khas Solo yang populer, telah diadakan sejak awal abad ke-20. Pemerintah setempat akan menggelar pertunjukan tersebut setiap Kamis di bulan Mei 2023, dengan berbagai tema menarik yang akan disajikan dengan variasi yang menarik. Acara akan dimulai pukul 20.00 WIB di Gedung Graha Wisata Niaga.
Wayang Orang Sriwedari
Terdapat acara pementasan Wayang Orang Sriwedari yang tak kalah menarik selain kethoprak. Wayang Orang Sriwedari merupakan salah satu warisan budaya dari era Maku Buwono X dan diselenggarakan setiap Senin hingga Sabtu pukul 19.30 WIB di Gedung Wayang Orang Sriwedari. Dalam pementasan ini, para penonton akan disajikan dengan pertunjukan yang meriah dan menghibur dengan alur cerita yang berbeda-beda setiap harinya. Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati keindahan seni budaya yang menghibur ini.
[Baca juga : "Beberapa Acara Sport Tourism Internasional Yang Akan Berlangsung Di Indonesia Sepanjang Mei"]
Ngarsopura Night Market
Ngarsopuro Night Market atau Pasar Malam Ngarsopuro adalah acara terakhir dalam jadwal event Solo Mei 2023. Acara ini akan diadakan setiap akhir pekan, yakni pada hari Sabtu pukul 18.00 WIB. Pasar malam ini menawarkan pengalaman berjalan-jalan sambil menikmati kuliner dan berbelanja di sepanjang area pasar. Selain kuliner, pengunjung juga dapat membeli berbagai barang fashion dan souvenir di pasar malam ini.
Pasar malam ini menjadi destinasi yang populer bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin menikmati suasana malam di Solo. Berdasarkan informasi dari Visit Jawa Tengah dan Pariwisata Solo, acara ini akan berlangsung di area Ngarsopuro yang terletak di Jalan Diponegoro, Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.
Tersebutlah pembahasan singkat tentang jadwal acara Solo di bulan Mei tahun 2023. Mari hadiri dan meriahkan acara budaya di Jawa Tengah ini. (Sumber Foto @gabe_fotofoto)
...moreTripTrus.Com - 7 Summits of Java yang Bikin Gak Sabar Buat Mendaki. Ingat, Puncak Itu Bonus, Pulang dengan Selamat Tujuan Utama Buat kamu yang suka naik gunung pasti udah gak asing lagi sama istilah "seven summits" atau tujuh puncak tertinggi di dunia. Indonesia juga punya versi keren nih, namanya "Seven Summits of Indonesia" bahkan "Seven Summits of Java".
View this post on Instagram
A post shared by Abdurahman (@abd.rahmaan_)
Nah, seven summits of Java ini adalah tujuh puncak tertinggi di Pulau Jawa. Penasaran apa aja? Yuk, cek ulasannya!
1. Gunung Semeru (3.676 mdpl)
Gunung Semeru, dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut, adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa dan gunung berapi tertinggi ketiga di Indonesia setelah Gunung Kerinci di Sumatra dan Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat. Secara administratif, Gunung Semeru terletak di Kabupaten Malang dan Lumajang, serta masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Gunung Semeru punya lima danau yang dikenal sebagai ranu, yaitu Ranu Kumbolo, Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Tompe, dan Ranu Darungan. Ranu Kumbolo adalah yang paling terkenal dan romantis di antara semua.
2. Gunung Slamet (3.428 mdpl)
Gunung Slamet adalah gunung berapi tidur yang terletak di Banyumas, Purbalingga, Tegal, dan Pemalang. Ada beberapa jalur buat mencapai puncaknya, seperti Bambangan, Guci, Tegal, atau Kaliwadas. Mendaki Gunung Slamet bisa dibilang sulit karena medan ekstrem dan sulitnya menemukan mata air di sepanjang jalur pendakian. Selain itu, kabut sering banget berubah-ubah. Jalur favorit pendaki adalah Bambangan, dan dari puncak Surono, kamu bisa menikmati indahnya kawah Segara Wedi.
3. Gunung Sumbing (3.372 mdpl)
Gunung Sumbing, yang berada di Jawa Tengah (Kabupaten Magelang, Temanggung, dan Wonosobo), punya dua puncak: puncak Buntu (3362 mdpl) dan puncak Sejati (3371 mdpl). Ada tiga jalur untuk mendaki Gunung Sumbing: via Garung Wonosobo, Cepit Parakan di Wonosobo, dan Bowongso di Wonosobo. Jalur Bowongso cukup ramah buat pendaki pemula karena treknya gak terlalu curam. Jadi, kalau kamu pendaki pemula, bisa coba jalur ini.
4. Gunung Arjuno (3.339 mdpl)
Gunung Arjuno adalah gunung berapi kerucut yang terletak di Kota Batu, Malang, dan Pasuruan. Gunung ini dikelola oleh Taman Hutan Raya Radan Soerjo dan bisa didaki via jalur Lawang, Tretes, atau Batu. Gunung Arjuno bersebelahan dengan Gunung Welirang dan tidak memiliki kawah, jadi asap putih yang sering terlihat berasal dari Gunung Welirang. Puncak Arjuno, yang disebut puncak Ogal Agil (3.399 mdpl), menawarkan pemandangan alam yang luar biasa indah.
5. Gunung Raung (3.332 mdpl)
Gunung Raung, gunung api kerucut yang terletak di Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember, Jawa Timur, adalah destinasi favorit pendaki dengan trek menantangnya. Kalau kamu suka tantangan, wajib coba nih! Puncak sejati Gunung Raung menawarkan pemandangan kaldera besar dengan kepulan asap tipis di atasnya. Berani coba mendaki Gunung Raung?
[Baca juga : "Inilah Seven Summits Jawa Barat Yang Harus Kamu Daki"]
6. Gunung Lawu (3.265 mdpl)
Gunung Lawu, terletak di perbatasan Wonogiri, Jawa Tengah, dan Magetan, Jawa Timur, punya tiga puncak: Hargo Dalem, Hargo Dumilah, dan Hargo Dumling. Puncak Hargo Dumilah adalah yang tertinggi (3.265 mdpl). Ada tiga jalur untuk mendaki Gunung Lawu: jalur selatan via Cemoro Sewu, jalur barat via Cemoro Kandang, dan Srambang. Jalur Srambang jarang dilewati pendaki.
7. Gunung Welirang (3.156 mdpl)
Gunung Welirang, yang dijuluki kembaran Gunung Arjuna, terletak di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Mojokerto. Kata "Welirang" berarti belerang dalam bahasa Jawa, sesuai dengan puncaknya yang selalu diselimuti asap putih dan mengeluarkan belerang. Gunung ini punya trek menantang dan pemandangan memukau. Dari puncak Welirang, kamu bisa melihat indahnya Gunung Semeru dan Gunung Arjuna. Kamu bisa mendaki lewat jalur Desa Jubel, Kecamatan Pacet, Mojokerto atau Tretes.
Nah, itu dia tujuh gunung yang termasuk dalam seven summits of Java. Jadi, kapan mau mendaki? (Sumber Foto @putusimbah_)
...moreTRIPTRUS - Bepergian ke sebuah tempat yang baru bersama pasangan yang belum menikah konon diyakini sebagai cara ampuh untuk saling mengenal karakter asli. Siapa yang tak ingin menikmati sensasi seru jalan-jalan di tempat yang indah dan romantis serta mencoba hal-hal seru bersama.Namun, menghabiskan waktu dengan pasangan lebih dari 24 jam, sekaligus menyesuaikan diri dalam lingkungan asing, ternyata tak mudah. Jika tak pandai-pandai berkompromi, liburan yang awalnya menyenangkan bisa berubah jadi mengerikan. Jangan sampai niat pergi berlibur dan bersenang-senang berduaan, malah membuat hubungan jadi runyam. Agar liburan Anda bersama kekasih lancar dan menyenangkan, ikuti beberapa tip berikut ini:1. Jangan bilang, “Terserah kamu, deh!”Pria umumnya lebih suka jika pasangannya memiliki sikap, apalagi ketika sedang berlibur bersama. Kedua belah pihak harus sama-sama senang. 2. Jangan memaksa traveling bersama kekasih, kalau belum terlalu yakin.Jika usia hubungan Anda masih seumur jagung, lebih baik tidak memaksakan untuk pergi ke tempat yang terlalu jauh selama berhari-hari. Kenali dulu kepribadiannya luar dan dalam, serta sifat dan kebiasaannya.3. Usahakan mengatur uang yang dititipkan pasangan dengan baik. Ini adalah salah satu usahanya untuk menguji apakah Anda pintar mengelola keuangan atau tidak. 4. Sebisa mungkin tidak membawa laptop dan pekerjaan.Kekasih pasti tak akan mau kalau Anda tetap sibuk di depan laptop. Kalau tak bisa karena mendadak mendapat pekerjaan tambahan sebelum cuti, komunikasikan dulu sebelum pergi kepada pasangan.5. Cari daerah wisata dan hiburan yang bisa dinikmati berdua.Hal ini untuk menghindari ada salah satu pihak yang merasa bosan atau tidak nyaman.6. Masing-masing harus membawa barang bawaan sendiri.Pria terkadang pusing melihat wanita yang menghambat pergerakannya dengan membawa terlalu banyak barang yang pada akhirnya tidak terlalu dibutuhkan.7. Ngambek itu tabu!Rugi besar jika berada di tempat yang menyenangkan, tapi tak bisa menikmatinya gara-gara ada salah satu pihak yang tak bisa menahan emosi. (Sumber: Artikel femina.co.id Foto kapanlagi.com)
...moreTripTrus.Com - Gaya hidup generasi milenial menjadi perbincangan masyarakat saat ini karena dianggap mengalami pergeseran.
"Mereka yang lahir pada 1980-2000 ini menganggap bahwa liburan menjadi salah satu kebutuhan yang harus diprioritaskan setelah kebutuhan pokok."
Anggapan ini diamini oleh Direktur Marketing dan Teknologi lnformasi Garuda lndonesia, Nina Sulistyowati. Fenomena ini pula yang menurutnya menjadi kesempatan bagi maskapainya untuk menjembatani kebutuhan traveling para milenial.
You will find a the oldest tree roots on our way to Orangutan. This tour also children friendly. (Preferable 7.yo above) Exploring to the north part of Indonesia! Wonderful Bukit Lawang www.butiktrip.com +6281213144604 butiktripinfo@gmail.com #tourprogram #travelagent #travelagents #travel #travelgram #touritinerary #wonderfulindonesia #traveller #travelling #tourpackage #gotouring #travelgrams #aseantourism #japantourist #japanesetraveler #singaporetour #singaporetraveler #singaporetravelagent #europeantraveler #butiktrip #orangutantrip #tourorangutan
A post shared by BUTIKTRIP (@butiktrip) onNov 22, 2017 at 7:16am PST
"Ya banyak survei yang mengemukakan bahwa ada pergeseran konsumsi milenial. Jadi, kebutuhan traveling meningkat, liburan menjadi salah satu kegiatan yang wajib bagi para milenial," ujar Nina dalam Penandatanganan Kerjasama Garuda Indonesia dan Tourism Australia di Jakarta, Jumat (3/11/2017).Selain kebutuhan akan traveling yang meningkat, sambung dia, generasi milenial juga cenderung menyukai paket liburan yang sudah termasuk tiket pesawat dan hotel. Selain lebih praktis, penawaran paket liburan ini juga cenderung lebih murah ketimbang harus memesannya secara terpisah."Melihat peluang ini kita juga punya program Ayo Liburan yang bekerja sama dengan pihak hotel dan perbankan seperti paket liburan ke Banyuwangi dan Pulau Komodo. Ke depannya akan kita perbanyak paket-paket liburan seperti ini," tutup Nina. (Sumber: uzone.id Foto freepik.com)
...moreTripTrus.Com - Nih, gank! Indo bawa pulang tiga trophy keren di World Leisure Award (WLA) 2023, yang diadain sama majalah tur China. Indo jadi "Destinasi Kepulauan Terbaik," Hotel Mulia Nusa Dua Bali diakui jadi "Hotel Mewah Tahun Ini," sama Viceroy Bali jadi "Resort Liburan Terbaik," kabar ini dateng dari KBRI Beijing, guys.
WLA 2023 ini adalah penghargaan dari Majalah Travel and Leisure China buat negara-negara sama industri pariwisata top dunia. Mereka bagiin penghargaannya di Bibo Island, Jinhai Lake, Pinggu, Beijing, tanggal 21 September lalu. Ada 72 kategori penghargaan, dan 172 negara atau bisnis pariwisata dapet piala.
Dulu, WLA namanya "Travel & Leisure Industry Awards" (TLIA) dan udah 20 tahun lebih ngasih penghargaan buat industri pariwisata. Dalam keterangannya, Dewi Avilila, Koordinator Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Beijing, bilang momen ini pas banget karena besoknya adalah libur panjang Hari Nasional China. "Mudah-mudahan, selama liburan itu, makin banyak turis China yang pilih Indo jadi destinasi utama liburan mereka," kata Dewi.
[Baca juga : "5 Tempat Keren Buat Diving Di Indonesia Yang Bikin Kamu Terpesona!"]
TLIA selama 20 tahun ini nentuin merek-merek keren di industri pariwisata global, kayak hotel, restoran, dan kapal pesiar, jadi acuan buat turis, khususnya turis China, buat milih tempat wisata mereka. Indo sendiri targetnya 253 ribu turis dari Negeri Tirai Bambu di 2023. Berdasarkan data BPS, sebelum pandemi COVID-19, di 2019, turis China ke Indo paling banyak, mencapai 2 juta kunjungan.
Di 2020, angkanya drop jauh banget, cuma 239,768 turis. Di 2021, waktu Indo masih ketat banget soal wisman, China cuma kasih 54,713 kunjungan. Tapi di 2022, ada peningkatan, dari Januari sampai November, ada 114,513 kunjungan dari China. Mantap, Indo! 🇮🇩🎉 (Sumber Foto @cnnindonesia.com)
...moreTripTrus.Com - Ditengah hingar-bingar DKI Jakarta, masih banyak berdiri bangunan-bangunan bersejarah, salah satunya adalah Masjid. Berikut ini beberapa Masjid tua dan bersejarah yang masih kokoh berdiri di tengah angkuhnya ibu kota :
1. Masjid Al-Alam, Cilincing
View this post on Instagram
Masih seputar Cilincing Jadi ternyata Cilincing itu juga punya sejarah dan peranan penting untuk Indonesia pada masa kolonial. Misalnya ini, ini adalah bangunan utama dari masjid al alam di daerah Cilincing yang didirikan untuk mengelabui kolonial belanda agar tidak datang ke Masjid Al - Alam Si pitung di daerah Merunda yang merupakan salah satu basecamp pejuang2 kita.. Karena itu lah, masjid ini jadi salah satu cagar budaya di Jakarta. Dan, sebagai cagar budaya bangunan utama masjid ini harus tetap dipertahankan sebagaimana bentuk aslinya. . . . . . - Upload bersama @instanusantara #instanusantara #instanusantarajakarta #inub3377 #injkt3377 . . . . . #cilincing #jakarta #enjoyjakarta #jakartagoodguide #jakartawalkingtour #history #masjidalalam #Skygasm #skyporn #bluesky #architecture #mosque #nikon #nikonphotography #iamnikon #nikonid #nikonindonesia #nikon1j5
A post shared by Rizka Dwi Mulyani (@zka.rizka) onFeb 28, 2018 at 4:51am PST
Kejayaan Jayakarta berahir pada tanggal 12 Maret 1619, kota Kejayaan itu luluh lantak dan bersisa oleh serbuan pasukan V.O.C Belanda dibawah pimpinan J.P. Coen yang kemudian melakukan bumi hangus terhadap kota Jayakarta dan kemudian mengganti nama kota tersebut dengan nama Batavia. Perlawanan terhadap penjajahan Belanda tak pernah usai di Batavia, salah satu tokoh Pahlawan Masyarakat Betawi yang begitu melenda adalah Si-Pitung.
Menurut penuturan tokoh masyarakat Marunda, Pahlawan tanah Betawi ini banyak menghabiskan waktunya untuk istirahat dan bersembunyi dari kejaran kompeni di Masjid Al-Alam yang dibangun oleh Fatahillah ini. Dulu Bang Pitung menggunakan masjid ini untuk sembunyi dari kejaran tentara Belanda. Konon, bila beliau bersembunyi di masjid ini, dia bisa tidak terlihat oleh Belanda. Itu sebabnya, masjid ini seringkali disebut sebagai Masjid Si Pitung.
Di bangunan masjid terdapat lubang kecil berbentuk setengah oval di bagian kiri masjid. Konon, kala itu lubang tersebut sering digunakan untuk mengintai tentara musuh. Telepas dari semua kisah legenda pada masjid ini, bila melihat tahun pembangunannya, Masjid Al Alam ini merupakan masjid tertua di Jakarta, wajar bila kemudian di tahun 1975 pemerintah provinsi DKI Jakarta menetapkan Masjid Al Alam sebagai Cagar Budaya.
2. Masjid Jami’ As-Salafiyah, Jatinegara Kaum
View this post on Instagram
Merayakan tahun baru hijriyah.serunya pawai obor
A post shared by Yusuf Hamad (@yusufhamad86) onOct 1, 2016 at 7:48am PDT
Masjid Jami’ Assalafiyah atau juga dikenal sebagai Masjid Pangeran Jayakarta di kawasan Jatinegara Kaum, Klender, Jakarta Timur ini, tak bisa dipisahkan dari sejarah perjuangan Pangeran Jayakarta, penguasa terahir Jayakarta sebelum kekalahannya menghadapi serbuan pasukan VOC (Belanda) dibawah pimpinan Jan Pieterszoon Coen pada tanggal 30 Mei 1619. Kekalahan pasukan Pangeran Jayakarta dalam perang melawan VOC itu berakibat pada dibumihanguskannya Jayakarta oleh pasukan VOC termasuk keraton dan Masjid Kesultanan Jayakarta yang berdiri megah di sekitar kawasan yang kini dikenal sebagai Hotel Omni Batavia.
Belanda menganggap Pangeran Jayakarta tewas di dalam sebuah sumur di kawasan Mangga Dua, Jakarta, namun nyatanya yang diberondong peluru oleh pasukan Belanda di dalam sumur tersebut tak lebih dari selembar jubah dan sorban Pangeran Jayakarta yang sengaja dilemparnya ke dalam sumur tersebut untuk mengelabui pasukan Belanda, sedangkan beliau bersama para pengikutnya berhasil melarikan diri ke wilayah yang kini dikenal sebagai Jatinegara Kaum, membuka daerah baru serta mendirikan masjid yang kini dikenal dengan nama Masjid Jami’ Assalafiyah.
Bahkan putra beliau yang bernama Pangeran Senapati diperintahkan untuk pergi sejauh mungkin dari Jayakarta untuk menghindari kejaran Belanda sekaligus menyebarkan ajaran Islam ke luar Jayakarta, pada ahirnya menetap di wilayah Cibarusah kabupaten Bekasi dan mendirikan Sebuah masjid yang dikemudian hari menjadi pusat perjuangan pasukan Hisbullah melawan penjajahan Belanda di wilayah Bekasi, masjid tersebut kini bernama Masjid Al-Mujahidin Cibarusah.
3. Masjid Jami’ Al Atiq, Kampung Melayu
View this post on Instagram
Merayakan tahun baru hijriyah.serunya pawai obor
A post shared by Yusuf Hamad (@yusufhamad86) onOct 1, 2016 at 7:48am PDT
Melihat bentuk arsitektur masjid yang berdiri pada abad ke-16 ini, tampak pada atap bangunannya yang bersusun dan lambang panah sebagai simbol bersejarah seperti beberapa masjid yang ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur, antara lain Masjid Demak, Masjid Sunan Giri, dan Gresik.
Kesamaan itu di antaranya adalah bentuk atap masjid sebelumnya yang tidak menggunakan genteng dari tanah liat, melainkan kayu sirap. Anehnya, peninggalan bersejarah seperti omamenbagian langit-langit yang terdapat di dalam masjid, raib entah ke mana rimbanya. Ada yang mengatakan, telah diamankan oleh Dinas Museum Pemda DKI Jakarta.
Berdirinya Masjid Al-Atiq konon bertepatan dengan berdirinya masjid yang berada di Banten dan Karang Ampel, Jawa Tengah, se- hingga dikatakan sebagai cabang masjid yang didirikan oleh Sultan Maulana Hasanuddin, namun, masjid tersebut merupakan bangunan yang terakhir penyelesaiannya.
Mengikuti perkembangan zaman, masjid ini telah beberapa kali direnovasi, kendati luas masjid sebelumnya dapat dilihat pada batas keempat tiang yang berdiri kokoh di dalamnya. Pada tahun 1619, ketika VOC masih berkuasa, keadaan bangunan masjid sangat memprihatinkan. Maka, ketika pengikut Pangeran Jayakarta tengah menelusuri Batavia melalui Sungai Ciliwung dengan menggunakan perahu, salah satu rombongan secara kebetulan melihat sebuah bangunan masjid yang tidak terpelihara, bahkan nyaris roboh, sehingga akhimya rombongan segera memutuskan untuk menetap di wilayah itu, sekaligus memperbaiki bangunan masjid yang telah ada sebelumnya.
Keterangan lain yang pemah dituturkan oleh jamaah Masjid Al- Atiq dari generasi ke generasi, konon masjid ini merupakan tempat persembunyian Si Pitung dan Ji’ih, jagoan Betawi yang terkenal karena membela rakyat kecil dan menentang Kolonial Belanda saat itu, setelah melarikan diri dari penjara Meester Comelis (kini Jatinegara) pada tahun 1890-an. Si Pitung dan Si Ji’ih disembunyikan di masjid ini selama berbulan-bulan atas perintah mualim (kiai) setempat.
[Baca juga : "Lima Sub Event Dirilis Dalam Cap Go Meh Singkawang 2019"]
4. Masjid Al Anshor, Pekojan
View this post on Instagram
Inilah masjid tertua di Jakarta yang masih ada. Karena sebenarnya masjid tertua di Jakarta pernah dibangun di sekitar Jl. Kalibesar, Kota Tua, namun sudah hancur . Sumber pustaka menyebutkan bahwa masjid ini mulai diketahui keberadaannya sejak 1648. Dibangun oleh orang-orang Moor yang pada masa itu disebut sebagai orang Khoja. Itulah mengapa kampungnya disebut Pekojan . Agak gamang saya menulisnya sebagai MASJID TERTUA. Lebih mudah bagi saya menyebutnya sebagai LOKASI masjid tertua. Karena, satu-satunya yang tua di masjid ini tinggal sumurnya. Bahkan makam kunonya pun sudah berubah bentuk seperti yang sering kita lihat sekarang . Bentuk, bangunan, semua telah dirombak total dari aslinya. Sedikit menyisakan atap limasan, namun itu pun sudah bukan aslinya. Penjaga masjid yang saya temui menjelaskan, palang kayu di bagian atap masih merupakan kayu asli. Namun saya tak merasakan unsur tuanya sama sekali. Sedih . Bukan cuma kondisi fisik masjid yang menyedihkan, demikian pula kondisi lingkungannya. Sebuah media pernah menyebutnya sebagai masjid empat abad yang terkepung jemuran. Dan itu benar . Lho, ini kan cagar budaya? Mungkin akan ada yang bertanya. Saya tak punya jawabnya . #jakartawalkingtour #sejarahjakarta #ceritajakarta #wisatajakarta #wisatasejarah #wisatasejarahjakarta #jelajahjakarta #jakarta #jelajahbudaya #jelajahsejarah #pekojan #kampungarabpekojan #masjidtuajakarta #masjidalanshorpekojan #jalanjalan #jalankaki #travelling #myheritagetrip #bubublusukan
A post shared by Renni Indritha (@rennindritha) onMar 26, 2018 at 2:43am PDT
Keberadaan masjid ini untuk pertama kalinya diketahui dari sebuah laporan berangka tahun 1648 yang ditujukan kepada Dewan Gereja di Batavia. Mesigit ini berada di perkampungan yang ketika itu ditinggali terutama oleh orang-orang koja (juga disebut kojah atau khoja, pedagang) kaum Moor, yakni muslim dari pesisir Koromandel, India. Belakangan, orang-orang Arab dari Hadramaut juga turut berdatangan menghuni kampung yang kini dinamai Pekojan.
Masjid al-Anshor berdiri di atas tanah wakaf dari seorang-orang India dengan sertifikat nomor: M.166 tanggal 18-03-92 AIW/PPAIW: W3/011/c/4/1991 tanggal 8-5-1991. Kini, masjid ini juga dimasukkan sebagai cagar budaya yang dilindungi undang-undang di bawah pengawasan Dinas Musium dan Sejarah DKI Jakarta. Status cagar budaya ini ditetapkan melalui SK Gubernur No.cb.11/1/12/72 tanggal 10 Januari 1972 (dimuat dalam Lembaran Daerah no.60/1972).
Masjid al-Anshor adalah masjid tertua di Jakarta yang masih berdiri hingga saat ini. Masjid yang pertama didirikan di Batavia, setidaknya yang pertama tercatat, kemungkinan adalah masjid milik Gouw Cay alias Jan Con, seorang sekretaris dari Souw Beng Kong -kapitan Cina pada masa Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen. Gouw Cay, seorang tukang kayu Tionghoa muslim dari Banten, pada tahun 1621 memperoleh sebidang tanah di Kampung Bebek, yang terletak di sebelah utara Angke. Di atas tanah tersebut ia berniat mendirikan sebuah masjid. Tidak diketahui setepatnya mengenai pelaksanaan rencana pendirian masjid itu selanjutnya, namun pada beberapa peta dari abad-19 dapat dilihat adanya sebuah masjid di Kampung Bebek.
5. Masjid Raya Al-Arif, Pasar Senen
View this post on Instagram
Nungguin dia sholat jumat 😌😌
A post shared by Rif & Mel's trip (@rizkiamelia) onAug 25, 2016 at 8:48pm PDT
Pada mulanya masjid ini disebut Masjid Jami Jagal Senen, Karena memang dibangun ditengah tengah perkampungan para tukang jagal hewan ternak di pasar Senen, baru kemudian di tahun 1969 namanya diganti dengan nama Masjid Raya Al-Arif Jagal Senen.
Masjid ini didirikan oleh seorang pedagang dari Bugis, Upu Daeng H Arifuddin bersama dengan masyarakat setempat sekitar tahun 1695. Selain untuk syiar Islam, juga sebagai tempat beribadah para pedagang, masyarakat dan perantau. Dengan dana seadanya ditambah sumbangan para jamaah, masjid itu akhirnya berdiri dengan nama Masjid Jami’ Kampung Jagal.
Upu Daeng Arifuddin, dikenal sebagai keturunan Raja Goa dan juga pejuang yang disegani saat melawan kolonial Belanda. Arifuddin wafat pada tahun 1745. Makamnya terletak di bagian barat masjid. Ada pula makam empat sahabat Arifuddin. Masjid ini pernah direnovasi atas sumbangan pengusaha garmen asal Pondokkopi, Jakarta Timur, sebesar Rp 400 juta. Masjid Al-Arif sempat terancam dibongkar pada tahun 1969 oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin, yang berniat melebarkan area Pasar Senen.
Pemerintah Jepang saat menjajah Indonesiajuga berencana membongkar masjid, namun gagal. Dia mengungkapkan, saat pejabat pemerintah Jepang mengabadikan masjid itu, sebelum dibongkar, pada foto hasil cetakannya muncul sosok lelaki berjubah putih yang tak lain adalah sosok Arifuddin. (Sumber: Artikel-Foto situsbudaya.id)
...more