shop-triptrus



Tips Buka Puasa Bagi Para Traveler

TripTrus.Com - Informasi yang dirasa cukup penting bagi para traveler atau anda yang sedang melakukan traveling di waktu bulan puasa. Agar buka puasa tetap lancar saat traveling, silakan anda menyimak 6 tips berikut ini : 1. Ketahui jam berbuka di tempat tujuan Hal penting pertama yang harus Anda ketahui sebelum berbuka ketika traveling adalah mengetahui jam berbuka di tempat tujuan. Setiap tempat tentu memiliki waktu berbuka yang berbeda. Anda tentu tidak mau terlalu lama berpuasa karena tidak tahu waktu berbuka puasa bukan? 2. Cari tahu lokasi rumah makan di tempat tujuan Setelah tahu waktu berbuka, saatnya mencari tahu lokasi rumah makan di tempat tujuan. Anda bisa mencari lewat internet atau bertanya ke penduduk setempat. Dengan tahu lokasi rumah makan, Anda tak perlu lagi kerepotan mencari tempat untuk berbuka sekaligus makan malam. 3. Pilih makanan siap saji Ketika traveling, energi yang terbuang tentu lebih besar ketimbang hari biasa. Rasa lapar tentu terasa begitu jelas. Agar tidak terlalu lama kelaparan, sebaiknya pilih tempat makan siap saji. Jadi, Anda bisa langsung menyantap hidangan begitu bedug magrib terdengar. 4. Jika memungkinkan, pesan tempat duduk Belum bisa menikmati makanan di tempat makan karena tempat duduk yang penuh, padahal sudah saatnya berbuka tentu tidak menyenangkan. Untuk itu, cari tahu apakah tempat makan tujuan Anda menerima pemesanan tempat duduk. Jika bisa, manfaatkan fasilitas ini supaya tidak perlu menunggu antrean. 5. Siapkan makanan jika sedang dalam perjalanan Untuk traveler yang berada dalam perjalanan jauh dan terpaksa berbuka di tengah jalan, sebaiknya siapkan makanan. Belilah makanan berbuka di warung untuk dibawa dalam perjalanan. Jadi, Anda tidak perlu kerepotan mencari pemberhentian untuk berbuka. 6. Berhenti di masjid Cara terakhir untuk traveler yang ingin berbuka puasa ketika traveling adalah dengan datang ke masjid. Setiap masjid biasanya menyediakan takjil gratis. Nah, traveler yang sedang dalam perjalanan dan tidak memiliki makanan untuk berbuka bisa memanfaatkan ini. Berhentilah, buka dengan takjil yang disediakan, kemudian lanjut dengan salat magrib berjamaah. Baru setelah itu mencari tempat untuk makan malam. (Sumber: Artikel cekhotelmurah.com Foto sg.asia-city.com)    
...more

Catat Tanggal Libur Nasional 2020 dan Tentukan Liburanmu!

TripTrus.Com - Pemerintah merevisi Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri tentang Hari Libur dan Cuti Bersama tahun 2020 terkait penambahan 4 hari untuk cuti bersama pada tahun 2020. Oleh karena itu tidak ada salahnya dari sekarang Anda mengecek jadwal tanggal merah itu untuk mempersiapkan liburan tahun ini. Catat hari libur nasional 2020 sekaligus sesuaikan dengan jadwal cuti kalian agar liburan lebih maksimal.       View this post on Instagram A post shared by TripTrus.Com (@triptrus) onMar 12, 2020 at 2:12am PDT Sangat penting untuk merencanakan liburan jauh-jauh hari sebelumnya agar kalian bisa memanfaatkan waktu menyusun detail rencana perjalanan yang sempurna. Dikarenakan, tidak semua orang bisa merencanakan liburan secara dadakan. Mulai dari merencanakan anggaran keuangan, memesan akomodasi penginapan serta transportasi yang efisien, kesiapan paspor, visa, asuransi dan hal lain sebagainya. [Baca juga : "Imbas Corona Covid-19, Tiga Destinasi Wisata Di Indonesia Ini Jadi Sepi"] Karena meningkatnya produktivitas dan efektivitas bekerja bisa didapatkan sekembalinya dari berlibur. Sayang sekalikan jika hari libur harus terlewat begitu saja tanpa memanfaatkan tanggal merah serta cuti untuk bersenang-senang dalam liburan. (Sumber: Artikel vakansinesia.com Foto lifeforstock)
...more

Tarik Wisatawan, Ende Siap Gelar 3 Festival Wisata di 2022

TripTrus.Com - Pemerintah Kabupaten Ende di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, menyiapkan tiga kegiatan festival yang akan digelar pada tahun ini untuk menarik minta kunjungan wisatawan ke daerah itu.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh 江 • 🌻 (@lechiinx) "Festival yang akan kami gelar yaitu pertama Festival Budaya dan Parade Pesona Pariwisata yang dijadwalkan pada April-Juni 2022," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ende Martinus Satban ketika dihubungi dari Kupang, Sabtu. Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan kegiatan promosi pariwisata di Kabupaten Ende pada 2022. Ia menyebutkan kegiatan kedua yaitu Festival Kelimutu yang dijadwalkan akan digelar pada Agustus. Selain itu, Festival Paralayang yang akan digelar pada Oktober-November. Martinus menjelaskan kegiatan festival ini dihadirkan untuk mempromosikan kekayaan pariwisata sekaligus menarik minat kunjungan wisatawan ke Ende. Kegiatan dalam bentuk festival, kata dia, juga berlangsung lama sehingga diharapkan dapat mendorong lama tinggal wisatawan di Ende. [Baca juga : "Kalender Event Wisata Jogja Bulan April 2022, Ada Sarkem Fest!"] "Semakin lama wisatawan di Ende tentu ada belanja yang bisa berdampak pada berbagai sektor ekonomi di masyarakat," katanya. Ia mengatakan waktu pelaksanaan beberapa festival ini masih bersifat tentatif karena disesuaikan dengan situasi di lapangan, salah satunya terkait kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Martinus menambahkan selain festival pariwisata, pihaknya juga menata dan merancang destinasi wisata yang sudah dibangun pemerintah daerah setempat untuk menunjang kunjungan wisatawan. "Kami juga mendampingi desa wisata untuk berinovasi menjadi desa wisata berbasis komunitas sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan," katanya. (Sumber: Artikel okezone.com Foto @florestourism) 
...more

Menparekraf Sebut Wisata Alam RI Risikonya Rendah Covid-19

TripTrus.Com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengklaim Indonesia yang mengandalkan pariwisata alam bakal lebih 'aman' dalam penyebaran Covid-19. Utamanya jika dibandingkan dengan negara-negara yang mengandalkan pariwisata dari sisi modernitas. "Di era pandemi covid-19 ini. Ke depan salah satu yang paling diuntungkan adalah wisata alam. Karena wisata alam risikonya sangat rendah dan kebetulan Indonesia dalam hal ini dibandingkan negara-negara lain, kita memang kekuatannya adalah salah satu dalam wisata alam. Seperti kita lihat di Danau Toba, di Bali dan tempat-tempat lain," kata Wishnutama diskusi virtual Reaktivasi Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru, Rabu. Dengan karakteristik wisata alam yang melimpah ruah dari ujung timur ke barat, Indonesia diklaim bakal diuntungkan. Nasib berbeda disebut Wishnutama justru berpotensi akan dialami oleh negara-negara lain. "Kalau wisata yang sifatnya kota itu kurang diuntungkan dalam kondisi pandemi Covid-19, misalnya seperti Hong Kong, Singapura atau Sydney atau itu kota-kota tersebut cenderung beresiko tinggi untuk dikunjungi oleh wisatawan dalam kondisi covid-19," jelasnya. Dengan keyakinan Indonesia memiliki peluang lebih aman dalam karakteristik berwisata, maka pemerintah ke depan bakal lebih mengutamakan quality tourism dibanding pariwisata. Namun, Wishnutama mengaku banyak masyarakat yang salah persepsi dengan pariwisata berkualitas. Alhasil, stigma yang ada justru mengarah kepada hal yang negatif. Padahal, menurut Wishnutama, pariwisata ini akan menjadi tren baru usai pandemi covid-19. [Baca juga : "5 Masjid Tertua Dan Bersejarah Di Kudus - Part 3"] "Persepsi orang-orang pada saat kita bicara quality tourism itu seperti Dubai, Singapura, yang gedung bertingkat tinggi dan lain sebagainya. Sebetulnya menurut kami quality tourism yang tidak melulu harus seperti tidak melulu harus seperti gedung pencakar langit hotel dan lain sebagainya," katanya. Ia mengambil contoh beberapa lokasi seperti Bhutan, Maldives, Ko Samui, Halong Bay. Semua lokasi itu menawarkan pengalaman yang berbeda. Indonesia sangat mempunyai potensi yang luar biasa ke arah quality tourism. (Sumber: Artikel cnbcindonesia.com Foto instagram.com/ghofiru.rifqi12) 
...more

Wohoo! Event Seru di Jawa Tengah Agustus 2023 yang Gak Boleh Lu Lewatin, Bro!

TripTrus.Com - Nah, bro, pas banget lagi di bulan Agustus, bulan Kemerdekaan nih, di Jawa Tengah bakalan ada banyak event keren yang bikin mata enggak bisa diam! Gue rangkum dari beberapa sumber, jadi lu pasti nggak mau ketinggalan deh sama event-event seru bulan Agustus 2023 di Jawa Tengah ini!       View this post on Instagram A post shared by Dwi Agus M (@dwiagus2803) Kawula Jawa Wonosobo, Cek event ini, bro, Java Balloon Attraction! Bakal seru abis, tanggal 27 Agustus 2023 jam 06.00 WIB sampe selesai. Lokasinya ada di Taman Rekreasi Kalianget. Kota Solo, Kartasura, Nah, buat para pecinta musik, check it out, Solo City Jazz #12! Tanggal 4-5 Agustus 2023 di Pamedan Mangkunegaran. Ada penampilan istimewa dari Ardhito Pramono, Tompi, Soegi Bornean, Yan Vellia, Pecas Ndahe, Elizabeth Sudira, Jungkat Jungkit. Keren, kan? Trus buat yang hobi sepeda, jangan sampe kelewatan Tour de Borobudur 2023, tanggal 5-6 Agustus 2023. Startnya dari Pura Mangkunegaran. Info lebih lanjut dan buat daftar bisa cek di www.sambabikes.com. Keren nih buat kamu yang suka tantangan! SIPA Festival juga bakal meramaikan, bro, tanggal 31 Agustus sampe 2 September 2023 di Pamedan Pura Mangkunegaran. Pastinya asik banget buat yang suka festival-festival gaul! Wong Jowo Banjarnegara, Nah, buat kamu yang ada di Kabupaten Banjarnegara, ada event seru juga nih. Winong Lodrajaya Festival 2023 dari tanggal 30 Juli sampe 6 Agustus 2023 di Lapangan Tanggul Asri Desa Winong. Langsung cek aja Instagramnya @lodrajaya_festival, bro. Warga Banyumas, Buat para pecinta seni, ada Pertunjukan Seni Kontemporer ‘Saung Mercusi’ tanggal 6 Agustus 2023 jam 09.00 WIB di Café dan Resto Mercusi Desa Tambaknegara, Kec. Rawalo. Buat info lebih lanjut, bisa hubungi Novi (081283093914) atau cek Instagramnya @desawisata_menari. Jangan sampe kelewatan! Terus, ada Grebeg Sura Baturraden 2023 nih, tanggal 10 Agustus 2023 jam 08.00 WIB sampe selesai di Lokawisata Baturraden. Ada Kirab Budaya dan lomba rinjing hasil bumi yang bikin event ini makin seru! Jawa Dadi Klaten, Nah, buat kamu yang di Klaten, ada acara keren juga nih. Pentas Musik Terapung & Kembang Api tanggal 4 Agustus 2023 jam 17.00 WIB di Taman Nyi Ageng Rakit Jimbung. Keren abis, bro! Terus ada Festival Prahu Rakit juga tanggal 4 Agustus 2023 jam 17.00 WIB di Rowo Jombor. Dan buat yang suka lari-larian, Jombor Run tanggal 5 Agustus 2023 jam 06.00 WIB juga di Rowo Jombor. Buat penutup, Festival Keroncong Plesiran Bukiut tanggal 26-27 Agustus 2023 jam 19.00 WIB di Bukit Sidoguro. Gak kalah seru! Kota Semarang, Ojo Lali! Buat warga Semarang, ada Festival Arak-arakan Cheng Ho tanggal 18-19 Agustus 2023 di Klenteng Sam Poo Kong. Seru abis buat nambah pengetahuan! Kabupaten Batang, Ngebut! Last but not least, ada Lingkar Rupa Kembar Art Festival tanggal 22 Agustus 2023 di Desa Kemiri Barat, Kecamatan Subah. Nggak boleh dilewatkan, bro! [Baca juga : "Seru Abis! Ada 3 Acara Keren Kabupaten Serang Yang Gak Boleh Dilewatkan Bulan Ini, Catat Tanggalnya"] Nah, itu dia daftar event-event keren bulan Agustus 2023 di Jawa Tengah versi gue yang pake bahasa gaul. Jadi, jangan sampai ketinggalan, bro! Semuanya seru-seru dan bisa bikin kamu ngerasain pengalaman yang beda dari biasanya. Jangan lupa di markir tanggalnya dan ajak temen-temen buat seru-seruan bareng! (Sumber Foto @indrapahlevi78) 
...more

8 Tempat Glamping Kekinian Buat Liburan Bareng Keluarga, Dijamin Seru!

TripTrus.Com - Lo lagi bosen liburan ke tempat yang itu-itu aja? Waktunya coba glamping, bro! Ini bukan camping biasa, tapi lo bisa nikmatin suasana alam tanpa harus ribet bawa perlengkapan kayak biasa. Bayangin, lo bisa tidur di tenda mewah, sambil dikelilingi pemandangan alam yang keren abis. Glamping itu bisa jadi pilihan tepat buat lo yang pengen liburan di spot-spot kece yang susah dijangkau, tapi tetep pengen feel ala hotel bintang lima. Penasaran di mana aja? Langsung aja cek 8 destinasi glamping kekinian buat liburan bareng keluarga! 1. Bali Beach Glamping, Tanah Lot       View this post on Instagram A post shared by Escape Nomade | Luxury Tented Villas (@escapenomade) Lo bisa langsung nikmatin pantai, guys! Glamping di Bali Beach ini bikin lo bisa nge-chill sambil dengerin deburan ombak. Tenda glampingnya nyaman banget, ditambah ada infinity pool yang ngadep laut, spa, dan restoran romantis yang langsung di pinggir pantai. Pasti seru banget buat liburan bareng keluarga atau pacar! 2. Kaldera Toba, Danau Toba Buat lo yang pengen ngerasain glamping dengan vibe beda, coba ke Kaldera Toba! Di sini, tenda glampingnya tuh unik banget, berbentuk bubble transparan yang bikin lo bisa liat langit malam yang penuh bintang. Ditambah fasilitas kasur queen, sofa, dan meja kecil buat nongkrong santai. Pemandangan Danau Toba yang luas pastinya bikin liburan lo makin memorable. 3. Sang Giri Mountain Glamping, Bali Bali gak cuma soal pantai, bro! Di Sang Giri Mountain Glamping yang ada di Desa Jatiluwih, lo bakal ngerasain glamping dengan tenda-tenda bergaya Afrika, lengkap dengan pemandangan hutan tropis dan pegunungan yang keren banget. Dijamin bikin lo betah! 4. The Highland Park, Bogor Di sini lo bisa nikmatin pemandangan Gunung Salak yang kece, apalagi kalo malam bisa liat langit penuh bintang. Konsep glampingnya nggabungin budaya Barat dan Timur, ada pilihan tempat glamping kayak Apache Camps, Mongolia Camps, atau Tree House. Plus fasilitasnya lengkap banget, mulai dari TV, AC, mini zoo, sampai waterboom buat anak-anak. Jadi, buat yang bawa keluarga, ini pilihan tepat! [Baca juga : "5 Tips Biar Liburan Akhir Tahun Lo Lancar Dan Aman Di Jalan!"] 5. Jeeva Beloam Beach Camp Resort, Lombok Lokasinya langsung di Pantai Beloam, lo bakal bangun tidur sambil dengerin suara ombak! Tenda-tendanya unik banget, bergaya rumah tradisional Suku Sasak dengan atap alang-alang. Ini glamping yang bisa bikin lo merasa lebih dekat sama alam, tapi tetap dengan kenyamanan yang top. 6. Glamping De Loano, Purworejo Buat lo yang nyari ketenangan, tempat ini cocok banget! Glamping di tengah hutan pinus yang sepi banget, suara alam dan lampu kekuningan di malam hari bakal bikin suasana liburan lo jadi lebih hangat dan nyaman. Lo bisa nikmatin fasilitas lengkap kayak wifi dan colokan listrik, plus seru-seruan BBQ atau off-road bareng keluarga. 7. Glamping Songgolangit, Yogyakarta Di tengah hutan pinus yang asri, Glamping Songgolangit di Yogyakarta punya spot foto yang kece banget! Lo bisa dapetin fasilitas lengkap kayak kasur empuk dan kamar mandi pribadi. Kalau lo suka tantangan, ada flying fox dan jeep tour yang seru banget. Jangan lupa foto di jembatan kayu panjang atau rumah Hobbit, pasti Insta-worthy! 8. Rancabali Glamping Glamping di pinggir danau, dikelilingi hutan dan kebun teh, seru banget kan? Di sini, lo bisa pilih tenda dengan view langsung ke danau atau ke kebun teh. Jangan lupa makan di Pinisi Resto yang bentuknya kayak kapal, sambil nikmatin pemandangan danau yang indah. Lo juga bisa naik perahu keliling Situ Patenggang. Dijamin, liburan lo bakal berkesan! Udah kebayang kan serunya glamping? Gak perlu jauh-jauh ke luar negeri, Indonesia punya banyak destinasi glamping yang gak kalah kece. Selain bisa nikmatin alam, lo juga tetep bisa dapetin kenyamanan kayak di hotel. Jadi, buruan pilih destinasi favorit lo dan ajak keluarga liburan bareng! Siap-siap bawa pulang kenangan indah yang gak bakal terlupakan! (Sumber Foto @whatsnewindonesia_official) 
...more

Seru, Mengarak Pengantin Kopi di Keboen Kopi Karanganjar Blitar

TripTrus.Com -  Barangkali terdengar tak lazim: mengarak pengantin kopi berjenis kelamin lelaki dan perempuan. Namun ini benar-benar terjadi di Keboen Kopi Karanganjar atau De Karanganjar Koffieplantage, Dusun Karanganyar Timur, Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Blitar. Mengarak temanten —atau pengantin dalam bahasa Indonesia—merupakan ritual yang tiap tahun dilaksanakan pengelola perkebunan. Tujuannya untuk menyambut panen raya. Biasanya digelar pada Juni atau Juli.   Halo halo... Ayo... siapa yg penasaran sama yang namanya "manten kopi???" Simak dan baca ya... Slide samping #mantenkopi #blitar #karanganjar #karanganjarkoffieplantageblitar #wisatakaranganjarblitar #keboenkopikaranganjar #ritual #ritualpetikkopi #ritualbudaya #wisatakebun #eksplorblitar #eksplorid #nusantara #indonesia #kopi #coffee #event #eventbudaya #eventtahunan A post shared by De Karanganjar Koffieplantage (@keboenkopikaranganjar) onJun 21, 2018 at 10:42pm PDT “Sebagai wujud syukur sekaligus doa supaya kegiatan memanen kopi berjalan lancar,” kata pemilik De Karanganjar Koffieplantage kepada Tempo pada Minggu, 21 Januari 2017 di Blitar. Ritual mengarak temanten diawali dengan memetik biji kopi di kebun. Biji kopi yang dipilih sebagai pengantin adalah yang tumbuh di pohon paling subur. Para tokoh masyarakat yang dianggap sesepuh akan memotong dua batang kayu di pohon itu. [Baca juga : 4 Kuliner Khas Cianjur Yang Unik Dengan Rasa Menggigit] Kemudian, para sesepuh mengidentifikasi mana batang dengan biji yang dianggap berjenis perempuan atau wadon dan laki-laki atau lanang. “Yang tahu mana lanang mana wadon cuma sesepuhnya,” tutur Herry. Lepas dipetik, kopi lanang dan wadon dibungkus kain mori dan diarak keliling perkebunan serta keliling kampung. Nama arak-arakan ini ngunduh manten. Biasanya diikuti oleh semua karyawan perkebunan. Masing-masing membawa sesajen yang juga berisi biji-biji kopi. Pengaraknya berkostum adat Jawa, seperti blangkon untuk laki-laki dan kebaya lurik untuk perempuan. Tak cuma diikuti rombongan yang membawa sesajen, ngunduh manten diikuti oleh iringan gending gamelan. Seperti pengantin sesungguhnya, biji-biji kopi itu kemudian dibawa ke pendopo untuk diletakkan di “pelaminan” seusai diarak. Kalau sudah sampai di pendopo, ritual dianggap kelar. Para karyawan perkebunan dan masyarakat sekitar lantas mengadakan kenduri atau selamatan. Mereka berkumpul  melingkar dan mengudap makanan bersama-sama, selayaknya pesta. Ritual mengarak temanten ini terbuka untuk umum. Wisatawan dari luar daerah pun boleh mengikuti proses upacaranya tanpa dipungut biaya khusus. Sebagai syarat, bila ingin ikut ritual, wisatawan hanya perlu datang mengenakan sandangan adat Jawa. Ritual ini biasanya digelar pagi-pagi. Bila tak ingin ketinggalan momentum, wisatawan bisa menginap di homestay yang disediakan pengelola perkebunan di kawasan De Karanganjar Koffieplantage. Biayanya berkisar Rp 150 ribu per kamar. Adapun akses menuju De Karanganjar Koffieplantage terbilang gampang-gampang susah. Letaknya memang tak jauh-jauh amat dari Stasiun Blitar. Jaraknya berkisar 16 kilometer. Namun tak ada angkutan umum yang khusus mengantar pengunjung ke sana. Jadi, perlu menyewa kendaraan pribadi.  Biaya untuk sewa mobil berkisar mulai Rp 100 ribu. Sedangkan sewa motor rata-rata Rp 75 ribu. Bisa juga naik ojek online dengan tarif Rp 30-40 ribu atau ojek konvensional dengan tarif sesuai dengan negosiasi. (Sumber: Artikel-Foto tempo.co)
...more

Sehari di Kudus? Gaskeun Bro-Sis! Kota Religi yang Diam-Diam Aesthetic Banget

TripTrus.Com - Bro-sis traveler, lo pernah gak sih kepikiran buat eksplor kota yang gak terlalu rame tapi punya aura misterius dan vibe adem banget? Nah, Kudus nih, kota di Jawa Tengah yang sering dibilang kota santri, ternyata punya banyak hidden gem yang gak kalah sama destinasi viral lain. Sekali lo dateng, dijamin bakal ngerasa kayak balik ke masa lalu tapi tetep ada sentuhan modernnya. Bayangin aja: jalan kecil berhiaskan bangunan tua, suasana religi yang kental, dan orang-orangnya yang ramah abis. Ini kota bukan cuma buat ziarah, tapi juga cocok banget buat healing santai dan konten Instagram lo biar makin aesthetic. Jadi, siap-siap ya, bro-sis, kita bakal explore Kudus dengan gaya “lo-gue” yang santai tapi tetep berisi. 1 – Menara Kudus & Spot Religi yang Gokil Abis       View this post on Instagram A post shared by مُحَمَّد بِلَال (@boonnttee) Bro, kalo lo tipe traveler yang suka spot bersejarah dengan aura magis, Masjid Menara Kudus wajib masuk bucket list lo! Masjid ini dibangun sama Sunan Kudus sekitar abad ke-16, dan yang bikin mindblowing, arsitekturnya tuh campuran antara Hindu, Buddha, dan Islam. Serius, menaranya mirip candi, tapi pas lo masuk ke dalam, atmosfernya adem dan damai banget. Lo bakal ngerasa kayak “anjir, ternyata dulu budaya bisa nyatu tanpa ribet!” Abis dari situ, lo bisa lanjut ke Makam Sunan Muria yang letaknya di pegunungan. Perjalanannya emang agak nanjak, tapi view di atas sana juara banget! Selain dapet ketenangan, lo juga bisa ngelihat pemandangan hijau sejauh mata memandang. Jangan lupa mampir ke Air Tiga Rasa Rejenu — katanya air di sini punya rasa yang beda di tiap pancurannya, dan banyak yang percaya air ini punya makna spiritual. Cuma inget, bro-sis, tetap sopan, jangan asal foto atau bercanda di tempat suci ya. Respect dulu baru konten! 2 – Kulineran Wajib: Dari Soto Kudus sampe Jenang Legit Abis muter-muter tempat religi, perut pasti minta diisi. Nah, lo belum ke Kudus kalo belum nyobain Soto Kudus yang legendaris itu. Kuahnya bening, topping ayam suwirnya lembut, dan disajikan di mangkok kecil yang khas. Jangan kaget kalo lo pengen nambah dua kali, karena porsinya emang “nggoda tapi nanggung” buat yang doyan makan. [Baca juga : "Siap Liburan Anti-Mainstream Ke Pulau-Pulau Kece Serang!"] Abis itu, sempetin jajan Jenang Kudus buat oleh-oleh. Teksturnya legit banget, rasanya manis pas, dan varian rasanya banyak—dari pandan, durian, sampe cokelat. Buat lo yang pengen nongkrong santai sambil ngopi, ada beberapa kafe di sekitar pusat kota yang cozy banget. Banyak juga spot dengan konsep jadul tapi aesthetic, cocok buat foto OOTD atau reels TikTok lo. Pokoknya Kudus itu kombinasi sempurna antara cita rasa tradisional dan vibe chill kekinian. 3 – Kota yang Tenang Tapi Gak Ngebosenin  Lo pikir kota kecil kayak Kudus itu flat dan gak ada hiburannya? Wah lo salah besar, sis! Meskipun bukan kota yang “megah banget”, tapi suasananya tuh punya daya tarik tersendiri. Di Kudus lo bisa jalan sore di alun-alun sambil liatin aktivitas warga, beli jajanan kaki lima, atau sekadar nongkrong sambil ngobrol ngalor-ngidul sama warga lokal. Banyak juga spot mural dan bangunan heritage yang masih terjaga, jadi lo bisa dapet banyak angle foto keren tanpa harus rebutan kayak di tempat wisata mainstream. Kalo lo suka hal yang slow tapi meaningful, Kudus tuh cocok banget buat recharge dari penatnya kerja atau kuliah. Banyak traveler muda yang bilang, “Kudus itu kota yang ngajarin lo buat berhenti sebentar dan nikmatin momen kecil.” Dan bener aja—karena makin lo santai, makin lo bisa ngerasain sisi autentik dari kota ini. Nah, bro-sis traveler, itulah sekelumit cerita dari Kudus yang ternyata punya banyak kejutan. Sekali lo ke sini, lo bakal sadar kalo traveling gak melulu soal tempat hits atau destinasi fancy. Kadang yang lo butuhin cuma suasana sederhana, orang yang ramah, dan vibe yang bikin hati adem. Kudus punya semuanya: sejarah, kuliner, budaya, dan ketenangan yang sulit lo dapet di kota besar. Jadi, buat lo yang pengen short escape tapi tetep meaningful, Kudus tuh jawabannya. Jangan lupa siapin kamera, outfit kece, dan playlist chill biar trip lo makin maksimal. Gaskeun deh, bro-sis traveler! Kudus nunggu lo buat datang dan bikin cerita baru yang gak bakal lo lupain. 💫 (Sumber Foto @m.fardh)
...more

Cerita Awal Mula Pulau Pahawang, Dari Nokoda Sampai Jadi Desa Wisata Seru!

TripTrus.Com - Ada cerita dari orang-orang sini, sejarah pulau ini dimulai pas Nokoda dateng tahun 1.700-an, terus ada juga Hawang yang keturunan Cina ikutan dateng. Hawang ini stay di pulau ini sampe punya anak cewek yang sering dipanggil Pok Hawang. Nah, pas Pok Hawang dipanggil Pok Hawang terus jadi nama pulau ini, namanya jadi Pulau Pahawang sekitar tahun 1850-an. Desa Pulau Pahawang mulai berkembang pas H.Muhammad bin H.Ibrahim hulubalang dari Kalianda dateng dan tinggal di Kalangan, sementara di Pulau Pahawang ada Ki Mandara dari Sulawesi Selatan yang dateng tahun 1920-an. Terus perkembangan berikutnya dimulai tahun 1930 pas Datuk Jahari dateng, dia stay dan nikah sama anak Ki Mandara di Penggetahan, juga ada H. Dulmalik dari Putih Doh yang stay di Suak Buah. Trus, ada beberapa orang dateng dan tinggal di Desa Pulau Pahawang, tapi tahunnya gak jelas. Mereka berasal dari berbagai tempat, ada yang dari Banten, seperti Jahari yang stay di dusun Penggetahan, Ruslan yang stay di Dusun Cukuh Nyai Jaralangan, dan ada juga Haji Dul Malik dari Putih Doh, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus - Lampung yang stay di Dusun Pulau Pahawang. Mereka dateng buat ngembangin kebun. [Baca juga : "Wah, Bali Jadi Hits Buat Pesepakbola! Sekarang Giliran Cuti Romero Dan Istri, Eksis Di Pulau Dewata"] Desa Pulau Pahawang punya 6 dusun, ada Dusun I Suak Buah, Dusun II Penggetahan, Dusun III Jeralangan, Dusun IV Kalangan, Dusun V Pahawang, dan Dusun VI Cukuh Nyai. Kalangan itu dusun yang ada di pulau Sumatera, terpisah sama laut dan bisa nyebrang cuma sekitar 1/4 jam naik perahu ketinting. Dulu Desa Pulau Pahawang statusnya kampung dan masuk wilayah Marga Punduh. Jadi, warganya Pulau Pahawang ikut aturan Marga Punduh buat urusan pemerintahan. Mandara yang pimpin urusan pemerintahan, dan H. Dul Malik yang pimpin urusan keagamaan. Tahun 1980, Pulau Pahawang secara resmi ditetapkan jadi desa. (Sumber Foto @ms.sarahvi) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Baduy
27 - 28 May 2026
Open Trip Dieng Plateau
29 - 31 May 2026
Open Trip Sebesi Krakatau
29 - 31 May 2026
Open Trip Baduy
30 - 31 May 2026
×

...