shop-triptrus



Menikmati Eksotisnya Pulau Samalona di Bumi Makassar

Nusantara mempunyai beribu-ribu pulau yang indah. Pulau-pulau tersebut berderet dari Sabang hingga Merauke dalam kesatuan negara Republik Indonesia. Salah satu pulau terindah yang dimiliki Indonesia adalah Pulau Samalona. Pulau tersebut berada dalam wilayah Indonesia timur, tepatnya di kawasan administrasi pemerintahan Kota Makassar, Sulawesi Selatan.Untuk menuju Pulau Samalona, pengunjung harus menempuh jarak sekitar 2 km dengan menggunakan perahu motor. Jasa sewa perahu motor bisa ditemukan di dermaga Kota Makassar yang letaknya tidak jauh dari Pantai Losari. Lalu lintas di dermaga tersebut selalu sibuk. Pasalnya, dermaga ini tidak hanya melayani wisatawan yang ingin berkunjung ke pulau, tapi juga melayani lalu-lintas warga dan para pedagang.Harga sewa perahu motor bervariasi, tergantung tujuan dan sifat penyewaan. Terdapat dua sifat penyewaan perahu motor, yakni bersifat pribadi atau umum. Yang dimaksud pribadi di sini perahu motor disewa secara penuh dan akan menemani wisatawan sampai kunjungan selesai. Harga sewa perahu secara pribadi menuju Pulau Samalona berkisar Rp500.000 – akan lebih murah jika pengunjung pandai menawar harga. Sedangkan jika bersifat umum, wisatawan akan bergabung dengan penumpang lain yang satu tujuan dan kembali sesuai dengan jam yang sudah ditentukan. Tentu dengan harga sewa yang berbeda.Dari dermaga Kota Makassar, perjalanan menuju Pulau Samalona dengan menggunakan perahu motor memerlukan waktu sekitar 30 menit. Ketika tiba di Pulau Samalona, pengunjung akan disambut hamparan pasir putih dan air laut yang jernih. Saking jernihnya, pengunjung dapat melihat indahnya terumbu karang langsung dari atas perahu.Luas Pulau Samalona semakin menyusut dari tahun ke tahun. Di penghujung 2012, luas pulau ini hanya sekitar 2 hektare. Walau kecil, pulau ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang wisata, seperti penginapan, kamar bilas, dan kedai. Jika pengunjung ingin melihat keindahan bawah laut, juga tersedia jasa sewa alat-alat diving dan snorkeling lengkap dengan pemandu jika diinginkan. Harga sewa alat-alat snorkeling Rp50.000-Rp100.000, tergantung kepandaian pengunjung dalam menawar harga.Pamandangan bawah laut Pulau Samalona terkenal hingga penjuru dunia. Tidak heran jika setiap hari selalu ada wisatawan baik lokal maupun asing yang menyempatkan diri untuk datang ke pulau ini. Jika bosan bermain air, silakan merapat ke kedai. Di kedai ini, tersedia olahan masakan khas daerah pesisir, seperti ikan dan kepiting bakar.Pulau Samalona merupakan kekayaan milik nusantara yang harus dijaga dan dilestarikan. Jangan sampai promosi wisata yang sedang digencarkan justru semakin merusak kealamian pulau ini. Apalagi banyak yang percaya bahwa Pulau Samalona yang luasnya selalu menyusut dari tahun ke tahun ini diyakini akan tenggelam di tahun 2020. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Pesona Kepulauan Togean

TRIPTRUS- Di tengah Teluk Tomini, Sulawesi Tengah, terhampar puluhan pulau indah yang membentuk gugus Kepulauan Togean. Pesona Kepulauan Togean tersebut membuat pemerintah menetapkan kawasan Togean sebagai taman nasional pada tahun 2004. Togean dikenal kaya akan keindahan alam bawah laut dan hamparan datarannya yang menakjubkan. Jika selama ini traveler dari seluruh dunia terpesona dengan keindahan Raja Ampat (Papua Barat) dan Derawan (Kalimantan Timur), kini mata dunia mulai menatap Togean sebagai destinasi wisata bahari yang mulai jadi favorit para pejalan -- baik dari mancanegara maupun domestik. Kepulauan Togean berada di bawah daerah administrasi Kabupaten Tojo Una-una dan merupakan bagian dari Taman Laut Kepulau Togean. Dari 66 pulau yang menjadi bagian dari rangkaiannya, Pulau Una-una, Batudaka, Togean, Talatakoh, Waleakodi dan Waleabahi merupakan beberapa pulau besar di Togean. Sebagian besar pulau di Togean memiliki suasana yang teduh akibat lebatnya pepohonan yang tumbuh. Ini disebabkan oleh aktivitas vulkanis yang dulu membentuk kepulauan ini. Hal ini juga membuat Togean jadi bagian dari coral triangle - yang meliputi wilayah Indonesia, Filipina, Malaysia, Papua Nugini, Jepang, dan Australia -- dengan keanekaragaman berupa empat terumbu karang: karang tepi, karang penghalang, karang tompok, dan karang cincin. Pasir putih yang mengkilat di pinggir pantainya menggoda para pejalan untuk berjemur dan bermain tanpa merasa bosan. Lalu bagi yang ingin menikmati keindahan alam bawah lautnya, beningnya air Togean dengan karang yang berwarna-warni membuat siapapun tak sabar ingin segera melompat masuk ke dalamnya. Jika selama ini orang hanya mengenal Danau Kakaban yang memiliki keunikan berupa ubur-ubur yang tidak menyengat, ternyata di Togean juga ada. Tepatnya di Pulau Togean, pulau terbesar kedua di kepulauan ini. Di Danau Mariona ini, kamu bisa berenang di antara ribuan ubur-ubur tanpa harus takut tersengat. Dan sama seperti Danau Kakaban, Mariona juga memiliki air yang asin. Danau ini tidak seperti Kakaban yang mudah ditemukan, untuk mencapainya ada baiknya menggunakan pemandu lokal.
...more

Inilah Seven Summits Jawa Tengah yang Harus Kamu Daki

TripTrus.Com - Hey, para pendaki! Musim pendakian udah tiba nih. Meski cuaca kadang masih suka nggak jelas, tapi puncak-puncak gunung di Jawa Tengah udah ngundang-ngundang kamu buat didaki. Buat kamu yang ngincar seven summits tapi masih terlalu jauh buat ngejar tujuh puncak tertinggi di Indonesia atau dunia, Jawa Tengah bisa jadi start yang pas. Akses ke basecamp-nya rata-rata gampang banget dijangkau, nggak pake ribet. Paling lama, kamu bisa ngabisin dua hari satu malam buat naik turun gunung-gunung ini. Kalo mau santai atau menikmati jalur, bisa tambah sehari lagi, atau malah bisa tektok sehari aja!       View this post on Instagram A post shared by Pejelajah gunung indonesia (@pejelajah.gunung) 1. Gunung Slamet (3.428 mdpl) Ini dia atapnya Jawa Tengah, gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Lerengnya luas banget, sampai lima kabupaten: Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes. Di puncaknya ada kawah belerang yang masih aktif, dan medannya berbatu serta berpasir yang sering tiba-tiba berkabut. Ada enam jalur resmi yang bisa kamu pilih: Baturraden, Bambangan, Gunung Malang, Dipajaya, Guci, dan Kaliwadas. Jalur ini punya karakter dan tingkat kesulitan masing-masing. Buat yang mau nikmatin perjalanan, sebaiknya kamu alokasikan tiga hari dua malam deh biar nggak kecapekan. 2. Gunung Sumbing (3.371 mdpl) Gunung tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Slamet. Lerengnya dipenuhi kebun tembakau, mirip kayak saudara kembarnya, Gunung Sindoro. Di dekat puncak ada kaldera yang bisa dieksplor, seperti Segoro Banjaran, Segoro Wedi, dan kawah belerang aktif. Banyak jalur menuju puncak seperti jalur Butuh, Mangli, Banaran, Cepit, dan lainnya. Jalur pendakiannya cenderung lurus dan menanjak, kadang nggak ada sumber air, jadi pastikan bawa air lebih. 3. Gunung Lawu (3.265 mdpl) Berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, Gunung Lawu nggak cuma terkenal di kalangan pendaki, tapi juga para peziarah. Banyak jalur pendakian yang juga menyimpan situs cagar budaya, seperti Candi Cetho dan Candi Kethek. Jalur lainnya ada Cemoro Kandang dan Tambak di Karanganyar. Udara di Gunung Lawu lebih dingin dibanding gunung lain, jadi persiapkan fisik dan perlengkapan yang memadai. 4. Gunung Sindoro (3.153 mdpl) Gunung ini punya kawah belerang aktif yang besar, dan lokasinya tepat di seberang Gunung Sumbing, hanya dipisahkan lembah dengan jalan raya Temanggung-Wonosobo di atasnya. Banyak jalur pendakian dari berbagai arah seperti Sigedang, Bansari, Ndoro Arum, Kledung, Alang-alang Sewu, dan Bedakah. Pemandangannya keren banget, dan dari puncak kamu bisa lihat gunung-gunung besar lainnya. 5. Gunung Merbabu (3.145 mdpl) Terletak di kawasan taman nasional, Merbabu punya seven summits-nya sendiri yang bisa kamu capai lewat jalur Thekelan di Semarang. Jalur ini punya tiga titik sumber air yang bisa dimanfaatkan. Kamu harus siapin fisik, logistik, dan manajemen waktu yang baik buat bisa mencapai tujuh puncak tertingginya. Informasi panduan registrasi pendakian bisa dicek secara daring. [Baca juga : "Petualangan Seru Di Tangkahan, Eksplorasi Surga Tersembunyi Di Sumatera Utara"] 6. Gunung Prau (2.590 mdpl) Gunung ini udah jadi favorit para pendaki, terutama saat akhir pekan atau libur panjang. Jalur pendakian yang populer ada Patak Banteng dan Dieng di Wonosobo. Kalau mau yang agak sepi, coba jalur Wates, Igirmranak, Kalilembu, atau Dieng Kulon. Dari puncak, kamu bisa lihat pemandangan gunung-gunung besar di sekitarnya, terutama saat matahari terbit atau terbenam. 7. Gunung Merapi (2.930 mdpl) Gunung Merapi, dengan puncak setinggi 2.930 mdpl, berada di empat kabupaten: Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten, serta dua provinsi, yaitu Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Meski aktif, gunung ini tetap jadi spot favorit buat hiking dan wisata seru! Ada beberapa jalur pendakian yang bisa dipilih para pendaki sesuai tingkat kesulitan, preferensi, dan izin yang ada. Jalur Selo, Babadan, dan Kinahrejo jadi yang paling populer buat sampai ke puncak Gunung Merapi. Yuk, cobain serunya mendaki di sini. (Sumber Foto @haydarrmohammad) 
...more

10 Tips Mendaki Gunung Saat Puasa

TRIPTRUS - Beraktivitas di alam bebas seperti mendaki gunung, sudah menjadi hobi di kalangan masyarakat dari berbagai usia. Untuk beberapa keadaan atau beberapa orang, menahan keinginan untuk mendaki gunung terasa cukup sulit, apalagi jika keinginan tersebut muncul ketika tengah melaksanakan ibadah puasa. Mendaki gunung saat bulan puasa, bukanlah hal yang tak mungkin karena sudah banyak dijumpai peziarah-peziarah yang mendaki gunung sambil berpuasa. Walau bagaimanapun, kondisi seperti ini memang memerlukan persiapan yang lebih matang, baik persiapan fisik, mental, perlengkapan dan peralatan. Berikut tips-tips yang bisa diterapkan saat melakukan pendakian selama berpuasa : Asupan makanan yang tepat. Pendakian gunung memerlukan energi yang cukup besar, sehingga membutuhkan makanan yang sehat untuk menjaga stamina anda, khususnya ketika sedang menjalankan puasa. Waktu sahur adalah waktu yang tepat untuk memberikan asupan makanan yang dibutuhkan. Beberapa makanan yang sehat untuk dikonsumsi diantaranya adalah sayur-sayuram, buah-buahan, susu, madu, dan lain sebagainya. Konsumsi daging juga sangat direkomendasikan karena daging lebih lama bertahan di dalam lambung sehingga bisa memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Pilih gunung dengan trek yang ringan dan berhutan. Semakin berat medan pendakian maka tenaga yang dibutuhkan akan lebih besar. Maka dari itu pemilihan gunung sebagai lokasi pendakian haruslah tepat dengan kondisi tubuh yang sedang berpuasa. Gunung yang memiliki hutan juga merupakan lokasi pendakian yang cocok karena bisa melindungi diri dari panasnya sinar matahari yang bisa menyebabkan tubuh lebih cepat haus dan dehidrasi. Dengan adanya hutan, kondisi trek pendakian terasa lebih lembab dan lebih teduh. Gunakan tutup kepala atau payung. Paparan sinar matahari secara langsung memungkinkan terjadinya dehidrasi yang lebih cepat, apalagi tubuh sedang dalam kondisi berpuasa yang mengharuskan pendaki untuk tidak makan dan minum. Dengan adanya penutup kepala seperti topi ataupun yang lainnya, bisa cukup membantu ketahanan tubuh. Payung juga berguna untuk masalah ini, namun dirasa cukup merepotkan jika kondisi alam sedang berangin. Efisiensi perlengkapan. Jangan terlalu banyak membawa perlengkapan, agar tidak memberatkan perjalanan, apalagi jika perlengkapan tersebut tidak terlalu diperlukan. Sebaiknya, bawa perlengkapan yang memiliki fungsi ganda seperti jaket anti air. Gunakan pula perlengkapan yang cocok untuk kegiatan outdoor seperti pakaian quick dry, yang tak hanya bisa kering dengan cepat, namun juga lebih bersahabat dengan suhu tubuh. Rute yang tepat. Pilihlah rute pendakian yang paling pendek dan dengan jalur pendakian yang lebih mudah. Dengan begitu, tenaga yang diperlukan bisa lebih sedikit. Gunakanlah rute pendakian yang resmi dan ikuti petunjuk yang berlaku untuk keselamatan. Manajemen waktu istirahat. Ketika masih dalam kondisi berpuasa, jangan ambil waktu terlalu lama untuk beristirahat. Ketika terlalu lama beristirahat, panas tubuh akan berkurang dan membuat tubuh harus berusaha mendapatkan performa terbaiknya lagi ketika perjalanan kembali dimulai. Hal ini tentu membuat tubuh terasa lebih lelah. Hendaklah beristirahat untuk mengantur nafas serta memberikan sugesti diri bahwa dalam keadaan berpuasa masih sanggup untuk mencapai puncak. Atur waktu pendakian yang tepat dan sesuai. Waktu pendakian juga sangat penting sebagai pertimbangan dalam pendakian. Jika tak ingin terlalu lama mendaki dalam kondisi berpuasa, mengambil start pendakian di malam hari bisa menjadi alternatif yang baik. Tiba di puncak pada pagi hari dan turun pada siang hari. Anda juga bisa menentukan waktu yang lebih cocok, agar ibadah dan hobi tetap bisa berlangsung. Cari teman perjalanan yang cocok. Seperti yang telah diketahui, puasa tak hanya menahan lapar dan haus, namun juga menahan emosi. Kadangkala ketika tubuh terasa lelah banyak hal menjengkelkan yang bisa saja muncul dari teman seperjalanan yang kurang cocok. Selain itu ajak juga teman yang bisa menghormati keadaan anda yang sedang berpuasa, bukan malah menjadi penyebab anda tergoda untuk membatalkan puasa. Atur tempo perjalanan Ketika berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman seperti biasanya, sehingga lebih mudah lelah. Untuk itu atur tempo perjalanan yang tidak terlalu cepat, sehingga energi bisa lebih dihemat. Jangan memaksakan diri. Ketika kondisi tubuh benar-benar sudah lelah dan dirasa tak sanggup untuk melanjutkan puasa dan pendakian maka jangan pernah memaksakan diri. Ingatlah selalu bahwa pendakian yang sukses adalah berhasil kembali dengan selamat. Dalam setiap pendakian, kesiapan fisik, mental dan perlengkapan memang sangat dibutuhkan, apalagi jika dalam kondisi berpuasa. Niat yang kuat untuk tetap beribadah dan tetap melakukan aktivitas pendakian merupakan motivasi terbaik. Beberapa hal di atas bisa menjadi masukkan untuk kesuksesan pendakian dan kesuksesan ibadah anda. Selamat mendaki! (Sumber: Artikel wisatagunung.com Foto explore1ndonesia.blogspot.com)
...more

Fuu, Alat Musik Pemanggil Masyarakat di Papua

Papua dikenal memiliki beragam alat musik yang memiliki fungsinya masing-masing. Alat musik seperti tifa, krombi, menjadi beberapa nama alat musik yang berasal dari negeri berjuluk bumi cendrawasih tersebut. Selain dua nama tadi, ada satu alat musik tradisional khas Papua yang berfungsi untuk memanggil penduduk yaitu fuu. Fuu merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup pada bagian yang berlubang atau terbuka. Selain digunakan untuk memanggil penduduk, alat musik ini juga biasa digunakan untuk mengiringi tari-tarian khas Papua khususnya masyarakat Suku Asmat, Kabupaten Merauke. Bersama alat musik khas Papua lainnya seperti tifa dan kelambut, biasanya fuu dimainkan dan menjadi paduan harmonisasi yang memberikan warna tersendiri pada ciri khas musik Papua. Fuu menjadi salah satu alat musik tradisional yang harus dilestarikan keberadaannya. Salah satu kekayaan budaya yang dimiliki masyarakat Papua dan menjadi kearifan lokal dari identitas sebuah daerah. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

7 Tempat Keren Buat Nongkrong Sambil Nge-View Keindahan Danau Toba yang Makin Oke

TripTrus.Com - Lagi cari tempat liburan yang kece? Nah, mending coba merapat ke Danau Toba, brosis! Keren banget buat jadi spot liburan kalian. Di sana, kalian bisa nikmatin alam yang aduhai dan bikin hati adem.       View this post on Instagram A post shared by ๐—จ๐—Ÿ | ๐—”๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ๐—น ๐—๐—ฃ๐—˜๐—š (@sulsam.idrus) Buat mendarat di danau vulkanik terbesar di dunia ini, kalian bisa pake pesawat dari Medan, Jakarta, atau Bali ke Bandara Internasional Silangit. Terus, tinggal numpang taksi aja ke Danau Toba. Nggak usah khawatir bingung mau ngapain, karena di Danau Toba banyak spot keren yang bisa nambahin serunya liburan kalian. Jangan sampai ketinggalan, yuk, mampir ke 7 spot hits berikut buat ngerasain pesonanya Danau Toba sambil tetep patuhi protokol CHSE di sana. Kuy, simak infonya, guys! 1. Bukit Holbung Luangkan waktu sekitar 15-20 menit aja, brosis, buat jalan kaki ke puncak Bukit Holbung. Tempat ini juga dikenal sebagai Bukit Teletubbies atau Teletubbies Hill. Pemandangannya keren abis, penuh padang rumput dan pepohonan yang oke buat camping. Kalian bisa bermalam di sini sambil ngeliat langit malam berbintang. Pagi-pagi bangun, kalian bakal disambut sunrise yang indah banget. 2. Puncak Gunung Pusuk Buhit Ini tempat sakral bagi masyarakat Batak, katanya tempat kelahiran Raja Batak. Meskipun perjalanannya agak panjang, pemandangannya pasti sepadan sama usaha kalian. Di sepanjang jalur berliku menuju puncak, kalian bisa dapetin pemandangan keren yang jarang ada. 3. Huta Ginjang Coba liat Danau Toba dari angle beda di Desa Huta Ginjang. Pemandangannya instagenic banget, dengan latar belakang perbukitan dan hutan pinus. Selain itu, kalian bisa manjain diri dengan fasilitas teropong bintang atau nyobain olahraga paralayang yang lagi hits di sini. 4. Menara Pandang Tele Samosir Menara Pandang Tele Samosir punya tampilan alam Danau Toba dengan matahari terbit dan terbenam yang kece, brosis. Setiap lantai menaranya beda-beda, tingginya sekitar 25 meter dengan tiga tingkat, cocok banget buat spot foto yang nggak kalah oke. 5. Bukit Tarabunga Ngga jauh dari Balige, Bukit Tarabunga bisa jadi pilihan buat yang pengen liburan di suasana yang tenang. Danau Toba bakal keliatan lebih eksotis pas matahari terbit dan terbenam. Banyak fotografer yang sering dateng ke sini buat motret keindahan Danau Toba yang bikin baper. [Baca juga : "Asik Banget! Pengen Bulan Madu Yang Seru? Coba Deh 5 Destinasi Keren Di Sumatera Utara"] 6. Desa Tongging Desa Tongging cocok banget buat yang mau "sembunyi" dari hiruk pikuk kota besar. Dari Danau Toba, kalian bisa lihat seluruh pemandangan indah Desa Tongging. Orangnya juga ramah banget, mayoritas petani atau peternak ikan. Jangan lupa nyobain hidangan tradisionalnya yang namanya arsik, ya. 7. Paropo Di Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Paropo wajib banget buat dikunjungi kalo lagi jalan-jalan ke Danau Toba. Tempat ini asyik buat liburan keluarga, banyak kegiatan seru seperti mancing dan camping. Karena keindahan Danau Toba dan desa yang alami, Paropo sering disebut sebagai Ranu Kumbolo-nya Sumatra Utara. Itulah tujuh spot kece yang bisa dikunjungi buat ngerasain keindahan Danau Toba dengan gaya yang makin estetik. Kalo lagi mau liburan ke Danau Toba, jangan lupa patuhi protokol kesehatan, ya! (Sumber Foto @sonangelyas) 
...more

Empat Bandara di Indonesia Dinobatkan Sebagai yang Terbaik

TripTrus.Com - Tak hanya megah, bandara yang baik juga harus memiliki fasilitas dan layanan yang memudahkan kehidupan penumpang selama berada di sana. Oleh karena itu setiap tahunnya Airports Council International (ACI) merilis daftar mengenai bandara terbaik yang diberi penghargaan 'Airport Service Quality (ASQ) Awards'. Tahun ini, mereka merilis daftar pemenang dari pemantauan sepanjang tahun lalu. Dalam penilaiannya, mereka memantau kritik dan saran dari jutaan pengunjung di 343 bandara di 176 negara dunia. Empat bandara di Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut ialah Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, dan Bandara Internasional Juanda Surabaya.  Bandara-bandara tersebut menjadi yang terbaik karena mendapat nilai tinggi dalam 34 faktor, beberapa di antaranya; akses keluar masuk bandara, proses antre, proses keamanan, fasilitas dan layanan yang memanjakan penumpang, sampai kebersihan kamar mandi. "Persaingan layanan antara bandara semakin ketat. Bandara-bandara yang keluar sebagai pemenang kami nilai sangat berdedikasi terhadap pengunjungnya," kata Angela Gittens, Direktur ACI, mengenai bandara yang menjadi pemenang pada tahun ini. Berikut ini ialah daftar pemenang AQS Awards 2017:1. Best Airport by Region (over 2 million passengers per year) Asia Pacific - Second Place Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali   Ketika mata terpejam dan telinga tertutup, yang membedakan satu manusia dengan manusia yang lainya adalah : persepsi #bali #ngurahrai A post shared by Handaru G Asmoro (@handaruasmoro) onAug 28, 2017 at 12:19am PDT 2. Best Airport by Size (2-5 million passengers per year) Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung   Boarding Time๐Ÿ˜Š Morning view ๐ŸŒ„#airport #bandara #lapanganterbang #travel#morning #instadaily #instalike #instagood #instafollow A post shared by Budy ๐Ÿ™Ž (@budy86id) onMar 15, 2018 at 5:08pm PDT 3. Best Airport by Size (5-15 million passengers per year) - Second Place Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan   Sultan Aji Muhammad Sulaiman Airport.๐Ÿ›ซ #sultanajimuhammadsulaimanairport #balikpapan #visitkalimantantimur #eastkalimantan #eastborneo #internationalairport A post shared by Marzuki (@akhimarzuki5) onMar 12, 2018 at 5:23am PDT 4. Best Airport by Size (15-25 million passengers per year) - First Place Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali   Airbus330 #airbus #garudaindonesia #ngurahrai A post shared by Pujo Hermawan (@pujo_hermawan) onMar 9, 2018 at 6:27pm PST 5. Best Airport by Size (15-25 million passengers per year) - Second Place Bandara Internasional Juanda, Surabaya   #dusk #panorama #sunset #airport #kompasnusantara #citilink A post shared by Ilham B Santoso (@santoso_ilham) onMar 15, 2018 at 3:36am PDT 6. Best Airport by Size and Region - Asia Pacific Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali   Dat Ass of Jetstar Airbus A320-232 • Stay tune on the Gate โœˆ . . . . . . . . . . . . #airlines #britishairways #spotting #lax #comment #emirates #aviation_lovers #aviationgeek #takeoff #aviationdaily #dreamliner #aviationworld #megavideo #aviationnerd #planespotter #megaplane #planepic #a330 #airbuslovers #boeing737 #a320 #ngurahrai #airbusa #boeing #garudaindonesia #lionair #citilink #airportlife #lyfe #tails A post shared by Alfonsus Edwin Halim (@edwinliem_) onMar 11, 2018 at 5:33pm PDT (Sumber: Artikel cnnindonesia.com, Foto flickr.com)
...more

Festival Kopi Temanggung Sediakan 1000 Gelas Kopi Gratis

TripTrus.Com -  Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, bersama para pegiat kopi kembali bakal menggelar Festival Kopi Temanggung.       View this post on Instagram http://m.mediaindonesia.com/read/detail/174350-festival-kopi-temanggung-ke-4-digelar-september https://www.suaramerdeka.com/news/baca/107563/festival-kopi-temanggung-keempat-akan-dibuat-lebih-baik http://radarsemarang.com/2018/07/24/festival-kopi-2018-dirancang-lebih-menarik/ #festivalkopitemanggung2018 #festivalkopinusantara #festivalkopibogor2018 #festivalkopiflores #festivalkopitemanggung #festivalkopitanahairkita #pariwisatatemanggung #genpijateng #kopitemanggung #nikmatnyakopinegeritembakau #hipmijateng A post shared by festival kopi temanggung 2018 (@feskop_temanggung) onAug 20, 2018 at 9:27pm PDT Ketua Panitia Festival KopiTemanggung Ardhi Wiji Utomo mengatakan Festival Kopi yang diselenggarakan untuk keempat kalinya ini berlangsung di Gedung Pemuda Temanggung pada 28 September hingga 1 Oktober 2018. “Tahun ini akan ada 60 stan,” kata dia di Temanggung, Selasa, 25/9. Ardhi mengatakan arnimo tahun ini memang lebih besar ketimbang sebelumnya. Tahun lalu hanya ada 40 stan. Dari 60 stan yang ikut itu 42 di antaranya merupakan stan kopi dan 18 lainnya stan pendukung. “Misalnya kuliner dan lain-lain," katanya. [Baca juga : "Sejarah Singkat Pabrik Gula Madukismo Jogja"] Tujuan festival kopi ini adalah untuk memperkenalkan kopi Temanggung. Menurut Ardhi geliat usaha kopi di Temanggung semakin meningkat. Saat ini diperkirakan ada sekitar 100 merek kopi kemasan Temanggung. Festival juga akan jadi ajang pertemuan antara buyer pabrikan, eksportir kopi, dan kopi shop, dan petani kopi.  “Jika semua pihak terkait sudah saling kenal dan ada kesepakatan diharapkan nantinya ada ekspor kopi langsung dari Temanggung," kata Ardhi..       View this post on Instagram Makin dekat aja nih Festival Kopi Temanggung yang ke 4 . Ingat-ingat tanggalnya bro sist! Ramaikan acaranya!!!! ๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰ • • • • #festivalkopitemanggung #rangopirakepenak #komunitaskopinusantara #ehayokngopi #kopisindoro #sindorocoffee #kopiarabika #arabicacoffee #kopihitam #blackcoffee #kopiindonesia #aselitemanggung #kopinusantara #coffee #coffeeaddict #kopilokal #kopijawa #javacoffee #hobikopi #kopienak #pecintakopi #sukakopi #coffeelovers #manualbrewing #kopitemanggung #temanggung #sindoro #jawatengah #kopijateng #indonesia A post shared by festival kopi temanggung 2018 (@feskop_temanggung) onSep 24, 2018 at 9:11pm PDT Guna memeriahkan acara panitia juga akan memnetaskan kesenian tradisional, seperti jaran kepang, topeng ireng, warokan, angklung, dan tarian dari Sanggar Didik Nini Thowok. Ada pula penampilan sembilan band akustik. Lalu pada hari terakhir festival, 1 Oktober 2018, karena bertepatan dengan Hari Kopi Internasional panitia akan menyediakan 1.000 gelas kopi gratis. (Sumber: Artikel-Foto tempo.co)
...more

Desa-Desa Wisata Tertinggi di Indonesia dengan Budaya Lokal yang Menarik

TripTrus.Com - Puluhan desa wisata di Indonesia telah masuk dalam daftar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 yang diberikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Ragam potensi dan keunikan menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung yang ingin berwisata ke desa tersebut. Desa-desa wisata ini memiliki beragam potensi, mulai dari ekonomi kreatif hingga kearifan lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakat setempat. Beberapa desa wisata yang masuk dalam ADWI 2023 terletak di dataran tinggi.       View this post on Instagram A post shared by Manha Tour & Travel (@manhatourtravel) Keindahan alam dan kearifan lokal dari desa wisata menjadi paket wisata yang lengkap dan menarik bagi wisatawan, baik dalam maupun luar negeri. Berikut adalah daftar desa wisata yang memiliki lokasi tertinggi di Indonesia, mengutip laman resmi kemenparekraf.go.id: 1. Kampung Bena Inire Berada di Nusa Tenggara Timur (NTT), tepatnya di Desa Tiwu Riwu, Jerebu'u, Ngada. Desa wisata ini berada di kaki Gunung Inerie dengan ketinggian mencapai 2.245 mdpl. Kampung Bena Inire memiliki udara dan hawa sejuk, lengkap dengan rumah-rumah adat yang sudah ada sejak zaman Megalitikum. Berbeda dengan bangunan rumah pada umumnya, rumah adat di Kampung Bena Inire masih sangat tradisional. Bahkan atap rumah terbuat dari alang-alang dan lantai rumahnya terbuat dari bebatuan gunung. Kearifan lokal yang terus dijaga di sini adalah menenun. 2. Desa Argosari Berada di ketinggian 2.000 mdpl, Desa Argosari di kaki Gunung Bromo termasuk dalam desa tertinggi di Indonesia. Tepatnya ada di Senduro, Lumajang, Jawa Timur. Desa Argosari terkenal dengan pemandangan "Negeri di Atas Awan" yang mampu memukau siapa saja yang berkunjung. Desa ini merupakan tempat tinggal Suku Tengger, warga Desa Argosari juga masih sangat kental dengan adat istiadat. Salah satunya adalah Upacara Karo yang diadakan pada bulan ke-2 Tahun Saka Hindu Tengger. Upacara Karo bertujuan untuk mengembalikan kesucian dan penghapusan dosa warga Suku Tengger. Tentunya kearifan lokal seperti ini menjadi daya tarik wisata bagi Desa Wisata Argosari. 3. Desa Kete Kesu Terletak di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, dan merupakan salah satu desa tertinggi di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi. Desa ini berada di Kampung Bonoran, Kelurahan Tikunna Malenong, Sanggalangi, Toraja Utara, dengan ketinggian sekitar 1.400 mdpl di lereng-lereng pegunungan. Selain menikmati pemandangan perbukitan, Sobat Parekraf juga dapat menyaksikan budaya leluhur yang masih terjaga hingga kini. Salah satu kearifan lokal yang lestari di Desa Kete Kesu adalah pemakaman adat yang diletakkan di gua-gua di atas tebing. Selain itu, Sobat Parekraf dapat melihat Tongkonan, rumah tradisional Toraja yang merupakan sebuah rumah panggung dengan atap seperti tanduk kerbau yang menjulang tinggi, lengkap dengan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. 4. Desa Sembungan Salah satu desa tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 2.300 mdpl, terletak di Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah. Desa wisata ini memiliki pemandangan alam yang indah dan kearifan lokal yang masih terjaga, sehingga mendapat peringkat 1 Desa Rintisan ADWI 2022. Desa Sembungan dijuluki Desa Tertinggi di Pulau Jawa dan menyediakan berbagai destinasi wisata populer yang mempesona, seperti Puncak Sikunir, Gunung Pakuwaja, Telaga Cebong, dan Curug Sikarim. Budaya lokal di Desa Sembungan juga dilestarikan, seperti adat Ruwat Gimbal yang diadakan setiap tanggal 1 dalam kalender Jawa Suro. Ruwat Gimbal adalah upacara adat pemotongan rambut pada anak berambut gimbal untuk membersihkan dari hal buruk dan biasanya digelar antara bulan Agustus-September. [Baca juga : "Tempat Wisata Favorit Orang Indonesia Ternyata Bukan Hanya Bali!"] 5. Desa Wisata Ranupani Desa tertinggi di Indonesia selanjutnya, terletak di Kecamatan Senduro, Lumajang, Jawa Timur, dengan ketinggian 2.100 mdpl. Desa Wisata Ranupani adalah basecamp resmi pendakian Gunung Semeru dan memiliki daya tarik wisata berupa Danau Ranupani, danau tertinggi di Indonesia dengan luas sekitar 7.500 meter persegi. Selain itu, di desa wisata ini juga terdapat Rumah Budaya Ranupani yang sering digunakan untuk pergelaran tari dan musik tradisional. Desa Wisata Ranupani masih menjaga adat istiadat leluhur dengan menggelar tradisi Unan-unan setiap 5 tahun sekali, tepatnya pada tahun "Landung" menurut penanggalan tradisional. Tradisi Unan-unan adalah menanam kepala kerbau yang ditujukan untuk membersihkan desa agar selamat dari malapetaka. (Sumber Foto @indah_dp) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...