shop-triptrus



Saksi Bisu dari Bangka

TRIPTRUS - Pada tanggal 19 Desember 1948, Belanda kembali menduduki Indonesia lewat Agresi Militer II dengan menggempur serta menduduki ibukota Indonesia pada saat itu, Yogyakarta. Tidak lama setelah agresi militer, para pemimpin Indonesia diasingkan jauh dari ibukota.22 Desember 1948, Bung Karno tiba di Muntok atau Mentok, sebuah desa yang kini menjadi kecamatan di Kabupaten Bangka Barat. Di Mentok, Bung Karno di ditempatkan di Wisma Ranggam (juga dikenal dengan nama Pesanggrahan Muntok), sementara dua bulan kemudian, tanggal 6 Februari 1949 Bung Hatta beserta KH Agus Salim tiba di Mentok dan ditempatkan di di Pesanggrahan Menumbing. Sebelumnya, Bung Hatta dan KH Agus Salim diasingkan di Sumatera Utara. Namun atas permintaan Bung Karno, agar lebih mudah berkonsultasi dengan Bung Hatta, mereka dipindah ke Muntok.Di Wisma Ranggam, Bung Karno tinggal bersama KH Agus Salim , Ali Sastro Amidjojo dan M Roem. Bung Karno dan Agus Salim menempati dua kamar yang berada di bangunan utama, sementara M Roem dan Ali Sastro Amidjojo menempati dua ruangan di sayap bangunan. Kamar yang ditempati oleh Bung Karno juga bukanlah kamar mewah. Presiden pertama Republik Indonesia itu bahkan menempati kamar berukuran 5x5,4 m, lebih kecil dari kamar utama di sebelahnya yang ditempati oleh Agus Salim. Wisma Ranggam sendiri awalnya adalah rumah peristirahatan bagi pegawai perusahaan Bangka Tien Winning dari Belanda hasil rancangan Y Lokalo pada tahun 1827. Di Wisma Ranggam ini dimulai lahirnya pembahasan isi perjanjian Roem-Royen yang mengatur perdamaian antara Indonesia dan Belanda. Dan di sini pula Bung Karno menyerahkan surat kuasa kepada Sri Sultan Hamengku Buwono IX tentang pengembalian pusat kekuasaan pemerintahan Republik Indonesia, dari Yogyakarta kembali ke Jakarta.Di Pesanggarahan Menumbing, yang letaknya kurang lebih 11 kilometer dari Pesanggrahan Mentok, Bung Hatta ditempatkan bersama Sekretaris Negara AG Pringgodigdo, Mr. Assa'at dan Komodor Udara Suryadarma. Gedung yang terletak di atas Bukit Menumbing ini sempat dijadikan hotel sampai tahun 2005. Kini Pesanggarahan Menumbing hanya ditempati oleh orang-orang yang memesan saja. Meski begitu, sampai saat ini kamar yang pernah ditempati Bung Hatta tidak boleh dipakai menginap. Di Pesanggrahan Menumbing, Bung Hatta juga merumuskan isi Perjanjian Meja Bundar di kamarnya. Beberapa surat-surat Bung Karno juga masih dipajang di Pesanggrahan Menumbing.Selama tinggal di Bangka, Bung Karno tidak mengurung diri saja di dalam Wisma Ranggam. Beliau kerap terlihat berjalan-jalan bersama masyarakat menyusuri pantai dari Pesanggrahan Mentok - yang letaknya tidak jauh dari pelabuhan - hingga ke menara mercu suar di Tanjung Kalian. Selama di Bangka, Bung Karno mendirikan PORI (Persatuan Olah Raga Indonesia) yang kini menjadi KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) dan Angkatan Pemuda Indonesia (API). Kedua organisasi itu dibuat sebagai cara mempersatukan masyarakat Bangka lewat olahraga dan kegiatan bagi para pemuda, karena di masa pengasingan, organisasi politik tidak diperbolehkan oleh Belanda.Pada tanggal 5 Juli 1949, diumumkan bahwa pusat pemerintahan Republik Indonesia kembali ke Yogyakarta. Dan sehari sesudahnya, tanggal 6 Juli 1949, Bung Karno, Bung Hatta, dan para tokoh nasional meninggalkan Bangka untuk kembali ke Yogyakarta. Untuk mengenang Bangka dan Wisma Ranggam, Mr. Mohammad Roem mengatakan, "van Bangka begint de Victorie" (dari Bangka datangnya kemenangan). Tapi sayangnya, di Wisma Ranggam sudah tidak ada lagi benda-benda bersejarah atau furniture yang dulu dipakai oleh Bung Karno dan para tokoh nasional lainnya. Meskipun begitu, bentuk bangunan Wisma Ranggam tidak berubah. Kini bangunan kosong itu tidak punya bukti lain selain bentuk fisik dan jadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa kita.   Ikuti trip ke Belitung untuk melihat saksi sejarah dari Muntok ini: http://triptr.us/Bs
...more

6 Barang-Barang ini Mungkin Berguna Saat Traveling

TripTrus.Com - Saat traveling banyak sekali peralatan yang kita bawa. Terkadang kegiatan packing bisa menjadi sesuatu yang mebingungkan serta memusingkan, karena terlalu banyaknya banyak barang-barang yang tidak muat untuk dibawa ke dalam carrier atau ransel. Mungkin barang-barang di bawah ini bisa sangat berguna saat kamu berpergian. 1. Kanebo Sumber: Foto tokopedia.com Pasti kalian tahu kalau handuk saat keadaan basah bisa membuat menjadi lembab dan berbau. Untuk pejalan seperti kita, Kanebo bisa menjadi alternative pengganti handuk. Selain ukurannya yang kecil sehingga tidak memakan tempat, daya serap Kanebo juga sangat cepat dibandingkan handuk. Tapi ada yang perlu diperhatikan, agar Kanebo tidak bau maka sebelum dan sesudah pemakaian sebaiknya direndam lauran air berisi sabun atau shampoo. 2. Peniti Sumber: Foto aliexpress.com Peniti? Ya benda kecil ini identik dengan kaum perempuan. Tapi jangan salah, kalau peniti ini mempunya fungsi darurat ketika kita sedang mengalami: mengaitkan tali tas terputus, menutup tas yang resletingnya rusak hingga mengaitkan tali sandal yang terputus. 3. Penjepit Kertas Besar Sumber: Foto amazon.com Penjepit kertas merupakan salah satu alat sederhana yang tanpa diduga memiliki banyak kegunaan. Dengan kemampuan serbagunya, tidak ada salahnya jika benda satu ini menjadi benda yang harus kita bawa saat berpergian, karena bisa berfungsi sebagai: menjepit uang kertas, mengaitkan kunci dan bisa sebagai sarana menggantung pakaian saat hendak dijemur. 4. Penjepit Kertas Kecil Sumber: Foto sweetclipart.com Kalau penjepit kertas kecil ini tidak kalah mutifungsi. Ibarat kata “kecil-kecil si cabe rawit”. Berbentuk kecil melingkar yang fleksibel untuk dirubah bentuknya, penjepit ini tidak hanya berfungsi sebagai penjempit kertas. Berguna saat perbaikan darutat selama perjalanan atau fungsi-fungsi lainnya seperti: Manjadi tarikan resleting yang rusak sementara waktu, pangganti kepala kancing yang terlepas juga menjadi pengait buatan untuk menggantungkan pakaian dan benda lainnya. 5. Selotip Sumber: Foto alibaba.com Selotip akan menjadi penyelamat kita disaat barang-barang bawaan kita medadak rusak seperti: sandal terputus, resleting rusak, membersihkan debu dan pasir yang menempel di pakaian dan juga bisa sebagai plester luka (tambahkan tissue). Atau mungkin sebagai perekat pembungkus oleh-oleh. 6. Kantong Plastik Sumber: Foto kaskus.co.id Benda yang satu ini adalah benda terkahir yang patut kita pertimbangkan untuk dibawa. Berfungsi sebagai pengganti dry bag, kantong plastik bisa untuk menyimpan pakaian kotor, tempat menyimpan gadget dikala hujan juga menjadi penyelamat dokumen- dokumen kertas yang kita bawa. Ya, 6 benda-benda diatas memang terlihat sepele tapi mempunya fungsi yang serbaguna dan menjadi penyelamat kita disaat darurat. Jadi, jangan lupa sisipkan benda- benda tersebut didalam carrier atau ransel anda. (Sumber: Artikel Amieykha)
...more

Dua Pantai Indah Indonesia Versi Media Amerika Serikat

TripTrus.Com - Harus diakui kalau Indonesia punya keindahan alam yang begitu luar biasa. Kamu bisa memilih mau menikmati keindahan hijaunya pegunungan atau merdunya desiran ombak di pantai. Keindahan ini telah diakui dunia, banyak situs dari negara lain yang mengulas keindahan alam Indonesia. Salah satunya yang dilakukan Thrillist belum lama ini. Situs dari Group Nine Media ini mengulas tentang pantai terindah di Indonesia. Mereka memilih dua diantara sekian banyaknya pantai dan ternyata bukan di Bali. Pantai apa saja itu? [Baca juga : Menu Buka Puasa Gratis Di 5 Masjid Yogyakarta Ini Seperti Rumah Makan] 1. Gili Trawangan, Lombok   Caught sunset at Gili Trawangan 😁 pardon the slanted photo but I thought it made it look more artistic. Great island! Enjoyed the stay! πŸ˜„πŸ˜„ . . . . . #gili #gilitrawangan #giliislands #travel #lombok A post shared by Sherly (@_sherx) onMay 29, 2018 at 8:59pm PDT Gili Trawangan memang menyajikan keindahan yang tidak bisa didapat di tempat lain. Gili Trawangan merupakan pulau terbesar dari tiga pulau kecil di barat laut Lombok. Di Gili Trawangan kamu tak akan menemukan satupun kendaraan bermotor. Nah, menurut Trillist, Gili Trawangan menawarkan kenikmatan 'surga' bagi para pengunjung. Di sana kamu dapat melakukan berbagai aktivitas seperti snorkeling atau melihat matahari terbenam. Trillist juga menyarankan pembacanya untuk datang ke Gili Meno dan Gili Air. 2. Pulau Tuangku, Aceh   Petit village de pêcheurs de Haloban πŸ™ 🐟 πŸ¦€ #village #beautifulsky #paradise #southeastasia #backpaking #backpaker #travel #travelling #beach #island #islandlife #islandvibes #islandparadise #sky #fishermen #tropical #palmtrees #banyakisland #pulaubanyak #haloban #sumatra #pulautuangku #exploreindonesia #aceh #frenchtraveler #travelphotography #traveltheworld #travelpics #instatraveling #instapasspor A post shared by @ ilies.j onApr 14, 2017 at 6:04pm PDT Pulau Tuangku merupakan salah satu bagian dari Pulau Banyak yang terletak di sebelah barat pulau Sumatera. Tuangku adalah pulau terbesar. Terdapat pula pulau lain seperti Pulau Panjang, Pulau Ashok, Pulau Biawak, Pulau Lambudung, Pulau Tailana dan Pulau Palambak Besar. Situs Trillist mengatakan Pulau Tuangku masih sangat asri. Kamu bisa berselancar sepuasnya di sana. Sayangnya, Trillist menjelaskan kalau akses ke pulau ini masih sangat sulit dijangkau.  (Sumber: Artikel merahputih.com, Foto flickr.com)
...more

Seru-Seruan di Besakih Festival dan Buleleng Creative Movement!

TripTrus.Com - Woi, woi, woi! Ada kabar gembira nih buat kamu semua yang suka seru-seruan. Catet ya, Besakih Festival di Kabupaten Karangasem bakal digelar pas minggu ke-3 di bulan September tahun 2023. Nah, jangan kira ini cuma acara biasa, guys. Ini adalah festival keren yang gabungin seni, budaya, dan promosi potensi-potensi hebat di sekitar Desa Besakih. Khususnya, lo bakal nyamperin UMKM-UMKM hits yang ngembangin diri di sekitar Pura Besakih.       View this post on Instagram A post shared by Prawira Harja (@prawira2016) Makanya, siap-siap deh buat ngeliat tampilan seni dan budaya yang oke punya. Gak cuman buat hiburan aja, tapi juga bikin kamu pada ngeh tentang segala warisan budaya dan seni yang ada di area sekitar. Jadi, kalo lo emang pengen nambah wawasan tentang kekayaan lokal, jangan sampe kelewatan acara keren ini. Jangan lupa diinget, ya: bulan September, pas minggu ke-3. Tarik nafas dalam-dalam, catet tanggalnya, dan siap-siap buat ngerasain serunya Besakih Festival! Nih, bro, sambungannya ada acara keren abis nih di Buleleng Creative Movement, Kabupaten Buleleng tanggal 1 Oktober 2023. Gak kalah seru, banyak banget kegiatan keren yang bakal bikin kamu hepi, kayak Color Run, Zumba Party, Lomba Senam Poco-Poco, EXPO, dan yang pasti, Music for Everyone (MFE)! [Baca juga : "Desa Wisata Religi Astana Cirebon, Potensi Wisata Yang Ngehits Dan Seru Banget!"] Jadi ceritanya, di acara ini kamu bisa merasakan serunya lari-larian sambil dijejelin oleh warna-warni keren dalam Color Run. Kalo kamu suka joget-joget asik, pastiin dateng ke Zumba Party, dijamin bakal bikin badan kamu bergoyang sampe puas. Gak cuma itu, buat kamu yang punya skill senam ala poco-poco, ada juga lomba seru buat kamu nih. Dan jangan sampe kelewatan juga, ada EXPO-nya! Bisa liat-liat dan ikutan keren-kerenannya di sana. Trus buat yang suka musik, Music for Everyone (MFE) siap menggoyangin kamu dengan irama-irama yang kece. Jadi, pastiin kamu dateng dan ikutan euforia kece dari Buleleng Creative Movement ini, bro! Gak bakal nyesel deh, seru abis pokoknya! Jadi, gak ada alasan buat gak merapat, ya! (Sumber Foto lovebali.baliprov.go.id) 
...more

Ternyata Makanan Ini Sangat Cocok Dijadikan Sebagai Bekal Mendaki

TRIPTRUS - Meski lelah dan payah, mendaki gunung memiliki kenikmatan yang lengkap. Setiap hal kecil selama pendakian, masing-masing memiliki seni tersendiri yang ada sisi nikmatnya.  Lumrah saja kalau banyak pendaki yang baru saja turun dari puncak masih terlihat lesu, dekil, dan berantakan, namun, jika ditanya pasti suatu saat akan mengulangi pendakiannya lagi. Andai bisa, dalam waktu yang dekat.Ngopi misalnya. Ngopi di rumah beda nikmatnya dengan ngopi di atas matras sembari menghirup hawa sejuk pegunungan dan memandang dengan bebas samudera awan yang mengumpal-gumpal. Makan juga sama. Sembarang makanan asal dimakannya di gunung bersama teman-teman semuanya akan terasa nikmat.Sensasi makan dan minum yang enak itu semestinya diimbangi denga kandungan nutrisi yang mumpuni. Mengingat naik gunung tak cuma butuh enak, tapi juga butuh sehat, seger, dan waras. Makanan-makanan berikut adalah makanan yang cocok untuk bekal mendaki yang omahpetualang.com rangkum dari pelbagai sumber:1. BiskuitSelain praktis, biskuit juga memiliki nutirisi yang seimbang sebagai cadangan energi selama pendakian. Biskuit adalah logistik paling tidak ribet dan bisa kapan saja dinikmati di jalur pendakian.2. MaduMadu sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuhmu. Nutrisi yang terkandung dalam madu sangat berguna bagi tubuh yang bekerja keras saat mendaki. Stamina yang kuat harus selalu dipertahankan untuk menghadapi situasi tak menentu di jalur pendakian. Untuk itulah madu ada.3. SerealSereal mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin, zat-zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Membuatnya sangat mudah, hanya perlu diseduh dengan air panas sereal sudah siap dinikmati. S3real juga ringan dibawa.4. RotiRoti adalah pengganjal perut paling manjur ketika perut keroncongan saat mendaki. Roti bisa bermacam-macam yang dibawa bekal. Bergantung selera masing-masing. Bisa roti tawar, roti sisir, roti gandum, dll, dll, dll.5. Cokelat BarCoklat mengandung senyawa phenethylamine yang bisa meningkatkan hormon endorfin dalam tubuh sehingga tubuh menjadi lebih tenang dan rileks. Coklat juga mengandung cukup kalori dan mudah mengenyangkan perut. Tapi jika Anda memiliki sakit maag, coklat tidak direkomendasikan karena coklat justru akan memancing asam lambung makin naik.6. Bubur InstanBubur instan mudah ditemui di warung-warung. Harganya juga terjangkau. Bubur instan hampir serupa dengan sereal. Cara membikinnya juga sama. Cukup diseduh air panas.7. Mi InstanMi instan adaalah makanan paling populer di gunung. Rasanya enak, membuatnya mudah, dan harganya murah.8. BuahBuah memiliki kandungan vitamin yang sangat dibutuhkan tubuh. Buah juga dapat menyegarkan badan. Sebaiknya memilih buah yang  tidak mudah busuk.Selain beberapa makanan yang disebutkan di atas, sebenarnya masih ada beberapa makanan sehat yang lain seperti telor, sayuran, beras, dan makanan kaleng. Namun beberapa pendaki mengaku teralu ribet dan membutuhkan manajemen tersendiri ketika memutuskan untuk memasak nasi dan sayur.  (Sumber: Artikel omahpetualang.com Foto jalanpendaki.com) 
...more

Menikmati Sagu dari Barat Sampai Ke Timur

TRIPTRUS - Indonesia sebagai salah satu negara produsen beras terbesar di dunia juga merupakan bangsa yang paling banyak mengonsumsi beras. Rata-rata orang Indonesia menghabiskan 135 kilogram (kg) beras dalam bentuk nasi per tahunnya. Angka ini jauh lebih besar dari Thailand yang rata-rata penduduknya menghabiskan 60-75 kg per tahunnya. Tapi ada beberapa daerah di Indonesia yang memiliki makanan pokok dalam bentuk lain.Salah satu makanan pokok di Indonesia adalah sagu. Makanan yang lebih sering terlihat dalam bentuk tepung ini memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi tapi memiliki kandungan lemak yang rendah, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena tidak cepat meningkatkan kadar glukosa di dalam darah. Makanan yang berasal dari pohon sagu ini pun ternyata berguna meningkatkan kekebalan tubuh karena dapat berfungsi sebagai prebiotik. Kadar serat yang tinggi dalam sagu juga cocok untuk yang sedang diet menurunkan berat badan, karena lebih cepat merasa kenyang saat memakan sagu.Di Indonesia, sagu diolah jadi berbagai macam makanan dan minuman , seperti cenil, ongol-ongol, cendol, Dan hal lain yang tidak banyak diketahui, sagu dinikmati oleh orang Indonesia mulai dari Aceh hingga ke Papua sebagai makanan pooko. TripTroops penasaran apa saja bagaimana cara menikmati sagu? Ayo lihat berbagai variasi menikmati hidangan khas sagu dari berbagai daerah di Indonesia.SimelueDi Kabupaten Simelue, Provinsi Aceh, Sagu biasanya dimakan seperti nasi. Sari pati sagu dimasak di dalam wajan tanpa minyak hingga berwarna kecoklatan. Sagu kering ini disantap dengan ikan bakar tanpa kuah saat masih panas. Meski rasanya tawar, tapi aroma wangi sagu yang dimasak akan membuatnya jadi sedap, apalagi jika ditambah sambal pedas dan ikan bakar yang baru dipanggang. Selain itu, ada beberapa masakan khas Simelue yang menggunakan sagu seperti Lompong Sagu, Sanggal Batouk, Martabak Tabbaha dan Tabbaha Longon.PalopoLangsung lompat ke Pulau Sulawesi. Di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, sagu dinikmati dalam bentuk makanan bernama Kapurung. Kapurung adalah sagu dicampur dengan sayur berkuah yang ditambahkan ikan, udang daging (ayam atau sapi) dan bumbu kacang tanah yang digiling kasar. Makanan khas masyarakat daerah Luwu juga dikenal dengan nama Pugalu. Berbeda dengan Papeda dari Maluku dan Papua atau Sinonggi dari Kendari, bubur sagu dalam Kapurung dibentuk bulat-bulat sedikit lebih besar dari bakso. Kapurung yang dinikmati saat masih panas dengan kuah berasa asam dari perasan jeruk purut dan potongan cabai adalah makanan favorit masyarakat Luwu untuk makan siang. KendariDi Kendari, Sulawesi Tenggara, Sagu diolah menjadi Sinonggi, makanan khas Suku Tolaki. Meski tampilannya hampir mirip dengan Papeda, cara menikmati Sinonggi sedikit berbeda. Sinonggi disantap dengan mencampurkan bubur sagu langsung dengan kuah ikan, sayur dan sambal dabu-dabu. Penikmat Sinonggi bisa melahapnya dengan sayur bening atau sayur santan. Ditambah pula dengan kuah ikan atau kuah daging yang dimasak tawooloho. Tawooloho berarti dimasak dengan daun belimbing asam. Nama sinonggi sendiri berasal dari kata Posonggi, yaitu bahasa Tokaki yang berarti alat mirip sumpit yang digunakan untuk mendulang sinonggi dari wadahnya. Untuk memindahkan sinonggi dari wadah ke dalam piring harus membuat buntalan sinonggi dengan menggunakan sumpit yang disediakan. Masyarakat Tolaki punya cara khas untuk menikmati sinonggi, yang disebut mosonggi, yaitu menyuap sinonggi dengan tangan, menyeruput kuah langsung dari piring atau mangkuk, sambil duduk di lantai. Enggak usah ja-im (jaga image) saat mosonggi, karena tradisi mosonggi biasa dilakukan pada saat makan bersama keluarga atau perayaan.Maluku dan PapuaDi Maluku dan Papua, Sagu merupakan makanan pokok karena dahulu beras sulit untuk ditemukan. Bubur sagu diberi nama papeda. Seperti Sinonggi, papeda juga diambil dari wadahnya menggunakan tongkat kayu mirip sumpit. Yang membuat papeda berbeda dari sinonggi adalah papeda biasanya dinikmati dengan kuah ikan dan tidak menggunakan daging. Ikan yang digunakan bisa berupa ikan tongkol, ikan gabus, kakap merah, bobara, hingga ikan kue. Papeda juga disertai dengan sayur ganemo yang terbuat dari daun melinjo muda dan bunga pepaya muda yang ditumis dengan tambahan cabai merah. Rasa kuah ikan yang asam dan segar bercampur sedikit rasa pahit dari bunga pepaya akan membuat pengalaman menikmati papeda jadi penuh dengan rasa yang berbeda.Photos courtesy of: Wikipedia
...more

Mudik Asik! 12 Tips Biar Perjalanan Lo Aman, Nyaman, dan Nggak Ribet

TripTrus.Com - Mudik itu udah jadi tradisi wajib buat banyak orang Indonesia, terutama pas momen Lebaran. Pulang kampung buat ketemu keluarga emang seru, tapi jangan sampai perjalanan lo malah jadi drama gara-gara persiapan yang kurang matang. Dari macet yang nggak ada habisnya, kendaraan mogok di tengah jalan, sampe kondisi badan yang drop, semuanya bisa bikin perjalanan lo jadi horor. Makanya, penting banget buat lo nyiapin semuanya biar perjalanan lo tetap asik, aman, dan nyaman. Nah, biar lo nggak ribet, gue udah rangkumin 12 tips penting yang bisa lo terapin selama perjalanan mudik nanti. Baca sampe habis, ya, siapa tahu ada yang kelewat dan bisa menyelamatkan lo dari hal-hal yang nggak diinginkan. Yuk, langsung aja cek satu-satu! 1. Jangan Overload, Bro! Mudik itu perjalanan panjang, jadi pastiin kendaraan lo nggak kelebihan muatan, baik penumpang maupun barang. Mobil atau motor lo punya kapasitas maksimal yang harus dihormati. Kalau lo maksain buat bawa terlalu banyak barang atau orang, risikonya bisa fatal. Kelebihan beban bikin kendaraan lebih susah dikontrol, rem jadi nggak pakem, dan bahan bakar jadi lebih boros. Selain itu, lo juga bisa kena tilang kalau polisi liat kendaraan lo udah kayak kapal pecah penuh barang. Mending bawa secukupnya aja, atau kalau memang butuh banyak barang, coba pertimbangkan buat kirim sebagian via jasa ekspedisi biar perjalanan lo tetap nyaman dan aman. 2. Duit Cash Jangan Lupa Zaman sekarang emang serba digital, tapi jangan lupa kalau nggak semua tempat di perjalanan nerima pembayaran cashless. Banyak warung kecil, toilet umum, atau parkiran yang cuma nerima uang tunai. Makanya, bawa duit cash secukupnya buat jaga-jaga kalau tiba-tiba lo butuh beli sesuatu di tempat yang nggak ada ATM atau QRIS. Jangan terlalu banyak juga, biar nggak repot atau malah jadi sasaran copet. Simpan uang di beberapa tempat yang aman, misalnya di dompet utama, saku kecil, atau di tas yang selalu lo bawa. Kalau bisa, tukar uang dengan pecahan kecil biar lebih gampang pas bayar. 3. Bekal Itu Wajib! Perjalanan panjang sering bikin perut keroncongan, apalagi kalau macet dan lo susah cari tempat makan. Biar nggak bete karena kelaperan, bawalah bekal sendiri. Minimal, lo punya camilan kayak roti, biskuit, atau buah yang bisa dimakan kapan aja. Jangan lupa juga bawa air minum yang cukup biar lo tetap terhidrasi selama perjalanan. Kalau lo suka makanan berat, lo bisa bawa nasi bungkus atau makanan lain yang tahan lama. Hindari makanan yang gampang basi atau terlalu berminyak, karena bisa bikin perut lo bermasalah. Dengan bawa bekal sendiri, lo juga bisa lebih hemat dan nggak perlu sering-sering berhenti buat beli makanan. 4. GPS dan Peta Jangan Sampai Lupa Jalanan pas mudik sering kali nggak bisa ditebak, bisa tiba-tiba macet atau ada jalur yang ditutup. Makanya, GPS atau aplikasi navigasi di HP itu wajib banget lo siapin. Cek rute perjalanan lo sebelum berangkat, cari tahu jalur alternatif, dan selalu pantau kondisi lalu lintas biar nggak kejebak macet parah. Selain itu, lo juga bisa bawa peta jalur mudik buat jaga-jaga kalau tiba-tiba sinyal HP lo ilang atau GPS nggak bisa diakses. Dengan punya peta fisik, lo tetap bisa navigasi tanpa harus bergantung sepenuhnya sama teknologi. 5. Baterai Full, Pulsa Aman Gimana jadinya kalau lo butuh telepon keluarga atau buka GPS tapi HP lo mati? Jangan sampai kejadian kayak gini terjadi! Sebelum berangkat, cas HP lo sampai penuh dan bawa powerbank yang kapasitasnya cukup buat dipakai seharian. Selain itu, pastikan pulsa dan paket data lo cukup, terutama kalau lo lewat daerah yang sinyalnya jelek dan susah cari tempat buat beli pulsa. HP itu alat penting buat komunikasi dan navigasi selama perjalanan, jadi pastiin selalu siap tempur kapan pun lo butuh. 6. Badan Fit Itu Kunci! Jangan remehin kondisi fisik lo sebelum mudik! Perjalanan jauh, terutama yang berjam-jam di jalan, butuh stamina yang kuat. Pastikan lo cukup tidur sebelum berangkat, konsumsi makanan sehat, dan kalau perlu, minum vitamin biar daya tahan tubuh lo tetap prima. Jangan sampai perjalanan lo terganggu gara-gara lo jatuh sakit atau kecapekan di tengah jalan. Kalau lo mulai ngerasa nggak enak badan selama perjalanan, lebih baik berhenti sejenak buat istirahat daripada maksain terus dan malah makin drop. [Baca juga : "Liburan Seru Saat Puasa? Bisa Banget! Ini 7 Tips Biar Tetep Gaspol!"] 7. Ngantuk? Jangan Maksa! Salah satu penyebab kecelakaan terbesar pas mudik adalah sopir yang maksa nyetir meskipun udah ngantuk berat. Kalau mata lo udah berat, sering nguap, atau mulai kehilangan fokus, langsung cari tempat buat istirahat. Jangan nunggu sampai lo bener-bener ketiduran di jalan, karena itu bisa fatal. Berhenti di rest area, pom bensin, atau tempat istirahat lain buat tidur sebentar atau sekadar meregangkan badan biar energi lo balik lagi. 8. Bawa Kotak P3K & Perkakas Penting Nggak ada yang mau sakit atau mengalami masalah kendaraan di tengah jalan, tapi lo harus siap buat kemungkinan terburuk. Selalu bawa kotak P3K yang berisi obat-obatan dasar kayak obat sakit kepala, minyak angin, plester luka, dan antiseptik. Selain itu, pastiin lo juga bawa perkakas dasar buat kendaraan lo, kayak dongkrak, ban serep, dan alat-alat lain yang bisa lo butuhin kalau ada kendala di jalan. 9. Hiburan Itu Penting Macet panjang bisa bikin lo stress, jadi siapin hiburan buat ngisi waktu selama di jalan. Playlist lagu favorit, podcast, audiobook, atau game di HP bisa jadi penyelamat biar perjalanan nggak terasa membosankan. Kalau lo mudik bareng keluarga, bisa juga main tebak-tebakan atau ngobrol seru biar perjalanan jadi lebih menyenangkan. 10. Cek Kondisi Kendaraan, Jangan Nunggu Mogok! Sebelum berangkat, servis kendaraan lo dulu biar nggak ada kendala di tengah jalan. Cek kondisi mesin, rem, oli, air radiator, lampu, dan ban buat memastikan semuanya dalam keadaan prima. Jangan sampai perjalanan lo terganggu gara-gara mobil mogok atau ada masalah teknis lain yang seharusnya bisa dicegah sejak awal. 11. Jaga Mood & Emosi di Jalan Perjalanan jauh dan macet sering bikin orang gampang emosi, tapi jangan sampai lo ikut-ikutan! Tetap tenang, sabar, dan nikmati aja perjalanan lo. Jangan terlalu fokus buat cepet sampai, karena yang penting adalah lo sampai dengan selamat. 12. Patuh Aturan, Selamat Sampai Tujuan Lo mungkin pengen cepet ketemu keluarga, tapi jangan sampe ngelanggar aturan lalu lintas. Jangan ngebut, jangan melawan arus, dan selalu pake sabuk pengaman atau helm kalau naik motor. Keselamatan harus jadi prioritas utama, karena nggak ada gunanya buru-buru kalau akhirnya malah membahayakan diri sendiri dan orang lain. Itu dia 12 tips yang bisa lo terapin biar perjalanan mudik lo tetap aman, nyaman, dan menyenangkan. Ingat, mudik itu bukan soal siapa yang sampai duluan, tapi siapa yang sampai dengan selamat. Jadi, persiapkan semuanya dengan baik, tetap patuhi aturan, dan nikmati perjalanan lo. Selamat mudik dan semoga lo sampai tujuan dengan aman!  (Sumber Foto @canva.com)
...more

Pengamat: Pariwisata Indonesia Perlahan Bangkit Seiring Libur Lebaran

TripTrus.Com - Pengamat pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, Chusmeru mengatakan, sektor pariwisata Indonesia perlahan mulai bangkit seiring libur lebaran tahun ini.  "Hal ini ditandai dengan objek dan daya tarik wisata di daerah yang padat pengunjung. Begitu juga dengan hunian hotel, transportasi dan industri kreatif pendukung pariwisata juga merasakan dampak positif saat libur Lebaran," kata Chusmeru di Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Saat ini menjadi momentum yang tepat bagi pemerintah daerah dan pelaku pariwisata untuk merancang strategi pemulihan sektor pariwisata.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Wonosobo || Dieng || Prau (@wonosoboinsta) Menurutnya, paling tidak ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam menyongsong pemulihan pariwisata. Pertama, upaya untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan. Strategi ini dapat dilakukan dengan promosi wisata yang optimal. Pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsoed itu mengatakan promosi wisata, dapat dilakukan melalui kerja sama dengan biro perjalanan wisata dan pemanfaatan media sosial. "Selain itu bisa juga dengan menggandeng akun komunitas pariwisata yang biasanya dikelola kaum milenial dan selalu mengunggah destinasi wisata kekinian," kata Chusmeru. Kedua, adalah dengan menambah lama tinggal wisatawan di daerah. Caranya dengan menciptakan objek wisata baru serta menambah atraksi seni budaya untuk menarik wisatawan. "Begitu pula pihak hotel dituntut untuk membuat inovasi promosi dan paket menginap untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan," kata dia. [Baca juga : "Tarik Wisatawan, Ende Siap Gelar 3 Festival Wisata Di 2022"] Chusmeru menambahkan, yang ketiga adalah upaya untuk meningkatkan pengeluaran wisatawan di satu destinasi wisata. "Perlu kerja yang lebih optimal dari pemerintah daerah untuk memacu pelaku industri kecil dan UMKM untuk menghasilkan cinderamata dan kuliner yang dapat dinikmati wisatawan," katanya. Dengan peningkatan angka kunjungan, lama tinggal, dan pengeluaran wisatawan, kata dia, maka diharapkan sektor pariwisatadi tanah air akan makin bergairah setelah sebelumnya sempat terdampak pandemi Covid-19. (Sumber: Artikel republika.co.id Foto @irmauna_) 
...more

KEN 2025, List Event Paling Kece Buat Liburan Lo!

TripTrus.Com - Bro, sis! Udah siap buat trip seru tahun ini? Kementerian Pariwisata baru aja ngerilis daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2025, nih! Setelah proses seleksi yang lumayan ribet, akhirnya ada 110 event kece dari 37 provinsi di Indonesia yang masuk daftar ini. Gokil, kan? Buat yang belum ngeh, KEN tuh semacam ajang buat ngebantu promosiin pariwisata Indonesia biar makin hits. Kolaborasi antara Kementerian Pariwisata, Pemda, dan para pelaku industri pariwisata ini bukan cuma buat seru-seruan doang, tapi juga buat ngebangkitin sektor pariwisata yang sempet ketahan gara-gara pandemi. Nah, lo pasti penasaran dong, event apa aja yang masuk tahun ini? Langsung aja cek listnya, bro!       View this post on Instagram A post shared by Ni Putu Frida O. W. (@fridaokta) Buat lo yang demen eksplor budaya, musik, seni, sampe kuliner, KEN 2025 punya segudang event kece yang sayang banget buat dilewatin. Dari Aceh sampe Papua, semuanya ada! Beberapa event seru yang wajib masuk bucket list lo, di antaranya: Di Aceh, ada Aceh Ramadhan Festival di Banda Aceh dan Aceh Perkusi di Lhokseumawe. Kalau lo pengen ngerasain vibes Melayu yang kental, mampir ke Gelar Melayu Serumpun di Medan atau Samosir Music Internasional di Samosir, Sumatra Utara. Di Sumatra Barat, jangan lewatkan Festival Siti Nurbaya di Padang dan Rang Solok Baralek Gadang di Solok yang dijamin bikin lo makin cinta sama budaya Minang. Geser dikit ke Riau, ada Festival Bakar Tongkang di Rokan Hilir yang super ikonik. Festival Krakatau di Lampung Selatan juga jadi salah satu event paling ditunggu di Sumatra. Kalau lo anak Jaksel, pasti udah ga asing sama event kece di Jakarta, kayak Semasa Piknik, Indonesian Contemporary Art and Design, dan Jakarta Dessert Week yang penuh kreativitas. Di Jawa Barat, ada West Java Festival di Bandung yang selalu meriah. Asia Africa Festival di Bandung juga wajib lo datengin buat ngerasain suasana internasional yang unik. Jawa Timur punya Jember Fashion Carnaval di Jember dan Banyuwangi Ethno Carnival di Banyuwangi, event yang selalu ditunggu-tunggu karena konsepnya yang out of the box. [Baca juga : "4 Event Keren Di Sumut Masuk Karisma Event Nusantara 2025! Gaskeun!"] Kalau lo tim pantai dan senja, Bali pastinya selalu masuk wishlist! Ada Pesta Kesenian Bali di Denpasar, Ubud Open Studios di Gianyar, dan Nusa Penida Festival di Klungkung yang bikin liburan lo makin aesthetic. NTT juga gak kalah keren, dengan Festival Golo Koe Labuan Bajo di Manggarai Barat dan Festival Rote Malole di Rote Ndao yang bakal kasih lo pengalaman budaya yang beda dari yang lain. Buat lo yang doyan festival besar, Makassar International Eight Festival & Forum (F8 Makassar) di Sulawesi Selatan bisa jadi pilihan terbaik! Festival Pinisi di Bulukumba juga recommended buat lo yang suka laut dan budaya bahari. Papua juga punya event kece, kayak Festival Biak Munara Wampasi di Biak Numfor dan Festival Budaya Lembah Baliem di Jayawijaya, yang bakal kasih lo pengalaman seru dengan budaya asli Papua. Dari 110 event yang ada, ini dia TOP 10 event paling keren yang wajib banget lo datengin: πŸ”₯ Cap Go Meh Singkawang – Singkawang, Kalimantan Barat πŸ”₯ Pesta Kesenian Bali – Denpasar, Bali πŸ”₯ Semasa Piknik – Jakarta πŸ”₯Makassar International Eight Festival & Forum (F8 Makassar) – Makassar, Sulawesi Selatan πŸ”₯ Jember Fashion Carnaval – Jember, Jawa Timur πŸ”₯ Festival Golo Koe Labuan Bajo – Manggarai Barat, NTT πŸ”₯ Festival Payung Indonesia – Surakarta, Jawa Tengah πŸ”₯ Wayang Jogja Night Carnival – Yogyakarta πŸ”₯ Indonesian Contemporary Art & Design – Jakarta πŸ”₯ Ngayogjazz – Bantul, Yogyakarta Dari ratusan acara yang ada, pasti ada dong yang bikin lo penasaran? Yuk, siapin itinerary liburan lo dari sekarang! Jangan lupa ajak bestie atau keluarga biar makin seru. Event mana nih yang paling lo tunggu-tunggu? πŸš€πŸ”₯ (Sumber Foto @jxboard)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...