shop-triptrus



Pengaruh Pertandingan FIFA Matchday Indonesia Vs Argentina Terhadap Pariwisata Menurut Sandiaga

TripTrus.Com -   Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan bahwa pertandingan uji coba FIFA match day antara timnas Indonesia melawan Argentina akan berdampak positif terhadap pariwisata dan ekonomi kreatif. Laga antara Indonesia dan Argentina akan diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta pada tanggal 19 Juni 2023. Dalam Weekly Brief with Sandi Uno secara virtual, Sandiaga mengungkapkan, "Kita melihat bahwa pergerakan wisatawan nusantara pasti akan sangat tinggi karena minat terhadap sepakbola sangat besar." Sandiaga berharap bahwa acara olahraga bergengsi ini dapat membantu mencapai target pemerintah untuk mencapai 1,4 miliar pergerakan wisatawan Nusantara. Selain itu, pihaknya telah menyiapkan lima destinasi wisata super prioritas yang akan dikunjungi oleh tim juara dunia tersebut, antara lain Danau Toba, Bali, dan Labuan Bajo. Sandiaga menambahkan, "Ini adalah destinasi baru yang banyak menarik perhatian dunia." Selain pariwisata, sektor kuliner juga akan menjadi daya tarik bagi wisatawan, terutama dari mancanegara. Makanan khas Indonesia, seperti sate dan nasi goreng, sudah dikenal di seluruh dunia. Sandiaga juga menyatakan bahwa selain timnas Argentina, wisatawan mancanegara lainnya juga akan datang ke Indonesia untuk menonton pertandingan sepak bola antara Argentina dan Indonesia. Hal ini juga akan berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Nusantara. [Baca juga : "Daftar Acara Menarik Untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan Juni 2023 - Part 2"] Sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan bahwa Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan uji coba melawan Argentina dalam FIFA Match Day pada tanggal 19 Juni 2023. Sandiaga mengucapkan selamat kepada Erick Thohir dan timnya yang berhasil menghadirkan Messi dan rekan-rekannya dalam pertandingan tersebut. (Sumber Foto @cityzens_reports) 
...more

5 Hal Kecil Yang Bikin Ngetrip Jadi Gak Oke

TripTrus.Com - Kita semua ingin trip yang sempurna. Apalagi, dengan waktu dan uang yang kita habiskan, liburan yang enggak bisa dinikmati membuat ngetrip jadi terasa sia-sia. TripTrus dan ZAP punya solusi untuk 5 hal kecil yang bikin ngetrip kurang oke jadi mengesankan. 1. Cuaca Tidak Mendukung Pasti pada enggak mau kan kalo sampai di tempat ngetrip terus seharian hujan, atau ada badai yang bikin kita gak bisa ke mana-mana? Sebenarnya tidak susah buat menghindari kejadian ini. Sebelum ngetrip, cek dulu ramalan cuaca daerah yang mau dikunjungi. Bikin juga tujuan alternatif yang bisa dikunjungi meskipun hujan. Jangan lupa bawa payung dan jas hujan untuk menghindari tubuh dari air hujan. 2. Kondisi Badan Tidak Fit Bayangkan begini, kamu ngetrip ke destinasi impian tapi begitu di sana kondisi badan ngedrop. Wah, jadi percuma repot-repot nabung dan bikin jadwal kunjungan ke sana-sini. Untuk itu, persiapkan kondisi tubuh sebelum ngetrip. Hindari deh yang namanya kurang tidur, beraktivitas yang berlebihan, makan-makanan yang bisa bikin pencernaan bermasalah. Bawa juga suplemen penambah tenaga dan cemilan sehat buat isi perut selama ngetrip. Jangan lupa minum air putih yang cukup ya. 3. Foto Ngetrip Kurang Oke Kamu pasti gak mau dong kalau foto-foto ngetrip kamu ternyata buram, tidak fokus, atau kena photobomb (ada penampakan yang tidak diinginkan di foto). Kalau yang ini bisa diatasi dengan cari tahu terlebih dulu cara menggunakan kamera kamu, baca berbagai tips dari para fotografer kawakan buat cara ambil foto-foto yang keren. Sebelum ambil foto, lihat juga keadaan sekeliling, untuk menghindari kejadian kayak gambar di atas. 4. Kurang Informasi Tujuan Ngetrip Pernah sampai di tempat ngetrip tapi enggak tahu mau ke mana atau apa yang mau dilakukan di sana? Kalau yang ini bisa diatasi dengan mengumpulkan informasi sebelum ngetrip. Cari tahu obyek-obyek yang bisa dikunjungi, tanya ke penduduk setempat dan traveler lain mengenai apa yang bisa dilakukan di sana. Atau, kalau mau nekad, langsung saja jalan. Kadang, sedikit nyasar malah bisa memberikan kita pengalaman ngetrip yang tak terlupakan. Kalau mau lebih gampang, ikutan ngetrip yang diadakan oleh trip operator yang handal. 5. Tumbuh Bulu di Area yang Tidak Diinginkan Tumbuhnya bulu di area yang tidak diinginkan adalah masalah umum yang hampir dimiliki oleh semua orang, apalagi wanita. Banyak cara untuk menghilangkan bulu yang tidak diinginkan tersebut, namun, mana yang terbaik. Selama ini kaum wanita menghilangkan bulu dengan cara mencukur atau waxing, bahkan ada yang mencabut bulu. Tapi dengan Treatment Hair Removal dari ZAP bulu-bulu yang tidak diinginkan bisa hilang secara permanen. Bandingkan saja dengan teknik mencukur atau waxing yang hanya bersifat sementara dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Dengan Permanent Hair Removal dari ZAP, bulu-bulu akan tercabut sampai ke akarnya dan iritasi sangat jarang terjadi. Ini bisa dimungkinkan karena teknologi yang digunakan oleh ZAP telah memiliki sertifikasi nasional dan ZAP sendiri sudah sangat berpengalaman. Jadi, sebelum ngetrip, datang deh ke ZAP yang ada di sembilan lokasi (Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Tangerang, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta). Atau, telepon ke 08 7878 927 927 untuk layanan ZAP Home Service di Jabodetabek dan Bandung yang memungkinkan kamu melakukan treatment di rumah.
...more

27 Hari Libur Nasional 2024, Cek Jadwalmu Untuk Petualangan Seru!

TripTrus.Com - Pemerintah Indo udah setujuin 27 hari libur nasional dan cuti bersama di tahun 2024, geng! Cek jadwal liburmu, siapa tau bisa ngejalanin solo trip atau kumpul-kumpul sama bestie! Ada 17 hari libur nasional dan 10 hari cuti bersama nih. Masa yang pas buat merencanakan petualangan ke tempat baru.       View this post on Instagram A post shared by Hendra Bangkit Pramana🇮🇩 (@hendraar) Keputusan ini diumumin lewat Keputusan Bersama No. 855/2023, No. 3/2023, dan No. 4/2023. Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja, dan Menteri PANRB udah tanda tanganin keputusan ini di Jakarta. Mereka bilang, ini jadi pedoman buat instansi pemerintah dan swasta buat atur hari libur dan cuti bersama tahun 2024. Waktunya libur nasional 2024 juga oke banget buat ngejalin silaturahmi sama keluarga yang beda provinsi sambil jalan-jalan. [Baca juga : "5 Event Seru Dari November Sampe Desember Bikin Gebrakan Di Tangerang"] Jadi, catet tanggalnya, guys: Libur Nasional Tahun 2024: Januari: 1 Januari (Tahun Baru 2024) Februari: 8 Februari (Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW), 10 Februari (Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili) Maret: 11 Maret (Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946), 29 Maret (Wafat Isa Al Masih) dan 31 Maret (Hari Paskah) April: 10-11 April (Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah) Mei: 1 Mei (Hari Buruh Internasional) 9 Mei (Kenaikan Isa Al Masih) dan 23 Mei (Hari Raya Waisak 2568 BE) Juni: 1 Juni (Hari Lahir Pancasila), 17 Juni (Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah) Juli: 7 Juli (Tahun Baru Islam 1446 Hijriah) Agustus: 17 Agustus (Hari Kemerdekaan Republik Indonesia) September: 16 September (Maulid Nabi Muhammad SAW) Desember: 25 Desember (Hari Raya Natal) Libur Cuti Bersama 2024: Februari: 9 Februari (Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili) Maret: 12 Maret (Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946) April: 8, 9, 12, 15 April (Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah) Mei: 10 Mei (Kenaikan Isa Al Masih) dan 24 Mei (Hari Raya Waisak) Juni: 18 Juni (Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah) Desember: 26 Desember  (Hari Raya Natal) Ayuk, mulai rencanakan perjalanan kalian sekarang, teman-teman! Biar nggak kelewatan kesempatan liburan panjang ini. Semoga perjalanan kalian menyenangkan dan aman! 🌴✈️ (Sumber Foto @hkusmanto) 
...more

Dari Tanah Beru ke Tujuh Samudra

Untuk Trip ke Tanjung Bira, klik di: http://triptr.us/Ba   TRIPTRUS - Suku Bugis dan Makassar terkenal akan ketangguhan mereka di laut. Dengan Pinisi, mereka mengarungi tujuh samudra. Di Tanah Beru, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pembuatan Pinisi sudah dilakukan secara turun temurun. Hampir semua pria yang ada di Tanah Beru bekerja sebagai pembuat perahu pinisi. Perahu buatan para pengrajin ini bahkan sudah dikenal ke seluruh dunia. Kisah awal pembuatan pinisi berasal dari legenda yang menceritakan sebuah kapal yang terpecah jadi tiga bagian di desa Ara, Tanah Beru, dan Lemo-lemo. Legenda ini menjadi pemersatu ketiga desa tersebut, yaitu dengan bekerjasama mereka dapat menaklukkan lautan. Kapal pinisi terbagi menjadi dua jenis, Lamba atau lambo. Kapal pinisi modern berukuran besar ini lebih populer dan menggunakan tenaga motor sebagai penggerak – selain layar. Jenis lain adalah Palari, yang berukurang lebih kecil dan banyak digunakan sebagai kapal nelayan. Yang unik dari pembuatan pinisi adalah, meski kapal dibuat di Tanah Beru, tapi tidak ada satupun pria dari desa itu yang berlayar dengan pinisi. “Tugas” itu diserahkan kepada para pelaut dari Tanjung Bira. Sementara dari desa Lemo, kebanyakan bertindak sebagai pemodal pembuatan kapal pinisi. Kini, pinisi tidak terbatas pada penggunaan sebagai kapal dagang atau kapal nelayan. Banyak pesanan pinisi datang dari luar negeri. Dan di Tanah Beru Anda bisa melihat beberapa orang asing yang berlibur menikmati pantai pasir putih di Tanjung Bira, sekaligus melihat perkembangan pembuatan kapal yang mereka pesan.
...more

Melihat Sisi Sejarah Dari Jembatan Kota Intan

TripTrus.Com - Masih berada di kawasan wisata Kota Tua, tidak jauh dari gedung Fatahillah ada sebuah jembatan yang berwarna merah marun. Sangat kontras dilihat dengan kondisi di sekelilingnya. Jembatan ini kini dikenal dengan nama Jembatan Kota Intan. Dahulu jembatan ini berfungsi sebagai penghubung antara benteng Belanda dengan benteng Inggris, tapi kini menjadi salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Termasuk Anda! Jalan-jalan ke Kota Tua memang menyenangkan, ada banyak bangunan bersejarah di sini seperti Jembatan Kota Intan. Diberikan nama demikian karena letaknya dekat dengan salah satu Bastion Kastil Batavia bernama Bastion Diamont (intan). Mungkin tidak banyak yang mengetahui jika sebenarnya nama jembatan ini sempat berganti-ganti. [Baca juga : 6 Tujuan Wisata Kota Tua Jakarta] Jembatan Kota Intan ini awalnya adalah jembatan biasa yang dibangun pada tahun 1628 yang bernama Jembatan Engelse Brug atau Jembatan Inggris. Jembatan kayu ini memiliki panjang 30 meter dan lebar 4,43 meter. Jembatan tersebut berfungsi sebagai penghubung antara benteng Belanda (VOC) dan Inggris (IEC) yang saat itu berseberangan dan dibatasi oleh Kali Besar. Setahun kemudian tepatnya tahun 1629, jembatan ini sempat mengalami rusak parah akibat serangan Kerajaan Banten dan Mataram yang menyerang Benteng Batavia. Kondisi yang memprihatinkan itu segera dipulihkan oleh Belanda, mengingat fungsi jembatan yang sangat vital dan berganti nama menjadi jembatan De Hoenderpasar Brig atau Jembatan Pasar Ayam. Disebut demikian karena lokasinya yang berdekatan dengan pasar ayam. Dua puluh lima tahun kemudian atau tepatnya tahun 1655, jembatan ini lagi-lagi mengalami kerusakan dan perbaikan. Tapi kerusakan kali ini bukan karena peperangan melainkan karena bencana banjir dan korosi air asin yang berasal dari laut. Setelah pasca perbaikan, namanya pun kembali berganti menjadi Jembatan Het Middelpunt Brug yang berarti Jembatan Pusat. Pada 1938 fungsi jembatan diubah menjadi jembatan gantung. Tujuannya agar dapat diangkat untuk lalu lintas perahu dan mencegah kerusakan akibat banjir, namun bentuk dan gayanya tidak pernah diubah. Nama jembatan inipun kembali berubah menjadi Jembatan Phalsbrug Juliana atau Juliana Bernhard, karena waktu itu Ratu Juliana yang menjadi ratu di Belanda. Sebelumnya, jembatan juga diberi nama Jembatan Wilhemina (Wilhemina brug), ibu dari Juliana.   Jembatan Kayu Ini Memiliki Panjang 30 Meter dan Lebar 4,43 Meter. Jembatan Kota Intan adalah sebuah jembatan ‘jungkit’ yang berwarna merah marun warisan Belanda dengan konstruksi besi dan kayu yang terletak di Kawasan Kota Tua Jakarta [Berbagai Sumber] . . . 📸 June 16, 2018 . . . #oldtown #bridge #jembatankotaintan #kotatuajakarta #jakartaoldtown #historical #heritage #underconstruction #visitjakarta #wheninjakarta #enjoyjakarta #holiday #cityexplore #walkingtour #citysightseeing #architecture #publicarea #trip #travel #traveling #adventure #tourism #jakarta #wisatakotatua A post shared by Fransiska Tan (@fransiskatan) onJun 16, 2018 at 3:43am PDT Kemudian pasca proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, nama jembatan inipun lagi-lagi diubah menjadi seperti yang kita kenal hingga kini yakni Jembatan Kota Intan. Nama ini disesuaikan dengan nama lokasinya yang berdekatan dengan bastion Kastil Batavia yang diberi nama Bastin Diamont (Intan). Selama perjalanan Jembatan Kota Intan ini Belanda sempat membangun beberapa jembatan serupa di Batavia atau yang sekarang menjadi Jakarta. Namun jembatan-jembatan itu sudah tidak ada lagi, yang tersisa hanyalah Jembatan Kota Intan. Untuk melestarikan keberadaannya, maka pada tahun 1972 Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, menetapkan Jembatan Kota Intan sebagai benda cagar budaya. Saat ini Jembatan Kota Intan menjadi salah satu objek wisata sejarah yang banyak dikunjungi wisatawan. Tak sedikit pula yang menjadikan Jembatan Kota Intan ini sebagai objek foto untuk prewedding atau pra-menikah. Selain karena nilai historisnya, jembatan ini memiliki keunikan pada bangunannya. Untuk mengunjungi Jembatan Kota Intan ini, Anda tidak dipungut biaya tiket, hanya saja dimintai biaya untuk kebersihan dan parkir. Jembatan Kota Intan terletak di Ancol, Pademangan, Jakarta Barat. Untuk menjangkaunya dapat menggunakan bus Transjakarta koridor 1 jurusan Blok M – Kota. (Sumber: Artikel jakarta.panduanwisata.id, Foto flickr.com)
...more

Ini Daftar Hari Libur2017, Siap-Siap Ambil Cuti!

TRIPTRUS - Tahun 2017 memang masih 8 bulan lagi, namun traveler mesti ancang-ancang dari sekarang. Siapkan jatah cuti dari kantor karena ada 5 hari kejepit yang sudah menanti!Pemerintah sudah menetapkan Surat Keputusan Bersama terkait libur nasional dan cuti bersama tahun 2017. Total ada 19 Hari Libur Nasional. Rinciannya yaitu 15 hari libur nasional, 3 hari cuti bersama Idul Fitri, dan 1 hari cuti bersama Natal.Jika dilihat di kalender, dari 19 hari libur ini ada beberapa yang jatuh di hari masuk kantor dan sekolah. Ini tandanya, ada beberapa hari yang kejepit di antara hari libur tersebut.Nah, traveler bisa memanfaatkan hari kejepit ini untuk mengajukan cuti ke kantor. Mumpung masih lama, jadi bisa disiapkan dari sekarang. Dijamin makin asyik kalau bisa liburan 1-2 hari lebih panjang dari jadwal.Dihimpun detikTravel Kamis (21/4/2016), hari kejepit pertama tahun depan jatuh di bulan Maret. Tepatnya Senin 27 Maret, keesokan harinya Selasa 28 Maret ada libur Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939. Jika traveler mengajukan cuti di hari Senin, traveler bisa menikmati libur panjang dari Sabtu tanggal 25 Maret sampai Nyepi di tanggal 28 Maret.Hari kejepit kedua ada di bulan Mei 2017. Tepatnya di hari Jumat 12 Mei. Jumat menjadi hari yang bisa kalian ajukan cuti, karena hari sebelumnya yaitu Kamis 11 Mei, libur dalam rangka Hari Raya Waisak 2561. Jika traveler mengambil cuti di hari Jumat, maka traveler bisa libur 4 hari, dari mulai Kamis tanggal 11, hingga Minggu tanggal 14 Mei 2017. Asyik bukan?Masih di bulan Mei 2017, ada hari yang bagus untuk cuti lagi. Kali ini dalam rangka Kenaikan Isa Al Masih yang jatuh pada hari Kamis 25 Mei. Pengajuan cuti bisa di hari Jumat 26 Mei 2017. Traveler yang mengambil cuti di hari Jumat akan menikmati long weekend dari tanggal 25 hingga 28 Mei. Mantap!Beranjak ke bulan Agustus, traveler bisa mengunakan kembali jatah cuti kerja. Lagi-lagi jatuh di hari Jumat, tepatnya tanggal 18 Agustus 2017. Sebelumnya, Kamis 17 Agustus 2017 merupakan hari libur Kemerdekaan RI yang ke-72. Jika traveler cuti di tanggal 18 Agustus, traveler akan menikmati long weekend lagi dari hari Kamis hingga Minggu.Terakhir di tahun 2017 ada di bulan September. Lagi-lagi sama seperti sebelumnya, hari untuk mengajukan cuti jatuh di hari Jumat. Tepatnya Jumat 22 September 2017.Hari Jumat dianggap kejepit karena sebelumnya, Kamis 21 September 2017 adalah hari libur Tahun Baru Islam 1439 Hijriah. Kalau traveler mengajukan cuti ke kantor di hari Jumat 22 September, bisa dipastikan traveler akan menikmati long weekend lagi dari hari Kamis hingga Minggu. Asyiknya! Mengingat mengajukan cuti ke kantor sedikit tricky dan gampang-gampang susah, sebaiknya dari sekarang mulai diincar tanggal-tanggal yang sudah detikTravel sebutkan tadi. Nah, untuk lebih memahami waktu liburan tahun depan, sekaligus merancang kegiatan traveling, detikTravel sudah menyiapkan infografis Kalender Liburan 2017. Silakan save gambarnya dan sebarkan untuk teman-teman dan kerabat kamu. Selamat merencanakan liburan untuk tahun depan ya traveler! (Sumber: Artikel travel.detik.com Foto belanjaalkes.com)
...more

6 Alasan Nih Kenapa Harus Jalan-jalan Di Indonesia Aja

TripTrus.Com - Habis lamanya stuck di rumah, pasti kangen banget pengen jalan-jalan, kan? Nah, buat yang lagi mikirin liburan setelah pandemi, gak perlu deh jauh-jauh ke luar negeri buat dapetin pengalaman seru. Soalnya, liburan #DiIndonesiaAja juga bisa bikin kamu ketagihan sama pengalaman luar negeri, loh!       View this post on Instagram A post shared by 🌼 Silvia | S Family (@sfamilytrip) Ini dia 7 alasan kenapa harus jalan-jalan #DiIndonesiaAja: 1. Dari Destinasi keren, Kuliner enak, sampe Atraksi seru, semuanya ada di sini! Udah pada tau kan, Indonesia itu kaya banget budayanya, indah alamnya, dan sumber daya alamnya juga kece-kece. Enggak heran banyak turis asing pada kepincut dateng ke sini, entah buat belajar budaya atau sekadar liburan sambil nikmatin keindahan alamnya. Buat yang lagi pengen liburan tapi masih adaptasi kebiasaan baru, gak perlu susah-susah pergi jauh-jauh. Semuanya bisa kamu dapetin di Indo aja, mulai dari pantai, hutan, gunung, sampe laut. Gak ketinggalan juga wisata sejarah, edukasi, dan wisata religi yang bisa jadi pilihan buat liburanmu. Ngomongin kuliner, Indonesia punya makanan enak banget, dari yang tradisional sampe yang lagi hits di masyarakat. Selain itu, atraksi seru yang bakal bikin liburan kamu dan keluarga jadi luar biasa juga banyak banget! 2. Bisa bantu perekonomian lokal biar cepet bangkit setelah pandemi Pariwisata itu kan salah satu sektor penting buat ekonomi kita. Akibat pandemi, pariwisata kita lagi lesu dan terhenti. Nah, dengan mulai liburan #DiIndonesiaAja, kamu bisa bantu banget nih buat ngegenjot ekonomi lokal dan nasional. Hotel, transportasi, dan industri kecil bisa tumbuh lagi. 3. Gak perlu nabung berbulan-bulan, udah bisa liburan asik Gak perlu merogoh kocek dalam-dalam dan nabung lama-lama, kamu udah bisa wujudin impian liburanmu dengan liburan #DiIndonesiaAja. Banyak destinasi di Indonesia yang nggak kalah keren sama tempat-tempat di luar negeri. Pemerintah juga terus ngembangin destinasi wisata biar jadi yang terbaik di dunia. [Baca juga : "7 Tempat Keren Buat Nongkrong Sambil Nge-View Keindahan Danau Toba Yang Makin Oke"] 4. Gak ribet urus Paspor dan VISA Selain harus ngumpulin duit banyak, liburan ke luar negeri juga repot banget urus paspor dan visa. Dengan liburan domestik, gak perlu deh ribet-ribet urusan itu. Gak usah bawa-bawa mata uang asing juga. Cukup bawa uang rupiah dan daftar destinasi yang mau kamu kunjungi, langsung kemas-kemas barang dan jalan-jalan deh! 5. Bisa ajak keluarga biar makin seru Liburan sama keluarga tuh moment yang ditunggu-tunggu banyak orang. Selain bisa buat refreshing, juga bisa mempererat hubungan. Buat liburan ke luar negeri, kadang sulit kan karena harus ngatur banyak hal. Nah, dengan liburan domestik, kamu bisa ajak ortu, sepupu, atau bahkan keponakan buat liburan bareng. Gimana serunya jalan-jalan rame-rame sama keluarga? Pasti hangat, asik, dan penuh tawa! 6. Banyak spot foto keren buat ngehits di Instagram Mau dapet foto-foto kece buat feed Instagram? Gak perlu jauh-jauh ke Eropa atau tempat eksotis lain, karena kamu bisa dapetin semuanya di Indonesia! Karena alamnya yang cakep, banyak spot foto instagrammable di Indonesia, mulai dari Pura Luhur Lempuyang, Diamond Beach, Gili Trawangan, Tanah Lot, Gunung Bromo, dan masih banyak lagi. Nah, udah pada jelas kan kenapa harus liburan #DiIndonesiaAja? Yuk, langsung aja atur list destinasi yang mau kamu kunjungi! Ingat ya, tetap jaga protokol kesehatan pas liburan! Selamat jalan-jalan. (Sumber Foto @officialtripbromo.id) 
...more

Seru, Mengarak Pengantin Kopi di Keboen Kopi Karanganjar Blitar

TripTrus.Com -  Barangkali terdengar tak lazim: mengarak pengantin kopi berjenis kelamin lelaki dan perempuan. Namun ini benar-benar terjadi di Keboen Kopi Karanganjar atau De Karanganjar Koffieplantage, Dusun Karanganyar Timur, Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Blitar. Mengarak temanten —atau pengantin dalam bahasa Indonesia—merupakan ritual yang tiap tahun dilaksanakan pengelola perkebunan. Tujuannya untuk menyambut panen raya. Biasanya digelar pada Juni atau Juli.   Halo halo... Ayo... siapa yg penasaran sama yang namanya "manten kopi???" Simak dan baca ya... Slide samping #mantenkopi #blitar #karanganjar #karanganjarkoffieplantageblitar #wisatakaranganjarblitar #keboenkopikaranganjar #ritual #ritualpetikkopi #ritualbudaya #wisatakebun #eksplorblitar #eksplorid #nusantara #indonesia #kopi #coffee #event #eventbudaya #eventtahunan A post shared by De Karanganjar Koffieplantage (@keboenkopikaranganjar) onJun 21, 2018 at 10:42pm PDT “Sebagai wujud syukur sekaligus doa supaya kegiatan memanen kopi berjalan lancar,” kata pemilik De Karanganjar Koffieplantage kepada Tempo pada Minggu, 21 Januari 2017 di Blitar. Ritual mengarak temanten diawali dengan memetik biji kopi di kebun. Biji kopi yang dipilih sebagai pengantin adalah yang tumbuh di pohon paling subur. Para tokoh masyarakat yang dianggap sesepuh akan memotong dua batang kayu di pohon itu. [Baca juga : 4 Kuliner Khas Cianjur Yang Unik Dengan Rasa Menggigit] Kemudian, para sesepuh mengidentifikasi mana batang dengan biji yang dianggap berjenis perempuan atau wadon dan laki-laki atau lanang. “Yang tahu mana lanang mana wadon cuma sesepuhnya,” tutur Herry. Lepas dipetik, kopi lanang dan wadon dibungkus kain mori dan diarak keliling perkebunan serta keliling kampung. Nama arak-arakan ini ngunduh manten. Biasanya diikuti oleh semua karyawan perkebunan. Masing-masing membawa sesajen yang juga berisi biji-biji kopi. Pengaraknya berkostum adat Jawa, seperti blangkon untuk laki-laki dan kebaya lurik untuk perempuan. Tak cuma diikuti rombongan yang membawa sesajen, ngunduh manten diikuti oleh iringan gending gamelan. Seperti pengantin sesungguhnya, biji-biji kopi itu kemudian dibawa ke pendopo untuk diletakkan di “pelaminan” seusai diarak. Kalau sudah sampai di pendopo, ritual dianggap kelar. Para karyawan perkebunan dan masyarakat sekitar lantas mengadakan kenduri atau selamatan. Mereka berkumpul  melingkar dan mengudap makanan bersama-sama, selayaknya pesta. Ritual mengarak temanten ini terbuka untuk umum. Wisatawan dari luar daerah pun boleh mengikuti proses upacaranya tanpa dipungut biaya khusus. Sebagai syarat, bila ingin ikut ritual, wisatawan hanya perlu datang mengenakan sandangan adat Jawa. Ritual ini biasanya digelar pagi-pagi. Bila tak ingin ketinggalan momentum, wisatawan bisa menginap di homestay yang disediakan pengelola perkebunan di kawasan De Karanganjar Koffieplantage. Biayanya berkisar Rp 150 ribu per kamar. Adapun akses menuju De Karanganjar Koffieplantage terbilang gampang-gampang susah. Letaknya memang tak jauh-jauh amat dari Stasiun Blitar. Jaraknya berkisar 16 kilometer. Namun tak ada angkutan umum yang khusus mengantar pengunjung ke sana. Jadi, perlu menyewa kendaraan pribadi.  Biaya untuk sewa mobil berkisar mulai Rp 100 ribu. Sedangkan sewa motor rata-rata Rp 75 ribu. Bisa juga naik ojek online dengan tarif Rp 30-40 ribu atau ojek konvensional dengan tarif sesuai dengan negosiasi. (Sumber: Artikel-Foto tempo.co)
...more

8 Tempat Wisata Keren di Indonesia yang Jarang Banget Orang Tahu

TripTrus.Com - Indonesia emang punya banyak banget tempat seru dan alam yang aduhai. Beberapa tempat eksotis ini udah cukup tenar di dunia maya, tapi belum banyak yang nyamperin karena letaknya masih pada tempat tersembunyi. Nah, buat lo yang lagi liburan tengah tahun 2022, waktunya nih mampir ke tempat-tempat keren yang belum banyak orang tahu.       View this post on Instagram A post shared by INDONESIA TRAVEL & EXPEDITIONS (@come2indonesia) Kesel banget kan kalo selalu liburan ke destinasi yang mainstream? Makanya, buat momen liburan akhir tahun ini beda dari yang lain, coba dateng ke tempat-tempat unik yang masih jarang dijamah, keren banget, dan blom banyak yang kenal. Soalnya, pasti pada rame ke tempat wisata yang udah tenar. Jadi, berikut nih beberapa destinasi keren yang worth it tapi masih low-key: 1. Pulau Kakaban Pulau Kakaban, bagian dari kepulauan Derawan di Kalimantan Timur. Salah satu hal keren tentang pulau ini adalah Danau Kakaban, danau unik yang ada di tengah pulau. Danau ini udah eksis sejak jaman prasejarah, punya dinding karang setinggi 50 meter yang bikin air lautnya enggak bisa keluar. Di danau ini, kamu bisa nemuin ubur-ubur yang enggak nyengat dan bisa fotosintesis. Keren banget kan? Terus, ada juga Kehe Daeng alias Lubang Ikan yang muncul saat air laut surut. 2. Kepulauan Kei Kepulauan Kei itu gugusan pulau yang ada di Maluku. Kalo lihat di peta, dia ada di selatan Kepala Burung Irian Jaya. Ada banyak pantai keren di sana, kayak Pantai Ngurbloat dan Pantai Ngurtafur yang punya pasir putih panjang. Pantai Ngurtafur juga jadi tempat migrasi burung pelikan dari Australia. Di samping itu, ada Snake Island yang muncul pas air laut surut. 3. Kepulauan Widi Kepulauan Widi juga ada di Maluku, dekat Kepulauan Kei. Kepulauan ini bisa dibilang kayak Maldives-nya Indonesia. Pasir putih, laut jernih, terumbu karang, dan ikan-ikan cantik bisa kamu temuin di sana. Di samping itu, kamu juga bisa memancing. Jangan lupa bawa tenda karena belum ada hotel di sana. 4. Pulau Weh Pulau Weh atau Pulau Sabang ada di Aceh. Pulau ini terkenal karena hutan tropisnya yang bagus. Kamu bisa mampir ke Monumen 0 KM Indonesia buat lihat pemandangan laut yang keren. Selain itu, ada pantai-pantai lain kayak Pantai Sumur Tiga, Pantai Iboih, Danau Aneuk Laot, Gua Sarang, dan Taman Laut Pulau Rubiah buat yang suka diving dan snorkeling. 5. Pantai Ngetun Pantai Ngetun adalah pantai berpasir putih yang masih tersembunyi di Gunungkidul, Yogyakarta. Kesulitan buat sampe ke sana jadi bikin tempat ini sepi dari wisatawan. Pantainya diapit oleh dua bukit atau tebing karang. Selain pemandangan yang masih alami, kamu juga bisa mencoba mancing lobster dan lihat penyu bertelur kalo lagi berkemah. [Baca juga : "10 Spot Keren Dan Ide Liburan Seru Di 10 Destinasi Pariwisata Andalan!"] 6. Danau Labuan Cermin Danau Labuan Cermin ada di Kalimantan Timur. Danau ini punya air yang jernih banget, sampe kamu bisa lihat dasarnya. Anehnya, di permukaan air asin, tapi di dasar airnya tawar. Buat kesana, kamu perlu perjalanan darat sekitar 6-7 jam dari Tanjung Redeb, Kalimantan Timur. 7. Danau Napabale Danau Napabale ada di Sulawesi Tenggara. Airnya asin karena bersebelahan ama laut yang terhubung sama terowongan alam. Kalo air laut surut, terowongan ini bisa dilalui. Di sekitar danau ini, kamu bisa nikmatin pemandangan keren, batu karang, hutan hijau, dan pantai berpasir putih yang indah. 8. Air Terjun Sipiso-piso Air Terjun Sipiso-piso ada deket Danau Toba, Sumatera Utara. Ini namanya Sipiso-piso karena air terjunnya tinggi banget, sampe mirip pisau. Air terjun ini ada di daerah berhawa sejuk dan bisa lihat Danau Toba, serta Pulau Samosir dari sini. Jadi, itu dia daftar tempat-tempat keren yang belum banyak orang tahu. Jangan lupa asuransi perjalanan sebelum jalan-jalan ya! (Sumber Foto @adriamarti_) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...