TripTrus.Com - Indonesia, negeri keren banget, gak hanya punya alam bagus, tapi juga budaya yang seru banget. Nah, biar makin banyak orang yang tahu, mereka sering bikin acara-acara keren di seluruh penjuru Indonesia. Mulai dari Sabang sampai Merauke, tiap bulan pasti ada yang asyik. Berdasarkan info dari Instagram, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dan sumber-sumber kece lainnya, ini dia 6 event wisata seru di Indonesia yang bakal berlangsung sampe Oktober 2023. Check it out, bro!
View this post on Instagram
A post shared by KOMUNITAS SANGGAR SENI RAJA MUDA (@sanggar_tari_musik_raja_muda)
1. Festival Kataloka
Di Maluku, tepatnya di Kabupaten Seram Bagian Timur, ada desa keren banget namanya Petuanan Negeri Kataloka. Tiap tahun, mereka bikin Festival Kataloka yang keren banget. Acaranya mulai tanggal 15 sampe 20 Oktober. Tujuannya simpel, mereka mau lestarikan budaya nenek moyang mereka. Bakal ada pawai keren, acara snorkeling, lomba seru, dan makan-makan rame-rame. Bakal asyik banget, deh!
2. Festival Gendang Melayu
Di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, tanggal 17-23 Oktober, mereka bikin Festival Gendang Melayu. Acaranya ngeliat banget budaya Melayu. Ada konser musik gendang Melayu, pameran seni dari etnis-etnis di Sumatera Selatan, lomba nyanyi, dan bazar buat jualan produk lokal. Keren banget, bro!
3. Festival Pesona Raja Ampat
Raja Ampat, si surga bawah laut di Papua Barat Daya. Nah, dari tanggal 18-23 Oktober 2023, mereka bakal ada Festival Pesona Raja Ampat dengan tema "Miracle Raja Ampat: Embrace Culture Preserve Nature." Ini acara bagus buat yang suka laut dan alam. Bisa diving, lihat pertunjukan seni tradisional, ikut perlombaan, dan beli oleh-oleh lokal.
4. Festival Tanjung Waka
Gak kalah cantik dari Raja Ampat, Kabupaten Kepulauan Sula di Maluku Utara juga punya acara seru, Festival Tanjung Waka tanggal 21-24 Oktober. Mereka fokus banget buat lestarikan lingkungan dan budaya lokal. Ada tarian tradisional, kampanye pelestarian lingkungan, dan atraksi atraktif lainnya. Keren!
[Baca juga : "Asyiknya Jalan-jalan Wisata Budaya, Cek Destinasi Keren Ini, Bro!"]
5. Likupang Tourism Festival
Festival ini udah mulai dari Juli, tapi puncaknya bakal diadakan tanggal 26-28 Oktober di Minahasa Utara. Ada banyak acara seni, lomba, konser musik, pameran makanan lokal, dan juga hal-hal tentang pelestarian alam. Seru banget, bro!
6. Ubud Writers Festival
Buat yang suka baca atau nulis, coba dateng ke Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) di Ubud, Bali tanggal 18-22 Oktober 2023. Acara ini udah jalan selama 20 tahun! Bakal ada lebih dari 150 penulis, pemikir, dan seniman dari berbagai negara. Bisa diskusi ide, ngeliat pertunjukan seni, dan masih banyak lagi. Mantap!
Nah, itu dia 6 rekomendasi event wisata seru di Indonesia sampe akhir Oktober 2023. Gak usah bingung mau liburan ke mana, cukup dateng ke yang paling dekat dari rumah, ya! Gak bakal nyesel deh. Safe travels, bro! (Sumber Foto @spektakel.id)
...moreTripTrus.Com - Kalo udah denger Likupang, langsung terbayang suasana liburan yang asri dan sepi banget, kan? Nah, ini dia Destinasi Super Prioritas #DiIndonesiaAja yang punya pantai-pantai kece banget. Pengen tau lebih banyak tentang keindahan Likupang? Yuk, cek 5 pantai tersembunyi yang wajib kamu kunjungi di sana! Tapi tetep ya, jaga kesehatan dengan prokes biar liburan makin enjoy.
View this post on Instagram
A post shared by It's Time • Nilam Sari Lawira (@sultengbernilai)
1. Pengen santai dan nyaman? Pantai Surabaya jawabannya, Bro!
Eits, ini beneran ada Pantai Surabaya di Likupang lho. Pantai ini punya pasir hitam yang kece banget, di Wineru, Likupang Timur, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Kalo dari Manado, sejam aja udah sampe ke pantai keren ini.
Kalo pengen main air, di Pantai Surabaya ombaknya nggak terlalu tinggi. Boleh banget buat yang nggak bisa berenang, sewa ban aja buat pelampung. Kalo cuma mau duduk santai, ada sabua dengan atap daun seho buat berteduh. Momen quality time kamu di pantai bakalan makin nyaman dan kece abis.
2. Pantai Pulisan, deket sama cagar alam, seru abis!
Pantai putih ini deket banget sama Cagar Alam Tangkoko Dua Saudara yang jadi rumah langka yaki dan burung maleo. Meski dua jam perjalanan dari Manado, Pantai Pulisan ini layak dikunjungi banget. Bisa main banana boat, snorkeling, dan foto-foto di bukit padang sabana deket pantai.
3. Pantai Sampiran, pasir putih buat pikiran jernih!
Likupang punya Pantai Sampiran dengan pasir putih yang bikin pikiran kamu jernih. Pantai ini ada di Desa Kalinaun, Likupang Timur, cuma 7,4 kilometer dari Pantai Pulisan. Cocok banget buat yang lagi stres atau butuh refreshing.
Jangan lupa eksplorasi Gua Pulisan, spot kece di mana ada tebing batu yang mirip gua. Di sekitarnya ada tebing bebatuan yang bikin spot ini makin cakep.
[Baca juga : "Puncak Waringin Labuan Bajo, Santai Dan Nge-Chill Sambil Menikmati Senja Dengan Gaya Gaul!"]
4. Pantai Paal, gradasi air lautnya bikin kagum!
Ini dia primadona Likupang, Pantai Paal dengan air biru tosca yang cantik banget. Pantai ini di Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur. Air dan pasirnya masih bersih banget, bisa buat main air, naik banana boat, atau foto-foto cantik. Pantainya gede banget, jadi nggak perlu khawatir berdesak-desakan.
5. Keindahan bawah laut di Pantai Likupang, super cantik!
Kalo udah bosen sama gedung tinggi dan udara polusi, mending coba menyelam di Pantai Likupang, Sulawesi Utara. Pantai ini cuma 48 kilometer dari Manado dan punya pemandangan bawah laut yang keren banget. Bisa coba diving atau snorkeling buat liat keindahan bawah lautnya.
Gak perlu kendaraan pribadi buat ke pantai ini, bisa naik angkutan umum dari Terminal Paal 2 ke Terminal Likupang. Tapi kalo rombongan, lebih enak sewa mobil atau bawa kendaraan pribadi.
Likupang emang oke banget sebagai Destinasi Super Prioritas. Pantainya nggak cuma buat refreshing, tapi juga buat foto-foto kece di Instagram. Yuk, plan liburan ke Likupang sekarang juga! (Sumber Foto @andree_neru)
...moreTripTrus.Com - Masuk bulan Oktober 2023, di Wonosobo ada banyak acara seru yang bakal ada nih. Beberapa acara yang lagi hypes di Wonosobo udah dijepret dalam Calender of Event 2023.
Jadi, gini ceritanya, Pemkab Wonosobo udah sukses banget ngeramein beragam acara seru di bulan Juli dan Agustus sebelumnya.
View this post on Instagram
A post shared by πΈπ§ππ«ππs Van Mamatt77 (@andreasjulian77)
Tahun ini, mereka punya sekitar 51 acara, yang ada yang lokal juga ada yang nasional. Dari semua acara itu, ada beberapa yang paling ditunggu, kayak rangkaian perayaan Hari Jadi Wonosobo, acara seni, event olahraga, konser keren bareng Denny Caknan, sampe acara Java Ballon Attraction yang pada Agustus lalu bener-bener berhasil bikin heboh.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, si Agus Wibowo, cerita nih, mereka ngeluarin Calender of Event 2023 Kabupaten Wonosobo ini buat ngasih tau semua orang tentang acara seru di tahun 2023.
[Baca juga : "Dereten Event Wisata Di Yogyakarta Pada Oktober 2023, Catat!"]
Dia berharap banget biar masyarakat pada tahu jadwal acaranya dan bisa nambahin kunjungan wisata ke Wonosobo. Kan, semakin banyak pengunjung, semakin rame juga usaha-usaha kecil, ekonomi kreatif, dan hotel-hotel di sana.
Nah, diambil dari akun Instagram Disparbud Wonosobo, ini dia sebagian acara seru yang bakal digelar di Wonosobo pas bulan Oktober 2023:
Gebyar Promo Pariwisata
Festival Desa Wisata
Jambore Pokdarwis
Sindoro Sumbing Duathlon dan Mini Triathlon (27-28 Oktober 2023)
Seru banget, kan? Jangan sampe ketinggalan, guys! (Sumber Foto @hoeiscycling)
...moreTripTrus.Com - Padang- Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat kunjungan wisatawan asing ke provinsi itu pada Oktober 2017 mencapai 4.826 orang atau meningkat 11,02 persen dibandingkan September 2017
"Pada September 2017 wisatawan asing yang berkunjung ke Sumbar mencapai 4.347, Oktober 2017 naik menjadi 4.826 orang," kata Kepala BPS Sumbar, Sukardi di Padang, Selasa (5/12/2017)
Persahabatan ibarat sekotak crayon... masing masing memiliki warna... perpaduan antara semua warna akan menciptakan pelangi yang indah... ππ Begitulah dengan persabatan kami πππππ Mom's Day Out trip to #padang #bukittinggi #persahabatan #bandaraminangkabau #istanapagaruyung #jamgadang #danausingkarak #keloksembilan #pantaipadang #sitinurbayabridge #masjidrayapadang
A post shared by Yessy (@yessyari) onOct 8, 2017 at 12:51am PDT
Menurut dia kunjungan Oktober 2017 masih didominasi oleh wisatawan asing dari Malaysia mencapai 3.325 orang diikuti Australia 205 orang, Thailand 57 orang, Perancis 41 orang, Inggris 40 orang, Amerika Serikat 28 orang, Jerman 15 orang, Jepang 14 orang, Tiongkok 14 orang, Korea Selatan 9 orang dan negara lainnya 1.232 orang.
"Sejak Januari sampai Oktober 2017 jumlah pelancong asal Malaysia yang berkunjung ke Sumbar sudah mencapai 32.913 orang," ujarnya. Kunjungan wisatawan pada Oktober 2017 memberikan kontribusi sebesar 0,49 persen terhadap total wisman yang berkunjung ke Indonesia sebanyak 976.038 orang.
Ia memastikan jumlah yang terdata tersebut adalah mereka yang masuk melalui imigrasi di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) karena jika sebelumnya dari Jakarta atau Medan akan didata lewat bandara kedatangan.
Alhamdulillah.... Hello Sumatra Barat... ππππ . . . . . #sumatrabarat #padang #holiday #sumbar #minangkabauairport #bandaraminangkabau #liburan
A post shared by Ria Fitriani (@riafitriya02) onApr 29, 2017 at 5:02am PDT
Sementara Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Sumbar seperti dilansir Antara menyarankan pemerintah provinsi bisa belajar dari Malaysia bagaimana strategi menggaet wisatawan berkunjung ke daerah itu.
"Saat ini sudah ada penerbangan langsung dari Padang ke Malaysia ini merupakan peluang namun harus diakui jumlah warga Sumbar yang datang ke Malaysia lebih banyak ketimbang orang Malaysia yang ke provinsi ini," kata Ketua Asita Sumbar Ian Hanafiah.
Menurutnya Malaysia mempromosikan wisatanya terus menerus dengan membentuk badan khusus serta melakukan promosi dengan maksimal. Kemudian Malaysia juga menyiapkan beragam infrastruktur dan fasilitas yang membuat wisatawan nyaman.
Sebab kunci agar orang mau berwisata itu adalah mampu melihat dan memenuhi kebutuhan wisatawan, bahkan kantor perdana menterinya sendiri juga bisa dikunjungi, jelasnya. Ia mengakui biro perjalanan yang ada di Sumbar jauh lebih nyaman membawa warga Sumbar ke Malaysia ketimbang membawa warga Malaysia ke Sumbar.
"Kalau membawa orang Sumbar ke Malaysia sesudah kunjungan tidak ada masalah, tapi membawa orang Malaysia ke sini kami khawatir banyak keluhan mulai dari infrastruktur hingga toilet," ujarnya.
Selain itu harga penginapan di Malaysia juga lebih murah bayangkan saja paket tahun baru tiga hari dua malam bisa dapat Rp1,7 juta untuk hotel bintang tiga, sedangkan di Bukittinggi untuk hotel saja satu malam sudah Rp2,5 juta.
Ia menggarisbawahi kalau Sumbar ingin lebih banyak dikunjungi wisatawan asing maka benahi infrastruktur dan pahami kebutuhannya. (Sumber: Artikel industry.co.id Foto @Amieykha)
...moreTripTrus.Com - Yo bro-sis traveler! Tahun 2025 udah kayak panggung raksasa buat lo yang demen jalan-jalan plus eksplor budaya lokal. Gak cuma sekadar ngumpulin likes dari foto liburan, tapi beneran lo bisa ngerasain vibe asli dari tiap tempat. Mulai dari ujung timur Papua sampe Lampung, dari laut sampe gunung, dari bunga sampe buah—semuanya kece banget dan pastinya ready buat jadi itinerary lo. Nih gue acak-acak dulu ya, biar makin greget bacanya!
1. Krakatau 2025: Epic, Serem, dan Spooky Tapi Seru Banget
View this post on Instagram
A post shared by Parekraf Lampung Barat (@pariwisata_lampungbarat)
Lo udah pernah nonton letusan gunung dari deket belum? Di Festival Krakatau, bro-sis bakal disajiin pengalaman yang beneran ngena! Dari naik kapal ke tengah laut, dengerin sejarah meletusnya Krakatau, sampe momen puncaknya—liat letusan mini yang nyala di kegelapan malam. Ditambah lagi ada musik tradisional, ritual budaya, dan jajanan laut yang fresh banget. Vibes-nya tuh antara serem, sakral, tapi juga eksotis. Cocok buat lo yang doyan tantangan dan konten beda dari yang lain. Trust me, ini festival bukan kaleng-kaleng!
2. Festival Bunga dan Buah Karo: Biar Feed Lo Warna-Warni!
Sis, lo yang pengen liburan penuh warna wajib mampir ke Karo, Sumatera Utara. Di sana, Festival Bunga dan Buah tuh literally kaya taman surga. Ladang bunga celosia dan mawar sepanjang mata memandang, ditambah buah-buah tropis kayak jeruk, alpukat, sampe pisang khas Karo—semuanya bisa lo foto, makan, dan jadi konten kece. Lo juga bisa ikutan demo masak, merangkai bunga, bahkan hunting budaya lokal. Dijamin fresh banget suasananya, apalagi udaranya adem dan sejuk. Perfect buat lo yang pengen healing dengan gaya stylish!
3. Danau Lindu: Ketika Alam dan Tradisi Bersatu
Bro, lo mesti cobain nginep dan festivalan di Danau Lindu, Sulawesi Tengah. View-nya kayak lukisan, dan vibe-nya super tenang. Ada lomba perahu tradisional, tur ke gua-gua dan air terjun, sampe night fishing pake cara lokal yang unik. Musik etnik dan makanan khas daerahnya juga nambahin suasana makin syahdu. Tempat ini pas banget buat lo yang pengen santai, connect sama alam, dan ngobrol-ngobrol bareng warga lokal. Satu kata: damai!
4. Penglipuran Village: Feel Bali yang Beda dari Biasanya
Kalau lo bosan sama Bali yang ramai banget, yuk cabut ke Kampung Penglipuran. Di Festival Penglipuran lo bisa explore kampung yang bener-bener terjaga kearifan lokalnya. Jalan kaki keliling gang batu, ikut workshop masak dan tenun, sampe nikmatin atraksi seni kayak tari kecak dan gamelan. Suasananya tenang, hijau, dan bersih banget—kayak healing dengan bonus pelajaran budaya. Feed Instagram lo bakal classy dan deep. Nggak cuma travel, tapi juga nambah wawasan.
[Baca juga : "Juli 2025 Gak Cuma Liburan, Ini Event Kece Buat Lo Keliling Indo!"]
5. Gunung Slamet: Naik Gunung Gak Cuma Buat Capek-capekan
Buat lo yang anak alam banget, Festival Gunung Slamet bisa jadi pilihan epic. Ada pendakian bareng, kompetisi foto alam, sampe workshop pelestarian hutan dan hidup ala survival. Yang seru, lo bisa nikmatin sunrise dari puncak bareng komunitas hiking sambil dengerin live musik akustik di pos pendakian. Nggak cuma naik gunung, tapi juga jadi lebih deket sama alam dan punya kesadaran lingkungan yang naik level. Plus, momen lo disana bakal super keren buat dijadiin konten!
6. Festival Batanghari: Ngopi-ngopi Manja di Pinggir Sungai
Bayangin lo naik kapal tradisional sambil nikmatin kuliner lokal kayak pangek ikan lais, lapis legit, atau soto khas Jambi. Di Festival Batanghari ini, lo bakal diajak chill di pinggiran sungai sambil liat seni dan musik Melayu, plus bisa ngobrol-ngobrol santai sama warga. Vibenya tuh tropical chill tapi tetap kental sama budaya. Pas banget buat lo yang pengen nikmatin suasana tenang tapi tetep dapet sensasi traveling yang meaningful.
7. Biak Munara Wampasi: Tradisi Khas Papua yang Anti-Mainstream
Last but not least, Festival Biak Munara Wampasi di Papua adalah pengalaman travel yang gak bisa lo dapetin di tempat lain. Lo bakal diajak liat langsung tradisi snap mor—anak-anak muda nangkep ikan rame-rame di laut pake tangan kosong! Terus lanjut bakar batu bareng warga, parade budaya, dan tarian adat. Healing di pantai Bosnik dan diving di pulau Padaido juga bisa jadi bonus. Full experience yang lo dapetin dari budaya, alam, dan masyarakat lokal yang ramah abis!
Bro-sis traveler, semua festival ini tuh nggak cuma seru, tapi juga penuh makna. Lo bisa nikmatin budaya, makan enak, dapet konten keren, dan pastinya ngerasa lebih hidup. Lo tinggal pilih: mau suasana pantai, pegunungan, danau, atau kota adat—semuanya ada! Pokoknya, jangan sampe tahun ini lo cuma scroll medsos liat orang lain yang jalan-jalan. Yuk, bareng-bareng kita bikin tahun 2025 jadi paling memorable! LOSSS, gaskeun itinerary lo sekarang juga! (Sumber Foto @ruraltrips)
...moreApa kamu adalah termasuk yang sedang seru-serunya bermain Pokemon Go dan juga termasuk penikmat kopi? Ini saatnya kalian untuk bermain keluar hunting mereka di perkebunan kopi! Yap, main Pokemon Go sambil mengeksplor kebun kopi Indonesia memang hal yang cukup unik dan dapat kalian coba apalagi lebih seru jika dikerjakan bersama teman-teman. Hal ini bisa dikatakan bagaikan satu perjalanan baru bagi kalian. Merancang sebuah perjalanan baru yang pastinya mungkin tidak pernah kamu lakukan sebelumnya memang patut dicoba. Jika biasanya kalian traveling dengan dating ke suatu daerah dengan kegiatan mengunjungi destinasi-destinasi tertentu dan mencicipi kuliner khasnya, kali ini kamu memiliki satu misi yaitu berburu pokemon di kebun kopi Indonesia sambil menikmati lezatnya kopi khas daerah-daerah di Indonesia!
Indonesia bisa dikatakan bagaikan penghasil kopi terbesar nomor empat di dunia dan di berbagai daerah di Indonesia ditemukan bermkacam sentra-sentra produksi kopi. Di Indonesia ada dua macam kopi yang paling famous yaitu kopi Arabika dan Kopi Robusta. Tiap kopi yang diproduksi setiap wilayah di Indonesia memang mempunyai cirri khasnya tersendiri.
Nah, Untuk memuaskan animo kamu para pecinta kopi, tidak ada salahnya kamu merencanakan liburan ke wilayah yang mempunyai kubun kopi dengan hasil kopinya yang berkualitas dan karena sekarang sedang semaraknya permainan Pokemon Go, kalian bisa menemukan lebih banyak poke ball dan kumpulan pokemon-pokemonnya di kebun kopi Indonesia. Berikut ini adalah 7 daerah perkebunan kopi terbaik di Indonesia dan dapat juga menjadi tempat berburu pokemon.
1. Aceh
(Sumber: lintasgayo.co)
Pertama, kalian dapat melancong ke Aceh. Nah, di Aceh tersohor dengan Kopi Gayo-nya. Siapa hayo yang tidak kenal dengan kopi gayo? Kopi Gayo dihasilkan dan dikembangkan tepatnya di dikawasan Aceh. Di wilayah Aceh sendiri terdapat 3 kabupaten yang sangat terkenal dengan hasil Kopi Gayo-nya yaitu Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues. Karena Kopi Gayo dihasilkan dari daerah yang terdapat di dataran tinggi ini yang kemudian membuat Kopi Gayo memiliki aroma serta rasa yang sangat khas. Hal inilah yang membuat Kopi Gayo banyak sekali diekspor ke Negara-negara Eropa. Untuk kalian pemburu pokemon, barang kali saat kalian berkunjung ke sini sambil menikmati secangkir Kopi Gayo kalian bisa menemukan Dugtrio di sana.
2. SUMATERA UTARA
(Sumber: kopi-sidikalang.blogspot.com)
Turun sedikit dari Aceh, kamu bisa coba mendatangi Sumatera Utara. Selain tenar dengan Danau Toba dan makanannya yang sedap, Sumatera Utara juga tergolong ke dalam tempat penghasil kopi terbaik di Indonesia. Kopi Sidikalang, kopi yang kerap dikenal sebagai ikonnya Kopi Sumatera. Kopi ini sangat special karena diperoleh dari dataran tinggi vulkanis yang bertanah pegunungan yang berlimpah akan mineral. Nama kopi ini diambil dari sebuah nama dari kecamatan yang ada di Sumatera Utara yaitu Kabupaten Dairi. Karena kelezatan kopi ini yang sangat khas, tidak heran kopi Sidikalang pun sudah diakui bisa bersaing dengan kopi Brazil. Berburu pokemon di daerah ini? Bisa banget! Siapa tahu kalian banyak menemukan jenis pokemon yang kalian cari.
3. JEMBER(Sumber: kopi-jember.blogspot.com)
Ingin Mencoba kopi terenak yang berada di pulau Jawa? Berkunjunglah ke Jember. Di daerah ini terdapat kopi yang diolah dengan cara yang unik, namanya Kopi Arang. Sebelumnya kopi ini di proses dengan cara digosongkan, lalu sesudah kopi tersebut diseduh dengan air panas, seketika akan tercium layaknya aroma cabai dari kopi itu. Saat kalian menikmati secangkir Kopi Arang di sini, kamu juga dapat keliling perkebunan kopi di daerah sana, perkebunan adalah habitat yang cocok untuk Pikachu, sembari menyelam minum air, ini adalah waktu yang cocok untuk kamu berburu Pikachu!
4. TORAJA
(Sumber: kopitoraja.co)
Terbang ke Sulawesi Selatan, di sana terdapat komoditas kopi yang juga sudah mendunia yaitu Kopi Toraja. Uniknya Kopi Toraja ini terdapat dua macam yaitu Arabika dan Robusta. Kopi Toraja memiliki cita rasa yang sangat khas dengan adanya suatu percampuran dengan rasa tanah. Kandungan asamnya dari Kopi Toraja pun bisa dikatakan rendah. Jika bermacam jenis kopi akan meninggalkan rasa pahit yang agak lama di mulut jika meminumnya, justru Kopi Toraja tidak, rasa pahitnya seketika akan langsung hilang. Setelah menyecap nikmatnya Kopi Toraja waktunya kembali berburu pokemon. Eits, tapi coba cari dulu poke ball di sini untuk menambah amunisi kalian saat menangkap pokemon nanti.
5. BALI(Sumber: balebengong.net)
Siapa yang tak kenal Bali? Wilayah Bali pun tidak lewat dari tempat terbaik penghasil kopi di Indonesia. Bangli, Bali, menjadi daerah yang menghasilkan Kopi Kintamani yang terkenal itu. Kopi Kintamani ini didapatkan dari sebuah kebun di Bangli yang memakai sistem pengairan subak atau bisa dikenal dengan sistem irigasi yang membikin Kopi Kintamani ini mempunyai cita rasa serta aroma yang lembut juga manis. Santai di pesisir pantai sambil menyeruput secangkir Kopi Kintamani siap menemani kalian berburu pokemon!
6. NUSA TENGGARA TIMUR(Sumber: kopitravel.blogspot.co.id)
Tidak hanya pemandangan pesisir pantainya aja yang bisa kalian nikmati di sini. Bagi kalian pecinta kopi, daerah yang satu ini pun harus kalian masukkan ke dalam list destinasi traveling. Kenapa? Karena di sini surganya dari Kopi Flores. Yap, kopi yang dinikmati oleh market di Amerika ini sudah tidak dapat diremehkan lagi kelezatannya. Kopi Flores ini dihasilkan dari kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur dengan bijinya yang besar, warna yang berkilau, serta aroma cokelatnya yang sangat kuat dapat memanjakan rasa yang wah di lidah dengan tingkat keasamannya yang tinggi. Dengan lezatnya Kopi Flores yang khas, bisa menambah semangat kalian mencari pokemon jika kalian sedang berkunjung ke sana, tidak ada yang tahu kan, bisa saja kalian bertemu Meowth!
7. PAPUA(Sumber: organik.arabika.biz)
Di lembah pegunungan Jaya Wijaya Papua ada sebuah kota kecil bernama Wamena sebagai penghasil kopi enak yaitu Kopi Wamena. Yang menarik dari kopi arabika yang tumbuh di sekitar Lembah Baliem ini adalah ditanam tanpa menggunakan pupuk kimia dan diolah dengan organic dan tradisional. Tapi jangan salah, walaupun diolah secara tradisional, rasa yang dihasilkan sangat berkualitas. Sudah mencicipi lezatnya Kopi Wamena, siap-siap lanjut berburu pokemon, ya! Semoga kalian beruntung menemukan Moltres atau pokemon legendaris lainnya di sini!Nah, itulah beberapa tempat penghasil kopi terbaik yang ada di Indonesia dan juga bisa jadi lokasi liburan baru kamu untuk mencari dan menemukan para pokemon. Tidak ada salahnya kan sembari melihat keindahan daerahnya, minum kopinya juga, dan dapat menemukan pokemon favorit kalian. (Sumber: Artikel/Foto hellomalangku.com)
...moreTripTrus.Com - Bro-sis traveler, tahun ini coba deh rayain 17 Agustus lo dengan cara beda dari biasanya. Gak cuma ikutan lomba makan kerupuk atau nonton karnaval, tapi cobain trip singkat ke TPU Tanah Kusir. Gratis masuk, parkir pun santuy—cocok buat lo yang pengen nostalgia kemerdekaan sambil dapetin vibes perjuangan asli. Apalagi, nama Tanah Kusir ini punya cerita unik—dulu tanah ini milik tuan tanah Tionghoa yang ngasih ke kusirnya gara-gara insiden buang angin pas jamuan sama pembesar Belanda. Dari kejadian kocak itu, lahirlah nama “Tanah Kusir” yang sekarang jadi tempat istirahat terakhir tokoh-tokoh besar bangsa.
1. Makam Bung Hatta — Semangat Merdeka yang Merakyat
Bayangin, di hari kemerdekaan lo berdiri di depan makam Bung Hatta—sang proklamator yang milih dimakamkan di pemakaman rakyat biasa, bukan di TMP Kalibata. Alasannya? Karena beliau berjuang seumur hidup buat rakyat dan pengen tetap dekat sama mereka. Pas lo ziarah, atmosfernya hangat, sederhana, tapi dalem banget maknanya. Jalan setapak menuju makam juga adem, bikin lo ke-flashback ke perjuangan kemerdekaan yang beliau jalani. Ini tuh kayak reminder nyata kalau merdeka itu hasil kerja keras dan hati yang tulus.
2. Makam Buya Hamka — Merdeka dalam Iman dan Pikiran
View this post on Instagram
A post shared by Dr.Hendra Kholid, MA (@hendrakholid)
Habis dari Bung Hatta, lo lanjut ke makam Buya Hamka—tokoh ulama dan penulis besar yang juga ikut ngejaga semangat kemerdekaan lewat karya-karyanya. Vibes-nya religius tapi tetap nyatu sama rasa cinta tanah air. Dalam bukunya Dari Hati ke Hati, Buya bahkan ngajak pembacanya buat ziarah ke makam Sultan Salahuddin al-Ayubi di Damaskus. Artinya, perjuangan itu gak cuma lokal tapi juga universal. Buat lo yang Gen Z atau milenial, momen ini pas banget buat nge-recharge iman dan nasionalisme sekaligus.
[Baca juga : "Gaskeun Napak Tilas Dari Rengasdengklok Sampe Tugu Proklamasi, Jejak Heroik Menuju 17 Agustus!"]
3. Makam Para Pahlawan Lain — Museum Kemerdekaan Tanpa Dinding
Jangan salah, Tanah Kusir bukan cuma tempatnya Bung Hatta dan Buya Hamka. Ada banyak tokoh nasional yang juga dimakamkan di sini, kayak KH Saifudin Zuhri, Muhammad Roem, Syafruddin Prawiranegara, AR Sutan Mansur, AR Baswedan, Perdana Menteri Abdul Halim, Wilopo, Burhanuddin Harahap, Fajrul Falakh, sampai Gubernur DKI legendaris Ali Sadikin. Dan yang bikin makin merinding, lo bakal nemu banyak makam pejuang kemerdekaan yang nisannya dikasih tanda bendera merah putih. Liat bendera itu berkibar di atas nisan di bulan Agustus rasanya kayak ngeliat semangat juang mereka masih hidup, nyampe ke hati lo langsung. Satu kompleks ini beneran kaya “museum hidup” yang nyimpen cerita perjuangan tanpa pagar dan tanpa tiket masuk.
Jadi bro-sis traveler, kalau mau 17 Agustus yang beda dan lebih berasa, cobain deh mampir ke TPU Tanah Kusir. Lo bisa selfie di depan makam pahlawan sambil tetep sopan, upload ke sosmed dengan caption: “Merdeka itu bukan cuma di kata, tapi di hati. Ziarah vibes, freedom feels.” Dan yang paling penting, perjalanan ini gratis, santai, tapi punya makna dalam buat ngisi spirit kemerdekaan lo tahun ini. Ke makam ini juga gampang banget diakses, bro-sis—tinggal naik Minitrans atau Mikrotrans, turun di pemberhentian bus stop yang jaraknya gak jauh dari gerbang TPU Tanah Kusir. (Sumber Foto @winartorachmat)
...moreTripTrus.Com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mengumumkan Calendar of Event Pariwisata Danau Toba tahun 2022.
Peluncuran tersebut dihadiri Menparkeraf, Sandiaga Salahuddin Uno bersama Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Jimmy Bernando Panjaitan dan Direktur Pemasaran Pariwisata, Wahyu Dito Galih Indharto.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh wiki syafril (@wiki_pravda)
Sebanyak 16 kegiatan akan mengisi acara mulai bulan April sampai Oktober 2022. Diantara kegiatan itu, Balige, Kabupaten Toba akan menjadi tuan rumah dua kegiatan. Berikut daftarnya:
1. 16-17 April Festival Gondang Naposo, di Pangururan, Samosir.
2. 26-27 Juni, Danau Toba Rally 2022, Parapat, Simalungun.
3. 01-03 Juli Festival Bunga dan Buah di Berastagi, Karo.
4. 19-21 Juli W20 Summit di Parapat Simalungun.
5. 22-24 Juli Toba Caldera World Music Festival di Toba Caldera Resort, Toba.
6. Pesta Oang-oang, Salak Pakpak Bharat.
7. Festival Sisingamangaraja di Bakti Raja, Humbang Hasundutan.
8. 20-21 Agustus Samosir Jamming Paradise di Pangururan Samosir.
9. 23-35 Agustus Pesta Budaya Njuah-Njuah di Sidikalang Dairi.
10. 26-28 Agustus Toba Fashion Week di Balige, Toba.
11. 4 September Tour de Sinabung, Merek, Karo.
12. 16-17 September Samosir Lake Toba Ultra Marathon di Pusuk Buhit, Samosir.
13. 16-18 September Tao Silalahi Arta Festival di Silalahi, Dairi.
14. 23-25 September Lake Toba Asia Pasific Rally Championship (APRC) di Parapat Simalungun.
15. 20-22 Oktober Kongres I Kebudayaan Batak Toba di Balige Toba.
16. 29-30 Oktober Karo Music Camp di Tongging, Karo.
Menparkeraf, Sandiaga Uno, menyampaikan agar semua pihak turut menyukseskan enam belas event besar itu. Calendar of Event Pariwisata Danau Toba tahun 2022 merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten, komunitas se-kawasan Danau Toba, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan juga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
"Saya mengajak semua pihak termasuk teman-teman dunia usaha untuk bisa memanfaatkan event-event tersebut melalui kolaborasi aktif agar bisa menggarap semua potensi lapangan usaha yang ada," harap Sandiaga.
[Baca juga : "Pengamat: Pariwisata Indonesia Perlahan Bangkit Seiring Libur Lebaran"]
Sementara itu, Jimmy menyampaikan rasa bahagianya mengingat Provinsi Sumatera Utara mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan event nasional berdasar hasil keputusan Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022.
"Terimakasih kepada Bapak Menteri Menteri pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Ibu Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (events), dan Panitia Seleksi KEN atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami,” pungkas Jimmy. (Sumber: Artikel wahananews.com Foto @goadvmdn)
...moreTripTrus.Com - Berbeda dengan para wisatawan asing, orang Indonesia tidak mengunjungi Bali sebagai destinasi wisata yang paling populer. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), wisatawan nusantara atau wisnus cenderung mengunjungi daerah-daerah di Pulau Jawa. Dari total 734,86 juta perjalanan yang dilakukan oleh wisnus sepanjang tahun 2022, sekitar 75,49% atau tiga dari empat perjalanan dilakukan ke Pulau Jawa.
View this post on Instagram
A post shared by Rental Sewa Mobil Hiace Jogja | Rent Car & Tour Yogyakarta (@sewahiacejogja_insan)
Kepala BPS, Margo Yuwono, mengungkapkan bahwa daerah yang paling banyak dikunjungi oleh wisnus pada tahun 2022 adalah Jawa Timur dengan total 200,55 juta perjalanan atau 27,29% dari total perjalanan wisnus. Selanjutnya, wisnus juga banyak mengunjungi Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan jumlah perjalanan masing-masing sebesar 123,53 juta (16,81%) dan 110,35 juta (15,02%). DKI Jakarta, Banten, dan Yogyakarta juga termasuk dalam enam besar provinsi tujuan utama wisnus, namun seluruhnya berada di Pulau Jawa.
Sedangkan untuk Bali, jumlah total perjalanan wisnus ke daerah tersebut sebanyak 14,26 juta atau sekitar 1,94% dari total perjalanan wisnus. Jumlah kunjungan wisman ke Bali pada tahun 2022 juga lebih banyak dibandingkan wisnus, yaitu sebanyak 3,29 juta kunjungan.
[Baca juga : "Mengunjungi Taman Nasional Gunung Bromo Saat Libur Lebaran: Panorama Alam Yang Menakjubkan"]
Pada tahun 2022, jumlah wisnus yang berpelesir di dalam negeri semakin meningkat. Total perjalanan wisnus mencapai 734,86 juta perjalanan, yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 (613,30 juta), tahun 2020 (524,57 juta), namun masih di bawah jumlah perjalanan wisnus pada tahun 2019 (712,16 juta). Margo Yuwono mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah wisnus pada tahun 2022 sangat menggembirakan, karena terjadi peningkatan sebesar 19,82% dibandingkan dengan tahun 2021 dan peningkatan 1,76% dibandingkan dengan masa sebelum tahun 2019. (Sumber Foto @hladchenko_ph)
...more