shop-triptrus



8 Event Kece Buat Lo Yang Hobi Jalan Juga Nyantai

TripTrus.Com - Bro‑sis traveler, Desember 2025 bakal jadi bulan yang super vibes banget buat lo yang doyan jalan-jalan, nyari pengalaman baru, atau sekadar nge-refresh otak dari rutinitas harian. Bayangin aja, dari tradisi lokal yang unik, festival musik yang enerjik, sampai event budaya penuh warna, semua siap bikin feed IG lo makin kece dan memory lo makin berkesan.       View this post on Instagram A post shared by Lombok Sumbawa Tourism (@bppdntb) Gak cuma buat yang hobi jalan-jalan, tapi juga buat lo yang pengen healing sambil belajar budaya baru, ketemu orang-orang seru, atau sekadar ngerasain atmosfer kota dan desa yang beda dari biasanya. Pokoknya, Desember kali ini bisa jadi momen epic buat lo kumpulin pengalaman dan vibes positif sebelum tahun berganti. Jadi siap-siap, catat kalender lo, dan jangan sampe kelewatan event kece yang bikin akhir taun lo makin memorable! 8 Agenda Kece Desember 2025: Pasar Kangen Yogyakarta Lo yang suka nostalgia atau kepengen ngerasain vibe klasik kek kampung halaman — Pasar Kangen bisa jadi pilihan. Event ini bakal nyajikan atmosfer jadul, penuh dengan barang-barang antik, kuliner tradisional, dan suasana nostalgic yang bikin lo terenyuh sambil senyum-senyum sendiri. Cocok banget buat lo yang mau santai, ngulik sejarah lokal, sambil nostalgia bareng temen. Perang Topat 2025 (di Lombok Barat, 4 Desember 2025) Buat lo yang tertarik budaya dan tradisi unik, Perang Topat wajib masuk bucket list. Event ini ngasih lo pengalaman mendalam soal toleransi, adat, dan komunitas asli Lombok Barat — sambil lihat keramaian dan warna‑warni tradisi yang jarang lo temuin di keseharian. Seru, bro sis! Hello Fello City 2025 Kalau lo anak urban, suka musik dan pengen hiburan modern, Hello Fello City 2025 adalah acara yang cocok banget. Lo bisa dapet kombinasi musik, kreatifitas, dan suasana kekinian — perfect buat lo yang pengen refreshing dengan gaya hidup millennial / gen Z sambil ngerasain vibes kota yang energik. Festival Musik Komposer Song Genai 2025 Buat para pecinta musik dan karya lokal, festival ini bakal jadi tempat lo menikmati kombinasi seni tradisional dan modern dalam satu panggung. Musik, kreativitas, dan kultur bersatu — cocok banget buat lo yang open minded dan pengen explore karya dalam negeri dengan cara yang asik. Event Wisata & Budaya Lokal Lainnya Des 2025 (gabungan dari beberapa agenda lain yang disebut di list) Selain event besar, bakal banyak event kecil nan asik: dari komunitas, seni budaya lokal, sampai aktivitas wisata alternatif. Cocok banget buat lo yang suka spontan — bisa pilih sesuai mood, lokasi, atau waktu luang lo. Intinya ada banyak pilihan jadi gak bakal ngebosenin akhir tahun lo. Event buat lo yang pengen healing & chill Gak wajib selalu rame — ada agenda buat lo yang pengen jalan santai, nikmatin suasana budaya, atau sekadar escape dari keramaian kota. Kadang, yang simpel malah paling berkesan; jadi jangan ragu buat milih event yang vibe-nya mellow dan adem. [Baca juga : "Jabodetabek Desember 2025: Bazar, Live Music & Holiday Vibes On!"] Kombinasi budaya + musik + komunitas = perfect mixBeberapa event bakal nyatuin budaya tradisional, musik modern, dan komunitas kreatif — jadi lo bisa dapet pengalaman yang beda dari biasanya. Lo gak cuma jadi penonton, tapi bisa ngerasain atmosfer, kenalan orang baru, bahkan gali inspirasi. Asik banget buat lo yang suka interaksi.  Akhir tahun 2025? Saat yang pas banget buat travelingDengan banyak event kece plus suasana liburan akhir tahun, Desember 2025 jadi waktu yang mantap buat lo jalan‑jalan. Entah lo solo traveling, sama temen, atau nyari quality time — semua bisa. Jadi manfaatin momentum, bro sis! Gengs, setelah liat semua event kece dan budaya seru yang bakal rame di Desember 2025, jelas banget kalau bulan ini penuh peluang buat lo nge-refresh diri, ketemu orang baru, dan bikin memory epic bareng temen atau keluarga. Dari musik, tradisi, kuliner, sampai aktivitas kreatif, semua ada buat lo pilih sesuai mood dan gaya lo masing-masing. Jadi jangan ragu buat eksplor, ambil vibes positif, dan nikmatin setiap momen seru yang ada. Pokoknya, akhir tahun ini bukan cuma soal liburan biasa, tapi kesempatan buat lo upgrade pengalaman, bikin cerita seru, dan pulang bawa kenangan yang bakal terus lo inget. Jadi, siap-siap, bro-sis traveler, karena Desember 2025 bakal penuh warna, kejutan, dan adventure yang ga bakal lo lupain! (Sumber Foto @prokopimlobar)
...more

4 Tradisi Unik di Indonesia Menyambut Ramadan

TripTrus.Com - Bulan ramadan menjadi bulan yang dinanti oleh umat Muslim di dunia, termasuk Indonesia. Di Indonesia, menjelang bulan Ramadan, dilakukan sejumlah kegiatan. Bahkan kegiatan ini telah dilakukan secara turun-menurun. Biasanya masyarakat di berbagai daerah melakukan tradisi untuk menggelar acara menyambut bulan Ramadhan. Berikut tradisi unik di Indonesia menyambut Ramadhan. 1. Apeman Tradisi Apeman dilakukan masyarakat Yogya menjelang datangnya bulan Ramadan. Tradisi dilakukan dengan membuat kue apem secara tradisional oleh anggota keluarga Keraton Yogyakarta Hadiningrat. Tradisi Apeman dipimpin oleh permaisuri sultan serta diikuti bersama para perempuan dari keluarga keraton lainnya. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah serta ungkapan rasa terima kasih. 2. Nyadran Nyadran adalah tradisi yang dilakukan dengan serangkaian kegiatan. Mulai dari membersihkan makam keluarga, membawa makanan hasil bumi (sadranan), kemudian makan bersama (kenduri), yang dilakukan satu bulan sebelum dimulainya puasa. Tradisi Nyadran ini dipercaya sebagai ritual pembersihan diri menjelang puasa Ramadan, bentuk bakti kepada anggota keluarga yang telah meninggal dengan membersihkan makam hingga mengirim doa. Tradisi ini kerap dilakukan oleh masyarakat Jawa Tengah. [Baca juga : "Warna-Warni Tradisi Unik Saat Ramadan"] 3. Munggahan Tradisi Munggahan ini dilakukan oleh masyarakat Jawa Barat. Munggahan dilaksanakan pada akhir bulan Sya’ban atau beberapa hari menjelang bulan Ramadan. Pelaksanaan tradisi Munggahan dapat dilakukan beragam cara. Mulai dari silaturahmi ke rumah keluarga dan kerabat, saling meminta maaf, makan bersama, hingga melakukan ziarah anggota keluarga yang telah meninggal dunia. Munggahan dilakukan sebagai cara untuk membersihkan diri sebelum memasuki bulan Ramadan serta wujud rasa syukur kepada Allah. 4. Meugang Di Aceh terdapat tradisi yang dilakukan sebelum memasuki bulan Ramadan, yaitu Meugang. Tradisi Meugang ini telah dilakukan sejak masa Kerajaan Aceh pada 1607-1636 Masehi. Ketika itu, Sultan Iskandar Muda memotong hewan dalam jumlah besar yang kemudian membagikannya kepada seluruh warga Aceh. Hal ini dilakukan sebagai rasa syukur serta tanda terima kasih kepada warga Aceh. Hingga saat ini, tradisi ini pun mengakar di tengah masyarakat serta dilaksanakan untuk menyambut hari besar umat Islam. Tradisi Meugang dilakukan dengan memasak daging dalam jumlah besar, yang kemudian akan disantap bersama keluarga atau kerabat. Selain itu, daging yang telah dimasak ini juga dibagikan ke masjid. Hal ini dilakukan agar semua orang dapat merasakan kebahagiaan dan kebersamaan. (Sumber: Artikel okezone.com Foto @mirroreye) 
...more

Travelling Jadi Hobi Nge-Hits Anak Muda Milenial!

TripTrus.Com - Menurut survey terkini yang dilakukan oleh situs expedia, generasi millenial lebih memilih melakukan liburan ke tempat baru daripada membeli mobil. Mereka yang lahir antara tahun 1982 dan 1999 ini lebih ingin berpetualang dan menikmati hidup, bahkan menunda untuk menikah, demi mendapatkan pengalaman di tempat baru. Beberapa hal ini lho yang dituding jadi penyebab kebiasaan mereka untuk traveling. Maraknya Penggunaan Internet Mudahnya mendapatkan akses internet membuat banyaknya situs-situs baru blog, forum maupun media sosial yang mengulas tempat-tempat wisata. Review yang ditulis dengan bahasa gaul dan foto-foto yang memanjakan mata mengundang pencinta petualang untuk ikut menjajal destinasi wisata yang unik dan eksotik. Menyukai Risiko Generasi millenial dikenal sebagai suka mengambil resiko. Mulai dari keuangan, relationship, hingga urusan pekerjaan pun terkadang dinomerduakan jika berhubungan dengan traveling. Nggak heran jika terkadang mereka punya pengalaman yang kurang menyenangkan sampai menantang maut. Mencari Pengakuan Maraknya media sosial saat ini membuat generasi millenial membutuhkan pengakuan dari ‘teman-teman’ maya yang mereka miliki. Secara nggak sadar, mereka berlomba-lomba mencari like atau follower dengan mengunggah foto liburan di media sosial. Tapi perilaku ini lebih banyak dijumpai di Asia, yang aura persaingan antar individu emang lebih ketat. Ingin Mengenal Budaya Lain Mengenal budaya lokal di tempat yang disambangi biasanya menjadi salah satu poin penting yang dicari oleh para generasi millenial. Ketimbang menggunakan travel agent, mereka lebih senang “nyasar” dan mendapatkan pengalaman bertemu penduduk asli, tanpa jadwal padat dan bujet terjangkau. Tata cara hidup sehari-hari dan kuliner lokal biasanya wajib dicicipi saat sedang traveling. Ingin Menyendiri Hidup di jaman modern yang penuh dengan tekanan dan kesibukan mudah membuat pikiran merasa stres. Melepaskan diri sejenak dari hiruk pikuk pekerjaan dan kehidupan dapat menyegarkan jiwa dan pikiran. Melihat pemandangan dan kebiasaan yang beda dari sehari-hari juga bisa membuka wawasan akan hal baru dan memberikan ide-ide segar. Buat generasi millennial, liburan sudah jadi kebutuhan penting. Selain untuk tujuan refreshing, juga memberikan pengalaman hidup yang berharga. (Sumber: Artikel frameatrip.com Foto stylus.com)
...more

Healing Maksimal! Ini 3 Tempat Terbaik di Indonesia 2025 Menurut TripAdvisor

TripTrus.Com - Gengs, lo tau nggak sih? Indonesia tuh makin dilirik dunia, apalagi di dunia traveling! Tahun 2025 ini, TripAdvisor baru aja ngumumin tiga destinasi terbaik di Indo yang berhasil bikin dunia ngelirik—dan yes, semuanya dapet penghargaan Travelers' Choice Awards: Best of the Best! Gokil banget gak tuh? Dari yang suka healing di pantai tropis, city life yang hustle banget, sampai petualangan alam yang bikin lo speechless, semuanya lengkap. Dan tiga tempat kece itu adalah Bali, Jakarta, sama Flores. Udah siap explore lebih dalam bareng gue? 1. Bali – Surga Tropis Buat Lo yang Suka Healing + Budaya       View this post on Instagram A post shared by DJBALI TOUR (@djbalitour) Bali tuh beneran nggak ada matinya, bro! Tiap tahun masuk list top destinasi di dunia, dan 2025 pun masih eksis banget. Lo yang demen alam, budaya, plus hiburan, semua ada di sini. Bayangin aja, pagi lo bisa yoga di Ubud sambil liat sawah, siang lanjut ke pantai, dan malam nonton tari tradisional sambil makan babi guling. Kombo mantap, kan? Kalau lo pengen vibes yang lebih nyatu sama alam, coba deh jalan ke Bukit Campuhan—adem parah! Dan kalo lo main ke Nusa Penida, mampir ke Pantai Kelingking yang bentuk tebingnya tuh epic banget. Bahkan pantai ini masuk top pantai terbaik dunia 2024 lho! Jangan lupa ke Pura Luhur Uluwatu juga. Sunset-nya di tebing itu bener-bener bikin speechless. Bali tuh bukan cuma soal pantai, tapi juga soal pengalaman spiritual, kuliner lokal yang unik, sampe budaya yang super kaya. Lo bisa banget dapet semuanya di satu pulau ini doang! 2. Jakarta – Kota Sibuk Tapi Banyak Hidden Gem Buat Lo Jelajahi Siapa bilang Jakarta cuma soal macet dan gedung tinggi? Ternyata kota ini berhasil juga masuk list destinasi terbaik Asia versi TripAdvisor. Lo bisa ngeliat dua sisi Jakarta—modern yang penuh mall megah dan klasik yang penuh sejarah. Lo udah pernah naik ke puncak Monas belum? View-nya tuh mantap, apalagi kalau langit cerah. Terus, Kota Tua juga wajib banget lo kunjungin. Serasa balik ke jaman kolonial, sambil mampir ke Museum Fatahillah atau ngopi santai di sekitaran. Kalau laper, cus ke Glodok! Chinatown-nya Jakarta ini surganya kuliner—ada bakmi legendaris, kwetiau, sampe es kopi jadul yang masih eksis. Buat lo yang doyan shopping, Grand Indonesia sampe Plaza Indonesia tuh udah kayak surganya barang branded. Nggak heran kalau banyak turis juga betah di sini. Jakarta tuh paket komplit buat lo yang pengen city vibes tapi tetap bisa nikmatin budaya lokal. [Baca juga : "Tradisi Wisata Nyentrik Di Indo Yang Bikin Lo Takjub Dan Nggak Bisa Lupa!"] 3. Flores – Buat Lo yang Cari Petualangan Anti-Mainstream! Lo suka alam yang masih raw dan pengalaman yang beda dari yang lain? Flores jawabannya! Pulau ini tuh hidden gem Indo yang makin naik daun. TripAdvisor sampai rekomendasiin Labuan Bajo sebagai base camp lo buat mulai petualangan. Dari sini, lo bisa island hopping ke Taman Nasional Komodo. Serius, ngeliat komodo dari dekat tuh bikin merinding saking epic-nya! Pulau Padar juga nggak kalah cakep, dengan view bukitnya yang iconic. Flores juga punya desa-desa adat yang vibes-nya tuh kuat banget. Misalnya Kampung Bena, lo bisa liat langsung tradisi megalitik yang masih dilestarikan. Terus, Wae Rebo? Wah ini sih definisi “worth the hike”! Letaknya di atas gunung, dengan rumah-rumah kerucut yang super aesthetic. Perjalanan ke sana emang butuh effort, tapi begitu sampe, lo bakal ngerasa kayak ada di dunia lain. Yuk, Mulai Rencanain Trip Lo ke Spot Terbaik Indo! Masuknya Bali, Jakarta, dan Flores ke dalam top destinasi 2025 versi TripAdvisor buktiin kalau Indonesia tuh kaya banget akan pesona. Dari yang demen rebahan di pantai, ngulik budaya kota, sampai lo yang adventurous sejati, semuanya ada. Lo bisa mulai dari destinasi yang deket rumah dulu, atau langsung tancap gas buat roadtrip ke daerah yang belum pernah lo jamah. Pokoknya, jangan nunggu nanti-nanti, gengs! Atur jadwal liburan lo dari sekarang, siapin itinerary, dan ajak circle lo buat ikut seru-seruan bareng. Lo nggak cuma dapet foto kece buat feed IG, tapi juga pengalaman yang nggak bisa lo beli di mana-mana. Jadi, siap jelajahi Indo dan temuin keajaiban di setiap sudutnya? Let’s go! (Sumber Foto @danielkordan)
...more

Petualangan Seru di Tangkahan, Eksplorasi Surga Tersembunyi di Sumatera Utara

TripTrus.Com - Tangkahan, si ekowisata keren di Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Tempat ini tersembunyi di dua desa, Desa Namo Sialang dan Sei Serdang, dan masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser. Orang Medan pasti langsung kepikiran gajah kalau denger Tangkahan. Soalnya, di sini memang terkenal banget dengan gajah liar dan sungai jernih yang super bersih. Tangkahan itu bener-bener “The Hidden Paradise” deh, panorama alamnya bak surga! Nah, di Tangkahan, kamu bisa menikmati berbagai daya tarik, nginep di tempat cozy, dan ada banyak rute seru buat kamu eksplor. Berikut ini beberapa highlightnya. Daya Tarik Tangkahan Panorama alam dan udara segar di Tangkahan bikin betah siapa aja. Pohon-pohon besar dan vegetasi hutan tropis yang rimbun berpadu dengan bukit-bukit, menjadikan tempat ini nggak cuma buat wisata, tapi juga tempat belajar tentang alam, flora, dan fauna.       View this post on Instagram A post shared by Tangkahan (@tangkahan_) Tangkahan punya kekayaan alam yang luar biasa. Mulai dari Hutan Tangkahan yang lebat, sungai jernih, air terjun, air panas, lembah, sampai tumbuhan langka seperti Rafflesia. Topografi berbukit dengan tebing-tebing cocok banget buat yang suka panjat tebing, mendaki, atau berkemah. Aktivitas Seru di Tangkahan Jungle Trekking dan River Tubing. Wisatawan bisa keliling hutan dan sungai Tangkahan. Pakai ban di atas air, kamu bakal menyusuri sungai sambil menikmati pemandangan. Biayanya sekitar Rp 75.000 per orang, udah termasuk makanan. Bermain di Air Terjun. Ada banyak air terjun indah di sini. Kamu bisa main air sambil lihat monyet bergelantungan dari pohon ke pohon. Seru kan? Berendam di Air Hangat. Di sisi sungai, ada spot air hangat buat kamu berendam. Foto di Jembatan Gantung. Jembatan gantung yang alami dan unik ini instagramable banget, latar belakangnya eksotis abis. Memandikan dan Menunggangi Gajah. Wisatawan bisa keliling dan memandikan gajah di sungai. Tenang aja, kegiatan ini diawasi petugas terlatih kok. Paket Wisata Tangkahan Buat menikmati wisata di Tangkahan, kamu bisa pilih paket wisata yang ditawarkan pengelola. Mulai dari perjalanan satu hari, dua hari satu malam (2D1N), atau tiga hari dua malam (3D2N). Misalnya, untuk paket dua hari (2D1N), biayanya sekitar Rp 550.000 per orang dengan minimal rombongan lima orang. [Baca juga : "5 Spot Keren Buat Nonton Satwa Liar Di Indonesia"] Hari pertama, kamu bakal ke Jembatan Jodoh, amati perilaku gajah (dengan pemandu), dan kunjungi penangkaran gajah (memandikan dan memberi makan). Hari kedua, ada aktivitas arung jeram, air panas, Air Terjun Garut, Air Terjun Kenangan, makan siang di tengah sungai, Pantai Kupu-kupu, dan main jeep. Biaya paket ini udah termasuk makan tiga kali, buah-buahan selama trekking, tiket masuk semua wisata, pemandu, air mineral, parkir, penginapan, dan coffee break. Lengkap banget deh! Rute ke Tangkahan Dari Medan, perjalanan ke Tangkahan sekitar dua jam dengan jarak 67 km lewat Tol Medan-Binjai. Kalau dari Bandara Udara Kuala Namu, waktu tempuh juga sekitar dua jam lewat Tol Belmera, Jalan Medan-Aceh, dan Jalan Sawit Seberang. Jadi, udah siap belum buat petualangan seru di Tangkahan? (Sumber Foto @winnyedikaputri) 
...more

5 Fakta Unik Tentang Traveler Milenial

TripTrus.Com - Kamu anak milenial? Ada fakta unik soal kebiasaan generasi milenial saat pergi traveling. Hayo ngaku… Agoda, situs pemesanan traveling online memaparkan hasil riset mereka mengenai traveler milenial. Riset dilakukan terhadap 1.000 traveler milenial yang berusia dari 23 sampai 34 tahun yang melakukan reservasi di Agoda. Riset ini dipaparkan pada peluncuran lanjutan kampanye #agodabasecamp di Attarine Jakarta, Jl. Gunawarman, Jakarta Selatan, Rabu (17/5/2017) Gede Gunawan, Country Director Agoda Internasional memaparkan fakta-fakta menarik dari traveler millineal: 1. Tawar-menawar harga barang Fakta pertama, 45 persen responden menyukai tawar-menawar harga dengan pemilik toko di tempat yang mereka kunjungi. Para traveler milenial juga dominan melakukan mencari barang-barang branded, belanja di pasar lokal, dan mencari makanan kaki lima yang enak. Benar nggak? 2. Tidak takut tersasar Terungkap, 40 persen dari responden tidak membutuhkan Google Maps dan lebih menyukai mengekplorasi jalan-jalan mereka secara spontan, tanpa recana. Sedangkan 52 persen lebih malah berani dengan sengaja memilih jalan yang salah. Generasi milenial ingin merasakan tantangan pengalaman traveling. Nyasar, siapa takut? 3. Tidak peduli dengan baju yang sama Adapun fakta yang ditemukan dari traveler indepen, 40 persen dari mereka tidak begitu peduli bila menggunakan pakaian yang sama dengan temannya. Karena hal yang dominan dilakukan traveler milenial adalah berfoto selfie atau foto ditmpat ikonik, check in Facebook, mengunggah foto di instagram. Jadi hal yang penting bagi mereka adalah membagikan di media sosial. 4. Sarapan malah makan pencuci mulut Nah, ini fakta yang cukup menarik. Dessert merupakan makanan penutup tetapi bagi traveler milenial dessert malah menjadi sarapan pagi. Sebanyak 73 persen responden mengaku memakan dessert sebagai sarapan pagi mereka. Mungkin alasan mereka sarapan dengan dessert biar bisa mengekplorasi berbagai macam kuliner di tempat mereka tuju. Karena ditemukan fakta 64 persen dari mereka juga suka jajan di kaki lima dan 90 persen senang menemukan makanan terkenal di suatu destinasi. 5. Memotret diri mereka sok-sok candid Bagi traveler milineal, selfies dan wefies menjadi populer, tetapi yang paling penting bagi 86 persen responden adalah memposting foto sendiri tanpa melihat ke arah kamera dan fotonya diambil oleh orang lain secara artistik. Jadi ceritanya foto candid bergaya natural, hayo siapa yang suka begitu? 87 Persen responden juga berfoto di hadapan tempat ikonik dengan gaya mengukur menggunakan telapak tangan. Selain itu 57 persen dari mereka suka berfoto lucu di museum. Selain fakta menarik di atas, Gede Gunawan juga memaparkan bahwa rata-rata traveler menyukai penginapan yang unik, yang mempunyai karakter-karakter tertentu. Destinasi yang paling banyak dituju oleh mereka adalah alam bebas. Terserah kegiatan mereka nanti akan selfie, wefie,belanja, foto lompat bersama teman atau menyendiri menikmati suasana. (Sumber: Artikel secarik.com Foto ttgasia.com)
...more

27 Hari Libur Nasional 2024, Cek Jadwalmu Untuk Petualangan Seru!

TripTrus.Com - Pemerintah Indo udah setujuin 27 hari libur nasional dan cuti bersama di tahun 2024, geng! Cek jadwal liburmu, siapa tau bisa ngejalanin solo trip atau kumpul-kumpul sama bestie! Ada 17 hari libur nasional dan 10 hari cuti bersama nih. Masa yang pas buat merencanakan petualangan ke tempat baru.       View this post on Instagram A post shared by Hendra Bangkit Pramana🇮🇩 (@hendraar) Keputusan ini diumumin lewat Keputusan Bersama No. 855/2023, No. 3/2023, dan No. 4/2023. Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja, dan Menteri PANRB udah tanda tanganin keputusan ini di Jakarta. Mereka bilang, ini jadi pedoman buat instansi pemerintah dan swasta buat atur hari libur dan cuti bersama tahun 2024. Waktunya libur nasional 2024 juga oke banget buat ngejalin silaturahmi sama keluarga yang beda provinsi sambil jalan-jalan. [Baca juga : "5 Event Seru Dari November Sampe Desember Bikin Gebrakan Di Tangerang"] Jadi, catet tanggalnya, guys: Libur Nasional Tahun 2024: Januari: 1 Januari (Tahun Baru 2024) Februari: 8 Februari (Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW), 10 Februari (Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili) Maret: 11 Maret (Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946), 29 Maret (Wafat Isa Al Masih) dan 31 Maret (Hari Paskah) April: 10-11 April (Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah) Mei: 1 Mei (Hari Buruh Internasional) 9 Mei (Kenaikan Isa Al Masih) dan 23 Mei (Hari Raya Waisak 2568 BE) Juni: 1 Juni (Hari Lahir Pancasila), 17 Juni (Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah) Juli: 7 Juli (Tahun Baru Islam 1446 Hijriah) Agustus: 17 Agustus (Hari Kemerdekaan Republik Indonesia) September: 16 September (Maulid Nabi Muhammad SAW) Desember: 25 Desember (Hari Raya Natal) Libur Cuti Bersama 2024: Februari: 9 Februari (Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili) Maret: 12 Maret (Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946) April: 8, 9, 12, 15 April (Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah) Mei: 10 Mei (Kenaikan Isa Al Masih) dan 24 Mei (Hari Raya Waisak) Juni: 18 Juni (Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah) Desember: 26 Desember  (Hari Raya Natal) Ayuk, mulai rencanakan perjalanan kalian sekarang, teman-teman! Biar nggak kelewatan kesempatan liburan panjang ini. Semoga perjalanan kalian menyenangkan dan aman! 🌴✈️ (Sumber Foto @hkusmanto) 
...more

Cara Menghindari Penipuan Berkedok Open Trip dan Tour Leader

TripTrus.Com - Beberapa kasus penipuan di dunia wisata berkedok sebagai operator open trip atau tour leader penyelenggara wisata. Untuk terhindar dari operator open trip dan tour leader bermasalah, ada berbagai upaya pencegahan yang dapat dilakukan. "Untuk open trip, bisa mencari referensi dari teman yang sudah pernah menggunakan jasa open trip itu, biasanya memang dari word of mouth (kabar langsung dari orang dekat)," kata CEO Triptrus.com, platform marketplace digital yang menaungi operator tur independen, Bramantyo Sakti dihubungi KompasTravel. Wisatawan yang rajin juga biasanya akan melakukan cek terhadap situs, media sosial, komentar para pengguna jasa operator open trip. [Baca juga : Ini Arti "Open Trip" Sesungguhnya] Bram menyebutkan, operator open trip yang memiliki jejak buruk, biasanya akan dibicarakan di forum wisatawan online. Bisnis open trip dengan jejak buruk bisnisnya juga akan lesu dan tak digunakan lagi. Sayangnya masih ada beberapa oknum yang akhirnya hanya mengganti nama operatornya. Inilah yang patut diwaspadai.  Selain operator open trip, perorangan yakni tour leader juga dapat membuka jasa perjalanan wisata. Untuk menghindari kasus penipuan berkedok tour leader, Ketua Dewan Penasehat Asosiasi Tour Leader Indonesia, Rudiana mengatakan ada berbagai upaya pencegahan. "Jangan gunakan jasa tour leader dari travel agent abal-abal," kata Rudiana dihubungi KompasTravel. Jika pada akhirnya memilih menggunakan jasa tour leader yang tidak bernaung dalam agen perjalanan, Rudiana menyarankan agar wisatawan melihat jejak kerja sang tour leader. "Bisa tanya rekomendasi orang-orang, minimal sudah bawa 10 kali dan kualitasnya memang bagus," jelas Rudiana. Alternatif lain adalah melihat apakah tour leader tersebut termasuk dalam Asosiasi Tour Leader Indonesia.Tour leader yang tergabung dalam asosiasi menurut Rudiana biasanya telah memenuhi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia. Selain itu, akan lebih mudah jika ada pengaduan atas kerja tour leader yang kurang memuaskan. "Teliti sebelum membeli. Artinya jangan mudah percaya untuk penawaran open trip yang sumbernya tidak jelas, apalagi tanpa menggunakan travel agent yang terpercaya, fatal akibatnya," jelas Rudiana.  Baru-baru ini terjadi kasus tour leader meninggalkan sekelompok turis Indonesia saat berwisata di Maroko. Sekelompok turis Indonesia ditinggalkan saat ingin menyeberang dari Maroko ke Spanyol. (Sumber: Artikel travel.kompas.com Foto vakansinesia.com)
...more

Bertemu Bono di Sungai Kampar

Cari trip ke Riau di sini: http://triptr.us/CY TRIPTRUS - Provinsi Riau punya sebuah fenomena alam unik di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Di Sungai Kampar yang melintasi lima kabupaten di Riau (Kabupaten Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, Lima Puluh Kota, dan Sijunjung) memiliki gelombang yang bernama gelombang Bono. Gelombang Bono terjadi di saat volume air sungai meningkat drastis di musim penghujan dan badan sungai yang membesar serta aliran air dari beberapa anak sungai membuat daerah hilir Sungai Kampar memiliki gelombang tinggi. Ditambah pula, arus air dari Selat Malaka dan Laut Cina Selatan bertemu dengan aliran muara Sungai Kampar. Penyempitan pertemuan arus itu membentuk gelombang besar. Gelombang Bono dapat mencapai 4-6 meter di saat bulan purnama. Meski oleh masyarakat setempat ombak Bono mempunyai nama yang mengerikan, yaitu Tujuh Hantu, tapi gelombang ini juga mengundang banyak peselancar dari luar negeri untuk menjajal liarnya ombak bono. Meski Gelombang Bono bisa dibilang berbahaya, tetapi ombak sungai terbesar dan terpanjang di dunia ini dinobatkan sebagai wahana selancar sungai terbaik di dunia.Saat terjadi puncak Bono, 21 gelombang ombak dapat muncul secara bersamaan. Gelombang ini juga bisa menciptakan kubah yang bergulung-gulung dengan waktu yang bisa mencapai dua jam. Ini tentunya jauh berbeda dengan gelombang di laut yang hanya berdurasi sekitar beberapa menit saja. Kehebatan gelombang Bono dalam memanjakan para peselancar inilah yang membuatnya jadi sangat menarik. Tetapi, gelombang Bono besar tidak disarankan untuk ditunggangi oleh peselancar pemula. Ini disebabkan oleh karena ganasnya gelombang Bono yang kabarnya tiap tahun memakan puluhan korban dari kapal yang tenggelam akibat diterjang gelombang tinggi. Untuk memprediksi datangnya Puncak Bono, dapat diketahui lewat kalender tarikh qomariyah yaitu di pertengahan bulan (sekitar tanggal 10-20) di saat bulan purnama.Keberadaan Bono sebagai obyek wisata baru dimulai beberapa tahun lalu setelah beberapa peselancar dari Perancis dan Brazil mulai menjajal hebatnya Gelombang Bono. Kepopuleran Bono bahkan membuat seorang peselancar sungai (tidal bore surfer) dari Inggris Steve King (48) mencoba memecahkan rekornya sendiri di Guiness World of Records dengan berselancar sejauh 40 kilometer. Wow!Teluk Meranti dapat dicapai dari Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau, dengan jalan darat sekitar lima jam. Untuk mencapai gelombang Bono ada baiknya menggunakan perahu motor atau jetski, mengingat Sungai Kampar juga merupakan habitat binatang pemangsa, yaitu buaya.Untuk bertemu dengan Gelombang Bono di Teluk Meranti, disarankan pada awal dan akhir musim hujan di saat gelombang sedang tinggi-tingginya. Jadi, tandai kalender di bulan Februari, Maret, Oktober, dan November. Jika bosan berselancar di siang hari, malam hari juga adalah waktu terbaik untuk berselancar di atas gelombang Bono. Photos taken from: indonesia.travel, flickr.com, kimasurf.com, riverbreak.com
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...