TripTrus.Com - Bali tuh nggak cuma surga di darat, tapi juga di bawah laut, bro. Selain pantai berpasir emas dan sawah hijau yang memanjakan mata, di bawah ombaknya ada dunia bawah laut yang bikin lo ngiler. Bayangin aja, lo bisa ngeliat ikan-ikan warna-warni, terumbu karang yang ngejreng, manta ray, sampai penyu laut yang kalem berenang.
View this post on Instagram
A post shared by @_iiiiizzzz
Jadi, siapin masker snorkel lo, pegang sirip renang, dan siap-siap terjun ke laut biru bareng Bryony Holland, traveler keren yang doyan snorkeling.
1. Gili Meno
Gili Meno ini bener-bener tempat buat chill, bro. Pulau kecil ini super laid-back, cocok buat lo yang pengen santai di atas dan bawah air. Pantainya sepi, lo bisa langsung nyemplung ke laut yang tenang dan jernih buat lihat keindahan bawah lautnya. Di utara pulau, lo bisa ketemu sama 'Meno Wall', spot snorkeling yang bikin mimpi lo ketemu karakter 'Finding Nemo' jadi kenyataan! Penyu hawksbill sama leatherback lewat dengan santai, sementara stingray berwarna biru ngeluncur di antara karang-karang.
2. Tulamben
Nah, Tulamben ini nggak cuma desa nelayan yang sepi di pesisir timur laut Bali, tapi juga rumah dari bangkai kapal USAT Liberty! Kapal ini tenggelam di tahun 1942 dan sekarang jadi tempat sembunyi keren buat terumbu karang dan ikan-ikan. Lo bisa snorkeling di atas bangkai kapal ini yang udah diselimuti karang berwarna-warni dan ikan-ikan aneh kayak frogfish, lionfish, sampai moray eel. Serius deh, lo bakal ngerasa kayak lagi di dunia lain!
3. Nusa Penida
Nusa Penida ini gampang banget dicapai dari Bali. Di bawah permukaan lautnya yang bening, lo bakal nemuin parade ikan-ikan tropis yang nggak habis-habis. Salah satu spot keren di sini adalah Crystal Bay, di mana airnya bener-bener sejernih namanya. Coralnya subur, lengkap sama ikan-ikan neon, trigger fish, sampai penyu yang malas-malasan berenang. Kalau lo beruntung, lo bisa juga ngeliat manta ray yang super keren!
4. Padang Bai
Padang Bai terkenal banget sama Blue Lagoon-nya, bro! Pantai kecil yang tersembunyi ini airnya anget dan super bening, cocok buat snorkeling santai. Karang-karangnya bertebaran di sekitar pantai, dengan ikan-ikan lucu kayak cuttlefish, moorish idol, dan kadang-kadang penyu hawksbill juga. Selain Blue Lagoon, ada juga Bias Tugal sama Jepun, tempat snorkeling lain yang nggak kalah keren dan jauh dari keramaian turis.
[Baca juga : "Kapan Waktu Terbaik Buat Jalan-Jalan Berbagai Tempat Di Indonesia?"]
5. Amed
Amed tuh kayak Bali versi jadul, desa nelayan yang tenang di pesisir timur laut. Lo bisa snorkeling langsung dari pantai, dan Jemeluk Bay adalah tempat paling kece di sini. Coral-coralnya ngejreng, lengkap sama ikan trevally, parrotfish, sampai lionfish. Buat lo yang doyan eksplorasi, ada bangkai kapal Jepang yang cuma 7 km dari Jemeluk. Kapalnya kecil dan nggak seramai Tulamben, jadi lo bisa nikmatin suasana snorkeling yang lebih tenang.
6. Pulau Menjangan
Buat lo yang mau cari tempat snorkeling yang sepi dan alami, Pulau Menjangan jawabannya! Pulau kecil ini ada di barat laut Bali, bagian dari Taman Nasional Bali Barat. Airnya super jernih, penuh sama ikan tropis dan terumbu karang berwarna-warni. Lo bisa snorkeling sambil ngerasa kayak punya dunia bawah laut pribadi.
Jadi, kalo lo lagi cari spot snorkeling yang nggak cuma indah tapi juga penuh petualangan, Bali dan sekitarnya punya semuanya. Dari ketenangan Gili Meno sampai sejarah misterius di Tulamben, setiap tempat kasih pengalaman yang beda-beda tapi tetap bikin lo terpana. Udah siap belum buat explore surga bawah laut Bali yang nggak ada duanya ini? Jangan lupa bawa gear snorkeling lo dan siap-siap buat dapetin pengalaman seru yang nggak bakal lo lupain! (Sumber Foto @francesco_ansaloni)
...moreTripTrus.Com - Yow, bro! Ada destinasi keren di Bogor nih, namanya Gunung Kapur Ciampea. Gak kalah seru dari destinasi mainstream, loh!
Gunung Kapur Ciampea, di Bogor, punya view keren dari puncaknya. Cek aja, ada tiga puncak, yakni Batu Roti, Lalana, dan Galau. Puncak Batu Roti, misalnya, ngasih lo pemandangan 360 derajat Kota Bogor tanpa ada pohon ngehalangi. Keren, kan?
View this post on Instagram
A post shared by indoflashlight (@indoflashlight)
Di sekitar gunung, ada gua keren juga katanya, ada 22 gua di sekitar sini, loh, seperti Gua AC. Di situ, lo bisa ngeliat air seru dan kelelawar yang asik banget di dinding gua yang terkenal banget karena pemandangannya keren abis.. Kalau lo mau naik, cukup bawa sepatu, ransel, dan bekal.
Cocok buat liburan akhir pekan, nih, bareng teman atau keluarga. Budget juga oke, bro, gak bikin kantong bolong. Plus, deket dari pusat Kota Bogor, mantap!
Ada satu lagi, nih, yang keren. Gunung Kapur Ciampea, selain buat trekking, juga punya spot buat camping. Luas tempat campingnya juga oke, bisa muat 15-20 tenda. View-nya? Gak kalah, ada Gunung Salak, Gunung Gede Pangrango, dan Gunung Muara. Cakep banget buat mata lo, bro!
[Baca juga : "Jembatan Kaca 120 Meter Jadi Ikon Baru Bromo, Potensi Desa Wisata Yang Heboh!"]
Buat yang suka romantisme, kalian bisa nikmatin sunset dan city light dari atas Gunung Kapur Ciampea. Kalau bermalam di sini, paginya bisa dapetin sunrise yang bikin mata lo fresh, ditambah kabut dan udara sejuk.
Harganya? Cuma 5 ribu buat masuk, bro! Kalau bawa motor, parkirnya 5 ribu, dan mobil 10 ribu. Fasilitasnya juga lengkap, ada mushola dan toilet. Kalau males bawa tenda, bisa sewa di sana dengan harga ramah di kantong.
Satu tips, lebih baik berangkat pagi atau siang, ya. Kalau malem, jalan gelap dan jalan ke sini kurang bagus. Bisa bikin ribet. Oh iya, jangan lupa patuhi protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan. Have fun, bro! (Sumber Foto @lisafauziah617)
...moreTripTrus.Com- Ingin bisa liburan akhir tahun dengan hemat? Cari tahu destinasi mana saja yang bisa dituju di sini! Akhir tahun dikenal sebagai periode liburan yang mahal bagi sebagian besar orang. Bukan hanya anak-anak yang libur sekolah pada periode ini, tapi orang tua atau para pekerja kantoran pada umumnya juga libur dari pekerjaannya. Momen akhir tahun menjadi waktu yang pas untuk untuk liburan bersama seluruh keluarga ataupun sahabat. Alhasil, harga tiket pesawat dan hotel meningkat secara signifikan.
Ingin ikut serta dalam kemeriahan libur akhir tahun tapi budget Anda terbatas? Ini dia 10 destinasi yang bisa Anda jadikan pilihan untuk liburan akhir tahun, yang bukan hanya menyenangkan, tapi juga ramah di kantong.
1. Malang
Malang merupakan tempat yang tepat untuk bersenang-senang. Hawa sejuk dan beragam destinasi menarik membuat kota ini tidak pernah sepi pengunjung. Menaiki biangala di Alun-Alun Kota Baru, paralayang di Batu, bermain air di Air Terjun Coban Rondo, berkeliling Jatim Park 1 dan Jatim Park 2, berfoto di Museum Angkut, menghabiskan malam di Batu Night Spectacular, dan menikmati es krim di Toko Oen merupakan rangkaian aktivitas yang wajib dilakukan selagi berkunjung ke Malang. Bukan itu saja, biaya makan, transportasi, dan berbagai aktivitas di Malang pun tergolong murah!
Colourfull . . . #kampungwarnawarnimalang #malangkota #visimalang #visitjawatimur
A post shared by Aulia Risky Chandra (@aulriskichandra) onJan 3, 2017 at 3:52am PST
Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Malang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,8 jutaan!
2. Yogyakarta
Popularitas Jogjakarta sebagai destinasi liburan favorit tidak perlu dipertanyakan lagi. Suasana tenang, biaya hidup —dan warganya— yang bersahabat menjadikan kota ini dicintai banyak orang. Tahun ini, setelah dijadikan lokasi syuting “Ada Apa dengan Cinta? 2”, Jogjakarta semakin naik daun. Jika ingin mengintip lokasi yang didatangi Cinta dan Rangga, Anda dapat berkunjung ke Istana Ratu Boko, Bukit Rhema, Pantai Parangtritis, Punthuk Setumbu, dan tidak ketinggalan menonton Papermoon Puppet Theater. Sempurnakan kunjungan di Jogjakarta dengan menginap di Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman.
Akan selalu ada hal yang dirindukan...... . . π·@ekoprasetyo_24 ππ . . #streetphotography #jogja #malioboro #latepost #instapic #instagood #instagram #instalike #indonesia
A post shared by Hanna Setyani (@hannasetyani_er) onDec 7, 2017 at 12:47am PST
Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Yogyakarta untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,1 jutaan!
3. Bali
Ide tentang liburan biasanya tidak jauh dari pikiran tentang Bali. Bali dan liburan dapat disebut sebagai satu kesatuan. Tidak lengkap rasanya jika tidak menghabiskan liburan akhir tahun di destinasi favorit mayoritas traveler ini. Walau harga tiket pesawat dan hotel memang cenderung lebih mahal saat akhir tahun, tapi bukan tidak mungkin Anda tetap bisa liburan dengan hemat di sana. Lakukanlah aktivitas misalnya berkunjung ke tempat-tempat, seperti Air Terjung Aling-Aling, Danau Tamblingan, Bukit Campuhan, Bukit Asah, Pasih Uug, dan Pantai Tegal Wangi, yang dapat dinikmati secara cuma-cuma.
Selamt malam....Bali....π I want to see a beautiful sunset... #bali #gohome #wonderfulplace #trip #travel #ζ
#ζ
θ‘ε€§ε₯½γ #ζ΅·ε€ζ
θ‘ #ζ΅· #η©Ί #γΎγεΈ°γ£γ¦γγ #ε₯½γγͺε ΄ζ #indonesia #seminyak #kerobokan #canggu #ubud #amed #legian #kuta #beach #seminyakbeach #sunset #γγγ°γγ #δ»ζ₯γε―γδΈζ₯γ§γγ #ζζ₯γ―γγ£γ¨ε―γγγγ #γγζγγγ¨γγ«εΈ°γγγβ€οΈ←εΈζ
A post shared by tomo7030 (@tomo7030momo) onDec 7, 2017 at 3:00am PST
Tiket pesawat pulang-pergi Surabaya-Bali untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1 jutaan!
4. Palembang
Selain makan pempek, selama berada di Palembang Anda dapat menyambangi Taman Kambang Iwak yang berlokasi di tengah kota, berfoto dengan latar belakang Jembatan Ampera, melihat cantiknya pagoda di Pulau Kemaro, bertualang di Punti Kayu atau Bukit Serelo, juga wisata air di Curup Maung Lahat dan Curug Tujuh Kenangan.
Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Palembang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp800 ribuan!
5. Medan
Banyak aktivitas seru —dan murah— yang dapat Anda lakukan ketika berkunjung ke Medan, mulai dari melihat warisan Kesultanan Deli di Istana Maimun dan mengintip kehidupan bangsawan Medan di Tjong A Fie Mansion, trekking di Bukit Lawang, seru-seruan di Air Terjun Dua Warna Sibolangit, bertualang di Tangkahan, melihat pagoda tertinggi di Indonesia di Taman Alam Lumbini, wisata kuliner di Merdeka Walk, dan tentunya menikmati kecantikan Danau Toba.
Tuntutlah ilmu sampai ke negri cina.. Pepatah lama.π Location, vihara gunung timur #medan #viharagunungtimur #pepatah #jumat #art #2017 #raunraun #cagarbudaya #tempoedoeloe #medanheritage
A post shared by Saiful Anwar NaSuTiOn (@bg.ipul.nst) onNov 23, 2017 at 10:43pm PST
Tiket pesawat pulang-pergi Pekanbaru-Medan untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,1 jutaan!
6. Padang
Isi libur akhir tahun Anda di Padang dengan mengunjungi Danau Laut Tinggal yang berwarna toska, melihat megahnya Masjid Raya Sumatera Barat, melintasi Jembatan Akar di Bayang Utara, bermain air di Lubuak Tampuruang, berfoto di Kelok Sembilan, mengintip kebudayaan Minang di Istana Pagaruyung, melihat hijaunya Lembah Harau, dan menyambangi Jam Gadang yang iconic. Selama berada di sana, pastikan Anda memanjakan lidah dan perut dengan menyantap makanan Padang yang kelezatannya masyhur.
Katakan, ooo. Pada mama, ooo! Cinta bukan hanya harta dan tahta. Pastikan, ooo. Pada semua, ooo! Hanya cinta yang sejukan dunia... Sepenggal lirik milik @de19wa yang berjudul Cukup Siti Nurbaya. Ya, sepanjang Jelajah Sumbar ini begitu banyak percakapan "cocoklogi", jadi lirik tersebut menjadi pengantar untuk foto dari atas Jembatan Siti Nurbaya, yang memperlihatkan kita bagaimana jalur air yang digunakan Kota Tua Padang ini.
A post shared by Dhayan Amiey (@amieykha) onDec 3, 2017 at 6:23am PST
Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Padang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,4 jutaan!
7. Balikpapan
Di destinasi yang sering disebut sebagai Kota Beriman atau Kota Minyak ini Anda dapat menghabiskan libur akhir tahun di Bukit Bangkirai yang cocok dijadikan lokasi foto, bermain di Pantai Kilang, bersantai di Danau Cermin, atau bertualang di Bukit Batu Dinding. Tidak perlu ragu, jadikan akhir tahun sebagai waktu yang tepat untuk terbang ke Kalimantan dan berkunjung ke Balikpapan!
"Menjamah sedu ayu meluangkan waktumu" Sore - Setengah Lima
A post shared by Dhayan Amiey (@amieykha) onJul 9, 2017 at 5:43am PDT
Tiket pesawat pulang-pergi Makassar-Balikpapan untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1 jutaan! (Sumber: Artikel skyscanner.co.id Foto pexels.com)
...moreWilayah Kecamatan Sukasari yang berada di seberang Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, selama 50 tahun lalu nyaris tak pernah dilirik investor untuk menanamkan modal di bidang apa pun.Sebab, lokasinya tak bisa dijangkau kendaraan roda empat akibat tak tersedianya jaringan jalan yang memadai. Salah satu moda transportasi yang ada hanya lewat jalur Waduk Jatiluhur dengan ojek perahu. Itu pun ongkosnya sangat mahal.Tapi, sejak 2015, ketika Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi membuka jalan kabupaten dengan betonisasi, Sukasari ternyata menyimpan potensi pariwisata yang memukau. Dan investor pun satu per satu mulai berdatangan dan menyatakan siap menanamkan modalnya, terutama di bidang pariwisata.Pemantauan Tempo, Jumat, 2 September 2016, menunjukkan sejumlah potensi wisata yang bisa dijadikan destinasi wisata oleh para investor dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, yakni Tanggul Kutamanah, tebing Gunung Buleud, Gunung Manik, Pantai Paranggombong, serta panorama eksotik kawasan Gunung Pasirmuncang.Tanggul Kutamanah, yang berfungsi membendung bagian barat daya Waduk Jatiluhur, memiliki ciri khas panorama indah yang menjorok ke perairan lepas waduk, sangat pas jika dijadikan obyek wisata rumah peristirahatan terapung lengkap dengan kuliner cobek ikan betutu, ikat khas waduk Jatiluhur yang konon punya daya tahan seksual.Lalu tebing Gunung Buleud serta Manik yang menjulang ke langit dan masih perawan bisa dieksplorasi buat destinasi petualangan panjat tebing serta pendakian. Pantai Paranggombong cocok buat wisata pantai dengan ojek perahu menuju perairan lepas waduk dan kuliner seafood. Adapun kawasan gunung Pasirmuncang bisa disulap menjadi kawasan wisata alam dan petualangan.Menurut Bupati Dedi, saat ini sudah ada satu investor yang siap membangun kawasan wisata rumah terapung dengan mengadaptasi destinasi wisata Sampireun di Garut. "Izinnya sudah saya teken dan akan mulai melakukan pekerjaan medio awal 2017," katanya.Dedi berujar, Kecamatan Sukasari, yang terdiri atas Desa Kutamanah, Kertamanah, Sukasari, Tajur Sidang, Parung Banteng, dan Ciririp, memang disiapkan untuk pengembangan pariwisata, perikanan, dan peternakan. "Tapi semuanya harus berkonsepkan alam dan budaya lokal," ucapnya.Bupati yang konsen terhadap persoalan budaya, terutama budaya Sunda, itu menuturkan, dua tiga tahun mendatang, daerah sendang Waduk Jatiluhur yang sebelumnya terisolasi selama 50 tahunan pasca-pembangunan Waduk Djuanda itu akan menjelma menjadi sebuah kawasan pariwisata yang menggiurkan dan menjanjikan serta dipastikan bisa mengalahkan kawasan wisata seperti Pasawahan-Wanayasa-Bojong.Sebab, setelah dibangunnya jalan lingkar barat sejauh 63 kilometer dengan lebar 8 meter, lokasinya akan menjadi sangat strategis. Sebab, jalur jalannya akan terkoneksi dengan jalur Karawang, Jonggol, dan Cianjur. Jadi para pelancong yang datang dari Jabodetabek, Cianjur, dan Bandung akan dengan mudah menjangkaunya.Camat Sukasari Fauzi mengatakan, sejak ada jalan lingkar barat, di sejumlah titik lokasi sudah bermunculan vila, tempat wisata kuliner, dan pemancingan. "Berderet, mulai Desa Kutamanah hingga Ciririp. "Kami bersyukur, selain menghidupkan denyut pergaulan sosial, hal itu mulai mendongkrak perekonomian warga," ujarnya. (Sumber: Artikel traveli.tempo.co Foto piknikasik.com)
...moreTripTrus.Com - Menelusuri destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul seperti tidak pernah ada habisnya. Bukan hanya ada wisata pantai atau susur goa saja yang memang sudah terlebih dahulu moncer.
Kini di Desa Banyusoco, Kecamatan Playen menyajikan wisata alam Air Terjun Gedad, yang memiliki ketinggian sekitar 20 meter.
Kepala Desa Banyusoco, Sutiyono mengatakan Air Terjun Gedad kini didorong menjadi salah satu unggulan dari beberapa potensi wisata yang ada di Banyusoco. Saat ini pihaknya terus membenahi pengelolaan objek wisata tersebut agar dapat menarik perhatian para pelancong.
“Akses jalan sudah kami benahi, sepanjang 350 meter menuju lokasi sudah kami cor blok. Sementara fasilitas lain seperti kamar mandi untuk pengunjung juga sudah ada,” kata dia kepada Harianjogja.com, Minggu (9/7/2017).
Rencananya sejumlah sarana dan prasarana penunjang lain akan segera dibangun. Seperti halnya pembangunan irigasi untuk menjaga ailiran air, supaya debit air terjun tetap stabil. Dengan menggunakan irigasi, maka pada saat musim kemarau debit air tidak akan menurun.
Menurutnya jika debit air tetap stabil, air terjun akan semakin terjaga keindahannya. Dengan demikian semakin menarik minat wisatawan untuk datang. “Kalau tidak musim kemarau, pas debit airnya besar air terjunnya itu terlihat bagus sekali,” kata dia.
Kendati masih mengandalkan datangnya musim penguhujan, namun diakuinya pengunjung di Air Terjun Gedad cukup lumayan. Kemarin saja saat satu pekan libur lebaran, pengunjung mencapai 2.000 orang.
Menurutnya jumlah kunjungan tersebut sudah sangat lumayan. Karena jika dibandingkan pada hari biasa, pengunjung hanya mencapai 50-an orang.
Salah seorang wisatawan asal Klaten, Jawa Tengah, Umi mengaku puas saat berkunjung ke Air Terjun Gedad. Suasananya yang masih asri dan udaranya yang sejuk membuatnya betah berlama-lama bermain di air terjun tersebut. “Suasananya enak banget, belum terlalu ramai jadi bebas di sini [Air Terjun Gedad],” kata dia.
Sama halnya dengan Umi, Novi yang juga wisatawan asal Klaten pun mangaku terkesan dengan keindahan Air terjun Gedad. Meskipun jarak tempuh menuju Air Terjun Gedad cukup jauh, namun hal itu terbayarkan dengan keindahan yang ada di Air Terjun Gedad.
“Tadi dari rumah [Klaten] ke sini sekitar dua jam lebih. Tapi capek di jalan langsung terobati begitu sampai sini,” ungkapnya. (Artikel: harianjogja.com Foto gunungkidulku.com)
...moreKawasan Kota Tua di utara Jakarta masih cukup sepi ketika TripTrus menjumpai Maryssa Tunjung Sari, fotografer handal dan traveler profesional, di sebuah warung, pada pagi hari, Rabu 7 Oktober 2014. Fotografer yang akrab disapa Sasha ini rupanya sangat bersemangat membagi pengalaman dan pemahamannya soal fotografi kepada teman-teman Trip Operator (TO). Ya, inilah waktunya pelatihan fotografi singkat buat para Trip Operator.
“Untuk berpromosi tentang perjalanan dalam usaha travel tentunya akan lebih baik dan menarik kalau fotonya mendukung, jadi belajar dasar fotografi pastinya akan berguna untuk teman-teman TO,” ujar Chief Editor majalah Linkers milik maskapai penerbangan Citilink ini.
Sasha pun dengan sigap menjelajahi sudut-sudut Kota Tua dan dalam waktu singkat merekam banyak momen indah dalam kamera ponselnya. Foto-foto itulah yang akan dijadikan Sasha sebagai contoh dan modal berbagi ilmunya.
Kami berkumpul di Historia Food & Bar. Ada Pipit dan Kelik dari Long Foot Trip, Adly dari Raja Wisata, Vindhya dari Ibu Penyu, Mumun dari Indohoy.com, Andre dari Trip Gabungan, Oki dan saya, Indi dari TripTrus. Tidak banyak, memang, tetapi justru menggembirakan buat Mumun dan Vindhya. “Asyiik bisa privat, jadi cepet pinter, nih,” kata Mumun, antusias.
Sasha membuka obrolan tentang fotografi dengan pertanyaan, “Kita motret niatnya untuk apa? Untuk bikin brosur, tas, poster, syal, buku notes atau pajang di sosmed?” Niat ini, menurut Sasha, akan mempengaruhi pendekatan kita terhadap obyek foto dan hasilnya juga akan berbeda sesuai niat.
Sebagai traveler, Sasha merasakan kebanyakan wisawatan suka memotret lanskap, mengabadikan pemandangan dengan sudut pandang luas. Padahal, kata Sasha, dalam foto yang kita buat mestinya ada pendekatan personal terhadap obyek yang justru bisa melahirkan cerita melalui gambar dan menarasikan foto. “Cara ini akan memicu rasa penasaran orang yang melihat foto kita dan hingga akan menarik orang untuk berkunjung ke lokasi di mana kita memotret obyek tersebut,” papar Sasha.
Karena itu, lanjut Sasha, kita harus memiliki pemahaman dasar tentang komposisi, sudut pengambilan, bukaan cahaya, ISO dan kecepatan. Ini diperlukan agar foto yang dihasilkan mempunyai aspek dinamis, bercerita dan penataan teknik yang tepat. Memotret pakai kamera apapun bisa menghasilkan foto yang luar biasa asalkan pemotret paham dengan cara bercerita melalui sudut pengambilan dan penguasaan teknik.
Sasha tak banyak berteori. Satu jam berikutnya, peserta pelatihan fotografi diminta memotret sesuai “pendekatan”nya masing-masing tentang apa yang bisa membuat orang tertarik datang ke kawasan Kota Tua Jakarta. Sesudah itu, secara singkat Sasha memberikan penilaiannya tentang hasil jepretan para TO. Tidak lama ia memberi ulasan, karena Sasha harus mengejar pesawat ke Makassar untuk bertugas.
“Ternyata, belajar fotografi itu asyik lho,” kata Kelik. Maka kita bersiap untuk pelatihan berikutnya. Semoga lebih banyak yang tertarik.
...moreTripTrus.Com - Desember udah deket, guys! Banyak event keren pariwisata Sulawesi Selatan yang bakal digelar nih. Info lengkapnya udah diumumin sama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sulawesi Selatan dalam Calender of Event Sulawesi Selatan 2023.
View this post on Instagram
A post shared by RUNTORAJA (@runtoraja)
Dalem kalender itu dijelasin ada 20 event seru yang bakal diadain di beberapa kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Ada Tana Toraja, Parepare, Enrekang, Bulukumba, Toraja Utara, sampe Maros.
Jangan sampe gak kebagian ya, catet tanggal dan lokasinya buat event pariwisata di Sulsel menjelang akhir tahun 2023 ini.
[Baca juga : "Nih, 3 Event Asik Di Kepri Bulan November - Desember 2023"]
Agenda Event Pariwisata Tana Toraja: Hias Pohon Natal 1 Desember, Panduan Suara (Toraya Mala'bi Coir Competition) 2 Desember, Toraja Run Maraton 3 Desember, Jelajah Sepeda Wisata 4 Desember, Sepeda Gunung 4 Desember, Lomba Foto Wisata 7 Desember, Pameran Ekraf (Pasar UMKM), 7 Desember, Gelar Kuliner/Pangan Lokal 7 Desember, Rafting (Arum Jeram) 9 Desember, Panjat Tebing10 Desember, Tenun & Fashion 11 Desember, Pesona Kopi Toraja 11 Desember dan Puncak Lovely (Artraksi Budaya) 14 Desember
Agenda Event Pariwisata Parepare: Event Lokal Mingguan 10-24 Desember.
Agenda Event Pariwisata Enrekang: Maccerang Manurung (Desa Wisata Pasang) 18 Desember
Agenda Event Pariwisata Bulukumba: Pesta Musik 30-31 Desember dan Festival Sejuta Kembang Api 30-31 Desember
Agenda Event Pariwisata Toraja Utara: Festival Panduan Suara 31 Desember
Agenda Event Pariwisata Maros: Festival Koleksi Museum 31 Desember dan Kejuaraan Renang 31 Desember 2023
Nah, itu dia rangkuman acara keren di Sulawesi Selatan buat bulan Desember 2023. Sayangnya, Makassar belum ada jadwal event. Semoga info ini membantu kalian!π(Sumber Foto @tempo.co)
...moreTripTrus.Com - Ibarat gula tanpa garam, liburan tak sekalian jelajah kuliner terasa kurang. Apalagi jika kulinernya nikmat dan susah ditemukan di tempat lain. Seperti di Cianjur yang memiliki kuliner unik dan tak mudah ditemukan di tempat lain. Beberapa di antaranya juga menjadi oleh-oleh yang diincar banyak wisatawan. Lalu, apa saja kuliner khas Cianjur yang unik dengan rasa menggigit ini? Yuk, simak daftarnya.
1. Tauco Cap Meong
Tauco cap meong #tauco #taucocapmeong #cianjur #food #traditional
A post shared by Cynthia.Vienna (@viennathepooh) onSep 30, 2016 at 7:57pm PDT
Liburan ke Cianjur, terasa kurang jika belum mampir ke Toko Tauco Cap Meong. Tempat ini memang tidak menyediakan menu makanan siap saji. Namun, ada sebotol tauco atau bumbu dari kedelai yang siap dibawa pulang. Kemasannya juga beragam, dari botol kecil hingga ukuran besar. Meski banyak sekali bumbu cepat saji yang lebih kekinian, tauco ini tetap bertahan. Bahkan difavoritkan karena rasanya tak berubah. Hal ini tidak lain karena proses memasaknya yang tak pernah berubah sejak pertama dibuat di tahun 1880-an.
2. Geco
Asiknya makan GECO, makanan khas Cianjur yg diminati berbagai kalangan. Yu makan GECO, mumpung masih weekend. Seperti apa rasanya... Simak videonya di channel youtube cianjur on "GECO MAKANAN KHAS CIANJUR BELINYA NGANTRI" #geco #gecocianjur #tauco #taucocianjur #cianjuron #cianjuronesia #cianjurnyakitakita #makanankhascianjur #makanankhasnusantara #makanantradisional #makananjadul #oleh-olehcianjur #makanandicianjur #kulinercianjur #makananorangcianjur #katuanganurangcianjur
A post shared by infocipunjur (@infocipunjur) onMar 17, 2018 at 8:30pm PDT
Jika tak sabar untuk menikmati tauco khas Cianjur di rumah, cobalah menyantap geco. Makanan ini terdiri dari tauco, tauge segar yang direbus setengah matang, ketupat, kentang potong, telur rebus potong, serta mie aci yang terbuat dari kanji. Tak hanya itu, ada tambahan cuka lahang (fermentasi pohon enau), kecap manis serta sambal agar rasanya semakin spesial. Penjual geco kini tak sebanyak zaman dulu. Bahkan, bisa dihitung yang masih bertahan. Jika bisa menemukan penjualnya, kamu pasti beruntung sekali.
[Baca juga : Candra Naya, Cagar Budaya Yang Terhimpit Gedung Pencakar Langit]
3. Moci Cianjur
#mochi #moci #mochicianjur #mocicianjur #kuliner #kulinercianjur #kulinerlegendaris #kulinerlegendariscianjur #oleholehcianjur #vanilla #manisanmuliasari #tokomanisanmuliasari
A post shared by Limited Edition 'kuliner' (@kulinerlimitededition) onJun 17, 2018 at 8:26pm PDT
Siapa yang tak doyan dengan mochi. Jajanan asal Jepang ini memiliki tekstur kenyal serta lembut yang bikin lidah tak berhenti bergoyang. Di Cianjur sendiri, ternyata juga ada mochi. Tak jauh beda dengan lainnya, camilan ini berisikan kacang tanah manis yang ditumbuk. Selain itu, ada varian lain yang tak kalah menggoda. Kamu pun juga bisa menikmati es mochi, paduan jajanan kenyal dengan es. Rasanya tak perlu diragukan lagi.
4. Roti Manis Tan Keng Cu
#tankengcu #rotitankengcu #roti #bread #kuliner #kulinercianjur #kulinerlegendaris #kulinerlegendariscianjur
A post shared by Limited Edition 'kuliner' (@kulinerlimitededition) onDec 24, 2017 at 1:35am PST
Selain toko Tauco Cap Meong, ternyata Cianjur juga memiliki toko roti legendaris. Namanya Roti Manis Tan Keng Cu. Berdiri sejak tahun 1926, toko ini menyediakan aneka roti empuk dengan cita rasa gurih. Tidak hanya soal rasanya yang enak, roti inni juga terkenal murah. Tak heran, hampir seabad masih tetap dicintai oleh warga Cianjur.
Nah, itulah kuliner khas Cianjur yang tak hanya bisa dimakan di tempat tapi juga dijadikan oleh-oleh. Jadi, kapan nih liburan ke Cianjur? (Sumber: Artikel travelingyuk.com, Foto flickr.com)
...moreTripTrus.Com - Barangkali terdengar tak lazim: mengarak pengantin kopi berjenis kelamin lelaki dan perempuan. Namun ini benar-benar terjadi di Keboen Kopi Karanganjar atau De Karanganjar Koffieplantage, Dusun Karanganyar Timur, Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Blitar.
Mengarak temanten —atau pengantin dalam bahasa Indonesia—merupakan ritual yang tiap tahun dilaksanakan pengelola perkebunan. Tujuannya untuk menyambut panen raya. Biasanya digelar pada Juni atau Juli.
Halo halo... Ayo... siapa yg penasaran sama yang namanya "manten kopi???" Simak dan baca ya... Slide samping #mantenkopi #blitar #karanganjar #karanganjarkoffieplantageblitar #wisatakaranganjarblitar #keboenkopikaranganjar #ritual #ritualpetikkopi #ritualbudaya #wisatakebun #eksplorblitar #eksplorid #nusantara #indonesia #kopi #coffee #event #eventbudaya #eventtahunan
A post shared by De Karanganjar Koffieplantage (@keboenkopikaranganjar) onJun 21, 2018 at 10:42pm PDT
“Sebagai wujud syukur sekaligus doa supaya kegiatan memanen kopi berjalan lancar,” kata pemilik De Karanganjar Koffieplantage kepada Tempo pada Minggu, 21 Januari 2017 di Blitar.
Ritual mengarak temanten diawali dengan memetik biji kopi di kebun. Biji kopi yang dipilih sebagai pengantin adalah yang tumbuh di pohon paling subur. Para tokoh masyarakat yang dianggap sesepuh akan memotong dua batang kayu di pohon itu.
[Baca juga : 4 Kuliner Khas Cianjur Yang Unik Dengan Rasa Menggigit]
Kemudian, para sesepuh mengidentifikasi mana batang dengan biji yang dianggap berjenis perempuan atau wadon dan laki-laki atau lanang. “Yang tahu mana lanang mana wadon cuma sesepuhnya,” tutur Herry.
Lepas dipetik, kopi lanang dan wadon dibungkus kain mori dan diarak keliling perkebunan serta keliling kampung. Nama arak-arakan ini ngunduh manten. Biasanya diikuti oleh semua karyawan perkebunan. Masing-masing membawa sesajen yang juga berisi biji-biji kopi. Pengaraknya berkostum adat Jawa, seperti blangkon untuk laki-laki dan kebaya lurik untuk perempuan.
Tak cuma diikuti rombongan yang membawa sesajen, ngunduh manten diikuti oleh iringan gending gamelan. Seperti pengantin sesungguhnya, biji-biji kopi itu kemudian dibawa ke pendopo untuk diletakkan di “pelaminan” seusai diarak.
Kalau sudah sampai di pendopo, ritual dianggap kelar. Para karyawan perkebunan dan masyarakat sekitar lantas mengadakan kenduri atau selamatan. Mereka berkumpul melingkar dan mengudap makanan bersama-sama, selayaknya pesta.
Ritual mengarak temanten ini terbuka untuk umum. Wisatawan dari luar daerah pun boleh mengikuti proses upacaranya tanpa dipungut biaya khusus. Sebagai syarat, bila ingin ikut ritual, wisatawan hanya perlu datang mengenakan sandangan adat Jawa.
Ritual ini biasanya digelar pagi-pagi. Bila tak ingin ketinggalan momentum, wisatawan bisa menginap di homestay yang disediakan pengelola perkebunan di kawasan De Karanganjar Koffieplantage. Biayanya berkisar Rp 150 ribu per kamar.
Adapun akses menuju De Karanganjar Koffieplantage terbilang gampang-gampang susah. Letaknya memang tak jauh-jauh amat dari Stasiun Blitar. Jaraknya berkisar 16 kilometer. Namun tak ada angkutan umum yang khusus mengantar pengunjung ke sana. Jadi, perlu menyewa kendaraan pribadi.
Biaya untuk sewa mobil berkisar mulai Rp 100 ribu. Sedangkan sewa motor rata-rata Rp 75 ribu. Bisa juga naik ojek online dengan tarif Rp 30-40 ribu atau ojek konvensional dengan tarif sesuai dengan negosiasi. (Sumber: Artikel-Foto tempo.co)
...more