shop-triptrus



4 Tips Jitu Membuat Liburan Menjadi Sangat Berkesan Dengan Pasangan Kamu

TripTrus.Com - Liburan memang suatu kegiatan yang sangat menyenangkan, apalagi ditambah jika berlibur dengan pasangan tercinta. Suasana romantis akan menambah erat jalinan kamu dengan pasanganmu. Namun tahukah anda, liburan dengan pasangan ini tidak boleh juga sembarangan loh.   Do not need the perfect person to be with me, all I need is you, who know my shortcomings but still want to be with me πŸ˜™πŸ˜˜πŸ˜— . . . . . #cinta #kasihsayang #ove #pasanganhidup #coupletraveler #couplestyle #temantapimenikah #sukapiknik #sukafoto #asalpinik #fotolama #semilirbadai #likefoto #likethis #instamag #instafoto #likeforlike #like4like #pendakicouple #lfl #lff A post shared by Etik (@meisyaetik) onJan 2, 2018 at 6:16am PST Kenapa begitu? karena jika kamu sembarangan mempersiapkan, bukan malah membuat liburan yang menyenangkan namun malah sebaliknya. Nah untuk kamu yang masih bingung atau baru pertama kali ingin liburan dengan pasangan, ada tipsnya nih, tentang bagaimana membuat liburan menjadi berkesan dengan pasanganmu. Penasaran seperti apa? Berikut ini ulasan lengkapnya. 1. Tempat Liburan Yang Tepat Adalah Kunci Utama Hal pertama yang harus kam lakukan adalah mencari tempat yang pas untuk kamu dan pasanganmu. Pastinya kamu tau kan apa hal yang paling disukai pasanganmu, nah itu bisa jadi bahan pertimbangan untuk mencari tempat liburan yang pas untuk berdua. Misalnya saja, jika kamu berdua suka dengan alam, berkemah akan membuat suasanya yang romantis. Selain itu bisa juga dengan menyusuri tempat wisata yang memang belum banyak orang tau. 2. Berani Mencoba Hal Baru Untuk tips yang kedua adalah berani mencoba hal yang baru. Jika ingin memberi kesan yang tak kan terlupakan, bisa saja dengan travelling dan berbaur dengan masyarakat sekitar, ditambah mengenal budaya mereka. Hal ini akan membuat kenagan yang tak kan terlupakan untuk kamu dan pasanganmu. 3. Ekplorasi Wisata Bersama Pasangan Eksplorasi wisata adalah pilihan ketiga. Kamu bisa memilih wisata dengan banyak spot yang asik untuk di eksplorasi dengan pasangan anda. Misalnya saja ke pantai, banyak sekali pantai di Indonesia yang menyajikan view yang menarik, ditambah lagi banyak spot yang berdekatan antara satu pantai dengan yang lainya. Jadi eksplorasi pantai saat liburan bersama pasangan akan sangat menyenangkan dan tentunya berkesan. 4. Persiapkan Segala Kebutuhan Untuk yang terakhir adalah persiapan segala kebutuhan liburan bersama pasangan. Salah satu yang tidak boleh lupa adalah tentang biaya yang diperlukan. Diskusikan dengan pasangan kamu tentang biaya ini. Sesuaikan dengan tingkat kemampuan. Selain itu, sesuaikan kebutuhan pokok ketika akan berkunjung ketempat wisata yang dipilih, misalnya saja liburan ke gunung, hal yang terpenting adalah membawa jaket tebal atau yang lainya untuk menghalau udara dingin yang ada disana. Tidak mau bukan, saat liburan besama pasangan malah kedinginan karena kurang persiapan. (Sumber: Artikel piknikdong.com, Foto freepik.com)
...more

Merasakan Nuansa Kesejukan di Air Terjun Coban Baung

Terletak di Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur, air terjun ini menjadi salah satu destinasi wisata dengan pemandangan indah di Pasuruan. Inilah Air Terjun Coban Baung, air terjun dengan suasana yang sejuk dan pepohonan di sekelilingnya menjadi daya tarik tersendiri buat air terjun ini. Gemuruh air terjun langsung menyambut pengunjung begitu tiba di air terjun yang berada dalam kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Baung ini. Derasnya air terjun yang jatuh dari atas bebatuan seperti mengajak pengunjung untuk menceburkan diri ke dalam sungai yang berada tepat di bawah air terjun. Namun, ada larangan dari pihak pengelola untuk para pengunjung yang ingin mandi dan berenang di sekitar area air terjun ini. Selain menyajikan air terjun, kawasan ini juga menyajikan suasana penuh kesejukan khas kawasan hutan. Udara yang masih terasa segar juga begitu terasa di sini sehingga memberikan nuansa kenyamanan saat kita menghirupnya. Buat pengunjung yang suka berkemah di alam terbuka, Taman Wisata Alam Gunung Baung menyediakan fasilitas camping ground. Fasilitas ini disediakan untuk pengunjung yang ingin bermalam sambil menikmati segarnya udara dan gemericik air terjun di sekitar kawasan ini. Menginap di area hutan terbuka tentunya akan menjadi pengalaman yang menyenangkan buat pengunjung yang belum pernah merasakannya. Untuk sampai ke air terjun setinggi sekitar 100 meter ini tidaklah sulit. Pengunjung harus menempuh perjalanan baik dengan angkutan umum maupun mobil pribadi dengan jarak sekitar 65 km dari Kota Surabaya dan menghabiskan waktu tempuh sekitar 90 menit. Begitu tiba di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Baung, pengunjung harus berjalan kaki lagi sekitar 200 meter menuruni anak tangga dengan pemandangan pepohonan di sepanjang perjalanan. Untuk masuk ke lokasi wisata ini pengunjung hanya dikenai tiket masuk sebesar Rp. 3.000. Dengan harga yang relatif terjangkau, pengunjung sudah bisa menikmati segarnya udara dan pemandangan air terjun yang menawan. Sumber:http://www.indonesiakaya.com/
...more

9 Inilah Tempat Bersejarah di Kudus

TripTrus.Com - Kota Kudus, dikenal sebagai kota yang mempunyai banyak tempat bersejarah. Karna dengan adanya dua walisongo, yaitu Sunan Kudus dan Sunan Muria, serta terkenal dengan sebutan Kota Kretek dan banyaknya peninggalan saat penjajahan Belanda, Kudus banyak menyimpan sejarah di dalamnya. Berikut tempat-tempat bersejarah di Kota Kudus : 1. Menara Kudus       View this post on Instagram Assalamualaikum calon imam A post shared by Fadila (@fadila_wahyuni) onApr 3, 2019 at 4:26pm PDT Sebagai salah satu tempat awal penyebaran Islam di Pulau Jawa, Kota Kudus banyak menyimpan peninggalan sejarah Islam. Salah satu yang terpenting adalah Masjid Menara Kudus yang terletak di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah. Masjid tersebut telah menjadi salah satu tempat bersejarah yang penting bagi umat Islam di Jawa. 2. Gapura Masjid Menara Selain menara, masih banyak elemen unik lainnya yang bisa ditemukan pada kompleks masjid dan makam ini. Jika ditelusuri, terdapat banyak elemen bangunan yang berulang di berbagai tempat. Itulah gerbang yang bentuknya juga menunjukkan kaitan sangat kuat dengan seni bangunan zaman pra-Islam. Gerbang-gerbang itu menandai dan memberi batas makna ruang profan dan sakral. Komposisi tata letaknya sungguh memberikan urutan sangat menarik. 3. Masjid Wali Loram       View this post on Instagram Biar ga kaget aja sih @kiftihislami πŸ˜‹πŸ˜„ A post shared by Ayuuu 🎡 (@diayuu.s) onJan 19, 2018 at 3:30pm PST Meski tak sepopuler Masjid Menara Kudus, atau Masjid Muria, namun Masjid Wali, Loram Kulon adalah salah satu masjid yang usianya cukup tua di Kudus. Masjid yang hingga kini masih berdiri kokoh di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati tersebut, ko­non juga didirikan pada masa wali. Kekunoan masjid ini de­ngan mudah terlihat dari gapura kuno yang berdiri kokoh di depan masjid. Gapura dengan nama ‘Padureksan’ ini mirip dengan candi-candi semasa Hindu-Budha dan masih terawat baik. Sebagaimana me­nara Kudus yang terkenal, ga­pura ini terbuat dari bata me­rah yang tersusun rapi me­nyerupai candi. Selain itu, beberapa pe-ning­galan kuno lain seperti mihrab, dan sumur tua tempat wudlu peninggalan wali, yang hingga kini masih dipertahankan meski sudah banyak mengalami pemugaran. 4. Masjid Wali Jepang         View this post on Instagram Ketika kita merasa benar, orang lain belum tentu salah. . . . . . . . #outdoors #outdoorphotography #outdoorphotoshoot #landscape #phonephotography #zenfonephoto #zenfonephotography_indonesia #sengajaphoto #masjidwali #sekitarkudus #kudushits #kuduskotakretek #explorekudus #kudusexplore #jelajahkudus #masjidwalijepang #landscapephotography #bluesky #buildings #architecture #culture #aculturation #kudustoday A post shared by Erika Sulistya Nugraha (@ernugraha) onNov 26, 2018 at 7:00pm PST Masjid Wali Jepang Kudus yang diperkirakan berdiri sejak abad ke-16 itu konon dibangun Arya Penangsang dengan bantuan Sunan Kudus. Masjid digunakan sebagai tempat istirahat dan salat setelah ia menempuh perjalanan dari Jipang di daerah Cepu, Blora, sebelum menghadap Sunan Kudus. 5. Langgar Bubrah       View this post on Instagram ...LANGGAR BUBRAH-salah satu situs peninggalan sejarah penyebaran Islam di Nusantara oleh Walisongo dhi oleh Sunan Kudus - banyak mitos didalamnya - berada sekitar 100 m dari Komplek Masjid Menara Kudus... #langgarbubrah #menara #menarakudus #kudus #indonesia #jawatengah #instaphoto #instahistory #gowes #sepeda #sepedaan A post shared by Bambang Soetono (@bambangsoetono) onJul 4, 2017 at 11:25pm PDT Dikisahkan bahwa Langgar Bubrah ini dibangun pada abad XV sekitar tahun 953 H/1533 M oleh Pangeran Pontjowati dari Majapahit. Pangeran Pontjowati pada zaman dahulu diberi sebuah tanah perdikan di area Kota Kudus oleh Majapahit. Kemudian beliau membangun sebuah tempat ibadah yang dahulu dikenal dengan sebutan Bancik-an atau tempat pemujaan pada masa kejayaan Hindu di Kudus. Tempat tersebut adalah Langgar Bubrah. Pada masa kejayaan Hindu, bangunan Langgar Bubrah digunakan sebagai tempat pemujaan atau beribadah bagi umat Hindu. Setelah masuknya Islam ke Kudus yang dibawa oleh Sunan Kudus dan masyarakat sudah memeluk agama Islam, kemudian tempat itu dijadikan sebagai tempat pertemuan para Wali. 6. Masjid Baitul Aziz Desa Hadiwarno memiliki cagar budaya berupa masjid peninggalan wali yaitu Masjid Baitul Aziz. Masjid tersebut dibangun pada abad ke-16 M zaman wali, terbuat dari batu bata merah kuno dengan luas bangunannya yaitu 150m persegi. Masjid ini termasuk peninggalan masa sunan Kudus ketika beliau sedang berada di Kudus. 7. Rumah Kembar 3 Bal Kota Kudus menjadi penting dalam dunia kretek karena seorang Nitisemito. Nitisemito adalah pribumi terkaya di Indonesia. Pengusaha rokok paling sukses di Hindia Belanda yang hampir menguasai seluruh distribusi rokok di Hindia Belanda bahkan menyeberang sampai ke negeri Belanda. Dinamakan Rumah Kembar karena Nitisemito membangunkan rumah untuk anaknya, yang terletak di sebelah Barat dan Timur sungai Kaligelis. [Baca juga : "Mengunjungi Situs Arca Domas Cibalay"] 8. Waduk Lawang Songo       View this post on Instagram Dulu beberapa orang selalu bilang foto backlight itu kurang oke. Tetapi entahlah, saya malah menikmati foto dengan teknik melawan matahari seperti ini. Walau sederhana, namun begitu nyaman di mata. . . Bagiku, foto melawan matahari adalah tentang bagaimana kamera mampu menghadirkan nuansa berbeda akan tempat yang kita tuju. . . Namanya Waduk Gembong. Sebuah tempat yang menurutku cukup bagus bila digarap serius oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pati. Bukan hanya sebuah tempat berkumpul anak muda yang dimabuk asmara, namun tempat antar pemuda berbagi karya. Bertukar cerita. . . Dari saya yang jauh, dan rindu akan kata pulang untuk mencium tangan Ibu dan Bapak di rumah. Kenangan tentang sudut-sudut kota selalu menyenangkan untuk diceritakan. . . #geonusantara #instanusantara A post shared by Not Lost Just undiscovered (@bukanrastaman) onNov 24, 2018 at 3:08pm PST Waduk Lawang Songo ini terletak di Kabupaten Kudus, tepatnya di Desa Kalirejo Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus dan berbatasan dengan Desa Wilalung Kecamatan Gajah Kabupaten Demak. Bangunan peninggalan Belanda ini di bangun sekitar tahun 1908-1916 dan mulai dioperasikan sekitar tahun 1918. Bangunan ini mempunyai fungsi utama sebagai pengatur irigasi pertanian dan pembagi pintu banjir di wilayah sekitar undaan Kudus. Bangunan ini merupakan pembagi pintu banjir yang bertujuan melindungi daerah Demak, Kudus dan Grobogan dari Banjir. 9. Tugu Identitas       View this post on Instagram Kelihatan gagah dr bawah. Tapi dari samping tenggelam dg bangunan sekitar, Hypermart. Seolah Tugu Identitas Kudus dan tamannya menjadi taman Hypermart Kudus. #tuguidentitas #tuguidentitaskudus #taman #hypermartkudus #architecture #cloudy #day #panoramic #unsquared A post shared by ulin.arjunanuha (@ulin.arjunanuha) onMar 12, 2019 at 8:45pm PDT Bangunan tugu ini dibangun di lokasi sejarah yang menjadi saksi perjuangan para pahlawan Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan. Tugu ini dibangun pada tanggal 25 Mei 1986 dan diresmikan pada tanggal 28 September 1987. Pada dasarnya, Tugu Identitas Kudus ini merupakan stabilisasi dari menara Kudus yang sudah menjadi ciri khas dari Kabupaten Kudus. Bangunan ini memiliki berbagai makna, seperti pada ketinggiannya yaitu 27 meter yang memiliki makna dari angka 2 dan 7 yang apabila dijumlahkan akan berjumlah 9 yaitu bermakna adanya Walisongo. (Sumber: Artikel isknews.com Foto id.wikipedia.org)
...more

Bali Kembali Gaspol Jadi Destinasi Paling Asyik Di Dunia 2024 Versi Tripadvisor!

TripTrus.Com - Nih, kabar seru! Bali masuk jadi destinasi paling oke di dunia versi Tripadvisor tahun 2024! Cek deh, mereka nangkring di peringkat kedua, dan satu-satunya yang prepresent buat Indonesia. Tripadvisor resmi ngebuat list ini tanggal 9 Januari 2024, ada 10 destinasi keren dari sembilan negara.       View this post on Instagram A post shared by C Junarto (@j_photography72) Tripadvisor tuh bilang Bali itu kayak surganya Indonesia, bro. Karena punya pantai-pantai keren dari utara sampe selatan pulau, view-nya mantap banget. Belum lagi, budaya dan agamanya yang kental Hindu, bikin Bali makin unik. Ada tarian tradisional yang indah, gamelan Bali, lukisan tradisional, dan kain tenun buat upacara adat dan keagamaan. Kalo lo mau liburan, jangan lupa mampir ke tempat keren kayak Pura Gunung Kawi, Pasar Seni Sukawati, atau hotel mewah di Nusa Dua. Semua itu nambahin daya tarik Bali, bro. [Baca juga : "2024 Gass! Ini Dia 4 Tren Pariwisata Yang Bakal Jadi Booming"] Ini bukan pertama kali Bali dinyatain jadi destinasi kelas dunia, loh. Sebelumnya, Bali udah masuk kategori ini sejak 2021, dan bahkan mengalahin Ibiza di Spanyol. Dr. Evi Novianti, M. Si, Ketua Program Magister Pariwisata Berkelanjutan di Universitas Padjajaran, bilang Bali itu lebih terkenal dari Indonesia sendiri. Katanya, promosi Bali udah ada dari jaman dulu, sejak 1920-1930-an, yang masuk era emas dunia pariwisata. Mantap, kan? (Sumber Foto @shaunkiely) 
...more

9 Spot Keren di Ujung Kulon yang Wajib Lo Jelajahi!

TripTrus.Com - Yo bro-sis traveler! Siapa yang nggak mupeng jalan-jalan ke alam yang masih asli, jauh dari hiruk pikuk kota? Ujung Kulon tuh surga tersembunyi di ujung barat Pulau Jawa yang penuh kejutan: pantai putih, hutan hujan, pulau-pulau kecil, bahkan fauna langka kayak badak Jawa dan owa Jawa. Kalau lo bosen sama liburan ala kota, Ujung Kulon bisa jadi opsi paling pas. Di sini gue rangkumin sembilan spot kece yang harus lo datengin, dari snorkel sampai trekking, biar liburan lo nggak cuma foto bagus tapi pengalaman yang nempel di hati. 1. Pulau Peucang Bro dan sis, Pulau Peucang itu wajib masuk list lo kalo lagi di Ujung Kulon. Keindahan alam bawah lautnya juara, karang-karangnya cantik banget buat snorkeling atau diving. Di darat, lo bisa ketemu rusa sama monyet ekor panjang yang santai nongkrong di sekitar pulau. Belum lagi Karang Copong di bagian utara, sunset nila-nila lo dapet banget dari sana. Fasilitas juga udah lumayan komplit: ada penginapan, visitor centre, jadi lo bisa betah tidur malam sambil denger suara alam. 2. Padang Penggembalaan Cidaon Kalau lo suka yang agak klasik, trekking ringan, sama suasana sabana dipadu pantai, Cidaon cocok banget. Lo bisa nyebrang pakai boat ke Cidaon, terus tinggal kaki jalan dikit ke padang penggembalaan. Pagi atau sore hari, puas-puasin lihat banteng yang merumput dan burung merak kalo beruntung. Tapi inget yah, jangan deket-deket banget sama satwa, biar lo aman dan jangan ganggu mereka. 3. Padang Penggembalaan Cibunar       View this post on Instagram A post shared by Dinink Sonia (@gamileh_sluman_moemyint) Masih di jalur trekking yang agak sedikit menantang dibanding Cidaon, Cibunar punya hutan pantai + hutan hujan dataran rendah yang super asri. Bro-sis bakal nemu banyak burung, tanaman unik, dan pemandangan natural yang beda dari yang selama ini lo lihat di kota. Tebing, pepohonan rindang, suara hutan, semuanya bikin mood lo reset banget. 4. Gua Sanghyang Sirah Buat lo yang suka sejarah, mistis, sama budaya lokal, Gua Sanghyang Sirah jangan sampai terlewat. Kalo lo lagi bulan Maulid atau Muharram, masyarakat lokal suka ngadain peziarahan di situ. Ada kisah legenda Kiansantang dari Kerajaan Pajajaran yang nyambung ke gua ini. Jadi lebih dari sekadar wisata alam, ini juga wisata budaya yang lo bisa nikmatin sambil introspeksi. 5. Kepulauan Handeuleum Kalau lo pengen island hopping tapi nggak mau yang macet, Kepulauan Handeuleum (Besar, Tengah, Kecil) bisa jadi opsi kece. Ada hutan mangrove, burung-burung liar, reptil, flora khas pulau tropis. Sungai Cigenter di situ asyik juga buat susur perahu kano pagi hari setelah lo nge-camp semalam. Udara seger, pemandangan hijau, suara alam… semua komplit. [Baca juga : "Bintan Vibes, Dari Pantai Hits Sampe Spot Hidden Gem Yang Bikin Lo Auto Healing"] 6. Pulau Panaitan       View this post on Instagram A post shared by Ibnu Rusd Asyakir (@mas_zero) Surfing lovers mana suaranya? Pulau Panaitan punya spot hit kayak Legon Lentah, Legon Kadam, Legon Samadang, Karang Jajar yang cocok buat lo yang pengen ombak menantang. Selain itu juga pemandangan laut dan pantai yang juara. Jadi, kalau lo cari spot surfing & diving plus suasana pulau yang masih liar, Panaitan bakal ngasih lo feel petualangan yang asli. 7. Sumber Air Panas Cibiuk Sesudah puas trekking & berenang, lo bisa relaksasi di sumber air panas Cibiuk. Letaknya agak masuk, sekitar 2 km dari Taman Jaya. Banyak traveler bilang air panasnya bisa bantu meredakan capek capek, bahkan dipercaya bisa bantu masalah kulit. Jadi ini semacam bonus healing setelah aktivitas berat atau eksplor alam. 8. Habitat Owa Jawa di Curug Cikacang Lo suka primata dan suasana hutan? Curug Cikacang tempatnya. Disini lo bisa nemu owa Jawa, di sekitar hutan primer & sekunder yang asri. Air terjun kecilnya juga adem, jadi cocok buat lo yang pengen gabungin trekking ringan + satu incaran binatang langka di habitatnya. Beneran nggak cuma selfie, tapi juga belajar soal alam & konservasi. 9. Pantai Selatan (rute Cegog ke Cibunar) Kalau lo siap untuk trekking panjang + petualangan, rute Pantai Selatan dari Cegog ke Cibunar mesti lo coba. Jalurnya variatif, ada tantangan fisik juga tapi pemandangannya juara: pantai pasang surut, hutan, udara laut, ombak, suasana kampung yang tenang saat malam hari. Sambil bermalam di Cegog lo bakal dapet pengalaman lokal yang otentik, dari cerita tentang budaya sampai dapet makan sederhana yang enak banget rasanya. Oke bro-sis, setelah lo tau sembilan spot keren itu, lo tinggal atur waktu & rencana aja. Ujung Kulon tuh bukan cuma soal selfie & food shots, tapi soal petualangan yang bener-bener ngasih pengalaman: mendaki lebih dekat sama alam, ketemu satwa langka, nikmatin sunset & sunrise di pulau terpencil, bahkan healing di air panas alami. Pastikan lo siap fisik & logistiknya: bawa gear trekking, baju ganti, obat nyamuk, dan mental petualang. Jangan lupa juga jaga alamnya biar spot-spot ini tetap asri & bisa dinikmati generasi sekarang & nanti. Liburan lo bakal makin berkesan kalau bukan cuma dijelajahi, tapi juga dihormati oleh lo sendiri. Selamat jalan, bro-sis! (Sumber Foto @rfauzian)
...more

10 Tempat Wisata Populer Untuk Liburan Akhir Tahun

TripTrus.Com - Kamu berencana untuk liburan akhir tahun ini ? Namun masih binggung tujuan wisata mana saja yang paling populer di akhir tahun? Daftar tujuan wisata terpopuler di Indonesia pada akhir tahun ini. Untuk tempat wisata di Indonesia, tahun ini masih tetap didominasi oleh tujuan-tujuan traveling di Pulau Bali. Penentuan tempat ini didasarkan pada banyaknya komentar, review dan share dari pengguna TripAdvisor mengenai destinasi yang dimaksud. Di urutan pertama bertengger nama Ubud, Bali sebagai tempat paling populer untuk dikunjungi tahun ini. BerikutIni 10 Tempat Wisata Populer Di Indonesia Yang Cocok Di Jadikan Destinasi Liburan Akhir Tahun Anda. 1. Ubud (Foto: beautifulbalitours.com) Di puncak daftar masih bertengger nama Ubud, kawasan pedesaan di Pulau Bali. Ubud bukan sembarang desa, tapi ini adalah desa yang dikemas untuk wisata eksklusif. Pusat spa terbaik di Indonesia dan salah satu yang terbaik di dunia berada di Ubud. Keren bukan? Di sana juga terdapat cagar alam yang menjadi rumah aneka satwa khususnya monyet. Tak ketinggalan pula bahwa Ubud adalah rumah bagi villa-villa dengan pemandangan super keren bak di surga. 2. Jakarta (Foto: deakincollege.edu.au) Daftar di urutan kedua ini sebenarnya paling mengagetkan dimana menempatkan ibukota Jakarta sebagai salah satu tujuan yang paling populer tahun 2016. Padahal kota ini terkenal sesak, macet dan banjir serta tak ketinggalan polusi udaranya. Tapi jika kita melihat dan menilik lebih dalam maka wajar jika Jakarta menjadi salah satu kota yang paling banyak dikunjungi dan populer. Jakarta adalah salah satu pintu gerbang wisatawan asing sebelum menjelajahi daerah lain di Indonesia. Kota ini pun tak melulu identik dengan macet dan bising, jauh di utara Jakarta ada Kepulauan Seribu yang sangat tenang dengan banyak gugusan pulau kecil bak di Maladewa. Di dalam kota juga banyak tempat keren mulai dari kawasan Kota Tua, TMII, Ancol dan masih banyak lagi. Ada pula kafe-kafe kece di Jakarta yang cocok di jadikan untuk hangout dan bersantai di akhir liburan anda . 3. Yogyakarta (Foto: blog.hulaa.com) Yogyakarta memang layak menyandang predikat istimewa karena setiap traveler yang sudah berkunjung ke sana pasti suatu hari ingin kembali ke sana lagi. Kota ini penuh dengan arsitektur mengagumkan dan suasana spiritual yang kental. Destinasinya pun beragam dari pantai hingga bangunan kuno peninggalan zaman kerajaan. Jogja merupakan pusat kebudayaan di Indonesia. 4. Bukit Lawang (Foto: klimbingkoreanmountains.wordpress.com) Bukit Lawang mungkin masih sedikit asing di telinga traveler namun tempat ini mampu bertengger di posisi 4 sebagai tujuan wisata paling populer tahun ini versi TripAdvisor Travelers’ Choice. Bagi yang belum tahu, Bukit Lawang adalah destinasi wisata populer yang berlokasi di ujung Taman Nasional Gunung Leuser. Sedangkan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) adalah kawasan konservasi flora dan fauna yang terletak di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Di sini terdapat konservasi dari hewan langka seperti orangutan dan harimau Sumatera. 5. Senggigi (Foto: toptourist.com) Siapa sih yang tidak kenal Pantai Senggigi, pantai ini sama terkenalnya dengan Pantai Kuta di Bali hanya saja lokasinya berada di pulau seberang timur Pulau Dewata tepatnya di Pulau Lombok. Senggigi adalah salah satu spot menyelam terfavorit para traveler dunia. Di kawasan Senggigi ini traveler akan menemukan Pura Batu Bolong, sebuah kuil Hindu yang dibangun di atas lengkung batu nan dramatis. Yang tidak kalah kerennya di Senggigi adalah fenomena sunsetnya. Semua traveler yang datang berlibur pasti akan dibuat kagum dengan matahari terbenam di Senggigi, bahkan menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. 6. Magelang (Foto: radarjogja.co.id) Selain Jogja untuk menikmati budaya Jawa yang begitu kental bisa juga didapatkan traveler dengan berkunjung ke Magelang. Kabupaten ini sangat terkenal dengan Candi Borobudurnya yang begitu gagah dan menjadi satu-satunya candi Buddha terbesar di dunia. Magelang tidak hanya memiliki destinasi wisata Candi Borobudur saja, kabupaten di Jawa Tengah yang bertetanggaan dengan Yogyakarta ini juga memiliki segudang destinasi wisata keren diantaranya rafting sungai Progo dan Elo, trekking Gunung Merapi, dan menikmati budaya Jawa yang kental. 7. Bandung (Foto: sofianaaustralia.com) Bandung sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia yang letaknya cukup dekat dengan Jakarta menjadi tujuan wisata terpopuler berikutnya. Daerah ini menawarkan pilihan wisata lengkap mulai dari wisata belanja, kuliner hingga wisata alam yang menggoda. Sungguh sangat lengkap ! Akhir-akhir ini Bandung memang tengah populer dengan pilihan wisata alam yang sangat banyak. Kini Bandung telah memiliki taman botani yang indah, perkebunan teh yang luas, lapangan golf hingga pemandangan apik via Tebing Keraton. 8. Labuan Bajo (Foto: komodotour.co.id) Di posisi delapan ada Labuan Bajo sebuah desa nelayan kecil yang terletak di Nusa Tenggara Timur. Di tempat ini terdapat pelabuhan yang menjadi pintu gerbang wisatawan yang ingin pergi ke Pulau Komodo dan gugusan pulau kecil lainnya. Di samping itu perairan di Labuan Bajo juga terkenal sangat jernih dengan pemandangan yang indah di permukaan maupun di dalam lautnya. Tak heran jika daerah ini kini menjadi buruan para traveler baik dari dalam maupun luar negeri. 9. Kuta (Foto: edysmiletour.com) Tidak perlu memperkenalkan kawasan Kuta di Bali. Pasalnya daerah ini sudah sangat terkenal hingga ke penjuru dunia, bahkan traveler yang belum pernah datang ke sanapun pasti sudah familiar dengan nama daerah ini. Pantai Kuta begitu terkenal dan menjadi pusat konsentrasi wisatawan dunia yang berlibur di Bali. Di pantai ini traveler bisa menyaksikan sunset yang sempurna selain berenang, berselancar, atau berjemur di pantainya yang indah. Kalau mau warga sekitar ada yang menawarkan jasa pijat di pinggir pantai atau mengepang rambut seperti gaya rege. 10. Surabaya (Foto: picodio.com) Surabaya selain menjadi ibukota provinsi Jawa Timur juga dikenal sebagai kota industri yang modern, pusat ekonomi dan perdagangan. Di kota ini pula terdapat markas bagi TNI Angkatan laut Indonesia. Jika diperhatikan kota ini memang kurang pas untuk dijadikan destinasi wisata alam karena hampir seluruh wilayahnya diisi penuh bangunan bertingkat seperti Jakarta. Pun demikian di kota terbesar kedua setelah DKI Jakarta ini masih mempunyai sudut-sudut cantik yang layak dikunjungi seperti hutan bambu dan hutan mangrove. Destinasi lain yang cocok untuk wisata adalah Museum Sampoerna, Monumen Kapal Selam hingga Taman Bungkul yang digadang-gadang sebagai taman kota terbaik se-Asia. (Sumber: Artikel BeritaOnline24 Foto Amieykha)
...more

Waktu Terbaik Mengunjungi Pulau Sumba

TripTrus.Com - Objek wisata di Pulau Sumba semakin hari semakin diminati wisatawan, khususnya mancanegara. Bupati Sumba Barat, Agustinus Niga Dapawole mengatakan, hingga 2015 wisatawan Asing masih mendominasi pengunjung di Pulau Sumba ."Jumlah wisatawan asing 9 ribu dan domestiknya 4 ribu," kata Agustinus di Kementrian Pariwisata, Jakarta Pusat. Tiga wisawatan Asing yang kerap datang ke Sumba ialah dari warga negara Singapura, Prancis, dan Jepang. Wisata Alam menjadi wisata favorit yang ditawarkan di pulau Sumba , maka pengunjung yang datang ke Sumba harus memilih waktu yang tepat agar terhindar dari musim hujan. Ini penting untuk Anda yang ingin surfing.Agustinus menambahkan waktu yang terbaik untuk wisawatan mengunjungi pulau Sumba ialah Juli. "Bulan Juli paling bagus untuk surfing di pantai, cuacanya cerah , " tambahnya.Selain pantai, pulau Sumba juga memiliki air terjun yang indah yaitu air terjun lapopu yang airnya begitu jernih. Rumah- rumah di pedesaan Sumba juga begitu unik."Rumah bangunan di perkampungan Sumba ada tiga tingkat, tingkat pertama buat taruh makanan kemudian tingkat kedua buat tidur dan masak, tingkat ketiga buat duduk/ bale-bale pertemuan," tutupnya. (Sumber: Artikel metrotvnews.com Foto Lewaguy)
...more

Makam Kayu Peti Erong

Untuk urusan memakamkan jenazah, masyarakat Toraja memiliki keunikan tersendiri. Ada yang memakamkan jenazah di liang tebing, atau disemayamkan di sebuah makam kayu berbentuk tongkonan yang disebut patane. Lalu ada juga peti mati yang terbuat dari kayu dan dipahat berbentuk hewan, atau yang biasa disebut dengan Erong.Wisatawan bisa mengunjungi beberapa lokasi pemakaman yang telah menjadi obyek wisata di Tana Toraja. Misalnya: Londa, yang merupakan tempat pemakaman tua yang berada di dalam gua batu yang dipahat. Nuansa mistis, ditambah udara lembab dan dingin, langsung terasa begitu memasuki pintu gerbang lokasi wisata ini. Di dalam gua tersebut bisa dijumpai deretan puluhan erong serta tengkorak dan tulang belulang yang berserakan karena erongnya sudah rusak dimakan usia. Lokasi pemakaman ini milik Lengkong dan To’Para’pak, keturunan Tandilino, orang pertama yang membuat erong. Erong-erong tersebut diletakkan berkelompok berdasarkan keluarga dan masing-masing kelompok diberi jarak. Konon, jenazah yang ada di Londa ada yang sudah berusia 500 tahun.Londa terletak di desa Sandan Uai Kecamatan Sanggalai yang berjarak tujuh kilometer ke arah selatan kota Rantepao. Untuk mencapai pekuburan, pengunjung harus menuruni anak tangga sekitar 100 meter. Dan sebelum mulai menuruni tangga, sebaiknya pengunjung menyewa lampu penerangan seharga Rp 20.000, itu belum termasuk uang tip untuk pemandu yang sekaligus berfungsi sebagai pemegang lampu.Lalu ada Tampang Allo yang merupakan kuburan gua alam yang terletak di Kelurahan Sangalla' dan berisikan puluhan Erong, puluhan tau-tau dan ratusan tengkorak serta tulang belulang manusia. Pemilihan gua Tampang Allo ini memiliki sejarah tersendiri. Sekitar abad XVI, Sang Puang Manturino, penguasa Sangalla', bersama istrinya, Rangga Bualaan, membuat janji “sehidup semati sekubur berdua” dan memilih gua Tampang Allo sebagai tempat pemakaman mereka kelak jika meninggal dunia. Goa Tampang Allo berjarak 19 kilometer dari Rantepao dan 12 kilometer dari Makale. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Bro-Sis Traveler: Surf dan Chill Di Batu Karas, Bali-Nya Jawa Barat!

TripTrus.Com - Bro-sis traveler! Kalo lo lagi cari pantai vibe santai tapi tetap seru buat surfing, foto sunset, atau sekadar healing bareng squad, Batu Karas tuh salah satu destinasi paling worth it di Pangandaran, Jawa Barat. Pantai ini punya pasir hitam yang unik, ombak yang friendly buat pemula, dan suasana yang ga terlalu riweh kayak pantai lainnya. Di sini lo bisa bangun pagi sambil nyeruput kopi, nunggu sunrise sambil denger suara ombak tenang yang bikin pikiran lo chill abis, atau sore harinya nungguin matahari turun sambil foto OOTD yang langsung viral di feed lo. Gak cuma itu, suasana alamnya yang masih natural banget bikin lo ngerasa kayak nemu hidden gem sendiri di Selatan Jawa.       View this post on Instagram A post shared by Antonius Rangga (@antoniusrangga) 1. Surfing & Main Air: Ombak Santai Buat Semua Level Bro-sis traveler, kalo lo belum pernah surfing tapi pengen nyoba sensasinya, Batu Karas tuh spotnya paling pas! Ombaknya itu landai, stabil, dan panjang—pas banget buat pemula yang mau latihan berdiri di papan pertama kali, tapi juga seru buat yang udah bisa dikit-dikit ngacir di laut. Lo bisa sewa papan, ikutan kursus singkat, atau sekadar ngejar ombak kecil sambil nyebur bareng temen-temen lo. Gak perlu takut, vibe surf di sini tenang banget, bukan yang crowded kayak spot surfing terkenal lain, jadi lo bisa santai nikmatin tiap momen dari air. Pokoknya, pengalaman lo bakal beda banget dari pantai biasa karena lo bisa main air sepuasnya, latihan teknik dasar, bahkan foto aksi lo yang epik buat konten TikTok atau Reels! 2. Sunset & Sunrise: Spot Foto Hits yang Bikin Feed Lo Kece Sis bro, serius deh—Pantai Batu Karas itu ga cuma soal ombak, tapi juga soal sunrise & sunset yang bikin feed Instagram lo makin aesthetic! Bayangin deh lo duduk di pasir hitam, kopi di tangan, sambil nungguin matahari nongol atau turun di balik laut—warna langitnya pink-orange yang ngeblend banget sama vibe chill lo. Banyak traveler yang datang cuma buat momen ini karena scenery-nya tuh literally Instagrammable sekaligus zen banget buat healing. Pas sore, suasana jadi romantis abis, cocok buat lo yang dateng bareng pasangan atau squad buat foto bareng sambil lowkey ngerasain vibes beach day yang ga terlupakan. Jangan lupa bawa kamera atau smartphone lo buat abadikan golden hour epic itu ya! 3. Kuliner & Penginapan: Asik Tanpa Bikin Kantong Kecut! Bro sis traveler, lo pikir Batu Karas cuma soal laut doang? Nggak dong! Area sekitar pantai ini punya banyak warung makan kecil yang nyediain seafood segar—ikan bakar, cumi-cumi, sama menu lokal lainnya yang rasanya juara banget sambil lo nongkrong di warung pinggir pantai. Buat nginep? Banyak homestay murah yang vibe-nya tropis banget, sampe pilihan eco-lodge yang langsung nghadap ke pantai buat lo nikmatin ocean breeze tiap pagi. Lo juga bisa camping tepi pantai kalo pengen ngerasain tidur di bawah bintang sambil suara ombak jadi lullaby lo—super chill! Pokoknya, Batu Karas itu gabungan surf, kuliner, dan penginapan seru yang bikin liburan lo makin lengkap tanpa bikin kantong lo kebakar [Baca juga : "Batu Karas: Bali-nya Jawa Barat Yang Low Budget Tapi Vibes-nya High Class"] 4. Tips & Itinerary Santai Buat Bro-Sis Traveler Nah, biar perjalanan lo makin smooth, nih beberapa tips kece buat lo: dateng pas musim kemarau biar cuacanya cerah dan ombaknya pas buat surfing; bawa sunblock & topi karena sinar matahari bisa lumayan terik; dan siapin cash karena semua warung kecil kadang belum full support payment digital. Akses ke Batu Karas itu cukup gampang kok—jalanannya sudah bagus dan bisa dilalui motor atau mobil, jadi lo bisa roadtrip bareng temen lo sambil nikmatin scenery sepanjang jalan menuju pantai. Pokoknya, campurin itinerary lo: surfing pagi, kuliner siang, chill sunset, dan nongkrong malam buat smoothing vibes lo di Batu Karas! Batu Karas Itu Liburan yang Ga Biasa! Bro-sis traveler, kalau lo cari liburan yang beda dari yang lain—yang bukan cuma santai doang tapi juga penuh pengalaman seru—Batu Karas harus banget masuk list lo! Pantainya yang tenang, ombak yang ramah buat surfer pemula, panorama alam sunrise-sunset yang bikin hati adem, plus spot kuliner & homestay yang bikin betah, bikin tempat ini jadi paket wisata yang komplit banget. Lo bisa dateng buat solo trip, couple getaway, atau squad trip sambil bikin konten yang bakal nge-boost feed lo secara organic. Jadi, kapan nih lo ready buat roadtrip ke Batu Karas? πŸŒŠπŸ“Έβœ¨ (Sumber Foto @adambrasco_)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Pulau Pari
18 - 19 Jul 2026
Open Trip Pulau Tidung
18 - 19 Jul 2026
Pangandaran Trip 3h2m
24 - 27 Jul 2026
×

...