TripTrus.Com - Masyarakat Indonesia rupanya hobi berwisata dan menjelajah destinasi yang baru di dunia. Tak sekadar dadakan, akan tetapi tren masyarakat Indonesia ingin berlibur juga memiliki perencanaan yang matang.
Hal itu terungkap dalam survei Travelport, platform travel niaga yang melakukan survei terhadap wisatawan global dengan 11 ribu responden.
Di dalam survei terungkap, wisatawan Indonesia menyukai kegiatan penelitian untuk membuat rencana perjalanan. Sebanyak 93 persen menggunakan video dan foto dari media sosial. Padahal, rata-rata masyarakat Asia Pasifik adalah 76 persen.
Sebanyak 71 persen wisatawan Indonesia menggunakan pencarian suara atau voice search. Angka itu tertinggi kedua setelah masyarakat China di 72 persen. Sebanyak 84 persen masyarakat Indonesia masih lebih memilih untuk berkonsultasi dengan agen perjalan profesional.
"Sektor pariwisata Indonesia telah mencatat pertumbuhan signifikan 25,68 persen sepanjang tahun ini, melampaui kawasan Asia Pasifik dan pasar negara berkembang lainnya," ujar Managing Director Asia Pacific Travelport, Mark Meehan dalam keterangan tertulis, Rabu (15/11).
Sebanyak 68 persen pelancong Indonesia memesan perjalanan mereka melalui smartphone. Angka ini tertinggi di seluruh dunia. Saat dalam perjalanan, sebanyak 80 persen wisatawan Indonesia mengatakan boarding pass digital dan e-ticket membuat perjalanan menjadi lebih mudah. Lalu sebanyak 84 persem wisatawan merasa penting untuk dapat tetap dapat berhubungan atau melakukan kontak saat bepergian. Lalu saat tiba di tempat tujuan sebanyak 83 persen pelancong Indonesia menghargai waktu untuk diri mereka sendiri selama dalam perjalanan bisnis. Mark menilai kebutuhan bagi industri perjalanan dan perhotelan global bahkan mencapai USD 7,6 triliun.
"Karena itu perhotelan wajib beradaptasi secara terus menerus untuk memberikan layanan yang responsif, relevan dan tepat waktu bagi pelanggan," katanya.
Dia mendorong penyedia layanan perjalanan harus tetap relevan, memberikan alat dan konten digital tepat waktu yang merupakan sarana penting untuk menjangkau dan memuaskan wisatawan Indonesia. Hal itu dimuli sejak saat mereka melakukan penelitian sampai mereka kembali dari perjalanan mereka.
"Kami platform travel niaga perjalanan Travelport siap mendukung pertumbuhan digital industri di Indonesia," katanya. (Sumber: Artikel jawapos.com)
...moreTripTrus.Com - Liburan udah lewat sih, tapi tenang, masih banyak weekend yang bisa dipake buat jalan-jalan, kan? Apalagi, Blitar punya banyak spot seru yang sayang banget kalo dilewatin. Buat yang pengen refreshing atau sekedar healing, Blitar bisa jadi pilihan yang pas banget! Nih, gue kasih tau beberapa spot keren yang wajib banget dikunjungin! Blitar kan terkenal sebagai "Bumi Bung Karno", jadi nggak heran kalo banyak destinasi kece di sini yang cocok buat isi feed Instagram kamu!
1. Pantai Serang
Liat laut lepas sambil main di pasir putihnya? Cus, langsung ke Pantai Serang yang ada di Panggungrejo, Blitar. Alamnya juara banget, dan buat yang suka seafood, bisa icip-icip di warung-warung sekitar. Mau yang lebih seru? Naik ATV cuma Rp 50.000/jam!
2. Makam Bung Karno
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Semua Tentang Blitar (@blitarasyik)
Kalau ke Blitar, jangan lupa ziarah ke makam Bung Karno. Selain makamnya, di sini juga ada museum, perpustakaan, dan Gong Perdamaian loh. Tiket masuknya murah, cuma Rp 3.000 per orang. Jangan lupa foto-foto ya, spotnya Instagrammable banget.
3. Kampung Coklat
Buat yang hobi ngemil cokelat, Kampung Coklat ini surga banget! Lokasinya di Kademangan, Blitar. Dengan tiket Rp 20.000, kamu bisa lihat pohon coklat, belajar proses bikin coklat, dan pastinya icip coklat enak di spot-spot yang cozy banget.
4. Agrowisata Belimbing Karangsari
Suka buah segar? Di sini, kamu bisa langsung metik belimbing dari pohonnya. Selain itu, di Agrowisata Belimbing Karangsari ini ada banyak olahan belimbing hasil UMKM lokal. Jangan lupa bawa pulang belimbingnya, harganya bersahabat banget!
5. Blitar Park
Ini tempatnya buat rekreasi bareng keluarga. Blitar Park punya wahana permainan seru dan spot foto aesthetic abis. Lokasinya di Garum, Blitar. Tiketnya juga nggak mahal, Rp 10.000 doang, tapi kalo mau main semua wahana, siapin Rp 25.000 ya.
6. Waterpark Sumber Udel
Pengen main air? Langsung aja ke Waterpark Sumber Udel. Dengan tiket Rp 10.000, udah bisa berenang seru di kolam anak, kolam dewasa, sampe kolam arus. Lokasinya gampang ditemuin di tengah Kota Blitar.
[Baca juga : "Wisata Sejarah Bukittinggi, 6 Fakta Keren Museum Rumah Bung Hatta"]
7. Kebun Kopi Karanganjar
Pecinta kopi, harus banget mampir ke sini! Lokasinya di lereng Gunung Kelud, jadi udaranya sejuk banget. Kebun kopi ini masih punya nuansa kolonial Belanda, cocok buat yang suka foto-foto vintage. Tiket masuknya Rp 15.000 aja.
8. Taman Pecut
Taman ini cantik banget kalo dikunjungin malam hari. Letaknya di seberang alun-alun Kota Blitar, dan pas malam minggu ada air mancur warna-warni yang bikin suasana makin romantis. Tempat nongkrong malam yang asik deh!
9. Blitar Green Park
Nyari tempat piknik keluarga? Ke Blitar Green Park aja! Taman yang rindang ini punya banyak gazebo dan area main anak. Walau lokasinya agak tersembunyi, tinggal buka Google Maps, pasti ketemu. Cocok buat quality time bareng keluarga.
10. Istana Gebang
Ndalem Gebang, rumah masa kecil Bung Karno ini juga layak dikunjungin. Interiornya masih terawat dan penuh dengan sejarah. Ada patung Bung Karno setinggi 2 meter hasil karya seniman Jakarta di area ini. Pas buat wisata sejarah yang seru dan edukatif!
Jadi, weekend ini, mau kemana nih? Blitar udah siap nunggu kamu dengan segudang tempat seru yang nggak cuma bikin happy, tapi juga nambah pengalaman baru! Ayo, jangan cuma diem di rumah, Blitar panggil-panggil tuh! (Sumber Foto @fitra_sucil)
...more
Senang juga akhirnya Flores Trip bisa mencapai Waerebo. Lebih senang lagi saat bertemu adik-adik desa adat tersebut dan membagikan buku pelajaran dalam program #1Traveler1Book.Apa itu #1Traveler1Book? Sebuah gerakan sosial dari para traveler untuk traveling sambil berbagi kecerdasan dan pengetahuan bagi anak-anak Indonesia.
Dari 1traveler1book.org:
#1Traveler1Book adalah gerakan sosial dimana para traveler yang bepergian dan menjelajah ke berbagai pelosok Indonesia menyebarkan atau membantu menyebarkan buku-buku kepada anak-anak usia sekolah 6-15 tahun di berbagai destinasi yang dikunjungi oleh para traveler. Gerakan ini adalah hal kecil yang dibuat untuk membantu membuat Indonesia menjadi bangsa yang besar dengan menyebarkan informasi dan pengetahuan lewat buku.
Sejak awal trip Flores, saya memang mengusulkan untuk membawa minimal satu buku pelajaran. Untuk apa? Untuk diberikan kepada adik-adik yang ditemui di destinasi. Waerebo kami pilih sebagai lokasi #1Traveler1Book karena desa ini relatif sulit dijangkau. Bayangin aja, anak-anak Waerebo harus jalan kaki 8 km selama tiga jam untuk pergi sekolah.
Beratnya gendongan ransel berisi puluhan buku dan rasa capek trekking 3 jam langsung hilang saat tiba di Waerebo. Guide kami, Pak Martin, jadi perantara dan mengkoordinasi anak-anak di desa ini untuk berkumpul saat pembagian buku. Beberapa di antara mereka masih belum lancar bahasa Indonesia.
Anak-anak Waerebo pada main bola sebelum kumpul menerima buku
Persiapan pembagian buku, dikoordinir oleh Pak Martin
Kak Flo membagikan buku-buku pelajaran pada anak-anak Waerebo
Satu demi satu buku dibagikan. Anak-anak ini sempat berebut. Mereka sangat antusias. Senyum dan tawa bahagia bisa dilihat dari wajah polos mereka, meski dengan tutur bahasa yang tidak saya mengerti.
Kak Flo bersama dua anak Waerebo
Wajah-wajah anak Waerebo antusias menerima buku pelajaran
Tak ketinggalan dua anak perempuan Waerebo ini
Cheers! Foto bareng anak-anak Waerebo di depan rumah adat Mbaru Niang
Selain buku pelajaran, adik-adik ini juga menerima alat tulis. Buku-buku pelajaran ini nantinya akan dikumpulkan dan di perpusatakaan desa yang letaknya tak jauh dari bangunan Mbaru Niang, rumah adat Waerebo.
Benar kata Pak Martin, Waerebo mengajarkan pada kami bahwa ada yang lebih bernilai daripada rupiah. Ilmu pengetahuan dan pendidikan. Semoga buku-buku ini bisa bermanfaat dan membawa mereka meraih masa depan yang lebih baik.
Foto keluarga usai pembagian buku
#1Traveler1Book di desa adat Waerebo, YOU SHOULD BE HERE!
Source: ZulfikarAlex.com
======================================================================================================
Zulfikar Aleksandri, pekerja IT di sebuah perusahaan tour travel nasional. Masih studi S2 di Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya. Suka traveling dan backpacking Indonesia dan Asia Tenggara. Destinasi favorit Indonesia Timur, terutama bawah laut Flores.
Untuk info sehari-hari dan interaksi, follow di Twitter, Facebook, dan Instagram.
...moreTRIPTRUS - Liburan tak sekadar untuk melepas penat atau bersenang-senang. Liburan juga bisa jadi ajang traveler jomblo untuk mencari jodoh. Tapi sebelum 'terjun ke lapangan', berikut beberapa tips yang perlu disimak.
Traveling sambil cari jodoh, kenapa tidak? Justru dengan begitu, Anda akan mendapatkan pasangan yang punya 1 hobi yakni traveling. Namun sebelum mencari, setidaknya ada 6 tips yang perlu Anda simak, berikut daftarnya:1. Pastikan Anda berada di tempat yang tepat
Sah hukumnya jika Anda mencari jodoh saat sedang jalan-jalan di museum, atau kawasan Kota Tua, atau pinggir pantai. Tapi jangan sampai Anda mencari jodoh di tempat-tempat yang tidak sesuai seperti pura, kuil, atau tempat peribadatan lainnya.2. Kenali traveler yang pergi bareng pasangan
Mencari jodoh saat traveling, boleh saja, asal jangan sampai merebut jodoh orang lain. Kenali traveler yang pergi bareng pasangan, entah itu berdua atau bersama rombongan. Jika mereka traveling bersama rombongan, biasanya 2 orang ini akan selalu berdekatan. Lebih baik, Anda cari traveler yang tampak sendirian atau pergi bersama teman-teman yang semuanya pria atau semuanya wanita.3. Kenali kewarganegaraan dan agamaJika Anda menginginkan hubungan serius, kewarganegaraan dan agama tak pelak jadi soal. Oleh karena itu kenali dulu kewarganeagaraannya, biasanya terlihat dari segi fisik. Soal agama, Anda bisa menerka-nerka agama mayoritas di negara tersebut. Jika hal itu tidak memberatkan, Anda boleh melanjutkan ke tahap selanjutnya.4. Ajak ngobrolNah, ini dia bagian terpenting dari cari jodoh saat traveling. Mulailah mendekat dengan mengajaknya ngobrol. Beberapa pertanyaan 'mainstream' tapi efektif adalah dari mana asalnya, berapa lama dia traveling, ke mana akan melanjutkan perjalanan. Usai itu Anda bisa ceritakan agenda traveling Anda sendiri, siapa tahu, ada 1 hari yang kosong untuk Anda mengajaknya pergi bersama.5. Buat itinerary 1 hari bersamaJika responnya positif, ajaklah untuk pergi bersama. Entah hari itu, entah keesokan harinya. Anda dan gebetan bisa menyambangi tempat yang belum kalian datangi sebelumnya. Jika dia punya banyak waktu luang, Anda juga bisa mengajaknya ikut paket tur 1 hari.6. Bertukar nomor ponsel, email, dan media sosialNah, ini dia langkah terakhir yang wajib Anda lakukan. Bertukar nomor ponsel, email, dan media sosial. Ini memudahkan Anda untuk berkomunikasi terutama jika Anda dan gebetan berasal dari 2 negara berbeda. Anda dan si dia juga bisa merencanakan perjalanan ke satu negara lainnya dalam waktu dekat. (Sumber: Artikel travel.detik.com Foto JKTjalanjalan)
...moreTripTrus.Com - Terdapat beberapa teori tentang kapan tepatnya Islam masuk ke Nusantara. Ada yang mengatakan bahwa Islam datang dari Gujarat bersama pedagang India muslim pada abad ke-13 M, ada yang mengatakan Islam datang oleh pedagang Arab dari Timur Tengah pada abad ke-7 M, serta yang terakhir mengatakan bahwa Islam datang dari pedagang asal Persia pada sekitar abad ke-13 M.
Wisata religi Banten banyak diminati oleh pengunjung baik lokal maupun luar daerah. Misalnya kawasan Banten Lama yang merupakan ibu kota Kesultanan Banten, di utara Banten ini peninggalan Islam sangat lekat.
Tidak hanya di Banten Lama, beberapa masjid yang dahulu menjadi pusat penyebaran Islam masih dapat dikunjungi bahkan masih dipergunakan untuk beribadah. Berikut 5 masjid tua bersejarah di Banten yang bisa menjadi pengingat dan bahan pelajaran generasi saat ini.
1. Masjid Jami' Kalipasir
View this post on Instagram
A post shared by Heru Santoso (@sirhumphreyappleby) onJan 5, 2019 at 7:22pm PST
Masjid Kali Pasir adalah masjid tertua di Kota Tangerang peninggalan Kerajaan Pajajaran. Masjid ini berada di sebelah timur bantaran Sungai Cisadane, tepatnya di tengah pemukiman warga Tionghoa kelurahan Sukasari. Bangunannya pun bercorak China. Masjid tertua di Tangerang ini mencerminkan kerukunan umat beragama pada masanya. Hingga kini masjid yang sudah berusia ratusan tahun tersebut masih digunakan sebagai tempat beribadah. Namun, masjid ini tidak lagi digunakan untuk salat Jumat.
Masjid Kali Pasir dibangun bersebelahan dengan Klenteng Boen Tek Bio yang saat itu sudah berdiri tegak. Masjid yang berukuran sekitar 288 meter persegi ini didirikan pada tahun 1700 oleh Tumenggung Pamit Wijaya yang berasal dari Kahuripan Bogor. Selain menjadi tempat ibadah dan syiar agama, Masjid Kali Pasir memiliki nilai sejarah yang tinggi. Masjid ini menjadi tempat akulturasi budaya dan saksi perjuangan anak bangsa melawan penjajah.
2. Masjid Agung Ar Rahman
View this post on Instagram
A post shared by Idha Daffariz (@ida_nurwahida03) onMay 30, 2018 at 2:32am PDT
Kabupaten Pandeglang sebagai kota santri memang sudah selayaknya memiliki masjid yang agung. Masjid Agung Ar-Rahman terletak di Jl. Masjid Agung No. 2 Kel Pandeglang, Kec. Pandeglang, Kab. Pandeglang. Tepatnya berada di sebelah barat Alun-alun Pandeglang Tentu saja menjadi tempat cukup strategis sebagai tempat ibadah. Masjid Agung Ar-Rahman berdiri sejak tahun 1870 atas Tanah wakaf dari Raden Adipati Arya Natadiningrat atau Raden Alya atau Dalem Ciekek.
Masjid Agung Ar-Rahman yang merupakan perpaduan gaya Hindu Jawa, Cina dan Eropa, dengan luas tanah 2.280 m2 dan luas bangunan 2.182 m2. Masjid Agung Pandeglang yang bernama Ar-Rahman ini memang tidak seramai masjid Banten Lama dalam sehari-harinya.
3. Masjid Kuno Kaujon
View this post on Instagram
A post shared by indrasusenoSE (@indrasusenose) onOct 23, 2019 at 11:11pm PDT
Masjid Kuno Kaujon terletak di Kaujon RT. 01 RW. 01 Kel. Serang, Kec. Serang, Kab. Serang. Menurut sesepuh yang ada di sekitar masjid ini, Masjid Kuno Kaujon jauh lebih tua dari usia jembatan Kaujon yang dibangun pada tahun 1875. Meski tidak seorang pun mengetahui kapan pendiriannya, masjid ini tergolong kuno karena masuk ke dalam daftar cagar budaya Provinsi Banten.
Masjid Kuno Kaujon berdiri di atas pondasi masif yang tingginya 60 cm. Adapun luasnya adalah 703 m². Ruang utama yang berbentuk empat persegi dengan ukuran 10 m x 10 m, ditopang oleh empat buah tiang kayu /soko guru di bagian bawahnya terdapat empat buah umpak batu berbentuk labu. Mihrab terdapat pada dinding sebelah barat berupa ruang yang menjorok ke dalam.
[Baca juga : "5 Masjid Tertua Dan Bersejarah Di Banten - Part 1"]
4. Masjid Salafiah Caringin
View this post on Instagram
A post shared by ketan bintul (@ketan_bintul) onMar 17, 2018 at 8:26pm PDT
Masjid Salafiah Caringin terletak di Jl. Perintis Kemerdekaan No. 31, Desa Caringin, Kec. Labuan, Kab. Pandeglang. Masjid Salafiah Caringin menjadi peninggalan muslim Banten pada masa pemerintahan kolonial Belanda di bawah Gubernur Jenderal Herman Hillem Daendels. Pada 1883 Desa Caringin ditinggalkan oleh penduduknya karena terjadi gempa bumi akibat Gunung Krakatau meletus. Keadaannya menjadi hancur dan gersang.
Setelah setahun ditinggalkan akhirnya mereka kembali ke Caringin pada 1884. Sekembalinya mereka ke Caringin, tak lama kemudian ada seorang ulama yang bernama Syekh Asnawi bersama dengan penduduk secara gotong royong membangun masjid pada tahun 1884. Masjid ini diberi nama Masjid Caringin sampai sekarang. Syekh Asnawi adalah putra KH. Mas Abdurrahman (penghulu Caringin) dan ibunya Ratu Syafiah (keturunan Sultan Banten) yang lahir pada 1852.
5. Masjid Agung Carita (Al Khusaeni)
View this post on Instagram
A post shared by Labuan Banten (@infolabuan) onMay 6, 2019 at 6:45pm PDT
Di daerah wisata Pantai Carita lebih tepatnya di Kampung Pagedongan, Desa Sukajadi, Kec. Carita, Kab. Pandeglang, berdiri masjid tua peninggalan masa penjajahan. Masjid ini diberi nama Masjid Al-Khusaeni Carita. Menurut sejarah, pembangunan Masjid Al-Khusaeni Carita dipimpin oleh salah seorang murid Syekh Nawawi Al-Bantani, Al-Khusaeni. Ia mulai membangun masjid ini tahun 1889 selesai tahun 1895 masehi.
Masjid Al Khusaeni ini memiliki arah hadap ke timur dengan empat serambi di setiap sisi mata angin. Pada bagian serambi ini, berdirilah tiang-tiang penyangga atap yang bentuknya berupa kolom seperti pada bangunan kolonial. i sisi barat masjid terdapat makam KHM Husein atau pendiri masjid beserta dengan keturunannya (4 makam) yang sudah diberikan atap dan berlantai keramik. (Sumber: Artikel gpswisataindonesia.info, wikipedia.org, situsbudaya.id Foto medcom.id)
...moreTripTrus.Com - Eh, lo udah kepikiran belum mau cabut ke mana pas akhir tahun? Tapi ya, jangan cuma mikirin seneng-seneng doang, cuy! Duit juga kudu diatur biar nggak langsung ambyar. Masa iya, habis liburan lo malah sibuk mikirin utang? Gawat banget itu.
View this post on Instagram
A post shared by Marina | Slow Luxury Travel & Experiences (@marinacomes)
Sini, gue kasih bocoran tips biar liburan lo tetep seru tapi nggak bikin dompet lo puasa. Hemat itu bukan berarti liburan lo jadi garing, kok. Yang penting lo tau caranya ngatur budget. Jadi, yuk gasin aja rencana liburan lo! Nggak usah takut duit abis asal lo udah punya strategi jitu buat liburan hemat. Siap-siap, kita bikin liburan akhir tahun lo nggak cuma asik tapi juga santuy buat kantong.
1. Jangan Pilih Tanggal yang Rame Banget
Lo tau kan, kalau liburan di tanggal merah atau musim liburan itu bencana buat dompet? Harga tiket, penginapan, sama apa pun yang lo butuhin pasti langsung naik kayak roket. Kalau bisa, hindarin tanggal 29-31 Desember. Lebih baik ambil tanggal sebelum itu biar lo bisa santai tanpa drama macet atau tempat wisata penuh sesak.
2. Anggaran Realistis Itu Kunci
Ngimpi liburan mewah nggak salah, tapi lo harus realistis sama kemampuan dompet lo. Bikin budget yang sesuai realita, biar lo tau mau jalan-jalan gaya fancy atau simpel tapi tetap meaningful. Dengan anggaran yang jelas, lo bisa atur pengeluaran tanpa takut over budget.
[Baca juga : "Nataru? Let's Go, Bro! Ini Destinasi Hits Buat Kabur Sejenak!"]
3. Jangan Beli Tiket Mepet-Mepet
Lo harus paham nih, beli tiket transportasi atau booking hotel mepet-mepet itu sama aja cari masalah. Harganya pasti jauh lebih mahal! Kalau udah tau tanggal berangkat, buruan pesan tiket dari jauh-jauh hari, minimal 2-4 minggu sebelumnya. Ini berlaku buat tiket pesawat, kereta, bus, bahkan hotel.
4. Berburu Promo dan Diskon
Manfaatin teknologi dong! Banyak aplikasi yang sering kasih promo dan diskon buat tiket transportasi atau penginapan. Gue saranin, lo rajin cek aplikasi booking online atau website resmi biar dapet harga miring. Lumayan kan, sisa duitnya bisa lo pake buat hal lain.
5. Bawa Bekal, Kenapa Nggak?
Lo bisa banget hemat uang makan dengan bawa bekal sendiri. Apalagi kalau destinasi lo agak jauh atau bahkan ke luar negeri. Makanan instan kayak mie cup, sambal, atau lauk praktis bisa jadi penyelamat. Selain hemat, lo juga nggak ribet nyari makanan yang cocok sama lidah lo.
Nih ya, lo harus inget, yang bikin liburan seru itu bukan mahal atau murahnya, tapi gimana pengalaman asiknya yang lo dapet. Jadi, pinter-pinter deh ngatur strategi biar liburan lo tetep hemat tapi gak ngebosenin. Momen itu penting, cuy! Jangan cuma mikirin duit doang, tapi nikmatin aja setiap detiknya. Liburan tuh buat seneng-seneng, bukan buat stress mikirin budget terus. Udah deh, siapin rencana lo, jalanin, dan have fun! Liburan hemat juga bisa jadi pengalaman yang gak terlupakan kalo lo tau caranya. Selamat liburan, bro/sis! (Sumber Foto @jennasilver_)
...moreTripTrus.Com - Talk show tentang wisata di kawasan Pecinan Lasem, Rembang, Jawa Tengah, ternyata menarik perhatian pengunjung Astindo Fair 2017. Tentu saja, itu di luar potongan harga yang menjadi daya tarik utama travel fair tersebut.
Apa yang istimewa dari wisata Lasem ini? Reporter dan fotografer Kompas.com, Wahyu Adityo Prodjo dan Garry, menceritakannya dengan gamblang caemnya (keindahan) Lasem pada talk show ini. "Kalau di Jakarta ada kawasan Pecinan Glodok, kalau di Rembang ada kawasan Pecinan Lasem. Lasem ini lebih luas dari segi wilayah dan budaya Tionghoa-nya daripada Pecinan Glodok," kata Wahyu memberi kata pembuka pada talk show yang diadakan di main stage JCC, Jumat (24/3/17).
Sumber: Foto latitudes.nu
Menurut Wahyu, banyak atraksi dan destinasi yang bisa dikunjungi di sana. Misalnya, wisata sejarah, wisata kuliner, hingga wisata religi misalnya klenteng Konfusianisme atau Konghucu dan Masjid Jami Lasem. "Arsitektur bangunan di sana masih banyak yang bergaya Tiongkok Selatan dan Tiongkok - Hindia. Kelenteng di Lasem juga berbeda dengan arsitektur bangunan klenteng di Glodok dan Cirebon, di Lasem tembok-temboknya lebih ramai dengan mural yang mengandung cerita masa lalu," ujar Wahyu.
Bangunan klasik bergaya Tiongkok Selatan ini sangat unik dan bahkan instagramable untuk dijadikan latar foto. "Kalau yang suka fotografi, Lasem memberikan ruang bagi Anda untuk berkreasi dengan berbagai latar bangunan sejarah ataupun warga lokal di sana. Di Lasem, bangunan pos kamling pun terlihat 'wah' dengan arsitektur khas Tionghoa-nya," ujar Garry, seraya menujukkan hasil jepretannya di layar.
"Patut diingat, kalau mau mengambil gambar biasakan izin terlebih dahulu kepada penjaga atau pemilik bangunan/kuil, karena ada salah satu bagian yang tidak boleh diambil gambarnya," saran dia.
Lalu bagaimana mengenai transportasi, akomodasi dan kuliner di sana?
"Lasem bisa dijangkau dari Semarang menggunakan bus. Jadi yang ingin ke Lasem, bisa melalui Semarang. Semarang bisa dilalui oleh pesawat terbang, bus dan kereta api dari kota-kota lainnya di Indonesia," ujar Wahyu. Lasem juga kaya dengan wisata kulinernya. Ada lontong tuyuhan sebagai makanan yang wajib dicoba. Dipadu dengan ayam kampung yang diolah rempah yang kaya, lontong tuyuhan bisa dinikmati dengan harga hanya Rp 10.000.
"Coba juga durian khas Lasem yang rasanya manis-pahit. Harganya juga murah," kata dia Wahyu.
Untuk akomodasi di Lasem, ungkap Wahyu, harga per harinya relatif terjangkau. Ada penginapan dengan biaya Rp 390.000, ada juga penginapan ala backpacker dengan biaya hanya Rp 50.000 per malamnya. Menurut dia, waktu terbaik untuk mengunjungi Lasem sebenarnya ketika perayaan Cap Go Meh. Namun, karena perayaan Cap Go Meh diadakan pada awal tahun, biasanya wisatawan yang berkunjung akan sedikit direpoti oleh hujan.
"Dengan bujet Rp 500.000 sebenarnya sudah bisa kita berpetualang di Lasem selama 3 hari 2 malam. Harga tersebut sudah termasuk akomodasi, transportasi, wisata kuliner, bahkan untuk beli oleh-oleh," kata Wahyu lagi. "Untuk oleh-oleh, Anda bisa membeli batik tulis khas Lasem yang mempunyai corak dan pola yang unik," ujarnya. (Sumber: Artikel-Foto travel.kompas.com)
...moreTripTrus.Com - Elo tau nggak sih? Di seluruh Indonesia, ada 3000 destinasi wisata yang barengan bikin gerakan Wajib Halal! Di Kabupaten Mamasa, Satgas dan stakeholder semangat banget nih, pasang spanduk di tempat umum, sambil bagi-bagi brosur buat pengunjung dan pelaku UMKM lokal. Gokil banget, ini cara buat kasih edukasi dan informasi penting soal wisata halal.
Usama Majid, Ketua Satgas, bilang dengan antusias kalau program self-declare di 3000 desa wisata ini udah bawa perubahan besar. Mereka full komitmen buat bikin semua destinasi wisata wajib halal mulai Oktober 2024. “Elo mesti liat deh, program ini keren banget! Kita nggak cuma ngejar pertumbuhan ekonomi lokal, tapi juga bikin pariwisata jadi makin ramah buat umat Muslim,” jelas Usama.
Nggak heran kalo inisiatif ini jadi tren positif di mana-mana. Wisata sekarang bukan cuma soal liburan, tapi juga tempat yang asik dan aman buat traveler Muslim. Dampaknya nggak cuma bikin ekonomi lokal tumbuh, tapi juga ningkatin kesadaran lingkungan dan pemberdayaan sosial di banyak daerah. Ini beneran langkah keren buat pariwisata Indonesia ke depannya.
Program ini juga bikin potensi pariwisata Indonesia makin naik kelas. Apalagi, dampaknya signifikan buat kesejahteraan masyarakat lokal. Wisata halal ini bikin Indonesia makin kuat posisinya sebagai destinasi wisata dunia. Dan ini nggak cuma buat pasar lokal, tapi internasional juga. Makanya, UMKM kita punya kesempatan gede banget buat ngegas produk mereka ke pasar global.
[Baca juga : "10 Spot Kece Di Blitar Yang Wajib Kamu Kunjungi!"]
Di Kabupaten Magelang, program ini dilaksanain di Desa Wisata 'Pasar Tani Morosuko' di Kecamatan. Gerakan Wajib Halal Oktober 2024 bakal ngerambah 3000 desa wisata. Di Magelang misalnya, program ini dilaksanain di Desa Wisata 'Pasar Tani Morosuko', Borobudur. Semua pihak, dari pemerintah sampe pelaku UMKM, pada antusias banget. Yang lebih keren lagi, ada kesempatan buat dapet sertifikasi halal gratis buat produk mereka!
Khoironi Hadi, Ketua Satgas Halal Magelang, bilang, “Kita bakal pastiin wisatawan dapet produk halal, khususnya makanan. Jadi, gue minta perangkat desa buat dorong UMKM di wilayahnya buat daftar sertifikasi halal sebelum 18 Oktober 2024!” Ini kesempatan emas, jangan sampe kalah sama produk asing yang udah duluan dapet sertifikasi halal.
Kolaborasi dari berbagai pihak bikin program ini jadi momen penting dalam transformasi pariwisata Indonesia. Dengan kerja bareng dan semangat juang, Wajib Halal Oktober 2024 bakal ningkatin kualitas produk lokal sekaligus ngebawa pariwisata Indonesia ke level yang lebih tinggi! (Sumber Foto portallnews.id)
...moreDi saat bulan Ramadhan, berbagai jenis makanan yang biasanya jarang didapat tiba-tiba bisa muncul selama sebulan penuh. Mulai dari pusat penjualan makanan berbuka puasa sampai ke rumah makan dan restoran ternama di bulan Ramadhan menghidangkan berbagai jenis makanan yang mengundang selera untuk langsung disantap begitu tiba waktu berbuka puasa. Apa saja ragam hidangan khas berbuka puasa? Baca di sini, dong.
KolakYang satu ini sudah pasti dikenal sebagai hidangan khas berbuka puasa yang paling populer. Potongan pisang, ubi jalar, singkong, nangka dan kolang-kaling direbus di dalam kuah santan dengan gula aren yang diberi daun pandan dan kayu manis serta jahe. Rasa kuah kolak yang manis dan kandungan karbohidrat yang ada di buah-buahan dalam kolak akan menggantikan tenaga yang hilang setelah berpuasa.
KurmaBuah yang sekilas terlihat seperti buah kelapa sawit ini datang dari Timur Tengah. Menurut hadits, Nabi Muhammad selalu menyantap tiga butir kurma pada saat berbuka puasa. Kandungan gula yang tinggi tapi ramah untuk tubuh dari buah kurma dapat membantu mengembalikan energi yang hilang saat berpuasa. Di saat bulan Ramadhan, berbagai jenis kurma dari berbagai daerah di Timur Tengah dapat ditemukan di mana-mana. Buah kurma sendiri punya banyak kandungan yang baik untuk kesehatan tubuh sehingga tepat untuk dijadikan hidangan khas berbuka puasa.
Kolang-kalingBiasanya yang satu ini mungkin cuma bisa dinikmati kalau kamu beli es campur jika sedang tidak bulan Ramadhan. Tapi di saat bulan Ramadhan, buah yang berasal dari pohon Aren (arenga pinnata) ini lebih sering terlihat dibuat jadi bahan minuman atau campuran minuman segar untuk hidangan khas berbuka puasa. Buah yang juga dikenal dengan nama buah atap ini juga memiliki kandungan air yang tinggi. Juga memiliki kandungan serat, karbohidrat, dan berbagai kandungan mineral, sehingga dapat melegakan dahaga dan rasa lapar sekaligus meski tidak dikonsumsi dengan jumlah banyak. Ini yang menyebabkan kolang-kaling jadi salah satu bahan makanan ideal untuk yang sedang berdiet.
Jajanan PasarKalau yang ini banyak sekali jenisnya. Mulai dari berbagai macam kue basah seperti kue pisang, kue cucur, gandasturi, kue bugis, bika ambon, kue lapis, dan lain-lain. Lalu belum lagi berbagai makanan lain seperti lemper, arem-arem, sosis solo, bacang, risoles, pastel, tahu goreng, pisang goreng, bakwan udang, panada, dan ratusan makanan lain yang terlalu banyak untuk dibayangkan, sudah pasti jadi bagian penting hidangan khas berbuka puasa bagi banyak orang. Rasanya yang gurih dan porsinya yang relatif tidak besar bisa memancing selera makan sebelum lanjut ke makanan besar.
Blewah & Timun SuriApakah teman-teman pernah memperhatikan, kalau tiap bulan Ramadhan buah Timun Suri dan Blewah mudah sekali ditemukan di mana-mana dan harganya pun relatif murah. Tapi di luar bulan Ramadhan, hidangan khas berbuka puasa ini tidak begitu mudah ditemukan. Meski keduanya berasal dari jenis tanaman yang berbeda, tapi warna dan rasanya tidak jauh berbeda. Keduanya mempunyai rasa manis yang menghilangkan dahaga setelah seharian berpuasa.
Es BuahTampaknya tidak perlu menyebut satu-persatu buah apa saja yang ada di Indonesia yang bisa dicampurkan menjadi es buah. Jenisnya pun bermacam-macam seperti Es Ketimun Serut dari Aceh atau Es Palu Butung dari Sulawesi, tapi tujuannya tetap sama, yaitu menghilangkan dahaga setelah satu hari penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Rasa buah yang segar serta berbagai vitamin dan kandungan bergizi lainnya ditambah dengan sirup dan susu kental manis akan membuat dahaga hilang dengan sekejap. Meski di luar bulan Ramadhan es buah tetap dapat dijumpai, tapi kesegarannya membuatnya jadi hidangan khas berbuka puasa yang digemari oleh banyak orang.
Nah, itu dulu hidangan khas berbuka puasa yang kita bahas. Apa hidangan khas berbuka puasa yang jadi favorit kamu? Ceritain dong di comment di bawah.
...more