TripTrus.Com - Kita tau Indo punya banyak masjid yang memikat, dari yang canggih modern sampe yang jadul banget, tapi punya arti sejarah gede buat Islam di sini.
View this post on Instagram
A post shared by John Santosa (@johnsantosa)
Yuk, langsung cek daftarnya:
1. Masjid Saka Tunggal Banyumas, 1288
Masjid pertama yang direkam sejarahnya di Indo ada di Maluku, nih. Masjid Saka Tunggal Banyumas, lahir tahun 1288. Bangunannya sederhana, ukuran 10x10 meter, pake bahan gaba-gaba alias pelepah sagu, dan atapnya dari rumbia. Masjid ini legendaris banget, jadi saksi sejarah Islam di Maluku, katanya di sana juga nyimpan Mushaf Alquran paling kuno di Indo.
2. Masjid Wapauwe Maluku, 1414
Di urutan kedua, ada Masjid Wapauwe di Maluku Timur, yang berdiri sejak 1414. Ukurannya sama kaya Masjid Saka Tunggal, pake bahan gaba-gaba dan atap rumbia. Juga jadi saksi perkembangan Islam di Maluku, lho!
3. Masjid Sunan Ampel, 1421
Masjid kuno dari Surabaya ini udah berdiri sejak 1421, jadi udah 602 tahun lamanya. Sunan Ampel, salah satu wali yang terkenal, jadi yang nginisiasi pembangunan masjid ini. Di belakang masjid, ada kompleks makam Sunan Ampel yang selalu rame pengunjung, khususnya pas Ramadhan.
4. Masjid Mantingan, 1481
Masjid yang satu ini ada di Desa Mantingan, Jepara. Dibangun tahun 1481, oleh Ratu Kalinyamat untuk mengenang suaminya, Sultan Hadiri yang meninggal gara-gara konflik. Luas kompleksnya sekitar 7 hektar, ada masjid, makam, sama museum. Masjid ini juga punya 114 relief di dindingnya, keren kan?
5. Masjid Kuno Bayan Beleq, Abad ke-15
Masjid kuno dari Lombok ini diperkirakan dibangun sekitar 500 tahun lalu. Lokasinya di Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Tapi, belum pasti siapa yang ngebangunnya. Ada yang bilang Syeh Gus Abdul Razak, ada juga yang ngomong Sunan Prapen yang bikin.
6. Masjid Agung Sang Cipta Rasa, 1498
Masjid tua yang satu ini juga punya nama lain, Masjid Agung Cirebon. Dibangun tahun 1498, jadi udah berdiri dari jaman Sunan Gunung Jati. Arsitekturnya kental banget nuansa Jawa dan Arab. Ada satu tiang utama yang katanya dibuat dari pecahan kayu kecil-kecil yang disatukan. Konon, itu lambang kegotong-royongan.
[Baca juga : "Nih, 5 Pantai Keren Banget Di Likupang Yang Harus Dikunjungi!"]
7. Masjid Agung Demak, 1500-an
Masjid legendaris ini didirikan di Demak pada 1500-an, oleh Raden Patah, sultan pertama Kesultanan Demak. Katanya, tempat pertemuan para Wali Songo. Ini masjid yang punya peran penting banget dalam sejarah Islam di Nusantara.
8. Masjid Sultan Suriansyah, 1525-1550
Masjid tua dari Kalimantan ini dibangun antara 1525-1550. Lokasinya di Banjarmasin, tepatnya di tepi Sungai Kuin. Sultan Suriansyah, yang jadi raja Banjar pertama yang masuk Islam, juga punya makam deket sini.
9. Masjid Menara Kudus , 1549
Masjid kuno lagi dari Kalimantan, didirikan sekitar 1549. Masjid ini juga deket Sungai Kuin di Banjarmasin. Ada makam Sultan Suriansyah juga di sekitar situ, lho.
10. Masjid Raya Baiturrahman, 1612
Masjid Raya Baiturrahman, atau dikenal juga sebagai Masjid Kesultanan Aceh, berdiri di Banda Aceh sejak 1612. Bangunannya udah dirombak ulang sama Belanda tahun 1879. Masjid ini jadi simbol keislaman, budaya, dan nasionalisme Aceh.
Itulah deretan masjid-masjid kuno di Indonesia yang bikin adem iman! (Sumber Foto @fa_amelia)
...moreTripTrus.Com - Nih, Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) baru aja melempar Calender of Event (COE) buat tahun 2024. Beragam acara keren bakal meriahin Kota Daeng, mulai dari Festival Losari sampe Rock in Celebes (RIC).
Peluncuran kalender event Makassar 2024 itu digelar di Hotel Claro, Makassar, hari Senin kemarin (4/12). Si Sekda Makassar, Muh Ansar, ngingetin kita kalo ada 70 event seru yang bakal diadakan, biar bisa ngejogrok ketertarikan turis buat mampir ke Makassar.
View this post on Instagram
A post shared by RG Projek (@rg_projek)
"Event pariwisata tuh kaya senjata rahasia buat ngebujuk orang-orang buat datang. Pemasaran pariwisata suatu daerah itu butuh daya tarik, salah satunya lewat event," cakap Ansar, kayak diwartakan Selasa (5/12/2023).
Sementara itu, si Bos Dinas Pariwisata Makassar, Muhammad Roem, ngomongin kalo peluncuran ini buat nyosor COE ke masyarakat biar kedepannya semakin rame kunjungan turisnya.
"Peluncuran ini sekalian buat ngebaurin penyelenggaraan event di Makassar sama semua pihak, biar angka kunjungan wisatawan bisa naik," ujarnya.
[Baca juga : "Wisata Seru Di 2024, Pulau Sangalaki, Berau!"]
Dia cerita, event-event ini diatur berdasarkan kolaborasi sama seluruh instansi di Makassar, seperti Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Kebudayaan, Dinas Koperasi dan UKM, plus beberapa kecamatan yang ikut berkontribusi.
Event yang bakal diadain kayak F8, Festival Jalan Sulawesi, Festival Bulan Budaya, Festival KOPI, Makassar Culinary Night, Makassar Half Marathon, Festival Losari, Prolog Fest, Festival Film Makassar, Fashion Fiesta, sampe Rock in Celebes.
Penting juga diinget, pas peluncuran COE ini, mereka juga bagi-bagi sertifikat kekayaan intelektual komunal (KIK) buat 20 makanan khas Makassar, loh. Seru, kan? (Sumber Foto @dedyrudi82)
...moreTRIPTRUS - Brown Canyon Semarang merupakan tempat sebagai proyek galian C yang sudah berumur 10 tahun lebih. Dan disinilah sebagai tempat mengais rejeki bagi sebagian orang dengan melakukan penggalian pasir, penggalian tanah urug dan batu padas.
Brown Canyon sebenarnya bukanlah tempat wisata melainkan perbukitan biasa, namun karena penambangan material yang dilakukan setiap hari selama bertahun-tahun ahirnya berubah wujud seperti layaknya Green Canyon yang ada di Amerika.
Keindahan panorama alam yang eksotik membuat Brown Canyon Semarang ini menjadi salah satu obyek wisata dan tempat yang terbaik bagi para pecinta fotografi. Tebing-tebing yang menjulang tinggi dipadu dengan adanya pohon-pohon di puncaknya membuat tempat ini sebagai pemandangan yang sangat menarik dan sayang untuk tidak dikunjungi.
Dikarenakan Brown Canyon sebenarnya bukanlah tempat wisata tentu saja para wisatawan harus mencari petunjuk arah sendiri, karena warga sekitar hanya tahu bahwa tempat tersebut hanyalah sebagai tempat penambangan material berupa pasir, tanah urug dan batu padas.
Brown Canyon terletak di daerah Rowosari Meteseh Tembalang Semarang, tempat yang lumayan jauh dari pusat keramaian kota Semarang. Merupakan tantangan tersendiri bagi para wisatawan yang ingin datang ke tempat ini, dimana para wisatawan dalam sepanjang perjalanannya harus bertemu dengan debu-debu yang beterbangan dan bersimpangan dengan truk-truk pengangkut bahan material.
Rute menuju Brown Canyon Semarang.
Lokasi Brown Canyon Semarang bisa dijangkau dari berbagai arah. Pengunjung bisa melewati pasar Meteseh via Tembalang, Kedungmundu atau RSUD Klipang.
Rute Brown Canyon dari Semarang timur bisa melewati jalan Fatmawati menuju RSUD Kota Semarang (Ketileng), kemudian mengambil arah kiri (arah perum Klipang) dan menuju lokasi Klipang Golf. Setelah sampai Klipang Golf, lanjutkan dengan melewati jembatan besi. Setelah jembatan besi ketiga (jembatan dengan sungai yang besar) akan ada pertigaan ke arah selatan (belok kanan). Lurus saja kurang lebih 2 KM Anda akan melihat keindahan Brown Canyon Semarang.
Rute Brown Canyon dari arah Batang, Kendal dan Simpang Lima Semarang atau dari arah barat bisa melewati pertigaan “pasar kambing”, melewati Mrican, Kedung Mundu, Sambiroto, pertigaan Intan Permai belok kiri (Jl. Elang), kemudian sampai perempatan Pasar Meteseh belok kiri.
Rute Brown Canyon dari arah Solo, Yogya dan Semarang atas bisa melewati Banyumanik, Tembalang, UNDIP dan kemudian menuruni Sigar Bencah sampai perempatan Pasar Meteseh langsung ambil jalan lurus.
Yang perlu dipersiapkan saat menuju Brown Canyon di Semarang.
Karena tempat ini merupakan tempat panambangan bahan material dan masih aktif maka datanglah pada waktu diluar jam kerja, jika terpaksa harus datang disaat jam kerja maka jangan lupa persiapkan masker atau buff sebagai penutup mulut dan kacamata. Karena kondisi jalan pedesaan yang cukup jelek, berdebu dan bergelombang maka gunakanlah sepeda motor yang fleksibel atau jika menyukai tantangan Anda bisa menggunakan sepeda onthel. Tidak disarankan menggunakan mobil mewah apalagi mobil dengan full variasi atau mobil ceper. (Sumber: Artikel dan Foto semarangplus.com)
...moreTRIPTRUS - Setujukah Anda dengan pernyataan di atas? Sebelum Anda menjawab, mari kita lihat hasil-hasil penelitian dan survey di bawah ini:
Wanita – terlepas dari muda, tua, lajang, menikah ataupun janda terbukti lebih suka dan karenanya sering traveling atau liburan ketimbang pria. Menurut The American Consumer, dalam sebuah hubungan pria dan wanita, yang lebih banyak merencanakan detil perjalanan, merekomendasikan destinasi favorit kepada kerabat ataupun senang melakukan research tentang sebuah trip adalah wanita.
Wanita juga suka traveling dengan teman-teman wanitanya, tanpa merasa harus ada pria di kelompok itu. Dalam 6 tahun belakangan ini, terdapat kenaikan hingga 230% di mana kelompok wanita pergi traveling tanpa pria.
Menurut grup peneliti Yesawich, Pepperdien, Brown & Russell, 87% wanita pergi traveling untuk melihat pemandangan indah, sementara pria hanyalah 72%.
Mayoritas traveler di dunia ternyata bukan pria dewasa, melainkan wanita berusia sekitar 40-an. Sementara itu, menurut kebanyakan agen travel di Amerika Serikat, pelanggan terbesar mereka bukanlah pria, melainkan wanita yang berusia di antara 25-39 tahun.
Sumber: Foto citizen6.liputan6.com
Ditambahkan lagi, lebih banyak wanita yang melakukan solo-traveling atau traveling sendirian dibandingkan pria, yaitu sebanyak 73%. Biasanya wanita senang traveling sendirian karena 2 alasan: mereka menjunjung tinggi kemandirian dan merasa bahwa mereka cukup kompeten secara intelek untuk berpetualang sendirian.
Sumber: Artikel tokopedia.com Foto @JKTjalanjalan
...moreTripTrus.Com - Kalian pasti tahu apa itu istilah Chinatown atau Pecinan, bukan? Chinatown atau Pecinan adalah merujuk pada kawasan di mana para penduduk keturunan Tiong Hoa tinggal ataupun mendirikan usaha di sebuah kawasan kecil di luar negeri.
Tentunya Chinatown atau Pecinan tersebar dibeberapa kota di negara-negara di seluruh dunia (bukan di Cina sendiri).
※※※ Istilah Chinatown atau Pecinan merujuk pada kawasan di mana para penduduk keturunan Tionghoa tinggal, bekerja, dan menjalankan bisnis. Kawasan Chinatown ini kemudian banyak dijadikan sebagai kawasan wisata di kota-kota besar di berbagai penjuru dunia. Begitu juga di Jawa Barat banyak nyaris setiap kota tua di Jawa Barat punya kawasan pecinan, beberapa diantaranya sudah dimaksimalkan untuk kawasan wisata. Keberadaan China Town di seluruh dunia. 1.Havana, Cuba 2. Calcutta, India 3. Bangkok Thailand 4. Manila, Filipina 5. Johannesburg, Afrika Selatan 6. Melbourne Australia 7. Vancouver, Kanada 8. San Fransisco, Amerika Serikat 9. London, Inggris 10. Bandung, Indonesia Explore Further #HayuKaJabar #lunarnewyear2018 Design by @cichacichuy _____ Lokasi : Jawa Barat Indonesia _____ @pesonajawabaratku @genpikuningan @genpi_pangandaran @genpi.bogor @genpisukabumi @genpiciamis @genpicianjur @genpicirebon @genpipriangantimur _____ @genpi_id @genpinews @genpiaceh @genpisumbar @genpisumsel @genpijabar @genpijateng @genpijatim @genpilomboksumbawa @genpimaluku @genpi.kepri @genpijogja @genpibanten @genpi_lampung @genpi_bali @genpi_ntt @kemenpar @pesonaid_travel _ @genwi_thailand @genwi_malaysia @genwitiongkok @genwi.singapura @genwi_int @ind.travel __ #GenPI #GenPIJabar #PesonaIndonesia #WonderfulIndonesia
A post shared by GenPI Jawa Barat (@genpijabar) onFeb 7, 2018 at 4:12am PST
Kawasan Chinatown atau Pecinan seringkali dijadikan sebuah kawasan wisata di banyak kota besar di berbagai belahan dunia. Kota-kota seperti New York, San Fransisco, Bangkok dan Manila pun memiliki kawasan Chinatown atau Pecinan yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Tak terkecuali di Indonesia, terletak di kota Bandung, kota yang dikenal dengan julukan Kota Kembang ini juga memiliki kawasan Chinatown atau Pecinan yang terletak di Jl. Cibadak dan Jl. Kelenteng. (Sumber: Artikel @Amieykha, Foto Danny Nicholson)
...moreTripTrus.Com - Kalau lo lagi nyusun itinerary ke Labuan Bajo, satu hal yang nggak boleh lo skip: sunset-an. Serius, ini bukan sekadar matahari terbenam biasa—ini tuh paket lengkap antara laut biru, gugusan pulau kecil, sama langit yang berubah warna jadi dramatis banget. Gue jamin, sekali lo lihat, bakal susah move on. Apalagi vibes di ujung barat Pulau Flores ini emang beda, ada feel tenang tapi tetap aesthetic buat feed Instagram lo.
1. Bukit Cinta — Panorama Romantis di Puncak Bukit
Salah satu spot yang wajib lo datengin adalah Bukit Cinta. Dari atas sini, lo bisa dapet view 360 derajat yang super luas—laut, pulau, dan langit jingga jadi satu frame. Anak muda, fotografer, sampai pasangan juga sering nongkrong di sini karena suasananya romantis banget. Tapi ya, jangan dadakan datang pas matahari udah mau hilang—datanglah minimal satu jam sebelumnya biar lo bisa nikmatin gradasi warna langit dari awal.
2. Kampung Ujung — Sunset Dekat Pelabuhan
View this post on Instagram
A post shared by Villa (@hekovilla)
Kalau lo tipe yang lebih suka suasana santai tapi tetap dapet view cakep, coba melipir ke Kampung Ujung. Di sini, lo bisa lihat kapal nelayan sama ferry lalu-lalang sambil nunggu sunset. Vibes-nya lebih lokal, lebih chill, dan nggak terlalu ramai. Cocok buat lo yang pengin menikmati senja tanpa banyak distraksi, tapi tetap berasa “hidup”.
3. Pulau Kalong — Sunset dan Saksikan Keluarnya Kelelawar
Nah, kalau lo mau pengalaman yang anti-mainstream, wajib banget ke Pulau Kalong. Jadi gini, setelah matahari tenggelam, ribuan kelelawar bakal keluar dari pulau ini dan terbang bareng—kayak scene film gitu. Sunset-nya udah cakep, ditambah bonus fenomena alam yang unik banget. Ini sih bukan cuma estetik, tapi juga experience yang susah lo temuin di tempat lain.
[Baca juga : "The Big Three Labuan Bajo: 3 Pulau Wajib Banget Lo Kunjungi"]
4. Puncak Waringin — Sunset dari Ketinggian
Buat lo yang pengin lihat semuanya dari ketinggian tanpa halangan, Puncak Waringin adalah jawaban paling aman. Dari sini, lo bisa lihat Labuan Bajo secara keseluruhan—laut, kota, dan pulau-pulau kecil kelihatan jelas. Enaknya lagi, tempatnya cukup luas, jadi cocok banget buat datang ramean bareng temen atau keluarga sambil bawa camilan biar makin santai.
5. Pelabuhan Labuan Bajo — Sunset di Tengah Aktivitas Laut
Sementara itu, kalau lo pengin sunset dengan nuansa yang lebih “hidup”, coba stay di Pelabuhan Labuan Bajo. Di sini, lo bakal lihat siluet kapal, aktivitas nelayan, dan warna langit yang berubah pelan-pelan—semuanya nyatu jadi pemandangan yang dinamis. Nggak sepi, tapi justru itu yang bikin beda dari spot lainnya.
Biar pengalaman lo makin maksimal, ada beberapa tips simpel: datang lebih awal biar dapet full moment perubahan langit, pilih musim kemarau sekitar April sampai Oktober supaya cuaca clear, dan jangan lupa bawa jaket tipis karena angin laut bisa lumayan dingin pas senja. Kamera atau HP juga wajib standby, karena trust me—ini sayang banget kalau nggak diabadikan.
Intinya, sunset di Labuan Bajo itu bukan cuma soal pemandangan, tapi soal pengalaman. Dari yang romantis, tenang, sampai yang penuh aktivitas, semuanya punya karakter sendiri. Tinggal lo pilih aja, mau menikmati senja versi lo yang kayak gimana. (Sumber Foto @suriadin_252000)
...moreSalah satu produk unggulan dari Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, adalah kerajinan perhiasan batu lumut. Batu indah berwarna kehijauan ini menjadi target buruan para pecinta batu akik dari berbagai tempat. Tidak hanya dari dalam negeri, para kolektor batu cincin dari mancanegara pun memburu batu mulia jenis giok ini. Batu lumut yang dalam dialek setempat disebut 'batu lumuik Sungai Dareh' yang berasal dari Sungai Batanghari ini terkenal sebagai batu perhiasan berkualitas tinggi.Seperti batu perhiasan pada umumnya, batu lumuik merupakan olahan dari batu mentah yang diperoleh dari dasar sungai. Batu mentah ini kemudian dipotong, dibentuk menggunakan gerinda, dan terakhir dihaluskan. Batu yang telah dihaluskan tersebut kemudian dipasangkan sebagai batu perhiasan pada cincin, gelang, kalung, dan sebagainya. Kualitas dan harga sebuah batu lumuik ditentukan pada kualitas kilauan, corak yang ada di dalam batu tersebut, dan pendaran cahaya yang dipantulkannya.Selain batu lumuik, daerah tepi Sungai Batanghari sebenarnya masih memiliki beberapa jenis batu cincin lain, yang dibedakan berdasarkan warna. Batu-batu tersebut di antaranya adalah jenis ‘limau manih’ (jeruk manis) yang berwarna kuning menyala, ‘cempaga limau manih’ yang berwarna kemerahan, dan 'kecubung Sumatera' yang berwarna ungu. Meskipun demikian, yang menjadi incaran nomor satu dari Dharmasraya adalah batu lumuik. Batu lumuik telah menjadi kebanggaan masyarakat dan pemerintah Kabupaten Dharmasraya. 'Batu lumuik Sungai Dareh' pun telah menjadi merek dagang yang terdaftar sebagai produk kerajinan resmi asal Dharmasraya. Batu perhiasan ini pun seakan telah menjadi simbol identitas bagi masyarakat Dharmasraya yang fungsinya bagaikan 'KTP'. Bahkan, muncul anggapan mereka yang menggunakan perhiasan batu lumuik pastilah orang dari Dharmasraya atau orang yang pernah singgah di Dharmasraya.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com- Tempat ini berusia 157 tahun dan sudah berhenti beroperasi sejak 1998. Setelah 20 tahun kosong, kini pabrik tersebut disulap menjadi cagar wisata budaya yang kekinian tanpa menghapuskan unsur sejarah dengan nama De Tjolomadoe.
Masa depan bukan hanya tempat yang kamu tuju, namun tempat yang kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan di lanjutkan tindakan nyata 👌😉 . . #detjolomadoe #karanganyar
A post shared by ARINTAN (@arintanlt) onApr 18, 2018 at 5:15am PDT
Gagasan Presiden Jokowi sejak masih menjabat sebagai Wali Kota Solo kini terwujud berkat sinergi empat perusahaan BUMN yang membentuk perusahaan join venture bernama PT Sinergi Colomadu. Proses pembangunan cagar budaya ini memakan waktu hanya 351 hari.
Soft launching De Tjolomadoe ditandai dengan konser kelas dunia bertajuk "Hitman David Foster and Friends", yang menghadirkan penyanyi Internasional seperti David Foster, Anggun C Sasmi, Brian McKnight, Yura Yunita, Dira Sugandi, Sandhy Sondoro, dan band IV of Spades.
[Baca juga : Seba Baduy Angkat Potensi Wisata Banten]
Empat perusahaan BUMN yang terdiri dari PT PP (Persero) Tbk, PT PP Properti Tbk, PT Taman Wisata Candi Prambanan, Borobudur, dan Ratu Boko (Persero), dan PT Jasa Marga Properti membentuk joint venture dengan nama PT Sinergi Colomadu.
"Semoga inisiasi De Tjolomadoe ini dapat memacu BUMN untuk berinovasi dan bersinergi, sehingga bisa menjalankan peran sebagai agen pembangunan yang bukan hanya bersifat fisik namun juga menguatkan karakter dan budaya bangsa," kata Rini M Soemarno Menteri BUMN RI. (Sumber: Artikel liputan6.com, Foto Heru Wijaya)
...moreTripTrus.Com - Lo tau nggak sih kalau surfing tuh ada banyak jenisnya? Bukan cuma soal naik papan di pantai aja, surfing udah jadi budaya yang nge-trend banget di seluruh dunia. Dari fashion, peralatan, sampe gaya hidupnya, semuanya jadi booming! Selain lo bisa ngerasain adrenalin saat ngelakuin trik di ombak, surfing juga bisa dilakukan di tempat-tempat selain pantai, kayak kite surfing, windsurfing, dan sidewalk surfing alias skateboarding.
View this post on Instagram
A post shared by Onesouth boutique hotel pulau merah (@onesouthpulaumerah)
Banyuwangi, yang terletak di ujung timur Pulau Jawa, punya banyak keindahan alam, salah satunya pantai-pantai kece. Ada pantai yang deket banget sama kota, ada juga yang tersembunyi di dalam hutan hujan tropis atau di pulau-pulau terpencil. Beberapa pantai yang terkenal di Banyuwangi yang bikin nama daerah ini jadi terkenal di dunia adalah Pantai Pulau Merah, Pantai Tabuhan, dan Pantai G-Land (yang dikenal juga sebagai Pantai Plengkung). Masing-masing pantai ini punya karakteristik unik yang bikin para peselancar betah banget main ombak di sini.
1. Pantai Pulau Merah
Pantai ini emang deket banget sama Banyuwangi, sekitar 60 km, cuma butuh waktu 2-2,5 jam perjalanan. Namanya Pulau Merah karena pasir putihnya nyampur sama tanah merah di bawahnya, yang keliatan pas air laut lagi surut. Ada juga yang bilang, namanya Pulau Merah karena langitnya yang merah banget pas matahari terbenam.
Pas weekend, pantai ini rame banget sama wisatawan lokal karena lokasinya yang gampang diakses. Bahkan, di 2015, Pantai Pulau Merah jadi tempat penyelenggaraan International Surfing Competition ke-4 yang dihadiri peselancar dari 20 negara! Mereka kompetisi di berbagai kategori kayak longboard, paddle race, sampai kategori untuk anak-anak umur 10 tahun!
Yang bikin Pantai Pulau Merah jadi tempat kompetisi surf yang terkenal, ya karena ombaknya yang konsisten dan dasar lautnya berpasir. Ombaknya panjang, sekitar 2-5 meter, jadi cocok banget buat latihan atau nunjukin skill surfing lo. Di sekitar pantai juga banyak camp surfing yang nawarin sewa alat dan pelatihan buat yang pengen belajar surfing. Jangan lupa, makanan lokal di sini juga enak banget, loh!
2. Pantai Pulau Tabuhan
Pulau kecil yang nggak berpenghuni ini terletak di Selat Bali, antara Jawa dan Bali. Luasnya cuma 5 hektar, tapi udah terkenal banget buat kite surfing dan windsurfing karena anginnya yang pas banget!
Kite surfing itu olahraga yang pakai papan yang diikat ke kaki, terus lo pegang layang-layang besar yang akan ngebawa lo melayang di atas air sambil lo bikin trik-trik kece. Kalau windsurfing, lo pake papan yang ada layar untuk anginnya ngebawa lo cepet-cepet di laut.
Sayangnya, kalau lo mau coba dua olahraga ini, lo harus bawa peralatan sendiri karena di sini nggak ada penyewaan. Tapi jangan khawatir, Pulau Tabuhan bener-bener surga tersembunyi, dengan air laut yang jernih banget. Lo bisa mampir ke Kampe Beach di Bangsring dulu, terus naik kapal buat sampe ke pulau ini.
Di sini, lo bisa main pasir, berenang, atau snorkeling. Jangan lupa bawa makanan dan tempat sampah, biar pantainya tetep bersih dan indah!
[Baca juga : "5 Alasan Kenapa Lo Harus Banget Ikutan Banda Neira Festival 2024"]
3. Pantai G-Land
Nah, buat lo yang suka tantangan, Pantai G-Land ini nggak boleh dilewatin! Ditemuin pertama kali oleh peselancar asal Amerika, Mike dan Bill Boyum, pada tahun 1972, pantai ini terletak di Alas Purwo National Park di pesisir selatan Jawa. Pantai ini langsung menghadap Samudra Hindia, jadi ombaknya bener-bener gede dan kenceng. Bisa sampe 6 meter, loh!
Makanya, G-Land sering banget jadi tempat kompetisi internasional, kayak World Surf League yang pernah diselenggarakan pada 28 Mei - 6 Juni 2022. Kalau lo suka tantangan, ini tempat yang tepat! Tapi inget, ombak di sini bisa bikin lo deg-degan, jadi siap-siap mental, ya!
Selain itu, G-Land juga cocok buat lo yang pengen kabur dari hiruk-pikuk kota dan nikmatin alam yang masih asri. Pantainya luas, dikelilingi hutan tropis yang hijau, dan ombaknya yang terus menggulung bikin lo betah lama-lama di sini.
Banyuwangi emang punya banyak banget pantai kece yang bisa lo explore, dari yang cocok buat pemula sampe yang udah berani main ombak gede. Nggak cuma surfing, lo juga bisa nyobain olahraga air lainnya yang nggak kalah seru, kayak kite surfing atau windsurfing. Jadi, kalo lo lagi cari spot yang ngasih pengalaman seru sambil menikmati keindahan alam yang masih asri, Banyuwangi (Sumber Foto @boncze_q)
...more