TripTrus.Com - Yo, tahun baru udah deket nih! Gimana kalo lo nggak ikut-ikutan nonton kembang api atau makan malam biasa aja? Coba deh tahun ini coba ngerayainnya dengan cara yang beda, kayak naik gunung! Lo nggak perlu jadi pendaki pro kok, ada banyak gunung kece yang bisa lo jajakin, apalagi buat yang masih newbie. Gue udah siapin 5 rekomendasi gunung seru buat lo yang pengen punya pengalaman tahun baru yang nggak biasa. Yuk, simak!
1. Gunung Andong
Lo yang baru pertama kali mau coba hiking, Gunung Andong di Magelang bisa jadi pilihan pas banget. Ketinggiannya 1.726 mdpl dan jalurnya tuh nggak terlalu susah. Lo bakal dapet pemandangan keren banget, apalagi pas sunrise. Dijamin, bakal bikin lo merasa seperti di dunia lain!
2. Gunung Sikendil
View this post on Instagram
A post shared by Irfan (@muhamadirfan_01)
Sunrise di Gunung Sikendil ini juara banget, bro! Ketinggiannya cuma 1.800 mdpl, jadi buat lo yang belum berpengalaman mendaki, pasti nggak bakal kesulitan. Selama perjalanan, lo bakal disuguhi pemandangan pegunungan yang keren banget, apalagi kalo lo lagi liburan tahun baru di sana. Bener-bener, deh, suasananya bikin hati adem!
3. Gunung Prau
Gue rekomendasiin banget buat lo yang pengen liat sunrise kece, Gunung Prau harus banget ada di list lo. Ketinggiannya 2.590 mdpl, dan jalurnya tuh gampang banget! Pendakian nggak bakal makan waktu lama, jadi cocok buat pemula yang pengen nyobain tantangan pertama naik gunung. Ditambah lagi, sunrise di sini tuh paling killer, bro!
[Baca juga : "5 Tips Biar Liburan Akhir Tahun Lo Lancar Dan Aman Di Jalan!"]
4. Gunung Bismo
Gunung Bismo yang ada di Wonosobo ini punya ketinggian 2.365 mdpl, dan cocok banget buat lo yang pengen hiking sambil nikmatin udara segar dan kesejukan. Jalur pendakian lewat Sikunang cuma butuh sekitar 2 jam, jadi nggak terlalu berat buat lo yang baru nyoba. Sepanjang perjalanan, lo bakal dimanjain dengan pepohonan rindang, bikin suasana makin adem!
5. Gunung Pakuwaja
Kalo lo pengen liat pemandangan keren perbukitan Dieng, Gunung Pakuwaja di Wonosobo bisa jadi spot yang kece banget. Dengan ketinggian 2.421 mdpl, pendakian menuju puncak cuma butuh 1,5 jam. Selain pemandangan Dieng yang hijau, lo juga bisa liat gunung-gunung besar kayak Sindoro dan Slamet dari kejauhan. Ini bakal jadi momen tahun baru lo yang nggak terlupakan!
Gue yakin lo nggak bakal nyesel deh ngerayain tahun baru dengan cara yang beda kayak gini. Naik gunung nggak cuma seru, tapi juga bisa bikin lo merasa lebih dekat sama alam dan dapet pengalaman yang bener-bener beda. Jadi, udah siap ngajakin temen-temen atau keluarga buat merayakan tahun baru di puncak gunung? Buruan pilih gunung yang lo suka, dan rasain sensasi liburan yang nggak bakal terlupakan! (Sumber Foto @ryanf_jr)
...moreTripTrus.Com - Minitrip paket wisata Heritage on Wheels yang diselenggarakan oleh Milangkori ini sangat menarik untuk diikuti.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Milangkori Tour Travel (@milangkoriofficial)
Paket wisata berbasis budaya, sejarah serta potensi lokal ini unik karena menggunakan moda transportasi bus klasik dengan kunjungan ke situs- situs heritage kawasan perkotaan Purworejo dan Kutoarjo.
[Baca juga : "Nikmati Sensasi Off Road Di Hutan Wisata Punti Kayu Hanya Rp80 Ribu"]
Rute pertama yang sudah diuji coba mulai dari Pendopo Kabupaten Purworejo, eks HKS atau SMAN 7 Purworejo, Pendopo eks Kabupaten Kutoarjo, dan Rumah Kolekturan Kutoarjo. (Sumber: Artikel dinparbud.purworejokab.go.id Foto @milangkoriofficial )
...moreTripTrus.Com - Museum yang dibangun oleh pabrik jenang Mubarok Food di Jalan Sunan Muria Kudus, Desa Glantengan, Kecamatan Kota itu adalah yang pertama di Indonesia.
Selain dikenal sebagai kota Kretek dan wisata religi, diam-diam Kudus juga mempunyai Museum Jenang. Namanya " Museum Jenang Kudus" . Museum yang dibangun oleh pabrik jenang Mubarok Food di Jalan Sunan Muria Kudus, Desa Glantengan, Kecamatan Kota itu adalah yang pertama di Indonesia.
Dari alun-alun arah utara sekitar 300 meter. Museum Jenang meneguhkan bahwa Kudus juga kota penghasil jenang terbesar di Jawa Tengah. Ini melengkapi destinasi sebelumnya yaitu makam Syeh Ja'far Shodiq atau Sunan Kudus dan Raden Umar Said atau Sunan Muria.
#museumjenangkudus#
A post shared by Octa Kiem Ing (@octakieming) onMay 1, 2018 at 12:43am PDT
Museum Jenang tepatnya di lantai dua, gedung dan showroom Mubarok Food Cipta Delicia Kudus. Direktur Utama Mubarok Food Cipta Delicia, Muhammad Hilmy mengatakan, museum yang dibuatnya itu, menggambarkan suasana di wilayah Kabupaten Kudus. Selain itu, menceritakan aktvitas masyarakat setempat pada tahun 1930-an, di Pasar Bubar Menara, sebagai pasar pertama jenang Kudus.
[Baca juga : 4 Kuliner Khas Kudus Yang Siap Bikin Perut Anda Kenyang]
" Museum Jenang ini satu-satunya dan pertama di Indonesia, kita ingin mengangkat citra Kudus melalui produk jenang," kata Hilmy, dikutip dari keterangan pers tertulis, Jumat 23 Juni 2017.
Pria ini menjelaskan, di dalam Museum Jenang disajikan berbagai kisah Kudus tempo doeloe, awal adanya pembuatan jenang. Kemudian menggambarkan suasana komplek Masjid Menara dan makam Sunan Kudus yang tersusun rapi di dalam maket dan sebuah kitab Alquran besar di sampingnya.
Tidak hanya itu. Di sebuah ruangan yang cukup luas tersebut, juga berdiri sebuah rumah adat khas Kudus. Selain itu, miniatur menara setinggi lima meter dan kisah perjalanan Mubarok Food Cipta Delisia dari masa ke masa. " Di sini bertemunya seni, budaya, bisnis, pariwisata, ekonomi dan berbagai aspek lainnya. Maka kami dedikasikan Mubarok Food sentra bisnis dan budaya," tandasnya.
Menurut Hilmy, jika wisatawan ingin melihat peta wilayah Kudus, secara garis besar bisa melihat Musem Jenang. Sejarah produk jenang, sampai ramainya pengunjung di komplek menara dan masjid Al Quds serta makam Sunan Kudus juga tergambar lengkap.
Adapun cerita jenang Khas Kudus, katanya, dimulai dari produk milik H Mabruri dan istrinya Hj Alawiyah. Pasangan suami istri tersebut memulai bisnisnya membuat jenang. Jenang tersebut dijual di Pasar Bubar Menara pada tahun 1930.
" Awalnya belum ada merk, kemudian seiring jalannya waktu akhirnya dinamai Sinar 33. Nomor itu diambil dari nomor rumah, yang juga sebagai tempat produksi. Kini namanya Mubarok Food," imbuhnya.
setelah hampit 1,5th walk uot dari tempat kerja ini, dan sekarang kembali lagi jebule apik setengah kaget ora percoyo lek iki biyen aq melu gawe ngasi 80% walaupun akhire dipecat 😂 #museumjenangkudus
A post shared by yocky (@yockyjs) onMay 29, 2018 at 10:37pm PDT
Menurut Hilmy, jumlah pengunjung Musem Jenang sampai saat ini cukup lumayan. Kebanyakan merupakan wisatawan yang ingin berbelanja jenang. Lalu penasaran mampir dan masuk. Mereka senang karena bisa mengetahui sejarah jenang sambil berfoto selfie secara gratis. " Jumlah pengunjung meski belum banyak, sudah lumayan, tujuan utamanya membeli oleh-oleh. Museum ini kami sediakan secara gratis untuk siapa saja yang ingin berkunjung," terangnya. (Sumber: Artikel travel.dream.co.id, Foto youtube.com)
...moreTripTrus.Com - Anda suka pantai? Jika iya, itu sangat baik karena pergi ke pantai memiliki sejuta manfaat untuk Anda. Entah itu baik secara fisik dan mental, bermain-main di pantai sangat dianjurkan oleh para dokter. Bahkan, beberapa ahli medis menyarankan orang-orang yang menderita depresi, stres, kecamasan dan arthritis harus biasakan menghabiskan beberapa waktu di pantai. Berikut beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari pantai.
1. Mengusir StresPara ahli kesehatan mengatakan bahwa menghabiskan waktu di dekat laut dapat membebaskan Anda dari stres. Serotonin akan dirilis keluar dan Anda akan cenderung merasa tenang serta lega meskipun Anda hanya duduk di pantai.2. Vitamin DManfaat lainnya, Anda bisa mendapatkan banyak vitamin D saat Anda menghabiskan beberapa waktu Anda di sana.3. Infeksi Bisa SembuhKandungan garam pada air laut mengandung sifat anti-mikroba. Jadi, apabila Anda memiliki infeksi Anda pasti bisa sembuh dengan berendam atau berenang di pantai.4. Paru-Paru MembaikPenelitian menunjukkan bahwa kualitas udara di pantai memungkinkan paru-paru Anda dapat bernapas dengan baik sehingga Anda akan cenderung terhindar dari beberapa penyakit paru seperti asma.5. Tidur Dengan BaikPantai bisa membebaskan Anda dari stres dan kelelahan. Nah, setelah puas bermain-main dengan air di pantai, Anda akan tidur pulas tanpa mengalami insomnia. Faktor penyebab terjadinya insomnia salah satunya adalah stres.6. Bagus Untuk KulitPantai juga memiliki manfaat yang hebat dalam segi kecantikan. Air garam mendetoksifikasi kulit Anda dan membunuh bakteri. Serte butiran pasir di pantai dapat bertindak seperti exfoliator.7. Membakar KaloriSaat ke pantai tidak afdol jika tidak berkeliling bukan? Nah, berjalan-jalan di pantai bisa membuat kalori Anda terbakar secara alami. Berjalan juga merupakan salah satu jenis latihan yang membuat hidup Anda lebih sehat. (Sumber: Artikel metrotvnews.com Foto Amieykha)
...moreTripTrus.Com - Bali gak ada matinya, bro! Dinas Pariwisata Bali baru aja nge-launch Calendar of Events 2025 yang bakal nge-hype banget. Ada 56 acara kece yang bakal bikin turis, baik lokal maupun asing, makin betah dan pengen lama-lama di Bali. Event-event ini bakal diselenggarain dari Februari sampai Desember 2025, mulai dari 5th Multilateral Naval Conference di Pelabuhan Benoa, Pawai Ogoh-ogoh di Denpasar, sampai Mekotek di Desa Munggu, Badung. Ada juga Pesta Kesenian Bali XLVII di Denpasar, Penglipuran Village Festival di Desa Penglipuran, dan Festival Taman Sukasada Ujung di Karangasem.
View this post on Instagram
A post shared by Adi Prayogo (@adi_py)
Tjok Bagus Pemayun, Kepala Dinas Pariwisata Bali, bilang kalau acara-acara ini tujuannya biar wisatawan bisa stay lebih lama. Soalnya, Bali tuh nggak cuma terkenal karena wisata budaya, tapi juga event-event keren yang bakal selalu rame. "Kami harap acara-acara ini bisa bikin wisatawan betah dan ingin datang lagi," ujarnya.
[Baca juga : "Sumut Gaskeun! Kalender Event 2025 Siap Bikin Wisatawan Ketagihan"]
Meskipun beberapa event udah ada sebelumnya, tahun ini bakal ada beberapa yang baru, dan Tjok berharap dampaknya lebih besar dari sebelumnya. Tjok juga bilang kalau event-event ini selalu laku banget di kalangan turis, baik yang datang dari luar negeri maupun dalam negeri. "Kami minta pengelola acara buat nyatet gak cuma jumlah transaksi, tapi juga seberapa banyak orang asing yang dateng dan pengen balik lagi. ASITA juga jadi andalan buat jualin event-event ini ke calon wisatawan," lanjutnya.
Tjok percaya banget kalau Calendar of Events 2025 bisa ningkatin kunjungan turis ke Bali. Targetnya sih, 6-6,5 juta turis asing dan 10-10,5 juta turis domestik datang ke Bali sepanjang tahun ini.
Tapi, ada tantangan juga nih. Masalah jalan macet, sampah, dan alih fungsi lahan masih jadi PR, tapi Dispar Bali udah siap nge-solve itu. "Kami udah punya peta masalah, tinggal ditindaklanjuti," kata Tjok.
Ngomong-ngomong, Wakil Ketua PHRI Bali, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, bilang buat capai target kunjungan turis 2025, perlu strategi. Salah satunya dengan nambahin direct flight bareng airline dan promosi bareng buat ngenalin event-event internasional yang bakal rame banget! (Sumber Foto @dekz_chotz11)
...moreGua Cermin terletak di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur. Obyek wisata ini terletak di sebelah timur pelabuhan Labuan Bajo, berjarak sekitar empat kilometer dari pusat kota. Gua ini memiliki hutan di mana wisatawan bisa melihat kera ekor panjang dan babi hutan. Biasanya agen perjalanan menawarkan paket wisata ke Gua Cermin sebagai bagian dari program tur Kota Labuan Bajo.Gua yang ditemukan oleh seorang arkeolog Belanda tersebut ternyata adalah sebuah gua yang di dalamnya terdapat sebuah batu yang apabila terkena sinar matahari akan berbentuk seperti cermin. Di samping stalagtit dan stalagmit, terdapat berbagai macam satwa seperti kelelawar, laba-laba, ular dan serangga di dalamnya.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...moreTripTrus.Com - Anda bisa banget tetap traveling di bulan puasa, bedanya sekarang destinasinya disesuaikan dengan nuansa ramadhan. Nah, berikut ini 4 kota yang cocok buat didatangi kalau Anda ingin melakukan wisata ramadhan.
1. Aceh
Siapa yang tak kenal Negeri Serambi Mekkah ini? Aceh memang terkenal dengan budaya Islamnya yang sangat kental. Bahkan, para wanita yang berada di Aceh dianjurkan memakai jilbab jika berada di luar rumah.
Tapi, Aceh memang menjadi salah satu kota yang sangat cocok untuk Anda yang ingin melakukan wisata ramadhan atau religi. Bagaimana tidak? Di sini terdapat sebuah masjid megah, yang bahkan saat terjadi bencana tsunami, pun tetap berdiri kukuh.
Masjid Raya Baiturrahman terletak di Kota Banda Aceh. Masjid yang pertama kali dibuka pada tahun 1881 ini memang memiliki arsitektur yang sangat menawan. Selain wisata ke masjid-masjid bersejarah di Aceh, kita juga bisa menikmati beragam kuliner lokal yang dijamin halal dan lezat.
2. Palembang
Kini Palembang semakin mengembangkan dirinya sebagai salah satu destinasi religi di Indonesia. Salah satunya adalah Kampung Al-Munawar, sebuah kampung Arab yang berada di wilayah 13 Ulu. Begitu tiba di kampung yang berada di tepi Sungai Musi ini, Anda akan terkagum-kagum dengan bangunan rumah tua di sini.
Rumah-rumah di Kampung Al-Munawar diperkirakan sudah berusia ratusan tahun, sejak awal bangsa Arab menetap di Palembang. Nah, kalau kamu berkesempatan ke sini, kamu akan disambut dengan Pertunjukan Gambus yang dipadu dengan Tari Zapin, perpaduan antara budaya Timur Tengah dan Indonesia.
Anda juga bisa mencicipi kuliner ala munggahan yang sangat lezat, tentu saja masakannya bercitarasa campuran antara Timur Tengah dan Indonesia.
Selain itu, Anda juga bisa mampir ke masjid yang sangat unik di Kota Palembang. Masjid Cheng Hoo namanya. Masjid ini bernuansa merah, sekilas justru terlihat seperti klenteng. Ada lagi Al-quran Al-Akbar, yaitu Alquran raksasa yang diukirkan pada lembaran kayu besar.
3. Semarang
Ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini memiliki banyak destinasi untuk wisata ramadhan. Tapi, wisatanya lebih spesifik, misalnya mengunjungi Makam Wali Songo. Lalu di mana saja Makam Wali Songo yang berada di Jawa Tengah? Jawabannya tiga, yaitu di Kabupaten Kudus, Jepara, dan Demak.
Di Kudus Anda bisa mengunjungi Makam Sunan Kudus, yang terletak tepat di belakang Masjid Menara Kudus. Keduanya memang menjadi destinasi religi yang tak terpisahkan. Masjid Menara Kudus dibangun oleh Sunan Kudus pada tahun 1549 dan menggunakan batu Baitul Maqdis dari Palestina sebagai batu pertama.
Di Jepara terdapat Makam Sunan Muria yang berada di puncak Gunung Muria. Anda memang perlu mendaki untuk mencapainya, tapi katanya sekarang sudah ada tukang ojek yang siap mengantar ke atas.
Di Demak terdapat Makam Sunan Kalijaga yang terkenal, tapi lokasinya agak ke pinggiran Kota Demak. Selain makam, wilayah Demak terkenal karena dahulu merupakan lokasi Kerajaan Islam Demak. Anda bisa banget napak tilas Wali Songo di sini!
4. Makassar
Siapa bilang Anda tak bisa melakukan wisata ramadhan di Makassar? Pergilah ke wilayah Pantai Losari. Di sana Anda akan menemukan masjid terapung pertama yang dibangun di Indonesia. Namanya Masjid Amirul Mukminin.
Selain itu, Anda juga bisa mengunjungi Masjid Cheng Hoo yang berada di Jalan Metro Tanjung Bunga. Ini merupakan Masjid Cheng Hoo kedua belas di Indonesia. Uniknya, kubah masjid ini bentuknya menyerupai pagoda, yang memang menandakan perpaduan budaya Makassar dan Tionghoa. Masjid yang dibangun pada tahun 2013 ini selesai dibangun pada tahun 2015. (Sumber: Artikel jalanjalanmen.com Foto Flickr)
...moreTripTrus.Com - Wilayah DKI Jakarta dan beberapa daerah di Indonesia akan disuguhkan sebuah fenomena alam yang sangat jarang terjadi. Tepatnya pada malam hari ini, Rabu 31 Januari 2018, masyarakat Tanah Air bakal bisa menyaksikan gerhana bulan total yang disebut-sebut membuat tatanan langit menjadi lebih "cantik".
Berdasarkan data Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DKI Jakarta, Rabu 31 Januari 2018, gerhana bulan total akan berbarengan dengan fenomena supermoon dan blue moon yang terjadi mulai pukul 19.51 hingga 21.07 WIB. Ketika itu posisi bumi berada di antara matahari dan bulan di satu garis lurus yang sama.
Jangan lewatkan fenomena langka ‘Super Blue Blood Moon’ Rabu (31/1/2018) malam. Super Blue Blood Moon pernah terjadi 152 tahun lalu (13 Maret 1866). Saksikan secara Live Streaming hanya di Okezone.com, pukul 18.15 WIB. #okezone #okezonedotcom #infographic
A post shared by Okezone.com (@okezonecom) onJan 30, 2018 at 4:35pm PST
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tinia Budiati mengatakan, guna menindaklanjuti instruksi Gubernur Anies Rasyid Baswedan, pihaknya telah menyiapkan tujuh lokasi pengamatan untuk warga Ibu Kota yang ingin menyaksikan secara langsung fenomena alam yang terakhir terjadi 150 tahun lalu itu.
Tempat-tempat itu berada di Planetarium Taman Ismail Marzuki, Monumen Nasional, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Taman Fatahillah Kota Tua, Kepulauan Seribu, Taman Mini Indonesia Indah, dan Taman Impian Ancol.
Ia menambahkan, dari setiap lokasi pengamatan gerhana bulan total tersebut, pihaknya telah menyiapkan sebuah penanggung jawab untuk melayani warga yang hendak berdatangan ke lokasi. Masyarakat bisa datang ke sana guna menyaksikan kejadian alam itu sejak pukul 17.00 hingga pukul 23.00 WIB.
Berikut ini ketujuh lokasi pengamatan gerhana bulan total di DKI Jakarta disertai nama penanggung jawabnya:
1. Planetarium Taman Ismail Marzuki dan Plaza Teater Jakarta (gratis)
Kontak: Pak Eko (08128563352)
2. Monumen Nasional, Kawasan Monas (gratis) dan Tugu Monas (membayar tiket masuk)
Kontak: Bu Ratih (0817876862) dan Pak Budi (0811984200)
3. Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan (gratis)
Kontak: Bu Rofiqoh (081282354360)
4. Taman Fatahillah Kota Tua (gratis)
Kontak: Pak Norvi (08159929011)
5. Kepulauan Seribu (gratis)
Kontak: Bu Neneng (082298765661)
6. Taman Mini Indonesia Indah (membayar tiket masuk)
Kontak Protokol TMII: Ibu Lis (0813 982 691 91)
Kontak Anjungan dan Graha Wisata: Fitri (021-8400418)
7. Taman Impian Ancol (membayar tiket masuk)
Kontak: Ancol Contact Center (021-29222222)
Demikianlah 7 lokasi di Jakarta untuk warga Ibu Kota yang ingin menyaksikan secara langsung fenomena alam yang terakhir terjadi 150 tahun lalu itu. (Sumber: Artikel okezone.com)
...moreTripTrus.Com - Berbeda dengan para wisatawan asing, orang Indonesia tidak mengunjungi Bali sebagai destinasi wisata yang paling populer. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), wisatawan nusantara atau wisnus cenderung mengunjungi daerah-daerah di Pulau Jawa. Dari total 734,86 juta perjalanan yang dilakukan oleh wisnus sepanjang tahun 2022, sekitar 75,49% atau tiga dari empat perjalanan dilakukan ke Pulau Jawa.
View this post on Instagram
A post shared by Rental Sewa Mobil Hiace Jogja | Rent Car & Tour Yogyakarta (@sewahiacejogja_insan)
Kepala BPS, Margo Yuwono, mengungkapkan bahwa daerah yang paling banyak dikunjungi oleh wisnus pada tahun 2022 adalah Jawa Timur dengan total 200,55 juta perjalanan atau 27,29% dari total perjalanan wisnus. Selanjutnya, wisnus juga banyak mengunjungi Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan jumlah perjalanan masing-masing sebesar 123,53 juta (16,81%) dan 110,35 juta (15,02%). DKI Jakarta, Banten, dan Yogyakarta juga termasuk dalam enam besar provinsi tujuan utama wisnus, namun seluruhnya berada di Pulau Jawa.
Sedangkan untuk Bali, jumlah total perjalanan wisnus ke daerah tersebut sebanyak 14,26 juta atau sekitar 1,94% dari total perjalanan wisnus. Jumlah kunjungan wisman ke Bali pada tahun 2022 juga lebih banyak dibandingkan wisnus, yaitu sebanyak 3,29 juta kunjungan.
[Baca juga : "Mengunjungi Taman Nasional Gunung Bromo Saat Libur Lebaran: Panorama Alam Yang Menakjubkan"]
Pada tahun 2022, jumlah wisnus yang berpelesir di dalam negeri semakin meningkat. Total perjalanan wisnus mencapai 734,86 juta perjalanan, yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 (613,30 juta), tahun 2020 (524,57 juta), namun masih di bawah jumlah perjalanan wisnus pada tahun 2019 (712,16 juta). Margo Yuwono mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah wisnus pada tahun 2022 sangat menggembirakan, karena terjadi peningkatan sebesar 19,82% dibandingkan dengan tahun 2021 dan peningkatan 1,76% dibandingkan dengan masa sebelum tahun 2019. (Sumber Foto @hladchenko_ph)
...more