TRIPTRUS - Bepergian ke sebuah tempat yang baru bersama pasangan yang belum menikah konon diyakini sebagai cara ampuh untuk saling mengenal karakter asli. Siapa yang tak ingin menikmati sensasi seru jalan-jalan di tempat yang indah dan romantis serta mencoba hal-hal seru bersama.Namun, menghabiskan waktu dengan pasangan lebih dari 24 jam, sekaligus menyesuaikan diri dalam lingkungan asing, ternyata tak mudah. Jika tak pandai-pandai berkompromi, liburan yang awalnya menyenangkan bisa berubah jadi mengerikan. Jangan sampai niat pergi berlibur dan bersenang-senang berduaan, malah membuat hubungan jadi runyam. Agar liburan Anda bersama kekasih lancar dan menyenangkan, ikuti beberapa tip berikut ini:1. Jangan bilang, “Terserah kamu, deh!”Pria umumnya lebih suka jika pasangannya memiliki sikap, apalagi ketika sedang berlibur bersama. Kedua belah pihak harus sama-sama senang. 2. Jangan memaksa traveling bersama kekasih, kalau belum terlalu yakin.Jika usia hubungan Anda masih seumur jagung, lebih baik tidak memaksakan untuk pergi ke tempat yang terlalu jauh selama berhari-hari. Kenali dulu kepribadiannya luar dan dalam, serta sifat dan kebiasaannya.3. Usahakan mengatur uang yang dititipkan pasangan dengan baik. Ini adalah salah satu usahanya untuk menguji apakah Anda pintar mengelola keuangan atau tidak. 4. Sebisa mungkin tidak membawa laptop dan pekerjaan.Kekasih pasti tak akan mau kalau Anda tetap sibuk di depan laptop. Kalau tak bisa karena mendadak mendapat pekerjaan tambahan sebelum cuti, komunikasikan dulu sebelum pergi kepada pasangan.5. Cari daerah wisata dan hiburan yang bisa dinikmati berdua.Hal ini untuk menghindari ada salah satu pihak yang merasa bosan atau tidak nyaman.6. Masing-masing harus membawa barang bawaan sendiri.Pria terkadang pusing melihat wanita yang menghambat pergerakannya dengan membawa terlalu banyak barang yang pada akhirnya tidak terlalu dibutuhkan.7. Ngambek itu tabu!Rugi besar jika berada di tempat yang menyenangkan, tapi tak bisa menikmatinya gara-gara ada salah satu pihak yang tak bisa menahan emosi. (Sumber: Artikel femina.co.id Foto kapanlagi.com)
...moreTripTrus.Com - Keindahan panorama serta budayanya yang agung membuat Indonesia dilirik banyak sineas film luar negeri.
Beberapa dari mereka bahkan pernah menjadikan destinasi-destinasi wisata di Indonesia sebagai tempat syuting film mereka. Berikut tempat wisata di Indonesia yang pernah muncul di film-film Hollywood.
Hutan mangrove di Kalimantan ternyata pernah dijadikan latar tempat untuk film populer Anaconda - The Hunt of Blood Orchid. Film yang dibintangi oleh Johnny Messner dan KaDee Strickland ini menampilkan hutan belantara di Kalimantan dan kehidupan hewan-hewan di dalamnya.
Candi Prambanan, Yogyakarta
Keagungan Candi Prambanan pernah muncul di film The Philosophers pada tahun 2013 lalu. Film yang dibintangi Cinta Laura dan Bonnie Wright ini memiliki genre fiksi ilmiah. Tidak hanya Candi Prambanan saja, destinasi wisata lain seperti Pulau Belitung dan Gunung Bromo juga menjadi tempat syuting film ini.
Ubud, Bali
Bali menjadi tempat wisata di Indonesia yang paling populer bagi turis mancanegara. Beberapa tempat eksotis di Bali bahkan pernah menjadi lokasi syuting film Hollywood seperti Desa Ubud. Desa Ubud pernah dijadikan lokasi pengambilan gambar film Eat, Pray, Love yang dibintangi oleh aktris ternama Julia Roberts.
Karangasem, Bali
Tidak hanya Ubud saja yang berhasil menarik perhatian sineas film Hollywood, Karangasem ternyata juga pernah menjadi lokasi syuting film Hollywood berjudul Alex Cross. Film yang disutradari oleh Rob Cohen ini menampilkan panorama indah Karangasem yang dikelilingi pegunungan dan pantai. (Sumber: Artikel-Foto teen.co.id)
...moreTRIPTRUS - Kapankah itu? Cobalah keberuntungan Anda saat peak season . Pilih bulan April, Mei, awal Juni, September, atau awal Oktober yang bisa dikatakan sebagai masa-masanya pergantian musim antara peak dan off season. Datang pada periode ini justru menguntungkan buat Anda. Berikut adalah alasan-alasan masuk akal yang membuat Anda merencanakan liburan lebih awal.
1. Tidak ada lagi kerumunan
Anda tidak akan merasa tenggelam dalam lautan manusia yang justru bisa menyesakkan liburan Anda. Waktu Anda akan dihabiskan dengan kebingungan berpikir harus pergi ke arah mana karena (hampir) semua tempat dipenuhi oleh antrean, mulai dari taman bermain, tempat pertunjukkan, pasar oleh-oleh, resto, kafe, bar, pantai....
2. Cuaca masih cukup ramah
Pergantian iklim dan musim membuat suhu pada bulan-bulan ini tidak terlalu drastis. Anda tetap bisa merasakan hangatnya matahari siang dan sejuknya udara malam. Panas dan dingin tidak terlalu menyengat kulit Anda.
3. Hari-hari terasa lebih panjang
Jumlah orang di sekitar memicu rasa sibuk dalam diri Anda. Makin banyak orang membuat Anda merasa makin terburu-buru dalam melakukan sesuatu. Bukankah Anda mengambil liburan untuk lari dari kesibukan? Saat jumlah turis berkurang, Anda bisa lebih santai dan tenang untuk menikmati pemandangan. Anda tidak perlu antre dan 'berperang' saat beli oleh-oleh.
4. Industri wisata lokal masih semangat untuk menyambut dan menghibur Anda
Liburan belum sepenuhnya berakhir. Jadi, masih banyak objek wisata lokal yang bisa Anda kunjungi. Ditambah lagi, kesempatan Anda bertemu warga lokal lebih besar saat off season. Biasanya– sama seperti Anda – saat peak season, warga lokal pun lebih memilih liburan keluar kota. (Sumber: Artikel cleo.co.id Foto sewavilladibali.com)
...moreTripTrus.Com - Pelaku industri pariwisata khususnya di sektor hotel dan restoran sudah siap menyambut pemulihan pariwisata di era new normal.
Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menyebut, penerapan protokol kesehatan jadi poin utama yang harus dilakukan pelaku industri wisata sektor perhotelan dan restoran.
"Saat ini hotel-hotel dan restoran siap menjalankan protokol kesehatan dengan acuan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No 328 tahun 2020. Kami dari pelaku usaha sekarang buat ekspose untuk penerapan tersebut buat promosi produk dan kepercayaan bagi pengunjung. Jadi mereka lihat proses kami lakulan protokol tersebut," kata Maulana saat dihubungi Kontan.co.id pada Rabu.
Dengan penerapan protokol kesehatan di industri pariwisata maka akan meningkatkan kepercayaan diri para wisatawan dan pengunjung. Maulana menyebut ada dua jenis wisatawan domestik di Indonesia. Pertama, wisatawan leisure yang memang ingin berekreasi. Kedua, business tourism.
Maulana menyebut potensi wisatawan leisure besar akan terjadi pada Natal dan Tahun Baru. Apalagi ada kebijakan libur Lebaran atau cuti bersama yang dialihkan pada akhir tahun nanti.
[Baca juga : "Menparekraf Sebut Wisata Alam RI Risikonya Rendah Covid-19"]
Ia berharap pemerintah bisa mendorong business tourism terlebih dahulu, yang nantinya akan membuat hotel kembali aktif. "Pergerakan business tourism itu kan kebanyakan domestik, mayoritas dari kegiatan pemerintah. Kami berharap kegiatan di hotel dari pemerintah bisa (diaktifkan) agar hotel dan restoran kembali aktif," imbuhnya.
Maulana menambahkan dari kebijakan protokol kesehatan di hotel dan restoran akan menambah biaya operasional hampir 10% dari total biaya. (Sumber: Artikel nasional.kontan.co.id Foto syta.org)
...moreTripTrus.Com - Pernah menikmati pemandangan lembah hijau yang luas membentang? Jika belum, mengunjungi wisata alam Rawa Danau yang terletak di Kampung Panenjoan, Desa Luwuk Kecamatan Gunung Sari kabupaten Serang adalah tempatnya. Dari namanya saja mungkin Anda dapat menebak bahwa objek wisata ini merupakan objek wisata alam berbentuk rawa.
Anda tepat, wisata alam Rawa Danau ini merupakan sebuah tempat wisata alam yang didominasi dengan rawa-rawa dengan sebuah danau. Wisata alam Rawa Danau awalnya merupakan kepundan gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi. Seiring berjalannya waktu, tempat ini berubah menjadi sebuah danau dan akhirnya menjadi rawa-rawa di atas danau.
View this post on Instagram
A post shared by Informasi Banten (@goodbanten) onJan 25, 2020 at 12:47pm PST
Pemandangan lembah Bukit Hijau Rawa Danau dapat dilihat dari Pos Terpadu yang berada di ketinggian 300 meter diatas permukaan laut. Masyarakat sekitar biasa menyebutnya “Paninjauan”. Ditempat ini, anda bisa melihat pemandangan Kawasan Cagar Alam Rawa Danau dari ketinggian. Selain Rawa Danau, dari sini juga terlihat deretan pegunungan yang berada di Kabupaten Pandeglang. Kerap kali dijumpai sekumpulan Monyet Hutan yang berkumpul diatas pohon dan juga hewan lainnya seperti Burung Elang dan juga Musang.
Cagar Alam Rawa Danau mempunyai kawasan konservasi endemis seluas 2.500 hektar. Ini merupakan rawa pegunungan satu-satunya yang masih tersisa di Pulau Jawa. Mengapa disebut Rawa Danau? Rawa atau danau ini merupakan kepundan gunung berapi yang sudah mati kemudian berubah menjadi danau. Lalu Seiring jalannya waktu danau tersebut berubah menjadi rawa-rawa. Oleh karena itulah disebut Rawa Danau.
Pada tanggal 16 November 1921 Gubernur Jenderal Belanda menetapkan kawasan ini sebagai cagar alam sesuai dengan GB Nomor 60 Stbl. Hingga kini Rawa Danau masih dalam pengawasan Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah Serang.
Objek wisata Cagar Alam Rawa Danau merupakan tempat yang sering dikunjungi masyarakat Serang, Cilegon dan sekitarnya karena selain untuk menikmati keindahan alam, kasawan ini juga memiliki udara yang segar dan cukup sejuk karena masih banyak ditumbuhi pepohonan rindang.
Kecamatan Mancak terkenal sebagai sentra Kelapa, Melinjo, dan Durian. Dari perkebunan rakyat menghasilkan antara lain Kelapa, Kopi, Cengkeh, Lada dan Jambu Mete. Selain itu daerah ini juga menghasilkan beraneka ragam buah-buahan antara lain Pisang, Mangga, Kecapi, Rambutan, Jambu Air, Jambu Batu, Salak, Nanas, Pepaya, Kacang Tanah, Ubi Jalar, Singkong dan lain-lain.
[Baca juga : "7 Spot Eksotis Di Wisata Pulau Sangiang, Wajib Eksplor!"]
Cagar Alam Rawa Danau memang memikat wisatawan. Selain pemandangannya yang alami serta udaranya yang segar, tidak jarang pengunjung sengaja datang untuk menikmati Durian khas Mancak yang diperoleh langsung dari kebunnya. Di sepanjang jalan di kawasan ini banyak dijumpai durian dengan harga yang murah. Tersedia banyak pilihan tempat karena durian yang dijual tersebut rata-rata berasal dari kebun di sekitar lokasi yang pohonnya dapat anda lihat. Tidak perlu khawatir jika tidak sedang musim durian. Karena durian asal Palembang, Lampung dan wilayah lainnya juga dijual disini. Selain durian, buah rambutan dan kecapi juga populer disini.
Untuk perjalanan pulang, Anda tinggal meneruskan perjalanan sambil mengikuti plang penunjuk jalan ke arah Cilegon untuk menuju ke pintu tol. Anda tidak akan tersesat karena jalan yang dilalui tidak terlalu banyak persimpangan. Disamping itu plang penunjuk jalan pun cukup jelas. Jadi, jangan ragu untuk mampir di Cagar Alam Rawa Danau. Selamat berlibur. (Sumber: Artikel dispar.bantenprov.go.id Foto pesona.travel)
...moreTripTrus.Com - Tempat-tempat wisata Indonesia mulai bersiap menyambut kembali wisatawan asing.
Dengan mengusung teman "Wonderful Journey", Pemerintah Indonesia ikut berpartisipasi dalam World Travel Market (WTM) London 2021. Ini menjadi upaya untuk memperluas pasar dan menjaga eksistensi Indonesia sebagai destinasi utama di Asia Tenggara untuk pasar Inggris.
"Pemerintah Indonesia melalui Kemenparekraf menjadikan WTM London 2021 sebagai ajang potensial untuk memasarkan pariwisata Indonesia ke mancanegara, dan menyambut kedatangan kembali wisatawan," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dikutip dari Antara, Selasa (2/11).
Dalam kesertaannya kali ini, Indonesiat tak hanya akan mengangkat lima destinasi super prioritas (DSP), yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang yang telah berjalan sejak 2020. Akan tetapi, juga menyikapi perubahan peta bisnis pariwisata yang dipengaruhi perubahan permintaan dan selera pasar.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Wisata Murah Indonesia (@indonesian_travel)
Program InDOnesia CARE atau I DO CARE, akan pula disorot untuk menunjukkan bahwa protokol kesehatan (prokes) diterapkan hampir di seluruh rangkaian perjalanan wisatawan saat memasuki destinasi di Indonesia. Di mana Bali menjadi proyek percontohan pembukaan kembali perbatasan bagi wisatawan mancanegara.
"Hal ini merupakan implementasi dari tiga strategi utama yang diterapkan dalam membangkitkan kembali sektor pariwisata Indonesia, yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi," ujar Menparekraf.
Dengan slogan Wonderful Journey, dipastikan para wisatawan saat berkunjung ke Indonesia benar-benar dapat menikmati dan menjelajahi dengan aman selama menerapkan sistem prokes. Hal ini disebabkan situasi pandemi yang mengubah konsiderasi, perilaku, dan tujuan berwisata. Untuk menjawab pergeseran permintaan pasar, perlu mengutamakan rasa aman wisatawan.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya menyatakan bahwa pesan utama yang ditonjolkan dalam WTM London 2021 ialah penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability) di setiap destinasi wisata dan kampanye #ItstimeforBali untuk menunjukkan kesiapan bali menerima wisatawan mancanegara.
Ia mengatakan bahwa pihaknya telah memanfaatkan platform digital dengan penggunaan QR code, sehingga memudahkan pengunjung pameran untuk menggali lebih jauh informasi mengenai produk dan pelayanan industri pariwisata Indonesia.
[Baca juga : "6 Destinasi Wisata Hadiah Untuk Kemenangan Greysia & Apriyani"]
"Melalui masa yang sangat menantang tahun lalu, saya percaya masyarakat global sudah tidak sabar untuk bepergian dan menjelajahi setiap sudut dunia sesegera mungkin. Kami berharap hadirnya Indonesia dalam WTM London dapat menjadi kesempatan untuk mendapatkan informasi terbaru yang dibutuhkan untuk merencanakan kunjungan ke Indonesia," ucap Nia.
WTM merupakan salah satu pameran pariwisata terbesar di dunia sejak 1980. Pada tahun 2021, diadakan secara hybrid mulai 1 hingga 3 November 2021 Excel Centre, London, dan 8-9 November 2021 secara virtual. (Sumber: Artikel validnews.id Foto @dibajoaja)
...moreTripTrus.Com - Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa, salah satunya terletak di Wisata PLTA Kracak Leuwiliang. Terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, wisata ini menawarkan kombinasi indah antara air terjun yang memukau dan pesona PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) yang mengagumkan. Bagi pecinta alam dan petualangan, Wisata PLTA Kracak Leuwiliang adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi.
Wisata PLTA Kracak Leuwiliang menawarkan pengalaman yang unik bagi pengunjungnya. Anda dapat menikmati pemandangan spektakuler dari air terjun setinggi sekitar 60 meter yang menjulang di tengah hutan lebat. Suara gemuruh air terjun dan keindahan alam sekitarnya akan membuat Anda terpesona.
View this post on Instagram
A post shared by Surga Bogor (@surga_bogor)
Selain itu, keberadaan PLTA yang berada di samping air terjun juga menambah daya tarik wisata ini. Anda dapat melihat bagaimana tenaga air dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Pengunjung dapat melihat secara langsung bagaimana sistem PLTA bekerja dan memahami kontribusinya dalam penyediaan energi bersih.
Selain menikmati keindahan alam dan PLTA, Wisata PLTA Kracak Leuwiliang juga menawarkan fasilitas yang memadai. Terdapat area parkir yang luas, toilet umum, dan warung makan untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Anda juga dapat berjalan-jalan di sekitar area wisata yang dipenuhi dengan hijaunya pepohonan dan udara segar.
Bagi pecinta petualangan, Anda dapat melakukan trekking menyusuri hutan sekitar wisata. Nikmati keindahan alam yang masih alami, ditemani dengan suara burung dan aroma segar dari pepohonan. Jangan lupa untuk membawa perlengkapan yang sesuai dan berhati-hati selama perjalanan.
Wisata PLTA Kracak Leuwiliang dapat dikunjungi sepanjang tahun. Namun, disarankan untuk menghindari musim hujan yang dapat membuat jalur trek menjadi licin dan air terjun yang berlimpah. Pilihlah waktu yang tepat untuk memaksimalkan pengalaman wisata Anda.
Bagi Anda yang ingin mengunjungi Wisata PLTA Kracak Leuwiliang, Anda dapat mencapai lokasi ini dengan kendaraan pribadi atau menggunakan transportasi umum. Setelah sampai di area wisata, Anda akan dikenakan biaya masuk yang terjangkau.
[Baca juga : "Menelusuri Keajaiban Dan Keangkeran Budaya Lokal"]
Dalam perjalanan menuju Wisata PLTA Kracak Leuwiliang, pastikan untuk menjaga kebersihan dan tidak merusak lingkungan sekitar. Hargailah keindahan alam yang ada dan bantu melestarikannya untuk generasi mendatang.
Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati keindahan alam dan pesona PLTA di Wisata PLTA Kracak Leuwiliang. Rasakan kehadiran air terjun yang megah dan nikmati suasana yang tenang dan damai. Dapatkan pengalaman tak terlupakan di tengah keindahan alam Jawa Barat yang memukau. (Sumber Foto @nanihandy)
...moreTripTrus.Com - Twin Geopark Pongkor dan Ciletuh merupakan satu dari delapan isu strategis, yang dibahas dalam Borderline Economic Summit (BES) di Hotel Royal Tulip, Gunung Geulis, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu. Berada di wilayah barat Kabupaten Bogor dengan luas 130.157,47 Ha, Geopark Pongkor berlokasi di 15 kecamatan berbeda. Geopark yang secara resmi diakui sebagai salah satu geopark yang diakui secara Nasional dan International ini setidaknya memiliki 98 objek wisata.
“Geopark Pongkor ini juga terbagi dalam dalam 11 area. Seperti geosite pongkor, panenjoan, manapa, tenjoleat, sundamanik, pabangbon, cianten, pamijahan, cibalay, tenjolaya dan area gunung panjang,” kata Bupati Bogor Ade Yasin.
Tak hanya terkenal dengan wisata edukasi pertambangan, geopark yang berhasil menyabet sertifikat Geopark Nasional dari Menteri Pariwisata Arief Yahya pada November 2018 silam ini, juga memiliki sejumlah keindahan alam lainnya, seperti curug atau air terjun. Curug Cibalay, Curug Lontar, Curug Piit di Desa Malasari, Curug Macan, Curug Cikaung, dan Curug Sawer. Merupakan sederet air tejun yang ada di Geopark Pongkor. Geopark ini juga memiliki potensi wisata geoheritage (warisan geologi yang terbentuk secara alami,red).
Selain curug, ada pula Tasaring Malasari, di bagian depan ada Undergrund Park, kemudian Kawaci (Kawasan Wist Cikaret), Kebun Teh Nirmala, Museum Tambang, Stone Park, dan Prasasti Pasir Jambu Batutulis, yang saat ini masih dikembangkan secara serius. Dengan segala kekayaan dan keindahan yang ada di Geopark Pongkor, rencananya geopark tersebut bakal digabungkan dengan Geopark Ciletuh, yang berada di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Bahkan, wacana ini juga masuk dalam salah satu dari delapan isu yang dibahas pada DES.
Geopark Ciletuh memiliki luas wilayah 126.100 Ha, yang mencakup delapan kecamatan berbeda dengan 50 objek wisata, yang terbagi dalam tiga area. Diantaranya, geoarea ciletuh, geoarea simpenan dan geoarea cisolok.
View this post on Instagram
A post shared by Indra Sutanto (@indrasutantoo) onFeb 1, 2020 at 7:55pm PST
Geopark Ciletuh dikenal dengan kelompok batuan tua di pulau jawa lengkap degan keindahan air terjunnya. Keunikan dan keindahan yang luar biasa yang belum banyak diketahui orang, pada kedua gopark tersebut, menjadi alasan fokusnya BES untuk membenahi kedua potensi wisata ini. “Geopark Pongkor dengan edukasi pertambangan alamdan keindahan ratusan curug di antara hutan tropisserta, Geopark Ciletuh dengan keunikan kelompokbatuan tua serta garis pantai yang memukau, bakal menjadi daya tarik untuk masyarakat untuk datang kedua geopark ini,” ujarnya.
Orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini menilai, secara umum keduanya memiliki karakteristik alam yang saling melengkapi. Malah jarak kedua geopark yang tidak terlalu jauh, menjadi dasar untuk mendorong kedua destinasi ini menjadi satu, dengan nama TwinGeopark. Salah satu upaya yang dilakukan, dengan mengembangkan akses transportasi udara dan jalan penghubung menuju kedua geopark. Sehingga memudahkan wisatawan untuk dapat melihat keindahan alam di kedua geopark tersebut dengan lebih mudah.
Untuk akses jalan penghubung, sambung Ade, pihaknya berencana akan membangun jalan sepanjang 70 kilometer. Mulai dari gerbang Geopark Pongkor di Leuwiliang, hingga Pelabuhan Ratu Sukabumi. Pihaknya juga akan mengembangkan jalan eksisting yang melintas kawasanTaman Nasional Gunung Halimun Salak, hingga kawasan Cikidang yang merupakan kawasan perkebunan. Sementara untuk jalur udara, Atang Sanjaya rencananya bakal dirubah menjadi bandara komersial.
“Pengembangan ini juga didukung dengan upaya pengembangan landasan udara Atang Sanjaya menjadi bandara komersial. Pengembangan bandara komersial ini, akan membuka gerbang bagi wisatawan mancanegara. Upaya ini tentu membutuhkan kerjasama lintas sektoral terutama terkait pembiayaandan pembangunan infrastruktur yang ada,” bebernya.
[Baca juga : "Catat Tanggal Libur Nasional 2020 Dan Tentukan Liburanmu!"]
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku sangat menyambut baik akan wacana ini. Pasalnya, Jawa Barat sendiri memili potensi alam yang sangat luar biasa, yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. UU menilai, konsep tersebut merupakan cerminan dari kolaborasi, komunikasi dan inovasi dari dua daerah berbeda, yang memiliki komitmen dan cita-cita yang sama. TwinGeopark sendiri, merupakan salah konsep pengembangan pariwisata yang ada di Jawa Barat.
“Tentu saya sangat mendukung konsep dan gagasan ini. Apalagi tujuan dari konsep ini sangat jelas, ingin meningkatkan potensi pariwisata yang ada di Jawa Barat, tentu kami akan dukung ini. Tapi tetap semuanya jangan sampai ada yang melanggar rule. Itu saja,” singkat Uu. (Sumber: Artikel-Foto metropolitan.id)
...moreTripTrus.Com - Ada banyak destinasi wisata Indonesia terbaik yang wajib di kunjungi pada 2022. Lokasi-lokasi wisata ini ini harus masuk dalam daftar tujuan destinasi liburan Anda tahun depan.
Jika sudah punya rencana liburan pada 2022 namun belum menentukan tempat wisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merekomendasikan 5 destinasi pariwisata super prioritas Indonesia.
Indonesia dianugerahi destinasi wisata alam yang luar biasa beragam, indah, dan unik, mulai dari gunung, danau, pantai, dan alam bawah laut. saking beragamnya pemerintah perlu memfokuskan beberapa destinasi pariwisata yang menjadi unggulan.
Karena saat ini masih banyak warga asing yang mengenal destinasi pariwisata Indonesia hanya Bali.
Tujuan dibentuknya destinasi-destinasi pariwisata ini diharapkan tak hanya menjadi daya tarik wisatawan, namun dapat menumbuhkan perekonomian daerah setempat sehingga meningkatkan taraf kesejahteraan ekonomi warga.
“Kelima destinasi ini dipilih karena memiliki pesona & keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan tempat wisata lainnya. Selain itu, 5 destinasi pariwisata ini merupakan intruksi langsung dari Presiden Joko Widodo,” ujar Sandiaga Uno Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif dilansir dari Youtube Sekretariat Presiden RI, Jumat, 29 Desember 2021.
Apa saja 5 destinasi wisata terbaik yang wajib dikunjungi pada 2022 nanti. Berikut daftar dan ulasannya:
1. Danau Toba, Sumatera Utara
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Jilbab Traveler @asmanadia (@jilbabtraveler)
Danau yang terbentuk dari letusan gunung purba pada 77.000 tahun lalu ini memiliki luas mencapai 1.145 kilometer persegi dan kedalaman 450 meter. Danau ini disebut juga sebagai danau vulkanik terbesar yang ada di dunia. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan pengunjung seperti menjelajahi Danau Toba dan berkayak.
2. Candi Borobudur, Jawa Tengah
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Beauties from Java (@beautiesfromjava)
Candi Buddha terbesar di dunia ini dibangun mulai tahun 770 hingga 842 masehi. Berada di Magelang, Jawa Tengah. Candi ini memiliki sekitar 2.672 panel relief yang panjangnya empat kilometer & dilengkapi dengan 502 arca serta 72 stupa. UNESCO menobatkan Candi Borobudur ebagai warisan budaya dunia pada tahun 1991.
3. Mandalika Nusa Tenggara Barat
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Setiyawanbudis (@sodikbudisetiyawan)
Mandalika berada di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Mandalika menjadi destinasi prioritas dan menyediakan alam yang luar biasa seperti pemandangan indah dari Pantai Gerupuk, Pantai Aan, Pantai Seger, dan Pantai Kuta Mandalika.
4. Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh mozaiknawa (@mozaiknawa)
Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki destinasi super prioritas, yaitu Labuan Bajo. Yang terkenal dari Labuan Bajo adalah wisatawan dapat tracking di Pulau Komodo yang merupakan satu-satunya habitat asli kadal purba di dunia.
5. Likupang, Sulawesi Utara
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh 𝗖𝗵𝗿𝗶𝘀𝗻𝗮𝗹 𝗝𝘂𝗻𝗶𝗼𝗿 𝗧𝗮𝗺𝗼𝗱 (@cjkttamod)
Likungan menjadi destinasi super prioritas. Terletak di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Terdapat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang di sediakan oleh pemerintah. Di kawasan luas sekitar 200 hektare ini terdapat kawasan pesisir dengan pantai berpasir putih yang diharapkan mampu menggenjot perekonomian daerah.
[Baca juga : "Libur Nataru, Tempat Wisata di Jawa Barat Terapkan PeduliLindungi"]
Banyak objek wisata yang bisa dikunjungi, di antaranya Pantai Paal, Pantai Lihaga, Pulau Gangga, serta Bukit & Pantai Pulisan. Wisatawan bisa melakukan diving di Desa Bahoi, Desa Nelayan yang memiliki ekowisata mandiri untuk menjaga ekosistem biota laut. Desa ini juga memiliki keindahan terumbu karang dan hutan bakau yang eksotis.
Siapkan budget untuk menjelajahi destinasi-destinasi itu mendapatkan pengalaman luar biasa dan tentunya dapat membantu perekonomian daerah setempat saat situasi pandemi Covid-19 ini. Itulah 5 destinasi wisata terbaik yang wajib dikunjungi tahun 2022. (Sumber: Artikel ayobandung.com Foto @agungprasetyo71)
...more