TripTrus.Com - Mau jalan-jalan asik, murah, dan edukatif di Jakarta? Kota Tua jawabannya! Di sini lo bisa nikmatin suasana lawas sambil belajar sejarah. Kawasan Taman Sari di Jakarta Barat ini banyak banget museumnya, dan enaknya, semua lokasinya berdekatan, jadi bisa jalan kaki dari satu museum ke museum lain.
Kota Tua punya sejarah panjang, mulai dari era Portugis di abad ke-16 sampai akhirnya Batavia jadi pusat perdagangan Belanda di Hindia Belanda. Nah, ini dia beberapa museum keren di Kota Tua yang bisa lo datengin seharian penuh!
View this post on Instagram
A post shared by Wonderful Indonesia (@wonderfulindonesia)
1. Museum Bank Indonesia
Museum yang satu ini pas banget buat lo yang penasaran soal sejarah keuangan di Indonesia. Tiket masuk cuma Rp5.000, tapi pengalaman yang lo dapetin bisa jauh lebih berharga! Di sini lo bakal lihat berbagai koleksi uang dan peralatan keuangan dari zaman Belanda, awal kemerdekaan, era Orde Baru, sampai masa sekarang. Setiap ruangan udah modern banget, dilengkapi diorama elektronik dan layar plasma yang bikin museum ini jauh dari kesan membosankan.
Yang bikin tambah keren, ada koleksi uang dari negara lain juga! Mau ngunjungin? Museum ini buka Selasa-Jumat dari jam 08.00-15.30, dan Sabtu-Minggu dari jam 08.00-16.00. Jadi, atur jadwal biar bisa puas keliling dan foto-foto di tiap sudutnya!
2. Museum Mandiri
Museum Mandiri ini lokasinya pas di sebelah Museum Bank Indonesia, jadi lo tinggal jalan kaki. Tiketnya juga sama, Rp5.000 doang, dan isinya nggak kalah menarik! Lo bisa ngeliat koleksi alat-alat perbankan kuno kayak mesin tik, kalkulator jadul, dan ATM model lama. Menariknya lagi, ada diorama yang nunjukin suasana ekonomi Indonesia pada masa lampau, jadi lo bisa ngerasain vibe perbankan tempo dulu.
Museum ini buka Selasa-Jumat dari jam 09.00-15.30, dan di akhir pekan Sabtu-Minggu dari jam 09.00-18.30. Cocok nih buat lo yang suka eksplor benda-benda vintage dengan sentuhan edukasi!
3. Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah)
Kalau lo suka sejarah kota, wajib mampir ke Museum Sejarah Jakarta, yang lebih sering dikenal orang dengan nama Museum Fatahillah. Di sini lo bisa lihat gimana perjalanan Jakarta dari zaman penjajahan sampai jadi kota metropolitan kayak sekarang.
Museum ini luas banget, sekitar 1.300 meter persegi dengan dua lantai, jadi puas banget buat eksplor. Di sini, lo bisa lihat koleksi peta-peta lama, artefak sejarah, sampai replika benda-benda peninggalan zaman dulu. Buat tiket masuknya masih sama, cuma Rp5.000 aja. Plus, di area depan museum ada lapangan luas yang bisa jadi tempat santai. Lo juga bisa sewa sepeda ontel di sini buat keliling-keliling Kota Tua.
Jam bukanya setiap hari Selasa-Minggu dari jam 08.00-17.00. Jangan lupa mampir ke toko suvenirnya sebelum pulang, ya!
[Baca juga : "10 Museum Date Hits Jakarta Yang Bikin Feed Lo Tambah Aesthetic & Romantis!"]
4. Museum Seni Rupa dan Keramik
Museum ini letaknya di sebelah timur Museum Fatahillah, jadi masih bisa dicapai dengan jalan kaki. Di sini lo bakal nemuin banyak lukisan dan keramik dari seluruh daerah di Indonesia, bahkan ada peninggalan Kerajaan Majapahit juga! Tiketnya cuma Rp5.000 buat umum dan Rp3.000 buat pelajar.
Yang bikin unik, museum ini punya aplikasi canggih bernama SIJI. Lo bisa scan lukisan yang ada tanda SIJIable pake kamera smartphone, dan langsung lihat info lengkap, film, bahkan video dokumenter tentang lukisan tersebut. Museum ini buka tiap Selasa-Minggu dari jam 08.00-17.00, jadi sempatin buat mampir!
5. Museum Wayang
Museum Wayang ini juga seru, apalagi buat lo yang tertarik dengan budaya wayang Indonesia. Tiket masuknya masih affordable banget, Rp5.000 buat dewasa, Rp3.000 buat mahasiswa, dan cuma Rp2.000 buat anak-anak. Di sini lo bisa lihat berbagai koleksi wayang, mulai dari wayang kulit, wayang golek, wayang potehi, sampai wayang dari negara lain.
Yang bikin museum ini tambah seru adalah adanya pertunjukan wayang dan gamelan setiap akhir pekan. Dan nostalgia sedikit, ada Si Unyil yang jadi favorit di masa kecil kita dulu! Museum ini buka tiap Selasa-Jumat dari jam 09.00-16.30. Pastikan datang di jam yang tepat biar gak kecewa.
6. Museum BNI
Museum BNI ini nggak buka tiap hari, tapi hanya di momen-momen tertentu, misalnya saat ulang tahun BNI. Museum ini ada di Gedung BNI, dan isinya koleksi perbankan yang keren-keren. Lo bakal lihat mesin cetak uang, mesin tik jadul, teleks, sampai brankas kuno yang masih ada bekas jejak sejarahnya.
Museum ini cocok banget buat lo yang penasaran gimana awal mula dan perkembangan bank-bank di Indonesia. Koleksinya cukup lengkap dan memberikan insight tentang perjalanan BNI dari masa ke masa.
7. Museum Bahari
Museum Bahari ini agak jauh dari museum-museum lain di Kota Tua, sekitar 2 km, tapi lo masih bisa jalan kaki kok. Dulunya, tempat ini jadi gudang penyimpanan rempah-rempah VOC, tapi sekarang udah jadi museum dengan koleksi kebaharian Indonesia. Di sini ada sekitar 573 koleksi dari zaman kolonial sampai pascakemerdekaan. Lo bisa lihat meriam VOC, kapal tradisional Jukung Barito, perahu Phinisi, sampai replika kapal Lancang Kuning yang bikin kagum.
Tiket masuknya mulai dari Rp2.000 sampai Rp5.000 per orang. Museum Bahari buka tiap Selasa-Minggu dari jam 08.00-15.00, jadi cocok buat ditutup di akhir trip lo di Kota Tua.
Jadi, kapan lagi bisa explore museum sambil jalan santuy di Jakarta? Siapin kamera, sepatu nyaman, dan powerbank buat ngabisin seharian keliling museum Kota Tua. Pasti seru dan berkesan banget! (Sumber Foto @yasa_demilda)
...moreTripTrus.Com - Kalau selama ini lo mikir museum itu cuma tempat pajangan benda tua yang bikin ngantuk, fix lo harus buang jauh-jauh anggapan itu. Di Rangkasbitung, ada satu spot yang justru bikin banyak anak muda penasaran karena nyimpen cerita cinta yang nggak kalah sedih dari film-film romantis zaman sekarang.
Namanya Museum Multatuli. Tapi tunggu dulu, daya tarik tempat ini bukan cuma soal bangunan bersejarah atau koleksi lawas. Ada satu kisah yang bikin banyak pengunjung langsung penasaran sejak pertama kali masuk: cerita Saidjah dan Adinda. Buat yang belum tahu, Saidjah dan Adinda adalah dua tokoh legendaris yang kisah cintanya dikenal luas lewat novel Max Havelaar karya Multatuli. Bukan cerita cinta ala happy ending yang penuh bunga-bunga. Justru sebaliknya, hubungan mereka dipenuhi penderitaan, perpisahan, sampai tragedi yang bikin hati nyesek
View this post on Instagram
A post shared by Instagramers Media Banten (@im.banten)
Menariknya, kisah yang dulu cuma hidup dalam lembaran buku sekarang bisa lo rasain atmosfernya secara langsung di Museum Multatuli. Begitu masuk area museum, lo bakal nemuin berbagai representasi tentang perjalanan hidup masyarakat Lebak pada masa kolonial. Di sinilah cerita Saidjah dan Adinda seolah dihidupkan kembali sebagai simbol penderitaan rakyat kecil yang terjebak dalam sistem penjajahan.
Banyak pengunjung datang awalnya cuma buat foto-foto. Tapi begitu mulai baca cerita dan melihat instalasi yang ada, suasananya langsung berubah. Lo jadi sadar kalau kisah cinta mereka bukan sekadar drama romantis, melainkan gambaran kerasnya kehidupan masyarakat pribumi saat itu.
Yang bikin museum ini beda dari kebanyakan museum lain adalah konsepnya. Museum Multatuli nggak cuma ngomongin sejarah kolonialisme, tapi juga mengajak pengunjung memahami bagaimana ketidakadilan pernah terjadi dan bagaimana perlawanan terhadap kolonialisme tumbuh dari berbagai lapisan masyarakat. Tema besar yang diangkat memang anti-kolonialisme, jadi pengalaman yang lo dapet bukan cuma jalan-jalan, tapi juga refleksi sosial.
[Baca juga : "Senja Paling Gila Di Labuan Bajo: 5 Spot Sunset Yang Bikin Lo Nggak Mau Pulang"]
Di area luar museum, ada monumen interaktif yang menampilkan figur Multatuli, Saidjah, dan Adinda. Spot ini jadi salah satu lokasi favorit pengunjung buat berfoto sekaligus mengenal lebih dekat tokoh-tokoh yang selama ini mungkin cuma mereka dengar dari pelajaran sejarah atau literatur klasik.
Nggak heran kalau Museum Multatuli dan Perpustakaan Saidjah-Adinda sekarang makin sering masuk daftar destinasi wisata edukatif yang wajib dikunjungi saat mampir ke Kabupaten Lebak. Lokasinya strategis, aksesnya gampang, dan yang paling penting, pengalaman yang lo dapet nggak sekadar buat konten media sosial, tapi juga nambah perspektif tentang sejarah yang jarang dibahas dengan cara menarik.
Di tengah tren wisata yang serba estetik dan instagramable, ternyata masih ada tempat yang bisa bikin lo pulang bukan cuma bawa foto, tapi juga cerita. Dan jujur aja, setelah tahu bagaimana akhir perjalanan Saidjah dan Adinda, kemungkinan besar lo bakal lebih menghargai arti perjuangan, cinta, dan kebebasan. Jadi kalau suatu hari lo lagi nyari destinasi yang beda dari sekadar cafe hopping atau staycation, mungkin ini saatnya mampir ke Museum Multatuli. Karena kadang, cerita paling berkesan justru datang dari masa lalu yang hampir terlupakan. (Sumber Foto @mfauzanozn)
...moreTRIPTRUS - Traveling tidak selamanya identik dengan pengeluaran yang besar. Dengan dana seadanya saja, Anda tetap dapat menikmati liburan yang menyenangkan. Seperti di Ibukota Jakarta. Meskipun kota Jakarta identik dengan gaya hidup metropolitan tapi sebenarnya Anda tetap dapat mensiasati berlibur di sini dengan dana yang relatif kecil. Mau tahu caranya? Berikut adalah beberapa tips bagi Anda untuk berkeliling kota Jakarta murah meriah dalam satu hari!
Sumber: Foto jakarta.panduanwisata.id
Pertama adalah memilih angkutan umum. Dalam memilih jenis angkutan, Anda harus tahu persis dari mana dan tujuan Anda. Jika Anda belum mengetahui seluk beluk Jakarta, ada baiknya menggunakan bus Transjakarta. Bus ini terhubung dengan banyak objek wisata menarik di Jakarta. Tarif untuk sekali naik adalah sebesar Rp.4.000,-. Tapi perlu diingat, bahwa saat ini bus Transjakarta sudah menggunakan uang elektronik. Untuk itu pastikan terlebih dahulu Anda sudah memiliki kartunya. Bagi yang belum memilikinya dapat memperoleh smart card ini di beberapa bank seperti Bank DKI, Bank Mandiri, bank BRI, Bank BCA, bank BNI46 dan Bank Mega.
Kedua adalah naik bus wisata. Bus yang dimaksud di sini adalah City Tour Jakarta atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mpok Siti. Meskipun beberapa waktu lalu, bus ini sempat menjadi perbincangan yang cukup hangat di kalangan masyarakat Jakarta akan fungsinya, tapi keberadaannya sendiri sangat membantu para traveller untuk berkeliling Jakarta Pusat dengan gratis. Walaupun belum dapat menjangkau kawasan lain di Jakarta, tapi keberadaan bus yang diluncurkan pada 24 Maret 2014 silam ini cukup membuat keseruan bagi Anda yang ingin mengunjungi objek wisata yang berada di Jakarta Pusat, seperti Museum Nasional, Monumen Nasional (Monas), Istana Negara, dan masih banyak lagi. Anda bisa naik City Tour Jakarta di halte yang bertanda khusus Bus Wisata, seperti halte Bundaran Indonesia yang terletak persis di samping pusat perbelanjaan Plaza Indonesia.
Ketiga adalah memilih tujuan wisata gratis. Tips yang ketiga ini dapat dijadikan salah satu upaya menekan biaya liburan Anda. Dari sekian banyak objek wisata yang tersebar di Jakarta Pusat, masih ada beberapa diantaranya yang tidak dipungut biaya masuk sama sekali alias gratis. Diantaranya adalah Taman Fatahillah di Kawasan Kota Tua. Anda dapat berjalan-jalan menyusuri kota tua sambil menikmati suasana dan bangunan-bangunan kuno di sana. Atau yang tidak kalah serunya lagi, Anda dapat bertandang ke Pelabuhan Sunda Kelapa menikmati sunset, taman kota, Istiqlal, Katedral hingga Pasar Baru.
Keempat adalah makan di kaki lima. Kota Jakarta banyak memiliki kuliner yang lezat, mulai dari yang kelas restoran hingga kaki lima. Pilihan yang terakhir inilah yang boleh Anda coba. Beberapa daerah yang dikenal dengan makanan kaki limanya diantaranya adalah kawasan Pacenongan yang terkenal dengan barisan warung tenda yang menjajakan seafood lezat, Taman Menteng, kawasan Benhil atau di Kebayoran Baru.
Sumber: Foto jakarta.panduanwisata.id
Kelima adalah membawa makanan ringan dan air minum. Cara ini dinilai ampuh untuk mengurangi budget konsumsi. Soal makanan sering kali menjadi pengeluaran yang besar apalagi dilakukan tanpa kontrol. Bagi Anda yang suka ngemil ataupun minum air dalam jumlah banyak, cara yang satu ini boleh dilakukan. Selain dapat mengganjal perut yang lapar, makanan ringan yang dibuat sendiri juga dapat menyehatkan. Bagaimana, lumayankan dana konsumsi yang diminimalis dapat dipergunakan untuk yang lainnya, contohnya saja oleh-oleh.
Sumber: Artikel jakarta.panduanwisata.id Foto liburanjakarta.web.id
...moreTripTrus.Com - Woi, 53 tahun udah berlalu, tapi cerita tentang Nasi Goreng Pete Guan Tjo di Bogor tetep kenceng banget! Ada Lo Kan Tjiong, Lo Kan Wat, dan Pak Oo, ketiga sahabat jadul yang berjuang keras dalam dunia kuliner. Lu bayangin aja, di balik kelezatan nasi goreng pete legendaris ini, ada kisah seru yang sayang buat dilewatkan.
View this post on Instagram
A post shared by JenzCorner | Food Blog (@jenzcorner)
Yuk, kita bahas sosok-sosok utamanya:
Lo Kan Tjiong: Nah, yang punya ide genial nasi goreng pete ini adalah Lo Kan Tjiong, koki berbakat yang jadi otak di balik menu legendaris itu.
Lo Kan Wat: Lo Kan Wat, pakar bikin bubur kacang ijo yang bikin ketagihan, juga punya peran besar di dalam kisah kuliner mereka.
Pak Oo: Jangan lupakan Pak Oo, penjual sate daging dan sumsum sapi yang punya nama besar. Dia juga jadi bagian kisah keren ini.
Awalnya, mereka berjualan dari gerobak makanan kecil di sudut kota. Meski tempatnya pindah-pindah, semangat mereka gak pernah padam. Dan hasilnya? Kini Bogor punya warisan kuliner yang bikin ketagihan!
Guan Tjo bukan cuma soal makanan enak, tapi juga tentang persahabatan dan semangat berwirausaha. Nama Guan Tjo buat warga Bogor bukan cuma sekadar tempat makan, tapi simbol rasa kenyang dan persahabatan yang tahan banting.
[Baca juga : "Woles, Bro! Pariwisata 2024 Makin Naik, Ahli Bilang: Jangan Abaiin Waktu Endemi!"]
Dan loe tau gak, selama beralih dari satu generasi ke generasi berikutnya, rasa unik nasi goreng pete Guan Tjo ini berhasil bikin hati orang-orang dari segala penjuru terpikat. Gak heran sih, kelezatan dan aromanya itu loh, beneran bikin nagih!
Dan tentunya, Guan Tjo punya menu beragam buat semua selera. Mulai dari sate yang gurih sampe bubur ayam yang menghangatkan, semuanya ada di sini. Jadi, mampir ke sini bukan cuma buat nasi goreng pete, tapi buat ngelarutin semua selera kuliner loe.
Kalo loe emang mau merasakan kelezatan kuliner khas Bogor, wajib banget mampir ke Nasi Goreng Guan Tjo di Jl. Suryakencana No.193, Babakan Ps., Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16123.
Gimana, penasaran kan sama cerita unik dan makanan lezat dari Nasi Goreng Pete Guan Tjo di Kota Bogor? Langsung aja, dateng dan nikmati sendiri! 53 tahun gak bohong, ini emang legendaris! (Sumber Foto @vonnyeyd)
...moreTripTrus.Com - Buat lo yang doyan keluyuran, Surabaya bulan ini bener-bener rame kayak pasar malam. Acara dari ujung ke ujung kota ada semua—dari festival, konser, sampe lomba lari juga ada. Pokoknya kalau lo stay di Surabaya atau sekadar mampir, kudu banget catet tanggal-tanggal penting ini. Jangan sampe lo cuma rebahan di hotel, rugi banget sih. Event-nya nggak cuma buat yang tua doang, yang muda, anak gaul, sampe emak-emak juga bisa ikutan. Lo bakal nemu yang seru, lucu, bahkan yang edukatif juga ada. Jadi siapin kalender lo, siapin outfit kece, dan siapin tenaga buat muter-muter kota!
1–31 Mei: Surabaya Shopping Festival – Surga Para Dompet Hunter!
Siap-siap, ini bukan belanja biasa coy, ini mah marathon belanja sebulan penuh! Dari mall elit sampe pusat grosir, semua diskonan tumpah ruah. Lo bisa dapet gadget, baju, sampe makanan dengan harga sadis. Buat lo yang suka ngerusak dompet sendiri (atau dompet gebetan, ups!), bulan ini waktunya balas dendam. Yang penting jangan sampe kartu ATM lo nangis.
4 Mei: Medic Air Run FK Unair – Lari Dapet Keringat & Jodoh?
Bukan cuma olahraga, ini tuh ajang cari jodoh juga bisa! Ada rute 5K, 10K, sampe Half Marathon. Start-nya di FK Unair, finish-nya? Bisa aja di hati dia. Sambil lari, sambil cuci mata, siapa tau nemu partner sefrekuensi. Abis finish, bisa healing dikit sambil stretching bareng stranger yang mendadak akrab.
6–10 Mei: Munaslub Apeksi VII – Pejabat Kumpul, Lo Bisa Numpang Narsis!
Oke, ini agak seriusan. Tapi serius bukan berarti boring. Di sini semua kepala daerah ngumpul buat bahas masa depan kota-kota di Indo. Lo dateng aja, siapa tau bisa selfie bareng walikota atau minimal numpang eksis di story temen.
8–10 Mei: Festival Kuliner Legendaris + Indonesia City Expo – Makan Enak, Liat Pembangunan!
Gaspol buat para perut lapar dan mata penasaran. Lo bisa nikmatin makanan khas Surabaya dari yang klasik sampe yang jarang ada. Rawon? Ada. Rujak cingur? Wajib. Plus sambil ngintip-ngintip perkembangan kota-kota di expo, siapa tau dapet ide buka bisnis di kampung lo.
9 Mei: Karnaval Budaya Apeksi – Tontonan yang Bikin Merinding Keren!
Lo suka budaya dan warna-warni? Wajib mampir ke parade ini. Kostum nyentrik, tarian daerah dari Sabang sampe Merauke, semuanya numplek jadi satu. Berasa nonton pembukaan Asian Games versi lokal, tapi vibes-nya tetep gokil.
9–11 Mei: Event Bertubi-tubi! – Dari Nikah, Komunitas, Sampai Healing Bareng Keluarga!
Weekend lo nggak bakal nganggur. Lo bisa ke Wedding Fair (buat yang baper atau nyari vendor), mampir ke Creative Community Days (buat cari inspirasi), atau ngajak bocil-bocil ke Dream Lake Graha Natura. Pilih aja sesuai mood lo, semuanya fun abis!
14 Mei: Cross Musea – Gabut Pintar di Museum Dr. Soetomo!
Lo yang ngerasa otaknya perlu di-charge budaya, cocok banget kesini. Museum dari berbagai daerah gabung jadi satu. Koleksi-koleksi sejarah, seni, sampe artefak unik bisa lo nikmatin sambil sok-sokan jadi anak artsy buat konten IG lo.
17–18 Mei: Festival Rujak Uleg + Lomba Perahu Layar – Tradisi & Kuliner dalam Sekali Gas!
Bayangin lo uleg rujak rame-rame sambil ketawa bareng stranger, terus lanjut nonton lomba perahu layar tradisional. Ini vibes-nya beneran Suroboyoan banget. Lo bakal ngerasain sensasi jadi bagian dari budaya asli kota ini.
21–23 Mei: Hospital Expo’25 – Medis, Tapi Tetep Estetik!
Buat lo yang ada di dunia medis, atau sekadar pengen liat alat-alat kesehatan canggih, ini ajang wajib. Lokasinya di Grand City Mall & Convex, jadi habis liat alat CT Scan, bisa langsung hunting kopi cantik buat istirahat otak.
24 Mei: Festival Musik Surabaya Hebat – Musik Lokal, Joget Total!
Musisi lokal naik panggung, lo tinggal dateng bawa badan dan mood asik. Dari genre akustik sampe beat kenceng, lo bisa party ringan tapi hati senang. Sambil joget, sambil dukung musisi lokal yang makin keren.
25 Mei: Surabaya Vaganza – Parade Kece di Jalanan Kota!
Tugu Pahlawan sampe Balai Pemuda jadi runway buat parade budaya dan kendaraan hias yang epic. Ini semacam fashion show tapi versi budaya Indonesia. Lo yang suka konten, siapin HP dan tripod lo, feed Instagram lo bakal naik level.
28 Mei – 1 Juni: Surabaya Pestapora – Anak Senja Merapat!
View this post on Instagram
A post shared by Surabaya Pestapora (@surabayapestapora)
Di THP Kenjeran, lo bakal nemuin vibes festival anak indie: musik chill, instalasi seni, dan crowd yang estetik. Dateng bareng temen, gebetan, atau sendiri juga oke—yang penting feel-nya dapet banget.
31 Mei: Penutup Spektakuler – Tiga Event, Satu Tanggal, Nggak Bisa Gak Dateng!
Di tanggal ini, lo bisa dapet tiga event sekaligus: Surabaya Tourism Awards (ngasih penghargaan buat pejuang pariwisata), Ruwatan & Wayang Kulit di Tugu Pahlawan (buat yang kangen nuansa tradisional), dan konser Hari Jadi Surabaya bareng NDX Aka—fix, nostalgia vibes-nya bikin mewek tipis-tipis.
[Baca juga : "Mei Gak Boleh Rebahan Doang! Ini Deretan Event Keren Buat Healing & Eksis"]
Abis puas keliling event, waktunya lo mikirin orang rumah. Surabaya punya banyak oleh-oleh yang wajib lo bawa, dari yang klasik sampe kekinian:
Spikoe Kuno – Lapis legit nostalgia, lembut dan manisnya pas.
Sambal Bu Rudy – Sambel legenda yang wajib dibawa pulang, cocok buat semua nasi.
Kue Kacang – Cemilan jadul tapi nagih, cocok buat ngopi.
Ikan Asap – Aroma khas dan rasa gurihnya nempel di lidah!
Kerupuk Ikan Kenjeran – Kriuknya parah, cocok buat ngunyah sambil Netflix-an.
Almond Crispy – Snack modern yang crunchy-nya bikin ketagihan.
Lapis Kukus Pahlawan – Oleh-oleh pemenang award, cocok buat semua kalangan.
Mei 2025 di Surabaya tuh bukan cuma rame, tapi juga berwarna. Lo bisa eksplor budaya, belanja gila-gilaan, nonton konser, sampe makan kuliner legend. Terus jangan balik ke kota lo tangan kosong—oleh-oleh khas Surabaya banyak yang wajib banget dibawa pulang. Jadi, siapin diri lo buat full experience di Kota Pahlawan. Let’s go jalan-jalan gaya lo, gaya gue, gaya kita semua! (Sumber Foto @kingcula)
...moreTripTrus.Com - Mudik itu udah jadi tradisi wajib buat banyak orang Indonesia, terutama pas momen Lebaran. Pulang kampung buat ketemu keluarga emang seru, tapi jangan sampai perjalanan lo malah jadi drama gara-gara persiapan yang kurang matang. Dari macet yang nggak ada habisnya, kendaraan mogok di tengah jalan, sampe kondisi badan yang drop, semuanya bisa bikin perjalanan lo jadi horor. Makanya, penting banget buat lo nyiapin semuanya biar perjalanan lo tetap asik, aman, dan nyaman. Nah, biar lo nggak ribet, gue udah rangkumin 12 tips penting yang bisa lo terapin selama perjalanan mudik nanti. Baca sampe habis, ya, siapa tahu ada yang kelewat dan bisa menyelamatkan lo dari hal-hal yang nggak diinginkan. Yuk, langsung aja cek satu-satu!
1. Jangan Overload, Bro!
Mudik itu perjalanan panjang, jadi pastiin kendaraan lo nggak kelebihan muatan, baik penumpang maupun barang. Mobil atau motor lo punya kapasitas maksimal yang harus dihormati. Kalau lo maksain buat bawa terlalu banyak barang atau orang, risikonya bisa fatal. Kelebihan beban bikin kendaraan lebih susah dikontrol, rem jadi nggak pakem, dan bahan bakar jadi lebih boros. Selain itu, lo juga bisa kena tilang kalau polisi liat kendaraan lo udah kayak kapal pecah penuh barang. Mending bawa secukupnya aja, atau kalau memang butuh banyak barang, coba pertimbangkan buat kirim sebagian via jasa ekspedisi biar perjalanan lo tetap nyaman dan aman.
2. Duit Cash Jangan Lupa
Zaman sekarang emang serba digital, tapi jangan lupa kalau nggak semua tempat di perjalanan nerima pembayaran cashless. Banyak warung kecil, toilet umum, atau parkiran yang cuma nerima uang tunai. Makanya, bawa duit cash secukupnya buat jaga-jaga kalau tiba-tiba lo butuh beli sesuatu di tempat yang nggak ada ATM atau QRIS. Jangan terlalu banyak juga, biar nggak repot atau malah jadi sasaran copet. Simpan uang di beberapa tempat yang aman, misalnya di dompet utama, saku kecil, atau di tas yang selalu lo bawa. Kalau bisa, tukar uang dengan pecahan kecil biar lebih gampang pas bayar.
3. Bekal Itu Wajib!
Perjalanan panjang sering bikin perut keroncongan, apalagi kalau macet dan lo susah cari tempat makan. Biar nggak bete karena kelaperan, bawalah bekal sendiri. Minimal, lo punya camilan kayak roti, biskuit, atau buah yang bisa dimakan kapan aja. Jangan lupa juga bawa air minum yang cukup biar lo tetap terhidrasi selama perjalanan. Kalau lo suka makanan berat, lo bisa bawa nasi bungkus atau makanan lain yang tahan lama. Hindari makanan yang gampang basi atau terlalu berminyak, karena bisa bikin perut lo bermasalah. Dengan bawa bekal sendiri, lo juga bisa lebih hemat dan nggak perlu sering-sering berhenti buat beli makanan.
4. GPS dan Peta Jangan Sampai Lupa
Jalanan pas mudik sering kali nggak bisa ditebak, bisa tiba-tiba macet atau ada jalur yang ditutup. Makanya, GPS atau aplikasi navigasi di HP itu wajib banget lo siapin. Cek rute perjalanan lo sebelum berangkat, cari tahu jalur alternatif, dan selalu pantau kondisi lalu lintas biar nggak kejebak macet parah. Selain itu, lo juga bisa bawa peta jalur mudik buat jaga-jaga kalau tiba-tiba sinyal HP lo ilang atau GPS nggak bisa diakses. Dengan punya peta fisik, lo tetap bisa navigasi tanpa harus bergantung sepenuhnya sama teknologi.
5. Baterai Full, Pulsa Aman
Gimana jadinya kalau lo butuh telepon keluarga atau buka GPS tapi HP lo mati? Jangan sampai kejadian kayak gini terjadi! Sebelum berangkat, cas HP lo sampai penuh dan bawa powerbank yang kapasitasnya cukup buat dipakai seharian. Selain itu, pastikan pulsa dan paket data lo cukup, terutama kalau lo lewat daerah yang sinyalnya jelek dan susah cari tempat buat beli pulsa. HP itu alat penting buat komunikasi dan navigasi selama perjalanan, jadi pastiin selalu siap tempur kapan pun lo butuh.
6. Badan Fit Itu Kunci!
Jangan remehin kondisi fisik lo sebelum mudik! Perjalanan jauh, terutama yang berjam-jam di jalan, butuh stamina yang kuat. Pastikan lo cukup tidur sebelum berangkat, konsumsi makanan sehat, dan kalau perlu, minum vitamin biar daya tahan tubuh lo tetap prima. Jangan sampai perjalanan lo terganggu gara-gara lo jatuh sakit atau kecapekan di tengah jalan. Kalau lo mulai ngerasa nggak enak badan selama perjalanan, lebih baik berhenti sejenak buat istirahat daripada maksain terus dan malah makin drop.
[Baca juga : "Liburan Seru Saat Puasa? Bisa Banget! Ini 7 Tips Biar Tetep Gaspol!"]
7. Ngantuk? Jangan Maksa!
Salah satu penyebab kecelakaan terbesar pas mudik adalah sopir yang maksa nyetir meskipun udah ngantuk berat. Kalau mata lo udah berat, sering nguap, atau mulai kehilangan fokus, langsung cari tempat buat istirahat. Jangan nunggu sampai lo bener-bener ketiduran di jalan, karena itu bisa fatal. Berhenti di rest area, pom bensin, atau tempat istirahat lain buat tidur sebentar atau sekadar meregangkan badan biar energi lo balik lagi.
8. Bawa Kotak P3K & Perkakas Penting
Nggak ada yang mau sakit atau mengalami masalah kendaraan di tengah jalan, tapi lo harus siap buat kemungkinan terburuk. Selalu bawa kotak P3K yang berisi obat-obatan dasar kayak obat sakit kepala, minyak angin, plester luka, dan antiseptik. Selain itu, pastiin lo juga bawa perkakas dasar buat kendaraan lo, kayak dongkrak, ban serep, dan alat-alat lain yang bisa lo butuhin kalau ada kendala di jalan.
9. Hiburan Itu Penting
Macet panjang bisa bikin lo stress, jadi siapin hiburan buat ngisi waktu selama di jalan. Playlist lagu favorit, podcast, audiobook, atau game di HP bisa jadi penyelamat biar perjalanan nggak terasa membosankan. Kalau lo mudik bareng keluarga, bisa juga main tebak-tebakan atau ngobrol seru biar perjalanan jadi lebih menyenangkan.
10. Cek Kondisi Kendaraan, Jangan Nunggu Mogok!
Sebelum berangkat, servis kendaraan lo dulu biar nggak ada kendala di tengah jalan. Cek kondisi mesin, rem, oli, air radiator, lampu, dan ban buat memastikan semuanya dalam keadaan prima. Jangan sampai perjalanan lo terganggu gara-gara mobil mogok atau ada masalah teknis lain yang seharusnya bisa dicegah sejak awal.
11. Jaga Mood & Emosi di Jalan
Perjalanan jauh dan macet sering bikin orang gampang emosi, tapi jangan sampai lo ikut-ikutan! Tetap tenang, sabar, dan nikmati aja perjalanan lo. Jangan terlalu fokus buat cepet sampai, karena yang penting adalah lo sampai dengan selamat.
12. Patuh Aturan, Selamat Sampai Tujuan
Lo mungkin pengen cepet ketemu keluarga, tapi jangan sampe ngelanggar aturan lalu lintas. Jangan ngebut, jangan melawan arus, dan selalu pake sabuk pengaman atau helm kalau naik motor. Keselamatan harus jadi prioritas utama, karena nggak ada gunanya buru-buru kalau akhirnya malah membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Itu dia 12 tips yang bisa lo terapin biar perjalanan mudik lo tetap aman, nyaman, dan menyenangkan. Ingat, mudik itu bukan soal siapa yang sampai duluan, tapi siapa yang sampai dengan selamat. Jadi, persiapkan semuanya dengan baik, tetap patuhi aturan, dan nikmati perjalanan lo. Selamat mudik dan semoga lo sampai tujuan dengan aman! (Sumber Foto @canva.com)
...moreTripTrus.Com - Tempat-tempat wisata Indonesia mulai bersiap menyambut kembali wisatawan asing.
Dengan mengusung teman "Wonderful Journey", Pemerintah Indonesia ikut berpartisipasi dalam World Travel Market (WTM) London 2021. Ini menjadi upaya untuk memperluas pasar dan menjaga eksistensi Indonesia sebagai destinasi utama di Asia Tenggara untuk pasar Inggris.
"Pemerintah Indonesia melalui Kemenparekraf menjadikan WTM London 2021 sebagai ajang potensial untuk memasarkan pariwisata Indonesia ke mancanegara, dan menyambut kedatangan kembali wisatawan," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dikutip dari Antara, Selasa (2/11).
Dalam kesertaannya kali ini, Indonesiat tak hanya akan mengangkat lima destinasi super prioritas (DSP), yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang yang telah berjalan sejak 2020. Akan tetapi, juga menyikapi perubahan peta bisnis pariwisata yang dipengaruhi perubahan permintaan dan selera pasar.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Wisata Murah Indonesia (@indonesian_travel)
Program InDOnesia CARE atau I DO CARE, akan pula disorot untuk menunjukkan bahwa protokol kesehatan (prokes) diterapkan hampir di seluruh rangkaian perjalanan wisatawan saat memasuki destinasi di Indonesia. Di mana Bali menjadi proyek percontohan pembukaan kembali perbatasan bagi wisatawan mancanegara.
"Hal ini merupakan implementasi dari tiga strategi utama yang diterapkan dalam membangkitkan kembali sektor pariwisata Indonesia, yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi," ujar Menparekraf.
Dengan slogan Wonderful Journey, dipastikan para wisatawan saat berkunjung ke Indonesia benar-benar dapat menikmati dan menjelajahi dengan aman selama menerapkan sistem prokes. Hal ini disebabkan situasi pandemi yang mengubah konsiderasi, perilaku, dan tujuan berwisata. Untuk menjawab pergeseran permintaan pasar, perlu mengutamakan rasa aman wisatawan.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya menyatakan bahwa pesan utama yang ditonjolkan dalam WTM London 2021 ialah penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability) di setiap destinasi wisata dan kampanye #ItstimeforBali untuk menunjukkan kesiapan bali menerima wisatawan mancanegara.
Ia mengatakan bahwa pihaknya telah memanfaatkan platform digital dengan penggunaan QR code, sehingga memudahkan pengunjung pameran untuk menggali lebih jauh informasi mengenai produk dan pelayanan industri pariwisata Indonesia.
[Baca juga : "6 Destinasi Wisata Hadiah Untuk Kemenangan Greysia & Apriyani"]
"Melalui masa yang sangat menantang tahun lalu, saya percaya masyarakat global sudah tidak sabar untuk bepergian dan menjelajahi setiap sudut dunia sesegera mungkin. Kami berharap hadirnya Indonesia dalam WTM London dapat menjadi kesempatan untuk mendapatkan informasi terbaru yang dibutuhkan untuk merencanakan kunjungan ke Indonesia," ucap Nia.
WTM merupakan salah satu pameran pariwisata terbesar di dunia sejak 1980. Pada tahun 2021, diadakan secara hybrid mulai 1 hingga 3 November 2021 Excel Centre, London, dan 8-9 November 2021 secara virtual. (Sumber: Artikel validnews.id Foto @dibajoaja)
...moreTripTrus.Com - Indonesia memiliki berbagai destinasi wisata yang memukau dan tak kalah indah dari wisata yang berada di luar negeri, mulai dari pantai, gunung, situs bersejarah bahkan wisata horor.
Beberapa tempat wisata di Indonesia ini terkenal dengan hal-hal mistis dan juga terkenal angker. Biasanya orang-orang mengunjungi tempat ini untuk melakukan uji nyali. Melansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah tempat wisata horor di Indonesia:
1. Lawang Sewu, Semarang
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh VISIT TO SEMARANG (@visittosemarang)
Lawang Sewu adalah bangunan bersejarah peninggalan zaman penjajahan Belanda. Lawang Sewu berarti seribu pintu, yang memang banyak memiliki pintu di bangunannya. Tempat ini memiliki banyak kisah mistis dan merupakan tempat terangker nomor 2 di Asia, lho.
Penjara bawah tanahnya menjadi salah satu destinasi wisata horor di Indonesia paling terkenal sebelum akhirnya ditutup pihak pengelola. Lawang Sewu adalah bangunan bersejarah peninggalan zaman penjajahan Belanda.
Lawang Sewu berarti seribu pintu, yang memang banyak memiliki pintu di bangunannya. Tempat ini memiliki banyak kisah mistis dan merupakan tempat terangker nomor 2 di Asia, lho. Penjara bawah tanahnya menjadi salah satu destinasi wisata horor di Indonesia paling terkenal sebelum akhirnya ditutup pihak pengelola.
2. Desa Trunyan, Kintamani
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Ingga Pratama (@inggaman)
Desa Trunyan berada di Bali tepatnya di sisi timur, danau Batur, Kabupaten Bangli, Bali. Desa ini merupakan tempat pemakaman yang kini di jadikan tempat wisata. Kalau biasanya orang yang meninggal dunia dimakamkan di dalam tanah atau dikremasi, Desa Trunyan memiliki tradisi yang berbeda.
Di desa ini, jenazah akan diposisikan di bawah pohon Taru Menyan sebagai prosesi adat. Meski diletakkan di atas tanah, jenazah ini tidak berbau busuk. Warga sekitar meyakini jika bau busuk tersebut diserap oleh pohon Taru Menyan.
3. Gunung Kawi, Malang
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Audrey (@audrey31000)
Gunung Kawi yang memiliki tinggi 2551 mdpl ini menjadi tempat wisata bagi masyarakat yang ingin mencari pesugihan. Menurut mitos yang beredar di gunung kawi terdapat sebuah markas jin dan konon banyak warga dan wisatawan yang berkunjung untuk meminta kekayaan.
Bagi orang yang keinginanya terkabul maka harus memberikan seserahan berupa tumbal manusia yang masih ada hubungan darah dengannya. Jika tidak memberikan tumbal maka orang itu akan diganggu oleh penunggu makluk halus yang ada di gunung tersebut.
4. Kamar 308 Hotel Samudera Beach, Sukabumi
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Endah Sutra (@endahsutra)
Misteri kamar 308 milik Nyi Roro Kidul di Hotel Samudera Beach, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat ini berhubungan dengan sosok mistis yang disebut penjaga pantai selatan.
Di kamar itu terdapat ranjang, perhiasan dan lukisannya yang terpampang besar di tembok kamar berwarna serba hijau ini. Masyarakat sekitar juga sangat percaya dan melarang masyarakat mengunjungi pantai dengan pakaian berwarna hijau. Konon katanya Nyi Roro Kidul bakal marah dan bagi masyarakat yang mengunjungi pantai selatan dengan berpakaian hijau maka akan menerima peristiwa gaib yang menakutkan.
[Baca juga : "Daftar 16 Event Pariwisata Danau Toba 2022"]
5. Benteng Fort Rotterdam, Makassar
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Mawaddah (@adsunhee)
Benteng Fort Rotterdam dibangun pada masa penjajahan Belanda. Sempat disebut Benteng Ujung Pandang, bangunan ini terletak di pinggir pantai sebelah barat Kota Makassar. Bangunan ini dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa IX dan sempat menjadi saksi sejarah perjuangan warga Makassar melawan penjajahan bangsa Belanda.
Oleh karena umurnya yang sangat tua serta perannya dalam sejarah bangsa, bangunan ini menjadi salah satu destinasi bersejarah sekaligus destinasi wisata horor di Indonesia. Konon, karena sering terjadi pembantaian saat upaya perebutan benteng ini oleh masyarakat Gowa, terdapat banyak orang yang merenggang nyawa di tempat yang kini terkenal angker ini.
Mitosnya adalah sosok sumiyati yang menjadi sosok penunggu nya yang tidak senang pengunjung laki-laki mengenakan baju merah.
Itu dia 5 tempat wisata horor yang ada di Indonesia, kamu tahu tempat lain yang gak kalah horor? (Sumber: Artikel sonora.id Foto @tripalaspurwo)
...moreTripTrus.Com - Jika kalian berkunjung ke Provinsi Banten, tidak ada salahnya untuk mencoba berlibur di Pulau Tunda. Pulau kecil yang terletak di Laut Jawa ini terletak di sebelah utara Teluk Banten dan secara administratif dalam wilayah Kabupaten Serang. Dengan luas sekitar 300 hektare, Pulau Tunda terdapat 1 Desa (Desa Wargasara) dan terbagi dalam 2 Dusun (Kampung Barat dan Kampung Timur).
Sumber: Foto Amieykha
Dulu, Pulau Tunda lebih dikenal sebagi lokasi untuk memancing. Tapi beberapa tahun terkahir, Pulau Tunda mulai dikenal di kalangan Backpacker sebagai destinasi wisata. Potensi keindahan pantai dan bawah lautnya, Wisatawan bisa mengeksplore dengan snorkeling ataupun diving. Bagian timur hingga tenggara Pulau Tunda memiliki kondisi arus yang besar sehingga terkenal dengan Drift Diving-nya.
Sumber: Foto Komar Uchiha
Menurut berbagaii informasi dari Nelayan sekitar, Pulau ini merupakan lintasan Lumba-lumba, jadi jangan heran bila nanti suatu saat kalian bisa melihat kawanan Lumba-lumba di perairan Pulau Tunda. Seperti namanya, Pulau Tunda ini memiliki berbagai fasilitas yang tertunda sepeti: Listrik dan Sinyal. Tetapi kalian akan sedikit terbantukan oleh listrik tenaga surya yang beroperasional dari pukul 18.00 hingga 22.00.
Kalian bisa menuju Pulau Tunda dari Pelabuhan Karangantu, Serang. Perjalanan yang dibutuhkan 1,5 hingga 2 jam. Alangkah baiknya jika kalian menuju Pulau Tunda di pagi hari, bukan tanpa alasan. Selain udaranya yang dapat memanjakan tubuh, mata kalian juga akan dimanjakan oleh kemilau sunrise di atas laut. Jadi tunggu apalagi? Jangan Tunda ke Pulau Tunda! (Sumber: Artikel-Foto Amieykha)
...more