shop-triptrus



Tahun 2018 Jadi Ajang Promosi Besar-Besaran Pariwisata Indonesia

TripTrus.Com - Kian banyak yang menyampaikan ide-ide membangun Indonesia melalui sektor pariwisata. Salah satunya, Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung. Dia melihat tahun 2018 nanti sebagai ajang promosi besar-besaran bagi Bali dan Indonesia. Forum tahunan International Monetary Fund (IMF) - World Bank Annual Meeting 2018, di Bali, bulan Oktober 2018 nanti adalah momentum istimewa. Saat yang paling tepat mendongkrak pariwisata, karena orang-orang penting dunia bakal kumpul di Pulau Dewata Bali. Annual Meeting yang akan diadakan pada 8-14 Oktober 2018 itu, akan dihadiri sekitar 15.000 peserta dari berbagai negara. Belum lagi pelaksanaan Asian Games berselang satu bulan sebelumnya (18 Agustus - 2 September 2018), yang digelar di Palembang Sumsel dan DKI Jakarta. "Tahun 2018 akan menjadi tahun yang betul-betul dengan tingkat kesibukan yang tinggi, karena juga akan ada pilkada jumlahnya 171 pilkada," ujar Pramono Anung. Hal itu disampaikannya usai mengikuti rapat terbatas persiapan pertemuan tahunan IMF - World Bank 2018, di kantor kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/5). Karenanya dalam rapat tersebut, Jokowi meminta persiapan yang telah dilakukan dipaparkan secara detil. Termasuk yang berkaitan dengan Asian Games dan Pilkada Serentak.Pramono menilai kesibukan itu tidak hanya sebagai tantangan, tapi juga ajang mempromosikan sektor pariwisata unggulan. Sehingga, semua harus betul-betul dipersiapkan secara baik. "Pemerintah dalam hal ini akan mempersiapkan secara baik termasuk menyiapkan destinasi-destinasi untuk liburan, serta wisata bagi peserta IMF meeteng dan World bank," kata dia. Soal Annual Meeting itu, Menkomar Luhut Binsar Pandjaitan, Menpar Arief Yahya dan Menhub Budi Karya Sumadi sudah melakukan peninjauan langsung dan rapat koordinasi di Bali. Termasuk ke Pelindo III Bali yang sudah mulai banyak dikunjungi cruise.  Soal sampah yang menggunung, menjadi PR yang harus dituntaskan tahun ini. Juga soal kemacetan di Bali, yang sudah diputuskan untuk membuat flyover di dua titik, yakni patung Ngurah Rai dekat bandara internasional, dan Ubung. Menpar Arief Yahya juga sudah menyiapkan paket-paket pariwisata, yang akan dipromosikan secara meluas melalui media digital, TripAdvisor. Diantaranya Paket Bali, untuk mengeksplorasi destinasi nomor 1 di dunia pilihan travellers itu. Lalu Paket One Day Cruise di Bali dan sekitarnya. Ada paket beyond Bali, seperti Lombok, Labuan Bajo Komodo, Jakarta, dan Borobudur Joglosemar. Yang bisa ditempuh dengan sekali flight. Lalu Paket Toraja Sulsel dan Danau Toba Sumut. "Setiap hari rata-rata Bali didatangi 14-15 ribu wisman, nanti akan ditambah 15-18 ribu delegasi IMF-World Bank, jadi akan ada 30 ribu wisman," kata Menteri Pariwisata. Saat itulah, Bali and Beyond akan hidup dan dikunjungi wisatawan. Dan itu kesempatan emas untuk mempromosikan destinasi lain yang juga hebat alam dan budayanya. (Sumber: Artikel republika.co.id Foto Thomas Depenbusch)
...more

Pulau Bawean: Antara Legenda Dan Keindahan Alam - 2

Masih ingat  heboh  penamaan KRI Usman Harun? Tak dinyana si pemberani Harun Thohir  yang  menuai kontroversi karena namanya dipakai sebagai nama kapal perang itu adalah orang Bawean. Ya, pulau yang berada di Laut Jawa dan termasuk dalam wilayah Kabupaten Gresik JawaTimur itu memang dikenal luas di Singapura dan  Malaysia sebagai tanah asal para pelaut yang bekerja di kapal2 mereka. Orang Bawean dan kawasan pemukiman mereka di kedua negara jiran itu mendapat julukan sebagi  Orang Boyan dan Kampung Boyan. LEGENDA AKSARA JAWA Dari dusun  penangkaran  rusa perjalanan  dilanjutkan  dengan  mengendarai  sepeda motor  ke  arah  barat  pulau, kira-kira  berjarak  7 km,  terdapat  sebuah  Pantai  Kubur Panjang  (Jherat Lanjheng)  yang sarat  dengan  legenda  kelahiran  aksara  jawa.  Makam  yang  panjangnya  sekitar  11 meter  itu  dipercayai  sebagai  makam  pembantu  setia  Aji  Saka,  tokoh  utama  Babad Tanah Jawa,  Doro  dan  pedang pusakanya.  Pemandangan  yang  luar  biasa  saat  sang  surya  perlahan turun  terpampang megah  di kawasan  ini.  Bias  jingga,  langit  biru  dan  hamparan  karang karena laut surut  mempesona  indah.  Tetapi tak bisa berlama-lama  di pantai ini, selain karena sepi tidak ada hunian dan warung  makanan,  faktor  jalan rusak dan gelap juga memicu rasa khawatir untuk berlama-lama di kawasan tersebut. Kuburan Panjang (Jherat Lanjeng) Segenap  lelah  bisa  dibasuh dengan mandi  air panas di Dusun Kebun Daya, Desa Sawah Mulia, yang berjarak sekitar 3 km dari  pelabuhan.  Tempat mandi umum ini berukuran sekitar 2,5 X 3 meter  dan dipakai bergantian oleh kaum pria dan perempuan.  Semakin  malam  semakin  banyak  warga  Bawean yang mandi, kendati  hanya diterangi  sebuah lampu dan sekelilingnya sawah, namun tidak menyurutkan niat  merendam  badan dalam suhu sekitar 34 derajat Celsius ini.  Orang Bawean mempunyai 2 tempat pemandian air panas yang sumbernya belum diketahui, karena airnya tidak mengeluarkan bau menyengat seperti bau sulfur.   SUNSET, SUNSET DAN SUNSET Hari berikutnya, Pantai  Selayar, Danau Kastoba, Pantai Labuan dan bukit tempat  lapangan udara sedang dibangun adalah tujuan kami.  Dari pantai Selayar bisa ke Pulau Selayar dengan berjalan kaki atau naik motor  jika air laut  surut.  Pulau tak berpenghuni  itu nampak asri  dan nyaman untuk dipakai sebagai  tempat piknik sambil menikmati bekal  dan kelapa  muda  yang dipetik langsung dari  pohon ditepi  pantai.  Air jernih  semata kaki  dan  pasir putih mengundang minat  berjalan kaki  hingga ke batas  laut biru  sambil memotret  kemolekan alam sekitar  pantai Selayar.  Pulau dan Pantai Selayar Sedangkan kecantikan  alami  Danau  Kastoba  bisa dinikmati sambil  makan siang  karena  hanya sekitar 45 menit jaraknya  dari  Pantai  Selayar.  Lelah  mendaki  bukit  setinggi  sekitar 500 meter  segera  terbayar  begitu  melihat  teduh dan tenangnya Danau Kastoba.  Penduduk Bawean  biasanya  suka berpiknik  rombongan dan membakar ikan di tepi danau. Kekuatiran kami adalah sisa api yang ditinggalkan bisa memicu kebakaran  hutan di Cagar Alam Bawean ini.  Terlebih pada musim kemarau yang membuat tumbuhan kering dan meranggas.  Saat kami berkunjung ke Danau Kastoba, sekelompok orang meninggalkan api sisa bakar ikan dan harus dipadamkan hingga benar2 tidak ada asap.  Seharusnya sebagai  kawasan  Cagar Alam yang dilindungi  pemerintah, danau  dan  kawasan sekitarnya dijaga ketat dari kemungkinan pengrusakan alam baik yang disengaja  maupun  tidak. Pemandangan Danau Kastoba Lewat tengah hari  adalah  waktu yang tepat  untuk  beranjak  ke  lokasi  wisata  berikutnya,  yakni  pantai  Labuan.  Pantai  ini  tempat  berlabuh  kapal2 besar  agar  terlindung  dari  terjangan  ombak  dan  gelombang  laut  tinggi.  Menikmati  secangkir  kopi,  makan  baso  ikan  di warung sederhana  tepi  pantai  merupakan  keasyikan  tersendiri.  Di kejauhan tampak  bukit  kecoklatan yang disiapkan untuk  lapangan terbang  perintis.   Sore hari di Pantai Labuan Hanya 15 menit  bermotor untuk mencapai  kawasan bandara Pulau Bawean yang telah dibangun sejak 2-3 tahun lalu. Bandara ini masih jauh dari  rapi.  Pembangunan  infrastruktur, sarana dan prasarana untuk sebuah lapangan udara yang siap didarati pesawat  perintis sekalipun  masih  jauh  dari  sempurna. Jika diprosentase bisa dibilang baru sekitar 45 % saja.  Landasan pacu masih belum diaspal  dan yang sudah diaspal  pun sudah  mulai  rusak lapisannya.  Infrastruktur  jalan  masih  sangat  minim, baik di dalam kawasan bandara  maupun  dari atau ke  pusat  kota   kecamatan  Sangkapura  atau  dari  dan ke arah kota  pelabuhan.  Padahal  lapangan  udara  ini bisa menjadi  tumpuan harapan  untuk membuka Pulau Bawean  sebagai destinasi  kunjungan wisata utama  di  Jawa  Timur. Klik rangkaian artikel tentang Pulau Bawean di bawah ini. Pulau Bawean: Antara Legenda dan Keindahan Alam - 1 Pulau Bawean: Antara Legenda dan Keindahan Alam - 2 Pulau Bawean: Antara Legenda dan Keindahan Alam - 3
...more

Lembah Harau

Lembah Harau merupakan lembah yang subur terletak di Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Berada sekitar 138 km dari Padang dan sekitar 47 km dari Bukittinggi atau sekitar 18 km dari Kota Payakumbuh dan 2 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Lima Puluh Kota. Tempat ini dikelilingi batu granit terjal berwarna-warni dengan ketinggian 100 sampai 500 meter. Harau diyakini berasal dari kata ‘parau’, istilah lokal yang artinya suara serak. Dulu, penduduk yang tinggal di atas Bukit Jambu sering menghadapi banjir dan longsor sehingga menimbulkan kegaduhan dan kepanikan. Penduduknya sering berteriak histeris dan akhirnya menimbulkan suara parau. Dengan ciri suara penduduknya banyak yang parau didengar maka daerah tersebut dinamakan ‘orau’ dan kemudian berubah nama menjadi ‘Arau’ hingga akhirnya penyebutan lebih sering menjadi ‘harau’. Melakukan perjalanan sejauh 44 kilometer ke arah Pekanbaru dan Riau maka Anda akan berhenti di Lembah Harau dengan tebing batu granit curam setinggi 80-300 meter. Di Lembah Harau ini terdapat air terjun bernama Bunta Waterfall atau secara lokal disebut Sarasah Bunta. Air terjun ini mengalirkan air tawar segar dari dataran tinggi dengan tiga air terjun lainnya di lembah ini. Sarasah Bunta ini mempunyai air terjun yang berunta-unta indah apabila terpancar sinar matahari seperti bidadari yang sedang mandi sehingga dinamakan Sarasah Bunta. Lembah Harau sebenarnya merupakan cagar alam seluas 669 hektar. Hasil survei tim geologi asal Jerman tahun 1980 menemukan jenis batuan yang ditemukan di daerah ini identik dengan yang ditemukan di dasar laut berupa batuan breksi dan konglomerat. Legenda masyarakat Sarasah Aka Barayunjuga menceritakan bahwa di sekitar Cagar Alam Lembah Harau dulunya adalah laut. Lembah Harau ini terdiri dari tiga kawasan yaitu Resort Aka Barayu, Resort Sarasah Bunta, dan Resort Rimbo Piobang. Resort Aka Barayun memiliki keindahan air terjun dan kolam renang ditambah nuansa alam yang asri. Selain itu juga berpotensi untuk pengembangan olah raga panjat tebing karena memiliki bukit batu yang terjal dan mampu memantulkan suara (echo). Di sini juga terdapat fasiltas penginapan berupa homestay lengkap dengan fasilitasnya. Di sinilah penggemar olah raga panjat tebing seperti menemukan surganya. Dinding curam bukan hanya menjadi daya tarik bagi fotografer tetapi pemanjat tebing pun tertarik memanjat dinding di lembah ini dimana terdapat 300 lokasi panjat tebing. Di sisi lain, pagar tebing cadas yang curam telah menciptakan relief cantik sekaligus menantang terutama Anda yang menyukai olahraga panjat tebing. Kecuraman tebing di tempat ini mencapai 90 derajat dengan ketinggian yang mencapai 150 hingga 200 meter. Tak salah rasanya jika Lembah Harau menjadi surga bagi pecinta panjat tebing. Para pemanjat menjuluki lembah ini sebagai Yosemite-nya Indonesia. Bila anda tertarik dengan Lembah Harau, setiap tahunya pemerintah mengadakan festival Lembah Harau untuk info lebih lanjut silakan klik link dibawah ini http://www.triptrus.com/event/festival-lembah-harau-2018.  Sumber:http://travel.kompas.com/ Foto:https://www.lihat.co.id/wisata/lembah-harau-payakumbuh-sumbar.html    Kindly inform all of you we will have spectacular event on July, 13th to 15th 2018, these traditions of the Minangkabau will be presented at the Pasa Harau Art & Cultural Festival, the will be centered at the beautiful Harau Valley in Limo puluah koto Regency. Located about an hour’s drive from Bukittinggi city. The Harau Valley dubbed the Yosemite of Indonesia, has green rice fields hemmed in by huge granite rocks. Where refreshing waterfalls tumble down to irrigate the fields!!! ❀❀❀❀ Check it out and DON'T MISS IT!!!!! https://pasaharau.com/ Are you ready to find another heaven in Indonesia? Come on! #indonesia #pasaharau #pasaharauartandculturefestival #minangkabau #westsumatera #limopuluahkota #limapuluhkota #art #culture #wonderfulindonesia #pesonaindonesia #ayokeindonesia #welcometoindonesia #travelling #event #duniamenujuharau #roadtopasaharau2018 #beautifuldestinations A post shared by siska oktaviani (@chu8y) onApr 10, 2018 at 2:17am PDT
...more

Kunjungan Wisatawan ke Sumatera Barat Naik 11,02 Persen

TripTrus.Com - Padang- Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat kunjungan wisatawan asing ke provinsi itu pada Oktober 2017 mencapai 4.826 orang atau meningkat 11,02 persen dibandingkan September 2017 "Pada September 2017 wisatawan asing yang berkunjung ke Sumbar mencapai 4.347, Oktober 2017 naik menjadi 4.826 orang," kata Kepala BPS Sumbar, Sukardi di Padang, Selasa (5/12/2017)   Persahabatan ibarat sekotak crayon... masing masing memiliki warna... perpaduan antara semua warna akan menciptakan pelangi yang indah... 😍😘 Begitulah dengan persabatan kami πŸ‘­πŸ‘­πŸ‘­πŸ‘­πŸ‘­ Mom's Day Out trip to #padang #bukittinggi #persahabatan #bandaraminangkabau #istanapagaruyung #jamgadang #danausingkarak #keloksembilan #pantaipadang #sitinurbayabridge #masjidrayapadang A post shared by Yessy (@yessyari) onOct 8, 2017 at 12:51am PDT Menurut dia kunjungan Oktober 2017 masih didominasi oleh wisatawan asing dari Malaysia mencapai 3.325 orang diikuti Australia 205 orang, Thailand 57 orang, Perancis 41 orang, Inggris 40 orang, Amerika Serikat 28 orang, Jerman 15 orang, Jepang 14 orang, Tiongkok 14 orang, Korea Selatan 9 orang dan negara lainnya 1.232 orang. "Sejak Januari sampai Oktober 2017 jumlah pelancong asal Malaysia yang berkunjung ke Sumbar sudah mencapai 32.913 orang," ujarnya. Kunjungan wisatawan pada Oktober 2017 memberikan kontribusi sebesar 0,49 persen terhadap total wisman yang berkunjung ke Indonesia sebanyak 976.038 orang. Ia memastikan jumlah yang terdata tersebut adalah mereka yang masuk melalui imigrasi di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) karena jika sebelumnya dari Jakarta atau Medan akan didata lewat bandara kedatangan.   Alhamdulillah.... Hello Sumatra Barat... πŸ˜„πŸ˜†πŸ˜πŸ˜Š . . . . . #sumatrabarat #padang #holiday #sumbar #minangkabauairport #bandaraminangkabau #liburan A post shared by Ria Fitriani (@riafitriya02) onApr 29, 2017 at 5:02am PDT Sementara Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Sumbar seperti dilansir Antara menyarankan pemerintah provinsi bisa belajar dari Malaysia bagaimana strategi menggaet wisatawan berkunjung ke daerah itu. "Saat ini sudah ada penerbangan langsung dari Padang ke Malaysia ini merupakan peluang namun harus diakui jumlah warga Sumbar yang datang ke Malaysia lebih banyak ketimbang orang Malaysia yang ke provinsi ini," kata Ketua Asita Sumbar Ian Hanafiah. Menurutnya Malaysia mempromosikan wisatanya terus menerus dengan membentuk badan khusus serta melakukan promosi dengan maksimal. Kemudian Malaysia juga menyiapkan beragam infrastruktur dan fasilitas yang membuat wisatawan nyaman. Sebab kunci agar orang mau berwisata itu adalah mampu melihat dan memenuhi kebutuhan wisatawan, bahkan kantor perdana menterinya sendiri juga bisa dikunjungi, jelasnya. Ia mengakui biro perjalanan yang ada di Sumbar jauh lebih nyaman membawa warga Sumbar ke Malaysia ketimbang membawa warga Malaysia ke Sumbar. "Kalau membawa orang Sumbar ke Malaysia sesudah kunjungan tidak ada masalah, tapi membawa orang Malaysia ke sini kami khawatir banyak keluhan mulai dari infrastruktur hingga toilet," ujarnya. Selain itu harga penginapan di Malaysia juga lebih murah bayangkan saja paket tahun baru tiga hari dua malam bisa dapat Rp1,7 juta untuk hotel bintang tiga, sedangkan di Bukittinggi untuk hotel saja satu malam sudah Rp2,5 juta. Ia menggarisbawahi kalau Sumbar ingin lebih banyak dikunjungi wisatawan asing maka benahi infrastruktur dan pahami kebutuhannya. (Sumber: Artikel industry.co.id Foto @Amieykha)
...more

Belajar Motret Itu Asyik

Kawasan Kota Tua di utara Jakarta masih cukup sepi ketika TripTrus menjumpai Maryssa Tunjung Sari, fotografer handal dan traveler profesional, di sebuah warung, pada pagi hari, Rabu 7 Oktober 2014. Fotografer yang akrab disapa Sasha ini rupanya sangat bersemangat membagi pengalaman dan pemahamannya soal fotografi kepada teman-teman Trip Operator (TO). Ya, inilah waktunya pelatihan fotografi singkat buat para Trip Operator.  “Untuk berpromosi tentang perjalanan dalam usaha travel tentunya akan lebih baik dan menarik kalau fotonya mendukung, jadi belajar dasar fotografi pastinya akan berguna untuk teman-teman TO,” ujar Chief Editor majalah Linkers milik maskapai penerbangan Citilink ini. Sasha pun dengan sigap menjelajahi sudut-sudut Kota Tua dan dalam waktu singkat merekam banyak momen indah dalam kamera ponselnya. Foto-foto itulah yang akan dijadikan Sasha sebagai contoh dan modal berbagi ilmunya.   Kami berkumpul di Historia Food & Bar. Ada Pipit dan Kelik dari Long Foot Trip, Adly dari Raja Wisata, Vindhya dari Ibu Penyu, Mumun dari Indohoy.com, Andre dari Trip Gabungan, Oki dan saya, Indi dari TripTrus. Tidak banyak, memang, tetapi justru menggembirakan buat Mumun dan Vindhya. “Asyiik bisa privat, jadi cepet pinter, nih,” kata Mumun, antusias. Sasha membuka obrolan tentang fotografi dengan pertanyaan, “Kita motret niatnya untuk apa? Untuk bikin brosur, tas, poster, syal, buku notes atau pajang di sosmed?” Niat ini, menurut Sasha, akan mempengaruhi pendekatan kita terhadap obyek foto dan hasilnya juga akan berbeda sesuai niat. Sebagai traveler, Sasha merasakan kebanyakan wisawatan suka memotret lanskap, mengabadikan pemandangan dengan sudut pandang luas. Padahal, kata Sasha, dalam foto yang kita buat mestinya ada pendekatan personal terhadap obyek yang justru bisa melahirkan cerita melalui gambar dan menarasikan foto. “Cara ini akan memicu rasa penasaran orang yang melihat foto kita dan hingga akan menarik orang untuk berkunjung ke lokasi di mana kita memotret obyek tersebut,” papar Sasha. Karena itu, lanjut Sasha, kita harus memiliki pemahaman dasar tentang komposisi, sudut pengambilan, bukaan cahaya, ISO dan kecepatan. Ini diperlukan agar foto yang dihasilkan mempunyai aspek dinamis, bercerita dan penataan teknik yang tepat. Memotret pakai kamera apapun bisa menghasilkan foto yang luar biasa asalkan pemotret paham dengan cara bercerita melalui sudut pengambilan dan penguasaan teknik. Sasha tak banyak berteori. Satu jam berikutnya, peserta pelatihan fotografi diminta memotret sesuai “pendekatan”nya masing-masing tentang apa yang bisa membuat orang tertarik datang ke kawasan Kota Tua Jakarta.  Sesudah itu, secara singkat Sasha memberikan penilaiannya tentang hasil jepretan para TO. Tidak lama ia memberi ulasan, karena Sasha harus mengejar pesawat ke Makassar untuk bertugas. “Ternyata, belajar fotografi itu asyik lho,” kata Kelik. Maka kita bersiap untuk pelatihan berikutnya. Semoga lebih banyak yang tertarik.
...more

Ngga Usah Bingung, Guys! Ini Dia 5 Destinasi Seru Buat Nge-Rayain Liburan Imlek 2024 Di Indonesia!

TripTrus.Com - Ngga usah bingung, Bro! Imlek 2024 udah di depan mata nih. Udah tau mau liburan di mana? Kalo masih kaga kepikiran, chill aja dulu. Masih ada waktu buat nyusun rencana liburan Imlek tahun ini. Tahun Baru Imlek tinggal sebentar lagi, dan komunitas Tionghoa udah sibuk-sibuknya persiapin rayainnya dengan semangat tinggi. Salah satu tradisi keren pas Imlek itu kumpul-kumpul sama keluarga, saling bagi kebahagiaan, dan bagi-bagi angpao, tentu aja.       View this post on Instagram A post shared by F A H A D (@fahada_hmd168) Kalo lo masih kaga yakin mau liburan ke mana, santai aja, masih bisa direncanain kok. Nih, biar Imlek tahun ini makin greget, tapi masih bingung mau ngapain, yuk cek 5 destinasi keren di Indonesia ini! 1. Semarang, Jawa Tengah Imlek di Semarang bisa jadi seru banget, Bro! Mampir deh ke Kelenteng Sam Poo Kong, tempat Laksamana Cheng Ho nyampe pertama kali. Pas Imlek, kelenteng-kelenteng di kota ini langsung jadi penuh warna dan rame banget. 2. Singkawang, Kalimantan Barat Kota "Seribu Kelenteng" ini heboh banget menjelang Imlek, Bro. Lo bisa nikmatin parade keren siang hari dan lampion-lampion keren malem hari. Singkawang bener-bener destinasi oke buat rayain Imlek dengan penuh kegembiraan. 3. Surabaya, Jawa Timur Surabaya punya nuansa Imlek yang beda di Kawasan Pecinan Tambak Bayan, Bubutan. Ada barongsai yang seru banget nih buat hibur lo di setiap gang. Komunitas Tionghoa di sini udah siapin segala sesuatunya buat menyambut Imlek. [Baca juga : "Target Ngebet, Indonesia Incar 1,5 Juta Turis Tiongkok Di 2024 Dengan 13 Penerbangan Super Gokil!"] 4. Jakarta, DKI Jakarta Jakarta, pusat bisnis Indonesia, punya keseruan sendiri buat sambut Imlek. Coba deh jalan-jalan di Kawasan Pecinan Glodok di Jakarta Barat, tempatnya rame banget dengan barang-barang khas Imlek. Kalo lo belanja keperluan Imlek lebih awal, pasti pengalaman belanjanya lebih nyaman. 5. Medan, Sumatera Utara Kota Medan selalu seru pas Imlek, Bro. Mampir deh ke Vihara Gunung Timur, rasain atmosfir Imlek yang khas. Kawasan Pecinan Medan juga punya berbagai kuliner menggoda. Banyak destinasi seru di Indonesia buat liburan Imlek tahun ini, pasti bakal jadi pengalaman yang nggak terlupakan. Jadi, udah pada kepikiran belom destinasi mana yang bakal jadi pilihan lo? Selamat merencanain liburan Imlek yang penuh kegembiraan! (Sumber Foto @fikryyas) 
...more

10 Fakta Menarik Cagar Alam Geologi Karangsambung

TripTrus.Com - Cagar Alam Geologi (CAG) Karangsambung  merupakan laboratorium geologi alam yang wajib dikunjungi bagi peneliti, mahasiswa geologi hingga wisatawan umum untuk mengetahui proses terbentuknya alam semesta dimasa silam. Berikut Lintas Kebumen rangkum 10 fakta menarik dari Cagar Alam Geologi Karangsambung, Minggu (7/12): 1. CAG Karangsambung ditetapkan sebagai Cagar Alam Geologi berdasarkan Kepmen ESDM No.2817K/40/MEM/2006 yang diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 14 November 2006. 2. CAG Karangsambung memiliki luas sekira 22.000 Hektar meliputi Kecamatan Sadang, Karangsambung, Karanggayam, Alian, dan Pejagoan di Kabupaten Kebumen. Kecamatan Pagedongan dan Bawang di Kabupaten Banjarnegara. Kecamatan Kaliwiro dan Wadaslintang di Kabupaten Wonosobo. 3. CAG Karangsambung dijadikan Kampus Lapangan Geologi pada tahun 1964. Pencetusnya adalah Prof. Dr. Sukendar Asikin, (Guru Besar Departemen Teknik Geologi ITB). Beliau adalah geolog Indonesia pertama yang mengulas geologi daerah Karangsambung berdasarkan teori tektonik lempeng. 4. Verbeek adalah geolog Belanda sekaligus orang yang pertama kali melakukan penelitiaan di CAG Karangsambung pada tahun 1891 . Akan tetapi hasil penelitian ini baru dipetakan secara geologi oleh Harlof pada tahun tahun 1933. 5. Geolog Indonesia dan Mancanegara (Katili, Hamilton dan khususnya Sukendar Asikin) menunjukkan bahwa CAG Karangsambung merupakan titik pertemuan antarlempeng yang terjadi pada suatu zaman geologi yang disebut Kapur Akhir (100-65 juta tahun yang lalu). 6. CAG Karangsambung memiliki batuan metamorf sekis mika di Kali Brengkok. Batuan tertua ini tersingkap dan menjadi pembentuk fondasi Pulau Jawa. Pengukuran dengan radioaktif menunjukkan batuan ini berumur 121 juta tahun, dari zaman kapur. Batuan ini hanya bisa ditemui di CAG Karangsambung di seluruh Indonesia. 7. CAG Karangsambung juga memiliki situs batu rijang dan lava basal berbentuk bantal di Kali Muncar. Batuan sedimen ini terbentuk di dasar samudera purba 80 juta tahun lampau. Hanya ada dua tempat di Indonesia yang memiliki Lava Basal di permukaan, salah satunya CAG Karangsambung. 8. Terdapat 32 situs singkapan geologi dan 18 situs di antaranya merupakan singkapan inti yang berharga bagi ilmu pengetahuan, pendidikan, dan wisata di CAG Karangsambung. 9. Pada situs Bukit/Wagir Sambeng di CAG Karangsambung ditemukan batuan peselingan rijang dan gamping merah. Batuan tersebut merupakan batuan yang terbentuk di dasar laut dengan kedalaman antara 4000 meter hingga lebih. Dalam batuan ini juga ditemukan fosil dari radiolaria yang jika dilihat umurnya berkisar antara 65 juta tahun. 10. CAG Karangsambung memiliki Batuan Serpentinit. Batu ini adalah batuan dari batuan ultra basa berwarna gelap. Merupakan hasil dari pembekuan magma pada kerak samudera. Aktivitas penambangan pasir dan batu di sepanjang Sungai Luk Ulo kian mengancam cagar alam geologi Karangsambung. Beberapa titik singkapan geologi berumur hingga ratusan juta tahun yang selama ini menjadi sumber pengetahuan dan pendidikan dikhawatirkan tergerus penambangan liar masif. (Sumber: Artike-Foto lintaskebumen.wordpress.com)
...more

Ada Kampung Wisata di Yogyakarta

Kepala Bidang Objek dan Daya Tarik Wisata Disparbud Kota Yogya Budi Santoso mengatakan, tahun ini pihaknya menggulirkan program one village one hotel untuk meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan di Yogyakarta. Program ini baru  menyasar tiga kampung wisata sebagai percontohan. Ketiga kampung wisata tersebut aadala Rejowinangun, Muja Muju dan Pakualaman. "Program ini muaranya untuk membangun kemitraan dengan hotel sebagai salah satu industri pariwisata. Ke depan sinergi itu bisa diperluas hingga menyasar seluruh kampung wisata," ujarnya, Ahad (4/9). Melalui kemitraan tersebut, diharapkan perhotelan bisa menjadi bapak asuh bagi kampung wisata setempat. Pengelola kampung wisata membangun paket wisata yang kemudian dipasarkan oleh hotel bagi setiap tamu yang datang. Selain itu, berbagai agenda hotel diharapkan juga mampu digelar di kampung wisata. Dengan pola itu juga kata dia,  manajemen pengelolaan kampung wisata akan terus berbenah sesuai kebutuhan wisatawan. Tidak seperti saat ini, banyak pengelola yang kurang fokus sehingga terkesan tidak siap ketika ada kunjungan.  Sementara Ketua Forum Komunikasi Kampung Wisata Kota Yogya Sigit Istiarto mengaku, Kota Yogyakarta saat ini sudah berdiri 17 kampung wisata . Namun dari jumlah itu baru lima kampung yang sudah mandiri. keberadaan paket wisata serta tingkat kunjungan yang sudah eksis. (Sumber: Artikel republika.co.id Foto transmojo.blogspot.com)
...more

7 Destinasi Liburan Akhir Tahun Yang Ramah di Kantong

TripTrus.Com- Ingin bisa liburan akhir tahun dengan hemat? Cari tahu destinasi mana saja yang bisa dituju di sini! Akhir tahun dikenal sebagai periode liburan yang mahal bagi sebagian besar orang. Bukan hanya anak-anak yang libur sekolah pada periode ini, tapi orang tua atau para pekerja kantoran pada umumnya juga libur dari pekerjaannya. Momen akhir tahun menjadi waktu yang pas untuk untuk liburan bersama seluruh keluarga ataupun sahabat. Alhasil, harga tiket pesawat dan hotel meningkat secara signifikan. Ingin ikut serta dalam kemeriahan libur akhir tahun tapi budget Anda terbatas? Ini dia 10 destinasi yang bisa Anda jadikan pilihan untuk liburan akhir tahun, yang bukan hanya menyenangkan, tapi juga ramah di kantong. 1. Malang Malang merupakan tempat yang tepat untuk bersenang-senang. Hawa sejuk dan beragam destinasi menarik membuat kota ini tidak pernah sepi pengunjung. Menaiki biangala di Alun-Alun Kota Baru, paralayang di Batu, bermain air di Air Terjun Coban Rondo, berkeliling Jatim Park 1 dan Jatim Park 2, berfoto di Museum Angkut, menghabiskan malam di Batu Night Spectacular, dan menikmati es krim di Toko Oen merupakan rangkaian aktivitas yang wajib dilakukan selagi berkunjung ke Malang. Bukan itu saja, biaya makan, transportasi, dan berbagai aktivitas di Malang pun tergolong murah!   Colourfull . . . #kampungwarnawarnimalang #malangkota #visimalang #visitjawatimur A post shared by Aulia Risky Chandra (@aulriskichandra) onJan 3, 2017 at 3:52am PST Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Malang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,8 jutaan! 2. Yogyakarta Popularitas Jogjakarta sebagai destinasi liburan favorit tidak perlu dipertanyakan lagi. Suasana tenang, biaya hidup —dan warganya— yang bersahabat menjadikan kota ini dicintai banyak orang. Tahun ini, setelah dijadikan lokasi syuting “Ada Apa dengan Cinta? 2”, Jogjakarta semakin naik daun. Jika ingin mengintip lokasi yang didatangi Cinta dan Rangga, Anda dapat berkunjung ke Istana Ratu Boko, Bukit Rhema, Pantai Parangtritis, Punthuk Setumbu, dan tidak ketinggalan menonton Papermoon Puppet Theater. Sempurnakan kunjungan di Jogjakarta dengan menginap di Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman.   Akan selalu ada hal yang dirindukan...... . . πŸ“·@ekoprasetyo_24 πŸ™πŸ‘Œ . . #streetphotography #jogja #malioboro #latepost #instapic #instagood #instagram #instalike #indonesia A post shared by Hanna Setyani (@hannasetyani_er) onDec 7, 2017 at 12:47am PST Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Yogyakarta untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,1 jutaan! 3. Bali Ide tentang liburan biasanya tidak jauh dari pikiran tentang Bali. Bali dan liburan dapat disebut sebagai satu kesatuan. Tidak lengkap rasanya jika tidak menghabiskan liburan akhir tahun di destinasi favorit mayoritas traveler ini. Walau harga tiket pesawat dan hotel memang cenderung lebih mahal saat akhir tahun, tapi bukan tidak mungkin Anda tetap bisa liburan dengan hemat di sana. Lakukanlah aktivitas misalnya berkunjung ke tempat-tempat, seperti Air Terjung Aling-Aling, Danau Tamblingan, Bukit Campuhan, Bukit Asah, Pasih Uug, dan Pantai Tegal Wangi, yang dapat dinikmati secara cuma-cuma.   Selamt malam....Bali....πŸ’› I want to see a beautiful sunset... #bali #gohome #wonderfulplace #trip #travel #ζ—… #ζ—…θ‘Œε€§ε₯½γ #ζ΅·ε€–ζ—…θ‘Œ #ζ΅· #η©Ί #γΎγŸεΈ°γ£γ¦γγ‚‹ #ε₯½γγͺ場所 #indonesia #seminyak #kerobokan #canggu #ubud #amed #legian #kuta #beach #seminyakbeach #sunset #こんばんわ #今ζ—₯も寒い一ζ—₯γ§γ—γŸ #明ζ—₯はもっと寒いらしい #γ‚γ€œζš–γ‹γ„γ¨γ“γ«εΈ°γ‚ŠγŸγ„β€οΈŽ←εΈŒζœ› A post shared by tomo7030 (@tomo7030momo) onDec 7, 2017 at 3:00am PST Tiket pesawat pulang-pergi Surabaya-Bali untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1 jutaan! 4. Palembang Selain makan pempek, selama berada di Palembang Anda dapat menyambangi Taman Kambang Iwak yang berlokasi di tengah kota, berfoto dengan latar belakang Jembatan Ampera, melihat cantiknya pagoda di Pulau Kemaro, bertualang di Punti Kayu atau Bukit Serelo, juga wisata air di Curup Maung Lahat dan Curug Tujuh Kenangan. Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Palembang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp800 ribuan! 5. Medan Banyak aktivitas seru —dan murah— yang dapat Anda lakukan ketika berkunjung ke Medan, mulai dari melihat warisan Kesultanan Deli di Istana Maimun dan mengintip kehidupan bangsawan Medan di Tjong A Fie Mansion, trekking di Bukit Lawang, seru-seruan di Air Terjun Dua Warna Sibolangit, bertualang di Tangkahan, melihat pagoda tertinggi di Indonesia di Taman Alam Lumbini, wisata kuliner di Merdeka Walk, dan tentunya menikmati kecantikan Danau Toba.   Tuntutlah ilmu sampai ke negri cina.. Pepatah lama.😊 Location, vihara gunung timur #medan #viharagunungtimur #pepatah #jumat #art #2017 #raunraun #cagarbudaya #tempoedoeloe #medanheritage A post shared by Saiful Anwar NaSuTiOn (@bg.ipul.nst) onNov 23, 2017 at 10:43pm PST Tiket pesawat pulang-pergi Pekanbaru-Medan untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,1 jutaan! 6. Padang Isi libur akhir tahun Anda di Padang dengan mengunjungi Danau Laut Tinggal yang berwarna toska, melihat megahnya Masjid Raya Sumatera Barat, melintasi Jembatan Akar di Bayang Utara, bermain air di Lubuak Tampuruang, berfoto di Kelok Sembilan, mengintip kebudayaan Minang di Istana Pagaruyung, melihat hijaunya Lembah Harau, dan menyambangi Jam Gadang yang iconic. Selama berada di sana, pastikan Anda memanjakan lidah dan perut dengan menyantap makanan Padang yang kelezatannya masyhur.   Katakan, ooo. Pada mama, ooo! Cinta bukan hanya harta dan tahta. Pastikan, ooo. Pada semua, ooo! Hanya cinta yang sejukan dunia... Sepenggal lirik milik @de19wa yang berjudul Cukup Siti Nurbaya. Ya, sepanjang Jelajah Sumbar ini begitu banyak percakapan "cocoklogi", jadi lirik tersebut menjadi pengantar untuk foto dari atas Jembatan Siti Nurbaya, yang memperlihatkan kita bagaimana jalur air yang digunakan Kota Tua Padang ini. A post shared by Dhayan Amiey (@amieykha) onDec 3, 2017 at 6:23am PST Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Padang untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1,4 jutaan! 7. Balikpapan Di destinasi yang sering disebut sebagai Kota Beriman atau Kota Minyak ini Anda dapat menghabiskan libur akhir tahun di Bukit Bangkirai yang cocok dijadikan lokasi foto, bermain di Pantai Kilang, bersantai di Danau Cermin, atau bertualang di Bukit Batu Dinding. Tidak perlu ragu, jadikan akhir tahun sebagai waktu yang tepat untuk terbang ke Kalimantan dan berkunjung ke Balikpapan!   "Menjamah sedu ayu meluangkan waktumu" Sore - Setengah Lima A post shared by Dhayan Amiey (@amieykha) onJul 9, 2017 at 5:43am PDT Tiket pesawat pulang-pergi Makassar-Balikpapan untuk liburan akhir tahun mulai dari Rp1 jutaan! (Sumber: Artikel skyscanner.co.id Foto pexels.com)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...