shop-triptrus



Ingin Jalan-Jalan ke Baduy? Ada Aturan Baru soal Sampah

TripTrus.Com - Baduy menjadi salah satu destinasi wisata yang kini banyak dikunjungi wisatawan. Hal ini karena Baduy sendiri masih memiliki keasrian alam dan kearifan lokal yang cukup kental. Tren dunia pariwisata Indonesia menunjukkan, banyak wisatawan yang memilih tempat dengan keaslian alam yang masih terjaga. Dengan tujuan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang berharga melalui tradisi, kuliner, dan interaksi sosial dengan masyarakat Baduy. Jaraknya yang tidak terlalu jauh dari ibu kota menjadi daya tarik bagi para wisatawan lokal atau mancanegara untuk mampir ke Baduy. Seiring dengan berkembangnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Baduy, membuat kualitas lingkungan hidup di Baduy menjadi terancam. Sepanjang jalan dari dan menuju ke Baduy, dapat dengan mudah ditemukan sampah. Hal itu disebabkan kurangnya kesadaran wisatawan untuk membuang sampah pada tempatnya. Ini menjadi sebuah keprihatinan di mana sampah ini tidak hanya akan memberikan pemandangan yang tidak sedap, tetapi juga mengancam kualitas air di Baduy. Padahal masyarakat Baduy sendiri kebanyakan masih menggantungkan hidupnya kepada alam. Aturan baru di Baduy soal sampah Untuk menanggulangi masalah tersebut, L Amri yang merupakan penggiat ecotourism Indonesia melakukan diskusi dengan kepala suku yang ada di Baduy, di mana akan memberlakukan aturan baru bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Baduy. "Setiap wisatawan yang masuk ke Baduy akan diperiksa berapa banyak dia membawa barang yang berpotensi menjadi sampah. Entah itu plastik maupun kertas. Kemudian mereka mengisi formulir yang isinya berapa botol yang dibawa, tissue yang dibawa, dan mie instan yang dibawa. Ketika selesai berwisata dan kembali ke pos pendaftaran akan dicek ulang. Jumlah sampah yang dibawa turun harus sama dengan yang dibawa naik," ujar Amri dalam press conference NES 3 Tahun Berkarya di Mitra Hadiprana, Jakarta. Perjalanan dari pintu masuk Baduy ke permukiman sendiri memakan waktu sekitar 6 jam. Jika Anda tidak membawa sampah sesuai yang Anda bawa sebelumnya, Anda akan diminta kembali naik ke atas dan mengambil sampah yang Anda tinggalkan di sana. Membenahi perilaku menyampah wisatawan Amri menambahkan, peningkatan wisatawan dari tahun ke tahun membuat isu sampah menjadi perhatian khusus. Tak hanya sekadar pengolahan yang menjadi fokus utama, melainkan juga perilaku menyampah itu sendiri. Amri merasa percuma jika sistem pengolahan sampahnya sudah baik, tetapi perilaku menyampahnya tidak dibenahi. Dengan diberlakukannya aturan ini, diharapkan mampu membenahi perilaku masyarakat khususnya wisatawan yang berkunjung ke Baduy tentang budaya menyampah. (Sumber: Artikel liputan6.com, Foto vakansinesia.com)
...more

Menikmati Kesejukan Air Terjun Antogan

Selain memiliki pantai-pantai yang eksotis, Banyuwangi juga memiliki beberapa air terjun indah nan permai yang letaknya bersembunyi di balik kaki gunung dengan pepohonan rimbun. Air Terjun Antogan salah satunya, destinasi wisata ini menjadi salah satu pilihan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten paling timur dari Pulau Jawa ini. Begitu tiba di air terjun ini, mata pengunjung langsung dimanjakan oleh pemandangan jernihnya air yang jatuh dari ketinggian sekitar 7 meter. Suasana sejuk juga begitu terasa di sekitar lokasi air terjun ini. Perasaan tenang dan santai menjadi momen menyenangkan apalagi saat kaki kita merasakan kesejukan air terjun ini. Air Terjun Antogan terletak di Dusun Krajan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Air terjun di kawasan ini berasal dari mata air Longon di Kaki Gunung Raung. Selain air terjun, di kawasan ini juga terdapat tempat pemandian Antogan Indah yang dapat menjadi alternatif bagi pengunjung sehabis menikmati sejuknya Air Terjun Antogan. Konon Air Terjun Antogan dahulu dijadikan tempat bertapanya Pangeran Jogo Pati atau lebih dikenal dengan nama Pangeran Jogo Pati. Selain itu, kawasan sekitar air terjun ini dahulu juga digunakan para pejuang untuk bersembunyi sambil terus melawan penjajah Belanda. Banyaknya lorong persembunyian yang berada di antara batu-batu besar menjadi tempat yang aman untuk bersembunyi. Antogan sendiri berasal dari kata Pesantogan, yang berarti tempat berkumpul. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Air Terjun Gedad Yang Sejuk Nan Asri

TripTrus.Com - Menelusuri destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul seperti tidak pernah ada habisnya. Bukan hanya ada wisata pantai atau susur goa saja yang memang sudah terlebih dahulu moncer. Kini di Desa Banyusoco, Kecamatan Playen menyajikan wisata alam Air Terjun Gedad, yang memiliki ketinggian sekitar 20 meter. Kepala Desa Banyusoco, Sutiyono mengatakan Air Terjun Gedad kini didorong menjadi salah satu unggulan dari beberapa potensi wisata yang ada di Banyusoco. Saat ini pihaknya terus membenahi pengelolaan objek wisata tersebut agar dapat menarik perhatian para pelancong. “Akses jalan sudah kami benahi, sepanjang 350 meter menuju lokasi sudah kami cor blok. Sementara fasilitas lain seperti kamar mandi untuk pengunjung juga sudah ada,” kata dia kepada Harianjogja.com, Minggu (9/7/2017). Rencananya sejumlah sarana dan prasarana penunjang lain akan segera dibangun. Seperti halnya pembangunan irigasi untuk menjaga ailiran air, supaya debit air terjun tetap stabil. Dengan menggunakan irigasi, maka pada saat musim kemarau debit air tidak akan menurun. Menurutnya jika debit air tetap stabil, air terjun akan semakin terjaga keindahannya. Dengan demikian semakin menarik minat wisatawan untuk datang. “Kalau tidak musim kemarau, pas debit airnya besar air terjunnya itu terlihat bagus sekali,” kata dia. Kendati masih mengandalkan datangnya musim penguhujan, namun diakuinya pengunjung di Air Terjun Gedad cukup lumayan. Kemarin saja saat satu pekan libur lebaran, pengunjung mencapai 2.000 orang. Menurutnya jumlah kunjungan tersebut sudah sangat lumayan. Karena jika dibandingkan pada hari biasa, pengunjung hanya mencapai 50-an orang. Salah seorang wisatawan asal Klaten, Jawa Tengah, Umi mengaku puas saat berkunjung ke Air Terjun Gedad. Suasananya yang masih asri dan udaranya yang sejuk membuatnya betah berlama-lama bermain di air terjun tersebut. “Suasananya enak banget, belum terlalu ramai jadi bebas di sini [Air Terjun Gedad],” kata dia. Sama halnya dengan Umi, Novi yang juga wisatawan asal Klaten pun mangaku terkesan dengan keindahan Air terjun Gedad. Meskipun jarak tempuh menuju Air Terjun Gedad cukup jauh, namun hal itu terbayarkan dengan keindahan yang ada di Air Terjun Gedad. “Tadi dari rumah [Klaten] ke sini sekitar dua jam lebih. Tapi capek di jalan langsung terobati begitu sampai sini,” ungkapnya. (Artikel: harianjogja.com Foto gunungkidulku.com)
...more

Ini Destinasi Bali & Tips Anti-Bosan Buat Nikmatin Tanggal Merah Terakhir

TripTrus.Com - Desember udah dekat, tanggal merah terakhir 2024 udah siap disambut, bro! Daripada bengong di rumah, mending gas liburan ke Bali bareng temen atau keluarga. Walau musim hujan, banyak banget hal seru yang bisa lo explore di sana.       View this post on Instagram A post shared by Uluwatu Temple & LBS Beach (@uluwatu.temple) Nih, 5 destinasi yang wajib banget lo coba buat ngeramein akhir tahun di Bali: 1. Eksplor Pantai-Pantai Keren di Bali Musim hujan gak berarti pantai di Bali sepi pesona! Lo bisa mampir ke Pantai Padang Padang yang punya vibes hidden gem banget atau Pantai Pandawa dengan tebing-tebing epic di sekitarnya. Kalau pengen suasana yang lebih chill, Pantai Jimbaran bisa jadi pilihan pas buat liat sunset sambil nikmatin seafood langsung di tepi pantai. Dan buat lo yang demen aktivitas lebih menantang, Benoa Harbor udah siap dengan pilihan olahraga air yang bikin jantung lo deg-degan! Mulai dari jet ski, parasailing, sampai banana boat, dijamin bikin liburan lo makin seru. 2. Jelajahi Kuil-Kuil Mistis dengan Vibes Magis Bali dikenal dengan kuil-kuilnya yang punya aura magis dan nuansa yang kental banget sama budaya lokal. Tanah Lot, misalnya, letaknya di atas batu karang di tengah laut, jadi spot yang pas buat lo yang suka nuansa alam dan mistis. Apalagi kalau cuaca lagi mendung, suasana magis makin terasa! Atau lo bisa ke Pura Uluwatu yang ada di tebing tinggi, cocok buat lo yang suka hunting foto dengan latar sunset dan ombak besar. Di beberapa kuil juga ada pertunjukan tari tradisional, kayak tari Kecak di Uluwatu, yang bakal nambah pengalaman budaya lo selama di Bali. 3. Belanja Seru di Pasar-Pasar Lokal Bali Ubud Market dan Seminyak Square adalah surganya belanja buat lo yang suka hunting barang unik. Dari baju surfing yang kekinian, perhiasan perak handmade, sampe kopi Luwak yang khas banget Bali, semua ada di sini. Lo juga bisa nemuin barang-barang kerajinan tangan yang bikin dompet auto tipis! Buat yang suka nyari oleh-oleh atau barang unik buat dekorasi rumah, tempat-tempat ini wajib masuk daftar kunjungan lo. Dan enaknya lagi, pasar lokal ini bisa jadi pilihan pas hujan turun—jadi lo tetap bisa belanja dengan nyaman sambil nunggu cuaca cerah. 4. Petualangan Seru di Bali Safari & Marine Park Pengen liburan yang beda dan bosen sama pantai? Coba deh mampir ke Bali Safari & Marine Park. Di sini lo bisa liat hewan-hewan eksotis kayak macan, gajah, sampai burung hantu dari jarak dekat. Bukan cuma lihat-lihat, tapi juga ada safari tour yang bakal ngajak lo keliling area dengan mobil khusus. Ada juga pertunjukan teater dengan tema alam dan budaya Bali yang bikin pengalaman liburan lo makin berkesan. Cocok banget buat lo yang liburan bareng keluarga, karena anak-anak pasti juga bakal enjoy banget di sini. [Baca juga : "Bau Nyale, Dari Cinta Putri Mandalika Sampai Festival Seru Di Pantai Seger"] 5. Party Tahun Baru yang Gak Ada Duanya! Bali terkenal banget sama perayaan malam tahun barunya yang heboh abis! Lo bisa mulai malam dengan dinner di beach club kayak Potato Head atau Finns Beach Club, yang biasanya punya acara DJ internasional dan fireworks yang keren banget. Atau kalo lo pengen suasana lebih monumental, dateng aja ke Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, di mana lo bisa nikmatin vibes party sambil ditemani patung megah GWK yang ikonik. Seru banget buat nutup tahun dengan gaya yang unforgettable! Gak lengkap rasanya kalau liburan ke Bali tanpa tau tips menghadapi musim hujan. Biar liburan lo tetep jalan tanpa ribet, nih ada beberapa tips yang bisa lo ikutin: 1. Cek Ramalan Cuaca – Sebelum pergi atau tiap pagi pas liburan, coba cek ramalan cuaca dulu biar itinerary lo gak berantakan. Ini penting banget biar lo bisa atur rencana dengan fleksibel. 2. Selalu Siapin Payung atau Jas Hujan – Musim hujan itu unpredictable banget, jadi jangan lupa bawa payung atau jas hujan biar gak basah kuyup tiba-tiba. Simple, tapi wajib! 3. Rencanakan Aktivitas Indoor – Kalau cuaca gak mendukung buat aktivitas outdoor, coba cari alternatif aktivitas indoor yang tetep asik. Lo bisa coba kelas masak masakan Bali atau bikin parfum yang unik banget di beberapa tempat workshop di Bali. 4. Pilih Pantai yang Aman di Musim Hujan – Beberapa pantai di Bali kayak Kuta kadang ombaknya lebih tinggi pas Desember. Coba pilih pantai yang ombaknya lebih kalem kayak di Nusa Dua atau Pandawa buat liburan yang lebih aman. 5. Fleksibilitas Itinerary – Musim hujan itu unpredictable banget, jadi jangan terlalu strict sama rencana outdoor. Fleksibel aja, biar lo bisa adjust sesuai kondisi cuaca pas hari H. Siapin koper lo, bro! Bali udah nunggu buat tanggal merah terakhir yang penuh kenangan seru. Pantai, kuil, belanja, safari, sampe party tahun baru—Bali punya semua buat bikin liburan akhir tahun lo epic banget! (Sumber Foto @beautyfong1023) 
...more

Menyelami Exsotisnya Batuan Granit Belitung

Menyelam dan melihat terumbu karang yang cantik nan memukau di dasar laut memang sangat menggairahkan, tetapi menyelam dan menyusuri bebauan granit bawah laut, masuk diantara sela batuan granit tersebut memberi pengalaman tersendiri bagi saya. Belitung terkenal dengan pantai yang indah dan dipadu dengan batuan granit besar yang menambah kesan exotisnya. konon tempat seperti itu hanya ditemukan di dua tempat di dunia yaitu Belitung dan satu lagi di kepulauan Seychelles, Afrika Tengah. Penyelaman kali ini saya lakukan di salah satu spot diving di perairan Tanjung Kelayang, sisi utara pulau Belitung. Spot tersebut bernama Batu Malang Penyu. Nama Batu Melang Penyu sendiri diambil karena spot penyelaman ini berada di sekitaran batu granit besar yang berbentuk penyu dan berada sendirian di tengah lautan, yah sungguh malang. Kita bisa melihat batu ini dari kejauhan ketika kita berada di pantai Tanjung Kelayang. Baiklah, sekarang akan kita mulai cerita penyelaman kita menyusurui batuan granit bawah laut Belitung. Ketika mulai penyelaman, sajian terumbu karang yang cantik menyambut kita di kedalaman dua meter. Semakin masuk ke dalam kita akan melewati celah yang terbentuk dari reruntuhan batu granit tersebut. Adrenalin mulai terpacu, celah tersebut mulai menyempit dan hanya bisa di lewati oleh satu orang. Kita harus hati-hati dan tidak boleh memegang sembarangan karena banyak sisi yang tajam dan mungkin bisa melukai kita. Penyelam harus cepat melewati celah tersebut karena terkadang ada arus yang bisa melemparkan kita apalagi jika kita menyelam di musim Barat yaitu periode November – Februari karena ombak dan arus di Belitung akan lebih kuat saat musim tersebut. Keluar dari celah tersebut kita akan melihat reruntuhan batuan granit yang sudah di tumbuhi terumbu karang di atasnya. Batuan granit tersebut tersusun cantik berpadu dengan warna-warni coral dan ikan karang yang bermain seakan menggoda kita. Menyusuri dan menyelami batuan granit Belitung tidak hanya memanjakan mata dan juga adrenalin kita. Dari segi ilmu pengetahuan kita juga bisa mencoba mengetahui dan meneliti dari mana Batuan granit tersebut berasal. Batu Granit besar yang kita lihat di daratan Belitung ternyata hanya sebagian kecil. Di dasarnya Batuan granit tersebut menyambung antara satu batu dengan batu yang lain. Setelah puas diving kita bisa memanjat ke atas Batuan tersebut dan melihat landscape yang sangat indah dari atasnya. Di atas batu Malang Penyu ini kita bisa menemukan telur burung Camar dan juga banyak Ular laut yang bersembunyi disela bebatuan. Petualangan diving menyusuri bebatuan granit bawah laut Belitung sungguh tak terlupakan. Belitung sungguh indah, begitu pun Indonesia. Jaya Nusantara.
...more

6 Destinasi Wisata Hadiah untuk Kemenangan Greysia & Apriyani

TripTrus.Com - Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang sukses meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 dari cabang badminton akan mendapat banyak bonus, mulai dari uang tunai, paket usaha hingga tanah. Capaian Greysia dan Apriyani itu jadi satu-satunya medali emas yang diraih kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo. Tak hanya dari para pengusaha di Indonesia, prestasi Greysia dan Apriyani juga diapresiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang akan menghadiahkan mereka wisata ke 5 Destinasi Super Prioritas. Menteri Parekraf Sandiaga Uno, yang sempat menjadi komentator dalam setengah babak pertandingan bersejarah yang disiarkan oleh TVRI itu, mengungkapkan hal tersebut dalam siaran pers virtual di Jakarta. "Selain 5 Destinasi Super Prioritas, akan dihadiahkan juga wisata ke Wakatobi, karena Sulawesi Tenggara merupakan tanah kelahiran Apriyani," kata Sandiaga. "Tentu saja hadiah akan diberikan setelah situasi pandemi mereda," lanjutnya. Ada banyak kegiatan wisata yang bisa dilakukan di destinasi-destinasi tersebut. Sebagian besar merupakan wisata alam yang unik dan hanya bisa ditemui di Indonesia, salah satunya ialah melihat kadal purba komodo. Berikut rekomendasi kegiatan wisata di destinasi wisata yang menjadi hadiah atas kemenangan Greysia dan Apriyani di Olimpiade Tokyo 2020:1. Danau Toba, Sumatera Utara       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Frederika F. Hillebrandt (@__vrede) Danau Toba ialah danau vulkanik terbesar di Indonesia dan dunia. Kawasan ini telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geoparks. Danau alami yang terletak di dataran tinggi dengan pulau vulkanik di tengahnya, yakni pulau Samosir. Salah satu cara menikmati panorama Danau Toba ialah dengan memandangnya dari ketinggian Menara Pandang Tele, Bukit Holbung, Tao Silalahi dan Menara Sibolazi. 2. Likupang, Sulawesi Utara       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Interkoneksi (@interkoneksi.id) Ada banyak pilihan wisata bahari di Likupang, mulai dari Pantai Pulisan, Pantai Paal, Pulau Gangga, Pulau Lihaga dan yang paling populer ialah Taman Laut Bunaken. Jangan lupa mengunjungi desa nelayan yang ada di sana, yakni Desa Bahoi. Bagi yang ingin memandangi bentang alam Likupang dari ketinggian silakan trekking ke Bukit Pulisan atau Bukit Larata. 3. Mandalika, Nusa Tenggara Barat       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh MAD SMALLFRAME ENTHU (@madsmollergangs) Nama Mandalika mencuat setelah digadang menjadi sirkuit MotoGP di Indonesia. Meski ajang balap motor itu masih ditangguhkan karena pandemi virus Corona, namun Lombok beserta kawasan Mandalika tetap menarik untuk dikunjungi karena alamnya yang menawan. Ada banyak kegiatan wisata yang bisa dilakukan di sini, mulai dari snorkeling sampai surfing. Jika sudah puas seharian berwisata di Mandalika, silakan island hopping ke pulau-pulau Gili yang bisa dijangkau dengan kapal cepat. 4. Borobudur, Jawa Tengah       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh rising India to ancient glory (@rising_india_to_ancient_glory) Candi Borobudur kini bukan satu-satunya objek wisata religi dan bersejarah yang bisa dikunjungi saat ke Magelang. Saat ini ada banyak kegiatan wisata yang bisa dilakukan di sekitar Situs Warisan Dunia UNESCO itu, mulai dari mengunjungi sawah Instagramable di SvargaBumi, melihat sunrise di Punthuk Setumbu, sampai mengunjungi "gereja ayam" di Bukit Rhema. Jangan lupa keliling menikmati pemandangan desa-desa kecil di Magelang sambil naik mobil VW atau sambil bersepeda santai. 5. Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh LABUAN BAJO - SUMBA (@tripvisory.id) Taman Nasional Komodo yang merupakan habitat kadal purba komodo merupakan salah satu objek wisata alam yang wajib dikunjungi saat mendarat di Labuan Bajo. Dari sana, pemandu wisata akan mengarahkan turis island hopping ke objek wisata alam lainnya, seperti Pulau Rinca, Pulau Padar, Pulau Kelor, Gili Laba, Gua Rangko. sampai Desa Wae Rebo. Wisata menyelam untuk melihat manta sangat dianjurkan di sini. Bagi yang tak ingin berbasah-basahan, mungkin bisa duduk santai di atas kapal pinisi sembari berjemur. [Baca juga : "Pesona Pulau Bawah, Wisata Terbaik Di Kepulauan Riau"] 6. Wakatobi, Sulawesi Tenggara       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh PEMUDA DESA (@sayful_bdp) Taman Laut Wakatobi juga sudah sangat populer di kalangan wisatawan domestik dan mancananegara. Kampung halaman Apriyani Rahayu ini memang menjadi salah satu destinasi wisata bahari yang diunggulkan Indonesia. Selain pantai dan pulaunya yang menawan, Wakatobi juga sarat dengan sejarah kehidupan Suku Bajo, pelaut ulung yang kisahnya sudah sering diangkat dalam film dokumenter internasional. (Sumber: Artikel cnnindonesia.com Foto @wakatobidivetrip) 
...more

Bali, Lebih Dari Sekadar Pantai, Yuk Eksplor Sisi Lainnya!

TripTrus.Com - Lo udah pasti pernah denger dong soal Bali yang katanya cuma buat backpacker sama pantai doang. Tapi serius, Bali tuh lebih dari sekedar stereotip itu. Pulau kecil ini punya pantai-pantai yang cantik tapi rame di bagian selatan, tapi lo juga bisa nemuin desa nelayan yang tenang sama gunung berapi yang keren di utara dan timur. Lo juga bisa jelajah pura, sawah terasering, sampai ke retret-retret di tengah pulau. Mau petualangan seru sama olahraga air? Atau lebih dalem lagi ngebahas budaya lokal? Ada banyak banget yang bisa lo eksplor di Bali, terutama kalo lo jalan ke tempat-tempat yang jarang dikunjungin.       View this post on Instagram A post shared by J (@jbkjshjgo) Pas lo main ke pantai, sambil nongkrong, lo bakal paham kenapa pantai-pantai Bali tuh jadi impian orang kantoran! Pantai selatan emang selalu rame dan party vibes banget, tapi kalo lo pengen yang lebih santai buat liburan keluarga, tetep ada spot yang pas. Nah, coba deh ke pantai pasir hitam di utara yang lebih tenang atau ke Amed di timur yang ga serame, tapi tetep punya penginapan kece. Kalo mau bener-bener jauh dari keramaian, arahkan kaki lo ke barat buat nikmatin Bali yang lebih liar. Bali juga surganya petualangan, loh! Mulai dari arung jeram yang seru di Sungai Telaga Waja atau Ayung, lo bakal ngerasain adrenalin yang kenceng banget. Pemandangan yang lo lewatin tuh gila banget! Buat yang lebih santai, lo bisa coba bersepeda ngelewatin hutan sama jembatan gantung, sampe ke lereng-lereng gunung yang jarang dijamah turis. [Baca juga : "Petualangan Seru Di Papua Barat Dan Kepulauan Rempah-Rempah"] Kalo lo mau nyelam lebih dalem lagi, Bali juga punya dunia bawah laut yang gila sih! Emang sih, ga banyak tempat yang lo bisa snorkeling langsung dari pantai, tapi lo bisa ikut trip perahu dari Amed atau Padangbai. Di sana lo bakal nemuin biota laut yang warna-warni dan indah banget. Buat yang suka scuba diving, sisi timur Bali punya spot-spot diving yang seru banget. Tapi kalo lo butuh lebih banyak lagi, lo bisa lanjut ke Lombok yang ga kalah keren buat nyelam. Ubud mungkin udah terkenal banget, tapi lo juga harus coba ke Sidemen yang lebih kalem. Jalan-jalan di antara sawah, mandi di kolam air terjun, dan nikmatin suasana desa yang tenang bener-bener bikin lo ngerasa jauh dari hiruk pikuk. Naik ke utara lagi, lo bisa ke Munduk yang suasananya sama santainya. Liat sunrise dari Gunung Batur atau menikmati ketenangan di Pura Ulun Danu di Danau Bratan. Bali tuh punya sejarah dan budaya yang seru banget buat lo pelajarin, jadi kasih waktu buat diri lo sendiri buat nyerap semuanya. (Sumber Foto @jgowoon) 
...more

Pandemi Bikin Tren Wisata Berubah, Ini Destinasi yang Digemari Oleh Wisatawan

TripTrus.Com - Pandemi Covid-19 mengubah banyak hal dalam kehidupan. Termasuk pilihan destinasi wisata banyak orang ketika berlibur. Wisatawan kini lebih suka berlibur dan mencari tempat terbuka dan destinasi yang menawarkan pemandangan alam terbuka. Andhini Putri, VP Marketing Transport & Financial Services Traveloka mengatakan wisatawan domestik lebih memilih destinasi wisata yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Dikutip dari ANTARA, minat masyarakat untuk berwisata pun semakin tinggi. Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh kerinduan akan bepergian.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Nehemia Evan Gavrilla (@youka_and_picko_dog)   "Kita kan ada banyak banget ya di Indonesia yang menawarkan keindahan alam. Jadi memang secara minat lebih tinggi dan trennya selain destinasi yang menawarkan banyak kegiatan outdoor, orang juga banyak yang roadtrip," kata Andhini dalam peluncuran program "#PromoTengahTahun Traveloka" pada Rabu. Selama satu tahun belakangan, ada perubahan tren kenaikan wisatawan untuk melakukan roadtrip. Ini karena dengan roadtrip wisatawan bisa berhenti ke sejumlah destinasi dalam satu kali jalan. "Dari sisi akomodasi ada tren staycation, jadi berlibur dalam kota tuh jadi sesuatu yang kita lihat di 2021. Kalau kita bandingin di 2019, tren ini naiknya dua kali lipat," ujar Andhini. Sementara itu, Amalia Yaksa, Vice President Marketing & Distribution Channel, PT Citilink Indonesia mengatakan rute penerbangan menuju Bali dan Yogyakarta masih menjadi primadona untuk orang berlibur, khususnya selama pandemi COVID-19. "Terus sekarang yang lagi naik daun itu Labuan Bajo, orang pengin lihat pulau, pengin ngerasain pantai di tempat lain," ujar Amalia.  Seperti diketahui, Citilink, maskapai bertarif rendah (low-cost carrier) yang juga merupakan anak perusahaan maskapai BUMN Garuda Indonesia menggandeng Traveloka dengan memberikan promosi tengah tahun di lima kota Indonesia guna memulihkan geliat industri pariwisata Tanah Air yang terdisrupsi pandemi COVID-19. [Baca juga : "Libur Lebaran 2021, Tempat Wisata Boleh Beroperasi Dengan Prokes"] Program tersebut dapat ditemukan melalui produk Tiket Pesawat yang ada di aplikasi Traveloka. #PromoTengahTahun menawarkan harga khusus untuk "regular zone section" dengan potongan harga 20 persen untuk periode booking dari tanggal 16-27 Juni 2021. Promo ini berlaku untuk rute keberangkatan dari Jakarta, Medan, Yogyakarta, Surabaya atau Makassar ke seluruh destinasi domestik. (Sumber: Artikel suara.com Foto @sukawisata ) 
...more

5 Fakta Unik Tentang Traveler Milenial

TripTrus.Com - Kamu anak milenial? Ada fakta unik soal kebiasaan generasi milenial saat pergi traveling. Hayo ngaku… Agoda, situs pemesanan traveling online memaparkan hasil riset mereka mengenai traveler milenial. Riset dilakukan terhadap 1.000 traveler milenial yang berusia dari 23 sampai 34 tahun yang melakukan reservasi di Agoda. Riset ini dipaparkan pada peluncuran lanjutan kampanye #agodabasecamp di Attarine Jakarta, Jl. Gunawarman, Jakarta Selatan, Rabu (17/5/2017) Gede Gunawan, Country Director Agoda Internasional memaparkan fakta-fakta menarik dari traveler millineal: 1. Tawar-menawar harga barang Fakta pertama, 45 persen responden menyukai tawar-menawar harga dengan pemilik toko di tempat yang mereka kunjungi. Para traveler milenial juga dominan melakukan mencari barang-barang branded, belanja di pasar lokal, dan mencari makanan kaki lima yang enak. Benar nggak? 2. Tidak takut tersasar Terungkap, 40 persen dari responden tidak membutuhkan Google Maps dan lebih menyukai mengekplorasi jalan-jalan mereka secara spontan, tanpa recana. Sedangkan 52 persen lebih malah berani dengan sengaja memilih jalan yang salah. Generasi milenial ingin merasakan tantangan pengalaman traveling. Nyasar, siapa takut? 3. Tidak peduli dengan baju yang sama Adapun fakta yang ditemukan dari traveler indepen, 40 persen dari mereka tidak begitu peduli bila menggunakan pakaian yang sama dengan temannya. Karena hal yang dominan dilakukan traveler milenial adalah berfoto selfie atau foto ditmpat ikonik, check in Facebook, mengunggah foto di instagram. Jadi hal yang penting bagi mereka adalah membagikan di media sosial. 4. Sarapan malah makan pencuci mulut Nah, ini fakta yang cukup menarik. Dessert merupakan makanan penutup tetapi bagi traveler milenial dessert malah menjadi sarapan pagi. Sebanyak 73 persen responden mengaku memakan dessert sebagai sarapan pagi mereka. Mungkin alasan mereka sarapan dengan dessert biar bisa mengekplorasi berbagai macam kuliner di tempat mereka tuju. Karena ditemukan fakta 64 persen dari mereka juga suka jajan di kaki lima dan 90 persen senang menemukan makanan terkenal di suatu destinasi. 5. Memotret diri mereka sok-sok candid Bagi traveler milineal, selfies dan wefies menjadi populer, tetapi yang paling penting bagi 86 persen responden adalah memposting foto sendiri tanpa melihat ke arah kamera dan fotonya diambil oleh orang lain secara artistik. Jadi ceritanya foto candid bergaya natural, hayo siapa yang suka begitu? 87 Persen responden juga berfoto di hadapan tempat ikonik dengan gaya mengukur menggunakan telapak tangan. Selain itu 57 persen dari mereka suka berfoto lucu di museum. Selain fakta menarik di atas, Gede Gunawan juga memaparkan bahwa rata-rata traveler menyukai penginapan yang unik, yang mempunyai karakter-karakter tertentu. Destinasi yang paling banyak dituju oleh mereka adalah alam bebas. Terserah kegiatan mereka nanti akan selfie, wefie,belanja, foto lompat bersama teman atau menyendiri menikmati suasana. (Sumber: Artikel secarik.com Foto ttgasia.com)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...