shop-triptrus



Minitrip Paket Wisata Heritage on Wheels Mulai Beroperasi

TripTrus.Com - Minitrip paket wisata Heritage on Wheels  yang diselenggarakan oleh Milangkori ini sangat menarik untuk diikuti.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Milangkori Tour Travel (@milangkoriofficial) Paket wisata berbasis budaya, sejarah serta potensi lokal ini unik karena menggunakan moda transportasi bus klasik dengan kunjungan ke situs- situs heritage kawasan perkotaan Purworejo dan Kutoarjo. [Baca juga : "Nikmati Sensasi Off Road Di Hutan Wisata Punti Kayu Hanya Rp80 Ribu"] Rute pertama yang sudah diuji coba mulai dari  Pendopo Kabupaten Purworejo, eks HKS atau SMAN 7 Purworejo, Pendopo eks Kabupaten Kutoarjo,  dan Rumah Kolekturan Kutoarjo. (Sumber: Artikel dinparbud.purworejokab.go.id Foto @milangkoriofficial  ) 
...more

Ini Adalah Daftar Dan Jadwal Lengkap Acara Yang Tercantum Dalam Kalender Event Palembang Selama Bula

TripTrus.Com - Berikut adalah jadwal acara di Palembang selama bulan Mei 2023 yang terdapat dalam Kalender Event setahun penuh di Palembang. Total terdapat 107 event wisata yang tersebar di seluruh Palembang sepanjang tahun 2023.       View this post on Instagram A post shared by Dinas Pariwisata Palembang (@pariwisata.palembang) Simak daftar dan jadwal acara di Palembang pada bulan Mei dari 'Calendar of Event' 2023. Rentak Batanghari 9 (16-17 Mei) Sriwijaya Expo (24-28 Mei) Food Bazaar Season 1 (26 Mei-4 Juni) Liga Sepakbola Usia Anak U-12 , U-14 (Mei) Lomba Fotografi: Budaya dan Seni Sumsel (Mei) Ulang Tahun APEKSI (Mei) National Polytechnic English Olympiad (NPEO) (Mei) Pekan Olahraga Pariwisata Nasional (Mei) Festival Anjungan Sumsel (Mei/Juni) [Baca juga : "Berikut Ini Adalah Daftar Event Yang Akan Digelar Di Wonosobo Pada Bulan Mei 2023, Mulai Dari Pemili"] Agus Wibowo, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, mengatakan bahwa tujuan dari pengumuman Calender of Event 2023 Kabupaten Wonosobo adalah memberikan informasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan event di Kabupaten Wonosobo pada tahun 2023. Ia juga mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan acara tersebut. (Sumber Foto @dessyshanty178) 
...more

Nikmati Liburan Seru Tanpa Bikin Kantong Jebol! Yuk, Staycation Ala Anak Muda!

TripTrus.Com -  Hey, punya rencana staycation nih? Biar pikiran makin rileks, liburan singkat jadi pilihan yang oke banget. Tapi jangan khawatir kalau dompet pas-pasan, ada beberapa trik kece dari US News buat staycation yang hemat, nih. Yang pertama, penting banget buat bikin anggaran liburan biar gak kelewatan budget. Nah, biar staycationmu terkontrol, bikin dulu daftar kegiatan seru dan estimasi biayanya. Jadi, kamu bisa tenang dan gak perlu khawatir keabisan uang. Dan jangan sampai ketinggalan, ini dia beberapa tips keren buat kamu yang lagi rencanain staycation. 1.  Bikin Anggaran Seru buat Staycation yang Nggak Bikin Pusing! Mau staycation seru tapi gak mau kantong jebol dan terhindar dari hutang? Jangan khawatir, kita punya trik keren buat kamu. Yuk, mulai dengan bikin rencana anggaran yang bikin staycationmu tetap asyik dan bebas finansial! Gimana caranya? Simpel aja! Pertama, buat daftar kegiatan yang paling pengen kamu lakukan. Dari situ, hitung estimasi biaya yang bakal kamu keluarin buat tiap aktivitas. Dengan begini, kamu bisa kontrol keuanganmu dan atur anggaran mana yang bisa dikurangin supaya staycationmu tetap seru dan berkesan. Tapi tenang, nggak perlu takut ribet. Menurut John Schmoll, seorang pengusaha keren di bidang pemasaran dan periklanan, ini memang butuh usaha sedikit, tapi hasilnya worth it! "Meskipun mungkin terasa sedikit berat, tapi kalo kamu lakuin dengan bijak, kamu bakal bisa rileks karena tahu staycationmu gak nambah hutang," kata John Schmoll seperti dilansir dari US News. Jadi, ayo bikin anggaran staycationmu dengan gaya yang keren dan tetap bebas finansial! 2. Seru Banget Tetap di Rumah! Staycation di rumah? Why not! Kamu tetap bisa bikin liburan singkatmu seru dan berkesan tanpa keluarin banyak uang. Yuk, coba beberapa cara keren ini buat staycation hemat yang tetap bikin hati senang! Pertama, buat daftar kegiatan yang bikin kamu excited! Misalnya, kamu bisa bikin spa di rumah dengan masker wajah, pijat-pijat ringan, dan mandi bunga. Atau, buat suasana camping seru di halaman belakang dengan ngadepin tenda dan bakar-bakar marshmallow. Biar makan malammu jadi mewah, dekorasi kamar dengan lampu-lampu cantik dan meja makan romantis. Kamu bisa atur tata letaknya, tambah lilin wangi, dan hidangkan hidangan favorit. Trust me, suasana makan malam romantis di rumah bisa bikin kangen restoran mahal! Oh ya, nggak usah lupa memaksimalkan barang-barang yang sudah ada di rumah. Mainkan board game kesayangan, pake perlengkapan kecantikan yang belum terpakai, atau coba alat rekreasi lainnya. Hemat tapi tetap seru! Kalau lagi bingung ide, cari inspirasi di Google atau Pinterest. Kamu bakal nemuin banyak banget ide keren buat staycation di rumah. Pilih tema yang kamu suka dan mulai deh berkreasi! Jadi, staycation di rumah bisa banget jadi seru dan hemat. Coba deh tips-tips ini dan rasakan liburan yang nggak kalah asik dari yang lain! 3. Seru Banget! Staycation di Hotel yang Asik Mau suasana liburan baru tapi nggak mau jauh-jauh? Staycation di hotel terdekat bisa jadi pilihan keren buat kamu! Pastinya, hotel yang kamu pilih harus punya fasilitas yang bikin kamu rileks dan berasa kayak lagi liburan beneran, jangan cuma di kamar doang ya. Nah, biar liburanmu lebih hemat, pilih tempat staycation yang lagi promo nih! Dengan begitu, pengeluaranmu bisa dikontrol biar nggak terlalu banyak. Info promo kaya gini bisa kamu dapetin lewat pencarian online atau langsung hubungi hotel yang mau kamu tuju. Jadi, staycation di hotel itu seru banget! Kamu bisa nikmatin suasana baru, pake fasilitas seru yang disediain hotel, dan hemat buat kantongmu. Ayo, nggak perlu jauh-jauh, staycation di hotel terdekat aja buat liburan yang asik! 4. Jalan-Jalan Seru dengan Hemat! Pilih Waktu yang Pas Kalo mau liburan singkat, pilih waktu yang tepat tuh penting banget, guys. Biar pengeluaranmu nggak terlalu banyak, cobain deh pilih bulan-bulan sepi pengunjung atau jalan pas hari biasa daripada akhir pekan. Bagi kamu yang nggak terlalu suka keramaian, pilihan waktu kayak gitu tuh cocok banget buat staycation yang tenang dan nyaman. Selain itu, siapa tahu kamu bisa dapetin promo-promo seru kalo ngindarin hari-hari yang rame, jadi bisa lebih hemat lagi. Jadi, ayo pilih waktu yang pas buat liburanmu! Nggak perlu ribet dan nguras kantong. Staycation dengan hemat itu asyik dan bisa bikin liburanmu makin seru. [Baca juga : "Tips Kekinian Biar Staycation Di Hotel Makin Hemat Dan Seru"] 5. Yuk, Cari Penginapan Terbaik! Sebelum pesen tempat tinggal buat staycation, cek dulu berbagai aplikasi travel atau booking hotel, guys. Biar kamu bisa dapetin harga paling murah dan ngirit uang. Nah, menurut Business Insider, waktu cari tempat menginap, jangan lupa perhatiin apa yang kamu butuhin, seperti sarapan, kolam renang, wifi, atau fasilitas lainnya. Kadang-kadang, hotel ada tambahan biaya buat sarapan, jadi bisa bikin kamu keluarin uang lebih banyak. Bukan cuma hotel, guys! Kamu juga bisa pertimbangin hostel atau sewa apartemen beberapa hari. Bisa dapetin penawaran seru dan harga yang lebih terjangkau. Jadi, udah siap staycation yang seru dan hemat? Ayo, langsung cari penginapan terbaik buat liburanmu! (Sumber Foto @nzryeni) 
...more

Jelajah Kawasan Kota Tua Jetayu Pekalongan

Siapa yang sudah pernah jalan-jalan di kota Pekalongan? Tahukah kamu bahwa Pekalongan punya kawasan kota tua? Seperti halnya kota tua di Jakarta atau Semarang, di kawasan Jetayu yang merupakan kota tuanya Pekalongan juga memiliki bangunan-bangunan khas kolonial. Jetayu adalah nama jalan di Pekalongan Utara. Dalam perkembangannya, Jetayu meliputi sejumlah wilayah yang bentuknya mirip alun-alun di sekitar jalan tersebut. Jika kamu tertarik menjelajah Pekalongan, ada baiknya dimulai dari kawasan ini. Mengapa? Di sinilah titik nol pulau Jawa dan asal muasal kota Pekalongan dimulai. Ada apa saja di kawasan Jetayu Pekalongan? 1. Lapangan Jetayu (Foto ohelterskelter.com) Yang pertama kali saya ketahui dari Jetayu adalah lapangannya. Bukan lapangan bola atau lapangan badminton ya, lapangan jetayu adalah tanah lapang yang merupakan titik tengah dari kawasan ini. Bisa dibilang, lapangan jetayu merupakan salah satu landmark kota Pekalongan. Jangan lupa berfoto di ikon huruf B A T I K ya…kalau main ke sini. Penataan lapangan jetayu masih belum tertata rapi memang. Pedagang kaki lima, parkir di bahu jalan, tapi tetap menarik lho untuk disambangi. Jika malam datang, kamu bisa menyewa becak hias dan berkeliling kawasan jetayu. 2. Tugu MyPaal (Foto alvianfoto.wordpress.com) Di pinggiran lapangan Jetayu sebelah selatan, terdapat tugu kecil setinggi kurang lebih 1 meter. Di tugu ini terdapat tulisan Mypaal yang konon adalah titik nol pulau jawa (tepat di tengah pulau jawa). 3. Museum Batik (Foto kota-kreatif.blogspot.com) Ikon kota Pekalongan lain di kawasan jetayu adalah museum batik. Ada apa saja di sini? Ada koleksi batik dari berbagai daerah di tanah air, tidak hanya Pekalongan. Koleksi batik para tokoh penting di negeri ini juga ada lho. Yang menarik dari museum batik adalah bagian workshop membatiknya. Pengunjung berkesempatan untuk membatik secara langsung dengan arahan instruktur secara gratis. Jam operasional museum sampai pukul 3 sore saja ya, paling pas memang pagi ke sininya. Masuknya bayar? Iya, cukup 5000 saja. Seluruh area museum dilengkapi CCTV, jangan macam-macam deh hehhe. Ada aturan kamu tidak boleh memotret di dalam ruang pamer museum, jadi sebaiknya sembunyikan kameramu *ups. 4. Masjid Al-ikhlas (Foto wikimasjid.wordpress.com) Tepat di samping museum batik Pekalongan, ada masjid yang cukup menarik perhatian. Kubah emas dan desainnya benar-benar mirip di almanak. Toilet, kamar mandi, tempat wudhu, dan tempat sholatnya nyaman lho. Jangan lupa tetap waspada menjaga barang-barang pribadi saat beribadah. 5. Gereja Kristen Indonesia (Foto stpetruspekalongan.blogspot.com) Di sebelah utara lapangan Jetayu, ada bangunan berpilar tinggi warna putih. Itulah GKI Pekalongan yang menurut saya arsitektur luarnya tak bolehi dilewatkan untuk difoto. Untuk memasuki area gereja kita perlu ijin terlebih dahulu ke petugas keamanan. 6. Kantor Pos Pekalongan (Foto kbmahadislam.blogspot.com)Lokasinya di arah barat lapangan jetayu. Bangunan yang berdesain art deco ini masih digunakan lho untuk kantor pos besar Pekalongan. 7. Pabrik Limun (Foto akberpekalongan.wordpress.com)Soda kampung alias limun alias orson masih establised lho di Pekalongan. Lokasi pabriknya di belakang museum batik. Berjalan kaki saja lewat sebelah utara museum dan 100m ke depan kami akan menemukan bangunan khas jaman dulu yang menarik perhatian. Bukan cuma minumannya yang otentik dari jaman dulu, tempatnya pun demikian. Kaya akan nuansa heritage. Sudah siap menjelajah kawasan kota tua Jetayu Pekalongan? Yuk…mari.....!!! (Sumber: Artikel pekalongankita.wordpress.com Foto lifestyle.liputan6.com)
...more

Cunca Wulang

Cunca Wulang merupakan salah satu obyek wisata air terjun di daerah Manggarai Barat, Flores. Kata “cunca” memang berarti air terjun. Tempat ini berjarak sekitar 30 kilometer ke arah timur Labuan Bajo, yang bisa dicapai dalam waktu sekitar satu jam perjalanan. Lokasi ini memiliki aliran air lembah sungai yang jernih, dan dikelilingi formasi batu-batuan, sehingga membuat air terjun ini menjadi seperti miniatur Grand Canyon yang terdapat di Arizona, Amerika. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Memelihara Ikan di Kolam Lautan Pantai Bakaro

Manokwari adalah ibukota Propinsi Papua Barat yang terletak di bagian kepala burung pulau Papua. Kota ini memiliki banyak sekali wisata menarik, terutama yang berhubungan dengan laut, karena memang Manokwari berhadapan langsung dengan samudera Pasifik. Wisata pantai, kepulauan, bahkan kuliner menjadi unggulan di Manokwari. Tidak hanya itu, berbagai tradisi dan kesenian pun merekah indah membawa kecantikan Papua ke tahap selanjutnya. Banyak sekali tradisi yang masih belum tergali sepenuhnya di Manokwari. Salah satunya adalah tradisi yang dimiliki masyarakat di sekitar pantai Bakaro, sekitar 5 kilometer ke arah barat kota Manokwari. Tradisi unik tersebut adalah prosesi pemanggilan ikan dari lautan lepas menuju bibir pantai. Langka dan sangat menarik, mengingat ikan yang dipanggil adalah ikan yang berasal dari lautan lepas dan bukan ikan peliharaan. Dikatakan tradisi karena keunikan ini sudah diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya oleh masyarakat Desa Bakaro hingga saat ini. Awalnya, pemanggilan ikan ini hanyalah sebuah kebiasaan warga desa yang begitu mencintai alamnya. Mereka beranggapan bahwa ikan-ikan di lautan yang begitu indah adalah anugerah dari Yang Mahakuasa dan harus dipelihara oleh manusia. Sebagai bagian dari tugas yang diberikan Tuhan untuk manusia, warga Bakaro percaya bahwa pemberian makanan adalah salah satu cara untuk mewujudkan tugas tersebut. Oleh karena itu, sebelum diberi makan, ikan-ikan di laut lepas perlu dipanggil layaknya ikan peliharaan di kolam atau penangkaran. Prosesi yang dilakukan untuk memanggil ikan ini diawali dengan tiupan peluit yang menjadi semacam kode bagi ikan-ikan di laut lepas untuk mendekat. Memang agak sulit mempercayai ikan akan mendengar kode ini, namun pada kenyataannya ketika peluit mulai ditiup ikan-ikan pun berdatangan. Setelah itu, seorang pawang ikan yang sudah mewarisi kemampuan berkomunikasi dengan ikan-ikan akan menepuk permukaan air sebagai penanda tempat ia akan memberikan makanan ikan-ikan tersebut. Makanan yang digunakan adalah sarang rayap yang sangat banyak terdapat di hutan sekitar Desa Bakaro. Menurut warga setempat, ikan-ikan di wilayah perairan Bakaro sangat menyukai makan ini dan mereka secara alami sudah tahu bahwa warga Bakaro senang memberi makanan. Sarang sayap ini dihancurkan dan dipecah-pecah, lalu disebar begitu saja ke wilayah perairan yang menjadi tempat pemanggilan ikan. Ikan yang umumnya ikan-ikan kecil pun akan berdatangan dan menghiasi beningnya air laut di Pantai Bakaro. Kini, pemanggilan ikan bukan lagi sekedar menjadi tradisi bagi warga Desa Bakaro. Kini, tradisi ini sudah menjadi salah satu atraksi pariwisata yang begitu menarik untuk disaksikan. Bahkan, atraksi ini mampu memberikan penghasilan tambahan bagi warga Bakaro, terutama keluarga yang masih mewariskan kemampuan untuk memanggil ikan ini ke tradisi selanjutnya. Biasanya, pemanggilan ikan dilakukan dua kali sehari yaitu saat pagi hari dan menjelang sore pada saat air mulai pasang kembali. Hal ini sudah dilakukan sejak lama, bahkan ikan-ikan di sekitar pantai pun seolah tahu kapan saja waktu pemanggilan ikan ini. Pantai yang berkarang-karang begitu indah memanjakan mata yang memandangnya. Bakaro memberikan pesonanya bahkan pada saat air pasang dan surut. Keramahan warganya tidak pelu dipertanyakan, selain ramah mereka juga terampil dalam menjaga tradisi mereka. Atraksi pemanggilan ikan yang sangat unik dan langka sudah menjadi sebuah bukti, bagaimana warga Bakaro begitu mencintai alam dan berusaha merawatnya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Sumber:http://www.indonesiakaya.com
...more

Info Keren, Kemenparekraf Pastikan Ada Beberapa Event Keren di Indonesia

TripTrus.Com - Gengs, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pastiin kita bakal diberikan sejumlah event kelas dunia yang keren banget, seperti konser Coldplay dan Piala Dunia U-17 yang bakal diselenggarain bulan November 2023 buat bangunin ekonomi kita. Vinsensius Jemadu, yang urusin urusan event dan produk wisata di Kemenparekraf, bilang di acara "The Weekly Brief with Sandi Uno" kalau mereka lagi ngobrolin semua persiapan yang perlu dijalanin buat dua event gede ini.       View this post on Instagram A post shared by Coldplay (@coldplay) Coldplay, band top asal Inggris, bakal menggebrak panggung musik Indo di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta Pusat tanggal 15 November 2023. Ini bukan main-main, gengs, konsernya bakal dibanjiri penonton. Pastinya, ini bakal nambahin kunjungan turis lokal dan mancanegara, loh! Selain ngecek hotel buat para pengunjung, kita juga harus pastiin kualitas pelayanan hotelnya oke nih, biar wisnus dan wisman yang dateng puas banget. Mereka jadi lebih lama tinggal setelah konser. [Baca juga : "Jelajahi Event Keren Di Solo, Dari Haul Habib Ali Hingga Sendratari Ramayana!"] Sementara itu, Piala Dunia FIFA U-17 bakal diselenggarain dari 10 November sampe 2 Desember 2023. Ada sekitar 52 pertandingan yang diperkirain bakal nontonin 10 hingga 18 ribu penonton tiap pertandingan. Harapannya, ini bakal nambahin permintaan tinggi buat hotel, transportasi, kuliner, sampe produk ekonomi kreatif, bro! Gak cuma itu, event-event keren ini juga bakal bantu kita memperkuat citra Indo sebagai tuan rumah event internasional, gak cuma olahraga, tapi juga MICE, dan festival. Citra yang lebih bagus ini pastiin bakal buka peluang buat investasi, kerja sama internasional, dan promosi budaya serta destinasi wisata Indo. Keren, kan? Jadi, buat temen-temen yang punya bisnis di industri pariwisata dan ekonomi kreatif, ini waktu yang pas buat kasih pelayanan terbaik di hotel, restoran, dan jualan produk ekonomi kreatif. Gaspol! (Sumber Foto @pankaj.nangia) 
...more

10 Masjid Bersejarah di Indonesia

TRIPTRUS - Sepuluh Masjid Bersejarah di Indonesia yang patut dikunjungi di Bulan Ramadhan. Salah satu alternatif wisata Ramadhan untuk para traveller adalah mengunjungi masjid-masjid bersejarah di Indonesia. Meski banyak sekali masjid yang sudah lama berdiri dan penuh dengan sejarah, TripTrus menyajikan sepuluh masjid yang paling terkenal di Indonesia.   1. Masjid Raya Baiturrahman Masjid yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1612. Ada juga yang mengatakan bahwa masjid ini dibangun di tahun 1292 oleh Sultain Alaidin Mahmudsyah. Pada zaman penjajahan Belanda, masjid ini sempat dihancurkan di tahun 1873. Namun Belanda memutuskan untuk membangun kembali masjid ini di tahun 1877, sebagai permintaan maaf atas dirusaknya bangunan masjid yang lama. Pembangunan kembali masjid baru mulai dilaksanakan pada tahun 1879. Masjid ini selesai dibangun pada tahun 1883 dan tetap berdiri hingga sekarang. Pada saat bencana Tsunami di tahun 2004, Masjid Raya Baiturrahman tidak mengalami kerusakan sedikitpun dan jadi tempat mengungsi para korban gelombang Tsunami terbesar di dunia itu.   2. Masjid Raya Medan Masjid yang juga dikenal dengan nama Masjid Al-Mashun ini dibangun pada tahun 1906 dan selesai pada tahun 1909 oleh Sultan Ma’mum Al Rasyid Perkasa Alam. Kemegahan masjid ini memang disengajakan oleh Sultan, yang menganggap masjid ini harus lebih megah dari istananya, Istana Maimun. Sebagian bahan bangunan untuk masjid ini diimpor dari luar negeri, seperti marmer untuk dekorasi diimpor dari Italia dan Jerman, dan kaca patri dari Cina, dan lampu gantung dari Prancis. Arsitek Belanda yang merancang masjid ini, JA Tingdeman merancang bangunan ini dengan corak bangunan Maroko, Eropa, Melayu, dan Timur Tengah.   3. Masjid Raya Ganting Menurut sejarah, masjid ini awalnya dibangun pada tahun 1700. Namun bangunannya beberapa kali dipindah sampa pada akhirnya berada di daerah Ganting, kota Padang, Sumatra Barat mulai tahun 1805. Atapnya yang berbentuk persegi delapan itu dibuat oleh para pekerja etnis Cina yang membantu mengembangkan bangunan ini, setelah Belanda menambahkan bangunan masjid ini sebagai kompensasi digunakannya tanah wakaf untuk jalur transportasi pabrik semen Indarung ke Pelabuhan Teluk Bayur. Masjid ini juga tetap kokoh dan tidak mengalami kerusakan pada saat dilanda gempa dan Tsunami di tahun 1833. Presiden Pertama Indonesia, Bung Karno, juga pernah mengungsi ke masjid ini sebelum diasingkan ke Bengkulu di tahun 1942.   4. Masjid Istiqlal Masjid terbesar di Asia Tenggara ini diprakarsai oleh Bung Karno pada tahun 1951. Diarsiteki Frederich Silaban, masjid ini baru mulai dibangun pada tahun 1961 dan merampungkan pembangunannya pada tahun 1978. Nama masjid ini diambil dari bahasa Arab yang berarti “Kemerdekaan.” Bangunan yang ditetapkan sebagai masjid negara Indonesia ini menjadi pusat perayaan berbagai acara agama umat Muslim seperti Iedul Fitri, Iedul Adha, Maulid Nabi Muhammad, dan Isra’ Mi’raj. Masjid ini mampu menampung hingga 200 ribu jamaah yang bisa memenuhi satu lantai dasar dan lima lantai di atasnya.  Masjid Istiqlal dibangun di atas reruntuhan bekas benteng Belanda, benteng Prins Frederik – yang didirikan pada tahun 1873.   5. Masjid Agung Banten Masjid dengan atap bangunan yang menyerupai pagoda ini dibangun oleh arsitek Cina bernama Tjek Ban Tjut pada masa pemerintahan sultan pertama dari Kesultanan Banten, Sultan Maulana Hasanuddin, putra dari Sunan Gunung Jati di tahun 1560. Di sisi utara dan selatan masjid ini terdapat makam kuno para sultan Banten dan keluarganya. Sementara, menara masjid yang tingginya 24 meter, terdapat di sisi timur dan menjadi atraksi bagi para wisatawan karena keunikan bentuk bangunannya. Menara itu dibangun oleh arsitek Belanda, Hendrik Lucasz Cardeel. Cardeel juga membangun bangunan khusus di sisi selatan masjid yang dulu digunakan sebagai tempat bermusyawarah dan berdiskusi.   6. Masjid Agung Cirebon Masjid yang juga dikenal dengan nama Masjid Agung Kasepuhan dan Masjid Agung Sang Cipta Rasa ini diprakarsai pembangunannya oleh Sunan Gunung Jati dan diarsiteki oleh Sunan Kalijaga. Masjid ini selesai dibangun pada tahun 1480, di masa penyebaran agama Islam oleh Wali Songo. Berlokasi di kompleks Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, masjid ini mempunyai keunikan berupa sembilan pintu untuk masuk ke ruangan utama, yang melambangkan Wali Songo. Di bulan Ramadhan, sumur air Banyu Cis Sang Cipta Rasa selalu ramai dikunjungi oleh peziarah yang meyakini air dari sumur itu mampu mengobati berbagai penyakit. Masjid Agung Cirebon juga dikenal dengan nama Masjid Sunan Gunung Jati.   7. Masjid Menara Kudus Sunan Kudus mendirikan masjid di kota Kudus pada tahun 1549 dengan menggunakan batu pertama dari Baitul Maqdis, dari Palestina. Bentuk menara yang mirip dengan bentuk candi menunjukkan percampuran pengaruh agama Hindu dan Budha, seperti cara Sunan Kudus menyampaikan ajaran agama Islam agar lebih mudah dimengerti oleh penganut agama Hindu dan Budha pada masa itu. Menara masjid ini dibangun tanpa menggunakan semen sebagai perekatnya dan dihiasi oleh 32 piring biru yang berhiaskan lukisan.   8. Masjid Agung Demak Raden Patah, raja pertama dari Kesultanan Demak, beserta para Wali Songo mendirikan masjid ini di tahun 1466. Masjid Agung Demak diselesaikan pembangunannya pada tahun 1479. Bangunan induk masjid ini ditopang oleh empat tiang utama yang bernama saka guru. Uniknya, salah satu dari tiang utama tersebut terbuat dari serpihan kayu, dan dinamakan saka latal. Di samping masjid ini terdapat Museum Masjid Agung Demak yang menampilkan berbagai koleksi unik masjid, seperti beduk dan kentongan yang dibuat oleh Wali Songo, kitab tafsir Al-Qur’an Jus 15-30 tulisan tangan Sunan Bonang, sepotong kayu dari saka latal yang diambil oleh Sunan Kalijaga, dan lain-lain.   9. Masjid Sunan Ampel Di tahun 1421, Sunan Ampel bersama dua sahabatnya, yang dikenal dengan Mbah Sholeh dan Mbah Sonhaji, mendirikan Masjid Ampel. Bangunan seluas kurang lebih 2 km persegi itu memiliki keunikan berupa 16 tiang kayu setinggi 17 meter dengan diameter 60 cm. Tiang-tiang dari kayu jati itu tidak terbuat dari sambungan kayu dan sampai sekarang tidak diketahui bagaimana cara mendirikan tiang tersebut. Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel, lokasi Masjid Sunan Ampel, tiap harinya dipenuhi oleh wisatawan yang berziarah ke makam Sunan Ampel di sekitar halaman masjid. Di kompleks pemakaman masjid itu juga terdapat makam salah satu pahlawan nasional, KH Mas Mansyur.   10. Masjid Kotagede Di Yogyakarta, selain Masjid Agung Kauman, juga terkenal Masjid Kotagede. Masjid Kotagede adalah masjid tertua di Yogyakarta, yang didirikan oleh Sultan Agung, pemimpin kerajaan Mataram, pada tahun 1640. Bangunan ini dikerjakan dengan bergotong-royong melibatkan pekerja beragama Hindu dan Budha, sehingga terlihat pengaruh bangunan Hindu dan Budha pada masjid ini. Awalnya, Masjid Kotagede hanya seluas 100 meter persegi, namun Paku Buwono X memperluas bangunan masjid ini hinga mencapai 1.000 meter persegi. Di bulan Ramadhan, Masjid Kotagede punya keunikan berupa sholat tarawih yang dilakukan pada saat jam 24.00.
...more

Peradaban Gunung Karst di Ciampea Kabupaten Bogor Terancam Punah

TripTrus.Com - Baraya Kujang Pajajaran (BKP) menyerukan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor untuk turun tangan menyelamatkan warisan alam dan cagar budaya di kawasan Gunung Karst (kapur), Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea. Ketua BKP Ahmad Fahir berharap agar Bupati Bogor Nurhayanti, memperhatikan kekayaan alam dan cagar budaya yang tersimpan di kawasan Gunung Karst. Dengan menyelamatkannya dari ancaman kepunahan. “Gunung Karst Ciampea menyimpan banyak file sejarah purba nusantara. Gunung ini di ambang kehancuran akibat penambangan,” katanya.       View this post on Instagram Goa ac #gunungkapurciampea #penggiatalam #caving #bogorpisan #bogorjuara #fhotograper @bang_beler @po2rose #po2rose_adventure #pendakidekil #pendakikusam #pendakimiskin #pendakikucel #petzel #petzelgallery A post shared by m.purqon_patoni (@m_alpharizy_al_purkon) onAug 17, 2018 at 8:17am PDT Apalagi, sehari sebelumnya, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN), BKP melakukan ekpedisi ke puncak Gunung Karst Ciampea. Menerjunkan 15 orang, yang dipimpin Gatut Susanta selaku pembina BKP. Menurut Fahir, Gunung Karst memiliki sekitar 25 gua vertikal dan horizontal. Salah satunya Gua AC yang terletak di puncak gunung. “Gua vertikal ini diberi nama AC, karena selalu mengeluarkan angin. Memiliki kedalaman 60 meter, dengan ukuran dasar seluas dua kali lapangan futsal, dan bisa menampung ratusan orang,” sebutnya. Fahir menjelaskan, di atas gua vertikal terdapat punden berundak warisan peradaban purba. Diduga merupakan peninggalan Kerajaan Tarumanagara pada abad ke-5 Masehi atau kerajaan purba Sunda yang sebelumnya yang pernah eksis di Bogor. [Baca juga : "Puncak Terhits Berburu Sunrise Di Bogor, Kunjungi Bukit Batu Roti"] Ditemukan pula beberapa arca. Diantaranya ada Arca Gajah yang kini disimpan di SDN Ciampea 02 dalam kondisi rusak berat. “Lokasi gua vertikal dan kawasan Gunung Kars hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Situs Purbakala Prasasti Tapak Gajah Prabu Purnawarman di Muara Cianten, Cibungbulang,” terang Fahir. Diperkirakan usia cagar budaya Gunung Karst sekitar 1.600 tahun, sezaman dengan Situs Tapak Gajah Ciaruteun, atau bahkan lebih kuno, mengingat peradaban megalitikum Salaka Domas yang berusia 5.000 tahun juga terdapat di wilayah Ciampea. Tepatnya di Cibalay, Gunung Salak, Kecamatan Tenjolaya yang baru dimekarkan dari Ciampea pada 2004 silam. “Gunung Karst memiliki fungsi ekologis. Di bawahnya terdapat urat mata air, yang menjadi sumber ketergantungan air bagi puluhan ribu warga Kecamatan Ciampea dan Cibungbulang,” pungkasnya. (Sumber: Artikel bogor.pojoksatu.id Foto bogordaily.net)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...