Untuk ke Tanjung Puting, ikuti trip di: http://triptr.us/Bc
TRIPTRUS - Di tenggara Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, terdapat sebuah hamparan hutan seluas 416 ribu hektar lebih yang merupakan wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Meski dikenal di dunia sebagai tempat suaka bagi Orangutan, Tanjung Puting juga merupakan suaka bagi dua spesies primata endemik lain, yaitu Bekantan (nasalis larvatus) dan Monyet Daun Merah (pesbytis rubicunda), serta ratusan spesies lainnya.
Untuk mencapai TNTP, dari Bandara Iskandar di Pangkalan Bun, ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat, Anda bisa menggunakan "Klotok" - perahu motor yang sering ditemui di sungai-sungai Kalimantan - atau dengan speedboat. Dibandingkan dengan klotok, tentu saja perjalanan menggunakan speedboat akan memakan waktu yang lebih singkat. Namun klotok punya keunggulan lain, yaitu dapat berfungsi sebagai tempat menginap selama Anda melakukan perjalanan karena di atas klotok dilengkapi dengan toilet dan tersedia listrik.
Klotok awalnya digunakan sebagai alat transportasi yang membawa kayu gelondongan dari hulu sungai ke pelabuhan. Tapi kini dengan maraknya perjalanan ke TNTP, klotok banyak yang berubah fungsi sebagai alat transportasi dan sekaligus tempat makan dan menginap wisatawan. Menginap di atas klotok bukan berarti Anda bisa punya privasi, karena Anda akan tidur di atas geladak klotok. Tapi ini berarti Anda bisa tidur sambil menikmati hamparan bintang yang terlihat jelas di langit malam.
Ada tiga pusat rehabilitasi orangutan di TNTP, yaitu Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, dan Camp Leakey. Di tiap pusat rehabilitasi, para pengunjung bisa memberi makan orangutan yang berkeliaran di sana dan merasakan hangatnya "sambutan" dari para orangutan. Tempat yang paling populer di Tanjung Puting adalah Camp Leakey. Didirikan pada tahun 1971 oleh Dr. Birute Galdikas dan mantan suaminya Rod Brindamour. Tempat itu mengambil nama dari Louis Leakey, guru dari Dr. Galdikas. Leakey sendiri juga merupakan guru dari Jane Goodall (yang mempelajari Simpanse) dan Dian Fossey (yang mempelajari Gorilla).
Menghabiskan waktu beberapa hari di Tanjung Puting bisa membuat Anda tidak ingin pergi karena terpesona dengan keindahan alam Taman Nasional Tanjung Puting.
Photos courtesy of: ShutterStock, commons.wikimedia.org, pbase.com, himpalaunas.com
...moreTripTrus.Com - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada bulan Maret 2023 mencapai 809,96 ribu kunjungan. Jumlah ini meningkat sebesar 15,39 persen dibandingkan bulan Februari 2023 dan meningkat sebesar 470,37 persen dibandingkan dengan bulan Maret 2022.
View this post on Instagram
A post shared by Bello Bungalow (@bello_bungalow)
Hal ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata di Indonesia terus mengalami peningkatan. Kunjungan wisman pada bulan Maret 2023 didominasi oleh wisman yang berasal dari Malaysia (15,39 persen), Singapura (13,74 persen), dan Australia (11,87 persen), demikian dikatakan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono, dalam sebuah konferensi pers pada Selasa (2/5/2023).
Dalam periode Januari hingga Maret 2023, jumlah kunjungan wisman meningkat sebesar 508,87 persen atau lima kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun 2022. Peningkatan kunjungan ini terutama terjadi di bandara Ngurah Rai dan Soekarno Hatta, masing-masing meningkat sebesar 6.274,83 persen dan 623,78 persen.
[Baca juga : "Desa-Desa Wisata Tertinggi Di Indonesia Dengan Budaya Lokal Yang Menarik"]
Peningkatan aktivitas wisata juga tercermin dari Tingkat Penghunian Kamar (TPK). Pada bulan Maret 2023, TPK hotel bintang mencapai 46,26 persen, naik 1,11 poin secara tahunan tetapi turun 1,57 poin secara bulanan. Namun, TPK nonbintang pada bulan yang sama mencapai 21,26 persen, turun 0,80 poin secara year-on-year (y-on-y) dan 1,41 poin secara month-to-month (m-to-m). Rata-rata lama tamu menginap di hotel bintang juga meningkat sebesar 0,05 poin dibandingkan tahun lalu, yaitu mencapai 1,67 hari, sebagaimana diungkapkan oleh Margo Yuwono. (Sumber Foto @pustaka_lewi)
...moreTripTrus.Com - Indonesia merupakan salah satu negara yang disebut sebut memiliki tingkat toleransi tinggi. Betapa tidak, hampir di seluruh kota/kabupaten dari Sabang sampai Merauke terdapat berbagai etnis yang hidup berdampingan secara damai dengan masyarakat pribumi. Tak terkecuali etnis Tionghoa.
Ratusan tahun sudah mereka bermukim di bumi pertiwi dan hidup berdampingan secara rukun dengan masyarakat pribumi. Berbagai sendi kehidupan mulai perekonomian hingga kebudayaan menjadi hal yang tak dapat lagi dipisahkan dari kedua belah pihak.
Sejarah panjang tersebut tampaknya masih membekas sampai detik ini. Berbagai bangunan bergaya oriental masih dapat kita jumpai di seluruh tempat. Masyarakat biasa menyebutnya dengan istilah “Pecinan”. Khusus di Kabupaten Temanggung, komplek Pecinan masih dapat dijumpai di Kecamatan Parakan, wilayah yang disinyalir menjadi pusat aktifitas etnis Tionghoa kala itu.
[Baca juga : "Kopi Aren Organik Sumut Jadi Kawasan Agro Wisata"]
Tembok-tembok tua nan kokoh lengkap dengan jendela serta daun pintu berbahan kayu berwarna memudar menjadi penanda jejak sejarah bahwa mereka telah lama menyatu dengan penduduk setempat.
Sejarah menyebut, pada tahun 1700 ada beberapa pendatang yang membuat bangunan rumah tinggal dengan gaya arsitektur Cina di pemukiman tersebut. Mulai dari Siek Kian Ing pada tahun 1700, Tiong Tiam Tjing (1703), Go Hong Ging (1790) dan Seik Siang I (1793). Ada pula rumah keluarga Lie yang dibangun pada tahun 1870 dan sekarang ditempati oleh generasi ketujuh.
View this post on Instagram
They can imitate you, but they can't duplicate you Coz you got something spesial -dessert,dawin- ----------------------------- 🏡 Rumah keluarga Li, atau dulu disebut rumah OBL temanggung 📷 xiaomi redmi2 by @sthopesofia #jelajahsejarah #rumahobl #exploretemanggung #kotatoeamagelang #komunitasktm #explorejateng #hijabtraveller #mytripwithhijab #capgomeh #jelajahpecinantemanggung #pecinantemanggung
A post shared by Rahma Setiani, SIP (@setianirahma) onFeb 28, 2016 at 6:12pm PST
“Di kawasan Pecinan Parakan juga terdapat sebuah rumah milik etnis Tionghoa yang kami anggap sebagai situs istimewa dan masuk ke dalam inventarisasi Kota Pusaka di Temanggung. Selain bentuk fisik bangunan yang masih asli, tempat yang telah berusia lebih dari dua abad ini juga pernah dikunjungi oleh keturunan dinasti asal Tiongkok langsung,” beber Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung, Woro Andijani.
Terpisah, Lidya Samsetyagraha, salah seorang warga keturunan bahkan memberikan bukti nyata lain bahwa selama ini telah terjadi akulturasi kebudayaan asli Tiongkok dengan masyarakat setempat. Seperti tercermin pada sajian kuliner yang biasa terhidang saat perayaan Imlek di banyak lokasi.
Yakni lontong cap go meh. Sebenarnya di dalam tatanan budaya masyarakat Tionghoa sendiri, makanan ini sama sekali tidak ada. Akan tetapi justru menjadi salah satu sajian khas pada rangkaian perayaan cap go meh oleh warga keturunan yang tinggal di Indonesia.
“Makanan ini merupakan bukti nyata adanya asimilasi dengan kebudayaan lokal sekaligus kesetaraan kami yang telah membumi layaknya penduduk lain di negara ini,” pungkasnya. (Sumber: Artikel merdeka.com Foto Klenteng Kong Ling Bio)
...moreTripTrus.Com - Berkunjung ke Serang ibukota Provinsi Banten tak lengkap rasanya jika tak menginjakkan kaki ke Banten Lama. Di kawasan situs sejarah di Kecamatan Kasemen ini terdapat destinasi wisata sejarah dan ziarah yang menarik untuk disusuri di akhir pekan.
Bahkan untuk mendukung gagasan Gubernur Banten Wahidin Halim yang akan menjadikan Banten Lama sebagai ikon Provinsi Banten, Dinas Pariwisata akan melakukan pengembangan destinasi dan atraksi penunjang di sekitar Kawasan Keraton Kesultanan Banten. Saat ini yang tengah dilakukan adalah penataan kembali.
"Revitalisasi melalui pembangunan fisik masih berlangsung, belum selesai. Setelah kegiatan hari ulang tahun Banten dan Hari Santri banyak pengunjung yang ingin melihat proses perubahan yang sedang dilaksanakan," kata Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nur Cahyati, Sabtu, 10 November 2018. Rampung revitalisasi, ia yakin kunjungan wisatawan pun akan berlipat. Ayo, intip ada objek wisata apa saja di Banten Lama.
1. Keraton Sorosowan
View this post on Instagram
A post shared by Septian Riezsky Adhietya (@septianadhietya) onMar 6, 2019 at 9:17am PST
Pada masa jayanya Banten disebut pula Kota Intan. Bukti itu ditunjukan di Keraton Sorosowan yang dibangun mirip sebuah benteng Belanda yang kokoh dengan bastion (sudut benteng berbentuk intan) pada empat sudut bangunannya.
Di atas lahan 3 hektar, keraton ini dibangun sekitar 1522-1526 pada masa pemerintahan Maulana Hasanuddin, pendiri Kesultanan Banten. Saat ini, bangunan di dalam dinding keraton tak ada lagi yang utuh. Namun, masih ada sisa reruntuhan dinding dan pondasi kokoh.
2. Istana Kaibon
View this post on Instagram
Keraton kaibon didirikan tahun 1815, keraton ini adalah yang kedua di banten setelah keraton surosowan. Penjelasan lengkapnya, cari aja sendiri di gugel Terima Kasih mata kuliah studi kebantenan. karena tugasmu, aku jadi tau tempat-tempat bersejarah kayak gini 😂 #explorebanten #bantenlama #kesultananbanten
A post shared by akbar gama refarjan (@akbar_gama) onMar 9, 2019 at 6:14am PST
Keraton Kaibon dibangun untuk Ratu Aisyah. Sang ratu merupakan ibunda Sultan Syaifudin. Kaibon artinya keibuan. Kala itu Sang Sultan ke-21 itu masih belia, umurnya baru 5 tahun sehingga belum bisa memegang tampuk pemerintahan.
Arsitektur Keraton Kaibon ini unik karena dikelilingi saluran air. Keraton Kaibon ini dihancurkan oleh pemerintah Belanda pada tahun 1832, bersamaan dengan keraton Surosowan. Kini, yang masih tersisa hanya lah gerbang dan pintu-pintu besar yang dikenal dengan nama Pintu Paduraksa yang modelnya khas Bugis.
3. Benteng Speelwijk
View this post on Instagram
my first "golden-hour" sunset... #exploreserang #banten #indonesia #prayforbanten #bantenbangkit #bentengspeelwijk #pesonaindonesia #wonderfulindonesia
A post shared by 🌏 Blogger,Host,Speaker (@rivopahlevi) onDec 28, 2018 at 3:57am PST
Benteng Speelwijk terletak di sisi utara Kesultanan Surosowan. Arsitek yang membangun adalah kepercayaan Sultan Ageng Tirtayasa, seorang keturunan Tionghoa yang kelak bergelar Pangeran Cakradana. Bangunan inilah yang menjadi salah satu alasan Kesultanan Banten memiliki pertahanan yang sulit ditembus dari laut oleh para penjajah dari Eropa yang hendak memasuki nusantara.
Berdasarkan situs Kemendikbud, arsitek Belanda Hendrik Lucaszoon Cardeel juga berperan dalam pembangunan Speelwijk. Lucaszoon membangun Speelwijk pada 1682, lalu dipugar pada 1685 dan 1731. Ia melakukan perubahan atas bangunan yang dirancang arstitek Tionghoa tersebut.
Pada area kawasan Benteng Speelwijk itu terdapat Kerkhoff atau pemakaman orang-orang Belanda. Salah satu makam yang paling besar dan menarik di antara makam-makam tersebut merupakan makam Komandan Hugo Pieter Faure (1717-1763).
[Baca juga : "Jembatan Gantung Situ Gunung Primadona Baru Wisata Sukabumi"]
4. Masjid Agung
View this post on Instagram
Melompat dengan penuh harapan semoga kelak bertemu di masa depan dengan keberhasilan menggapai cita-cita bersama para sahabat tercinta.. ❤️ . . Selamat sore menjelang malam Warga Serang, selamat menantikan adzan Maghrib. . . Foto: @anisaput29 . . #infoserang #visitserang #masjidagungbanten #tourism #indonesia #Beautifulview #beautifuldestinations
A post shared by Info Serang (@infoserang) onMar 10, 2019 at 4:00am PDT
Masjid Agung Banten merupakan satu dari masjid tertua di Indonesia yang penuh dengan nilai sejarah tinggi. Setiap harinya masjid ini ramai dikunjungi para peziarah yang datang tidak hanya dari Banten dan Jawa Barat, tetapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa.
Masjid ini dikenali dari bentuk menaranya yang sangat mirip dengan bentuk sebuah bangunan mercusuar. Tempat ibadah ini dibangun pertama kali pada 1556 oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1562-1557), sultan pertama dari Kesultanan Banten. Ia adalah putra pertama Sunan Gunung Jati.
5. Vihara Avalokitesvara
View this post on Instagram
The Kingdom Of Banten -Vihara Avalokitesvara- Lumayan rame yg ibadah 😆 #vihara #viharaavalokitesvara #viharabanten #banten #kingofbanten
A post shared by Nadal YJ (@25nadalyj) onFeb 4, 2017 at 4:27am PST
Kelenteng tua ini konon dibangun sejak abad ke-16. Pembangunan vihara ini juga tidak bisa dilepaskan dari Sunan Gunung Jati, salah satu dari sembilan wali penyebar agama Islam di Indonesia.
Yang menarik gerbang Vihara Avalokitesvara pada atap berhiaskan dua naga memperebutkan mustika sang penerang (matahari). Gerbang ini seolah menyambut pengunjung di pintu masuk sebelum pengunjung masuk lebih ke dalam vihara yang memiliki nama lain kelentang Tri Darma.
6. Meriam Ki Amuk
View this post on Instagram
MERIAM KIAMUK Menurut cerita, Meriam Ki Amuk dipercaya mempunyai kekuatan gaib. Karena kekuatan suara dentumannya bisa membuat ciut hati pasukan musuh yang mendengarnya. Selain itu ketika meledak dapat membuat musuh kocar-kacir. Hal ini dibuktikan ketika melawan armada laut Portugis maupun Belanda yang akan mendarat di Pantai Banten pada abad ke-15 dan abad ke-18 Selain Kiamuk ada juga meriam si Jagur. Konon kedua meriam kembar ini Ki Amuk dan Si Jagur adalah jelmaan dari prajurit Demak yang dikutuk sehingga berubah wujud menjadi meriam. Dikisahkan, pada saat itu wilayah Pelabuhan Banten dikenal sebagai pelabuhan niaga rempah-rempah yang cukup terkenal sampai ke daratan Eropa sehingga banyak menjadi incaran bangsa asing Meriam ki amuk merupakan salah satu benda bersejarah yg berada di kawasan museum situs kepurbakalaan banten lama. Tulisan : https://daerah.sindonews.com/read/1009862/29/legenda-meriam-ki-amuk-jelmaan-prajurit-demak-yang-dikutuk-1433683186 Foto by @napriyani_ ----------- ----------- #meriamkiamuk #bantenlama #jelajah_serang #jelajahareawisata #kotaserang #kesultananbanten #bantenbagus #meriamantibelanda
A post shared by Jelajah Serang (@jelajah_serang) onAug 16, 2018 at 5:18am PDT
Meriam Ki Amuk terletak di depan Masjid Agung Banten. Meriam milik Kesultanan Banten ini konon digunakan untuk menjaga Pelabuhan Karangantu di Teluk Banten dari serangan musuh. Suaranya yang menggelegar ketika meledak disebut membuat musuh kocar-kacir. Itu dibuktikan ketika melawan armada laut Portugis maupun Belanda yang akan mendarat di Pantai Banten pada abad ke-15 dan abad ke-18. Selain Ki Amuk, ada kembaran meriam ini yakni Si Jagur. Keduanya dikisahkan adalah jelmaan dari prajurit Demak yang dikutuk sehingga berubah wujud menjadi meriam. (Sumber: Artikel travel.tempo.co Foto wacana.co)
...moreJakarta, 6 Oktober 2023 - Andre Husada selaku Co-Founder & CEO HOLEO menghadirkan sebuah buku bisnis yang bertajuk “Startup Safari”. Startup Safari bukan sekadar buku bisnis biasa. Buku ini dapat menjadi playbook dan panduan bagi para pemuda yang ingin menciptakan perubahan. Buku ini punya 3 kelebihan yang menjadikan buku ini ramah bagi anak muda.
View this post on Instagram
A post shared by Startup Safari Book (@startupsafaribook)
Memadukan Penciptaan Startup dan Perancangan Target PribadiBuku Startup Safari menarik karena memadukan dua tema utama, yaitu seputar startup dan perancangan target pribadi. Kedua hal ini disatukan dengan metode yang sering digunakan di dunia startup, yaitu Design Thinking. Startup Safari menjelaskan bahwa metode Design Thinking tidak hanya dapat digunakan untuk mendirikan startup, tetapi juga untuk merancang target pribadi.
Mempersembahkan Contoh Nyata dari Berbagai StartupStartup Safari mempersembahkan 100 contoh perusahaan startup yang beroperasi di Amerika Utara dan Asia Tenggara agar anak muda mendapatkan gambaran tentang proses berdirinya sebuah startup dan strategi yang digunakan startup tersebut untuk terus maju.
[Baca juga : "Holeo Atraksi Wisata Pertama Di Indonesia Yang Cocok Untuk Berekreasi Dan Berelasi"]
Buku yang Bersifat InteraktifSelain memaparkan contoh-contoh strategi bisnis yang diterapkan oleh beberapa startup, buku ini juga mengajak anak muda untuk berinteraksi dan merefleksikan tujuan hidup. Di setiap akhir bab buku ini terdapat pertanyaan-pertanyaan yang mendorong pembaca untuk merefleksikan tujuan pribadi mereka. Lalu, di bagian akhir buku, pembaca diajak untuk menyusun roadmap masa depan.
Segera dapatkan buku Startup Safari di Tokopedia dan Amazon seharga Rp 129.000. Info lebih lanjut tentang Startup Safari dapat diakses di akun Instagram dan TikTok Startup Safari di @startupsafaribook.
...moreTripTrus.Com - Percayalah, guys, Desa Wisata Serangan di Kota Denpasar bakal jadi pusat perhatian abis direvitalisasi gede-gedean sama pemerintah tahun depan! Ngomongin dana, gak main-main nih, bakal disupport dari APBD hingga DAK Kemenparekraf, pokoknya full support deh. Biar kalian tahu, ini bukan cuma sekedar renovasi biasa, tapi untuk mendukung KEK Kura-Kura dan KEK Sanur yang lagi dibangun keras-keras.
Gimana nih hasil briefing sama Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa? Katanya, Desa Wisata Serangan akan dibuat jadi spot kuliner keren banget, guys! Dia udah mulai rapihin tempatnya dengan bikin jogging track supaya wisatawan bisa joging sambil menikmati Serangan. Dan nanti, tahun 2024, Kemenparekraf udah siapkan duit sekitar Rp6 miliar buat ngerapihin Desa Serangan ini.
View this post on Instagram
A post shared by Dinas Pariwisata Kota Denpasar (@denpasartourism)
Berita gila lainnya, dana buat proyek ini gak cuma dari pemerintah aja, loh! Ada sumbangan dari CSR kayak LPS juga. Duit dari APBD udah di-alokasikan Rp5 miliar buat jogging track, terus DAK Kemenparekraf juga nyumbang Rp6 miliar. Mulai kelihatan seru, kan?
Menurut Arya Wibawa, Desa Wisata Serangan punya potensi besar buat di-explore, guys! Udah gitu, selain pesona lautnya, di sini juga campur aduk budayanya, ada suku Bugis dan Bali. Desa Wisata Serangan ini, sebenernya, lahir dari usaha bersama warganya dan pemerintah setempat beberapa tahun lalu. Dulu Serangan tuh pulau terpisah dari Bali, tapi sejak ada jembatan, jadilah dia kampung kuliner dan desa wisata.
Nah, rencananya, Desa Wisata Serangan ini bakal jadi pusat kuliner keren di Denpasar. Biar bisa mencapai target itu, ratusan pebisnis kuliner di sana udah diajarin masak sama chef-chef terkenal kayak Chef William Wongso dan Rinrin Marinka. Ini serius, guys, kerja sama LPS sama Pemerintah Kota Denpasar.
Hermawan Wibowo, yang ngurusin proyek ini, berharap pelatihan ini bisa naikin kemampuan pebisnis kuliner di Serangan. Supaya nanti bisa bikin produk kulinernya yang jadi andalan dan ciri khas pulau itu. Pokoknya, targetnya sih biar Serangan ini jadi pusat kuliner yang dikenal di Indonesia dan juga luar negeri.
[Baca juga : "Cerita Makam Era "N*Zi" Di Megamendung, Bogor Yang Bikin Geleng-Geleng"]
Chef William Wongso dan Chef Marinka juga udah ngasih arahan langsung ke ratusan pebisnis Serangan ini. Mereka juga diskusi bareng pakar budaya Pulau Serangan buat bikin keunggulan kuliner yang ada di sana makin keliatan. Kayaknya sih, tahun depan, kita bakal dengerin lebih banyak tentang kuliner Serangan yang bikin ngiler!
Semoga aja usaha ini berhasil, deh. Chef Wongso juga bilang, UMKM itu butuh dukungan, terutama soal duit. Makanya, kegiatan kayak gini bisa jadi suntikan semangat buat pebisnis kuliner di Serangan. Chef Marinka juga ngasih masukan, katanya kuliner Serangan ini punya potensi banget buat diangkat ke level internasional. Jadi, tinggal nunggu waktu aja nih, guys, kita bakal bangga sama kuliner Serangan! (Sumber Foto @glhastdwa_20)
...moreTripTrus.Com - Memasuki pertengah tahun 2021, pandemi COVID-19 di dunia belum akan berakhir. Namun, di tengah pandemi yang terjadi, keinginan untuk menikmati liburan yang menyenangkan akan selalu ada. Prediksinya, di tahun 2021 orang lebih suka berlibur di dalam kota dan ke tempat-tempat yang terbuka atau di alam.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh J.u.s.t. Jas 🇨🇦 (@j.u.s.t.jas)
Seperti apa tren wisata di tahun 2021? Agoda, sebuah platform perjalanan digital melangsungkan survei global dengan tema ‘What Matters 2021’. Survei secara online yang berlangsung pada 10-16 Desember 2020 diikuti total 16.064 responden usia 18 tahun ke atas ini mendapati orang cenderung ingin berwisata dengan cara yang berbeda di tahun 2021. Berikut hasilnya:1. Menghabiskan lebih banyak waktu berkualitas dengan keluarga dan teman Tahun 2021 disebut akan menjadi tahun untuk fokus pada orang terkasih dan melakukan hal yang bermakna. Memasuki tahun 2021, satu dari tiga orang menantikan untuk menghabiskan lebih banyak waktu berkualitas bersama orang terdekat mereka. Hal ini terutama dinantikan oleh responden dalam kelompok usia 25 hingga 54 tahun. 2. Berwisata tanpa hambatan Sebanyak 24% resonden menginginkan wisata yang tanpa hambatan. Menariknya, responden usia 55 tahun ke atas adalah yang paling menantikan untuk bepergian tanpa hambatan. Begitu pula dengan responden dari Singapura, Korea Selatan dan Jepang yang paling menginginkan wisata tanpa hambatan. Selain itu, para traveler juga menginginkan suasana berlibur yang lebih santai dan tanpa banyak aturan. 3. Berlibur sambil melakukan hal-hal bermakna atau membuat perubahanAnak muda usia 18-24 tahun adalah kelompok yang paling semangat untuk membuat perubahan di tahun 2021, termasuk dalam hal berlibur. Melakukan hal-hal yang bermakna atau membuat perubahan adalah yang paling ditunggu oleh responden dari Indonesia, Taiwan, dan Vietnam. Salah satunya, mereka memiliki komitmen untuk perjalanan yang lebih ramah lingkungan.
[Baca juga : "5 Tren Wisata Yang Berubah Di Masa New Normal Pandemi Covid-19"]4. Semakin dekat dengan alamMelakukan kegiatan outdoor adalah hal yang paling dinantikan para wisatawan di tahun 2021. Responden Indonesia (16%), Thailand (14%) dan Jepang (13%) memilih untuk mengunjungi destinasi wisata yang tidak terlalu touristy di tahun yang baru ini. Termasuk destinasi wisata alam yang masih belum terjamah banyak wisatawan. (Sumber: Artikel femina.co.id Foto freepik.com)
...moreTripTrus.Com - Bangsa Portugis adalah bangsa Eropa yang pertama kali menjejakkan kaki di pulau Jawa pada abad ke-16 dalam rangka pencarian pulau rempah-rempah yang legendaris. Walau mereka tidak mendominasi pulau Jawa, peninggalan mereka masih nyata terlihat yaitu 2 gereja portugis dan musik keroncong.
Keroncong adalah musik Indonesia yang dipengaruhi oleh musik asli Portugis yang bernama Fado, diperkenalkan oleh para pelaut dan budak dari kapal-kapal dagang di abad 16. Perjalanan musik ini dimulai dari Goa di India ke Malaka sampai Tugu.
Keroncong mendampingi Moresco, tarian yang mengandung pengaruh Spanyol yaitu seperti Polka namun dibawakan dalam gerakan yang lebih perlahan.
Pada proses akulturasi keroncong yang aslinya dimainkan dengan akat musik gesek, dalam perjalanannya ditambahkan dengan sentuhan flute dan gamelan. Di tahun 1960, Keroncong sekali lagi dipopulerkan oleh Jenderal Polisi Hugeng bersama band nya The Hawaiian Seniors yang terkenal pada masa itu, dengan menambah elemen tertentu dari the Moluccas dan Hawaii.
Bangsa Inggris yang sempat berkuasa dalam masa yang cukup singkat yaitu selama masa Gubernur Jendral Sir Stamford Raffles (1811-1815) juga meninggalkan gereja Anglican yang sampai sekarang masih berdiri di area Menteng. (Sumber: Artikel-Foto jakarta-tourism.go.id)
...moreTripTrus.Com - Liburan akhir tahun sudah di depan mata. Perusahaan marketplace mencatat kenaikan transaksi pembelian dan destibasi favorit menjelang akhir tahun ini.
Travel and Entertainment Business Senior Lead Tokopedia Mirna Puspita mengungkapkan bahwa lonjakannya meningkat hampir 3,5 kali lipat. Hal tersebut tak terlepas dari momentum liburan akhir tahun yang cenderung dimanfaatkan masyarakat untuk wisata bersama keluarga atau kerabat ke destinasi yang diinginkan.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Paket Wisata Jogja by WisataJogja.com (@wisatajogja_com)
Kota wisata yang paling diminati menjelang liburan akhir tahun, ada beberapa wilayah destinasi terpopuler untuk pembelian tiket pesawat, di antara lain:
Jakarta
Medan
Bali
Surabaya
Di sisi lain, wilayah destinasi yang paling banyak diminati oleh masyarakat untuk pembelian tiket kereta, di antaranya:
Jabodetabek
Yogyakarta
Surabaya
Semarang
Bandung
[Baca juga : "5 Destinasi Anti Mainstream Di Indonesia Untuk Liburan Akhir Tahun"]
Selain itu, transaksi pemesanan hotel lewat marketplace menjelang liburan akhir tahun juga mengalami tren peningkatan
"Batam, Medan, Samarinda, Sleman dan Balikpapan menjadi beberapa wilayah dengan pertumbuhan transaksi pemesanan hotel tertinggi. Rata-rata peningkatan transaksi pemesanan hotel di berbagai daerah tersebut mencapai hampir 2 kali lipat," jelas Mirna. (Sumber: Artikel cnnindonesia.com Foto @firmanm05)
...more