shop-triptrus



5 Surga Wisata Pulau Bintan, Rugi kalau Belum Pernah ke Sini!

TripTrus.Com - Tak perlu lagi ke Maldives untuk mencoba menginap di resort  mewah di tepi laut andalannya itu. Nyatanya, Indonesia memiliki beberapa pulau yang menyediakan resort serupa. Misalnya di Pulau Bintan. Salah satu pulau unggulan Provinsi Kepulauan Riau ini menerima ribuan wisatawan mancanegara setiap tahunnya. Berikut beberapa destinasi Pulau Bintan yang menjadi "surga" para wisatawan. 1. Lagoi Bay       View this post on Instagram There’s “I need a holiday” then there’s “I need a break”. Right now I’m feeling for both . . . . . #travel #photography #nature #love #instagood #photooftheday #sky #beautiful #art #picoftheday #like #travelphotography #shirtlessguys #sea #photo #landscape #travelgram #instagram #sunset #sun #traveling #happy #beach #life #instatravel #trip #fun #summer #wanderlust #love A post shared by Edo Septiando (@edo_septiando94) onMar 3, 2019 at 4:44pm PST Wisata ini merupakan tempat berkumpulnya resort-resort  mewah di Bintan. Meski namanya belum sepopuler Bali, tetapi Lagoi Bay telah menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara. Kamu bisa menikmati pemandangan Laut China Selatan dan mencoba berbagai aktivitas olahraga air, dari yang ringan hingga ekstrem. 2. Bukit Pasir Busung       View this post on Instagram Stunning photo by @aprizal__ijal · IF @siti_baharin . πŸ“Bukit Pasir Busung, Bintan, Kepulauan Riau ------------------- Mention your friends who want to be invited here. Share your travelling photos also by Tag & Mention to #travelleindokece as much as possible... . . πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡ Follow @hijabindotraveller Follow @ootdindokece A post shared by Indotravellers|KeluarBentar (@travellerindokece) onNov 10, 2017 at 3:50am PST Selain di Bromo, Indonesia juga memiliki gurun pasir atau bukit pasir di Pulau Bintan. Lokasi ini dulunya merupakan bekas penambangan bauksit. Kemudian penambangan tersebut dihentikan dan menjadi pemandangan yang mengundang kekaguman wisatawan. Selain bisa berfoto-foto, kamu juga bisa bermain di antara gundukan pasirnya. Tetapi sayangnya, masih belum ada atraksi wisata. Akhir-akhir ini, Bukit Pasir Busur mulai naik daun di kalangan para traveler. 3. Danau Biru       View this post on Instagram Yukk tag dan mention teman - teman kamu yang belum pernah main ke sini!! . Pulau Bintan terdapat beberapa danau yang memiliki kemiripan serta nampak identik. Airnya pun biru, dan juga indah salah satunya terletak di Desa Busung yang letaknya berdampingan dengan Bukit Pasir Bintan. Danau Biru ini memang tergolong tempat wisata baru yang diresmikan oleh pemerintah setempat pada April 2017 lalu. Terciptanya danau ini pun tergolong unik, karena ternyata danau tidak tercipta secara alami melainkan bekas penambangan pasir yang hingga kini masih beroperasi. Penambangan pasir tersebut menciptakan sebuah lubang yang cukup besar dan luas. Seiring berjalannya waktu, air hujan pun mengisi lubang tersebut dan akhirnya terbentuklah sebuah danau yang indah | #PP_Riau . 🌐 Location : Danau Biru Busung, Bintan, Kep. Riau πŸ“· Photo by : @aprizal__ijal πŸ“· In Frame : @gatiayusya . Media Partner : πŸ‘‰ @indogreatspot πŸ‘‰ @jelajah_pendaki . Yuk bagikan foto - foto petualangan terbaikmu di @pergipedia dengan hastag #pergipedia siapa tau foto kamu yang direpost berikutnya!! . #danaubiru #danaubirubintan A post shared by PERGIPEDIA (@pergipedia) onJan 7, 2018 at 5:17pm PST Danau biru di Bintan ini sebenarnya bukan tempat wisata, melainkan area penambangan pasir yang masih aktif. Cekungan dari penambangan banyak terisi air sehingga menjadi danau. Uniknya, warna air danaunya yang sangat biru jernih. Kecantikannya mampu membuat takjub. Setiap akhir pekan, banyak anak muda datang ke lokasi untuk menyaksikan keindahannya. [Baca juga : "5 Masjid Tertua Dan Bersejarah Di Jakarta - Part 4"] 4. Pantai Trikora       View this post on Instagram Photo Of The Day @dilamw Lokasi :πŸ“Pantai Trikora, Bintan . Please keep the place clean when you visit Yuk mention teman kalian disini mana tau next photo kalian di post berikutnya Bagaimana cara di repost : • Gunakan Hastag #amazingkepri • Tag akun @amazingkepri • Tulis Lokasi Ya __________________________________________________ . Ayo Jelajahi Keindahan Alam, Budaya dan Kuliner Provinsi Kepri. Follow juga partner kita : @jelajahbatam @gotokepri @wonderfulbatam __________________________________________________ . #pesonaindonesia #wonderfulindonesia #wonderfulkepri #amazingkepri #wonderfulbatam #goexplorekepri #pesonakepri #jelajahbatam #Instagram #InstaTravel #Travel #InstaDaily #Traveler #picoftheday #Travelgram #ProvinsiKepri #Kepri #Batam #Bintan #TanjungBalaiKarimun #Dabo #Tanjungpinang #Anambas #Kepulauananambas #Natuna #Tanjungbatu #Barelang #PantaiTrikora A post shared by Amazing Kepri (@amazingkepri) onOct 25, 2017 at 12:44am PDT Selain di Belitung, pantai di Bintan juga memiliki batu granit besar yang menambah kecantikan alamnya. Salah satunya yakni Pantai Trikora. Pantai Trikora dibagi menjadi kawasan resort dan umum. Kamu bakal dimanjakan pemandangan air yang jernih dan dangkal, serta dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang lengkap. 5. Crystal Lagoon       View this post on Instagram Having the crystal lagoon to myself with this silly-looking pegasus. 🀣 . . . . #crystallagoonbintan #bintan #sggetaway #treasurebay #treasurebaybintan A post shared by Shalen Aik (@shalenaik) onDec 24, 2018 at 10:14am PST Pernahkah kamu melihat pantai yang jernih dan indah? Jika bertandang ke Crystal Lagoon, kamu bakal lebih terpesona lagi! Tempat ini menjadi laguna air laut buatan pertama di Asia Tenggara. Meskipun buatan, pemandangannya gak kalah mengagumkan dibandingkan dengan pantai yang asli. Coba deh datang ke sini! Mumpung akhir pekan ini ada long weekend, bisa banget nih liburan ke Bintan. Puasa bukan halangan untuk traveling, ya kan? (Sumber: Artikel idntimes.com Foto idntimes.com)
...more

Rumah Tegel Lasem, Saksi Bisu Kejayaan Masa Lampau!

TripTrus.Com - Berkunjung ke Lasem, Anda akan disambut oleh suasana kampung Pecinan dan menarik kita ke abad 16. Sebagai kota yang kerap disebut sebagai “Tiongkok kecil”, Lasem hadir dengan peninggalan kelenteng serta rumah – rumah berarsitektur Tionghoa dan Indis. Salah satu bangunan kuno yang menarik untuk jadi destinasi Anda saat mengunjungi Lasem adalah Rumah Tegel. Bangunan tua di Jalan Raya Lasem ini terletak di samping Masjid Jami Lasem. Untuk masuk ke rumah ini kita harus melalui lorong menuju halaman belakang Rumah Tegel Lasem.  Foto: bayuwinata.wordpress.com Menjejak kaki di rumah ini Anda akan merasakan suasana asri nan rindang dengan taman yang luas. Rumah berarsitektur Indis ini dulunya milik seorang Kapitan Lasem bernama Lie Thiam Kwie, yang merupakan seorang pengusaha tegel. Di halaman belakang terdapat pabrik yang telah berdiri sejak tahun 1910.  Di sisi selasar belakang rumah masih terdapat beberapa contoh tegel yang diproduksi oleh Rumah Tegel serta furnitur – furnitur antik yang mempercantik ruangan. Terpajang juga foto mendiang pemilik pabrik tegel, Lie Thiam Kwie. Semua pernak - pernik yang terpajang di sini seolah menjadi narasi kejayaan pabrik ini. Rumah Tegel Lasem dahulu sangat terkenal dan kerap mengirimkan tegel-tegel ke wilayah Rembang, Juwana, Pati, Blora, Surabaya, Semarang dan Kudus. Stasiun Lasem pun menggunakan pabrik hasil produksi dari Rumah Tegel Lasem. Pabrik tegel ini menggunakan mesin yang didatangkan langsung dari Leipzig, Jerman. Oleh sebab itu, merek dagang dari pabrik Lie Thiam Kwie adalah LZ. Foto: tumblr.com Seiring berjalannya waktu, permintaan untuk tegel kian berkurang. Kondisi pabrik pun kian memprihatinkan. Kini, pabrik tegel legendaris dari Lasem ini harus beralih fungsi menjadi pabrik paving block karena kalah bersaing dengan keramik.  Rumah Tegel Lasem hadir untuk mewakili sisa kejayaannya di masa lampau. (Sumber: Artikel suara.com Foto hellosemarang.com)
...more

8 Tempat Glamping Kekinian Buat Liburan Bareng Keluarga, Dijamin Seru!

TripTrus.Com - Lo lagi bosen liburan ke tempat yang itu-itu aja? Waktunya coba glamping, bro! Ini bukan camping biasa, tapi lo bisa nikmatin suasana alam tanpa harus ribet bawa perlengkapan kayak biasa. Bayangin, lo bisa tidur di tenda mewah, sambil dikelilingi pemandangan alam yang keren abis. Glamping itu bisa jadi pilihan tepat buat lo yang pengen liburan di spot-spot kece yang susah dijangkau, tapi tetep pengen feel ala hotel bintang lima. Penasaran di mana aja? Langsung aja cek 8 destinasi glamping kekinian buat liburan bareng keluarga! 1. Bali Beach Glamping, Tanah Lot       View this post on Instagram A post shared by Escape Nomade | Luxury Tented Villas (@escapenomade) Lo bisa langsung nikmatin pantai, guys! Glamping di Bali Beach ini bikin lo bisa nge-chill sambil dengerin deburan ombak. Tenda glampingnya nyaman banget, ditambah ada infinity pool yang ngadep laut, spa, dan restoran romantis yang langsung di pinggir pantai. Pasti seru banget buat liburan bareng keluarga atau pacar! 2. Kaldera Toba, Danau Toba Buat lo yang pengen ngerasain glamping dengan vibe beda, coba ke Kaldera Toba! Di sini, tenda glampingnya tuh unik banget, berbentuk bubble transparan yang bikin lo bisa liat langit malam yang penuh bintang. Ditambah fasilitas kasur queen, sofa, dan meja kecil buat nongkrong santai. Pemandangan Danau Toba yang luas pastinya bikin liburan lo makin memorable. 3. Sang Giri Mountain Glamping, Bali Bali gak cuma soal pantai, bro! Di Sang Giri Mountain Glamping yang ada di Desa Jatiluwih, lo bakal ngerasain glamping dengan tenda-tenda bergaya Afrika, lengkap dengan pemandangan hutan tropis dan pegunungan yang keren banget. Dijamin bikin lo betah! 4. The Highland Park, Bogor Di sini lo bisa nikmatin pemandangan Gunung Salak yang kece, apalagi kalo malam bisa liat langit penuh bintang. Konsep glampingnya nggabungin budaya Barat dan Timur, ada pilihan tempat glamping kayak Apache Camps, Mongolia Camps, atau Tree House. Plus fasilitasnya lengkap banget, mulai dari TV, AC, mini zoo, sampai waterboom buat anak-anak. Jadi, buat yang bawa keluarga, ini pilihan tepat! [Baca juga : "5 Tips Biar Liburan Akhir Tahun Lo Lancar Dan Aman Di Jalan!"] 5. Jeeva Beloam Beach Camp Resort, Lombok Lokasinya langsung di Pantai Beloam, lo bakal bangun tidur sambil dengerin suara ombak! Tenda-tendanya unik banget, bergaya rumah tradisional Suku Sasak dengan atap alang-alang. Ini glamping yang bisa bikin lo merasa lebih dekat sama alam, tapi tetap dengan kenyamanan yang top. 6. Glamping De Loano, Purworejo Buat lo yang nyari ketenangan, tempat ini cocok banget! Glamping di tengah hutan pinus yang sepi banget, suara alam dan lampu kekuningan di malam hari bakal bikin suasana liburan lo jadi lebih hangat dan nyaman. Lo bisa nikmatin fasilitas lengkap kayak wifi dan colokan listrik, plus seru-seruan BBQ atau off-road bareng keluarga. 7. Glamping Songgolangit, Yogyakarta Di tengah hutan pinus yang asri, Glamping Songgolangit di Yogyakarta punya spot foto yang kece banget! Lo bisa dapetin fasilitas lengkap kayak kasur empuk dan kamar mandi pribadi. Kalau lo suka tantangan, ada flying fox dan jeep tour yang seru banget. Jangan lupa foto di jembatan kayu panjang atau rumah Hobbit, pasti Insta-worthy! 8. Rancabali Glamping Glamping di pinggir danau, dikelilingi hutan dan kebun teh, seru banget kan? Di sini, lo bisa pilih tenda dengan view langsung ke danau atau ke kebun teh. Jangan lupa makan di Pinisi Resto yang bentuknya kayak kapal, sambil nikmatin pemandangan danau yang indah. Lo juga bisa naik perahu keliling Situ Patenggang. Dijamin, liburan lo bakal berkesan! Udah kebayang kan serunya glamping? Gak perlu jauh-jauh ke luar negeri, Indonesia punya banyak destinasi glamping yang gak kalah kece. Selain bisa nikmatin alam, lo juga tetep bisa dapetin kenyamanan kayak di hotel. Jadi, buruan pilih destinasi favorit lo dan ajak keluarga liburan bareng! Siap-siap bawa pulang kenangan indah yang gak bakal terlupakan! (Sumber Foto @whatsnewindonesia_official) 
...more

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Ini Aturan Penggantinya

TripTrus.Com - Pemerintah resmi membatalkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), sebagai gantinya pemerintah telah mengeluarkan aturan terbaru. Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. “Pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan PPKM level 3 pada periode Nataru pada semua wilayah. Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yg berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan,” kata Luhut dikutip dari dalam keterangan pers di laman resmi Kemenko Marves. Namun, pemerintah akan membuat kebijakan yang lebih seimbang dengan tidak menyamaratakan perlakuan di semua wilayah menjelang momen Nataru. Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yg berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan. Sementara itu, terkait perubahan aturan secara detail, akan dituangkan dalam revisi Inmendagri dan surat edaran terkait Nataru lainnya. Berikut ini aturan baru yang akan berlaku pada saat periode Nataru:       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh favian (@favianputraa) 1. Selama Nataru, syarat perjalanan jarak jauh dalam negeri adalah wajib vaksinasi lengkap dan hasil antigen negatif maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. - Untuk orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap ataupun tidak bisa divaksin karena alasan medis, tidak diizinkan untuk bepergian jarak jauh. - Untuk anak-anak dapat melakukan perjalanan, tetapi dengan syarat PCR yang berlaku 3×24 jam untuk perjalanan udara atau antigen 1×24 jam untuk perjalanan darat atau laut. 2. Perbatasan Indonesia akan tetap diperketat dengan syarat untuk penumpang dari luar negeri adalah hasil tes PCR negatif maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan, serta melakukan karantina selama 10 hari di Indonesia. 3. Pemerintah juga menerapkan pelarangan seluruh jenis perayaan Tahun Baru di Hotel, Pusat Perbelanjaan, Mall, Tempat Wisata dan Tempat Keramaian Umum lainnya. [Baca juga : "Tempat Wisata Di Indonesia Yang Mendunia"] 4. Untuk operasional pusat perbelanjaan, restoran, bioskop dan tempat wisata hanya diizinkan dengan kapasitas maksimal 75 persen dan hanya untuk orang dengan kategori hijau di aplikasi Peduli Lindungi. 5. Untuk acara sosial budaya, kerumunan masyarakat yang diizinkan berjumlah maksimal 50 orang. Disiplin penggunaan Peduli Lindungi harus ditegakkan. (Sumber: Artikel idxchannel.com Foto @ f.gyarari) 
...more

Mengenal 5 Klenteng dan Vihara Tua di Tangerang

TripTrus.Com - Menurut kitab sejarah Sunda yang berjudul Tina Layang Parahyang (Catatan dari Parahyangan), keberadaan komunitas Tionghoa di Tangerang dan Batavia sudah ada setidak-tidaknya sejak 1407 NI.  Kitab itu menceritakan tentang mendaratnya rombongan pertama dari dataran Tiongkok yang dipimpin Tjen Tjie Lung alias Halung di muara Sungai Cisadane, yang sekarang berubah nama menjadi Teluk Naga. "Oleh karena itu, Tangerang tidak mungkin dapat dipisahkan dengan kebudaya Tionghoa-nya. Kebudayaan yang berkembang di sana sejak berabad-abad lalu." Maka tidak mengherankan jika wilayah Tangerang Raya (Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang) memiliki beberapa klenteng dan vihara tua yang bersejarah. 1. Klenteng Beon Hay Bio   Chinese New Year 270117 A post shared by Kemala D. Larasati (@k_larasati) onJan 27, 2017 at 9:46am PST Klenteng Boen Hay Bio yang terletak di Jl. Pasar Lama Serpong, Desa Cilenggang, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Berdasarkan informasi dari pengurus, Klenteng tertua di Serpong ini berdiri tahun 1694 atau sudah berusia tiga ratus tahun. Pada saat hari jadi Klenteng yang diperingati tanggal 24 bulan keenam penanggalan Cina, biasanya Klenteng dipadati pengunjung yang datang untuk berdoa. Selain itu untuk memeriahkan acara hari jadi, Klenteng Boen Hay Bio juga sering dimeriahkan dengan berbagai atraksi pertunjukan barongsai, gambang kromong, serta lenong. 2. Vihara Boen Tek Bio   #VIHARABOENTEKBIO #VIHARA #PASARLAMA #PEI76ETC A post shared by Sri Rezeki Tjandra (@tjansriki) onNov 26, 2016 at 6:56am PST Vihara Boen Tek Bio diperkirakan mulai dibuat pada akhir abad ke-17, hal tersebut berasalan dikarenakan ukiran kayu yang terdapat pada langit-langit dibuat awal tahun 1800. Vihara yang terletak di Jl. Bhakti No. 14, Pasar Lama, Kota Tangerang ini memiliki pengaruh besar pada perkembangan budaya Cina di Tangerang. Yang menasrik dari Vihara Boen Tek Bio adalah beberapa artfeak kuno yang dimiliki oleh Vihara, seperti: patung singa penjaga klenteng (Ciok-say), lonceng tua yang berasal dari tanah Tiongkok tahun 1835, tempat batang hio yang terbuat tahun 1805 dan juga tempat pembakaran yang berasal dari abad ke-19. 3. Vihara Boen San Bio   Vihara boen san bioπŸ™ note : viharaboensanbio atau Klenteng Boen San Bio dibangun oleh pedagang asal Tiongkok yang bernama Lim Tau Koen. Klenteng ini dibangun sebagai tempat untuk menempatkan patung Dewa Bumi (Kim Sin Khongco Hok Tek Tjeng Sin) yang dibawa pedagang tersebut dari Banten. Secara harfiah, “boen san bio” berarti kebajikan setinggi gunung. #viharaboensanbio #viharatangerang #vihara #viharadewikwanim #kelenteng A post shared by Enjoy Your LifeπŸ—½ (@travelmania7550) onOct 19, 2017 at 11:30pm PDT Vihara Boen San Bio atau yang dikenal juga sebagai Vihara Nimmala. Vihara yang berasitektur mewah ini dibuat tahun 1689. Vihara yang terletak di Jl. Pasar Baru, Kelurahan Kranjaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang ini digunakan sebagai tempat ibadah baik oleh penganut Kong Hu Chu, Taoisme dan Budha (Tri Dharma). Selain memiliki nilai sejarah, Vihara Boen San Bio juga terkenal dengan keindahan arsitekturnya. Di bagian atap terdapat patung sepasang burung fenghuang atau hong (phoenix) yang mengapit sebuah mutiara jagat, di bagian depan pengunjung disambut oleh megahnya patung dewa bumi yang dahulu dibawa Lim Tau Koen dari Banten dan banyak lagi oranamen-orname lain yang menjadi daya tarik lain untuk dikunjungi. 4. Klenteng Sampo Tay Jin   #temple #dragonandliondance #semarang #centraljava #sampotayjin #culturalfestival #2017 A post shared by Tio Januar (@januartio) onJul 23, 2017 at 6:55am PDT Tempat ibadah etnis Tionghoa yang terletak di salah satu Gang Jl. Otto Iskandardinata, Kota Tangerang ini bernama Klenteng Sampo Tay Jin. Konon keberadaan klenteng ini erat kaitannya dengan laksamana besar Cina yang memimpin pelayaran pada abad ke-15 dengan kekuatan 300 kapal, yaitu Laksamana Ceng Ho (Sampo Tay Jin). Meskipun bertolak belakang dengan fakta, bahwa Laksamana Ceng Ho adalah seorang muslim, di Klenteng Sampo Tay Jin terdapat altar utama yang menjadikan Laksamana Ceng Ho sebagai dewa utama Klenteng tersebut. Dan uniknya lagi, meskipun tidak memeluk agama Islam, pemuja Laksamana Ceng Ho juga tidak mengkonsumsi daging babi. 5. Klenteng Tjo Soe Kong   πŸ‘ΌπŸ‘ΌπŸ‘Ό . . . . . #temple #vihara #tjosoekong #tanjungkait #tangerang #indonesia #pray A post shared by Aldieka | #sydika #sydikastore (@sy.dika) onDec 10, 2016 at 8:02pm PST Terletak di pesisir utara Kabupaten Tangerang, terdapat bangunan bersejarah etnis Tioanghoa. M asyarakat sekitar klenteng percaya bahwa klenteng itu dibuat tahun 1792 atau berusia tiga abad. Klenteng tersebut bernama Tjo Soe Kong. Pada musibah tsunami akibat letusan Gunung Krakatau tahun 1883, Klenteng ini berhasil selamat meskioun terletak di bibir pantai. Klenteng yang berlokasi di Dusun Tanjung Anom, Desa Tanjung Kait, Mauk, Kabupaten Tangerang merupakan salah satu cagar budaya di Kabupaten Tangerang juga dikenal dengan nama Klenteng Tanjung Kait atau Klenteng Qing Shui Zhu Sui. Untuk memperingati tradisi Cina sekaligus menghibur masyarakat sekitar, Klenteng Tjo Soe Kong kerap menggelar event tahunan dengan berbagai pertunjukan, seperti: pertunjukan wayang Po Te Hi, Tari Naga, dan kesenian barongsai. Tertarik mengenal lebih jauh Klenteng dan Vihara tua bersejarah di Tangerang? Silakan ajak teman-teman kalian untuk menjelajahinya! (Sumber: Artikel-Foto Amieykha)
...more

Pacitan, Spot Liburan Juara yang Lo Wajib Cek!

TripTrus.Com - Bro, lo udah tau belum tentang Pacitan? Kota kecil di ujung barat daya Jawa Timur yang cakepnya tuh nggak main-main! Pacitan ini lokasinya dempetan sama Jawa Tengah dan punya banyak banget hidden gem yang bakal bikin lo lupa pulang. Pokoknya, tempat ini tuh pas banget buat lo yang lagi nyari tempat healing seru sama keluarga, gebetan, atau geng lo. Yuk, gue kasih list spot paling keren di Pacitan! 1. Pantai Srau Lo suka sunrise atau sunset? Di Pantai Srau, lo bisa dapet dua-duanya, bro! Pantai ini ada di Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, sekitar 25 km dari pusat kota Pacitan. Keunikan pantai ini tuh ada di tiga area berbeda: timur, tengah, dan barat. Kalau lo pengen nikmatin sunrise, area timur jawabannya. Tapi kalau lo lebih suka vibes sunset yang syahdu, lo wajib nongkrong di area barat. Di sini lo juga bisa camping sambil denger suara deburan ombak yang bikin pikiran auto fresh. Oh iya, pantainya nggak rame banget, jadi lo bisa nikmatin momen lo tanpa banyak gangguan. Jangan lupa bawa kamera, bro, karena spot di sini Instagramable banget! 2. Pantai Karang Bolong Nama pantainya aja udah menarik, kan? Nah, sesuai namanya, di sini lo bakal nemuin tebing karang gede yang tengahnya bolong, kayak pintu gerbang alami menuju laut lepas. Lokasinya ada di Desa Kendal, Kecamatan Sendang. Pantai ini cocok banget buat lo yang pengen menikmati suasana tenang jauh dari keramaian. Air lautnya jernih, dan anginnya sepoi-sepoi banget. Lo bisa duduk santai di atas batu karang sambil nikmatin pemandangan laut yang luas. Buat lo yang suka eksplor tempat anti-mainstream, Pantai Karang Bolong ini wajib masuk bucket list! 3. Pantai Kasap Kalau lo pengen vibes Raja Ampat tapi budget pas-pasan, lo nggak perlu jauh-jauh ke Papua, bro. Cukup ke Pantai Kasap di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku. Pantai ini punya air laut biru toska yang jernih banget, ditambah gugusan pulau-pulau kecil hijau yang cakep parah. Lo bisa naik ke bukit kecil di sekitar pantai buat dapet view dari atas yang lebih keren lagi. Selain itu, aktivitas kayak snorkeling atau main air juga seru banget di sini. Ombaknya nggak terlalu gede, jadi aman buat lo yang cuma mau santai-santai di pinggir pantai sambil nikmatin suasana. Pokoknya berasa kayak liburan di surga kecil, deh! [Baca juga : "Trenggalek, Hidden Gems Buat Lo Yang Mau Healing Maksimal!"] 4. Pantai Pidakan Bosan sama pantai yang isinya cuma pasir putih? Pantai Pidakan bakal kasih lo pengalaman yang beda. Di sini, 70% pantainya terdiri dari batuan alam dengan berbagai bentuk dan ukuran, sisanya baru pasir putih. Suasana di sini tenang banget, bro. Anginnya adem, cocok buat lo yang lagi pengen kabur dari hiruk-pikuk kota. Lokasinya ada di Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, sekitar 50 km dari pusat kota Pacitan. Di pantai ini, lo juga bisa ngumpulin batuan unik yang cantik buat koleksi atau sekadar foto-foto. Kalau lo suka suasana natural yang tenang dan nggak terlalu ramai, Pantai Pidakan adalah pilihan yang pas. 5. Pantai Soge Ini nih pantai yang super gampang diakses karena lokasinya ada persis di samping Jalur Lintas Selatan. Lo nggak perlu ribet-ribet jalan kaki jauh buat sampai ke sini, bro. Banyak yang bilang Pantai Soge ini mirip banget sama Great Ocean Road di Australia. Dari pinggir jalan aja, lo udah bisa dapet pemandangan yang estetik banget. Pantainya luas, dengan pasir putih yang bersih, ditambah air laut biru yang tenang. Lo juga bisa nikmatin suara ombak sambil duduk santai di bawah pohon kelapa. Kalau lo bawa drone, foto aerial di sini bakal keren banget. Cocok buat bikin konten yang nge-hits di media sosial! 6. Goa Gong Buat lo yang pengen eksplorasi selain pantai, Goa Gong ini jawabannya. Goa yang ada di Desa Bomo, Kecamatan Punung ini katanya sih goa tercantik di Asia Tenggara, bro! Dengan panjang 256 meter, lo bakal diajak masuk ke dunia bawah tanah yang penuh stalaktit dan stalakmit keren abis. Nggak cuma itu, pencahayaan lampu warna-warni di dalam goa bikin suasana jadi makin epik. Ada juga ornamen goa yang bisa ngeluarin bunyi mirip gong kalau dipukul, makanya dinamain Goa Gong. Lo wajib cobain pengalaman masuk ke sini, karena setiap sudut goanya tuh kayak galeri seni alami. Jangan lupa pake sepatu yang nyaman, ya, soalnya jalannya licin. 7. Sungai Maron       View this post on Instagram A post shared by Travelling Indonesia (@pejuangtrip) Ini dia, Amazon versi lokal yang bikin lo nggak nyangka ada di Pacitan! Sungai Maron ini ada di Desa Pringkuku, Kecamatan Maron, dan panjangnya sekitar 4,5 km. Lo bisa susurin sungai ini pake perahu dengan biaya sekitar 100-200 ribu. Selama perjalanan, lo bakal disuguhin pemandangan deretan pohon hijau yang rimbun di sepanjang sungai. Air sungainya jernih banget, sampai lo bisa liat dasar sungainya. Suasananya adem dan tenang, cocok banget buat refreshing. Kalau lo lagi beruntung, lo juga bisa lihat burung-burung liar yang terbang bebas di sekitar sungai. Rasanya kayak lagi petualangan di alam liar, bro! Jadi, lo masih mikir-mikir buat liburan ke Pacitan? Jangan deh! Langsung aja susun itinerary lo sekarang juga. Pacitan bakal ngasih lo pengalaman liburan yang nggak bakal lo lupain. Gaskeun, ajak orang-orang terdekat lo, dan rasain sendiri serunya "Balinya" Jawa Timur ini. Yuk, buruan ke Pacitan, bro! Lo pasti balik dengan cerita seru buat dibagiin! (Sumber Foto @_louispundiarta) 
...more

Kolam Susu di Perbatasan

Sekitar setengah jam dari Atambua, ibukota Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Desa Junelu, Kecamatan Kakuluk Mesak, terdapat sebuah kolam alami yang bernama Kolam Susuk. Kabarnya, kolam ini adalah yang menginspirasi grup legendaris Koes Plus untuk menciptakan lagu Kolam Susu. Lagu itu juga mengingatkan Timor Timur yang menyatakan integrasi dengan Republik Indonesia pada tahun 1975.Kata "Susuk" sebenarnya berarti sarang nyamuk. Selain karena memang di Kolam Susuk terdapat banyak nyamuk, nama itu didapat saat Raja Lifao dari Oecusse mengirimkan tujuh putrinya untuk membersihkan diri di kolam itu. Untuk menjaga agar para putrinya tetap waspada dan tidak tertidur di pinggiran kolam, sang raja mengirimkan nyamuk untuk mengganggu mereka jika tertidur. Kolam Susuk memang dipenuh dengan nyamuk. Ini pula yang menginspirasikan masyarakat setempat untuk memulai budidaya ikan bandeng dan udang. Ikan bandeng yang dipelihara di Kolam Susuk akan menjaga populasi nyamuk di kolam itu dengan memakan larva nyamuk. Sampai saat ini, di Kolam Susuk para pengunjung dapat menikmati ikan bandeng bakar yang baru ditangkap. Mungkin ini pula yang menginspirasi Koes Plus untuk bercerita tentang ikan dan udang yang datang menghampiri kail.Sebuah sekolah dasar (SD) bahkan dibangun di tepian kolam itu sebagai tanda mata dari Koes Plus. Sekolah itu dibangun agar para anak di wilayah Kecamatan Kakuluk Mesak dapat mengenyam pendidikan dasar. Kini, kolam yang terletak di atas bukit itu dikenal sebagai salah satu tujuan wisata masyarakat setempat pada tiap akhir pekan dan hari libur.Tapi Kakuluk Mesak tidak cuma punya Kolam Susuk saja. Tidak jauh dari Kolam Susuk, sekitar 3 kilometer, terdapat sebuah pelabuhan bernama Teluk Gurita. Teluk ini sejak zaman dahulu kala merupakan pelabuhan alam. Para pedagang dari berbagai negara menyandarkan kapalnya di teluk itu untuk mendapatkan cendana dan damar. Teluk ini juga mempunyai nama lain, yaitu Kuit Namon. Konon, ketika sebuah kapal pedagang Spanyol berlabuh di teluk itu, sebuah Kuit atau gurita raksasa melilit dan menenggelamkan kapal beserta awak kapalnya. Sampai saat ini reruntuhan kapal itu beserta isinya-yang telah menjadi fosil-masih dapat ditemukan di dasar Teluk Gurita. Pada masa Perang Dunia II, tentara Jepang menggunakan Teluk Namon sebagai pelabuhan untuk kepentingan perang. Ketika Jepang menyatakan menyerah dari tentara sekutu, semua peralatan perang Jepang dimusnahkan di Teluk Gurita. Di Teluk Gurita, wisatawan dapat memancing di sekitar teluk atau dari pinggiran pantainya. Bisa juga menggunakan perahu untuk memancing di Danau Konkas yang berhubungan dengan Teluk Gurita.Kabupaten Belu, yang berbatasan dengan Timor Leste ini juga punya beberapa destinasi wisata yang indah berupa tiga pantai, yaitu Pantai Pasir Putih yang terletak di jalur Atambua-Mota'ain (kota perbatasan dengan Timor Leste), Pantai Moladikin yang berada di Kecamatan Malaka Tengah-sekitar 80 kilometer dari Atambua-dengan pemandangan yang hijau dan sejuknya, dan Pantai Sukaer Laran dengan pasir putih serta air yang jernih dan ombak yang tenang. Photos courtesy of: commons.wikimedia.org, belouan.wordpress.com, picassa
...more

Nongkrong Seru di Danau Toba! Nikmatin Pinisi Kenzo, Wisata Unik dan Kekinian!

TripTrus.Com - Eh, udah pernah nge-danau Toba di Sumatera Utara, guys? Kalo udah ato belom, kayaknya kudu banget deh mampir ke spot wisata terkenal Indonesia ini. Gak cuma pesona alamnya yang bikin baper, sebentar lagi bakal ada pinisi wisata pertama di Danau Toba nih. Namanya Pinisi Kenzo, rencananya bakal operasi mulai Agustus 2023.       View this post on Instagram A post shared by Kenzo Toba 2 by Tora Toba Indah (@phinisitoba.kenzo2) Pak Sandiaga Salahuddin Uno, seneng banget dengan hadirnya Pinisi Kenzo ini, loh. "Jadi, ini bakal jadi pinisi pertama yang mangkal di kawasan wisata Danau Toba. Asyik kan, kaya live on board di beberapa tempat wisata lain," ungkap Sandiaga pas dia lagi tinjauin Ruang Terbuka Publik di Pantai Parapat. Sandiaga berharap Pinisi Kenzo ini bisa bawa rasa aman dan nyaman buat para wisatawan yang jalan-jalan di Danau Toba. "Demi keamanan dan kenyamanan para wisatawan, kita pastiin nih kalau Pinisi ini dibangun dengan bener pake kearifan lokal, ada ukiran khas Batak Toba dan ornamen yang melambangkan delapan kabupaten/kota," tambah Sandiaga. Kehadiran pinisi di Danau Toba yang dikelola profesional juga diharapkan bisa bantu capai target kunjungan wisman sebesar 8,5 juta. "Bayangin aja, nanti Pinisi Kenzo ini bisa buka paket wisata yang nginep di atas kapal. Pasti bakal ngeliat peluang usaha dan lapangan kerja tambahan banget, khususnya di sektor pariwisata. Lagian, tambah variasi transportasi ke Samosir dan pelabuhan lain yang udah dibangun pemerintah," jelas Sandiaga. Punya Anthony Sitorus, Pinisi Kenzo ini rencananya beroperasi mulai Agustus 2023. Buat kamu yang mau ikut, bisa coba paket wisata berkeliling Danau Toba dan bermalam di atas kapal ini. [Baca juga : "Museum Multatuli Rangkasbitung, Destinasi Wisata Sejarah Yang Keren Abis!"] Pinisi Kenzo punya fasilitas keren, ada 4 kamar tidur lengkap sama kamar mandi, ada juga 2 kamar mandi di luar. Plus, ada bar buat nyantai. Buat yang suka petualangan, di sini juga ada kegiatan kayak canoeing, paddling, sampe mancing ikan. "Dalam satu trip, Pinisi ini bisa bawa 11 wisatawan. Ada paket full day buat jalan pagi sampe sore, makan siang, dan snack, harganya 20 juta rupiah. Atau ada yang 2 hari 1 malam seharga 35 juta rupiah, udah termasuk sarapan, makan siang, makan malam, dan semua aktivitas yang seru abis," papar Anthony. Ngikutin acara Menparekraf, Jimmy Bernando juga ikutan dampingin dalam kesempatan itu. Wah, seru banget nih, makin banyak opsi buat nge-danau Toba dengan gaya yang beda. Jadi, siap-siap ajak temen-temen buat liburan yang gak bakal terlupakan di Danau Toba! (Sumber Foto @phinisitoba.kenzo2) 
...more

Pesona Kepulauan Togean

TRIPTRUS- Di tengah Teluk Tomini, Sulawesi Tengah, terhampar puluhan pulau indah yang membentuk gugus Kepulauan Togean. Pesona Kepulauan Togean tersebut membuat pemerintah menetapkan kawasan Togean sebagai taman nasional pada tahun 2004. Togean dikenal kaya akan keindahan alam bawah laut dan hamparan datarannya yang menakjubkan. Jika selama ini traveler dari seluruh dunia terpesona dengan keindahan Raja Ampat (Papua Barat) dan Derawan (Kalimantan Timur), kini mata dunia mulai menatap Togean sebagai destinasi wisata bahari yang mulai jadi favorit para pejalan -- baik dari mancanegara maupun domestik. Kepulauan Togean berada di bawah daerah administrasi Kabupaten Tojo Una-una dan merupakan bagian dari Taman Laut Kepulau Togean. Dari 66 pulau yang menjadi bagian dari rangkaiannya, Pulau Una-una, Batudaka, Togean, Talatakoh, Waleakodi dan Waleabahi merupakan beberapa pulau besar di Togean. Sebagian besar pulau di Togean memiliki suasana yang teduh akibat lebatnya pepohonan yang tumbuh. Ini disebabkan oleh aktivitas vulkanis yang dulu membentuk kepulauan ini. Hal ini juga membuat Togean jadi bagian dari coral triangle - yang meliputi wilayah Indonesia, Filipina, Malaysia, Papua Nugini, Jepang, dan Australia -- dengan keanekaragaman berupa empat terumbu karang: karang tepi, karang penghalang, karang tompok, dan karang cincin. Pasir putih yang mengkilat di pinggir pantainya menggoda para pejalan untuk berjemur dan bermain tanpa merasa bosan. Lalu bagi yang ingin menikmati keindahan alam bawah lautnya, beningnya air Togean dengan karang yang berwarna-warni membuat siapapun tak sabar ingin segera melompat masuk ke dalamnya. Jika selama ini orang hanya mengenal Danau Kakaban yang memiliki keunikan berupa ubur-ubur yang tidak menyengat, ternyata di Togean juga ada. Tepatnya di Pulau Togean, pulau terbesar kedua di kepulauan ini. Di Danau Mariona ini, kamu bisa berenang di antara ribuan ubur-ubur tanpa harus takut tersengat. Dan sama seperti Danau Kakaban, Mariona juga memiliki air yang asin. Danau ini tidak seperti Kakaban yang mudah ditemukan, untuk mencapainya ada baiknya menggunakan pemandu lokal.
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Dieng Plateau
01 - 03 May 2026
Open Trip Sebesi Krakatau
01 - 03 May 2026
Open Trip Dieng Plateau
08 - 10 May 2026
Open Trip Sebesi Krakatau
08 - 10 May 2026
×

...