shop-triptrus



Sasando, Alat Musik Berdawai Khas Pulau Rote

Alat musik yang satu ini konon sudah digunakan masyarakat di Rote, Nusa Tenggara Timur sejak abad ke-7. Inilah sasando, alat musik khas Pulau Rote yang sekilas mirip gitar. Sasando memiliki bagian utama berbentuk tabung panjang yang terbuat dari bambu. Pada bagian tengah alat musik berdawai ini berbentuk melingkar dari atas ke bawah. Dawai-dawai pada sasando direntangkan di tabung dari atas ke bawah yang sudah diberi ganjalan-ganjalan. Berdasarkan struktur nada, sasando dapat dibedakan menjadi dua jenis. Pertama, sasando gong dengan sistem nada pentatonik memiliki dua belas dawai. Sasando jenis ini biasanya hanya bisa digunakan untuk memainkan lagu-lagu tradisional masyarakat di Pulau Rote. Kedua adalah sasando biola. Sasando ini memiliki sistem nada diatonik dengan jumlah dawai mencapai 48 buah. Kelebihan dari sasando ini terletak pada jenis lagu yang bisa dimainkannya lebih bervariasi. Sasando ini diperkirakan mulai berkembang di akhir abad ke-18 dan berkembang di Kupang.    Sasando biasanya dimainkan untuk mengiringi lagu pada tarian tradisional masyarakat Nusa Tenggara Timur. Sejak tahun 1960-an, alat musik ini telah dimodifikasi menjadi sasando elektrik atas prakarsa seorang pakar permainan sasando di NTT bernama Edu Pah. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

4 Tempat Bersejarah di Kota Cilegon

TripTrus.Com - Pada tahun 1816 dibentuk Districh Cilegon atau Kewedanaan Cilegon oleh pemerintah Hindia Belanda dibawah Keresidenan Banten di Serang. Rakyat Cilegon ingin membebaskan diri dari penindasan penjajahan Belanda. Puncak perlawanan rakyat Cilegon kepada Kolonial Belanda yang dipimpin oleh KH. Wasyid yang dikenal dengan pemberontakan Geger Cilegon 1888 tepatnya pada tanggal 9 Juli 1888, mengilhami rakyat Cilegon yang ingin membebaskan diri dari penindasan penjajah dan melepaskan diri dari kelaparan akibat Tanam Paksa pada masa itu. Pada masa 1924, di Kewedanaan Cilegon telah ada perguruan pendidikan yang berbasis Islam yaitu perguruan Al-Khairiyah dan madrasah Al-Jauharotunnaqiyah Cibeber. Dari perguruan pendidikan tersebut melahirkan tokoh-tokoh pendidikan yang berbasis Islam di Cilegon. Pada masa kemerdekaan, dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia rakyat Cilegon telah menunjukan semangat juangnya. Jiwa patriotisme rakyat Cilegon dan Banten pada umumnya dizaman revolusi fisik mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 telah ditunjukan dan terkenal dengan Tentara Banten. 1. Rumah Dinas Walikota Cilegon       View this post on Instagram Rumdin walikota Cilegon.. Indah bukan. @pemkotcilegon @ilovecilegon @cilegoneksiss @halocilegon A post shared by ADI HARYADI (@adyvanhoutten93) onOct 25, 2018 at 10:38pm PDT Rumah dinas Walikota Cilegon terletak di Jl. Jenderal Ahmad Yani, Jombang Wetan, Kec. Cilegon, Kota Cilegon, Banten 42416, merupakan bekas gedung kawedanan, sebagai kantor Asisten Residen Gubbels, hingga kini bangunan berarsitektur Eropa ini masih terpelihara dengan baik. Bangunan ini menjadi saksi atas tragedi berdarah “Geger Cilegon” yang terjadi pada tahun 1888, dipimpin oleh KH. Wasyid. Rumah bergaya Eropa bercorak oud Holland atau Belanda Kuno ini menggunakan serambi yang disangga oleh tiang-tiang bergaya doria, sebuah gaya dengan bantalan di bagian atasnya berbentuk segi empat dan badan tiangnya dihiasi motif gerigi bertaut. Model bangunan rumah ini oleh V.I van de Wall disebut sebagai gaya echt Indisch atau gaya Hindia Belanda yang sebenarnya. Daun pintu dan jendela pada bangunan ini memiliki corak tersendiri berjenis jalousie window atau jendela yang disusun dari tumpukan kayu yang tertata rapi horizontal. Denah bangunan ini berbentuk empat persegi panjang, menghadap kearah timur. Didepan bangunan utama terdapat bangunan berbentuk joglo (semacam tempat pertemuan) dengan empat tiang utama ditengah dan sepuluh tiang kecil yang menopang atap bersusun dua. Bangunan utama terdapat 5 terap anak tangga dibagian muka.Bagian serambi bangunan ini ditopang oleh 6 buah pilar berbentuk persegi empat berwarna putih,dua buah pilar dikiri dan kanan berbentuk pilaster (tiang semu). Dinding serambi berdaun jendela terbuat dari kayu berjenis jalosie window. Atap bangunan berbentuk limasan dengan konstruksi kayu. Gentingnya terbuat dari tembikar berwarna coklat, yang kini sudah diganti dengan genting berglasir. Pintu masuk bagian depan berukuran besar (tinggi 3 meter) berjumlah 4 buah, keempatnya merupakan pintu rangkap, artinya memiliki dua lapis daun pintu. Daun pintu rangkap pertama terbuat dari bahan kayu dengan hiasan potongan kayu susun kebawah (jalosie) dan seperempat bagian berbentuk panil biasa, daun pintu rangkap kedua terbagi kedalam 4 bagian, 3 panil teratas diberi kaca, sebuah panil yang terletak dibawah berbentuk panil kayu biasa. Pada bagian belakang bangunan ini terdapat halaman yang luas dan bangunan tambahan berbentuk barak. Bangunan yang disebelah kanan diperuntukkan untuk kantor, dan yang disebelah kiri diperuntukkan untuk garasi. Dibagian selatan terdapat bangunan yang digunakan sebagai kantor. Bentuk bangunan ini bujur sangkar, atap bangunan bergaya joglo. 2. Stasiun Cilegon       View this post on Instagram Menunggu kereta terakhir.... #keretaapirangkasmerak #stasiuncilegon #poejalankaki #kotacilegon A post shared by Poe Saputra (@saputrapoe) onAug 3, 2018 at 4:56am PDT Stasiun Cilegon (CLG) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Jombang Wetan, Jombang, Cilegon. Stasiun yang terletak pada ketinggian +14 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Stasiun ini mulai dibuka pada tanggal 1 Desember 1899, dengan petak jalan Stasiun Serang-Stasiun Anyer Kidul sepanjang 27 km. Bangunannya terdiri dari dua buah ruangan: ruangan pertama adalah ruangan kontrol perjalanan kereta api dan ruang kepala stasiun, sedangkan ruang kedua merupakan loket dan administrasi. Bangunan stasiun ini merupakan salah satu dari lima bangunan cagar budaya yang ada di Kota Cilegon. 3. Stasiun Krenceng       View this post on Instagram Stasiun Kereta Api Kerenceng #shootonVIVOv9 #fotography #stasiunkrenceng #banten A post shared by @ dinioktvni__ onJul 8, 2018 at 8:38am PDT Stasiun Krenceng (KEN) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kebonsari, Citangkil, Cilegon. Stasiun yang terletak pada ketinggian +16,15 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Stasiun ini memiliki tiga jalur dengan jalur 1 sebagai sepur lurus. Stasiun kereta api Krenceng didirikan pada masa pemerintahan Kolonial Belanda, sekitar tahun 1896 oleh Staatspoorwegen (Perusahaan Kereta Api Negara). Stasiun kereta ini menjadi penghubung dan jalur yang cukup vital menuju Batavia, melalui Serang, Rangkasbitung, dan Serpong. Dahulu stasiun ini merupakan persimpangan menuju Anyer kidul lalu jalur ini ditutup pada tahun 1981 dan hanya digunakan hanya untuk kereta api babarandek (batu bara rangkaian pendek) tujuan Nambo dari Cigading. Hanya ada satu kereta api yang melayani penumpang di stasiun ini, yaitu KA Lokal Merak. [Baca juga : "3 Wisata Sejarah Di Tangerang Selatan"] 4. Rumah Maulana Hasanudin Rumah Maulana Hasanudin terletak di Jalan Umar nomor 175-A, Lingkungan Temu Putih, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon. Tipe rumah mewah pada zamannya itu bergaya oud indische stujl atau bergaya klasik Indis atau Hindia lama ini menggunakan serambi depan tinggi dan luas, sebelum 1974 masih digunakan sebagai tempat tinggal oleh Tuan Hanibal. Tetapi setahun berikutnya kosong tak berpenghuni sampai 1994. Kini rumah itu digunakan sebagai tempat pusat pendidikan anak sholeh Yayasan Maulana Hasanudin. Kawasan perkampungan ini berada di Jalan Kyai Haji Undulusi, Kampung Pekuncen, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Provinsi Banten. Kawasan ini merupakan permukiman kuno, hal ini terlihat dari beberapa bangunan rumah tradisional yang terdapat di sepanjang Jalan Kyai Haji Undulusi. Salah satu rumah kuna yang ada di kawasan ini adalah rumah tinggal Ibu Tuasmah. Rumah tinggal ini tepat berada di depan Masjid Agung Kampung Pekuncen, dimana di bagian selatan berbatasan dengan Jalan Kyai Haji Undulusi, di utara berbatasan dengan rumah penduduk, bagian barat dan timur juga berbatasan dengan rumah penduduk. Menurut keterangan Ibu Tuasmah (70 tahun), rumah ini merupakan peninggalan dari orang tuanya yang berprofesi sebagai petani dan pedagang. Rumah yang berukuran 12,60 m x 15,70 m tersebut, dibagi menjadi dua bagian dimana bagian barat ditempati oleh Ibu Tuasmah beserta keluarganya sedangkan bagian timur ditempati oleh Ibu Maadiah (adik ibu Tuasmah) beserta keluarganya. Bangunan ini disekat menggunakan pasangan bata berplester di bagian tengah, yang berfungsi sebagai pemisah antara rumah Ibu Tuasmah dan Ibu Maadiah. Ketebalan dinding penyekat bangunan tidak setebal dinding asli yang mempunyai ketebalan 26 cm. Dinding bangunan asli terbuat dari bata mentah dengan plesteran dari tanah dan kapur. Untuk mempermudah, selanjutnya bangunan ini akan disebut dengan rumah tinggal Ibu Tuasmah. Bangunan ini berdenah segi empat dengan atap berbentuk pelana dan penutup atap berupa genteng tanah liat. Semula, penutup atap bangunan ini berupa “welit” yaitu daun pohon kelapa yang dikeringkan. Bangunan lebih tinggi 60 cm dibandingkan permukaan tanah di sekitarnya. Bangunan mempunyai selasar (teritisan) di bagian depan (selatan) selebar 90 cm yang atapnya berbeda dengan atap bangunan inti, sehingga atap bagian depan terlihat bersusun dua. Atap teritisan tersebut ditopang oleh empat tiang kayu serta beberapa konsul kayu yang menempel di dinding bangunan. Selasar atau teras depan ini berfungsi sebagai ruang transisi antara lingkungan luar dengan rumah tinggal. Bagian ini bersifat profan atau terbuka. (Sumber: Artikel gpswisataindonesia.info Foto id.railfansid.wikia.com)
...more

Rekomendasi Wisata Yang Bisa Dikunjungi Selama Libur Lebaran Di Kota Medan

TripTrus.Com - Kota Medan menempati urutan keempat sebagai kota terbesar di Indonesia setelah DKI Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Selain itu, sebagai kota terbesar di luar Pulau Jawa dan di Pulau Sumatera, destinasi Kota Medan menjadi pilihan populer bagi pengunjung saat libur Lebaran, terutama untuk liburan keluarga. Berikut adalah beberapa tempat yang bisa dikunjungi bersama keluarga saat libur Lebaran di Kota Medan.       View this post on Instagram A post shared by Richie Kevin (@richie_kevin) 1. Istana Maimun Salah satu destinasi wisata yang terkenal di Kota Medan adalah Istana Maimun. Dalam situs Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, bangunan yang selesai dibangun pada tahun 1988 tersebut dikategorikan sebagai peninggalan Kerajaan Deli pada masa pemerintahan Sultan Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Struktur bangunan Istana Maimun menggabungkan unsur arsitektur dari Eropa, Persia, dan Indonesia. Sebaliknya, bangunan di Desa Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun, memiliki corak arsitektur Melayu dan Islami. Karena letaknya yang strategis dan mudah dijangkau, Istana Maimun hanya berjarak beberapa kilometer dari pusat Kota Medan. 2. Masjid Agung Al Mashun Wisatawan dapat mengunjungi tempat wisata religi seperti Masjid Agung Al Mashun yang terletak sekitar 1 km dari Istana Maimun. Menurut Jakarta Islamic Center, masjid ini dibangun pada tahun 1906 dan merupakan peninggalan Kesultanan Deli. Masjid ini berfungsi sebagai tempat ibadah sekaligus objek wisata budaya dan sejarah. Arsitektur Masjid Al Mashun menggabungkan unsur-unsur arsitektur dari Timur Tengah, India, dan Spanyol. Bangunan Masjid Agung Al Mashun memiliki bentuk segi delapan dan memiliki sayap di sisi selatan, timur, utara, dan barat. 3. Gereja Maria Annai Velangkanni Gereja Maria Annai Velangkanni merupakan tempat selanjutnya yang dapat dikunjungi untuk merasakan pengalaman religi dan budaya di Kota Medan. Gereja ini terkenal dengan bangunannya yang unik dan menyerupai candi. Menurut situs resminya, kata "graha" berarti rumah, pura, atau tempat suci. Bunda Maria dikenal sebagai Annai Velangkanni Arokia Matha di India. Gereja Maria Annai Velangkanni terletak di Jalan Sakura III 7-10, Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan. 4. Tjong A Fie Mansion Bagi pecinta budaya dan sejarah, perjalanan ke Tjong A Fie Mansion merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan saat berada di Kota Medan. Tjong A Fie, seorang pengusaha dan dermawan keturunan Tionghoa, terkenal karena membangun toko-toko di sepanjang Jalan Kesawan (kini Jalan Ahmad Yani) dan memberikan kontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi Kota Medan. Menurut informasi yang terdapat di situs resminya, gedung Tjong A Fie Mansion memiliki 35 kamar yang terletak di dua lantai. Bangunan yang berasal dari tahun 1895 ini telah dijadikan museum dan diakui sebagai bangunan bersejarah dan budaya yang penting. Fitur arsitekturnya mencakup pengaruh gaya Cina, Melayu, dan Art Deco. Tjong A Fie Mansion terletak di Kesawan, Kota Medan, di sebelah Jalan Ahmad Yani Nomor 105, dengan luas keseluruhan 8.000 meter persegi. 5. Mangrove Sicanang Ekowisata Mangrove Sicanang adalah salah satu objek wisata alam di Kota Medan yang terletak di Jalan Pulau Sicanang, Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Pengunjung dapat menjelajahi kawasan hutan bakau dari jembatan kayu. Menurut situs Dinas Pariwisata Kota Medan, Mangrove Sicanang menjadi salah satu destinasi wisata alam populer di Kota Medan selain berfungsi sebagai sarana pengaman pantai. Setelah menikmati pemandangan hutan bakau, pengunjung dapat menikmati makanan di Pondok Lesehan yang tersedia di lokasi. 6. Taman Cadika Pramuka Taman Cadika Pramuka adalah salah satu taman yang dapat dikunjungi oleh wisatawan di Kota Medan. Terletak di Jalan Karya Wisata, Kecamatan Johor, di kawasan Desa Pangkalan Masyhur, Kota Medan. Pengunjung dapat mengakses informasi dan beberapa lokasi foto Instagramable Taman Cadika Pramuka melalui website Pesona Indonesia. Taman ini memiliki danau buatan seluas 5.000 meter persegi yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Nama taman ini menunjukkan bahwa ada fasilitas perkemahan di sana, serta dilengkapi dengan fasilitas taman bermain, mushola, gazebo, dan kamar mandi. 7. Taman Avros Taman Avros merupakan salah satu ruang terbuka hijau di Kota Medan. Menurut situs Dinas Pariwisata Kota Medan, pengalaman unik dapat dirasakan oleh pengunjung yang menyusuri Sungai Deli di taman ini. Pengunjung dapat menikmati keindahan Kota Medan sambil berjalan-jalan di sepanjang Sungai Deli, dan menggunakan perahu panjang atau speed boat dengan akses pemandu wisata untuk melintasi sungai. Taman Avros juga dilengkapi dengan fasilitas flying fox, outbone, dan panahan. Awalnya, tempat rekreasi air ini dikenal dengan nama Taman Pendidikan Avros dan terletak di Jalan Avros, lingkungan Medan Polonia, Kota Medan. 8. Penangkaran Buaya Asam Kumbang Salah satu objek wisata khas Kota Medan yang terkenal. Menurut Tribun Medan, penangkaran buaya ini merupakan penangkaran buaya terbesar di Asia Tenggara. Tempat ini terletak di Jalan Bunga Raya II, di kawasan Asam Kumbang, Kecamatan Selayang, Kota Medan. Di lahan seluas 2 hektar, lebih dari 2.800 buaya ditempatkan di penangkaran ini. Ada dua jenis buaya yang dapat dilihat di sana, yaitu buaya muara dan buaya sinyulung. Menariknya, Penangkaran Buaya Asam Kumbang menampung buaya tertua yang berusia 60 tahun dengan panjang 5 hingga 6 meter. [Baca juga : "5 Destinasi Wisata Tasikmalaya Yang Cocok Untuk Dikunjungi Saat Liburan Lebaran Bersama Keluarga"] 9. Wisata Merci Themepark and Restaurant Merupakan taman hiburan populer di Kota Medan yang terletak di Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang. Dibutuhkan waktu sekitar 37 menit untuk menempuh jarak 13 kilometer menuju pusat Kota Medan. Wisata Merci Themepark and Restaurant memiliki semua fasilitas taman hiburan serta tempat wisata kuliner. Pengunjung dapat bersenang-senang di Waterpark di Taman Wisata Merci dan menikmati berbagai wahana selain permainan seluncuran air. Setelah puas bermain, pengunjung dapat menikmati keajaiban kuliner di restoran. Objek wisata ini juga menyediakan toko oleh-oleh dan suvenir. 10. Hairos Waterpark Terletak di Jalan Jamin Ginting Km. 14.5, Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Wisata ini adalah taman bermain air yang populer dan dapat dicapai dalam waktu sekitar 36 menit dengan menempuh jarak 15 kilometer ke pusat Kota Medan. Pengunjung dapat bersenang-senang dengan berbagai permainan air. Menurut informasi di situs resminya, wisata ini memiliki kolam renang dengan ombak buatan, kolam bermain anak-anak, dan wahana perosotan air. Selain itu, wisata ini juga menyediakan fasilitas restoran dan area parkir. Jadi, sudah siap untuk menentukan destinasi liburan lebaran tahun ini? Ayo, tunggu apalagi, atur jadwal dan selamat bersenang-senang! (Sumber Foto @alfiqqi_fiky) 
...more

Bersiap, Ini Daftar 5 Event Lari di 2018 yang Cocok Diikuti Traveler

TripTrus.Com - Kini hidup sehat dan bebas stres menjadi gaya hidup yang diimpi-impikan setiap orang. Sebagian orang ada yang mencapainya dengan rutin berolahraga, ada juga yang menempuhnya lewat meluangkan banyak waktu untuk traveling ke destinasi wisata eksotis. Namun, traveling sekaligus olahraga bukan tidak mungkin dikombinasikan. Banyak event lari yang menawarkan rute menarik untuk menggaet atlet maupun pelari amatir. Seperti di gunung, pantai, bahkan melewati desa-desa yang memiliki ciri khas budaya yang kental. Tertarik untuk mencoba? Berikut kumparanrangkum event lari di 2018 yang cocok buat kamu yang hobi traveling: 1. Cap Go Meh Run Singkawang 2018 – 25 Februari   Upload foto lari pertama di tahun 2018. #capgomehrun #singkawang #runvacation A post shared by Septyadi Pityanta (@pelaritua) onJan 11, 2018 at 6:30pm PST Diadakan di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, event lari ini ikut meramaikan perayaan Cap Go Meh setempat. Cap Go Meh sendiri merupakan tradisi etnis Tionghoa yang dirayakan pada hari ke-15 pada bulan pertama Imlek. Pelari akan melewati rute lari di Kota Seribu Klenteng yang makin unik dengan dekorasi perayaan Cap Go Meh. Tentunya tradisi Cap Go Meh di Singkawang telah berakulturasi dengan budaya lokal setempat. Cap Go Meh Run membuka kategori Kids Dash, 5K, dan 10K. 2. Goat Run Trail Running 2018 Series – 8 April dan 8 Juli    Its weekend, time to play! The Mountain is Calling! Have fun and stay safe outdoor GoatRunner Make sure you block your weekend calendar 7-8 April 2018. For more info visit www.goatrun.id #goatrun #goatrunguntur #trailrunningindonesia #trailrunning #mountain #trailrunner #trailraces #verticalkilometer #technical #weekendtrail A post shared by Goat Run (@goat_run) onJan 26, 2018 at 6:52pm PST Event ini mengklaim sebagai trail running race berseri pertama di Indonesia. Trail running adalah lari yang dilakukan di dataran menanjak atau disebut juga vertical running. Goat Trail Running mengajak pelari untuk menikmati rute berelevasi tinggi di lereng Gunung Guntur, Slamet, dan Lawu. Seri pertama dihelat pada 8 April 2018 di Gunung Guntur dengan kategori jarak 20K dan 35K. Seri kedua di Gunung Slamet pada 8 Juli 2018, sedangkan seri ketiga belum diumumkan tanggal pelaksanaannya. 3. Lawu Trail Run 2018 – 8 Juli   You must expect great things from yourself before you can do them -Michael Jordan-‎ . My first running event in 2016, its Half Marathon Lawu Trail Run . . . . . Capture by @n30x30 #nature #trailrunning #trailrun #trail #run #runner #running #worldrunners #lawurun2016 #ltr2016 #lawutrailrun #lawutrailrun2016 #tahura #mountainesia #mountainrunning #latepost #iphonesia #cncteamactive #vsco #marilari A post shared by NICKY S (@n_xie) onFeb 26, 2016 at 4:42am PST Sama halnya dengan Goat Run Trail Running, event ini juga menuntut kesiapan fisik yang matang dari pesertanya. Sebab, peserta akan lari lintas alam melewati medan yang beragam. Mulai dari bukit yang menanjak, jalan setapak, hingga melewati pedesaan di lereng Gunung Lawu, Surakarta. Lawu Trail Run menawarkan kategori jarak 15K dan 21K. 4. Ubud Run 2018 - 9 September   Finished not strong. 😜😤🏃🤣 #ubudrun #tanpapersiapan #finisher #20k A post shared by De Gadjah (Big Daddy) (@de_gadjah) onSep 9, 2017 at 9:19pm PDT Kapan lagi menikmati Ubud dengan sekumpulan pelari dari berbagai daerah di Indonesia? Pasti seru! Event lari ini akan mengajakmu melewati Desa Ubud yang asri, hijau, sekaligus kental dengan corak kebudayaan Bali. Di tengah rute, biasanya pelari akan disuguhi hiburan berupa pertunjukan tarian tradisional dari penari-penari cilik yang menggemaskan. Tapi, jangan terpukau lama-lama, kamu harus tetap melanjutkan larimu. Ubud Run 2018 menawarkan rute 5K, 10K, dan setengah maraton (21K). 5. Borobudur Marathon 2018 – 18 November   Nanya nih gaes... Jawab di komen ya... Kira2 kenapa menjelang finish line banyak muka2 girang? . Ada cheering zone🔸 banyak kamera🔸 itu meringis nahan pegel🔸 penderitaan segera berakhir🔸 banyak yg ngasi salam tempel🔸 pencitraan aja🔸 temen2 komunitas pada 'njemput'🔸 disemangatin mas2 random🔸 merasa ketipu, kirain finish uda deket padahal masi jauh🔸 kaki mati rasa🔸 udah halu🔸 ada yg nungguin d finish (petugas timing system, karena uda mau COT)🔸 "why i'm doing this?" face🔸 nasi padang! 🔸disfungsi otot muka🔸SOP dari kantor (ternyata customer service)🔸 inget dia🔸 akutu orangnya emang fun banget gitu🔸 banyak mas2 pake toa trus aku ga denger jelas dia ngomong apa, jadi aku senyum aja 🔸 👨"girang itu hanya untuk orang yg gak percaya diri!!" 👩 "trus?" 👨"dan sekarang aku sedang gak percaya diri" (Dilan ikut lomba lari) . Event: @borobudur.marathon A post shared by Iyan Molen (@pelarigalau) onJan 24, 2018 at 8:42pm PST Inilah event lari yang ditunggu-tunggu pelari dari seluruh Indonesia. Borobudur Marathon telah digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sejak 2015 dan diminati karena tema budaya yang diusungnya. Jangan dibayangkan peserta akan lari mengitari Candi Borobudur atau naik ke bagian candi. Rute lari akan diarahkan ke desa-desa sekitar Candi Borobudur. Di tengah rute kamu bisa menikmati pertunjukkan gamelan dan tari tradisional. Event ini menawarkan kategori 5K, 10K, 21K dan 42K. Tertarik untuk ikut serta? (Sumber: Artikel kumparan.com, Foto Grace C)
...more

5 Spot Keren Buat Nonton Satwa Liar di Indonesia

TripTrus.Com - Buat kamu yang suka ngintip binatang liar, Indonesia punya tempat-tempat keren buat ngeliatin mereka! Mulai dari komodo raksasa di Pulau Komodo sampe berenang bareng lumba-lumba di Pantai Lovina, Bali. Yuk, intip lima tempat seru di Indonesia buat nonton binatang liar! 1. Kadal Raksasa di Pulau Komodo Siapa yang gak kenal komodo? Kadal gede banget yang jadi predator tertinggi di lingkungannya ini mirip monster naga dari mitos-mitos dunia. Komodo cuma ada di Indonesia, tepatnya di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Beda sama di kebun binatang, di sini lo harus ditemenin naturalist guide atau pemandu. Mereka bikin perjalanan aman dan tahu trek yang dilewatin, plus kasih tahu spot-spot komodo keren buat dilihat. 2. Orangutan Liar di Bukit Lawang Trekking di hutan Bukit Lawang di Sumatera itu cara terkenal buat liat orangutan liar. Tiap tahun, ribuan turis datang ke desa kecil di perbatasan Taman Nasional Gunung Leuser buat lihat orangutan Sumatera dari dekat. Orangutan Bukit Lawang banyak yang bekas penangkaran, jadi perilakunya beda sama yang liar. Banyak pemandu yang biarin wisatawan kasih makan dan sentuh mereka, tapi kalau mau liat yang beneran liar, pakai pemandu ya. 3. Tarsius Mata Belo di Cagar Alam Tangkoko Cagar Alam Tangkoko di Gunung Tangkoko, Kabupaten Bitung, Sulawesi Utara, sekitar sejam dari Manado, terkenal banget. Tarsius, primata terkecil di dunia yang cuma seukuran kepalan tangan, cuma ada di Sulawesi. Mata mereka gede banget, lucu deh. Mereka cuma bisa dilihat malam hari karena hewan nokturnal. Penduduk setempat nyebut mereka Astangkasi. [Baca juga : "Festival Lamaholot Masuk Kharisma Event Nusantara 2024"] 4. Gajah terlatih di Way Kambas Pusat Pelatihan Gajah ini udah berdiri sejak tahun 1985. Tempatnya sekitar 9 km dari gerbang taman nasional Plang Ijo. Tujuannya buat lindungin gajah dan bikin hubungan yang saling menguntungkan buat gajah dan manusia. Di sini, lu bisa ngeliat gajah ngelakuin macem-macem tugas kayak bawa kayu atau bajak sawah. Selain itu, lu juga bisa liat mereka ngelakuin aktivitas khusus kayak main bola atau pertunjukan lainnya. 5. Renang bareng Lumba-lumba di Pantai Lovina       View this post on Instagram A post shared by Wina Amir (@winaamir17) Satu-satunya cara buat lu bisa renang bareng lumba-lumba di Bali itu dengan ikutan tur perahu dari Lovina, kota kecil di Pantai Utara Bali. Di Lovina, mereka manfaatin populasi lumba-lumba alaminya. Setiap pagi, puluhan perahu wisata berangkat buat liat lumba-lumba sama langit pagi yang keren abis. Gak cuma liat lumba-lumba dari atas air doang, penduduk lokal juga pasang ayunan di samping semua perahu nelayan yang bawa turis keluar. Dari ayunan itu, lu bisa masukin kepala ke air dan liat lumba-lumba berenang dan main. Jadi, buat kalian yang pengen ngalamin petualangan alam liar di Indonesia, jangan lupa mampir ke tempat-tempat keren ini. Dijamin, pengalaman ngeliatin binatang liar secara langsung bakal bikin liburanmu makin seru dan berkesan! Ayo, mulai rencanain petualanganmu sekarang juga!(Sumber Foto @rosmawati_ardyn) 
...more

5 Tempat Liburan Akhir Tahun Murah di Indonesia

TripTrus.Com - Menikmati liburan akhir tahun tidak selalu harus menghabiskan banyak uang kok! Bagi Anda yang berkantong tipis masih tetap bisa berlibur dengan budget yang minim. Buang jauh harapan untuk berwisata ke luar negeri, sebab jika Anda tidak merencanakannya sejak jauh-jauh hari serta baru mulai melakukan pemesanan tiket kereta atau pesawat dan reservasi hotel bulan ini, maka dijamin Anda hanya akan dikenai tarif yang sangat mahal. Nah, daripada jauh-jauh ke luar negeri, tak ada salahnya untuk menjelajahi pesona yang dimiliki oleh negara kita sendiri. Di Indonesia ada banyak sekali destinasi liburan yang murah dan cocok untuk menyambut tahun baru 2017. Di mana saja? Simak ulasannya berikut ini! Yogyakarta   #explorejogja photo today by @nicanorgarcia taken at Taman Sari Yogyakarta. A post shared by YOGYAKARTA (@explorejogja) onOct 19, 2017 at 3:26am PDT Anda semua pasti setuju jika Jogja adalah kota paling eksotis dengan beragam tradisi dan kebudayaannya. Untuk menikmati pesona di Yogya, Anda mungkin hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 400 ribuan saja untuk makan serta jalan-jalan 3 hari 2 malam. Namun tentunya budget itu di luar pengeluaran untuk transportasi dan juga akomodasi ya! Bila ingin murah, Anda bisa berburu promo tiket kereta api atau pesawat dan juga memesan hotel kelas melati liwat agen-agen travel online. Bila sudah sampai di Yogyakarta, Anda dapat menghabiskan waktu di pusat keramaian seperti kawasan Tugu Yogya, Jl. Malioboro, Titik 0 Km, hingga Alun-Alun Utara dan Kidul. Biasanya ada juga konser musik dan pesta kembang api di sana. Malang   #exploremalang photo today by @ady_april taken at Selorejo, Malang A post shared by MALANG (@exploremalang) onDec 5, 2017 at 3:24pm PST Malang adalah salah satu kota yang paling banyak dikunjungi di Provinsi Jawa Timur. Di sana ada beragam objek wisata menarik seperti Batu Night Spectacular, Jatim Park, Eco Green Park, dan masih banyak lagi. Selain itu fasilitas penginapan  kuliner, dan transportasi di Malang pun tarifnya begitu terjangkau di kantong. Bandung   Let @laderricks takes you to the journey of the most compelling and magical place of Kawah Putih. #explorebandung A post shared by BANDUNG (@explorebandung) onDec 4, 2017 at 7:11pm PST Bandung menjadi pilihan tempat terdekat bagi warga Ibu Kota yang ingin refreshing sejenak dari rutinitas. Ada banyak sekali destinasi yang bisa Anda kunjungi di Bandung mulai dari kawasan Puncak, Bukit Bintang, Tangkuban Perahu, Floating Market, dan lain-lain. Tak hanya itu, wisata kuliner di Bandung juga terkenal enak-enak! Bali   Looking to get close to Mt. Agung but not too close? 🙈. @sweetescapebali is a new resort outside the danger zone that offers beautiful views of the volcano in its intermediate area 😍. Drink wine from palm trees. Watch the volcano from the restaurant. Enjoy an outdoor cinema. Experience the REAL balinese culture. Contact ➡@sweetescapebali ⬅ for more info. A post shared by BALI (@explorebali) onDec 8, 2017 at 4:01am PST Pesona Pulau Dewata memang tak perlu dipertanyakan. Saat tahun baru, Bali tidak hanya dipenuhi oleh turis dalam negeri saja, tapi juga mancanegara. Bagi Anda yang berdana minim, setidaknya perlu menyediakan uang saku sekitar Rp 700 ribuan untuk melihat pesta kembang api di Ubud, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua, atau lainnya. Lombok   BNPB pastikan Bali tetap aman, walaupun Gunung Agung kembali terjadi erupsi. Namun, erupsi terjadi hanya sesaat, tidak terus menerus, dan volume abu vulkanik yang keluar dari kawah masih sangat sedikit. Lumpuhnya Bali akibat erupsi Gunung Agung mengungkap realita bahwa sektor pariwisata di Bali terganggu dan berimbas ke Lombok. Jadi bagi kalian yang sudah punya planning berakhir tahun di Lombok ga perlu khawatir karena aktivitas vulkanik Gunung Agung. Suasana Lombok tetap oke dan menyenangkan. Pelabuhan sudah normal, bandara pun demikian, penyebrangan dari Bali ke Gili juga sudah kembali normal. Isu-isu hoax yang beredar di media terkait dampak erupsi Gunung Agung di Lombok harus dilawan. Please share the truth. So, tidak ada alasan lagi untuk tidak berlibur ke Lombok. #lombokaman #baliaman The beautiful photo by @andreas_adventuring taken at Malimbu Hill. A post shared by Lombok (@explorelombok) onDec 11, 2017 at 3:28am PST Pulau Lombok memiliki keindahan yang tak kalah memukau dari Bali. Salah satu lokasi ang patut Anda kunjungi ketika libur tahun baru adalah Gili Trawangan. Di sana Anda bisa menikmati pemandangan pantai yang indah sembari diving atau snorkeling. Untuk sekadar atau belanja souvenir di sana memang terjangkau, namun yang cukup mahal adalah transportasi. Maklum saja, sebagian besar wilayah di sana tertutup oleh laut, jadi transportasinya pun cukup terbatas. Namun setidaknya Anda bakal terpuaskan oleh pemandangan indah saat sunset di sana. (Sumber: Artikel penginapan.net Foto pexel.com)
...more

Tiga "Kartini" Travel Writer dalam Dunia Perjalanan

TRIPTRUS - Sebelum Raden Ajeng Kartini berusia 20 tahun, kaum perempuan diberi kebebasan sebatas macak (merias diri), masak, dan manak (melahirkan). Para perempuan terkungkung dengan berdiam diri di rumah dan menyiapkan seluruh keperluan untuk suami dan anak-anaknya. Tetapi kini, perempuan dan laki-laki bisa bepergian sama jauhnya. Tidak tampak lagi batasan antara perempuan dan laki-laki soal perjalanan. Pun dengan travelling dengan berkeliling dunia. Emansipasi wanita pun telah melahirkan banyak travel writer yang menginspirasi para pecandu perjalanan untuk pergi lebih jauh. Menularkan semangat untuk melihat dunia lebih luas. Berikut Okezone rangkum tiga travel writer wanita yang selalu membagi pengalaman perjalanannya ke berbagai belahan dunia melalui buku:   Claudia Kaunang Perjalanan sepertinya telah mendarah daging pada perempuan kelahiran Jakarta ini. Claudia Kaunang memulai traveling pertamanya sejak bayi. Claudia menerbitkan buku pertamanya pada tahun 2009 yang berjudul Rp2 Juta Keliling Thailand, Malaysia & Singapura. Keinginannya menulis buku ini berangkat dari rasa ingin membagi pengalaman dan tips berlibur hemat pada traveller,terutama mereka yang senang bepergian dengan budget minim atau backpacker. Delapan buku lain ciptaannya adalah TraveLove, Rp2,5 Juta Keliling Jepang, Rp3 Juta Keliling Taiwan, Rp2 Juta Keliling Macau, Hong Kong & Shenzhen, Rp500 Ribu Keliling Singapura, 101 Travel Tips & Stories, dan Traveling is Possible (2015). (Sumber: bambangpurnomohp.blogspot.com) Melalui buku Traveling is Possible, ia ingin menularkan semangat travelling pada masyarakat. Dalam bukunya ini, ia menuliskan berbagai kalimat inspirasi untuktravelling. Bagi seorang Claudia Kaunang, travelling bukan hanya soal jalan-jalan, tetapi juga mendekatkan diri kepada Tuhan, belajar memahami karakter masyarakat di suatu negara, belajar lebih peka terhadap lingkungan dan berbagai aspek sosial lainnya.   Windy Ariestanty Windy adalah seorang travel writer yang telah menulis beberapa buku, termasuk Life Traveler (2011) dan Studying Abroad: Belajar Sambil Berpetualang di Negeri Orang (2007). Melalui bukunya, Windy berbagi pengalamannya saat travelling. Ia juga mendeskripsikan perjalanan dalam arti yang luas. Tentang menemukan rumah bagi batinnya, tentang menemukan teman dan saudara yang tidak memiliki ikatan darah. (Sumber: ganlob.com) Baginya, perjalanan adalah sebuah rumah yang sesungguhnya. Sehingga tidak membuatnya asing meski berada di tempat asing. “Because travelers never think that they are foreigners,” ujarnya.   Trinity Trinity mulai dikenal sejak menulis blog The Naked Traveler. Kemudian ia menulis buku dengan judul yang sama. Sejak saat itu, dirinya menjadi salah satu penulis buku travel terkenal di Indonesia. Bahkan, ia pernah mendapatkan penghargaan sebagai Manusia Inspirasional yang memberi Kontribusi bagi Dunia Pariwisata pada 2010 oleh sebuah majalah travel. Hingga saat ini, dirinya telah menelurkan delapan buku tentang perjalanan. Tak hanya melalui buku, perempuan kelahiran Sukabumi ini juga kerap membagi pengalaman liburannya melalui akun Twitter-nya, @trinitytraveler. (Sumber: kompas.com) Dalam urusan travelling, Trinity bukanlah orang yang senang menikmati perjalanan dengan fasilitas mewah. Ia justru lebih senang bepergian sendiri dengan memilih tempat-tempat terpencil yang menawarkan keindahan alam yang asri dan menenangkan. (Sumber: Artikel okezone.com Foto panduanwisata.id)
...more

Dua Masjid di Bogor Ini Sering Dikunjungi Wisatawan

TripTrus.Com - Wisata religi menjadi kegiatan yang sudah umum dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Kota-kota besar pun kerap menjadi tujuan dari wisata keagamaan tersebut. Seperti di Kota Bogor, wisatawan bisa berkunjung ke tempat wisata religi di Masjid Raya Bogor. Dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, lokasi rumah ibadah ini ada di Jalan Raya Pajajaran Nomor 10. Keberadaan Masjid Raya Bogor terbilang strategis sehingga pengunjung tidak akan kesulitan dalam mencari bangunan Islami tersebut. Jika dari pintu keluar Tol Jagorawi, maka Masjid Raya Bogor berada tempat di sampingnya. Tidak terlalu jauh dengan pusat Kota Bogor. Masjid Raya Bogor termasuk bangunan bersejarah karena rampung berdiri tahun 1979. Luas rumah ibadah umat Muslim di Kota Bogor ini sekitar 4.000 meter persegi. Gaya arsitektur masjid terlihat indah bersama ornamen bintang berbentuk segi delapan. Pengunjung bisa mengunjungi Masjid Raya Bogor kapan saja karena rumah ibadah satu ini selalu terbuka untuk para jamaah Muslim yang hendak beribadah. Bukan hanya itu, pungunjung juga dapat mencicipi beragam kuliner menarik di depan Masjid Raya Bogor.Selain Masjid Raya Bogor, wisatawan bisa juga mengunjungi rumah ibadah Masjid Agung Bogor. Masjid ini berlokasi di kawasan Pasar Anyar, tepatnya berada di Jalan Dewi Sartika Nomor 1A, Bogor. Berdasarkan sejarah, Masjid Agung Bogor berdiri di kawasan pasar dengan luas tanah mencapai 4.000 meter persegi dan luas bangunan 2.500 meter persegi.Masjid Agung Bogor ada di tengah keprihatinan para ulama Kota Bogor yang melihat lebih banyak berdiri gereja di banding masjid. Sehingga pada tahun 1990 berdirilah Masjid Agung Bogor ini. Tidak perlu heran dengan hiruk-pikuk di sekitar Masjid Agung Bogor, hal itu sudah menjadi pemandangan umum setiap hari. (Sumber: Artikel republika.co.id Foto lovelybogor.com)
...more

Mengungkap Daya Tarik Wisata di Lasem yang Caem

TripTrus.Com - Talk show tentang wisata di kawasan Pecinan Lasem, Rembang, Jawa Tengah, ternyata menarik perhatian pengunjung Astindo Fair 2017. Tentu saja, itu di luar potongan harga yang menjadi daya tarik utama travel fair tersebut. Apa yang istimewa dari wisata Lasem ini? Reporter dan fotografer Kompas.com, Wahyu Adityo Prodjo dan Garry, menceritakannya dengan gamblang caemnya (keindahan) Lasem pada talk show ini. "Kalau di Jakarta ada kawasan Pecinan Glodok, kalau di Rembang ada kawasan Pecinan Lasem. Lasem ini lebih luas dari segi wilayah dan budaya Tionghoa-nya daripada Pecinan Glodok," kata Wahyu memberi kata pembuka pada talk show yang diadakan di main stage JCC, Jumat (24/3/17). Sumber: Foto latitudes.nu Menurut Wahyu, banyak atraksi dan destinasi yang bisa dikunjungi di sana. Misalnya, wisata sejarah, wisata kuliner, hingga wisata religi misalnya klenteng Konfusianisme atau Konghucu dan Masjid Jami Lasem. "Arsitektur bangunan di sana masih banyak yang bergaya Tiongkok Selatan dan Tiongkok - Hindia. Kelenteng di Lasem juga berbeda dengan arsitektur bangunan klenteng di Glodok dan Cirebon, di Lasem tembok-temboknya lebih ramai dengan mural yang mengandung cerita masa lalu," ujar Wahyu. Bangunan klasik bergaya Tiongkok Selatan ini sangat unik dan bahkan instagramable untuk dijadikan latar foto. "Kalau yang suka fotografi, Lasem memberikan ruang bagi Anda untuk berkreasi dengan berbagai latar bangunan sejarah ataupun warga lokal di sana. Di Lasem, bangunan pos kamling pun terlihat 'wah' dengan arsitektur khas Tionghoa-nya," ujar Garry, seraya menujukkan hasil jepretannya di layar. "Patut diingat, kalau mau mengambil gambar biasakan izin terlebih dahulu kepada penjaga atau pemilik bangunan/kuil, karena ada salah satu bagian yang tidak boleh diambil gambarnya," saran dia. Lalu bagaimana mengenai transportasi, akomodasi dan kuliner di sana? "Lasem bisa dijangkau dari Semarang menggunakan bus. Jadi yang ingin ke Lasem, bisa melalui Semarang. Semarang bisa dilalui oleh pesawat terbang, bus dan kereta api dari kota-kota lainnya di Indonesia," ujar Wahyu. Lasem juga kaya dengan wisata kulinernya. Ada lontong tuyuhan sebagai makanan yang wajib dicoba. Dipadu dengan ayam kampung yang diolah rempah yang kaya, lontong tuyuhan bisa dinikmati dengan harga hanya Rp 10.000. "Coba juga durian khas Lasem yang rasanya manis-pahit. Harganya juga murah," kata dia Wahyu. Untuk akomodasi di Lasem, ungkap Wahyu, harga per harinya relatif terjangkau. Ada penginapan dengan biaya Rp 390.000, ada juga penginapan ala backpacker dengan biaya hanya Rp 50.000 per malamnya. Menurut dia, waktu terbaik untuk mengunjungi Lasem sebenarnya ketika perayaan Cap Go Meh. Namun, karena perayaan Cap Go Meh diadakan pada awal tahun, biasanya wisatawan yang berkunjung akan sedikit direpoti oleh hujan. "Dengan bujet Rp 500.000 sebenarnya sudah bisa kita berpetualang di Lasem selama 3 hari 2 malam. Harga tersebut sudah termasuk akomodasi, transportasi, wisata kuliner, bahkan untuk beli oleh-oleh," kata Wahyu lagi. "Untuk oleh-oleh, Anda bisa membeli batik tulis khas Lasem yang mempunyai corak dan pola yang unik," ujarnya. (Sumber: Artikel-Foto travel.kompas.com)
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...