shop-triptrus



Misteri Candi Sukuh

Di bagian barat lereng Gunung Lawu, tepatnya di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, sebuah bangunan bernama Candi Sukuh yang menyimpan misteri tersendiri. Sebagai salah satu dari beberapa candi yang terdapat di kaki Gunung Lawu, Candi Sukuh memiliki keunikan baik dalam hal bentuk bangunan dan relief serta patung-patung yang berada di sekitarnya. Di pertengahan abad ke-15, Kerajaan Majapahit mulai mengalami kemunduran, dengan masuknya agama Islam yang menyebabkan makin berkurangnya penganut agama Hindu di Jawa. Tapi di saat itu para penguasa Majapahit mendirikan Candi Sukuh di kaki Gunung Lawu, yang dianggap sebagai tempat sakral untuk memuja para arwah leluhur dan sebagai perlambang kesuburan. Maka tidak heran apabila di Candi Sukuh ditemukan banyak relief lingga dan yoni, perlambang alat kelamin pria dan wanita.Sir Thomas Raffles, penguasa Jawa pada masa itu, mengunjungi Candi Sukuh dan melihat kondisi candi itu dalam keadaan yang penuh kerusakan. Banyak patung yang dirusak, bahkan sebuah patung lingga berukuran besar pecah menjadi dua bagian. Raffles menyimpulkan bahwa perusakan ini dilakukan oleh para penganut agama Islam di abad 16, berdasarkan pola kerusakan yang sama di daerah-daerah yang menjadi titik penyebaran agama Islam.Berbeda dengan kebanyakan candi agama Hindu lainnya, Candi Sukuh tidak menghadap ke arah terbitnya matahari, melainkan menghadap ke arah barat. Selain itu, bentuk bangunannya juga berbeda. Bisa dibilang bahwa bangunan Candi Sukuh sekilas mirip dengan bangunan suku Maya di Amerika Selatan yang lebih mirip dengan piramid terpotong yang dikelilingi oleh monolit dan patung-patung besar. Bentuk bangunan Candi Sukuh lebih menyerupai trapesium dengan tiga teras bertingkat dengan satu anak tangga di bagian tengah sisi depan candi tersebut. Bentuk ini diperkirakan dibuat karena semakin berkurangnya pengaruh agama Hindu, yang menyebabkan pembuat candi kembali menggunakan desain dengan pola animisme.Saat memasuki Candi Sukuh, jelas terlihat relief yang menggambarkan hubungan badan dengan penggambaran lingga dan yoni. Tapi jangan berpikiran kotor dulu, TripTroops, bentuk-bentuk itu merupakan lambang untuk menghilangkan atau menyembuhkan segala kekotoran di dalam hati. Dahulu, di puncak Candi Sukuh terdapat sebuah patung lingga berukuran sekitar 1,8 meter. Patung ini kemudian dipindahkan untuk ditampilkan di Museum Nasional di Jakarta. Di sisi sayap utara gapura pintu masuk Candi Sukuh terdapat relief raksasa yang menggigit ekor ular. Relief ini merupakan lambang dari sengkalan memet (lambang tahun pembuatan) yaitu tahun 1359 Saka atau 1437 Masehi. Tahun itu dianggap sebagai tahun diselesaikannya pembuatan Candi Sukuh. Sementara itu, di sisi selatan terdapat relief raksasa memakan manusia, yang juga merupakan sangkalan memet dengan arti yang sama dengan gapura sisi utara.Selain bangunan candi, di Candi Sukuh juga dapat ditemui berbagai relief, seperti relief Bima yang menempa keris bersama Ganesha dan Arjuna. Lalu ada pula relief Dewi Kala yang berubah jadi raksasa yang ingin memangsa Sadewa yang berada dalam keadaan terikat. Selain itu, ada beberapa patung berbentuk garuda yang berukuran cukup besar, serta beberapa patung dengan bentuk pria yang sedang menggenggam (maaf) alat kelaminnya.Untuk mencapai Candi Sukuh, TripTroops bisa menggunakan jalur Solo, dengan menaiki bus jurusan Solo-Tawangmangu. Sebelum sampai di Terminal Tawangmangu, turunlah di Terminal Pandan dan menaiki bus atau angkot menuju Pertigaan Nglorog. Sesampai di sana, Candi Sukuh bisa dicapai dengan menaiki ojek - kendaraan satu-satunya yang menuju Candi Sukuh karena jalannya yang cukup terjal. Kalau TripTroops tidak biasa berjalan di jalur menanjak yang terjal, disarankan untuk menumpangi ojek. Dan dengan menambah sedikit biaya, ojek dapat diminta menunggu karena tidak ada kendaraan yang menunggu di Candi Sukuh. Untuk masuk ke Candi Sukuh juga tidak mahal. Ada sedikit biaya untuk membayar tiket yang harganya berbeda untuk pengunjung lokal dan pengunjung mancanegara.   Photos courtesy of: Wikipedia
...more

Museum Multatuli Rangkasbitung, Destinasi Wisata Sejarah yang Keren Abis!

TripTrus.Com - Museum Multatuli Rangkasbitung di Rangkasbitung, Lebak, Banten tuh museum keren banget buat belajar sejarah, juga tempat wisata sejarah yang gampang dijangkau, deket banget dari ibu kota, dan gratis tiket masuknya. Di museum ini ada 34 artefak asli atau replika yang bisa bikin kita kenal sama sejarah. Buat para wisatawan yang naik Kereta Api atau Commuterline, aksesnya gampang banget, lokasinya deket Stasiun Kereta Api Rangkasbitung, di Jalan RM. Nata Atmaja, Rangkasbitung, Lebak, Banten. Museum Multatuli itu tempat wisata yang keren banget buat sejarah. Ada beberapa hal menarik di bawah ini! Akses masuknya yang Instagramable, pas mau masuk Museum Multatuli, kita bisa foto-foto dengan pintu masuknya yang bisa diunggah di Instagram buat para wisatawan. Patung tokoh-tokoh roman Max Havelaar Multatuli, Saijah, dan Adinda, pas masuk kawasan museum, kita disambut sama patung Multatuli yang lagi baca buku. Di sampingnya ada rak buku juga. [Baca juga : "Cerita Awal Mula Pulau Pahawang, Dari Nokoda Sampai Jadi Desa Wisata Seru!"] Sementara itu, patung Saijah lagi berdiri tegak. Nah, Adinda lagi duduk di kursi panjang sambil lihat-lihat rak buku. Saijah dan Adinda itu dua tokoh yang ada di bab buku Max Havelaar. Patung-patung karya Dolorosa Sinaga itu dari tembaga. Pesan pendek dari Multatuli, pas masuk ruang museum, ada wajah Multatuli dari kaca sama kalimat "Tugas Manusia Adalah Menjadi Manusia" yang bakal menyambut kita. Sebelum masuk lebih jauh, Sejarah awal Belanda datang ke Indonesia, pas masuk ruang teater, kita bisa nonton video dan diorama kapal layar Eropa yang ceritain gimana Belanda kolonial datang ke Indonesia. Mereka datang lewat perdagangan rempah-rempah kayak cengkeh, pala, kopi, lada, dan kayu manis. Dari ruangan ini, kita bisa tau juga tentang tanam paksa di selatan Banten atau Cultuurstelsel yang lahir dari situ. (Sumber Foto @inderaisme91) 
...more

Menikmati Sagu dari Barat Sampai Ke Timur

TRIPTRUS - Indonesia sebagai salah satu negara produsen beras terbesar di dunia juga merupakan bangsa yang paling banyak mengonsumsi beras. Rata-rata orang Indonesia menghabiskan 135 kilogram (kg) beras dalam bentuk nasi per tahunnya. Angka ini jauh lebih besar dari Thailand yang rata-rata penduduknya menghabiskan 60-75 kg per tahunnya. Tapi ada beberapa daerah di Indonesia yang memiliki makanan pokok dalam bentuk lain.Salah satu makanan pokok di Indonesia adalah sagu. Makanan yang lebih sering terlihat dalam bentuk tepung ini memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi tapi memiliki kandungan lemak yang rendah, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena tidak cepat meningkatkan kadar glukosa di dalam darah. Makanan yang berasal dari pohon sagu ini pun ternyata berguna meningkatkan kekebalan tubuh karena dapat berfungsi sebagai prebiotik. Kadar serat yang tinggi dalam sagu juga cocok untuk yang sedang diet menurunkan berat badan, karena lebih cepat merasa kenyang saat memakan sagu.Di Indonesia, sagu diolah jadi berbagai macam makanan dan minuman , seperti cenil, ongol-ongol, cendol, Dan hal lain yang tidak banyak diketahui, sagu dinikmati oleh orang Indonesia mulai dari Aceh hingga ke Papua sebagai makanan pooko. TripTroops penasaran apa saja bagaimana cara menikmati sagu? Ayo lihat berbagai variasi menikmati hidangan khas sagu dari berbagai daerah di Indonesia.SimelueDi Kabupaten Simelue, Provinsi Aceh, Sagu biasanya dimakan seperti nasi. Sari pati sagu dimasak di dalam wajan tanpa minyak hingga berwarna kecoklatan. Sagu kering ini disantap dengan ikan bakar tanpa kuah saat masih panas. Meski rasanya tawar, tapi aroma wangi sagu yang dimasak akan membuatnya jadi sedap, apalagi jika ditambah sambal pedas dan ikan bakar yang baru dipanggang. Selain itu, ada beberapa masakan khas Simelue yang menggunakan sagu seperti Lompong Sagu, Sanggal Batouk, Martabak Tabbaha dan Tabbaha Longon.PalopoLangsung lompat ke Pulau Sulawesi. Di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, sagu dinikmati dalam bentuk makanan bernama Kapurung. Kapurung adalah sagu dicampur dengan sayur berkuah yang ditambahkan ikan, udang daging (ayam atau sapi) dan bumbu kacang tanah yang digiling kasar. Makanan khas masyarakat daerah Luwu juga dikenal dengan nama Pugalu. Berbeda dengan Papeda dari Maluku dan Papua atau Sinonggi dari Kendari, bubur sagu dalam Kapurung dibentuk bulat-bulat sedikit lebih besar dari bakso. Kapurung yang dinikmati saat masih panas dengan kuah berasa asam dari perasan jeruk purut dan potongan cabai adalah makanan favorit masyarakat Luwu untuk makan siang. KendariDi Kendari, Sulawesi Tenggara, Sagu diolah menjadi Sinonggi, makanan khas Suku Tolaki. Meski tampilannya hampir mirip dengan Papeda, cara menikmati Sinonggi sedikit berbeda. Sinonggi disantap dengan mencampurkan bubur sagu langsung dengan kuah ikan, sayur dan sambal dabu-dabu. Penikmat Sinonggi bisa melahapnya dengan sayur bening atau sayur santan. Ditambah pula dengan kuah ikan atau kuah daging yang dimasak tawooloho. Tawooloho berarti dimasak dengan daun belimbing asam. Nama sinonggi sendiri berasal dari kata Posonggi, yaitu bahasa Tokaki yang berarti alat mirip sumpit yang digunakan untuk mendulang sinonggi dari wadahnya. Untuk memindahkan sinonggi dari wadah ke dalam piring harus membuat buntalan sinonggi dengan menggunakan sumpit yang disediakan. Masyarakat Tolaki punya cara khas untuk menikmati sinonggi, yang disebut mosonggi, yaitu menyuap sinonggi dengan tangan, menyeruput kuah langsung dari piring atau mangkuk, sambil duduk di lantai. Enggak usah ja-im (jaga image) saat mosonggi, karena tradisi mosonggi biasa dilakukan pada saat makan bersama keluarga atau perayaan.Maluku dan PapuaDi Maluku dan Papua, Sagu merupakan makanan pokok karena dahulu beras sulit untuk ditemukan. Bubur sagu diberi nama papeda. Seperti Sinonggi, papeda juga diambil dari wadahnya menggunakan tongkat kayu mirip sumpit. Yang membuat papeda berbeda dari sinonggi adalah papeda biasanya dinikmati dengan kuah ikan dan tidak menggunakan daging. Ikan yang digunakan bisa berupa ikan tongkol, ikan gabus, kakap merah, bobara, hingga ikan kue. Papeda juga disertai dengan sayur ganemo yang terbuat dari daun melinjo muda dan bunga pepaya muda yang ditumis dengan tambahan cabai merah. Rasa kuah ikan yang asam dan segar bercampur sedikit rasa pahit dari bunga pepaya akan membuat pengalaman menikmati papeda jadi penuh dengan rasa yang berbeda.Photos courtesy of: Wikipedia
...more

6 Taman Makam Pahlawan yang bisa jadi tempat wisata alternatif buat ngerayain Kemerdekaan RI

TripTrus.Com - TMP alias Taman Makam Pahlawan, bukan sekadar tempat kuburan biasa lho. Ini tempat buat nguburin pahlawan kemerdekaan, pejuang, anggota militer, sama pejabat tinggi negara. Nggak cuma jadi tempat peristirahatan terakhir, TMP juga sering dipakai buat upacara penting kayak hari kemerdekaan atau peringatan hari bersejarah lainnya. Jadi, kalau lo pengen jalan-jalan dengan vibes yang beda pas hari kemerdekaan, mampir aja ke TMP buat inget-inget jasa para pahlawan yang udah berjuang buat negeri ini. Mantul banget kan? 1.  TMP Nasional Kalibata, Jl. Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan TMP Nasional Kalibata ini udah berdiri dari tahun 1953, terus diresmikan sama Presiden Soekarno pada 10 November 1954. Awalnya lokasi TMP ini di Ancol, tapi 121 pahlawan dipindahin ke Kalibata, dan jadi TMP Nasional sejak 10 November 1974 dengan persetujuan Presiden Soeharto. Pahlawan pertama yang dikubur di sini adalah Agus Salim, dan lokasinya deket pintu masuk. Di sini juga ada dinding yang berisi profil dan info singkat tentang pahlawan nasional serta pahlawan revolusi. Kalau lo ke sana, lo bakal lihat helm-helm sama lampu-lampu di setiap makam yang biasanya dinyalain deket-deket 17 Agustusan. TMP ini rutin dipakai buat upacara penghormatan dan peringatan nasional, kayak Hari Pahlawan pada 10 November atau 17 Agustus. 2. TMP Cikutra, Jl. Cikutra, Cibeunying, Bandung       View this post on Instagram A post shared by miftahudin mulfi 🇮🇩 (@miftahudin.mulfi) Awalnya tanah TMP Cikutra ini milik Odje, luasnya 13.670 meter persegi. Pemkot Bandung akhirnya barter tanah sama Odje, dan dibangun dari tahun 1958. Ada dua tugu yang menjulang tinggi sebagai ciri khas TMP ini, lengkap dengan nama-nama pahlawan serta monumen “Esa Hilang Dua Terbilang”. Di sini, ada tiga pahlawan nasional yang dimakamkan, yaitu Abdul Muis, Dr. Danudirja Setiabudi alias Ernest Douwes Dekker, dan Prof. Dr. Moestopo. Selain itu, ada enam pahlawan lain yang juga terkenal, kayak H. Niti Sumarintri, Ny. Emma Puradiredja, Ny. Ema Sumanegara, Sunarjo Gondokusumo, Domitian Aritohang, dan Lambret Palupessy. 3. TMP Kusuma Negara, Jl. Kusumanegara, Umbulharjo, Yogyakarta Tanggal 4 Juni 1964, TMP ini diresmikan sama Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Ada ribuan pejuang kemerdekaan RI yang dikubur di sini, termasuk 1.065 makam TNI AD, 156 makam TNI AU, 56 makam TNI AL, dan 79 makam lainnya. Sembilan warga sipil juga dimakamkan di sini, plus 131 makam pejuang yang identitasnya belum tercatat. Biasanya pas acara kenegaraan, sering ada tabur bunga, ziarah ke makam Jendral TNI, dan upacara bendera, apalagi waktu Hari Pahlawan. Jadi pilihan keren buat jalan-jalan bareng temen-temen atau keluarga sambil belajar sejarah perjuangan bangsa. 4. TMP Sepuluh November, Jl. Mayjen Sungkono, Surabaya TMP Sepuluh November di Surabaya ini punya kompleks pemakaman yang lengkap dengan perpustakaan, museum, dan taman bunga yang cantik. Di sini, lo bisa nemuin dua tokoh keren dari aksi heroik 10 November 1945, yaitu Dul Arnowo dan Haryo Kecik, yang jasadnya dimakamkan di sini. Ada juga prasasti yang nyebutin nama-nama pahlawan yang dimakamkan di kompleks pemakaman ini. [Baca juga : "Tradisi Unik 17 Agustus-an Di Berbagai Daerah Di Indonesia"] 5. TMP Giri Tunggal, Jl. Sriwijaya, Semarang “Giri Tunggal” itu artinya “Gunung Tunggal”, yang jadi simbol kebersamaan dan kesatuan dalam perjuangan. Salah satu pahlawan yang dimakamkan di sini adalah seorang uskup nasionalis, Mgr. A. Soegijapranata. Total ada 1.843 jenazah pahlawan yang dimakamkan di TMP Giri Tunggal. Banyak monumen keren di sini yang nunjukin semangat juang dan pengorbanan para pahlawan. 6. TMP Tanjung Karang, Jl. Teuku Umar, Bandar Lampung TMP Tanjung Karang diresmikan sama Presiden Soekarno pada tahun 1948, sementara tugu buat bendera diresmikan oleh Mantan Gubernur Lampung, Yasir Hadisubroto. Selain jadi tempat pemakaman, TMP ini juga bakal jadi spot wisata sejarah. Beberapa tokoh yang dimakamkan di sini antara lain Samaun Bakri, Mr. Gele Harun, Abdoel Moeloek, dan Raden Muhammad Mangundiprojo. Jadi, selain enam TMP di atas, masih banyak taman makam pahlawan lain di Indonesia yang bisa lo kunjungi buat napak tilas perjuangan pahlawan-pahlawan kita. Mantap, kan? (Sumber Foto @kemhanri) 
...more

Gili Islands Jadi Pilihan Cool Liburan 2024 Ala National Geographic!

TripTrus.Com - Bro, nih ada kabar seru buat rencana liburan lo di 2024! National Geographic baru aja nge-drop Rekomendasi Wisata Terpopuler buat tahun depan, dan salah satu destinasi yang keren banget adalah Gili Islands dari Indonesia, bro!       View this post on Instagram A post shared by Sharon Jia En (@jiaaaennnn__) Jadi, kan, udah masuk awal tahun 2024, liburan udah jadi omongan serius buat para traveler. Setelah sekian lama kena pandemi, pada nggak sabar pengen jalan-jalan ke tempat keren di dalam atau luar negeri. Tapi, nih, biar liburan lo bener-bener beda dan keren, penting banget pilih destinasi yang oke banget. National Geographic baru aja nge-release daftar destinasi liburan yang keren banget, supaya liburan lo nggak jadi yang 'biasa-biasa aja'. [Baca juga : "Rekomendasi Kuliner Legendaris 2024, Kisah 53 Tahun Persahabatan Dan Kelezatan Kuliner Di Bogor"] Dari 30 destinasi keren di The Cool List 2024, ada satu tempat yang bener-bener patut di-check, yaitu Gili Islands di Indonesia. Buat yang belum tau, Indo punya banyak destinasi keren, salah satunya tuh Gili Islands. Kepulauan ini kecil banget, di lepas pantai Lombok. Dan tau nggak? Pantainya tuh super indah, berpasir putih, airnya jernih abis. Nah, Gili Islands ini juga tempat asik buat snorkeling dan diving, bro! Jadi, bener-bener all-in-one package buat liburan yang nggak terlupakan! (Sumber Foto @mraflyrafiqi) 
...more

9 Tips Liburan Murah Dan Hemat Yang Bikin Hati Senang

TRIPTRUS - Liburan murah dan hemat, siapa yang tidak ingin mendapatkannya. Saat berbicara mengenai liburan, yang pertama muncul memang terkait dengan budget, dan biasanya perlu waktu cukup lama untuk bisa merealisasikannya. Liburan menjadi salah satu cara untuk menghilangkan stres dari rutinitas sehari-hari seperti bekerja. Tidak heran jika hampir semua orang terutama mereka yang memiliki kesibukan tinggi selalu menunggu datangnya momen liburan ini. Bahkan banyak dari mereka yang rela menghabiskan uang yang tidak sedikit atau sampai menguras uang tabungan hanya untuk berlibur.Namun nyatanya, kamu tetap bisa berlibur secara hemat dan tanpa harus menguras kantong. Terus, caranya gimana? Simak tipsnya berikut ini. 1. Cari info sebanyak-banyaknya Sebelum memutuskan untuk berkunjung ke suatu kota atau negara, pastikan kamu mencari tahu tentang destinasi wisata yang akan kamu datangi tersebut. Jangan sampai saat sudah tiba di sana, kamu bingung mau pergi kemana. Carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai tempat wisata dan makanan yang unik, terkenal dan benar-benar menjadi ciri khas dari kota atau negara tersebut. Jangan sampai kamu menyesal tidak mengunjungi tempat dan mencoba makanan yang benar-benar mewakili kota atau negara yang kamu kunjungi, hanya karena kurangnya informasi. Selain itu, jangan lupa pula untuk mengetahui harga tiket masuk ke tempat-tempat wisata dan pilihlah tempat wisata dengan harga tiket yang tidak terlalu mahal, bahkan gratis. Atau cari website yang menjual tiket masuk ke tempat hiburan dengan harga diskon. 2. Hindari berlibur pada musim liburan Sudah tidak menjadi rahasia lagi bahwa pada musim liburan pasti semua harga mulai dari harga tiket hingga harga tiket meningkat drastis. Oleh karena itu, pertimbangkanlah untuk berlibur pada masa low season, tentunya biaya yang kamu keluarkan pasti lebih kecil daripada berlibur saat high season. Selain itu, pada masa ini kamu juga bisa menikmati liburan dengan lebih menyenangkan karena suasana di kota atau negara tujuan kamu tidak akan terlalu terlalu ramai dengan wisatawan-wisatawan lainnya. Kamu akan lebih bebas masuk dan bermain ke tempat-tempat wisata, karena tidak dipenuhi banyak orang. 3. Update info terkait tiket promo Pastikan kamu tidak ketinggalan informasi terkait promo tiket atau penginapan. Sering-seringlah untuk mengecek website penjualan tiket ataupun hotel untuk mengetahui apakah mereka memberikan promo untuk destinasi yang ingin kamu tuju. Mencari tiket promo tidaklah terlalu sulit, karena saat ini banyak maskapai penerbangan yang sering memberikan diskon-diskon yang cukup menggiurkan, bahkan diskonnya bisa lebih dari 50%. Nah saat harga turun, segeralah memesan tiket tersebut. Biasanya tiket promo ini dijual untuk keberangkatan tahun berikutnya, jadi kamu masih memiliki banyak waktu untuk menabung. 4. Travelling bersama teman atau keluarga Pastinya liburan akan jauh lebih menyenangkan jika bersama teman-teman atau keluarga. Selain lebih ramai, dengan mengajak teman, kamu juga bisa lebih menghemat biaya hotel dan transportasi seperti menyewa mobil atau motor. Jika mengajak banyak teman atau keluarga, kamu bisa mengajak mereka untuk menyewa satu rumah atau apartemen yang biasanya dilengkapi dengan fasilitas dapur untuk memasak, pastinya akan menghemat pengeluaran kamu untuk membeli makan di luar. 5. Buat rencana perjalanan Agar liburan jadi terencana dan nantinya kamu tidak bingung akan pergi kemana saja, sebaiknya mulailah untuk membuat rencana perjalanan. Hari pertama kamu akan kemana, transportasi apa yang harus digunakan untuk sampai kesana dan berapa biaya yang kamu butuhkan untuk ke sana, berikut juga dengan hari-hari selanjutnya. Dengan menyusun rencana perjalanan, tentunya kamu juga akan menghemat waktu untuk hanya memikirkan akan pergi kemana. Setelah adanya rencana perjalanan, pastikan kamu mematuhi rencana yang kamu buat sendiri agar tidak mengacaukan liburan yang sudah direncanakan dengan matang. 6. Bangun koneksi yang luas Cara lain untuk merencanakan liburan hemat adalah dengan cara membangun jaringan pertemanan seluas-luasnya. Dengan teknologi internet seperti saat ini, tentunya kamu bisa mencari teman dari berbagai negara dengan mudah melalui media social seperti Facebook, Twitter dan Instagram. Carilah teman-teman dari berbagai kota bahkan negara, agar jika nantinya kamu ingin berlibur ke tempat kota atau negara mereka tinggal, kamu bisa menginap di rumah mereka dan meminta mereka untuk mengajak kamu berkeliling ke tempat-tempat wisata khas negara tersebut. Dengan begitu, kamu akan bisa sedikit berhemat untuk biaya penginapan dan transportasi. Tapi jangan lupa pula untuk membawa sedikit oleh-oleh khas dari tempat kamu untuk mereka, jangan pelit. 7. Memesan dari jauh-jauh hari Memesan tiket dari jauh-jauh hari sebelum keberangkatan merupakan salah satu cara untuk liburan tanpa harus menguras kantong. Pastinya harga tiket dan hotel pasti lebih mahal jika dibeli mendekati hari keberangkatan. Oleh karena itu, sebaiknya kamu memesan tiket dari jauh-jauh hari, misalkan setahun sebelumnya. Dengan begitu, kamu juga memiliki waktu yang lebih banyak untuk menabung, sehingga kamu mungkin bisa memiliki budget lebih untuk berbelanja di sana. Selain itu, lakukanlah pemesanan secara online, karena biasanya website-website tiket dan hotel lebih banyak memberikan promo jika pembelian dilakukan secara online. 8. Berpikirlah untuk jalan-jalan, bukan belanja Tidak bisa dipungkiri bahwa berlibur atau jalan-jalan selalu identik dengan belanja. Namun jika tidak ingin menguras kantong, sebaiknya kamu mengurungkan niat untuk berbelanja saat liburan. Momen liburan ini seharusnya kamu jadikan sebagai waktu untuk belajar mengenai hal-hal baru, misalnya budaya masyarakat di tempat yang akan kamu kunjungi. Jika ingin berbelanja pun, sebaiknya kamu berbelanja di hari terakhir liburan jika ternyata masih ada sisa dari budget liburan kamu. Jika berbelanja di hari-hari awal liburan, alhasil kamu harus mati-matian berhemat untuk bisa bertahan sebelum pulang. Berbelanja di hari terakhir pun tidak akan membuat kamu repot dengan bawaan yang terlalu banyak saat harus berpindah-pindah penginapan. Bagaimana Tips Liburan Murah Dan Hemat tadi, tertarik untuk mencoba tips-tips di atas untuk rencana liburan hemat kamu? Semoga liburan yang sudah kamu rencanakan bisa terealisasi dan jadi lebih menyenangkan. Selamat berlibur. (Sumber: Artikel baliseru.com)
...more

Rumah Kaki Seribu Khas Suku Arfak

Ternyata tidak hanya hewan yang berkaki seribu, rumah pun ada yang berkaki seribu. Inilah rumah adat khas suku Arfak, Papua Barat yang bernama Mod Aki Aksa atau Igkojei serta lebih dikenal dengan sebutan Rumah Kaki Seribu. Biasanya, rumah panggung mempunyai tiang pondasi yang hanya terdapat di bagian sisi pinggir rumah. Namun, berbeda dengan jenis rumah panggung lainnya, rumah ini memiliki tiang pondasi rumah yang tersebar di seluruh bagian bawah rumah dan menjadi tumpuan utama bangunan. Karena keunikannya inilah, maka rumah adat ini mendapat sebutan Rumah Kaki Seribu. Rumah Kaki Seribu mempunyai bentuk yang tidak jauh berbeda dengan rumah panggung pada umumnya. Atap rumah ini terbuat dari rumput ilalang dan lantainya dari anyaman rotan. Dindingnya cukup kuat karena terbuat dari kayu yang disusun horizontal-vertikal dan saling mengikat. Dengan tinggi rata-rata sekitar 4-5 meter dan luas kurang lebih 8x6 meter, rumah ini cukup besar dan nyaman untuk menjadi tempat tinggal. Tiang-tiang yang sangat banyak itu, mempunyai diameter 10 centimenter per tiangnya dan disusun dengan jarak kurang lebih 30 centimeter antar tiang. Kerapatan inilah yang menjadikan rumah ini unik dan terlihat berkaki banyak. Keunikan yang tidak kalah menariknya adalah, desain rumah yang hanya mempunyai 2 pintu tanpa ada pintu lain, bahkan jendela pun tidak ada. Seperti halnya desain tiang penyangga rumah yang banyak, keunikan ini pun dibuat bukannya tanpa maksud. Tingginya rumah, banyaknya tiang pondasi, dan desain yang relatif tertutup ternyata dimaksudkan untuk menghindarkan keluarga yang tinggal dari hewan buas dan udara dingin serta bencana alam seperti badai. Terlebih dari itu, kondisi masyarakat yang sering bertikai pun menjadi alasan bentuk Rumah Kaki Seribu yang tampak tidak lazim ini. Maksudnya adalah agar mereka yang tinggal di rumah ini tetap aman dari ancaman musuh dengan pengawasan yang mudah karena rumah berada di tempat tinggi dan hanya memiliki 2 pintu sebagai akses masuk dan keluar. Seiring berkembangnya modernisasi dan para transmigran dari propinsi lain yang banyak berdatangan ke Papua Barat, Rumah Kaki Seribu sudah sangat jarang ditemui di kota besar. Masyarakat yang masih menggunakan rumah unik ini adalah penduduk asli Arfak dan biasanya berada jauh di pedalaman, terutama di bagian tengah sekitar Pegunungan Arfak. Memang sulit menghindar dari modernisasi, namun tradisi Rumah Kaki Seribu layak dan harus dilestarikan. Hal ini penting karena tardisi ini memiliki nilai-nilai positif kehidupan yang baik untuk dipelajari oleh generasi masa depan kelak. Sumber: http://www.indonesiakaya.com
...more

Sensasi Menikmati Kopi dan Bermain Pokemon di Perkebunan Kopi

Apa kamu adalah termasuk yang sedang seru-serunya bermain Pokemon Go dan juga termasuk penikmat kopi? Ini saatnya kalian untuk bermain keluar hunting mereka di perkebunan kopi! Yap, main Pokemon Go sambil mengeksplor kebun kopi Indonesia memang hal yang cukup unik dan dapat kalian coba apalagi lebih seru jika dikerjakan bersama teman-teman. Hal ini bisa dikatakan bagaikan satu perjalanan baru bagi kalian. Merancang sebuah perjalanan baru yang pastinya mungkin tidak pernah kamu lakukan sebelumnya memang patut dicoba. Jika biasanya kalian traveling dengan dating ke suatu daerah dengan kegiatan mengunjungi destinasi-destinasi tertentu dan mencicipi kuliner khasnya, kali ini kamu memiliki satu misi yaitu berburu pokemon di kebun kopi Indonesia sambil menikmati lezatnya kopi khas daerah-daerah di Indonesia! Indonesia bisa dikatakan bagaikan penghasil kopi terbesar nomor empat di dunia dan di berbagai daerah di Indonesia ditemukan bermkacam sentra-sentra produksi kopi. Di Indonesia ada dua macam kopi yang paling famous yaitu kopi Arabika dan Kopi Robusta. Tiap kopi yang diproduksi setiap wilayah di Indonesia memang mempunyai cirri khasnya tersendiri. Nah, Untuk memuaskan animo kamu para pecinta kopi, tidak ada salahnya kamu merencanakan liburan ke wilayah yang mempunyai kubun kopi dengan hasil kopinya yang berkualitas dan karena sekarang sedang semaraknya permainan Pokemon Go, kalian bisa menemukan lebih banyak poke ball dan kumpulan pokemon-pokemonnya di kebun kopi Indonesia. Berikut ini adalah 7 daerah perkebunan kopi terbaik di Indonesia dan dapat juga menjadi tempat berburu pokemon. 1. Aceh (Sumber: lintasgayo.co) Pertama, kalian dapat melancong ke Aceh. Nah, di Aceh tersohor dengan Kopi Gayo-nya. Siapa hayo yang tidak kenal dengan kopi gayo? Kopi Gayo dihasilkan dan dikembangkan tepatnya di dikawasan Aceh. Di wilayah Aceh sendiri terdapat 3 kabupaten yang sangat terkenal dengan hasil Kopi Gayo-nya yaitu Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues. Karena Kopi Gayo dihasilkan dari daerah yang terdapat di dataran tinggi ini yang kemudian membuat Kopi Gayo memiliki aroma serta rasa yang sangat khas. Hal inilah yang membuat Kopi Gayo banyak sekali diekspor ke Negara-negara Eropa. Untuk kalian pemburu pokemon, barang kali saat kalian berkunjung ke sini sambil menikmati secangkir Kopi Gayo kalian bisa menemukan Dugtrio di sana. 2. SUMATERA UTARA (Sumber: kopi-sidikalang.blogspot.com) Turun sedikit dari Aceh, kamu bisa coba mendatangi Sumatera Utara. Selain tenar dengan Danau Toba dan makanannya yang sedap, Sumatera Utara juga tergolong ke dalam tempat penghasil kopi terbaik di Indonesia. Kopi Sidikalang, kopi yang kerap dikenal sebagai ikonnya Kopi Sumatera. Kopi ini sangat special karena diperoleh dari dataran tinggi vulkanis yang bertanah pegunungan yang berlimpah akan mineral. Nama kopi ini diambil dari sebuah nama dari kecamatan yang ada di Sumatera Utara yaitu Kabupaten Dairi. Karena kelezatan kopi ini yang sangat khas, tidak heran kopi Sidikalang pun sudah diakui bisa bersaing dengan kopi Brazil. Berburu pokemon di daerah ini? Bisa banget! Siapa tahu kalian banyak menemukan jenis pokemon yang kalian cari. 3. JEMBER(Sumber: kopi-jember.blogspot.com)  Ingin Mencoba kopi terenak yang berada di pulau Jawa? Berkunjunglah ke Jember. Di daerah ini terdapat kopi yang diolah dengan cara yang unik, namanya Kopi Arang. Sebelumnya kopi ini di proses dengan cara digosongkan, lalu sesudah kopi tersebut diseduh dengan air panas, seketika akan tercium layaknya aroma cabai dari kopi itu. Saat kalian menikmati secangkir Kopi Arang di sini, kamu juga dapat keliling perkebunan kopi di daerah sana, perkebunan adalah habitat yang cocok untuk Pikachu, sembari menyelam minum air, ini adalah waktu yang cocok untuk kamu berburu Pikachu! 4. TORAJA (Sumber: kopitoraja.co) Terbang ke Sulawesi Selatan, di sana terdapat komoditas kopi yang juga sudah mendunia yaitu Kopi Toraja. Uniknya Kopi Toraja ini terdapat dua macam yaitu Arabika dan Robusta. Kopi Toraja memiliki cita rasa yang sangat khas dengan adanya suatu percampuran dengan rasa tanah. Kandungan asamnya dari Kopi Toraja pun bisa dikatakan rendah. Jika bermacam jenis kopi akan meninggalkan rasa pahit yang agak lama di mulut jika meminumnya, justru Kopi Toraja tidak, rasa pahitnya seketika akan langsung hilang. Setelah menyecap nikmatnya Kopi Toraja waktunya kembali berburu pokemon. Eits, tapi coba cari dulu poke ball di sini untuk menambah amunisi kalian saat menangkap pokemon nanti. 5. BALI(Sumber: balebengong.net) Siapa yang tak kenal Bali? Wilayah Bali pun tidak lewat dari tempat terbaik penghasil kopi di Indonesia. Bangli, Bali, menjadi daerah yang menghasilkan Kopi Kintamani yang terkenal itu. Kopi Kintamani ini didapatkan dari sebuah kebun di Bangli yang memakai sistem pengairan subak atau bisa dikenal dengan sistem irigasi yang membikin Kopi Kintamani ini mempunyai cita rasa serta aroma yang lembut juga manis. Santai di pesisir pantai sambil menyeruput secangkir Kopi Kintamani siap menemani kalian berburu pokemon! 6. NUSA TENGGARA TIMUR(Sumber: kopitravel.blogspot.co.id) Tidak hanya pemandangan pesisir pantainya aja yang bisa kalian nikmati di sini. Bagi kalian pecinta kopi, daerah yang satu ini pun harus kalian masukkan ke dalam list destinasi traveling. Kenapa? Karena di sini surganya dari Kopi Flores. Yap, kopi yang dinikmati oleh market di Amerika ini sudah tidak dapat diremehkan lagi kelezatannya. Kopi Flores ini dihasilkan dari kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur dengan bijinya yang besar, warna yang berkilau, serta aroma cokelatnya yang sangat kuat dapat memanjakan rasa yang wah di lidah dengan tingkat keasamannya yang tinggi. Dengan lezatnya Kopi Flores yang khas, bisa menambah semangat kalian mencari pokemon jika kalian sedang berkunjung ke sana, tidak ada yang tahu kan, bisa saja kalian bertemu Meowth! 7. PAPUA(Sumber: organik.arabika.biz) Di lembah pegunungan Jaya Wijaya Papua ada sebuah kota kecil bernama Wamena sebagai penghasil kopi enak yaitu Kopi Wamena. Yang menarik dari kopi arabika yang tumbuh di sekitar Lembah Baliem ini adalah ditanam tanpa menggunakan pupuk kimia dan diolah dengan organic dan tradisional. Tapi jangan salah, walaupun diolah secara tradisional, rasa yang dihasilkan sangat berkualitas. Sudah mencicipi lezatnya Kopi Wamena, siap-siap lanjut berburu pokemon, ya! Semoga kalian beruntung menemukan Moltres atau pokemon legendaris lainnya di sini!Nah, itulah beberapa tempat penghasil kopi terbaik yang ada di Indonesia dan juga bisa jadi lokasi liburan baru kamu untuk mencari dan menemukan para pokemon. Tidak ada salahnya kan sembari melihat keindahan daerahnya, minum kopinya juga, dan dapat menemukan pokemon favorit kalian. (Sumber: Artikel/Foto hellomalangku.com)
...more

Labuan Bajo, Tempat Keren Di Ujung Indonesia

TripTrus.Com - Labuan Bajo, bener-bener tuh surga tersembunyi di timur Indonesia. Desanya ada di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Nah, dia bersebelahan sama Nusa Tenggara Barat dan dipisahin sama Selat Sape. Gini nih, Labuan Bajo itu salah satu dari lima Destinasi Super Prioritas yang lagi dikembangin di Indo. Jadi, ini tempatnya buat masuk ke Taman Nasional Komodo yang punya pemandangan alam keren dan hewan-hewan prasejarah terkenal. Mulai dari komodo yang jadi ikon di Pulau Rinca dan Pulau Komodo, pulau-pulau eksotis, keragaman hayati di bawah laut, sampai pantai yang bikin mata terpukau, semuanya bisa loe dapetin pas loe mampir ke Labuan Bajo.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Hendra Bangkit Pramana🇮🇩 (@hendraar) Gak cuma itu, nonton langit senja juga bisa jadi pilihan yang asik di Labuan Bajo. Spot paling oke buat nangkep senja ada deket Bandara Internasional Komodo. Loe bisa milih Bukit Cinta, Puncak Amelia, atau Puncak Silvia buat nyetel sunset yang bikin hati adem. Oh ya, ada juga Gua Rangko yang kaya oasis, punya kolam air asin yang berasa nyegerin banget. Kalo loe doyan petualangan, coba trekking sebentar ke Air Terjun Cunca Wulang. Atau, pengalaman unik lainnya tuh live-on-board, di mana loe bisa tidur di kapal pinisi selama beberapa hari sambil jalan-jalan ke pulau-pulau cantik, dan kalau loe mau, bisa nyelam buat liat keindahan bawah laut Labuan Bajo yang luar biasa. Labuan Bajo sama Taman Nasional Komodo tuh kayak dua dunia yang gak bisa dipisahin. Mereka saling nyatu gitu, jadi kalo loe ada di Labuan Bajo, wajib nih mampir ke Taman Nasional Komodo. Caranya gampang, bisa naik feri atau kapal cepat, banyak pilihan dari pagi sampe sore. Taman Nasional Komodo yang udah masuk Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1991 ini punya pulau-pulau keren, kayak Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Padar, dan beberapa pulau lainnya. Komodo, yang sebenernya kadal gede banget, pertama kali dibahas di jurnal ilmiah tahun 1912. Jadi, dari situ, Labuan Bajo mulai dikenal di mata dunia karena banyak turis dan ilmuwan yang dateng buat liat langsung komodo alias ora, panggilan lokal buat makhluk itu. Di Taman Nasional Komodo, loe bakal dikasih tontonan keren, salah satunya foto bareng komodo. Luar biasa banget kan, bisa foto sama binatang langka yang cuma ada di Indonesia. Selain komodo, pemandangan di taman nasional ini juga keren abis. Bagi loe yang suka foto, wajib banget masukin beberapa spot di sini ke list tempat buat berfoto. Ada Pulau Padar yang punya bukit-bukit unik dan laut biru di belakangnya. Pulau Kelor juga enggak kalah bagus, pemandangan pulau dan laut biru jernih dari puncaknya itu bener-bener bikin terpana. Jangan lupa juga Pantai Pink, atau yang orang lokal panggil Pantai Merah. Tau gak, warna merah di pantai ini berasal dari hewan mikroskopis dan pecahan batu karang merah di sekitar pantainya. Kalo loe mau bawa oleh-oleh dari Labuan Bajo, ada beberapa suvenir khas yang wajib banget diambil, salah satunya kain songke khas Tanah Manggarai. Kain ini biasanya hitam dengan motif warna-warni. Motifnya juga banyak macemnya, loh! Ada motif Ranggong (laba-laba) yang simbolnya kejujuran dan kerja keras. Trus, Wela Kawu (bunga kapuk) yang artinya keterkaitan manusia sama alam sekitar. Wela Runu (bunga runu) melambangkan orang Manggarai yang kecil tapi jadi sumber keindahan. Ntala (bintang) yang berarti harapan dan doa baik. Terus ada Ju'i (garis-garis batas) yang filosofinya, semua punya batas. [Baca juga : "15 Tempat Instagrammable Di Bali Yang Harus Banget Dikunjungi!"] Kalo loe mau beli kain songke, bisa cek di pusat oleh-oleh depan Bandara Internasional Komodo. Jangan lupa juga cobain kuliner khas Labuan Bajo. Ada yang bisa bikin lidah bergoyang nih, seperti kopi manggarai yang terkenal dengan rasa pahit yang unik, roti kompiang yang terbuat dari terigu dengan taburan wijen di atasnya, atau camilan dari tepung beras dan kelapa parut yang namanya rebok. Labuan Bajo bisa dijangkau lewat darat, laut, atau udara. Keindahan Pulau Komodo dengan keberagaman budaya lokal dan pulau-pulau cantik di sekitarnya bikin Labuan Bajo jadi tempat wisata yang banget diminati. 1. Jalur Udara Kalo loe mau terbang, Transnusa Airlines punya penerbangan langsung ke Labuan Bajo dari beberapa kota di Indonesia, kayak Makassar, Semarang, Balikpapan, Kupang, dan Mataram. Kalo loe dari Jakarta, Batik Air dan Citilink juga punya penerbangan ke Labuan Bajo. Waktu tempuh dari Jakarta ke Labuan Bajo sekitar empat jam. Lainnya, loe bisa terbang ke Labuan Bajo dari Bandara Gewayantana di Flores, Bandara Frans Sales Lega di Ruteng, atau Bandara H. Hasan Aroeboesman di Ende. Cek jadwal penerbangan di situs web maskapai, ya! 2. Jalur Darat Road trip ke Labuan Bajo via Flores juga seru, Sob! Rutenya bisa dari Flores, Bajawa, Ruteng, Nancar, sampe Labuan Bajo. Atau dari Flores, ke Riung, Wera, Ruteng, Nancar, dan Mboera sebelum nyampe di Labuan Bajo. Perjalanan darat ini bisa makan waktu sampe 12 jam. Alternatif lain, loe bisa naik bus dari Bali ke Mataram, Lombok. Dari sana, loe bisa lanjut ke Bima di Sumbawa, terus melanjutkan perjalanan ke Sape. Nah, dari Sape, loe bisa naik kapal feri ke Labuan Bajo. 3.    Jalur Laut Kalo loe pengen ngejar perjalanan laut, loe bisa naik kapal Leuser dari PELNI yang berangkat dari Makassar, Sulawesi Selatan, atau kapal PELNI KM Binaiya yang berangkat dari Denpasar (Benoa) ke Labuan Bajo. Cek jadwal kapalnya di www.pelni.co.id. Nah, itu dia yang perlu loe tau tentang Labuan Bajo. Selain bisa nyoba serunya Labuan Bajo, loe juga bisa abadikan momen-momen kece dari sana pake gawai atau kamera loe. Enjoy your trip, Bro! (Sumber Foto @pranayoga) 
...more

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...