shop-triptrus

Tradisi Dandangan 2025


When
: 19 - 28 Feb 2025
Location
: Kab. Kudus, Jawa Tengah
Short URL
: http://triptr.us/nOO9

TripTrus.Com - Lo tahu gak? Dandangan itu tradisi lama di Kudus yang masih hype sampai sekarang! Asalnya dari bunyi bedug Masjid Menara Kudus yang berbunyi "Dhang! Dhang!" buat tandain awal puasa. Bedug pertama dipukul biar rame kumpul, terus bedug kedua abis Isya jadi tanda resmi Ramadan dimulai. Dulu sih Sunan Kudus yang ngumumin langsung tanggal 1 Ramadan, sambil mukul bedug dua kali. Keren, kan?

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Syafrizal Ilyas (@ilyas_adr)

Sekarang, Dandangan gak cuma soal spiritual, tapi juga jadi pasar malam penuh vibe seru! Lo bisa jajan, belanja kebutuhan Ramadan, sampai nyari camilan hits. Acara tahunan ini dijadwalin dari 19–28 Februari 2025, dan bakal ada 450 lapak pedagang yang bakal ngisi area sepanjang Jalan Sunan Kudus sampe perempatan Jember. Pedagang lokal diprioritasin biar bisa ngenalin produk mereka ke lebih banyak orang.

Imam Prayitno, Kepala Bidang PKL Dinas Perdagangan Kudus, bilang pendaftaran lapak udah ditutup sejak 16 Januari 2025. Total ada 173 lapak di Kaligelis ke barat, dan 277 lapak dari Jembatan ke timur sampe alun-alun. Semua udah disusun rapi biar pengunjung dan pedagang sama-sama nyaman. "Ini gak sekadar tradisi, tapi juga boost ekonomi lokal," kata Imam.

Lo juga perlu tahu, Dandangan udah ada sejak abad ke-14 lho! Sunan Kudus make cara dakwah yang chill dan relatable banget buat nyebarin Islam. Bahkan, komunitas Tionghoa, Hindu, dan berbagai etnis lainnya juga ikut gabung buat jualan. Respect banget, kan? Dandangan jadi ajang multikultural dan saling menguntungkan.

[Baca juga : "Tradisi Unggahan Bonokeling 2025"]

Bazar Dandangan gak sekadar jualan barang biasa. Ini cara buat stabilin harga kebutuhan pokok jelang Ramadan. Jadi, masyarakat bisa fokus ibadah tanpa mikirin harga yang gak jelas. Filosofi Gusjigang—bagus, pinter ngaji, dan jago dagang—juga diajarin di sini. Kombinasi spiritualitas dan ekonomi jadi lebih balance.

Yang bikin tradisi ini makin spesial, Kudus tuh kota toleransi tinggi. Islam yang diajarkan di sini itu damai, ramah, dan terbuka sama perbedaan. Lo bisa lihat sendiri gimana semua latar belakang etnis dan agama berbaur dalam satu event besar ini.

Di era modernisasi sekarang, Dandangan tetep jadi ikon budaya yang harus dijaga. Gak cuma simbol agama, tapi juga refleksi sosial yang harmonis dan membawa manfaat buat semua pihak. Dandangan ngajarin kita bahwa hidup itu soal keseimbangan antara ibadah, sosial, dan ekonomi. Sunan Kudus bener-bener visioner dalam ngajarin harmoni dalam keberagaman.

So, yuk bareng-bareng lestarikan Dandangan! Tetap vibe seru, tetap berakar pada budaya, dan bikin hidup lebih meaningful. 🎉 (Sumber Foto: @tourism.kuduskab.go.id)

   

Other Event

Sep/26 | Sandeq Silumba 2026

TripTrus.Com - Gue kasih tau nih, buat lo yang ngaku pecinta budaya sekaligus traveler sejati, ada satu event keren banget di Sulawesi Barat yang haram hukumnya buat dilewatin. Namanya Sandeq Silumba, festival kapal layar tradisional terpanjang di Indonesia yang bakal digelar pas tanggal 26 sampai 27 September 2026 nanti. Nggak tanggung-tanggung, ajang bergengsi ini siap menyajikan atraksi bahari super megah lewat rute sepanjang 231 kilometer. Gelaran akbar ini bakal dimulai dari Kabupaten Majene pada hari pertama sekitar jam sembilan pagi WITA, lalu finis di Kabupaten Polewali Mandar pada hari berikutnya, sembari melintasi panorama pesisir eksotis seperti Pantai Bahari, Pamboang, Sendana, Deking, hingga Pantai Manakarra di Mamuju.       View this post on Instagram A post shared by Ansyar_Naomi (@ansyar_naomi_20) Tahun ini serunya berlipat ganda karena bakal ada 80 perahu Sandeq yang siap melaut dan saling beradu kencang—meningkat pesat dibanding edisi sebelumnya. Tiap kapal legendaris khas suku Mandar ini bakal diawaki sama 14 Pa’sawi (sebutan untuk awak perahu) yang bertaruh ketangkasan demi menaklukkan gelombang laut. Para Passandeq juga udah dipersenjatai persiapan matang dari panitia, lengkap dengan atribut seragam sampai uang saku, dan rencananya acara ini bakal dibuka secara resmi langsung sama Gubernur Sulawesi Barat. [Baca juga : "Festival Jaranan Trenggalek 2026"] Buat lo yang datang, Sandeq Silumba itu jauh melebihi sekadar balapan perahu layar biasa. Selain jadi panggung pelestarian warisan kebudayaan bahari asli Sulawesi Barat, festival ini disulap jadi hiburan malam yang semarak lewat kehadiran Sandeq Night Market. Di sana lo bisa menikmati deretan tarian dan musik tradisional yang magis, sembari belanja berbagai produk kreasi UMKM lokal. Intinya, event ini menghadirkan paket komplit antara petualangan, atraksi wisata budaya, dan hiburan yang dijamin bikin pengalaman liburan lo makin berkesan! (Sumber Foto @ksran_inst)  ...
more.

Sep/21 | Festival Jaranan Trenggalek 2026

TripTrus.Com - Kalo lo lagi nyari vibes liburan yang beda dan penuh energi magis, lo wajib banget ngelirik Festival Jaranan Trenggalek 2026. Acara ikonik kebanggaan warga Trenggalek, Jawa Timur ini digelar sepanjang 21–27 September 2026 di Alun-Alun Trenggalek. Spesialnya lagi, edisi kali ini jadi penanda 30th milestone mereka sekaligus resmi masuk dalam jajaran Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 besutan Kementerian Pariwisata RI. Tiap malamnya mulai jam 19.00 WIB, lo bakal disuguhin atmosfer luar biasa lewat dentuman kendang yang ritmik dan atraksi kolosal yang bikin merinding seru.       View this post on Instagram A post shared by Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2026 (@festivaljaranantrenggalek) Tahun ini festivalnya dijamin jauh lebih pecah dibanding edisi sebelumnya. Ada 58 grup tari yang siap unjuk gigi di empat kategori berbeda, mulai dari Turonggo Yakso tingkat Bocah, Remaja, SLTA/Umum, sampai kategori Non-Turonggo Yakso tingkat Nasional. Kolaborasi koreografi tradisional yang dipadukan dengan sentuhan modern bikin tiap pertunjukan terasa makin hidup dan memukau ribuan pasang mata. Selain pergelaran seni, ada juga deretan pameran UMKM lokal serta ajang Samboja (Sambang Bolo Jaranan) yang jadi wadah diskusi dan ruang kumpul hangat buat para komunitas kesenian rakyat. [Baca juga : "Erau Adat Kutai 2026"] Buat lo yang pengen ngerasain pengalaman kultural mendalam ini, aksesnya fleksibel banget. Penonton bisa menikmati acara secara gratis, tapi kalo mau dapat tampilan visual terbaik dengan spot duduk yang lebih nyaman, tiket VIP dan VVIP udah bisa lo amankan mulai dari Rp25.000 aja. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan atur jadwal lo bareng teman-teman buat saksiin peleburan tradisi, mistisme, dan kreativitas masa kini di panggung paling bergengsi Trenggalek! (Sumber Foto @ellysaaell2)...
more.

Sep/21 | Seren Taun Kasepuhan Cisungsang 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi nyari event budaya yang beda dari biasanya dan penuh sama vibes kearifan lokal, lo wajib banget tahu tentang Seren Taun Kasepuhan Cisungsang 2026. Acara tahunan yang sakral sekaligus seru ini digelar di Desa Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Ritual adat masyarakat Banten ini diadakan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang berlimpah, sekaligus momen buat menjaga keharmonisan antara manusia dan alam. Nah, kabar kerennya lagi, festival budaya kekinian ini juga berhasil masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026!       View this post on Instagram A post shared by @irwan_gamoz Selama rangkaian acara berlangsung dari tanggal 21 sampai 28 September 2026, lo bakal disuguhkan berbagai prosesi adat dan pertunjukan yang autentik banget. Mulai dari ritual Rasul Pare di Leuit—yaitu praproses menyimpan padi ke dalam lumbung adat—sampai Kirab Budaya Nusantara yang meriah dengan arak-arakan hasil bumi menggunakan rengkong. Nggak cuma itu, suasana makin ramai dengan hadirnya berbagai atraksi seni tradisional khas seperti Angklung Buhun, Gondang, Debus, hingga pertunjukan Wayang Golek yang legendaris. [Baca juga : "Sandeq Silumba 2026"] Eits, tapi jangan mikir acara ini cuma soal tradisi kuno doang ya! Seren Taun Cisungsang 2026 pintar banget memadukan warisan leluhur dengan konsep inovasi modern. Di sini, gue dan lo bisa belajar bareng soal keberlanjutan lingkungan lewat edukasi konservasi, lokakarya tanaman herbal, sampai pengenalan konsep Green Tourism. Selain jadi ajang riset budaya dan gerakan pelestarian alam, perayaan ini juga memanjakan pengunjung lewat festival gastronomi lokal serta pameran UMKM yang siap mendongkrak perekonomian masyarakat adat setempat. Pokoknya, ini destinasi ecotourism yang pas banget buat lo yang mau ngerasain pengalaman budaya autentik sambil jalan-jalan seru! (Sumber Foto @maulana_reza14)  ...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Trekking Gunung Papandayan
02 - 03 Oct 2026
Dataran Tinggi Dieng
02 - 04 Oct 2026
×

...