shop-triptrus

Tobamar Festival 2023


When
: 24 Sep 2023
Location
: Lapangan Sisingamangaraja Balige, Kab. Toba
Short URL
: http://triptr.us/nCy9

TripTrus.Com -  Danau Toba emang asyik banget, guys! Buat rekreasi keluarga, buat nyantai dari hiruk-pikuk kota, dan bahkan buat yang demen olahraga. Nah, di sini, di danau vulkanik terbesar di dunia, kamu bisa olahraga sambil jalan-jalan dalam Tobamar Festival!

Penasaran gak, nih, sama Tobamar Festival di Sumatra Utara tahun 2023? Gue kasih info lengkapnya, bro!

Seru Olahraga Sambil Ngeliatin Danau Toba. Tahun ini, Tobamar Festival udah berlangsung dua kali, guys. Acara lari ini digelar sama Pemerintah Kabupaten Toba dan dibantu sama Ikatan Alumni ITB, Ikatan Alumni Del, dan Alumni Yayasan Soposurung. Eventnya bakal berlangsung pada tanggal 24 September 2023 di Lapangan Sisingamangaraja Balige, Kabupaten Toba, Sumatra Utara.

Mereka pilih lokasi di Danau Toba biar bisa nambahin minat wisata orang lokal buat kenal sama tempat wisata Sumatra Utara.

Ada 5 Kategori Lari, Bro! Eits, buat yang mau ikutan Tobamar 2023, masih bisa daftar sampai tanggal 4 September 2023, lho! Kamu bisa daftar online di situs web resmi tobamarathon.id atau langsung datang ke Hutanta Coffee - Jln. Pematang Siantar No. 168, Saribu Raja Janji Maria dan Del FM - Sitoluama, Kecamatan Laguboti, Toba, Sumatera Utara.

Info lengkapnya bisa kamu cari di sini, bro!

Donasi Buat Pendidikan Lokal. Selain jadi ajang olahraga dan jalan-jalan di Danau Toba, acara lari ini juga ngebolehin donasi buat orang-orang lokal, guys. Peserta atau orang lain bisa bantu pendidikan di Kabupaten Toba dengan sumbang pendidikan yang bakal disalurkan sama Pemerintah Kabupaten Toba.

Di Tahun Pertama, 1.300 Peserta Ramein Acara Ini. Di tahun pertamanya, Tobamar Festival 2022 sukses ngumpulin 1.300 peserta yang bikin acaranya rame banget. Ada 4 kategori lari marathon, mulai dari Full Marathon (42K), Half Marathon (21K), lari 10K, dan 5K. Selain olahraga, acara sport tourism ini juga ada panggung hiburan dengan seni dan budaya lokal.

Peserta lomba lari ini start-nya dari depan Kantor Bupati Toba dan mereka melewati rute yang menurun dan naik, sambil nikmatin hijaunya Danau Toba. Tobamar tahun lalu juga lewat objek-objek wisata Kabupaten Toba, kayak Bukit Singgolom, Lumban Silintong, dan Lumban Bulbul.

Nih, buat yang penasaran, tahun ini rutenya bakal lewat objek-objek apa aja, ya?

Banyak Aktivitas Seru Lainnya di Danau Toba, Guys! Kalo kamu udah jatuh hati sama Danau Toba, jangan lupa eksplorasi destinasi wisata lainnya, bro! Masih banyak banget tempat asik di sini. Nah, kalo udah di Danau Toba, jangan langsung pulang ya, mampir ke destinasi wisata ini dulu!

[Baca juga : "Bali Hockey Festival 2023"]

  • Trekking ke Air Terjun Sipiso-piso

Air Terjun Sipiso-piso punya ketinggian 120 meter, guys. Ini salah satu air terjun tertinggi di Indonesia. Bentuknya dari jauh mirip pisau, kecil dan panjang. Makanya namanya Sipiso-piso, dari kata “piso” yang artinya pisau. Tempat ini ada di Kabupaten Karo. Kamu bisa trekking selama sekitar 45-60 menit lewat 500 anak tangga buat nyampe ke air terjun ini. Tapi rasanya semua capek bakal terbayar waktu kamu bisa liat air terjun ini deket-deket, bro!

  • Jelajah Danau Toba Naik Kayak

Airnya jernih banget, jadi wajib nih nyobain kayak atau perahu kecil di Danau Toba. Waktu paling pas buat kayak biasanya pagi, soalnya arus airnya lagi tenang. Di sekitar Danau Toba juga banyak tempat yang jual jasa sewa kayak, jadi gampang deh nyobainnya.

  • Hiking ke Bukit Holbung

Bukit Holbung ada di Kabupaten Samosir dan cocok banget buat nikmatin pemandangan keren dari Danau Toba. Untuk pemula juga bisa, jalannya enggak terlalu curam, dan cuma butuh sekitar 30 menit buat sampai ke puncak. Udara sejuk dan pemandangan indah di sekitar bukit ini bikin siapa aja jatuh cinta waktu udah sampai puncak. Kamu juga boleh camping di sini biar bisa nikmatin keindahan alamnya lebih lama, bro! (Sumber Foto: @ricosiregar13) 

   

Other Event

May/22 | Festival Budaya Napak Sire 2026

TripTrus.Com - Festival Budaya Napak Sire jadi salah satu event budaya yang bukan cuma estetik buat lo upload di feed, tapi juga punya makna dalem yang relate banget sama identitas lokal, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Digelar sekitar April sampai Juni 2026 di kawasan Tanjung Pendam, festival ini ngebawa vibe tradisi Melayu yang dikemas kekinian, jadi lo nggak bakal ngerasa “kuno banget”, malah seru dan interaktif. Di sini, gue bisa lihat langsung gimana budaya menyirih—yang dulu mungkin kita anggap biasa aja—ternyata punya filosofi kuat tentang penghormatan, persahabatan, dan cara orang zaman dulu membangun relasi sosial. [Baca juga : "Festival Tidore 2026"] Nggak cuma sekadar pameran doang, festival ini juga diisi pertunjukan seni, workshop budaya, sampai pengalaman interaktif yang bikin lo makin paham arti “Sekapur Sirih” sebagai simbol penerimaan dan kehangatan.       View this post on Instagram A post shared by Dewa Made Putra (@dewacuit_) Tujuan utamanya jelas, biar generasi muda kayak gue dan lo nggak kehilangan jati diri budaya sendiri, sekaligus bikin Bangka Belitung makin dikenal, nggak cuma di Indonesia tapi juga sampai mancanegara. Jadi ya, ini tuh bukan cuma festival biasa—lebih ke ajang buat reconnect sama akar budaya, tapi dengan cara yang santai, fun, dan tetap relevan sama gaya hidup milenial dan Gen Z sekarang. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Apr/29 | Solo Menari 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi cari event budaya yang vibes-nya beda tapi tetap relate sama zaman sekarang, Solo Menari 2026 ini wajib banget masuk radar lo. Festival tari yang digelar sehari penuh di Kota Solo ini hadir buat ngerayain Hari Tari Dunia, tapi bukan sekadar seremoni biasa—ini tuh semacam ruang bebas buat para penari mengekspresikan diri dengan cara yang fresh, kreatif, dan tentunya tetap berakar pada budaya Nusantara. Tahun ini, temanya “Aku Kipas (Aha Pankha)”, yang terinspirasi dari perjalanan panjang kipas tangan dan kipas lipat yang udah eksis sejak ribuan tahun lalu dan jadi elemen penting dalam berbagai tradisi tari di dunia, termasuk di Indonesia. [Baca juga : "Gendhing Budaya 2025"] Menariknya, konsep “kipas” di sini nggak cuma dilihat sebagai properti tari doang, tapi juga sebagai simbol yang lebih dalam—kayak berbagi manfaat, menyebarkan energi positif, dan menghubungkan satu sama lain lewat gerak dan rasa. Jadi, para penari diajak buat ngeksplorasi kreativitas mereka sebebas mungkin, menciptakan karya-karya inovatif yang tetap nyambung sama akar budaya lokal. Bisa dibilang, Solo Menari ini jadi wadah di mana tradisi dan modernitas ketemu, terus di-mix jadi sesuatu yang relevan buat generasi sekarang—baik lo yang milenial, Gen Z, atau siapa pun yang pengin ngerasain seni dengan cara yang lebih hidup dan dekat.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Deffry Adyatama (@deffryadyatama) Dengan atmosfer yang terbuka untuk publik, festival ini juga jadi ajang buat masyarakat luas buat lebih dekat sama dunia tari. Nggak harus jadi penari profesional dulu kok buat menikmati—cukup datang, lihat, dan rasakan sendiri gimana energi budaya itu “hidup” di tengah kota. Jadi ya, kalau lo pengin ngerasain experience budaya yang nggak kaku dan justru penuh warna, Solo Menari 2026 ini bisa jadi jawaban yang lo cari. (Sumber Foto @kam.maula)...
more.

Apr/26 | Gebyar Pesona Budaya Garut 2026

TripTrus.Com - Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) tuh bukan sekadar festival biasa, bro—ini semacam panggung gede yang ngerangkum vibe tradisi sampai sentuhan modern dalam satu helaran yang estetik dan penuh makna. Digelar tiap tahun sama Pemerintah Kabupaten Garut, event ini jadi wadah buat para seniman lokal unjuk gigi, sekaligus bikin lo dan gue makin sadar kalau budaya itu bukan cuma buat dilestarikan, tapi juga bisa dikemas keren dan relevan buat generasi sekarang. Dari pagelaran seni tradisional yang autentik sampai karya inovatif yang siap bersaing di level global, semuanya nyatu di sini, bikin suasana makin hidup dan berwarna. [Baca juga : "Festival Festival Rimpu Mantika 2026"] Menariknya lagi, GPBG juga nggak cuma ngomongin seni doang—ada sisi ekonomi kreatif yang ikut terdongkrak. Produk lokal jadi punya panggung buat dikenal lebih luas, bahkan sampai ke pasar internasional.       View this post on Instagram A post shared by Generasi Pesona Indonesia (@genpiindonesia) Jadi, sambil nikmatin festival, lo juga secara nggak langsung support UMKM dan pelaku kreatif daerah. Diselenggarakan pada 26–27 April 2026 di Garut, acara ini jadi momen strategis buat ningkatin citra pariwisata sekaligus ngenalin kekayaan budaya Indonesia ke dunia. Intinya, ini festival yang bukan cuma seru, tapi juga punya impact—buat lo, gue, dan tentunya Garut itu sendiri. (Sumber Foto indonesia.travel)  ...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Related Trip

No trip related to this event
×

...