shop-triptrus

Pawai Budaya 2023


When
: 02 Sep 2023
Location
: Gedung Gonggong, Bintan
Short URL
: http://triptr.us/nCx9

TripTrus.Com - Lagi nih, di pusat kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), bulan depan tanggal awal September, bakal jadi heboh banget nih.

Kan katanya ada event yang ditunggu-tunggu sama semua orang, namanya Pawai Budaya 2023. Nah, nanti kota bakal rame dengan pawai mobil keren abis, plus macem-macem atraksi dan kebudayaan seru.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Herman Bosscha (@hermanbosscha)

Pesta pawai budaya ini direncanainnya bakal digelar tanggal 2 September 2023. Nah, tema yang dipilih buat acara keren ini adalah "Bikin Kebersamaan Biar Tanjungpinang Makin Gemilang". Nah, di acara ini nanti bakal ada peserta dari SMP, SMA/SMK, dan yang se-level, terus ada juga dari instansi pemerintah, BUMN, komunitas seni, paguyuban, dan kelompok masyarakat.

"Jumlah yang udah daftar sampe Senin 28 Agustus sekitar 100 kelompok, dari sekolah, instansi pemerintah, BUMN, juga komunitas dan sebagainya. Mungkin nanti, sampe akhir pendaftaran Rabu 30 Agustus, jumlahnya bisa nambah lagi," kata Bos Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, si Faisal Pahlevi.

Selanjutnya, di hari Kamis 31 Agustus bakal ada pertemuan teknis buat siapin peserta yang mau ikutan pawai budaya dan dekorasi mobil pas Sabtu, tanggal 2 September nanti," lanjut ceritanya si Faisal.

Disbudpar bareng Dewan Kesenian Kota Tanjungpinang, kata si Faisal, udah meracik konsep yang bikin penasaran. Nah, pimpinan instansi pemerintah bakal pakai kostum sesuai pekerjaannya loh.

[Baca juga : "Gili Festival 2023"]

Yang lainnya, ada juga yang mau pake baju adat dari berbagai daerah di Indonesia. Terus, nanti ada tarian-tarian dan atraksi keren yang berasal dari peserta. "Eh iya, mobil hias juga gak ketinggalan. Intinya, dateng aja deh dan saksikan sendiri, pasti bakal banyak kejutan seru di pawai budaya tahun ini," ajak dia.

Acaranya dimulai jam 07.00 WIB sampai selesai aja. Buat pawai budayanya, mereka mulai dari depan Mal Pelayanan Publik, Jalan H. Agus Salim. Nah, buat mobil hias, mereka mulainya dari terminal Sungai Carang, Bintan Center.

"Rutenya buat keduanya bakal selesai di lapangan Gedung Gonggong, di Tepi Laut gitu deh," tutup si Faisal. (Sumber Foto: @dewi18intan

   

Other Event

May/22 | Festival Budaya Napak Sire 2026

TripTrus.Com - Festival Budaya Napak Sire jadi salah satu event budaya yang bukan cuma estetik buat lo upload di feed, tapi juga punya makna dalem yang relate banget sama identitas lokal, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Digelar sekitar April sampai Juni 2026 di kawasan Tanjung Pendam, festival ini ngebawa vibe tradisi Melayu yang dikemas kekinian, jadi lo nggak bakal ngerasa “kuno banget”, malah seru dan interaktif. Di sini, gue bisa lihat langsung gimana budaya menyirih—yang dulu mungkin kita anggap biasa aja—ternyata punya filosofi kuat tentang penghormatan, persahabatan, dan cara orang zaman dulu membangun relasi sosial. [Baca juga : "Festival Tidore 2026"] Nggak cuma sekadar pameran doang, festival ini juga diisi pertunjukan seni, workshop budaya, sampai pengalaman interaktif yang bikin lo makin paham arti “Sekapur Sirih” sebagai simbol penerimaan dan kehangatan.       View this post on Instagram A post shared by Dewa Made Putra (@dewacuit_) Tujuan utamanya jelas, biar generasi muda kayak gue dan lo nggak kehilangan jati diri budaya sendiri, sekaligus bikin Bangka Belitung makin dikenal, nggak cuma di Indonesia tapi juga sampai mancanegara. Jadi ya, ini tuh bukan cuma festival biasa—lebih ke ajang buat reconnect sama akar budaya, tapi dengan cara yang santai, fun, dan tetap relevan sama gaya hidup milenial dan Gen Z sekarang. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Apr/29 | Solo Menari 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi cari event budaya yang vibes-nya beda tapi tetap relate sama zaman sekarang, Solo Menari 2026 ini wajib banget masuk radar lo. Festival tari yang digelar sehari penuh di Kota Solo ini hadir buat ngerayain Hari Tari Dunia, tapi bukan sekadar seremoni biasa—ini tuh semacam ruang bebas buat para penari mengekspresikan diri dengan cara yang fresh, kreatif, dan tentunya tetap berakar pada budaya Nusantara. Tahun ini, temanya “Aku Kipas (Aha Pankha)”, yang terinspirasi dari perjalanan panjang kipas tangan dan kipas lipat yang udah eksis sejak ribuan tahun lalu dan jadi elemen penting dalam berbagai tradisi tari di dunia, termasuk di Indonesia. [Baca juga : "Gendhing Budaya 2025"] Menariknya, konsep “kipas” di sini nggak cuma dilihat sebagai properti tari doang, tapi juga sebagai simbol yang lebih dalam—kayak berbagi manfaat, menyebarkan energi positif, dan menghubungkan satu sama lain lewat gerak dan rasa. Jadi, para penari diajak buat ngeksplorasi kreativitas mereka sebebas mungkin, menciptakan karya-karya inovatif yang tetap nyambung sama akar budaya lokal. Bisa dibilang, Solo Menari ini jadi wadah di mana tradisi dan modernitas ketemu, terus di-mix jadi sesuatu yang relevan buat generasi sekarang—baik lo yang milenial, Gen Z, atau siapa pun yang pengin ngerasain seni dengan cara yang lebih hidup dan dekat.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Deffry Adyatama (@deffryadyatama) Dengan atmosfer yang terbuka untuk publik, festival ini juga jadi ajang buat masyarakat luas buat lebih dekat sama dunia tari. Nggak harus jadi penari profesional dulu kok buat menikmati—cukup datang, lihat, dan rasakan sendiri gimana energi budaya itu “hidup” di tengah kota. Jadi ya, kalau lo pengin ngerasain experience budaya yang nggak kaku dan justru penuh warna, Solo Menari 2026 ini bisa jadi jawaban yang lo cari. (Sumber Foto @kam.maula)...
more.

Apr/26 | Gebyar Pesona Budaya Garut 2026

TripTrus.Com - Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) tuh bukan sekadar festival biasa, bro—ini semacam panggung gede yang ngerangkum vibe tradisi sampai sentuhan modern dalam satu helaran yang estetik dan penuh makna. Digelar tiap tahun sama Pemerintah Kabupaten Garut, event ini jadi wadah buat para seniman lokal unjuk gigi, sekaligus bikin lo dan gue makin sadar kalau budaya itu bukan cuma buat dilestarikan, tapi juga bisa dikemas keren dan relevan buat generasi sekarang. Dari pagelaran seni tradisional yang autentik sampai karya inovatif yang siap bersaing di level global, semuanya nyatu di sini, bikin suasana makin hidup dan berwarna. [Baca juga : "Festival Festival Rimpu Mantika 2026"] Menariknya lagi, GPBG juga nggak cuma ngomongin seni doang—ada sisi ekonomi kreatif yang ikut terdongkrak. Produk lokal jadi punya panggung buat dikenal lebih luas, bahkan sampai ke pasar internasional.       View this post on Instagram A post shared by Generasi Pesona Indonesia (@genpiindonesia) Jadi, sambil nikmatin festival, lo juga secara nggak langsung support UMKM dan pelaku kreatif daerah. Diselenggarakan pada 26–27 April 2026 di Garut, acara ini jadi momen strategis buat ningkatin citra pariwisata sekaligus ngenalin kekayaan budaya Indonesia ke dunia. Intinya, ini festival yang bukan cuma seru, tapi juga punya impact—buat lo, gue, dan tentunya Garut itu sendiri. (Sumber Foto indonesia.travel)  ...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...