shop-triptrus

Lampung Fest 2025


When
: 11 - 25 Nov 2025
Location
: Kota Bandar Lampung, Lampung
Short URL
: http://triptr.us/n0Q9

TripTrus.Com - Bro sis traveler, siap-siap deh buat ngadem dan enjoy di akhir tahun — karena liburan di bulan November bisa jadi momen epic buat lo semua. Gak perlu jauh‑jauh keluar negeri, cukup melipir ke provinsi yang punya pantai kece dan kopi khas yang menggoda lidah, yaitu Lampung. Nah, tempatnya? Gak lain gak bukan adalah festival tahunan yang keren abis: Lampung Fest 2025, yang bakal digelar dari tanggal 11 sampai 25 November 2025 di kawasan PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Festival ini ngasih pengalaman liburan multifungsi, mulai dari musik live, kuliner khas, kopi lokal, hingga zona UMKM yang cocok banget buat nongkrong bareng teman atau keluarga. Jadi kalau lo pengen break dari rutinitas dan cari suasana baru sambil nge‑vibes, Lampung Fest 2025 bisa jadi pilihan utama lo!

Bro sis, tema dari Lampung Fest 2025 ini ternyata keren banget — “Coffee and Tourism”. Artinya: gabungan antara dunia wisata dan dunia kopi lokal Lampung yang juara. Provinsi Lampung punya dua kekuatan nyata: pantai dan kopi. Festival ini bakal nyulap kawasan PKOR Way Halim jadi open‑space mega event yang penuh dengan paviliun, zona kuliner, area UMKM, dan panggung utama bernama “Lampungphoria”. Lo bisa nongkrong sambil cicip kopi, keliling stan kreatif, dan menikmati vibe santai tapi seru. Jadi, buat lo‑lo yang doyan banget ngopi sambil ngeburu pengalaman baru, bagian kopi dari festival ini bakalan jadi highlight yang ga boleh dilewatin.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Disparpesawaran (@disparpesawaran)

Kalau lo pencinta konser dan musik live, bro sis — bagian ini jangan sampai kelewatan. Panggung utama “Lampungphoria” bakal hadir dengan deretan artis top lintas genre. Dari yang koplo, rock, pop, hingga dangdut all‑star, semua ada di jadwal: seperti Feel Koplo & Rebellion Rose (14 Nov), Threesixty & The Paps (15 Nov), Barasuara & Wijaya80 (16 Nov), hingga malam‑malam spesial lainnya yang pastinya bikin festival makin hidup. Lo cuma perlu beli tiket konser yang mulai dari Rp 85.000 lewat situs resmi, sementara area umum festival bisa dimasukin gratis—jadi lo punya pilihan mau full konser atau cukup chill aja tapi tetap dapat vibe festival.

[Baca juga : "West Java Festival 2025"]

Sis, bagian ini wajib masuk daftar prioritas lo: Paviliun Kopi Lampung yang bakal jadi magnet utama buat para pecinta kopi sejati. Di sini lo bisa nyobain kopi robusta premium dari dataran tinggi Lampung Barat, Tanggamus, Way Kanan—disajiin langsung barista lokal yang siap sharing cerita tentang budayanya kopi Lampung. Gak cuma kopi, ada juga zona kuliner nusantara yang lengkap banget: makanan khas seperti seruit, tempoyak, sate pisang, hingga minuman tradisional yang menggugah selera. Semua tersaji dalam satu area cozy yang cocok buat nongkrong santai bareng gank atau keluarga. Jadi selain liburan, lo juga bisa jadi bagian dari pengalaman kuliner yang autentik—bener‑bener makan, ngopi, dan attepati vibes lokal.

Bro sis, festival ini gak sekadar buat hiburan aja—ini juga ajang kolaborasi keren antara pelaku wisata, komunitas kreatif, dan UMKM lokal. Lewat tema “Coffee and Tourism”, pemerintah provinsi ajak semua pihak buat ngenalin potensi daerah: industri kopi dan sektor pariwisatanya sekaligus. Artinya: festival ini punya makna ganda—lo sebagai pengunjung gak cuma jalan‑jalan, tapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan hadir sebagai bagian dari penguatan karakter wisata Lampung di skala nasional. Jadi waktu lo nongkrong di sini, otomatis lo juga support komunitas kreatif dan UMKM di Lampung — asik, kan?

Bonus yang bikin lo makin gas: area umum festival masuknya gratis, bro sis. Yup, lo bisa bebas jelajah kawasan PKOR Way Halim, nikmatin kopi, kuliner, pameran komunitas tanpa perlu beli tiket masuk! Hanya bagian konser yang pakai tiket berbayar sesuai jadwal dan artis tampil. Jadi buat lo‑lo yang pengen chill aja dan ngerasain suasana festival tanpa beban, ini adalah kesempatan emas. Jadi kapan lagi kan bisa dapet pengalaman liburan festival plus budaya kopi + wisata tanpa harus bayar tiket entrance? Langsung aja catet tanggalnya, ajak teman‑teman, tanggal 11–25 November 2025.

Bro sis traveler — sudah siap buat pengalaman liburan yang beda dari biasanya? Liburan ke Lampung di bulan November bakal makin maksimal dengan hadirnya Lampung Fest 2025. Di satu tempat lo bisa dapet konser musik hits, ngopi bareng barista lokal, kulineran khas, belanja produk kreatif lokal, dan merasakan semangat kekinian yang ramah banget. Jadi lo gak cuma pergi liburan, tetapi juga ikut merasakan pengalaman sosial budaya yang hangat dan menyenangkan. Yakin deh, ini bakal jadi perjalanan yang bakal lo kenang terus. Catat tanggalnya, ajak teman, keluarga, pasangan—atau solo trip aja juga oke—dan siapin diri buat merasakan liburan paling seru tahun ini di Lampung Fest 2025! (Sumber Foto @tamanbudayalampung)

   

Other Event

May/28 | Ubud Food Festival 2026

TripTrus.Com - Ubud bakal kembali jadi surga buat para pecinta kuliner lewat gelaran Ubud Food Festival 2026 yang berlangsung mulai 28 sampai 31 Mei 2026 di kawasan Gianyar, Bali. Festival tahunan ini bukan cuma sekadar acara makan-makan cantik buat isi feed Instagram lo, tapi juga jadi ajang kumpulnya chef ternama, petani lokal, kreator makanan, sampai food enthusiast dari berbagai negara. Selama empat hari penuh, Ubud bakal dipenuhi aroma rempah, suara dapur yang sibuk, dan suasana hangat khas Bali yang bikin siapa pun betah nongkrong dari siang sampai malam.       View this post on Instagram A post shared by janetdeneefe (@janetdeneefe) Tahun ini, tema yang diangkat cukup meaningful, yaitu “Farmers: Guardians of Land and Sea.” Jadi spotlight-nya nggak melulu soal chef terkenal atau plating estetik, tapi juga tentang para petani, nelayan, dan pelaku pangan lokal yang selama ini jadi fondasi utama dunia kuliner Indonesia. Di tengah tren sustainability dan gaya hidup mindful yang makin ramai dibahas Gen Z dan milenial, festival ini terasa relate banget. Lo nggak cuma datang buat nyobain makanan enak, tapi juga diajak ngerti perjalanan panjang sebuah hidangan dari laut dan tanah sampai akhirnya tersaji di meja makan. Area utama festival bakal berpusat di Taman Kuliner Ubud yang terkenal super ramai dan vibrant. Di sini, pengunjung bisa eksplor berbagai tenant makanan artisan, jajanan khas Nusantara, kopi lokal, dessert kekinian, sampai menu tradisional dari berbagai daerah Indonesia. Vibes-nya tuh kayak pasar kuliner premium yang dipadukan dengan nuansa budaya Bali. Cocok buat lo yang hobi kulineran sambil cari pengalaman baru yang lebih autentik dan nggak mainstream. Selain food market, ada juga sederet acara eksklusif yang wajib masuk wishlist. Mulai dari intimate dinner, chef collaboration, masterclass, cooking demo, sampai sesi Food Talks yang ngobrolin soal budaya makan, fermentasi, bahan pangan lokal, dan masa depan kuliner Indonesia. Banyak event yang konsepnya intimate dan limited seat, jadi biasanya cepet sold out. Makanya kalau lo emang niat datang, better siapin itinerary dari sekarang. [Baca juga : "Klaten International Cycling Festival 2026"] Deretan chef yang hadir tahun ini juga nggak main-main. Nama-nama internasional seperti Kate Reid dari Melbourne bakal hadir membawa energi pastry modern khas Lune Croissanterie. Ada juga Ben Devlin yang dikenal dengan konsep coastal cooking berbasis hasil bumi dan laut. Sementara dari Asia Tenggara, chef-chef keren dari Thailand, Malaysia, Filipina, Sri Lanka, sampai Indonesia bakal kolaborasi menciptakan pengalaman makan yang penuh cerita, asap dapur, dan ledakan rasa rempah. Yang bikin festival ini beda dari event kuliner biasa adalah atmosfernya. Lo bisa duduk santai di bawah langit Ubud sambil menikmati hidangan multi-course, terus beberapa meter dari sana ada demo masak tradisional atau live music yang bikin ambience makin syahdu. Bahkan ada sesi santai seperti makan dumpling sambil main mahjong bareng yang vibes-nya lebih chill dan intimate. Jadi bukan cuma soal makanan mahal atau fancy dinner, tapi soal menikmati momen dan koneksi antarmanusia lewat makanan. Buat banyak traveler, Ubud Food Festival 2026 jadi alasan tambahan buat balik lagi ke Bali di akhir Mei nanti. Festival ini seperti reminder kalau cerita Bali nggak cuma tentang beach club, sunset, atau villa estetik semata. Ada budaya, rasa, tradisi, dan orang-orang lokal yang menjaga semuanya tetap hidup sampai sekarang. Dan lewat makanan, semua cerita itu terasa lebih dekat, hangat, dan personal. Kalau lo berencana liburan ke Bali akhir Mei 2026, siap-siap kosongin agenda karena event ini bakal jadi salah satu culinary experience paling seru tahun depan. Untuk informasi lengkap dan pembelian tiket, lo bisa cek langsung di website resmi Ubud Food Festival. (Sumber Foto @aldi_pradana)...
more.

May/23 | Surabaya Vaganza Festival of Lights 2026

TripTrus.Com - Surabaya lagi-lagi bikin lo dan gue susah move on dari kemeriahannya lewat event tahunan yang super ikonik, yaitu Surabaya Vaganza. Festival yang udah eksis sejak 2004 ini bukan sekadar parade biasa, tapi ajang pamer kreativitas warga kota yang dikemas dalam bentuk mobil hias penuh bunga, kostum tematik, sampai parade budaya yang vibes-nya dapet banget. Bayangin aja, rutenya panjang lebih dari 2 km, mulai dari Tugu Pahlawan sampai Balai Pemuda, dan sepanjang jalan lo bakal disuguhi visual yang estetik, rame, dan pastinya Instagrammable abis.       View this post on Instagram A post shared by Love Suroboyo (@lovesuroboyo) Nah, di tahun 2026 ini, konsepnya makin naik level, nggak cuma soal mobil hias doang. Ada sentuhan modern kayak light show, lampion warna-warni, parade kostum fantasi yang nyentrik, sampai festival kuliner dan UMKM yang bikin perut sama dompet lo ikut bahagia. Gue sih ngerasa event ini tuh kayak paket lengkap—hiburan dapet, budaya dapet, konten juga dapet. Apalagi ditambah pertunjukan musik yang bikin suasana makin hidup, jadi bukan cuma nonton, tapi juga ikut ngerasain euforianya. [Baca juga : "Semarang Night Carnival 2026"] Yang bikin makin keren, peserta parade ini nggak main-main. Mulai dari instansi pemerintah, BUMN, BUMD, universitas, sampai perusahaan swasta ikut turun tangan buat nampilin karya terbaik mereka. Ditambah lagi komunitas budaya dari berbagai daerah di Indonesia yang tinggal di Surabaya, jadi nuansanya tuh kaya banget dan beragam. Setiap tahun temanya beda, jadi selalu ada hal baru yang bisa lo eksplor. Intinya, Surabaya Vaganza bukan cuma festival biasa, tapi juga bentuk nyata gimana sebuah kota ngerayain identitas dan budayanya dengan cara yang seru dan kekinian. Event ini sukses bikin Surabaya makin dilirik, nggak cuma sama wisatawan lokal, tapi juga mancanegara. Jadi, kalau lo lagi nyari alasan buat ke Surabaya tanggal 16 Mei 2026, ini dia jawabannya—dateng, nikmatin, dan siap-siap takjub bareng gue. (Sumber Foto @ideakreasi)...
more.

May/22 | Festival Budaya Napak Sire 2026

TripTrus.Com - Festival Budaya Napak Sire jadi salah satu event budaya yang bukan cuma estetik buat lo upload di feed, tapi juga punya makna dalem yang relate banget sama identitas lokal, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Digelar sekitar April sampai Juni 2026 di kawasan Tanjung Pendam, festival ini ngebawa vibe tradisi Melayu yang dikemas kekinian, jadi lo nggak bakal ngerasa “kuno banget”, malah seru dan interaktif. Di sini, gue bisa lihat langsung gimana budaya menyirih—yang dulu mungkin kita anggap biasa aja—ternyata punya filosofi kuat tentang penghormatan, persahabatan, dan cara orang zaman dulu membangun relasi sosial. [Baca juga : "Festival Tidore 2026"] Nggak cuma sekadar pameran doang, festival ini juga diisi pertunjukan seni, workshop budaya, sampai pengalaman interaktif yang bikin lo makin paham arti “Sekapur Sirih” sebagai simbol penerimaan dan kehangatan.       View this post on Instagram A post shared by Dewa Made Putra (@dewacuit_) Tujuan utamanya jelas, biar generasi muda kayak gue dan lo nggak kehilangan jati diri budaya sendiri, sekaligus bikin Bangka Belitung makin dikenal, nggak cuma di Indonesia tapi juga sampai mancanegara. Jadi ya, ini tuh bukan cuma festival biasa—lebih ke ajang buat reconnect sama akar budaya, tapi dengan cara yang santai, fun, dan tetap relevan sama gaya hidup milenial dan Gen Z sekarang. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Baduy
27 - 28 May 2026
Open Trip Dieng Plateau
29 - 31 May 2026
Open Trip Sebesi Krakatau
29 - 31 May 2026
Open Trip Baduy
30 - 31 May 2026
×

...