shop-triptrus

Java Jazz Festival 2025


When
: 30 May - 01 Jun 2025
Location
: Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta
Short URL
: http://triptr.us/nQA9

TripTrus.Com Gengs, siap-siap nih! Java Jazz Festival (JJF) 2025 bakal nongol lagi dari tanggal 30 Mei sampai 1 Juni 2025 di JIEXPO Kemayoran. Event musik kece yang selalu ditunggu-tunggu ini gak cuma bakal ngasih lo musik jazz dari musisi top dalam dan luar negeri, tapi juga pengalaman hangout yang beda banget. Lo gak cuma nonton, tapi bakal diajak seru-seruan sama MLDSPOT yang balik lagi dengan konsep baru yang gokil abis!

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Hasan Pradana (@hasan.pradana)

MLDSPOT gak main-main tahun ini. Mereka bawa gebrakan baru yang namanya MLDSPOT FRESHPHEREIENCE, pengalaman unik buat nambahin warna di waktu santai lo selama JJF. Jadi, gak cuma sekadar festival musik jazz biasa, tapi lo bisa dapetin vibe fresh yang bikin hangout lo makin asik dan memorable. Menurut Nathaniel Widhiyanto Utomo dari MLDSPOT, mereka gak cuma jadi sponsor, tapi juga pengen jadi panggung keren buat musisi jazz dari berbagai latar. Jazz sekarang makin fleksibel dan ramah banget buat anak muda yang pengen eksplor gaya mereka sendiri. Jadi, siap-siap nemuin jazz yang nyatu sama genre lain dengan vibe fresh abis!

Pengen ngerasain suasana santai tapi tetap kece? Coba mampir ke MLDSPOT Stage Bus yang bakal suguhin performa intimate dari musisi keren kayak MLDJAZZPROJECT, Delam, Unbodevan, Adrian Khalif, Daun Jatuh, Sore, sampai Kenny Gabriel di “Glassroom Jams”. Rasanya kayak lo lagi nonton konser di ruang tamu, tapi dengan kualitas panggung yang tetap top banget. Suasana hangat dan personal ini bikin lo ngerasa lebih dekat sama musisi favorit lo!

Gak cuma itu, di JJF 2025 juga ada MLDPODCAST LIVE yang bakal bawa lo ngobrol santai tapi dalem soal musik jazz masa kini, cerita panggung, dan gimana sih passion di dunia musik itu. Yang bawain ngobrolnya juga gak kalah kece, ada musisi muda dan content creator hits kayak Natasya Elvira, Arya Nara, plus dipandu sama Oza Rangkuti, Apos Hutagaol, dan Aisha Lahtiba. Booth MLDSPOT yang desainnya artistik banget, bulat dan dihias dengan alat musik serta memorabilia perjalanan 20 tahun Java Jazz, jadi spot paling Instagramable buat lo nongkrong dan selfie!

[Baca juga : "Semasa Piknik 2025"]

Kalo lo doyan main dan explore, cobain deh aktivitas seru di booth MLDSPOT, kayak AtmoSphere Cola Sensation yang punya photobooth efek bubble animasi yang gerakannya ikutin lo. Ada juga Your Music Personality, tes interaktif yang bikin lo tahu genre musik apa yang paling cocok buat lo, plus foto AI artsy yang keren banget. Jangan lupa main XFreshion, game light painting yang hasilnya bisa langsung lo upload ke medsos! Buat yang pengen rame-rame, ada juga karaoke bareng DJ kece, lengkap dengan lagu favorit lo. Kalau haus, mampir ke Fresh Bar buat minuman segar plus topping jelly, dan lo juga bisa custom kaos dengan font dan emoji favorit!

Gak cuma booth aja, panggung utama JJF 2025 bakal penuh nama-nama besar yang siap bikin lo betah nonton dari awal sampai akhir. Ada Jacob Collier, Raye, Tunde dari Lighthouse Family, Maliq & D’Essentials, Andien, Teddy Adhitya, Danilla, dan masih banyak lagi. Ini beneran kesempatan langka buat lo nikmatin penampilan musisi kelas dunia dalam satu festival besar.

So, jangan sampai kelewatan info keren dan kejutan seru lainnya dari MLDSPOT yang bakal bikin pengalaman festival lo makin unforgettable. Follow terus akun resmi @mldspot di Instagram, TikTok, YouTube, Twitter, dan Facebook biar lo gak ketinggalan update terbaru. Java Jazz 2025 plus MLDSPOT siap jadi momen seru yang bakal lo inget terus, bro! Siapin diri lo buat nongkrong, dengerin musik, dan seru-seruan bareng temen-temen! (Sumber Foto: @mataelangproductions)

   

Other Event

Apr/29 | Solo Menari 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi cari event budaya yang vibes-nya beda tapi tetap relate sama zaman sekarang, Solo Menari 2026 ini wajib banget masuk radar lo. Festival tari yang digelar sehari penuh di Kota Solo ini hadir buat ngerayain Hari Tari Dunia, tapi bukan sekadar seremoni biasa—ini tuh semacam ruang bebas buat para penari mengekspresikan diri dengan cara yang fresh, kreatif, dan tentunya tetap berakar pada budaya Nusantara. Tahun ini, temanya “Aku Kipas (Aha Pankha)”, yang terinspirasi dari perjalanan panjang kipas tangan dan kipas lipat yang udah eksis sejak ribuan tahun lalu dan jadi elemen penting dalam berbagai tradisi tari di dunia, termasuk di Indonesia. [Baca juga : "Gendhing Budaya 2025"] Menariknya, konsep “kipas” di sini nggak cuma dilihat sebagai properti tari doang, tapi juga sebagai simbol yang lebih dalam—kayak berbagi manfaat, menyebarkan energi positif, dan menghubungkan satu sama lain lewat gerak dan rasa. Jadi, para penari diajak buat ngeksplorasi kreativitas mereka sebebas mungkin, menciptakan karya-karya inovatif yang tetap nyambung sama akar budaya lokal. Bisa dibilang, Solo Menari ini jadi wadah di mana tradisi dan modernitas ketemu, terus di-mix jadi sesuatu yang relevan buat generasi sekarang—baik lo yang milenial, Gen Z, atau siapa pun yang pengin ngerasain seni dengan cara yang lebih hidup dan dekat.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Deffry Adyatama (@deffryadyatama) Dengan atmosfer yang terbuka untuk publik, festival ini juga jadi ajang buat masyarakat luas buat lebih dekat sama dunia tari. Nggak harus jadi penari profesional dulu kok buat menikmati—cukup datang, lihat, dan rasakan sendiri gimana energi budaya itu “hidup” di tengah kota. Jadi ya, kalau lo pengin ngerasain experience budaya yang nggak kaku dan justru penuh warna, Solo Menari 2026 ini bisa jadi jawaban yang lo cari. (Sumber Foto @kam.maula)...
more.

Apr/08 | Aceh Culinary Festival 2026

TripTrus.Com - Aceh Culinary Festival 2026 (ACF26) balik lagi, dan kali ini vibes-nya makin niat, makin fresh, dan pastinya makin bikin lo ngiler, gue jamin. Dengan tema “Celebrating The Authenticity of Aceh’s Living Culinary Heritage,” festival ini nggak cuma soal makan enak, tapi juga ngerayain warisan kuliner khas Aceh yang hidup dan terus berkembang sampai sekarang. Lo bakal nemuin konsep baru yang disebut Foodscape Jalur Rasa, di mana kuliner dari 23 kabupaten/kota di Aceh sampai 10 provinsi di Sumatra dikurasi jadi satu pengalaman rasa yang super lengkap. Ditambah lagi ada 6 Pulau Kuliner dan 6 pameran tematik kekinian yang bikin festival ini terasa lebih immersive, bukan sekadar event makan biasa. [Baca juga : "Festival Adat Dan Budaya Lom Plai 2026"] Yang bikin ACF26 makin beda, mereka juga ngegabungin konsep Digital Gastronomy, jadi pengalaman kuliner lo nggak cuma analog tapi juga digital-savvy, cocok banget buat lo yang doyan konten dan update sosmed. Ada juga masterclass bareng chef kece sampai pengalaman eksklusif kayak Secret Dinner yang berasa fancy tapi tetap relate. Nggak cuma itu, festival ini juga makin peduli lingkungan, jadi lo bakal nemuin water station, sistem pemilahan sampah, dan campaign #BawaBotolSendiri—simple tapi impactful, bro.       View this post on Instagram A post shared by Valensia Harumi E. / Varumi (@valedgina) Terus, yang nggak kalah seru, ada Khanduri Aceh 23 Belanga yang vibes-nya tradisional tapi dikemas dengan cara yang lebih engaging, plus flashmob Seudati yang bikin suasana makin hidup. Bahkan pengunjung juga diajak ikut co-creation konten, jadi lo bukan cuma penonton, tapi juga bagian dari cerita. Setelah event selesai pun nggak langsung hilang gitu aja, karena bakal ada output lanjutan kayak buku kuliner, foto, sampai podcast yang makin nge-push posisi ACF sebagai ikon gastronomi Aceh. Jadi ya, kalau lo nanya ini festival worth it atau nggak—jawabannya: jelas banget iya, gue aja pengen banget ke sana. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Mar/20 | Festival Adat dan Budaya Lom Plai 2026

TripTrus.Com - Festival Adat dan Budaya Lom Plai bukan sekadar perayaan panen biasa, tapi refleksi mendalam tentang hubungan manusia, alam, dan leluhur yang masih dijaga erat oleh masyarakat adat Wehea di Muara Wahau. Di balik kemeriahannya, tersimpan makna filosofis yang kuat—bahwa hasil panen bukan cuma soal kerja keras, tapi juga bentuk harmoni antara manusia dan semesta. Makanya, saat puncak acara Embob Jengea digelar, seluruh warga tanpa terkecuali ikut larut dalam suasana yang sakral sekaligus hangat, dari anak-anak sampai para tetua adat, seakan semua generasi disatukan dalam satu napas tradisi yang sama. Lo bisa ngerasain kalau ini bukan event yang dibuat-buat, tapi benar-benar hidup dan tumbuh dari akar budaya mereka sendiri. [Baca juga : "Solo Menari 2026"] Dimulai dari dentuman gong sakral yang dipukul oleh keturunan raja, momen itu bukan cuma seremoni pembuka, tapi simbol izin sekaligus panggilan spiritual untuk memulai rangkaian ritual. Dari situ, gotong royong berjalan bukan sebagai kewajiban sosial semata, tapi sebagai bentuk kesadaran kolektif yang udah mendarah daging. Gue ngeliat Lom Plai ini kayak pengingat keras di tengah dunia yang makin individualistis—bahwa kebersamaan, rasa syukur, dan penghormatan terhadap alam itu bukan hal yang bisa diganti teknologi atau tren apa pun. Tradisi ini jadi semacam “ruang pulang” buat identitas mereka.       View this post on Instagram A post shared by Pesona Indonesia (@pesona.indonesia) Sejak Nehas Liah Bing ditetapkan sebagai Desa Adat dan Konservasi pada 2006, Lom Plai memang makin dikenal luas, bahkan jadi daya tarik wisata budaya. Tapi menariknya, di tengah eksposur itu, esensi sakralnya tetap dijaga, nggak berubah jadi sekadar tontonan. Justru di situlah letak kekuatannya—lo nggak cuma datang buat lihat budaya, tapi diajak untuk memahami cara hidup yang lebih selaras dan penuh makna. Jadi kalau lo pikir ini cuma festival buat konten atau estetika, jujur aja lo bakal ketinggalan inti paling pentingnya: ini adalah cerita tentang identitas, keberlanjutan, dan cara manusia menghargai hidup itu sendiri. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Dieng Plateau
03 - 05 Apr 2026
Open Trip Dieng Plateau
03 - 05 Apr 2026
Open Trip Sebesi Krakatau
03 - 05 Apr 2026
Open Trip Pulau Pari
04 - 05 Apr 2026
Open Trip Pulau Tidung
04 - 05 Apr 2026
×

...