shop-triptrus

Inilah Agenda Event Nusa Tenggara Timur 2017!


When
: 01 Jan - 31 Dec 2017
Location
: Nusa Tenggara Timur
Short URL
: http://triptr.us/gJS9

TripTrus.Com - Guys, resolusi liburan di tahun 2017 bisa kamu wujudkan untuk eksplor Indonesia, utamanya di Nusa Tenggara Timur (NTT), lho. Rencanakan liburan ke NTT dari sekarang agar bisa mengunjungi beragam acara menarik sepanjang tahun. NTT tak hanya Pulau komodo yang bisa dikunjungi, sederet tempat wisata sekaligus event tahunan tentunya menarik untuk dikunjungi.

Nah, biar kamu mudah membuat rencana, TribunTravel.com merangkum agenda sepanjang tahun 2017 yang dirancang Pemerintah Provinsi NTT, sebagaimana dilansir dari laman pesona.indonesia.travel.

Januari

Jangan lewatkan Pesta Reba pada 14-16 Januari di Kampung Bena, Kabupaten Ngada. Event ini merupakan upacara adat untuk melakukan penghormatan dan ucapan terima kasih terhadap jasa para leluhur.

Februari

Siapkan perjalanan seru ke tanah Sumba untuk menyaksikan Pasola, sebuah atraksi melempar lembing kayu dari atas kuda yang dipacu kencang dua kelompok. Event ini diagendakan di tiga tempat yaitu di Lamboya (2 Februari), Kodi (26-27 Februari), dan Wanukaka (29 Februari).

Maret

Larantuka, dikenal sebagai destinasi Pekan Suci Paskah yang akan dilaksanakan dengan sangat meriah namun tetap khidmat. Acara ini dimulai pada 25 Maret dengan prosesi Jumat Agung dan Kamis Putih. Sementara itu, di Kabupaten Alor, diselenggarakan Ritual Bole Bundo yaitu upacara ritual syukuran atas keberhasilan dalam perang. Kamu juga bisa mengunjungi kampung tradisional Riang Sungai, Danau Asmara, dan Air Panas Oka yang ada di sekitar lokasi upacara.

Beranjak ke Kabupaten Timor Tengah Utara, ada prosesi Kure yang berlangsung di Kelurahan Noemuti. Rumah-rumah adat di sana akan digunakan untuk tempat prosesi doa. Prosesi ini unik karena sehabis doa, di setiap rumah adat akan diletakkan hadiah berupa buah-buahan, tebu, minuman, dan lainnya.

April

Perburuan ikan paus masih menjadi daya tarik Lembata. Kamu bisa menyaksikan kearifan budaya masyarakat lokal ini di Desa Lamalera, Kecamatan Wulan pada 26 April-1 Mei. Selain atraksi utama, kamu juga bisa menikmati obyek wisata di sekitarnya. Sebut saja Pantai Pasir Putih Desa Bean, Desa Pasir Putih, dan Museum Tradisional Ikan Paus.

Mei

Tour de Flores kembali digelar pada 16-23 Mei dengan titik start di Larantuka dan berakhir di Labuan Bajo. Tak tanggung-tanggung, peserta 24 negara akan berpartisipasi di Tour de Flores.

Juni

Kabupaten Alor menggelar upacara adat tolak bala yang disebut Ala Baloel pada 15 Juni. Setelah menikmati upacara adat, kamu bisa mampir ke tempat wisata yang ada di sekitar lokasi ini. Antara lain Kampung Tradisional Takpala, Mombang, Taman Wisata Alam Laut Alor, dan Alor kecil.

Juli

Kunjungi Kota Kupang untuk melihat East Nusa Tenggara Expo (ENTEX) pada 19-22 Juli. Pameran ini menampilkan semua unsur kebudayaan dan pariwisata yang ada di NTT, baik pemerintah maupun swasta. ENTEX diramaikan dengan aneka perlombaan lagu dan tari hingga perlombaan pembuatan cenderamata. Pada bulan ini, juga dilaksanakan Festival Teluk Maumere (18-24 Juli) dan Ka Todo yang merupakan pesta adat di Kabupaten Nagekeo (26-27 Juli).

Agustus

Di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur, Caci menjadi satu tarian menarik karena melibatkan atraksi cambuk menggunakan ekor kerbau. Kamu bisa datang di Pantai Pede, Labuan Bajo, pada 18-19 Agustus.

Sementara di Ende, berlangsung upacara adat Pati’ka pada 14 Agustus, tepatnya di sekitar Puncak Gunung Kelimutu. Pada bulan Agustus, Kabupaten Alor juga menyelenggarakan event bagi pecinta fotografi yaitu Lomba Foto Bawah Laut yang berlangsung pada 23-25 Agustus.

September

Mancing mania merapat, yuk, berkumpul di Kabupaten Kupang pada 23-24 September. Pada bulan ini juga diselenggarakan Festival Panen Kacang Hijau di Lewolotok (21 September).

Oktober

Tour de Timur Indonesia akan memulai debutnya tahun ini dengan menjelajah Atambua-Kupang. Acara ini berlangsung pada 2-9 Oktober untuk memperkenalkan keindahan alam NTT. Setelah menikmati acara ini, kamu bisa lanjut menuju Manggarai Barat untuk menyaksikan Festival Komodo. Beragam karnaval, pawai budaya, pameran dan atraksi kesenian akan berlangsung pada minggu kedua di bulan Oktober.

November

Rencanakan bulan ini untuk mengeksplor Sumba Barat dan menyaksikan ritual Wulla Poddu. Ini adalah ritual adat untuk menyongsong bulan suci atau tahun baru bagi masyarakat pemeluk Marapu (agama asli di Sumba).

Desember

Di penghujung tahun, usai mengeksplor sebagian wilayah Flores, yuk bertandang ke Kupang. Kota ini akan dimeriahkan dengan perayaan HUT Provinsi NTT pada bulan Desember. (Sumber: Artikel tribunnews.com Foto bisniswisata.co.id)

   

Other Event

Jul/22 | Festival Cisadane 2026

TripTrus.Com - Buat lo yang lagi cari agenda seru di bulan Juli, Festival Cisadane 2026 wajib banget masuk daftar. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kembali menghadirkan salah satu festival budaya terbesar yang selalu dinanti masyarakat setiap tahunnya. Mengusung tema "Flowing Heritage, Growing Courage", perhelatan ini bakal berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan pusat kegiatan di kawasan ikonik Jembatan Kaca Berendeng yang berada di bantaran Sungai Cisadane.       View this post on Instagram A post shared by TANGERANG (@exploretangerang) Tema yang diangkat tahun ini bukan sekadar slogan. Festival Cisadane 2026 ingin menggambarkan bagaimana warisan budaya terus mengalir dari generasi ke generasi, sekaligus menjadi penyemangat bagi masyarakat Kota Tangerang untuk berani berinovasi, berkolaborasi, dan melangkah menghadapi tantangan zaman. Filosofi Sungai Cisadane pun diangkat sebagai simbol perjalanan sejarah sekaligus keberanian warga dalam membangun masa depan yang lebih baik. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, menjelaskan bahwa festival tahun ini dikemas dengan konsep yang lebih bermakna. Menurutnya, Festival Cisadane bukan hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan sejarah, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas Kota Tangerang serta mendorong kebangkitan ekonomi lokal setelah melewati berbagai tantangan dalam beberapa tahun terakhir. [Baca juga : "Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026"] Yang bikin festival ini makin menarik, penyelenggara juga memberikan ruang besar bagi pelaku UMKM untuk ikut berkembang. Ratusan stan bakal meramaikan area festival dengan beragam produk kuliner, kerajinan, hingga karya kreatif lokal. Jadi, selain bisa menikmati pertunjukan seni dan budaya, lo juga bisa berburu aneka produk khas sekaligus mendukung pelaku usaha lokal agar semakin maju. Festival Cisadane juga dirancang sebagai ruang kolaborasi yang terbuka bagi berbagai kalangan. Mulai dari pegiat budaya, seniman, komunitas, hingga masyarakat umum bakal terlibat dalam berbagai rangkaian kegiatan yang diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kota Tangerang kepada wisatawan. Kalau lo belum punya agenda di akhir Juli nanti, nggak ada salahnya mampir ke Festival Cisadane 2026. Selain menikmati suasana meriah di tepian Sungai Cisadane, lo juga bisa merasakan langsung perpaduan antara tradisi, kreativitas, hiburan, dan semangat baru yang menjadi identitas Kota Tangerang. Supaya nggak ketinggalan informasi terbaru mengenai jadwal maupun rangkaian acaranya, gue saranin buat terus pantau akun Instagram resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang. (Sumber Foto @desy_yuss)...
more.

Jun/13 | Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026

TripTrus.Com - Kalau ngomongin festival budaya paling ikonik di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali jelas masuk daftar teratas. Event tahunan yang udah jadi kebanggaan masyarakat Bali ini bukan cuma sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi berbagai tradisi, adat, dan warisan budaya yang terus dijaga lintas generasi. Melalui semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, PKB hadir sebagai bentuk nyata upaya melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan seni budaya Bali agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.       View this post on Instagram A post shared by Dartha Sii Muggle (@dartha_muggle) Tahun ini, Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026 kembali digelar di Kota Denpasar dan siap menyuguhkan pengalaman budaya yang lebih meriah, kreatif, dan penuh warna. Mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha”, festival ini mengajak masyarakat untuk memuliakan jiwa menuju kesempurnaan melalui seni, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur Bali. Bukan cuma buat pecinta budaya, acara ini juga cocok banget buat lo yang ingin melihat sisi autentik Bali yang mungkin belum pernah lo temui sebelumnya. Selama penyelenggaraannya, PKB menjadi panggung bagi beragam ekspresi seni, mulai dari seni klasik, tradisi Bali Aga, hingga karya-karya kontemporer dari para maestro dan seniman muda berbakat. Format acaranya pun super lengkap, mulai dari pawai budaya, parade seni, pergelaran, lomba, pameran, lokakarya, sampai diskusi budaya yang seru dan inspiratif. Nggak heran kalau banyak orang menyebut PKB sebagai “monumen hidup” kebudayaan Bali karena terus berkembang tanpa kehilangan akar tradisinya. [Baca juga : "Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Dan Grebeg Suro 2026"] Menariknya lagi, festival ini bukan hanya menjadi ruang apresiasi bagi para seniman lokal, tetapi juga jendela budaya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di sini, lo bisa melihat langsung berbagai kesenian yang berasal dari desa-desa di seluruh Bali, lengkap dengan karakter dan keunikan masing-masing daerah. Pengalaman ini bikin pengunjung bisa merasakan esensi budaya Bali yang asli, jauh lebih dekat daripada sekadar melihatnya di media sosial atau brosur wisata. Rangkaian kemeriahan PKB 2026 juga menghadirkan berbagai pertunjukan spektakuler yang sayang banget untuk dilewatkan. Pada 5–7 Juni 2026, masyarakat dapat menikmati beragam pementasan seni tradisional di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana dan Areal Taman Bung Karno, mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai. Berbagai penampilan seperti Joged, Angklung Kebyar, hingga Gong Kebyar mebarung siap menghidupkan suasana dengan energi dan dinamika khas Bali yang bikin penonton terpukau. Nggak cuma suguhan seni pertunjukan, area festival juga diramaikan oleh berbagai stand kuliner dan kerajinan khas Bali. Jadi setelah puas menikmati pertunjukan, lo bisa lanjut berburu makanan tradisional, produk UMKM kreatif, hingga karya kerajinan lokal yang unik dan estetik. Cocok banget buat lo yang suka eksplor budaya sambil berburu konten Instagram atau TikTok yang anti-mainstream. Digelar di Denpasar, Bali, pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026, PKB menjadi momentum penting untuk merayakan harmoni antara tradisi dan inovasi. Festival ini membuktikan bahwa budaya bukan sesuatu yang kuno atau ketinggalan zaman, melainkan identitas yang terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan generasi masa kini. Jadi, kalau lo lagi cari pengalaman yang nggak cuma seru tetapi juga penuh makna, PKB 2026 adalah destinasi yang wajib masuk bucket list lo tahun ini. (Sumber Foto @dickyyanuarrm) ...
more.

Jun/09 | Tenganan Pegringsingan Culture Festival 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi cari pengalaman wisata budaya yang bukan sekadar buat foto-foto estetik, Tenganan Pegringsingan Culture Festival 2026 wajib masuk daftar agenda lo. Festival yang digelar pada 9–11 Juni 2026 di Desa Tenganan Pegringsingan, Karangasem, Bali ini menghadirkan pengalaman autentik untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Bali Aga, salah satu komunitas tertua di Bali yang masih mempertahankan tradisi leluhur sejak masa pra-Majapahit.       View this post on Instagram A post shared by Kain Antik Gringsing Tenganan (@antique_fabrics_gringsing) Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung diajak menyelami berbagai warisan budaya yang menjadi identitas Desa Tenganan Pegringsingan. Salah satu atraksi yang paling ditunggu tentu saja Perang Pandan (Mekare-kare), tradisi unik yang menjadi simbol penghormatan kepada leluhur sekaligus persembahan kepada Dewa Indra. Tradisi ini bukan sekadar pertunjukan budaya, melainkan bagian penting dari nilai-nilai kehidupan masyarakat setempat yang terus dijaga dari generasi ke generasi. Bukan cuma menyaksikan tradisi ikonik, lo juga bisa ikut berbagai kegiatan interaktif yang bikin pengalaman festival terasa lebih dekat dan personal. Melalui Workshop Kain Geringsing, pengunjung berkesempatan mengenal teknik menenun serta proses pewarnaan tradisional yang telah diwariskan selama ratusan tahun. Kain Geringsing sendiri dikenal sebagai salah satu kain tenun paling langka dan memiliki nilai filosofis yang tinggi dalam budaya Bali. [Baca juga : "Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Dan Grebeg Suro 2026"] Bagi lo yang suka eksplorasi sejarah dan cerita lokal, tersedia pula program Storytelling & Heritage Tour. Dalam sesi ini, pengunjung dapat mendengarkan kisah tentang sejarah Desa Tenganan Pegringsingan, memahami makna filosofis di balik Perang Pandan, hingga mengenal proses pembuatan kain Geringsing secara lebih mendalam. Aktivitas ini menjadi cara yang seru untuk belajar budaya tanpa terasa membosankan. Festival ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif Kabupaten Karangasem kepada masyarakat yang lebih luas. Di tengah perkembangan zaman yang serba digital, keberadaan acara seperti Tenganan Pegringsingan Culture Festival menjadi bukti bahwa tradisi lokal tetap bisa relevan, menarik, dan dekat dengan generasi muda. Jadi, kalau lo pengin ngerasain langsung vibes budaya Bali yang autentik, sekaligus menambah wawasan dengan cara yang asyik, festival ini bisa jadi destinasi yang pas buat lo datangi tahun 2026. (Sumber Foto @agusguntur)...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Dieng Plateau
17 - 19 Jul 2026
Treaking Gunung Papandayan
17 - 18 Jul 2026
Open Trip Pulau Pari
18 - 19 Jul 2026
×

...