shop-triptrus

Festival Reog Nasional


When
: 11 Aug 2022
Location
: Ponorogo
Short URL
: http://triptr.us/nbS9

TripTrus.Com - Warga Ponorogo patut berbangga, karena Festival Reog Ponorogo (FRN) resmi masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) mengumumkan masuknya  Festival Reog Nasional, dalam KEN 2022 secara virtual pada awal Maret ini.

Judha Slamet Sarwo Edi, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan olahraga (Disparpora) Kabupaten Ponorogo mengaku sangat senang, akhirnya Festival Reog Ponorogo bisa masuk ke agenda KEN 2022 ini. “Alhamdulillah akhirnya Festival Reog Ponorogo bisa lolos masuk event nasional KEN 2022. Ini merupakan capaian yang membanggakan,” kata Judha seperti dikutip dari ponorogo.go.id.

Menurut Judha hal ini baru pertama kali untuk Kabupaten Ponorogo. Dia berharap dengan adanya promosi FRN melalui KEN 2022, bisa mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara. “Sebagai konsekuensi dari telah ditetapkan FRN sebagai KEN 2022, maka segala persiapan  juga harus dilaksanakan oleh Pemkab Ponorogo,  mulai dari sarana dan prasarana agar bisa tampil lebih baik dan memukau,” katanya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Adif Marhaendra (@adif_dgcool

Judha juga berharap FRN ini bisa masuk sepuluh besar KEN. Menurutnya tidak mustahil hal itu bisa tercapai asal pelaksanaan FRN selalu terprogram di tanggal dan bulan yang sama setiap tahunnya. “Kalau tahun ini rencana pelaksanaanya masih menyatu dengan Perayaan Grebeg Suro, akan tetapi kedepan akan kami usulkan pelaksanaanya tiap tanggal 11 Agustus, bertepatan dengan HUT Kabupaten Ponorogo,” tambah Judha.

[Baca juga : "Festival Tabut"]

Sementara diberitakan Antara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meluncurkan program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 sebagai upaya membangkitkan geliat kegiatan di daerah. “Selain untuk mempromosikan destinasi pariwisata, KEN 2022 juga sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan, memberdayakan potensi lokal, serta memberikan dampak positif terhadap ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan dengan prinsip berkelanjutan,” kata Sandiaga Uno.

Program KEN diawali dengan proses kurasi guna menyaring kegiatan yang berkualitas. Terdapat lima aspek utama dalam pemilihan KEN 2022, yaitu aspek ide dan potensi inovasi, pengembangan ekonomi kreatif, event management, seni pertunjukan dan budaya, serta strategi komunikasi dan media. Pada 2022, Kemenparekraf menerima 319 usulan kegiatan dari 34 provinsi yang akan dikurasi pada tahap I dan tahap II.

Dari 319 usulan, 171 kegiatan yang layak dipresentasikan di depan para kurator hingga akhirnya terpilih 110 KEN 2022 dengan kategori Top 10 KEN 2022 dan 100 Event KEN 2022 dari 34 provinsi di Indonesia. (Sumber: Artikel pikiran-rakyat.com Foto @sety762) 

   

Other Event

May/22 | Festival Budaya Napak Sire 2026

TripTrus.Com - Festival Budaya Napak Sire jadi salah satu event budaya yang bukan cuma estetik buat lo upload di feed, tapi juga punya makna dalem yang relate banget sama identitas lokal, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Digelar sekitar April sampai Juni 2026 di kawasan Tanjung Pendam, festival ini ngebawa vibe tradisi Melayu yang dikemas kekinian, jadi lo nggak bakal ngerasa “kuno banget”, malah seru dan interaktif. Di sini, gue bisa lihat langsung gimana budaya menyirih—yang dulu mungkin kita anggap biasa aja—ternyata punya filosofi kuat tentang penghormatan, persahabatan, dan cara orang zaman dulu membangun relasi sosial. [Baca juga : "Festival Tidore 2026"] Nggak cuma sekadar pameran doang, festival ini juga diisi pertunjukan seni, workshop budaya, sampai pengalaman interaktif yang bikin lo makin paham arti “Sekapur Sirih” sebagai simbol penerimaan dan kehangatan.       View this post on Instagram A post shared by Dewa Made Putra (@dewacuit_) Tujuan utamanya jelas, biar generasi muda kayak gue dan lo nggak kehilangan jati diri budaya sendiri, sekaligus bikin Bangka Belitung makin dikenal, nggak cuma di Indonesia tapi juga sampai mancanegara. Jadi ya, ini tuh bukan cuma festival biasa—lebih ke ajang buat reconnect sama akar budaya, tapi dengan cara yang santai, fun, dan tetap relevan sama gaya hidup milenial dan Gen Z sekarang. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Apr/29 | Solo Menari 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi cari event budaya yang vibes-nya beda tapi tetap relate sama zaman sekarang, Solo Menari 2026 ini wajib banget masuk radar lo. Festival tari yang digelar sehari penuh di Kota Solo ini hadir buat ngerayain Hari Tari Dunia, tapi bukan sekadar seremoni biasa—ini tuh semacam ruang bebas buat para penari mengekspresikan diri dengan cara yang fresh, kreatif, dan tentunya tetap berakar pada budaya Nusantara. Tahun ini, temanya “Aku Kipas (Aha Pankha)”, yang terinspirasi dari perjalanan panjang kipas tangan dan kipas lipat yang udah eksis sejak ribuan tahun lalu dan jadi elemen penting dalam berbagai tradisi tari di dunia, termasuk di Indonesia. [Baca juga : "Gendhing Budaya 2025"] Menariknya, konsep “kipas” di sini nggak cuma dilihat sebagai properti tari doang, tapi juga sebagai simbol yang lebih dalam—kayak berbagi manfaat, menyebarkan energi positif, dan menghubungkan satu sama lain lewat gerak dan rasa. Jadi, para penari diajak buat ngeksplorasi kreativitas mereka sebebas mungkin, menciptakan karya-karya inovatif yang tetap nyambung sama akar budaya lokal. Bisa dibilang, Solo Menari ini jadi wadah di mana tradisi dan modernitas ketemu, terus di-mix jadi sesuatu yang relevan buat generasi sekarang—baik lo yang milenial, Gen Z, atau siapa pun yang pengin ngerasain seni dengan cara yang lebih hidup dan dekat.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Deffry Adyatama (@deffryadyatama) Dengan atmosfer yang terbuka untuk publik, festival ini juga jadi ajang buat masyarakat luas buat lebih dekat sama dunia tari. Nggak harus jadi penari profesional dulu kok buat menikmati—cukup datang, lihat, dan rasakan sendiri gimana energi budaya itu “hidup” di tengah kota. Jadi ya, kalau lo pengin ngerasain experience budaya yang nggak kaku dan justru penuh warna, Solo Menari 2026 ini bisa jadi jawaban yang lo cari. (Sumber Foto @kam.maula)...
more.

Apr/26 | Gebyar Pesona Budaya Garut 2026

TripTrus.Com - Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) tuh bukan sekadar festival biasa, bro—ini semacam panggung gede yang ngerangkum vibe tradisi sampai sentuhan modern dalam satu helaran yang estetik dan penuh makna. Digelar tiap tahun sama Pemerintah Kabupaten Garut, event ini jadi wadah buat para seniman lokal unjuk gigi, sekaligus bikin lo dan gue makin sadar kalau budaya itu bukan cuma buat dilestarikan, tapi juga bisa dikemas keren dan relevan buat generasi sekarang. Dari pagelaran seni tradisional yang autentik sampai karya inovatif yang siap bersaing di level global, semuanya nyatu di sini, bikin suasana makin hidup dan berwarna. [Baca juga : "Festival Festival Rimpu Mantika 2026"] Menariknya lagi, GPBG juga nggak cuma ngomongin seni doang—ada sisi ekonomi kreatif yang ikut terdongkrak. Produk lokal jadi punya panggung buat dikenal lebih luas, bahkan sampai ke pasar internasional.       View this post on Instagram A post shared by Generasi Pesona Indonesia (@genpiindonesia) Jadi, sambil nikmatin festival, lo juga secara nggak langsung support UMKM dan pelaku kreatif daerah. Diselenggarakan pada 26–27 April 2026 di Garut, acara ini jadi momen strategis buat ningkatin citra pariwisata sekaligus ngenalin kekayaan budaya Indonesia ke dunia. Intinya, ini festival yang bukan cuma seru, tapi juga punya impact—buat lo, gue, dan tentunya Garut itu sendiri. (Sumber Foto indonesia.travel)  ...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Related Trip

No trip related to this event
×

...