shop-triptrus

Festival Perahu Bidar Tradisional 2025


When
: 15 - 17 Aug 2025
Location
: Kota Palembang, Sumatera Selatan
Short URL
: http://triptr.us/nRj9

TripTrus.Com Dari tanggal 15 sampai 17 Agustus 2025, Sungai Musi bakal jadi spot paling panas buat ngerasain vibes lomba dayung tradisional paling pecah se-Indonesia: Festival Perahu Bidar Tradisional! Bukan sekadar lomba dayung doang, bro-sis, tapi ini kayak napak tilas peradaban yang dibalut gaya kekinian. Dengan tema "Mengenal Sungai Musi Pusat Peradaban Melalui Bidar Tradisional", lo bakal ngerasain gimana sejarah dan budaya lokal dikemas dalam kompetisi seru yang penuh energi. Mulai dari ex Pelabuhan 35 Ilir sampai Plaza Benteng Kuto Besak, ribuan mata bakal tertuju ke perahu bidar raksasa sepanjang 29 meter, yang didayung rame-rame sama 55 orang plus dua pendorong semangat. Lo bayangin deh, satu kapal rame kayak flashmob air—nggak cuma lomba, tapi juga tontonan epik penuh nostalgia dan semangat gotong royong yang khas Indonesia banget! 💥🇮🇩

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Sandi Nopriyanto (@sandiyanto)

🚣‍♂️ 1. Kompetisi Bidar: Bukan Sekadar Dayung, Bro!

Lo nggak bakal nyangka gimana hebohnya satu perahu bidar sepanjang 29 meter ini. Dengan 55 pendayung kompak dan dua orang tukang semangatin di belakang, suasananya udah kayak konser di atas air. Dari babak penyisihan sampai final, tiap grup tampil total—yel-yel dikumandangkan, irama dayung serempak kayak beat TikTok viral. Dan semua ini berlangsung di lintasan 1.500 meter yang penuh adrenalin. Lo bisa nonton sambil nyemil di pinggir sungai, nikmatin suasana panas-panas semangat yang nggak bakal lo temuin di event lain. Pokoknya ini sport + budaya yang nge-blend banget, cocok buat lo yang demen konten seru dan meaningful!

🛶 2. Parade Perahu Motor Hias: Estetik, Bro-Sis!

Nah ini dia bagian yang cocok buat feed lo—perahu motor yang dihias kece banget, warna-warni, penuh lampu, dan ornamen lokal yang artsy. Parade ini muter di Sungai Musi kayak karnaval air, tapi versi heritage. Lo bisa jalan santai di pinggir sungai sambil foto-foto yang Instagrammable maksimal. Vibes-nya kayak sunset festival tapi versi tradisional, dengan sentuhan lokal yang bikin lo makin cinta budaya sendiri. Bro-sis traveler, jangan lupa pakai outfit kece biar konten lo makin nyala ya!

[Baca juga : "Festival Rote Malole 2025"]

🎤 3. Panggung Hiburan Rakyat & Kulineran: Lengkap Banget, Bro!

Yang doyan musik, budaya, dan makan—ini surganya! Ada panggung hiburan dari musisi lokal sampe tarian tradisional yang bawa nuansa etnik. Lo juga bisa join workshop budaya sungai atau talkshow soal sejarah bidar, jadi bisa eksis tapi tetap nambah wawasan. Nggak cuma itu, ada juga festival kuliner khas Agustusan, donor darah buat yang mau berbagi, dan pameran pembangunan yang keren buat insight masa depan Palembang. Satu tempat, semua rasa—perfect buat lo yang doyan healing sambil main otak dan perut. 😋🎶

Festival Bidar Tradisional tahun ini udah masuk kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kemenparekraf RI, artinya event ini udah diakui secara nasional sebagai salah satu perayaan budaya paling kece! Lo jangan cuma jadi penonton story temen lo—ikut langsung rasain hype-nya! Dengan kombinasi antara lomba semangat, parade estetik, vibes rakyat yang meriah, sampe kuliner dan budaya lokal yang mengena banget, event ini bikin Sungai Musi jadi bintang utama pariwisata Sumsel. Ajak bestie lo, keluarga, atau bahkan gebetan lo buat nostalgia rame-rame sambil eksis kekinian. Jangan lupa follow @festivalbidartradisional buat update paling fresh. Sampai ketemu di Sungai Musi, bro-sis traveler!  (Sumber Foto: @festivalbidartradisional)

   

Other Event

May/28 | Ubud Food Festival 2026

TripTrus.Com - Ubud bakal kembali jadi surga buat para pecinta kuliner lewat gelaran Ubud Food Festival 2026 yang berlangsung mulai 28 sampai 31 Mei 2026 di kawasan Gianyar, Bali. Festival tahunan ini bukan cuma sekadar acara makan-makan cantik buat isi feed Instagram lo, tapi juga jadi ajang kumpulnya chef ternama, petani lokal, kreator makanan, sampai food enthusiast dari berbagai negara. Selama empat hari penuh, Ubud bakal dipenuhi aroma rempah, suara dapur yang sibuk, dan suasana hangat khas Bali yang bikin siapa pun betah nongkrong dari siang sampai malam.       View this post on Instagram A post shared by janetdeneefe (@janetdeneefe) Tahun ini, tema yang diangkat cukup meaningful, yaitu “Farmers: Guardians of Land and Sea.” Jadi spotlight-nya nggak melulu soal chef terkenal atau plating estetik, tapi juga tentang para petani, nelayan, dan pelaku pangan lokal yang selama ini jadi fondasi utama dunia kuliner Indonesia. Di tengah tren sustainability dan gaya hidup mindful yang makin ramai dibahas Gen Z dan milenial, festival ini terasa relate banget. Lo nggak cuma datang buat nyobain makanan enak, tapi juga diajak ngerti perjalanan panjang sebuah hidangan dari laut dan tanah sampai akhirnya tersaji di meja makan. Area utama festival bakal berpusat di Taman Kuliner Ubud yang terkenal super ramai dan vibrant. Di sini, pengunjung bisa eksplor berbagai tenant makanan artisan, jajanan khas Nusantara, kopi lokal, dessert kekinian, sampai menu tradisional dari berbagai daerah Indonesia. Vibes-nya tuh kayak pasar kuliner premium yang dipadukan dengan nuansa budaya Bali. Cocok buat lo yang hobi kulineran sambil cari pengalaman baru yang lebih autentik dan nggak mainstream. Selain food market, ada juga sederet acara eksklusif yang wajib masuk wishlist. Mulai dari intimate dinner, chef collaboration, masterclass, cooking demo, sampai sesi Food Talks yang ngobrolin soal budaya makan, fermentasi, bahan pangan lokal, dan masa depan kuliner Indonesia. Banyak event yang konsepnya intimate dan limited seat, jadi biasanya cepet sold out. Makanya kalau lo emang niat datang, better siapin itinerary dari sekarang. [Baca juga : "Klaten International Cycling Festival 2026"] Deretan chef yang hadir tahun ini juga nggak main-main. Nama-nama internasional seperti Kate Reid dari Melbourne bakal hadir membawa energi pastry modern khas Lune Croissanterie. Ada juga Ben Devlin yang dikenal dengan konsep coastal cooking berbasis hasil bumi dan laut. Sementara dari Asia Tenggara, chef-chef keren dari Thailand, Malaysia, Filipina, Sri Lanka, sampai Indonesia bakal kolaborasi menciptakan pengalaman makan yang penuh cerita, asap dapur, dan ledakan rasa rempah. Yang bikin festival ini beda dari event kuliner biasa adalah atmosfernya. Lo bisa duduk santai di bawah langit Ubud sambil menikmati hidangan multi-course, terus beberapa meter dari sana ada demo masak tradisional atau live music yang bikin ambience makin syahdu. Bahkan ada sesi santai seperti makan dumpling sambil main mahjong bareng yang vibes-nya lebih chill dan intimate. Jadi bukan cuma soal makanan mahal atau fancy dinner, tapi soal menikmati momen dan koneksi antarmanusia lewat makanan. Buat banyak traveler, Ubud Food Festival 2026 jadi alasan tambahan buat balik lagi ke Bali di akhir Mei nanti. Festival ini seperti reminder kalau cerita Bali nggak cuma tentang beach club, sunset, atau villa estetik semata. Ada budaya, rasa, tradisi, dan orang-orang lokal yang menjaga semuanya tetap hidup sampai sekarang. Dan lewat makanan, semua cerita itu terasa lebih dekat, hangat, dan personal. Kalau lo berencana liburan ke Bali akhir Mei 2026, siap-siap kosongin agenda karena event ini bakal jadi salah satu culinary experience paling seru tahun depan. Untuk informasi lengkap dan pembelian tiket, lo bisa cek langsung di website resmi Ubud Food Festival. (Sumber Foto @aldi_pradana)...
more.

May/23 | Surabaya Vaganza Festival of Lights 2026

TripTrus.Com - Surabaya lagi-lagi bikin lo dan gue susah move on dari kemeriahannya lewat event tahunan yang super ikonik, yaitu Surabaya Vaganza. Festival yang udah eksis sejak 2004 ini bukan sekadar parade biasa, tapi ajang pamer kreativitas warga kota yang dikemas dalam bentuk mobil hias penuh bunga, kostum tematik, sampai parade budaya yang vibes-nya dapet banget. Bayangin aja, rutenya panjang lebih dari 2 km, mulai dari Tugu Pahlawan sampai Balai Pemuda, dan sepanjang jalan lo bakal disuguhi visual yang estetik, rame, dan pastinya Instagrammable abis.       View this post on Instagram A post shared by Love Suroboyo (@lovesuroboyo) Nah, di tahun 2026 ini, konsepnya makin naik level, nggak cuma soal mobil hias doang. Ada sentuhan modern kayak light show, lampion warna-warni, parade kostum fantasi yang nyentrik, sampai festival kuliner dan UMKM yang bikin perut sama dompet lo ikut bahagia. Gue sih ngerasa event ini tuh kayak paket lengkap—hiburan dapet, budaya dapet, konten juga dapet. Apalagi ditambah pertunjukan musik yang bikin suasana makin hidup, jadi bukan cuma nonton, tapi juga ikut ngerasain euforianya. [Baca juga : "Semarang Night Carnival 2026"] Yang bikin makin keren, peserta parade ini nggak main-main. Mulai dari instansi pemerintah, BUMN, BUMD, universitas, sampai perusahaan swasta ikut turun tangan buat nampilin karya terbaik mereka. Ditambah lagi komunitas budaya dari berbagai daerah di Indonesia yang tinggal di Surabaya, jadi nuansanya tuh kaya banget dan beragam. Setiap tahun temanya beda, jadi selalu ada hal baru yang bisa lo eksplor. Intinya, Surabaya Vaganza bukan cuma festival biasa, tapi juga bentuk nyata gimana sebuah kota ngerayain identitas dan budayanya dengan cara yang seru dan kekinian. Event ini sukses bikin Surabaya makin dilirik, nggak cuma sama wisatawan lokal, tapi juga mancanegara. Jadi, kalau lo lagi nyari alasan buat ke Surabaya tanggal 16 Mei 2026, ini dia jawabannya—dateng, nikmatin, dan siap-siap takjub bareng gue. (Sumber Foto @ideakreasi)...
more.

May/22 | Festival Budaya Napak Sire 2026

TripTrus.Com - Festival Budaya Napak Sire jadi salah satu event budaya yang bukan cuma estetik buat lo upload di feed, tapi juga punya makna dalem yang relate banget sama identitas lokal, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Digelar sekitar April sampai Juni 2026 di kawasan Tanjung Pendam, festival ini ngebawa vibe tradisi Melayu yang dikemas kekinian, jadi lo nggak bakal ngerasa “kuno banget”, malah seru dan interaktif. Di sini, gue bisa lihat langsung gimana budaya menyirih—yang dulu mungkin kita anggap biasa aja—ternyata punya filosofi kuat tentang penghormatan, persahabatan, dan cara orang zaman dulu membangun relasi sosial. [Baca juga : "Festival Tidore 2026"] Nggak cuma sekadar pameran doang, festival ini juga diisi pertunjukan seni, workshop budaya, sampai pengalaman interaktif yang bikin lo makin paham arti “Sekapur Sirih” sebagai simbol penerimaan dan kehangatan.       View this post on Instagram A post shared by Dewa Made Putra (@dewacuit_) Tujuan utamanya jelas, biar generasi muda kayak gue dan lo nggak kehilangan jati diri budaya sendiri, sekaligus bikin Bangka Belitung makin dikenal, nggak cuma di Indonesia tapi juga sampai mancanegara. Jadi ya, ini tuh bukan cuma festival biasa—lebih ke ajang buat reconnect sama akar budaya, tapi dengan cara yang santai, fun, dan tetap relevan sama gaya hidup milenial dan Gen Z sekarang. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Open Trip Baduy
27 - 28 May 2026
Open Trip Dieng Plateau
29 - 31 May 2026
Open Trip Sebesi Krakatau
29 - 31 May 2026
Open Trip Baduy
30 - 31 May 2026
×

...