shop-triptrus

Festival Lembah Harau 2018


When
: 13 - 15 Jul 2018
Location
: Harau
Short URL
: http://triptr.us/jgU9

Pasa Harau Art & Culture Festival diselenggarakan oleh Komunitas Lembah Harau yang terdiri masyarakat nagari Harau didukung oleh pegiat kebudayaan, seniman, dan kaum muda. Komunitas Lembah Harau bersifat non partisan, independen, terbuka dan bekerja dengan semangat kesukarelawanan untuk pemberdayaan masyarakat.

Rangkaian peristiwa budaya dan seni tradisi yang akan dihadirkan dalam Pasa Harau nanti meliputi ‘panjek karambia (memanjat pohon kelapa), pacu itiak, pacu jawi, batagak kudo-kudo, silek lanyah, panjat tebing dan main layang-layang. Kemudian, ada juga ritual budaya arak-iriang, sepak rago api, randai, sijobang, basijontiak serta beragam penampilan budaya lainnya. 

Lembah Harau merupakan salah satu lembah terindah di Indonesia. Terletak di Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Lokasinya berada sekitar 138 km dari kota Padang dan sekitar 47 km dari kota Bukittinggi atau sekitar 18 km dari kota Payakumbuh dan 2 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota. Sejumlah transportasi baik sepeda motor atau minibus tersedia untuk umum, dan siap mengantarkan pengunjung dan wisatawan ke Harau. 

bila anda berkenan untuk menyaksikan festival tersebut dibawah ini adalah susunan acaranya:

13 Juli

15.10 – 18.00    Pertunjukan Kesenian Minangkabau (Galanggang Harau)
17.00 – 18.00     Welcome drink: Menikmati kawa daun dan jajanan khas Minang
18.00 – 19.00    Istirahat
19.00 – 20.00     Makan malam dengan hiburan Saluang dan Gamaik
20.00 – 22.00    Pentas Musik dan Harau Performing Art
22.00 – 23.00    Pertunjukan Randai

14 Juli

07.00 – 08.00    Makan pagi
08.00 – 09.00     Jelajah Harau 1, Pondok Gambir
09.00 – 10.00    Jelajah Harau 2, Pengelolaan Gula Aren
10.00 – 11.00    Jelajah Harau 3, Sentra Pembuatan Kuliner Khas Harau
11.00 – 14.00     Istirahat, Makan siang, Acara bebas
14.00 – 15.00    Persiapan Upacara pembukaan
15.00 – 18.00    Upacara Adat Arak iriang
18.00 – 20.00    Istirahat, Makan malam
20.00 – 23.00    Haraukustik

15 Juli

08.00 – 09.00    Makan Bajamba
09.00 – 09.30    Pertunjukan Silek Lacah
09.30 – 10.00    Pacu Jawi (Pacu Sapi)
10.00 – 12.00    Jelajah Harau 3, Wisata Alam Harau
12.00 – 13.00   Istirahat, Makan siang
15.00 – 17.00   Pertunjukan Kesenian Minangkabau
17.00 –              Penutup



 

Kindly inform all of you we will have spectacular event on July, 13th to 15th 2018, these traditions of the Minangkabau will be presented at the Pasa Harau Art & Cultural Festival, the will be centered at the beautiful Harau Valley in Limo puluah koto Regency. Located about an hour’s drive from Bukittinggi city. The Harau Valley dubbed the Yosemite of Indonesia, has green rice fields hemmed in by huge granite rocks. Where refreshing waterfalls tumble down to irrigate the fields!!! ❤❤❤❤ Check it out and DON'T MISS IT!!!!! https://pasaharau.com/ Are you ready to find another heaven in Indonesia? Come on! #indonesia #pasaharau #pasaharauartandculturefestival #minangkabau #westsumatera #limopuluahkota #limapuluhkota #art #culture #wonderfulindonesia #pesonaindonesia #ayokeindonesia #welcometoindonesia #travelling #event #duniamenujuharau #roadtopasaharau2018 #beautifuldestinations

A post shared by siska oktaviani (@chu8y) onApr 10, 2018 at 2:17am PDT

Sumber:http://pasaharau.com/pasa-harau-art-and-culture-festival-digelar-25-27-agustus-2017/  Foto:http://pasaharau.com/

   

Other Event

May/22 | Festival Budaya Napak Sire 2026

TripTrus.Com - Festival Budaya Napak Sire jadi salah satu event budaya yang bukan cuma estetik buat lo upload di feed, tapi juga punya makna dalem yang relate banget sama identitas lokal, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Digelar sekitar April sampai Juni 2026 di kawasan Tanjung Pendam, festival ini ngebawa vibe tradisi Melayu yang dikemas kekinian, jadi lo nggak bakal ngerasa “kuno banget”, malah seru dan interaktif. Di sini, gue bisa lihat langsung gimana budaya menyirih—yang dulu mungkin kita anggap biasa aja—ternyata punya filosofi kuat tentang penghormatan, persahabatan, dan cara orang zaman dulu membangun relasi sosial. [Baca juga : "Festival Tidore 2026"] Nggak cuma sekadar pameran doang, festival ini juga diisi pertunjukan seni, workshop budaya, sampai pengalaman interaktif yang bikin lo makin paham arti “Sekapur Sirih” sebagai simbol penerimaan dan kehangatan.       View this post on Instagram A post shared by Dewa Made Putra (@dewacuit_) Tujuan utamanya jelas, biar generasi muda kayak gue dan lo nggak kehilangan jati diri budaya sendiri, sekaligus bikin Bangka Belitung makin dikenal, nggak cuma di Indonesia tapi juga sampai mancanegara. Jadi ya, ini tuh bukan cuma festival biasa—lebih ke ajang buat reconnect sama akar budaya, tapi dengan cara yang santai, fun, dan tetap relevan sama gaya hidup milenial dan Gen Z sekarang. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Apr/29 | Solo Menari 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi cari event budaya yang vibes-nya beda tapi tetap relate sama zaman sekarang, Solo Menari 2026 ini wajib banget masuk radar lo. Festival tari yang digelar sehari penuh di Kota Solo ini hadir buat ngerayain Hari Tari Dunia, tapi bukan sekadar seremoni biasa—ini tuh semacam ruang bebas buat para penari mengekspresikan diri dengan cara yang fresh, kreatif, dan tentunya tetap berakar pada budaya Nusantara. Tahun ini, temanya “Aku Kipas (Aha Pankha)”, yang terinspirasi dari perjalanan panjang kipas tangan dan kipas lipat yang udah eksis sejak ribuan tahun lalu dan jadi elemen penting dalam berbagai tradisi tari di dunia, termasuk di Indonesia. [Baca juga : "Gendhing Budaya 2025"] Menariknya, konsep “kipas” di sini nggak cuma dilihat sebagai properti tari doang, tapi juga sebagai simbol yang lebih dalam—kayak berbagi manfaat, menyebarkan energi positif, dan menghubungkan satu sama lain lewat gerak dan rasa. Jadi, para penari diajak buat ngeksplorasi kreativitas mereka sebebas mungkin, menciptakan karya-karya inovatif yang tetap nyambung sama akar budaya lokal. Bisa dibilang, Solo Menari ini jadi wadah di mana tradisi dan modernitas ketemu, terus di-mix jadi sesuatu yang relevan buat generasi sekarang—baik lo yang milenial, Gen Z, atau siapa pun yang pengin ngerasain seni dengan cara yang lebih hidup dan dekat.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Deffry Adyatama (@deffryadyatama) Dengan atmosfer yang terbuka untuk publik, festival ini juga jadi ajang buat masyarakat luas buat lebih dekat sama dunia tari. Nggak harus jadi penari profesional dulu kok buat menikmati—cukup datang, lihat, dan rasakan sendiri gimana energi budaya itu “hidup” di tengah kota. Jadi ya, kalau lo pengin ngerasain experience budaya yang nggak kaku dan justru penuh warna, Solo Menari 2026 ini bisa jadi jawaban yang lo cari. (Sumber Foto @kam.maula)...
more.

Apr/26 | Gebyar Pesona Budaya Garut 2026

TripTrus.Com - Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) tuh bukan sekadar festival biasa, bro—ini semacam panggung gede yang ngerangkum vibe tradisi sampai sentuhan modern dalam satu helaran yang estetik dan penuh makna. Digelar tiap tahun sama Pemerintah Kabupaten Garut, event ini jadi wadah buat para seniman lokal unjuk gigi, sekaligus bikin lo dan gue makin sadar kalau budaya itu bukan cuma buat dilestarikan, tapi juga bisa dikemas keren dan relevan buat generasi sekarang. Dari pagelaran seni tradisional yang autentik sampai karya inovatif yang siap bersaing di level global, semuanya nyatu di sini, bikin suasana makin hidup dan berwarna. [Baca juga : "Festival Festival Rimpu Mantika 2026"] Menariknya lagi, GPBG juga nggak cuma ngomongin seni doang—ada sisi ekonomi kreatif yang ikut terdongkrak. Produk lokal jadi punya panggung buat dikenal lebih luas, bahkan sampai ke pasar internasional.       View this post on Instagram A post shared by Generasi Pesona Indonesia (@genpiindonesia) Jadi, sambil nikmatin festival, lo juga secara nggak langsung support UMKM dan pelaku kreatif daerah. Diselenggarakan pada 26–27 April 2026 di Garut, acara ini jadi momen strategis buat ningkatin citra pariwisata sekaligus ngenalin kekayaan budaya Indonesia ke dunia. Intinya, ini festival yang bukan cuma seru, tapi juga punya impact—buat lo, gue, dan tentunya Garut itu sendiri. (Sumber Foto indonesia.travel)  ...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...