TripTrus.Com - Abis denger kabar nih guys, Festival Kota Lama Semarang tahun 2023 bakal diadain lagi dari tanggal 7 sampe 17 September nanti. Udah tahun ke-12 loh, dan tema yang diangkat kali ini keren abis, "Heritage in Harmony", buat nunjukin betapa beragamnya budaya khas Kota Semarang.
Nah, tujuan utamanya sih buat ngejaga warisan budaya Kota Lama Semarang biar tetep awet. Jadi ceritanya, daerah Kota Semarang Lama udah dikukuhin jadi cagar budaya nasional sejak tahun 2020, yang meliputi empat tempat keren: Kampung Kauman, Kampung Melayu, Kampung Pecinan, sama Oudestad.
Gak cuma buat ngejaga warisan budaya aja, Festival Kota Lama juga pengen ngebantu promosiin pariwisata, dari skala nasional sampe internasional. Di samping itu, juga jadi ajang seru buat orang-orang kreatif yang suka sejarah dan seni budaya buat nunjukin kepiawaian mereka.
Ada banyak acara asik yang bakal diadain selama 11 hari ini, contohnya ada Kuliner Nostalgia Pasar Sentiling buat yang suka makanan jaman dulu, trus ada juga Produk Unggulan UMKM Expo buat promosiin produk-produk keren dari UMKM kita. Kalo suka wayang orang, tanggal 8 September ada "Wayang Orang On The Street" di Laroka Theater, pokoknya gak boleh dilewatkan.
[Baca juga : "Merona Fest 2023"]
Cek juga jadwal acaranya nih:
- Orchestra In Harmony | 7 September 2023 jam 6.30 sore di Gedung BORSUMIJ Heritage
- Kuliner Nostalgia Pasar Sentiling | 7-17 September 2023 di area parkir Metro Point
- Produk Unggulan Umkm Expo | 7-10 September 2023 di Gedung Oudetrap
- Wayang Orang On The Street | 8 September 2023 jam 7 malam di Laroka Theater
- 1000 Milenial Berkebaya | 9 September 2023 jam 3 sore di depan Gedung Phapros Jl. Mpu Tantular
- Festival Janur Nusantara | 14-16 September 2023 di Gedung Oudetrap
- Nusantara Folklore Festival | 14-17 September 2023 di Taman Garuda
Jadi, jangan sampe kelewatan deh festival keren ini! Bisa sambil ngejar kenangan jaman dulu dan sekalian support budaya kita dan seru banget pastinya! (Sumber Foto: @dewi.andarpurwanto)
May/28 | Ubud Food Festival 2026
TripTrus.Com - Ubud bakal kembali jadi surga buat para pecinta kuliner lewat gelaran Ubud Food Festival 2026 yang berlangsung mulai 28 sampai 31 Mei 2026 di kawasan Gianyar, Bali. Festival tahunan ini bukan cuma sekadar acara makan-makan cantik buat isi feed Instagram lo, tapi juga jadi ajang kumpulnya chef ternama, petani lokal, kreator makanan, sampai food enthusiast dari berbagai negara. Selama empat hari penuh, Ubud bakal dipenuhi aroma rempah, suara dapur yang sibuk, dan suasana hangat khas Bali yang bikin siapa pun betah nongkrong dari siang sampai malam.
View this post on Instagram
A post shared by janetdeneefe (@janetdeneefe)
Tahun ini, tema yang diangkat cukup meaningful, yaitu “Farmers: Guardians of Land and Sea.” Jadi spotlight-nya nggak melulu soal chef terkenal atau plating estetik, tapi juga tentang para petani, nelayan, dan pelaku pangan lokal yang selama ini jadi fondasi utama dunia kuliner Indonesia. Di tengah tren sustainability dan gaya hidup mindful yang makin ramai dibahas Gen Z dan milenial, festival ini terasa relate banget. Lo nggak cuma datang buat nyobain makanan enak, tapi juga diajak ngerti perjalanan panjang sebuah hidangan dari laut dan tanah sampai akhirnya tersaji di meja makan.
Area utama festival bakal berpusat di Taman Kuliner Ubud yang terkenal super ramai dan vibrant. Di sini, pengunjung bisa eksplor berbagai tenant makanan artisan, jajanan khas Nusantara, kopi lokal, dessert kekinian, sampai menu tradisional dari berbagai daerah Indonesia. Vibes-nya tuh kayak pasar kuliner premium yang dipadukan dengan nuansa budaya Bali. Cocok buat lo yang hobi kulineran sambil cari pengalaman baru yang lebih autentik dan nggak mainstream.
Selain food market, ada juga sederet acara eksklusif yang wajib masuk wishlist. Mulai dari intimate dinner, chef collaboration, masterclass, cooking demo, sampai sesi Food Talks yang ngobrolin soal budaya makan, fermentasi, bahan pangan lokal, dan masa depan kuliner Indonesia. Banyak event yang konsepnya intimate dan limited seat, jadi biasanya cepet sold out. Makanya kalau lo emang niat datang, better siapin itinerary dari sekarang.
[Baca juga : "Klaten International Cycling Festival 2026"]
Deretan chef yang hadir tahun ini juga nggak main-main. Nama-nama internasional seperti Kate Reid dari Melbourne bakal hadir membawa energi pastry modern khas Lune Croissanterie. Ada juga Ben Devlin yang dikenal dengan konsep coastal cooking berbasis hasil bumi dan laut. Sementara dari Asia Tenggara, chef-chef keren dari Thailand, Malaysia, Filipina, Sri Lanka, sampai Indonesia bakal kolaborasi menciptakan pengalaman makan yang penuh cerita, asap dapur, dan ledakan rasa rempah.
Yang bikin festival ini beda dari event kuliner biasa adalah atmosfernya. Lo bisa duduk santai di bawah langit Ubud sambil menikmati hidangan multi-course, terus beberapa meter dari sana ada demo masak tradisional atau live music yang bikin ambience makin syahdu. Bahkan ada sesi santai seperti makan dumpling sambil main mahjong bareng yang vibes-nya lebih chill dan intimate. Jadi bukan cuma soal makanan mahal atau fancy dinner, tapi soal menikmati momen dan koneksi antarmanusia lewat makanan.
Buat banyak traveler, Ubud Food Festival 2026 jadi alasan tambahan buat balik lagi ke Bali di akhir Mei nanti. Festival ini seperti reminder kalau cerita Bali nggak cuma tentang beach club, sunset, atau villa estetik semata. Ada budaya, rasa, tradisi, dan orang-orang lokal yang menjaga semuanya tetap hidup sampai sekarang. Dan lewat makanan, semua cerita itu terasa lebih dekat, hangat, dan personal.
Kalau lo berencana liburan ke Bali akhir Mei 2026, siap-siap kosongin agenda karena event ini bakal jadi salah satu culinary experience paling seru tahun depan. Untuk informasi lengkap dan pembelian tiket, lo bisa cek langsung di website resmi Ubud Food Festival. (Sumber Foto @aldi_pradana)...
more.