TripTrus.Com - Bro, Kabupaten Kaur mau ngadain festival gurita, loh! Bakal berlangsung dari tanggal 21-22 Juni di Pantai Laguna Samudra, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur.
Targetnya, Pemkab Kaur pengen banget bisa ngejaring 10 ribu pengunjung, nih. Mantap, kan? Khusus buat kamu yang doyan kuliner, festival ini cocok banget buat kamu. "Berdasarkan rapat kita, kita yakin bisa ngejaring 10 ribu pengunjung dalam festival gurita ini," kata Herwan. Dia juga bilang, dalam festival gurita yang berlangsung selama dua hari itu, mereka melibatkan semua pihak. Mereka berharap, dengan festival gurita ini, seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu, terutama Kabupaten Kaur, bisa ikutan meramaikan acara ini.
"Pemkab Kaur ngajak semua orang buat ikutan meriahin festival gurita. Kita juga ngajak kepala sekolah, siswa, dan masyarakat biar ikut serta dalam meramaikan festival gurita ini," jelasnya. Dia juga bilang, dalam event festival gurita ini bakal ada beberapa kegiatan seru.
[Baca juga : "Maniamolo Fest"]
Ada lomba memanah gurita, lomba nasi tumpeng gurita, kontes surfing, tari kreasi, bazar kuliner, music showcase, teater nelayan, dan pagelaran seni budaya adat Kaur. Lomba surfing bakal diadain di Pantai Pengubayan. "Ada delapan kegiatan seru yang bakal digelar selama dua hari. Festival gurita ini, selain buat promosi kuliner khas Kabupaten Kaur, juga buat promosi destinasi wisata di bumi se'ase sehijean ini," tutupnya.
Jadi, guys, catet tanggalnya dan jangan sampai ketinggalan, ya! Ajak teman-teman dan keluarga buat ikutan meramaikan festival gurita ini. Seru banget, kan? (Sumber Foto: @dewicoryati)
Jun/13 | Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026
TripTrus.Com - Kalau ngomongin festival budaya paling ikonik di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali jelas masuk daftar teratas. Event tahunan yang udah jadi kebanggaan masyarakat Bali ini bukan cuma sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi berbagai tradisi, adat, dan warisan budaya yang terus dijaga lintas generasi. Melalui semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, PKB hadir sebagai bentuk nyata upaya melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan seni budaya Bali agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
View this post on Instagram
A post shared by Dartha Sii Muggle (@dartha_muggle)
Tahun ini, Pesta Kesenian Bali XLVIII 2026 kembali digelar di Kota Denpasar dan siap menyuguhkan pengalaman budaya yang lebih meriah, kreatif, dan penuh warna. Mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha”, festival ini mengajak masyarakat untuk memuliakan jiwa menuju kesempurnaan melalui seni, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur Bali. Bukan cuma buat pecinta budaya, acara ini juga cocok banget buat lo yang ingin melihat sisi autentik Bali yang mungkin belum pernah lo temui sebelumnya.
Selama penyelenggaraannya, PKB menjadi panggung bagi beragam ekspresi seni, mulai dari seni klasik, tradisi Bali Aga, hingga karya-karya kontemporer dari para maestro dan seniman muda berbakat. Format acaranya pun super lengkap, mulai dari pawai budaya, parade seni, pergelaran, lomba, pameran, lokakarya, sampai diskusi budaya yang seru dan inspiratif. Nggak heran kalau banyak orang menyebut PKB sebagai “monumen hidup” kebudayaan Bali karena terus berkembang tanpa kehilangan akar tradisinya.
[Baca juga : "Festival Nasional Reog Ponorogo XXXI Dan Grebeg Suro 2026"]
Menariknya lagi, festival ini bukan hanya menjadi ruang apresiasi bagi para seniman lokal, tetapi juga jendela budaya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Di sini, lo bisa melihat langsung berbagai kesenian yang berasal dari desa-desa di seluruh Bali, lengkap dengan karakter dan keunikan masing-masing daerah. Pengalaman ini bikin pengunjung bisa merasakan esensi budaya Bali yang asli, jauh lebih dekat daripada sekadar melihatnya di media sosial atau brosur wisata.
Rangkaian kemeriahan PKB 2026 juga menghadirkan berbagai pertunjukan spektakuler yang sayang banget untuk dilewatkan. Pada 5–7 Juni 2026, masyarakat dapat menikmati beragam pementasan seni tradisional di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana dan Areal Taman Bung Karno, mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai. Berbagai penampilan seperti Joged, Angklung Kebyar, hingga Gong Kebyar mebarung siap menghidupkan suasana dengan energi dan dinamika khas Bali yang bikin penonton terpukau.
Nggak cuma suguhan seni pertunjukan, area festival juga diramaikan oleh berbagai stand kuliner dan kerajinan khas Bali. Jadi setelah puas menikmati pertunjukan, lo bisa lanjut berburu makanan tradisional, produk UMKM kreatif, hingga karya kerajinan lokal yang unik dan estetik. Cocok banget buat lo yang suka eksplor budaya sambil berburu konten Instagram atau TikTok yang anti-mainstream.
Digelar di Denpasar, Bali, pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026, PKB menjadi momentum penting untuk merayakan harmoni antara tradisi dan inovasi. Festival ini membuktikan bahwa budaya bukan sesuatu yang kuno atau ketinggalan zaman, melainkan identitas yang terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan generasi masa kini. Jadi, kalau lo lagi cari pengalaman yang nggak cuma seru tetapi juga penuh makna, PKB 2026 adalah destinasi yang wajib masuk bucket list lo tahun ini. (Sumber Foto @dickyyanuarrm)
...
more.