shop-triptrus

Festival Fagogoru 2022


When
: 08 - 31 Oct 2022
Location
: Pendopo Falcilno Weda, Maluku Utara
Short URL
: http://triptr.us/njF9

TripTrus.Com Panorama alam Provinsi Maluku Utara memang enggak perlu kamu ragukan lagi, tapi kamu juga harus kenalan sama rupa-rupa tradisi budaya setempat yang bakal sukses juga bikin kamu jatuh hati! Salah satunya Festival Fagogoru 2022, sebuah gelaran pesta budaya masyarakat Kabupaten Halmahera Tengah yang bakal mengajak kamu menjadi warga lokal dari tanggal 8 hingga 31 Oktober nanti.

Selain beragam pertunjukan seni, ada juga berbagai rangkaian acara yang enggak boleh kamu lewati. Wih, kayaknya ada yang udah mulai penasaran, nih? Ayo, simak dulu bakal ada hal seru apa aja pada Festival Fagogoru 2022!

Keseruan pertama, kamu dapat menyaksikan secara langsung semangat warga Kabupaten Halmahera Tengah dalam memamerkan tradisi turun-temurunnya melalui pelaksanaan pawai budaya. Tercatat bakal ada lebih dari 15 paguyuban nusantara yang udah bersiap menunjukkan karyanya dan memukau kamu serta masyarakat di sepanjang jalan Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah!

Berlokasi di Area Pendopo Falcino Weda dan Panggung Budaya Kawasan Ekowisata Nusliko Park, dengan bangga masyarakat di sekitar Kabupaten Halmahera Tengah akan menunjukkan bakatnya dalam serba-serbi kearifan lokal yang mereka miliki. Tentunya selain tarian, bakal ada juga nyanyian, musik tradisional hingga drama kolosal yang bisa jadi kesempatan buat kamu explore kekayaan budaya lokal lebih dalam lagi!

Bak peribahasa menyelam sambil minum air, Festival Fagogoru 2022 menawarkan beragam pengalaman seru. Coba bayangkan, di mana lagi kamu bisa nonton pertunjukan seni sekaligus diving? Apalagi, soal alam bawah laut, daerah ini emang udah tersohor soal keindahannya.  Warna warni terumbu karang dan berbagai jenis ikan unik bakal jadi pemandangan yang menemanimu saat menyelam.

Yup, nantinya setelah melihat keindahan pesisir pantai di sekitar Kabupaten Halmahera Tengah, kamu pasti enggak bakal tega deh kalau keindahan ini sirna gitu aja. Nah, Festival Fagogoru 2022 juga merangkul pengunjungnya yang sama-sama peduli untuk membersihkan pantai sekaligus menanam mangrove yang amat bermanfaat sebagai tameng dari pengikisan daratan pantai.  So, are you in?

Mengusung tema “The Tremendous Heritage of Fagogoru Land”, pada Festival Fagogoru 2022 mendatang juga bakal ada berbagai pameran karya seni bersejarah. Mulai dari kisah pembebasan Irian Jaya barat hingga tokoh pejuang merah putih H. Salahuddin, pengunjung akan dibawa mengenal kepingan kisah bermakna di Indonesia dari masa lalu. Wih, pencinta sejarah harus ke sini, ya!

[Baca juga : "Festival Tangkeno"]

Penasaran dengan cita rasa makanan Kabupaten Halmahera Tengah? Ini waktunya kamu jajal semua produk UMKM lokal andalan yang bakal buka booth di Festival Fagogoru 2022. Terus selain kuliner, ada juga lho beragam merchandise khas Halmahera Tengah yang bisa kamu beli dan bawa pulang untuk buah tangan atau sekadar kenang-kenangan!

Selain menjadi panggung yang diisi dengan hiburan, venue dari Festival Fagogoru 2022 juga bakal dilengkapi dengan pemilihan ikon anak daerah sebagai Duta Wisata dan Budaya Halmahera Tengah. Semoga yang terpilih bisa membuat Kabupaten Halmahera Tengah makin kreatif, inovatif dan digandrungi banyak wisatawan lokal hingga mancanegara, ya!

Pssst, kalau kamu udah mulai terpesona sama keindahan laut Kabupaten Halmahera Tengah, ini waktunya kamu jelajah Gua Boki Moruru. Di sini kamu bakal disuguhi panorama daya pikat stalagmit dan stalaktit yang beragam bentuknya. Pas banget, Gua Boki Mororu bakal jadi tempat yang pas buat konten media sosial kesayanganmu!

Pesona Festival Fagogoru 2022 dan destinasi di sekitar Maluku Utara lainnya memang mampu bikin jatuh cinta dan buat kamu mau tak sabar datang ke sana. Tapi sebelum berangkat, ada dua hal yang harus kamu pastikan dulu, nih. Pertama, vaksinasimu harus lengkap. Kedua, kamu harus menaati protokol kesehatan dengan tepat. Yuk, buat perjalananmu aman, nyaman dan mengesankan! (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto priority.co.id) 

   

Other Event

May/22 | Festival Budaya Napak Sire 2026

TripTrus.Com - Festival Budaya Napak Sire jadi salah satu event budaya yang bukan cuma estetik buat lo upload di feed, tapi juga punya makna dalem yang relate banget sama identitas lokal, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Digelar sekitar April sampai Juni 2026 di kawasan Tanjung Pendam, festival ini ngebawa vibe tradisi Melayu yang dikemas kekinian, jadi lo nggak bakal ngerasa “kuno banget”, malah seru dan interaktif. Di sini, gue bisa lihat langsung gimana budaya menyirih—yang dulu mungkin kita anggap biasa aja—ternyata punya filosofi kuat tentang penghormatan, persahabatan, dan cara orang zaman dulu membangun relasi sosial. [Baca juga : "Festival Tidore 2026"] Nggak cuma sekadar pameran doang, festival ini juga diisi pertunjukan seni, workshop budaya, sampai pengalaman interaktif yang bikin lo makin paham arti “Sekapur Sirih” sebagai simbol penerimaan dan kehangatan.       View this post on Instagram A post shared by Dewa Made Putra (@dewacuit_) Tujuan utamanya jelas, biar generasi muda kayak gue dan lo nggak kehilangan jati diri budaya sendiri, sekaligus bikin Bangka Belitung makin dikenal, nggak cuma di Indonesia tapi juga sampai mancanegara. Jadi ya, ini tuh bukan cuma festival biasa—lebih ke ajang buat reconnect sama akar budaya, tapi dengan cara yang santai, fun, dan tetap relevan sama gaya hidup milenial dan Gen Z sekarang. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Apr/29 | Solo Menari 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi cari event budaya yang vibes-nya beda tapi tetap relate sama zaman sekarang, Solo Menari 2026 ini wajib banget masuk radar lo. Festival tari yang digelar sehari penuh di Kota Solo ini hadir buat ngerayain Hari Tari Dunia, tapi bukan sekadar seremoni biasa—ini tuh semacam ruang bebas buat para penari mengekspresikan diri dengan cara yang fresh, kreatif, dan tentunya tetap berakar pada budaya Nusantara. Tahun ini, temanya “Aku Kipas (Aha Pankha)”, yang terinspirasi dari perjalanan panjang kipas tangan dan kipas lipat yang udah eksis sejak ribuan tahun lalu dan jadi elemen penting dalam berbagai tradisi tari di dunia, termasuk di Indonesia. [Baca juga : "Gendhing Budaya 2025"] Menariknya, konsep “kipas” di sini nggak cuma dilihat sebagai properti tari doang, tapi juga sebagai simbol yang lebih dalam—kayak berbagi manfaat, menyebarkan energi positif, dan menghubungkan satu sama lain lewat gerak dan rasa. Jadi, para penari diajak buat ngeksplorasi kreativitas mereka sebebas mungkin, menciptakan karya-karya inovatif yang tetap nyambung sama akar budaya lokal. Bisa dibilang, Solo Menari ini jadi wadah di mana tradisi dan modernitas ketemu, terus di-mix jadi sesuatu yang relevan buat generasi sekarang—baik lo yang milenial, Gen Z, atau siapa pun yang pengin ngerasain seni dengan cara yang lebih hidup dan dekat.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Deffry Adyatama (@deffryadyatama) Dengan atmosfer yang terbuka untuk publik, festival ini juga jadi ajang buat masyarakat luas buat lebih dekat sama dunia tari. Nggak harus jadi penari profesional dulu kok buat menikmati—cukup datang, lihat, dan rasakan sendiri gimana energi budaya itu “hidup” di tengah kota. Jadi ya, kalau lo pengin ngerasain experience budaya yang nggak kaku dan justru penuh warna, Solo Menari 2026 ini bisa jadi jawaban yang lo cari. (Sumber Foto @kam.maula)...
more.

Apr/26 | Gebyar Pesona Budaya Garut 2026

TripTrus.Com - Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) tuh bukan sekadar festival biasa, bro—ini semacam panggung gede yang ngerangkum vibe tradisi sampai sentuhan modern dalam satu helaran yang estetik dan penuh makna. Digelar tiap tahun sama Pemerintah Kabupaten Garut, event ini jadi wadah buat para seniman lokal unjuk gigi, sekaligus bikin lo dan gue makin sadar kalau budaya itu bukan cuma buat dilestarikan, tapi juga bisa dikemas keren dan relevan buat generasi sekarang. Dari pagelaran seni tradisional yang autentik sampai karya inovatif yang siap bersaing di level global, semuanya nyatu di sini, bikin suasana makin hidup dan berwarna. [Baca juga : "Festival Festival Rimpu Mantika 2026"] Menariknya lagi, GPBG juga nggak cuma ngomongin seni doang—ada sisi ekonomi kreatif yang ikut terdongkrak. Produk lokal jadi punya panggung buat dikenal lebih luas, bahkan sampai ke pasar internasional.       View this post on Instagram A post shared by Generasi Pesona Indonesia (@genpiindonesia) Jadi, sambil nikmatin festival, lo juga secara nggak langsung support UMKM dan pelaku kreatif daerah. Diselenggarakan pada 26–27 April 2026 di Garut, acara ini jadi momen strategis buat ningkatin citra pariwisata sekaligus ngenalin kekayaan budaya Indonesia ke dunia. Intinya, ini festival yang bukan cuma seru, tapi juga punya impact—buat lo, gue, dan tentunya Garut itu sendiri. (Sumber Foto indonesia.travel)  ...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...