TripTrus.Com - Festival Danau Sentarum Betung Kerihun (FDSBK) digelar dalam rangka upaya mendorong industri pariwisata dari Kuching ke Batang Ai sampai Danau Sentarum. Selain itu, acara ini diharapkan dapat menghidupkan daerah perbatasan agar lebih maju dan sejahtera Peserta Festival Danau Sentarum akan disuguhi dengan pameran produk kreatif masyarakat dan kuliner setempat.
Untuk memeriahkan acara ini, panitia akan menggelar Konser Musik, Perlombaan Sumpit Internasional, Perlombaan Gasing, Perlombaan. Festival danau sentarum akan mengajak kamu menyusuri danau menggunakan alat angkutan air tradisional yaitu Banding dan Perau Tambe.
Selain itu wisatawan juga akan disuguhi karnaval budaya, festival minum madu, pagelaran seni budaya, danau sentarum expo dan festival music etnik.
Putussibau adalah ibukota kabupaten Kapuas hulu, dari kota ini wisatawan bisa berkunjung ke taman nasional betung kerihun, selain menjelajahi taman nasional, disini wisatawan juga dapat melihat langsung Burung Enggang Gading yang merupakan satwa maskot Provinsi Kalimantan Barat.
Selanjutnya wisatawan bisa mendaki bukit tekenang yang berada ditengah danau sentarum dan memiliki ketinggian 112 meter, dari puncaknya kita bisa menikmati pemandangan danau sentarum. Yang terhampar seluas 132Ha, dan mampirlah ketanjung lokang, yaitu desa asal suku dayak punan, disekitar sini terdapat gua-gua dimana leluhur suku dayak punan dulu tinggal dan dimakamkan.
Sebagai daerah yang berpenghasilan Ikan air tawar terbesar dikalimantan Barat, tidak heran bila makanan khas Kapuas hulu berbahan utama ikan bernama kerupuk basah. Bahan utama kerupuk basah adalah ikan toman dan ikan belida, daging kedua ikan ini dicampur dengan sedikit tepung lalu dikukus setelah jadi kerupuk basah dihidangkan dengan saus sambal yang mirip dengan saus sambal otak-otak.
[Baca juga : "Festival Pesona Raja Ampat 2019"]
Acara festival danau sentarum selalu diadakan setiap Tahun, dan ditahun 2019 ini festival tersebut akan diadakan pada tanggal 23-25Oktober 2019, berlokasi di Kabupaten Kapuas Hulu dengan disponsori oleh Dinas Pariwisata dan ekonomi Kreatif Provinsi Kalimantan Barat. (Sumber: Artikel amazingborneo.id Foto genpi.co)
May/28 | Ubud Food Festival 2026
TripTrus.Com - Ubud bakal kembali jadi surga buat para pecinta kuliner lewat gelaran Ubud Food Festival 2026 yang berlangsung mulai 28 sampai 31 Mei 2026 di kawasan Gianyar, Bali. Festival tahunan ini bukan cuma sekadar acara makan-makan cantik buat isi feed Instagram lo, tapi juga jadi ajang kumpulnya chef ternama, petani lokal, kreator makanan, sampai food enthusiast dari berbagai negara. Selama empat hari penuh, Ubud bakal dipenuhi aroma rempah, suara dapur yang sibuk, dan suasana hangat khas Bali yang bikin siapa pun betah nongkrong dari siang sampai malam.
View this post on Instagram
A post shared by janetdeneefe (@janetdeneefe)
Tahun ini, tema yang diangkat cukup meaningful, yaitu “Farmers: Guardians of Land and Sea.” Jadi spotlight-nya nggak melulu soal chef terkenal atau plating estetik, tapi juga tentang para petani, nelayan, dan pelaku pangan lokal yang selama ini jadi fondasi utama dunia kuliner Indonesia. Di tengah tren sustainability dan gaya hidup mindful yang makin ramai dibahas Gen Z dan milenial, festival ini terasa relate banget. Lo nggak cuma datang buat nyobain makanan enak, tapi juga diajak ngerti perjalanan panjang sebuah hidangan dari laut dan tanah sampai akhirnya tersaji di meja makan.
Area utama festival bakal berpusat di Taman Kuliner Ubud yang terkenal super ramai dan vibrant. Di sini, pengunjung bisa eksplor berbagai tenant makanan artisan, jajanan khas Nusantara, kopi lokal, dessert kekinian, sampai menu tradisional dari berbagai daerah Indonesia. Vibes-nya tuh kayak pasar kuliner premium yang dipadukan dengan nuansa budaya Bali. Cocok buat lo yang hobi kulineran sambil cari pengalaman baru yang lebih autentik dan nggak mainstream.
Selain food market, ada juga sederet acara eksklusif yang wajib masuk wishlist. Mulai dari intimate dinner, chef collaboration, masterclass, cooking demo, sampai sesi Food Talks yang ngobrolin soal budaya makan, fermentasi, bahan pangan lokal, dan masa depan kuliner Indonesia. Banyak event yang konsepnya intimate dan limited seat, jadi biasanya cepet sold out. Makanya kalau lo emang niat datang, better siapin itinerary dari sekarang.
[Baca juga : "Klaten International Cycling Festival 2026"]
Deretan chef yang hadir tahun ini juga nggak main-main. Nama-nama internasional seperti Kate Reid dari Melbourne bakal hadir membawa energi pastry modern khas Lune Croissanterie. Ada juga Ben Devlin yang dikenal dengan konsep coastal cooking berbasis hasil bumi dan laut. Sementara dari Asia Tenggara, chef-chef keren dari Thailand, Malaysia, Filipina, Sri Lanka, sampai Indonesia bakal kolaborasi menciptakan pengalaman makan yang penuh cerita, asap dapur, dan ledakan rasa rempah.
Yang bikin festival ini beda dari event kuliner biasa adalah atmosfernya. Lo bisa duduk santai di bawah langit Ubud sambil menikmati hidangan multi-course, terus beberapa meter dari sana ada demo masak tradisional atau live music yang bikin ambience makin syahdu. Bahkan ada sesi santai seperti makan dumpling sambil main mahjong bareng yang vibes-nya lebih chill dan intimate. Jadi bukan cuma soal makanan mahal atau fancy dinner, tapi soal menikmati momen dan koneksi antarmanusia lewat makanan.
Buat banyak traveler, Ubud Food Festival 2026 jadi alasan tambahan buat balik lagi ke Bali di akhir Mei nanti. Festival ini seperti reminder kalau cerita Bali nggak cuma tentang beach club, sunset, atau villa estetik semata. Ada budaya, rasa, tradisi, dan orang-orang lokal yang menjaga semuanya tetap hidup sampai sekarang. Dan lewat makanan, semua cerita itu terasa lebih dekat, hangat, dan personal.
Kalau lo berencana liburan ke Bali akhir Mei 2026, siap-siap kosongin agenda karena event ini bakal jadi salah satu culinary experience paling seru tahun depan. Untuk informasi lengkap dan pembelian tiket, lo bisa cek langsung di website resmi Ubud Food Festival. (Sumber Foto @aldi_pradana)...
more.