shop-triptrus

Festival Budaya Melanesia: Merayakan Keragaman Budaya Dunia Melanesia


When
: 26 - 30 Oct 2015
Location
: Kupang, Nusa Tenggara Timur
Short URL
: http://triptr.us/cWG9

Untuk pertama kalinya, Indonesia akan menjadi tuan rumah acara “Festival Budaya Melanesia” yang dijadwalkan berlangsung pada 26 – 30 Oktober 2015 di Kupang, ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ini merupakan festival budaya yang meriah dengan mengambil tema: ‘Merayakan Keragaman Budaya Dunia Melanesia’.

Festival ini akan diikuti tujuh negara, yaitu: Timor Leste, Vanuatu, Kaledonia Baru, Kepulauan Solomon, Fiji, Papua Nugini, dan Indonesia. Secara garis besar acara festival ini berupa konferensi budaya yang membahas karakteristik budaya dan bahasa Melanesia, sejarah migrasi Melanesia, dan kontribusi budaya Melanesia dalam perkembangan ekonomi, serta pemutaran film dari peserta.

Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menghadirkan kebudayaan dan perwakilan dari Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara dan Nusa Tenggara Timur. Kemudian, sejumlah kabupaten termasuk Malaka, Belu, Alor, Lembata, Sikka, Ende, Ngada, dan Nagekeo akan diikutsertakan dalam festival ini.

Festival Budaya Melanesia adalah tindak lanjut penerimaan Indonesia sebagai anggota Melanesia Spearhead Group (MSG). Festival ini bertujuan sebagai bentuk promosi dengan saling mengapresiasikan budaya satu sama lain, serta adat dan tradisi; memperkuat rasa persaudaraan, solidaritas dan harmoni di kalangan masyarakat, serta memperkaya program serupa yang diselenggarakan oleh MSG.

Setiap empat tahun, MSG mengadakan ‘Festival Seni dan Budaya Melanesia’. Tahun lalu, diadakan 5 festival di Papua Nugini yang bertemakan "Merayakan Keragaman Budaya". Acara yang berlangsung selama dua minggu ini digagas sejak tahun 1998 oleh MSG dalam rangka melestarikan serta mempromosikan budaya tradisional dan kontemporer Melanesia. Melanesia memiliki hubungan yang dekat dengan roh leluhur, tanah, dan lingkungan mereka yang ditekankan sangat kuat melalui kostum berwarna warni serta lagu dan tarian yang energik.

Melanesia merupakan sub-wilayah di kawasan Oceania yang membentang dari barat Samudera Pasifik ke Laut Arafura, dan ke arah timur Fiji. Wilayah ini terdiri sebagian besar pulau-pulau yang  berada di utara dan timur laut benua Australia. Nama Melanesia pertama kali digunakan oleh Jules Dumont d’Urville pada tahun 1832 yang menunjukkan sebuah pengelompokan etnis dan letak geografis pulau-pulau yang berbeda dari Polinesia dan Mikronesia. Dengan kata lain, Melanesia orang yang menghuni pasifik selatan yang bermigrasi sejak ribuan tahun lalu. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia telah menunjuk Nusa Tenggara Timur sebagai pusat studi Melanesia di Indonesia.

Sumber:http://indonesia.travel/events

   

Other Event

Sep/26 | Sandeq Silumba 2026

TripTrus.Com - Gue kasih tau nih, buat lo yang ngaku pecinta budaya sekaligus traveler sejati, ada satu event keren banget di Sulawesi Barat yang haram hukumnya buat dilewatin. Namanya Sandeq Silumba, festival kapal layar tradisional terpanjang di Indonesia yang bakal digelar pas tanggal 26 sampai 27 September 2026 nanti. Nggak tanggung-tanggung, ajang bergengsi ini siap menyajikan atraksi bahari super megah lewat rute sepanjang 231 kilometer. Gelaran akbar ini bakal dimulai dari Kabupaten Majene pada hari pertama sekitar jam sembilan pagi WITA, lalu finis di Kabupaten Polewali Mandar pada hari berikutnya, sembari melintasi panorama pesisir eksotis seperti Pantai Bahari, Pamboang, Sendana, Deking, hingga Pantai Manakarra di Mamuju.       View this post on Instagram A post shared by Ansyar_Naomi (@ansyar_naomi_20) Tahun ini serunya berlipat ganda karena bakal ada 80 perahu Sandeq yang siap melaut dan saling beradu kencang—meningkat pesat dibanding edisi sebelumnya. Tiap kapal legendaris khas suku Mandar ini bakal diawaki sama 14 Pa’sawi (sebutan untuk awak perahu) yang bertaruh ketangkasan demi menaklukkan gelombang laut. Para Passandeq juga udah dipersenjatai persiapan matang dari panitia, lengkap dengan atribut seragam sampai uang saku, dan rencananya acara ini bakal dibuka secara resmi langsung sama Gubernur Sulawesi Barat. [Baca juga : "Festival Jaranan Trenggalek 2026"] Buat lo yang datang, Sandeq Silumba itu jauh melebihi sekadar balapan perahu layar biasa. Selain jadi panggung pelestarian warisan kebudayaan bahari asli Sulawesi Barat, festival ini disulap jadi hiburan malam yang semarak lewat kehadiran Sandeq Night Market. Di sana lo bisa menikmati deretan tarian dan musik tradisional yang magis, sembari belanja berbagai produk kreasi UMKM lokal. Intinya, event ini menghadirkan paket komplit antara petualangan, atraksi wisata budaya, dan hiburan yang dijamin bikin pengalaman liburan lo makin berkesan! (Sumber Foto @ksran_inst)  ...
more.

Sep/21 | Festival Jaranan Trenggalek 2026

TripTrus.Com - Kalo lo lagi nyari vibes liburan yang beda dan penuh energi magis, lo wajib banget ngelirik Festival Jaranan Trenggalek 2026. Acara ikonik kebanggaan warga Trenggalek, Jawa Timur ini digelar sepanjang 21–27 September 2026 di Alun-Alun Trenggalek. Spesialnya lagi, edisi kali ini jadi penanda 30th milestone mereka sekaligus resmi masuk dalam jajaran Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 besutan Kementerian Pariwisata RI. Tiap malamnya mulai jam 19.00 WIB, lo bakal disuguhin atmosfer luar biasa lewat dentuman kendang yang ritmik dan atraksi kolosal yang bikin merinding seru.       View this post on Instagram A post shared by Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2026 (@festivaljaranantrenggalek) Tahun ini festivalnya dijamin jauh lebih pecah dibanding edisi sebelumnya. Ada 58 grup tari yang siap unjuk gigi di empat kategori berbeda, mulai dari Turonggo Yakso tingkat Bocah, Remaja, SLTA/Umum, sampai kategori Non-Turonggo Yakso tingkat Nasional. Kolaborasi koreografi tradisional yang dipadukan dengan sentuhan modern bikin tiap pertunjukan terasa makin hidup dan memukau ribuan pasang mata. Selain pergelaran seni, ada juga deretan pameran UMKM lokal serta ajang Samboja (Sambang Bolo Jaranan) yang jadi wadah diskusi dan ruang kumpul hangat buat para komunitas kesenian rakyat. [Baca juga : "Erau Adat Kutai 2026"] Buat lo yang pengen ngerasain pengalaman kultural mendalam ini, aksesnya fleksibel banget. Penonton bisa menikmati acara secara gratis, tapi kalo mau dapat tampilan visual terbaik dengan spot duduk yang lebih nyaman, tiket VIP dan VVIP udah bisa lo amankan mulai dari Rp25.000 aja. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan atur jadwal lo bareng teman-teman buat saksiin peleburan tradisi, mistisme, dan kreativitas masa kini di panggung paling bergengsi Trenggalek! (Sumber Foto @ellysaaell2)...
more.

Sep/21 | Seren Taun Kasepuhan Cisungsang 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi nyari event budaya yang beda dari biasanya dan penuh sama vibes kearifan lokal, lo wajib banget tahu tentang Seren Taun Kasepuhan Cisungsang 2026. Acara tahunan yang sakral sekaligus seru ini digelar di Desa Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Ritual adat masyarakat Banten ini diadakan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang berlimpah, sekaligus momen buat menjaga keharmonisan antara manusia dan alam. Nah, kabar kerennya lagi, festival budaya kekinian ini juga berhasil masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026!       View this post on Instagram A post shared by @irwan_gamoz Selama rangkaian acara berlangsung dari tanggal 21 sampai 28 September 2026, lo bakal disuguhkan berbagai prosesi adat dan pertunjukan yang autentik banget. Mulai dari ritual Rasul Pare di Leuit—yaitu praproses menyimpan padi ke dalam lumbung adat—sampai Kirab Budaya Nusantara yang meriah dengan arak-arakan hasil bumi menggunakan rengkong. Nggak cuma itu, suasana makin ramai dengan hadirnya berbagai atraksi seni tradisional khas seperti Angklung Buhun, Gondang, Debus, hingga pertunjukan Wayang Golek yang legendaris. [Baca juga : "Sandeq Silumba 2026"] Eits, tapi jangan mikir acara ini cuma soal tradisi kuno doang ya! Seren Taun Cisungsang 2026 pintar banget memadukan warisan leluhur dengan konsep inovasi modern. Di sini, gue dan lo bisa belajar bareng soal keberlanjutan lingkungan lewat edukasi konservasi, lokakarya tanaman herbal, sampai pengenalan konsep Green Tourism. Selain jadi ajang riset budaya dan gerakan pelestarian alam, perayaan ini juga memanjakan pengunjung lewat festival gastronomi lokal serta pameran UMKM yang siap mendongkrak perekonomian masyarakat adat setempat. Pokoknya, ini destinasi ecotourism yang pas banget buat lo yang mau ngerasain pengalaman budaya autentik sambil jalan-jalan seru! (Sumber Foto @maulana_reza14)  ...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Upcoming Trips

Trekking Gunung Papandayan
02 - 03 Oct 2026
Dataran Tinggi Dieng
02 - 04 Oct 2026
Open Trip Dieng Plateau
02 - 04 Oct 2026
×

...