shop-triptrus

Festival Bekudo Bono 2019


When
: 10 - 15 Nov 2019
Location
: Teluk Meranti, Kab. Pelalawan
Short URL
: http://triptr.us/lS79

TripTrus.Com - Di sepanjang pegunungan Bukit Barisan sebelah barat pulau Sumatra, membentang sungai yang oleh masyarakat setempat disebut ‘Kampar’. Sungai yang mengalir deras itu berkelok-kelok di seluruh Provinsi Riau hingga ke Selat Malaka. Di sepanjang jalurnya, sungai itu terbelah menajdi dua cabang besar: Kampar Kanan dan Kampar Kiri.

 
 
 
View this post on Instagram

Reposting @eyesofindonesia // The Bono Tidal Bore by the estuary of the Kampar River in the Riau Province is drawing surfing communities from around the world to this amazing Indonesian pororoca. Kampar is a long river that spouts forth in the Bukit Barisan mountain range that forms the spine of the island of Sumatra to the west. The river rushes down along the island’s west coast, then meanders across the Riau province, to finally pour out into the Malacca Straits, on the east coast of Sumatra.⠀ .⠀ .⠀ This year, the Bekudo Bono festival will take place when the tide is at its highest on 12th to 16th March 2017 during the full moon, and also on 27th to 31st March 2017 during the new moon period.⠀ .⠀ .⠀ ⠀ #wonderfulindonesia #travel #igtravel #plesir #spektakel #adventure #igtravel #bekudobono #riau #surf #river #tide #wave

A post shared by Spektakel (@spektakel.id) onMar 11, 2017 at 5:51am PST


Kemudian, kedua cabang Kampar ini bertemu di Langgar, tepatnya di Kabupaten Pelalawan. Di muara tersebut, kedua cabang Kampar bergabung dengan banyak aliran dari sungai lainnya. Sehingga, Kampar berlayur ke mulut sungai yang lebar.

Saat air laut pasang, ombak tinggi terhempas dan bertemu arus hilir sungai Kampar. Dua energi pun bertemu, dan gelombang pasang surut Kampar yang fenomenal terbentuk hingga mengalir deras di pedalaman dan berguling ke leboh dari 60 km ke hulu sungai. Gelombang pasang ini kemudian disebut oleh masyarakat setempat sebagai “Bono”. Dengan kecepatan 40 km per jam, Bono bisa naik setinggi 4 hingga 6 meter dengan suara gemuruh keras yang khas. Hal ini sekaligus menciptakan barrel yang sangat disukai oleh para peselancar.

[Baca juga : "Festival Kerinci 2019"]

Pada puncak Bono, dapat bermunculan 21 gelombang. Sehingga, 21 peselancar dapat berselancar secara bersamaan. Pertama kali ditemukan oleh bore-rider asal Prancis dan Brasil, kini kegiatan berselancar di aliran sungai Kampar tersebut rutin diadakan setiap tahun sebagai ajang festival selancar bertajuk ‘Bekudo Bono’. Sepanjang festival olahraga air ini, telah tercatat rekor dunia berselancar bono terlama sejauh 17,2 km. (Sumber: Artikel spektakel.id Foto riaubook.com)

   

Other Event

Sep/26 | Sandeq Silumba 2026

TripTrus.Com - Gue kasih tau nih, buat lo yang ngaku pecinta budaya sekaligus traveler sejati, ada satu event keren banget di Sulawesi Barat yang haram hukumnya buat dilewatin. Namanya Sandeq Silumba, festival kapal layar tradisional terpanjang di Indonesia yang bakal digelar pas tanggal 26 sampai 27 September 2026 nanti. Nggak tanggung-tanggung, ajang bergengsi ini siap menyajikan atraksi bahari super megah lewat rute sepanjang 231 kilometer. Gelaran akbar ini bakal dimulai dari Kabupaten Majene pada hari pertama sekitar jam sembilan pagi WITA, lalu finis di Kabupaten Polewali Mandar pada hari berikutnya, sembari melintasi panorama pesisir eksotis seperti Pantai Bahari, Pamboang, Sendana, Deking, hingga Pantai Manakarra di Mamuju.       View this post on Instagram A post shared by Ansyar_Naomi (@ansyar_naomi_20) Tahun ini serunya berlipat ganda karena bakal ada 80 perahu Sandeq yang siap melaut dan saling beradu kencang—meningkat pesat dibanding edisi sebelumnya. Tiap kapal legendaris khas suku Mandar ini bakal diawaki sama 14 Pa’sawi (sebutan untuk awak perahu) yang bertaruh ketangkasan demi menaklukkan gelombang laut. Para Passandeq juga udah dipersenjatai persiapan matang dari panitia, lengkap dengan atribut seragam sampai uang saku, dan rencananya acara ini bakal dibuka secara resmi langsung sama Gubernur Sulawesi Barat. [Baca juga : "Festival Jaranan Trenggalek 2026"] Buat lo yang datang, Sandeq Silumba itu jauh melebihi sekadar balapan perahu layar biasa. Selain jadi panggung pelestarian warisan kebudayaan bahari asli Sulawesi Barat, festival ini disulap jadi hiburan malam yang semarak lewat kehadiran Sandeq Night Market. Di sana lo bisa menikmati deretan tarian dan musik tradisional yang magis, sembari belanja berbagai produk kreasi UMKM lokal. Intinya, event ini menghadirkan paket komplit antara petualangan, atraksi wisata budaya, dan hiburan yang dijamin bikin pengalaman liburan lo makin berkesan! (Sumber Foto @ksran_inst)  ...
more.

Sep/21 | Festival Jaranan Trenggalek 2026

TripTrus.Com - Kalo lo lagi nyari vibes liburan yang beda dan penuh energi magis, lo wajib banget ngelirik Festival Jaranan Trenggalek 2026. Acara ikonik kebanggaan warga Trenggalek, Jawa Timur ini digelar sepanjang 21–27 September 2026 di Alun-Alun Trenggalek. Spesialnya lagi, edisi kali ini jadi penanda 30th milestone mereka sekaligus resmi masuk dalam jajaran Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 besutan Kementerian Pariwisata RI. Tiap malamnya mulai jam 19.00 WIB, lo bakal disuguhin atmosfer luar biasa lewat dentuman kendang yang ritmik dan atraksi kolosal yang bikin merinding seru.       View this post on Instagram A post shared by Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2026 (@festivaljaranantrenggalek) Tahun ini festivalnya dijamin jauh lebih pecah dibanding edisi sebelumnya. Ada 58 grup tari yang siap unjuk gigi di empat kategori berbeda, mulai dari Turonggo Yakso tingkat Bocah, Remaja, SLTA/Umum, sampai kategori Non-Turonggo Yakso tingkat Nasional. Kolaborasi koreografi tradisional yang dipadukan dengan sentuhan modern bikin tiap pertunjukan terasa makin hidup dan memukau ribuan pasang mata. Selain pergelaran seni, ada juga deretan pameran UMKM lokal serta ajang Samboja (Sambang Bolo Jaranan) yang jadi wadah diskusi dan ruang kumpul hangat buat para komunitas kesenian rakyat. [Baca juga : "Erau Adat Kutai 2026"] Buat lo yang pengen ngerasain pengalaman kultural mendalam ini, aksesnya fleksibel banget. Penonton bisa menikmati acara secara gratis, tapi kalo mau dapat tampilan visual terbaik dengan spot duduk yang lebih nyaman, tiket VIP dan VVIP udah bisa lo amankan mulai dari Rp25.000 aja. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan atur jadwal lo bareng teman-teman buat saksiin peleburan tradisi, mistisme, dan kreativitas masa kini di panggung paling bergengsi Trenggalek! (Sumber Foto @ellysaaell2)...
more.

Sep/21 | Seren Taun Kasepuhan Cisungsang 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi nyari event budaya yang beda dari biasanya dan penuh sama vibes kearifan lokal, lo wajib banget tahu tentang Seren Taun Kasepuhan Cisungsang 2026. Acara tahunan yang sakral sekaligus seru ini digelar di Desa Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Ritual adat masyarakat Banten ini diadakan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang berlimpah, sekaligus momen buat menjaga keharmonisan antara manusia dan alam. Nah, kabar kerennya lagi, festival budaya kekinian ini juga berhasil masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026!       View this post on Instagram A post shared by @irwan_gamoz Selama rangkaian acara berlangsung dari tanggal 21 sampai 28 September 2026, lo bakal disuguhkan berbagai prosesi adat dan pertunjukan yang autentik banget. Mulai dari ritual Rasul Pare di Leuit—yaitu praproses menyimpan padi ke dalam lumbung adat—sampai Kirab Budaya Nusantara yang meriah dengan arak-arakan hasil bumi menggunakan rengkong. Nggak cuma itu, suasana makin ramai dengan hadirnya berbagai atraksi seni tradisional khas seperti Angklung Buhun, Gondang, Debus, hingga pertunjukan Wayang Golek yang legendaris. [Baca juga : "Sandeq Silumba 2026"] Eits, tapi jangan mikir acara ini cuma soal tradisi kuno doang ya! Seren Taun Cisungsang 2026 pintar banget memadukan warisan leluhur dengan konsep inovasi modern. Di sini, gue dan lo bisa belajar bareng soal keberlanjutan lingkungan lewat edukasi konservasi, lokakarya tanaman herbal, sampai pengenalan konsep Green Tourism. Selain jadi ajang riset budaya dan gerakan pelestarian alam, perayaan ini juga memanjakan pengunjung lewat festival gastronomi lokal serta pameran UMKM yang siap mendongkrak perekonomian masyarakat adat setempat. Pokoknya, ini destinasi ecotourism yang pas banget buat lo yang mau ngerasain pengalaman budaya autentik sambil jalan-jalan seru! (Sumber Foto @maulana_reza14)  ...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography

Related Trip

No trip related to this event

Upcoming Trips

Trekking Gunung Papandayan
02 - 03 Oct 2026
Dataran Tinggi Dieng
02 - 04 Oct 2026
×

...