shop-triptrus

East Java Fashion Harmony 2022


When
: 03 Dec 2022
Location
: Kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur
Short URL
: http://triptr.us/nkz9

TripTrus.Com -  Entah sudah pernah datang langsung atau melihat di foto dan videonya di media sosial, kamu pasti setuju kalau panorama alam di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, angat menawan. Nah, bagaimana jadinya kalau kecantikan itu dipadukan dengan koleksi busana batik karya desainer Indonesia?

Kalau kamu mau tahu jawabannya, ayo datang dan saksikan East Java Fashion Harmony 2022. Event fesyen ini akan digelar di sekitar Gunung Bromo pada 3 Desember 2022 mendatang. Sebelum datang, ayo intip daya tariknya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Isyam Syamsi (@isyamsyamsi)

Pertama, ayo kenalan dulu dengan tema besar yang bakal diusung, yakni "Tenggering Budi Luhur". Tema itu bisa diartikan sebagai ajaran atau nasihat untuk menjadi bijaksana dan baik. Nah, para desainer yang terlibat dalam perhelatan ini bakal membawa pesan itu lewat karya mereka dan pilihan kain batik yang digunakan. 

Yaps, kamu mungkin pernah baca atau tahu kalau masing-masing motif batik itu punya makna dan filosofi tersendiri, termasuk batik-batik khas Jawa Timur. Sedikit bocoran, nih, ada empat jenis batik yang bakal jadi sorotan utama dalam East Java Fashion Harmony 2022. Mereka adalah selingkar wilis, karesidenan Madiun, tapal kudal, dan batik Madura.

Apa sih, yang bikin East Java Fashion Harmony 2022 beda dari peragaan busana batik lainnya? Salah satu pembedanya adalah konsep karya yang disajikan. Batik fashion avant garde dan haute couture, itulah yang akan kamu lihat. Artinya, kamu akan menjadi saksi bagaimana kain batik dirancang sedemikian rupa menjadi sebuah karya yang lebih eksklusif dengan desain yang tak biasa.

Berbicara tentang event peragaan busana, tentu tak lepas dari deretan desainernya yang ada di baliknya. Benar, kan? Pada East Java Fashion Harmony 2022, ada 10 desainer Jawa Timur yang akan terlibat. Mereka berasal dari Indonesia Fashion Chamber, Asosiasi Perancang Muda Indonesia, Perkumpulan Pengusaha Busana, dan juga independent designer. Mereka akan menghadirkan 30 koleksi ditambah dengan 5 outfits dari guest designer.

Siapa yang mengikuti perkembangan dunia fesyen? Kamu mungkin sudah enggak asing dengan sosok Diana Puteri. Desainer kelahiran Mojokerto, Jawa Timur, yang karyanya sudah dipakai selebritas dunia ini juga akan ikut berpartisipasi dalam East Java Fashion Harmony 2022.

Seperti yang sudah disinggung di awal tadi, keistimewaan East Java Fashion Harmony 2022 juga terletak pada lokasi pelaksanaannya. Karena diadakan langsung di Widodaren, kamu enggak akan disuguhi cantiknya pemandangan alam melalui layar saja, melainkan secara langsung. 

[Baca juga : "POSPENAS IX 2022"]

Pssst, ini adalah salah satu spot terbaik untuk melihat kemegahan Gunung Bromo, lho. Bukit ini juga memiliki hamparan pasir yang cukup luas yang sering disebut sebagai Laut Pasir. Sembari nunggu pertunjukan, kamu bisa jalan-jalan di kawasan wisata ini dulu sambil foto-foto.

Karena East Java Fashion Harmony 2022 dilangsungkan sehari, kamu bisa memanfaatkan waktu sebelum atau sesudah event untuk jalan-jalan ke alam. Nah, Gunung Batok menjadi rekomendasi karena lokasinya yang berdekatan dengan Bukit Widodaren. Butuh waktu sekitar 40 menit hingga 1 jam untuk tiba di puncaknya. Tenang, lelahmu bakal terbayar lunas dengan indahnya hamparan pasir di puncak gunung dan cantiknya lautan awan.

Sekian sesi kenalan dengan East Java Fashion Harmony 2022. Supaya semua pengalaman dan keseruan yang sudah dibahas tadi bisa kamu rasakan secara langsung, ayo datang ke Widodaren, Pasuruan, Jawa Timur. Nah, selama pertunjukan maupun saat beraktivitas di luar rumah, pastikan kamu tetap pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan secara berkala. Untuk memperkuat imun, jangan lupa ikut vaksin booster(Sumber: Artikel indonesia.travel Foto @disbudparjatimprov) 

   

Other Event

May/22 | Festival Budaya Napak Sire 2026

TripTrus.Com - Festival Budaya Napak Sire jadi salah satu event budaya yang bukan cuma estetik buat lo upload di feed, tapi juga punya makna dalem yang relate banget sama identitas lokal, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Digelar sekitar April sampai Juni 2026 di kawasan Tanjung Pendam, festival ini ngebawa vibe tradisi Melayu yang dikemas kekinian, jadi lo nggak bakal ngerasa “kuno banget”, malah seru dan interaktif. Di sini, gue bisa lihat langsung gimana budaya menyirih—yang dulu mungkin kita anggap biasa aja—ternyata punya filosofi kuat tentang penghormatan, persahabatan, dan cara orang zaman dulu membangun relasi sosial. [Baca juga : "Festival Tidore 2026"] Nggak cuma sekadar pameran doang, festival ini juga diisi pertunjukan seni, workshop budaya, sampai pengalaman interaktif yang bikin lo makin paham arti “Sekapur Sirih” sebagai simbol penerimaan dan kehangatan.       View this post on Instagram A post shared by Dewa Made Putra (@dewacuit_) Tujuan utamanya jelas, biar generasi muda kayak gue dan lo nggak kehilangan jati diri budaya sendiri, sekaligus bikin Bangka Belitung makin dikenal, nggak cuma di Indonesia tapi juga sampai mancanegara. Jadi ya, ini tuh bukan cuma festival biasa—lebih ke ajang buat reconnect sama akar budaya, tapi dengan cara yang santai, fun, dan tetap relevan sama gaya hidup milenial dan Gen Z sekarang. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Apr/29 | Solo Menari 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi cari event budaya yang vibes-nya beda tapi tetap relate sama zaman sekarang, Solo Menari 2026 ini wajib banget masuk radar lo. Festival tari yang digelar sehari penuh di Kota Solo ini hadir buat ngerayain Hari Tari Dunia, tapi bukan sekadar seremoni biasa—ini tuh semacam ruang bebas buat para penari mengekspresikan diri dengan cara yang fresh, kreatif, dan tentunya tetap berakar pada budaya Nusantara. Tahun ini, temanya “Aku Kipas (Aha Pankha)”, yang terinspirasi dari perjalanan panjang kipas tangan dan kipas lipat yang udah eksis sejak ribuan tahun lalu dan jadi elemen penting dalam berbagai tradisi tari di dunia, termasuk di Indonesia. [Baca juga : "Gendhing Budaya 2025"] Menariknya, konsep “kipas” di sini nggak cuma dilihat sebagai properti tari doang, tapi juga sebagai simbol yang lebih dalam—kayak berbagi manfaat, menyebarkan energi positif, dan menghubungkan satu sama lain lewat gerak dan rasa. Jadi, para penari diajak buat ngeksplorasi kreativitas mereka sebebas mungkin, menciptakan karya-karya inovatif yang tetap nyambung sama akar budaya lokal. Bisa dibilang, Solo Menari ini jadi wadah di mana tradisi dan modernitas ketemu, terus di-mix jadi sesuatu yang relevan buat generasi sekarang—baik lo yang milenial, Gen Z, atau siapa pun yang pengin ngerasain seni dengan cara yang lebih hidup dan dekat.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Deffry Adyatama (@deffryadyatama) Dengan atmosfer yang terbuka untuk publik, festival ini juga jadi ajang buat masyarakat luas buat lebih dekat sama dunia tari. Nggak harus jadi penari profesional dulu kok buat menikmati—cukup datang, lihat, dan rasakan sendiri gimana energi budaya itu “hidup” di tengah kota. Jadi ya, kalau lo pengin ngerasain experience budaya yang nggak kaku dan justru penuh warna, Solo Menari 2026 ini bisa jadi jawaban yang lo cari. (Sumber Foto @kam.maula)...
more.

Apr/26 | Gebyar Pesona Budaya Garut 2026

TripTrus.Com - Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) tuh bukan sekadar festival biasa, bro—ini semacam panggung gede yang ngerangkum vibe tradisi sampai sentuhan modern dalam satu helaran yang estetik dan penuh makna. Digelar tiap tahun sama Pemerintah Kabupaten Garut, event ini jadi wadah buat para seniman lokal unjuk gigi, sekaligus bikin lo dan gue makin sadar kalau budaya itu bukan cuma buat dilestarikan, tapi juga bisa dikemas keren dan relevan buat generasi sekarang. Dari pagelaran seni tradisional yang autentik sampai karya inovatif yang siap bersaing di level global, semuanya nyatu di sini, bikin suasana makin hidup dan berwarna. [Baca juga : "Festival Festival Rimpu Mantika 2026"] Menariknya lagi, GPBG juga nggak cuma ngomongin seni doang—ada sisi ekonomi kreatif yang ikut terdongkrak. Produk lokal jadi punya panggung buat dikenal lebih luas, bahkan sampai ke pasar internasional.       View this post on Instagram A post shared by Generasi Pesona Indonesia (@genpiindonesia) Jadi, sambil nikmatin festival, lo juga secara nggak langsung support UMKM dan pelaku kreatif daerah. Diselenggarakan pada 26–27 April 2026 di Garut, acara ini jadi momen strategis buat ningkatin citra pariwisata sekaligus ngenalin kekayaan budaya Indonesia ke dunia. Intinya, ini festival yang bukan cuma seru, tapi juga punya impact—buat lo, gue, dan tentunya Garut itu sendiri. (Sumber Foto indonesia.travel)  ...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...