shop-triptrus

Batam Jazz Fest


When
: 25 - 26 Jun 2022
Location
: Taman Dang Anom, Batam
Short URL
: http://triptr.us/nb59

TripTrus.Com - Halo, halo, para penikmat musik jazz. Mau dengar kabar gembira enggak? Pasti mau, dong! Kabarnya, #DiIndonesiaAja bakal ada jazz festival baru, nih. Namanya Batam Jazz Fest (BJF). Event di Batam ini lahir berkat kolaborasi antara penggiat jazz di Batam, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam, serta Kemenparekraf RI. Karena ini acara baru, kamu harus kenalan dulu sebelum nonton.

#DiIndonesiaAja, ada festival jazz yang dilangsungkan di desa wisata, gunung, benteng, hingga candi. Nah, Batam Jazz Fest bakal menambahkan warna baru. Dengan konsep outdoor, panggung musiknya bakal ada di Taman Dang Anom dengan latar belakang Laluan Madani—flyover yang dikenal estetik dengan beragam ornamen khas Melayu. Taman ini sendiri juga punya banyak spot buat berswafoto, seperti menara hias setinggi 11 meter, sayap burung garuda, payung hias, dan lainnya.

Tandai kalender kamu, BJF perdana siap digelar pada 25-26 Juni 2022. Wah, asyik banget bisa menghabiskan akhir pekan dengan menikmati konser musik. Acara di Batam  ini bakal menerapkan protokol kesehatan CHSE dan masyarakat bisa nonton tanpa dipungut biaya alias gratis! Catat, ya, rangkaian kegiatannya dimulai pukul 17.00-22.00 WIB. Kamu jangan sampai telat. 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Asep Toto Kartaman (@asepkartaman)

Siapa yang udah nungguin bocoran lineup Batam Jazz Festival? Ryan, Project Manager BJF, mengatakan kalau perhelatan pertama ini akan melibatkan musisi lokal. Ada Coa, Tanaka Manalu, X Soul Chepy Soekardy Quintet, dan Malaykustik. Pada gelaran selanjutnya, BJF mungkin bakal menghadirkan musisi nasional dan internasional. Wah, mantap!

Nonton festival jazz bakal makin asyik kalau sambil kulineran. Karena itulah, BJF juga menghadirkan bazar kuliner. Kamu bisa dengerin alunan musik jazz yang dibawakan musisi idola sembari menikmati makanan dan minuman favoritmu. Akhir pekan yang sempurna banget, ‘kan? 

Oh iya, event ini sebenarnya diadakan bukan hanya sebagai obat rindu akan musik jazz di Batam. 

[Baca juga : "Festival Loksado"]

BJF sengaja melibatkan musisi lokal, penyelenggara event, hingga UMKM sebagai wujud dukungan buat mereka. Harapannya, dukungan ini bisa bikin mereka makin semangat buat bangkit dan terus berkarya sehingga perekonomian pun bakal berkembang dan lebih maju. Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengharapkan perhelatan ini juga bakal mendongkrak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.  (Sumber: Artikel indonesia.travel Foto  @sivamdrumschool) 

   

Other Event

May/22 | Festival Budaya Napak Sire 2026

TripTrus.Com - Festival Budaya Napak Sire jadi salah satu event budaya yang bukan cuma estetik buat lo upload di feed, tapi juga punya makna dalem yang relate banget sama identitas lokal, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Digelar sekitar April sampai Juni 2026 di kawasan Tanjung Pendam, festival ini ngebawa vibe tradisi Melayu yang dikemas kekinian, jadi lo nggak bakal ngerasa “kuno banget”, malah seru dan interaktif. Di sini, gue bisa lihat langsung gimana budaya menyirih—yang dulu mungkin kita anggap biasa aja—ternyata punya filosofi kuat tentang penghormatan, persahabatan, dan cara orang zaman dulu membangun relasi sosial. [Baca juga : "Festival Tidore 2026"] Nggak cuma sekadar pameran doang, festival ini juga diisi pertunjukan seni, workshop budaya, sampai pengalaman interaktif yang bikin lo makin paham arti “Sekapur Sirih” sebagai simbol penerimaan dan kehangatan.       View this post on Instagram A post shared by Dewa Made Putra (@dewacuit_) Tujuan utamanya jelas, biar generasi muda kayak gue dan lo nggak kehilangan jati diri budaya sendiri, sekaligus bikin Bangka Belitung makin dikenal, nggak cuma di Indonesia tapi juga sampai mancanegara. Jadi ya, ini tuh bukan cuma festival biasa—lebih ke ajang buat reconnect sama akar budaya, tapi dengan cara yang santai, fun, dan tetap relevan sama gaya hidup milenial dan Gen Z sekarang. (Sumber Foto indonesia.travel)...
more.

Apr/29 | Solo Menari 2026

TripTrus.Com - Kalau lo lagi cari event budaya yang vibes-nya beda tapi tetap relate sama zaman sekarang, Solo Menari 2026 ini wajib banget masuk radar lo. Festival tari yang digelar sehari penuh di Kota Solo ini hadir buat ngerayain Hari Tari Dunia, tapi bukan sekadar seremoni biasa—ini tuh semacam ruang bebas buat para penari mengekspresikan diri dengan cara yang fresh, kreatif, dan tentunya tetap berakar pada budaya Nusantara. Tahun ini, temanya “Aku Kipas (Aha Pankha)”, yang terinspirasi dari perjalanan panjang kipas tangan dan kipas lipat yang udah eksis sejak ribuan tahun lalu dan jadi elemen penting dalam berbagai tradisi tari di dunia, termasuk di Indonesia. [Baca juga : "Gendhing Budaya 2025"] Menariknya, konsep “kipas” di sini nggak cuma dilihat sebagai properti tari doang, tapi juga sebagai simbol yang lebih dalam—kayak berbagi manfaat, menyebarkan energi positif, dan menghubungkan satu sama lain lewat gerak dan rasa. Jadi, para penari diajak buat ngeksplorasi kreativitas mereka sebebas mungkin, menciptakan karya-karya inovatif yang tetap nyambung sama akar budaya lokal. Bisa dibilang, Solo Menari ini jadi wadah di mana tradisi dan modernitas ketemu, terus di-mix jadi sesuatu yang relevan buat generasi sekarang—baik lo yang milenial, Gen Z, atau siapa pun yang pengin ngerasain seni dengan cara yang lebih hidup dan dekat.       Lihat postingan ini di Instagram Sebuah kiriman dibagikan oleh Deffry Adyatama (@deffryadyatama) Dengan atmosfer yang terbuka untuk publik, festival ini juga jadi ajang buat masyarakat luas buat lebih dekat sama dunia tari. Nggak harus jadi penari profesional dulu kok buat menikmati—cukup datang, lihat, dan rasakan sendiri gimana energi budaya itu “hidup” di tengah kota. Jadi ya, kalau lo pengin ngerasain experience budaya yang nggak kaku dan justru penuh warna, Solo Menari 2026 ini bisa jadi jawaban yang lo cari. (Sumber Foto @kam.maula)...
more.

Apr/26 | Gebyar Pesona Budaya Garut 2026

TripTrus.Com - Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) tuh bukan sekadar festival biasa, bro—ini semacam panggung gede yang ngerangkum vibe tradisi sampai sentuhan modern dalam satu helaran yang estetik dan penuh makna. Digelar tiap tahun sama Pemerintah Kabupaten Garut, event ini jadi wadah buat para seniman lokal unjuk gigi, sekaligus bikin lo dan gue makin sadar kalau budaya itu bukan cuma buat dilestarikan, tapi juga bisa dikemas keren dan relevan buat generasi sekarang. Dari pagelaran seni tradisional yang autentik sampai karya inovatif yang siap bersaing di level global, semuanya nyatu di sini, bikin suasana makin hidup dan berwarna. [Baca juga : "Festival Festival Rimpu Mantika 2026"] Menariknya lagi, GPBG juga nggak cuma ngomongin seni doang—ada sisi ekonomi kreatif yang ikut terdongkrak. Produk lokal jadi punya panggung buat dikenal lebih luas, bahkan sampai ke pasar internasional.       View this post on Instagram A post shared by Generasi Pesona Indonesia (@genpiindonesia) Jadi, sambil nikmatin festival, lo juga secara nggak langsung support UMKM dan pelaku kreatif daerah. Diselenggarakan pada 26–27 April 2026 di Garut, acara ini jadi momen strategis buat ningkatin citra pariwisata sekaligus ngenalin kekayaan budaya Indonesia ke dunia. Intinya, ini festival yang bukan cuma seru, tapi juga punya impact—buat lo, gue, dan tentunya Garut itu sendiri. (Sumber Foto indonesia.travel)  ...
more.

Comment

ButikTrip.id
remen-vintagephotography
×

...