TripTrus.Com - Bro-sis traveler, siap-siap deh buat experience super unik di Banda! Dari tanggal 26 sampai 29 November 2025, lo bakal dimanjain sama 17 kegiatan gokil yang bakal bikin lo merasakan vibe budaya, sejarah, sama alam Banda yang juara banget. Dengan tema “Nafas Budaya, Jejak Sejarah, Pesona Alam”, festival ini nggak cuma ngenalin keindahan alam, tapi juga ngebuka mata lo soal sejarah dan budaya Banda yang udah melegenda sampai ke mancanegara. Pokoknya, event ini wajib banget masuk bucket list lo, soalnya bakal bikin feed Instagram lo makin kece abis!
Setiap hari di festival, lo bakal nemuin pengalaman beda yang bakal bikin hati lo hangat sama budaya lokal. Mulai dari pertunjukan musik tradisional yang bikin lo ikut joget, workshop kriya tangan yang bikin lo ngerasa kreatif abis, sampe tur sejarah yang bikin lo ngerti banget jejak peninggalan Banda yang epic. Bro-sis, ini bukan cuma sekadar jalan-jalan, tapi lo bakal bener-bener nyelam ke dalam cerita dan aura Banda yang nggak bisa lo lupain. Serunya lagi, tiap kegiatan ini dikemas biar ramah sama semua umur, jadi lo bisa ajak temen, pacar, atau keluarga tanpa ribet!
[Baca juga : "Perang Topat 2025"]
Gue jamin, bro-sis, setelah lo ikut Banda Heritage Festival, lo bakal pulang dengan hati penuh vibes positif, banyak cerita seru, sama foto-foto kece buat feed. Festival ini bukan cuma soal hiburan, tapi juga bikin lo makin cinta sama budaya lokal sambil nikmatin alam Banda yang memukau. Jadi, catet tanggalnya, siapin outfit kece lo, dan jangan sampe kelewatan momen yang bakal bikin lo bilang, “Wah, ini festival legend banget, bro-sis!” Pokoknya, pengalaman ini bakal bikin lo pengen balik lagi ke Banda terus-terusan! (Sumber Foto @kemenparekraf.go.id/)
May/28 | Ubud Food Festival 2026
TripTrus.Com - Ubud bakal kembali jadi surga buat para pecinta kuliner lewat gelaran Ubud Food Festival 2026 yang berlangsung mulai 28 sampai 31 Mei 2026 di kawasan Gianyar, Bali. Festival tahunan ini bukan cuma sekadar acara makan-makan cantik buat isi feed Instagram lo, tapi juga jadi ajang kumpulnya chef ternama, petani lokal, kreator makanan, sampai food enthusiast dari berbagai negara. Selama empat hari penuh, Ubud bakal dipenuhi aroma rempah, suara dapur yang sibuk, dan suasana hangat khas Bali yang bikin siapa pun betah nongkrong dari siang sampai malam.
View this post on Instagram
A post shared by janetdeneefe (@janetdeneefe)
Tahun ini, tema yang diangkat cukup meaningful, yaitu “Farmers: Guardians of Land and Sea.” Jadi spotlight-nya nggak melulu soal chef terkenal atau plating estetik, tapi juga tentang para petani, nelayan, dan pelaku pangan lokal yang selama ini jadi fondasi utama dunia kuliner Indonesia. Di tengah tren sustainability dan gaya hidup mindful yang makin ramai dibahas Gen Z dan milenial, festival ini terasa relate banget. Lo nggak cuma datang buat nyobain makanan enak, tapi juga diajak ngerti perjalanan panjang sebuah hidangan dari laut dan tanah sampai akhirnya tersaji di meja makan.
Area utama festival bakal berpusat di Taman Kuliner Ubud yang terkenal super ramai dan vibrant. Di sini, pengunjung bisa eksplor berbagai tenant makanan artisan, jajanan khas Nusantara, kopi lokal, dessert kekinian, sampai menu tradisional dari berbagai daerah Indonesia. Vibes-nya tuh kayak pasar kuliner premium yang dipadukan dengan nuansa budaya Bali. Cocok buat lo yang hobi kulineran sambil cari pengalaman baru yang lebih autentik dan nggak mainstream.
Selain food market, ada juga sederet acara eksklusif yang wajib masuk wishlist. Mulai dari intimate dinner, chef collaboration, masterclass, cooking demo, sampai sesi Food Talks yang ngobrolin soal budaya makan, fermentasi, bahan pangan lokal, dan masa depan kuliner Indonesia. Banyak event yang konsepnya intimate dan limited seat, jadi biasanya cepet sold out. Makanya kalau lo emang niat datang, better siapin itinerary dari sekarang.
[Baca juga : "Klaten International Cycling Festival 2026"]
Deretan chef yang hadir tahun ini juga nggak main-main. Nama-nama internasional seperti Kate Reid dari Melbourne bakal hadir membawa energi pastry modern khas Lune Croissanterie. Ada juga Ben Devlin yang dikenal dengan konsep coastal cooking berbasis hasil bumi dan laut. Sementara dari Asia Tenggara, chef-chef keren dari Thailand, Malaysia, Filipina, Sri Lanka, sampai Indonesia bakal kolaborasi menciptakan pengalaman makan yang penuh cerita, asap dapur, dan ledakan rasa rempah.
Yang bikin festival ini beda dari event kuliner biasa adalah atmosfernya. Lo bisa duduk santai di bawah langit Ubud sambil menikmati hidangan multi-course, terus beberapa meter dari sana ada demo masak tradisional atau live music yang bikin ambience makin syahdu. Bahkan ada sesi santai seperti makan dumpling sambil main mahjong bareng yang vibes-nya lebih chill dan intimate. Jadi bukan cuma soal makanan mahal atau fancy dinner, tapi soal menikmati momen dan koneksi antarmanusia lewat makanan.
Buat banyak traveler, Ubud Food Festival 2026 jadi alasan tambahan buat balik lagi ke Bali di akhir Mei nanti. Festival ini seperti reminder kalau cerita Bali nggak cuma tentang beach club, sunset, atau villa estetik semata. Ada budaya, rasa, tradisi, dan orang-orang lokal yang menjaga semuanya tetap hidup sampai sekarang. Dan lewat makanan, semua cerita itu terasa lebih dekat, hangat, dan personal.
Kalau lo berencana liburan ke Bali akhir Mei 2026, siap-siap kosongin agenda karena event ini bakal jadi salah satu culinary experience paling seru tahun depan. Untuk informasi lengkap dan pembelian tiket, lo bisa cek langsung di website resmi Ubud Food Festival. (Sumber Foto @aldi_pradana)...
more.